Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
IDFL๏ฟฝ Subs Crew http://idfl.us
Penerjemah: Sue Valentino
BUSAN.
SUKHYUN Dr. Pengusir Setan
ULJIN.
Uljin?
CHUNCHEON.
Cincin.
Enne lemos modeli ari mobadima..
Putus.
Apa?
Gadis ini berkencan dengan tiga pria.
Tidak mungkin, sayang!
Bisanya kau berbuat begitu?/ Dia gila!
Ayo kita keluar dari sini./ Apa kau mencintaiku?
Kau tahu aku mencintaimu!/ Ayo.
Cepat bayar dan pergi.
SEUNG-HEE Peramal Masa Lalu
JEONJU.
Di negeri kegelapan yang terkutuk ini...
...manusia mati satu demi satu.
WOLGWANG Bocah Peramal Masa Depan
INCHEON.
Berapa lama dia mengalami gejala ini?
Sejak musim panas. Saat perjalanan ke laut selatan.
Laut?
Jika kau tak mengusirnya, janinnya akan dalam bahaya.
Dia hamil?
Memalukan sekali!
Lakukan ritual pengurisan setan juga?
Jimat murahan.
Tak heran dia kerasukan!
Panggilan mendadak ke rumah serta melakukan ritual, biayanya 3juta.
Kenapa mahal sekali, pak?
Aku pergi!
Akan kubayar, pak.
Akan kubayar, pak.
Tolong!
Menerima Visa?
Maaf, kami hanya menerima tunai.
Asisten?/ Ya, pak.
Ayo mulai.
GURU PARK GURU DARI SEMUA DUKUN
Lepaskan dia dariku!
Keluarlah dari tubuhnya!
Keluarlah dari tubuhnya!
Pegangi dia! Lepaskan dia dariku!
Jimat!
Sekarang!
Saatnya tidur.
Tunggu!
Om Mani Sarva Yuyu Yai Om Mani Sarva.
Om Mai Om Mai Shai Shataka.
Terima kasih, pak!
Minggu depan, kami akan melakukan ritual untuk mengusir roh selamanya.
Terima kasih, pak!
Dia kuat sekali.
Seharusnya dia menjadi atlit angkat besi.
PRESIDEN JANG
Presiden Jang!
Ada pekerjaan penting./ Dimana?
Di Uljin. Uljin?
Shimin. Temukan biksu itu dan bawa dia.
Shimin?
JONGRO.
Aku tak bisa menghubungi pacarku sudah dua hari.
Bagaimana kalau dia kabur dengan jalang itu?
Pilih salah satu.
Yang ini.
5.000
Maha Vanya Vara Milda Simkyung.
Kau benar.
Dia melarikan diri.
Apa? Itu saja?
Dengar, bu. Maksudku, nona. Cobalah lebih keras lagi.
Aku sudah mencoba!/ Lebih berusaha.
SHIMIN BIKSU BISA MELIHAT HANTU
Ada biksu. Menyebut ini sebuah kuil?
Guru pasti akan sangat malu.
Shimin!
HARIAN KYUNGYANG
Aku bisa membuatnya sebelum dicetak.
Apa yang terjadi?
Halo?
Sial!
Sakit.
Shimin!.
Shimin! Kemarilah!
Shimin!.
CHOI CHAN-YOUNG WARTAWAN
Nn. Choi!
Kami ingin mengucapkan selamat ulang tahun!
Satu, dua, tiga!
Selamat ulang tahun!
Selamat ulang tahun!
Selamat ulang tahun, Nn. Choi.
Ulang tahunku bulan lalu!
Tapi Pimpinan mengatakan hari ini ulang tahunnya.
Sudah kubilang bukan. Bodoh!
Pimpinan!
Aku mendapat pekerja di SA lain yang mau bicara!
Kerjaku bagus, kan?
Sulit sekali.../ Chang-young.
SA mulai bergerak dalam jaringan politik. DANA RAHASIA SA GROUP
Aku mendapat perintah untuk mencetak permintaan maaf di laporanmu.
Apa maksudmu?
Aku bekerja mencari bukti selama 6 bulan.
Kau bercanda, kan?
Benar, kan?
Tadi jaksa sudah mengirim surat penangkapan.
Intelijen Nasinal juga datang.
Perusahaan kita akan ditutup karena kau.
Ini bukan hanya tentang pekerjaan.
Kau datang ke tempat yang salah.
Kita lupakan saja.
Pengusir Setan hebat di negara ini akan berkumpul di Uljin untuk ritual besar.
Periksa ceritanya dan perhatikan.
Jangan anggap remeh SA.
Mereka bisa mengancammu.
Akan kuhubungi lagi setelah semuanya tenang.
Berhati-hatilah.
Penghusir Hantu
TEMPAT ISTIRAHAT
Hei, nak.
Kenapa kau diluar?
Dimana ibumu?
Anak malang.
Kau berjuang untuk sampai kesini.
Tanpa tahu itu akan menjadi akhir dirimu.
Sebelah sini!
Dia ini wartawan dari Seoul.
Namamu?
Choi Chan-young.
Nn. Choi Chan-young.
Senang bertemu denganmu.
Lewat sini.
Jimat murahan.
Inilah Guru Park yang terkenal itu!
Presiden Jang! Lama tak bertemu.
Aku Guru Park dari Incheon.
Tapi, Guru Park. Bagaimana bisa?
Tuan Gosan dari Gyeongju?
Apa yang mengganggumu?
Banyak orang disini.
Itu tidak benar.
Kau tak pernah peduli dengan asosiasi kita...
...cuma peduli kesuksesan dan kehormatan.
Kini, kau tiba-tiba muncul sebagai pemimpin ritual?
Dan, kau juga datang.
Setelah berurusan dengan politisi negara.
Iri?
Brengsek!
Dimana rasa hormatmu pada yang labih tua!
Dengar!
Potong rambutlah!
Peramal macam apa yang memiliki rambut seperti itu!
