Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Corsican
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Diterjemahkan oleh: Zain Selamat menonton
Hei Jaegul, ketemu tidak?
Aku tidak dengar.
Aish, coba cari lebih dalam lagi.
Aku yakin melihatnya.
Baik.
Ah, astaga, brengsek.
Permisi, ada orang?
KERETA HANTU
Halo.
Aku Kim Da-kyung.
Yang menghubungimu sebelumnya.
Terima kasih, Kepala Stasiun.
Oh, panas juga ya.
Kau bilang kau YouTuber?
YouTuber Creator,
lebih tepatnya.
Ini.
Horror Queen.
Aku peringatkan.
Kalau jantungmu lemah,
sebaiknya kau pergi dari sini sekarang juga.
Horror Queen,
Da-kyung.
Kau... tidak mengenalku, 'kan?
Apa alasanmu ingin menemuiku?
Itu...
Aku dengar sebuah rumor.
Rumor kalau di Stasiun Gwanglim ini,
sering terjadi hal-hal aneh.
Apa itu benar?
Maaf,
tapi tolong pergi.
Sudah banyak orang sepertimu yang datang.
Orang yang cari uang dari penderitaan orang lain.
Aku tidak punya cerita untuk orang sepertimu.
Ah...
Kalau memang masalah uang...
Apa aku bilang butuh uang?
Pergi sana.
Padahal aku sudah siapkan hadiah, untuk jaga-jaga.
Harus berapa kali ku bilang baru kau paham?
Tunggu, itu bukannya Bidangju?
Dari pertengahan era Joseon.
Arak terbaik negeri kita yang dibuat di Jeolla dan Hwanghae.
Mustahil, bagaimana kau bisa dapat barang berharga ini?
Kakekku punya pabrik arak di Jeonju.
Jadi, kau mau menceritakannya?
Itu... tetap saja,
sulit.
Kalau begitu, ya sudah.
Hei, tunggu.
Bagaimana kalau satu cerita saja?
Kisah ini dimulai dari seorang pemuda.
Kepada para penumpang,
kereta kita berhenti mendadak karena ada masalah di stasiun seberang.
Permisi.
Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.
Harap menunggu dengan aman sampai insiden tertangani.
Kereta kita akan segera berangkat.
Ah.
Raison French Black satu.
Paman, kalau tidak beli jangan disentuh.
Bukan, ini Yogo.
Aku minta French Black.
Ah...
French Black di mana, ya.
Permisi.
Bukan yang itu.
Yang sebelah sana.
- Ah. - Iya, yang itu.
Payah sekali mencarinya.
Kau kuliah di mana?
Hah?
Ah.
Ah, ini French Black.
Yang itu French Yogo. Mereknya sama, 'kan?
Logikanya, cari saja di baris yang sama.
Seharusnya begitu, 'kan?
Tapi kau malah cari di tempat aneh.
- Totalnya 9.500 Won. - Ya.
Kembaliannya salah.
Ah.
Oh, salah kasih ya.
Bodoh, lihat apa kau, brengsek.
Dasar tidak punya otak, makanya begitu.
Bodoh.
Huh, brengsek.
Stasiun berikutnya,
Yongdam.
Stasiun Yongdam.
Pintu keluar
ada di sebelah kanan.
Bodoh.
Aish, brengsek.
Ada-ada saja.
Halo?
Iya, kenapa?
Anakku sudah makan?
Jangan-jangan kau minum lagi?
Mah, aku lagi nonton kuliah, kututup ya.
Oh, itu, soalnya...
Kata tempat kursus, kau sudah tidak masuk lebih dari dua bulan.
- Kututup ya. - Aku khawatir.
Mama.
Mama.
Apa maksdnya ini.
[Wanita 20 tahunan melakukan bunuh diri dengan melompat...]
Stasiun berikutnya,
Gwanglim.
Stasiun Gwanglim.
Pintu keluar ada di sebelah kanan.
[Kereta berikutnya adalah kereta ekspres]
Setelah itu, kasusnya...
