Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
DIDUKUNG KEMENTRIAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA, KOCCA
DRAMA INI ADALAH FIKSI.
KAMI MEMATUHI PEDOMAN SYUTING DENGAN AKTOR CILIK DAN HEWAN.
Permisi, aku ingin mengambil buku.
Silakan.
Terima kasih.
Apakah...
...kau sedang mencari buku ini?
Ya. Benar.
Ini. Aku sudah membacanya dua kali.
Terima kasih.
Sepertinya kau suka sekali novel?
Akhirnya kau selesai menulisnya?
Kau mau membacanya?
Kalau gitu, tunjukkan juga punyamu. Supaya adil.
Tapi...
...kenapa kau selalu di sini?
Bagaimana dengan teman-temanmu?
Orang tuamu tak khawatir?
Aku...
Aku nyaman di dalam sini.
Aku juga pernah begitu.
MY LITTLE PARADISE Aku pernah lama...
MY LITTLE PARADISE ...bersembunyi di sini...
...tapi ternyata dunia nyata tak ada di sini.
Bagaimana kalau kau ikut kompetisi?
Apa?
Tidak mau.
Anggap saja berbagi dunia yang kau ciptakan di novelmu...
...dengan orang lain.
Untuk apa?
Karena saat dunia membacanya...
...saat itulah akan terasa nyata.
Suatu saat nanti kau akan mengerti...
...kalau kau sudah merasakan cinta.
Cinta?
Saat kau mulai mencintai seseorang...
...kau baru bisa menulis novel yang sesungguhnya.
YEONWOO, KIM HYUN-JIN
JO YUN-SEO, CHOI BYUNG-CHAN
LIM JI-EUN
LOVE PHOBIA
Tunggu sebentar!
ACARA PELUNCURAN DEMO 'PROTOTIPE' FORME VERSI 2
Seon-ho.
Yoon Bi-ah?
Sudah siap?
Bi-ah.
Bagaimana kau...
Biar aku saja.
ACARA PELUNCURAN DEMO PROTOTIPE FORME VERSI 2
CINTA ABADI YANG MELAMPAUI WAKTU DAN RUANG
Halo semuanya.
Hari ini,
Anda akan merasakan pengalaman ForMe versi dua.
Dimulai dari prototipe karya penulis Han Seon-ho ini...
...para pengguna dapat menghabiskan waktu...
...bersama dengan versi ideal ForMe mereka...
...yang selalu mereka impikan.
Momen pertama saat duniamu dan...
...dunia buatan It's YOU bertemu...
...dimulai sekarang.
ACARA PELUNCURAN DEMO PROTOTIPE FORME VERSI 2
- Kenapa kau ini? - Enam!
- Lima! - Lima!
- Empat! - Empat!
- Tiga! - Tiga!
- Dua! - Dua!
- Satu! - Satu!
- Kerja bagus, Semuanya! - Kerja bagus, Semuanya!
- Terima kasih. - Kerja bagus!
- Terima kasih. - Kerja bagus.
Kenapa?
Apa maksudmu? Ini kali pertamamu!
Kau tak pernah hadir di acara makan malam tim...
Maksudku, untuk semua acara makan...
Tidak. Kau bahkan tak pernah minum kopi bersama kami.
Rapat juga.
Sedang apa, Ju-yeon?
Aku mencatat hari pertama CEO Yoon datang ke acara makan tim.
Tapi, kenapa CEO Yoon datang ke sini?
Apa mungkin terjadi sesuatu?
Kenapa kau menanyakannya pada CEO Seol?
Tanyakan saja langsung kepada Ibu CEO Yoon.
Karena CEO Seol tahu segalanya tentang CEO Yoon.
Kita berhasil merilis demo Versi 2 tanpa masalah...
...dan responsnya pun lebih baik dari perkiraan.
CEO Yoon mau berterima kasih langsung atas kerja keras semua.
Kalian sudah bekerja...
...keras.
Tepuk tangan!
Hei, siapa di sini yang memaksa CEO Yoon untuk datang?
- Kita pesan camilan lagi, ya? - Boleh, ide bagus.
Pak, kami mau pesan...
- Sup kerang pedas! - Sup kerang pedas!
- Apa kalian berdua berkencan? - Apa?
