Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sebelumnya di Robin Hood.
Aronne tewas./ Aku turut berduka.
Mengejar seorang buronan.
Kita hanya tahu mereka pencuri dan pembunuh yang merampok milik mahkota.
Hadiahnya, Sheriff.
Separuh dariku, sekarang.
Kupikir Warick dan Leicester setia.
Ada alasan untuk percaya itu berubah?
Ratusan prajurit untuk menangkap buronan?
Kau tak merasa itu agak mencurigakan?
Hutan ini sebentar lagi penuh prajurit.
Kita tak pergi bersama./ Berpisah?
Aku tak bisa menanggung kematian kalian.
Kau harus tinggalkan Nottingham.
Lepaskan aku!/ Bakar ladangnya!
Mereka ditangkap./ Untuk digantung.
Kau merampok uskup?/ Ya! Aku merampoknya!
Kita harus selamatkan mereka./ Mereka akan diberkati sebelum digantung.
Semoga Tuhan kasihi jiwa mereka.
Godda, lihat ini.
Aku ingin ikut!/ Kalau begitu, ayo!
Itu Robin Hood?
Earl Marshal ada di sini?
Mata sang ratu juga ada di sini.
Terjemahan oleh Dust
Darah putriku ada di anak panah itu.
Anak baptis sang raja.
Hampir dibunuh seorang buronan.
Hal seperti itu terjadi...
Aku tak akan memaafkannya.
Kota kita diserang.
Sembilan prajuritku tewas.
Tiga tahanan dibebaskan.
Dan berminggu-minggu Robin Hood mengelabui kita di hutan yang seakan melindunginya
seperti sekutu.
Setidaknya kita tahu dia Saxon.
Kau yakin dia seorang Saxon, Yang Mulia?
Sherwood menyembunyikan pencuri dari segala jenis.
Tahanan yang dia bebaskan Saxon.
Tak ada Norman yang ambil risiko untuk mereka.
Kesetiaan Hood sudah jelas.
Bertahun-tahun aku berusaha menjaga kedamaian
antara rakyat kita.
Namun kedamaian itu rapuh.
Kelangsungannya sekarang ada di tindakanmu.
Kau akan temukan Robin Hood dan bawa dia padaku,
hidup atau mati.
Tuan, Hood tidak ada di antara kita.
Tak ada desa Saxon yang berani menantangmu begitu.
Yang terjadi di sini sudah pasti sampai ke telinga Raja Henry.
Bisikan kecil soal pemberontakan bisa membuatnya berlayar ke sini.
Jika dia berlayar ke Inggris,
desamu akan terbakar, rakyatmu akan berdarah,
dan kau akan berharap punya penguasa sebijakku.
Bawa Robin Hood padaku.
Atau kau akan berbagi nasibnya.
Kau pikir mereka mendengarku?
Mereka dengar, pertanyaannya,
apa mereka cukup bijak untuk bertindak.
Henry bukan orang yang murah hati,
tapi apa dia benar setan seperti katamu?
Kau tak pernah lihat dia di perang?
Tugasku memberkati perangnya. Bukan bertarung.
Dan aku berdoa semoga kau tak perlu memberkati perang lagi.
Terutama di sini.
Kau tampak menawan.
Ayah.
Sulit dipercaya kau baru saja lolos dari maut.
Kalau ular ingin membunuh,
ia butuh bisa, bukan hanya taring.
Kau kuat untuk malam ini?
Perlu lebih dari panah seorang buronan
untuk membuatku absen malam ini.
Earl Marshal, aku menunggu kapan kau muncul.
Kita sudah dekat?
Kau akan tiba sebelum senja, Paduka.
Ceritakan padaku tentang pos terkutuk ini.
Tempat yang menarik.
Penuh ambisi dan konflik.
Lalu para baron?
Sarang ular licik, seperti biasa.
Sheriff menjaga mereka,
tapi seperti keluarga suamimu,
ia sibuk dengan urusannya sendiri.
Kau percaya Robin Hood memang berniat membunuh Sheriff?
Kupikir begitu, dan tembakannya luar biasa.
Ia melepas panah dari seratus langkah
di atas bangunan yang terbakar.
Kedengarannya seperti pahlawan dari cerita rakyat.
Aku hampir tak percaya andai aku tak melihatnya sendiri.
Aneh, bukan?
Kelompok bandit bisa lolos dari cengkeraman sheriff.
Kau menyiratkan dia mendapat bantuan?
Siapa yang diuntungkan dari kerja sama begitu?
Siapa pun yang untung dari kekacauan.
Daftarnya panjang, kalau begitu.
Para baron ada di urutan teratas.
Dan kalau ada ketidaksetiaan, aku akan membongkarnya sampai akar.