...ditutup sebagai kasus bunuh diri.
Menarik.
Cukup ceritanya untuk sekarang.
Sebaiknya kau pergi.
Anu, mungkin lain kali aku bisa...
Jangan pernah kembali lagi ke sini.
[Lagi, Pria 20-an Bunuh Diri di Stasiun Gwanglim, Kasus ke-16]
- Nona Da-kyung? - Ya?
- Kenapa kau kaget sekali? - Tidak...
Oh.
Tanpa kacamatamu,
matamu benar-benar...
...cantik.
Ah, jadi bagaimana?
Bagus sekali.
Sudah kuduga.
Tuh 'kan? Kubilang juga idenya bakal berhasil.
Ah, idenya.
Idenya.
Itu, beberapa tahun lalu,
ada kasus bunuh diri di Stasiun Gwanglim, 'kan?
Bunuh diri dengan melompat?
Hah, apaan ini.
Terlalu suram.
Tapi firasatku bagus soal yang ini.
Ah.
Oh, benarkah?
Tapi...
penontonnya bakal naik tidak ya.
Nona Da-kyung, topiknya yang terakhir juga suram,
makanya subscriber-mu yang sedikit itu...
...pada kabur semua.
YouTube kecantikan dan horor itu genrenya beda.
Banyak kok yang suka hal-hal suram.
Makanya...
topikmu yang kemarin dapat...
seratus penonton?
Oh, Rina, kau tidak ada syuting?
Oh, iya.
Dia tidak tahu apa-apa.
Memangnya dia tahu apa.
Cerita yang kau berikan terakhir kali.
Bagus sih, tapi...
ada yang lebih seram lagi tidak?
Itu, channel YouTube-mu itu...
Aku sudah lihat.
Penontonnya tidak sampai seratus.
Dulu,
ada 100.000.
Hei, tapi...
Tiba-tiba anjlok?
Ya, begitulah.
YouTuber kecantikan tiba-tiba naik daun.
Naik daun.
Dan...
konten horor juga sudah terlalu banyak.
Tidak, kalau sudah sejauh itu, cukup.
Kenapa kau harus...
Karena...
Aku adalah...
Aku adalah...
Ratu Horor
Da-kyung.
Ah.
Ini...
Apa ini harus kuganti?
Ada seorang siswi.
Untuk memiliki apa yang tidak ia punya,
dia rela menahan penderitaan yang sangat menyakitkan.
Kepada para penumpang.
Kereta kita...
...berhenti mendadak karena ada masalah di stasiun seberang.
Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.
Harap menunggu dengan aman sampai insiden tertangani.
Kereta kita akan segera berangkat.
Sepertinya ada kecelakaan.
Ada yang lompat lagi, ya?
Oh, Miju.
Oh.
Guru.
Hei, lama tidak bertemu.
Apa kabar?
Stasiun berikutnya,
Sindam.
Stasiun Sindam.
Belajarmu bagaimana?
Rajin belajar?
Miju, entah kenapa...
kau terlihat lebih feminin.
Apa kau kurusan?
Guru juga.
Kau jadi lebih tampan.
Aish, bicara apa kau ini.
Guru, apa mungkin
kau pindah rumah?
Aku beberapa kali ke kafe yang kau beritahu...
Kak.
Jina.
Kenapa kau berdiri? Kenapa tidak duduk?
Siapa ini?
Manis sekali kelihatannya.
Ah.
Murid yang dulu kuajar privat.
Privat?
Sapa dulu.
Dia pacar guru.
Guru, aku turun di sini.
Oh, iya, iya.
Senang bertemu denganmu.
Dia operasi kelopak mata, 'kan?
Aish, sudahlah.
Kita mau makan apa?
Makan apa ya?
Kau mau makan apa?
Hidungmu... sangat indah.
Hidungmu... sangat indah.
Terima kasih.
Hidungmu... sangat indah.
Hidungmu... sangat indah.
[Lee Jin, giliranmu]
[Lee Jin, giliranmu]
Saat ini semua petugas sedang menerima laporan.