Pacaran apanya?
Kalau begitu, selera kalian mirip.
Mereka pasti berkencan.
- Bukan begitu. - Apa kau merasa tak nyaman?
Mau kupegang tanganmu?
Kau jadi ketagihan, ya?
Tidak.
- Kau tak bisa tanpaku. - Kapan aku bilang...
...begitu?
Aku hanya bilang...
...aku baik-baik saja kalau bersamamu.
Sama saja, 'kan?
Atau mau kupegang jari kelingkingmu saja?
- Jangan berlebihan, sungguh. - Kelingking...
Untuk berjaga-jaga.
- Sebagai tindakan pencegahan. - Hentikan...
- Aku pegang sebentar saja. - Hentikan...
- Kau baik-baik saja? - Aku tidak...
Benar, 'kan? Apa kubilang?
Makan malam tim itu seru, 'kan?
Entahlah.
Menurutku hanya berisik dan melelahkan.
Lagi pula, kau akan pergi sebentar lagi.
Kau tak perlu repot seperti ini lagi.
Kalau begitu, apa aku tinggal lebih lama saja?
Tidak perlu.
Aku juga merasa ini merepotkan, tapi coba pikirkan.
Seandainya kau pingsan saat aku tak ada...
...bisa timbul masalah besar pada proyek kita, 'kan?
Proyek ini dimulai dengan hak potretku...
...bagaimana jadinya jika sampai ada masalah?
Aku akan berada dalam masalah besar, 'kan?
Masalah besar apa?
Maksudku...
Pikirkan saja baik-baik sampai besok.
Dan masalah besar apa yang akan menimpamu.
Besok pagi aku akan menjemputmu.
Ibu, aku pulang.
Ayo pergi.
Pergi ke dunia luar.
- Apa kekutu ini bisa diperbaiki? - Pengarnya belum hilang.
Akan kucoba, tapi mungkin ini...
Sepertinya aku jadi ingin minum lagi.
- San. - Ya? Astaga, bau apa ini?
- Kyung-tae. - Aku bau alkohol?
Sangat menyengat.
Sudah datang, CEO Yoon?
Aku mau lihat perjanjian transfer Agensi Han.
Sudah kukembalikan.
Kapan?
Mau kubantu berkemas?
Apa kau tak bisa mengajakku pergi dari sini juga?
Sepertinya kau sudah berkemas.
- Ya. - Ya.
Respons terhadap prototipe Seon-ho juga luar biasa.
Aku harus mencari cara untuk bekerja sama lagi dengan mereka.
Kita harus menghasilkan uang, lalu memindahkan agensi, bukan?
Kau sudah berjanji akan menerbitkan bukuku.
Aku mau menerbitkan satu buku sebelum pergi.
Ada masalah yang serius.
Masalahnya adalah...
...hidup Penulis Han hancur.
- Karena It's YOU. - Hancur?
Kenapa bisa hancur?
Pertanyaan bagus.
Karena...
...mulai sekarang dia tak akan bisa berpacaran.
Karena tak bisa berpacaran, dia juga tak akan bisa menikah.
Dan seumur hidupnya...
...dia akan menua dalam kesepian dan mati sendirian.
Benar juga. Benar sekali.
Kalian umumkan hubungan mereka, lalu merusak kehidupan asmaranya.
Bukankah kau yang bertanggung jawab atas hal ini?
Ayolah, semua orang juga tahu itu bukan hubungan sungguhan.
Citra dirinya dirusak.
Meski rumor kencan saja.
"Dia pernah menjalin hubungan asmara secara terbuka."
Apa kau tak tahu citra begitu akan melekat padanya selamanya?
Astaga!
Padahal Seon-ho hidup dari citranya, sekarang bagaimana ini?
Astaga...
Jadi...
...apa yang akan kau lakukan?
- Apa-apaan semua ini? - Aku akan bertanggung jawab!
Kubilang aku yang akan bertanggung jawab.
Ini layanan VVIP spesial dari It's YOU.
Ju-yeon.
- Beri dia akses penuh. - Baik.
Kami tak memiliki banyak data terkait selera Penulis Han.
Kalau boleh tahu, seperti apa tipe idealmu?
Aku tak punya tipe seperti itu.
Kalau begitu...