Seperti apa rupanya?
Aku cuma sempat melihat sekilas.
Tak buruk dipandang,
kalau kau suka yang begitu.
Dan apa maksudmu begitu?
Tertarik pada bandit.
Dan orang-orang berandal.
Bukankah semua orang suka begitu?
Seorang buronan gagah yang berani mempertaruhkan nyawa demi tujuan besar?
Suamiku tersayang.
Itu pasti membuatmu kesal.
Aku ingin menemui dia.
Melihat sendiri seperti apa orangnya.
Pria yang kulihat pantas digantung.
Yang ia pantas dapatkan tak penting.
Yang penting apa yang ia perjuangkan.
Agar tetap hidup dan lolos dari tiang gantung.
Kau benar-benar ingin menemuinya, Paduka?
Aku tak menyeberangi setengah Inggris hanya untuk menikmati hidangan, bukan?
Dia datang, ayah.
Ayah akan ke sana.
Kau pergi dulu.
Philip.
Paduka.
Selamat datang di Nottingham.
Nona Huntingdon.
Ayahmu di Nottingham bersama Master Aleppo.
Aku tahu.
Bernard ikut?/ Ya, Nona.
Hanya aku di sini.
Kau tak apa?
Tak apa. Sekarang masuklah.
Aku harus menemui seseorang.
Dan Aveline... kau tak pernah melihatku.
Aku mengerti, Nona.
Rob.
Sudah lama sekali aku tak melihat tempat ini.
Aku juga merasakannya.
Aku tak menyangka kau akan datang.
Atau menerima pesanku.
Bagaimana kau bisa mencapai Egbert?
Lewat Will.
Dia membawakan catatan itu ke pamanmu.
Kau berubah.
Banyak yang terjadi.
Dan Lefors... itu benar?
Aku membela diri. Mereka mabuk.
Mereka akan membunuhku kalau aku diam.
Aku percaya kau.
Aku tahu soal Aronne.
Maaf, Marian.
Di bawah bayang ayahku, tak ada yang aman,
bahkan anak-anaknya.
Aku tak seharusnya pergi.
Seakan semua ini bebanku.
Hei... lihat aku.
Kau tak pergi, kau melarikan diri.
Kita masih bisa lari.
Tidak.
Aku berutang pada sang ratu, dan kau sedang diburu.
Hidup macam apa itu?
Selain itu... mungkin ada cara yang lebih baik.
Ratu datang bukan hanya untuk bertemu sheriff dan para baron.
Tujuan sebenarnya adalah bertemu dengan sang buronan, Robin Hood.
Tunggu... dan apa hubungannya denganku?
Kau seorang Saxon yang dibesarkan penjaga hutan.
Sherwood tak bisa menyembunyikan apa pun darimu.
Kalau kau bisa menemukannya dan mengatur pertemuan ini,
aku yakin Eleanor mungkin memberimu pengampunan.
Aku tahu apa yang akan kau katakan. Bahwa kau tak melihat
Marian...
bagaimana ini mengubah sesuatu bagi kita.
Tapi tahu apa yang kulihat, Rob?
Seorang pria yang bisa menyelamatkan dirinya kalau mau.
Pilih ini... untukku.
Bisakah kau menemukan Robin Hood?
Ya.
Kalau begitu cepatlah.
Pertemuan akan di Oxley Meadows, di tepi Sherwood.
Ratu menjamin keselamatannya. Aku menginap di kedai.
Kalau pertemuan sudah pasti,
suruh seseorang kabari aku di sana.
Aku mencintaimu, Marian.
Aku lebih mencintaimu.
Aku ingat saat kastel ini hanyalah tumpukan batu.
Mengagumkan untuk seseorang yang bermula sebagai ksatria biasa.
Menunggang bersama sepupuku, sang raja.
Benar.
Yang kau lihat ini adalah wujud dari visi sang raja
untuk menjadikan Nottingham permata Midlands.
Dan tentu, dari kantong kerajaan.
Mahkota selalu memberi hadiah bagi mereka yang setia padanya, Paduka.
Tentu saja.
Dan cepat menghukum mereka yang tidak.
Sang ratu tiba tanpa banyak upacara.
Dan kami baru diberi tahu pada saat terakhir.
Itu tidak biasa.
Bukan Eleanor yang aku kenal.
Biasanya ia datang dengan terompet dan panji-panji.
Apa yang kalian ributkan di sini,
seperti dua gagak tua bertengkar di pohon?
Kami membahas agenda penguasa kita.
Apa yang membawanya melintasi setengah Inggris.
Dengan Robin Hood buat kekacauan, mungkin ia datang
untuk melihat api mana yang harus dipadamkan dan mana yang harus disulut.
