All language subtitles for (downloadrooz.in) The Enforcer (1951)

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Aman, kapten.

Baiklah, Rico.

Ayo keluar.

Jalan.

Periksa.

Tak ada siapa-siapa di sana.

Kau tahu dari mana?

Apit dia dari kiri.

Kau masuk, aku masuk.

Ayo.

Ya?

- Mereka di sini, Mr. Ferguson. - Baiklah. Bawa mereka masuk sebentar lagi.

Bagaimana keadaan saksi kita?

Dia ketakutan.

Kuharap dia bisa bertahan hingga esok pagi.

Aku hadirkan dia di pengadilan

itu yang penting.

Bawa dia masuk.

Baiklah, Rico.

Dengar, Ferguson, aku sudah buat keputusan.

Aku...aku tak mau memberi kesaksian.

Kau harus cari orang lain.

Duduk.

Berhentilah memerintahku untuk duduk.

"Tenang, Rico." "Santai, Rico."

Ini masalah keselamatanku.

Dia pernah coba di rumah,

di penjara, dan di hotel.

Dia hendak membunuhku.

Tak ada yang hendak membunuhmu.

Itulah kenapa kami bawa kau kemari.

Tidurlah malam ini di sana di kasur itu.

Besok pagi, kami akan membawamu

ke lift untuk masuk ke ruang persidangan.

Kau tak sekalipun bisa meninggalkan gedung.

Kau harus hadir di pengadilan kemudian memberi tahu kami apa yang kau saksikan.

Itu saja yang harus kau lakukan.

Mendoza ada di sana?

dia takkan membiarkanku untuk bicara.

Dia akan cari cara untuk membunuhku,

sekalipun saat duduk di bangku saksi.

Di ruang persidangan, Rico, penuh dengan polisi.

Yang kuminta darimu adalah mengidentifikasinya.

Aku tak mau melakukannya.

Kau duduk di bangku saksi

Besok pagi, 10:00.

Aku tak mau bicara!

Baiklah, jika kau tak mau bicara,

Aku bawa kau ke kursi listrik.

Tapi kau tak ingin aku ada di kursi listrik!

Kau ingin Mendoza!

Kumohon, Mr. Ferguson, jangan bawa aku ke pengadilan.

Yang bisa kulakukan padamu, Rico,

Aku bisa menyiksamu berkali-kali.

Tapi aku...aku biarkan kau terbebas dari perlakuan itu,

karena kau benar.

Aku lebih menginginkan Mendoza daripada dirimu,

dan kau harus membantuku untuk menghukumnya.

Kau pikir Mendoza akan membiarkanku untuk mencelakakannya?

Kau tak mengenalnya!

Dia akan membunuhku di antara anak buahmu yang ada di sini.

Dia terkunci di sel, di lantai 9 bawah tanah.

Dia punya organisasi.

Bakal ketahuan.

Kau tahu dari mana?

Mungkin dia sekap seseorang kemudian kabur dengan seragam polisi!

Ada suatu rencana yang tengah berlangsung untuk membunuhku.

Aku bisa rasakan itu sedang berjalan.

Mungkin dari... sana.

atau dari sana...

sana, atau di sana.

Aku punya firasat ini akan terjadi.

Dia melarikan diri!

Lihat, ada lagi yang lain.

Aku bisa dengar, aku bisa dengar.

Dia melarikan diri!

Lihat? Panggilan itu untuk memberitahukanmu.

Ya?

Oh, diusahakan dilakukan malam ini.

quillen, suara sirene apa itu?

Dari walikota.

Dia terlambat untuk suatu pertemuan.

Kau bohong. Itu dari Mendoza. Dia berhasil melarikan diri.

Sudah kubilang dia terkunci di selnya!

Dia berhasil keluar! Dia akan datang untuk membunuhku! Dia berhasil keluar!

Kau ingin melihatnya?

Baiklah, aku perlihatkan padamu.

Bawa dia.

Kemari. Lihat sendiri.

Dia di dalam, huh?

Kau ingin melihatnya, lihatlah.

Aku tak mau melihatnya.

Kemari, lihatlah.

Dia tersenyum padaku.

Mendoza. Panggil dia kembali.

Aku takkan hadir di pengadilan. Aku bersumpah takkan ke sana!

Bilang padanya aku tak akan membeberkan.

Rico!

Kau harus bicara, kau dengar?

Kau harus bicara!

Kau tak terlibat dalam perkara ini!

Butuh waktu empat tahun untuk menjebloskannya ke penjara,

Begitu dia keluar, dia akan duduk di kursi listrik.

Jadi, kau harus bicara.

Hanya ini kesempatan agar kau bisa selamat.

Aku takut.

Dia tak pernah bisa mati!

Dia akan mati. Dia harus mati, dan kau yang bisa membunuhnya!

Aku tak bisa! Tak ada yang bisa.

Dia bukan manusia.

Besok pagi pukul 10:00, kau harus hadir di pengadilan.

Bawa dia ke atas.

Apa yang membuatmu gelisah?

Entahlah.

Coba kita periksa di luar.

Seperti kuburan.

Maaf, kapten.

Itu jendelanya... yang menyala itu.

Beri aku rokok.

Korek.

Sekarang!

Rico!

Aku tak mau jadi target sasaran

seperti bangkai burung.

Aku mau keluar dari sini!

Bagaimana keadaanmu?

Aku baik, pak. Hanya tergores saja.

- Whitlow... - Ya, pak?

Dari mana tembakan itu berasal?

Kupikir tembakan itu berasal dari atap

hotel di seberang jalan.

Bawa dia ke rumah sakit.

Sambungkan aku ke kantor pusat.

- Hey, dok... - Ya?

Buat dia terus tertidur.

Ya, pak.

Bawa ke ruanganku.

Ini dengan Nelson.

Hadang pintu keluar hotel di seberang jalan itu.

Geledah tiap kamar. Kirim pasukan untuk memeriksa bagian atap.

Ada 300 kamar di hotel itu. Kita tak punya kesempatan.

Oh, Whitlow...

Yo.

Tetaplah bersamanya.

Jangan tinggalkan dia demi apapun.

Bagaimana keadaannya?

Semua baik saja?

Ya.

Masih ada kopinya?

Kau punya hari yang melelahkan.

Sebaiknya kau pulang dan tidur.

Tidur?

Siapapun yang ada di atap itu masih terus berkeliaran.

Mereka takkan berbuat macam-macam lagi.

Mereka telah menembak saksi kunci mereka.

Mendapatkan Mendoza terkunci di selnya,

Tuduhan yang berat atas pembunuhan,

dan saksi mata atas kejahatan.

Inilah yang tercantum dalam kitab perundangan sebagai fakta-fakta yang meyakinkan.

Tak ada yang bisa terjadi.

Masih...

Minumlah kopimu.

Kami ingin kau hadir di ruang persidangan besok.

Kau mau ke mana?

Aku tak enak badan.

Baiklah. Kemari.

Aku bersamamu.

Baiklah, Rico, cukup menghirup udaranya.

Apa, lagi?

Nelson!

Dia ada di langkan, mencoba menggapai tangga darurat itu.

Kau tak bisa menggapainya, Rico.

Kau tak bisa menggapainya! Terlalu jauh!

Kau benar. Aku tak bisa menggapainya.

Aku pusing.

Aku mau kembali.

Pelan-pelan, Rico.

Jangan lihat ke bawah.

Tegakkan kepalamu ke tembok.

Ini.

Raih tanganku.

Ayo.

Pelan-pelan.

Sedikit lagi.

Sebentar. Cari pegangan yang kuat.

Bisa kami membawanya?

Ya.

Ini gila.

Kita sudah selesai.

Ini gila.

Kita bisa melindunginya dari apapun selain dirinya sendiri.

Perintahkan anak-anak kembali ke pos mereka masing-masing.

Nelson.

Kau bisa hadir di persidangan besok?

Tidak, pak.

Perkaraku di sini.

Kau tak bisa menghadapi persidangan hanya dengan satu saksi.

Harusnya kau tunggu.

Menunggu untuk apa?

Setiap hari Mendoza berkeliaran, orang-orang terbunuh.

Pemerintah mengucurkan ratusan ribu dolar,

membuat sibuk aparat kepolisian.