Itulah sebabnya kau tidak paham!
Tenang tuan.
Tenang.
Aku menghindar bukan karena takut sama dia.
Tapi karena dia kotor.
Ayo pergi.
Oh, benar!
Kudengar kau bertemu dengan hantu yang salah tahun lalu.
Kau berak di celana sambil lari terbirit-birit, kan?
Encer, seperti kotoran ayam.
Membicarakan dirinya sendiri.
Perhatian!
Cukup dengan kotorannya.
Kalian tahu apa yang harus dilaukan para pengusir setan.
Meramal peruntungan, menangkap hantu, dan membantu orang.
Itu sebabnya aku meminta kalian semua berkumpul disini.
Tapi...
...jika kalian tak ingin melanjutkan, silahkan pergi.
Itu benar.
Jika kita memang dibutuhkan, kita harus pergi.
Dan Guru Park yang terkenal, bersama kita.
Tuan Chungnyeol dari Pulau Jeju?
Ya./ Terima kasih.
Mari tunjukkan kemampuan kita pada publik.
Persiapan ritual harus dilaksanakan.
Bus sedang menunggu diluar.
Ayo!
Silahkan lewat sini!
Keluar dari persembunyian selama setahun untuk melakukan pertunjukan?
Baik.
Dr. Park.
Kau tak tahu kapan harus turun tangan dan kapan tidak?
Dengar.
Aku lebih dulu menemukan Uljin.
Dan cuma aku yang bisa mengatasi hal ini.
Membuat pusing kepala.
Pusing sialan.
Permisi.
Aku ada pertanyaan.
Pertanyaan?
Mau nomorku, kan?
Dasar wanita.
Kau Dr. Park, kan?
Aku melihatmu di TV sebagai tamu acara EXORCIST.
Itu cuma acara tv cable.
Ini.
Nomorku.
Kau baru diputuskan lagi, kan?
Jangan khawatir. Kau akan menemukan jodohmu.
Tak mungkin! Kau salah.
Halo.
Siapa namamu?
Bapa Bob.
Oh, benarkah?
Dan bagaimana caramu melawan setan?
Kristus. Melawan setan melalui aku.
Ah, Kristus.
Apa katanya?/ Katanya nama temannya Kristus.
Baik. Berapa kali kau melawan setan?
Ah. Enam belas di Afrika. Delapan di Amerika Selatan.
Oh, benarkah? Enam belas? Banyak sekali.
Bagaimana cara dia melawan?
Katanya dia punya teman disebut Kristus.
Benar, kan? Kristus?/ Kau homo.
Aku tak punya teman homo./ Tidak apa.
Shimin! Kau pegang janjimu!
Aku telat 10 menit.
Hanya tinggal kursi ini.
Jadi, Shimin?
Karena ingat ajaran guru dan merasa malu?
Aku datang untuk menangkap hantu, bukan mengobrol denganmu.
Mari kita tidak usah saling menyakiti.
Kutukan ULJIN 87 Kematian Misterius Selama 50 Tahun
Wartawan CHOI SEUNG-WOO
Ayah
ULJIN
Kawasan berbahaya!
Saudaraku?
Merasakan getaran yang kuat?
Mandat dari setan.
Waspadalah terhadap rem blong!
Rem!
Remnya tidak berfungsi!
Kematian, kawasan rawan kecelakaan!
Jimat!
Berikan pada mereka!
Paksa mereka untuk memakannya!
Bukan aku! Tak mungkin!
Injak remnya!
Ada apa?
Sial!
Pegang dia!
Buka mulutmu!
Buka lebar!
Hei, berhenti!
Waspadalah ada jurang di depan!
Jurang!
Jurang!
Semuanya ke belakang!
Ke belakang!
Ke belakang!
Bagaimana Mata Angker?
Melihat sesuatu?
Aku tak pernah melihat kekuatan gelap seperti ini.
Saudaraku.
Jangan berak celana dan melarikan diri lagi.
Itu bukan aku!/ Permisi?
Apa yang terjadi?
Ada banyak hantu penasaran di desa itu.
Banyak hantu yang dibunuh tidak adil.
Jadi, hantu itu yang merusak busnya?
Ini akan menjadi cerita yang menarik.
Tempat ini sudah ditinggalkan pemilik rumah.
Semoga kalian menikmati selama tinggal disini.
Pemandangannya bagus.
Oh, para dewa!
Memalukan sekali.
Ritual dukun itu sangat kuno.
Dia sendiri yang memintanya.
Sampai kapan dia bisa menangkap hantu lewat firasat?
Hanya lewat firasat?
Tidak bisa kau lihat?
Aku sudah memiliki gelar doktor.
Tapi dia bahkan tidak SMA.
Menyedihkan sekali.
Dia hanya sekolah sampai SMP?
Apa yang kaulakukan?
Dasar gila! Hentikan!
Kau akan membuat murka Dewa Laut! Singkirkan ini!
Tenang, pak.
Kami datang untuk membantu.
Ritual ini untuk mengusir roh jahat.
Orang asing tidak diterima disini.
Pergi!
Presiden Kim yang menyuruhmu?
Tidak ada gunanya.
Tunggu sampai rituali ini selesai.
Dengan begitu, desa ini akan damai.
Dan peruntungan kalian akan lebih baik!
Ayo pergi!
Shimin.
Kita selesaikan ini dalam 30 menit.
Gye Mun Saeng Sa Lo Eum.
Bing Bool Chook Eui Ga Myung.
Ja Jun Jeuk Yeo Gam Cha Gyun Sang Cha Saeng Sa.
Berkeliaran tidak jelas...
...seperti semut.
Roh yang bukan lagi bagian dari dunia ini...
Jong Go Ji Geum Mi Osip Won.
Na Neung Myun Eui Bi Bing Bool Lyuk.
Tutup gerbangnya!
Shimin!
Saudaraku!
Terbuka!
Saudaraku!
Jimat!
Gunakan itu atau kita semua akan mati!
Asisten! Pemantik!