Apa peduli Eleanor pada seseorang seperti Hood?
Ia hanya serangga kecil yang tak layak diperhatikan.
Namun ia datang setelah aksi-aksinya.
Apa pun alasannya,
kehadiran ratu selalu memenuhi pundi.
Leicester, selalu saja bunyi koin di telingamu.
Apa pendapatmu, Madeline?
Mengapa ia datang?
Menurutku ratu tak pernah melangkah tanpa tujuan.
Pertanyaannya bukan mengapa ia di Nottingham,
tapi apa yang ia inginkan dari kita?
Ini jamuan untuk ratu, bukan kedai minum.
Jaga dirimu./ Saat seseorang berduka, ia minum.
Dan saat seseorang berada di hadapan sang ratu,
ia tahu kapan harus berhenti.
Kehadiran Eleanor mengganggu.
Kita seharusnya memburu bajingan Locksley itu.
Dialah yang harus di tanah, bukan putraku.
Akan ada waktu untuk mengurus para penjahat itu.
Tapi malam ini, tunjukkan sopan.
Itu permintaanmu?
Sopan santun?
Itu perintahku.
Nottingham?
Ke mana saja kau?
Apa yang terjadi dengan gaunmu?
Rapikan rambutmu.
Ratu meminta kehadiranmu tadi.
Aku tak bisa menemukanmu./ Aku sedang menjalankan tugas.
Untuk ratu.
Tugas apa?
Tugas yang ia percayakan padaku, bukan padamu.
Aku salah menilai. Kau punya temperamen gadis yang jauh lebih cantik.
Marian.
Maaf, aku harus membawa dia pergi,
dengan restumu.
Atau tanpa.
Siapa perempuan masam itu?
Aku tak pernah lihat kuku sepanjang itu selain di kandang ayam.
Terlalu membosankan untuk malam ini./ Baiklah...
Masukkan saja dia ke dalam ceritamu soal istana.
Ceritakan semuanya, terutama jika melibatkan kesalahan moralmu.
Kau akan kecewa.
Aku hanya merapikan ranjang.
Merapikan ranjang?
Setidaknya pasti ada yang mengacak-acak ranjang itu.
Seorang juru tulis tampan yang kau coba cicipi.
Atau mungkin dia yang mencicipimu.
Kau memang tak bisa diperbaiki.
Baru dua menit bersamamu, aku sudah butuh pengampunan.
Aku hanya mencoba menyelamatkanmu
dari kematian karena kesalehan, itu demi kebaikanmu.
Jika ada, Westminster menunjukkan apa yang tak ingin aku jadi.
Marian. Kau sedang berada di tepi menjadi gadis suci selamanya.
Teruskan saja, dan kau akan membuat semua orang mati bosan
dengan kisah hidupmu yang perawan dan tak tersentuh.
Bagaimana pasienku?
Sembuh terlalu cepat, sayangnya.
Kalau aku ingin tetap dirawat olehmu, mungkin aku butuh cedera lagi.
Mungkin yang tak terlalu mematikan tapi...
tetap mendebarkan.
Marian.
Kalian saling kenal.
Hanya sekilas. Dari istana.
Ya, sayangnya belum cukup untuk mengaku kenal.
Sayang sekali. Aku merasa kehadiran Earl Marshal
sangat memulihkan.
Dan semoga kau akan terus merasa begitu.
Nona.
Kau dan Earl Marshal?
Belum... tapi segera.
Kau harus tahu, kudengar Earl Marshal bisa agak agresif.
Bagus. Itu yang aku suka.
Aku mencoba. Kau yang akan menjatuhkannya.
Cukup kalian!
Ayo, anak-anak./ Lutut ditekuk, punggung lurus.
Maaf, itu sebenarnya tempatnya di sana.
Aku bercanda, tentu saja.
Dasar Norman sialan.
Kau tak pernah berhenti bekerja?
Kayu ini tak akan terbelah sendiri.
Ada apa?/ Aku membuatkan sesuatu.
Yang satunya sudah usang, aku melihatnya.
Semoga pas.
Mari kita lihat.
Pas sekali.
Terima kasih.
Kau menyelamatkan nyawaku.
Dan nyawa saudara-saudaraku.
Tak ada yang cukup peduli untuk mempertaruhkan diri demi aku.
Demi kami, maksudku.
Kau juga akan melakukan hal yang sama untukku.
Ya. Pasti.
Aku akan melakukan apa pun untukmu, Rob.
Sepertinya banyak yang hidup di sini sebelum kita.
Salah satunya Aedric.
Aedric?
Seorang prajurit Saxon.
Saat bangsa Norman datang,
dia tak berlutut seperti para bangsawan,
dia mundur ke hutan dan melawan.