Berbulan-bulan.

Aku janjikan kepada orang-orang

jika Mendoza secara meyakinkan terbukti bersalah.

Sekarang apa yang harus aku sampaikan?

Mr. walikota, jika kau ingin pengunduran diriku,

kau bisa mewujudkannya. Ini bisa memberimu alasan untuk disampaikan.

Ini bukan kesalahannya.

Diam, Whitlow.

Bila kau ingin ada orang yang patut disalahkan, akulah orangnya.

Aku tak ingin ada orang yang patut disalahkan. Aku ingin kepastian.

Apa yang kita perbuat terhadap Mendoza?

Apa masih ada saksi lain?

Kalau memang ada, tidakkah kau pikir aku bisa mendapatkan mereka?

Itu tak mungkin.

Orang yang melakukan pembunuhan,

dan tak ada orang di sekitar

yang bisa memberi kesaksian untuk melawannya.

Aku sebelumnya punya.

Baiklah, bagaimana dengan kedudukan hukum kita?

Pengacara Mendoza akan hadir di pengadilan

besok pagi, mengajukan penolakan,

dan mendapatkannya. Seperti itu.

Apa tak ada sesuatu yang bisa membuat kita menahannya?

Aku bahkan tak sanggup menahannya selama 30 hari.

Tujuh jam lagi,

Mendoza melangkah keluar dari ruang persidangan sebagai orang yang bebas.

Bagaimana mungkin?

Apa yang salah dengan hukum

yang membuat kita tak bisa menyentuhnya?

Oh...aku tahu.

Sistim hukum kita dibuat

untuk melindungi orang yang tak bersalah.

Tidaklah cukup jika kita hanya tahu kalau dia orang yang bersalah.

Kita harus membuktikannya.

Sekalipun lagu itu terus terngiang di kepalamu

dan kau tak sanggup mengingat lirik lagu itu?

Apa maksudmu?

Berapa banyak orang yang kita sebut dalam perkara ini?

Oh...aku tak suka mengingatnya.

Berapa banyak lembar kesaksian yang kita miliki?

Cukup memenuhi ruangan yang sangat besar.

Di suatu tempat dalam kesaksian itu,

orang yang berkata sesuatu yang terus melekat di pikiranku.

Membuatku melupakan semuanya

karena kita tak membutuhkannya. Kita punya Rico.

Namun sekarang...

Jika saja aku bisa mengingat...

apakah itu?

Tak ada lagi yang bisa kita perbuat malam ini.

Mari kita coba dan menemukannya.

Kita bisa mulai dari kanan ke kiri atau kiri ke kanan.

Tidak, kita mulai dengan saat perkara itu mendatangi kita,

tepat di hari pertama yang gila ini.

Ya?

Mereka memaksaku membunuh kekasihku.

Bagaimana, bung?

Mereka memaksaku membunuh kekasihku.

Kekasih apa? Siapa namamu?

Kau mabuk?

Aku telah membunuh kekasihku.

Siapa namanya?

Nina.

Nina siapa?

Nina Lombardo.

Mereka memaksaku melakukannya.

Merekalah yang menyebabkannya.

Baiklah, mereka yang menyebabkannya.

Sekarang, mana jasadnya?

Mereka menguburnya.

Aku lihat mereka.

Pembunuhan.

Sebelah sana sedikit lebih jauh lagi.

Di belakang pepohonan itu.

Semuanya kemari.

Cari ke semak belukar itu.

Mengapa kau minta berhenti di sini?

Aku tak tahu.

- Apa di sini? - Aku tak tahu.

Sekarang, pikir.

Kau yakin tempatnya ada di sini?

Mereka membawa jasadnya keluar dari mobil setelah aku membunuhnya.

Mereka membawa sekop.

Mereka menggali kuburan, kemudian mereka buang jasad itu ke dalamnya.

Mana kuburannya?

Aku tak tahu. Ketika itu aku melarikan diri.

Aku yakin yang dibunuh selanjutnya itu aku.

Mana mobilnya?

Mereka pasti membuangnya.

Menurutku, ada sesuatu yang terlewatkan.

Mungkin kau benar, mungkin tidak.

Apa yang kau lakukan di sini?

Mereka memasukkan kami ke mobil.

Apa jenis mobilnya?

Sedan.

Kami parkirkan.

Ketika dia tahu aku akan membunuhnya.

Aku bilang padanya ini takkan sakit.

Takkan sakit.

Dia bahkan tak tahu apa yang terjadi.

Aku sebelumnya menciumnya.

Kau bilang kau mencintainya.

Dalam kesempatan yang sama, kau bilang kau telah membunuhnya.

Aku tak mengerti.

Aku harus.

Dia sasarannya.

Sasaran? Sasaran apa?

Aku punya kontrak.

Oh, orang ini tak jelas.

Apa maksudmu? Kontrak seperti apa?

Sebuah kontrak.

Aku mau batalkan, tapi mereka memaksaku melakukannya.

Siapa yang memaksamu? Siapa mereka?

Big Babe, Philadelphia, dan Smiley.

Smiley yang menyuruhku.

Dia menjalankan kelompok.

Kelompok macam apa? Kau siapa, mata-mata?

Philadelphia dan Babe ada di sana...

namun Smileylah yang memaksaku melakukannya.

Aku membunuhnya.

Aku bunuh kekasihku sendiri!

Hey, sersan!

Kupikir mereka menemukan sesuatu!

Mereka mencurinya!

Mereka membawanya!

Mereka membawanya pergi!

Tahan dia.

Atas apa?

Pembunuhan.

Kita tak bisa menahannya atas pembunuhan tanpa ada jasad korban.

Aku yakin kita bisa menemukannya.

- Sersan? - Ya, pak.

Mulai telusuri berkas nama

orang-orang yang bernama Philadelphia, Big Babe, dan Smiley.

Bawa dia ke pos.

Aku temui kau di sana pukul 8:00.

Sersan, jalan.

Ayo.

Aku mencintainya.

Ayo.

Aku mencintainya dan aku membunuhnya.

Aku ingin mati.

Malam, kapten.

Mana Duke Malloy?

Sel tiga.

Buka, cepat!

Ketika kami sampai di sana, dia gantung diri,

Tewas.

Katakan padaku lagi, apa yang dia katakan itu tentang...

kontrak?

Apa kalimat itu yang dia ucapkan?

Ya, dia bilang ada kontrak, dan dia sasarannya.

Kau punya gambaran apa yang dia maksud?

Aku tak pernah dengar ini ada kaitannya dengan sebuah pembunuhan sebelumnya.

Kau sendiri?

Tidak, pak.

Kau punya informasi tentang orang ini?

Siapa dia?

Ini catatannya.

Bagus.

James Duke Malloy.

14 penahanan.

Semuanya tentang perampokan, penyerangan, dan ancaman.

Kau punya informasi dari nama-nama yang dia sebutkan?

Big Babe, Philadelphia, dan Smiley?

Aku sedang menunggu laporan dari berkas nama-namanya yang lain sekarang.

Penjahat kelas kampung mendatangi kantor kepolisian

menyerahkan diri atas pembunuhan terhadap kekasihnya,

kemudian gantung diri.

Kalian percaya dengan ceritanya?

- Ya. - Tidak, pak, aku tak percaya.

Aku tak bisa menyalahkan kalian.

Dia bicara tentang kontrak dan sasaran

memaksa dirinya untuk membunuhnya, dan...

tak ada jasad korban.

- Oh, Joe? - Ya, pak?

Ada orang yang terlewatkan dengan segala hal yang berkaitan dengan Nina Lombardo?

Tidak, pak. Tak ada nama-nama

dalam daftar yang terlewatkan.

Dia punya rekam kejahatan?

Tidak, tak ada.

Baiklah.

Jadi, Nelson, menurutmu ini apa?

Penyakit jiwa?

Cemburu?

Dendam?

Aku tak tahu, namun aku bisa katakan bahwa tak ada dalam ketiga motif tersebut.

Aku percaya dengan Malloy. Ada orang yang membuatnya melakukannya.

Mengapa? Aku tak tahu, dan siapa? Aku tak tahu.

Ada satu hal yang aku tahu.

Dia tak punya satupun motif.

'Karena kalau dia memilikinya, kita bisa temukan jasadnya.