Anda akan segera terhubung dengan petugas.
Ya, dengan layanan darurat 112.
Aku sekarang ada di kereta bawah tanah.
Ada orang gila yang mengejarku membawa air keras.
Maksud Anda, ada yang mengejar Anda dengan air keras?
Aku sedang bersembunyi di toilet.
Tolong beritahu lokasi persis Anda.
Gwanglim... Stasiun Gwanglim.
Stasiun Gwanglim toilet wanita, betul?
Iya, tolong cepat, tolong datang cepat.
Harap tenang.
Tolong jelaskan ciri-ciri wanita itu.
Wajahnya diperban.
Bajunya seperti baju rumah sakit, tapi...
Halo?
Halo?
Bagaimana kau tahu dia wanita?
Hidungmu...
...sangat indah.
Wajahmu... sangat indah.
Raut wajahmu seperti tidak percaya.
Oh, bukan.
Bukan begitu.
Kepala Stasiun,
dari mana kau dengar cerita ini?
Aduh.
Aku mulai mabuk.
Kereta bawah tanah.
Pengguna harian 7,3 juta orang.
Waktu penggunaan rata-rata 35,1 menit.
Dan...
Stasiun Gwanglim, stasiun misterius dengan rekor jumlah orang hilang terbanyak.
Ya.
Aku saat ini...
...sedang berada di Stasiun Gwanglim.
Lihat itu?
Lihat? Sepertinya ini poltergeist.
Ini poltergeist, kubilang ini poltergeist.
- Dialognya, dialog! - Sekarang?
Ya.
Aku...
Aku...
...akan menceritakan kisah nyata misterius
yang terkait
dengan Stasiun Gwanglim.
Aku peringatkan.
Bagi kalian yang lemah jantung,
sebaiknya segera tinggalkan tempat ini.
Ratu Horor,
Da-kyung.
Bagaimana?
Nona Da-kyung.
Ya.
Sang Ratu Horor telah kembali.
Isinya menarik, alurnya juga cepat.
Tidak buruk.
Teri... terima kasih.
Hah?
Apa ini?
Kau lihat barusan?
Hah?
Apa...
Ini orang...
...'kan?
Ini hantu, 'kan?
Apa pernah ada yang terekam seperti ini sebelumnya?
Mau minum segelas?
Ah, aku... sudah berhenti minum.
Kudengar penontonmu naik banyak.
Kita harus merayakannya.
Um, satu gelas lagi saja.
Menurutmu, kereta bawah tanah itu apa?
Transportasi umum... 'kan?
Biasanya sih, begitu.
Tapi bagi sebagian orang, itu adalah kehidupan.
Awalnya, pria itu tidak buruk.
Dia biasa saja, seperti pekerja kantoran lainnya.
Tapi perlahan, dia mulai kehilangan semua yang dia miliki.
Pekerjaannya yang layak hilang.
Lalu keluarganya.
Lalu kendali dirinya.
Begitulah.
Dia terus jatuh, dan jatuh.
Hingga tidak ada lagi tempat untuk jatuh.
Sampai ke dasar yang paling dingin.
Paman.
Paman.
Paman.
Bangun.
Cepat bangun.
Kau tidak boleh tidur di sini.
Aduh.
Kau tahu 'kan banyak orang lewat sini.
Tolong pindah ke sebelah sana.
Ah, Paman.
Kalau tidak beli, jangan disentuh.
Ah, setiap hari saja, brengsek.
Ini.
Aish, ah, ini Yogo.
Aku minta Raison French Black satu.
Apa ini?
Kau pindah tempat ke sini?
Aish, kenapa kau takut begitu?
Hei, yang di kantongmu itu...
...keluarkan semuanya.
Cepat, brengsek.
Cuma ini?
Kita sapa-sapaan yang sering ya.
Biar akrab.
Bajingan brengsek.
Akan kubunuh pengemis itu, bajingan.
Hei, bajingan.
Apa aku terlihat main-main, hah, brengsek?
Brengsek.
Bajingan tengik.
