All language subtitles for The.Volunteers.To.The.War.2023.720p.BluRay.x264.AAC-[YTS.MX]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American) Download
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI

REBATE SLOT 1,3% TERTINGGI DI INDONESIA & SEMINGGU FULL HADIR AKAN DIBERIKAN RP 75K SECARA CUMA-CUMA

Hanya di AYUKBET! Menang dapat REBATE SLOT 1,3%, Kalah juga dapat CASHBACK 5% Ketik di Google: AYUKBET

Ada juga Bonus MALMING 50k! ketik di GOOGLE: AYUKBET

DAFTAR BARU LANGSUNG DAPAT BONUS 50%. Dengan DP 25k sampai 100k, BISA KLAIM BONUS HARIAN 40k! Ketik di Google: AYUKBET

THE VOLUNTEERS: TO THE WAR

PADA BULAN FEBRUARI 1950, MAO ZEDONG, KETUA KOMITE SENTRAL PARTAI KOMUNIS CINA DAN KETUA PEMERINTAH PUSAT RRC,

MENYELESAIKAN KUNJUNGAN LUAR NEGERI PERTAMA DALAM HIDUPNYA DAN KEMBALI KE CINA DARI UNI SOVIET.

Mao Zedong: Ketua Komite Sentral Partai Komunis Cina Ketua Pemerintahan Rakyat Pusat Ketua Komite Militer Revolusioner Rakyat

TAMAN ZHONGNANTAI FENGSE

Pada bulan Maret 1950, Mao Zedong kembali ke Beijing.

Bunganya sudah mekar.

Zilong, kita pergi musim dingin, dan pulang di musim semi.

Musim dingin berlalu, musim semi tiba!

terjemahan broth3rmax

[LI MOYIN] Perwira Staf, Departemen Operasi, Komisi Militer

[PETA KOREA]

Terima kasih, pak.

Pak Li.

Aku sudah datang.

Li,

perang sudah berkecamuk di Korea.

PADA 25 JUNI 1950, PERANG SAUDARA LIU XIAN PECAH.

Pak Ketua,

menurut pendapat internasional

bila konflik Korea itu

hanya sekedar perang saudara.

Piagam PBB melarang

untuk ikut mencampuri urusan negara lain.

Apa Amerika mau menghormati aturan ini?

Mencampuri urusan negara lain

sudah menjadi kebiasaan buruk mereka.

27 JUNI 1950 | WASHINGTON, AS

[TRUMAN, PRESIDEN AMERIKA]

[DEPARTEMEN OPERASI KOMI MILITER]

[LI TAO, MENTERI OPERASI DEPARTEMEN KOMISI MILITER]

Bapak Presiden.

Hadirin yang terhormat,

mengingat situasi yang genting di Semenanjung Korea,

saya memerintahkan Angkatan Udara dan Laut Amerika

untuk mengirim pasukan dukungan ke Pemerintah Korea.

saya memerintahkan Angkatan Udara dan Laut Amerika

untuk mengirim pasukan dukungan ke Pemerintah Korea.

Dan menggunakan berbagai cara untuk melawan Pasukan Korea Utara.

Jika Amerika tidak terlibat

maka Korea tetap menjadi masalah kecil.

Jika memutuskan untuk ikut campur

maka itu jadi masalah besar

dan jadi ancaman bagi keamanan nasional Cina.

Bapak Presiden!

...agar lebih jelas tanpa keraguan

bahwa komunis telah melampaui penggunaan subversi

untuk menaklukkan bangsa yang merdeka.

Dalam situasi ini

pendudukan Formosa oleh pasukan Komunis

akan menjadi ancaman serius

bagi keamanan area Pasifik.

Untuk mencegah serangan terhadap Formosa,

saya memerintahkan Armada Ke-7 untuk memblokir Selat Formosa.

PADA 27 JUNI 1950, ARMADA KE-7 ANGKATAN LAUT AS MENYERBU SELAT TAIWAN

Akan segera kulaporkan pada Ketua Mao.

MABES ANGKATAN DARAT TIMUR JAUH TOKYO

[MacArthur, Jenderal AD Bintang-5, Panglima Tertinggi Pasukan Timur Jauh AS]

Bapak Presiden!

Saya tadi dengar pidato anda.

Anda tak tahu keputusan anda

membuat tentara tua ini senang.

Jenderal, jika kuputuskan untuk menunjukmu sebagai Panglima Tertinggi

Komando PBB di Korea,

apa kau mau terima?

Pak, saya sudah siap berangkat.

Kau tahu kenapa

kusebut pesawat ini Bataan?

Untuk mengenang 80.000 prajurit

yang kehilangan nyawa di bawah komandoku dulu di Filipina.

Yang ini nanti tentu bukan seperti di Filipina.

Bapak Presiden.

[Syngman Rhee, Presiden Republik Korea]

Terima kasih

atas kedatangannya

di masa sulit sekarang ini.

Silahkan.

Terima kasih.

PADA 1 JULI 1950, TENTARA KOREA UTARA DAN SELATAN BERTEMPUR SENGIT DI SUWON.

Kedatangan Amerika

akan merubah semua ini.

[Nie Rongzhen, Pejabat Kepala Staf Umum Komisi Militer Pusat]

Pada 5 Juli

Pasukan RRC menyerang Suwon.

Di hari yang sama

di Usan, Satuan Tugas Amerika Smith

dikalahkan.

Mengingat cepatnya kemenangan

mungkin mempersingkat perang.

Ini perangkap.

Rekan-rekan Korea Utara kita

meremehkan musuh.

Amerika menunjukkan kelemahannya

membuka gerbang selatan...

untuk memancing masuk dan mengurung Pasukan RRC.

Di permukaan, kemenangan besar.

Tapi bergerak lebih jauh ke selatan

sangatlah beresiko.

Apa gerakan Amerika selanjutnya?

Di Perang Dunia II, pasukan Amerika

melakukan pendaratan laut di Normandia dan Sisilia.

Itulah kekuatan mereka.

Masuk akal.

Enlai,

forum pertahanan nasional kita menyarankan

kerahkan Resimen Ke-13 utara kita,

sebagai Pasukan Pertahanan Timur-laut.

PADA 13 JULI 1950, KOMISI MILITER PUSAT MENGELUARKAN "KEPUTUSAN PERTAHANAN TIMUR-LAUT" DAN SEGERA MEMBENTUK ANGKATAN PERTAHANAN PERBATASAN TIMUR-LAUT

Mari bersiap

menghadapi yang tak terduga.

RESIMEN KE-38 & RESIMEN KE-13 TIBA DI TIELING

Cepat! Ayo ikuti aku.

Zhang Zun, Huang Sanning!

Wakil Komandan!

Yang Chuanyu!

Hormat!

Tegak, grak!

Komandan dan komisaris?

Kalian lihat mereka? / Balik badan, grak!

Yang! / Istriharat di tempat!

Kau menggodaku?

Jangan lari! Sini kau!

Sini. / Hentikan!

Bertingkah begitu bukan sikapnya prajurit.

Monkey Sun!

Pergilah. / Ya, pak.

Ayo berangkat.

Tangkap.

Hadiah dari komandan resimen.

Masing-masing 1 paket.

[YANG SHAOCHENG, Instruktur Kompi Ke-3, Resimen Ke-335 Pasukan AD-38]

[DAI RUYI, Komandan Kompi Ke-3, Resimen Ke-335 Pasukan AD-38]

[SUN XING, Wakil Komandan Kompi Ke-3, Resimen Ke-335 Pasukan AD-38]

Sun,

kamu mau traktir makan kami apa?

Hup-2 dumpling, 3-4 mie.

Enak.

Ini kayak mimpi.

Jauh-jauh kita bertempur dari utara ke selatan,

siapa sangka kita kita kembali ke gerbong pengap itu?

Kita harus maju ke medan perang lagi.

160.000 prajurit resimen ke-13 semua dipanggil lagi.

Ini bakalan rame.

Kompi 3 semuanya hadir!

Selamat datang kembali, Wakil Komandan Sun!

Hormat!

PADA 15 SEPTEMBER 1950, MILITER AS MENDARAT DI INCHEON

[ZHU DE, Panglima Tentara Pembebasan Rakyat Cina]

Ketua,

Amerika telah mendarat di Incheon.

Terima kasih: gendhutz, Seseorang, Leo Ciwijaya, moh zammil rosi, Khusus Game | atas SUPPORTnya di trakteer.id/broth3rmaxSUB

Jika situasinya memburuk

apa kita ambil langkah untuk menyelamatkan Korea?

Bagaimana dengan pangkalan industri timur-laut kita?

Bagaimana dengan Taiwan?

Kita harus pikirkan skenario paling buruk.

Kita telah melewati perbatasan ke Cina.

Di bawah sana wilayah Cina.

Mari kita bom kulit kuning bangsat itu.

Serangan udara! / Berlindung!

Berlindung! Cepat!

Mereka membakar ladang gandum!

Lekas, selamatkan orang-orang di sana!

Yang Chuanyu!

Cepat!

MILITER AS MENGEBOM WILAYAH ANDONG & JI'AN DI NEGARA KAMI.

Tolong mereka!

Serangan udara!

Semua lari, cepat!

Jangan panik!

Cepat, selamatkan mereka!

Bantu padamkan apinya!

Bawa dia.

Cepat! / Sun!

Jangan takut.

Nih.

Cepat!

Ini provokasi militer pertama terhadap negara baru kita.

Mereka membunuhi warga pakai bom

lalu dengan tulus meminta maaf.

Jika kau tak terima maafnya

maka kau memicu ketegangan internasional.

Ini kejahatan yang logis!

Kembalikan nyawa rakyatku!

Rakyat Cina

30 SEPTEMBER 1950, BALAI HUAIREN

mencintai perdamaian.

Namun untuk menjaga perdamaian

kita tak pernah

dan tak akan pernah takut melawan penyerangan.

[WU BENZHENG, Pakar Industri Militer yang Kembali]

Rakyat Cina

tak bisa terima penyerbuan negara asing

dan tak akan diam saja saat imperialis

menyerang negara tetangga kita

tanpa ada pembenaran.

Menurut perhitunganku

Cina akan menghasilkan 600.000 ton baja di tahun 1950.

Amerika akan memproduksi lebih dari 85 juta.

Itu 141,6 kali lebih banyak.

Produksi listrik

4,6 miliar KWh banding 334 miliar.

Pendapatan rata-rata

dihitung dalam dolar Amerika

yakni $24 di Cina dan $1600 di Amerika.

Kita akan memproduksi 200.000 ton minyak metah

sedang Amerika memproduksi 260 juta.

Mengenai bom nuklir, Amerika punya, kita tidak.

Tn. Wu,

data pembanding ini sangat berharga.

Data lebih lengkapnya disini.

Aku mencintai negaraku. Itulah alasanku kembali.

Tapi aku seorang ilmuwan.

Aku bergantung pada informasi data.

Begitu perang pecah

pertanyaan Cina melawan AS

itu yang tak bisa kuperhitungkan.

11 OKTOBER 1950. PERINGATAN 1 TAHUN BERDIRINYA REPUBLIK RAKYAT CINA

Ketua,

Pasukan Korea Selatan melintasi Paralel-38 hari ini.

Pasukan Amerika bisa nyusul kapan saja.

Pimpinan Korea secara resmi meminta

dukungan militer kita yang mendesak.

Juga,

PBB telah mengundang kita ke New York

untuk menghadiri pertemuan Dewan Keamanan PBB.

