All language subtitles for The.Red.Sea.Diving.Resort.2019.NF.WEB-DL

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SELAMA RIBUAN TAHUN, BANGSA YAHUDI ETIOPIA RINDU YERUSALEM

SEMENTARA PERANG SIPIL MENGAMUK, MEREKA MULAI MEMENUHI CITA-CITANYA

ETIOPIA 1979

Negaraku sekali lagi hancur.

Kematian menyebar.

Pemerintah yang baru melancarkan perang melawan para pemberontak.

Sungai-sungai menjadi merah lagi karena darah.

Ribuan orang tewas.

Jutaan orang menjadi cacat,

dilecehkan, dibuang.

Cepat!

Cepat!

Bawa yang kau butuhkan saja.

Jangan yang berat.

Ibu.

Aku melihat ke tepi sungai, di pinggir jalan...

Di ladang?

DENGAN INSPIRASI DARI KISAH NYATA

Kabede!

Kabede!

Kita harus bergegas.

Kami dengar truk sudah menyeberangi sungai.

Kita harus pergi sekarang!

Ayo!

Aku tak bisa pergi tanpa dia.

Kumohon!

Tespha!

Tespha!

Suatu bangsa kuno menderita di antara semua bangsa lain.

Bangsa Yahudi dari Etiopia.

Kami, seperti semua orang Etiopia, berada dalam bahaya.

Tapi hanya kami yang mendapatkan bantuan.

Bantuan dari para pria

yang telah kuhubungi.

Di mana dia?

Tenanglah.

Dia akan datang.

Para pria dari Israel.

Para pria yang tak mirip kami,

tapi yang memiliki sejarah yang sama.

Impian yang sama.

Harapan kami.

Kenapa lama sekali?

Salah satu anak masih di luar sana.

Ayo...

Hati-hati.

Ayo...

Bergeserlah!

Dorong masuk...

Awas! Ini dia.

Ari.

Ari!

Ayo pergi.

Tidak!

Lekas!

Lekas!

Lekas!

Kau gila.

Kita tak meninggalkan siapa pun.

Kami menuju ke utara.

Berharap untuk menggenapi nubuat

untuk tiba di negeri yang dijanjikan kepada para leluhur kami.

Tanah Suci.

Kami telah menunggu selama 2.700 tahun.

Kami akan tiba di Yerusalem.

Kota Allah.

Suatu hari.

Tidak, jangan lakukan itu!

Bawa dia...

Tunggu!

Berhenti!

KAMP PENGUNGSI GEDAREF, SUDAN

Apakah kita sudah di Yerusalem?

Belum.

Belum.

Pergilah.

Pagi akan segera tiba.

Aku mendengar para penjaga mengobrol.

Mereka kira kita penyelundup.

Kita harus pergi dari sini.

Tuan Guy Thomas.

Siapa kau?

Aku alasan kau keluar dari sana.

Walton Bowen, orang Amerika.

- Tentu saja. - Ya?

Atase budaya, kedutaan besar di Khartoum.

Kau pasti sangat sibuk, mengingat budaya yang berkembang di Sudan.

Tak berkembang sebaik kau dengan penelitian antropologi, aku yakin.

Kami ditelepon dari DC bahwa kalian berada dalam masalah besar.

Apakah itu barang-barang kami di belakang mobilmu?

Ya, benar, maaf tentang pengemasan yang terburu-buru,

tapi aku tahu penerbangan kita kurang dari lima jam lagi ke London.

Ke mana kalian setelah itu?

Tampaknya mereka memanggilku.

Kau akan baik-baik saja?

Ya. Aku akan membawa lebih banyak keluarga.

Kita akan menemukan cara lebih baik.

Kuharap kau kemas sikat gigiku. Masih baru.

BANDARA BEN GURION, ISRAEL

KEDATANGAN

Pulang?

Kantor.

Kau ikut?

Tidak.

Aku akan pulang.

Apa?

Kembali ke klinik.

Apa maksudmu?

Aku sudah selesai.

Kenapa?

Aku menyayangimu, Bung.

Kau pria yang beruntung.

Tapi saat keberuntunganmu habis, lalu...

Kau harus punya rencana, tapi kau tak pernah punya.

Jadi...

Aku keluar.

Kau keluar?

Aku keluar.

Sammy.

Selamat tinggal, Kawanku.

Sammy.

Hadirin sekalian.

MARKAS MOSSAD

Siang ini,

dokumen-dokumen bersejarah yang mengakhiri Perjanjian Perdamaian

di antara Republik Arab Mesir

dan Negara Israel

akan ditandatangani.

Pertama, Presiden Sadat...

Dia ada?

- Tunggu, jangan masuk.. - Terima kasih.

Perdana Menteri akan menandatangani

kesepakatan damai terpenting dalam hidup kita

tapi dia tak bisa menikmatinya karena suku terpencil bangsa kita dibantai

di benua yang tak dipedulikan orang.

Mungkin kau harus membiarkanku melakukan tugasku daripada menarikku.

Tugasmu termasuk ditangkap?

Atau ini hanya produk sampingan lain dari kau yang bersikap...

Ceroboh dan tak terkendali?

Sudan.

Astaga, Ari.

Negara musuh yang dalam keadaan kacau terus-menerus. Apa yang kau pikirkan?

Kupikir menyembunyikan pengungsi di kamp pengungsi

adalah ide yang cukup brilian.

Bagaimana caramu mengeluarkan mereka dari sana?

Masih kuusahakan.

Pekerjaan ini membayar dengan migrain.

Kau tampak berantakan.

Terima kasih.

Berbau busuk pula. Aku di sana selama enam pekan.

Bagaimana Sarah?

Dia meninggalkanku.

Hidupmu kacau.

Mungkin ini berkah tersembunyi, kalau begitu.

Apa?

Kau mengeluarkanku dari ini?

EXFIL akan membuat rencana alternatif untuk para warga Etiopia itu,

Lalu, kita akan bicarakan dengan bos cara terbaik untuk maju.

Ethan, jangan lakukan itu. Kau tahu orang-orang itu bodoh.

Mereka akan membuang berbulan-bulan untuk rencana yang tak bisa berjalan.

Waktu yang tak kita miliki. Kau harus mengirimku kembali.

Pulanglah, mandi, habiskan waktu bersama keluarga.

Sial. Tidak.

Tidak?

Sudah dilakukan, Ari.

Kau tak pergi ke mana pun.

Hai, ini Sarah.

Aku membawa Maya ke rumah orang tuaku.

Aku tak bisa melakukan ini lagi.

