All language subtitles for PARASITE.2019.ALL.WEB-DL.WEB-Rip.HD-Rip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

PARASITE Diterjemahkan oleh : Jackandthewilee

Follow my letterboxd account : @ajyunk

Habis sudah.

Tidak ada lagi wifi gratis.

Ki-jung.

Ya?

Apa password wifi Bibi di atas?

Password?

Sudah coba 123456789?

Bukan.

Coba dibalik.

Sudah kucoba.

Kalau begitu tidak bisa chatting?

Tidak.

Hei, Kim Ki-taek.

Jangan pura-pura tidur. Ikut berpikir.

Telepon mati dan wifi pun hilang.

Apa rencanamu?

JUARA LEMPAR CAKRAM WANITA

- Ki-woo. - Ya, Ayah.

Cari terus wifinya. Angkat tanganmu.

Cari perlahan di setiap sudut ruangan.

Kecoa ini lagi.

Berhasil! Ketemu!

Sungguh ada sinyal?

Ya, lihat sini.

Coffee Kingdom 2G.

Kedai kopi baru di dekat sini 'kan?

Kok aku tidak bisa?

Naik sini.

Anak-anak...

- Bisa? - Bisa.

Cek ada pesan masuk tidak.

Pizza Places, mereka bilang mau menghubungiku.

Sebentar..

Oh, benar. Dari Pizza Places.

Coba lihat ini.

Dia sangat cepat. Kita bisa menyelesaikannya dalam sehari.

- Kita bisa dapat uangnya hari ini. - Bahkan sambil berdiri. Dia sangat profesional.

Astaga.

- Ada apa? - Fogging nyamuk.

- Mau disemprot sekarang? - Sepertinya.

- Tutup jendelanya. - Biarkan. Gratis kok.

Lumayan bisa membersihkan serangga.

Benar. Belakangan banyak serangga.

Ya ampun baunya!

Bukankah kubilang tutup jendelanya!

Mau ditutup sekarang?

Pekat sekali.

Apa masalahnya?

Ini sampelnya, kau bisa lihat.

Ikuti garis lipatannya.

Mengapa di sini ada lipatan?

Mengapa ini lepas?

Sama saja tidak terlipat.

1 dari 4 kotak seperti ini.

1 dari 4 kotak.

Jadi kau potong upahnya 10%?

Bila dilihat dari kualitas pekerjaanmu, bukankah potongannya terlalu sedikit?

Upahnya sudah sedikit, jangan dipotong lagi!

Ku beritahu...

Ini tidak sesederhana yang kau kira.

Bila kotak pizzanya berantakan, brandnya pun akan rusak. Paham tidak?

- Lipatan kotak pizza merusak brand? - Apa katamu?!

Bos..

- Apa ini ada hubungannya dengan orang itu? - Siapa?

Orang yang harusnya mengerjakan ini menghilang 'kan?

Tepat sebelum pesanan besar.

Kau tahu dari mana?

Kau dengar di mana?

Orang itu teman adikku.

Dia memang agak aneh, reputasinya tidak bagus.

Jadi, bos...

Potong 10% tak masalah.

Ditambah...

Ditambah?

Kau juga dapat pegawai baru 'kan?

Kak, kita perlu orang.

Pekerjakan mahasiswa sebagai hukumannya.

Aku bisa interview besok. Mau jam berapa?

Tunggu dulu.

Biar kupikirkan dulu.

Bayar dulu upah kotak pizzanya.

Nikmatnya duduk bersama seperti ini.

Teleponpun sudah tersambung.

Mari kita rayakan bangkitnya wifi.

Pria itu lagi. Langit belum juga gelap.

Mengapa tidak pasang tulisan "Dilarang Kencing". Sudah kubilang.

Tak ada gunanya. Orang mabuk tak bisa baca dan akan tetap kencing.

Setidaknya usirlah dia.

Jangan kencing.

Jangan kencing!

Bukankah itu Min Hyuk?

Paman, itu bukan toilet.

Benar Min.

Anak ingusan.

Kau yang salah tapi berani menantangku?

Sini kau, anak ingusan.

Sadarlah!

Temanmu hebat.

Mahasiswa asli memang beda.

Beda sekali dengan kakakku.

Dia tahu kita di rumah?

- Dia tahu kita menganggur? - Tidak.

Halo semuanya.

Oh, kau rupanya Min Hyuk.

- Kok bisa sampai sini? - Hai, Paman.

Halo.

Aku kirim chat, kau tidak baca?

Maaf mengganggu kalian makan.

Kami tidak sedang makan kok.

- Apa kabar, Ki-jung? - Baik, Kak.

Ada perlu apa datang ke rumah?

Karena ini. Mau kutunjukkan padamu. Agak berat.

Taruh di sini.

Apa itu?

Saat kubilang mau ke rumah Ki-woo..,

..Kakek menitipkan ini untuk kalian.

Apa ini dasaran bonsai?

Bisa juga batu abstrak.

Sebenarnya...

Saat jadi wamil, ayahku suka mengumpulkan batu-batu aneh.

Ditaruh di ruang tamu, ruang belajar..

Dimana-mana ada batu.

Batu ini bisa membawa rejeki dan keberuntungan.

Min Hyuk...

Ini sangat simbolis.

Benar, seperti saat ini.

Benar.

Sampaikan terima kasih kami kepada Kakekmu.

Padahal dia tidak bawa makanan.

Apa namanya. Dasaran Bonsai?

Kau juga mengumpulkan batu seperti itu?

Berkat batu ini aku bisa mengunjungi orang tuamu. Mereka tampak sangat sehat.

Sangat sehat. Tapi tidak punya pekerjaan.

Ki-jung tidak lanjut kuliah?

Tidak. Tak ada uang.

Manis 'kan?

Dia teman kuliahmu?

Park Da-hye, masih SMA.

Kau gantikan aku jadi guru Bahasa Inggrisnya.

Kenapa begitu?

Mengajar anak orang kaya. Upahnya bagus.

Dia juga sangat pencemburu.

Itu jadi masalah saat aku ke luar negeri untuk pertukaran pelajar.

Bukankah teman kuliahmu banyak?

Mengapa kau malah memintaku.

Memangnya kenapa?

Membayangkannya saja aku sudah takut.

Da-hye dikelilingi cowok-cowok mesum itu.

Menjijikkan.

Kau menyukainya?

Ya, aku serius.

Jika ia kuliah nanti, aku ingin pacaran dengannya.

Sebelum itu, kau jagalah dia.

Jika kau orangnya, aku tenang.

Terima kasih sudah mempercayaiku.

Tapi aku harus pura-pura jadi mahasiswa?

Ki-woo. Pikirkan baik-baik.

Pertama 2 tentara, kemudian datang 2 tentara.

Total kau punya 4 tentara 'kan?

Grammar, kata, susunan, percakapan.

Kau mengajar bahasa Inggiris...

..10 kali lebih baik daripada mahasiswa yang hanya mabuk seharian.

- Itu benar. - Ya.

Tapi apa mereka bisa terima? Aku bukan mahasiswa.

Berpura-pura saja tidak cukup.

Tak masalah. Aku akan menyebutkanmu, dan...

Ibunya.. Apa ya..

Sangat sederhana.

Muda dan sederhana.

Sederhana?

Apa maksudmu?

Sulit dijelaskan.

Pokoknya aku suka.

- Janji? - Baiklah.

Oh ya..

Kudengar adikmu punya bakat seni.

Dia sangat mahir Photoshop?

SURAT KETERANGAN STUDI

Kau jago teknologi, tidak mau masuk jurusan seni?

Mau cari mati?

- Nona, di sini dilarang merokok. - Baik, berikan itu padaku.

Oh, stempel merah. Beres.

Sangat disayangkan tak ada jurusan pemalsuan dokumen di Seoul National University.

Ki-jung pasti jadi siswa terbaik.

Benar 'kan? Dia sangat hebat.

Anak kita mau interview. Berilah nasihat baik.

Nak..

Ayah bangga padamu.

Ayah..

Ini bukan cuma surat palsu biasa.

Tahun depan aku akan benar-benar mendapatkannya di kampus bergengsi.

Kau sudah merencanakannya.

Aku hanya mendapat surat belajar ini lebih dulu.

Siapa?

Anda Ibunya Da-hye? Salam kenal.

Saya direkomendasikan Min Hyuk...

Ya, silakan masuk.

Baik.

Halo.

Halo, Nyonya.

Aku pembantu di sini. Silakan masuk.

- Halamannya indah. - Di dalam juga sangat indah.