Bagaimana dengan mobil tempat dia membunuhnya itu?

Adalah tugasku untuk mulai mencarinya...

segera setelah aku keluar dari sini.

Lantas apalagi yang kau tunggu?

Permisi, pak.

Kapten, petugas kepolisian di stasiun telah membekuk orang

bernama Tom Zaca pagi ini.

Jadi?

dia pecahkan semua jendela kereta

saat kereta itu meninggalkan stasiun.

Lalu?

Kami periksa berkas nama dirinya yang lain.

Dia dikenal sebagai Philadelphia Tom Zaca.

Di penjara mana dia kalian tempatkan?

Tidak di penjara, pak.

Mereka membawanya kembali ke rumah sakit jiwa.

Dia dilepaskan dari sana baru dua minggu kemarin.

Zaca...

Ada yang ingin bertemu denganmu.

Halo, Zaca.

Aku ingin kau jawab satu pertanyaan.

Mengapa Duke Malloy membunuh kekasihnya?

Ini tak ada gunanya.

Sejak dia di bawa kemari, apa dia ada pengunjung?

Tak ada dalam daftar.

Tak ada kontak sama sekali dengan pihak luar?

Ini ada catatan dari kantor pos.

Dia tiap minggu selalu menerima sekarton rokok

dari toko lunch stand milik Kirshen.

Kau punya alamatnya?

Olga Kirshen?

Kalian siapa?

Kami ingin ajukan beberapa pertanyaan padamu.

Kau kenal dengan orang bernama Philadelphia Tom Zaca?

Dia sudah keluar?

Sebelumnya keluar, dia balik lagi.

Dia membuatku takut.

Kalau dia membuatmu takut, kenapa kau kirim dia rokok?

Aku cuman kirimkan dia rokok agar ketika dia keluar,

dia takkan datang kemari dan membuat masalah.

Berapa lama kau mengenalnya?

Sejak dia kecil.

Kalian mau segelas air?

- Tidak. - Ya.

Sejak pertama kali dia pindah kemari dari Philadelphia.

Dia selalu datang kemari dan mengambil rokok tanpa bayar.

Pernah aku coba hentikan.

Mematahkan lenganku. Dia kuat seperti banteng.

Kau kenal orang bernama Duke Malloy?

Duke?

Aku tak ingat ada orang bernama Duke.

Bagaimana dengan Big Babe atau Smiley?

Big Babe...

Di blok ini, ada banyak orang bernama Big Babes.

Tapi aku kenal Smiley. Smiley Schultz.

Oh? Di mana dia tinggal?

Biar kuingat...

Aku pernah kirimkan dia sandwich sewaktu dia terserang flu.

Oh, di dekat persimpangan. Rumah ke 3-4.

Rumah itu di lantai pertamanya ada toko jahit.

Terima kasih.

Mengenai Philadelphia.

Jika kau tahu kapan mereka membebaskannya,

Aku akan berterima kasih bila kau memberitahukannya padaku.

Tentu.

Chyrus Collection

Halo, Nelson. Apa yang kau lakukan di sini?

Kami harus menemui seseorang di rumah ini.

Kebakaran kenapa?

Tak ada yang penting.

Ada orang menyumbat tungku perapian, kemudian mengasapi tempat ini.

Kami akan pergi dari sini sebentar lagi.

Hey, chief! Kami menemukan jasad hangus di tungku perapian.

Aku bertaruh 6-2 kalau jasad orang itu bernama Smiley Schultz.

Hey, penjahit...

Kau kenal dengan temannya Smiley Schultz,

orang yang mereka panggil Big Babe?

Jangan ganggu aku. Siapa yang kenal Big Babe?

Aku mengenalnya, Mr.

Dia tinggal di dekat persimpangan.

Aku baru saja melihatnya.

Di mana?

Dia meloncat ke dalam mobilnya, berteriak ke istrinya

dia dalam perjalanan menuju ke gereja st. Anne.

Terima kasih.

Ini dengan Martin Ferguson.

Kirim mobil ke gereja st. Anne.

Bawa Babe Lazich, atas dakwaan pembunuhan.

Tahan.

Apa yang dia lakukan di gereja?

Merampok kotak persembahan atau mengakui kesalahan.

Selalu membuatku cemas

ketika para penjahat ini berubah menjadi religius.

Jangan bawa aku keluar dari sini!

Biarkan aku tinggal di dalam!

Mereka takkan berbuat macam-macam padaku di gereja!

Tinggalkan aku, jangan paksa aku!

Mereka akan membakarku juga!

Baiklah, biarkan mereka lewat.

Biarkan mereka masuk.

Baiklah, pulanglah ke rumah.

Ya, apa maumu?

Penjahat tambun itu yang dipanggil Big Babe?

Ya, pak, Big Babe Lazich.

Dia tinggal di dekat sini.

Bawa satuan untuk membawanya ke markas.

ke ruangan Ferguson.

- Ya, pak. - Itu saja.

Bagaimana menurutmu akan hal ini?

Orang gila itu membuat semuanya masuk akal.

Dia bilang bahwa ada yang tak beres. Dan ternyata itu benar.

Siapa kau, tukang es?

Jawab.

Untuk apa kau bawa barang ini?

Aku hanya membawanya.

Kau hanya membawanya.

Siapa yang membakar temanmu Smiley?

Aku tak kenal dengan Smiley.

Kau bohong. Kau mengenalnya,

kau tahu dia tewas.

Aku tak tahu, aku tak tahu.

Lantas mengapa kau bilang kau tak ingin dibakar juga?

Kau tahu, mereka membakarnya.

Aku tak tahu.

Ambil kotaknya.

Kau lihat?

Ini milik Smiley.

Dia juga bawa pemecah es.

Apa semua temanmu bawa pemecah es?

Singkirkan. Aku tak mau melihatnya.

Siapa itu Duke Malloy?

Aku tak tahu.

Dia bilang dia mengenalmu.

Dia bilang kaulah yang menyebabkan dirinya membunuh kekasihnya.

Aku tak tahu apa yang sedang kau bicarakan.

Kau tahu dengan kontrak itu?

Kau tahu maksud sasaran itu?

Tidak, tidak.

Kau pasti tahu.

Duke bilang kau punya kelompok yang sama.

Kelompok apa itu? Kelompok macam apa?

Aku tak bisa katakan. Aku tak bisa katakan padamu.

Aku takut.

Siapa yang kau takutkan?

Aku tak bisa katakan. Aku tak bisa.

Ya?

Mereka di sini, Mr. Ferguson.

Maaf telah membawamu kemari di waktu seperti ini, Mrs. Lazich.

Apa yang kau inginkan dariku?

Ini tak baik untuk anakku, membangunkannya larut malam seperti ini.

Siapa namamu, nak?

Louis.

Oh, Frank. Beri Louis segelas air.

Suamimu dalam masalah, Mrs. Lazich.

Seberapa besar masalah yang menimpa Babe?

Berapa lama kalian menikah?

Lima tahun.

Kalian punya pemasukan?

Apapun yang dia bawa di rumah, kami menerimanya.

Katakan padaku, apa yang telah Babe perbuat?

Ada masalah apa?

Mrs. Lazich, suamimu...

terancam hukuman 20 tahun penjara.

Berapa lama dia menjalaninya tergantung denganmu.

Aku? Aku bisa berbuat apa?

Aku bawa dia kemari.

Aku ingin kau bicara dengannya.

Jika dia cerita sesuai yang aku mau,

Jika dia berkata yang sebenarnya,

Kau bisa pegang omonganku, aku akan membantunya.

Babe!

Babe, apa yang sudah kau perbuat akan persoalan ini?

Aku tak berbuat apa-apa.

Untuk apa kau bawa dia kemari?

Kenapa kau libatkan dia dalam persoalan ini?

Babe, apa yang sudah kau perbuat?

Ceritakan padanya, dia akan membantu kita.

Aku tak bisa katakan. Kau ingin aku berbuat apa?

Aku tak bisa katakan!

Ceritakan padanya apa yang ingin dia tahu.

Apa yang bisa kami perbuat jika mereka nanti membunuhmu?

Bagimu aku lebih baik di penjara daripada mati konyol?

Aku tak bisa katakan padanya!