Kutinggalkan beberapa dokumen untuk kau tanda tangani.

AFRIKA, SUDAN KEPADA: G. THOMAS

Ethan.

Aku punya ide.

Ini pukul empat pagi.

Itu ide yang bagus sekali.

Kau selalu tidur berjubah sutra?

Jangan berlebihan. Jika kau mencoba membohonginya, dia akan langsung tahu.

Sederhana saja. Hanya fakta, tanpa asumsi.

Ethan.

Senang bertemu denganmu.

Ari.

- Silakan. - Terima kasih.

- Bukankah kita memecatnya? - Dua kali.

Mayoritas datang dari Gondar dan Tigray, tapi pesawat tak bisa mendarat dekat situ.

Kenapa?

Orang Derg membawa orang Rusia dan Kuba. Itu membatasi mobilitas semua orang.

Tak ada peluang untuk mendaratkan pesawat tanpa diketahui.

Satu-satunya cara mengeluarkan banyak jiwa adalah lewat laut.

Etiopia secara praktis terkurung daratan.

Tapi Sudan tidak.

Berapa lama perjalanan dari Sudan ke Sinai dengan perahu?

- Butuh tiga hari... - Tunggu sebentar.

Meski jika ini bisa berhasil,

kau butuh satu tim agen di lapangan.

Tim dengan latar belakang internasional.

Bagaimana kau akan menjaga agen kita selama itu di negara musuh?

Di sinilah ini menjadi sangat bagus.

Sanggraloka Selam Laut Merah.

Ini hotel yang dibangun oleh perusahaan Italia di awal era 70-an.

Letaknya 50 km di utara Port Sudan.

Perusahaan Italia itu meninggalkannya lima tahun lalu.

Kini, pemerintah Sudan ingin menyewakannya untuk meningkatkan pariwisata.

Tanyai Menteri Pertahanan apakah dia bisa bergabung dengan kita.

Biar kuperjelas.

Kau ingin Mossad,

dinas intelijen Israel,

untuk membeli hotel yang ditinggalkan

dari pemerintah Sudan.

Sewa, tapi ya.

Ditinggalkan karena?

Karena daerah tempatnya berada tak berhukum.

Dikendalikan oleh Hadandawa.

Oleh siapa?

Itu suku Badawi.

Diterjemahkan sebagai "Klan Singa".

- Dikenal karena memakan musuh mereka. - Tidak.

Itu...

Tidak, itu...

Tidak lagi. Kini perdagangan manusia, gadis-gadis, ke Jeddah.

- Hal semacam itu... - Ini...

- Ini makin bagus saja. - Jadi...

Idemu, hanya untuk mengulangi,

adalah mengirim sekelompok orang Yahudi

ke suatu negara Muslim,

ke tempat di mana mereka mungkin dimakan oleh oleh suku Badawi,

untuk mengelola hotel palsu

untuk menyelamatkan sekelompok Yahudi kulit hitam

yang mungkin atau mungkin tidak selamat berjalan 1.000 kilometer melintasi gurun

untuk diselundupkan keluar ke laut oleh SEALS Angkatan Laut Israel

ke sebuah kapal Israel.

Menyamar sebagai kapal layanan petroleum, ya.

Itu konyol.

Apakah Natcor masih beroperasi?

Ya.

Natcor itu apa?

Ini perusahaan shell di Swiss yang kami gunakan untuk transaksi besar.

Sebesar apa?

Seperti menyewa hotel.

Namanya Syeba.

Dia ratu tercantik di dunia.

Dia pergi jauh-jauh dari Afrika untuk mengunjungi Salomo di Yerusalem.

Mereka jatuh cinta, lalu punya bayi.

Karena itulah ribuan tahun kemudian,

sebagian keluarga kita berada di Afrika.

Karena itulah Ayah harus menolong mereka.

Maya.

Kau mendengarkan Ayah?

Hei,

di manakah Ayah?

KELUARGAKU

Ayah sedang bekerja.

Penerbangan yang panjang.

Tolong jangan lakukan itu. Aku bekerja.

Kau harus mendaratkan pesawat ini. Hanya itu alasanku tak mematahkannya.

Baiklah.

Kau pasti bercanda.

- Sedang apa kau di penerbangan ini? - Aku mau jus tomat, tolong.

Yang mana?

Di 33F.

Akuntan PLO.

Aku memeriksa kopernya.

Bagus.

Bagaimana mantan suamimu? Anak-anak?

Mantan suami tetap berengsek, anak-anakku sempurna.

Kau tak keberatan meninggalkan mereka untuk waktu yang tak diketahui?

Jika kau memberiku alasan yang cukup baik.

Jika kita tak bertindak, tak ada yang mau.

PULAU HALF MOON CAYE, BELIZE

Di mana Jake?

Mencoba tangki dekompresi.

Apa yang membawa Ari Levinson yang hebat sampai ke Belize?

Ada misi unik untuk kutawarkan padamu.

Tapi aku tak akan menawarkan apa pun sebelum kau berpakaian.

Kemarilah.

Aku butuh seseorang dengan keahlianmu.

Orang yang bisa menyelam.

Apa yang kau tahu tentang kejadian di Ethiopia?

Genosida berdarah lainnya,

tapi tak ada yang peduli karena itu di Afrika.

Ya... Perdana Menteri memutuskan untuk peduli.

STASIUN PUSAT, AMSTERDAM

Hei, Max.

Kau mengacaukan makan siangku, Teman.

Tuan Levinson?

Apa yang bisa kubantu?

Sialan.

Apa-apaan? Sedang apa kau di sini?

- Apa yang dia lakukan di sini? - Hei... Hanya...

Tenanglah.

Aku butuh bicara denganmu.

Lima menit.

Maaf. Bisakah kau...

Ini klinik yang bagus.

- Menyelamatkan banyak nyawa di sini? - Tidak.

Tapi aku juga tak mengambil nyawa.

Aku tahu cara mengeluarkan mereka, Sammy.

Aku punya rencana.

Rencana bagus.

Ya, itu...

Itu yang selalu kau katakan, sampai semuanya menjadi kacau.

Baik, dengarkan saja. Kau tak suka yang kukatakan, aku pergi.

Ari...

- Ari. - Apa?

- Tak mau dengar rencanaku? - Hentikan.

Kau tak mau dengar?

Kau lebih suka di sini daripada di lapangan?

Kenapa?

- Kau dokter lapangan terbaik yang kutahu. - Ari.

Dahulu.

- Dahulu saat aku punya dua tangan sehat. - Hei.