...tolong gunakan tipe terpopuler di kalangan pengguna.
Baik.
Pertama...
...tipe cinta pertama yang polos dan rapuh.
Setelah musim dingin berakhir, mari melihat bunga sakura.
Aku alergi serbuk sari.
Berikutnya, tipe yang imut dan manja.
Kau suka apa?
Piza? Ayam goreng?
Atau aku?
Aku alergi pada tingkah manja.
Berikutnya,
tipe yang tegas dan berapi-api.
Aku sedang bosan, bagaimana kalau kita berciuman?
Aku alergi ciuman.
ForMe, keluar.
Kalau begitu, tipe seperti apa yang kau inginkan?
Kalau harus kukatakan...
...seseorang yang terlihat dingin...
...berkepribadian judes...
...dan takkan mau mendengarkan orang lain sampai mati?
Sebenarnya apa masalahmu?
Memangnya ada masalah?
Kau terus mencari-cari kesalahan yang tak masuk akal.
Aku tak suka dengan yang lebih muda.
Pengumpulan datamu benar-benar berantakan.
Mereka bicara padaku seolah aku kekasih mereka.
Kalau begitu, aku harus bagaimana?
Jelaskan yang kau inginkan.
Kau sungguh...
...tak apa-apa tanpaku?
Ya.
CEO Seol akan segera memperbaikinya.
Bagaimana kalau terjadi sesuatu?
Apa urusannya denganmu...
Jadi kau memintaku untuk tinggal sampai akhir pekan ini?
Kau memohon padaku?
Baiklah. Astaga, menyebalkan sekali.
Untuk sekarang...
...bisakah kau keluar?
Aku akan memikirkan cara bertanggung jawab pekan ini.
Jadi, beri tahu aku jika ada yang kau inginkan.
Baik.
Bagaimana hasilnya?
Untuk sementara...
...setuju sampai akhir minggu ini.
Baiklah.
- Kau ditolak? - Apa?
Kau menyukai CEO Yoon, bukan?
Apa?
Tidak, kenapa kau tanya begitu?
Sepertinya kau belum pernah cinta bertepuk sebelah tangan, ya?
Benar, dengan wajah sepertimu, tak mungkin pernah cinta sepihak.
Kau sedang dalam fase penyangkalan.
Bukan begitu.
Menjadi penggemar itu cinta sepihak.
Sebagai ahlinya selama 10 tahun...
...kau tak bisa menipuku.
Akan kuberikan tips khusus untukmu.
Kiat jitu cinta sepihak ala Shin Yu-kyung.
Bukan, Nona Yu-kyung, sungguh bukan seperti itu...
Tingkat akurasinya 100 persen.
Seratus persen?
PERTAMA, PERLIHATKAN DIRIMU SECARA ALAMI
Pertama...
...perlihatkan dirimu secara alami.
"Apa?
Kenapa pria itu terus muncul di hadapanku?"
Muncul di mana-mana agar mereka mau tidak mau memperhatikanmu.
KANTOR CEO
CEO YOON BI-AH
SEON-HO
HAN SEON-HO, KAU YANG MERAYUKU LEBIH DULU
Kedua, ciptakan kesamaan.
Tanpa usaha besar, kau bisa akrab seolah-olah kalian sudah dekat.
- Aku mau es americano. - Aku juga.
Caramel macchiato.
CEO Yoon, mau pesan apa?
- Aku... - Limonade merah muda?
- Ya. - Aku juga pesan yang sama.
Lihat ini.
Aku tidak suka.
Minuman ini enak.
Ketiga.
Tarik ulur secukupnya.
Tarik ulur secukupnya.
"Sebenarnya, pria ini tertarik padaku atau tidak?"
Intinya, membuat dia menantikan kabarmu.
Yang terpenting di sini...
...jangan pernah bersikap agresif.
CEO YOON BI-AH
Sudah tidur?
Ini dari restoran terkenal yang antreannya panjang.
Aku membawanya sendiri.
CEO YOON BI-AH
Belum tidur. Ada apa?
Tarik ulur secukupnya. Jangan pernah bersikap agresif.
Tarik ulur secukupnya. Jangan pernah bersikap agresif.
Baik, sebelum kita mulai mengobrol...
