Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
[The Unclouded Soul]
[Episode 30]
Tentu saja aku bersedia.
Bagus.
Raja Siluman
menikah dengan tuan putri Suku Manusia.
maka keharmonisan kedua suku
akan dimulai
dari keluarga kekaisaran.
Bukankah ini lebih baik daripada
kalian bersusah payah
untuk menyelesaikannya secara perlahan-lahan?
Ayahanda tahu niat kami?
Ini pun memang niat Ayahanda.
Hanya saja,
aku masih punya satu permintaan lagi.
Aku bersedia mendengarkannya.
Aku berharap
Raja Siluman dapat menemukan
Cermin Purba Kunlun.
Kamu ingin mendapatkan Mata Air Yuli?
Benar.
Dengan kedua suku bersama-sama meminum Mata Air Yuli,
maka bisa menikmati hidup abadi bersama.
Tanpa perlu kamu katakan pun,
air Mata Air Yuli itu
memang akan kucarikan untuk Ning An.
Tapi untuk mencari Mata Air Yuli,
bukanlah hal yang mudah.
Memang tidak mudah.
Tapi secara resmi,
Raja Siluman yang menikahi tuan putri Suku Manusia
perlu menunjukkan ketulusan yang mendalam
untuk meyakinkan semua orang.
Begini saja.
Jika Raja Siluman dapat menemukan Cermin Purba Kunlun,
aku akan memerintahkan
pembubaran Pengawal Feiyu.
Semua sekte pemburu siluman di dunia persilatan itu
juga akan
diubah menjadi sekte biasa yang berlatih ilmu bela diri,
dan tidak akan melukai Suku Siluman yang tidak bersalah lagi.
Secara pribadi,
umur Suku Manusia tidak sepanjang Suku Siluman,
dan kultivasi Suku Siluman terlalu sulit.
Aku berharap setelah putriku menikah,
dia dapat hidup langgeng bersamamu,
bukannya menjadi orang yang sekadar lewat dalam hidupmu yang panjang.
Jika saling mencintai,
maka jangan berpisah.
Sepakat.
Sepakat.
Keinginan ayahandamu
juga merupakan keinginanku.
Tunggulah aku kembali dengan tenang di sini.
Kamu harus berhati-hati.
Tenang saja.
Aku tidak tega meninggalkanmu sendirian.
Terima kasih, Ayahanda.
[Ruang Belajar]
Aku bukanlah ayah yang baik.
Jika Hong Ye benar-benar bisa menepati janjinya
dan membahagiakan Ning An-ku,
itu pun akan memenuhi keinginan ibundamu.
[Kebahagiaan]
Pangeran Ketiga menghadiahkan Lukisan Peri Luoshui sebagai
ucapan selamat pada Tuan Putri Ning An atas pernikahan yang bahagia.
Tuan Putri Suihe menghadiahkan 10 gulung brokat "Seratus Burung Menghadap Feniks"
untuk mendoakan agar pernikahan Tuan Putri Ning An dan Raja Siluman
selalu bahagia dan harmonis.
Kediaman Raja Jing menghadiahkan sepasang cangkir giok putih yang indah
sebagai ucapan selamat pada Tuan Putri Ning An dan Raja Siluman
agar mereka selalu serasi dan hidup rukun.
Yang Mulia cantik sekali.
Inilah yang disebut kecantikan tiada tara.
Pantas saja,
bahkan Raja Siluman pun terpikat pada Yang Mulia.
Seandainya aku seorang pria,
bisa melihat Tuan Putri sekilas saja,
seumur hidup ini pun sudah tidak sia-sia.
Pada tahun ke-248 era Kekaisaran Tiansheng,
Hong Ye si siluman kuat membawa malapetaka ke Alam Manusia.
[Hong Ye, Siluman Kuat]
Dia pernah menerobos masuk ke kota kekaisaran
dan melukai banyak orang.
Untungnya Tuan Putri Ning An merancang strategi
[Buku Sejarah]
untuk memerangkapnya dalam formasi sihir.
[Hong Ye, Siluman Kuat]
Hong Ye melawan dengan gigih.
Tuan Putri Ning An yang berjiwa besar,
[Tuan Putri Ning An]
memilih untuk binasa bersamanya,
demi melindungi semua makhluk hidup.
Kaisar telah tiba.
Ananda memberi hormat pada Ayahanda.
Cantik sekali.
Saat upacara pernikahan nanti,
Hong Ye pasti tidak akan memalingkan matanya saat memandangmu.