Kau tahu arsitek Namgoong?

Dia sangat terkenal.

Dulu ini rumahnya.

Semua dirancang dan disupervisi olehnya.

Namun sekarang seperti kau lihat..

Seperti taman bermain anak.

Silakan lewat sini.

- Tunggu sebentar, akan kupanggilkan Nyonya. - Baik.

NATHAN PARK MENGGUNCANG CENTRAL PARK

PENGHARGAAN INOVASI 2017

Nyonya?

Nyonya?

Nyonya?

Orang yang mau mengajar datang.

Riwayatmu sangat bagus.

Lagipula direkomendasikan oleh Min Hyuk.

Kau pasti tahu,

Min itu sempurna.

Aku sangat puas padanya.

Tidak ada hubungannya dengan nilai Da-hye.

- Kau paham? - Ya.

Dia sangat hebat.

Sejujurnya, tahun depan aku juga akan belajar.

Aku meminta Min untuk jadi guruku.

Tapi tiba-tiba dia kuliah ke luar negeri.

Meskipun sedikit tidak sopan,

Aku akan tetap menyampaikannya.

Jika kau tidak sama bagusnya dengan Min,

..maka kau tidak bisa bekerja di sini.

Sebenarnya.. Yang mau aku sampaikan yaitu...

Boleh aku mendampingi pelajaran hari ini?

Aku ingin mengamati caramu mengajar.

Boleh?

Kau mau mengganti jawaban untuk soal nomor 24?

Da-Hye, kau sudah mengerjakan semua soal namun kau kembali ke soal nomor 24.

Benar begitu?

Ya.

Andai ini ujian sungguhan dan ini adalah soal pertama..

..maka kau berantakan sejak awal.

Lihat. Detak jantungmu juga berantakan.

Detak jantung takkan bohong.

Ujianpun begitu.

Jika ritmenya berantakan, maka habislah.

Aku tidak peduli apa jawaban yang benar untuk soal nomor 24.

Yang penting adalah bagaimana kau menguasai ritme keseluruhan ujian.

Itu yang aku perhatikan.

Fokus.

Jaga momentum.

Momentum.

Paham?

Pembayaran sebulan sekali.

3-5 kali seminggu. Masing-masing 2 jam.

Upah berdasar jam kerja.

Besarnya kusamakan dengan Min Hyuk. Dan akan naik seiring inflasi.

Terima kasih.

Sini kuperkenalkan padamu.

Dia Kevin guru Bahasa Inggris Da-Hye.

Salam kenal, Kevin.

Jika kau lapar saat mengajar, beritahu aku.

Beritahu dia apapun yang kau butuhkan.

Dia lebih mengenal rumah ini daripada aku.

Da-song, jangan lakukan itu!

- Aku sungguh minta maaf. - Tak apa.

- Da-song namanya? - Ya, dia si bungsu.

Da-song sampaikan salam. Ini Pak Guru Kevin.

Ini panah suku Indian.

Aku membelinya dari website Amerika.

Sejak tahun lalu dia tergila-gila dengan Indian.

Suku Indian?

Dia mudah tertarik pada sesuatu?

Dia sungguh tidak bisa diam. Aku tidak bisa istirahat.

Tahun lalu ia kudaftarkan Pramuka.

Agar ia bisa fokus dan tertib.

Hasilnya kau tahu sendiri.

Dia malah makin menjadi.

Sepertinya Pramukalah yang mempengaruhi dia bertingkah seperti Indian.

Pramuka memang berasal dari Indian Amerika. Itu hal yang bagus.

Kau juga pernah Pramuka?

Ya, aku seorang Pramuka yang berbakat.

Da-song juga punya bakat seni. Bisa kau lihat sendiri.

Lukisannya abstrak dan sungguh kuat.

Sungguh kuat?

Pak Guru Kevin bisa merasakannya.

Ini gambar simpanse?

Ini gambar dirinya.

Sudah kuduga.

Tidak bisa dipahami mata orang dewasa.

Bakat seni Da-song ini.

Mungkin karena kami sering berganti guru seni.

Tidak ada yang bertahan sampai sebulan.

Dia juga agak susah dikendalikan.

- Nyonya. - Ya?

Aku teringat satu kandidat bagus.

Namanya...

Jessica! Ya benar, Jessica.

Dia teman sepupuku yang kuliah di jurusan seni.

Siapa ya nama Koreanya...

Pokoknya dia kuliah di...

...University of Illinois jurusan Seni Terapan.

Baru saja kembali ke Korea.

Illinois.. Lalu?

Kelasnya sangat unik.

Dia mampu mengerti kondisi anak.

Itu langka di seni.

Bukan hanya kelasnya yang unik.

Dia juga bisa membantu anak masuk jurusan seni.

Aku penasaran seperti apa orangnya.

Anda ingin bertemu dengannya?

Tapi kudengar dia sangat mahal.

Sebentar.

Jessica anak tunggal, lulusan Illinois, Chicago.

Teman sekolah Jin Zhenmu, sepupumu.

Kau tahu apa yang dilakukan Da-Song dengan makanan di meja makan.

Dia membentuk mozaik.

Namun ada pola berulang.

Saus sambal merah, nasi putih...intinya.

Gaya Basque.

Dia baru 9 tahun.

Sungguh menarik.

Aku yakin jika Jessica sudah mengamatinya.

Silakan dilanjutkan, aku mau memulai kelas Da-Hye.

- Sampai jumpa, Bu Guru Jessica. - Terima kasih atas rekomendasimu.

Ada banyak bakat yang bisa dilihat dari seseorang.

Da-hye.

Kita mulai dari soal nomor 38?

Bu Guru itu...

Ya?

Tahukah kau?

Da-song hanya berakting.

Apa maksudmu?

Semua tingkahnya...

..hanya agar ia dianggap jenius. Ia melakukan hal aneh.

Pura-pura jadi seniman.

Da-song begitu?

Bukankah ada orang seperti itu?

Sedang berjalan lalu tiba-tiba berhenti berpura-pura menatap langit sebagai inspirasi.

Memangnya ia berjalan lalu tiba-tiba berhenti?

Kau paham maksudku tidak sih?

Menjengkelkan.

Dia juga berpura-pura hidup normal.

Membuatku ingin muntah.

Da-song begitu ya...

Tapi apa yang kau lakukan untuk mengatasinya?

Entah.

Aku cuma menyampaikannya.

Baik, itu masalahnya..

Kau sudah selesai membahas Da-Song..,

Sekarang kita belajar Bahasa Inggris.

Gunakan kata "pura-pura" lebih dari 2 kali.

Pak Guru, boleh aku bertanya?

Ya.

Bu Guru Jessica yang tadi datang...

...apakah ia benar-benar teman sekolah sepupumu?

Apa maksudmu?

Apa Jessica pacarmu?

Tidak mungkin. Aku baru hari ini bertemu dengannya.

Jessica sangat cantik 'kan?

Kau tidak naksir?

Kau sudah lihat dia?

Dia lumayan cantik.

Benar.

Sudah kuduga.

Kau naksir dia.

Da-Hye.

Jika dibandingkan antara Jessica...

..dan kau...

Selesaikan soalnya.

- Harap maklum jika dia tidak bisa diam. - Baik.

Da-song.

Cepat bangun, Da-song.

Di bokong pula.

- Anda sebaiknya keluar. - Apa?

Aku tidak mengajar di depan orang tua.

- Tapi ini hari pertama... - Tolong keluar saja.

- Da-song? - Da-song...

Nyonya.

- Anda mau jus plum? - Apa?

Ditambah madu supaya pikiran anda tenang.

Ya, boleh.

- Bibi. - Ya.

Aku punya ide bagus.

Buat 2 gelas lalu antar ke kamarnya.

Kau bukan orang tuanya, tentu kau boleh masuk.

Ide bagus.

Lalu akan kuceritakan situasi di dalam.

Harusnya kulakukan ini dari tadi.

Apa yang terjadi?

Mereka turun?

Benar.

Cepat sekali. Sudah selesai?

Nyonya, silakan duduk.

Kau boleh naik, Da-song.

Cepat.

- Ini lukisan Da-song. - Ya.

Saya ingin bicara dengan ibu Da-song.

- Dia seperti keluarga... - Tidak, saya perlu bicara berdua.

Nyonya.. Saya sudah cerita...

..kalau saya belajar psikologi seni dan seni terapan?

Ya.

Apa yang terjadi saat Da-song kelas satu?

Saya cuma ingin bilang...

Untuk menentukan apakah saya bisa mengajar Da-song..

..saya harus mengetahuinya.