...salah satu dari Anda bisa menyampaikan kesannya.
Seon-ho, aku beri tahu kau.
Apa?
Aku benci sinetron norak.
Terutama soal kakak-beradik memperebutkan seorang wanita.
Kubalas sekarang tak apa-apa, 'kan?
Kubalas apa, ya?
Aku menyukai Yu-kyung.
Terserah saja.
Aku tak bisa menyerahkan...
...Yu-kyung kepadamu.
- Apa katamu? - Jadi...
...kau harus mengalah.
Apa yang kau bicarakan?
Apa ini?
Hei, sial, aku jadi salah kirim pesan karenamu!
PENULIS HAN SEON-HO
Terserah.
Apa-apaan ini?
Kapan dia menempelkan benda konyol seperti itu?
Jumlah pengguna meningkat tiga kali lipat.
ForMe kita...
...sudah beberapa hari ini menjadi pembicaraan paling hangat.
Bahkan, sampai ada komunitas khusus untuk versi dua.
Ibu-ibu di sekitar hanya bahas ini.
Mereka berdebat ini termasuk selingkuh atau tidak.
Bukankah ini semua berkat kehebatan Penulis Han?
Aku?
Memang benar pengguna bertambah berkat Penulis Han...
...tapi pada akhirnya, ini adalah kekuatan ForMe.
- Ada apa? - Mau ke mana?
Mau ke mana?
Mau ke mana?
KANTOR CEO
Mau ke mana?
Mau ke mana?
Kenapa kau terus mengikuti aku?
Kau tak merasa tenang karena ada aku di sisimu?
Malaikat pelindung.
Bukannya penguntit?
Kau mau mengikutiku sampai mana?
Astaga.
Maaf.
Dia ada di depan toilet.
WANITA Apa kau mau mempermalukan seseorang?
Sebentar lagi jam pulang kerja.
Aku lapar.
Semua bilang sudah punya janji.
Apa tak ada yang mau makan denganku?
Kalau bicara sendiri, jangan sampai terdengar.
Kenapa kau menguping saat aku bicara sendiri?
Penguntit.
KISAH CINTA PERSONAL, KHUSUS UNTUKMU
HANYA DI IT'S YOU
Astaga.
Bibi!
Seon-ho. kau di sini?
Kenapa sudah lama tak ke sini?
Astaga.
Pacarmu?
Ya.
Aduh!
Bukan.
Dia CEO di perusahaanku.
Padahal kalian serasi.
Salam kenal, Bu CEO. Aku titip Seon-ho, ya?
Meskipun penampilannya necis...
...dia tak bisa melakukan apa pun sendiri.
- Bibi. - Kenapa? Memang benar, 'kan?
Meski begitu, anak seperti Seon-ho sudah sangat hebat, bukan?
- Ya. - Tapi dari ekspresimu...
...sepertinya dia tidak percaya.
- Cepat masuk. - Kenapa?
Aduh, mereka berdua serasi sekali.
Benar-benar pasangan yang serasi.
JEONG GALBI
Jika kau terbebas dari batasan satu jam itu...
...apa hal pertama yang paling ingin kau lakukan?
Pergi ke bioskop?
Taman hiburan?
Atau...
...bepergian?
Aku sudah melakukannya.
Berkat dirimu, Han Seon-ho.
Maksudmu, berkencan denganku?
Pergi bekerja seperti orang lain pada umumnya.
Pergi ke acara makan malam kantor...
...memilih menu makan siang bersama...
...dan minum kopi bersama.
Ada lagi hal yang ingin kau coba?
Kalau ada, kenapa?
Lakukan saja.
Mungkin bagi orang lain ini biasa saja...
...tapi ini tak mudah bagiku.
Meskipun Han Seon-ho tak akan mengerti.
Dulu, aku juga pernah menerima bantuan dari seseorang.
Berkat orang itu, aku tak lagi bersembunyi...
...dan bisa keluar dari persembunyian...
Utang budi dari saat itu...
...akan kubayar kepadamu, Yoon Bi-ah.
Jadi, manfaatkan aku dan coba semua yang kau mau.
Setidaknya sampai jam tanganmu selesai diperbaiki.
Jadi, kenapa kau melakukannya untukku?
Itu...
...rahasia.
Bibi, terima kasih atas makanannya.
