All language subtitles for The Queen of Office 09b

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Subtitles by KBS World Diterjemahkan oleh Maria Alifah

Nona Kim Jeom Sun,

kau bukan satu-satunya orang yang melakukan tugas dan tanggung jawab.

Aku juga harus melakukan tugasku.

Dan tugasku adalah melindungi perusahaan.

Mungkin itu terlihat bodoh bagimu,

tapi itulah yang harus kulakukan, sama seperti yang kau bilang,

sebagai penjilat perusahaan.

Nyonya, tolong satu soju lagi.

kenapa kau tidak membayar punyamu?

Bagaimana bisa kau pergi begitu saja?

Aku akan pergi.

Ke mana lagi?

Baiklah.

- Tuan Jang, kau tidak datang? - Aku ada urusan.

Dia bilang dia ada urusan.

Bayi kecil,

kau harus bersembunyi selama sebulan, mengerti?

Iya. Tetaplah tenang.

Kau sudah memberi nama bayimu?

Oh, kami ingin menamai Misuk setelah Miss Kim.

Sudah kubilang jangan memberi nama itu.

Jadi kami meminta Tuan Ko, dan dia setuju untuk memberikan nama.

Tuan Ko?

Kau ahli dalam memilih nama?

Aku tidak tahu,

tapi akulah yang memberi nama

ketiga putriku.

Ko Deu Ri, Ko Mi Ja...

Tuan Ko,

ini bukan tugasku.

Tolong masukkan ke dalam.

Apa yang kalian lakukan?

Kenapa kalian menyentuh perut Nona Park?

Apa ada...

sesuatu di sana?

Tidak, tentu saja tidak.

Nona Park sembelit, jadi kami memijatnya.

Sembelit?

Iya, Direktur.

Sembelit.

Baiklah.

Itu masuk akal.

Miss Kim.

Tuan Ko!

Tuan Ko, kau baik-baik saja?

Aku bermimpi buruk.

Sudah 16 tahun sejak krisis keuangan Asia.

Sekarang Korea punya 8 juta karyawan kontrak.

Mimpi utama Korea bukan lagi menyatukan kedua negara.

Tapi mendapatkan posisi tetap.

Disaat orang lain menginginkan posisi tetap,

ada seseorang yang secara sadar memilih menjadi karyawan kontrak.

Miss Kim adalah orang Korea pertama yang memilih menjadi karyawan kontrak.

Miss Kim tidak pernah bekerja secara gratis.

Dia tidak pernah menjalin hubungan pribadi yang rumit.

Setelah 3 bulan masa kontraknya berakhir, dia selalu meninggalkan Korea.

Tapi tidak ada yang tau bagaimana dia memanggil dirinya "Miss Kim"

dan memilih menjadi karyawan kontrak.

Tuan Gu,

apa proposal mie pedas yang kuminta kemarin sudah siap?

Iya. Aku sudah menyusun semua bahan-bahannya,

mengatur rencana pengembangan, dan menganalisis kelayakan komersial.

Wow, ini...

sangat enak.

Kau bekerja dengan baik.

Aku berterima kasih padamu, tuan.

Kau sangat baik hati.

Tidak...

Jangan katakan kalau kau mimisan.

Sudah kukatakan padamu untuk bermain mudah.

Aku tidak dapat melakukannya, tuan. Aku harus pergi.

Aku akan bekerja keras, tuan.

Kalian berdua adalah masa depan Y.Jang.

Minum ini dan berusahalah lebih keras.

Kami akan melakukannya.

Bagus.

Musim penilaian kinerja?

Seperti bagi rapor saat di sekolah.

Orang-orang mengevaluasi kinerja orang lain...

dan memberikan nilai A, B, C, D, atau E.

Itu akan mempengaruhi gaji, promosi dan bonus,

jadi tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi.

Ketika saatnya datang,

semua orang tiba-tiba menjadi model.

Aku bisa melihat mengapa Tuan Gu atau Tuan Shin mungkin prihatin,

tapi yang aneh adalah Tuan Jang merapikan jari-jari kakinya juga.

Para atasan mengevaluasi karyawan mereka,

tapi para karyawan juga mengevaluasi atasan mereka.

Tuan Jang tiba-tiba bersikap baik...

untuk menutupi sika buruknya dan kesalahannya.

Ini kejam.

Aku tahu. Aku harap pacarku dapat melakukannya dengan baik.

Ya ampun.

Selamat pagi.

Vitamin memberimu energi.

Ini dia.

Vitamin.

Tidak seharusnya ibumu melakukan ini.

Kau harus sehat demi tim kita, tuan.

Minumlah, tuan.

Ini tidak dimaksudkan untuk mempengaruhiku dengan cara apapun, bukan?

Mempengaruhimu? Tentu saja tidak. Silahkan dinikmati.

Baiklah.

Kita seharusnya memberikan obat-obatan padanya.

Kalau begitu ayo kita rapat.

Iya, Direktur.

Halo, sayang.

Iya.

Benarkah?

Bahkan tidak satu perusahaan pun?

Tapi kita harus pindah hari itu juga.

Baiklah. Baiklah. Aku juga akan menelpon.

Direktur, apa di rumah terjadi sesuatu?

Iya.

Kau tahu, kami akan pindah pada akhir pekan ini.