Meski kedua tanganmu diikat di belakang, kau masih yang terbaik.

Aku butuh kau kali ini.

Tak bisa kulakukan tanpa kau.

Tidak.

Baiklah.

Baiklah.

Baik, akan kudengarkan.

Tapi hanya karena penasaran, karena aku tetap akan menolak.

TIGA PEKAN KEMUDIAN KANTOR NATCOR, ZURICH

Nama.

Angela Bluchel.

Alamat.

Jangan ragu. Jika ragu, kau mati.

Alamat.

Luca Morano.

Aku tak menanyakan alamatmu.

Jangan tawarkan informasi.

Nama-nama orang tua.

Sekolah Dasar?

Sammy.

Nama? Dari mana asalmu?

Aku Liam Andersen.

- Australia. - Pacar pertama.

Mary.

- Ceritakan tentang dia. - Mary Rose.

Mengambil keperjakaanku dan mematahkan hatiku.

Kami bertemu di Universitas Queensland di Brisbane.

Usiaku 19 saat itu.

- Kemudian, mati kecelakaan mobil. - Bagus.

Kerja bagus, Sammy. Giliranmu.

Aku masih berpikir ini nama bodoh untuk seseorang dari Malta. Kenapa Malta?

Max.

Saat kau belajar bahasa kedua, dari situlah kau boleh berasal.

Sampai saat itu, kau dari Malta. Tak ada yang tahu bahasa orang Malta.

Bahasa apa yang digunakan di Malta?

Bahasa Malta.

Lihat? Tak ada yang tahu.

Itu intinya. Nama.

Halo, Semuanya, namaku Irving Wilmington.

Aku dari Malta.

Kalian pikir ini lucu?

Sebagai catatan,

tak satu pun orang dalam grup ini yang akan kupilih untuk misi semacam ini.

Kalian terlalu ceroboh.

Aku sudah melawan setiap naluri yang kukenal,

melanggar setiap aturan manajemen risiko yang kuyakini,

termasuk mengirim wanita ke negara Muslim.

Jadi, mari kita perjelas.

Misi ini tak punya bala bantuan.

Tak ada rencana pengeluaran bagi kalian.

Kalian masuk tanpa senapan,

atau senjata lain.

Jika ini menjadi kacau,

kalian semua akan digantung pada derek di Khartoum.

BANDARA KHARTOUM, SUDAN

Paspor, ada masalah di sini.

Tidak, bukan...

Tidak.

Hanya saja, kau tak melihat...

Kau harus melihat halaman yang benar.

Tidak, kita harus...

Jelaskan saja padaku apa masalahnya.

Kita bisa melihat... Lihat halaman ketiga.

Kenapa kau tak...

Terima kasih.

Tuan Thomas.

Walton Bowen.

Kau kembali.

Benar.

Kembali mempelajari peradaban kuno?

Boleh aku mengantarmu ke suatu tempat?

Tidak, aku sudah diaturkan, terima kasih. Senang melihatmu.

Natcor.

Kita harus bagaimana?

Masuklah ke mobil.

- Kita tak bisa meninggalkannya. - Masuklah ke mobil.

Itu dia.

Apa mau mereka?

Uang.

Selamat datang di Afrika.

KEDUTAAN BESAR AMERIKA SERIKAT, KHARTOUM

Aku ingin kau menemukan informasi tentang perusahaan bernama Natcor.

N, A, T, C, O, R.

KEMENTERIAN TURISAM

SANGGRALOKA SELAM LAUT MERAH

Ini indah.

Presiden Nimeiry akan senang.

Dia memahami keuntungan perekonomian pariwisata yang berkembang

bagi rakyat Sudan.

Kami amat setuju.

Harganya

adalah 500.000 dolar setahun.

Kukira kita sepakat pada harga 250.000.

Saat kita bertelepon dari Kedutaan, kita...

Kita sepakat 250.000.

Harganya selalu 500.000.

Apa itu?

Aku tak akan melakukan itu jika menjadi kau.

Presiden Nimeiry punya banyak musuh.

Sekarang,

musuhnya berkurang sedikit.

Baik...

Penawaran terbaik kami 350.000.

Bisa kita tulis 250.000, lalu...

Kau bisa ambil sisanya dan lakukan sesuatu yang bermanfaat bagi rakyat Sudan.

Kau mungkin tak bisa bahasa Arab, Tuan Thomas,

tapi kau bisa berbahasa orang lokal.

Ya.

Tentu saja, ini tak termasuk gaji staf.

Baik...

Staf apa?

Kini setelah kita menutup kesepakatan seperti di Timur,

mari merayakan

seperti cara kalian di Barat.

Untuk Sanggraloka Selam Laut Merah.

Itu jelas tak terlihat seperti di brosur.

SANGGRALOKA SELAM LAUT MERAH

Butuh renovasi.

Bagus.

Benarkah?

Sungguh bobrok.

Ini firdaus.

Halo, Cantik.

Ikan ini segar.

Hei, Teman-Teman.

Surat kabar ini dari pekan ini.

Hei, Kalian, ikan ini masih segar!

Hei!

Hei, Teman-Teman...

Ari.

Halo.

Namaku... Namaku Guy Thomas.

Aku pemilik baru hotel ini.

Max, turunkan itu.

Ayo.

Maaf.

Abu Hamid.

Halo.

Apa yang sedang terjadi?

Kurasa kita baru bertemu staf lokal.

Makin banyak keluarga datang.

Banyak yang mati di perjalanan.

Kami berusaha memberi mereka cukup makan agar tak kelaparan.

Sekarang,

tentara Mukhabarat datang hampir setiap malam.

Pemimpin baru mereka, Komandan Abdel Ahmed,

adalah orang yang sangat berbahaya.

Kau sibuk.

Ya.

Ada 140 di sini.

Ada lagi 60 orang di sisi lain kamp.

Hei.

Apa yang terjadi? Kenapa dia berteriak?

Dia mengatakan bahwa...

- Dia meninggalkan rumahnya dan... - Aku...

Aku meninggalkan rumahku yang indah.

Karena kau berjanji...

Kau berjanji akan membawaku ke Yerusalem.

Ayahku...

Tewas dalam perjalanan.

Suamiku hilang.

Putraku sakit.

Aku sudah tinggal di kamp ini selama sebulan.

Kami tak punya apa pun untuk dimakan.

Apa yang telah kau lakukan pada kami?

Kau berjanji akan membawa kami ke Yerusalem,

tapi kau membawa kami ke neraka.

