All language subtitles for No_Pain_No_Gain_Episode_25

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

=Ada Usaha Ada Hasil=

(Diadaptasi dari karya penulis Qidian Reading, Qingshan Quzui)

("Menjadi Miliarder dari Kerugian lewat Gim")

=Episode 25= (Drama ini hanya fiksi belaka)

Kau yang membuatnya?

Benar, aku yang membuatnya.

Apakah kalian dibayar untuk makan gaji buta?

Apakah kalian tahu betapa beratnya bebanku?

Apakah kalian tidak bisa berinisiatif dan berguna sedikit saja?

Aku akan berusaha.

Biar kurevisi. Aku akan merevisinya sekarang.

Kukira bekas karyawan Tengda akan sehebat apa.

Ternyata hanya sebatas ini saja.

Pantas saja Tengda hampir pailit.

Apa-apaan?

Seharusnya tidak perlu berbicara sekasar itu, 'kan?

Agar kalian memiliki tubuh yang bugar,

hari ini kita akan tetap melakukan senam.

Meskipun hanya menjual buah,

kita tetap harus menjaga semangat Tengda.

Menjaga semangat yang sudah kita miliki.

Kesehatan karyawan adalah yang utama, target pekerjaan yang terakhir!

Pak Ma!

Ayo, kita mulai.

Turunkan barang!

- Pak Ma! - Pak Ma!

Kita turunkan barangnya dulu.

(Ceri; Semangka; Buah)

Yintang?

Kak, yang manakah apel merah?

Yang ini.

Aku sudah bilang berkali-kali,

jika tidak bisa membedakan merah dan hijau, tanyalah kepadaku.

Namun, aku juga tidak bisa membedakan kalian.

Pak Ma, aku ingin meminta izin untuk pulang lebih awal hari ini.

Ada apa?

Aku harus menjemput anakku di sekolah.

Anakmu sudah sebesar itu, tapi masih harus dijemput ibunya?

Memangnya kau tidak lelah bekerja?

Sama sekali tidak lelah.

Bekerja di tempat Pak Ma sama sekali tidak melelahkan.

Pergilah, Kak.

Hao Qiong, bagaimana?

Pak Ma,

(Toko Buah Ma Wei) aku sedang merekap pembukuan bulan lalu.

Lihatlah,

saat kita di Tengda, aku merasa merekap pembukuan sangat mudah.

Kita hanya perlu membayar.

Setelah membuka beberapa toko,

kenapa aku malah merasa bingung dalam merekap pembukuan?

Tidak masalah. Jika jelas, hitunglah. Jika membingungkan, tidak usah.

Kita juga cukup mampu.

Tidak kekurangan sedikit uang itu. Yang penting harus gembira.

(Peladen sedang mengalami gangguan. Silakan coba lagi nanti)

(Gim Tengda)

♪Hujan berhenti, akhirnya langit cerah♪

♪Namun, air di bawah atap masih menetes♪

♪Matahari terbit, awan gelap pun sirna♪ Aku traktir kalian semua makan es krim!

♪Matahari terbit, awan gelap pun sirna♪ Terima kasih, Pak Pei!

♪Matahari terbit, awan gelap pun sirna♪

♪Namun, mengapa hatiku♪

♪tidak kunjung kering♪ Untuk hidup yang lebih manis!

(Entah)

(bagaimana kehidupan mereka sekarang.)

♪Senja menyapu monolog yang tidak terucap♪

(Moments Lv Mingliang: Pegunungan tinggi dan liar)

(Mendaki atau menguji nyawa. Adakah yang naik?)

(Huang Sibo: Perusahaan yang sungguh tidak menghormati karyawan)

(Apakah aku perlu memberi tahu bosku bahwa aku mampu membeli perusahaannya?)

(Bao Xu: B517, aku kembali lagi! Siap membantumu naik peringkat selama 24 jam)

(Li Shi: Para sesepuh,)

(siapa pun yang bisa menemukan Pei Qian, tolong suruh dia angkat telepon!)