Gua ini... sudah menjadi tanah suci,
jauh sebelum Aedric.
Tapi dia menjadikannya markas.
Menjadi benteng.
Tak ada Norman yang menginjakkan kaki di sini.
Sampai kau datang.
Kepercayaan yang tak akan kukhianati.
Zaman aneh?
Teman tidur aneh.
Memang.
Berapa lama kita akan tinggal?
Setelah apa yang kita lakukan?
Tak satu pun dari kita bisa kembali.
Ini rumah kita sekarang.
Untuk raja.
Untuk kesehatan raja.
Untuk raja.
Pekerjaan pembangunan di Biara terus berjalan.
Setiap hari, bangunan baru di paroki makin mendekati selesai.
Tempat yang sederhana, seperti kebiasaan kami.
Sederhana, tentu saja.
Harus kuakui, kesederhanaan cocok sekali dengan emas yang kau kenakan.
Simbol pengabdian, Paduka.
Pengingat atas pengorbanan yang kulakukan untuk melayani Tuhan dan raja.
Pengorbanan.
Tentu saja.
Dan ternyata kas Biara hanya terus bertambah.
Katakan padaku, Uskup, berapa harga keselamatan saat ini?
Tidak masalah. Nottingham menghadapi ancaman lain.
Robin Hood...
Perampok ini bukan hanya mencuri dari raja,
dia menyerang fondasi kekuasaan Norman, dan kini ada kabar
dia mencari sekutu dengan para panglima perang Wales.
Ini bukan sekadar pembangkangan biasa.
Ini benih pemberontakan,
dan jika dibiarkan, akan berkembang.
Paduka, aku berdagang dengan orang Wales secara rutin,
dan tak pernah mendengar kabar soal hubungan itu.
Sama seperti kau tak mendengar niat Hood menyerang Nottingham.
Sampai dia melakukannya.
Baron Leicester berdagang barang, bukan ocehan pelayan.
Paduka, penyerbuan ke Nottingham
memang disayangkan, tapi para kriminal ini
tetap saja... bandit biasa.
Dan tetap lolos dari kejaran orang-orangmu selama berbulan-bulan.
Aku mulai bertanya-tanya bagaimana bisa.
Begitu juga aku. Juga bocah Locksley itu.
Dan kau punya teori?
Belum, Paduka.
Tapi mungkin kita harus bertanya pada orang
yang bertanggung jawab atas keamanan Nottingham.
Pasti dia punya jawaban.
Hood seharusnya bukan urusan kerajaan.
Ini masalah lokal.
Apa bandit ini benar-benar pantut mendapat perhatian sebesar itu?
Dengan sumber daya kerajaan,
masalah ini bisa selesai semalam.
Kecuali, tentu saja, ada sesuatu yang bisa didapat
dengan membiarkan dia tetap hidup.
Baroness, kau punya sesuatu di sini.
Nottingham bukan hanya kastil dan kota.
Ia adalah batu penjuru kekuasaan kerajaan di tengah Inggris.
Jika jatuh ke dalam kekacauan, seluruh negeri terancam.
Aku hanya di sini untuk memastikan
apa yang dibutuhkan untuk melindunginya.
Penjahat Saxon datang dan pergi.
Robin Hood tak lebih dari itu.
Robin Hood cuma pencuri Saxon?
Kau bahkan tak bisa menangkap bocah di hutan.
Aku tak melihatnya begitu, Sheriff.
Kulihat kota ini tempat penjahat Saxon berkembang
karena kelonggaranmu.
Maafkan Earl Huntingdon.
Ia lagi-lagi bicara soal hal yang jauh di atas kedudukannya.
Yang kupahami, tak mungkin ada harmoni dengan binatang.
Seperti bangsa Saracen, para Saxon hanya paham bahasa kekerasan,
dan kalau itu bahasa mereka, maka kita harus berbicara lantang.
Bicara, ya, tapi jangan sembarangan, jangan bodoh.
Jalan itu hanya membawa pada kekacauan...
dan kematian orang Norman tak bersalah.
Kau yang lebih dari siapa pun, harusnya mengerti itu, Huntingdon.
Kau menyinggung dia, Sheriff?
Benar, tapi aku tak akan biarkan naluri rendah
orang seperti dia merusak tujuan penegakan hukum.
Paduka, bolehkah aku bicara bebas?
Aku harap begitu.
Pemberontakan.
Klan dari Wales bersekutu dengan seorang pencuri
seolah dia bangsawan.
Semua itu terdengar seperti dongeng.
Begitukah?/ Ya.
Tapi paduka tampak yakin itu semua fakta.
Tujuanku hanya mencari kebenaran.