- Tapi dari mana kau tahu? - Tak apa.

Sisi kanan bawah ini disebut area penyimpangan.

Seringkali menunjukkan kondisi mental.

- Penyimpangan mental. - Perhatikan ini.

- Da-Song menggambar bentuk tertentu 'kan? - Ya.

Itu juga sama?

Tak apa.

Area yang sama, bentuk yang sama.

Kini anda sadar?

Ya.

Aku melihat lukisannya setiap hari.

Bagaimana aku bisa tidak tahu?

Tenanglah. Tenang.

Ini semacam kotak hitam pada diri Da-song.

Maukah anda membuka kotak hitam itu bersama saya?

Ya, aku ingin membukanya.

Maka diperlukan 2,5 juta/jam 2 jam tiap kelas.

Ini bukan les biasa. Ini terapi seni.

Tentu.

Karena itu tarif per jam saya akan lebih tinggi.

- Apakah tidak masalah? - Ya, aku yang harusnya berterima kasih.

Sepertinya Ayahnya anak-anak pulang.

Sayang, perkenalkan guru seni baru.

Jessica, dari Illinois

Jessica, ini suamiku.

- Halo. - Halo.

Terima kasih banyak.

- Kelasnya sudah selesai? - Sudah.

- Supir Yin. - Ya?

- Kau punya waktu? - Ya.

Antar guru ini pulang.

Benar. Tidak baik membiarkannya pulang sendiri malam-malam.

- Paham? - Paham.

Bu Guru Jessica.

Mau saya antar sampai rumah?

- Di mana rumah anda? - Tidak usah repot.

Antar aku ke Stasiun Hyehwa saja.

- Terima kasih. - Jauh juga tak apa.

- Lagipula pekerjaanku sudah selesai. - Antar aku ke Stasiun Hyehwa saja.

Sepertinya akan turun hujan.

Jangan naik kereta, naik Mercedes saja.

Aku dan pacarku janjian di pintu stasiun 3.

Baik.

Dulu ayah biasa menyetir Mercedes-Benz 'kan?

Mercedes-Benz...

Ayah dulu biasa parkir valet di Daechi-Dong.

Ayah dulu juru parkir valet.

Ya, setelah warung ayamnya bangkrut, sebelum menjual kue Taiwan.

Selama 6 bulan.

Tidak, jualan kue bangkrut setelah parkir.

Kita lanjut ke tahap berikutnya?

Aku sudah menaruh perangkap di Mercedes-Benz.

Kalau begitu kita lanjutkan.

Sungguh simbolis.

Ayah, kita makan di restoran para supir.

Ya, restoran para supir.

Kau harus makan lebih banyak.

Memang kau bayar? Mereka yang traktir kita.

Makan lebih banyak, nak.

Makan yang banyak.

- Apa yang kau lakukan pada Nyonya itu? - Apa?

Dia sangat kagum.

- Dia sangat terguncang dan tersentuh. - Entahlah.

Aku cuma browsing terapi seni lalu kusampaikan.

Dia sampai menangis.

Sungguh wanita gila.

Kau sudah pulang. Sudah makan?

- Ada sesuatu? - Bibi sedang keluar 'kan?

Ya, dia sedang berjalan-jalan dengan anjing.

Sayang...

Aku menemukan ini di bawah jok mobil.

Supir Yin pria gila.

Apa ini?

Maafkan aku, sayang.

Aku tidak tahu Yin orang seperti itu.

Apa upah yang kau berikan padanya kurang?

Apa dia tidak mampu menyewa kamar?

Mungkin dia abnormal.

Aku lebih suka di mobil daripada motor.

Bagaimana bisa ini ada di dalam mobil bos?

Tidak masalah jika anak muda bercinta di ruang privat.

Tapi di mobilku?

Setidaknya di kursi depan saja.

Mengapa harus melewati batas?

Benar.

Bisa jadi dia mengeluarkan sperma di kursiku.

Bisa jadi...

Kau tahu apa yang paling aneh?

Apa?

Biasanya saat mobil bergoyang...

...normal jika yang tertinggal rambut atau anting.

Benar.

Bagaimana bisa celana dalam yang tertinggal?

Ya, itu cukup mustahil.

Aku meragukan kesadaran perempuan itu.

Paham maksudku?

Astaga! Bisa jadi kokain!

Nanti anak-anak dengar! Apa yang harus kulakukan?

Bahaya jika ditemukan bubuk putih di dalam mobil.

Tenanglah, sayangku.

Tenang.

Baru dugaan. Namun masuk akal.

Tidak perlu panik.

Tentu.

Jika aku menanyainya...

"Apa yang kau lakukan di jok belakang mobilku?" Juga pasti aneh.

- Sangat aneh. - Karena itu.

Bisa kau cari alasan yang bagus untuk memecatnya?

Baiklah.

Jangan sebut pakaian dalam atau mobil goyang.

- Kita tak perlu mempertaruhkan gaya. - Tentu saja.

Agar dia tidak komplain di dunia maya, kau harus tambahkan pesangonnya.

Sudah selesai? Bagaimana Da-Song?

Lumayan.

- Kelasnya selesai? - Benar.

Bu Guru, terakhir kalinya kau ke sini...

...kau diantar pulang oleh Supir Yin 'kan?

Ya.

Pasti terlihat aneh...

Tapi tidak terjadi apapun 'kan?

Tidak. Dia sangat ramah. Saat aku ingin turun di stasiun..,

...ia memaksa untuk mengantarkanku sampai rumah.

Dia benar-benar mengantarmu sampai rumah selarut itu?

Jadi dia tahu rumahmu?

Tidak. Aku turun di stasiun Hyehwa.

Syukurlah. Kau wanita baik.

Kenapa dengannya?

Intinya, ada sesuatu tidak baik terjadi yang harus membuatku memecatnya.

Ada apa?

Kau tidak perlu tahu.

Sayang sekali, dia sepertinya pria yang keren.

Jessica, kau masih sangat muda.

Kau belum berpengalaman dengan pria.

Biar begitu, kami akan cari supir muda lagi.

Lebih baik jika supir sedikit lebih tua 'kan?

Benar, tapi mobilnya bagus dan memiliki teknologi maju.

Supir Pamanku pandai soal itu.

Namanya Paman Kim. Orangnya sangat sopan dan tenang.

Sejak kecil aku memanggilnya Paman.

- Kau kenal orang semacam itu? - Ya, kepribadiannya sangat bagus.

Tapi baru-baru ini Pamanku pindah ke Chicago.

Supirnya sepertinya belum dapat pekerjaan bagus.

Aku sangat tertarik. Bisa pertemukan aku dengannya?

- Sungguh? - Aku tidak percaya orang lain

Jika bukan dari kerabat maka tidak bisa kupercaya.

Dia kerabatmu dari kecil. Sepertinya sangat baik.

Sudah sampai.

Serius ingin bertemu dengannya?

Aku sangat serius.

Kurasa rekomendasi terbaik adalah dari orang terpercaya.

Apa sebutannya..

Rantai terpercaya.

- Bukan yang ini? - Ya.

Lalu ini.

Ini bisa disentuh?

Bukan disentuh, ini untuk belok.

Ini sungguh canggih.

Tn. Kim

Anda di dalam sudah terlalu lama.

Mobil ini sangat bagus.

Kemarilah. Sini.

Dia sedang rapat.

Silakan tunggu di sini.

Halo, salam kenal.

Apakah kompatibel dengan ponsel?

Tidak, karena ia membutuhkan daya proses yang lebih tinggi.

Ini bukan ujian, kau tak perlu gugup.

Seharian lelah bekerja, aku hanya ingin udara segar.

Ya, saya mengerti.

Orang pasti lelah setiap harinya.

Setidaknya nikmatilah kesunyian di dalam mobil.

Terima kasih.

Kau tampak menguasai jalan.

Jalanan selatan bukan masalah bagi saya.

Lagipula saya sudah mengemudi selama 30 tahun.

Aku hormat pada orang yang bekerja lama pada satu bidang.

Sebenarnya pekerjaan ini sangatlah sederhana.

Saya mengantar seorang kepala keluarga.

Bos perusahaan.

Atau hanya pria kesepian, setiap pagi melintasi jalanan bersamanya.

Semacam hubungan rekan kerja.

Saya bersemangat sepanjang hari.

Waktu juga cepat berlalu.

Teknik belokmu sangat baik.

Sederhana saja, ini skill dasar.

Dia tampak sangat ramah. Aslinya dia hanyalah musang tua.

Seakan-akan ini rumahnya.

Benar.