(Ma Yang: Toko Buah Ma Wei tidak berdagang. Yang penting gembira)

(Lin Wan; Mengirim Pesan)

(Moments)

(Moments satu bulan terakhir teman sudah berakhir)

♪Seperti lumut-lumut basah♪

♪Tidak sanggup menyalakan setitik hangat♪

♪Waktu ini terus-menerus berputar♪

♪Tidak dapat kembali ke hangat yang dulu♪

♪Kenangan adalah cahaya yang belum padam♪

♪Benar dan salah larut bersama angin senja♪

♪Ingin bertanya, namun semua♪

♪Sudah buyar♪

(Literatur Daring Zhongdian)

(Gim Tengda)

(Peringkat Empat Besar Karyawan Terbaik Tahunan)

Apa pun yang kami lakukan, tidak perlu berpikir terlalu panjang.

Sebab, ada Bapak.

Terima kasih.

Pak Pei, Wan, ayo, kalian foto bersama.

("Gunung dan Laut para Dewa")

Masuk satu kali lagi.

Hanya satu kali.

(Versi Beta Internal "Gunung dan Laut para Dewa")

Yintang.

(Kastel Tengda, Tepi yang Hilang dari Rumah Masa Depan)

("Jalan Raya Sepi")

("Jalan Raya Sepi")

("Jalan Raya Sepi")

("Jalan Raya Sepi")

(Kafe Internet Moyu)

(Pusat Kebugaran Kungkang)

(Pusat Kebugaran Kungkang)

(Dapur Pribadi Tanpa Nama)

(Literatur Daring Zhongdian)

(Perusahaan Modal Ventura Mimpi Nyata)

(Perusahaan Modal Ventura Mimpi Nyata)

Sudah.

Ayo, sini! Cepat kemari!

Pak Pei, tayangan yang Bapak lihat saat ini

dibuat ketika Sima bersaudara sedang menyiksa kami

dengan cara rotasi kerja lintas divisi.

Itu sebabnya, kami diam-diam naik ke atap gedung

dan merekam video ini untukmu.

Mengharukan, 'kan?

Namun, kami tahu bahwa kau pasti juga diam-diam

memikirkan bagaimana caranya mempertahankan Tengda.

Semangat!

Semangat!

Kami sudah putuskan,

tidak peduli bagaimana Sima bersaudara itu menekan kami,

kami tetap akan menjaga Tengda.

Pak Pei, jangan khawatir. Kami bersamamu.

Kami tidak akan mengecewakanmu!

Benar!

Bagaimanapun, Tengda adalah perusahaan terbaik di dunia.

Bapak adalah bos terbaik di dunia.

Tanpa Tengda, mana mungkin aku bisa merasa bahagia?

Apa ini?

Aku mencintaimu!

Kenapa kau begitu norak?

Yang benar saja.

Pak Pei, Bapak tahu bahwa Bapak yang terbaik, 'kan?

Cium jauh!

Dia pasti tahu.

Ada satu hal lagi.

Kemari!

Pak Pei, sebenarnya, dokumen sangat rahasia yang Bapak berikan itu,

"Rencana Peserta Pelatihan Manajemen"...

- Kami sudah tahu dari awal! - Kami sudah tahu dari awal!

Hanya berpura-pura saja!

Namun, terima kasih, Pak Pei. Aku sudah berteman baik dengan semuanya.

Pak Pei, aku ingin berterima kasih kepada Bapak.

Aku merasa bangga dengan namaku!

Pak Pei, aku juga mau berterima kasih

karena Bapak sudah menyelamatkanku dari Tianhuo.

Aku terlahir kembali! Aku merasa menjadi muda kembali!

Pak Pei, Yintang memintaku memberitahumu bahwa ia merindukanmu.

Kau mengerti bahasa kucing, ya?

Iya.

Masih ada satu orang lagi.

Dia tidak berbicara apa-apa. Apa yang dia katakan, ya?

Dia bilang kami terlalu sentimental

dan mengaku bahwa dirinya agak fobia keramaian.

Siapa, ya? Lin Wan atau bukan, ya?

- Mana orangnya? - Kemari!

Pemeran utama wanita sudah datang!

Ayo, bicara!

Bicara saja!

Pak Pei, terima kasih karena selalu diam-diam melindungi kami.

Namun, kami juga tahu,

Bapak juga memiliki banyak kesulitan yang tidak kami ketahui.

Aku pernah memberitahumu bahwa gim bisa membuat banyak orang

melupakan kehidupan nyata yang berat untuk sesaat

dan menjadi tempat berlindung,

sebuah utopia.

Hanya saja, setelah berlalu begitu lama, kami baru mengerti,

ternyata kaulah tempat berlindung itu. Kaulah utopia itu.

Aku sampai agak terharu!

Ayo, kita berfoto.

