Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
MASUK
MODE GELAP
Kita mulai lagi.
Tak ada yang berubah.
Pandemi ini sangat menyebalkan.
Tuhan, tolong segera akhiri ini.
"JANGAN KEHILANGAN DIRIMU DEMI SESEORANG YANG TAK PEDULI KEPADAMU." - A.M.
Kata-katanya indah.
Posting ulang!
Takarir yang bagus apa, ya?
Apa sajalah.
TERSERAH.
Sekarang…
apa, ya?
PANGGANG SAMPAI BERHASIL #PEMBUATKUEMANILA
"Tahun 2020, aku akan…"
PATAH HATI
Sudah pernah.
Tunggu.
Maksudmu, aku akan patah hati lagi?
Bukan main.
#CARIKERINGAT
"Aku tak pernah…"
BERENANG TELANJANG
Sekali.
Di Real, Quezon.
Aku bersama…
Lupakan.
LOMBA TATAP
BOSAN SEKALI!
NYANYIKAN LAGUNYA
KAU DAN AKU
Kini dunia menjadi lebih cerah
Karena kini kita bersama
Hatiku sangat bahagia
Karena kini kita bersama
Lagu bodoh.
PENCARIAN! PENDAFTARAN CHATTER
MENDAFTAR UNTUK CHATTER
CHATTER MENDAFTAR
UNGGAH GAMBAR
MRBOREDOM MULAI MENGOBROL
APA YANG KAU PIKIRKAN?
Aku anak baru di sini.
Cuma mau cari teman mengobrol.
LAGUNACREEPER Kolaborasi?
Kolaborasi bagaimana?
Untuk video seks?
Untuk video. Atas, bawah, sebaliknya atau samping?
Kau tunjukkan, lalu aku.
Seperti kubilang, di sini cuma untuk mengobrol.
#AlterPH dan kau di sini cuma untuk mengobrol?
Yang benar saja.
Cuma itu tujuanku.
Kenapa posting foto itu jika bukan mencari seks?
Karena aku bosan?
Atau cari perhatian?
Mungkin kau tua dan gemuk! Semoga beruntung! Hahaha! Dah!
Bukan main.
PESAN - ACHILLES DE DIOS MENGOMENTARI POSTING ANDA
Drama?
Hei.
Tidak juga.
Sepertinya maknanya dalam.
Kau bicara kepadaku lagi?
Kecuali jika kau tidak mau.
Tidak, aku mau.
Boleh aku telepon?
Baik!
Tunggu!
TERRENCE CARREON PANGGILAN VIDEO MASUK
Hei.
Hei? Apa?
Kau lupa namaku?
Tentu tidak.
Jadi…
kau memaafkanku, Achilles?
Memaafkan untuk apa?
Apa itu salahmu jika tak menyukaiku?
Ayolah. Kau mau membicarakan itu?
Tidak usah. Tidak apa. Namun, mungkin aku menangis nanti. Bercanda.
Sungguh?
Aku berusaha menebus kesalahan pada orang yang kusakiti.
Aku ingin minta maaf kepadamu.
Tunggu.
Siapa kau?
Kau kenapa?
Ini baru.
Tidak, serius.
Aku menyakitimu, bukan?
Ya, aku sakit hati.
Namun, mau bagaimana lagi jika kau tak suka aku?
Aku yang seharusnya minta maaf karena pergi.
Aku merasa harus menjelaskan.
Menjelaskan apa? Kau serius?
Kalau cuma mau jelaskan alasan kau tak menyukaiku, tak usah.
Mengerti?
Aku malah akan sakit hati lagi.
Bercanda.
Aku senang kau tak apa-apa.
Tentu saja!
Kau kira wajah manismu akan membuatku sulit melupakanmu?
Yang benar saja!
Tentu tidak.
Lagi pula, aku tahu kau.
Kau kuat.
Benar.
Kau yang melemahkanku.
Bercanda.
Jangan senyum begitu.
Aku rapuh.
Omong-omong, posting itu soal apa?
Bukan apa-apa.
Lalu, kenapa telepon kalau tak mau beri tahu?
Baiklah.
Itu soal Gav.
Gavreel lagi?
Bukan main.
Mulai lagi!
- Kau menghakimiku. - Tidak.
Hanya reaksi alamiku.
Kau putus demi Michelle, bukan?
Ayolah.
Kau tahu kenapa aku berpacaran dengan Michelle.
Kau tak mau orang tuamu tahu hubunganmu dengan Gav.
Seharusnya kau jujur saat memutuskannya.
Aku bodoh.