Kau pindah? Ke mana?

Sedikit ke selatan.

Kau tahu puteriku akan pergi ke SMA Seni.

Dia punya akses lebih baik untuk les privat di tempat kami pindah.

Anda benar, tuan.

Jadi apa masalahnya?

Semua orang pindah pada akhir minggu ini, karena akan sangat bagus jika dilakukan minggu ini.

Isteriku bilang semua jasa pemindahannya sudah penuh,

tapi kami harus pindah pada akhir pekan ini...

Direktur.

Kenapa kau tidak bilang padaku lebih awal?

Kau tidak tahu kalau hobiku adalah menolong orang pindahan?

Tapi tetap saja, akhir pekan ini.

Aku bukan bos yang bisa memaksa mereka.

Bos pemaksa?

Direktur, kita ini keluarga.

Sudah tugasku untuk menolong keluarga pindahan.

Iya. Hah?

Semua sudah penuh?

Oh, tidak.

Baiklah.

Aku akan mencoba mencari jalan keluar.

Sampai jumpa.

Tuan Ko, apa ada masalah?

Oh, sebenarnya...

kami harus pindah minggu ini,

tapi semua jasa pemindahan sudah penuh, karena itu adalah akhir pekan.

Kau pindah?

Haruskah aku datang dan menolongmu pindah?

- Kau? - Iya.

Tapi itu akhir pekan. Kau kan harus berkencan.

Aku akan menganggapnya berkencan denganmu.

Kau yakin?

Direktur akan pindah rumah minggu ini, jadi jangan membuat rencana apapun.

Ini waktu yang penting. Semua orang datang, kan?

Tentu saja.

Kita harus melakukannya, walaupun kita tidak punya kesempatan.

Berbicara tentang waktu yang tepat sebelum penilaian kinerja.

Tentu saja kita akan ke sana.

Aku pikir aku tidak dapat melakukannya.

Apa? Kenapa tida?

Tuan Ko juga pindah. Aku sudah bilang akan membantunya.

Benarkah?

Kenapa mereka harus pindah pada hari yang sama?

Tidak apa-apa. Kau pergi ke rumah Direktur.

Aku akan membantu Tuan Ko.

Bagaimana denganmu?

Kau akan pergi ke mana?

Apa?

Tidak perlu dikatakan, Aku akan pergi ke rumah Tuan Ko.

Benarkah?

Kau yakin?

Apa?

Pesanan anda, tuan.

Terima kasih.

Terima kasih.

Kau akan baik-baik saja?

Hah? Apa maksud anda?

Aku tidak enak pada Tuan Ko,

tapi penilaian kinerjanya segera dimulai.

Kau akan dicap buruk oleh direktur jika kau tidak datang membantunya.

Tidak mungkin. Direktur? Melakukan sesuatu seperti itu?

Apa yang kau bicarakan?

Ini waktu yang penting.

Kau harus segera membantu Direktur ketika kau sudah selesai membantu Tuan Ko.

Kita lihat saja nanti.

Hey, Gyeon Gu,

Kau benar-benar akan membantu Tuan Ko dan bukannya Direktur?

Tentu saja. Tuan Ko adalah anggota tertua di tim kita.

Ya ampun.

Tidak sesederhana itu.

Apa?

Tapi kenapa...

Ini musim penilaian kinerja.

Paling tidak kau dapat menunjukkan kesetiaan pada atasanmu.

Kesetiaan?

Iya, kesetiaan.

Tiket untuk mendapatkan hati direktur adalah mengikuti Tuan Jang ke manapun dia pergi.

Kau pikir kenapa aku mendekati Tuan Jang?

Karena mendekati Tuan Jang adalah tiketku.

Kita tidak berkata kau harus melakukan hal yang sama.

Iya. Lakukanlah apa yang membuatmu nyaman.

Kau harus melakukannya dengan orang yang tepat.

Terserah padamu.

Miss Kim sayang.

Kau boleh bicara, tuan.

Dan seperti yang kubilang padamu dari waktu ke waktu,

Aku Miss Kim, bukan Miss Kim sayang.

Mengerti, Miss Kim sayang.

Dapatkah kau...

melihat ini?

Aku sudah melihatnya Tuan Ko.

Kau tahu,

perusahaan menyuruhku les Bahasa Inggris.

Aku pergi setiap sore,

dan mereka tetap menyuruhku melakukannya.

Nilai pada les ini akan menjadi bagian penilaian kinerjaku.

Baiklah,

jadi apa yang kau inginkan dariku Tuan Ko?

Aku dengar kau bisa bahasa Rusia.

Berarti kau bisa berbahasa Inggris kan?

Dapatkah kau melakukannya untukku?

Hanya dua lembar.

Tidak. Aku tidak bisa.

Tuan Ko,

kau tidak melihat aku sekarang sedang bekerja?

Aku melihatnya, tapi...

Tolong urusi masalah pribadimu sendiri.

Sudah waktunya bagiku untuk memilah sampah daur ulang. Permisi.

Tuan Ko, kau ingin aku melakukannya untukmu?

Benarkah?

Di mana aku harus memulai?

Terima kasih, Ju Ri.

Di sini.

Bahasa Jepang ku bagus, tapi Bahasa Inggris sangat sulit untukku.

Emm, Miss Kim?

Silahkan bicara, Tuan Mu.