- Ya, hati-hati di jalan. - Dasar orang itu...
Hei, Han Seon-ho!
Apa? Han Seon-ho?
Apa yang barusan kau katakan?
"Hei, Han Seon-ho"?
Jangan mendekat.
Sial.
- Yoon Bi-ah, berhenti di sana! - Kubilang jangan mendekat!
Selamat pagi.
- Selamat pagi. - Selamat pagi.
Kau sudah merasa baikan?
Itu bukan apa-apa.
CEO Yoon, kau sudah datang?
- Selamat pagi. - Selamat pagi.
Ada paket untukmu, Bu.
Terima kasih.
Bu Yoon,
apa ada yang ingin kau sampaikan?
Bagaimana kalau kali ini kau coba menjadi CEO yang lebih biasa saja?
CEO yang biasa?
Setidaknya kau bisa menyapa karyawanmu di pagi hari.
Pertama, angkat bibirmu 30 derajat, jangan berlebihan...
...lalu sedikit sipitkan matamu.
Angkat tangan kananmu dengan luwes...
...dan bicaralah dengan nada suara tiga tingkat lebih tinggi.
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Selamat pagi semuanya.
- Selamat pagi. - Apa dia barusan menyapa kita?
Ya.
- Ada apa dengannya? - Sepertinya suasana hatinya baik.
Sepertinya juga ada noda darah.
Kenapa bentuknya menyeramkan sekali?
Jadi, ini ada di atas meja Ju-yeon?
Kau tak melihat orang yang menaruhnya?
Tidak...
...aku tak melihatnya.
Kita harus segera periksa CCTV-nya.
Aku sudah memeriksanya.
Tapi sialnya, meja Ju-yeon berada di titik buta.
- Jadi, tak terlihat jelas. - CEO Seol.
Bagaimana status ruang server CCTV?
Ada banyak sekali rekaman. Aku hanya bisa memulihkan sebagian.
Coba lihat ini.
Ini?
Bukankah ini saat Baek-ho menerobos masuk tanpa izin?
Benar. Namun, ada orang lain yang terekam di video.
Astaga, benar juga.
Benar dugaanku, ada yang mengutak-atik ruang server.
Apa kata polisi?
Polisi pastikan ada penyusup, dan mereka akan melakukan investigasi.
Tolong tangani ini setenang mungkin.
Kalian semua, hati-hati agar berita ini tak bocor keluar.
- Baik. - Baik.
Tapi.
Respons ForMe Versi Dua sedang bagus.
Masalah ini tak boleh menghambatnya.
Tapi...
...apa menurutmu boneka ini seperti sebuah pesan?
Maksudmu?
Tubuh dan wajahnya ada dua, tapi diikat menjadi satu.
Dan satu wajahnya tak dikenali.
Sepertinya ini bukan ulah orang iseng.
Kau sudah sedikit lebih baik?
Kau belum pulang?
Ini...
Sudah diperbaiki?
Maaf, lama sekali, ya?
Aku sangat sibuk karena peluncuran Versi demo dan lainnya.
Terima kasih.
Sini berikan.
Biar aku yang pakaikan.
Jae-hee.
Aku mau mencoba.
Aku mau mencoba hidup...
...tanpa jam tangan ini.
Aku tak bisa hidup seperti ini selamanya, "kan?
Sepertinya akhir-akhir ini aku sudah cukup membaik.
Tidak, kau tak baik-baik saja.
Ya?
Aku yang tak setuju.
Aku kecewa.
Maaf.
Dia tak bisa menemanimu selamanya, tidak seperti aku.
Tapi untuk saat ini...
...karena dia, kau jadi sedikit lebih tenang.
Benar, "kan?
Ya.
Kalau begitu, mau bagaimana lagi.
Simpan ini baik-baik.
Siapa tahu nanti kau butuh.
Aku?
Kenapa?
Kalau bukan aku, siapa lagi yang menjagamu?
Terima kasih.
San...
...apa kau kesepian?
Apa?
Siapa yang kesepian?
Pada akhirnya semua orang kalau tak menikah, ya, putus.
- Setelah kerja ada acara? - Aku tak mengerti...
...kenapa orang berusaha keras jika pada akhirnya putus.