Untuk apa kau menangis?

Kau selalu menangis!

Oh, Louis!

Biarkan mereka pergi.

Mereka tak ada kaitannya dengan hal ini.

Kau takkan dapat apa-apa dariku.

Louis...

Hey!

Mobil yang kau bawa pergi itu mobil curian.

Baiklah, aku memang curi mobil itu.

Sudah tak ada lagi yang ingin kau sampaikan?

Tidak, tak ada.

Kurung dia. Uang jaminan $5,000.

Dia? Untuk apa kau mengurungnya?

Dia tak berbuat apa-apa.

Dia seorang saksi mata.

Saksi untuk apa?

Dia dengar kau telah akui curi mobil itu.

Jangan bawa aku. Bagaimana dengan anakku?

Kami akan urus.

Dia akan bawa anakmu ke panti asuhan

tempat di mana dia akan menerima pengasuhan yang layak.

Oh, jangan.

Jangan, jangan!

Jangan!

Baiklah, baiklah, aku beritahu kau.

Biarkan mereka pergi. Aku akan bicara.

Baiklah, biarkan dia pulang.

Kau ke sana. Catat pernyataannya.

Kau ingin tahu tentang apa?

- Tentang Duke Malloy. - Siapa dia?

Dia seorang pecandu.

Kau tahu, pecandu obat-obatan.

Untuk siapa dia bekerja?

Untuk kelompok. Untuk mereka.

Siapa mereka? Bicara yang jelas.

- Di mana tempat yang sering kau kunjungi? - Di toko lunch stand Olga.

- Ada orang lain di sana? - Kami semua berkumpul di sana.

- Duke juga? - Tentu, itulah caraku masuk ke sana.

Duke orang yang membawaku ke sana.

Merupakan hari yang penting bagiku.

Mereka telah memantauku di daerah tersebut,

dan sekarang mereka menugaskan orang untuk mencariku.

Tapi aku ingin tahu untuk apa Duke membawaku ke tempat Olga.

Tentunya aku penasaran,

karena akhirnya aku bisa bertemu dengan orang-orang yang sebenarnya.

Ini aku, Duke.

Kamar belakang seperti tempat penyimpanan yang kau bayangkan.

Shorty, si bodoh...

dan Philadelphia, dia tak selalu ada di sana.

Namun tak ada orang yang bilang sewaktu dia ada di sana.

Vince, orang gugup yang tak punya otak.

Kemudian yang ada di belakang meja, orang yang berani dan pintar,

Mr. Rico.

Inikah orang yang kau cari?

Duduk.

Sebelah sana.

Kau lihat apa?

Buka pintunya, aku Digger.

- Digger! - Hai.

Kapan kau kembali?

- Baru saja. - Bagaimana hasilnya?

Butuh beberapa hari untuk menemukan keberadaan orang bodoh itu.

Kau tahu, kupikir dia punya firasat bahwa dia akan mati.

Selalu tinggal di keramaian.

Namun aku mengikutinya di suatu sore...

Teater Bijou, deretan belakang.

Cepat.

Sudah diperiksa.

Polisi Miami menemukannya di teater Bijou.

Ini bonusmu.

Siapa orang ini? Dia buat masalah?

Kapan saja kau ingin mengetahuinya,

Aku akan biarkan kepolisian membacakannya untukmu.

Duduk.

Halo?

Di mana ini harus diselesaikan?

Mereka tak bisa mengurusnya?

Kapan?

Ya.

Baik.

Baik.

Siapa yang meneleponnya?

Bila kau perenang yang handal,

Kau bisa bertanya ke orang yang menemukannya.

Dia ada di dasar sungai.

Digger...

Kau pernah ke St. Louis?

Belum.

Aku pernah ke St. Louis.

Aku tak tanya padamu.

Aku belum punya kontrak sudah dua bulan.

Kau akan terima bayaranmu.

Tapi sebuah kontrak di luar kota butuh tambahan uang.

Aku butuh biaya.

Kau butuh istirahat! Kerjamu tak memuaskan.

Kau capiche?

Begitulah.

Si pemandu jalan itu tak bisa bicara inggris dengan baik.

Dia bisa tunjukkan tempatnya, kan?

Ini ongkosnya.

Kau tunggu pesawatnya...

tengah malam.

Begitu kau selesai,

jangan ke mana-mana untuk melihat pertandingan bola.

Kau siap?

Coba kulihat.

Siapa yang bilang padamu kau boleh membawa pistol?

Ini milikku.

Bagus.

Mempermudah polisi untuk mengenalimu

Jika mereka menangkapmu.

Kau tahu apa yang seharusnya kau lakukan.

Lakukan.

Sekarang pergilah.

Kapan dia bicara padaku?

Ambil kartunya.

Biarkan kartunya di sana.

Kau ambil kartunya.

Siapa namamu?

Big Babe Lazich.

Kau yang memintaku, ingat?

Aku pelupa.

Kadang aku bertemu seseorang, setelah itu aku tak pernah melihatnya kembali.

Aku sering berganti-ganti teman.

Orang canggung sepertimu tak punya pasangan, kan?

Aku punya istri.

Kalau begitu...

jika ada sesuatu yang terjadi denganmu,

kami akan mengurusnya.

Kau dapat masalah, kami akan carikanmu pengacara.

Bila kau masuk penjara,

kau tetap dibayar selama kau di penjara.

Ini bayaran minggu pertamamu.

Terima kasih, Mr. Rico.

Sekarang aku siap untuk sesuatu yang besar.

Mungkin sekalipun jadi pembunuh.

Jangan pernah berkata seperti itu.

Seorang pembunuh punya kontrak.

Sasaran adalah orang bodoh yang membuatnya terbunuh.

Ingat-ingatlah perkataan itu dan lakukan.

Sekalipun jika ada polisi yang menyadap telepon,

mereka tak tahu apa yang sedang kau bicarakan.

- Mengerti? - Ya, pak.

- Ada lagi yang lain? - Ya.

Bakar pakaian yang kau kenakan ini dan carilah sendiri pakaianmu.

Cobalah kau tahu diri, kau baru di sini.

Kau bukan siapa-siapa!

Patuhi perintah dari yang lain.

Darinya, dirinya, dan aku.

Sekarang, ambil kartunya.

Itulah aku: Bukan siapa-siapa.

Aku tak pernah jadi siapa-siapa selain bukan siapa-siapa.

Ini dengan Nelson.

Kirimkan pesan ke semuanya. Untuk Joseph Rico.

Tempatkan di urutan yang pertama.

Bawa Olga Kirshen

kemudian pergi dari toko lunch stand itu segera.

Periksa teleponnya.

Kumpulkan semua informasi.

Cari tahu siapa pemilik tempat itu dan periksa siapa yang menyewanya.

Jadi, kau bukan siapa-siapa?

Lantas bagaimana kau bisa membuat Duke membunuh Nina Lombardo?

Aku? Aku tak melakukannya! Aku tak membuat dirinya membunuhnya!

Sebaiknya kau katakan padaku,

atau aku anggap dirimu terlibat dalam pembunuhan itu.

Aku? Aku tak melakukan apa-apa! Aku tak membunuh siapa-siapa!

Aku hanya membawa pergi jasad itu.

Di mana kau membawanya?

Di mana kau bawa jasad itu?

Ke tempat yang sudah mereka katakan padaku. Akan kutunjukkan padamu.

- Perempuan. - Perempuan.

- Kaukasia. - Kaukasia.

Usia, dua puluh jalan.

Berat, kurang lebih 110 pound.

110 pound.

Tinggi, 5 kaki, 3 inchi.

5 kaki, 3 inchi.

Rambut, hitam.

Mata...

- Coklat. - Coklat.

Dia Nina Lombardo?

Jangan paksa aku melihatnya.

Dia itu Nina Lombardo?

- Benar dia. - Hey, kapten,

Aku temukan sesuatu di setir mobil.

Mobilnya terdaftar dengan nama Thomas O'Hara,

1510 Elm Street, Fort Morris.

Itu melewati perbatasan.

Ya, kira-kira 60 mil.

Aku akan hubungi kepolisian bagian sana.

Meminta mereka membawa O'Hara

dan menahannya untuk kita.

Mr. Ferguson.

Kalian sudah membawa O'Hara?

