Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Episode 31
Jangan menyerah, pasti ada jalan keluarnya
Kalian semua adalah pahlawan dunia persilatan
Sudah tidak peduli hidup maupun mati
Daripada disiksa, lebih baik tewas di lautan api
Sayang kita, kita tak bisa mengabdi pada guru lagi
Tak disangka, kita pesilat tangguh enam aliran
besar, hari ini terjebak di kuil Wan An
Banyak anggota kita tewas di Kuan Ming Ting
Mungkin hari ini, kita semua akan tewas
Kita telah masuk perangkap si gadis siluman Cau Min!
Semuanya, jika kita tewas di sini
enam aliran besar tak ada generasi berikut
Rakyat akan hidup menderita
Tampaknya tenaga dalam dia dan pesilat tangguh yang lain sudah pulih
Kamu melindungi aku
Para senior di atas menara, silakan kalian lompat ke bawah
Zhang Wuji pasti menemukan jalan keluarnya
Cepat hentikan Zhang Wuji
Kamu omong kosong
Kamu sendiri telah terkepung, nyawa terancam
Begini banyak orang lompat, kamu bisa menangkapnya?
Kita jangan masuk perangkapnya. Lompat dari sini, kita akan tewas
Semuanya. Zhang Wuji adalah keponakanku. Dia takkan mencelakai kita.
Iya. Jika Wuji benar ingin mencelakai kita, dia tak perlu ambil resiko ke kuil Wan An
Dia tak bermaksud mencelakai kita, tapi lompat begini
tinggi, dia takkan bisa menyelamatkan kita semua
Situasi darurat. Jika tidak lompat sekarang sudah terlambat
Daripada mati terbakar hidup-hidup, lebih baik mempertaruhkan nyawa
Jika Wuji benar bisa menangkap aku, itu bagus. Walau tak bisa,
aku tewas mengenaskan, aku takkan menyesal
Aku jalan dulu. Jika beruntung tidak mati,
kita semua ada peluang bertahan hidup
Kakak kedua/Adik kedua
Paman kedua, kamu tidak apa-apa?
Kungfu dan tenaga dalam-mu banyak kemajuan. Aku tentu baik saja
Cepat tangkap pemberontak!
Tertangkap...!
Senior, kalian turunlah
Kamu tidak apa-apa?/Ya
Kalian tidak apa-apa?/Ya
Di mana pamanku?/Di atas sana
Tertangkap...! Kamu lompat dulu
Ayah, aku ingin tunggu Ce Ro
Ce Ro, tenaga dalammu belum pulih. Kamu cepat turun dulu
Aku ingin tunggu guru/Tenaga dalam gurumu sangat hebat
Guru...!
Ce Ro/Guru/Bahaya! Kamu tak ingin hidup lagi?
Nyawa milik aku sendiri, jangan ikut campur
Ce Ro / Guru / Mohon cepat pergilah denganku / Cin Su, ayo pergi
Ayah, lepaskan aku/Cepat pergi, kalau tidak sudah terlambat
Kalian cepat lompatlah / Ce Ro. Lepaskan aku. Ce Ro tidak pergi, aku juga takkan pergi
Semua ini berkat kamu
Keberuntungan adik kelima, memiliki anak yang baik seperti kamu
Ini sudah tugasku. Apa tenaga dalam anda sudah pulih?
Sudah pulih sekitar 60%. Cukup untuk melawan mereka
Ayo kita pergi!
Kalian turunlah
Ce Ro, cepat turun, aku akan menangkapmu
Ayo pergi
Kalian tidak apa-apa?/Ya
Pendekar Muda, terima kasih..
Terima kasih, pendekar muda
Hati-hati / Ce Ro, cepat turun!
Cepat turun, Ce Ro!
Guru pasti akan baik saja. Dia akan segera ke sini
Guru...!
Kakak Senior.
Kirim pasukanku kesini / Ya
Pangeran, kediaman raja terbakar/Apa?
Di mana ayah?/Aku akan kembali dulu, hati-hati
Ikuti aku!
Ce Ro, cepat pergi!
