All language subtitles for The Unclouded Soul_ EP34

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Harapanku adalah

bisa bertemu Hong Ye lagi.

Kamu datang sejak kapan?

Cuma kebetulan lewat.

Lalu melihatmu sendiri berdiri di sini.

Lukaku sudah sembuh.

Datang untuk mengucapkan terima kasih.

Hadiahnya mana?

Ucapan terima kasih baru tulus kalau ada hadiahnya.

Ini...

Ini Mutiara Duyung.

Kaya akan kekuatan kehidupan.

Di saat-saat berbahaya,

bisa menyelamatkan nyawamu.

Aku tahu kekuatan spiritualmu tinggi,

tapi untuk berjaga-jaga saja.

Kalau begitu,

kamu kebetulan datang ke sini,

hari ini kebetulan ulang tahunku,

dan kamu kebetulan membawa hadiah,

dan ukuran gelang ini

kebetulan cocok untukku, ya?

Mungkin ini memang

takdir.

Bangsa Duyung terkenal temperamennya buruk.

Pasti Mutiara Duyung ini

sulit didapat.

Kita tidak begitu akrab.

Mana mungkin aku sengaja

mempersiapkan hadiah ulang tahun untukmu?

Aku, Ao Hen, pasti membalas budi,

dan pasti membalas dendam.

Jangan berpikir macam-macam.

Terima kasih atas hadiahmu.

Xiao Yao!

Hari ini ulang tahunku.

Aku tidak menerima tantangan,

dan tidak berkelahi.

Aku tentu tahu ini ulang tahunmu.

Aku sengaja datang untuk memberi hadiah ulang tahun.

Pantasan saja tidak bisa mengejar Penguasa Naga.

Lihat, Palu Pemecah Langit ini

terbuat dari batu meteor.

Satu pukulan saja,

bisa meratakan sebuah bukit kecil.

Yang ini,

Perisai Vajra,

terbuat dari kristal Gunung Que.

Bisa untuk menyerang,

bisa untuk bertahan.

Bisa menyerang, bisa bertahan.

Bisa... bisa...

Bisa...

Ini kan cuma wajan!

Yang ini pasti kamu suka.

Ini Tombak Gema Emas.

Juga salah satu favoritku.

Tusukan ke depan seperti suara feniks,

sapuan menyamping

juga seperti raungan naga.

Suara yang buruk sekali!

Masa dikatakan seperti raungan naga?

Terima kasih, ya.

Tapi menurutmu, apa aku

masih butuh senjata?

Senjata-senjata ini

tentu untuk suku-suku yang lemah.

Siluman besar seperti kita tidak perlu.

Anggap saja sebagai aksesori.

Kekuatan spiritualmu memang hebat,

tapi posturmu kecil.

Kamu membawanya

lebih gagah daripada tangan kosong.

Bisa juga membuat orang lain segan.

Aku hargai niatmu.

Dan...

Busur ini

Konon ditinggalkan oleh Houyi.

Cukup suntikkan kekuatan spiritual ke tali busur.

Tanpa anak panah, bisa tembus zirah tebal.

Benar.

Suntikkan kekuatan spiritual ke tali busur.

Bayangkan sebuah target di pikiran.

Kak.

Bubar.

Kamu baik-baik saja?

Kakak.

Di ulang tahunmu ini,

mau bunuh siluman besar buat meriahin?

Dendam sekali ya.

Kan kamu tidak terluka.

Yang kukirim terakhir belum habis diminum.

Sekarang kuberi yang baru lagi.

Bukankah kita sudah berjanji?

Selamanya makan enak minum enak bersama.

Kalau begitu, jika kutemukan barang bagus,

pasti langsung kuberikan padamu.

Hmm.

Selamanya.

Tentu saja.

Ini janjiku dengan kakak.

Long Zhi.

Siapkan mejanya.

Aku akan minum nektar bersama kalian berdua.

Terima kasih sudah datang merayakan ulang tahunku.

Xiao Yao, bersulang untuk kalian berdua.

Kakak.

Dia bukan orang yang kau sukai, kan?

Dia cuma seorang kasar,

sama sekali tak pantas untukmu.

Apa yang kau pikirkan?

Xiao Yao.

Meski kau punya siluman idaman,

harus pertimbangkan statusmu sebagai naga.

Kalau bicara kecocokan status,

klanku, Klan Ular Rambat,

masih satu leluhur dengan bangsa naga.

Tapi kalian Klan Qiongqi,

itu...

jauh sekali perbedaannya.

