All language subtitles for The Unclouded Soul_ EP35

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sudah selesai.

Sudah.

Tunggu sebentar.

Cicipilah.

Hati-hati panas.

Bagaimana?

Sangat lezat.

Aku pulang nanti harus

menyebarkan cara membuatnya.

Supaya Umat manusia bisa makan mi nanti.

Ternyata mi diciptakan olehku dan Hong Ye.

Kamu juga makan.

Hmm.

Warga, cepat kemari!

Di sini penuh dengan mutiara.

Di mana? Di mana?

Di mana ada mutiara?

Cepat datang!

Datang, datang.

Ayo, ayo.

Cepat kemari!

Terima kasih untuk bahan makanannya.

Mutiara-mutiara ini

adalah hadiah terima kasihku untuk desa.

Penguasa Naga.

Kami sudah mencari di seluruh lautan.

Hanya pulau-pulau yang terpencar.

Tidak ada yang istimewa.

Juga tidak melihat ada mata air di pulau mana pun.

Sungguh tidak tahu di mana Gunung Dewa itu.

Karena ini Gunung Dewa,

maka tidak bisa ditemukan dengan mudah.

Nanti akan kutanyakan pada suku lain

apakah ada petunjuk lain.

Hmm.

Lapor, Penguasa Naga.

Tetua Qiong Qi ada di luar.

Bilang ada sesuatu untukmu.

Qiong Qi datang.

Hmm.

Pas sekali.

Aku akan tanya Qiong Qi apakah ada cara.

Tunggu di sini.

Qiong Qi.

Xiao Yao.

Maaf ya.

Terlambat beberapa hari.

Terlewat hari ulang tahunmu.

Tapi,

hadiah kali ini

pasti akan kamu sukai.

Kali ini senjata apa lagi?

Bukan senjata.

Makhluk kecil.

Ternyata sepuluh ribu tahun lalu,

kalian sudah ada di dunia ini.

Aku mencari ke mana-mana selama ini,

tak disangka yang kutemukan justru hal yang kamu kenal.

Memang kenal sih,

tapi aku juga sudah lama tidak melihatnya.

Terima kasih.

Hadiah ini sangat kusukai.

Asal suka saja.

Juga

tidak sia-sia usahaku

yang sebesar ini.

Ayo.

Jangan takut.

Aku pasti akan melindungi kalian.

Kultivasi tidak mudah.

Kalian harus bersembunyi dengan baik.

Kalau ditemukan suku lain,

tidak akan beruntung seperti ini.

Di mana kamu menemukan mereka?

Gunung Zhaoyao.

Bawa mereka kembali.

Bukannya kamu sangat menyukainya?

Biarkan mereka menemanimu di istana naga ini, bagus kan?

Mereka menyukai tempat teduh dan dingin.

Tumbuh di semak-semak.

Tinggal lama di bawah air

tidak baik untuk kultivasi.

Terima kasih atas perhatianmu.

Aku akan ikut denganmu.

Mencari tempat aman untuk mereka.

Sangat baik.

Sangat baik.

Benda ini terlalu kecil.

Tanganku kasar.

Perlu ikut denganmu.

Kenapa lukamu separah ini?

Di sebuah pulau terpencil,

mengganggu sepasang Sayap Bersatu.

Mengejar dan memukulku.

Jadinya seperti ini.

Tapi,

mereka juga tidak lebih baik dariku.

Cepat minta Ambergris Naga pada Penguasa Naga!

Ya!

Penguasa Naga menyuruhmu mencari Gunung Dewa,

bukan menyuruhmu menciptakan Gunung Dewa.

Mengapa bersusah payah seperti ini?

Perkataan Penguasa Naga,

pasti kudengarkan.

Karena sudah mendengar,

pasti akan kulakukan dengan baik.

Ya, ya, ya.

Kak.

Pelan-pelan dong.

Dasar tidak tahu kemampuan diri.

Bagaimana kalau aku yang coba?

Penguasa Naga yang menyuruhmu datang?

Dengar-dengar kalian mencari Ambergris Naga.

Kupikir pasti ada yang terluka.

Jadi kubawakan.