Kalian pergi dulu, aku akan menyusul
Masih tunggu apa? Api sudah terbakar di sini, sudah terlambat
Guru ingin kita bertahan hidup, kamu sudah lupa?
Jika tunggu lagi, mungkin akan mati terbakar hidup-hidup
Aku ingin di sini menunggu guru. Kalian pergi dulu...!
Ayo pergi!
Kalian cepat pergilah/Tunggu kamu dibawah
Anda tidak apa-apa?/Ya
Di mana Nona Cou? Di mana ketua emei?
Ketua emei sedang bertarung. Nona Cou melindungi gurunya, masih belum turun
Ce Ro!
Majikan, situasi berubah, jika tak pergi akan menjadi tahanan mereka
Segera mundur dari kuil Wan An. Segera!
Ketua Zhang
Besok di tempat yang sama,
aku mengundang kamu minum arak lagi
Guru!
Guru!
Kenapa kamu masih belum pergi? Api sudah terbakar di sini
Apa kamu ingin tewas terbakar/Aku ingin bersama guru/Kamu!
Aku akan bunuhmu!
Aku bersumpah. Semua yang dikatakan itu, dialah yang lakukan. Kamu salah menuduh aku
Guru!
Guru, bagaimana keadaanmu?
Kamu kena jurus telapakku, masih bisa cerewet!
Dasar picik! Untuk apa aku masih biarkan kamu dan saudaramu?!
Nyonya, maafkan aku
Keparat! Kamu merusak nama baikku! Hari ini, aku mati bersama kamu!
Guru/Tunggu
Aku mengaku kesalahan. Tadi tak seharusnya lakukan itu, tapi aku ada tujuanku
Aku ingin secepatnya menyelamatkan enam aliran
besar. Jika dendam kamu denganku belum berakhir,
tidak apa-apa. Setelah mereka lolos dari
maut, kamu membuat perhitungan denganku lagi
Ce Ro, kamu pergi dulu. Cepat lompat! Aku ingin mati dengan dia!
Guru tidak pergi, aku juga takkan pergi/Kamu...
aku tak ingin mati
Jika kamu ingin membuat perhitungan denganku, ikuti aku
Kamu...jangan pergi/Guru
Guru, di sini sangat berbahaya, kita turun dulu
Tak disangka kamu masih percaya si ketua iblis itu
Para siluman itu, walaupun aku mati, juga takkan terima belas kasih mereka
Jika guru mati, bagaimana dengan emei? Kakak senior sedang menunggu kita
Percayalah ketua Zhang kali ini saja
Ce Ro, cepat turun, aku akan menangkapmu
Guru...!
Guru...!
Guru...!
Ce Ro/Guru
Kamu harus ingat yang kami janji pada guru, tahu?
Aku ingat/Kalau tidak, aku takkan mati dengan tenang.
Aku tahu, guru
Bertahanlah. Aku akan berikan tenaga dalamku
Dasar iblis, jangan sentuh Ce Ro-ku!
Guru...!/Ketua emsi!
Guru/Ketua emsi/Jangan sentuh guruku!
Guru...!
Dia akan diberkati
Guru...!
Paman, maaf. Kalian harus menjaga aku
Maaf apa? Kamu telah menyelamatkan kami.
Juga terluka karena ketua emei. Kami berhutang padamu
Aku berhutang pada ketua emei/Wuji, kamu tak perlu sedih
Semuanya tahu, ketua emei menolak diselamatkan
Wuji, kamu tak perlu merasa bersalah
Wuji, jangan berbicara, istirahatlah
Kakak senior, bagaimana kita harus mengurus jenazah guru?
Sekarang situasi diluar berbahaya. Juga tak bisa ambil resiko membawa kembali ke emei
Ya. Kini guru telah meninggal. Menurut
kalian, siapa yang pantas menjadi ketua baru
Kakak senior lebih awal masuk emei dan kungfunya
paling hebat. Dia yang pantas menjadi ketua emei/Ya
Kalau begitu, aku takkan mengalah/Tunggu
Ce Ro, kamu memiliki lencana ketua emei. Apa guru berikan padamu?