Pak! Tangkap!
Dapat!
Om Mani Om Mani Sarva.
Om Mani Om Mani Sarva.
Om Mani Om Mani Sarva!
Bukan dia! Bob! Kau! Bob!
Aku harus pergi.
Ini terlalu menakutkan!/ Kau tak bisa pergi!
Akan kukirim uangnya!
Akan kubayar! Tapi!
Tolong aku!
Aku pergi!
Jang! Kembali!
Tenang!
Guru Park? Apa sudah selesai?
Masih mengusahakannya.
Aku menghabiskan $5 juta selama 20 tahun untuk mengembangkan tempat ini.
Dengan semua kejadian aneh membuat pembangunan terhenti!
Lakukan pekerjaanmu, jika kau mau sisa $100,000!
Apa $100,000?
Guru Park!
Kau datang setelah setahun berlalu hanya demi uang?
$100,000!
Keparat itu memanfaatkan kita!
Dasar penipu! Ayo pergi!
Jadi? Sudah selesai atau belum?
Berikan satu hari lagi.
Naiklah!
Aku tak peduli jika kalian pergi atau tidak.
Kami tidak peduli.
Kami tetap disini untuk uang.
Ini sudah menjadi milikku.
Siapa yang bisa mengatasi hal ini?
Cuma aku.
Bayarlah bila ini sudah selesai.
Pembayaran setara untuk semua orang.
Bagi rata lima.
Dasar kalian ini.
Hei, wartawan!
Kenapa kau masih disini?
Wartawan harus tetap disini.
Dia tak boleh pergi.
Ini sudah menjadi takdirmu.
Ini bukan takdir. Tapi aku sedang bertugas.
Aku belum selesai melakukan penyelidikan.
Mengerti, nak?
Jang memilih tempat yang bagus.
Pilih sebuah kamar dan bersiap.
Aku akan ke atas.
Jang sudah memberitahu pihak sekolahmu.
Jangan khawatir tidak masuk sekolah.
Terlepas dari semua tuduhan, pemerintah masih tetap diam.
Tn. Little? Menurut pendapatmu?
Tidak ada pendapat untuk masalah ini?
Kalau begitu, mari kita temui wartawan Choi Seung-woo.
Wartawan Choi?
Ayah!
Ayah? Kenapa kau basah kuyup?
Kau tak bisa tinggal disini.
Apa?
Disini berbahaya.
Cepat keluar.
Kau sakit?
Tidak...
Ayah!
Ayah!
Hei, nak.
Soal ritual yang waktu itu...
Sudah kukatakan.
Hanya orang yang ditakdirkan bisa datang kesini.
4 hari lagi.
Untuk apa?
Sampai takdir terkutukmu.
Jika kau katakan sekali lagi, aku akan marah!
Dasar picik.
Bagaimanapun caranya, aku tak bisa menemukan jawabannya.
Kunci Pelajaran Matematika
Aku tak bisa membaca masa depan.
Aku tak tahu apa itu dan cara menangkapnya.
Kekuatan besar menghalangi penglihatanku.
Kita semua memiliki cara yang sama.
Yang ingin kutahu adalah apa kau melihat bagaimana ini akan berakhir.
Kita dipertemukan oleh takdir.
Yang membuatku takut yaitu...
...aku tak bisa melihat masa depan setelah 4 hari.
Senang bertemu denganmu.
Apa?
Pergi!
9 November 2012.
Aku mengalami mimpi buruk.
Belakangan ini ayah sering muncul dalam mimpiku.
Tubuh dan pikiranku menjadi lemah karena semua hal buruk ini.
Harusnya aku berhenti menjadi wartawan dan menikah saja.
Aku harus bertemu seorang pria dulu.
Tapi kapan, dimana, dan bagaimana?
Bertemu dan kencan... aku sudah muak.
Tn. Na dari Perikanan Uljin memberi kesaksian.
Tn. Na?
Wartawan CHOI SEUNG-WOO
Wartawan Hilang Memutuskan Bunuh Diri
Melakukan Tes DNA Terhadap Mayatnya Menggunakan Putrinya
Polisi Menyatakan Dia Hanyut Ke Pantai Setelah Ia Bunuh Diri
So-young.
Saudaraku.
Lupakan uangnya. Kita akhiri saja.
Kau gila? Melepaskan uang yang sudah ditangan?
Ini bukan hal yang bisa kita hadapi!
Jika aku tidak kalah dalam saham, aku sudah punya mobil Bentley.
Pemilik rumah menaikkan uang sewa lagi. Bregsek!
Kenapa menyewa rumah di Gangnam?
Kau dan hasrat duniawimu.
Lebih baik ketimbang hasrat seksualmu.
Kalian mau kemana?
Mau ikut?/ Ya!
Ini. Hadiah.
Aku dapat melihat tak ada lagi pria dalam hidupmu.
Aku akan melakukan ritual bagimu setelah ini selesai.
Maka semua akan berjalan dengan baik.
Apa semua orang akan tertipu untuk hal seperti itu?
Membeli jimat lalu menempelkan di dada mereka untuk keselamatan?
Lalu, kenapa kau memiliki jimat?
Apa yang kau katakan?
Aku tak percaya jimat.
Kau meletakkannya di tempat yang salah.
Harusnya diletakkan di kiri bukan di kanan.
Kau melihat apa?
Aku tak percaya itu!
Itu barang murah yang siapa saja bisa membuatnya demi $10.
Harusnya kau lebih berinvestasi lebih banyak.
Bagaiana kau bisa tahu?
Suara apa itu?
Dr. Park? Kau tidak ikut?
Kenapa? Terus saja berjalan di jalanmu.
Ayo.
Tinggal tiga hari.
Dasar picik!
Permisi.
Kau ada waktu?
Tertarik padaku?
Apa?
Bagaimana kau bisa mengatakannya seolah itu tak berarti?
Boleh aku melihat datamu tentang ritual tersebut?
Suara apa itu?
Komputer!