Cina Baru

berusia 1 tahun.

REBATE SLOT 1,3% TERTINGGI DI INDONESIA & SEMINGGU FULL HADIR AKAN DIBERIKAN RP 75K SECARA CUMA-CUMA

Halo Ketua Mao!

Halo, halo.

Selamat datang.

Ketua,

ini Dr. Lin Qiaozhi.

Aku tahu dirimu.

Tahun lalu di Upacara Pendirian kau meminta ijin tidak hadir.

[LIN QIAOZHI, Direktur Departemen Obstetri & Ginekologi, RS Peking Union Medical College]

Hari ini 1 Oktober

dan pagi tadi

kau juga tak hadir disini.

Ketua Mao, hari ini aku membantu kelahiran 8 bayi.

Mungkin mereka tahu hari ini Hari Nasional

dan berusaha untuk lahir hari ini.

8 bayi itu semuanya sehat?

Semuanya sehat.

Di masa Cina Kuno, angka kematian bayi sebesar 20%.

Masalah semacam itu jangan pernah terjadi lagi.

Terima kasih.

Dr. Lin,

apa cita-cita terbesar dalam hidupmu?

Aku hanya ingin

semua anak-anak

merasakan lingkungan yang damai

untuk tumbuh sehat.

Tapi bagaimana kalau kelak

pesawat musuh mengebom RS Xiebe?

Katakan.

Apa yang akan kau lakukan?

Akan kupertaruhkan nyawaku sendiri

untuk melindungi anak-anak itu.

Aku tanya kalian semua,

apa yang akan kalian lakukan? / Kami akan berbuat sama!

Hanya di AYUKBET! Menang dapat REBATE SLOT 1,3%, Kalah juga dapat CASHBACK 5% Ketik di Google: AYUKBET

Jenderal Peng.

[PENG DEHUAI, Ketua Komite Militer & Politik Barat-laut, Komandan Daerah Militer Barat-laut]

[Tren perang saudara Korea]

Halo, Jenderal Peng.

[YEZI LONG, Sekretaris Mao Zedong]

Ada perdebatan sengit.

Dengarkan dulu sebentar.

Kita jauh kurang kuat dibandingkan AS

Angkatan Udara mereka sangat kuat.

Apa kita kuat? Tidak!

Dengan begitu sedikit untuk melawan Amerika

walaupun bisa menang...

kita bakal berkorban banyak.

Apa kalian punya alasan?

Kuyakin kalian ada alasan.

Perang dan kekacauan di Cina

belum berhenti lebih dari 100 tahun.

Tibet dan Taiwan tetap belum merdeka.

Bandit dan mata-mata masih berkeliaran.

Sistem politik kita masih dalam tahap stabilisasi.

Mereka tahu semua bangsa di bumi ini

kitalah yang paling tidak cenderung berperang.

Jika kita maju berperang

dan musuhnya adalah Amerika,

itu masalah yang serius.

Tapi aku mau tanya

para pria tua Barat ini...

kapan mereka akhirnya memperlakukan Cina dengan hormat?

100 tahun terhina.

Kita telan semua itu.

Tapi bom berjatuhan di timur-laut.

Apakah yang selanjutkan

akan dijatuhkan ke Baijing?

Akankah rakyat republik baru kita

mampu hidup dan kerja dengan tenang?

Rapat ditunda.

Maaf, Perdana Menteri.

Aku terlambat 4 menit.

Tn. Wu,

kami nunggu mau dengarkan ahli senjata kami.

Silahkan duduk.

Pak Peng,

Apakah Konvoi Panjang sulit? / Ya, tapi Tentara Merah tidak takut.

Sungai dan puncak yang tak berujung tak membuat kami gentar.

Perintahkan.

Apa sulit melawan Amerika?

Ya.

Tapi aku menghormati realitas objektif.

Perdana Menteri, kuingin tanyakan ke semuanya.

Silahkan.

Senjata apa yang paling kalian inginkan?

Tank Soviet T34-85.

Ini tank T-34.

Daya tembaknya besar. Simpel, kokoh dan mudah dirakit.

Dengan banyaknya tank Soviet T-34

dan meriam, apa bisa Tentara Rakyat Korea menghentikan Amerika?

Tidak.

Mengapa tidak bisa?

Karena perang tidak hanya di daratan.

Mengendalikan di udara berarti kemenangan di darat.

Amerika punya kapal induk.

Pilot bisa terbang 100 km

untuk menyerang sasaran di darat dan kembali buat minum teh sore.

Seperti inilah wujud perang modern.

Apa mereka mengira aku tak tahu itu?

Beberapa bulan lalu, kepikiran

perdamaian kita yang sulit diraih

aku tak mau maju berperang.

Tapi perkembangan akhir-akhir ini

telah merubah pikiranku.

Tapi,

banyak rakyat yang tak setuju.

Kuyakin kau tahu itu.

Aku begitu cemas.

Sampai aku bertemu para perwakilan rakyat

yang sangat bertekad melindungi negara kita.

begitu berani dan tak kenal takut.

Merekalah

yang memberiku kepercayaan diri.

Aku sepenuhnya hargai semangat keberanian.

Tapi keberanian diadu dengan baja dan teknologi

sama seperti anak-anak bertinju lawan juara.

Apa ada yang mendebat siapa yang menang?

1000 prajurit itu berharga.

Satu jenderal yang handal lebih berharga.

Aku pernah mengatakan itu.

Siapa yang menyerang tanpa gentar ke medan perang?

Hanya Jenderal Peng kita.

Aku sudah konsultasikan ke para pimpinan lain,

jika kami memintamu mengomandoi Relawan Rakyat Cina

apa kau bersedia?

Sejak kami mendaki gunung Jinggang

kemanapun kau arahkan Bendera Merah

aku akan serang barisan musuh.

Aku bersedia.

Tn. Wu,

kenapa kau mau kembali ke Cina?

Hanya rezim politik inilah yang memberiku harapan.

Pada Januari tahun ini

pemerintah memvaksinasi masyarakat terhadap TBC.

Pada Februari, negara ini melarang narkoba.

Pada saat kekurangan pangan di bulan Maret, mereka menyediakan biji-bijian.

Pada bulan April, pernikahan yang diatur berakhir.

Aku tidak sedang menyanyikan lagu pujian.

Tapi aku melihat itu semua.

Makanya aku memilih untuk kembali

dan mengabdikan semua yang telah kupelajari untuk membantu Cina meraih perdamaian abadi.

Tn. Wu,

ambillah masalah yang ada.

Dari mana asal perdamaian ini?

Hari ini

pasukan Amerika maju ke Paralel-38.

Begitu mereka sudah melintasi 38

Pyongyang kemungkinan bakal jatuh.

Dari Pyongpyang sampai Sungai Yalu itu 160 km.

Seberapa cepat divisi lapis baja mereka mencapai perbatasan kita?

Setengah hari.

Jika demikian

wilayah perbatasan kita

sepenuhnya akan gampang terkena tembakan musuh.

Satu-satunya basis industri alat berat kita di timur-laut

akan di bawah sayap pembom mereka.

Kita akan duduk diam. / Kau benar.

Tapi ini hanya satu hipotesa saja. / Apa mengebomi warga sipil itu hipotesis?

Kapal induk mereka memblokir Selat Taiwan.

Apakah pemblokiran reunifikasi China itu hipotesis?

Jika satu-satunya harapan perdamaian adalah lawanmu tak akan menembak

harapan macam apa itu?

Kau masih belum menjawab pertanyaanku.

Bukti apa atas keyakinanmu

kalau kau bisa memenang perang melawan Amerika?

Tn. Wu...

karena hanya dengan kemenangan

rakyat Cina akan bertahan hidup.

Jenderal Peng, jika kau pergi ke Korea aku juga pergi.

Li Moyin secara resmi telah mengajukan diri.

Sudah kusetujui.

Dia akan mewakili Departemen Tempur

untuk menilai kemampuan tempur kedua pihak.

Dan belajar cara bertempurnya perang modern.

Rekan veteran sepertimu

ikut misi begitu

harus menjadi garis depan

bertempur bersama para tentara muda.

Kau sanggup?

Ya.

Perdana Menteri, ada telepon. / Baik.

Kau kenal sekretaris ini?

Tidak. Aku tak pernah bertemu dengannya.

Jenderal Peng.

Aku juga ingin mengajukan diri.

OKTOBER 1950, PABRIK TANK KHARKIV SOVIET

Ini semua T-54 model terbaru kami.

VILA LAUT HITAM ADLER

Rekan Stalin,

saya membawa spesialis persenjataan kami.

Kami yakin bila

adanya Amerika mengendalikan wilayah udara Korea,

[STALIN, Sekjen Komite Sentral Partai Komunis Uni Soviet]

jika angkatan udara Soviet bisa menyediakan

sarana dan dukungan untuk angkatan darat kami

itu akan menjamin kemenangan kami.

"Angkatan Udara kami butuh 2 sampai 3 bulan

untuk persiapan."

Jika Angkatan Udara Soviet tak bisa dikerahkan sekarang

maka akses kami ke Perang Korea

juga harus menunggu.

"Cina bisa memilih untuk tidak mengirim pasukan."

"Jika Korea Utara tak bisa bertahan

Cina akan tetap ada."

"Uni Soviet akan tetap ada."

"Sosialisme akan tetap ada."

Kali ini Stalin

sudah tahu kondisi kantong kita.

Di satu sisi tersirat

dia tak bisa mengirim pesawat sekarang.

Di sisi lain tersirat

mereka tak punya pesawat.

Jadi apa mau tak mau kita kirim pasukan?

Kita harus putuskan.

Jika kita kirim pasukan sekarang,

tak akan ada dukungan udara.

Kita bisa menunggu.

Tapi jika Amerika sampai ke Sungai Yalu

bagaimana cara kita menyebranginya?

Kau muncul juga.

Sebentar lagi kau berangkat.

Aku akan beritahu Ketua.

Tak usah.

Dia masih ada rapat.

Aku tak mau mengganggu ayah.

Aku melihatinya saja.

[MAO ANYING, Putra sulung Mao Zedong]

Kau pergi?

Ya.

Aku sudah bilang akan cepat kembali.

Tolong beritahukan sesuatu pada ayah.

Ketua,

Anying tadi ke sini.

Dimana dia sekarang?

Dia sudah pergi.

Dia mengikuti pelatihan.

Dia melihatmu saat sedang rapat

dan tak mau mengganggumu

tapi dia memintaku menyampaikan ini:

"Beritahukan ini pada ayah,

ketika dia 28 tahun

dia ikut mendirikan Partai di Shanghai.

Tahun ini usiaku 28 tahun."

Ketua,

pada 7 Oktober Amerika melintasi Paralel-38.

Mereka terus maju ke perbatasan Sino-Korea.

Tanpa dukungan udara dari Soviet

apakah ratusan ribu pasukan kita

bakal mampu menyebrangi Yalu?

Dan jika mereka bisa menyebrang

berapa banyak yang akan berkorban nyawa?

Sejujurnya

aku juga ragu.

Tadi malam

Anying ke sini untuk berpamitan sebelum pergi.

Dia melihat aku lagi sibuk

dan titip pesan ke Ye Zilong

dia tak mau menggangguku.

Lalu dia pergi.

Mengapa?

Dia tak ingin aku kuatir.

Ketika seorang putra menempuh perjalanan begitu

sebagai seorang ayah

bagaimana aku tidak kuatir?