Kau!

Tak pernah serius berlatih kultivasi,

hanya tahu bersenang-senang.

Berani bilang satu leluhur?

Kultivasi setinggi apa pun,

kalau tak ada keselarasan batin,

akhirnya hanya akan berpisah jalan.

Dia adalah Naga Langit,

bersamamu,

hanya akan jadi penghambat.

Kau siapa?

Kau yang menentukan?

Sudah, kalian berdua.

Dia selalu meludahi wajahku.

Dia ludahi wajahmu kenapa?

Kau malah ludahi masakannya.

Siapa suruh ludah? Duduk!

Duduk.

Hari ini ulang tahunku.

Kalian datang buat mengacau?

Jika kalian sungguh ingin memberi hadiah,

carilah sesuatu yang belum pernah kulihat,

sesuatu yang baru.

Kita semua sudah hidup ribuan tahun.

Mana ada lagi yang belum dilihat?

Itu tergantung kemampuanmu.

Kakak.

Kalau yang dulu itu,

tanaman lentera, itu dihitung kan?

Dihitung.

Tapi kali ini harus yang lebih baru.

Tak masalah.

Tunggu aku.

Dah, Kak.

Dah.

Xiao Yao.

Tenang saja.

Sebelum ulang tahunmu berakhir,

pasti kutemukan untukmu.

Ya ampun.

Selamat ulang tahun, Penguasa Naga.

Persiapan berhari-hari,

semoga Penguasa Naga suka.

Masuklah.

Apa ini?

Penguasa Naga sebelumnya bilang ingin manusia.

Kami...

...mengatur sebuah pertunjukan kecil.

Ini ujian terakhir.

Yang tersisa masih berdiri,

ujian selesai.

Mulai.

Long Zhi.

Ketiga manusia ini

adalah yang bertahan dari seratus orang.

Bisa dibilang punya kemampuan di antara manusia.

Bertahan?

Kami tangkap seratus manusia.

Kami beri tahu hanya satu yang hidup.

Hidup, bisa melayani Penguasa Naga.

Bisa hidup melayani Penguasa Naga

adalah keberuntungan besar mereka.

Hong Ye.

Tak tahu diri.

Cepat, baringkan di tempat tidur.

Baringkan!

Penguasa Naga.

Manusia lemah fisiknya.

Memaksakan suntikan kekuatan spiritual,

dengan kondisinya sekarang,

pasti tak akan tahan.

Lalu harus bagaimana?

Aku tak sangka dia tak tahan pukulan.

Penguasa Naga.

Apa istimewanya manusia ini?

Kau begitu peduli padanya.

Kuhajar karena lihat dia menghina Penguasa Naga.

Mohon Penguasa Naga memaafkan.

Penguasa Naga.

Manusia lemah, umurnya pendek.

Meski kau selamatkan,

dia tak akan hidup lama.

Dia hidup atau tidak,

itu ditentukan langit.

Bukan kau atau aku.

Tapi,

kalian bilang akan melindungi semua makhluk,

tapi tak pernah anggap manusia bagian darinya.

Bangsa siluman perlakukan manusia seperti ini.

Pernahkah kalian pikirkan hukum karma?

Kelak suatu hari,

manusia akan perlakukan siluman sama.

Manusia hina dan tak berdaya,

mana mungkin di atas bangsa siluman?

Penguasa Naga sendiri bilang ingin seorang manusia.

Kami hanya menjalankan perintah.

Apakah itu salah?

Keluar.

Tapi ini kamarmu.

Bagaimana bisa tinggalkan dia di sini?

Ayo pergi.

Kenapa?

Dia cuma manusia biasa.

Kalau Penguasa Naga suka, biarkan saja.

Tapi ujian kultivasi ini sangat berbahaya.

Bahkan Penguasa Naga pun jadi tidak waras.

Kalau begitu, saat giliranku nanti,

apa aku bisa selamat?

Tenang saja.

Menunggu giliranmu?

Mungkin baru seribu tahun lagi.

Menurut Penguasa Naga,

pada saat itu,

umat manusia pasti lebih kuat darimu.

Kamu pasti sudah ditangkap jadi pelayan.

Kau selalu melindungiku.

Sekarang, aku juga bisa

melindungimu seperti kau melindungiku.

Sekarang aku adalah Naga Langit,

siluman terkuat.

Cepatlah bangun.

Lihatlah betapa hebatnya Xiao Yao-mu sekarang.

Hong Ye.

Air.

Air.

Air.

