All language subtitles for Alya.Sometimes.Hides.Her.Feelings.in.Russian.S01E12.JAPANESE.WEBRip.NF.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ) Download
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Jika aku punya kekurangan sebagai calon ketua,

tolong jangan ragu mengkritikku.

Terima kasih sudah mendengarkan.

Baiklah.

Jika bisa begini di acara nanti,

pasti tidak apa-apa.

Ya, harus bisa di acara nanti.

Kau khawatir?

Di rapat umum,

bukankah kau bisa?

Itu karena

aku fokus menghadapi perasaanku sendiri

hingga mengalir dengan lancar.

Penonton besok

pasti lebih ramai daripada sebelumnya, bukan?

Ya.

Besok, seluruh sekolah

akan memenuhi auditorium ini.

Tapi kita melakukan hal yang sama.

Fokus saja mengutarakan pikiranmu.

Kurasa itu tidak akan berhasil.

Saat melihat caramu bicara di rapat umum,

aku langsung mengerti.

Apa yang harus kulakukan

agar aku bisa bicara seperti kau?

Jika kau bertanya bagaimana caranya,

maka pengalaman adalah satu-satunya jawaban.

Biar kuajari rahasia untuk menenangkan sarafmu

sekaligus menarik perhatian penonton.

Rahasia?

Benar.

Metode ini...

Bagaimana? Sederhana, bukan?

Tapi efektif.

Ya.

Akan kucoba.

Kalian berlatih untuk besok?

Tugasmu sudah selesai?

Ya, itu berjalan lancar.

Ada apa, Masachika?

Ekspresimu tampak menakutkan.

Kau berani mengatakan itu?

Apa topeng femininmu lepas?

Astaga.

Lihat?

Inilah sifat aslinya. Jangan tertipu.

Baiklah.

Astaga, Alya.

Kau kecewa denganku?

Tidak.

Aku tidak kecewa.

Saat situasi berubah,

sisi sesungguhnya diri kita akan terungkap.

Lagi pula,

kau sungguh ingin berteman denganku, bukan?

Ya, itu benar.

Berarti tak masalah.

Lagi pula, berkat Yuki,

aku bisa mengevaluasi ulang diriku.

Apa maksudmu?

Saat itu, kau bertanya

kenapa aku ingin menjadi ketua OSIS.

Besok,

akan kutunjukkan jawabannya.

Alya, kau sungguh orang

yang jujur dan baik.

Astaga, syukurlah.

Persahabatanmu dengan Alya masih utuh.

Astaga, saat kau mengatakannya seperti itu,

kenapa kedengarannya persahabatan kita

telah berkembang menjadi keretakan?

Tidak, itu tidak benar.

Aku hanya bertanya-tanya kenapa kau berani melakukan itu.

Kau marah?

Sama sekali tidak.

Bertindak saat lawan lemah

itu taktik biasa.

Astaga.

Perasaan apa ini?

Meski aku tidak mengerti,

tapi jika harus kukatakan,

rasanya seperti digigit anjing.

Aku ingin membelai dan mencintainya,

tapi aku juga ingin mendisiplinkannya agar dia tidak menggigit lagi.

Jika berani menggigit,

sebaiknya berani menggertakkan gigi.

Di sana kalian rupanya.

Halo.

Aku ingin konfirmasi terakhir untuk besok.

Pertama,

bagaimana urutan

untuk pidatonya?

Tahun lalu, ditentukan dengan suit.

Aku tidak keberatan.

Tidak bisa.

Suit hanya soal penglihatan.

Apa?

Kau benar.

Kalau begitu, bagaimana dengan lemparan koin?

Itu akan lebih adil.

Aku mengerti.

Ayano akan melempar koin,

dan Alya akan menyebut kepala atau ekor.

Tidak, orang lain akan melempar koin.

Kau sangat paranoid.

Baiklah.

Biar aku saja!

Masha, jika kau tak keberatan,

terima kasih.

Jika Alya benar,

dia bisa memilih giliran.

Jika dia salah,

Yuki bisa memilih.

Masha, kau sungguh bisa membaliknya?

Kau menganggap kakakmu apa?

Tentu saja bisa.

Lihat aku.

Jika aku giliran pertama dan berlagak menang,

kemenangan telak mungkin terjadi.

Tapi jika giliran kedua,

orang pertama yang membuat standar minimal akan mendapat tepuk tangan.

Jika Alya giliran pertama, akan sulit menang telak.

Pilih giliran pertama, 'kan?

Tidak. Kupilih giliran kedua dan melihat apa yang dilakukan kakakku dahulu.

Tapi tetap saja...

Kenapa dia terang-terangan menakutiku?

Tidak biasanya kakakku yang licik melakukan itu.

Ah.

Tertangkap.

Lihat, aku berhasil, Alya.

Baik, aku mengerti.