Sebelum acara pernikahan,
semua keturunan kekaisaran harus ikut denganku
untuk memberi penghormatan pada leluhur Kekaisaran Tiansheng.
Ayo.
Baik.
[Kaisar Guangwu Tiansheng]
Di sini adalah
tempat leluhur kita disembah.
Dari generasi ke generasi,
dimulai dari sebuah suku kecil,
[Kaisar Guangwu Tiansheng]
yang terus-menerus berperang
dengan suku-suku di sekitarnya,
dengan melalui banyak peperangan
dan pertumpahan darah,
barulah mereka dikalahkan satu per satu,
lalu disatukan menjadi Kekaisaran Tiansheng seperti sekarang.
Tapi semua ini
tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan
peperangan melawan Suku Siluman.
Keturunan kekaisaran saat ini,
bergantung pada pengorbanan 17 leluhur
dan ratusan anggota keturunan kekaisaran,
barulah bisa menikmati kemewahan di Istana Kaisar ini dengan tenang.
Mereka semua gugur dalam peperangan melawan Suku Siluman.
Makin kuat sebuah negara,
itu berarti
makin besar tanggung jawab untuk melawan Suku Siluman.
Memimpin Suku Manusia untuk menggilas Suku Siluman
merupakan takdir keluarga kekaisaran.
Ning An.
Kamu juga keturunan kekaisaran,
jadi, harus patuh pada takdirmu.
Dulu Anda berkata bahwa
Anda ingin kedua suku hidup damai.
Kenapa hari ini ceritanya jadi berbeda?
Damai?
Dendam selama ribuan tahun, bagaimana mungkin bisa berdamai?
Bagaimana aku bisa menghadapi para leluhur kita?
Dan bagaimana pula aku bisa menghadapi
tulang belulang yang telah digerogoti oleh Suku Siluman?
Kalau begitu,
Ibunda...
Dia itu wanita siluman!
Dia dikirim oleh Suku Siluman untuk mengacaukan pemerintahan Suku Manusia.
Untungnya aku berhasil mengetahui rencananya.
Setelah dia melahirkanmu,
aku sendiri yang membunuhnya,
barulah aku bisa naik takhta dengan lancar
dan memulai era baru.
[Kaisar Guangwu Tiansheng]
Kalau begitu, kenapa kamu
tidak membunuhku sekalian saja waktu itu?
Karena biar bagaimanapun, kamu adalah darah dagingku.
Aku tidak tega kamu terseret karena siluman jahat itu.
Aku memerintahkan agar tidak seorang pun menyebutkan tentang asal usulmu,
makanya saat ini terdapat
berbagai rumor tentang asal usulmu di istana.
Hanya saja,
aku sungguh tidak menyangka.
Meskipun berbagai tindakan pencegahan telah diambil,
kamu tetap saja bergaul dengan Raja Siluman itu.
Ning An.
Sekarang waktunya kamu membuat pilihan.
Demi membersihkan darah hina dalam dirimu,
kamu hanya bisa membunuh Raja Siluman untukku
dan memusnahkan Suku Siluman demi Suku Manusia,
barulah kamu bisa membuktikan
bahwa kamu layak dengan gelar tuan putri yang kuberikan padamu,
dan layak menjadi bagian dari keturunan kekaisaranku.
Aku mau kamu bersumpah di hadapan leluhur kita,
bahwa kamu dan Suku Siluman
adalah musuh bebuyutan.
Bagaimana jika aku menolak?
Kamu memihak Suku Siluman bukan sehari atau dua hari saja.
Kalau bukan karena Wang Hong berkata
bahwa kamu sangat akrab dengan Alam Siluman,
dan membawa Raja Siluman ke dalam
jebakan Pengawal Feiyu,
persekongkolanmu dengan Raja Siluman untuk keluar masuk Istana Kaisar itu saja
sudah cukup untuk membuatmu mati beberapa kali!
Kamu harusnya bersyukur pada Raja Siluman karena telah mengantarmu pulang,
barulah kamu bisa hidup sampai hari ini.
Ternyata,
jika aku pulang sendirian pada hari itu,
aku pasti akan mati.
Jika Hong Ye bersamaku,
aku masih punya nilai untuk dimanfaatkan.
Kamu memperkirakan dengan tepat perasaan Hong Ye terhadapku,
lalu kamu berlagak memelas
hanya demi menipu Hong Ye
untuk menemukan Cermin Kunlun bagimu
agar bisa menguasai Mata Air Yuli!
