All language subtitles for For Love or Money (2014)

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Translate by tagdgn. www.tag-dgn.blogspot.com

Halo, halo..

Halo / Putri Xing Lu, semua orang sedang menunggumu di halte bis.

Apa kau tertidur pulas?

Kenapa kau tak bangunkan aku lebih pagian?

Cepatlah, bendahara sudah tidak sabaran.

Kututup teleponnya sekarang.

Pelan-pelan. Pelan-pelan.

Aku tidak mempekerjakanmu untuk membunuhku.

Pelan-pelan.

Astaga

Kau tak apa-apa?

Kenapa kau menyetir seperti itu? Apa kau sudah gila?

Aku tak apa-apa. Ayo kita pergi.

Dia hampir menabrakmu.

Hanya hampir.

Nona cantik.

Mungkin aku punya kesempatan untuk minta maaf? Maaf.

Nyonya.

Kita bisa mencari satu yang lebih baik.

Dia pastinya.

Dia gadis yang Xun sukai.

Apa kau sedang menunggu Yang Zhenmin untuk menjemputmu?

Aku tidak menunggunya, Dia mensms aku.

Dia seharusnya berada di Amerika selama beberapa hari

Lalu, kenapa kau masih melihat-lihat?

Aku biasanya bersama dia, dan merasa sepertinya ada yang hilang.

Hei, ayo kita pergi, aku akan mengajakmu makan.

Untuk merayakan perpisahanku pada industri penerbangan.

Bagus sekali, aku mau makanan yang paling mahal.

Aku punya kartu kreditnya Yang Zhenmin.

Menghukummu akan membuatku masalah dan diomelin oleh bendahara.

Jangan pikir kau bisa pulang sebelum kau makan banyak yang kau muntahkan / Baiklah

Begitu banyak orang2 yang punya nama sama hari-hari ini.

Bagaimana kalau Yang Zhenmin mu itu benar2 ada di dalam?

Apa yang kau lakukan?

Dasar kau muka penakut. Sudah cukup, ayo kita pergi.

Jika dia benar2 berjalan keluar dari sana, kau akan ketakutan sampai mati.

Hei, kau mau kemana?

Mereka sudah datang.

Pengantinnya sudah datang.

Dia sangat cantik. Benar.

Hanya kau dan aku?

Benar, hanya kau dan aku yang ada di seluruh dunia malam ini.

Apa yang akan kulakukan bila tanpa dirimu?

Kau bisa miliki kartu ini, tidak ada batasan, gunakan sebanyak yang kau mau.

Apa kau sedang membuat perjanjian?

Ini beneran.

Terima kasih.

Xing Lu.

Xing Lu.

Lepaskan aku.

Dengarkan aku / Apa yang kau mau katakan?

Di sisi lain, aku harusnya memberi selamat padamu, pengantin pria.

Kau sudah bohong padaku sejak awal.

Aku tidak bohong padamu. Aku mencintaimu.

Ini benar.

Tetapi kalau...

Aku bisa menikahinya.

Semua milik ayahnya akan menjadi milikku.

Itu lebih berharga dari pada 10 tahun bekerja keras sendirian.

Kami tidak lebih dari pada bisnis.

Hanya rekan kerja.

Lalu aku apamu?

Hewan peliharaan? Mainanmu?

Kau adalah cinta sejatiku. Cinta sejatiku.

Kau satu2nya yang aku cintai, percayalah padaku.

Percaya padamu?

Jadi cintamu...

Hanya akan bertekuk lutut...

Pada setumpuk uang, bukan?

Sayang.

Pernikahan hanyalah selembar kertas.

Ketika kau benar2 memilikinya...

Kau mungkin akan melemparnya dalam beberapa hari.

Selain pernikahan, aku bisa memberimu segalanya.

Rumah, mobil, perhiasan...

Kau bisa memiliki semua barang2 yang orang lain punya.

Aku tidak peduli dengan barang2 itu.

Uang tidak bisa membeli cinta.

Siapa yang bilang, uang tak bisa membeli cinta?

Siapa yang bilang, uang tak bisa membeli cinta?

Tidak ada pengecualian.

Jika kau begitu, itu hanya karena tawarannya tidak cukup tinggi.

Kau...

Apa kau benar2 serius?

Kau sudah gila.

Gunakan mulutmu itu.

...untuk mencium pasanganmu di dalam.

Kau memang hina.

Jangan didorong.

Ayo, coba lihat bersamaku.

Apa yang terjadi? Apa yang membuat dia ingin bunuh diri?

Dia itu masih muda.

Nona, nona..

Jika ada sesuatu yang terlalu banyak kau pikirkan, beritahu kami, beritahu polisi.

Beritahu orang2 pemerintahaan.

Jangan membuat hal2 menjadi sulit, pemerintah akan memberimu keadilan.

Nona, turunlah, turunlah.

Gunakan mulutmu itu...

...untuk mencium pasanganmu di dalam.

Nona Xing, tak mudah menemukanmu.

Tunggu.

Nona.

Jangan lukai dirimu sendiri.

Pergilah.

Pergilah.

Aku akan lompat, jika kau datang mendekat.

Baik, baik, aku tak akan datang mendekat.

Tapi kau tak perlu lompat dari gedung, jika kau punya sesuatu yang berat di hatimu.

Lihatlah, begitu banyak orang yang melihatmu.

Hasilnya akan menggerikan, jika kau melompat.

Dan...dan...

Apa kau petugas pemadam kebakaran?

Sebagai manusia, kita tak boleh membiarkan masalah pribadi kita punya efek buruk pada orang lain

Benarkan?

Apa kau petugas pemadam kebakaran?

Ah?

Aku

Aku hanya lewat..

Petugas Pemadam kebakaran tak seharusnya amatiran seperti dirimu.

Jika aku melompat sekarang...

Kau tak bisa menghentikanku.

Pikirkan urusanmu sendiri.

Hei, hei, hei.

Kau benar2 mau melompat?

Aku tak boleh membiarkanmu melompat di depanku.

Lepaskan aku.

Apa gedung ini milikmu?

Lepaskan aku. Menyingkir dariku.

Pegang erat-erat.

Bocah...

Pegang dia erat-erat. Jangan lepaskan dia.

Pegang dia.

Jangan kendurkan tanganmu.