Kau frustasi karena Tuan Ko, iya kan?

Iya.

Berada di dekatnya tidak terlalu menyenangkan.

Benar.

Tapi itu karena Tuan Ko lebih tua dan lambat daripada kita,

jadi aku memintamu untuk lebih berbaik hati.

Sebenarnya apa maksud anda, Tuan Mu?

Jika kau butuh contoh,

sama seperti yang terjadi barusan.

Jika kau merendahkannya di depan para dongsaengnya,

dia pasti akan malu.

Dan insiden mimisan pagi tadi juga mengejutkan.

Tuan Mu,

Aku tidak datang ke kantor untuk menyelamatkan wajah orang lain.

Aku tidak tahan pada siapapun yang mengganggu pekerjaanku.

Apa kau akan membuangnya? Berikan saja padaku.

Hey, Kim,

kenapa kau tidak membayar tagihanmu semalam?

Kau mencoba bertindak keren, jadi ku kira kau akan membayarnya.

Apa? Mencoba bertindak keren?

Kapan aku berkata akan membelinya?

Kau harusnya membayar apa yang kau makan.

Kau sangat egois.

Picik sekali.

Ini. $3 untuk sojunya.

Bagimana dengan mie udonnya? Kau juga memesan udon.

Ini $10. Aku harus menggantinya.

Ini.

Tunggu.

Aku akan memberimu $1 lagi.

Aku butuh $1 ku kembali.

Jeong Han!

Hai.

- Mau pulang? - Iya.

Kenapa sopirmu tidak ada di sini?

Dia harus melakukan sesuatu hari ini. Aku akan naik taksi.

Katakanlah, apa mungkin, Tuan Jang...

Maksudku, Gyeo Jik,

sedang tertarik dengan seseorang?

Hah?

Aku tidak yakin. Aku benar-benar tidak tahu.

Kau tidak tahu?

Kenapa kau menanyakannya?

Oh, tidak apa-apa...

Apa kau masih punya perasaan pada Gyeo Jik?

Oh, tidak. Aku hanya penasaran.

Bagaimana denganmu? Apa kau tidak tertarik pada seseorang?

Aku? Tidak mungkin.

Aku sibuk dengan pekerjaan.

Tidakkah kau tertarik pada siapapun?

Apa aku tertarik pada seseorang?

Aku tidak yakin.

Sebenarnya ada seseorang.

Tidak, tidak. Tidak ada.

Baiklah.

Tuan Ko,

apa kau akan pulang ke rumah?

Iya, Direktur. Anda, juga?

Hey.

Sudah lama ya. Bagaimana kalau kita berdua minum?

Selamat datang.

Halo.

Kami ingin...

1 pancake dan 1 botol anggur beras.

Iya.

Tempat ini tidak berubah sedikitpun.

Aku tidak mengira kalau tempat ini masih ada di sini.

Aku mampir saat hujan ataupun saat aku merasa seperti anggur beras.

Rasa pancake nya pun masih sama seperti dulu.

Benarkah?

Wow.

Tempat ini benar-benar mengingatkan kembali pada kenangan lama.

Aku dengar kau pindah pada akhir pekan ini.

Iya, Direktur.

Aku dengar kau juga pindah.

Jeong Do.

Saat kita sendirian, ayo kita saling mengunjungi rumah kita seperti dulu.

Haruskah kita melakukannya?

- Gapdeuk. - Iya?

Jadi kenapa kau tiba-tiba pindah?

Ketika kau sudah menempati suatu rumah, kau bilang kau akan tetap tinggal di sana...

selama sisa hidupmu.

Puteri bungsuku akan kuliah tahun ini,

dan puteri keduaku belum lulus.

Untungnya, puteri tertuaku menikah pada musim gugur.

Tahun ini akan menjadi tahun yang boros bagi kami,

jadi kami menjual rumah dan pindah untuk menyewa rumah lain.

Tapi puteri bungsumu sekolah di sekolah kedokteran kan?

Kau sudah membesarkan ketiga anakmu dengan baik.

Aku kesulitan padahal hanya membesarkan satu anak.

Waktu berlalu dengan cepat.

Hey, kau dan aku berjanji tidak akan membuat wanita menangis...

pada saat kita melakukan perjalanan bisnis sebelum menikah.

Iya.

1 kali, kau bertemu 2 wanita pada saat yang sama,

dan seseorang dari Jin Ju datang ke kantor dan menangis.

Iya.

Hey, apa kau ingat...

saat kita datang ke Desa Pasta Kedelai untuk mengembangkan produk baru...

dan hampir mati di gua dimana mereka menyediakan kedelai fermentasi?

Tentu saja.

Kita berdua selamat dari dari hal yang mengerikan selama sebulan.

Benar.

Dan semua orang menghindari kita karena kita bau seperti kedelai fermentasi.

Iya.

Terima kasih, Gapdeuk, telah mengajakku keluar untuk minum seperti ini.

Direktur, apa kau ingin menemuiku?

Iya, Tuan Mu.

Tuan?

Ada hal apa?

Kau tahu penjualan kita tetap menurun tahun kemarin,

dan sekarang juga tidak kelihatan membaik kan?

Iya.

Setelah penilaian kinerja,

akan ada karyawan yang dipecat di setiap departemen.