Aku menggabungkan kanal serta mengganti frekuensinya.
Mendekatlah.
Coba dengarkan lagi.
Suara apa itu?
Ini EVP.
Electronic Voice Phenomenon.
Kau dapat mendengar suara hantu.
Kau tahu siapa yang pertama kali secara ilmiah menemukan EVP?
Thomas Edison./ Oh, ya.
Penemunya?/ Aku tahu!
Benarkah?
Hantu merupakan bentuk energi yang frekuensinya berbeda dengan manusia.
Ini benar-benar bisa merekam?
Bagaimana?
Mau melihat buktinya?
Apa itu?
Alat pendeteksi hantu.
Jika ada hantu dalam jarak 100m, alat itu akan mengirimkan lokasinya.
Maka, aku tinggal menangkapnya.
Tambang ini telah dibangun 100 tahun lalu.
Terbakar 20 tahun lalu.
20 pekerja dan keluarganya tewas saat mereka tertidur.
20 orang?
Ada sesuatu disini.
Apa?
Disini.
Hei!
Sial!
Kemana dia pergi?
Entahlah.
Brengsek!
Dia kebawah! Cepat!
Rose?
Kau melihat pria berbaju hitam berlari sekitar sini?
Bukankah kau harus menjawab ketika seseorang bertanya?
Pergilah selagi bisa.
Atau kau akan berakhir menjadi umpan ikan.
Halo, Pak!
Satu pertanyaan saja, pak.
Ingat pria yang datang 20 tahun lalu?
Wartawan Choi Seung-woo?
Tak pernah mendengar tentangnya.
Aku tak bisa ingat selama itu.
Dimana mantan kepala perikanan tinggal?
Namanya Tn. Na.
Orang yang di gereja dekat tambang?
Benarkah? Gereja?
Terima kasih.
Terima kasih!
Terima kasih.
Saudaraku?
Apa yang akan dilakukan hantu jahat dengan kekuatan seperti itu?
Kau tidak tahu?
Hal paling menakutkan adalah niat jahat manusia.
Mereka ada disini.
Air pasang datang. Ayo berlayar.
Bagaimana kalian mati?
Apa iblis hitam yang melakukannya pada kalian?
Siapa dia?
Air pasang datang. Ayo berlayar.
Apa yang mereka katakan?
Karena terlalu takut, mereka tidak ingat.
Jangan takut. Kau dapat bicara denganku.
Mereka sudah pergi.
Itu gerejanya!
Setan Dilarang Masuk
Halo?
Ada orang?
Apa kau Tn. Na Jin-seok?
Tn. Na!
Wartawan yang datang 20 tahun lalu!
Dia ayahku! Aku juga seorang wartawan.
Putrinya?
Cuma kau yang boleh masuk!
Ini karena wartawan itu.
Jika bukan karena dia, dan tidak kukatakan...
Apa maksudmu, pak?
Apa yang terjadi pada ayahku?
Bukankah orang-orang bodoh diluar itu sudah memberitahumu?
Kalau mereka membunuhnya?
Membunuhnya?
Ayahku?
Ya.
Dia tewas di Uljin.
Tapi kudengar ia ditemukan di Busan.
Sama seperti ayahnya.
Bagaimana wartawan bisa tahu tentang air pasang?
Bagaimana air pasang mengalir kesini.
Ketika malam tiba, datang ke toko tua di dermaga.
Aku tak bisa katakan sekarang.
Nn. Chuncheon?
Apa kau tinggal di Chuncheon selama ini?
Benarkah?
Kau sungguh 21 tahun?/ Hentikan, Shimin.
Ini memalukan.
Tapi, Saudaraku./ Masih menututup telponnya?
Tapi wanita itu mirip dia./ Hentikan.
Kau dan kekasihmu.
Mereka mirip!/ Hentikan!
Hei!
Dia sudah meniggal. Sadarlah./ Kau tidak melihatnya?
Sadarlah!/ Melihat dia mati?
Makan!
Makanlah!
Dimana gadis yang dari Chuncheon?/ Bermain dengan anjing.
Kenapa kau makan daun bawang begitu banyak?
Aku makan daun bawang 37g setiap hari.
Daun bawang memiliki Karotin dan Vitamin B untuk membuat tubuh kalian kuat.
Juga bagus untuk stamina.
Jangan Chateau!
Ini mahal!
Sial.
Tak ada rasa loyalitas.
Saat aku berada di neraka.
Nn. Chuncheon!
Silahkan duduk.
Kemari dan makanlah. Kau pasti lapar.
So-young? Maksudku, Seung-hee.
Ada beberapa bulu anjing.
Kenapa dengannya?
Ayahnya dulu seorang wartawan.
Ayahnya dulu meninggal disini.
Kurang beruntung. Keberuntungan buruk di usia muda.
Makanlah.
Kenapa kau tidak makan?
Aku belajar cara Taoist dan Buddha.
Meski tidak banyak makan, aku sudah kenyang.
Ini bukan hal yang siapapun bisa melakukannya.
Aku sudah kenyang.
Aku sebaiknya naik dan mulai membuat jimat lagi
Aku kenyang sekali.
Enak.
Berhenti melihatku.
Mau buah kesemek?
Tidak, terima kasih.
Kesemek kering lebih enak.
Makanlah buah.
Tinggalkan disana.
Ini pisaunya.
Ibu
Hai, ibu.
Aku menelpon ingin menyangkan sesuatu.
Apa ayah meninggal di Busan?
Dekat Busan?
Cuma penasaran saja.
Maaf, bu. Akan ketelepon lagi nanti.
Dah.
Ini toko yang disebutkan Tn. Na.
Tn. Na?
Toko ini tidak jualan.
Dia tidak disini?
Halo?
Disana./ Disana?
Oh, tidak! Seorang pria!
Laporkan!/ Mundur!
Tn. Na...
Opsir? Apa kau sudah mengumpulkan semua bukti?
Apa kau sedang menginvestigasi?/ Nona?
Ya?