Ning An punya ayah sepertimu ini,
sungguh sebuah malapetaka!
Kamu...
Biar kunasihati kamu.
Sebaiknya kamu lupakan rencana jahatmu,
dan tepati janjimu pada Hong Ye.
Jika tidak,
dia pasti akan menghancurkan Istana Kaisar-mu.
Aku juga akan menasihatimu,
bunuh Raja Siluman untukku.
Gambarlah peta Lembah Wanyao.
Kuberi kamu satu kesempatan terakhir.
Pengawal.
Kaisar memang bijaksana,
karena tahu Tuan Putri Ning An tidak bisa dididik sejak kecil,
sehingga tidak tahu mana yang benar dan salah,
jadi, memerintahkan Master Agung membuat Jimat Boneka ini selama sebulan lebih.
Dengan begini,
semuanya bisa berjalan sesuai rencana
dan tidak akan menunda rencana besar Anda, Kaisar.
Anak haram dari seorang penjinak binatang yang hina,
mana mungkin bisa diserahi tugas sepenting ini?
Tunggu sampai aku membunuh Raja Siluman
dan mendapatkan Cermin Purba Kunlun,
entah akan terus menjadi tuan putri di Istana Pengasingan
atau mati bersama siluman itu,
semuanya terserah padamu.
Raja,
apakah ucapan Kaisar Suku Manusia itu
bisa dipercaya?
Aku selalu waspada terhadap Kaisar Suku Manusia,
tapi aku percaya pada Ning An.
Raja,
bagaimana kalau
aku menemanimu untuk
menjemput pengantin wanita?
Kamu jaga Lembah Wanyao saja di sini.
Meskipun Suku Manusia mencoba membuat masalah,
mereka tidak akan bisa berbuat apa-apa padaku.
Jangan tidur lagi.
Ayo keluar untuk mengobrol.
Kenapa kamu memanggilku?
Apakah kamu tidak dengar apa yang Raja katakan?
Beliau menyuruh kita tinggal di Lembah Wanyao dengan tenang,
jadi, kita harus tinggal di sini dengan baik.
Kalau tidak, Raja akan marah lagi.
Tapi,
aku terus merasa hatiku agak
tidak tenang.
Aku merasa kepergian Raja kali ini
akan berbahaya.
Lihatlah kamu ini,
selalu berpikir yang tidak-tidak.
Siapa di dunia ini yang bisa
membahayakan Raja?
Kenapa kamu selalu memikirkan hal-hal yang tidak berguna ini?
Aku cuma khawatir saja.
Jangan banyak bicara.
Mau ikut pergi atau tidak?
Baiklah.
Aku tidak bisa menang berdebat denganmu.
Kalau mau pergi, pergilah sendiri.
Jangan ajak-ajak aku.
Ingat, ikuti dari jauh sedikit.
Kalau Raja sampai tahu, beliau pasti akan marah lagi.
[Istana Yong'an]
[Kebahagiaan]
Bagaimana cara melepaskan Jimat Boneka ini?
Waktunya sudah hampir tiba.
Apa yang harus kulakukan?
Hormat kepada Yang Mulia Tuan Putri.
Selamat atas pernikahan Yang Mulia.
Mocui,
bukankah sudah selesai dirias dengan baik?
Jangan sampai melewatkan waktu yang baik.
Sudah.
Awan keberuntungan mengelilingi kediaman,
suasana gembira memenuhi halaman.
Yang Mulia dipersilakan untuk berdiri.
Aku tidak mau.
Hong Ye, kamu jangan datang.
[Kebahagiaan]
Kenapa Ning An masih belum tiba?
Seharusnya dia sudah lama sampai.
Aku sudah mengirim orang untuk menjemputnya.
Desak lagi sana.
Baik.
Cepat pergilah menjemput.
Baik.
Mungkinkah ada masalah di pihak Master Agung?
Paduka Raja Siluman telah tiba.
Terima kasih atas usaha Raja Siluman.
Inikah
Cermin Purba Kunlun itu?
Benar.
Paduka,
di manakah Ning An?
Ning An
masih bersiap-siap.
Dia ingin menjadi pengantin tercantik di dunia.
Menantuku,
Cermin Purba Kunlun ini,
bolehkah
kupinjam untuk dilihat-lihat dulu?
Cermin ini
melambangkan perasaanku terhadap Ning An.
Saat dia tiba nanti,
aku akan menyerahkannya sendiri padanya.
Baik.
Baik.