Karena lukamu akibat mencari Gunung Dewa,

bagaimana kalau aku

memberikan bantuan kecil ini?

Caramu mengoleskan obat lumayan bagus

Mungkin karena terlalu sering terluka

Kau berani menyerang Penguasa Naga dua kali

Melukaimu sudah ringan

Lagipula

Kami mencari Gunung Dewa

Atas perintah Penguasa Naga

Bukan urusanmu

Aku paham

Sebelumnya, aku Hong Ye tak tahu terima kasih

Setelah beberapa hari bersama Penguasa Naga

Baru kusadari perhatiannya padaku

Kalau begitu

Mata Air Nektar Giok di Gunung Dewa

Kalian hanya pernah mendengarnya

Tak pernah melihatnya, kan?

Itu adalah wahyu

dari Dewa Tertinggi untuk umat manusia

Umat manusia minum, dapat keabadian

Bangsa Siluman minum

Juga bisa tingkatkan kultivasi

Bisa naikkan kultivasi

Hmm

Harus minum berapa banyak?

Paling banyak naik berapa kultivasi?

Itu aku tidak tahu

Kalau benar-benar berguna

Semua siluman tak perlu kultivasi lagi

Minum air ini langsung jadi siluman besar

Apalagi menghadapi Cobaan Surgawi

Apa itu Cobaan Surgawi?

Cobaan Surgawi adalah

saat kultivasi mencapai tahap tertentu

Bangsa Siluman harus terima cobaan dari langit

Ini adalah ujian

juga hukuman

Hanya

dengan melewati Tribulasi Langit

baru bisa masuk tahap kultivasi lebih tinggi

Jika gagal dalam cobaan

Ringannya, kultivasi rusak

Beratnya

Jiwa hancur lebur

Seseram itu?

Hmm

Sudah, sudah

Sangat takut pada Cobaan Surgawi

Jangan kultivasi lagi saja

Setiap hari bicara tentang Cobaan Surgawi

Tak ada masalah jadi ada masalah

Kenapa dia marah sekali?

Aku tadi lupa

Kakak Long Zhi

Hari Cobaan Surgawinya sudah dekat

Banyak hal

Bukan karena kau takut

lalu bisa tidak dilakukan

Juga bukan takut lalu bisa menghindar

Saat takut

Pikirkan, hal ini harus kau lakukan

Terpaksa dilakukan

Mungkin jadi tidak terlalu takut

Aku pergi

Kau, ceritakan lagi padaku

tentang Mata Air Nektar Giok

Langit

masih bicara apa pada umat manusia

seperti kalian?

Penguasa Naga

Umat manusia kecil

Lihat Penguasa Naga tidak bersujud?

Kenapa harus bersujud?

Aku dan Qiong Qi akan pergi sebentar

Tunggu aku kembali

Selama aku pergi

Jangan cari masalah

Penguasa Naga tenang

Long Yu ada di sini

Hampir menghadapi Cobaan Surgawi

Mana ada waktu urusi semut kecil

Penguasa Naga tenang

Setelah kau pergi

Kami akan lindungi Hong Ye

Ini

Kau simpan untukku

Ingat

Jangan lepas dari badan

Mutiara Duyung

Satu Mutiara Duyung sudah langka

Penguasa Naga beri seuntai pada Hong Ye

Aku suka

Aku...

Sudah

Sudah waktunya pergi

Tunggulah aku

Aku cepat kembali

Hmm

Ayo pergi

Hanya itu yang kuketahui

Jika kau ada kabar Mata Air Nektar Giok

Pasti beritahu aku

Jika benar seperti katamu

Mata Air Nektar Giok

Bisa beri umat manusia keabadian

Bangsa Siluman tingkatkan kultivasi

Bukankah itu langgar hukum

kultivasi bertahap?

Begini bagi umat manusia, bangsa siluman

Mungkin tidak baik

Aku kira sudah menangkap banyak

Ternyata ada dunia lain di sini

Hmm

Aku dan Qiong Qi bersama

Bantu kalian bangun alam perbatasan

Mulai sekarang tak terganggu dunia luar

Berkembang biak sendiri

Apakah kalian setuju?