Tapi dia mengatakan

dia akan jadi tentara pertamanya Jenderal Peng

yang mencapai garis depan Korea.

Aku setuju.

Kumerasa itu luar biasa

bila putraku

adalah Relawan pertama.

Lebih banyak lagi anak-anak Cina

yang juga siap maju perang demi tanah air.

Dari puncak sampai bawah bersatu demi meraih kemenangan.

Cina Baru

dalam memasuki perang ini

harus meraih kemenangan besar.

Sekarang saatnya kita memutuskan.

Kirim telegram ke Zhou Enlai di Moskow.

Beritahu Stalin,

meski tanpa dukungan udara, Cina akan bertempur.

Segera. / Rekan Peng Dehuai.

Ya.

Kau dan Rekan Gao Gang

segera kembali ke Shenyang.

Siapkan pasukan untuk menyebrangi Yalu.

Lawan Amerika dan bantu Korea.

Lindungi tanah air dan negara.

BERBAGAI SATUAN PASUKAN SUKARELAWAN BERKUMPUL BERSEMBUNYI DI GARIS DEPAN JI'AN,

MUARA SUNGAI CHANGDIAN, DAN ANDONG MENUNGGU PERINTAH MENYEBERANGI SUNGAI.

PERBATASAN CINA-KOREA UTARA JI'AN

Berapa lama lagi kita sembunyi ngarai ini?

Dengan begitu banyak pasukan, kalau kita tak sembunyi

apa pesawat musuh tak melihat kita?

Jangan tak sabaran begitu.

TEPIAN SUNGAI YALU DI ANDONG

Rekan Peng Dehuai,

[Perwakilan Tentara Rakyat Korea]

ibukota kami Pyongyang

hari ini diambil alih oleh musuh.

[PYONGYANG]

Pasukan Amerika berkonvoy ke utara. Mereka sebentar lagi sampai ke Yalu.

Jika kau tak kerahkan pasukan sekarang

mereka akan menduduki tepian sebrang sungai dan kalian tak akan bisa menyebranginya.

Tolong beritahu Perdana Menteri Kim Il Sung

kita akan berangkat malam ini.

Aku tak tahu dimana Perdana Menteri Kim.

[DENG HUA, Komandan & Komisaris Politik Korps Ke-13]

Dan pasukanmu?

Tak tahu.

Dimana divisi Amerika itu sekarang?

Tak tahu.

Mereka hilang kontak dengan pasukannya sendiri.

Susah bisa optimis. [JIE FANG, Kepala Staf Korps Ke-1]

Dengan kata lain situasi perang ini

kacau.

Musuh sepertinya juga kacau. [HAN XIANCHU, Wakil Komandan Korps Ke-13]

400.000 pasukan PBB terus maju ke utara

tapi sepertinya tak ada rencana keseluruhan

dan kita tak tahu apapun dengan situasi yang terjadi.

[HONG XUAZHI, Wakil Komandan Korps-13]

[YANG FENGAN, Sekretaris Militer Peng Duhai]

Jadi, begitu kita terlibat

ada resiko kita akan kalah.

Jenderal Peng,

dengan situasi begini

apa kita tetap sesuai rencana untuk menyebrangi sungai nanti malam?

Sampaikan perintahku.

Pasukan ini akan menyebrang sesuai rencana nanti malam.

Siap, pak.

Jenderal Peng, kau mau kemana?

Kompi pengawal! / Siap!

Jenderal Peng.

Jenderal Peng, yang lain bisa mengintai depan

tapi bukan dirimu. / Kau mencemaskan resiko itu.

Kau komandan Relawan.

Ketua Mao memerintahkan kami untuk menjaga keselamatanmu.

Kau benar.

Aku komandan Tentara Relawan.

Siapa yang bisa menggantikanku? Bagaimana kubisa menilai situasi dari sini?

Bagaimana kubisa mengomando pasukan?

Bagaimana kubisa mengemban tanggung jawab pada mereka?

Jenderal Peng... / Sudah!

Ayo berangkat. / Akan kupantau pakai radio.

Pakailah mantel dan helmnya tentara Amerika yang tertangkap.

Ganti ke senapan tempur.

Susul Jenderal Peng, cepat!

Xie Fang.

Wakil Komandan Deng.

Siapkan pasukan untuk menyebrang. / Siap, pak.

Ayo.

JEMBATAN SUNGAI YALU

KOTA SINUIJU, KOREA UTARA

DAFTAR BARU LANGSUNG DAPAT BONUS 50%. Dengan DP 25k sampai 100k, BISA KLAIM BONUS HARIAN 40k! Ketik di Google: AYUKBET

Kita memasuki Korea Utara.

Siapkan senjata, siap tempur. / Siap, pak.

Cepat, susul Jenderal Peng. / Ya, pak.

Komandan kompi kembali!

Bagaimana? / Kita sudah terima perintah.

Kita berangkat.

Kapan? / Nanti malam.

Kita menyebrangi sungai.

Ke medan tempur!

Seluruh Kompi-3.

Hidup dan mati bersama. / Hidup dan mati bersama!

Hidup dan mati bersama!

PADA MALAM 19 OKTOBER 1950, TENTARA RELAWAN MENYEBRANGI JEMBATAN SUNGAI YALU.

Hanya di AYUKBET! Menang dapat REBATE SLOT 1,3%, Kalah juga dapat CASHBACK 5% Ketik di Google: AYUKBET

Jika Peng

tewas

itu jadi malapetaka. Kau harus jemput dia.

Ada masalah di depan.

Kau tak bisa putar balik.

Ada musuh di belakang sana.

Nyalakan lampu.

Pakai helm kalian. / Ya, pak.

Kita harus bagaimana? / Terobos maju.

Ya, pak.

Berhenti di situ!

Sudah rekam semuanya?

[FLEMING, Penasehat Militer AS, Resimen-7 Divisi-6 AD Korsel]

Yang dieksekusi semuanya komunis Korea Utara.

Jangan ngomong apa-apa. / Turunkan senjatanya.

[Bhs Korea] Kesetiaan!

Kesetiaan!

[Bhs Korea] Silahkan lewat.

Kau bisa bahasa Koreaa? / Aku Cina-Korea, asalnya Tentara Lapangan

kemudian dipindah ke Markas.

Tapi jujur saja

bagaimana orang Korea Selatan tak sadar

kalau orang Cina

yang menyelinap di depan mereka.

Tancap gas.

Ketua, kami menemukan Jenderal Peng.

GOA BESAR KOREA UTARA, LOKASI POS KOMANDO PENG DEHUAI

Li.

Jenderal Peng, lega rasanya kau aman.

Mereka membunuhi tentara Korea Utara dan rakyat sipil dimana-mana.

Jenderal Peng, ini terlalu beresiko.

Lagian, aku berhasil sampai. / Jenderal Peng,

radio siap.

Laporkan waktunya.

21 Oktober 1950,

jam 16:00.

Rekan Deng Hua,

laporkan ke Ketua Mao di Beijing kalau

hari ini pada jam 9:00

aku bertemu Rekan Kim Il Sung di Dae-dong.

Penyebrangan sungai Yalu sesuai rencana.

[DENG YUE, Komandan Divisi 1 Tentara Relawan Ke-40]

Divisi 118, mulai lari!

Lari!

Lapor, Jenderal Peng! Deng Yue, Komandan, Divisi 118, Tentara Ke-40.

Komisaris Politik Zhang Yuhua. Lapor!

Aku memang menunggumu. Sekarang karena kau ada disini

Tentara Relawan Cina bisa mulai bertempur.

Ayo.

Divisi 118-mu yang lebih dulu ke sini.

Pertempuran pertama milikmu.

Jenderal Peng, kita pergi ke mana?

Sergap mereka di Ryangsudong.

Pertempuran pertama Korea Selatan.

Ketua Mao hanya meminta satu hal...

Beritahu Jenderal Peng

kita harus memenangkan pertempuran pertama.

Resimen-7 kita sudah di Sungai Yalu.

Kita bisa lihat Cina di sebrang

tapi tak terlihat ada pasukan Cina dimanapun.

Mereka mungkin sembunyi di lubang tikusnya!

Rekaman ini akan muncul di film pendek

di semua bioskop di Amerika.

Pastinya, pak!

Karena musuh maju dengan cepat

strategi pertahanan awal kita

menghadang mereka

tak akan berhasil. Kita harus lekas beralih

ke peperangan bergerak melawan musuh.

Yang Sandi, kita akan bertempur. Kau takut?

Tidak, pak!

Baguslah.

Zhang Dahai.

Hadir!

[YANG SANDI, Operator Peleton Komunikasi Divisi ke-18 Tentara Relawan ke-40]

[ZHANG DAHAI, Kepala Bagian Komunikasi Divisi 18 Tentara Relawan ke-40]

Peleton komunikasimu akan pergi bersama divisi kami.

Siap pak!

Kalau begitu pergilah. / Chu Chuanyu datang.

Chu Chuanyu. / Hadir!

[CHU CHUANYU, Komandan Resimen ke-354 dari Divisi ke-18 Tentara ke-40 Tentara Pembebasan Rakyat Cina]

Divisi 354 harus maju cepat

ke Ryangsudong untuk menyiapkan penyergapan.

Sedang musuh bergerak ke utara

mereka akan lewat dekat sana.

Siap, pak!

Divisi 354 akan membuatmu bangga!

Pertempuran pertama milik kita!

Komandan Divisi Deng,

aku akan pergi bersama Divisi 354 ke Ryangsudong.

Bagus.

Pak Li,

kita harus memenangkan pertempuran pertama ini.

[RYANGSUDONG]

AREA PENYERGAPAN RYANGSHUDONG RESIMEN KE-354 ANGKATAN DARAT KE-40

Kolonel.

Kolonel.

Pengintai melaporkan, bala bantuan Korea Selatan

datang dari selatang.

Baik!

Tetap waspada. / Ya, pak!

Kolonel,

beritahu pasukan untuk menyembunyikan bayonetnya

supaya musuh tak melihat pantulannya.

Rekan senior,

pergilah ke belakang dengan mortir.

Lebih aman.

Kolonel, kapan kau gabung ke militer?

Pada tahun '38, Tentara Rute ke-8.

Kamu? / Tentara Merah, tahun '29.

Menurutmu tempatku dimana?

Aku bisa bilang apa? Ya disini.

MARKAS DIVISI 118 TIDAK JAUH DARI LOKASI PENYERGAPAN RESIMEN 354, DAN PERTEMPURAN SEGERA TERJADI DI MARKAS DIVISI. PADA SAAT YANG SAMA,

TENTARA RELAWAN KE-38, YANG SEHARUSNYA TIBA DI KUROKAWA TEPAT WAKTU UNTUK MEMUSNAHKAN MUSUH,

GAGAL TIBA TEPAT WAKTU, SEHINGGA MENUNDA KESEMPATAN UNTUK BERPERANG.

DETASEMEN PENGINTAIAN DIVISI 112 ANGKATAN DARAT KE-38

Dimana si Huichon ini?

Ada apa?

Kalau kita tak menemukan Huichon, bagaimana Pasukan-38 bisa bertempur?

Terus cari! / Siap pak!

Divisi 112 masih belum di Huichon.

Menembus garis musuh tidaklah gampang.

[LIANG XING CHU, Komandan Tentara Relawan Ke-38]

[LIU XIYUAN, Komisaris Politik Tentara Relawan Ke-38]

Kemana perginya Divisi 113?