Hei, hei, hei.

Hei.

Aku baru saja menyelamatkan nyawamu, tak bisakah kau berterima kasih padaku?

Aku tidak minta kau menyelamatkanku.

Oh...

Aku menyelamatkanmu, karena otakku jadi bodoh.

Kukatakan padamu yang sebenarnya, sebenarnya aku tak mau menyelamatkanmu sama sekali.

Aku hanya tak mau melihatmu melompat dari kediamanku.

Kediamanmu?

Kediamanku...

Berada di gedung itu.

Aku menghabiskan masa kecilku disana, di dalam gedung itu.

Terdapat kenangan dari aku dan ayahku disana, dan itu rahasia kami berdua.

Jika kau mati disana, akan merusak kenanganku.

Kau terlalu tua untuk berahasia.

Sangat kekanak2an.

Kenapa kau mengikutiku?

Apa jalanan ini punyamu?

Jalanan ini cukup lebar. Kau bisa jalan ke arahmu.

Hei, hei, hei.

Apa ada yang tidak beres dengan otakmu?

Kau hampir terbunuh oleh mobil itu, apa kau sudah gila?

Jangan kuatir.

Aku tak akan mati.

Apa kau melihat kafe itu?

Itu punyaku.

Jika kau kuatir denganku,

Kau bisa mampir dan memeriksaku besok.

Kafe Bene.

Kenapa?

Kau sudah dengar itu sebelumnya?

Namanya sama seperti kafe yang aku dulunya pergi di Vienna.

Apa begini caramu merayu gadis2?

Begitu kuno.

Cara kuno tidak berarti itu tidak berhasil.

Xu Cheng Xun.

Xing Lu. Lu untuk Lushui.

Aku harus berterima kasih padamu, hari ini.

Terima kasih, kita akhirnya bisa bicara dengan cara normal.

Kalau begitu, berjanjilah padaku satu hal.

Apa itu?

Kau harus berjanji padaku, bahwa kau akan melihat matahari besok.

Aku tak masalah dengan itu.

Hanya jika...

Matahari bersedia keluar melihatku.

Sampai jumpa, Xu ChengXun.

Eh, baguslah.

Sampai jumpa.

Itu musik kesukaanku.

Itu kesukaanku juga.

Terima kasih atas kemarin.

Maafkan aku.

Minta maaf?

Ini untukmu.

Di bandara Vienna...

Seseorang...

Hampir menabrakmu.

Ternyata kamu.

Sudahlah.

kalau kau harus mengemudi sedikit lebih cepat hari itu.

Kau sudah selamatkan aku melompat dari gedung itu.

Aku benar2 minta maaf.

Aku tidak bermaksud melakukan itu juga.

Seseorang menyewaku untuk membawanya ke bandara hari itu.

Dan harus berada disana dalam waktu 20 menit.

Sehingga aku menginjak sedikit lebih keras pada pedal mobil. Itu untuk biaya pendidikanku.

Jadi kau menghasilkan uangmu, aku membayar dengan nyawaku, benarkan?

Bukankah kau pramugari?

Ah?

Kenapa kau menjual kopi sekarang?

Ah, kau pasti dipecat.

Akulah yang memecat mereka.

Jadi...

Apa melompat kemarin....

Penghormatan pada usia tua?

Itu sebuah perpisahan. Bagaimana denganmu?

Apa kau...

Seorang supir profesional?

Seniman yang miskin.

Lukisanmu bagus.

Kenapa kau tidak terkenal?

Karena aku masih hidup.

Semua seniman akan menjadi terkenal setelah dia mati.

Oh.

Mengapa?

Karena ketika seniman2 menjadi kaya dan terkenal..

Mereka tak akan pernah punya pekerjaan bagus lainnya.

Oh...

Tapi seniman yang miskin ini akan punya pameran seni miliknya sendiri.

Benarkah?

Kalau begitu selamat.

- Tolong bonnya. - Ya.

Terima kasih.

Boss, pelan-pelan.

Kalian..

Aku akan bawa kau menemui gadis itu, oke, ayo pergi.

Kami sudah tutup.

Dia cantik.

Silahkan pergi ke kafe lainnya.

Bukankah penuh orang disini? Kenapa?

Kau bisa melayani mereka, tetapi kami tidak?

Kami benar2 sudah tutup.

Kami tak mau pergi. Kami mau tinggal.

Aku... Hanya suka disini.

- Tinggalkan dia, - Apa yang kau lakukan?

Lepaskan tangannya.

- Siapa kau? Jelaskan. - Tinggalkan dia.

Beraninya kau?

Pukul dia sampai mati, teman2.

Ayo.

Xu Cheng Xun.

Xu Cheng Xun.

Xu Cheng Xun.

Pergi, pergi, pergi. Ayo pergi sekarang.

Pahlawanku. Toast untukmu.

Hei, bagaimana kepalamu?

Apa perlu pergi ke rumah sakit?

Tak apa-apa, hanya luka goresan.

Jujur saja, gangster2 itu benar2 punya tangan yang berat.

Jika aku bertemu mereka lagi...

Aku akan beri mereka pelajaran.

Itu sudah 20 tahun berlalu,

Tapi tidak ada yang berubah disini.

Ah, kau sekolah disini juga?

Benar.

Aku ingat pada saat itu..

Sekolahku berada di kiri sudut. Sekolah itu bernama...

Sekolah Dasar Xu Jia Hui Organ No.3

Benar, kau sekolah disini juga?

Iya.

Untuk alumni, bersulang.

Terima kasih telah mengantarku pulang.

Kita kan teman sekolah. Tak perlu terlalu resmi.

Tak apa-apa.

- Sampai jumpa. - Dah.

Tunggu sebentar.

Boleh aku minta nomor teleponmu?

Aku tidak bawa telepon.

- Tulis saja disini. - Baiklah.

Terima kasih.

- Sampai jumpa. - Dah.

Apa si bodoh itu mengantarmu pulang?

Eh..

Asmara yang baru?

Dia adalah teman yang aku baru saja bertemu di kafe.

Apakah teman baru akan begitu baik padamu...

....mengantarmu pulang dan tidak bersedia pergi.

Jangan lagi omong kosong.

Putri Xing...

Si bodoh barusan tadi...

Aku pikir, dia lebih baik dari pada Yang Zhenmin itu.