Saat kalian melakukan persembahan langit,

tidakkah kalian menanyakan

kira-kira di arah mana Gunung Dewa itu?

Dewa Tertinggi pasti ingin menguji ketulusan hati dulu

baru akan menampakkan mukjizat-Nya.

Petunjuknya terlalu sedikit.

Iya.

Selama bertahun-tahun,

umat manusia tiap bulan melakukan persembahan langit.

Hanya pada satu kali itu saja

mendapatkan wahyu dari dewa.

"Apa itu bulan?"

Umat manusia

menganggap terbitnya matahari dan terbenamnya bulan

sebagai awal satu hari.

Tiga puluh hari adalah satu bulan.

Dua belas bulan

adalah satu tahun.

Ini cara umat manusia menghitung waktu.

Hmm.

Lalu?

Satu hari dibagi lagi menjadi dua belas gilir.

Di bawah gilir masih ada

suku, tanda, dan menit.

Umat manusia benar-benar teliti soal waktu.

Kami bangsa siluman

hanya punya

istilah hari, tahun, kurun, dan milenium.

Perbedaan antara umat manusia dan bangsa siluman

ada di mana-mana.

Tidak apa-apa.

Nanti setelah menemukan Mata Air Nektar Giok,

kalian umat manusia

bisa menghitung waktu seperti kami, kan?

Kamu benar-benar mau membantu umat manusia

mencapai keabadian?

Apa buruknya?

Tidak.

Penguasa Naga pernah bilang,

umat manusia juga bagian dari makhluk hidup.

Walau aku tak paham rasanya menjaga semua makhluk,

tapi apa yang dikatakan Penguasa Naga

pasti benar.

Umat manusia memang terlalu lemah.

Kalau kamu juga bisa hidup abadi,

Penguasa Naga pasti senang.

Kalau Penguasa Naga senang,

aku juga ikut senang.

Ayo,

bersulang untuk keabadian!

Bersulang untuk keabadian!

Penguasa Naga berjasa padaku.

Kalau benar-benar bisa mendapatkan Mata Air Nektar Giok,

mungkin aku punya kesempatan membalas budinya.

Sekarang aku sudah sembuh total.

Aku ingin segera kembali

untuk memimpin umat manusia melakukan persembahan langit,

memohon petunjuk dari dewa.

Siapa tahu

kita bisa dapat petunjuk lebih banyak

tentang Gunung Dewa dan Mata Air Nektar Giok.

Penguasa Naga belum kembali.

Kamu tidak boleh pergi.

Kalau begitu, temani aku pergi, dong?

Tapi...

Nanti kalau Penguasa Naga marah,

kamu harus jelaskan untukku.

Tentu saja.

Penguasa Naga juga bisa terbang?

Tentu.

Dia terbang paling tinggi dan paling cepat.

Kalau capek terbang,

bisa naik Kura-kura Misterius.

Lalu kenapa waktu dulu pergi ke laut bersamaku,

dia cuma mendayung perahu?

Penguasa Naga bertindak

pasti ada alasannya sendiri.

Dengan begini,

baik manusia maupun siluman yang lewat sini

akan memutar jalan.

Ini jadi rahasia kita berdua.

Jangan bocorkan satu kata pun.

Oke!

Mulai sekarang,

anggap saja kamu tak pernah melihat mereka.

Hmm.

Tidak mau?

Masa sih?

Bagaimana kalau...

maksudku, bagaimana kalau

kamu benar-benar bertemu dewa lagi?

Ingat tanyakan untukku:

kalau Mata Air Nektar Giok bisa meningkatkan kultivasi,

apa bisa juga menghindari Cobaan Surgawi?

Baik.

Hmm.

Kamu seharusnya

bukan pertama kali menghadapi Cobaan Surgawi, kan?

Kenapa bisa sangat takut?

Berbeda.

Semakin tinggi kultivasinya,

semakin besar pula cobaan yang dihadapi.

Yang terakhir saja sudah sangat berbahaya.

Untungnya aku berdoa di depan Mutiara Inti Naga

selama tiga tahun penuh,

baru bisa kembali tanpa luka sedikit pun.