Aku pilih kepala.

Hei, pikirkan lagi.

Tidak perlu.

Kalau begitu, kubuka.

Astaga, kau salah.

Kalau begitu, Yuki.

Kau mau giliran pertama atau kedua?

Coba kupikir.

Apa sikap kakakku hanya pura-pura?

Jika begitu, apa tujuannya?

Apa dia ingin berhadapan langsung denganku

untuk mengalihkan perhatianku?

Alya.

Benar.

Meski tanpa sadar aku teralihkan oleh kakakku,

target awalku adalah Alya.

Selain itu, mental Alya lebih rapuh daripada dugaanku.

Dia juga trauma dengan siaran sekolah kemarin.

Sudah kuantisipasi

dan berencana memberi Alya giliran kedua agar lebih banyak tekanan.

Mungkin kakakku mengincar

giliran pertama dengan sedikit tepuk tangan

agar aku dan Alya seri.

Kalau begitu,

aku akan tetap pada rencana awalku dan mengincar kemenangan telak.

Kalau begitu, aku pilih giliran pertama.

Baiklah.

Suou dan Kimishima giliran pertama.

Kujou dan Kuze giliran kedua.

- Ya. - Baiklah.

UPACARA PENUTUPAN

Mengingat kembali semester ini,

aku yakin kalian belajar banyak dari sana.

Di semester kedua,

kita akan meningkatkan kesadaran moral publik.

Berikutnya,

kita akan mendengar pesan dari eksekutif OSIS tahun ini.

Pertama, ada ketua OSIS, Touya Kenzaki.

Teman-teman.

Kerja bagus untuk semester ini.

Sudah dua bulan sejak OSIS baru mengambil alih.

Meski anggotanya lebih sedikit tahun ini,

semua eksekutifnya luar biasa.

Teman-teman.

Meski ini liburan musim panas, jangan malas.

Kerjakan PR dengan giat

dan bentuk otot tiap hari.

Penting untuk berlatih keras tiap hari.

Mungkin aku juga akan berjalan-jalan ke taman tiap hari.

Bicara soal jalan-jalan, tempo hari...

Sekarang, Yuki Suou akan memberikan pidato.

Kalau begitu, ayo pergi, Ayano.

Ya, Nona Yuki.

Aku petugas humas OSIS,

Yuki Suou diperkenalkan sebelumnya oleh pembawa acara.

Aku akan mencalonkan diri

sebagai ketua OSIS tahun depan.

Aku menantikan dukungan kalian.

Kau pasti bisa!

Aku akan mendukungmu!

Terima kasih.

Kalau begitu, mengenai masalah ini,

aku ingin berbagi visiku dahulu.

Tujuanku setelah menjadi ketua OSIS

adalah menjadikan tempat ini

sekolah yang mencerminkan pendapat para murid.

Astaga.

Menurut kalian itu biasa?

Khususnya, kotak saran ini.

Ini sudah ada di sekolah selama beberapa tahun,

tapi tak banyak dari kalian yang pernah menggunakannya.

Sebenarnya,

aku mempromosikannya melalui siaran sekolah.

Tapi hanya beberapa murid yang memakai kotak saran.

Alasan ini terjadi

karena kalian berpikir

itu tak akan terwujud meski menulisnya

dan hanya membuang-buang waktu, bukan?

Benar.

Aku berpikir begitu.

Tapi aku tidak heran kalian berpikir begitu.

Sebagian besar eksekutif

masih baru dalam pekerjaan OSIS,

dan kewalahan dengan tugas mereka.

Pasti sulit bagi mereka

mendengarkan dan memenuhi permintaan.

Namun,

jika terpilih sebagai ketua OSIS,

aku akan memenuhi saran kalian.

Spesifiknya,

aku bisa mengubah acara hari olahraga

atau memperluas konten dan durasi festival sekolah.

Selain itu,

bukankah menyenangkan

memikirkan ide baru untuk Halloween atau Natal?

Aku yakin hanya orang seperti aku yang pernah menjadi

ketua OSIS di SMP

dan saat ini menjadi anggota OSIS

dengan pencapaian dan pengalaman besar, yang bisa menyelesaikan tugas ini.

Terima kasih sudah mendengarkan.

Itu tidak adil.

Dia hanya menggambarkan

tanpa menjelaskan langkah-langkahnya.

Tapi dia hebat.

Apa dia lebih baik dariku?

Alya, kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

Jangan mencemaskan aku.

Yang benar saja, pada saat seperti ini?

Siapa dia?

Ada gadis secantik ini di sekolah?

Aku petugas urusan umum, Ayano Kimishima.

Secara pribadi, aku pelayan keluarga Suou.

Saat ini, aku pelayan Nona Yuki.

Apa maksudnya pelayan?

Entahlah.