Maksudku, dia tidaklah jelek..

Aku bisa katakan, bahwa dia suka padamu.

Kau bisa miliki cek ini.

Baiklah.

Baiklah, aku akan lakukan apa yang kau katakan.

Pimpinan Huang, dia sudah disini. Pimpinan Huang, ini Xu Cheng Xun.

Pimpinan Huang

Xu, kau sudah datang.

Silahkan duduk.

Pimpinan Huang

Aku datang kemari segera setelah aku dapat telepon.

Apa benar ada seseorang yang bersedia mendanai pameran seniku?

Disini masalahnya.

Kemarin, ketika aku meneleponmu...

Ada pembeli yang berniat pada lukisan2mu.

Dia sangat menyukainya.

Jadi aku katakan bahwa kau ingin menaruhnya di pameran seni

Dia secepatnya bilang...

Selama kau akan menjual beberapa lukisan padanya.

Dia akan mendanai pameranmu.

Tapi....

Dia baru saja meneleponku...

Dan pikirannya berubah.

Dia tidak mengatakan kenapa.

Xu...

Jika kau mendesak butuh uang...

Aku ingin membantu.

Kau bisa mengeluarkan seri kenanganmu..

Aku tak akan pernah menjual seri kenangan

Baiklah.

Lakukan apapun yang kau suka.

Eh, Pimpinan Huang

Kenapa kau kemari?

Kenapa aku tak boleh kemari?

Sudah tidak ada lagi pameran seni.

Mengapa?

Aku juga tidak tahu.

Mungkin mereka berpikir, aku tidak cukup berbakat.

Kau bilang semua seniman menjadi terkenal setelah mereka meninggal.

Tapi kau hidup masih panjang..

Kecewa dan keluar itu normal.

Akan jauh lebih baik, jika ada orang yang membunuhku sekarang

Dalam hal ini, lukisan2ku akan menghasilkan uang, iya kan?

Apa kau punya uang untuk menyewa pembunuh?

Apa kau mau kesempatan untuk mendapatkan uang?

Tentu saja, mau.

Kirim ini ke sebelah sana.

Bantu aku dengan seni kopi.

Seni kopi?

Iya.

Maaf.

Gunakan yang ini, Ini bisa melukis di kopi.

Baiklah.

Lumayan.

Benarkah?

- Apa kau tahu kenapa? - Kenapa?

Karena...

Kau seorang seniman.

Kau bisa melakukan apa saja yang berhubungan dengan seni...

...lebih baik dari pada orang lain.

Meskipun kau belum menemukan...

...Suatu hari, kau akan temui.

Eh.

Jaga diri.

Seni kopi di kafe ini benar2 bagus.

Sangat kreatif.

Terima kasih.

Untuk apa?

Gajimu.

Kau sudah bekerja seharian. Apa kau tak mau gajimu?

Baiklah.

Biar aku belikan makan malam untukmu, kau mau makan apa?

Masakan Perancis.

Aku hanya bercanda.

Apa enaknya masakan perancis?

Terlalu berlemak.

Apa kau masih mau kue coklat?

Aku simpan diam2 sepotong untukmu.

Eh.

Aku menang. Aku menang.

Bukankah ke dua gadis itu cantik?

Ding..

Apa ini pekerjaan yang kau bilang bisa menghasilkan uang?

Iya.

Kau benar2 bisa balapan, kan?

Kita bertaruh pada yang ini. Mungkin kita akan kaya, hari ini.

Lihat, begitu banyak mobil2 hari ini.

Mari kita coba satu dan uang akan menghampiri kita.

Permisi, biarkan aku lewat, maaf.

Lian, Lian.

Mobilmu benar2 bagus.

Penggerak V12, tipe super sekrup kembar, karoseri serat karbon. 4 Pipa knalpot, sebagus NOS.

Mobil ini setidaknya berkekuatan 500 tenaga kuda

Bagus sekali.

Kau pasti merasa berhasil, ketika kau mengemudi mobil ini balapan 100 meter melawan orang pincang / Kau bilang apa?

Kumohon, jangan, jangan.

Apakah ini artinya kau punya sesuatu yang lebih bertenaga?

Kami tak butuh mesin yang bertenaga.

Karena ada aku.

Apakah kau menyetir di dalam garasi?

Apa kamu...

...pernah berada di kasino?

Jangankan dalam permainan ini, Kakak Lian kami adalah pemegang Platinum VIP di Grand Lisboa.

Hanya ada 2 jenis orang di dalam kasino...

Seorang bawa uang dan keluar tak dapat apa2.

Seorang bawa uang dan keluar bawa uang.

Tapi, maaf, aku jenis orang ketiga..

Aku tak bawa apa2 dan keluar bawa uang

Apa kau melihat mobil itu?

Aku akan gunakan yang itu.

Jika aku tak bisa mengalahkanmu, kau bisa menghalauku.

Sangat berani.

Tapi aku tak mau nyawa murahanmu.

Untuk apa?

Jika kau kalah..

Aku mau kau lari dari sini ke Pematang, telanjang.

Iya, lari ke pematang.

Jika aku menang, kau harus membayarku 10,000 yuan.

Sehingga, aku bisa naik taksi ke rumah.

Jika kau menang...

- Ini semua milikmu. - Oh...

Apa mobil itu bisa?

Bertaruh saja padaku.

Kau pegang uangnya.

Jika aku menang, kau bisa menyimpannya, jika aku kalah, tak akan membiayaimu apa2.

ChengXun, kau luar biasa.

- Lian, Lian, apa yang terjadi? - Kau hebat sekali

Kau tahu, siapa yang kau baru saja kalahkan?

Tunggu disini, aku akan ambil uangnya

Maaf, tapi akui kalah untuk taruhan.

Terima kasih, Lian. Terima kasih.

100.000

Aku sudah katakan, aku hanya perlu 10000, kau bisa bagikan sisanya.

Benarkah? Terima kasih.

Kembalikan jika kau tak mau itu

Kenapa? Saudaraku yang memperoleh ini.

Menurutmu kau ini siapa?

Kau hanya beruntung dan menang sekali.

Dan kini kau pikir, dunia ini milikmu?

Baiklah, jika kau sangat dermawan hari ini...

Jangan ambil uangnya.