Entah apa yang harus kau lakukan untuk mengeluarkan kami dari sini,

tapi lakukanlah.

Lakukan segera.

Hari Jumat suci bagi umat Islam. Jadi, hanya sedikit tentara di jalanan.

Kita butuh malam yang gelap, hari Jumat tergelap bulan ini.

Kapan itu?

Dua pekan lagi.

Dua pekan. Maka dua pekan. Kabede akan ambil dua truk dari warga.

Yang tak mencolok yang bisa diparkir di depan hotel.

Kita harus mencoba dahulu.

- Mengakrabkan diri dengan medan. - Jake, harus dipastikan AL tepat waktu.

- Bagaimana jika mereka tak bisa? - Aku tak peduli. Katakan tak ada pilihan.

Kataku, kita harus mencoba.

Max, kau dan Rachel pergi dengan Kabede mengambil truk.

- Kurasa kita tak akan mencoba dahulu. - Mereka sekarat, Sammy

Mereka sakit dan kelaparan.

Kita tak akan duduk di sini dan menikmati masakan Aziz,

dan mencokelatkan kulit, saat mereka menderita.

Tidak jika kita bisa bertindak.

19 KILOMETER LEPAS PANTAI SUDAN

Yacht Satu... Ganti.

Halo?

Yacht Satu, ganti.

Halo.

Yacht Satu dari markas, ganti.

Kudengar dengan jelas, Markas.

Senang mendengar suaramu.

Mereka aktif.

Bagus.

Pergi dari sini dalam 12 menit.

Bagus.

Apa yang kau katakan?

Bahwa kita mencari tempat menyelam dan akan kembali besok pagi.

Bagus.

Kau menantikan seseorang?

Atap. Sekarang. Ambil pistol tombak.

Bukan tempat yang mudah ditemukan.

Kalian jelas butuh papan penunjuk yang lebih bagus.

Terlalu panas untuk tak buka jendela, tapi...

Saat dibuka, debunya...

Entah apa yang kau cari,

tapi menurutku, kau belum tiba.

Bukankah ini Sanggraloka Selam Laut Merah?

Memang,

tapi kami masih dalam tahap pembangunan.

Kami masih berbulan-bulan sebelum buka.

Kami baru berkendara delapan jam dari Khartoum

karena ini.

Ya.

Kemarilah...

Semua beres...

Kau harus memulangkan mereka.

- Tidak. Kita tak bisa melakukan itu. - Ya, bisa.

- Kita tunjukkan arah ke hotel asli. - Kolonel Maddibo mengirim mereka ke sini.

Hal terakhir yang kita butuhkan adalah keluhan tentang tempat ini.

Sial, kita terlambat satu jam.

Apa yang kita lakukan?

Daftarkan mereka masuk.

Beri mereka kamar.

- Daftarkan mereka masuk? - Ya.

Kau gila? Ini hotel palsu.

Maka berpura-puralah.

Baiklah.

Kita semua tahu ini bisa terjadi suatu saat, bukan?

Kita tahu?

- Aku tidak. - Hotel palsu kita menjadi hotel asli.

Beri mereka kamar, tempatkan mereka. Lakukan dengan cepat, kumohon.

Tolong paspornya.

Aku hanya akan memfotokopi ini.

Aku akan kembali membawa kunci.

Baiklah, aku sudah tiba.

Apa yang kita tahu?

Belum ada, mereka dalam perjalanan.

Tentu saja orang Jerman.

Pasti orang Jerman. Selalu orang Jerman.

Kita mulai.

Kabede tak ada di sini.

Kita terlambat dua jam.

Mungkin mereka tak bisa keluar.

Dia mengeluarkan mereka.

Mereka di sini.

- Kabede - Dari mana saja kau?

Aku takut kau tertangkap.

Maafkan aku. Kujelaskan nanti.

Naikkan mereka ke truk.

Kemarilah... Ya, ayo.

Ayo...

Apa pun yang terjadi, apa pun yang kau lihat...

Apa pun yang kau dengar...

Tetap diam.

Hei.

Hei, Kawan.

Wow.

Kau akan pulang.

Bagus.

Yacht Satu...

Taksi sedang di perjalanan.

Apa itu?

Blokade jalan.

Kita harus berbalik arah.

- Sedang apa kau? - Berpikir.

Bisakah kau hentikan truknya lalu berpikir?

Teman-Teman, lihat ini?

Ya, kami melihatnya. Sedang berdiskusi.

Sial, tak boleh gagal di operasi pertama.

Mati dalam operasi pertama sama buruknya. Pernahkah kusebutkan mencoba dahulu?

Jake, maju kecepatan penuh.

Kau sungguh gila.

Yacht Satu, apa rencananya?

Bisukan radio, matikan lampu.

Dia mengatakan "bisukan radio"?

Dia berkata "matikan lampu?"

Baik, kita berhenti di pos pemeriksaan dan beri alasan.

Ya, mungkin mereka tak akan tahu ada 174 orang Etiopia di belakang truk.

Kita terobos mereka.

Baiklah.

Tentu, mari lakukan.

Hei, Semuanya.

Cari pegangan.

Berpeganganlah pada sesuatu. Bertahanlah.

Pegangi sesuatu, ya?

Pegangan.

Yacht Satu, silakan laporan status.

Kau ingin aku berkata apa?

Yacht Satu untuk markas.

Baiklah.

Yacht Satu untuk Markas.

Apa yang sedang terjadi di sana?

Waverly keluar.

Yacht Satu untuk Markas.

Yacht Satu untuk Markas.

Berpeganganlah!

Ya!

Sialan!

Yacht Satu, kalian dengar?

Yacht Satu, kalian dengar?

Yacht Satu?

Yacht Satu, kalian dengar?

Yacht Satu ke Markas, kami dengar.

Yacht Satu,

apa statusmu?

Kenapa ada kebisuan radio?

Ada kerusakan aki.

Pelajaran didapatkan.

Dimengerti.

Ayo...

Lekas.

Baik...

Tunggu!

Pergi.

Siapa pun yang menyelamatkan satu nyawa, menyelamatkan seluruh dunia.

Kita baru menyelamatkan 174.

Hei, kau baik-baik saja?

Apa?

Ya, tentu aku baik-baik saja.

Lihat.

Sammy.

Itu pos pemeriksaan acak. Percobaan tak akan berdampak.

Hei, semua beres.

Semuanya baik. Kita berhasil.

Aku bersenang-senang.

Mungkin itu pos pemeriksaan acak kali ini, tapi berkat kau, yang berikutnya bukan.

Mungkin.