Tak ada kabar di radio.

Kami masih belum bisa mengontak mereka.

Divisi 113 harus sampai Huichon tepat waktu untuk menyingkirkan musuh

atau Pasukan-38 bakal kewalahan.

Pak Chu, meriam kaliber besar Amerika.

Bisa melumpuhkan mereka bisa dibilang hebat.

Serang?

Biarkan mereka lewat.

Kita lawan infanteri-nya.

Potong kepala dan ekor, serang bagian tengahnya.

Kemudian bersihkan pakai artileri.

Jangan sampai mereka bertemu resimen Deng.

Segera hubungi mereka lewat radio.

Kita masih belum bisa tersambung.

Apa yang...?! / Kita bergerak terlalu cepat.

Kita tak tahu lokasi persisnya mereka.

Aku akan utus seseorang. / Kembali.

Ini tak bisa dilakukan sembarang orang.

Pak Li, kau saja yang pergi.

[Bhs Korea] Ada masalah!

[Bhs Korea] Serangan artileri! Cepat turun!

[Bhs Korea] Serangan artileri!

Serang!

DESA RYANGSHUDONG, MABES DIVISI 118

Divisi 354 bisa dihubungi? / Masih belum ada jawaban, Komandan.

Kenapa?

Cepat. / Utus yang lain. Hubungi mereka.

Siap, pak!

Sialan!

Komandan!

Komandan,

apa misi kita?

Kau mau aku kasih tahu?

Lindungi radionya.

Maksud aku dalam pertempuran.

Apa Peleton Komunikasi bisa bertempur?

Peleton Komunikasi tak bisa bertempur.

Sekarang pergilah!

Xiao Wang, aku butuh jarum dan benang. / Ya, pak.

Celanaku robek.

Sersan, ada musuh!

Itu artileri musuh!

[Bhs Korea] Itu kendaraan komunikasi musuh. Tentara Komunis!

Musuh!

Cepat, mundur!

Ambil senjata kalian!

Musuh!

[Bhs Korea] Serang!

Cepat!

[Bhs Korea] Habisi mereka!

[Bhs Korea] Tangkap mereka.

[Bhs Korea] Turun! Serang!

Menyingkir.

Hadang mereka!

Cepat!

Peleton Komunikasi! / Hadir.

Naik ke bukit!

Masuk ke bunker!

Peleton Komunikasi, ikut aku.

[Bhs Korea] Kejar mereka!

Lindungi Komandan!

[Bhs Korea] Kejar mereka!

Naik ke bukit! Semuanya!

Masuk, cepat!

Lekas masuk!

Lao Zhang!

Mundur dan berlindung bergantian! Terobos dan serang balik.

Ya.

Markas kita di kepung.

Pasukan-1 tetap disini, lindungi radio.

Pasukan 2 dan 3 menyerang setelah aku.

Lawan mereka! Lindungi pimpinan!

Siap pak!

Periksa senjata kalian.

Antena sudah diperbaiki? / Ya.

Kamu masih baru, tetap disini. / Tidak.

Aku juga ingin menyerang.

Baik.

[Bhs Korea] Mereka tentara Cina!

[Bhs Korea] Itu pos komando mereka!

Berondong tembakan! Jangan kasih kesempatan!

Balas tembak!

Zhang Dahai,

lindungi garis depan. / Ya, pak!

Divisi 118 butuh komandannya.

Kembalilah, kami akan melindungimu!

Cepat!

Komandan, tenang saja, tim Komunikasi kita bisa bertempur!

Serang!

Yang sandi, berlindung!

Jangan!

[Bhs Korea] Siapkan artileri!

Kau terluka.

[Bhs Korea] Siap menembak!

Ambil bazoka! Dalam peti kayu dekat dinding.

Bidik meriam itu. Lindungi aku.

Cepat! / Ya, pak!

Lindungi aku!

[Bhs Korea] Siap menembak!

Kenapa tak bisa ditembakkan?

Tak bisa ditembakkan! / Buka pengamannya.

Buka pengamannya.

[Bhs Korea] Siap...

Cepat!

Tetap berdekatan.

Pertempuran dimulai! Ayo masuk!

Siap pak!

Li Moyin...

bagaimana divisi 354?

Tak apa, mereka masuk pertempuran.

Baguslah.

Kami ingin rebut artileri itu supaya bisa melawan infantri.

Kolonel Chu mengirimku ke sini untuk melapor.

Rasanya kita tak bisa lihat mereka disini.

Kita maju serang. / Ayo!

Mayor Fleming, kita disergap di Ryangsudong.

Mundur!

Kami sudah berdiri di Sungai Yalu kencing ke arah Cina.

Dari mana asal musuh itu?

Jangan bergerak.

Resimen-2!

Resimen-2, tolong jawab!

[Bhs Korea] Mereka menyergap infantri di Ryangsudong!

[Bhs Korea] Granat!

Serang!

Bunuh!

Yang Chuanyu!

Maju!

Mundur!

Cepat mundur!

Ayo!

Lapor, Komandan Divisi, Divisi 354 membersihkan musuh di Ryangsudong.

Pertempuran pertama menang.

Bagus sekali.

TANGGAL 25 OKTOBER 1950 DITETAPKAN SEBAGAI HARI PERINGATAN MELAWAN AGRESI AS DAN MEMBANTU KOREA.

Pertempuran pertama menang!

Beritahu komisaris politik untuk melapor ke Markas,

sebagian besar peleton komunikasi divisi 118

tewas saat melindungi pos komando.

Martir pertama di perang ini.

Ya, pak!

Rekan muda,

siapa namamu?

Sersan,

ini salahku.

Aku tak bisa melepas pengamannya. Ini salahku!

Kubur aku bersama kalian semua!

Ini salahku.

Aku salah.

Berhenti!

Dari unit mana?

Lapor!

Pengintai, Divisi 112, Tentara-38.

Kami tersesat saat mau ke Huichon tapi berhasil sampai ke pertempuran ini.

Bagus sekali.

Siapa namamu?

Namaku Sun Xing.

Pak, kami berikan mobil jeep itu padamu.

Kami pergi.

Prajurit divisi-2! Masuk barisan! / Ya, pak!

Komandan Divisi, aku ada permintaan.

Biar kubawa tentara itu.

Aku butuh satu grup komunikasi baru.

Dia tak kenal yang lainnya.

Saat dia berusaha tidur bayangan yang tewas akan menghantuinya.

Dia bisa kehilangan akal sehatnya.

Dia butuh seseorang sepertiku untuk membimbingnya mengatasi trauma.

Tapi dia seorang tentara.

Dia masih ingusan.

Menjadi tentara sejati butuh waktu.

DIVISI KE-118 DARI ANGKATAN DARAT KE-40 MEMENANGKAN PERTEMPURAN PERTAMA DI RYANGSUDONG,

DAN ANGKATAN DARAT KE-39 MENGHANCURKAN RESIMEN KE-8 DIVISI KAVALERI AS KE-1 DI YUNSHAN.

DENGAN LEBIH DARI 1.800 ORANG, ANGKATAN DARAT KE-42 MENAHAN MUSUH DI DAERAH HUANGCAOLING DI FRONT TIMUR SELAMA 13 HARI 13 MALAM.

TENTARA RELAWAN MEMENANGKAN PERTEMPURAN PERTAMA SETELAH MEMASUKI KOREA UTARA.

MABES ANGKATAN DARAT TIMUR JAUH TOKYO

[MATTHEW BUNKER RIDGWAY Letjen Wakil Kepala Staf Angkatan Darat AS]

WAKIL KEPALA STAF AD AS MATTHEW BUNKER RIDGWAY DIPERINTAHKAN UNTUK MENGINSPEKSI PERANG KOREA.

Foto-foto ini bukti keberadaan Tentara Cina,

Jenderal.

Silahkan duduk.

Mereka sudah ada di sana. / Mathew,

ini gertakan.

Mereka sekitar 30 sampai 40 ribu pejuang gerilya maksimal.

Jenderal, penilaianku

ada setidaknya 10 kali lipat angka itu

mereka sudah mundur untuk memasuki perang ini dalam skala besar.

Kau pasti bercanda.

Mereka tak akan berani membunuh tentara Amerika.

Lalu siapa yang mengakibatkan Kavaleri-1 kehilangan

1.800 nyawa tentara Amerika pada Pertempuran Unsan?

Jenderal, kau harus pergi ke Korea.

Aku sudah ke sana!

Aku yang memerintahkan pendaratan di Incheon!

Jenderal,

sudah sepantasnya menganggap Cina serius

sebagai musuh disini.

MABES TENTARA RELAWAN DAYUDONG

Li. / Sekretaris Liu.

Kau kembali. / Ya.

Apa yang terjadi? / Cuma luka gores. Tak apa.

Sekretaris Liu, aku harus lapor ke Jenderal Peng.

Rekan muda ini,

mencari seseorang untuk menjaga dia.

Li, silahkan duduk.

Kuambilkan air hangat.

[Joseph Stalin menyerahkan ini kepada Mao Anying]

Jenderal Peng dan pimpinan lain memutuskan

untuk memuji mereka yang berjuang dengan baik

dan mengkritisi yang berjuang kurang baik.

Dimana Liang Xingchu dari Resimen-38?

Kau datang ke sini, Liang Xingchu.

Bukankah kau orang penting?

Luka itu harus dikompres air hagat.

Makasih.

Mari bahas tentang Resimen-38.

Deng Hua,

jangan ditutup pintunya.

Liang Xingchu, aku mau tanya,

apa Resimen-40 berjuang dengan baik di Ryangsudong?

Resimen-39 di Unsan

menewaskan 1.800 tentara Amerika. Berjuang dengan baik?

Resimen-42 di Punggung-bukit Funchilin

menahan tentara Amerika selama 13 hari.

Apa mereka berjuang dengan baik?

Ya.

Lalu mengapa Resimen-38-mu lamban bergerak?

Kuperintahkan kau merebut Hwacheon dengan cepat.

Kenapa tak kau lakukan?

Ketua Mao bersikeras pertempuran pertama kita di negara lain berjalan baik.

Resimen-38-mu

menunda waktu untuk menyerang,

membiarkan musuh pergi ke Hwacheon dan

menghentikan pasukan di Wawon dan menyerang di Sinanju.

Dan kau adalah 'kekuatan utama'

itu omong kosong! / Jenderal Peng,

aku pimpinan militer. Aku yang bertanggung jawab.

Makilah aku

tapi jangan prajurit di resimen-38. / Liang Xingchu!

Mereka menyebutmu pande-besi yang berubah jadi 'jenderal macan'.

Jenderal macan?

Yang kulihat adalah jenderal tikus!

Kau tak bisa menahan mereka di Hwacheon

dan kau biarkan musuh lolos. Kau pantasnya dihukum apa?

Aturan militer tetap aturan.

Hukumlah aku.

Memalukan!

Tak ada yang perlu dikatakan lagi.

Itu baru laki-laki.

Kau tahu aturan militer tetap aturan.

Kuberi kesempatan untuk menjelaskan.

Bicaralah.

Kesalahan tetap kesalahan.

Tak ada yang perlu dikatakan.

Bagaimana bisa terjadi?

Masalah ada di pikiranku.

Aku akan jujur.

Kudengar resimen Amerika ada di Hwacheon.

Aku ingin bersiap, bersiap...

dan lebih mempersiapkan lagi.