Brengsek.
Aish, brengsek.
Pak Kim?
Benar ini Pak Kim?
Aduh, bajumu itu kenapa? Hah?
Ya ampun, hah, astaga...
Hei, sedang apa kau~
Ah, kalau punya barang bagus itu harusnya berbagi.
Pelit sekali sendirian, aduh~ Biar kulihat.
Oh, ini...
Kenapa ini...?
Kau, brengsek.
Jangan, jangan, Aaargh~
Tolong.
Tolong.
Tolong~
Permisi~
Totalnya 4.400 Won.
Paman, kembaliannya.
Brengsek.
Ah, jangan~
Ah, aish, brengsek.
Tolong!
Bahkan setelah itu,
pakaian tak bertuan sering ditemukan di stasiun.
Jadi.
Apakah ini...
...cerita yang kau inginkan?
Ya, akan kukalahkan semua.
Para brengsek yang meremehkanku.
Persetan, tidak akan kubiarkan.
Selamat ya.
Untuk apa?
Penontonmu tembus 300.000.
Terima kasih.
Tapi,
aku mengajakmu bertemu bukan hanya untuk itu.
Sebenarnya,
aku menyukaimu, Da-kyung.
Ini...
kurasa semuanya cocok untukmu, Rina.
- Benarkah? - Iya.
Ah~ Tolong pilihkan satu.
Semuanya kelihatan bagus.
Benarkah?
Jujur saja, dia 'kan tidak dandan sendiri.
Kenapa bisa-bisanya jadi YouTuber kecantikan? Masuk akal tidak?
Meskipun cuma untuk iseng,
setidaknya harus punya hati nurani, 'kan?
Orang seperti itu, yang setiap hari menari-nari,
apa bedanya dengan mereka yang dapat saweran?
Aku sedang membicarakan orang yang tidak kusuka.
Kalau kau membenci orang tanpa alasan,
katanya itu karena kau melihat dirimu sendiri pada orang itu.
Siapa yang bilang omong kosong seperti itu?
Kalau tidak benar, tinggal bilang saja.
Perlu sampai teriak begitu?
Maaf.
Aku hanya terlalu marah.
Apa yang begitu kau benci darinya?
Dia terkenal karena kebohongan.
Sungguh?
Apa hanya itu alasannya?
Sepertinya ini lebih bagus.
Sepertinya ini bagus.
Terima kasih.
Aku juga tidak tahu.
Manusia itu selalu...
...menginginkan apa yang tidak mereka miliki.
Padahal mereka bisa bahagia hanya dengan melihat apa yang mereka punya.
Karena mencoba menginginkan yang bukan miliknya...
...seseorang bisa kehilangan segalanya.
Aku juga begitu.
Sisa hidupku tidak banyak lagi.
Jadi...
kau juga, sekarang...
bagaimana kalau kau berhenti datang?
Apa-apaan.
Tembus 1 Juta.
Selamat, Nona Da-kyung.
Satu juta!, Satu juta!
Satu juta!, Satu juta!
Selamat atas pencapaian 1 juta Subscreber, Nona Da-kyung.
Terima kasih.
Terima kasih~
[@heee 1 hari yang lalu] [Ini semua benar! Jangan pernah ke sana. Aku pernah mengalaminya.]
Selamat menikmati.
Nona Da-kyung.
Ini...
Ya.
Videomu...
...semuanya harus diturunkan.
Kenapa?
Karena itu adalah cerita...
...yang tidak boleh diketahui dunia.
Apa maksud perkataanmu itu?
Di minimarket Stasiun Gwanglim...
...aku mengalami hal aneh.
Aliran...
Gwanglim.
Aliran Gwanglim?
Aliran sesat yang menghilang puluhan tahun lalu.
Benar.
Stasiun Gwanglim...
...dibangun di bekas tempat ibadah Aliran Gwanglim.
Makanya hal-hal aneh terus terjadi di sana.
Tunggu sebentar.
Apa yang kau bicarakan?
Nona Da-kyung.