Apa? Pemecatan karyawan?

Departemen kita juga?

Iya.

Ada pembicaraan tentang PHK saat pertama kali kami membentuk tim,

dan Tuan Ko ada di dalam daftar tersebut.

Apa?

Tuan Ko?

Aku baru saja menemukan diriku.

Direktur, tolong pikirkan kembali.

Tuan Ko...

Tidak ada yang bisa kulakukan mengenai hal ini.

Akan segera diumumkan mengenai perubahan karyawan.

Biarkan Tuan Ko yang memimpin.

Apa? Pemberhentian?

Sekuat apapun mereka,

bagaimana bisa mereka memecatnya seperti ini?

Kau jangan mengatakannya.

Aku merasa ini salahku, jadi ini sangat sulit bagiku.

Hey, bagaimana bisa ini salahmu?

Ini seperti...

Aku mungkin tidak cukup kompeten dalam memimpin tim ini,

Itulah kenapa Tuan Ko dipecat.

Jangan salahkan dirimu.

Kita tidak dapat membiarkan Tuan Ko seperti ini.

Kita harus melakukan apapun untuk membuat dia tetap di sini.

Apa yang bisa kita lakukan?

Masih ada waktu sebelum pengumuman.

Kita harus menemukan cara untuk membuat kinerja Tuan Ko meningkat.

Tuan Ko berkata dia tidak menginginkan apapun lagi selain tetap bekerja di sini...

sampai puteri bungsunya lulus kuliah.

Dan sebagai ketua tim, Aku ingin melakukan itu untuknya.

Jangan khawatir. Kita dapat membantunya.

Tuan, kenapa kau tiba-tiba mengadakan rapat?

Ada sesuatu yang penting.

Ada yang berkata Cha Sung akan meluncurkan produk baru...

dan ditargetkan akan meraih 1% dari pelanggan kelas atas.

1% kelas atas?

Kita sudah melakukan hal yang sama sebelumnya.

Kita kehabisan waktu.

Aku ingin masing-masing Bagian Pemasaran dan Pengembangan membuat perencanaan...

untuk meraih pelanggan kelas atas yang berjumlah 1% dan akan dikirimkan pada Presdir dalam seminggu.

Kita juga harus mengirim perencanaan?

Bagaimana bisa kita tiba-tiba mengerjakan sesuatu seperti itu dalam 1 minggu?

Tiba-tiba?

Itulah tugasmu untuk mencari tahu.

Kau tidak tahu bagaimana Presdir ketika dia marah?

Khusus untuk Bagian Pemasaran dan Penjualan harus melakukannya sebaik mungkin.

Presdir tidak senang dengan jatuhnya angka penjualan.

Iya.

Kita akan melakukan apapun...

untuk mengirim perencanaannya.

Jika kau melakukannya sebelum deadline,

itu akan berpengaruh baik pada penilaian kinerjamu.

Kau harus menaikannya, direktur.

Aku berharap pada apapun yang kalian kerjakan selama satu minggu nanti.

Siapa yang tahu?

Bisa jadi departemenmu yang akan dinaikkan.

Ini belum berakhir kan?

Tentu saja,

penilaian kinerjamu akan memberitahu kami apa yang perlu kami tahu.

Kita akan mengetahuinya dalam seminggu di kantor Presdir, kan?

Kita akan membicarakannya nanti.

Proposal untuk prosuk baru hanya dalam seminggu?

Iya.

Kita harus melakukannya dengan cara apapun untuk mengalahkan mereka.

Kita harus menemukan yang lebih baik daripada Tim Pengembangan...

dan mengalahkan mereka tentu saja.

Iya, Direktur.

Bagaimana bisa mereka menyuruh kita membuat proposal untuk produk baru?

Dan dalam waktu seminggu?

Kita harus melakukannya.

Penilaian kinerja kita bergantung pada hal ini.

Tim Pengembangan akan mengandalkan kecap mahalnya,

jadi kita harus bagaimana?

Kalau begitu kita jangan memilih kecap.

Aku penasaran bagaimana caranya membuat orang tidak keberatan untuk membayar mahal dengan produk kita.

Aku tahu garam paling mahal di Korea.

Namanya Ja Yeom.

Hah? Ja Yeom?

Apa itu Tuan Ko?

Itu garam tradisional Korea...

dibuat dari air laut yang dikeringkan oleh sinar matahari...

yang telah disaring dan direbus dalam panci besi tradisional.

Dibutuhkan banyak waktu dan usaha untuk membuatnya,

dan rasanya jauh lebih enak daripada garam biasa.

Kenapa kau tahu banyak tentang garam itu?

Aku mencoba mengembangkan produk berkualitas ketika pertama kali aku bergabung di Tim Penjualan,

dan ja yeom adalah penelitiaku yang tidak terselesaikan.

Ternyata, garam itu kaya mineral dan sangat sehat.

Tapi aku tidak menyelesaikan proposalnya karena ada gagasan...

tentang makanan sehat tidak ada.

Tentu saja.

Orang yang mengemangkan ja yeom, kau tahu nama panggilannya apa?

Apa?

Keledai keras kepala.

Keledai keras kepala?

Ya ampun.

Ini dia. Ongjayeom.

Kita kembangkan proposalnya dan mengirimkannya dengan nama Tuan Ko.