Penguasa Naga malah memberikan kamar tidurnya

untuk pria manusia itu.

Dia sendiri pindah ke sayap istana.

Cuma manusia biasa,

nggak tahu kenapa Penguasa Naga baik sekali padanya.

Menurutku,

Penguasa Naga merasa

memelihara kucing atau anjing terlalu biasa.

Lebih baik pelihara manusia piaraan.

Hong Ye.

Hong Ye.

Sudah sadar.

Demamnya sudah turun.

Kapan kau bangun?

Kenapa tidak bersuara?

Mari.

Minum air sedikit.

Kau baik-baik saja?

Jangan mendekat.

Mengapa kau selalu ingin membunuhku?

Mengapa?

Kau tanya mengapa?

Bangsa Siluman hanya untuk bersenang-senang

memaksa umat manusia saling bunuh.

Ribuan orang mati di tangan kalian.

Bukankah kau pantas mati?

Mari.

Minum dulu.

Aku tidak mau.

Konon katanya,

yang menang dalam pertarungan

mendapat kehormatan melayani Penguasa Naga.

Aku lebih baik mati

daripada mendapat kehormatan seperti itu.

Kalau begitu, matilah.

Aku akan menonton.

Masih ada urusan yang belum selesai,

tidak rela mati sekarang, bukan?

Entah masih ada orang yang kau rindukan,

atau dendam besar belum terbalaskan,

itu semua adalah alasanmu untuk hidup.

Jika tidak, kau tidak akan bertahan

dalam pertarungan seratus orang itu.

Dendamku

adalah dendam seluruh umat manusia.

Kalau begitu, pulihkan dulu tubuhmu,

baru pikirkan soal balas dendam.

Kau adalah Penguasa Naga.

Kau menyuruhku membalas dendam pada Bangsa Siluman.

Apa maumu?

Menurutmu, apa mauku?

Sekarang aku bisa mengerti

perasaan Hong Ye saat pertama masuk Lembah Siluman.

Hong Ye.

Baru saja nyawamu terselamatkan.

Kenapa kau bergerak sembarangan?

Berbaring saja.

Tubuhku yang seperti ini

tidak bisa merawat Penguasa Naga.

Tidak ada gunanya kau menahanku di sini.

Lepaskan aku saja.

Jangan pergi dari sini sebelum sembuh total.

Aku masih punya urusan yang lebih penting.

Aku harus pergi.

Hong Ye.

Aku menyelamatkan nyawamu.

Budi menyelamatkan nyawa harus dibalas, bukan?

Apa sebenarnya yang kau mau?

Sembuhkan lukamu dulu, baru pergi.

Kalau ingin cepat sembuh,

harus keluar jalan-jalan.

Aku bisa jalan sendiri.

Kalau begitu, hati-hatilah.

Kalau sampai terluka lagi,

aku yang repot merawatmu lagi.

Aku tidak perlu kau rawat.

Hong Ye.

Penguasa Naga terlalu baik pada manusia itu.

Untung hanya luka ringan.

Kalau tidak, kau akan menderita lagi.

Mengapa?

Mengapa kau memperlakukan ku seperti ini?

Kau tidak membunuhku,

juga tidak melepaskanku.

Malah merawatku dengan sangat baik.

Aku benar-benar tidak mengerti.

Mungkin di antara kita

jodohnya belum habis.

Umat manusia mungkin suatu hari nanti

akan lebih kuat dari Bangsa Siluman.

Jika benar itu terjadi,

kuharap kau ingat jodoh kita hari ini.

Jangan menusukku lagi saja.

Lebih kuat dari Bangsa Siluman?

Hmm.

Kekuatan sejati bukan terletak pada kekuatan fisik,

tapi pada kekuatan batin.

Umat manusia bisa bertahan di dunia,

pasti mereka punya kelebihan.

Jika tidak,

dengan Bangsa Siluman menindas mereka begitu lama,

umat manusia pasti sudah punah.

Bukan begitu?

Mulai sekarang,

di mana pun kalian berada,

jangan pernah meremehkan umat manusia.

Apalagi melukai nyawa mereka tanpa alasan.

Hong Ye akan tinggal di sini untuk pulih,

sampai sembuh total.

Selama waktu itu,

semua kebutuhannya

harus kalian urus dengan sungguh-sungguh.

Perlakukan dia, seperti memperlakukan aku.

Sudah jelas semua?

Ya.

Ya.

Kudengar kau minta beberapa mutiara

Masih butuh apa lagi?