Dan kebenaran apa itu, Paduka?
Kebenaran dari semua masalah ini, yang menurutku begini.
Robin Hood tak mungkin berhasil sejauh ini tanpa bantuan.
Dan mereka yang paling mungkin memberi bantuan...
duduk di meja ini.
Paduka, aku yakinkan...
Semua di sini setia pada mahkota Inggris.
Kalau begitu mari kita lihat kesetiaan itu di atas kertas.
Silakan.
Ini surat bantuan,
yang menjelaskan ancaman pemberontakan dari Robin Hood
dan tindakan yang perlu diambil
untuk melindungi kepentingan mahkota di Nottingham.
Kalian semua akan menandatangani sebagai bentuk kesetiaan.
Surat ini akan dikirim kepada Raja Henry,
memberitahunya bahwa kehadiran dan pasukannya dibutuhkan.
Dan sekarang... selamat malam semuanya.
Besok, di hadapan sang ratu,
kalian semua diharapkan menandatangani,
seperti Earl Marshal Pembroke.
Bagaimana penilaianmu?
Para baron itu oportunis, bukan konspirator.
Banyak dosa, tapi tidak berkhianat pada mahkota.
Kau yakin?
Jika Hood punya pelindung, mereka bukanlah
orang yang duduk di meja tadi malam./ Dan Sheriff?
Sheriff itu cerdik, kuat, dan jelas ingin
menjauhkan Henry dari masalah ini, yang tak membantu kita.
Dia sebenarnya melindungi dirinya sendiri. Ia banyak taruhannya.
Dan itu membuatnya rentan.
Tidak apa.
Besok, surat itu akan ditandatangani,
dan Nottingham menjadi krisis yang menuntut kehadiran raja.
John sangat terkesan padamu.
Katanya kau bertarung seperti Saxon sejati.
Tapi kau Norman, bukan?
Mereka tidak paham bahasa Prancis.
Kau tinggal di Nottingham?
Aku pelayan pribadi putri Sheriff.
Priscilla?
Kenapa kau lari bersama kami?
Karena Sheriff.
Aku mengancamnya dengan pisau.
Ia bersumpah akan membunuhku.
Kalau begitu kita sama-sama punya masalah dengannya.
Semua orang di sini punya masa lalu, bahkan sang biarawan.
Hutan tak menghakimi.
Begitu juga aku.
Ya?
Paduka, Marian dari Huntingdon.
Suruh masuk.
Celene, kau boleh pergi.
Apa kau berhasil menjalankan tugasmu?
Dengan baik, Paduka.
Akan ada pertemuan./ Sepertinya begitu.
Setidaknya, Robin Hood akan mendengar permintaan Paduka.
Aku menunggu kabar,
tapi pertemuan akan digelar di Oxley Meadows
di tepi Sherwood, sesuai perintah Paduka.
Kau makin cerdik, Marian.
Kau bahkan membuatku terkejut, hal yang tak mudah.
Paduka...
satu hal lagi.
Pria yang mengatur ini, Robert dari Locksley...
Dia juga... buronan.
Ia terpaksa membela diri dari para prajurit Sheriff,
dan kapten penjaga tewas karenanya.
Lalu?
Untuk bantuannya, aku memohon...
agar Paduka memberi pengampunan.
Permintaan berani dari seorang pelayan.
Bukankah yang Paduka inginkan lebih dari sekadar pelayan, Paduka?
Kau mencintai pria ini.
Ya.
Itu bukan pertanyaan.
Apa kau percaya padanya?
Itu pertanyaan.
Dengan nyawaku.
Jika ia membawaku kepada Robin Hood...
Ia akan dapat pengampunannya.
Terima kasih, Paduka.
Kau boleh pergi.
Surat ratu itu tak menguntungkan kita.
Itu mengikat kita pada klaim yang belum terbukti
dan memaksa kita pada tindakan yang tak bisa dibatalkan.
Lalu apa yang harus kita lakukan, Sheriff? Memberontak?
Tunda./ Tunda?
Ya.
Aku akan mengurus Hood dengan cepat,
dan krisis ini akan berlalu.
Sheriff berbicara dengan bijak.
Itu cuma tanda tangan, apa bedanya?
Itu lebih dari tinta di perkamen.
Itu pernyataan kelemahan.
Kita mengaburkan pikiran dengan debat yang tak perlu.
Ratu sudah bicara, dan tugas kita jelas.
Lalu kau mengikuti ratu pemberontak menuju kehancuranmu.
Kita terikat sumpah pada penguasa.
Kesetiaan adalah tugas kita./ Pada raja!
Bukan pada Eleanor!/ Benar, Baroness,
apa kau lupa dia pernah menentang Henry sebelumnya?