Dia yang tinggal paling lama.

Dia pengasuh anak keluarga Namgoong.

Lalu lanjut melayani keluarga Diesterweg.

Setelah keluarga Namgoong pindah.

Lalu datanglah pasangan Park.

"Dia pembantu yang baik, pekerjakan dia juga."

Pemilik berganti, pembantunya tetap sama.

Dia sangat loyal.

Untuk menyingkirkan wanita itu, butuh rencana matang.

Ya, kita butuh rencana matang.

Aku ingin makan persik, buah favoritku.

Kenapa tidak minta Bibi?

Keluarga kami tidak makan buah persik. Tabu.

Namun, menurut keluarga Diesterweg..,

Bibi alergi buah persik.

Kau tahu kulit buah persik sehalus rambut kan?

Saat di dekatnya, badannya akan menggigil.

Gangguan pernapasan, asma, dan gejala serius lainnya.

Tidak. Tak ada buah persik di rumah.

Begitulah.

Saat gejala ini muncul..,

Aku langusung ke kamar untuk minum obat.

Karena ini mendadak,

...aku tidak ingat di mana kutaruh obatnya.

Nyonya,

Anda kenal siapa wanita di belakang ini.

Pembantu keluarga kami.

Ternyata benar. Bagaimana menjelaskannya..

Tadinya saya tidak yakin.

Saya pernah liat 1-2 kali di ruang tamu.

Ini foto di rumah sakit?

2 hari lalu saat saya ke rumah sakit untuk cek-up.

Saya foto selfie untuk dikirim ke istri saya.

Tak disangka dia di belakang saya.

Dia sedang menelepon?

Saya tidak bermaksud menguping pembicaraannya.

Saya tidak bermaksud menguping pembicaraannya.

Tapi saya dengar sedikit isi pembicaraannya.

Ayah, intonasimu terlalu tinggi.

Turunkan setinggi ini, paham?

Tapi saya dengar sedikit isi pembicaraannya.

Jangan terlalu banyak gaya.

Sekali lagi saya tidak bermaksud menguping.

Suaranya yang kencang.

Tak apa, ceritakan saja padaku.

Katanya dia mengidap Open Pulmonary Tuberculosis.

Hampir semua orang dengar, membuat orang bereaksi.

Tuberculosis? Tidak mungkin.

Aku dengar dia mengatakan Tuberculosis.

Memang masih ada orang mengidap Tuberculosis?

Memang masih ada orang mengidap Tuberculosis?

Ayah..

Takkan membeli prangko anti-tuberculosis sebelum Natal?

Kedengarannya memang kuno 'kan?

Namun tetaplah waspada.

Korea Selatan kini menjadi negara OECD pertama penderita tubercolosis.

Saya rasa Bibi memiliki hak untuk tetap bekerja.

Namun jika ada anak seperti Da-Song di rumah..,

Namun jika ada anak seperti Da-Song di rumah..,

Penderita TBC ada di dapur, memasak, meludah..

Jangan diteruskan!

AYAH: 3 MENIT LAGI SAMPAI RUMAH

Jika ada kesempatan untuk menambahkan ini pasti akan lebih bagus.

PERGI KE RUANG SAUNA LT. 2

JANGAN SAMPAI BIBI TAHU

Silakan duduk.

Tn. Kim

Jangan beritahu hal ini pada suamiku.

Baiklah.

Jika ia tahu ada penderita TBC di rumah ini..,

...aku bisa habis.

Jangan khawatir, Nyonya.

Meski hanya praduga, namun saya ingin memperjelas...

...bahwa saya tidak ada maksud apapun kepada Bibi.

Saya hanya membela kepentingan umum.

Sampaikan kepadanya dengan baik.

Saya tidak bermaksud mengadu.

Soal itu jangan khawatir.

Aku tidak akan menyebutkan penyakit TBC.

Aku akan cari alasan lain untuk memecatnya.

Alasan yang sederhana.

Pengalaman mengajarkanku.

Kata-kata itu.

Anda sudah cuci tangan?

Tn. Kim

Kau tahu iga sapi yang enak? Dekat sini saja.

- Makan malam lalu pulang? - Ya.

Entah kenapa hari ini aku ingin makan iga sapi.

Biasanya Bibi yang memasak.

Repot setelah Bibi pergi?

Istriku tidak memberitahuku kenapa ia pergi.

Tidak sulit untuk mencari orang baru.

Tapi sangat disayangkan, Bibi sangat mahir.

Mahir mengurus rumah.

Dan sangat tahu bagaimana menyeimbangkan.

Aku benci pada orang yang melampaui batas.

Mungkin hanya satu masalahnya.

Dia makan terlalu banyak.

Kudengar dia menghabiskan 2 porsi setiap kali makan

Toh dia sudah mengerjakan banyak hal.

Kalau begitu perlu segera mencari orang baru untuk mengurus rumah.

Sungguh repot.

Baru seminggu rumah sudah seperti tempat sampah.

Baju-bajuku mulai bau.

Ibunya Da-Song tidak biasa mengurus rumah.

Rumah kotor, makanan tidak enak dimakan.

Tapi anda tetap mencintainya 'kan?

Tentu saja. Aku mencintainya.

Itulah cinta.

Anda mungkin bisa mencoba ini.

"The Care"? Apa ini?

Belakangan aku dihubungi perusahaan itu.

Apa namanya... Keanggotaan.

Semacam bantuan VIP.

Pembantu, perawat, atau supir seperti saya.

Perusahaan jasa spesialis.

Dari kartu namanya sih sangat mahal.

Selera desain yang bagus.

Tn. Kim tahu perusahaan ini?

Mereka sempat menghubungi saya, karena saya juga supir senior.

Mengajak bergabung.

Tapi saat mereka menghubungi saya, Saya sudah punya janji dengan anda.

Kalau begitu...

Kau menolak perusahaan besar dan memilihku.

Aku takkan lupa.

Dasar brengsek!

Biar kuberikan kartu nama ini pada istriku.

Semoga bisa membantu.

Jangan bilang saya yang memberikannya.

Kata anda perlu penilaian personal terhadap suatu perusahaan.

Aku paham.

Terima kasih. Akan kucoba.

Kontaknya ada di belakang kartu.

- Anda bisa telepon untuk konsultasi. - Lihat depan saja!

Halo, dengan Mingshan konsultan The Care.

Halo, benar dengan The Care?

Ya.

Anak itu bisa meraup banyak uang dengan menipu.

Suaranya bagus ya. Sepertiku.

Kudengar kalian menawarkan keanggotaan, benar?

Ya, anda belum menjadi anggota?

Ya. Bagaimana caranya bergabung?

Cukup siapkan beberapa informasi.

Bisa anda siapkan kertas dan pena?

Kartu Keluarga, Kartu Identitas,

Untuk membuktikan penghasilan anda,

Sertifikat tanah, dll.

Sertifikat tanah?

Wow! Buah persik!

Silakan diicip, Pak Guru Kevin.

Ya.

Bibi, sebelum masuk jangan lupa mengetuk pintu.

Baik.

Jangan masuk kelas seenaknya.

Asiyapp!

Park Da-Song!

Ayah datang!

Kau di mana?

- Ayah! - Anakku!

Ayah beli walkie-talkie?

- Walkie-talkie? - Walkie-talkie!

Kau sayang ayah atau walkie-talkie?

Kau masih ada kelas, kenapa kemari?

Kau kan sangat sibuk, kapan belanjanya?

Mudah saja.

Oh?

Ada apa?

Sedang apa dia?

Cukup, Da-Song.

Bau mereka sama.

Bilang apa kau? Kembali, Bu Jessica menunggumu.

Bau Bu Jessica juga mirip.

Kita sudah memakai sabun yang berbeda.

Ayah juga sudah mengganti deterjen dan pewangi.

Aku sudah mencucinya 4 kali.

Tak apa.

Beginilah bau rumah semi-basement.

Kita harus pindah dari sini agar baunya hilang.

Ini masalah yang mudah 'kan?

Ada lowongan kerja satpam..,

500 orang memperebutkan.

Sementara seluruh keluarga kita punya pekerjaan.

Ayah benar.

Jika empat upah kita digabungkan..,

Setiap bulan mereka harus membayar kita banyak uang.

Terima kasih untuk Tn. Park..

Dan juga Min Hyuk

Kau punya teman yang baik, Berkat dia kita bisa...

Kau lagi! Cari mati!

Kim Ki-woo, pahlawan kita hari ini!

Jangan, terlalu keras.

Pakai ini saja.

Bangun!

Bangun!