Ayo.

Ayo.

Maju ke sini. Sudah berkumpul semua?

Ayo. Tiga, dua, satu.

Sumpah mati melindungi Tengda!

Ayo, kita kembali!

Selamat datang kembali, Pengembara yang tercinta.

Dalam perjalanan sebelumnya,

kau mungkin saja kehilangan arah dan sudah ingin menyerah.

Namun, kau pasti memperoleh juga pemandangan yang selalu menjadi milikmu.

Di perjalanan berikutnya,

"Gunung dan Laut para Dewa" akan menghadirkan

versi terbaru yang telah ditingkatkan dari Penjaga Keadilan.

Di manakah versi terbaru yang ditingkatkan ini?

Sekarang mengaktifkan "Gunung and Laut para Dewa" versi 2.0

dengan karakter yang telah ditingkatkan,

"Penjaga Cahaya".

Atribut berupa menyembuhkan jiwa yang frustrasi,

mengobati luka teman satu tim,

dan menunjukkan arah bagi sesama rekan seperjuangan.

Di mana pun "Penjaga Cahaya" berada,

dunia yang gelap akan memperoleh harapannya kembali.

Dia adalah mercusuar "Gunung dan Laut para Dewa"

yang menerangi semua pengembara yang kehilangan arah.

(Babak Baru, Perjalanan Mengejar Cahaya; Penjaga Cahaya)

Pak Pei tidak sabar sekali sampai-sampai khusus datang menemuiku.

Tampaknya, kerja sama kita akan segera rampung.

Selamat, Pak Pei.

Apa maksudnya?

Pembayaran terakhir akan kutransfer. Kau tidak perlu datang sendiri.

Maaf.

Aku mungkin harus membatalkan sepihak perjanjian kita.

Hatimu melunak?

Aku tahu bahwa hubunganmu dengan orang-orang Tengda itu

lumayan dekat.

Namun, aku tidak menyangka

bahwa perasaanmu terhadap Tengda ternyata sedalam ini.

Sebab, aku dan kau,

serta orang-orang kelompokmu itu,

sejak awal dan selamanya,

bukanlah orang dari latar belakang yang sama.

(Laba: Dapur Pribadi, Pusat Kebugaran Kungkang, Bilik Telepon)

("Belum Terlambat untuk Berbalik", Apartemen Empat Dinding,)

(Literasi Digital Zhongdian, "Gunung dan Laut para Dewa",)

(Siaran Langsung Ma Wei. Rugi: Studio Feihuang)

(Total Aset)

Cantik, butuh sopir pengganti?

- Apa kau membutuhkan sopir pengganti? - Tidak.

Cantik, apa kau membutuhkan sopir pengganti?

Perlu sopir pengganti, tidak?

Sudah kukatakan tidak perlu!

Pak Pei?

Maaf, Bu Xin.

Aku membutuhkan kau untuk kembali bekerja di Tengda.

Apa kau sudah gila?

Pertama-tama, aku tidak perlu menurut kepadamu.

Apalagi, sekarang Tengda sudah kau buat rugi di semua lini

hingga tidak punya uang di rekening. Mau kerja apa?

Aku punya cara.

Kau sudah yakin ingin menjual rumah ini, 'kan?

Asal tahu saja, penyewa ini sangat puas dengan rumahmu.

Saat mendengar kau ingin menjualnya, dia langsung ingin membelinya.

Bahkan, dia bersedia membayar lebih tinggi daripada harga pasar.

Kalau begitu, jual ke dia saja.

Biar kuberi tahu, sekarang dia berada di rumah.

Nanti, saat kalian bertemu, silakan mengobrol baik-baik.

Setelah itu, dia akan segera menandatangani kontrak.

Li Shi?

Pak Pei.

Akhirnya aku bisa bertemu denganmu. Mari, silakan masuk dan melihat-lihat.

Pak Pei, aku mendengar dari agen bahwa kau ingin menjual rumah.

Jadi, aku menebak bahwa Tengda mengalami kesulitan.

Benar, 'kan?

Namun, kau tenang saja, ada aku di sini. Aku ingin membeli rumahmu ini.

Akan tetapi, hanya sementara, ya.

Nantinya, jika keadaanmu sudah membaik,

aku akan mengembalikannya seperti semula.

Saat itu, tidak akan ada satu pun barang-barang kantor yang hilang.

Tidak perlu seperti itu. Hias saja sesukamu.