Lian.

Akui kalah saja taruhan, kawan.

Uang ini kumenangkan, aku bisa berikan pada siapapun yang kumau.

- Lian. - Enyahlah.

Ini adalah wilayahku.

Apa yang membuatmu berpikir, kau bisa balapan denganku?

Pergi sekarang. Pergi dari sini.

Sialan.

Aku tak pernah melihatmu berpakaian resmi sebelumnya.

Lumayan

Eh...

Dari mana kau dapatkan uang? Apa kita bisa bayar ini?

Tentu, jangan kuatir, tenang dan makan saja.

Selamat malam, boleh aku tahu namamu?

Aku Xu.

Tuan Xu, silahkan lewat sini, Disana meja dekat jendela.

Aku ingin kerang goreng Perancis,

Sup hitam tanpa Rosemary / Baiklah.

Lobster dengan kaviar hitam

Steak tulang rusuk kering dengan asparagus.

Dan selusin tiram Belon / Baiklah.

Dengar, tiramnya harus yang segar..

Jangan coba bodohi aku dengan Kumamoto dari Jepang.

Itu saja. / Nikmati makan malam yang menyenangkan.

Ini.

Apa kau sering datang ke tempat macam ini untuk makan malam?

Tidak, aku baca tentang ini di internet dan belajar hari ini.

Terakhir kali, aku datang kemari untuk makan malam 20 tahun yang lalu.

Itu satu2nya waktu aku datang kemari.

Dengan keluargamu?

- Dengan ayahku. - Bagaimana ibumu?

Ibuku meninggal, saat aku masih sangat kecil.

Kemudian, ayahku menikah lagi.

Ibu tiriku mengeluh bahwa pendapatan ayahku sedikit tapi boros

Jadi kami tak beritahu dia, jika kami datang ke tempat macam ini.

Ayahku lahir dari keluarga kaya.

Tapi, ketika tiba waktunya, dia mencoba memulai karirnya sendiri

Kekayaan keluarga kami mengalami penurunan.

Ayahku tak bisa menyingkirkan kebiasaan manjanya.

Dan masih mengkomsumsi hal2 terbaik.

Bagaimanapun, dia tidak sangat mampu dalam mencari nafkah hidupnya.

Sehingga uang kami semakin lama semakin berkurang.

Kau dan ayahmu, tidak akur satu sama lain?

Persisnya berlawanan.

Aku sangat menyayangi ayahku.

Tak peduli seberapa kecil pendapatan ayahku...

Dia tak pernah membuatku menderita.

Nona, daging steak Charollais Silahkan nikmati. / Terima kasih.

Baiklah.

Silahkan, nona Xing.

Makanlah.

Ketika aku masih kecil, ayahku melakukan hal yang sama.

Memotong semua makanan menjadi potongan kecil.

Dan memberinya padaku satu per satu.

Saat dia melakukan itu, aku merasa seperti putri kecil.

Aku memberi selamat padamu, karena menjadi putri lagi.

Kapan kau meninggalkan Shanghai?

Saat aku usia 8 tahun. Di tahun itu...

Ayahku meninggal.

Setelah itu, kakekku membawa aku dan ibuku ke Hongkong.

Tetapi, aku tidak berpikir Hongkong tempat yang tepat untukku.

Kemudian, aku pergi belajar di Vienna.

Aku banyak mengalami waktu kesulitan disana..

Dan kembali sebulan lalu.

Apa kau punya sanak keluarga di Shanghai?

Lalu kenapa kau kembali?

Mungkin karena ada...

...begitu banyak kenangan dari ayahku dan aku disini.

Ayahmu?

Iya, aku mau tinggal dalam cara seperti dia.

Apa kau senang dengan makan malam hari ini?

Terima kasih atas traktiranmu.

Pelayan.

Selamat.

Aku cinta padamu. Apa maksudnya ini?

Jangan salah sangka, aku tidak lakukan ini.

Aku yakin, ada cincin didalamnya.

Ah?

Lihatlah? Lihat?

Astaga, benar2 ada.

Jangan sentuh cincin orang lain.

Apa yang kau lakukan?

Tanpa cincin ini, istrinya akan mengeluh bahwa suaminya tidak melamar dengan layak.

Dan suaminya akan gunakan semua caranya untuk menyakinkan istrinya.

Tidakkah menurutmu itu romantis?

Ayo pergi.

Tapi...

- Kejutan apa? - Kau akan lihat.

Bukankah ini kue yang aku pesan? Oh, tidak.

Dan pemain biolanya? Ada apa ini?

- Bukankah kau tuan Xu? - Aku tuan Xu, nada ketiga.

Pergi dan panggil manajermu.

Xing Lu, aku cinta padamu. Aku cinta padamu.

Hei, aku menunjukkan cintaku cara begini, bagaimana bisa kau tidak ada respon?

Ah, kau tidak hanya punya respon, kau juga tak pernah mencintaiku kembali.

Itu tak masalah, lagi pula aku tak pernah jatuh cinta dengan gadis yang tepat

Jadi, aku juga gadis salah yang kau cintai?

Sulit untuk dikatakan.

Xing Lu, kau selalu begitu misterius.

Aku tak pernah tahu, apa yang ada di pikiranmu.

Kau juga sangat cantik.

Yang aku sering kuatirkan, ada pria lain yang akan membawamu pergi.

Itulah kenapa ibuku bilang padaku, jangan terlibat dengan gadis sepertimu.

Apa kau romantis?

Jatuh cinta dengan setiap gadis yang kau temui.

Apa kau seperti ini, ketika kau masih muda?

Tidak, ketika aku masih kecil, ibuku membawaku menonton Putri Salju.

Setiap orang suka Putri Salju, tapi hanya aku yang suka Ratu Jahat.

Oh...

Sepertinya sulit, kita menjadi pasangan yang sempurna.

Setiap orang suka sang putri, tapi hanya aku yang suka 7 kurcaci.

Dengar, kau suka 7 kurcaci suatu kali, yang mana begitu tidak bisa terima.

Jangan bodoh.

ChengXun, ChengXun, Lian sedang mencarimu.

Aku tak tahu, aku tak akan pergi kesana.

Dia mengirimku dan menginginkanmu sesuatu. / Lian

Aku bilang padamu sebelumnya, aku tak mau balapan lagi.