Aku telah mengambil lebih dari 50 mayat.
Jadi?/ Mengirim semuanya ke forensik...
...tapi tak ada tanda pembunuhan, tak ada apapun yang ditemukan.
Guru Park!
Guru Park!
Guru Park!
Sial!
Mana Guru Park!
Mana Guru Park!
Mana Guru Park!
Dimana dia!
Mana Guru Park!
Mana Guru Park!
Aku tidak tahu!
Mana Guru Park!
Dimana dia!
Dia bilang akan membawa 50 pengusir setan terkenal dari Korea!
Jadi, aku membayar apapun yang dimintanya!
Lalu, kau menambahkan minyak ke dalam api!
Aku harusnya memberikan uang itu untuk korban gereja!
Tuhan! Ampuni aku!
Sial!
Mau kemana kau?
Apa yang kaulakukan?
Kapan kau sampai disana? Cepat sekali.
Aku disini sudah terlalu lama. Lebih baik kembali ke Seoul.
Kau mau melarikan diri?
Tak ada harapan mendapatkan uang, jadi kau mau kabur?
Bodoh! Aku tidak melarikan diri!
Kau bilang pengusir setan memiliki kewajiban sendiri!
Aku akan menyelesaikannya dan menerima bayaran! Mengerti!
Ayo.
Kenapa kau harus mendapatkan uang itu!
Bodoh!
Semoga kau panjang umur!
Jangan melempar batu!
Pengecut!
Shimin!
Shimin! Bodoh! Kembali!
Shimin!
Geledah semuanya.
Disini?
Sial!
Siapa keparat itu!
Apa ini?
Apa ini?
Kapal harta karun tenggelam dekat Uljin?
Kapal Jepang penuh dengan barang sitaan dari Cina...
...emas dan aset budaya mereka...
...Kapal Yamashita yang tenggelam di lepas pantai Uljin.
Harta karung itu diperkirakan bernilai miliaran.
Itu berarti ada harta karun di bawah laut sekitar sini?
Dan wartawan Choi Seung-woo adalah ayahmu?
Ya.
Dia dipecat sepertiku, datang kesini, kemudian meninggal.
Kupikir itu karena bunuh diri, tapi dia ternyata dibunuh.
Jadi begitu.
Sialan!
Akan kutemukan keparat itu dan mematahkan lengan dan kakinya!
Kemudian aku akan memotong perutnya!
Aku akan mengeluarkan isi perutnya!
Dan melakukan lompat tali dengan itu!
Aku akan menghancurkan tengkoraknya!
Akan kupotong kemaluannya dan membuat dia menyesal karena telah dilahirkan!
Itu dia!
Aku sudah menyiapkan detektor di sekeliling. Aku mendapatkannya.
Tak bisa dipercaya benda seperti itu.
Mesin digital dan benda semacamnya. Dr. Park.
Apa kau pernah berhasil menghadapi dengan benda itu?
Aku tidak ingat.
Jika kau hebat, kenapa kau tidak tahu...
...Ibu akan meninggal karena kecelakaan!
Diam!
Ibu?
Apa kalian ayah dan anak?
Jika kau tak bisa memprediksinya, terima saja batas kemampuanmu.
Sampai kapan kau terus berpura-pura hebat!
Kau benar, Dr. Park.
Aku akan mencoba cara baru...
...tapi tidak menggunakan benda bodohmu itu!
Kurasa...
...lebih baik mencoba sesuatu, daripada tidak sama sekali.
Bukan begitu?
Dia benar.
Ayo pergi dan mendapat bayaran!
Tunggu aku!
Disini.
Disana.
Dimana?
Ada sinyal lain.
Mereka membujuk kita.
Di arah berlawanan.
Ayo!
Sial.
Oh, tidak!
Ayo!
Sue Valentino @IDFL.us
Apa?
Apa itu?
Bukankah itu menara ponsel?/ Sial.
Kukira itu gelombang elektromagnetik.
Apa?
Sudah kuduga benda digital tak akan berguna.
Shimin! Dia dalam bahaya!
Shimin!
Shimin!
Siapa kau?
Shimin!
Kau bisa melihatku?
Dengan mata Mata Angker mu?
Shimin!
Oh, tidak!
Shimin!
Oh, tidak!/ Shimin!
Sukhyun! Cepat!
Bagaimana kita menurunkannya?
Kau tahu kalau aku menyukai ini, orang lain setengah mati.
Bodoh.
Aku tahu kau jago bertarung.
Menurutmu Guru akan memaafkan aku?
Tentu saja tidak!
Dia mati dalam kemarahan karena itu!
Menurutmu dia bisa memberi maaf jika kau pergi seperti ini?
Aku kedinginan./ Tidak.
Ayo!
Lihat aku! Tidak!
Saudaraku!
Ketika ia datang, ia tersangkut di pohon.
Minggir!
Saudaraku! Sadarlah!
Saudaraku! Keluar darisana! Bangun!
Tidak! Bangun!
Bangun, bodoh!
Hentikan!
Lepaskan aku!
Hentikan apa?
Ini salahmu!
Kenapa kau mengejar hantu jika kau sudah memiliki gelar doktor!
Lalu, kenapa kau membiarkan ibu terbunuh?
Apa?
Aku tak minta untuk dilahirkan!
Selalu dihina sebagai anak dukun!
Aku bosan hidup!
Kau pembohong!
Kau membunuh mereka!
Kau!
Aku tak bisa melihat!
Tunggu!
Kumohon, pak! Tuan!
Kau sudah tidak waras!
Jangan menyalahkan orang lain!
Dan kau!
Berani sekali kau menarik kerah ayahmu!
Apa kau mempelajarinya di sekolah?
Aku tak percaya ini!
Kenapa kau menangis?
$3?
Siapa memperbolehkanmu duduk?
Baik, pak.
Aku sudah memperingatkan seluruh desa untuk jaga-jaga jika terjadi kesalahan.
Lepaskan masker.