Begitu kami siap, kami akan bertempur.

Korban akan lebih sedikit.

Kami sudah banyak mengorbankan prajurit.

Banyak sekali.

Tentara yang maju perang demi Cina Baru.

Mereka melihat hidup makin membaik.

Li Moyin, kenapa?

Jenderal Peng.

Tak ada apa-apa.

Aku mendengar yang dikatakan Komandan Liang.

Liang Xing Chu,

tak ada cacian lagi.

Tapi aku akan bicara dari hati.

Di masa kita hidup ini

kita harus menanggungnya dengan berkorban.

Jika kau tak mau menanggung

anak-anakmu yang menanggung,

cucu-cucumu yang menanggung.

Generasi kita

berlumur darah dan tenggelam dalam lumpur.

Kitalah yang harus berkorban.

Liang Xingchu. / Ya.

Nyanyikan lagu kebangsaan.

Nyanyikan 10 kali.

Nyanyikan sampai kau merasa gembira.

โ™ช Bangkitlah, budak kelaparan dan kedinginan โ™ช

โ™ช Bangkitlah, orang-orang yang tertindas di dunia โ™ช

โ™ช Darah panas mengalir deras di pembuluh darah kita โ™ช

โ™ช Perang demi kebenaran sedang kita lakukan โ™ช

โ™ช Dunia lama telah usai dan musnah โ™ช

โ™ช Bangkitlah, wahai budak, bangkit! โ™ช

โ™ช Jangan berkata kita tak punya apa-apa โ™ช

โ™ช Kita akan jadi penguasa di dunia ini! โ™ช

Jenderal Peng.

Silahkan masuk.

Silahkan duduk.

Mendengar ucapan Liang Xingchu

membuatmu nangis.

Sampai kau menutupi wajahmu.

Hal beginian

kau tak akan mengumbar ke orang lain 'kan?

Tidak semua tentara

merasakan banyak hal di usia segini.

Kau ke sini selarut ini cuma mau bilang begitu?

Permintaanmu untuk gabung divisi-113 resimen-38

disetujui.

Bagus. / Aku hargai.

Ini sudah tugasku.

Saat kau pergi aku tak mau mengantarmu.

Kau nulis surat untuk siapa?

Putriku.

Begitu baiknya.

Aku pergi dulu.

Li, aku ikut denganmu.

Aku bisa dapat masalah.

Kita akan ketemu lagi.

Berapa umurmu? / 28.

Lebih tua 2 tahun dari putraku. Aku tak berkomunikasi lagi dengannya.

Itu juga terjadi padaku dan ayahku.

Apa kau menemui dia?

Kadang-kadang. Dai gabung untuk gabung Pasukan Rute-8.

Saat itu dia baru 15 tahun.

Keinginan terbesarnya adalah ingin sepertimu.

Begitu menurutmu?

Li!

Komandan Divisi Deng!

Li, kita akhirnya bertemu.

Kau harus membersihkan namaku.

Semua orang bilang kalau aku bertempur di Ryangsudong

tak pakai baju!

Tapi kau... kau tahu faktanya.

Maka kau harus bersihkan namaku.

Sungguh kau mau begitu?

Kamu merasa senang sendiri.

Ceritanya akan tetap begitu. Kau bakal tertulis dalam sejarah.

Beritahu Yang Sandi, aku berangkat.

Baik. / Ayo.

DAFTAR BARU LANGSUNG DAPAT BONUS 50%. Dengan DP 25k sampai 100k, BISA KLAIM BONUS HARIAN 40k! Ketik di Google: AYUKBET

Ayo.

Yang Sandi, mari.

Duduk sini.

Duduk.

Kirim telegram untuk urusan mendesak.

Lepaskan pengamannya!

Perwira Wu...

Tak apa.

Yang,

Li sudah cerita kejadiannya.

Jika kau tak bisa mengatasinya, akan kuberitahukan pimpinan.

Kau boleh pergi.

Tapi kau jangan kayak orang kalah begitu.

Rekan-rekanmu sudah berkorban nyawa. Kau merasa tamat, begitu saja?

Aku duduk menemanimu sebentar.

Sepatumu

sudah usang. Akan kubawa kuganti solnya.

Ayah yang memberikan itu sebelum aku ke sini.

Itu miliknya. / Ini besar.

Kau bisa ganti solnya?

Sebelum aku gabung militer

dulunya aku tukang sepatu pinggir jalan.

Begitulah mata pencaharianku. / Tak heran kau mengerjakan telegrapi.

Apa ini?

Papan caturnya Jenderal Peng satu meriamnya hilang.

Ulang tahunnya 24 Oktober.

Sama denganku.

Sudah lewat.

Aku ukir meriam untuk dia.

Aku pergi dulu.

Terima kasih, Sekretaris Liu.

Aku akan berusaha maksimal di divisi Komunikasi.

PADA TANGGAL 24 NOVEMBER 1950, MACARTHUR MENGUMUMKAN PELUNCURAN SERANGAN UMUM UNTUK MENGAKHIRI PERANG SEBELUM NATAL.

Cina sudah lari.

Militer Amerika

akan melakukan gerakan menjepit

dan meluncurkan serangan besar.

Kita akan jadi kekuatan yang tak terhentikan.

Pasukan Merah bukan masalah bagi kita.

Jika pasukan kita ada kesempatan yang jelas

akan berkumpul di Sungai Yalu

dan pulang saat Natal.

Amin.

UNTUK MENGHANCURKAN "SERANGAN NATAL" MACARTHUR, TENTARA RELAWAN MELANCARKAN PERTEMPURAN KEDUA,

MUNDUR DALAM LANGKAH BESAR UNTUK MEMANCING MUSUH LEBIH DALAM.

Ambisi liar MacArthur itu kabar bagus.

Terlalu percaya diri bakal apes bagi pasukan.

Memberi kita kesempatan untuk menimbulkan kekalahan telak.

Bagaimana menurut kalian? / Bagus!

Mari kita rapat.

Saat ini, Amerika mengira kita lari ketakutan.

Sebenarnya ini strategi mundur.

Musuh mengambil risiko bergerak ke utara.

6 pasukan kita akan membentuk

kantong besar di depan-barat.

Kita kepung mereka

dan habisi mereka dengan satu ledakan.

Di Danau Changjin, Infanteri-9

akan menghancurkan Resimen-1 Amerika.

Ingat

lapisan kantong adalah Sanso-ri.

Jangan biarkan satupun tentara Amerika lolos.

Ketua,

ini rencana Jenderal Peng untuk Operasi Militer Ke-2.

Enlai.

Dalam membahas pengerahan

kita harus ingatkan dia bahwa sangat penting merebut Tokchon.

Memberikan misi mengamankan barat-depan

pada Resimen-38.

POSKO RESIMEN-38

Musuh akan cepat mengetahui kalau kita lagi memancing mereka masuk

dan mereka ketipu. Mereka akan terus lagi, merubah ke bertahan.

Kita harus merebut Tokchon dengan cepat

untuk mengepung mereka.

Liang Xingchu.

Siap.

Jenderal Peng telah menunjukku ke Resimen-38.

Akankah pertempuran mendatang menjadi lagu kemenanganmu

atau membuatmu congkak sehingga kalah?

Itu terserah padamu.

Semuanya, masuk. / Siap, pak!

Semuanya, masuk.

Semuanya tandatangan? / Ya!

Resimen-38 bersumpah

jika dalam 24 jam

kami tak bisa menyebrangi Sungai Taedong dan merebut Tokchon

maka kau bisa menghukumku.

Tanpa kecuali. / Tanpa kecuali!

Jika aku, Han Xianchu, gagal sebagai Komandan

dan menyia-nyiakan kesempatan kami

aku juga akan menyerahkan kepalaku.

Jiang Chao. / Siap.

Sini.

Divisi-113 putus kontak radio di Hwacheon

agar tidak terdeteksi sama musuh. Sehingga, tak ada yang bisa menemukanmu.

Beritahu langsung ke Komandan Han

jika kau berani lakukan itu lagi.

Aku berpegang teguh pada kebenaran

dan koreksi kalau aku salah.

Ayo.

Pasukan Resimen-38, berangkat. / Siap, pak!

Ayo berangkat.

Jalan. / Pak Li?

Selamat datang.

Komandan, aku disini untuk mengabdi.

Bagus.

SEMINGGU FULL HADIR AKAN DIBERIKAN RP 75K SECARA CUMA-CUMA Ketik di Google: AYUKBET

Yang Sandi!

Yang Sandi!

Yang Sandi!

2 rahasia, 1 sangat rahasia. Akan kubawa ke Jenderal Peng sekarang.

Para pimpinan harus berlindung. / Kau juga!

Dan kamu? / Aku harus selesaikan ini.

Satu pesan lagi.

Gao Ruixin, ambil peta! / Ya, pak!

Pesawat!

Pergi, cepat!

Tak ada waktu, keluarlah!

Gao Ruixin, cepat!

Lari, Sekretaris Liu!

Dimana Sekretaris Liu?

Jenderal Peng!

Jangan Jenderal Peng!

Gao Ruixin!

Lepaskan aku!

Sekretaris Liu!

PADA PUKUL 11:00 TANGGAL 25 NOVEMBER 1950, MILITER AS MENGEBOM MABES TENTARA RELAWAN GUA DAYU, DAN MAO ANYING SERTA GAO RUIXIN TEWAS.

PADA PUKUL 21.00 DI HARI YANG SAMA, DIVISI 113 TENTARA RELAWAN KE-38 BERSIAP UNTUK

MENYEBERANGI SUNGAI DATONG SECARA PAKSA DAN MENYERANG TOKUGAWA.

Komandan,

sungainya tidak dalam tapi sangat dingin.

Menyebrang pakai pakaian berlapis bisa menyebabkan hipertemia.

Kita tak akan bisa mencapai Tokchon. Bisa kehilangan separoh prajurit.

Perwira Staf!

Ya, pak.

Sampaikan perintahku, semuanya

untuk melepas celana dan masukkan bungkusan.

Kita menyebrang tanpa celana.

Ya pak.

Lepas celana kalian. / Ikuti perintah.

Ada apa?

Sekelompok orang sepertimu bisa tidak jangan rewel?

Setelah kita sebrangi sungai

mereka akan menghangatkan kita, betul?

Lepas celana.

Ya, pak.

Li, pasukan komandomu menanggalkan celana terlebih dahulu.

Ya.

[Bhs Korea] Pergantian sif.

[Bhs Korea] Punya rokok.

Ada, nih ambil punyaku.

[Bhs Korea] Apa...

[Bhs Korea] Apa yang terjadi?

Cepat!

Maju!

[Bhs Korea] Tembak!

Berpencar.

Berpencar, lekas menyebrang!

Berpencar.

Terus menyebrang maju!

Cepat!

[Bhs Korea] Pasukan Cina menyebrang!

Bertahanlah.

[Bhs Korea] Tembak!

Liang!

Tokchon kita kuasai.

Kita memusnahkan Resimen Korea Selatan Ke-7.

Untuk mencegah hipertermia mereka menyebrangi Taedong

tanpa pakai celana. Itu idenya Jian Chao.

Itu ide yang bagus.

Berjuang meraih kemenangan tanpa celana di bulan November!

Tak ada yang akan mengingat celana panjang Deng Yue sekarang.

Benar.

Baik.

Liang Xingchu. / Ya.

Resimen-38 ada misi baru.