Jika setiap orang bisa melakukan apa yang kita suka, maka dunia ini akan begitu damai.

Tapi sayangnya kami tak bisa.

Aku melihatmu semakin akrab dengan pemilik kafe itu.

Kau suka padanya, iya kan?

Bukan urusanmu.

Aku....

Tak punya banyak uang.

Dan tak punya banyak teman.

Tapi jika aku mau kafe kecil itu di tutup, maka aku akan.

Katakan saja padaku, apa yang kau mau.

Tak ada.

Aku hanya mau balapan denganmu lagi.

Besok malam, jam 10

Kau dan aku.

Jika kau kalah, tetap sama seperti dulu.

Berlari sepanjang Pematang, telanjang.

Itu kesepakatannya.

Pergi sekarang.

Dan juga, jika kau tidak muncul...

Aku akan menghancurkan studiomu.

- Kutemui kau malam ini. - Lian.

Tak tahu akan menjadi seperti ini.

Lian, Lian akan menang.

Berhenti.

Xing Lu, kenapa kau kemari?

Kamu sama saja, punya terlalu banyak nyawa dan ingin main2.

Benarkan?

Tidakkah kau tahu bahwa ini tidak resmi?

Xing Lu, Xing Lu.

Kau sudah kalah.

Kau ada disini.

Jadi, kau mendapatkan uang untuk makan malam dengan cara yang sama?

Untuk makan malam.

Kau bisa menaruh nyawamu dalam bahaya, bukan?

Tidak, itu bukan untuk diriku sendiri.

Aku tak mau mengecewakanmu, aku benar2 ingin membawamu makan malam yang enak.

Kapan kau belajar balapan?

Kau tak pernah bilang padaku sebelumnya.

Waktu di Vienna, aku punya beberapa teman yang balapan mobil

Kadang2 ketika aku tak punya inspirasi untuk melukis, aku nongkrong bersama mereka.

Kemudian, aku menemukan balapan bisa menghasilkan uang.

Sehingga aku lakukan untuk biaya kuliahku.

Aku balapan untuk sementara, tapi sekarang...

Sekarang, aku tak punya kontak dengan mereka lagi, dan tak pernah mencari teman buruk lagi.

Benarkah?

Sungguh.

Aku akan membawamu ke suatu tempat, dan menunjukkanmu sesuatu.

Buka matamu...

Lukiskan satu lagi untukku.

Baiklah.

Aku berbohong padamu.

- Jangan bodoh. - Ini beneran.

Memangnya kenapa?

Seperti ngengat, mereka tahu akan disakiti tetapi terbang ke nyala api.

Nona Xing, tak mudah untuk menemukanmu.

Ambil semua uangmu dan pergilah.

Aku mengalami mimpi, kau terjatuh di air, sangat menakutkan, menakutkan.

Aku sudah lama mencarimu dan kau orang yang paling cocok.

Lulu sudah selesai sekolah sekarang, dan kau perlu menjemputnya.

Jangan tertabrak mobil

Jangan kuatir.

Aku akan menjemputnya sekarang.

Aku baru saja bermimpi, kau terjatuh ke dalam air.

Dan tak peduli seberapa sulitnya aku mencoba, aku tak bisa menangkapmu.

Sangat menakutkan. Sangat menakutkan.

Sangat menakutkan. Sangat menakutkan.

Bukankah majalah yang kukirim padamu luar biasa?

Bahkan perawan suci menginginkan pacar orang kaya.

Duduklah / Kenapa kau memanggilku kemari?

Hanya ingin menghinaku lagi?

Tentu saja tidak.

Aku memanggilmu kemari untuk menunjukkan padamu pemandangan.

Hanya ada beberapa orang di Shanghai..

...yang bisa duduk disini, melihat pemandangan.

Aku bukan salah satu dari mereka lagi pula.

Tapi kau adalah pemandangan

Satu yang cantik.

Tunggu.

Kau tak mau aku mengungkapkan sebuah rahasia sekarang, iya kan?

Kau dan dia bukan orang yang sederajat.

Kembalilah padaku.

Kau dan aku yang pastinya bukan orang yang sederajat.

Tapi apa yang kau lakukan sekarang, sama saja seperti yang kulakukan.

Aku akan menunjukkan padamu perbedaannya.

Bajingan.

Pimpinan Huang, aku ingin kau mengadakan pameran seni.

Pimpinan Huang setuju membantumu dengan pameran seni.

Benarkah? Pameran seni? / Benar.

Dia mengatakan, kau seniman yang luar biasa.

Dan karyamu harus di perkenalkan ke orang lain.

Iya, ya.

Xing Lu, terima kasih.

Kau adalah bintang keberuntunganku.

Pimpinan Huang, aku telah mengirimnya pergi.

Bukankah kau bilang lukisan2 itu ada yang tidak beres?

Apa yang kau tahu?

Anak itu punya bakat.

Lihatlah, seri kenangannya.

Pastinya akan dijual dengan harga bagus.

Layak bagiku untuk mengambil resiko dan mencobanya.

Kemarilah.

Apakah ini kenanganmu tentang ayahmu?

Mungkin untuk orang lain sulit di mengerti, tapi ini kenanganku tentang ayahku.

Halo, Nona Xing.

Aku tahu,

Bahwa kau dan pemimpin Huang, si pemilik galeri..

...melakukan sesuatu yang melanggar kontrak.

Kau melakukan ini tidak ada hasilnya.

Jadi...

Apa yang kau inginkan?

Kau tahu persis apa yang kumau.

Aku peringati dirimu..

Bahwa usia kontrak ini,

Kau lebih baik pikirkan keluargamu dan dirimu sendiri.

Sebelum kau membuat keputusan atau melakukan apapun.

Aku minta maaf, tolong maafkan aku kali ini.

Seorang pengusaha melakukan apa saja demi keuntungan.

Baik, baik, aku tak akan melakukannya lagi, maaf.

Xu, Xu.

Kemarilah.

Pimpinan Huang.

Kuberitahumu kabar baik.

Tuan Chen yang kita temui terakhir kali benar2 menghargaimu.

Dia bersedia membeli karya-karyamu.

Seri ini, kenangan ini.

Xu, ini benar2 kesempatan bagus.

Tuan Chen menawarkan harga yang sangat bagus.