Apa yang membuatmu yakin ini bukan siasat lagi?
Dan risiko jika tak menandatangani?
Bagaimana kalau penjahat itu memang bersekutu dengan Wales?
Lalu?
"Waspadalah pada propaganda,
karena ia dapat menggigit lidah yang melahirkannya."
Marcus Aurelius?/ Raja Henry.
Kau belum menjawab, Sheriff.
Bagaimana jika Eleanor benar, dan kita gagal bertindak?
Dia memainkan kecemasanmu dengan sangat tepat, Madeline.
Terjebak antara dirinya dan raja.
Menentang satu, dan kau takut pada murka yang lain.
Itu manipulasi.
Paduka, Ratu Eleanor dari Inggris.
Maklumat ini memuat tanda tanganku dan tanda tangan Earl Marshal.
Dengan menambahkan nama kalian,
kalian menegaskan kesetiaan pada mahkota
dan komitmen untuk mengakhiri kekacauan ini.
Aku berdiri bersama mahkota.
Aku juga.
Sheriff?
Aku tidak bisa menandatangani.
Surat ini mengandaikan kebenaran yang belum terbukti.
Aku tak akan bersumpah setia pada sesuatu yang kupandang keliru,
pada sesuatu yang kubilang hanya akan membawa kehancuran.
Penolakan darimu, Sheriff, punya bobot besar.
Apakah kau yakin beban itu ingin kau pikul?
Paduka, aku tak bisa menyematkan namaku
pada sesuatu yang tak kupercaya.
Kesetiaanmu tercatat, dan tidak akan dilupakan.
Mahkota berdiri lebih kuat karenanya.
Dan ketika Raja Henry mendengar kesetiaanmu,
dia akan tahu siapa sekutu sejatinya.
Rob! Apa yang kau lakukan?
Aku membawa kabar, seperti janjiku.
Kau seharusnya mengirim orang lain.
Apa kau sudah hilang akal?
Dengarkan aku.
Ratu mengonfirmasi pengampunan.
Jika kau menyampaikan pertemuan dengan Robin Hood,
dia akan mengampunimu.
Atas kata ratu?
Kata seorang Norman?
Kata-kataku.
Lakukan ini, Rob, dan kau akan bebas.
Lalu kau?/ Aku tetap mengabdi pada ratu.
Tak ada yang bisa mengubah itu, untuk sekarang.
Tapi aku tahu kau hidup.
Itu cukup. Untuk saat ini.
Aku tak akan pergi tanpamu.
Kau akan melakukannya untukku... Jika kau mencintaiku.
Apa kau mencintaiku?
Lebih dari yang kau tahu.
Bisakah kau menemukannya?
Aku sudah menemukannya.
Dan dia akan bertemu Eleanor?
Besok malam.
Padang Oxley, seperti katamu.
Jangan pergi dulu.
Akankah kau pernah bebas dari tugas Eleanor?
Aku tak tahu.
Kalau begitu mari kita lari saja.
Itu hanya membuatmu buronan lagi.
Diriku juga.
Jika kita ingin peluang untuk bersama,
itu harus dimulai dengan kau bebas.
Bebas dari tempat ini, bahaya-bahaya ini.
Bebas dari masa lalu.
Setelah ratu dan Robin Hood bertemu,
kau harus tinggalkan Nottingham.
Itu satu-satunya cara kau selamat.
Sebelum kau pergi ke Westminster,
aku ingin bertemu kau lagi.
Saat pengampunan ditandatangani, aku akan membawanya padamu.
Batu-batu tua.
Jumat malam.
Batu-batu tua.
Aku akan ada di sana.
Janji kau akan pergi.
Saat kau mendapatkannya, janji kau tak akan menoleh lagi.
Ayah belum menandatangani surat ratu.
Menandatanganinya berarti mengkhianati tugasku.
Aku tak mengerti.
Kenapa?
Jika Henry melihat ini sebagai ancaman bagi mahkotanya...
Tanggapannya akan yang paling ia kenal.
Perang.
Segala yang kau tahu tentang dunia, tentang...
Hukum, aturan...
Cara kau berpakaian, bertindak, berbicara...
Harapan dan impianmu.
Ucapan baik orang asing di jalan.
Tawa seorang anak.
Itu adalah damai.
Perang.
Perang merobek tirai itu.
Ia membuat sifat kita menjadi jelas dan rendah
dan mengembalikan dunia ke bentuk lamanya,
kekuatan atau mati.
Abu... darah.
Saat perang datang...
Tak bisa dikendalikan.
Ia melahap segalanya.
Akan seperti yang diimpikanmu.
Untuk melindungimu darinya...
Ayah akan melawan siapa pun.