Kupikir aku harus beri alasan yang lebih bagus.
Atau dia tak mau melepasku.
Sungguh?
Lalu, kau bilang aku penyebabnya, bukan Michelle.
Bercanda.
Jadi…
kau belum bisa melupakannya?
Aku benar-benar berusaha.
Aku berusaha kembali padanya…
tetapi terlambat.
Gav sudah punya pacar?
Kasihan kau.
Aku tahu kau, itu tak menghentikanmu.
Kau membuat kesalahan, Terrence?
Sayangnya, ya.
Aku berusaha memisahkan mereka,
dan itu tindakanku yang paling memalukan.
Aku melakukan banyak hal memalukan dalam hidupku.
Tak terhitung.
Jadi, karena itu.
Apa maksudmu?
Lihat? Kau menghakimiku.
Tidak, cuma mengamati.
Kau mengamati apa?
Kau terlihat berbeda.
Matamu terlihat berbeda. Senyummu.
Kepercayaan dirimu hilang.
Itu yang aku suka darimu.
Maksudku, yang orang suka darimu.
Sungguh?
Terrence, sudah kubilang jangan senyum begitu kepadaku.
Awas, ya?
Kalau tahu Gav akan membuatmu galau,
aku tak akan pergi.
Itu bukan salah Gav.
Seharusnya kuungkapkan perasaanku kepadamu.
Kukira kau tak akan suka pria lain.
Saat kau putus dengan Gav,
kupikir itu kesempatanku.
Jadi, aku beranikan diri menyatakannya.
Ternyata kau tak suka kepadaku.
Aku pun tak sangka akan menyukai Gav.
Namun, aku mengerti.
Mungkin aku bukan tipemu.
Pria feminin yang suka merias wajah.
Pria yang pura-pura normal cenderung menghindariku.
Bukan aku yang rugi.
Achilles…
Cuma bercanda.
Kau tahu yang kuharapkan…
Jangan bilang apa-apa.
Nanti aku berharap lagi.
Aku tahu yang kau alami denganku. Aku pun alami itu dengan Gav.
Sulit jika orang yang kau suka tak menyukaimu.
Karma.
Aku cuma bercanda.
Cukup.
Aku bingung kenapa kita membahas ini lagi.
Aku benci membahas masa lalu. Sudah.
Baiklah.
Namun, terima kasih.
Untuk apa?
Sudah mau bicara denganku.
Semoga kita bisa berteman lagi.
Aku rindu mengobrol denganmu.
Aku juga merindukanmu.
Maksudku, bicara denganmu.
Sebelum kau pergi…
boleh bilang sesuatu?
Apa lagi, Terrence?
Siapa pun pasti akan menyukaimu.
Aku pribadi,
tak peduli kau feminin atau waria atau apa pun itu…
memakai riasan atau tidak.
Kau tetap cantik luar dalam, Achilles.
Mungkin waktunya belum tepat untuk kita.
Berhenti bercanda, Terrence. Aku harus pergi.
Aku tak bercanda.
Aku serius.
Serius, Terrence. Sudah dahulu.
Dah.
Dah, Terrence.
BERI PENILAIAN PANGGILAN VIDEO.
KASUS SEMBUH COVID-19 FILIPINA 258 SEMBUH BARU
Aku tak menyangka akan merindukan Achilles.
Dia sedang apa, ya?
Dia tetap menyenangkan seperti yang kuingat.
9,956 SEMBUH SAMPAI 29 JUNI 2020
TURUT BAHAGIA UNTUK KESAYANGANKU. TETAP KUAT #CAIREEL
Bagus mereka bersama lagi.
Bagus bagi mereka.
UNTUK SELAMANYA BERSAMA SAYANGKU
Mereka terlihat serasi.
Aku ikut bahagia.
Tidak 100 persen bahagia.
Namun, ikut merasakan.
Hei. Maaf, aku sibuk.
Tak apa-apa.
CHATTER 25 ORANG MEMBALAS POSTING ANDA
Ayo merancap?
Badan yang bagus. Ada video merancap?
Kirimkan foto wajahmu.
Merancap dari atas dengan mikrofon.
Ayo. Kirim sekarang.
Pengelana normal?
Baru dan penasaran.
Untuk pria tampan.
#PinoyManis
Mungkin ini ide buruk.
Hai, Semua.
Maaf.
Aku di sini cuma ingin mengobrol.
Tidak lebih.
Obrolan nakal? Ayo!
Tentu. Kirim foto telanjang dahulu.
Kau jangan di sini, Nak.