Resimen-38 akan menggantikan Resimen-42.

Lindungi jalan ke Kunu-ri dan Sanso-ri.

PADA TANGGAL 26 NOVEMBER 1950, RESIMEN KE-38 MEREBUT TOKUGAWA.

Selesai? / Beres.

Komandan,

pesan penting dari Markas.

Divisi-113 segera berangkat.

Pimpinan mengatakan kita menggantikan Resimen-42.

Misi kita mengapit musuh

dan menyerbu Sanso-ri

untuk menghalangi pengepungan Infanteri Amerika ke-9 agar tidak melarikan diri ke selatan

dan menghalangi Kavaleri-1 bergabung dengan mereka.

Kavaleri-1?

[ZHU YUEHUA, Komandan Resimen ke-38 Divisi 13 Tentara Relawan ke-38]

Zhu, kau kira mereka menunggang kuda?

Itu seluruh tank mereka dan divisi APC. (kendaraan lapis baja)

Dengarkan.

Dari Tokchon sampai Sanso-ri

jaraknya 72,5 kilometer.

ukuran Cina 145 mil.

Dan itu daerah pegunungan.

70 km lebih

dan waktu kita hanya 14 jam. / Mungkin kita bisa lari ke sana.

Tapi lari sejauh itu prajurit bisa tewas.

Lantas bagaimana?

Apa Resimen-38 telah membersihkan namanya?

Apa Divisi-113 sudah?

Tidak.

Maka larilah ke sana, apapun resikonya.

Siap pak!

Satu lagi.

Sepanjang jalan, seluruh pasukan

harus mematikan radio.

[YU JINGSHAN, Komisaris Politik Divisi 113 Tentara Relawan ke-38]

Terakhir kita pernah begitu. Tapi kau bilang ke atasan

kau akan memperbaiki kesalahanmu. / Ucapanku yang pertama berpegang pada kebenaran.

Aku setuju. / Setuju.

Setuju. / Divisi 113,

berangkat!

Cepat, berangkat.

Semuanya, berangkat!

Cepat, tetap bersama.

Yang di belakang, cepetan.

Siapa yang menyuruhmu masuk? / Sopir,

[ZHAO ANNAN, Anggota Tim Transportasi Tentara Relawan Tiongkok Rantau Cina]

kami sedang meminta kendaraan. Ikutlah kami.

Mereka bila kau aku membawa persediaan ke Tokchon aku bisa pulang.

Keluargaku menungguku.

Sudahlah.

Maaf.

Sok jagoan?

Ayo. Cepat.

Siapa suruh kalian memuat ke truk ini?

Aku.

Sudah kubilang kendaraan ini diminta.

Siapa yang kau lawan membawa peluru sebanyak itu?

Infanteri-9 Amerika.

Tugasmu membawanya 70 km ke Sanso-ri.

Tugas kami membunuh mereka di sana.

Kita ada truk.

Tapi sopirnya kurang.

Kemari.

Tentara kita tak takut mati

hanya saja tak punya senjata dan peluru.

Para tahanan perang ini bisa nyetir.

Ada yang ingin pulang?

Jika mau, ikut aku.

Ada yang mau?

Namaku Zhao. / Aku Li.

Kau bisa bahasa Inggris. / Aku bisa banyak hal.

Ayo, ayo cepat, jalan!

Cepat!

Hanya di AYUKBET! Menang dapat REBATE SLOT 1,3%, Kalah juga dapat CASHBACK 5% Ketik di Google: AYUKBET

Mari kita berunding sambil lari. / Ya.

Komisaris Yu!

Saudara seperjuangan di Resimen-39!

Hadir!

"Aku Infanteri-9 Amerika."

"Aku harus keluar dari pengepungan."

Tak akan kubiarkan itu terjadi!

Maju!

INFANTERI AS KE-9 MUNDUR KE SELATAN

Sanso-ri, ayo rekan-rekan!

Aku divisi 113.

Musuh tak akan sangka

serangan kejutan di Sanso-ri. Kita akan hadang mereka di sana.

Itu misi kita! / Siap!

Lari! / Komandan,

ada telegram penting dari Markas Daejeon.

Bukankah kuperintahkan untuk mematikan radio?

Ini datangnya sebelum kita berangkat. Aku baru selesai menerjemahkannya.

Li!

Yongcheon-ri ada di jalur mundurnya Infanteri-9.

Kita harus mendudukinya berdekatan dengan Sanso-ri.

Hanya ada satu Yongwon-ri di peta.

Hubungi Markas di radio dan konfirmasi.

Mereka juga bisa membagikan posisi kita.

Tidak.

Jika lakukan itu, musuh bakal mengetahui kita.

Mereka akan mengebom kita dan kita tak akan sampai tujuan.

Jangan pakai radio.

Liang Xingchu,

dimana divisi 113 sekarang?

Jenderal Peng,

kami tak bisa menghubungi mereka.

Mereka memutus kontak lagi?

Ya.

Tapi aku yakin pada Jiang Chao dan divisi 113.

Kau benar.

Aku tak punya alasan mempercayai mereka.

Rekan-rekan,

kita sudah berlari 35 kilometer.

Ayo kita percepat lagi.

Rekan,

rekan muda?

Medis!

Medis! / Aku tenaga medis.

Aku disini.

Rekan-rekan!

Rekan yang tumbang butuh makanan dan minuman.

Ya, pak.

Komandan,

berlari ini sudah membunuh mereka.

Prajurit butuh istirahat.

Jika kita telat semenit saja

dan Infanteri-9 masuk ke Sanso-ri

maka kematian mereka sia-sia.

Terus lari.

DAFTAR BARU LANGSUNG DAPAT BONUS 50%. Dengan DP 25k sampai 100k, BISA KLAIM BONUS HARIAN 40k! Ketik di Google: AYUKBET

Ada apa?

Pesawat musuh.

Tapi jangan kuatir.

Aku ada ide. Suruh mereka membuang kamuflase.

Yang punya helm harus memakainya. Kita akan mirip mereka, ambil jalan utama.

Dari berlari jadi berkonvoi rapi.

Ide bagus.

Berbaris normal, mereka bisa jalan santai.

Ayo kita lakukan.

Baik.

Buang kamufasenya.

Pakai helm! / Pakai helm!

Ikuti perintahku.

Menatap ke atas. Lambaikan tangan!

Senyum!

Goldfinch 1 lapor.

Ada satuan tentara Korea Selatan yang mundur

jalan menuju Sanso-ri. Mohon siapkan jatah makan untuk mereka.

Sekian.

Disini Markas, Goldfinch 1 dimengerti.

Cepat!

Ayo lari percepat!

Cepat, lari!

Infanteri-9 Amerika mendekati Sanso-ri dengan cepat.

Kavaleri-1 mereka menuju ke utara

dan tak lama lagi akan bergabung dengan mereka,

kecuali divisi-113 sampai sana tepat waktu

untuk mencegahnya.

Divisi-113

masih belum ada komunikasi.

Kita tak bisa menghubungi mereka.

Jika mereka biarkan Infanteri-9 itu lolos

haruskah aku menyerahkan kepalaku sebagai panglima tertinggi?

REBATE SLOT 1,3% TERTINGGI DI INDONESIA & SEMINGGU FULL HADIR AKAN DIBERIKAN RP 75K SECARA CUMA-CUMA Ketik di Google: AYUKBET

Setiap orang mengalami kesulitan besar dalam hidupnya.

Jika kesulitan membuatmu takut, kau panik.

Aku sudah panik di masa lalu.

Ayahku yang memberiku ini sebelum aku ke sini.

Ini milik dia.

Tak heran kau mengerjalan telegrafi.

Namun di hari belakangan ini aku tak masalah sama kesulitan.

Ada orang

yang hanya menginginkan tantangan.

Rekan-rekan! 15 kilometer terakhir!

Cepat!

Berdirilah!

Rekan-rekan, 9 kilometer lagi...

9 kilometer lagi!

Jikapun kita lari sampai mati

setidaknya harus sampai di Sanso-ri!

Percepat lari!

Terus lari!

Zhu Yuehua! / Hadir!

Resimen-338 maju ke sana!

Siap, pak!

PADA PAGI HARI 28 NOVEMBER 1950, RESIMEN-338 DIVISI-113 MEMIMPIN KEDATANGAN DI SANSO-RI

[Bhs Korea] Ada musuh! / Jangan teriak!

Penerjemah! / Hadir!

Kolonel! / Tanya ke mereka apakah pasukan Amerika sudah datang.

[Bhs Korea] Dimana pasukan Amerika?

[Bhs Korea] Belum ke sini.

Dia bilang mereka belum ke sini.

Para prajurit, ikuti aku!

Kita duduki lintasan itu dan hentikan pasukan Amerika!

Siap, pak!

Percepat, sebentar lagi kita akan bergabung Kavaleri-1.

Dimengerti, terus maju.

Ini akan jadi ujian sungguhan. / Tembak!

Penyergapan!

Pasukan-A diserang, kami diserang pasukan Cina!

Bagaimana mereka bisa sampai sana?

Mari kita tunjukkan kemampuan kita!

Pasukan-A! Serangan balik! / Tembak!

Berlindung!

Fokus melumpuhkan tank mereka!

Regu-2! Regu-4! Lempar molotov.

Tembak!

Pasukan-A, bertahan dan desak terus!

Jangan sampai terhenti di pertempuran!

Terobos maju cepat! / Ayo, ayo, jalan cepat!

Serang!

Sialan, tentara Cina dimana-mana melempari bom molotov!

Lapor, Resimen-338 bertempur dengan musuh.

Musuh bagian mana?

Infanteri-9 Amerika!

Kami sampai sana 5 menit sebelum mereka, dan menghentikan mereka.

Beritahu Kolonel Zhu

dia harus menahan mereka. / Siap, pak!

Nyalakan radio, laporkan ke Markas.

Siap, pak!

Terhubung.

Markas Relawan.

Jenderal Peng! / Pak.

Jenderal Peng!

Jenderal Peng!

Jenderal Peng! Mereka menghentikan Amerika.

Mereka merebut Sanso-ri.

Divisi-113 melapor

mereka sampai sana 5 menit sebelum musuh.

Mereka sudah menghadang Amerika.

Mereka sudah menghadang Amerika.

Jangan biarkan satupun tank yang pergi.

Tahan musuh tetap disini.

Pasukan-A meledak, aku terhalang tank mereka yang hancur.

Singkirkan tank yang hancur.

Gunakan apapun untuk menerobos tank itu.

Kavaleri-1 di depan.

Kolonel...

Kolonel...

Kolonel! Berlindung!

Apaan!

Kolonel...

Tank itu...

lolos!

Hadanglah!

Tank musuh mau lolos!

Jenderal Peng...

ini Jiang Chao.

Aku di Sanso-ri. Kami bertempur sengit menghadang Infanteri-9.

Aku bisa dengar ledakannya.

Idenya siapa mematikan radio?

Ideku, aku yang bertanggung jawab penuh.

Hukum aku saja. / Kau bertindak dengan benar.

Yang waktu lalu itu keliru, tapi kali ini tidak.

Aku memujimu.

Ingat, pertahankan Sanso-ri dan Yongwon-ri

mengandalkan divisi-113 saja.

Aku tak ada unit lainnya.

Kami laksanakan misi ini. Tapi Jenderal Peng...

peta kami

tidak menunjukkan Yongcheon-ri.

Yongcheon-ri? / Jenderal Peng...

itu bukan Yongcheon-ri. Tapi Yongwon-ri.