Dengan begitu akan menghentikan pemecatan Tuan Ko, kan?

Aku yakin sekali,

karena itu akan mempengaruhi tingkat kinerja departemen kita.

Jika kita menuliskannya atas nama Tuan Ko, dia seharusnya tidak akan dipecat.

Bagus. Kalau begitu ayo kita lakukan.

Tidak ada.

Tidak ada?

Tidak.

Di internet tidak ada hal yang berkaitan tentang Ongjayeom.

Benarkah?

Padahal produk itu sudah terdaftar, tapi tidak ada informasinya di internet...

Kita butuh informasi jika kita ingin mengerjakannya.

- Aku tahu. - Hey di sana.

Aku menemukan sesuatu tentang Ongjayeom.

Benarkah?

[Kliping Ko Jeong Do]

[Garam tradisional yang dibuat dengan kebijaksanaan nenek moyang kita, Ongjayeom]

Alamat ada di bawah artikel.

Bersasarkan karakter Presdir,

Aku bertaruh kalau alamat perusahaannya masih sama,

masih membuat garam dengan cara tradisional.

Wow. Lihat ini.

Kau masih mempunyai semua ini?

Itulah yang kami lakukan dahulu. kami tidak punya komputer.

Kami tidak punya pilihan selain memotong, menempel dan menjadikannya sebuah file.

Ini dia.

Itu tidak jauh dari Seoul, ayo kita pergi dan melihatnya besok.

Kau ikut dengan kami, kan?

Aku?

Sepertinya besok aku tidak bisa.

Kenapa tidak? Kau punya rencana lain?

Isteriku dan aku akan bertemu orang tua dari tunangan puteriku untuk pertama kalinya.

Kau tidak dapat melewatkannya. Gyeo Jik dan aku bisa pergi.

Bagus. Semoga selamat dalam perjalanan.

Daerah itu terkenal dengan kepiting rebusnya, jadi cobalah.

Lebih bagus lagi jika kau membelikan untuk kami juga.

[Proposal Buruk Ongjayeom]

Ini bagus.

Kita harus memiliki sesuatu seperti ini.

Ayo cepat kita kerjakan.

Iya.

Tuan Jang dan Aku akan menemui Presdir Ong besok.

Bagus.

Miss Kim ikut denganmu, kan?

Ini perjalanan penting.

Miss Kim,

bisakah kau menemani mereka?

Iya, Direktur.

Sangat mungkin jika kita dapat ke sana dan kembali selama jam kerja.

Apa ini?

Kenapa mereka hanya memakan punyamu?

Apakah kau juga pelatih burung camar bersertifikat?

Aku tidak punya sertifikat seperti itu.

Jadi kenapa?

Aku tidak yakin.

Mungkin burung camar menyukai seseorang yang bersifat baik.

Apa?

Tuan Jang, kau mau ke mana?

Aku akan menemui ketua.

Meskipun kita dalam perjalanan bisnis,

sangat bagus untuk melihat laut, benar kan Miss Kim?

Aku senang jika itu kau menyukainya, Tuan Mu.

Aku harap semuanya berjalan lancar dengan kesepakatan Ongjayeom ini.

Tidak. Ini harus berjalan lancar.

Untuk satu hal, yaitu ide Tuan Ko, yang tidak pernah kita lihat sebelumnya.

Juga, Tuan Ko harus tetap berada di Y.Jang, jadi...

Tuan Mu,

bisakah kau langsung bicara ke intinya?

Iya. Apa yang ingin aku katakan adalah,

Aku meminta bantuanmu hari ini.

Tuan Mu.

Iya?

Bolehkah aku minta segenggam?

Apa?

Oh! Tentu saja.

Kau boleh menerima dua genggam.

Tidak, tuan. Satu genggam saja.

Bagus.

Sial, ini asin.

Tuan Jang, Aku pikir terlalu cepat untuk menemui Presdir Ong sekarang.

Kenapa kita tidak duduk dan menunggu di suatu tempat...

Kita sedang terburu-buru.

Minimal kita harus setengah hari menjelaskan kesepakatannya dan mendapatkan tanda tangannya.

Semua ini tentang waktu.

Ayo cepat kita lakukan dan tunjukkan pada mereka.

Ayo kita pergi.

Ayo pergi!

Kau pencuri kecil!

Apa?

Tapi, tuan,

anda tidak memberikan kami kesempatan untuk menjelaskannya...

Kau pikir kau siapa,

menerobos masuk ke tempatku pagi-pagi begini?

Nama: Ong Ah Jip (78) Presdir Perusahaan Jayeom Nama panggilan: Antik

Tuan, Aku pikir ada kesalahpahaman.

Kami dari Perusahaan Makanan Y.Jang dari Seoul.

Tutup mulutmu!

Aku tahu kalian ke sini untuk mencuri.

Tuan, Aku tidak tahu apa yang kami lakukan sehingga menyinggung perasaan Anda,

tapi kami bukan orang jahat.

Kami ke sini hanya untuk berbicara denganmu.

Jika kau meletakkan bahkan satu kakipun di rumahku,

sesuatu yang buruk akan menimpamu.

Kami minta maaf. Kami minta maaf.

Tapi jika kau bisa memberikan kami kesempatan untuk menjelaskannya...

Diam! Diam! Diam!