Ya. Di menara kuil Wan An, guru angkat aku menjadi ketua generasi ke-4 emei
Kalau begitu, silakan ketua beri petunjuk/Tak
mungkin guru serahkan emei padamu
Siapa yang tahu kamu mencuri lencana ketua?
Kalian tahu pribadi-ku, jangan sembarangan menuduh
Menurut peraturan, kamu tidak berhak menjadi ketua
Kalian adalah murid emei. Menurut kalian, itu masuk akal?
Tak pernah mendengar bicarakan itu. Tapi kungfu guru hebat,
siapapun takkan mampu mencuri lencana itu/Akhir-akhir ini, guru
sangat menyayangi Ce Ro. Kita semua melihatnya. Bahkan guru memanggil Ce Ro
Mungkin menerima Ce Ro sebagai ketua/Siapa bilang guru memanggil
dia? Jelas-jelas anak buah gadis siluman itu bawa dia pergi
Ini pasti ada yang tak beres. Kamu sebenarnya punya siasat apa, katakan
Guru sadar sebelum meninggal. Jika aku merampas
lencana ketua, dia pasti akan beritahu kalian
Takkan memanggil aku. Guru, anda belum lama meninggal, aku sudah dicurigai
Aku sudah mengatakan pada guru, sulit memikul tugas berat ini
Sekarang belum apa-apa, mereka menentang aku. Aku harus bagaimana sebaiknya?
Kamu kira dengan perkataan dan air matamu bisa menyakinkan kami?
Guru sudah mati, kamu bisa bicara apapun
Aku bersumpah di hadapan guru. Aku berkata sesuai fakta.
Jika berbohong, pasti tersambar petir
Ce Ro, jangan sedih, aku percaya padamu.
Dia telah bersumpah, jangan curiga lagi. Kalau tidak, guru,
mati tidak tenang. Kita akan merasa bersalah/Kalian!
Ketua emei generasi ketiga, Mie Cie Chong Se, hari ini di kremasi
Jiwanya hidup selamanya-lamanya
Ketua Cou, hidup mati sudah takdir. Amitaba
Ketua Cou, jangan larut dalam kesedihan
Butong turut berduka. Semoga Yen Se Thai pergi dengan damai
Semoga Yen Ce Thai cepat reinkarnasi
Ketua Cou, aku turut berduka mewakili aliran Ming
Berlutut!
Ayah, masalah ini tak bisa sepenuhnya menyalahi Min Min
Tenang, belum giliran kamu!
Kamu berani tak mendengar perintah
Aku putrimu, bukan anak buahmu. Tak perlu ikuti perintah
Tak boleh perintahkan aku sebagai prajurit
Kalau begitu, aku sebagai ayahmu suruh kamu berlutut
Kamu boleh suruh aku berlutut, tapi harus beri aku alasan menghukum aku
Kalau tidak, aku takkan terima
Cepat minta maaf pada ayah
Kamu mau alasan, sekarang aku akan beritahu kamu
Saat itu kamu bilang ada ide bagus, bisa mengatasi semua aliran Chongyen
Sebagian kediaman raja terbakar. Hanchi tewas mengenaskan. Kuil Wan An hancur
Tak ada satupun orang dunia persilatan menyerah. Kamu mempermalukan pemerintah
apa masih tidak mengakui kesalahan kamu?
Ya, aku harus dihukum. Tapi rencanamu bisa gagal,
karena pengkhianat. Kamu seharusnya menghukum si pengkhianat itu
Kamu hanya cari alasan. Siapa pengkhianat, siapa mengacaukannya?
Ini...aku tak berani mengatakannya
Kamu harus mengatakan, ini perintah. Ayah beri kamu perintah
Jika aku mengatakan, ayah tak boleh menghukum aku
Setelah aku tahu yang sebenarnya baru ambil keputusan. Katakan
Pengkhianat yang mencelakai aku adalah pendeta Ku
Dan yang mengacaukan adalah ayah/Kamu!
Ayah tahu dia adalah satu salah ketua aliran Ming.
