All language subtitles for My Lawyer Mr. Joe 2 ep 19 - 20

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

Follow My IG @sultan_khilaf_sub

"My Lawyer, Mr. Joe 2, Crime and Punishment"

"Episode 19"

Lagi pula kita sudah tiba di sini.

Mari kita melakukan percakapan jujur.

Kenapa aku?

Kenapa aku yang dipilih?

Kamu bisa saja memilih Jong Bok

atau Jong Sup.

Tidak.

Kamu bisa mengambilnya untuk dirimu sendiri.

Aku sudah memberitahumu.

Aku menyayangimu.

Hentikan omong kosongmu itu

dan jawab aku.

Kenapa aku?

Kamu ingin tahu?

Benarkah kamu

- ingin tahu? - Berhentilah bermain-main,

dan jawab aku.

Seingatku, kamu...

Pimpinan datang!

Kamu selalu pucat

dan kesulitan

untuk

melangkah.

Tapi suatu hari,

kamu mulai berlari.

Kamu berlari dengan energik.

Sangat energik.

Bagaimana mungkin?

Bagaimana?

Jantung yang berdebar

di dalam dadamu sekarang.

Kamu tahu itu jantung siapa?

Ini?

Ya.

Itu jantung adikku, Hae Gyeong.

Itu jantung adikku.

Mereka mengambil jantung adikku yang sehat

yang berdebar dengan sehat

dan memasukkannya ke dalam jantungmu.

Jantung yang berdebar di dalam dadamu sekarang

adalah jantung adikku.

Kamu tahu itu?

Ini...

Ini benar-benar jantung adikmu?

Ya.

Aku... Aku benar-benar

tidak tahu.

Aku... Aku masih kecil saat itu.

Aku benar-benar tidak tahu.

Satu-satunya bagian

dari mendiang adikku yang masih hidup

adalah jantung di dalam tubuhmu.

Kamu memiliki itu.

Aku selalu ingin

datang ke sini

dengan adikku

seperti ini.

Karena itu...

Karena itu kamu membawaku ke sini?

Benar.

Dag-dig-dug.

Aku merasa jantung itu mengatakan ini padaku.

"Ja Gyeong, aku masih hidup."

"Apa kabar?"

"Aku masih hidup."

"Jangan khawatir."

"Ja Gyeong,"

"Aku masih hidup,"

"jadi, jangan khawatir."

Kamu

memang wanita berengsek yang menakutkan.

Kamu terus menunggu selama 30 tahun

dan akhirnya melakukan ini.

Apakah sudah berakhir?

Belum. Sudah kubilang ini baru awalnya saja.

Kapan giliranku?

Kamu tidak punya giliran.

Kamu paling aman saat kamu bersamaku.

Aku akan melindungimu,

dan aku akan melindungi Googil.

Kamu pikir Googil adalah milikmu?

Tentu saja.

Karena kamu milikku.

Jika seseorang mencoba menghancurkan Googil,

aku akan

membalas mereka.

Tunggu! Berhenti! Aku di sini!

Hei! Aku di sini!

Sialan.

Aku harus menyelesaikan tenggatku.

Sialan.

Sialan. Sungguh.

"Pengumuman Pelanggaran Parkir"

Kenapa kamu...

Hei. Apakah reporter bisa parkir di tempat seperti ini?

- Kenapa kamu parkir di sini? - Tunggu.

- Apa kamu melaporkan aku? - Tidak...

Terlalu bagus untuk berbohong.

Kenapa kamu melakukan itu? Sialan!

Kamu sangat pemarah.

Aku mencurahkan waktu dan tenagaku dan memberikannya kepadamu.

- Kenapa kamu abaikan? - Sungguh.

Sekarang apa?

Aku harus pergi ke Yeouido dalam 20 menit.

Lakukan kegiatanmu.

Tapi tidak ada taksi di sini.

Mau berjalan denganku?

Aku membawa mobilku.

Kenapa... Kenapa kamu di sini?