Bahkan sang ratu.
Ampuni gangguannya, Paduka.
Dia mengaku punya informasi tentang Robin Hood.
Anak panah perhutanan, sama seperti yang hampir membunuh putrimu.
Lihat ini, cara potongan bulunya dibuat.
Hanya satu orang yang pernah begitu.
Katanya itu membuat panah terbang lebih lurus.
Siapa orangnya?
Hugh dari Locksley.
Dan ia pasti mengajarkan hal yang sama pada putranya.
Kau bilang Robert dari Locksley adalah Robin Hood?
Pergi lagi?
Pamanku mengirim pesan. Aku akan menemuinya.
Sendirian?/ Banyak orang menarik perhatian.
Dan penunggang tunggal menarik bahaya.
Lebih banyak Saxon datang tiap hari.
Dan itu bukan karena aku atau Tuck atau siapa pun.
Bukan begitu?
Mereka datang karena kau.
Karena apa yang telah kau lakukan.
Yang kulakukan tak banyak./ Itu berarti bagi mereka!
Cukup untuk membuat mereka percaya pada sesuatu
yang lebih baik dari yang mereka punya.
Perjuangan yang layak, dan itu...
Tak lagi sekadar tempat bersembunyi.
Artinya lebih.
Bukan bagiku.
Masalahku dengan sheriff.
Setelah aku balas dendam, aku pergi.
Pergi? Sejak kapan?
Kau bisa memakai ini.
Siapa pun di antara kalian bisa.
Aku bukan pemimpin siapa pun.
Kau bisa bilang begitu, Rob.
Tapi kenyataannya kau adalah...
Lelaki yang akan diikuti orang lain.
Mau atau tidak.
Kau sungguh yakin hutan akan menyerahkannya begitu saja?
Kita hanya bisa berharap.
Berhenti.
Tak apa.
Biarkan dia lewat.
Romansa ala penyair, rupanya.
Robin Hood, kuduga.
Begitulah orang memanggilku.
Kau dipanggil dengan banyak nama.
Katanya kau musuhku.
Masalahku bukan denganmu.
Setidaknya, bukan malam ini.
Merupakan suatu kehormatan bisa berhadapan denganmu, Paduka.
Kau jelas tak belajar sopan santun di hutan.
Jadi, kalau bukan denganku, dengan siapa kau berperang?
Bukan aku yang membawa masalah ini.
Sheriff yang memulai./ Itu tak penting.
Sekarang kita berdua terlibat.
Kita bicara?
Jauh dari telinga yang menguping?
Tanpa penjaga... Ratu?
Makhluk paling berbahaya di hutan ini
sedang berdiri di depan kita.
Kurasa dia tak bermaksud menyakitiku.
Benarkah?
Tidak, Paduka.
Lihat, Marshal?
Sangat tak berbahaya.
Hutan cocok untukmu.
Ia liar.
Itu rumahku.
Namun kau ingin mengubah dunia di luarnya.
Bukan dunia, Paduka.
Hanya Sherwood.
Itu niat yang mulia.
Tapi apa yang pernah diubah oleh kemuliaan?/ Ratu...
Mengapa kau minta bertemu?
Aku punya masalah.
Dari semua putra yang kulahirkan untuk Raja Henry... Richard...
Sekarang dia yang akan mewarisi takhta
dan paling cocok untuk itu.
Sayangnya, agar itu terjadi,
takhta di Prancis harus kosong.
Tapi Henry sangat senang di Prancis
dengan anggur dan para wanitanya.
Dan membuat seorang pria bahagia pergi... bukan tugas mudah.
Lalu apa yang kau inginkan dariku?
Aku ingin kau meningkatkan pemberontakanmu.
Bakar apa pun yang bisa dibakar.
Ambil apa pun yang bisa diambil.
Dan buat suamiku tak bisa mengabaikannya.
Itu permintaan besar.
Tapi kau sudah melakukannya.
Aku hanya memberimu tujuan.
Tujuan? Menjadi bidak dalam permainan Norman?
Setiap orang jadi bidak kadang-kadang.
Bahkan ratu.
Triknya... adalah tahu kapan memainkan bidak itu
dan kapan membalik papan.
Membawa raja ke Inggris tak membuat takhta kosong.
Kecuali, tentu saja, dia tak pernah pergi.
Ada batas dari apa yang bisa kami lakukan.
Kami bukan pasukan.
Tapi kelompokmu itu,
kalian menembus pertahanan Nottingham
dengan hanya beberapa orang.
Kenapa?
Karena kau dipaksa berpikir berbeda.
Itu keunggulan melawan mereka yang terpaku pada caranya.
Kau ingin aku bekerja sama denganmu.
Kurasa itu sudah jelas.