Kau tidak boleh ke sana.
Semua yang ke sana akan mati.
Apa yang kau lakukan? Lepaskan tanganku.
Videonya harus diturunkan.
Aack~
[Sekte Misterius Jembatan Gwanglim]
[Bunuh Diri Massal Gereja Gwanglim]
[50 Tahun Lalu Hari Ini, Bunuh Diri Massal Gereja]
[3 Okt 1973, 40 anggota gereja bunuh diri di Kapel Gwanglim]
Videomu...
...semuanya harus diturunkan.
Kenapa?
[Ratu Horor Da-Kyung]
Karena itu adalah cerita...
...yang tidak boleh diketahui dunia.
[Hapus Kanal]
Kau sudah mencapai tujuanmu.
Kalau kau tetap seperti ini,
kau bisa mendapatkan apa pun dengan mudah.
Jadi sekarang...
bagaimana kalau kau berhenti?
Ah, tunggu sebentar.
Hei, jumlah penontonnya bagus.
Semangatnya bagus, 'kan?
Nona Da-kyung.
Aku duluan ya.
Oke, nanti kita bicara.
Ada masalah?
Dari pagi kau tidak menyapa.
Ada yang mau kau bicarakan?
Ah.
Anu.
Kalau malam ini ada waktu, mau makan bersama?
Kedai takoyaki yang kusebutkan harusnya masih buka.
Sebenarnya aku mau mengajakmu semalam,
tapi aku ada kerjaan di luar.
Tapi semalam kau ada di kantor.
Hah?
Semalam aku di luar seharian dengan Produser Kim.
Waktu...
...kau tidak bisa?
Bukan.
Aku ada waktu.
Tapi daripada makan dengan orang sepertimu,
sepertinya lebih baik aku bekerja saja.
Kau butuh cerita lagi?
Ya.
Kalau bisa,
yang benar-benar pasti.
Maaf, tapi...
...aku tidak punya cerita lagi.
Tidak punya lagi?
Kondisiku semakin memburuk.
Pihak rumah sakit juga...
...menyuruhku berhenti bekerja sekarang.
Kalau begitu, satu lagi saja.
Yang terakhir, satu saja.
Hah?
Sebanyak satu juta orang...
...menyukai videonya, 'kan?
Lebih banyak lagi.
Harus lebih banyak lagi yang suka.
Kau sudah mendapatkan yang kau mau.
Apa lagi yang kau butuhkan?
Brengsek.
Kita sudah sampai sejauh ini...
...lalu kau suruh aku berhenti begitu saja?
Mana bisa begitu?
Lagipula hidupmu tidak akan lama lagi.
Sepertimu...
...dulu ada seseorang yang mirip.
Sepertimu,
seseorang yang hidup demi perhatian orang lain.
Entahlah.
Meskipun wujudnya berbeda.
Tapi teman-teman,
kalian tahu 'kan aku tidak sembarangan merekomendasikan?
Ini...
Ada juga tips jitu agar riasan tidak luntur sampai pulang kerja.
Sesuatu yang sudah kucoba dan sangat kusukai.
Murni karena ingin berbagi.
Benarkah?
Tentu saja, ini iklan.
Stasiun berikutnya, Terminal Gangnam.
Jangan terlalu keras pada Nona Da-kyung.
Sayang-sayangku, kita sudah sampai.
Hari ini sampai di sini dulu.
Dah~
Apa-apaan.
Ah, menyebalkan.
Sudah kuduga.
Tuh 'kan? Kubilang juga idenya bakal berhasil.
Bunuh diri dengan melompat.
Hah, apaan ini.
Terlalu suram.
Tapi firasatku bagus soal yang ini.
Ah~
Benarkah?
Jangan terlalu keras pada Nona Da-kyung.
Hah?
Apanya?
Ah.
Ah, bicara apa kau ini.
Justru bagus kalau saling memacu.
Kau tahu 'kan hanya Nona Da-kyung yang terpacu.
Produser Woojin.
Bicaramu aneh sekali.