Tergeletak di trotoar. Dia tertembak.

- Dia selamat? - Mudah-mudahan.

Ada sesuatu...

yang tak beres.

Aku punya firasat...

ada sesuatu...

yang tak beres.

Duke...

Ini semua kesalahan Duke.

- Duke... - O'Hara?

- Duke. - O'Hara?

Dia membuatku terbawa dalam masalah ini.

Kesalahan Duke itu apa? Ceritakan padaku tentang Duke.

Harusnya dia memenuhi kontrak itu.

Aku mengetahuinya.

Aku sudah lakukan tugasku. Harusnya dia selesaikan tugasnya.

Aku perlihatkan dia sasarannya.

Aku bawa dia melihatnya.

Anggur saja.

Itu sasarannya.

Perempuan?

Ada bedanya?

Tak ada bedanya.

Kau sudah melihatnya dengan baik?

- Hai. - Hai.

Dengar, aku mau pergi setelah bersih-bersih.

Aku sudah cuci kaos kakimu.

Digantung di kamar mandi.

Oh, terima kasih.

Itu teman wanitanya.

Mereka tinggal bersama di lantai dua

dan bekerja di toko bahan kulit edison.

Ketika perempuan ini pergi, sangatlah penting

agar orang lain tak tahu akan hal ini.

Dia harus dilenyapkan, mengerti?

Kau punya tempat yang aman di sekitar sini?

Sangat aman, danau romantis yang terletak di luar kota.

Tak seharusnya kau dapat masalah, orang berpenampilan baik sepertimu.

Aku akan pergi beberapa hari.

Tak perlu memaksaku.

Pekerjaan seperti ini tak butuh waktu yang lama.

Kau dari mana saja?

Aku tak melihatmu berminggu-minggu. Aku harus bicara denganmu.

Duduklah di sini.

Perjalanan yang jauh butuh pekerjaan?

Ya. Aku juga ingin pekerjaan.

Kau di sini sudah tiga minggu, nak.

Kau pikir dengan siapa kau bicara?

Orang amatiran?

Kau tahu berapa banyak kontrak yang sudah kupenuhi?

Aku catat semuanya di kepalaku.

Kau ingin aku mengatakannya padamu?

Tidak. Aku tak mau tahu.

15.

Aku tak pernah meninggalkan jejak. Kau tahu kenapa?

Karena aku urus mereka dengan caraku sendiri.

Tak ada yang memberitahukanku bagaimana caranya.

Atau kapan.

Baiklah. Uruslah dengan caramu sendiri.

Aku suka denganmu.

Kau tahu, aku sungguh suka denganmu.

Ya, aku juga.

Aku akan traktir kau minum.

Kau suka anggur, kan?

Kita akan jadi teman.

Tak perlu khawatir. Dia akan mati besok pukul 11:00 malam.

Tunggulah di bawah.

Kau tak membunuhnya.

Kenapa kau tak membunuhnya? Apa yang kan terjadi dengan kita

sewaktu mereka mengetahuinya?

Mereka tak akan tahu.

Kau jatuh cinta dengannya.

Kau akan menelepon. Kau akan mengatakan aku sudah selesaikan tugasku.

Kau takkan pernah bisa lari dari ini.

Kau akan mengatakannya agar mereka percaya padamu.

Mereka akan membunuh kita. Mereka akan bunuh kita berdua.

Mereka harus menemukan kita dulu.

Tapi bila mereka menemukanku. Bagaimana denganku?

Ini $1,000.

Kau bisa pergi jauh dengan uang ini.

Sekarang, teleponlah.

Jangan.

Teleponlah.

Aku lakukan apa yang Duke minta.

Aku melakukan panggilan jarak jauh.

Setelah itu aku melarikan diri.

Kami semua melarikan diri.

Tapi kami tak berhasil pergi jauh.

Mereka menemukan kami.

Menemukan Duke.

Menemukan wanita itu.

Dan menemukanku.

Sudah cukup.

Wanita muda.

Wanita baik-baik.

Bekerja di suatu toko, tak pernah bermasalah dengan orang lain.

Mengapa ada orang yang ingin membunuhnya?

Mengapa?

Mungkin teman sekamarnya bisa memberitahukannya ke kita.

Nina tewas?

Bagaimana itu bisa terjadi?

Apa karena kecelakaan?

Bukan, bukan kecelakaan.

Dia dibunuh.

Kau pernah lihat orang ini sebelumnya?

Dia orang yang pergi bersamanya.

Mereka akan menikah.

Dia membunuhnya.

Kau tahu kenapa ada orang yang ingin membunuh nina? Bisakah kau membayangkan

- bahwa ada orang yang mempunyai motif? - Tidak. Tidak, aku tak tahu.

Maafkan aku telah mengganggumu dengan cara seperti ini, nona Davis,

tapi kami pikir mungkin

hanya kaulah orang yang bisa membantu kami.

Apa yang kau tahu tentang Nina?

Siapa dia? Dari mana dia berasal?

Dia berasal dari luar kota.

Aku bertemu dengannya di toko.

Kami saling suka. Kami ambil kamar ini bersama.

Dia pernah ceritakan padamu sesuatu mengenai dirinya?

Tentang masa lalunya? Tentang teman-temannya?

Tidak.

Dia tak pernah membicarakan sesuatu yang bersifat pribadi.

Aku ingat,

Ada sesuatu.

Namanya.

Ada apa dengan namanya?

Dia menggantinya.

Kupikir diganti dengan nama Vetto.

Angela Vetto.

Kau tahu kenapa dia mengganti namanya?

Tidak.

Ada sesuatu yang dia takutkan.

Dia tak pernah cerita padaku secara tuntas.

Ini ada kaitannya dengan ayahnya.

Ya? Ada apa dengan ayahnya?

Dia meninggal.

Itu saja yang aku tahu akan hal ini. Itu saja.

Terima kasih, nona Davis.

Maaf mengganggumu.

Nona Davis, aku belum meninggalkan kota.

Mungkin nanti aku ingin bicara denganmu.

Ya, tentu saja.

Ini ada Vetto, Kami punya: Tony Vetto.

"Tony Vetto, dianggap sudah meninggal.

"Dilaporkan hilang dua tahun yang lalu

oleh putrinya Angela Vetto."

Itu bisa membantu.

Ada catatan kejahatan terhadap Tony Vetto?

Tak ada.

Sebentar. Ini ada sesuatu.

Pernah melaporkan seorang pembunuh yang dia lihat.

Orang bernama John Webb. Membuka warung kopi

di sekitar 25th street.

Terjadi 10 tahun yang lalu.

Tony dan putrinya yang berusia 12 tahun Angela

melihat pembunuhan itu terjadi.

Senjata pembunuh sebilah pisau pahat.

Terdaftar sebagai pembunuhan yang belum terungkap.

Sepertinya yang diceritakan nona Davis benar.

Ceritanya cocok.

Ingin salinannya?

Antar ke ruanganku.

Sambungkan ke Whitlow.

Sekarang, kita tahu mengapa Tony dan Angela tewas.

Mereka melihat seorang pembunuh.

Siapapun gerangan yang melakukannya ingin memastikan agar mereka tak pernah bicara.

Terjadi sekian tahun yang lalu dan sepertinya tak

terlihat adanya motif.

Whitlow? Nelson.

Kau dapat petunjuk tentang keberadaan Rico?

Bagaimana dengan Olga Kirshen?

Ada petunjuk di kamar belakang?

Terus kejar mereka. Mereka pasti ada di suatu tempat.

Mengapa kelompok semacam ini membunuh pemilik warung kopi?

Tak masuk akal.

Kita sudah dapat kemajuan.

Kita tahu kontrak itu artinya seorang pembunuh, dan sasaran itu artinya korban.

Sekarang kita musti cari tahu siapa yang beri kontrak itu.

Rico?

Bukan. Dia yang menjalankan perintah.

Ini besar, terorganisir dengan baik.

Sebuah organisasi pembunuh.

Sebuah bisnis pembunuhan.

Pembunuhan demi keuntungan.

Ya?

Siapa?

Oh, ya, dokter.

Lakukan permintaanku.

Jangan lepaskan dia ke orang lain hingga aku sampai ke sana.

Dari rumah sakit jiwa.