Markas dalam perjalanan pulang,

dengan seluruh muatan.

Sampai jumpa beberapa hari lagi.

Kerja bagus, Semuanya.

Kerja bagus, Temanku. Kerja bagus, Semuanya.

Seharusnya kau lihat mereka.

Mereka sangat senyap.

Pernahkah kuceritakan bahwa ibuku berada di The Exodus?

Kukira dia dari Amerika.

Ibu kandungku.

Setelah mereka bawa ayahku, dia naik kapal bersama para penyintas lain,

berangkat tanpa apa pun.

Hanya pakaian di punggungnya dan...

Seorang putra berusia empat tahun.

Berlayar berminggu-minggu.

Akhirnya tiba di tanah perjanjian, tapi Inggris tak mengizinkan masuk,

menolak mereka.

Seorang opsir Inggris muda merasa iba padanya.

Setuju untuk menyembunyikanku.

Ibuku menyerahkanku.

Tidak, dia menyelamatkanmu.

Opsir Inggris bertemu sukarelawan Amerika, lalu...

Kami pindah ke New York saat usiaku tujuh tahun.

Orang tua baru, hidup baru.

Pindah kembali ke Israel di hari ulang tahunku ke-18.

Kita semua hanya pengungsi, bukan?

Semua terjadi begitu cepat...

Magasin senapanmu penuh, bukan?

Ya, aku yakin aku mengenai mereka.

Orang Hadandawa menculik para putri kita

dan menjadikan mereka budak seks di Jeddah.

Jika kau tak menghentikan mereka, tak ada alasan bagimu untuk hidup.

Kurasa ini bukan orang Hadandawa.

Dari tempatku berdiri, tampaknya si pengemudi...

Berkulit putih.

Ada apa dengan korek api itu?

Hanya itu cara agar kulit cokelat merata.

Itu hal terbodoh yang pernah kudengar.

Ada apa di sini?

Brosurmu menyebutkan kelas Tai Chi santai setiap hari.

Irving.

Liam mencuci baju karena kalah taruhan.

Angela berbelanja setelah memijat seorang Nazi berbulu.

Sekarang aku akan memberikan layanan wisata selam,

yang dimulai tepat 12 menit lagi,

sesuai brosur sialanmu.

Mau ikut?

Ada apa?

Berbaliklah.

Halo.

Ada yang bisa kubantu?

Ada insiden semalam.

Kami ingin memastikan kalian semua yang di hotel selamat.

Insiden apa?

Penyelundup.

Mereka menerobos salah satu blokade jalan tadi malam.

Hampir membunuh dua tentaraku.

Kudengar ada masalah penyelundupan di sepanjang pesisir.

Kuharap tak ada yang terluka.

Aku tahu truk-truk ini tampak bobrok, tapi ini bisa berjalan selamanya.

Prajuritku menembak truk-truk itu.

Jadi, truk-truk tadi malam itu seharusnya berlubang peluru.

Tak ada alasan trukmu berlubang peluru, Tuan...

Thomas. Guy Thomas.

Dan tidak.

Tak ada alasan.

Kau yakin kau mengenai truk-truk itu?

Paling sedikit enam kali. Pasti.

Paling sedikit. Mungkin lebih.

Pasti.

Kembali ke truk.

Kuharap kau mengunjungi kami lagi segera.

Aku hampir mengompoli baju selamku.

Ya, jika prajurit itu tak terlalu takut untuk mengakui dia meleset,

kita semua akan dikurung saat ini.

Kemarilah.

Apa yang kau lihat?

Korban tambahan yang tak menyangka.

Samaran terbaik yang bisa kita peroleh.

Bayangkan jika para turis Jerman ini tak ada saat Ahmed tiba.

Kau bercanda, bukan?

Turis asli?

Orang-orang yang sebenarnya?

Intinya adalah bahwa kini, setelah orang sudah menginap di hotel...

Yang adalah kesalahan.

Jadi kini, dia ingin menebus kesalahan besar itu

- dengan kesalahan besar lain, bukan? - Karena inilah aku menentang sejak awal.

Tapi aku setuju dengannya. Turis asli akan memudahkannya beroperasi,

- karena tak akan ada yang bertanya... - Ayolah.

soal sekelompok orang kulit putih mengelola hotel terpencil di tengah Sudan,

jika hotel itu tak lagi terpencil.

Aku seharusnya tak menyetujui operasi ini, sebenarnya.

Maksudku, turis asli, Ethan? Tak bisa...

Bisakah kau bayangkan aku memberi tahu Perdana Menteri

bahwa agensi kita mengelola hotel asli?

"Omong-omong, Pak Perdana Menteri, para pembunuh kita yang sangat terlatih

kini bekerja dalam industri perhotelan, di Sudan".

Tak akan pernah terjadi.

Ethan.

Tak pernah.

MISI #2 MEI 1980

TAMU YANG PUAS 345

Keluarkan.

Bagus.

Gerakkan bahu kalian.

Lalu, putar.

MISI #6 SEPTEMBER 1980

MISI #17, AGUSTUS 1981

KAMP PENGUNGSI GEDAREF

Lekas!

Lekas! Ayo!

Ayo! Lekas!

Ayo!

Orang-orang menghilang dari kamp.

Aku ingin tahu ke mana mereka pergi

dan siapa yang membawa mereka.

Orang-orang menghilang dari kamp.

Aku ingin tahu ke mana mereka pergi dan siapa yang membawa mereka.

Pak...

Aku tahu siapa yang kau cari.

Namanya Kabede.

Wanita tak akan lagi berjalan sendirian

tanpa dikawal oleh anggota keluarga mereka.

Wanita harus mengenakan jilbab setiap saat.

Alkohol...

Jangan alkohol.

Tak akan dijual di tempat umum lagi.

Sialan.

Telah terjadi insiden di selatan. Kurasa kau harus melihat ini.

AMBULANS

DI situ kau ternyata.

Aku baru saja membicarakanmu dengan para tamu baru kita.

Tuan Thomas, senang bertemu denganmu lagi.

Ini kejutan.

Aku yakin demikian.

Kau bukan orang yang mudah ditemukan.

Kurasa aku melihatmu hampir dua tahun silam.

Kau ahli antropologi saat itu.

Benar. Gajinya tak cukup untuk bayar tagihan.

Benar.

Ini...

Para elang menuntut hukum Syariat yang lebih ketat.

Nimeiry makin paranoid.

Menurutku, seluruh negeri ini bisa meledak kapan pun.

Sungguh?

Kami tak merasakannya di sini.