Selain itu, tahun depan,

aku berencana mengikuti pemilihan dengan Nona Yuki.

Nona Yuki berkarakter baik.

Dia individu luar biasa yang cantik dan berbakat.

Namun, dia tidak pernah puas.

Dia selalu memikirkan orang lain.

- Pidato yang sempurna. - Dia terbaik di kelasnya.

- Mereka sengaja tampil pertama - Bahasa Inggris setingkat warga lokal.

- untuk mencegah kita menang. - Belakangan belajar bahasa Mandarin.

- Kau baik-baik saja? - Dia juga berbakat

- Ya. - dalam piano,

- Bagus. - merangkai bunga, karate, dan lainnya.

- Kau ingat nama acara ini? - Unggul di akademis dan seni bela diri.

Pidato para eksekutif, bukan?

Benar, ini pidato.

Makanya kita akan biarkan semua orang mengenalmu.

Aku yakin

sebagai ketua OSIS,

dia bisa membimbing sekolah dengan baik.

Terima kasih sudah mendengarkan.

Pembicara berikutnya,

bendahara OSIS, Alisa Kujou.

Gadis itu cukup menarik.

Kimishima, bukan?

Pasangan Suou ini sangat menakjubkan.

Dia jelas ketua OSIS berikutnya.

Kau benar.

Maaf.

Aku sangat gugup hingga bicara dalam bahasa Rusia.

Apa itu lelucon?

Kurasa begitu.

Tidak mungkin.

Dengar.

Jika kau giliran kedua,

mulailah dengan bahasa Rusia.

Jika mereka giliran pertama,

pasti akan membuat suasana menguntungkan mereka.

Bicaralah dalam bahasa Rusia

untuk merusak rencana mereka.

Izinkan aku ulangi.

Aku bendahara OSIS, Alisa Kujou.

Aku akan mencalonkan diri

sebagai ketua OSIS tahun depan.

Aku baru pindah ke sekolah ini tahun lalu.

Aku belum punya pencapaian yang bisa kubanggakan.

Aku pun tak bisa memastikan

aku sepenuhnya paham tugas eksekutif

atau tanggung jawab berat menjadi ketua.

Dalam kondisiku saat ini,

perjalananku masih panjang untuk menjadi ketua.

Tapi jika ada satu hal

yang bisa kubanggakan,

itu adalah

aku bisa bekerja lebih keras daripada orang lain.

Aku selalu bekerja keras

untuk mencapai hasil yang kuinginkan.

Aku tak pernah puas dengan mengandalkan bakatku.

Terus meningkatkan diri

adalah hal terpenting sebagai manusia.

Benar.

Terkadang cara pikir ekstrem ini

berseberangan dengan orang lain.

Aku pun pernah gagal total.

Tapi aku belajar dari kegagalan.

Di festival sekolah tahun lalu,

stan kami memenangkan Anugerah Unggulan.

Tentu saja,

aku tidak melakukannya sendirian.

Aku tahu saat ini,

perjalananku masih panjang

sebelum menjadi ketua.

Aku tahu itu.

Kau yang paling tulus,

dan akan memberikan apa pun yang terbaik.

Lihat lurus ke depan, Alya.

Tapi aku bisa bicara di depan semua orang seperti ini

dengan mulutku sendiri,

kata-kataku sendiri.

Mulai sekarang, aku akan terus seperti ini

dan mengatasi kekuranganku satu per satu.

Jika tidak bisa memastikan

apakah aku cocok menjadi ketua OSIS sebelum pemilihan tahun depan,

aku akan mundur secara sukarela.

Jadi, Semuanya,

tolong awasi aku mulai sekarang.

Akan kugunakan bimbingan kalian

sebagai motivasi untuk tumbuh dan menjadi ketua OSIS yang kalian tunggu.

Terima kasih sudah mendengarkan.

Kerja bagus.

Itu bagus sekali.

Benarkah?

Ya, kau sangat keren.

Aku sedikit mengatasi rintangan mentalku.

Berikutnya,

Masachika Kuze akan berpidato.

Berjuanglah.

Serahkan padaku.

Kalau begitu,

aku akan mengunci kemenangan kita.

Halo, Semuanya.

Aku petugas urusan umum, Masachika Kuze.

Selain itu,

Wakil Bayangan yang membantu Ketua Yuki Suou

juga aku.

Aneh?

Hei, itu tak sesuai harapanku.

Baiklah.

Aku yakin banyak dari kalian tahu

aku pernah menjadi wakil ketua.

Saat ini,

kalian pasti bertanya-tanya,

"Apa?

Kenapa kau tak mencalonkan dengan Suou?

Apa ini selingkuh? Ini perselingkuhan, 'kan?"

Aku ingin mengatakan satu hal.

Aku sudah mencampakkan Yuki,

jadi, ini bukan perselingkuhan!

Kau yang terburuk!