Ada orang yang mencoba mengeluarkan Philadelphia.

Dengar, dok, aku tak bisa pergi dengan mereka.

Aku tak punya keluarga. Aku tak punya teman.

Aku tak...aku tak punya siapa-siapa untuk mengeluarkan aku dari sini

kemudian membawaku ke tempat yang aman.

Aku tak bisa pergi. Ini sebuah jebakan.

Mereka mencoba membunuhku.

Aku tak mau pergi.

Kau tak perlu pergi bersama mereka,

namun pemerintah harus membebaskanmu.

Kau sepenuhnya bebas.

Jika aku keluar dari sini, aku bisa mampus.

Mereka akan membunuhku.

Kau bilang padaku apa yang ingin aku tahu,

maka aku akan melindungimu sebagai saksi kunci.

Kalau tidak, kami biarkan kau pergi.

Sekarang, aku pernah tanyakan padamu sebelumnya,

Mengapa Duke Malloy membunuh kekasihnya?

Aku tak tahu.

Apa yang kau tahu tentang Angela Vetto?

Aku belum pernah dengar tentangnya.

Rico? Tony Vetto?

Aku tak tahu dengan mereka.

Baiklah, dok, usir dia.

Sekarang aku telah berbuat sesuatu.

Kau bisa menahanku atas dasar penyerangan.

Itu tak ada gunanya, Zaca.

Kau tak bisa biarkan aku keluar kemudian terbunuh.

Kau ingin kami membantumu, maka kau harus bantu kami.

Mulailah bicara.

Nama terakhir yang kau sebutkan...

Tony Vetto...

Aku ingat sekali.

Tapi aku hanya mengendarai truk cucian.

Aku tak ada kaitannya dengan yang lain.

Sekarang, ada apa dengan truk cucian itu?

Aku bawa truk itu

kemudian mengantarkannya ke tempat yang Rico katakan padaku.

Kembalilah. Kami belum siap.

Aku hanya mau bilang padamu aku sudah bawa truk itu di luar.

Mr. Rico, dengarkan aku.

Kau tak bisa seenaknya di sini.

Siapa bilang aku tak bisa?

Ini tokoku.

Kau terima pesanku, jadi kau harus turuti perintahku.

Ada pelanggan yang sedang dalam perjalanan.

Pelanggan lama.

- Tony Vetto. - Jangan.

Jangan Tony.

Sudah larut malam untuknya.

Aku biasanya tutup saat...

kami tahu dia sedang dalam perjalanan.

Kau harus tetap buka untuknya.

Kumohon, kumohon.

Begitu dia datang, dia duduk di kursi ini.

Dia akan mengambil layanan cukur sabtu malam yang biasa.

Kau kenakan celemek padanya.

Kau taruh handuk hangat ke wajahnya.

Ingatlah aku ada di sana.

Mulai asah pisau cukurnya.

- Setelah itu aku yang gantikan. - Tidak.

Tidak, tidak.

Aku tak bisa lakukan. Dia itu temanku.

Kau harus lakukan.

Dia datang.

Sudah larut malam untukku potong rambut, Louis?

Sudah larut malam.

Ayo. Kau harus ada waktu tambahan untuk seorang teman lama.

Kau tahu, ada suatu hal yang tak biasa terjadi di pagi tadi.

Kau pikir ada siapa yang menaiki taksiku?

Aku yakin sekali dia itu orang yang sama

yang telah membunuh Mr. Webb yang malang.

Kau ingat dengan warung kopi di mana aku lihat kejadian itu terjadi, aku dengan Angela?

Menurutmu apa sebaiknya aku pergi ke kepolisian?

Kau pasti keliru.

Tak mungkin itu orang yang sama.

Tak mungkin keliru. Itu pasti dia.

Dengar, aku tak pernah bisa melupakan wajahnya.

Kupikir dia ingat denganku juga.

Ya, kupikir sebaiknya aku pergi ke kepolisian.

Philadelphia. Lebih cepat.

Kita harus menemui petugas pemakaman.

Bagaimana bisa dia bertindak seperti itu.

Mereka semua tidak sekuat kau dan aku, nak.

Aku tak merasa begitu sehat belakangan ini.

Barbara melakukannya lebih baik darimu.

Aku baik sekarang.

Ya. Aku baik.

Tentu. Aku tak mengkhawatirkanmu, Vince.

Kita biasanya pergi ke tempat yang sama bersama.

Benar. Aku tahu kau takkan

melupakan hal seperti itu.

Bersama orang yang tak punya keyakinan diri sepertimu,

bisa meruntuhkan segala bentuk disiplin. Sudah terjadi.

Kau tahu, Vince,

Kupikir ada tempat untukmu di keranjang ini.

Kau punya paket untukku?

Dua.

Malam yang sibuk.

Kau permasalahkan, kau...

pergilah.

Ini benar.

Aku tak ada kaitannya dengan ini.

Aku hanya mengantarkan.

Bagaimana dengan Louie tukang cukur itu? Apa dia salah seorang dari kelompokmu?

Bukan. Dia dibunuh dan dikubur dua tahun yang lalu.

Legitimasi.

Siapa orang yang menerima jasad yang kau bawa itu?

Petugas pemakaman.

Petugas pemakaman apa?

Petugas pemakaman kami.

Dia bekerja untuk kami secara eksklusif.

- Siapa namanya? - Aku tak tahu.

Kami memanggilnya sad eyes.

Di mana kami bisa menemukannya?

Jika kuberitahu, kau takkan membiarkanku pergi dari sini, kan?

Alamatnya di mana?

26 1/2, 12th street.

Perintahkan anak buahmu berjaga-jaga di depan.

Sebentar. Coba lewat jendela.

Tak ada tembakan. Aku ingin dia hidup-hidup.

Jawab dengan jujur atau aku tembak kepalamu.

Mana jasadnya?

Di rawa.

Borgol dia, sersan.

Dia bilang jasadnya di rawa.

Hubungi insinyur setempat.

Bilang ke mereka untuk mengirim mesin keruk

untuk menggali seluruh area

di mana kita menemukan mobil itu.

Menurutmu berapa banyak jasad yang kan kita temukan?

Aku takut menaksirkan.

Segala perlengkapan itu dimiliki petugas pemakaman

dioperasikan dalam skala yang besar.

Ada lagi yang sudah diidentifikasi?

Siapapun yang melakukan pekerjaan ini sangatlah teliti.

Sebuah upaya yang dilakukan untuk menghilangkan semua identitas.

Ini daftar korban yang kita tahu sejauh ini.

Tak masuk akal.

Mereka semua orang baik.

Tak ada hubungan.

Tak masuk akal sama sekali.

Ada satu hal yang masuk akal.

Jika kau tak menemukan jasad korban, kau tak bisa menuntutnya atas dasar pembunuhan.

Seseorang akan mendapat banyak masalah

untuk memastikan jasad-jasad ini tak pernah ditemukan.

Pembunuhan demi keuntungan.

Aku ingin orang ini membayar atas semua ini.

Anak-anak di ruang pers mulai gelisah.

Aku harus bilang apa ke mereka?

Ceritakan ke mereka.

Beri mereka catatan nama-nama, alamat, dan foto semua korban yang berhasil diidentifikasi.

Sebarkan berita ini. Siarkan melalui radio,

Buat mereka berpikir kita dapat 100 petunjuk.

Memberikan seseorang waktu yang buruk.

Di suatu tempat, orang ini bakal terungkap.

Tapi aku harus pergi dari sini.

Aku harus pergi ke luar negeri.

Tapi mereka sudah temukan jasad-jasad itu. Mereka masih menghitungnya.

Sekarang mereka bisa melayangkan pembunuhan ke kita.

Tentu. Itu adalah tempat persembunyian yang bagus hingga mereka berhasil menemukannya.

Jika mereka berhasil menemukanku, mereka bisa juga menemukanmu.

Ya.

Baiklah.

Baiklah. Bila itu yang kau mau.

Aku tetap di sini.

Ya.

Baik.

- Digger... - Panggilan apa itu?

Panggilan jarak jauh lagi.

Apa mau mereka?

Ada kontrak yang harus dipenuhi sekarang juga.

Kontrak sekarang?

- Di mana? - Di kota.