Dia adalah meta-meta menyusup di kediaman raja
Anggota Ming bisa menyelamatkan mereka, semua itu karena meta-meta itu
Ku Tao Tuo adalah salah satu ketua aliran Ming?
Ya, ayah. Aku sendiri mendengar Wuji memanggil dia ketua Fan
Jika ayah tidak percaya padanya. Sejak kecil, biarkan dia menjadi guruku
hari ini takkan gagal.
Semua ini karena ayah tak bisa menilai orang dengan baik
Kalau bukan ayah yang mengacau lalu siapa?
Ayah, jangan marah
Semua pernah bersalah. Lain kali lebih hati-hati menilai orang
Tenanglah. Aku takkan menyalahi ayah
Kurasa kalian sudah hampir pulih. Lebih baik kita membahas rencana selanjutnya?
Tenaga dalam kita sudah hampir pulih. Kurasa kita menyerang mereka
Kali ini, pasukan Yen pasti ada strategi baru. Menurutku, kita harus lebih hati2
Begini saja, kita sogok beberapa orang mongol. Mendapatkan informasi mereka
Kita baru bertindak
Kita bertindak secara diam-diam, itu tak pantas
Situasi darurat/Ya..
Kenapa kamu tak setuju?/Semuanya..
Kurasa masalah ini tak bisa cepat ambil keputusan
Menurutku, kita istirahat beberapa hari lagi
lalu kembali ke perguruan masing-masing
Kita akan tetap saling berkomunikasi, saling memberi informasi
Menunggu kesempatan yang tepat/Ya, itu lebih baik
Aku di sini ada kabar baik/Apa?
Raja kelelawar/ Ketua
Kabar baik apa?
Aku membawa arak terbaik untuk kalian
Darimana kamu dapat arak itu?/Disana ada arak bagus
Sana? Perjalanan begitu jauh. Kamu hanya demi satu kendi arak
Kesana secara terbuka
Agar pasukan Yen mengira kita kabur lewat sana
Aku belum pernah minum arak bersama aliran yang baik
Apa hari ini kalian bersedia minum denganku?
Aku akan minum denganmu/Baik/Aku keberatan
Bagaimana kalau air menggantikan arak?
Mari...bersulang
Arak bagus/Mana boleh ada arak tapi tidak ada daging
Kita berburu bersama. Hanya saja kelinci dan ayam liar sudah dicampur.
Silahkan menikmati
Ada satu pepatah didunia persilatan. Suka dan duka memikul bersama
Kita adalah keluarga dunia persilatan, harus membagi bersama/Ya...
Bagus..perkataan yang bagus
Mungkin biksu tak bisa menikmati daging ini
tapi ada buah-buahan. Silahkan menikmatinya
Ce Ro. Aku tahu kalian berdoa untuk Se Thai
Aku membawa apel untukmu. Makanlah
Apa yang sedang kamu pikirkan?
Tidak pikirkan apa-apa
Sebelum guru kamu meninggal, tidak lupa memperingati Wuji
kelihatannya gurumu sangat dendam dengannya. Sekarang orang
dunia persilatan angkat dia menjadi ketua dunia persilatan
Mungkin akan membawa bencana dikemudian hari
Aku tahu harapan guru. Kamu tak perlu ingatkan aku
Masalah besar sudah berakhir. Aku masih ada urusan harus kembali ke Da Du.
Aku berpamitan di sini. Dikemudian hari, pasti bersatu dengan kalian
Bertarung sampai tetesan darah terakhir dengan pemerintah yang kejam pada rakyat
Permisi/Ketua Zhang, jaga dirimu. Sampai ketemu
Ketua
Ketua Yang, ada masalah apa?
Kamu terburu-buru pergi ke Da Du, apa ada masalah penting?
Terus terang, aku pergi untuk bertemu Cau Min
Tapi pertarungan semalam, kamu masih ingin
pergi menemui dia? Bagaimana jika dia.../Tidak
Bagaimana kamu tahu?/Sebab aku janji dia 3 hal. Semalam, dia berkata padaku
Hal pertama adalah ingin aku mencari ayah angkat. Pinjam golok pembunuh naga.