Mutiara Inti Naga?

Mutiara Inti Naga

terbentuk dari inti jiwa Klan Naga dari generasi ke generasi.

Setiap anggota Klan Naga sebelum Cobaan Surgawi

akan berdoa di depan Mutiara Inti Naga.

Kalau berhasil melewati cobaan dan kembali,

akan menyuntikkan seberkas inti jiwa naga ke dalam mutiara,

untuk menambah keberuntungan generasi berikutnya.

Begitu seterusnya,

klan naga kami baru bisa semakin kuat.

Kedengarannya

mirip dengan patung dewa umat manusia.

Itu adalah pusaka tertinggi Klan Naga!

Terkumpul dari ribuan inti jiwa naga,

memiliki kekuatan membelah langit dan bumi.

Kalau begitu, siapa pun yang mendapatkannya

bukankah kekuatannya akan melonjak?

Karena ini pusaka,

pasti dijaga oleh naga dengan kultivasi tertinggi.

Lagipula,

sekarang Penguasa Naga punya kekuatan Naga Langit.

Siapa yang bisa mengambilnya?

Bukan cuma Mutiara Inti Naga.

Seperti Mutiara Penglihatan Kabut Klan Ular Rambat,

Mutiara Khaos Purba Klan Qiongqi,

dan mutiara pusaka yang diwariskan beberapa suku besar,

semua memiliki kekuatan yang terlalu dahsyat.

Sifat buas roh purba yang terkumpul dalam mutiara

akan mempengaruhi pikiran.

Nanti,

bukan kamu yang menggunakan mutiara,

tapi mutiara yang menyuruhmu.

Aku masih kecil.

Belum waktunya.

Apa aku harus menghadapi Cobaan Surgawi lebih awal?

Aku belum siap!

Hong Ye!

Ini...

Kenapa ombaknya besar sekali?

Apa yang terjadi?

Ada apa?

Apa yang terjadi?

Siapa yang menciptakan badai di laut?

Tidak tahu.

Bagaimana dengan Long Yu?

Jiao kecil itu suka bermain.

Seharusnya masih bermain dengan Hong Ye.

Ayo, ikut aku untuk melihat.

Penguasa Naga.

Penguasa Naga, tolong selamatkan Hong Ye!

Ada apa dengan Hong Ye?

Awalnya aku membawanya terbang dengan lancar di atas laut.

Tiba-tiba langit dan bumi berubah warna.

Di antara kilat, sebuah ombak besar menghantam kami.

Setelah aku menembus ombak besar itu,

Hong Ye menghilang.

Aku sudah mencari di laut cukup lama,

tapi tidak melihatnya.

Kalau begitu,

apakah Umat manusia juga mengalami Cobaan Surgawi untuk naik tingkat?

Tadi jelas bukan pemandangan Cobaan Surgawi.

Pasti ada siluman besar yang sedang berbuat di laut.

Siluman dengan Tenaga Spiritual sebesar itu

sangat jarang di dunia.

Penguasa Naga.

Bagaimana?

Mencari seperti ini juga bukan solusi.

Mungkin Penguasa Naga

bisa meminjam dari Klan Ular Rambat

Mutiara Penglihatan Kabut untuk digunakan.

Mutiara Penglihatan Kabut?

Harta pusaka Klan Ular Rambat.

Bisa melihat wujud siluman yang dirindukan saat ini.

Manusia juga bisa.

Asalkan dia masih hidup.

Hanya saja, Ular Rambat sifatnya santai,

selalu pergi ke mana-mana.

Di mana kita bisa mencarinya dalam waktu singkat ini?

Kamu siapa sebenarnya?

Kamu tidak pantas menanyakan namaku.

Umat manusia itu hina.

Kudengar kamu adalah pangeran Umat manusia.

Itu berarti yang paling hina di antara yang hina.

Kamu harus paham,

jika nyawamu sendiri hina,

lalu mendapatkan yang tidak pantas kamu dapatkan,

maka kematianmu sudah dekat.

Itu...

Itu adalah milik Naga Langit.

Kamu pikir dengan menggunakan nama Naga Langit

bisa menyelamatkan nyawamu?