Polisi akan membekuk kami sebelum kami berhasil melewati perbatasan kota.

Pekerjaan ini terlalu beresiko.

Aku bilang ada kontrak

yang harus dipenuhi di kota!

Shorty dan aku tetap di sini menjaga ayam-ayam.

Baiklah.

Aku kerjakan sendiri.

Aku akan urus kalian berdua begitu aku kembali.

- Mobilnya datang! - Rico?

Aku tak bisa pastikan, tapi bila dia ingin cari masalah...

kita beri dia masalah.

- Aku mau ke atas. - Duduk.

Biarkan aku keluar.

Duduk.

Mereka Herman dan B.J. Dari Kansas City.

Nyalakan lampunya.

Rico, buka pintunya.

Herman, masuklah.

Apa yang kau lakukan di sini?

Halo, Digger.

Mereka Olga dan shorty.

Ada masalah yang serius.

Mana Rico? Kami harus menemuinya.

Dia ada kontrak. Dia pergi ke kota.

Saat ini bukan waktunya memenuhi kontrak.

Apa dia salah bicara?

Ya. Itulah yang aku katakan padanya.

Kau bilang padanya?

Ya. Kami sudah bilang padanya. Benar, kan, shorty?

Kalian lihat? Semuanya berantakan.

Keadaan dalam kondisi memanas.

Ya. Kami akan tetap tinggal di sini

hingga ada orang yang bisa memadamkannya.

Aku tak menyalahkan kalian.

Kau tahu, ada perubahan rencana secara keseluruhan.

Semuanya yang ada di Kansas City mulai terungkap.

Apa maksudmu Kansas City?

Apa yang terjadi dengan kami?

Kalian tak perlu khawatir.

Kalian segera diurus.

Halo, kantor kejaksaan negeri?

Biarkan aku berbicara kepada Ferguson, cepat.

Ini dengan Joe Rico.

Ya. Seperti yang kubilang. Joe Rico.

Halo, Ferguson.

Kudengar kau sedang mencariku.

Tak perlu pikirkan aku ada di mana.

Aku ada sesuatu yang ingin kusampaikan bila kau ingin mendengarnya.

Bila kau mau mendengarnya, temui aku di dermaga 16...

sejam lagi.

Ya. 9:00.

Dan dengar...

tanpa pistol, tanpa polisi, tanpa jebakan.

Bila kau pintar, kau bisa jadi pahlawan.

Bila kau bodoh, kau bisa mati.

Dua menit lagi pukul 9:00.

Aku akan pergi.

Tidakkah kau pikir sebaiknya aku ikut bersamamu?

Dia bilang dia sendirian dan tanpa senjata.

Itu artinya kau masuk ke mobil kemudian pergi dari sini.

Jangan bergerak!

Kau mengikuti kami dengan baik.

Apa yang kau mau, Rico?

Jangan terburu-buru.

Pertama, kita harus buat kesepakatan.

Tak ada penjara.

Apa tawaranmu?

Bagaimana caraku bisa mempercayaimu?

Kau tak punya pilihan.

Seandainya aku memberimu tokoh penting?

Bosmu?

Orang yang menghubungimu di telepon?

Kau tahu akan hal itu, eh?

Siapa dia?

Aku menjalankan perintah dari orang

yang bernama Albert Mendoza.

Aku bisa serahkan dia padamu atas tuduhan pembunuhan.

Itulah yang kumau.

Aku ingin dia ada di kursi listrik.

Akulah orang yang bisa menjebloskannya ke sana.

Bicaralah.

Kau pernah dengar dengan si buluk bernama John Webb?

Ada apa dengannya?

Itu sebuah kesalahan yang pernah Mendoza buat.

Dia membunuhnya dengan tangannya sendiri.

Bisa kau buktikan?

- Tentu saja. - Caranya?

Aku di sana.

Mendoza dan aku sangat dekat.

Aku bersamanya sejak ini bermula.

Di saat yang sama, aku ini hanyalah sampah masyarakat.

Aku pernah bekerja untuk bandar judi.

Kau tahu, membuat segalanya aman dan terkendali.

Mendoza pernah mengelabui bosku.

Mencoba menjalankan judi kecil-kecilan miliknya sendiri.

Aku ditugaskan ke sana untuk berbicara dengannya.

Sekarang, dengar.

Ini pesanku, Mendoza.

Pergilah dari sini.

Bos tak ingin ada pesaing, mengerti?

Aku berhasil disingkirkan oleh orang yang berpengalaman,

tapi kau yang terbaik.

Siapa namamu?

Ada urusan apa? Kau mau lagi?

Kupikir aku bisa memanfaatkan orang sepertimu.

Kau bercanda?

Bantu aku.

Aku akan jadikan kau orang yang kaya.

Kau pasti sudah gila.

Aku senang bisa bertemu denganmu.

Kau tipikal orang yang aku butuhkan.

Ayo.

Aku traktir kau secangkir kopi.

Aku masih ada uang recehan yang tersisa.

Ketika kau kenal aku lebih dalam, kau bakal tahu aku ini orang hebat.

Masalahku cuman aku terlambat lahir.

Di saat aku datang, semuanya telah terjual.

Satu-satunya peluang untuk orang sepertiku adalah menciptakan bisnis yang baru.

Dan aku sudah punya.

Bisnis yang benar-benar baru.

Tak terbayangkan oleh siapapun sebelumnya.

Aku pasti memukul kepalamu keras sekali.

Aku sudah memikirkannya dengan matang.

Bisnis yang aku punya tak butuh investor.

Kau bisa jalankan tanpa pengetahuan sedikitpun.

Yang kau butuhkan cuman telepon.

Aku tak punya uang banyak dan tak punya telepon.

Pekerjaan apa yang selalu memberi bayaran terbesar?

Pekerjaan yang paling berbahaya.

Ya.

Hari ini, aku mendirikan bisnis yang paling berbahaya di dunia.

Apa itu?

Bisnis pembunuhan.

Tapi aku menjauhkan unsur bahaya dalam bisnis ini.

Kau sungguh gila.

Dengar...

Bagaimana cara yang selalu digunakan polisi untuk menangkap seorang pembunuh?

Mereka mencari motif.

Begitu mereka menemukan motif, mereka bisa menangkap pembunuh itu.

Aku tak mengerti.

Baiklah.

Perhatikan orang ini.

Siapa yang ingin membunuhnya?

Mana kutahu. Siapa?

Tidak banyak orang.

Rekannya, kalau dia punya.

Orang yang mengutanginya uang,

Orang yang berselisih dengannya.

Mungkin istrinya.

Kau tahu, ini mudah buat polisi.

Mereka hanya butuh mencari 4-5 orang.

4-5 orang yang punya motif.

Tapi mungkin ada satu orang di antara mereka yang ingin melihatnya meninggal.

Saat itulah kita masuk.

Kita layani orang-orang ini

dengan seorang pembunuh yang tak punya motif.

Dia bahkan tak mengenal orang itu, jadi bagaimana bisa polisi menemukannya?

Ya, tapi siapa yang membayarnya?

Pelanggan.

Itu tak mungkin.

Bagaimana bisa kau percaya dengannya? Dia memilikimu.

Tidak.

Kita yang memilikinya.

Dia orang yang punya motif.

Itulah cara kita dapat uang yang banyak.

Sewaktu kau melakukan permintaan orang itu,

dia ada dalam genggamanmu selamanya.

Dia seperti bank.

Kau membicarakan bisnis yang sulit untuk dimengerti.

Ya?

Kau pikir untuk apa aku datang kemari?

Ini kontrak pertamaku.

Aku akan dapat $500 untuk...

Kau takkan pernah dapat $500 seumur hidupmu.

Lekas pergi dari sini.

Jangan lari! Jalan!

Kita harus pergi dari sini.

Kalau kau lari, maka ada orang yang lari untuk mengejarmu.

Jalan! Pelan-pelan.

Tapi mereka melihat kita.

Mereka bakal bilang ke mereka kita ini orangnya seperti apa.

Bisa kau deskripsikan mereka?

Tentu. Satu orang dewasa dan satu anak-anak.

Mereka akan mengatakan dua orang.

Mereka akan datang mengejar kita.

Kenapa harus kita? Kita tak punya motif.