Bangun!

Woooow.

Seperti air mancur!

Diterjemahkan oleh : Jackandthewilee

Bagi yang ingin donasi Bisa via topup Go-Pay ke nomor 0878 3990 7722

Cuaca cerah sudah berakhir, awan kecil perlahan datang.

Tapi tidak mendung. Ganti.

Laporan diterima. Sekarang perhatikan mulut kakakmu.

Mirip seperti bebek.

Wajah Da-Hye sungguh masam. Ganti.

Tidak bisakah aku di rumah saja belajar Bahasa Inggris?

Pak Guru Kevin yang akan menjagaku.

Jangan konyol, semua orang berangkat.

Da-Hye, ini bukan kemah biasa.

Kau kakaknya, masa mau melewatkan ulang tahun Da-Song.

Ayah juga selalu sibuk.

Kau takkan menyesalinya, paham?

- Kau tahu proyektor? - Mau anda bawa?

- Bantu aku mengemas proyektornya. - Baik.

Da-Song mau berkemah dengan membawa jas hujan.

Jika hujan dia akan lebih senang.

Kau ingat kan? Ini Jenny, Berry and Puff.

Jenny, Berry makan ini.

"Edisi Super keseimbangan alami"

Yang ini untuk Puff.

- Ikan dari Jepang. - Ya.

Jenny lari dengan tali yang lebih panjang.

Dia senang berlari dan melompat.

Anjing itu mirip Da-Song.

Nak...

Mengapa kau tiduran di luar?

Memangnya tidak panas?

Aku berbaring menatap langit.

Santai.

Ibu, aku ingin minum ini?

Sparkling Water?

Ki-Jung, kau mau minum?

Baik sekali. Terima kasih.

Ada berbagai jenis wine.

Ayah, biar kutuangkan untukmu.

Orang kaya.

Di luar hujan, kita minum wiski.

Nak, buku kuning apa itu?

Ini? Buku harian Da-Hye.

Buku harian?

Sial. Kenapa kau membacanya?

Agar bisa lebih saling mengerti.

Sudah kalian utarakan?

Aku serius. Dia sangat menyukaiku.

Belum lama ini...

Begitulah.

Setelah dia masuk kuliah, aku akan secara resmi pacaran dengannya.

Aku serius.

Oh, anakku...

Semua ini akan menjadi rumah istrimu?

Dan aku mencuci piring milik besanku.

Ya, mencuci pakaian dalam dan kaus kaki besanmu.

Aku suka dia. Dia anak yang baik.

Dia cantik. Tidak akan jahat.

Karena ibu bilang begitu...

Bagaimana jika aku sungguh menikah dengan Da-Hye.

Aku harus mencari aktor untuk berperan sebagai orang tuaku.

Ibu lihat dia.

Tahun lalu dia mendatangi sejumlah pernikahan dan berakting sebagai kerabat.

Aku bahkan tidak tahu bagaimana bisa mendapat buket bunga pengantin.

Mendapat bunga juga akan mendapat tambahan bayaran 500ribu.

Pantas saja aktingmu berkembang.

Selain akting yang bagus..,

..keluarga mereka juga mudah ditipu 'kan?

Terutama si Nyonya.

Benar sekali.

Nyonya Yeon sangat sederhana dan baik.

Kaya namun baik.

Bukan "kaya namun baik."

Tapi "karena kaya ia baik", paham?

Andai saja aku punya uang...

Aku akan sangat baik.

Super baik.

Ya, ibumu benar.

Hidup orang kaya mudah.

Orang kaya akan tua tanpa kerutan.

Uanglah setrikanya.

Semua kerutan beres.

Ki-Woo

Supir yang sebelumnya bernama Yin 'kan?

Supir keluarga ini.

Ya, Yin.

Dia akan mendapatkan pekerjaan di tempat lain 'kan?

Ya, pasti.

Dia muda, tampan..,

Dia akan dapat bos yang lebih baik 'kan?

Diam!

Kenapa denganmu?

Masalah kita banyak, urus saja diri kita sendiri dulu.

Ayah...

Pikirkan urusanmu sendiri, paham?

Peduli amat dengan supir itu!

Timingnya pas sekali.

Teriakan Ki-Jung mengundang petir.

Jessica, bersulang.

Tadi aku dari atas, kau sedang di bathtub.

Lalu?

Apa ya.. Kurasa cocok untukmu.

Kau cocok dengan rumah mewah ini..

- Kentut. - Sungguh.

Tadi dia berbaring di bathtub menonton TV..,

Seolah sudah tinggal lama di sini.

Kutanya padamu, Ki-Jung.

Jika rumah ini menjadi milik kita..,

Jika kita tinggal di sini, kau mau di kamar mana?

Mahakarya Arsitek Namgoong.

Bagian mana yang paling kau suka?

Entahlah.

Biarkan aku tinggal dulu. Nanti kupertimbangkan.

Memang kita belum tinggal di sini?

Di ruang tamu dengan semua minuman ini.

Ya, kita tinggal di sini.

Sekarang ini rumah kita, hangat bukan?

Hangat katamu?

Bagaimana jika Tn. Park mendadak pulang?

Kau akan sembunyi seperti kecoa.

Nak...

Bagaikan kecoa saat lampu dinyalakan, semua akan berhamburan dan bersembunyi.

Paham maksudku?

Aku takkan pergi.

- Kecoa? - Benar.

Apa-apaan ini.

Jangan, Ayah. Lepaskan.

Apa-apaan ini.

Kalian takut 'kan?

Ki-woo kau takut 'kan?

Sangat nyata 'kan?

Jika kau serius, matilah kau.

Astaga.

Makanan anjing?

Siapa itu?

Bagaimana dia bisa kemari.

Pembantu sebelumnya 'kan?

Sedang apa dia?

Kenapa dia terus memencet belnya.

Biar kuurus.

Siapa?

Halo, aku...

Ny. Yeon sedang tidak di rumah 'kan?

Aku sudah lama kerja di sini.

Di atas layar ada foto anjing 'kan?

Jenny, Berry dan Puff

Mau apa kau malam-malam begini?

Kau pembantu baru 'kan?

Intinya...

Maafkan aku datang malam-malam begini.

Hanya saja...

..tiba-tiba aku teringat...

Aku lupa mengambil sesuatu di basement.

Bolehkah aku masuk?

Kita harus gimana?

Entah, bukan begini rencananya.

Maaf sekali.

- Masuklah. - Terima kasih.

Cepatlah.

Aku akan cepat.

Kau baik sekali mengizinkanku masuk.

Apa yang mau kau ambil.

Kita lihat bersama saja.

Aku tidak tertarik.

Bantu aku dorong lemari ini!

Tarik dari sebelah sana.

Tarik!

Ada yang mengganjal.

Kau tak apa?

Kau ketakutan.

Terima kasih.

Terima kasih.

Sayang!

Hei!

Sayang!

Sayang!

Bibi!

Aku datang, sayangku!

Istrimu datang!

Kau tak apa?

Aku sangat lapar.

Minumlah. Kau tidak makan berhari-hari.

Kasihan suamiku tidak makan.

Tak apa.

Dia orang baik mengizinkanku masuk.

Aku masuk dan dia membantuku menggeser lemari yang terganjal.

Pantas saja. Selama ini aku tidak bisa membuka pintunya.

- Apa semua ini? - Pasti aneh bagimu.

Jika aku jadi dirimu pasti akan sangat ketakutan.

Sebagai rekan kerja aku malu, Chong-sook.

Tunggu.

Dari mana kau tahu namaku?

Sebenarnya, Da-song yang mengirimiku pesan.

Memberitahu mereka sedang berkemah.

Aku tahu mereka sedang berkemah.

Aku sengaja ingin bertemu denganmu.

Mari kita bicarakan.

Jangan khawatir, Kak Chong-sook.

Aku sudah memotong kabel cctv di depan rumah.

Tidak ada yang tahu aku kemari, Kak. Hebat 'kan?

- Kita bukan keluarga, jangan panggil Kakak. - Kakak, namaku Moon-gwang.

Dia suamiku, Geun-Se

Beri salam.

Enak sekali. Wajahmu kenapa?

Nanti kuceritakan. Sekarang makan pisang ini.

Jadi kau yang selama ini menghabiskan makanan di dapur? Demi suamimu?

Tidak. Semua makanannya dibeli dengan uangku sendiri.

Itu salah.

Sudah berapa lama suamimu tinggal di sini?

Kurasa sudah 4 tahun.

- 4 tahun 3 bulan 17 hari. - Ya, sekarang bulan Juni.