Aku tak bisa mendengar apa pun.
Maaf.
Sedang wabah flu.
Pengusir setan kali ini...
...berbeda dari yang lain, pak.
Aku mengajak teman untuk menyingkirkan mereka sekaligus.
Terima kasih, pak.
Jaga dirimu, pak!
Ayo pergi.
Jaga dirimu, pak!
Segitiga Bermuda di ULJIN?
Makam Peringatan Dibuat Di Balik Pertambangan.
Wartawan CHOI
Monumen Kapal Karam YAMASHITA.
Ini bergerak!
Apa ini?
Kenapa ada senjata disini?
Siapa kau!
Mundur!
Berhenti!
Lepaskan aku kali ini?
Melangkah lagi, akan kutembak!
Sungguh! Akan kutembak!
Oh, tidak!
Kau mau mati!
Mau mati!
Ibu! Tolong!
Tolong aku!
Oh, tidak!
Mau lari kemana di saat masih fajar?
Seseorang mencoba untuk membunuhku.
Apa?
Seseorang mencoba untuk membunuhku.
Tarik napas dan bicara perlahan.
Apa?
Seseorang mencoba untuk membunuhku.
Membunuhmu?
Tidak, kurasa aku yang membunuhnya!
Apa? Apa itu senjata?
Aku memukul keras kepalanya seperti ini!
Aku sangat takut!
Yesus Kristus! Letakkan itu.
Aku melihat sesuatu disana.
Ada apa?
Aku melihat hal yang mengerikan.
Kau bilang senjata ini ada hubungannya dengan kasus ini?
Nona?
Apa yang sebenarnya terjadi di desa ini?
Terlalu jauh. Aku tak bisa melihat dengan jelas.
Itu terjadi dulu sekali.
Sudah terlalu lama sekali. Aku belum pernah melihatnya sebelumnya.
Aku tak bisa melihat lebih jauh ada kekuatan hebat yang menghalangi.
Dr. Park.
Bisa kau menemukan tempat bebas dari pasukan iblis?
Akan kucoba.
Disini!
Energinya paling lemah saat di puncak gunung.
Itu tempat batu nisan yang tadi kulihat!
Aku menemukan pistol itu disana.
Kapan saat paling lemah?
Subuh! 6 pagi.
Bisa kau membantuku?
Nak! Ayo kita lakukan!
Ayah!
Jadi, kalian sudah baikan?
Lalu, kenapa kalian bertengkar?
Kau menangis?
Kenapa kau selalu menangis?
Berhenti menangis!
Hatinya lembut sekali.
Anak baik.
Darah Ayam Bisa Membunuh Hantu
Harga $100,000
Kenapa tidak mandi saja?
Yesus Kristus!
My Chateau Mont Rose Cabernet Sauvignon!
Tahu berapa mahal itu!
Mereka menjual ini di toko kelongotong.
Dimana? 711?
Di setiap toko.
Benarkah?
Ya.
Kapan itu menjadi populer?
Sial.
Apa kepalamu baik-baik saja kemarin?
Apa aku kelihatan baik?
Kenapa kau kuat sekali?
Aku beberapa kali gagal menjadi seorang wartawan.
Jadi, aku mencoba tinju, kendo, dan latihan menjadi polisi.
Aku mempelajari yang kubisa.
Gadis yang cuma mengandalkan kekuatan yang sering gagal dalam kehidupan.
Kau mulai di bidang ini karena ibumu?
Ya.
Kenapa kau ingin tahu tentangku?
Jadi, berapa usiamu?
Aku? 28 tahun.
Ketika kau meraih kerah ayahmu, aku sangat terkejut.
Beraninya kau?
Tidak sopan sekali.
Dia mengambilku saat usiaku 19 tahun karena kecelakaan.
Dia jarang pulang dan selalu berselingkuh.
Di kelas 4, aku naik mobil bersama ibu.
Kami jatuh ke sungai.
Hanya aku yang selamat.
Sejak itu, aku sangat takut air.
Aku tak bisa bernapas.
Jadi, aku mandi dengan ini.
Dan aku tak pernah keluar saat turun hujan.
Aku ingin melihat masa depan lewat cara ilmiah.
Dan menghentikan hal-hal buruk.
Karena kau tidak ingin berpisah dengan orang yang kau sayang, kan?
Benar.
Aku mau melihat masa depan, takdir, dan bagaimana dunia akan berubah.
Manusia sangat lemah, kan?
Kenapa kau tidak mandi saja?
Karena kau sudah melihatku mandi, tinggal denganku malam ini.
Apa maksudmu?
Aku belum mandi.
Akan kumandikan kau dengan tisu basahku.
Shimin.
Aku butuh bantuanmu.
Sudah waktunya.
Ini milikku!
Semua milikku!
Melihat sesuatu?
Apa yang kau lihat?
Untuk menguasai harta karun itu, dia membunuh orang.
Karena mereka mengetahui tentang harta karun itu.
Itu sebabnya mereka dibunuh.
Nafsu serta godaan setan....
...butuh beberapa tahun untuk menjadi hantu jahat itu.
Itu jarang terjadi.
Jadi, dimana bajingan itu?
Disana.
Dalam kapal yang karam itu di bawah batu.
Kalau begitu, kita turun ke bawah dan minta bantuan warga desa!
Cepat!
Ayo!
Aku baik saja! Ayo pergi!
Pak!
Aku sudah menunggu.
Tuan!
Kenapa kau lama sekali?
Boleh kami membawa perahu ini?
Berapa biaya sehari?
Tidak! Per jam?
Dimana kapten?/ Perahu ini!
Peralatan menyelam, untuk kepala dan pakaiannya.
Ini aku.
Apa?
Akulah iblis setan.
Ini bukan lelucon. Kami harus menyelam.
Aku butuh penutup kepala yang lebih besar.
Dan pakaian dan sepatu selam.
Cepat!
Dengan harga murah?
Berapa? Kami sedang buru-buru.
Kapal, pakaian selam, dan...