Yang Mulia.
Waktunya sudah tiba.
Yang Mulia.
Jika kita melewatkan waktu yang baik,
kami para pelayan
tidak akan sanggup menanggung akibatnya.
Aku tidak boleh pergi.
Selama aku tidak pergi,
Hong Ye akan selamat.
Di mana Ning An?
Aku bertanya padamu.
Di mana Ning An?
Lindungi Kaisar!
Yang Mulia Tuan Putri
telah bersumpah di hadapan leluhur Kekaisaran Tiansheng
untuk
memusnahkan siluman jahat.
Aku sudah menepati janjiku,
tapi kalian para Suku Manusia malah ingkar janji.
Katakan padaku,
di mana Ning An,
maka aku akan melepaskan kalian semua.
Serang!
Cepat,
pakaikan kerudung pada Yang Mulia.
Jika terjadi sesuatu pada Ning An,
aku akan menghancurkan kota kekaisaran ini.
Ning An.
Kamu tidak apa-apa, 'kan?
Aku sudah mendapatkan Cermin Purba Kunlun untukmu.
Aku juga pernah berjanji bahwa
aku akan membantu Suku Manusia hidup abadi.
Aku telah menepati janjiku.
Ning An.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Hong Ye.
Perhatikan aku baik-baik.
Tubuh ini bukan milikku lagi.
Lihatlah mataku.
Siluman jahat itu
pantas untuk dibasmi semua orang.
Siluman jahat itu
pantas untuk dibasmi semua orang.
Semua yang terjadi sebelumnya
hanya untuk mengacaukan pikiranmu saja.
Jangan maju lagi.
Jangan.
Formasi Delapan Yang!
[Kebahagiaan]
Siluman Jahat!
Kultivasimu telah dikunci oleh Formasi Delapan Yang-ku.
Menyerahlah dan terima hukuman matimu!
Hong Ye,
cepat pergi!
Jangan maju lagi.
Kamu selalu bilang kamu tulus mencintaiku.
Kalau itu benar,
maka lepaskan
kekuatan spiritualmu demi aku.
Tidak boleh dikatakan.
Sama sekali tidak akan.
Bunuh dia!
Rebut kembali Cermin Purba Kunlun untukku!
Hong Ye.
Pergilah.
Jangan pedulikan aku.
Kenapa kamu tidak pergi juga?
Kait Pipa.
Hong Ye.
Akulah yang telah mencelakaimu.
♪ Takut benang merah yang terikat dan janji yang terukir ♪
♪ Janji untuk selamanya tak berjodoh ♪
♪ Takut akan nyawa yang ditukar dan panah tajam yang dihadang ♪
♪ Rantai yang terbebas sulit dibedakan ♪
♪ Takutnya hanya sebuah kekosongan ♪
♪ Cinta dan benci tidak lebih ♪
♪ Hanyalah proses yang terburu-buru selesai ♪
♪ Takut memberikan ketulusan ♪
♪ Obsesi burung murai ♪
♪ Sangat panas ♪
♪ Aku dan kamu seperti tumbuhan yang bertemu kembali di kedalaman awan ♪
♪ Itu adalah benang merah yang terjalin dan menggantung di pedang tajam ♪
♪ Menunggu detak jantung menghancurkan waktu ♪
♪ Rantai takdir ♪
♪ Milik kita dalam sekejap adalah ribuan tahun ♪
Ini adalah matahari terbenam terindah yang pernah kulihat.
Apakah karena tempat ini tinggi?
♪ Aku dan gunung dan sungai bertemu di tengah bulan yang cerah ♪
Itu karena ada kamu.
Siluman bisa saja memakan manusia,
♪ Adalah obsesi burung murai ♪
sedangkan kamu tidak akan.
Bagaimana kalau aku benar-benar ditahan oleh Ayahanda
♪ Pipi yang memerah ♪
dan tidak bisa keluar lagi?
♪ Menunggu bergandengan tangan melewati papan catur takdir ♪
Kalau begitu, aku akan pergi menyelamatkanmu.
Bagaimana kalau aku
tidak berada di dunia ini lagi?
♪ Menjadi momen-momen riang kita ♪
Kenapa kamu tiba-tiba bertanya seperti itu?
Aku hanya ingin bertanya.
Bagaimana kalau aku mati?
♪ Dalam sekejap ♪
♪ Aku dan kamu seperti tumbuhan yang bertemu kembali di kedalaman awan ♪
Belas Kasih yang Agung!