Kau terlalu cepat melupakannya.

Lalu kenapa aku mencampakkan Yuki

dan mendukung Alya?

Semuanya,

menurut kalian orang seperti apa yang harus menjadi ketua OSIS?

Orang yang pandai bekerja dan bertanggung jawab?

Atau orang yang kuat mental?

Kurasa bukan keduanya.

Orang yang cocok menjadi ketua haruslah

seseorang yang bisa menarik perhatian orang.

Semuanya,

saat mendengar pidato Alya,

bagaimana menurut kalian?

Menurutku dia sangat ceroboh.

Tapi sekaligus,

aku merasa pidatonya sangat tulus dan jujur.

Alya adalah orang yang jujur.

Saat kusarankan berpidato dalam bahasa Rusia,

dia menerimanya.

Alasan aku tak mendukung Yuki

dan malah mendukung Alya

karena aku tertarik pada sifat ini.

Makanya aku ingin mendukungnya.

Kuharap kalian juga

bisa mendukung Alya.

Meski begitu,

kurasa pendapatku saja

tidak bisa dipercaya, bukan?

Karena itu, ada yang ingin kubagi dengan kalian.

Jika Alya terpilih sebagai ketua OSIS,

Sayaka Taniyama dan Nonoa Miyamae

akan masuk tim kami sebagai eksekutif OSIS.

Apa?

Bisakah kalian memercayainya?

Pesaing kami di rapat umum

bersedia bekerja sama di OSIS baru.

Apa? Tidak mungkin.

Hei, lihat itu.

Sungguh?

Sekian pidatoku.

Demi menciptakan OSIS yang belum pernah ada sebelumnya,

aku dengan tulus meminta dukungan kalian.

Alya.

Kau mendapat tepuk tangan ini dengan kekuatanmu.

Kita impas sekarang.

Ya, terima kasih.

Kau penyelamat.

Hanya kali ini saja aku membantu pemilihanmu.

Aku tahu.

Demi mendapatkan dukunganmu,

aku akan berjuang.

Aku menantikannya.

Kalau begitu, berjuanglah.

Jika Alisha menjadi ketua OSIS,

aku akan datang dan membantu.

Alisha?

Inilah alasanku mencalonkan diri sebagai ketua OSIS.

Mulai kini, aku tidak akan menyerah pada tekadmu.

Mereka mengalahkan kita.

Maafkan aku.

- Andai pidatoku lebih baik. - Antar para murid keluar.

- Bukan salahmu, Ayano. - Mulai dari anak baru.

- Aku terlalu perhitungan. - Ya.

Makanya aku salah menilai.

Omong-omong,

aku akan mengaku kalah kali ini.

Tapi hanya kali ini.

Nona Yuki.

Auramu yang kuat ini luar biasa.

Aku tak bermaksud memancarkan aura itu.

Akan lebih keren

jika aku juga bisa mencapai tujuan ini.

Benar.

NOMOR 33, MASACHIKA KUZE

Hasil yang mengecewakan.

Kurasa orang genius seperti aku

punya batasan.

Kau dengar ucapanmu?

Jadi, kau menyesali hasilnya?

Tidak!

Bagus. Kalau begitu, ayo pulang.

Banyak yang terjadi hari ini.

Aku agak lelah.

Ya, kau benar.

Hei, Alya.

Ya?

Tidak, itu...

Bagaimana taruhannya?

Bukankah aku berutang padamu jika tak mencapainya?

Akan kupikirkan dengan serius.

Tunggu.

Bukankah kau bilang sudah memikirkannya?

Kau bahkan bicara bahasa Rusia.

Itu

hanya komentar biasa.

Apa itu?

Aku yakin kau akan...

Begitu rupanya,

dia tidak pernah berpikir akan menang?

Coba kupikirkan, apa tadi?

Kurasa itu tentang namaku.

Alya.

Itu...

Kita sudah berpidato di depan seluruh sekolah

dan secara resmi diakui sebagai pasangan dalam pemilihan ketua.

Saat ini,

untuk menunjukkan kedekatan kita,

bagaimana kalau saling memanggil dengan nama depan?

Itu ide bagus.

Apa? Begitukah?

Kurasa begitu...

Kalau begitu...

Masachika...

Omong-omong,

rasanya menyenangkan.

Benarkah begitu?

Kalau begitu, mulai kini,

kau kupanggil begitu.

Baiklah.

Benar juga!

Kita harus ganti sepatu.

Kau benar.

Alya.

Begini...

Sebentar lagi liburan musim panas,

tapi kita masih harus bersiap untuk pemilihan, 'kan?

Aku yakin Yuki dan Ayano akan selalu bersama.

Jadi,

selama liburan musim panas,

bagaimana kalau kita juga sering bertemu?

Masachika.

Lihat ke depan.

Dengan senang hati.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.