Kita bahkan tak mengambil sesuatu.

Tapi mereka melihat kita!

Mereka akan mengenali kita!

Anak itu...

melihat kita dengan mata birunya yang besar.

Dia akan mengingatnya.

Mereka tak tahu kita. Kita yang tahu mereka.

Nama mereka akan dimuat di surat kabar besok pagi, bukan kita.

Dia sangat tenang dan berani.

Dia tak pernah sekalipun tertidur setelah pembunuhan itu.

Kemudian di suatu hari beberapa tahun setelahnya, dia menaiki taksi.

Siapa sopirnya? Tony Vetto...

orang yang melihat dirinya membunuh Webb.

Dia tahu sewaktu dia memperhatikannya, Tony mengingatnya.

Suatu cara yang mudah menghentikan dia untuk mengingatnya.

Namun yang dia takutkan itu anak itu, dia melarikan diri ke luar kota.

Membutuhkan waktu yang sedikit lama buat kami menemukannya.

Dia tumbuh dewasa dan telah mengganti namanya.

Tapi kami berhasil menemukannya.

Setelah itu tak ada satupun saksi yang tersisa.

Hanya aku.

Dan kau tahu kenapa?

Karena aku ini pintar.

Aku bahkan lebih pintar dari Mendoza.

Itulah kenapa hanya aku yang bisa selamat

orang yang bisa menyerahkan dia padamu atas pembunuhan.

Dan dia tewas.

Mendoza punya pemikiran yang beda.

Pemikiran yang gila, tapi berhasil.

Di luar, kota besar yang luas.

Mendoza merampok dan membunuh warga.

Kita tak bisa menyentuhnya.

Kurasa itu hanya gambaran yang kumiliki

yang terlintas di pikiranku.

Ya, pak, si pembantai itu akan keluar dari sini sebagai orang yang bebas.

Ini foto korban-korbannya.

Dalam kesempatan itu, dia akan terbebas dari kita.

Mungkin, tapi hingga beberapa jam ke depan,

Aku masih memilikinya.

Dia takkan bisa bebas dariku.

Jika kau kemari untuk memberitahukan padaku tentang Rico,

kau tak perlu repot-repot. Aku sudah mendengarnya.

Aku ada beberapa suvenir untukmu, foto beberapa orang yang sudah kau bunuh.

Sedikit kenangan yang bisa kau gantungkan.

Aku akan punya kenangan yang lebih baik.

Kau, terlihat seperti orang bodoh di ruang persidangan hari ini.

Jika kau pikir kau bisa lari dari ini, kau gila.

Kau pikir kau bisa membungkam orang-orang dengan cara membunuh mereka, kau salah.

Sekalipun yang mati itu bisa bicara.

Mungkin tidak di ruang persidangan,

Tapi mereka akan bicara padamu, Mendoza...

malam ini, sewaktu kau berusaha untuk tidur.

Aku tak perlu mendengarkanmu.

Keluarlah dari sini.

Duduk!

Perhatikan wajah-wajahnya.

Wajah-wajah orang yang tewas, Mendoza.

Olga Kirshen, tertembak.

Duke Malloy, gantung diri.

Tony Vetto, sopir taksi yang malang, ditikam.

Dan Angela Vetto,

Gadis muda yang kau buru sejak kecil hingga kau berhasil membunuhnya.

Lihatlah dirinya, Mendoza!

Mungkin wajah ini yang akan menghantuimu!

Mungkin tatapan mata mereka ini akan membuatmu gila!

Penjaga! Penjaga!

Aku ingin menghubungi pengacaraku.

Aku ingin menghubunginya sekarang juga.

Halo?

Sebentar.

Pengacara Mendoza. Dia mencarimu.

Halo?

Ya.

Ya, baik.

Segera meluncur.

Kita ada kontrak di Fort Morris.

Tugas mendadak dari bos.

Mereka berdiri di pintu masuk... Sopir taksi dan anak kecil.

Mereka melihat dirinya membunuhnya.

Pisau itu masih digenggamannya.

Mendoza juga melihat mereka.

Masih memutar rekaman itu?

Aku cuman membayangkan alangkah baiknya

bila ada Rico di pengadilan yang menyampaikan ini.

Dia sudah meninggal.

Masalahnya tak ada saksi.

...kotor, gemuk.

Dan wanita itu...

menatapnya dengan kedua mata birunya yang besar.

Dia jatuhkan pisau itu,

Tapi aku sudah lari dari pintu itu.

Aku lari ke jalan.

Dia mengejarku dan merangkulku dengan tangannya.

Sopir taksi yang kotor, gemuk,

dan gadis yang melihatnya dengan kedua mata birunya yang besar.

...gadis yang melihatnya dengan kedua mata birunya yang besar.

Dia jatuhkan pisau itu...

kedua mata birunya yang besar.

Mana hasil laporan petugas koroner atas Nina Lombardo?

Perempuan, kaukasia, usia 20 tahun jalan.

Tinggi, 5 kaki 3. Berat, 110.

Rambut, hitam. Mata, coklat.

Mata coklat!

Inilah yang terlintas di pikiranku!

Nina Lombardo bermata coklat!

Angela Vetto bermata biru besar!

Coklat, biru, apa maksudmu?

Penjahat itu memberitahukan gadis yang salah,

dan Duke membunuh perempuan yang salah!

Perempuan yang mereka cari itu teman sekamarnya,

perempuan yang pernah berbicara dengan kita.

Aku tahu dia telah berbohong terhadap sesuatu!

Dia itu Angela Vetto!

Hey, ini dengan Ferguson.

Aku ingin penangguhan. Empat jam.

Ya, aku ada saksi, saksi mata!

Kita bisa jebloskan Mendoza ke kursi listrik.

Teresa Davisnya ada?

Aku mau bicara dengannya.

Teresa? Dia baru saja pergi.

Ke mana dia pergi?

Melewati jalan itu.

Ada beberapa orang sebelumnya yang kemari

beberapa menit yang lalu sedang mencarinya.

Mereka orangnya seperti apa?

Aku tak perhatikan. Yang pasti dua orang.

Ada dua orang sedang mengejarnya. Ayo jalan.

Kita tak pernah bisa menemukannya dengan cara seperti ini.

Keluarlah dari mobil. Kau cari sebelah sana.

Bisa kau hubungkan mik dengan pengeras suara itu

agar aku bicara dengan mik itu?

Bagaimana?

Perhatian, semuanya.

Perhatian.

Ini dengan kepolisian.

Angela Vetto... Kuulangi, Angela Vetto...

Hidupmu dalam bahaya.

Di manapun kau berada, menjauhlah dari jalan.

Angela Vetto, menjauhlah dari jalan.

Jangan datang kemari.

Cari telepon umum. Hubungi temple 2-3-1-1.

Kuulangi, temple 2-3-1-1.

Angela Vetto, menjauhlah dari jalan.

Hidupmu dalam bahaya.

Hubungi temple 2-3-1-1.

Tetaplah di sana. Hubungi temple 2-3-1-1.

Kami akan datang menjemputmu.

Penjahat itu juga mendengarnya.

Kita jemput Angela, Kita mengarahkan mereka ke tempatnya.

Kita harus manfaatkan kesempatan ini.

Ya?

Ya, ini dengan kepolisian.

Kau di mana?

Ulangi.

Tetaplah di sana. Aku akan ke sana.

Di mana gedung Talbot?

Lurus blok selanjutnya.

Kau urus mereka

giring ke arah yang berlawanan.

Kelilingi blok itu. Akan membuat mereka kehilangan arah.

Aku tunggu di sini sementara waktu, kemudian aku jemput dia sendiri.

Tapi seandainya mereka tak berhasil dikelabui lalu mengikutimu?

Aku harus ambil resiko.

Ini, sebaiknya kau bawa pistol ini bersamamu.

Baiklah, ayo, bubar.

Pulanglah ke rumah, semuanya.

Sudah berakhir. Ayo. Bubar.

Jangan keluar. Tetaplah di sana.

Baiklah, nona Vetto, ayo keluar.

Kau ada acara kencan di pengadilan.

Aku ingin melihat senyum tawar di wajah Mendoza

ketika dia melihat mata biru yang besar kembali.

20-09-2016 Alih Bahasa Chyrus

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.