Aku bisa memberikannya pada Xiao Yao untuk pertama kali,

dan akan memberikannya padanya untuk kedua kalinya.

Sedangkan kamu,

Naga Langit itu mulia.

Kamu berada di sisinya,

dan bahkan menyentuh barangnya,

berarti mencemarkannya.

Kamu pantas mati.

Rupanya...

Rupanya siluman besar sepertimu

juga bisa takut.

Apa?

Kamu takut padaku?

Ayo!

Katakan padaku,

apa yang bisa membuatku takut padamu?

Kamu takut pada Xiao Yao.

Dia sungguh-sungguh menyukai

aku, seorang manusia ini.

Hanya seorang manusia biasa,

hanya seratus tahun hidupnya.

Dia bahkan tidak ingat namamu.

Tapi kapan pun itu,

dia akan mengingat

bahwa kamulah yang membunuhku.

Jika kamu membunuhku,

dia akan membencimu selamanya.

Manusia yang lebih hina dari binatang!

Hanya beberapa hari di sisi Penguasa Naga,

lalu belajar menggunakan namanya

untuk mengancamku.

Sungguh manusia hina yang luar biasa.

Tidak memikirkan bagaimana bertahan hidup,

tapi malah berkhayal mendapatkan yang tidak pantas.

Baiklah.

Hari ini,

aku akan membuat sesukumu mengajarimu dengan baik

bagaimana menjadi manusia yang benar.

Bawa mereka ke sini!

Cepat!

Pangeran Ye!

Itu Pangeran Ye!

Pangeran Ye, tolong selamatkan kami!

Pangeran Ye!

Tolong selamatkan kami!

Pangeran Ye, tolong!

Tolong selamatkan kami!

Di mana rakyatku bersalah padamu?

Obsidian dari Gunung Qingyuan,

bagi kami Bangsa Siluman,

tidak berarti apa-apa.

Tapi jika Umat manusia menggunakannya,

bisa menghasilkan Energi Yang,

melancarkan meridian.

Jadi selalu ada manusia yang berani mengambil batu itu.

Kamu adalah pangeran mereka.

Jika ingin menyelamatkan nyawa mereka,

merangkaklah ke sana,

dan bawa obsidian itu dengan mulut ke kakiku.

Setiap kamu membawa satu batu,

aku akan mengampuni satu nyawa.

Bagaimana?

Kamu tidak mau?

Kamu diam saja.

Pangeran Ye, tolong selamatkan kami!

Pangeran Ye, tolong selamatkan kami!

Aku tidak ingin mati!

Aku tidak suka tatapan matamu.

Berhenti.

Aku akan berlutut.

Kakak.

Kamu datang tepat waktu.

Aku sedang ingin mencarimu.

Bagaimana kamu tahu aku ingin meminjam Mutiara Penglihatan Kabut?

Kamu mengintip aku?

Ini kan harta pusaka Klan Ular Rambat kami.

Bisakah aku menggunakannya sembarangan?

Aku hanya kebetulan...

Aku melihat kamu ingin meminjam Mutiara Penglihatan Kabut dariku.

Lalu aku mengantarkannya untukmu.

Ya sudah.

Aku hanya baru-baru ini mendengar

kamu sangat baik pada seorang pria manusia.

Jadi aku ingin melihat apa yang terjadi.

Mencari orang itu yang penting.

Mencari orang itu yang penting.

Ingat-ingat baik-baik wajahnya,

lalu proyeksikan ke dalam Mutiara Penglihatan Kabut.

Maka kamu akan bisa melihat.

Semakin kuat kerinduanmu,

semakin jelas yang akan terlihat.

Yang ada di mulutnya adalah

obsidian

Gunung Qingyuan kaya akan obsidian.

Itu adalah wilayah yang dikuasai Suku Ao Hen.

Ternyata dia.

Aku ikut denganmu.

Kakak.

Hanya seorang umat manusia biasa,

harus repot-repot kau selamatkan sendiri?

Di luar sudah tersebar kabar, lho.

Kabarnya buruk sekali.

Mereka bilang,

Kakak memperlakukan seorang pria manusia

dengan cara yang

sangat istimewa.