Pimpinan, aku benar2 tak mau menjualnya.

Seri kenangan ini, mungkin lukisan yang lainnya?

Tak mau menjualnya?

Xu, aku tidak menyalahkanmu.

Tapi karyamu jangan digantung disana untuk orang lain melihatnya.

Kau perlu merubahnya ke dalam produk penjualan untuk hidupmu, benarkan?

Kau beritahu aku, berapa sewa yang kau hutang padaku? Apa aku pernah memaksamu?

Pacarmu yang datang padaku..

Berharap bahwa aku bisa membantumu dengan pameran.

Aku setuju tanpa pikir2, Lalu apa?

Tak ada yang datang.

Walaupun begitu, aku masih minta temanku membeli lukisan2mu, Ini darurat membantumu.

Apakah aku bukan teman yang baik?

Kenapa kau masih memakai embel2 kesenimanmu di depanku?

Seri-seri ini benar2 berarti banyak bagiku dan sangat penting bagiku.

Penting? Baiklah.

Sangat penting, kalau begitu simpanlah. Simpan semuanya.

Pimpinan.

Bagaimana menurutmu? Apa kau suka?

Xing Lu.

Xing Lu.

Menikahlah denganku.

Apa kau menerimaku?

Dari mana kau dapatkan uang untuk beli cincin ini?

Aku menjual beberapa lukisan.

Jangan katakan padaku, kau menjual seri kenangan?

Iya, itu salah satunya.

Untuk sebuah cincin..

Kau menjual lukisan2 itu.

Bukankah kau bilang, lukisan2 itu adalah hidupmu?

Semuanya itu kenanganmu bersama ayahmu.

Untuk sebuah cincin.

Xing Lu. / Kau jual pada siapa?

Pimpinan Huang, benarkan?

Xing Lu.

Xu Cheng Xun.

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Xing Lu.

Kau yang membeli kembali lukisan2 ini?

Tolong simpan semuanya.

Dan jangan jual pada orang lain.

Bagaimana dengan cincinnya? Kau mau mengembalikan?

Kau tak perlu tahu itu.

Lalu bagaimana dengan kita?

Bagaimana dengan pengajuanku?

Aku tak mau menikah denganmu.

Tidak, aku tidak memaksamu.

Apa menurutmu...

..bahwa aku tidur denganmu, jadi aku harus menikahimu?

Jangan marah, iya, aku tidak cukup sabar, jika kau tak mau menikah denganku sekarang.

Aku sepenuhnya mengerti.

Kau mungkin perlu waktu dan memikirkannya, aku bisa menunggumu.

Aku salah tentang ini. Tolong maafkan aku.

Aku...

Kita seharusnya tidak saling bertemu lagi.

Tunggu, Xing Lu.

Xing Lu. Xing Lu.

Aku tunggu disana.

Kenapa kau kemari?

Mengapa kau bersamanya lagi?

Itu urusanku.

Mengapa kau melakukan ini padaku, apa aku telah berbuat salah?

Kau tidak melakukan kesalahan apa2.

Karena dia orang kaya

Apa kau pikir kemiskinan itu dipandang?

Aku tak mau menghabiskan sisa hidupku bersama seniman miskin.

Mungkin wanita lain mau,

Tapi aku tak mau.

Tak ada yang mau membeli lukisan2mu.

Lukisan2 itu tak ada orang yang mau, semuanya sampah.

Bukankah kau bilang, kau sangat menyukainya?

Benar.

Seri kenangan itu tidak jelek.

Dan aku hampir berpindah.

Lalu apa?

Kau sangat tidak realistis.

Aku tidak menyukaimu.

Aku tak punya uang.

Dan ayahku berada di rumah sakit.

Aku tak mau menyukai itu lagi.

Aku sudah menyukai ini.

Saat kita pertama kali bertemu.

Aku sudah lelah...

Tapi aku tak bisa melakukan ini.

Aku tak mau menyesal ketika aku sudah tua dan jelek.

Kau bisa terus melukis sampai kau berusia 80 tahun.

Tetapi aku...

..tak mau tinggal di ruangan itu dengan hanya 1 tempat tidur.

Dan setumpuk lukisan2 yang tak ada orang mau membelinya...

...sampai aku mati. Apa kau mengerti?

Eh

Bisakah kau memikirkan ini lagi?

Kau adalah satu2nya yang membantuku menjalani hidupku.

Kau adalah satu2nya yang membantuku menjual lukisan2ku.

Kau takut, aku balapan hingga bahaya.

Dan takut kecelakaan.

Apa kau lupa semuanya? Kau tak bisa membodohiku.

Matamu tak bisa membodohiku.

Aku tidak percaya, kau melupakan semuanya.

Xu Cheng Xun.

Sadarlah..

Kita sudah selesai.

Xing Lu.

Matamu...

Seperti anak kecil.

Suci dan masih bersih.

Tetapi hatimu...

...masih berada di dunia fana ini.

Ada apa?

Mau menggigitku lagi?

Apa kau...

Apa kau sudah gila?

Jangan kuatir.

Aku tak akan pernah menjadi gila untukmu lagi.

Lalu, apa yang kau lakukan?

Balas dendam? Benarkan?

Aku sudah lama berhenti membencimu.

Kenapa aku mau balas dendam padamu?

Kenapa aku mau balas dendam padamu?

Apa kau tahu?

Aku melakukan perjanjian.

Mencarimu hanyalah untuk peran bermain.

Perjanjian?

Apa kau sedang bermain acara dunia nyata bersamaku?

Ah?

Kalau begitu katakan padaku..

Perawan Suci, dimana desakanmu?

Apa yang membuat perawan suci berpikir uang itu bagus.

Mengapa bisa perawan suci menjatuhkan prinsipnya untuk berurusan dengan bajingan seperti aku?

Jalur merah dan prinsip mereka tidaklah penting.

Hal terpenting adalah...

Kau harus menjadi orang yang sama seperti aku.

Luar biasa.

Nona Xing, tak mudah menemukanmu.

Dari mana kau dapatkan nomor teleponku?

Itu bukan urusanmu.

Kau lebih cantik dari pada di fotomu.

Hong Kong.

Kami sudah lama mencarimu.

Dan berpikir, kaulah orang yang paling cocok.

Duduklah.