Apa yang kudapat dari persekutuan ini?
Robin Hood, apa yang kau inginkan?
Setiap pria menginginkan sesuatu.
Marian dari Huntingdon.
Marian?
Ada apa dengan Marian?
Bebaskan dia dari tugasmu...
Setelah ini selesai.
Katakan, kenapa seorang buronan peduli pada seorang bangsawan Norman?
Begitu rupanya.
Itu bukan sekadar peduli, ya?
Itu cinta.
Aku tahu nama lelaki yang ada di hati Marian.
Robert dari Locksley.
Kisah yang hebat.
Seorang Saxon dan seorang Norman.
Terikat oleh cinta.
Terpisah oleh dusta dan garis darah.
Sebuah tragedi yang menunggu terjadi.
Tragedi tak harus berakhir seperti tertulis.
Mungkin tidak.
Tapi mengubahnya menuntut
harga yang tak banyak mau bayar.
Apa kau mau membayar harganya?
Ya.
Baiklah.
Kau akan mendapat pengampunanmu,
dan Marian akan mendapat kebebasannya...
Setelah kau menyelesaikan tugas itu.
Tapi apakah dia menginginkannya
saat tahu siapa dirimu sebenarnya?
Masihkah dia menginginkanmu?
Selamat malam, Robert dari Locksley,
pangeran para pencuri.
Tak sakit?
Tidak.
Bagus.
Sekarang biar kulihat lukanya.
Bagaimana seorang prajurit jadi seorang tabib?
Aku belajar dengan bepergian jauh ke timur.
Banyak rahasia di sana.
Ilmu pengobatan.
Sains.
Bahkan hasrat.
Hasrat.
Ya.
Di beberapa budaya, hasrat adalah seni kuno.
Sesuatu yang dipelajari.
Dinimati.
Maukah kau mengajariku hasrat itu?
Sheriff.
Akhirnya kau datang untuk menandatangani.
Aku tidak datang untuk mengesahkan suratmu.
Aku datang untuk membatalkannya.
Berani sekali.
Kuduga kau punya alasannya.
Aku menemukan identitas asli dari si buronan Robin Hood.
Lanjutkan.
Seorang pemuda ceroboh yang membunuh kaptenku dengan darah dingin.
Dia bukan revolusioner.
Dia buronan yang bersembunyi di balik sebuah legenda.
Dan sebentar lagi dia akan tertangkap dan dibunuh.
Senang mendengarnya./ Benarkah?
Aku khawatir itu bisa mengganggu kepentinganmu.
Dan apa yang kau tahu tentang kepentinganku?
Cukup untuk melihat kau rela memicu perang di Nottingham demi tujuanmu.
Kau menantangku?/ Jika harus.
Demi melayani mahkota.
Kau melayani suamiku, yang tak lama lagi akan wafat,
dan saat dia mati...
Siapa yang akan kau layani?
Mahkota, Paduka.
Seperti biasa.
Robin Hood akan mati.
Aku berikan kata-kataku.
Dan aku berikan kata-kataku, kegagalanmu tak akan dibalas dengan perdebatan lagi.
Tapi dengan kepalamu.
Seperti biasa, Sheriff,
kehadiranmu selalu meninggalkan kesan.
Selamat malam.
Paduka.
Putriku.
Kau mengabaikanku di istana.
Lewat tanpa sepatah kata.
Aku dalam pelayanan Ratu.
Hanya izinnya yang perlu kuminta.
Kau tak pulang.
Pulang?
Ayah memastikan sejak lama tempat itu bukan rumah bagiku.
Kau boleh melayani Ratu...
Tapi kau tetap putriku.
Dan kakak dari seorang anak yang kuburnya bahkan tak kau kunjungi.
Sekali pun tidak... memalukan!
Ayah seharusnya yang malu.
Pria macam apa yang menyeret putranya yang belum siap
ke perburuan para buronan?
Salahku?
Kau menyalahkanku atas kematiannya?
Siapa yang membawa orang Saxon itu ke hidup kita? Kau!
Anak seorang penjaga hutan.
Tak sebanding dengan derajatmu, tak sebanding dengan darahmu.
Apa hubungannya dengan Rob?
Kau tak tahu, ya?
Locksley ada di sana saat adikmu terbunuh.
Karena dia...
Adikmu mati.
Ayah bohong.
Ayah mencoba menyakitiku.
Kau tahu Ayah tak bohong.
Itu benar.
Kau mempermalukanku.
Membawa kehancuran ke keluarga kita.
Seharusnya aku lebih keras padamu.
Semua ini takkan terjadi kalau saja dulu Ayah memperlakukanmu
seperti anak kecil pembangkang yang memang dirimu.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.