Seolah-olah aku peduli pada wanita itu?
Jadi, kapan aku bisa bantu syuting?
Hmm.
Tidak usah bantu, ayo kita makan saja.
Nona Rina.
Nona Rina?
Mimisan.
Ha, brengsek, memalukan.
Apa akhir-akhir ini kau menyentuh sesuatu yang kotor?
Pernah?
Tidak?
Tidak pernah.
Ah~
Ah, brengsek.
Ah~
Aku ingat.
Di kereta, aku menyentuh sesuatu yang aneh seperti dahak.
Dahak?
Aduh, Dokter.
Ini bukan karena bakteri atau semacamnya, 'kan?
Untuk sementara, akan kuberikan resep obat.
Kita lihat dulu perkembangannya, ya.
Aish, jorok sekali.
Dan, ini.
Tolong tanda tangannya.
Oh, tentu saja.
Wah, Dokter, bagaimana kau bisa mengenaliku?
Hah?
Aku 'kan cukup terkenal.
YouTuber kecantikan nomor satu di industri ini.
Bukan itu...
Tolong tanda tangani surat persetujuan ini.
Tanda tangan surat persetujuan.
Aduh, memalukan.
Oh? Nona Da-kyung.
Sedang apa kau di sini?
Mencari bahan.
Ah, benar juga.
Topik suram itu?
Tapi.
Nona Da-kyung, jangan-jangan...
...kau ke sini dengan alasan mencari bahan...
...untuk memata-mataiku, ya?
Hah?
Ah, bercanda.
Hmm, semoga berhasil ya.
Supaya kau juga bisa dapat kontrak yang bagus.
Ya.
Ada lagi yang mau dibicarakan?
Tidak.
Tidak juga.
Darah.
Nona Rina.
Acaranya mulai sekarang.
Satu juta!, satu juta!
Satu juta!, satu juta!
Terima kasih.
Terima kasih~
Gayanya gila.
Tepuk tangan.
Ayo tembus 10 juta~
Ayo tembus 10 juta~
Aku Rina.
YouTuber kecantikan nomor satu.
Choi Rina dari Rina World.
Stasiun ini,
Gwanglim, Stasiun Gwanglim.
Pintu keluar ada di sebelah kanan.
Permisi.
Apa mungkin...
...Anda Nona Rina?
Ada yang bisa kubantu?
Ti, tidak apa-apa, pergi saja.
Kau baik-baik saja?
Ah, enyah sana!
Tentang Aliran Gwanglim...
...kau pernah dengar, 'kan?
Aku sudah dengar semuanya.
Stasiun bawah tanah ini...
...awalnya adalah tempat ibadah Aliran Gwanglim.
Karena itu, hal-hal aneh terus terjadi di sini.
Ada juga catatan tentang bunuh diri massal demi keabadian sang pemimpin.
Dan...
...bahkan sekarang di suatu tempat di sini...
...ada orang yang percaya pemimpinnya masih hidup.
Apa hal seperti itu benar-benar ada?
Kalau memang benar-benar ada?
Aku ingin meliputnya.
Kelompok yang bernama Aliran Gwanglim itu.
Apa kau mau bertemu langsung dengan mereka?
Nomor yang Anda tuju sedang tidak dapat
menerima panggilan. Setelah nada bip, panggilan akan disambungkan ke kotak suara.
Aku ada waktu.
Tapi daripada makan dengan orang sepertimu...
...sepertinya lebih baik aku bekerja saja.
Woojin.
Ada yang mencari Nona Da-kyung.
Maaf, Anda siapa?
Aku Detektif Park Ju-o dari Kantor Polisi Mapo.
Apa kau tahu di mana dia berada?
Ah, maaf, kalau boleh tahu ada perlu apa?
Aku datang setelah melihat video YouTube-nya.
Jumat.
Jam 3:34.
Akan ada satu kereta yang datang.
Kalau kau naik kereta itu...
...kau mungkin bisa menemuinya.
Kereta tujuan [kosong] akan segera tiba.
Para penumpang...