Bahkan di sini tak ada yang bisa diajak mengobrol.
Hai.
Kalau cuma ingin foto telanjang, atau mengajakku seks,
ganggu saja yang lain.
Aku hanya bilang hai.
Kau pikir itu niatanku?
Bukan itu?
Kau bilang ingin teman mengobrol?
"Percayalah akan keajaiban dan sayangi dirimu."
Menarik.
Masih di sana?
Maaf.
Sibuk, ya?
Kau mungkin sedang berkolaborasi.
Kau gila.
Tak ada salahnya.
Namun, yang aman.
Aku tak tertarik itu.
Aku hanya bosan.
Namun, semua orang di sini mencari seks.
Tidak selalu begitu.
Namun, sekarang jam cabul.
Jam cabul?
Ada banyak pria bergairah di sini karena pandemi.
Namun, ada beberapa yang baik.
Benarkah?
Contohnya, aku.
Ya, aku sebut sendiri!
Tampaknya kau menyenangkan.
Terima kasih.
Ada pria lain di sini yang cuma ingin mengobrol, sungguh.
Jika kau sulit menunjukkan jati dirimu,
di sini kau bisa jadi diri sendiri.
Cukup ironis,
mengingat semua di sini anonim.
Kau benar.
Kau juga bisa menjadi siapa pun di sini.
Sekarang aku bingung.
Wajar.
Maksudku,
jika takut menunjukkan jati diri,
atau karena alasan apa pun,
di sini kau bisa menjadi diri sendiri tanpa harus takut.
Kadang, diri anonim kita adalah diri kita sebenarnya.
Kata-katamu dalam.
Apa aku membosankan?
Aku masih ingin mengobrol, tetapi aku lelah mengetik.
Tidak.
Boredom (bosan) memang nama penggunaku,
tetapi aku tak mudah bosan.
Aku senang punya teman mengobrol sekarang.
Terima kasih.
Kurasa.
Walau nama penggunaku SevenIncher, tak berarti punyaku tujuh inci.
Bercanda!
Namun, sama-sama!
Aku juga cuma mencari teman mengobrol.
Lalu, kenapa tujuh?
Tak apa-apa.
Itu nomor ajaib di buku seri kesukaanku.
Buku apa?
Jangan buat aku memulai karena aku nanti tak bisa diam.
Ayo kita membahas dirimu.
Kenapa kau ke sini?
Baiklah.
Selain karena bosan…
kurasa karena aku sedih.
Sedih kenapa?
Aku harus melanjutkan hidup,
tetapi aku merasa tak berhak.
Apa maksudmu?
Kita semua berhak melanjutkan hidup.
Itu tidak melanggar hukum.
Karena…
Aku menyinggung mantanku.
Namun, sekarang dia bahagia dengan orang lain.
Aku ingin ikut bahagia untuk mereka.
Namun, tak bisa karena sedih.
Aku mengerti.
Namun, ceritamu sepertinya lebih serius.
Maksudmu?
Kebetulan aku juga suka orang yang sudah punya pasangan.
Tragis, bukan?
Kurasa ini akan panjang.
Mau minum bersama?
Itu kalau kau nyaman mengobrol dengan orang asing.
Tentu.
Lagi pula, aku sendirian.
Kau sendiri yang bilang,
kadang diri anonim kita adalah diri kita sebenarnya.
Mungkin aku bisa lebih terbuka kepadamu daripada kepada temanku.
Bagus.
Cepat paham, ya?
Baik, telepon aku ke sini.
Baiklah.
Tunggu.
Hei. Masih ingin mengobrol? Aku senggang.
Tunggu, aku baru mengobrol…
Kau ingat ini?
100 HAL YANG KUSUKA DARIMU
Mungkin sudah kau hapus.
Bisa kau bayangkan?
Aku belum menghapusnya.
Itu hal termanis yang orang lakukan untukku.
Kau tahu…
Aku sangat merindukanmu.
Boleh aku telepon?
Hei.
Kau jadi meneleponku?
Tunggu.
Aku janji telepon orang.
Tidak akan lama.
Akan kutunggu.
Lagi pula, aku terbiasa menunggu. Bercanda.
Kau gila.
Aku akan meneleponmu, janji.
MEMANGGIL
Aku tahu kau.
Wesley?
Hei.
Wesley.
Satu-satunya.
SevenIncher?
Jangan beri tahu siapa pun.
Rahasiakan, ya?
Senang bertemu denganmu…
lagi.
Bukan.
Hebat bertemu denganmu.
Terjemahan subtitle oleh Denisa
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.