4 tahun lalu mereka pindah ke Paris.

Kemudian keluarga Da-Song datang.

Lalu aku membawa serta suamiku.

Biasanya rumah orang kaya memiliki basement.

Untuk mengungsi dari serangan Korea Utara..,

..atau tempat sembunyi dari penagih hutang.

Sepertinya keluarga Namgoong malu dengan desain basementnya..

Sehingga tidak memberitahu keberadaan basement ini.

Hanya aku yang tahu tempat ini.

Jadi begitu rupanya..

Aku sudah tahu jalan keluarnya.

Aku akan menelepon polisi.

Kakak, kumohon.

Semua orang akan susah. Jangan, kakak.

Aku tidak akan susah.

Kami akan susah!

Kami tidak punya keluarga, uang. Kami hanya punya utang.

Kumohon, Kak.

Dia sudah sembunyi di sini 4 tahun, penagih utang masih saja tidak menyerah.

Mereka masih mencari dan mengancamnya.

Kau berhutang pada rentenir?

Semua salahku.

Aku membuka usaha kue Taiwan..,

Setelah usaha bangkrut, utang kami membengkak.

Mohon terima ini.

Apa itu?

Uang. Tidak banyak. Tapi hanya ini yang kami punya.

Aku akan memberikan padamu setiap bulan.

Aku minta tolong padamu untuk memberinya makanan setiap 2 hari.

Tidak. Seminggu sekali cukup.

Ada kulkas. Seminggu sekali cukup.

Kau berlebihan, akan kutelepon polisi.

Kakak!

Apa yang terjadi?

Jessica?

Tn. Kim?

Ada apa ini?

Ayah, lututku!

- Kau tak apa? Maaf. - Lututku, ayah!

Kenapa kau memanggilku Ayah?

Aku heran kenapa Yin tiba-tiba dipecat.

Bibi, kita harus bicara.

- Dasar keluarga penipu! - Kakak...

"Kakak" kepalamu. Diam kau, sundal.

Aku punya video untuk kukirimkan pada Ny.Yeon.

Bagaimana?

Ayah, lututku!

Tidak ada sinyal di basement 'kan?

- Sinyalnya sangat bagus. - Sialan...

Bibi, sebenarnya... Kami butuh pekerjaan...

Diam! Aku tidak mau dengar!

Lebih baik kita masuk penjara bersama!

Bibi! Kau sudah gila?!

Jika Tn.Park melihat video itu...

Mereka akan sangat shock!

Mereka sangat baik hati.

- Jangan lakukan ini pada mereka! - Jangan coba-coba!

Atau aku tekan tombol kirim.

Ikut aku.

Tenanglah, Bibi.

Jangan dorong aku!

Kau sudah lama tidak menghirup udara segar.

Ini seperti tombol nuklir.

Apa maksudmu, sayang?

Mereka sangat ketakutan, sampai tidak berani bergerak.

Seperti tombol nuklir Korea Utara.

Yang Mulia Agung Kim Jong Un.

Hari ini kita saksikan keluarga penipu..,

Mereka sangat jahat dan licik.

Pantas dihukum dan dipermalukan.

Ini tidak ada di TV, sayang.

Yang mulia...

Dalam rangka perwujudan denuklirisasi di Semenanjung Korea..,

Saya memutuskan untuk menembakkan sisa bom nuklir ini..

..langsung kepada orang-orang ini.

Segera keluarkan perintah tersebut.

Aksen Korea Utaramu benar-benar bagus.

Organ mereka yang menjijikkan akan bercampur limbah nuklir..,

Dan akhirnya mewujudkan denuklirisasi dan perdamaian dunia.

Yang Mulia Kim Jong-Un..

Tak usah serius mendengarkanku.

Angkat tangan kalian.

Inilah keluarganya.

- Suami? - Ya.

- Istri? - Ya.

- Anak laki-laki? - Ya.

- Anak perempuan? - Ya.

Sialan.

Apa yang mereka perbuat pada minuman ini?

Ruang tamu ini tadinya penuh dengan jiwa seni!

Dasar bodoh!

Kalian mengerti seni?

Bagaimana mungkin mereka mengerti.

Saat matahari meninggi..

Dua orang bermandikan sinar matahari.

Kau bisa rasakan nafas seninya.

Lepaskan!

Bagus! Cepat hapus!

Hati-hati jangan salah pencet.

Halo.

Bibi, bisa tolong buatkan udon goreng saus kacang?

Udon goreng saus kacang?

Itu makanan favorit Da-Song.

Rebuslah air, biar tepat waktu.

Semua bahan ada di kulkas.

Bagaimana kemahnya?

Semua berantakan.

Hujan deras melanda perkemahan.

Tenda-tenda terendam air.

Da-Song tetap tidak mau pulang sebelum dibujuk.

Kami akan segera tiba. Pastikan udonnya siap.

Berapa lama lagi anda tiba?

Menurut GPS 8 menit lagi.

8 menit lagi sampai rumah.

Tutup teleponnya lalu rebuslah air.

Apa itu udon goreng saus kacang?

Ayo, cepat!

Cepat!

MI GORENG INSTAN SAUS KACANG

Ayah, aku tidak bisa jalan!

Kenapa?!

Ayah!

Cepat! Kau bantu atas.

Tangkap!

Kalian sudah pulang.

Da-song, lihat ada udon goreng saus kacang.

Da-song!

Da-song!

Nyonya!

Udon goreng saus kacang buatanmu tampak enak. Da-song tidak mau.

- Biar aku antar? - Biar Tn. Park yang menyuruh Da-song untuk makan.

Ada daging sapinya.

- Daging sapi? - Iya.

Hormat Tn. Park!

Presiden Park sudah pulang dari kantor.

Hormat Presiden Park!

- Sedang apa kau? - Diam!

Sayang, kau mau udon goreng saus kacang?

- Da-song tidak mau makan? - Benar.

Aku lelah, mau tidur di atas.

Kenapa menatapku. Aku malu.

Presiden Park, hari ini aku bisa makan lagi.

Hormat!

Kau lakukan ini tiap hari?

Ya, aku mengirimkan kalimat terima kasih.

Dia pasti tahu 'kan?

Apa?

Sandi morse.

Lampu itu sering berkedip.

Da-song anak Pramuka, dia pasti mengerti.

Menurutmu aneh tidak?

Kenapa kita kadang ingin menyerah pada anak.

Dia bukanlah putra raja.

Dia bungsu, pasti akan mengerti.

Pikirkanlah.

Masalah Da-song cukup banyak.

Trauma dan sedang terapi seni.

Karena sesuatu pernah terjadi.

Kenapa?

Kau percaya pada hantu?

Beberapa tahun lalu Da-song melihat hantu di rumah ini.

Saat itu sedang pesta ulang tahun.

Tengah malam saat semua orang tidur..,

Da-song diam-diam turun ke dapur dan mengeluarkan sisa kue ulang tahun dari kulkas.

Kuenya sangat enak..,

..sehingga sebelum tidur pun ia tidak bisa lupa.

Lalu ia duduk di lantai memakan kuenya.

Tiba-tiba ada teriakan. Akupun bergegas turun.

Dan dia...

Matanya berputar, kejang, mulutnya berbusa..

- Anakmu pernah kejang? - Tidak.

Jika tidak ditangani dalam 15 menit maka bisa merusak otaknya.

Tentu perlu lebih dari 15 menit untuk membawanya ke UGD.

Selama ini kau tinggal di tempat seperti ini?

Banyak orang Korea Selatan tinggal di bawah tanah.

- Semi-Basement pun demikian. - Apa rencanamu ke depan?

Kau tidak punya rencana?

Aku sangat betah di sini.

Rasanya seperti aku lahir di sini.

Seolah menikah di sini.

Pensiun di tempat ini.

Setidaknya ada istriku.

Tolong izinkan aku tinggal di tempat ini.

Begitu ceritanya.

Saat itu suamiku sedang dinas kerja.

Sehingga aku kerepotan sendiri.

Sejak itu kami memilih merayakan ulang tahun di luar rumah.

Tahun ini kami memilih berkemah di rumah orang tuaku.

Ayahnya pun tidak keberatan.

Kurasa anak-anak pun sudah besar.

Toh konon tinggal di rumah berhantu membuat rejeki lancar.

Memang bisnis sangat lancar beberapa tahun ini.

Syukurlah dia masih hidup.

Kau tinggal di sini dulu ya.

Ada apa, Jenny?

Kau kenapa?

Ada apa sih?

Sial.

- Ibu. - Kau juga belum tidur. Ada apa?