Kau pasti tahu reputasi keluarga kami.

Suamiku sudah lama meninggal.

Kami hanya punya satu putra.

Yang satu2nya pewaris dari keluarga ini.

Dia sedang belajar hukum di London..

Tapi dia tidak lulus sekolah dan pergi ke Vienna belajar seni.

Sekarang dia berada di Shanghai sendirian..

Dengan impiannya untuk menjadi seniman.

Dia masih muda dan tidak memahami banyak hal.

Jadi...

Aku harus mencoba dengan cara ini.

Aku mau kau membuat dia jatuh cinta denganmu.

Kemudian meninggalkannya.

Hanya karena...

Dia miskin.

Kau tahu, apa yang kau bicarakan?

Tentu saja, aku tahu.

Aku mau anakku pulang ke rumah.

Bagaimana kau bisa melakukan ini?

Jangan terlalu emosi.

Ini hanyalah bisnis.

Semuanya punya harga.

Apa menurutmu, aku akan melakukan apa saja...

..hanya karena keluargaku miskin dan tak layak apa-apa?

Kita lebih baik bicara tentang imbalannya dulu.

Ketika ini selesai, kau akan menerima 15 juta.

Aku tak mau uangmu.

Aku jatuh cinta dengannya.

Kau lebih mencintai dirimu sendiri.

Jika tidak, kenapa kau pergi lebih awal?

Kenapa kau berlanjut melakukannya?

Kau lebih baik meninggalkan Shanghai secepat mungkin..

Atau hal2 aku akan ambil kembali.

Tidak hanya uangnnya...

Mengapa kau melakukan ini padanya?

Kau akan menghancurkan dia.

Menurutmu, kau ini siapa?

Aku yang mengandung dia selama 10 bulan dan melahirkannya.

Mengapa aku mau menghancurkannya?

Aku hanya memanfaatkanmu untuk memberi dia pelajaran.

Dia itu terlalu idealistis dan tidak realistis seperti ayahnya.

Dunia ini dikendalikan oleh uang.

Kau harus buktikan ini sendiri.

Aku perlu memastikan bahwa dia cukup berdarah dingin.

Dan cukup rasional.

Untuk berhasil bersama bisnis keluarga.

Dan mengarungi hidup yang dia seharusnya hidup.

Aku tidak layak mendapatkan hidupnya.

Kau katakan padaku, aku tak mau kejutan apapun.

Jika kau punya permintaan keuangan lainnya...

Langsung bicara pada Lin Heng

Nyonya, dia tak akan membuat masalah, iya kan?

Tidak, dia tak akan.

Dia sudah menjual jiwanya pada iblis.

MingZhen, jika kau ditawari 15 juta...

...untuk hidupmu saat ini..

Kau mau menerimanya?

Dimana 15 jutanya?

Apa ini pertanyaan putar otak?

Jika aku tak punya hidupku, kenapa aku mau 15 juta?

Apa kau tahu, kenapa aku begitu kesal?

Aku tahu, aku jatuh cinta dengannya..

Tapi aku harus menghipnotis diriku sendiri menjadi percaya...

...bahwa apa yang kucintai adalah uangnya.

Tidak ada pria yang baik padaku seperti Xu Cheng Xun.

Dia sangat mencintaiku.

Dan menyembuhkanku dari dalam.

Tapi dia, satu2nya pria...

...yang aku pernah khianati.

Sekarang, demi uang..

Aku sangat menyakitinya.

Hong Kong.

Selamat datang di rumah.

Apa kau menikahi ayah karena kau mencintainya?

Tapi kalian berdua, sama sekali tidak berasal dari dunia yang sama.

Tahukah kau, kau sudah menyakitinya?

Kenapa aku harus lahir dalam keluarga ini?

Bagaimana kau tahu, aku tidak mencintainya?

Jika aku tidak mencintainya...

Kenapa aku menentang harapan kakekmu?

Melanggar semua hubungan dengan keluargaku.

Dan mengikuti dia ke Shanghai?

Mengapa aku harus menjalani 8 tahun waktu yang sulit bersamanya.

...setelah aku melahirkanmu?

Jika itu cinta sejati,

Tak akan menjadi seperti sekarang ini.

Ayahmu dan aku..

Bukan seperti apa yang kau pikirkan.

Aku tahu...

Bahwa kau selalu mengagumi ayahmu.

Memikirkan dia itu unik dan berbakat.

Dia adalah idolamu, bukan?

Apa kau tahu, bagaimana matinya dia?

Bukankah dia mati karena sakit?

Ia bunuh diri.

Setelah aku membawamu...

Dan meninggalkannya..

Dia menjadi miskin.

Tak ada dari lukisan2nya yang terjual.

Dia minum2 dan tinggal dalam mimpinya dari gelap sampai fajar.

Akhirnya..

Dia terlalu hina untuk menghadapi orang lain..

...atau dirinya sendiri, sehingga dia bunuh diri.

Apa kau mau berakhir yang sama?

Ibu sudah semakin tua.

Bisnis keluarga kita..

Akan membutuhkanmu untuk berhasil.

Aku tahu bahwa pulang kerumah...

Kau berkorban untuk keluarga..

Nantinya, kau akan memahami bahwa ini layak untuk dilakukan.

Pergi dan berdoalah..

Lalu tidurlah lebih awal.

Pergilah.

Lian.

Lian, anak kurang ajar ini datang mau balapan denganmu lagi

Kenapa kamu datang lagi?

Aku akan balapan denganmu sekali lagi.

Dan kali ini aku akan bertaruh 1 juta.

- Apa dia habis minum? - Dia mabuk.

Kau sungguh kasihan, pacarmu sudah kabur dengan pria lain. Untuk apa kau bertaruh?

Pengemis.

Kau sudah dicampakkan hingga datang kemari mencari masalah. Apa kau mau mati?

Aku juga punya uang.

Apa menurutmu, kau ini sesuatu hanya karena uang?

Uang bisa membuatmu jadi sesuatu.

Benar. Uang bisa membuatmu jadi sesuatu.

Bukankah itu apa yang kau mau?

Huh?

Uang, uang, uang.

Aku mau hidupmu, tapi sesuatu lebih bernilai....

Dari pada uang.

Kau kemari juga.

Aku suka sekali lukisan ini.

Ini berbeda.