- Tidak? - Tidak.

Amerika Serikat mengirim pesawat kargo untuk kami,

siap mengevakuasi

jika keadaannya memburuk.

Lalu krisis pengungsi ini... Ini...

Sungguh tak mempermudah. Ada seluruh...

Sekampung penuh pengungsi lenyap begitu saja.

Tanpa bekas.

PBB menawarkan tunjangan bagi orang Sudan untuk tiap pengungsi yang mereka tampung,

Jadi, saat orang-orang menghilang, itu...

Merugikan bisnis.

Ini...

Satu-satunya krisis yang kami hadapi adalah apakah kami mendapat lobster segar.

Hanya bercanda.

Aku baru kembali dari Gedaref,

di mana pasukan Mukhabarat mengeksekusi 30 orang lagi.

Ini cukup serius.

Aku ingin tinggal dan mengobrol, tapi aku harus kembali bekerja.

- Tentu. - Baiklah.

Nikmatilah...

Kabede Bimro, bukan?

Maaf?

Aku hanya berpikir nama itu lucu.

Kabede.

Ya.

Sedang apa orang CIA itu di sini?

- Apa maunya? - Entahlah.

- Kurasa untuk memperingatkan kita. - Sial.

Dia tahu tentang Kabede.

Kita harus pergi.

Tidak. Ini sungguh bodoh.

Beri tahu Kabede terlalu berbahaya.

Kita akan menjemput dua pekan lagi setelah sempat menilai ancaman.

- Ada 200 orang menunggu... - Berkurang 200 orang jika kita mengacau.

Astaga, Sammy, maukah kau memercayaiku sekali saja?

Jika kita melakukan ini, kita harus pergi sekarang.

Apa keputusanmu?

Aku ingin kau melakukan sesuatu untukku.

Aku butuh kau naik truk ini.

Ini giliranmu.

Kau akan pulang.

Ari, masih ada ratusan orang melintasi perbatasan setiap pekan.

- Masih ribuan lagi di Etiopia. - Pasukan Mukhabarat tahu namamu.

Mereka mengejarmu.

- Ini bukan tentang aku, tapi mereka. - Mereka tahu

kau menyelundupkan orang keluar.

Kau tak berguna bagi siapa pun jika mati.

Usahamu sudah cukup.

Cukup?

Cukup adalah saat kami semua di Yerusalem.

Semuanya.

Ayo.

Bagus. Kau sudah masuk? Baiklah.

Ari?

- Ya? - Kemarilah.

Ini untukmu.

Dari istrimu.

Teman-Teman, ada tamu.

Katakan lagi?

Ada tamu.

Pergilah...

Tamu macam apa?

Sialan...

Bisa lebih spesifik?

Jip-jip militer mendekat dari utara. Kulihat...

Tiga, empat jip.

Sialan.

Pergi... Pergilah ke Waverly.

Menerima banyak tembakan.

Siapa namamu, Prajurit?

- Siapa namamu? - David.

David. Paham?

Tetap bersamaku, ya? Kau akan baik-baik saja.

- Ambil tasku, ada di truk. - Tak ada waktu.

- Kita akan merawatnya lebih baik... - Bantu kami!

- Kita harus bawa dia ke Waverly. - Pegang kaki!

Hei! Jangan lepaskan luka ini.

Tetap tekan meski tanganmu mati rasa. Jika kau lepaskan, dia mati.

Berpencar!

Semua penumpang lolos.

SEALS Angkatan Laut tertembak. Kuulangi, SEALS Angkatan Laut tertembak.

Siagakan tim medis.

Astaga...

Kira-kira selusin target telah teridentifikasi.

Minta izin membalas.

Tidak... Jangan membalas.

Jika kau membalas, tamat sudah. Biar kutangani.

Apa yang kau lakukan?

Ikuti aksiku.

Jangan tembak!

Namaku Guy Thomas dari Sanggraloka Selam Laut Merah.

Kami mengajak turis-turis menyelam malam.

Apa yang kalian lakukan?

Di mana komandan kalian?

Mereka ditahan.

Kuulangi, ketua tim ditahan.

Minta izin membalas.

Kesempatan kita menipis.

- Ayolah... Balaslah! - Jangan membalas.

Kulangi, jangan membalas.

Bawa muatan ke markas, segera pergi dari sana.

Ini aku... Tenang.

Taksi telah tiba di markas.

Muatan aman di dalamnya.

Dimengerti.

Apakah ada kabar tentang ketua tim?

Kami memantau transmisi radio di Khartoum.

Tak ada kabar baru.

Kita akan keluar dari sini.

Semua akan beres.

Hei... Permisi.

Permisi.

Aku harus bicara dengan komandanmu.

Hei!

Keparat sialan.

Kaulah si keparat, Ari.

Apa?

Kuminta kau membatalkan operasi malam ini. Kukatakan padamu.

Sudah kukatakan terlalu berbahaya.

Kau tak berhak memutuskan.

Tidak, aku tak berhak memutuskan. Hanya kau yang berhak.

Ada yang ingin kau katakan?

Kenapa kau membawaku ke sini?

Kau bersikap seolah-olah kita bersahabat, tapi kau tak pernah mendengarkan ucapanku.

Aku pun jelas bukan lagi dokter lapangan terbaik yang ada.

Apakah karena iba?

Ya, karena iba.

Kau senang?

Sekarang diamlah.

- Kita akan bebas jika tenang. - Mereka akan tahu siapa kita.

Mereka akan pergi ke hotel, jika belum ke sana saat ini,

dan akan membunuh mereka semua, Max, Jake,

- Rachel... - Hei! Berhentilah menggunakan nama.

- Kau tak tahu siapa menguping. - Kau kira pekerjaan ini romantis?

Ini tidak romantis. Ini praktis.

Ada protokolnya.

Kau tak bisa membuat rencana sambil menjalaninya

- dan mengharapkan yang terbaik. - Aku tahu itu.

Pekerjaan kita berbahaya.

Terkadang orang bisa terluka.

Aku tahu.

Itukah masalahnya?

Tanganmu? Tangier?

Kau tahu aku dokter bedah sebelum bertemu denganmu.

Kau berani datang ke klinikku

dan membuat lelucon tentang aku tak menyelamatkan nyawa

Lelucon apa? Kapan aku membuat lelucon?

Lelucon apa?

Ini bukan tentang tanganku.

Ini tentang kau.

Ini tentang kau dan aku.

Mereka akan menyiksa kita, dan kita akan mati di sini.

Itu karena egomu tak akan mau menerima bantuan dari siapa pun.