Kubilang itu mustahil.

Pria manusia itu

hina

dan tak berguna.

Tapi tindakanmu ini memang akan

menimbulkan kontroversi.

Kau...

Kenapa kau melotot padaku?

Kita sudah kenal seribu tahun,

tak pernah kulihat kau begitu perhatian padaku.

Tiba-tiba muncul seorang manusia,

kau langsung sangat khawatir.

Hong Ye adalah pujaan hati yang pernah kuceritakan padamu.

Dia adalah suami yang kupilih untuk diriku sendiri.

Manusia atau siluman,

celaan apa pun tak kuhiraukan.

Tapi siapa pun yang berani menyakiti Hong Ye,

tak akan kubiarankan.

Kalian baru kenal berapa lama?

Seberapa jauh kau mengenalnya?

Jangan sampai pikiranmu kacau.

Teng She.

Yang perlu kukatakan sudah kusampaikan.

Terima kasih telah meminjamkan Mutiara Penglihatan Kabut.

Orangku akan kuselamatkan sendiri.

Kau tak perlu ikut lagi.

Tunggu!

Siapa yang menyuruhmu berdiri?

Cukup berperikemanusiaan juga.

Ayo!

Mintalah pada pangeran kalian

untuk cepat-cepat menyelamatkan kalian!

Bicara!

Jangan...

Pangeran...

Pangeran, tolong!

Tak usah.

Pangeran, tolong!

Terlalu lambat.

Bangun.

Bangun.

Bangun.

Kau keterlaluan!

Akan kugunakan nyawa mereka

untuk mengajarimu menjadi manusia yang layak.

Kau hanyalah seorang pelayan Klan Naga.

Sadari posisimu.

Bahkan nyawamu sendiri tak bisa kau jaga,

kau tak pantas menginginkan yang lain.

Apalagi berada di sisi Naga Langit.

Jika ingin hidup,

menghilanglah dari pandangan Xiao Yao.

Mengerti?

Menahannya,

atau menjadi kejam.

Baru bisa berdiri tegak.

Bagi kalian manusia,

hanya bisa menahan.

Awalnya,

aku juga merasa tak pantas untuknya.

Tak berani membayangkan hubungan dengan Naga Langit.

Bahkan,

untuk melarikan diri dari gejolak hatiku sesaat,

kuputuskan untuk menjauhi Xiao Yao.

Itu yang memberimu kesempatan

untuk menculikku,

menghinaku habis-habisan,

dan menyebabkan rakyatku tewas.

Kau bilang

aku tak pantas berdiri di sisi Xiao Yao.

Bencana yang kualami hari ini

bukankah justru karena kau cemburu padaku?

Sekarang aku sudah berdiri

di sisi Naga Langit.

Dia telah menyelamatkanku dua kali.

Demi aku,

dia berani melawan sesamanya.

Dia mencarikan Mata Air Nektar Giok untukku.

Bahkan dia berkata padaku,

akulah suami takdirnya.

Sedangkan kau,

kau bersusah payah merayunya,

memberinya Mutiara Duyung.

Tapi baginya,

semua itu bisa dibuang kapan saja.

Sungguh lucu.

Hanya seekor binatang manusia!

Diam kau!

Meski aku binatang manusia yang kausebut,

tapi tindakanku jujur dan terang.

Tak akan seperti dirimu,

licik dan jahat.

Meski aku tak punya kekuatan spiritual,

tak bisa melindungi rakyatku,

tapi aku rela bersama mereka ke Alam Baka.

Aku tak akan merengek padamu.

Apalagi untuk sekadar bertahan hidup,

menyetujui untuk menjauhi Xiao Yao.

Karena,

bahkan jika aku mati,

Xiao Yao akan selalu mengingatku.

Jika kau ingin membunuhku,

lakukanlah.

Kau ingin mati

untuk mengacaukan pikiranku?

Mimpi!

Kau terlalu menganggap dirimu tinggi.

Meski Xiao Yao adalah Penguasa Naga,

dia bukanlah penguasa mutlak.

Dia punya tanggung jawab menjaga semua makhluk,

pasti tak akan karena dirimu

bermusuhan dengan Suku Ao Hen.