♪ Itu adalah benang merah yang terjalin dan menggantung di pedang tajam ♪
♪ Menunggu detak jantung menghancurkan waktu ♪
♪ Rantai takdir ♪
♪ Milik kita dalam sekejap adalah ribuan tahun ♪
♪ Aku dan gunung dan sungai bertemu di tengah bulan yang cerah ♪
♪ Adalah obsesi burung murai ♪
Hong Ye!
♪ Pipi yang memerah ♪
♪ Menunggu bergandengan tangan melewati papan catur takdir ♪
♪ Menjadi momen-momen riang kita ♪
♪ Dalam sekejap ♪
Bagaimana kalau aku,
tidak berada di dunia ini lagi?
Kalau begitu, aku akan mencarimu di kehidupan selanjutnya.
Bunuh dia!
Bunuh dia!
Bantu aku merebut kembali
Cermin Purba Kunlun!
Cepat bunuh siluman jahat itu!
♪ Waktu seribu tahun bagai air yang mengalir ♪
Xiao Yao.
Kalau ada bahaya,
♪ Menjadi air mata yang membanjiri sudut mata ♪
jangan pernah dipaksakan.
♪ Berubah menjadi cahaya bulan yang menyembuhkan duka ♪
♪ Manisnya dunia tetap seperti rasa pertama yang dicicipi ♪
♪ Dalam mimpi berbalik duka suka datang silih berganti ♪
Kalau penampilanku berbeda darinya,
♪ Berubah menjadi lagu perpisahan yang megah dan mengharukan ♪
apakah kamu masih akan melindungiku seperti ini?
♪ Berubah menjadi angin dan hujan yang berputar dan melayang ♪
♪ Perahu takdir tetap menyambut ombak laut ♪
♪ Sejak saat itu cinta ditemani benci diikuti orang lain ♪
♪ Bertambah satu hati sejiwa jelajahi gunung dan air bersama ♪
♪ Mulai saat ini mimpi ada yang menanyai arak ada yang berbagi ♪
Kamu...
♪ Bertambah sepasang mata yang melihat matahari bulan dan bintang bersama ♪
Sebenarnya siapa?
♪ Mulai saat ini bulan takut purnama dan surut ombak rindu pasang kembali ♪
♪ Bertambah sebuah jiwa yang mewarna hati dan alis ♪
Ning An.
♪ Mulai saat ini satu jiwa pemberani dua hasrat membara ♪
Biar kutanya padamu untuk terakhir kalinya.
♪ Melepaskan jodoh tiga kehidupan hanya demi dapatkan semua ♪
Pernahkah kamu
punya sedikit pun
atau sesaat pun
perasaan tulus padaku?
Tidak pernah.
♪ Dalam mimpi berbalik duka suka datang silih berganti ♪
♪ Berubah menjadi lagu perpisahan yang megah dan mengharukan ♪
Jadi, siapa namamu?
Namaku Ning An.
♪ Berubah menjadi angin dan hujan yang berputar dan melayang ♪
♪ Perahu takdir tetap menyambut ombak laut ♪
Namaku Xiao Yao.
♪ Sejak saat itu cinta ditemani benci diikuti orang lain ♪
♪ Bertambah satu hati sejiwa jelajahi gunung dan air bersama ♪
♪ Mulai saat ini mimpi ada yang menanyai arak ada yang berbagi ♪
♪ Bertambah sepasang mata yang melihat matahari bulan dan bintang bersama ♪
♪ Mulai saat ini bulan takut purnama dan surut ombak rindu pasang kembali ♪
♪ Bertambah sebuah jiwa yang mewarna hati dan alis ♪
♪ Mulai saat ini satu jiwa pemberani dua hasrat membara ♪
♪ Melepaskan jodoh tiga kehidupan hanya demi dapatkan semua ♪
♪ Yang kuinginkan ♪
Hong Ye!
Hong Ye!
Minggir!
Minggir!
Di mana cermin purbanya?
Di mana cermin purba itu?
Di mana cermin purbaku?
Cermin purba.
Milikku.
Di mana cermin purbaku?
Di mana cermin purba itu?
Cermin Purba Kunlun.
Cermin Purba Kunlun.
Cermin purbaku.
Cermin Purba Kunlun milikku.
Cermin purbaku!
Inikah setetes kristal air matamu?
Yang pergi akan kembali.
Yang datang juga akan pergi.
Berpisah denganmu,
hanya demi bisa mengulang pertemuan pertama.
Xiao Yao.