Lalu apa pun yang kau lakukan, aku masih membuntutimu seperti anjing.

Aku sangat bodoh.

Aku sangat bodoh...

Aku sangat bodoh. Aku sangat...

Aku sangat...

Sangat...

Hei.

Hei...

Hentikan...

Kau akan membuat kita dibunuh. Jangan...

Aku ingin bertemu Kolonel Madibbo.

Aku tak punya janji temu, tapi dia mengenalku.

Tak tertulis dalam daftar.

Tak bisa bertemu.

Baiklah...

Jika kau buka gerbangnya, aku akan menerobos.

Aku akan menerobos.

Shukraan.

Angela Bluchel.

Angela Bluchel.

Manajer umum Sanggraloka Selam Laut Merah.

Mudira Natcor.

Benar. Ya, tentu saja...

Maaf tentang itu.

Kau mau Mr. Pibb?

Itu Coke, tapi rasanya seperti ceri.

Siapa melakukannya padamu?

Tidak...

Itu...

Bukan... Mereka tidak...

Kami melakukan ini.

Kepada satu sama lain.

Apa maksudmu?

Kami tak akur.

Hawajas gila.

Kalian bebas untuk pergi.

Kalian boleh pergi.

Shukraan.

- Pakaianmu terlalu rapi. - Mari kita bicara. Di dalam.

Ethan.

Prajurit yang tertembak?

Dia kehilangan terlalu banyak darah.

Bagaimana ini bisa terjadi?

Mereka mengira kami penyelundup.

Semua ini adalah kesalahan.

Ini tak...

Ini sudah tak penting lagi.

Kau menghentikan kami?

Kau tak bisa, Ethan.

Misi ini sukses. Kita berhasil mengeluarkan ribuan orang.

- Ribuan lagi sedang kemari. - Karena itu kita harus berhenti sekarang.

Saat masih sukses.

Astaga, kau memikirkan politiknya.

Tak ada yang berubah.

- Orang Sudah tak tahu soal pengungsi... - Kau bisa mati tadi malam.

Kita senyaris ini

dengan terjadinya perang habis-habisan

di antara SEALS Angkatan Laut dan militer Sudan.

Kau ditangkap.

Lagi. Mereka punya fail tentang kau.

Pekerjaanku di sini belum selesai.

Buka matamu.

Lihat apa yang terjadi di Khartoum.

Mereka menangkap dan mengeksekusi pembangkang.

Mereka memukuli wanita tak berjilbab di jalanan.

Mereka mengusir orang asing.

Revolusi seperti di buku teks. Ini saatnya keluar.

Kumohon, Ethan.

Aku ingin kalian pulang.

Aku tak butuh lebih banyak mayat mengganggu hati nuraniku.

Ambil beberapa hari untuk mengatur.

Pergi dari tempat terkutuk ini.

Ini darah.

Kita harus keluar.

Tidak... Ini aku! Retta.

Aku Retta.

Di mana Kabede?

Astaga, Sammy.

Apa yang terjadi? Kau ditikam?

Boleh kulihat? Ya?

Kurasa paru-paruku tertusuk.

Duduklah, jangan bebani dadamu.

Bagaimana kau bisa keluar?

Aku menyuap penjaga.

Kami berikan semua milik kami.

Ari.

Kelompok lain datang.

Ratusan lagi.

Mereka sembunyi di dekat sungai.

Kita harus bawa dia ke rumah sakit. Bantu aku memindahkannya.

Tidak. Kita harus menemukan tempat lain untuk mereka tuju.

Operasi ini sudah usai.

Mereka menghentikannya.

Kita akan pulang ke Israel, rencana ulang.

Aku amat menyesal. Aku tak bisa apa-apa.

Jika kau ingin pergi, pergilah.

Tapi kau tak akan membawaku.

Kau pun tak boleh menghalangiku.

Mini ini belum usai bagi kita. Aku berjanji.

Misi?

Bagiku, ini bukan misi.

Ini hidupku.

Keluargaku.

Kau pergilah.

Aku tak bisa memaksa kalian melakukan ini. Terserah kalian.

Kalian tahu risikonya.

Aku ikut.

Bisa tinggalkan kami?

Apa pun yang ingin kau lakukan, akan kudukung.

Persetan kau.

Kau benar.

Aku berengsek.

Kubiarkan egoku menghalangi.

Aku punya ide, lalu kulaksanakan.

Aku tak mendengarkan.

Aku mengambil risiko.

Terkadang berhasil, terkadang orang terluka.

Maafkan aku.

Jika kau ingin pulang,

aku akan mendukungmu.

Hei.

Tampaknya bosmu sudah kembali.

Sempurna.

Akan kupastikan dia segera masuk untuk bergabung.

Aku akan ikut denganmu menyambutnya.

Silakan.

Kolonel.

Apa yang memberi kami kehormatan ini?

Aku hanya mentraktir anak buahku dengan masakan Abu Aziz yang terkenal.

- Bagus. Jangan membuatnya menunggu. - Berhenti.

Prajurit...

Ya, Pak.

Hentikan truknya.

Periksa bagian belakang.

Aku hanya ingin melihat apa yang ada di bagian belakang trukmu.

Untuk apa?

Itu akan membuatku senang.

Kosong, Pak.

Tak ada orang di dalam.

Jadi...

Makan malam.

Bagus.

- Ada yang bisa kubantu cari? - Mereka hanya melakukan tugas.

Apa yang bagus hari ini?

Kami punya ikan kakap segar dan kepiting.

Pandang aku.

Berpura-puralah kita membicarakan makanan.

Pernahkah kau melihat pengungsi, bukan tamu, dibawa ke hotel ini?

Orang-orang kulit putih ini... Apakah terkadang pergi di malam hari?

Sesekali.

Tidak setiap malam.

Lalu, kapan mereka kembali?

Esok paginya.

Aku segera kembali.

Jika kuketahui bahwa kau membantu orang kulit putih

melakukan hal ilegal di sini,

aku akan menggantungmu dan keluargamu.

Nathifa.

Bantu Aziz membawa makanannya.

Cukup.

Cukup.

Sudah terjadi.

Kalian harus pergi sekarang.

Kalian harus pergi.

Pergilah. Aku tinggal.

Ini... Yang tadi ini...

Lezat.

Mungkin aku akan membawa Abu Aziz untuk datang memasak untukku, hei?

Dari mana asalmu?

Jangan lakukan itu.

Muhammad Qol.

Tahukah kau kenapa aku mentertawakan wanita Hadandawa?