Lalu ada Qiong Qi,

Teng She.

Coba tebak, apakah mereka akan setuju

Naga Langit bersamamu?

Dan apakah Xiao Yao akan, demi dirimu lagi,

bermusuhan dengan mereka berdua?

Kuakui kau agak cerdik.

Tapi karena kau mencari kematian,

akan kukabulkan keinginanmu.

Ao Hen!

Keluar!

Ao Hen!

Keluar!

Aku tahu kau bisa mendengarnya.

Jika kau berani menyakiti Hong Ye,

pasti akan kusebabkan kau menyesal.

Xiao Yao...

Nyawamu

akan kubiarkan sebentar lagi.

Awasi dia.

Di mana Hong Ye?

Ini harta yang kudapatkan dengan mempertaruhkan nyawa.

Kenapa kau memberikannya pada manusia itu?

Di matamu,

aku bahkan tak lebih dari seorang manusia?

Apa yang kau lakukan pada Hong Ye?

Dia takkan mudah mati.

Kau benar-benar mengecewakanku.

Walau aku, Ao Hen, jatuh cinta padamu pada pandangan pertama,

aku tak pernah tegas mengungkapkan perasaanku.

Karena kau adalah Naga Langit,

yang seharusnya berada di tempat tinggi,

dihormati seluruh bangsa siluman.

Aku takut diriku tak cukup baik,

takut perasaanku mengganggumu.

Bahkan setiap kata yang kau ucapkan

kujadikan pedoman mutlak.

Aku tekun berkultivasi,

tak lagi melakukan perbuatan tak terpuji.

Tapi tak kusangka sama sekali,

kau malah memperlakukan dirimu seperti ini.

Bersama seorang manusia,

kau begitu mesra dan perhatian.

Katakan padaku di mana Hong Ye!

Cepat serahkan Hong Ye padaku!

Bagaimana kalau aku tidak menyerahkannya?

Serahkan pada Penguasa Naga untuk menghukumku.

Suku Ao Hen bersarang di Gunung Qingyuan

karena

obsidian.

Maka tempat energi obsidian paling kuat

seharusnya adalah lokasi gua pertapaannya.

Ada siluman kuat menerobos alam perbatasan!

Cepat laporkan pada junjungan kita!

Kau...

adalah Hong Ye?

Ya... ya, aku.

Jawabannya begitu lancar.

Kau kira aku datang untuk menyelamatkanmu?

Kau juga datang untuk membunuhku.

Karena Xiao Yao?

Kau masih berani menyebut namanya?

Xiao Yao, demi dirimu,

tak peduli cemoohan bangsa siluman.

Demi dirimu,

sekarang sedang bertarung sengit dengan Ao Hen.

Demi dirimu,

dia bahkan tak segan

memutuskan hubungan denganku.

Aku juga pernah mendapat wahyu.

Kau ingin tahu

apa yang kulihat?

Aku melihat wujud suamiku di masa depan.

Kau...

adalah suami takdirku.

Apa sebenarnya kelebihanmu,

hingga dia begitu membutuhkanmu?

Yang kuketahui,

dialah orang yang

akan kujaga seumur hidupku.

Baiklah.

Ini

namanya Api Tiga Siksaan.

Jangan takut.

Ini takkan mengambil nyawamu.

Hanya akan membuatmu menderita

rasa terbakar tubuh dan hati.

Selama kau hidup sehari,

sehari pula kusiksa kau.

Tak tahan, kan?

Sudah kuduga,

manusia sepertimu

takkan bisa memberinya kebahagiaan.

Tapi asal kau berjanji padaku,

untuk tak lagi bertemu Xiao Yao,

aku akan membebaskanmu.

Bicara!

Asal kau mengatakannya,

kau tak perlu menderita lagi.

Katakan!

Katakanlah!

Ungkapkan!

Kenapa kau tidak berkata?

Janji kau tak akan menemuinya lagi,

dan aku akan membebaskanmu.

Katakanlah!

Katakan!

Jika aku masih bisa menemuinya,

penderitaan kecil ini

apa artinya?

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.