Sebentar.

Dengar, Jiang Chao...

itu bukan Yongcheon-ri.

Tapi Yongwon-ri, utaranya Sanso-ri.

Sudah jelas? / Ya, paham.

PADA 29 NOVEMBER 1950, RESIMEN KE-337 MEREBUT YONGWON-RI

Cepat, lapor ke Markas.

Kita sudah di Yongwon-ri. Bersiaplah serangan balik!

Siap, pak!

Cepat.

Tembak.

Butuh bantuan!

Berondong!

Selamat datang!

Bukankah kau sopir?

Ke belakang.

Pernah dengar Korps Mekanik Anti-Jepang Asia Tenggara?

Senjata ini

[WEN ZHIYIN, Komandan Resimen Ke-37, Divisi 13, Tentara Relawan Ke-38]

membunuh 20 iblis Jepang di Birma.

Lapor,

3 tank Infanteri-9 telah lolos dari Resimen-338

dan masuk desa ini.

Tetap waspada!

Senjata ringan Resimen-338

tak bisa menahan tank musuh. Aku akan ambil bazoka.

Bagus.

Tembak!

Ikut aku...

di sana.

Tetap bersama!

Bazoka menembak serentak!

Bazoka arah jam 12.

Tembak!

Wild-cat tumbang! / Belok kiri, terus maju!

Kepung mereka! / Siap, pak!

Tembak di depan!

Markas, Markas!

Kami butuh dukungan udara.

Lokasi desa Sanso-ri.

Isi meriam!

Komandan, tank musuh mendekati Markas.

Tembak!

Komandan!

Biarkan mereka mendekat!

Mereka di atap!

Cepat, ikuti.

Siapkan granat!

Cepat, ikuti.

Li, serang tank itu!

Berlindung!

Komandan!

Tak ada jalan keluar, pak!

Hancurkan rumah itu! Ayo! Ayo!

Pegangan!

Cepat.

Sisa 1 tank lagi! Serang!

Hancurkan tank terakhir!

Jangan sampai lolos!

Tank-nya menjauh.

Berlindung! Menyebar!

Berlindung!

Sial! Tancap gas! Angkatan Udara sialan itu bisa membunuh kita!

SETENGAH BULAN LALU DI BEIJING

Amerika bersama 16 negara bergabung dalam penyerbuan itu.

Wu XIUQUAN, Perwakilan Khusus Delegasi Cina dengan gelar Duta Besar]

Mereka memanggil Pasukan PBB.

Itu ilegal.

Kita akan ke PBB

untuk dibicarakan dengan logis

dan menuntut Amerika atas kejahatan perang.

Itu sama saja ke pengadilan dan menuntut hakim.

Kau bisa menang?

Tak mungkin.

Lantas kenapa kau masih mencoba?

Karena kita ingin mereka mendengar suara negara Cina.

Ini misi yang sulit.

Mengapa kami mengutusmu?

Karena kau, Wu Xiuquan, adalah seorang militer.

Tubuhmu

masih memperlihatkan bekas-bekas pecahan peluru dari masa Tentara Merah-mu.

Pecahan peluru itu terbuat dari besi.

Itu sulit dan pantang menyerah.

Apa yang akan kau lakukan di New York?

Mengganggu kedamaian para dewa.

Aku memahami misiku.

Aku pasti mengganggu kedamaian para dewa.

Pertempuran pertama Jenderal Peng meraih kemenangan besar.

Ini kabar bagus.

Ini untukmu.

Pembawa berita kemenangan di masa depan.

Pak,

[GONG PUSHENG, Asisten Perwakilan Khusus Delegasi Cina]

Nona Li ini terus menanyaiku

kemana dia akan pergi. Tak ada yang memberitahunya.

[LI XIAO, Anggota delegasi Tiongkok]

Aku Ketua Misi ini.

Ketua Misi.

Kuberitahu sebuah rahasia.

Kita akan ke New York.

Ke PBB. / Aku mau menerjemahkan?

Tidak.

Kita sudah punya penerjemah bersama di sana.

Cina Luar Negeri. Tapi mereka tak sepenuhnya mengerti kita.

Kau akan bantu mereka.

Baik.

Kepala Misi Wu.

DAFTAR BARU LANGSUNG DAPAT BONUS 50%. Dengan DP 25k sampai 100k, BISA KLAIM BONUS HARIAN 40k! Ketik di Google: AYUKBET

Pak, sudah terhubung.

Pak, Divisi-113 bertempur dengan musuh utara dan selatan.

Kami dibawah tekanan besar.

Akan kucari cara lepas dari tekanan.

Tapi kau harus menahan mereka. / Siap, pak!

Musuh ada di depan dan belakang.

Terus awasi mereka. / Ya, pak!

Kita mempertahankan Sanso-ri dan Yongwon-ri.

Tapi pasukan musuh

terus berdatangan dari belakang.

Komandan,

tambahkan lagi aku prajurit

dan mortir.

Akan kubentuk baris pertahanan baru di utara

dan menahan pasukan musuh yang datang.

Bisa mengurangi tekanan terhadapmu.

Kau mau pergi ke mana?

Gauntlet. / Terlalu beresiko buatmu.

Jika tak kuambil resiko ini

serangan musuh selanjutnya bakal membuat kewalahan Divisi-113 dalam sejam.

INFANTERI-9 AS, YANG MUNDUR KE SELATAN, MENGHADAPI HAMBATAN KUAT DARI DIVISI 113 RESIMEN KE-38.

MENCOBA MEMBUKA JALAN MENUJU PUNCAK SONGGU, JIKA TIDAK, INFANTERI-9 AS AKAN MUSNAH TOTAL.

MEREKA BERTEMU DENGAN KOMPI KE-3 RESIMEN 335 DIVISI 112 DI PUNCAK SONGGU....

Rekan-rekan!

Kolonel!

Beban amat berat berada di pundak kita.

Beban amat berat apa?

Aku tadi bicara dengan pimpinan.

[FAN TIANEN, Komandan Resimen-5 Divisi-12 Tentara Relawan ke-38]

Mereka menginginkan kita, Resimen-335, untuk mengamankan Kunu-ri.

dan membantu Divisi-113 menghentikan Infanteri-9 Amerika agar tak kabur ke selatan.

Bagus!

Yang Shaocheng, Dai Ruyi? / Hadir!

Gauntlet, Mata-ikan,

dilaksanakan oleh kompi-3 kalian. / Yay!

Yay!

NEW YORK, AMERIKA SERIKAT

Sebentar.

Rekan-rekan...

keluarlah sebentar. Ada yang ingin kusampaikan.

Aku tahu kalian semua kecapekan.

[TANG SHENG, Penerjemah Bersama PBB]

[QIAO GUANHUA, Penasihat Delegasi Cina]

Tapi kalian harus mengumpulkan energi.

Ini adalah medan tempur baru.

Aku orang militer

dan aku akan di pihak kalian

dalam pertempuran ini.

Bapak Yang Terhormat, namaku Tang Sheng.

Penerjemah Bersama-mu.

Selamat datang di New York.

Terima kasih, Nona Tang. Kami juga senang menyambutmu.

Biar kukenalkan.

Ini anggota tim kita, Qiao Guanhua. / Apa kabar?

Qiao Guanhua.

Mari sini, Nona Li.

Kami minta dia untuk membantumu.

Li Xiao.

Ini Nona Tang Sheng.

Ketua Misi. / Ya sebentar.

Apa kabar?

"How do you do!"

How do you do.

SONGGUFENG

Kompi-3, ikuti aku! Cepat!

Kau unit mana?

Kamu lagi?

Pak!

Kami Kompi-3, Resimen-335 Divisi-112, dibawah perintah merebut Gauntlet.

Ada 2 kompi lagi di belakang kami. Mereka ke sisi lain puncak.

Pak,

jika kau tempatkan mortir di sana

dan melindungi kami dari belakang itu bakalan bagus.

Young Sun, pasti kulakukan.

Tekad berperangmu tinggi.

Cepat, susul!

Pasukan kompi-3, lekas susul!

Rebut Gauntlet!

Tetap waspada.

Tim tetap bersama.

Ke posisi!

Sembunyi!

Semuanya, awasi belakang.

Tembak!

Kami bertemu pasukan Cina di Gauntlet!

Tembak!

Berondong mereka!

Tetap disini dan bertahan.

Aku akan serang balik dengan Pleton-2.

Menumpulkan serangan mereka. / Hati-hati!

Ya pak!

Pleton-2, ikut aku.

Pleton-1 dan 3, tahan posisi.

Lindungi kami dengan granat!

Pleton-2, serang maju!

Lindungi komandan!

Wakil Komandan! Berlindung!

Sial! Musuh di atas lereng!

Tembakan beruntun!

Jenderal, tak mungkin bisa melewati Sanso-ri.

Kami coba menerobos dari Kunu-ri

tapi mereka juga menyergap disini.

Arahkan ke musuh di Gauntlet!

Siap...

tembak!

Bagus sekali, Li!

PADA 28 NOVEMBER 1950, NEGARA KAMI MENGIRIMKAN DELEGASI KHUSUS UNTUK MENGHADIRI SIDANG UMUM PBB KE-5

Nona, Nona sebelah sini!

Nona Tang, kuingin minta bantuan.

Di ruang konferensi

personil PBB

akan memasang kartu identitas negara kita

di depan tempatku.

Mohon periksa baik-baik

kalau tak ada ejaan yang keliru.

Apa karena kartu ini

yang akan dilihat dunia pertama kali?

Nama "Republik Rakyat Cina"

adalah kemunculan pertama kita di dunia.

Selamat datang Republik Rakyat Cina!

Terima kasih.

PEMERINTAH RAKYAT PUSAT REPUBLIK RAKYAT CHINA

Itu perwakilan Amerika, Warren Austin.

[WARREN AUSTIN, Perwakilan AS]

Laurence, ini satu-satunya jalan keluar kita.

[KOMANDAN WALTON WALKER, Infanteri-8 AS]

Kau dikepung oleh pasukan Cina.

Jika kau tak bisa menerobos Gauntlet

kalian semua mati.

Sebagai komandan Divisi-2,

kau tahu yang harus dilakukan.

MILITER AS MELANCARKAN SERANGAN KEDUA DI PUNCAK SONGGU

Serang!

Ini!

Granat!

Hati-hati.

Pergilah!

400 meter depan ke kiri.

Tembakkan semua mortir! Pakai sekring-kontak,

6-tembakan cepat!

Tembak!

Tembak!

Aku tak pernah lihat perlawanan seperti ini. Kami tak bisa maju.

Sekali lagi...

kau tahu yang harus dilakukan.

Amerika akan mengetahui posisi kita.

Jangan sampai mereka menebak pola penembakan kita.

Menyingkir!

Menyingkir!

Bentuk posisi baru.

Fokuskan tembakanmu pada Gauntlet

dan bunuh mereka semua di sana!

Tembak!

Tembak!

Awas serangan!

Awas serangan!

Berlindung, cepat!

Cepat!

Cepat!

Tembak!

Berlindung.

Mundur.

Cepat!

Lewat sini.

MILITER AS MELANCARKAN SERANGAN KETIGA

Percepat! Kita harus ambil alih bukit ini.

Siap, pak!

Kalian maju!

Musuh mendekat!

Bunuh mereka semua! / Siap, pak!

Komandan!

Komunikasi!

Komandan!