Jangan ragu untuk bilang

Sudah cukup

Ini hanya hal kecil yang kulakukan

Sebagai tanda terima kasih

Untukku?

Hmm

Aku menggiling mutiara menjadi bubuk

Lalu menambahkan air hangat

Gunakan untuk merendam tangan

Bisa menutrisi kulit

Mau coba?

Kalau aku melakukan ini

Apakah Penguasa Naga akan senang?

Panggil saja aku Xiao Yao

Asal kau tidak merengek ingin pergi

Apa pun yang kau lakukan akan membuatku senang

Xiao Yao

Berani!

Long Yu!

Masih berani membunuh Penguasa Naga?

Aku bunuh kau!

Penguasa Naga!

Dia dua kali mencoba membunuhmu

Mengapa malah kau lindungi dia?

Sudah kukatakan jangan lukai dia sedikit pun

Kau anggap ucapanku angin lalu?

Minta maaf

Dia itu umat manusia

Oh iya

Permintaan maaf lisan mana ada ketulusannya

Kau harus merasakan sakit yang sama baru namanya minta maaf

Penguasa Naga...

Karena dia

kau tidak sayang lagi pada Jiao kecil?

Biasanya aku bisa tersenyum dan menasihatimu

Tapi di saat yang sama, aku juga bisa

berubah sikap dan tunjukkan apa itu aturan

Sekarang kau bisa beritahu aku

mengapa berkali-kali ingin membunuhku?

Awalnya kukira

kau mengurungku di istana

hanya untuk menghinaku

Tapi tak kusangka

kau malah demi aku

menyerang sesama bangsamu

Xiao Yao...

Aku salah

Antara kita berdua

tidak perlu saling berhadap-hadapan

Jika kau mau

mari kita mulai dari jadi teman

Bagaimana?

Aku juga bisa berjanji padamu

Selama aku ada

Bangsa Naga tidak akan melukai nyawa umat manusia

Lain kali hati-hati

Kalau keluar dari air lagi

bisa jadi lauk di piring

Untung dia bertemu naga jiao yang baik hati

sehingga bisa selamat dari bahaya

Kau bisa memperlakukan makhluk air seperti ini

mengapa tidak bisa memperlakukan umat manusia sama?

Mereka tidak pantas

Mengapa?

Umat manusia adalah makhluk paling hina di dunia

Tidak punya sedikit pun kekuatan spiritual

Tidak punya kekuatan spiritual berarti hina?

Karena hari ulang tahunku

banyak orang mati sia-sia

Dosa pembunuhan seberat ini

mungkin Naga Langit pun

tidak akan tahan akibat hukum karma ini

Jika tidak lagi menghormati nyawa makhluk hidup

bagaimana Bangsa Naga bisa memimpin rakyat?

Sebagai Naga Langit

makhluk hidup mana yang kulindungi?

Semua makhluk hidup

bukan hanya Bangsa Naga

Jika kau tidak paham hal ini

kau hanya akan tetap menjadi seekor jiao kecil

selamanya tidak akan menjadi Long Yu yang sejati

Terima kasih atas bimbingan Penguasa Naga

Aku akan segera berlatih

Apa yang kau katakan padanya

semuanya benar?

Tentu

Kondisi tubuhku sudah jauh membaik

Ingin jalan-jalan keluar

Perlu aku temani?

Hmm

Sedang mendengar apa?

Suara laut

Benar-benar terdengar

Cangkang kerang laut ini

hanya memiliki sedikit kekuatan spiritual yang lemah

tapi tetap bisa membuatmu merasakan kehadiran laut

Tapi kekuatannya terlalu kecil

Sama seperti umat manusia

Hukum alam pada dasarnya adalah yang kuat memangsa yang lemah

Tapi umat manusia tidak rela

Kami pasti akan temukan cara untuk memperkuat diri

Pernahkah kau dengar tentang Mata Air Nektar Giok?

Awalnya aku adalah pangeran umat manusia

Saat upacara persembahan, aku menyentuh hati dewa

Untuk membebaskan umat manusia dari kehidupan singkat

dan tidak lagi diinjak-injak bangsa siluman

Dewa membuka sebuah mata air suci

di gunung dewa di tengah laut

bernama Nektar Giok

Jika meminum airnya

umat manusia bisa hidup abadi

Sayangnya

kami umat manusia harus

menemukan sendiri lokasi gunung dewanya

Ternyata sepuluh ribu tahun lalu

semua orang sudah berusaha mencari Mata Air Nektar Giok

dan menghabiskan tenaga

Lalu, apakah kau sudah mengumpulkan Cermin Kunlun?