Kamu hanya perlu ingat,
bahwa kamu
tetaplah kamu.
Sampaikan titahku!
Kerahkan seluruh pasukan
untuk membasmi Suku Siluman!
Orang yang pernah membuatku merasa iri,
keberatan,
dan cemburu itu
ternyata adalah diriku sendiri.
Aku
adalah Ning An.
Hong Ye,
tunggu aku.
Aku akan kembali
menghadapi segalanya bersamamu.
[Gerbang Tianwei]
[Gerbang Tianwei]
Menjelang ajalnya, dia berpesan kepadaku
agar aku harus menemukan keberadaanmu.
Sekarang kamu sudah menemukanku,
lalu bisa apa lagi?
Menyelamatkanmu
untuk keluar dari penderitaan ini.
Asalkan kalian bersedia melepaskan Lu Pianpian,
aku bersedia membantu Suimeng
mengumpulkan serpihan Cermin Kunlun.
Aku hanya ingin kamu mengingat Lu Pianpian,
dan bukannya Siluman Hutan jahat yang kejam dan berdarah dingin.
Prinsipku kelak hanya kita bertiga saja.
Sekarang tidak ada Lu Pianpian,
hanya ada Peri Agung Suimeng.
Tuan Adipati.
Beberapa jalan masuk ke Lembah Wanyao sebelumnya,
sudah dicoba semuanya.
Semuanya tidak bisa dilewati lagi.
Suku Siluman itu licik.
Pasti mereka telah
memasang ulang pembatas alam.
Jika tidak ada orang dalam,
takutnya akan makan lebih banyak waktu
untuk masuk ke Lembah Wanyao.
Bingzhu,
aku telah menaruh Racun Bayangan pada Tan.
Kita berdua bisa berkomunikasi
melalui tubuh Tan.
Pertarungan ini harus diselesaikan dalam sekali jalan.
Tidak ada kesempatan kedua.
Setiap detik yang kamu tunda,
Suku Siluman akan punya lebih banyak waktu untuk bersiap.
Jangan ragu-ragu.
Apa pun harga yang harus dibayar,
yang penting bisa menang.
Tuan Adipati.
Tuan Adipati?
Keluarkan Alu Teratai.
Pembatas alamnya belum terbuka.
Perlukah kita menggunakannya sekarang?
Berhubung kita tidak bisa menemukan pintu masuk pembatas alam ini,
maka gunakan Formasi Teratai
untuk menghancurkan pembatas alam ini.
Tuan Adipati.
Formasi Teratai
digerakkan oleh energi Pengawal Feiyu.
Jika kita memaksa menggunakan formasi ini
untuk menghancurkan pembatas alam,
takutnya saat siluman kuat muncul,
energi saudara-saudara kita
sudah habis digunakan.
Pengawal Feiyu beruntung mendapat dukungan Peri Agung.
Kini, bukankah kalian semua seharusnya
mampu satu lawan seratus?
Iya.
Keluarkan senjata sihirnya!
Baik.
Tuan Pejabat!
Tuan Pejabat!
Berhenti!
Tuan Pejabat!
Berhenti!
Berhenti!
Jangan membuat masalah!
Mundur!
Jangan membuat masalah!
Tolong lepaskan kami, Tuan Pejabat.
Seluruh keluargaku sudah tiada.
Mundur!
Tuan Pejabat!
Tuan Pejabat!
Coba kamu pikirkan baik-baik.
Jika kita kalah dalam perang ini,
apakah akibatnya hanya melibatkan beberapa keluarga rakyat
dan beberapa hektare tanah subur saja?
Pergi!
Cepat pergi!
Pergi!
Pergi!
Kamu akan terkena karmanya!
Cepat pergi!
Hong Ye.
Kamu pikir dengan menyegel kami selama 10.000 tahun,
kamu bisa menguasai dunia sendirian?
Hari ini, akan kubuat kamu mengerti
apa artinya mati puluhan ribu kali.
Aku justru ingin menguliti kulitnya,
lalu memasukkan rambutnya ke dalam,
dan membuatnya jadi bola untuk dimainkan, bagaimana?
Itu terlalu enteng baginya.
Aku ingin mengiris daging di tubuhnya,
selembar demi selembar,
hingga setiap lembarnya setipis sayap tonggeret.
Kalian berdua diamlah,
dan tonton saja pertunjukannya.
Aohen.
Kita sama-sama disegel selama 10.000 tahun.
Kenapa hanya kamu yang boleh bertindak?
Diam!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.