- Aku mau pulang ke rumah. - Benar, "kan?
- Ayo, bersama-sama. - San.
Kau harus pakai ForMe... Maksudku...
Coba temui ForMe. Sungguh, bagus sekali.
Benarkah...
...sebagus itu?
Cinta abadi.
Cinta abadi.
Kalian semua tak pulang?
Kami masih ada sedikit pekerjaan.
Lembur yang jadi kebiasaan itu tak produktif.
Terkadang Ju-yeon seperti CEO Yoon.
Benar.
Terima kasih...
...untuk hari ini.
Aku akan mengantarmu sampai depan rumah.
Tidak perlu.
Jangan terlalu memikirkannya.
Ini sesekali terjadi.
Teknologi memangsa manusia.
Bahkan cinta pun tak boleh direbut oleh AI.
Bahkan, kelompok agama menyebutku iblis.
Katanya aku melawan kehendak Tuhan atau apalah.
Tetap saja, kau tak boleh sendirian.
Kalau begitu, aku permisi dulu.
Maukah makan sesuatu sebelum pulang?
Tidak perlu.
Aku akan pulang...
Kau sibuk mengikutiku seharian.
Masuklah.
Han Seon-ho.
Hanya ada ini.
Tak apa-apa?
Ya.
Kukira masih ada makanan.
Kita pesan makanan saja?
Tidak apa-apa.
Ini apa?
Jae-hee yang memperbaikinya, jam ini.
Aku sudah lama penasaran.
Sebenarnya...
...apa hubungan kalian berdua?
Aku dan Jae-hee?
Kami...
...adalah segalanya...
...bagi satu sama lain.
Hei, aku tahu kau ada di dalam!
Hei!
Hai, Yun Bi-ah.
Kau tak mengenalku?
Hei, tunggu.
Baju olahraganya.
Aku Seol Jae-hee.
Aku pernah meminjam seragam olahragamu, ingat?
Seragamku?
- Ini. - Aku sudah tak membutuhkannya.
Hei!
Yoon Bi-ah!
Mau makan ayam goreng bersama?
Hei, Bi-ah, tolong buka pintunya.
Bi-ah!
Kau suka buku komik?
Kumohon enyahlah...
Ayo kita bicara sebentar.
Dia datang menemuiku setiap hari tanpa absen.
Jae-hee dan aku...
...sama-sama sendirian di dunia ini.
Setelah ayah dan ibuku meninggal, aku tak bisa keluar rumah.
Setiap kali melihat orang, aku mendengar suara aneh...
...dan langsung pingsan.
Awalnya, aku bahkan tak bisa dengan Jae-hee lebih dari 5 menit.
Lima menit itu menjadi 10 menit, 30 menit...
...hingga akhirnya menjadi satu jam.
Aku berlatih bersama Jae-hee.
Berkat dia, aku bisa kembali ke dunia luar.
Ini juga dibuatkan oleh Jae-hee untukku.
Supaya aku terhindar dari bahaya...
...demi keselamatanku.
Tapi kau tidak membutuhkannya lagi, bukan?
Kau beruntung sekali, Yoon Bi-ah.
Kau punya jam tangan yang tak akan pernah rusak, bukan?
Di mana?
Di mana?
Coba tunjukkan.
Ada di depan matamu, bukan? Jam tangan yang tampan.
Apa kau tak malu memuji dirimu sendiri?
Berarti kau mengakuinya, bukan?
Apa-apaan kau ini.
Lagi pula kau akan menghilang suatu saat nanti.
Ulurkan tanganmu.
Untuk apa?
Ulurkan saja.
Astaga.
Apa ini?
Tolong diam sebentar.
Ini dia!
Jika suatu saat aku tak bisa ada di sisimu...
...jangan khawatir.
Karena ini akan melindungimu menggantikanku, Bi-ah.
Kau akan baik-baik saja.
Benar juga.
Tentu saja dia lelah karena terus mengikutiku.
Tampan apanya.
Apa aku tertidur?
Ya. Kau bahkan mendengkur.
Tidak mungkin.
Aku ke kamar kecil sebentar.
Astaga, apa ini?
Apa ini?
Tidak ada cermin?
Coba aku lihat.
Astaga.
Tanpa kusadari.
Astaga.
Halo.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.