Kamu sudah menyetujuinya?
Dia ingin pinjam untuk melihat-lihat. Tenanglah,
dia takkan bisa merampasnya dibawah mataku
Tapi Cau Min licik, kamu pasti tahu itu
Orang harus menepati janji. Aku yang janji padanya dulu
Lagipula, ayah angkatku seorang diri diluar,
juga sudah tua, saatnya menjemput dan menjaganya
Ketua berbakti. Aku akan cari orang menemani kamu
Tak perlu. Kalian berpencar dan lakukan perlawanan, hati-hati
Baiklah. Mohon ketua harus selalu berhati-hati
Kejadian kuil Wan An. Kamu telah menjadi harapan
dunia persilatan. Jangan salah membuat keputusan
Aku tahu aku memikul tugas berat. Aku akan berhati-hati
Kalian sudah istirahat, kembali ke emei dulu/Ketua, kamu tidak pergi bersama kami?
Pemakaman guru sudah selesai. Mohon ketua pergi bersama kami
Guru ingin aku lakukan sesuatu. Aku harus selesaikan perintah guru
Lakukan apa? Bahaya masih belum berakhir. Kami tak bisa biarkan ketua pergi sendiri
Ini rahasia. Hanya boleh aku pergi sendiri.
Setidaknya beritahu mau pergi kemana. Jika terjadi
sesuatu dengan ketua baru, bagaimana dengan kami?
Mohon ketua beritahu ingin pergi kemana, agar kami bisa tenang.
Jika terjadi sesuatu, guru di alam baka, juga takkan tenang.
Sudah kubilang ini rahasia! Jangan tanya lagi. Semua yang aku lakukan,
menjalani perintah guru. Demi kepentingan perguruan emei
Mudah sekali mengatakannya
Demi kepentingan perguruan emei, jadi ada hubungan dengan kami semua
Kenapa tak bisa mengatakannya? Benar?
Ya, Ce Ro. Katakanlah. Ada apa tak bisa mengatakannya.
Kamu tak mengatakan, bagaimana kami bisa tahu?
Cukup! Aku ketua, harus dengarkan aku!
Tuan muda, kamu sudah kembali
Anda tidak kembali sepanjang malam, aku khawatir sekali
Semalam kami pergi ke kuil Wan An padamkan api.
Akhirnya berhasil menyelamatkan anggota 6 aliran besar
Baguslah
Tapi kejadian semalam, di sini sudah tak aman
Lebih baik kamu cepat pergi dari sin/Baik, mari kita pergi
Kamu ke Si Bei menemui ketua Yang. Dia bisa menjagamu
Aku harus pergi ke suatu tempat yang sangat jauh, tak bisa membawa kamu
Kamu bawalah aku bersamamu. Aku ingin melayani kamu
Aku juga janji menemui Nona Cau. Ombak besar berbahaya
Kamu tak bisa kungfu, sangat berbahaya/Aku semakin harus pergi
Kenapa?
Karena, Nona Cau itu sangat kejam. Entah bisa lakukan apa padamu
Kamu terlalu khawatir. Dia takkan bisa melukai aku
Tuan muda, kamu orang yang baik. Tapi nona Cau itu
sangat licik. Entah dia bisa gunakan siasat apa
Benar tidak apa-apa. Nurutlah. Pergi mencari ketua Yang
Kamu benar-benar tak perlu mengkhawatirkan aku
Sekarang aku sudah harus pergi/Aku benar tak boleh pergi denganmu?
Baiklah. Kamu tetap di sini. Nanti aku kembali, kita bicara lagi
Nona, makan atau bermalam?
Maaf, apa di sini ada tamu bermarga Zhang?
Sekitar umur 20 tahun, berbadan tinggi
Marga Zhang, tinggi? Tak ada
Mungkin dia bilang bukan marga Zhang, tapi marga Cen
Ya, ada tuan muda Cen/Dimana dia?
Dia masih belum kembali, tapi pembantunya ada di atas
Nona, ada tamu mencari kamu
Nona, aku buka pintu ya
Silahkan
Keluarlah
Maaf, tuan muda. Aku takut kamu dalam bahaya/Bukankah aku bilang..