Beri aku waktu untuk bicara.
Apa?
Beri aku waktu untuk bicara.
Matamu sangat hitam. Kenapa?
Kau bukan hantu, kan?
Aku sangat buru-buru!
Aku hantu.
Jangan bercanda seperti itu.
Bukankah aku terlihat aneh?
Matamu aneh.
Mataku hitam.
Bukankah itu make-up?
Bodoh./ Kau tampak sakit.
Cepat!
Sial!
Apa yang terjadi?
Maafkan aku./ Bisa kami bawa itu sekarang?
Jangan berkelahi.
Maafkan aku. Itu karena aku terburu-buru.
Oh, tidak! Tuan!
Ada sesuatu menggeliat di lehermu!
Enyahlah!
Hei! Kau!
Diamlah!
Mengerti sekarang?
Karena terlalu banyak wijen./ Apa?
Bodoh!
Wijen dan madu bisa menjadi penyebabnya.
Dasar bodoh!
Hei!
Kau ini!
Hei, putih! Diam!
Apa?
Kau menghinaku?/ Tuan!
Pria itu...
Dia pria dalam kapal karam itu.
Keluar!
Halo, pak!
Pak!
Ada apa?
Aku ingin kau pergi.
Pergi? Kenapa?
Lihat?
Kau pikir bisa mengancam kami dengan pacul?
Dia hantu.
Dia sedang menyamar.
Tak mungkin.
Dia hantu?
Jadi, kau bukan manusia?
Harusnya menjadi umpan saja.
Tapi kau telah menyamar sebagai manusia selama lebih dari 70 tahun?
Kau membunuh Shimin.
Dia meninggal tanpa tahu kalau kau hantu.
Sangat menyebalkan sekali.
Sudah berakhir.
Keluarlah!
Apa aku baru saja terbang?
Kau!
Hari ini pemakamanmu!
Setan jahat!
Oh, sial.
Hentikan!
Gunakan kekuatanmu untuk kebaikan!
Bukan untuk hal seperti ini!
Kau mirip dengan wartawan yang kubunuh.
Merindukan ayahmu?
Akan kukirim kau padanya dengan cara yang sama.
Bajingan!
Lepaskan!
Kalian semua sudah tahu tapi masih hidup seperti ini?
Keparat!
Akan kubunuh kau meski mempertaruhkan nyawaku!
Dr. Park!
Darah ayam!
Sekarang.
Singkirkan mereka.
Cepat! Sekarang!
Oh, tidak!
Baik! Sekarang, lari!
Bunuh mereka!
Tangkap mereka!
Tangkap mereka!
Bunuh mereka!
Ayo!
Tunggu!
Kenapa?
Aku harus tetap disini./ Kenapa?
Karena disini aku mati.
Anak nakal! Dengarkan aku! Ayo pergi!
Tangkap mereka!
Lurus kedepan!
Lewat sini!
Lewat sini!
Dilarang.
Tangkap mereka!
Merunduk.
Kita harus menemukan mayatnya dan menusuknya.
Cari di setiap sudut!
Masuklah ke dalam! Cepat!
Aku saja!
Kurasa aku bisa masuk kedalam!
Tapi itu tenggelam sangat dalam di laut!
Aku pasti bisa! Aku butuh pakaian menyelam ketua.
Ketemu?/ Tidak, pak!
Cari di belakang!
Kita tak punya pilihan.
Sementara kami mengulur waktu...
...tusuk mayat itu dalam laut.
Tusuk dadanya!
Jika kita kehilangan mereka, kia akan mati!/ Tangkap mereka!
Tak ada waktu lagi! Ayo!
Jangan kehilangan jimat ini. Itu akan melindungimu.
Aku pergi!/ Tunggu!
Tampaknya berat.
Kau akan membutuhkan ini.
Masuklah dan periksa!/ Cepat!
Pak!
Disana!
Tega sekali kalian!
Ayo pergi!
Tangkap mereka!
Tangkap mereka!/ Disana!
Hati-hati!
Lewat sini!
Tangkap mereka!
Lewat sini!
Disana!
Disana!
Mundur! Brengsek!
Mati kau!
Ayo!
Ke kanan! Lari!
Cepat!/ Tunggu!
Disana!
Apa ini kapalnya?/ Ya!
Ini kapal ketua!
Apa yang kita lakukan?
Cepat! Naik!
Cepat naik!
Kau tidak apa?
Hati-hati!
Kau baik saja?
Apa karena air?
Tidak apa. Aku akan menyelam. Aku pasti bisa!
Aku melihat masa depanmu lewat komputerku.
Apa katanya?
Aku tak bisa memberitahumu sekarang.
Apa katanya?
Akan kuberitahu nanti.
Aku tahu takdirku tidak baik.
Ayah bilang 30% keberuntungan dan 70% usaha.
Sebaliknya!
Keberuntungan 70% dan usaha 30%!
Tidak, bukan begitu yang ayahku katakan.
Dia tak mungkin bohong. Aku pasti bisa.
Kau tidak mengerti?
Roh jahat sedang mengamuk. Percayalah firasatku!
Indra keenamku!
Oh, tidak!
Sial
Wartawan Choi Chan-young, Akhirnya aku menemukanmu.
Dimana mereka?
Disini!/ Brengsek!
Akan kutembak!
Mati kau!
Kita akan mati bersama! Ini bom!
Bom!
Bodoh!
Lompat!
Aku akan menghubungi polisi!
Mati kau!
Dia ke sana!
Tangkap dia!
Lewat sana!
Lari!
Tuan!
Rokok Rose?
Ternyata kau!
Kau selalu mencoba untuk membunuhku.
Jangan tanya siapa aku.
Dan...
Kau sudah terlalu banyak tahu. Itu kesalahanmu.
Tunggu.
Apa SA yang menyuruhmu untuk membunuhku?
Itu perintah SA! Benar kan!
Begitulah...
Toh, takdirmu berakhir disini!
Mundur! Akan kubunuh kau!/ Tunggu!