Aku juga mau udon goreng. Kenapa Ibu tidak menanyaiku.

Karena jika kau belum makan, Ibu akan menyuruh Ayah.

Aku makan sendiri.

Kan tinggal minta dimasakkan Bibi?

Tidak tahu siapa yang akan makan.

- Soal udon saja ribut! - Kenapa tidak menanyaiku!

Diam! Tidur sana.

Sana!

- Mana Ki-jung? - Di bawah meja. Cepat!

1,2,3! 1,2,3!

Kau sedang apa, Da-song? Berhenti!

Dia ke luar. Tolong ambilkan payung, Bibi.

Hei, Park Da-song!

Dasar nakal. Sedang apa dia?

Da-song! Sudah malam! Masuklah!

Pakai payung, sayang.

Dasar ngeyel! Hujannya lebat sekali!

Saluran 3 situasi darurat!

Nyalakan walkie-talkiemu!

Berikan padaku.

Jika bosan, dia pasti akan kembali.

- GARA-GARA ADIKKU KITA TIDAK BISA BERSAMA - HATI KITA TETAP BERSAMA

Park Da-hye.

Jangan main HP terus, tidurlah.

Bibi kembalilah ke kamar. Beristirahatlah.

Di sini ruang tamu, kau dengar?

Pesan diterima.

Ayah mengawasimu dari sini. Ganti.

Siap. Ganti.

Tendanya takkan bocor 'kan?

Tendanya buatan Amerika, tak masalah.

- Kita tidur di sofa saja. - Apa?

Mengawasi tenda dari sini.

- Lebih mudah begitu. - Benar.

Kita tunggu sampai Da-song tidur.

Memanglah anak itu.

Bau apa ini?

Kenapa di sini bau?

Bau apa?

Seperti bau Tn. Kim.

- Tn. Kim? - Ya.

- Aku tidak menciumnya - Sungguh?

Kau pasti menciumnya.

Di dalam mobil terasa bau.

Apa ya...

- Bau orang tua. - Bukan.

Apa ya...

Raisins put a long taste?

Tidak.

Kau akan tahu saat kau menciumnya.

Terkadang...

Dia seringkali hampir melewati batas.

Tapi pada akhirnya dia tidak melewatinya. Lumayan.

- Aku akui itu. - Ya.

Tapi jika nanti ia melewati batas..,

Aku tak tahu apa aku akan tetap berbaik hati.

- Bau apa memangnya? - Entahlah.

Sulit dijelaskan.

Bau seperti saat naik kereta bawah tanah.

Aku tidak tahu. Aku lama tidak naik kereta bawah tanah.

Orang yang naik kereta bawah tanah memang punya selera unik.

Ini seperti di jok belakang mobil.

Bagaimana jika Da-song kembali?

Tak apa.

Aku tidak bisa menarik tanganku.

Jangan begitu.

Berlawanan arah jarum jam.

Enak...

Benar begitu.

Kau masih menyimpan celana dalam murah itu?

Apa?

Celana dalam pacarnya Yin yang di mobil.

Pakailah, aku akan sangat terangsang.

Sungguh?

Kalau begitu aku mau narkoba.

Belikan aku narkoba!

Hisaplah.

Kau suka?

Cepat bangun!

Cepat

- Ada apa? - Kenapa Da-song?

Tidak bisa tidur.

Kalau begitu masuklah.

Masa harus ayah bacakan dongeng untukmu.

Itu benar.

Di sini sangat berisik.

Baik, ayah tidak akan tidur.

Ayah...

Apa yang harus kita lakukan?

Kenapa?

Orang yang di basement.

Tak usah dipikirkan.

Sekarang kita harus apa?

Hah?

Apa yang akan kau lakukan. Apa rencanamu?

Mereka yang memaksa kita melakukan itu?

Menurutmu apa yang akan kau lakukan?

Tentu saja aku tidak mau kembali tinggal di basement.

Besok kita kembali ke rumah itu, paham?

Tidak ada yang tahu apa yang terjadi.

Seperti tidak terjadi apapun, paham?

Ayah punya rencana.

Tak usah kau pikirkan, paham?

Ayo, sekarang kita pulang.

Mandi.

Sedang apa kau? Ayo!

- Bagaimana di sana? - Cepat angkat!

Kenapa bisa begini?

Saluran airnya meluap.

Itu jendela rumah kita.

Bantu aku.

Ki-woo.

Ki-woo, tutup jendelanya!

Kau tersetrum?

Hei..

Sebentar.. Jangan bergerak.

Sial, kepalaku pusing.

Berhati-hatilah, Ki-jung.

Semua berantakan.

Sayang...

Sepertinya aku gegar otak.

Aku tidak bisa melihatmu.

Sayang,

Chong-sook itu...

Benar-benar...

Kukira dia orang baik.

Dia menendangku.

Dengarkan aku..

Chong-sook..

Chong-sook..

Ki-woo.

Sedang apa kau?

TOLONG

Diterjemahkan oleh : Jackandthewilee

Bagi yang ingin donasi Bisa via topup Go-Pay ke nomor 0878 3990 7722

Ayah.

Ada apa?

Apa rencanamu?

Apa?

Katamu kau punya rencana.

Apa rencanamu?

Soal basement.

Kau tahu rencana apa yang tidak akan gagal?

Tidak ada rencana.

Tidak ada rencana.

Kenapa?

Hidup tidak bisa direncanakan.

Lihat sekelilingmu.

Apa mereka merencanakan akan tidur di GOR denganmu?

Tapi kini...

Kita semua tidur bersama di lantai.

Maka tidak perlu ada rencana.

Tanpa rencana tidak akan salah.

Tidak perlu merencanakan apapun.

Apa yang terjadi selanjutnya tidaklah penting.

Negara hancur atau dijual..,

Tidak ada yang peduli, paham?

Ayah..

Maafkan aku.

Untuk apa?

Semua.

Semuanya.

Aku yang bertanggung jawab.

Apa maksudmu?

Mengapa kau membawa batu itu?

Ini?

Batu ini melekat padaku.

Sebaiknya kau cepat tidur.

Aku serius.

Batu ini melekat padaku.

Bu Jessica, maaf meneleponmu hari Minggu.

Apakah siang ini kau luang?

Hari ini kami mengadakan pesta ulang tahun di rumah.

Anda mengadakan pesta ulang tahun?

Jika kau datang, Da-song pasti senang.

Ada pasta, roti panggang, steak salmon. Nikmatilah.

Dan juga akan ada bayaran sesuai kelas.

Kau tahu maksudku 'kan?

- Ibu. - Ya?

Apakah Kevin juga diundang pesta?

Tentu saja. Kau saja yang menghubunginya.

Sayangku, kau baru tidur sebentar. Istirahatlah lagi.

Kemarin aku sangat lelah.

Pesta akan ada minuman 'kan?

Ya, toko wine.

Supermarket, toko roti, toko bunga.

Aku harus minta tolong Tn. Kim. Akan kusuruh ia ke sini.

- Kuhitung lembur. - Mantap.

Semuanya harap tenang! Sebentar lagi akan diumumkan.

HARI INI ULANG TAHUN DA-SONG KAU HARUS DATANG

Kak...

Di basement ada 10 meja makan outdoor.

Keluarkan semuanya dan tata mengitari tenda Da-song.

Sini kutunjukkan.

Tenda Da-song sebagai titik tengah.

Atur mejanya mengelilingi tenda.

Seperti formasi sayap jenjang.

Kau tahu formasi sayap jenjang Laksamana Yi Sun-shin 'kan?

Pertempuran Hansan.

Anggaplah tenda itu kapal perang Jepang.

Mejanya diatur seperti formasi sayap jenjang.

Berputar setengah lingkaran.

Kemudian taruh panggangan, arang, dan lainnya di dekat tenda.

Semuanya tersedia.

Baik, Tn. Shun. Ajak saja semuanya.

Tak apa.

Dan tidak usah bawa kado.

Tidak ada dresscode.

Cuma kecil-kecilan. Pakai baju olahraga pun tak apa.

Tidak usah beli kado.

Datang lalu makan dan minum saja.

Kau tahulah masakanku.

Benar, minum wine bersama di siang bolong.

Dengan senang hati aku akan bernyanyi.

Seperti ini lagunya..

Pelan-pelan, Bibi. Dia masih tidur.

Hari ini langit cerah. Udaranya juga bagus.

Berkat hujan seharian kemarin.

Ya.

Meskipun kemah kemarin kacau, kau bisa tetap berpesta.

Syukurlah.