Cermin Kunlun?

Belum pernah dengar

Lalu bagaimana kalian mencari gunung dewa?

Kami berusaha keras membangun sebuah kapal

Awalnya ingin berlayar mencoba peruntungan

Tapi tak disangka

tak lama kemudian bertemu tsunami

Jadi...

Kita pun bertemu

di pantai

Hmm

Kita pasti akan temukan lokasi gunung dewa itu

Umat manusia benar-benar mengkhayal.

Lautan ini memang milik bangsa Naga kami.

Sudah bertahun-tahun aku menjelajahi lautan,

tak pernah melihat gunung dewa apa pun.

Hanya pulau-pulau yang berserakan.

Lagipula,

kapal yang dibangun umat manusia

sangat sederhana.

Diterpa angin laut langsung hancur.

Bahkan ke perairan dalam saja tak bisa sampai,

apalagi mencari gunung dewa.

Makanya aku bilang,

bangsa Naga bantu mencarilah.

Urusan umat manusia

apa hubungannya dengan bangsa Naga kita?

Long Yu menerima perintah.

Akan segera mencari.

Dia belakangan kultivasinya menyimpang, ya?

Jiao kecil akan mencari sendiri.

Jika bertemu siluman besar yang menyulitkan,

mungkin...

Baik.

Long Zhi menerima perintah.

Kapal ini

adalah kapal bangsa Nagamu?

Bangsa Naga tak butuh perahu.

Yang bisa ditemukan hanya ini.

Cobalah perhatikan aku.

Wajah secantik ini,

diam seribu bahasa.

Mirip sekali sedang menjaga arwahku.

Aku juga pernah mendapat wahyu ilahi.

Kau ingin tahu

apa yang kulihat?

Aku melihat wujud suamiku di masa depan.

Kau

adalah suami takdirku.

Dewa-dewi

maha agung dan tak tertandingi.

Mana mungkin memberi firasat percintaan seperti ini?

Apakah kalian

sekarang tak ada adat meminta jodoh,

atau Dewi Kwan Im pemberi anak?

Tidak ada.

Kita belum menikah.

Apa maksudmu 'anak'?

Begitu rupanya.

Tapi faktanya, kaulah yang jadi suamiku.

Umat manusia masih dalam kesengsaraan.

Aku tak berani memikirkan percintaan.

Jangan takut.

Duduklah teguh, ada aku di sini.

Pegang aku.

Pegang erat.

Hong Ye pernah mengalami tsunami.

Saat ini,

seharusnya dia takut.

Tapi yang pertama dipikirkannya

adalah keselamatanku.

Sudah aman.

Hmm.

Mereka semua menganggapku

Naga Langit yang serba bisa.

Hanya kau

yang melindungiku seperti wanita biasa.

Terima kasih.

Aku ini pria.

Dayungnya hilang.

Dayungnya hilang.

Kalau begitu biarkan kapal ini

mengikuti arus saja.

Tak akan ada bahaya lagi.

Hmm.

Hong Ye sekarang tanpa kekuatan spiritual,

tertekan oleh bangsa Siluman,

tapi tetap bisa di saat bahaya

melindungiku dengan nyawanya.

Dia yang seperti ini,

mana mungkin sepuluh ribu tahun kemudian

menjadi orang jahat dalam cerita Qiongqi?

Sudah bangun.

Terima kasih.

Bagaimana denganmu?

Tidak tidur?

Lihat,

di depan ada desa nelayan.

Kau lapar tidak?

Aku cari satu rumah,

buatkanmu makanan enak.

Hmm.

Lapar.

Konon katanya,

pemilik rumah ini

pergi melaut lalu hilang kabarnya.

Kita beristirahat di sini saja.

Tak kusangka kau bisa memasak.

Tentu saja.

Aku ini pria.

Kondisi di sini sederhana,

tak seperti istana Naga.

Kau maklumlah.

Tempatku dulu belum tentu sebaik ini.

Wah, harum sekali.

Aroma ini

rasanya tak akan bosan kucium setiap hari.

Pelan-pelan minumnya.

Hmm.

Hati-hati panas.

Lezat.

Tapi cuma minum kuah ini takkan mengenyangkan.

Buatkan aku semangkuk mi.

Apa itu mi?

Oh iya,

sekarang belum ada mi.

Itu enak sekali.

Aku ajari kau membuatnya.

Cari tepung terigu.

Baik.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.