Karena mereka benar-benar liar di ranjang.

Hei!

Karena mereka tak merasakan apa pun di kemaluannya.

Ayah mereka memotongnya saat mereka masih sangat muda.

Jadi...

Kita harus sangat kasar agar mereka merasakan apa pun.

Aku berkata jangan.

Atau apa?

Apa?

Apa yang kau rencanakan untuk kau lakukan dengan pisau itu, Tuan Thomas?

Semoga hanya untuk makan malam.

Aku tak lapar lagi.

Yalla.

Mereka akan segera kembali.

Dengan banyak pasukan.

Terutama saat mereka tahu mereka kehilangan satu orang.

Apa maksudmu? Apa yang kau lakukan?

Baiklah.

Beri aku sehari, pastikan mereka diurus tapi benar-benar tak terlihat.

Jangan biarkan staf masuk.

Max, Sammy, bawa truk, jemput sisa kelompok ini.

Kau dan aku harus menelepon Ethan.

Aku tak menduga akan melihatmu sesegera ini.

Silakan.

Mau kuambilkan sesuatu?

Tidak.

Jadi, apa kau akhirnya akan memberitahuku siapa kau sebenarnya?

Kau tahu siapa aku.

Andaikan aku punya waktu bermain, tapi tidak.

Benar.

Tapi aku benar-benar ingin mendengarnya.

Dari kau.

Secara hipotetis?

Aku pemerintah Israel.

Astaga, shalom.

Anggaplah sesaat bahwa aku tahu sesuatu tentang lenyapnya para pengungsi.

Baiklah.

Lalu...

Aku, secara teoretis,

butuh bantuanmu mengeluarkan sekitar 400 orangnya ke luar negeri.

Segera.

Bagaimana caraku melakukannya?

Kau menyebut pesawat.

Mendarat di sini, di Khartoum. Pesawat kargo.

Meski jika aku bisa membantumu,

Ari,

aku tak punya wewenang itu.

Sejujurnya, usaha terbaikku hanyalah bicara kepada para bosku.

Tunggu.

Entah apa kata orang ini nanti.

Dia bisa menyuruhmu mengusirku dari sini, atau ke luar negeri, tapi aku berjanji,

yang kau lakukan sekarang akan menjadi peninggalanmu.

Saat kau mengenang momen ini, ini akan mengisimu dengan kebanggaan,

atau rasa malu.

Ini Walton.

Kita punya masalah.

Mustahil kita semua akan termuat dalam dua truk. Terlalu banyak.

Sial.

Sialan.

Kau serius?

Bus wisata Sudan?

Mulai naikkan. Aku harus ambil sesuatu, segera kembali.

Ayo.

Naam.

Panggil semua orang.

Semuanya!

Sekitar delapan kilometer lagi.

Tempat apa ini?

Carthago.

Ini lapangan udara tua milik Inggris.

Jika masih ada.

Bagaimana jika sudah tak ada?

Sial.

Hei, tanpa mengatakan yang sudah jelas,

tapi ada pohon di tengah landasan pacu.

Pergilah.

Kapan mereka seharusnya tiba?

Aku tak tahu. Kenapa?

Kita kedatangan tamu. Sembilan kilometer jauhnya.

Haruskah kita kembalikan mereka ke truk?

Tidak, masih ada waktu.

Ayolah, Walton, keparat.

Kita harus bagaimana?

Sial. Ayo.

Sialan.

Kita harus masukkan semua orang ke bus dan enyah dari sini.

- Baik, masukkan semua orang. - Tidak, tunggu.

Dengar.

Dengarkan.

Baik, ayo!

Ayo pergi. Tetaplah bersama!

Ayo, tak apa-apa.

Ayo.

Siap saat kau siap.

- Terima kasih. - Ya.

Di sinilah kita.

Baik. Ayo pergi.

Baik. Bawa masuk beberapa orang ini. Ayo.

Terus ke bagian belakang.

Awas langkahmu.

Ke bagian depan pesawat. Terus bergerak.

Ini.

Terus ke bagian belakang!

Tunggu... Berhenti!

Hentikan. Marinir, pindah mereka ke belakang.

Tunggu, kenapa?

- Kenapa? - Pesawat ini bisa membawa 228 penumpang.

Berapa orangmu?

- Ada 400. Kami akan duduk di lorong. - Tidak.

Kami bisa bawa 228.

Sisanya harus cari cara lain. Protokol keamanan. Batas bobot.

Jika kau tinggalkan kami, kami mati.

Baik, maka putuskanlah. Kau putuskan siapa yang tinggal dan pergi.

Karena aku tak bisa.

Putuskan siapa yang hidup, siapa mati.

Mereka tiga kilometer jauhnya.

Sebaiknya cepat.

Aku bukan tak mau, tapi tak ada tempat di pesawat.

Kita akan membuat tempat.

Ya.

Baiklah.

Mundur!

Ayo!

Ayo... Mari kita pergi.

Pindah ke bagian depan.

Ayo. Lekas... Ayo pergi.

- Ayo! - Ayo!

Ayo!

Pesawat itu tak boleh lepas landas!

Apa pun caranya!

Lebih cepat!

Tujuh puluh knot.

Kita tak akan berhasil.

- Tak akan berhasil. - Kita akan berhasil

- Celaka! - Celaka!

Kurasa kita bisa bernafas sekarang.

Jangan meninggalkan siapa pun.

Kau gila, dan kau tahu itu.

KELUARGAKU

BANDARA BEN GURION, ISRAEL

Tuan-Tuan.

Masih ada ribuan lagi, Ari.

Aku tahu.

Kita akan kembali. Paham?

Aku berjanji.

Dia menepati janjinya.

Kami memang kembali.

Lagi dan lagi.

Kami tak meninggalkan siapa pun.

Sanggraloka Selam Laut Merah bukanlah hotel asli,

tapi menjelmakan kebenaran yang lebih tinggi.

Mungkin yang tertinggi.

Saat kau melihat saudaramu atau saudarimu menderita,

kau tak boleh tinggal diam.

Jangan diam saja.

Pergilah membantu mereka.

Tolong mereka.

Puluhan ribu pengungsi Etiopia diselundupkan keluar

dengan bantuan Angkatan Laut dan Angkatan Udara Israel.

Saat ini, ada lebih dari 65 juta pengungsi yang terusir di seluruh dunia.

PERSEMBAHAN NETFLIX

TENTANG LAUT MERAH, PUSAT SELAM DAN REKREASI GURUN DI SUDAN

Terjemahan subtitle oleh Eunike Gloria

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.