Ya, jika kemarin tidak hujan, maka pesta hari ini takkan ada.

Sungguh!

Tak usah bawa kado.

Omong-omong, aku ingin punya mobil seperti milikmu di garasiku.

Silakan masuk.

Masuk saja. Jangan halangi Mercedesnya.

Kau datang rupanya! Lama tak jumpa!

Sudah kubilang tak usah bawa kado.

Apa yang sedang kau pikirkan?

Apa?

Saat kau menciumku, kau memikirkan hal lain 'kan?

Tidak.

Kini aku yang kepikiran.

Wow.

Semua orang rupawan.

Mereka baru datang..,

..namun sudah sangat tenang.

Semua tampak alami.

Da-hye.

Ya?

Apakah aku pantas?

Pantas apa?

Apakah aku pantas berada di sini?

Kenapa? Kau mau ke mana?

Aku mau ke bawah.

Di sini saja temani aku.

Aku mau ke bawah.

Mereka semua membosankan. Temani aku saja.

Aku bukan mau ke sana.

Tapi di bawahnya lagi.

Apa itu?

Orang seumuran kita masih harus melakukan ini.

Sungguh memalukan.

Aku minta maaf Tn. Kim.

Ibunya anak-anak memaksa. Aku tak bisa menolak.

Tugas kita sederhana.

Jessica akan datang membawa kue ulang tahun..,

Kita keluar dan kejar Jessica.

Sambil mengacungkan kapak Indian ini.

Ya.

Lalu akan datang Da-song yang berkostum Indian juga..,

Seolah berduel dengan kapak.

Akhirnya, kue dan Jessica terselamatkan.

Semua orang akan tepuk tangan!

Kira-kira begitulah.

- Naif sekali ya. - Istri anda..

..sepertinya sangat suka kejutan.

Ya, benar sekali.

Tapi tahun ini dia sibuk mempersiapkan ulang tahun.

Anda juga sibuk.

Bagaimanapun, anda tetap mencintainya.

Tn. Kim.

Hari ini kuhitung lembur.

Bayarannya sama seperti saat kau bekerja.

Ibu sudah ke bawah?

Belum, tapi...

Sebaiknya ibu segera bicara dengan mereka.

Cari jalan tengah.

Ya. Hari ini semua orang sangat antusias.

Ayah bilang punya rencana.

- Biar aku saja yang melihatnya. - Tunggu.

Bawakan makanan ini untuk mereka.

- Mereka pasti lapar. - Ya.

Biar mereka makan.

Tahun depan datang lho.

Di situ rupanya kau, Jessica. Makanannya enak 'kan?

Aku mau menyampaikan sesuatu.

Apa itu?

Begitulah.

Da-song agak trauma dengan kue ulang tahun.

Pasti akan merepotkanmu untuk menjadi sorotan utama hari ini.

Hei, kau tak apa?

Hei..

Paman! Paman!

Kevin..

Da-song, selamat ulang tahun!

Kejutan!

Sial..

Jangan bergerak!

Chong-sook! Keluar kau!

- Ki-Jung! - Sini kau, Chong-sook!

Lepaskan aku! Hentikan pendarahannya!

Da-song!

Sayang!

Lepaskan dia!

Ayah...

Sakit! :(

- Cepat ke Rumah Sakit! - Cepat!

Tn. Kim, jangan duduk saja!

Terlalu lama jika menunggu ambulans.

Tak usah ditekan lagi, ayah.

Malah tambah sakit.

Berikan padaku kunci mobilnya!

Lemparkan kunci mobilnya!

Ki-Jung!

Jangan dipegang!

Halo, presiden Park.

Kau kenal aku?

Hormat!

Sudah terlambat untuk mengatakannya..,

Anda punya hak untuk didampingi pengacara.

Pria ini tidak tampak seperti polisi.

Dia tertawa?

Sebentar.

Dokter ini juga tidak tampak seperti dokter.

Setelah operasi gegar otak, hal ini biasa terjadi.

Dia akan tertawa terus.

Kau mendengarku?

Kau mendengarku?

Perlu kuulang?

- Apanya? - Peringatan Miranda.

Kau punya hak untuk diam.

Kau boleh didampingi pengacara..

Lihat, dia malah tertawa!

Yang kudengar..

Ki-Jung kehilangan banyak darah.

Berdasar keterangan saksi, terdakwa terbukti menerobos rumah orang..

Ibu dipertimbangkan sebagai pembunuhan atas pembelaan diri.

Meski dihukum..

..kami hanya menjalani hukuman percobaan.

Bahkan saat aku mengunjungi Ki-Jung

KIM KI-JUNG

Aku tetap tertawa.

Meski begitu..

Saat aku melihat masa lalu..,

Aku tidak tertawa.

Pembunuhan di kawasan elit sangatlah jarang terjadi.

Apalagi ditemukan gelandangan tewas dengan pisau tertancap.

Polisi kesulitan mencari motif penyerangan.

Tn. Park dibunuh oleh supirnya Kim. Yang dikenal sangat sopan.

Polisi masih mencari buronan bernama Kim ini.

Supir Kim kemudian turun tangga ini.

Lalu ia menghilang di area pemukiman ini.

Polisi sudah memeriksa cctv namun tidak bisa menemukannya.

Dan juga tidak ada saksi mata.

Hingga kini..

..Supir Kim masih hilang.

Faktanya,

Aku dan ibu masih tidak tahu di mana ayah berada.

Polisi masih berusaha membuntuti kami.

Hingga media sudah berhenti memberitakan.

Polisi pun menyerah.

Kadang aku naik bukit itu.

Dari bukit, aku bisa melihat rumah itu dengan jelas.

Bahkan saat turun salju.

Tapi entah kenapa..

Aku tetap ingin melihatnya.

Garis, titik, titik...

Titik, titik, garis, garis, titik...

Garis, titik, garis, garis, titik, titik..

Titik, garis, titik, titik..

Garis, titik, titik...

Garis, titik, garis, titik..

Nak..

Anakku.

Kuharap kau bisa membaca surat ini.

Kau seorang pramuka yang hebat,

Maka ayah menulisnya dengan cara ini.

Masa pemulihanmu berjalan baik?

Ayah rasa ibumu sangat sehat.

Kondisi ayah juga sangat baik.

Meskipun ayah ingin menangis jika teringat Ki-Jung.

Sampai kini, ayah merasa hari itu adalah hari yang aneh.

Bahkan sebagai mimpi.

Tapi tidak...

Hari itu ayah tersadar..

..ke mana harus pergi.

Rumah ini dianggap rumah berhantu

Tentu sulit menjualnya.

Tn.Park, maafkan aku.

Sebelum ada penghuni baru, ayah kesulitan makanan.

Tapi ada untungnya juga rumah itu sempat kosong.

Bibi itu. Siapa namanya?

Moon-gwang.

Ayah bisa menguburkannya.

Ayah memberikan pemakaman yang layak untuknya

Selayaknya manusia.

Orang yang menjual rumah ini sangatlah pintar.

Mengelabui orang yang baru datang ke Korea.

Hingga akhirnya rumah ini laku.

Orang tuanya bekerja di perusahaan asing. Anaknya belajar di sekolah internasional.

Sehingga jarang ada di rumah.

Tapi ada pembantu yang 24 jam di rumah.

Tengah malam Ayah mempertaruhkan nyawa hanya untuk ke dapur.

Ayah baru tahu bahwa orang Jerman tidak hanya makan sosis dan minum bir.

Sungguh beruntung.

Di bawah sini semua buram.

Akhirnya hari ini ayah bisa menulis surat untukmu.

Lalu mengirimkannya saat malam seperti ini.

Ayah pikir suatu hari nanti kau akan melihatnya.

Salam.

- Kaukah itu, Ki-woo? - Ya.

Ayah..

Hari ini aku membuat rencana.

Rencana paling dasar.

Aku ingin bekerja.

Punya banyak uang.

Kuliah lalu kerja. Menikah juga penting.

Intinya aku ingin punya banyak uang.

Di dalam sangat luas.

Sebenarnya, saya tidak hanya mengantar orang melihat-lihat rumah.

Hingga aku punya cukup uang untuk membeli rumah ini.

Setelah aku pindah ke sana..,

..aku dan ibu akan berada di halaman.

Karena mataharinya sangat indah.

Pada saat itu.

Ayah bisa naik ke atas.

Sebelum hari itu tiba, jagalah diri Ayah.

Salam.

Diterjemahkan oleh : Jackandthewilee

Bagi yang ingin donasi Bisa via topup Go-Pay ke nomor 0878 3990 7722

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.