Komposisinya sempurna.

Halo.

- Oh, nyonya Xu ada disini. - Oh, nyonya Xu disini.

- Selamat malam. - Terima kasih.

Apa kabar? Apa kabar?

Apa kabar?

Ibu presiden.

Apa kabar, boss Xu.

Apa kabar? Nikmati.

Apa kabar?

Kau suka pesta ini?

Selamat datang di rumah. Keluarga milikmu sekarang.

Kau hanya seperti sebelumnya..

Tak pernah peduli dengan pemikiran orang lain

Tidakkah menurutmu, aku tidak kuatir padamu?

Tapi aku punya pendapat berbeda darimu.

Aku memikirkan jalan terbaik untuk menyembuhkan luka.

Menaruh bumbu terus menerus.

Ketika itu rusak, kau tak akan merasakan sakit lagi.

Aku tak tahu bahwa kau pelukis yang luar biasa.

Iya, kau sangat berbakat.

Terima kasih, itu hobiku saat aku masih kecil.

Kami pikir akan membeli satu, itu sangat bernilai.

Bagi keluarga kami, semuanya itu tak bernilai.

Bagaimana kami bisa menjualnya?

Sayang sekali. Baiklah, terima kasih.

Iya, ini sangat indah.

Anakku, Jangan seperti ini.

Tersenyumlah untuk ibu, maukan?

Hari ini, kau sangat tampan.

Paman Lin.

Bantu aku mencari galeri dan jual lukisan ini seharga 1 yuan.

Huh...

Nyonya Xu, dia baru saja bilang...

Lukisan2mu harta berharga keluarga.

Apa kau tidak mendengarku?

Mulai sekarang, semua keputusan di dalam keluarga dan kelompok akan dibuat olehku.

Pergi dan lakukanlah.

Apa yang terjadi?

Bulan lalu, kau menyerahkan beberapa lukisan pada kami untuk dijual.

Tidak lama, seseorang sangat tertarik pada lukisan itu.

Dan yang mengejutkan, pembelinya membayar 15 juta semuanya.

Siapa yang bilang, kau boleh menjual semuanya seharga 15 juta?

Kau bilang kau akan menjual semuanya masing2 1 yuan.

Aku bilang padamu untuk menjual semuanya 1 yuan.

Siapa yang bilang harus jual 15 juta? / Tetapi, ini...

Siapa yang membelinya?

Aku tak tahu.

Aku hanya tahu bahwa pembelinya dari Eropa.

Ini alamat dari pengedar seni di Vienna.

Teman sekolah,

Your battered-body trick of jumping from the building and the show in the cafe were well played.

Tidak seharusnya kau punya keinginan hidup di Shanghai sekarang?

Bagaimana kau menjadi seperti ini?

Oh, ya, dimana pacar kayamu perginya?

Dia tidak ikut bersamamu ke Vienna?

Sepertinya kehidupanmu tidaklah sangat bagus.

Jika ibuku tahu ini, dia pasti akan marah.

Dia sudah memberimu 15 juta.

Kau tahu kenapa?

Sebenarnya,

Aku bisa memberimu semua yang kau mau.

Ketika kita pertama bertemu, aku benar2 naif.

Aku hanya bermimpi menjadi seniman.

Aku pikir akan ada seseorang di dunia ini yang mencintaiku apa adanya.

Ketika aku masih kecil, orang tuaku sering bertengkar sepanjang hari.

Sampai aku berusia 8 tahun, setelah ayahku meninggal...

Ibuku dan aku kembali ke kakekku.

Pada saat itu, aku menemukan bahwa aku sebenarnya orang kaya.

Mereka semua orang kaya di Hongkong..

Tapi, aku tak punya perasaan spesial untuk uang.

Aku tidak memikirkan bahwa uang adalah sesuatu yang penting.

Mungkin aku telah terpengaruh...

...oleh DNA yang kudapat dari ayah tidak bergunaku.

Aku hanya mau menjadi seniman dan mencari nilaiku.

Jadi...

Sekarang...

Apa kau akan melukis lagi?

Melukis?

Bagaimana aku bisa punya waktu untuk melukis?

Sebenarnya, aku harus berterima kasih padamu...

Kau telah membuatku mengerti..

Bahwa tidak berdosa untuk menjadi kaya.

Tapi ketamakan...

Keluarkan uangmu. Berikan uangmu. Kau dengar aku?

Sialan, berikan aku uangmu. / Tidak

Sialan, berikan aku uangmu. / Tidak.

Brengsek / Tidak, aku tak punya uang.

Apa ini? Lepaskan cincinmu.

Berikan aku cincinmu.

- Berikan aku cincinmu. - Tidak.

- Berikan aku cincinmu. - Tidak.

Xing Lu, kau dimana? Maafkan kecerobohanku.

Nona, kau tak apa-apa? Bisa kubantu?

Nona, kau tak apa-apa? Awas.

Xu Cheng Xun.

Hei, sayang, aku mendengar napasmu.

Di dalam mimpiku, hanya kau dan aku...

Betapa manisnya, mencintaimu.

Aku tersesat dalam fantasi.

Hei, sayang..

Aku akan berada disini, disuatu tempat yang kau tinggal

Aku akan berada disini, sekarang dan selalu.

Aku ingin menyerahkan semuanya, aku harus dapatkan dia kembali.

Ketika mereka menyelamatkan ayahmu.

Aku sedang menunggu di luar teater.

Dan memikirkan hal yang sama.

Tapi itu tidak berhasil, dia sudah meninggal.

Sejak itu, aku mengerti.

Bahwa orang2 tidak dapat di percaya juga cinta.

Selama bertahun2 ini...

Apa yang aku miliki bersandar pada uang..

Jika aku bisa....

Aku akan berikan semuanya yang kupunya untuk membuat dia kembali.

Semuanya milikmu..

Sudah diberikan oleh keluargamu.

Benar.

Semua itu bukan milikku sama sekali.

Semua milik keluarga.

Aku bisa berikan semuanya kembali padamu..

Mulai sekarang, aku bukan ahli waris dari Xu.

Kau lebih baik jangan gunakan uang untuk mengancamku lagi.

Aku tidak peduli.

Aku tak akan pernah meninggalkanmu.

Tak akan pernah.

Menikahlah denganku.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.