Baiklah. Kita masuk bersama/Terima kasih, tuan muda
Nona Cau/Ternyata kamu menepati janji
Tapi kenapa membawa gadis kecil?
Apa merasa aku membosankan?
Dia adalah../Aku pelayan tuan muda. Agar tidak dicelakai oleh orang picik
Semoga pengertian Nona Cau./Siau Chau
Tuan muda Zhang sungguh hebat. Pertama, nona Cou. Sekarang, gadis ini
Tampaknya semua orang tertarik padamu.
Pantas Mie Cie Se Thai bilang kamu adalah pria dusta
Silahkan duduk
Kejadian semalam, aku minta maaf, mohon mengerti
Si Hanchi itu, aku benci melihatnya
Terima kasih/Tuan muda, hati-hati
Aku bersulang untukmu
Ketua/Tuan putri
Pendekar Ku, kamu menipuku. Kamu hebat sekali menutupi dariku
Maaf. Nama asliku adalah Fan Ming Yau, salah satu ketua aliran Ming
Saat itu aku menyusup ke kediaman Yen, aku terpaksa. Selama ini, tuan putri,
aku sungguh menghormati tuan putri. Maka ke sini untuk berpamitan
Pergi saja, tak perlu berpamitan.
Tapi kamu adalah guruku dan aku ingin bertanya,
apa kamu pernah benar2 berkata jujur?
Aku melihat kamu tumbuh besar. Jika tak ada perkataan jujur,
itu bohong. Hanya saja, kita dari suku berbeda, terpaksa melawan suku asing
Walaupun musuh, tak perlu berpura-pura ke sini
Pria sejati bertindak sesuai hati nurani. Aku sudah memutuskan menentang tuan putri
maka aku harus jelaskan semuanya.
Arak pertama ini, aku bersulang untukmu
Perhatian kamu terhadap kamu selama ini. Guru tak ada disisi-mu lagi
jagalah dirimu baik-baik
Arak kedua ini, mulai hari ini,
hubungan kita guru dan murid sampai di sini.
Ketua, walaupun tuan putri masih muda, tapi tindakannya kejam
Penuh siasat. Kamu harus hati-hati, jangan tertipu lagi
Jangan khawatir. Aku pasti akan berhati-hati
Terima kasih atas pujian pendeta Ku
Kamu.../ Kenapa?
Tidak apa-apa. Aku salah orang
Kamu punya kemampuan apa membuat anak buahmu tunduk padamu?
Kami hanya demi negara dan rakyat. Bersikap satria, kesetiaan
Aku belum lama mengenal ketua Fan, tapi ada kesamaan
Kami melawan pemerintahan kejam, maka saling menghargai.
Kamu mau berontak?/Kami hanya ingin mengambil kembali milik kami
Apa masih ingin meminjam golok pembunuh naga?
Tentu. Kamu sudah janji aku, jangan ingkari janji
Hal aku janji padamu, pasti akan melakukannya
Hanya saja, aku ada satu permohonan
Aku ingin pinjam pedang langit-mu
Aku masih belum melihat golok pembunuh naga, kamu mau
pinjam pedang langit dulu. Hitunganmu cukup cerdas
Terima kasih
Siau Chau
Terima kasih, tuan muda.
Terima kasih, nona Cau
Kakak senior/Kenapa? Kecewa melihat aku?
Tidak, kamu mengagetkan aku
Kamu tidak lakukan kesalahan, takut apa?
Kamu kembali ke sini secara diam-diam, apa tujuan kamu?
Aku sudah mengatakannya. Terserah kamu percaya atau tidak
Guru berikan aku satu tugas penting. Aku harus lakukan dengan baik
Omong kosong. Kurasa kamu ke sini ingin berkencan dengan si keparat Wuji!
Berhenti! Jangan paksa aku melawan kamu!
Kakak Senior/Jangan harap kamu bisa kabur
Aku sudah beritahu mereka segera ke sini. Hari ini, kamu harus jelaskan pada kami!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.