Perwira Komunikasi! / Komandan!

Musuh telah menembus bagian lereng.

Aku hadang mereka.

Kau tetap pertahankan posisi ini.

Jangan ditinggal.

Jangan kuatir. Tak akan kami lepas.

Pleton-1, pertahankan kembali bagian lereng!

Komandan sedang mendukung sisi lereng.

Komandan!

Wakil Komandan, berlindung!

Granat!

Bersiap mundur ke posisi utama!

Mundur!

Kita kehabisan peluru!

Musuh berada di posisi kita!

Pegangi erat!

Kita bertemu disini lagi.

Salah satu kita mungkin mati hari ini

atau kita semuanya.

Omong kosong! Ngawur!

Pertempuran macam apa yang belum kita lalui?

Apa kita tak sejauh ini? / Betul.

Hari ini beda.

Aku bisa rasakan.

Jika salah satu kita selamat

dia harus memimpin sisa pasukan kita pulang.

Berjanjilah.

Janji.

Lakukan penembakan putaran kedua, Laurence.

Siap, pak!

Tembak!

Berlindung!

Serangan datang!

Menyebar!

Tembak!

Berlindung! Cepat!

Serangan datang! Berlindung!

Serangan datang!

Berpencar.

Li Xiao, sebentar lagi giliranmu.

Jika ketua misi keluar dari naskah

kau harus catat dengan cermat. / Baik.

Itu kunci rumahku.

Ayahku membawa yang satu lagi.

Dia di Korea.

Sejak Perang Anti-Jepang

aku belum pulang.

Aku ingin punya kunci rumah juga.

Saya mengundang perwakilan selanjutnya untuk bicara.

Hanya di AYUKBET! Menang dapat REBATE SLOT 1,3%, Kalah juga dapat CASHBACK 5% Ketik di Google: AYUKBET

Kompi-3!

Apa ada yang selamat?

Apa ada?

Aku Komandan Kompi Dai Ruyi.

Kompi-3!

Siapapun yang masih bisa bertempur

angkat tanganmu.

Para Perwakilan yang terhormat,

Pada instruksi Pemerintah Rakyat Pusat

Republik Rakyat Cina.

Saya disini,

atas nama 475 juta rakyat Cina

menggugat Pemerintah Amerika Serikat atas agresi bersenjata.

Tn. Austin mengatakan

Amerika Serikat belum melanggar wilayah Cina.

Dimana kemudian Armada Ke-7 Amerika

dan Angkatan Udara Ke-13 perginya?

Mereka di Taiwan. Militer Amerika Serikat

telah melanggar wilayah Cina di Taiwan.

Para Perwakilan yang terhormat,

Korea

sekitar 5000 mil jauhnya dari perbatasan Amerika Serikat.

Tapi hanya ada satu sungai sempit

antara Korea dan Cina.

Agresi bersenjata di Korea,

yang sejak awal sangat mengancam keamanan Cina.

Pesawat militer pasukan agresi Amerika Serikat di Korea

terus menerus melanggar wilayah udara Cina Utara,

melakukan aktifitas pengintaian,

menghujani bom kota dan desa di Cina,

membunuh dan melukai penduduk Cina yang damai.

Kapal laut mereka menembaki dan secara paksa memeriksa pengiriman pedagang Cina

di laut lepas.

...membunuh dan melukai penduduk Cina yang damai.

Kapal laut mereka menembaki dan secara paksa memeriksa pengiriman pedagang Cina

Semua tindakan

oleh pasukan agresi Amerika Serikat di Korea ini

provokasi yang biadab

yang mana rakyat Cina

jelas tak bisa mentolelir.

Rekan-rekan,

Kompi-3 sudah lebih dari 150 prajurit.

Tak banyak yang tersisa.

Kemana mereka perginya?

Mereka gugur.

Tapi apa kita masih Kompi-3?

Ya, kita Kompi-3.

Dan pada waktu dan tempat yang tepat

kita menahan pasukan Amerika.

Selama kita ada disini

mereka tak akan bisa lewat.

Rekan-rekan, percayalah.

Yang dilakukan Kompi-3 di Gauntlet ini

akan dikenang oleh Cina Baru

dan Rakyat Cina!

Rekan-rekan,

ingatlah ini.

Hanya jika kita bertahan saja

kita akan bisa membinasakan musuh

dan mencapai kemenangan!

Mati sebelum mundur!

Mati sebelum mundur!

Invasi militer Amerika ke Korea

adalah masalah serius

sebagai perluasan perang yang berbahaya.

Rakyat Cina tak bisa mengabaikannya.

Yang,

musuh akan menyerang lagi.

Aku akan pimpin beberapa prajurit turun untuk menyebarkan mereka.

Baiklah.

Pergilah kalai begitu.

Hati-hati.

Aku pergi dulu.

Yang,

tetaplah hidup.

Ayo berangkat.

Kalian berdua, berhenti!

Apakah kalian berdua anak yang terluka?

Pergilah.

Ikuti jalan di belakang tanjakan itu. Itu menuju ke belakang.

Ayo pertahankan Kompi-3 tetap hidup. / Komisaris,

siapa yang panggil anak-anak? / Kami prajurit Kompi-3.

Kompi-3 di Gauntlet.

Apa kami juga begitu?

Kalian mendebat komisaris

atau ikut aku?

Komisaris!

Ayo pergi.

Terus berjuang!

Rakyat Cina cinta perdamaian

tapi jika agresor Amerika Serikat

keliru berpikir

bila ini pertanda kelemahan Cina

itu salah besar.

MILITER AS MELANCARKAN SERANGAN KEEMPAT

Yang Chuanyu!

Awas!

Wakil Komandan!

Angkat dia!

Turunkan aku.

Turunkan aku!

Komandan!

Komandan!

Rakyat Cina

tak pernah

dan tak akan pernah

takut perang melawan agresi.

Rakyat Cina

tak pernah

dan tak akan pernah

takut perang melawan agresi.

475 juta rekan senegara kami

sebarkan tekad dan kemauan keras ini.

Para Delegasi yang terhormat, imperialisme Amerika

telah menggantikan imperialisme Jepang.

Namun bagaimanapun,

1950 bukanlah 1895.

Masa telah berubah,

begitupun kondisinya.

Rakyat Cina

telah bangkit.

Masa telah berubah,

begitupun kondisinya.

Rakyat Cina telah bangkit.

Dai!

Bagus kawan.

Kompi-3, semuanya prajurit hebat.

Tuan-tuan.

Serangan Pulang-Demi Natal Jenderal MacArthur di Korea

saat ini mengarah ke Tentara Relawan Cina.

Serangan Pulang-Demi Natal Jenderal MacArthur di Korea

saat ini mengarah ke Tentara Relawan Cina.

Dan perwakilan Cina

hanya tertarik membicarakan sejarah.

Dia tak tertarik

dengan yang terjadi di kehidupan saat ini.

Dengar! Perintahkan Angkatan Udara mengebom Gauntlet menjadi abu!

Diam di tempat! Jangan bergerak!

[HAMA, menteri angkatan darat]

Jenderal, Infanteri-9 sudah dikepung 3 sisi.

Satu-satunya cara menghindari kehancuran total

adalah mundur dari medan tempur di Gauntlet

dan pergi menuju Anju.

Kau serius?

Tak ada pilihan lain.

Infanteri-9 harus menyelamatkan diri.

Rekan-rekan, cepetan!

Waspada pengeboman udara!

Pasukan Infanteri-9,

bala bantuan Cina dalam perjalanan.

Aku perintahkan segera tinggalkan perlengkapan berat

dan mundur ke Anju sebisanya.

Ulangi.

Pasukan Infanteri-9,

bala bantuan Cina dalam perjalanan.

Aku perintahkan segera tinggalkan perlengkapan berat.

[MALIK, Perwakilan Soviet]

Mengenai fokus yang terjadi pada saat ini...

Perwakilan Cina belum membicarakan hal yang baru.

Laporan terbaru adalah

Infanteri-9 Amerika

telah, di bawah serangan menghancurkan oleh Tentara Relawan Cina

meninggalkan perlengkapan berat mereka

dan mundur menuju Anju.

Serangan Pulang-Demi-Natal tinggal sejarah.

Omong kosong!

Sun Xing!

Ada berapapun yang selamat di Kompi-3.

Disini. Disini satu.

Komandan.

Komisaris.

Jika salah satu kita ada yang selamat

dia harus memimpin kompi-3 yang selamat pulang.

Berjanjilah.

Janji.

Nih, rokok.

Hisap rokok terakhir.

PADA 30 NOVEMBER 1950, KOMPI KE-3 BERHASIL MENGHALAU SERANGAN RIBUAN TENTARA AMERIKA DENGAN KEKUATANNYA SENDIRI

DAN MEMBERIKAN KONTRIBUSI YANG BESAR TERHADAP KEMENANGAN PERTEMPURAN KEDUA.

MEREKA TIDAK MELAKUKAN APAPUN YANG MENGEJUTKAN DUNIA DAN MENANGISI HANTU DAN DEWA.

WEI MEMBACA DAN MENULISKANNYA DI DUNIA "SIAPA ORANG YANG PALING LUCU"?

DALAM PERTEMPURAN KEDUA, LEBIH DARI 36.000 MUSUH DIMUSNAHKAN, MENDORONG GARIS DEPAN KE PARALEL KE-38 DAN MEMBALIKKAN KEADAAN PERANG KOREA.

Liang, Liu, ceritakan ke rekan-rekan Resimen-38

operasi militer ini mengatasi keraguan

beberapa rekan selama operasi militer terakhir.

Resimen-38 menunjukkan sendiri

menjadi kekuatan tempur yang luar biasa

30 hari treakhir ini.

Itu kemenangan yang luar biasa.

Kalian semua mendapatkan penghargaan tertinggi.

Dia ingin kalian meneruskan kemenangan.

Komandan Peng mengatakan

Hore untuk Tentara Relawan Cina!

Hore!

Komandan Peng juga mengatakan

Hore

untuk Resimen-38!

Hore untuk Resimen-38!

Hore untuk Resimen-38!

PADA TANGGAL 6 DESEMBER 1950, PYONGYANG DIBEBASKAN.

JANGAN BERANJAK DULU...

broth3rmax, 24 Desember 2024

NO RESYNC/EDIT/RE-UPLOAD broth3rmax, 24 Desember 2024

INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 087814427939 (NEW)

Li Xiao!

Li Xiao!

Apa kau lihat botol minumku?

Bang!

Kau mau pergi?

[LI XIANG, Instruktur Batalyon Divisi 188 Angkatan Darat ke-63]

Tangkap!

Bang!

Li Xiao!

MARI SUPPORT TERUS DI trakteer.id/broth3rmaxSUB

REBATE SLOT 1,3% TERTINGGI DI INDONESIA & SEMINGGU FULL HADIR AKAN DIBERIKAN RP 75K SECARA CUMA-CUMA

Hanya di AYUKBET! Menang dapat REBATE SLOT 1,3%, Kalah juga dapat CASHBACK 5% Ketik di Google: AYUKBET

Ada juga Bonus MALMING 50k! ketik di GOOGLE: AYUKBET

DAFTAR BARU LANGSUNG DAPAT BONUS 50%. Dengan DP 25k sampai 100k, BISA KLAIM BONUS HARIAN 40k! Ketik di Google: AYUKBET

BERSAMBUNG KE THE VOLUNTEERS: The Battle Of Life And Death

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.