...setelah penumpang yang turun selesai keluar...
...silakan naik dengan aman.
[PD Woo-jin]
Sekarang, kereta akan tiba.
Pintu pengaman peron akan terbuka.
Kereta kami akan segera berangkat.
Kepala stasiun...
...orangnya berbeda?
Aish, tapi di video dia jelas-jelas bilang mewawancarai kepala stasiun...
...dan ada rekaman suaranya juga.
Tapi penanggung jawab di sana...
...orangnya lain.
Kalau begitu...
...orang yang selama ini diwawancarai Da-kyung...
...tiga tahun lalu...
...adalah orang yang dinyatakan hilang.
Halo?
Halo?
Aku sudah tahu sejak pertama kali melihatmu.
Kalau hasratmulah yang akan membawamu ke sini.
Kau selalu penasaran dengan ceritanya...
...tapi kau tidak pernah penasaran tentangku.
Siapa aku...
...dan kenapa aku menceritakan ini semua padamu.
Cerita terakhir yang akan kuberikan padamu...
...adalah ceritaku.
Oh.
Sedang lihat apa?
Uh.
Di sana.
Sepertinya aku baru saja lihat orang di sana.
Jam segini?
Iya.
Aku yakin...
ada yang masuk ke sana.
Aish, aku tidak mau.
Aku harus ke ruang jaga, brengsek.
Hei, brengsek.
Berhenti kasih makan kucing.
Hei, itu babi atau kucing, brengsek?
Namanya Mingming.
Apa maksudmu babi?
Hei kau, jangan mengada-ada.
Kalau memang benar...
...ada orang masuk ke sana, kau mau apa?
Hah?
Hei, terakhir kali juga soal aliran sesat ini-itu...
...dan bilang mau syuting untuk YouTube...
...karena omong kosong mereka...
kau tahu 'kan betapa repotnya aku.
Waktu itu juga aku yang pergi.
Makanya...
...kali ini kau yang pergi.
Ah, selalu aku...
Siapa juga yang ada di kereta jam segini.
Astaga, brengsek.
Permisi.
Ada orang?
Tidak ada, 'kan.
Auh~
Hei Jaegul, ketemu tidak?
Tidak ada siapa-siapa.
Aish, coba cari lebih dalam lagi.
Aku yakin melihatnya.
Baik.
Hei, hei, hei, hei, hei, hei.
Hei Jaegul.
Coba kembali lewat jalan tadi.
Halo.
Hei kau.
Pa...
...panas.
Halo.
Hei kau.
Ah, kenapa di sini panas sekali?
Hei, Jaegul!
Hei, Jaegul!
Jaegul?
Apa ini?
Ah, panas.
Ah, panas.
Ah, panas.
Ah, panas!
Aish, brengsek.
Kepala Stasiun.
Kepala Stasiun.
Halo.
Jaegul?
Aku...
...di stasiun.
Hei Jaegul.
Aku di sini...
...terjebak di dalam kereta.
Kau di mana sekarang?
Dua...
Terlihat...
Hei Jaegul, kau di mana sekarang?
Aku se...
Terlihat.
Aku akan sege...
Kepala Stasiun.
Kau bisa melihatku?
Buka pintunya.
Tempat ini awalnya...
...kau pasti pernah dengar kalau ini adalah bekas tempat ibadah Aliran Gwanglim.
Aku bisa membuatmu menemuinya.
Tolong buka pintunya.
Tolong buka pintunya.
Waktu yang kuhabiskan bersamamu cukup menyenangkan.
Aku...
...akan merindukanmu.
Buka...
Buka pintunya...
Buka!
Buka!
Paman.
Kereta tujuan Singeoldong baru saja berangkat.
Nona Da-kyung.
Ah, Nona Da-kyung.
Kenapa kau tidak mengangkat telepon? Aku khawat...
Woojin.
Mau kudongengkan sebuah cerita menarik?
Diterjemahkan Oleh: Zain Jakarta, 25 Agustus 2025 Support di : https://trakteer.id/ZainSubs
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.