- Tapi tuan... - Tuan.

Keluar dari sini!

Aku tidak percaya apa yang baru saja terjadi.

Dia mengusir kita sebelum kita menjelaskan kenapa kita datang ke sana.

Dan dia menyiram kita dengan air.

Ini akan lebih sulit daripada yang kita bayangkan.

Laki-laki itu...

memprovokasi raja penjualan.

Aku akan melakukan apapun untuk mengalahkan sifat keras kepalanya sebelum hari ini berakhir.

Jadi jangn cemas, Tuan Mu.

Baiklah.

Hey, Kim,

Di mana rasa loyalitasmu? Aku lihat kau menghindari air yang disiram itu.

Hanya karena aku menemanimu...

bukan berarti aku harus disiram dengan air juga.

Salahkan saja dirimu sendiri dan gerakan refleksmu yang lambat.

Kita tidak bisa kembali dengan tangan kosong.

Permisi.

Silahkan nikmati tehnya.

Aku minta maaf atas nama ayahku karena kejadian tadi pagi.

Aku minta maaf.

- Oh, tidak apa-apa. - Tidak perlu.

Kami tidak tahu kalau Presdir Ong punya anak.

Karena kami sudah di sini, kami ingin menjelaskan...

Aku tidak ingin berkata apapun atas keputusan bisnis yang dibuat ayahku.

Tidak ada alasan untuk menjelaskannya padaku.

Aku tahu.

Kami benar0benar harus bertemu dan berbicara dengan ayahmu.

Apa ada cara untuk melakukannya?

Sangat tidak mungkin dia akan setuju untuk bertemu.

Sebelumnya ada banyak perwakilan dari perusahaan yang telah datang,

tapi mereka semua sudah berbalik seperti Anda.

Dia tiba-tiba menyiram kami dengan air, jadi kami sedikit terkejut.

Apakah ada alasan mengapa ayahmu begitu tegas menolak untuk bertemu kami?

Dia memiliki pengalaman yang mengerikan saat bekerja dengan sebuah perusahaan besar.

Oh, benarkah?

Pengalaman macam apa?

Ayahku menandatangani kesepakatan dengan harapan untuk membuat orang-orang memakan garam berkualitas,

tapi nama ayahku diletakkan setelah nama perusahaan itu.

Mereka menggunakan nama ayahku untuk melihat garam berkualitas rendah.

Itu membuat ayahku terluka.

Entah lebih baik atau lebih buruk, tapi kemudian perusahaan itu bangkrut.

Jadi itulah kenapa...

Aku yakin kau dapat mengerti kenapa dia sangat tidak ramah.

Kau baik-baik saja?

Aku minta maaf.

Aku merasakan bayinya menendang.

Sudah berapa bulan?

8 bulan.

Aku tidak bisa membayangkan ada dokter kandungan di sini.

Kami harus naik kapal feri untuk sampai ke dokter kandungan,

Jadi kami akan segera mengirimnya...

untuk tinggal dengan orang tuanya.

Apakah bayinya bersendawa?

Suaranya bukan seperti suara bayi.

Hey, Kim,

kenapa perutmu membuat suara seperti itu?

Oh, waktunya makan siang.

Aku akan mengambilnya.

Kami minta maaf atas ketidak nyamanan anda.

Tidak apa-apa.

Dia pasti sangat lapar sampai perutnya menggeram seperti itu.

Biasanya kami hanya memakan semangkuk nasi,

jadi duduklah.

Ayah mertuaku tidak akan kembali dari mendulang garam sebelum sore hari.

Terima kasih.

Jadi inilah rasa dari alam.

Ini tidak telalu banyak, tapi tolong dinikmati.

Kenapa kalian tidak makan dengan kami?

Jangan khawatir. Kami akan makan nanti

- Terima kasih. - Sama-sama.

Mereka sangat baik.

Jayeom benar-benar luar biasa.

Apa yang terjadi di sini?

Ayah, ayah.

Berapa kali aku memberitahumu untuk tidak membiarkan orang asing masuk ke rumah?

Lau tidak hanya membiarkan pencuri masuk,

tapi kau memberi mereka makan. Apa yang terjadi padamu?

Tuan, tuan, Aku bersumpah kami bukan orang jahat.

Kami hanya ingin Anda melihat apa yang kami bawa.

Tuan, Biarkan kami menjelaskan siapa kami.

Aku tidak peduli!

Keluar dari rumahku! Keluar!

Tolonglah, ayah. Tolong letakkan sapunya.

Kau pencuri kotor!

Aku tahu kau ke sini untuk mengeksploitasi dan menghianatiku.

Aku tidak akan membiarkan sekomplotan perusahaan menipuku 2 kali.

Sayang!

Ada masalah apa?

Aku tidak tahu. Perutku...

Permisi, nyonya. Ijinkan aku untuk merasakan perutmu.

Ada tanda-tanda kelahiran prematur.

Bayinya akan keluar kapanpun.

Apa yang kau bicarakan?

Hari kelahirannya masih 2 bulan lagi.

Tolonglah, ayah.

Apa kau baik-baik saja? Sayang, sayang.

Tidak ada waktu lagi.

Air ketubannya sudah pecah.

Dia mungkin cuma punya waktu setengah jam.

Apa? Setengah jam?

Secepat itu?