Tidak.

Sebenarnya, saat pertama kali menyewa tempat ini,

aku tidak memindahkan barang apa pun.

Di tempat ini, aku hanya ingin merasakan baik-baik semangat Pak Pei.

Oh, ya.

Kecuali, ada tambahan tulisan ini.

(Tempat ini memang sederhana, kebajikan yang memberinya nilai)

Ini juga untuk terus mengingatkanku bahwa aku harus belajar dari Pak Pei.

Aku memang menyukai rumah ini. Ia bisa mengumpulkan energi.

Energi Pak Pei. Ini adalah yang terbaik yang pernah kulihat.

Baik.

Apa itu "tempat sederhana"?

Yang membuatnya bernilai adalah kebajikannya.

Bukan kebajikanku, tapi kebajikannya.

Ayah, Ibu, bagaimana rasanya tinggal di sini?

Sangat nyaman.

Biar Ayah beri tahu, rumah ini bagus sekali.

Nak, sini. Duduk di sini.

Temani Ibu menonton TV.

Anak kita sudah besar, punya ruang pribadinya sendiri.

Jangan apa-apa selalu menyuruhnya menemanimu.

Jika kau tidak mau menonton, minum saja tehmu.

Pak Pei,

kontrak pembelian rumah ini sudah siap.

Bapak bisa tanda tangan di sebelah sini.

(Pihak Penjual; Pihak Pertama: Pei Qian)

(Shenhua Internasional)

(Gim Tengda)

Tolong carikan aku tenaga alih daya yang benar-benar bisa bekerja.

Tidak perlu serumit itu.

Sebenarnya sangat sederhana,

hanya membantuku membuka ulang peladen "Gunung dan Laut para Dewa".

Benar. Sekaligus memperbarui konten dari versi 2.0.

Bukan. Sebenarnya, konten baru ini sudah selesai semua.

Hanya perlu bertanggung jawab atas fitur peluncurannya saja.

Masalah uang bisa dibicarakan.

Halo, Guangjian. Ini aku. Aku...

Halo?

Guangjian, ini aku. Aku...

Halo?

Halo?

Guangjian, aku Pei Qian.

- Aku... - Aku tidak butuh asuransi.

Ruan Guangjian, ini aku, Pei Qian. Aku bukan penjual asuransi. Aku...

Aku memang tidak ingin menerima teleponmu.

Halo.

Ruan Guangjian, apakah kau masih ingat

saat aku memintamu meloloskan draf dalam satu kali revisi?

Maaf, ya.

A... aku berbicara terlalu keras kepadamu.

Guangjian, aku juga tidak bermaksud menjadikan hal itu sebagai tekanan

agar kau membalas budi.

Untuk apa kau mencariku?

Aku benar-benar sedang menghadapi kesulitan.

Kalau begitu, katakan saja.

Begini.

Aku ingin menghidupkan kembali "Gunung dan Laut para Dewa".

Aku perlu membuat ulang beberapa poster promosi.

Hanya kau yang hasil gambarnya paling baik.

Makanya, aku mencarimu.

Aku...

A... aku tahu bahwa aku telah berbuat salah sebelumnya.

Maksudku, hidup ini tidak mungkin semuanya selesai dalam satu kali jadi.

Guangjian,

bisakah kau memberiku kesempatan untuk mengulang satu draf?

Kalau begitu, aku akan memberimu kesempatan terakhir.

Terima kasih.

("Gunung dan Laut para Dewa 2.0")

(Pemain yang terhormat, klik dua kali tombol konfirmasi)

(untuk memulai pembaruan "Gunung dan Laut para Dewa 2.0")

(Pemain yang terhormat, pembaruan dan peningkatan peladen gim selesai)

(Silakan klik tombol konfirmasi, lalu masuk kembali. Selamat bermain)

(Shenhua Internasional)

Hati-hati, jangan muncul terlalu depan, mudah terkena jebakan.

Benar.

Gim ini sudah lama dirilis, tapi kau masih memainkannya.

Ini namanya nostalgia.

Benar.

Gim lama barulah mempunyai jiwa.

Siapa itu?

Siapa itu?

Jangan mendekat. Siapa kau? Apa yang kau lakukan?

Jika kau mendekat, aku akan menyirammu dengan air mendidih.

Aku...

Pak Pei?

Lv,

jalur trekingmu ini susah sekali dilacak.

Aku harus bersusah payah untuk menemukanmu.