Sial!
Akan kubunuh kau!
Kena kau! Mati kau!
Chan-young?
Mati!
Tangkap dia! Chan-young!
Tolong aku!
Chan-young!
Aku tak bisa berenang!
Cepat! Wolgwang! Lari!
Lewat sini!
Keparat!
Siapa si bodoh ini!
Seorang pembunuh dikirim oleh SA untukku.
Pembunuh?
Sepertinya pembunuhnya tak belajar cara berenang.
Keluargaku sangat miskin.
Dan kampungku di Chungbuk.
Tak ada laut disana.
Kau hidup disana selama ini? Dimana?
Cheongju? Jecheon? Dimana lagi? Gongju?
Jecheon.
Apa kau sekolah disana selama ini?
Aku kuliah di tempat lain.
Pembunuh harusnya tak memiliki logat kampung.
Lari!
Mereka sudah pergi.
Di atap aman.
Naiklah!
Cepat!
Kepalamu gemetar lagi?
Turunlah!
Tunggu.
Kembali ke atas!
Aku agak terlambat.
Batu ini ada di dalam peta.
Benarkah?/ Ya.
Kau pengusir setan terbaik di Korea?
Masuk dalam 10 besar?
Jadi?
Apa hanya itu pengusir setan bisa lakukan?
Maaf.
Aku akan lebih berusaha.
Jadi, lepaskan kami kali ini.
Cepat masuk! Mau mati!
Baiklah!
Sukhyun? Kau tidak apa?
Darah! Oh, tidak! Pergi ke rumah sakit!
Istirahatlah!
Kau yakin dengan ini?
Aku akan bersiap lalu melompat.
Ini sangat berat.
Apa ini terbuat dari karet?
Kakiku sangat lelah.
Bisa minta air?
Diam!
Akan kupandu kau melaluinya.
Sudah siap.
Guru Park!
Bangsat!
Kau!
Tetap pingsan.
Berpura-pura kau sudah mati.
Oh, tidak!
Belatinya!
Tangkap dia!
Cepat Sukhyun!/ Ya!
Kau bisa mendengarku?
Ada apa?
Kurasa sendi pinggulku lepas.
Apa maksudnya?
Sepertinya aku tak bisa berjalan.
Lakukan saja yang kukatakan. Jalan lurus.
Kau akan melihat batu di depan.
Jalan lurus? Baiklah.
Lurus yang mana?
Lewati saja batunya, kau akan melihat Yamashita.
Baik.
Apa kau sudah melewati batunya?
Kenapa kau terengah-engah?
Sukhyun!
Aku melihat Yamashita!/ Bagus.
Bangunlah.
Kau sudah mati?
Kau masih hidup!
Kau hampir menipuku.
Itu sudah cukup.
Berdirilah.
Terbang!
Aku tak melakukan apapun.
Benarkah?
Bocah brengsek.
Seperti aktor.
Rasanya sungguh suram dan mengerikan disini.
Rasanya angker.
Hati-hati.
Ada tengkorak dimana-mana.
Tengkorak? Yesus Kristus.
Pelan-pelan. Selangkah demi selangkah.
Cari lubang dengan tanda 'Y'.
Tengkoraknya pasti ada disana.
Aku Guru Park dari Incheon!
Mati kau!
Itu tanda Y! Ketemu!/ Itu dia!
Buka lubangnya dan masuklah.
Tusuk setiap tengkorak yang kau temukan.
Aku akan turun.
Pelan-pelan. Melihat sesuatu?
Aku tak melihat apapun.
Nyalakan lampunya.
Tengkorak! Ketemu!
Cepat! Tusuk!
Baik.
Brengsek!
Sudah kau tusuk?
Tak ada reaksi.
Tusuk setiap tengkorak disana!
Ketemu satu lagi.
Aku menang.
Aku mengalahkannya!
Guru Park dari Incheon!
Guru Park dari Incheon!
Guru Park! Dia terbang ke laut!
Sukhyun!
Anakku! Sukhyun!
Ada apa?
Ini yang terakhir.
Tuan?
Apa yang kaulakukan?
Oh, tidak!
Apa yang kaulakukan?
Pergi!
Pergi!
Aku sudah 70 tahun disini melindungi ini!
Mati kau setan!
Chan-young!
Sukhyun?
Aku kehabisan oksigen.
Aku tak bisa bernapas.
Periksa oksigennya!
Tolong aku, Sukhyun!
Chan-young!
Sukhyun! Tolong aku!
Tolong aku, Sukhyun!
Oksigen!
Aku tak mau mati!
Chan-young!
Ibu...
Sukhyun!
Chan-young!
Sukhyun!
Chan-young.
Ayah...
Ayah!
Sukhyun!
Sukhyun!
Sukhyun!/ Apa?
Mana anakku? Dimana Sukhyun?
Dimana Iblis Hitam?
Sukhyun.
Dimana aku?
Sukhyun!
Sukhyun!
Chan-young!
Itu anakku!
Ayah!
Pak./ Lepaskan!
Sial!
Kau tidak apa?
Ada apa?
Dia sudah pergi.
Dia pergi?
Pergi selamanya.
Baringkan!
CPR (napas buatan)!
CPR...
Kau tidak apa?
Dia baik saja.
Kau tidak apa, nak?
Bagus. Ayo ke rumah sakit.
Sukhyun!
Kita selamat.
Terima kasih...
Kau menyelamatkanku.
Nak? Kau tidak apa?
Ayah./ Bagus.
Ayo pulang.
Ayo.
Selamat tinggal, Shimin.
Takdir semua orang telah berubah.
Masa depan berubah.
Kau salah.
Seseorang pernah berkata, kau yang membuat masa depanmu sendiri.
Kau setengah paranormal sekarang.
Sepertinya kau punya kemampuan.
Akan ada banyak orang yang mengantri untuk melihat.
Penerjemah: Sue Valentino
IDFL๏ฟฝ Subs Crew http://idfl.us
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.