Dengar, nona. Tolong hubungi 911.

Iya, tuan.

- Cepat telpon 911. - 911.

Bayi ini akan menjadi pemimpin generasi ke-37 keluarga Ong.

Bertahanlah, mengerti?

Apa yang mereka katakan?

Mereka tidak punya akses untuk mengirmi helikopter. Kalau menggunakan kapal akan memakan waktu 1 jam.

Sayang, bertahanlah.

Kita harus cepat.

Ibu dan bayinya akan berada dalam bahaya kalau kita tidak cepat.

cepat dan siapkan persalinan.

Apa yang kau bicarakan, Kim?

Tidak ada doktor di sini. Bagaimana bisa kita menyiapkan persalinan?

Aku akan membantu persalinannya.

Apa?

Tapi Miss Kim...

Kau siapa mau membantu persalinannya?

Kau ini siapa sebenarnya?

Aku...

Miss Kim, seorang bidan bersertifikat.

Apa?

Bidan?

[Sertifikat Bidan Nama: Kim Jeom Sun]

Nyonya, tolong bantu dia.

Tidak ada waktu.

Kau harus melakukan semua yang kukatakan padamu.

Tuan Ong, tolong persiapkan sprei bersih di kamar tidur utama.

Tuan, tolong beri aku handuk bersih dan gunting yang sudah di sterilkan.

Tuan Mu, tolong beri aku air panas.

- Cepat! - Iya, nyonya.

Cepat! Cepat!

Dan Kepala Sawi Keriting, kau bantu aku memindahkannya ke tempat tidur.

Sekarang!

[Miss Kim: Bidan]

Sayang, bertahanlah.

Nyonya.

Apa yang harus kulakukan?

Sayang, bayi kita dan aku akan selamat, kan?

Tentu saja. Semuanya akan baik-baik saja.

Kau bisa melakukannya.

Nyonya.

Baiklah, Nyonya Ong. Tatap mataku.

Bagus.

Ini menyakitkan dan berat, bukan? Tapi semua ini akan berlalu.

Bagus.

- Sedikit lagi. Sedikit lagi. - Sedikit lagi.

Ikuti aku.

Pelan-pelan saja.

Kau melakukannya dengan baik.

Kau melakukannya dengan baik.

Bayinya hampir keluar. Sedikit lagi. Sedikit lagi.

Hampir keluar.

Tinggal 3 dorongan lagi, dan kau dapat melihat bayimu

- Baiklah. Satu. - Satu.

Aku tidak percaya ini.

Dia bisa melakukan persalinan?

Benar-benar.

Aku harap bayinya lahir tanpa masalah.

Aku takut sekali.

Oh? Bayinya!

Bayinya keluar!

Dia abyi yang cantik. Dia mirip ibunya.

Selamat.

Aku hampir kehilangan cucu berhargaku.

Ibunya sudah berjuang melalui keadaan sulit.

Kerja bagus.

Siapa namamu?

Aku dipanggil Miss Kim, tuan.

Mi Seu Kim? (pengucapan Miss Kim dalam bahasa Korea) Terima kasih, Seu Kim.

Katakan...

Kapan kapal feri selanjutnya datang?

Feri tadi adalah yang terakhir.

Kau dapat naik kapal besok pagi.

Ini tidak bagus.

Kita tidak bisa membatalkan kesepakatan, dia melahirkan bayi,

dan tidak ada kapal feri lagi.

Apa yang akan kita lakukan?

Di mana kami dapat tinggal hingga besok pagi?

Aku tidak berpikir mereka dapat tidur dan sarapan di sini.

Oh, Miss Kim!

Apa yang dia lakukan sekarang?

Kau pikir apa yang kau lakukan, Nyonya?

Ini sudah rusak.

Kenapa kau mencoba memperbaikinya Miss Kim?

Sudah lewat jam 6:00. Aku harus pulang ke rumah.

Ada apa denganmu?

Dia bilang itu sudah rusak. Bagaimana kau akan menyebrangi lautan?

Aku bisa melakukannya.

Tolong minggir. Ini berbahaya.

Aku bisa melakukannya.

Tolong, nyonya.

Aku ingin pulang!

Permisi.

Bagaimana aku bisa mempercayaimu berdasarkan selembar kertas ini?

Aku akan datang ke kantormu.

Benarkah? Kau mau melakukannya?

Aku tidak mengatakan aku akan menanda tangani kontraknya.

Aku hanya akan datang ke Seoul...

untuk melihat sendiri seperti apa perusahaanmu.

Tentu saja, tuan.

Kami tidak akan meminta yang lainnya.

Dengar...

Aku tidak melakukannya untukmu.

Inilah caraku berterimakasih pada Mi Seu Kim karena telah membantu persalinan...

dari generasi ke-37 keluarga Ong.

Terima kasih, tuan.

Aku dengar kapal feri terakhirnya sudah pergi.

Kau melewatkan kapal ferinya karena membantu melahirkan cucuku,

jadi tinggallah di rumah kami malam ini.

Benarkah?

Terima kasih.

Presdir Ong Ah Jip akan datang ke Seoul untuk mereview kontraknya.

Benarkah, tuan?

Iya.

Segera susun kontraknya.

Aku pikir kontrak dari Tim Pengembangan sudah ditandatangani.