Untuk apa Bapak ke sini?

Lv,

aku sebenarnya datang untuk meminta maaf kepadamu.

Maaf. Bisakah kau memaafkanku?

Minumlah sedikit air panas.

Terima kasih.

Lihatlah, Bapak kedinginan begitu. Tubuh Bapak terlalu lemah.

(Panggilan Tidak Dikenal)

Halo?

Halo, Pak Huang Sibo.

Ini aku.

Kami dari perusahaan perekrut spesialis.

Kami mempunyai satu tawaran kerja sangat bagus

yang ingin kami berikan kepada Anda.

Tawaran kerja?

Halo. Aku Huang Sibo, lulusan Universitas Wanli.

Aku pernah bekerja bertahun-tahun di perusahaan gim Fuhui,

juga pernah bekerja di Gim Tengda dan Literatur Daring Zhongdian.

Aku memiliki pengalaman bertahun-tahun sebagai manajer produk gim.

Dalam hal gaji dan kompensasi, aku tidak memiliki tuntutan apa pun.

Jika perusahaan sedang mengalami kesulitan,

aku sebenarnya juga bisa membantu sebisa mungkin.

Intinya, aku hanya ingin

bekerja di sebuah perusahaan yang menghargai karyawannya.

Mohon bantuannya untuk mencarikan perusahaan seperti itu.

Terima kasih.

Halo.

Pak Pei?

Sibo, aku ada tawaran kerja untukmu.

Aku tidak tahu apakah kau bersedia melakukannya atau tidak.

Apakah Pak Pei ingin menyuruhku kembali bekerja di Tengda?

Apakah kembali bekerja di Tengda?

Pak Pei, aku...

Setelah meninggalkan Tengda,

aku tidak pernah benar-benar

bisa bertahan lama di satu perusahaan pun.

Aku hanya ingin bekerja dengan Bapak.

Sibo, tenanglah.

Kali ini, aku tidak akan mengecewakanmu.

Bapak jangan membohongiku, ya.

Kak,

di antara dua ini, mana yang buah ceri?

Bukankah ini yang buah ceri?

Semua harganya sama, tidak perlu dibedakan.

Pindahkan perlahan-lahan.

- Baik. - Jangan terburu-buru.

(Toko Buah Ma Wei)

Bos, berapa harga buah-buah ini?

Silakan melihat-lihat. Ambil saja yang kau suka.

Tidak dijual kepadamu. Pergilah.

Ma Yang.

Sebenarnya, aku kali ini datang untuk...

Sebenarnya, aku kali ini datang

untuk meminta maaf kepada kalian.

Sialan.

Kau pikir permintaan maaf itu ada gunanya?

Kau tahu seberapa dalam kau telah melukai kami?

Kau tidak tahu bahwa buku mitologi Yunani Kuno itu adalah bajakan?

Itu namanya Apollo, bukan Ah Fengli.

Kotak itu adalah milik Pandora, bukan milik Achilles.

Aku menceritakannya kepada keponakanku, lalu dia mengataiku tidak berpendidikan.

Dia bilang aku buta huruf.

Setiap kali mengungkitnya, aku benar-benar ingin memukul...

Maaf, ya.

Kenapa kau baru kembali sekarang? Aku menunggumu lama sekali.

Tunggu.

Ketuk pintu.

Wan.

Wan.

Ayah, Ibu, kalian makan dulu saja.

Nanti, aku akan menyiapkan sesuatu untuk dimakan sendiri.

Tidak perlu memikirkanku.

Bukan begitu.

Wan, coba lihat komputermu. Gim yang kau buat itu sudah diperbarui.

Aku sudah lama tidak memainkan gim itu.

Sudah diperbarui atau tidak, itu tidak ada hubungannya denganku.

Kalau begitu, Ayah dan Ibu pergi makan dulu ke luar.

Kau jangan sampai kelaparan, ya.

Baik, aku mengerti.

Sudah, jangan dibahas.

("Gunung dan Laut para Dewa"; Sedang diperbarui versi 2.0)

(Pei Qian: Lin Wan, lama tidak bertemu. Bolehkah aku bicara denganmu?)

Lin Wan,

beri aku satu kesempatan lagi untuk menjelaskan.

Aku ada di depan rumahmu. Turunlah sebentar.

Dengarkan penjelasanku.