Kita harus cepat mengejar deadline,

Jadi kerjakanlah.

Kami akan mereview detilnya saat Tuan Jang dan Tuan Mu kembali sore ini...

Tidak, tidak.

Mereka melewatkan kapal feri yang terakhir, jadi mereka menghabiskan malam di sana.

Kalian mulailah tanpa mereka.

Baik, tuan.

Jangan buat kesalahan apapun.

- Iya, tuan. - Iya, tuan.

Bit Na, dapatkah kau mengerjakan ini?

Oh, iya.

Kenapa kau tiba-tiba mengundangku untuk minum?

Kau bukan peminum hebat.

Aku hanya ingin menikmati sedikit minuman malam ini.

Tapi jika...

Tuan Jang dan Tuan Mu menghabiskan malam di sana...

karena mereka melewatkan kapal feri terakhirnya,

Miss Kim akan tidur di sana juga, kan?

Aku rasa begitu. Mereka bertiga akan bersama-sama.

Kau tidak berpikir mereka akan tidur di kamar yang sama, kan?

Tidak mungkin. Bagaimana bisa mereka berbagi kamar?

Di drama televisi,

selalu terjadi kalau hanya ada satu kamar.

Itu kan di drama TV.

Benar kan?

Aku minta maaf. Hanya kamar ini yang kami punya.

Kami ingin membiarkanmu memakai kamar kami, tapi isteriku dan bayinya...

Tidak, tidak. Kami sangat berterima kasih.

Kami hanya akan duduk di sini selama beberapa jam saja.

Aku membawakanmu sesuatu yang lebih nyaman untuk berganti.

Kau sangat perhatian. Terima kasih banyak.

Terima kasih.

Haruskah kita...

bermain?

Iya, haruskah kita?

Kedengarannya bagus.

Miss Kim,

apa kau tidur?

Iya. Aku akan tidur.

Aku butuh istirahat jika aku akan bekerja besok.

Kau benar-benar akan tidur?

Di ruangan kecil ini?

Terutama saat ada 2 orang laki-laki di sini?

Iya. Aku akan tidur.

Tunggu dulu,

apa kau mengatakan...

laki-laki? Di mana mereka?

Baiklah. Kalau begitu ayo kita semua tidur...

Kenapa tidak?

Hey, kau dan Aku harus tidur juga.

Bagaimanapun,

tidak ada yang boleh melewati wilayah masing-masing.

Jika kau melewati garis...

atau membuat kontak fisik denganku,

kalian berdua...

akan mendapatkan konsekuensinya.

Dia di PHK.

Dia trauma karena pengalaman itu.

Ada banyak bintang, iya kan?

Iya.

Ini hari yang panjang bagimu, kan?

Aku rasa begitu.

Aku melihatmu tidur dan sepertinya kau benar-benar lelah.

Aku minta maaf.

Apa kau mencobanya?

Kau tahu, hadiah yang kuberikan padamu. Rok itu...

Aku membayangkan jika kau memakainya.

Bagaimana kelihatannya?

Emmmm, kelihatannya bagus.

Benarkah?

Apa kau senang dengan warna dan desainnya?

Iya, aku senang.

Oh,

Aku sangat lega.

Aku tidak dapat memutuskan antara satu dengan yang satunya lagi.

Yang satunya ada renda dan aku terus berjalan mondar-mandir...

antara yang berenda dan yang kuerikan padamu,

tapi naluri laki-laki ku benar.

Roknya tidak pas.

Apa?

Sebenarnya,

ukuran roknya salah, Tuan Mu.

Oh, benarkah?

Tidak mungkin. Harusnya sesuai dengan ukuranmu.

Tuan Mu,

tidak banyak wanita yang berukuran nol.

Tapi wanita di sana bertanya padaku apa ukuranmu,

jadi Aku berkata pinggangmu sebesar ini.

Oh...

Ini pertama kalinya aku membeli pakaian wanita.

Jadi tolong jangan menjauhkan diri karena masalah yang tidak penting...

dariku mulai sekarang.

Oh, Miss Kim! Miss Kim!

Miss Kim, lihat!

Bintang jatuh. Itu bintang jatuh.

Minta permohonan. Minta permohonan. Kau harus minta permohonan.

Aku tidak apa-apa, Tuan Mu.

Cepat, sebelum kita melihat bintang yang lain.

Apa kau sudah membuat permohonan?

Subtitles by KBS World Diterjemahkan oleh Maria Alifah

Kau harus memberitahu Tuan Ko.

Itu tugasmu sekarang.

Proposal ini harus berhasil, jadi kalian semua harus mengerjakan ini sampai 120%.

Kenapa anda mengemudi seperti orang gila?

Kalau begitu kau bertanggung jawab atas pasar tradisional, Tuan Ko.

Semua yang dilakukan Tuan Ko adalah duduk dan membaca koran,

tapi dia dibayar 4 kali lipat dari kita.

4 kali lipat?

Tidakkah kau tahu bagaimana menunjukkan rasa hormat kepada yang lebih tuan dan para senior?

Posisi tetap seharusnya tidak menjadi jaminan pekerjaan seumur hidup.

Tidak ada pekerja yang dibayar jika dia tidak melakukan apa-apa.

Tuan Ko senior kami.

Apa yang harus dilakukan olehku, seorang karyawan kontrak?

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.