(Ditambahkan ke daftar hitam)

(Pesan sudah terkirim, tapi tidak diterima)

(Lin Wan)

(Pak Pei)

(Ketuk untuk matikan ponsel)

Nomor yang Anda hubungi sedang tidak aktif.

Lin Wan.

Lin Wan.

Lin Wan!

Lin Wan!

Apa yang kau lakukan?

A... aku adalah sopir pengganti.

Kalau begitu, hubungi pelangganmu lewat ponsel.

Jangan berisik, ya.

Lin Wan, ka... kau akhirnya bersedia turun untuk menemuiku.

Aku mau pergi lari.

Tunggu. Kenapa kau berlari tengah hari begini?

Lin Wan.

Apakah kau sudah melihat

"Gunung dan Laut para Dewa" yang diperbarui?

Versi baru yang kalian buat memang sangat bagus.

Aku sudah meluncurkannya secara daring lagi.

Benarkah? Kalau begitu, selamat. Aku sudah tidak bermain gim lagi.

Yang benar saja. Listriknya sudah habis lagi.

Lin Wan, tunggu aku!

Lin Wan, kau masih ingin berlari berapa lama?

Ce... cepat sekali kau larinya.

Lin Wan.

Lin Wan, berhentilah berlari.

Lin Wan, aku sudah tidak kuat berlari lagi.

Aku lelah sekali.

Akhirnya kau berhenti mengejarku. Aku sudah tidak kuat berlari sejak tadi.

Kau sudah tidak kuat berlari sejak tadi, kenapa tidak segera berhenti?

Kau juga sudah tidak kuat berlari. Kenapa tidak langsung bilang?

Aku sudah tidak kuat mengejarmu sejak tadi.

Aku kira kau sudah tahu.

Bagaimana aku bisa tahu jika kau tidak bilang?

Aku ingin bilang, tapi tidak ada kesempatan.

Kenapa tidak ada kesempatan?

Jika mengatakannya sekarang, seharusnya masih sempat.

Jika mengatakannya sekarang, seharusnya masih sempat, ya?

Lin Wan,

maaf.

Aku bersalah.

Sejak aku mendirikan Tengda,

dari awal sampai akhir, tujuanku bukan demi suatu karier.

Aku selalu menganggapnya sebagai sebuah permainan

dan aku juga tidak pernah mencurahkan seluruh hatiku ke dalamnya.

Namun, setelah melihatmu, barulah aku mengerti.

Meskipun Tengda hanyalah sebuah permainan,

kita tetap harus menjalankannya dengan sungguh-sungguh

dan menyelesaikannya bersama hingga melihat akhir dari permainan itu.

Aku sangat lelah.

Kenapa kau diam saja? Bawa mobilku kemari.

Aku sungguh sudah tidak bisa berlari lagi.

Bukankah itu mudah?

Sopir pengganti, Pei, kembali bertugas. Siap melayani Anda.

♪Hujan berhenti, akhirnya langit cerah♪

♪Namun, air di bawah atap masih menetes♪

♪Matahari terbit, awan gelap pun sirna♪

♪Namun, mengapa hatiku tidak kunjung kering♪

♪Senja menyapu monolog yang tidak terucap♪

♪Foto lama tertutup selapis pucat♪

♪Masa depan yang pernah dijanjikan♪

♪Akhirnya tidak pernah sempat dibuka♪

♪Angin ini berembus, berembus♪

♪Tidak mampu mengusir kabut di dada♪

♪Rindu adalah kayu yang terendam hujan♪

♪Seperti lumut-lumut basah♪

♪Tidak sanggup menyalakan setitik hangat♪

♪Waktu ini terus-menerus berputar♪

♪Tidak dapat kembali ke hangat yang dulu♪

♪Kenangan adalah cahaya yang belum padam♪

♪Benar dan salah larut bersama angin senja♪

♪Ingin bertanya, namun semua♪

♪Angin ini berembus, berembus♪

♪Tidak mampu mengusir kabut di dada♪

♪Rindu adalah kayu yang terendam hujan♪

♪Seperti lumut-lumut basah♪

♪Tidak sanggup menyalakan setitik hangat♪

♪Hujan deras terus-menerus♪

♪Tidak mampu menghapus sesal yang tertinggal♪

♪Kita hanyalah adegan yang telah ditetapkan♪

♪Maju mundur sama-sama terempas♪

♪Tenggelam di lautan manusia tanpa tepi♪

♪Tidak lagi saling terkait♪

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.