Dengarkan baik-baik.

Aku selalu berhati-hati dalam semua upayaku.

- Kamu tidak tahu itu? - Aku bersungguh-sungguh.

Aku punya keinginan kecil.

Tidak bertemu aku?

Apakah itu permintaan yang terlalu besar?

Tidak bisakah kamu melakukan itu untukku?

Aku memohon padamu! Kumohon!

Hei. Karena itu aku baik padamu dan mengirimnya padamu.

Aku harus perhatian seperti apa lagi?

Berikan sesuatu yang bisa kuterbitkan.

Aku selalu membawa apa yang kamu kirim padaku.

Lihat.

Apa yang bisa kutulis hanya dengan satu halaman ini?

Apa salahnya dengan itu?

Bukankah itu sudah cukup?

Haruskah aku menulis semuanya untukmu,

dan menyajikannya padamu di atas piring perak?

Apa masalahmu?

Kamu punya kaki. Apa tugas reporter?

Reporter harus berlari-lari.

Ya, aku tahu. Aku tahu, tapi...

Tapi?

Ini Pusat Kesejahteraan Daesan.

Ini Googil Grup.

Lalu?

Ingat apa yang terjadi pada Park Se Ho

- dari Sunha News? - Apa yang terjadi?

Dia menggalinya selama dua tahun,

lalu dipecat.

Hidupnya hancur. Dia berakhir menggoreng ayam.

Begitu rupanya.

Dan hanya selama setahun.

Dia meninggal akibat stres tahun lalu.

Pria yang malang.

Choi Gyu Han dari Nasan lebih buruk lagi.

Mau mendengar lebih banyak? Mau daftarnya?

Ada banyak sekali!

Silakan. Buat daftarnya saja.

Jadi, akankah kamu melakukannya atau tidak?

Bukannya aku tidak bisa melakukannya...

Jadi, kamu tidak akan melakukannya? Baik.

Hei!

Kamu bukan reporter sejati.

Dengar. Maaf,

tapi anak keduaku akan lahir pekan depan.

Setelah ada lebih banyak orang yang harus kunafkahi,

moto hidupku berubah.

"Mari hidup sederhana tetapi panjang."

"Palu akan memukul paku yang menonjol keluar."

Baik. Hiduplah sederhana dan panjang. Keluar.

- Apa? - Keluar. Sekarang.

Ayolah, jangan bersikap seperti itu.

- Keluar, sampah. - Ayolah.

Kamu hanya sampah.

Kamu tidak layak berada di dalam mobilku.

- Keluar. - Deul Ho.

Keluar. Ini.

Ini. Ambil sampahmu selagi kamu keluar.

Tutup pintunya.

- Kamu jahat sekali. - Tutup pintunya. Sekarang!

- Tutup pintunya, sampah! - Tapi...

Ini di tengah jalan raya!

Deul Ho, berengsek!

Selagi kamu memungut sampah,

pikirkanlah tentang kode etik jurnalisme,

paham?

Sialan. Orang berengsek itu.

Sialan.

- Pak. - Ya?

- Hadiah. - Ya, hadiahnya.

Terima kasih.

"Subkontraktor Googil Electronics"

Kamu mengunggah ini

di grup percakapan subkontraktor

Electronics, bukan?

Pak...

"Pimpinan Guk Jong Hee."

"Wakil Pimpinan Lee Ja Gyeong."

"Akhirnya kita memiliki eksekutif yang berbakat."

"Aku sudah menunggu..."

Apakah kamu menjilat Ja Gyeong?

Tidak, Pak.

Aku pikir aku hanya bersikap sopan.

Tolong maafkan aku.

Ada aturan untuk menjilat.

Kamu juga butuh waktu yang tepat untuk berpindah pihak.

Kini Googil Electronics tidak punya alasan untuk menemuimu.

Maaf? Tapi kontraknya belum kedaluwarsa.

- Kontrak? - Ya.

Kami pasti akan menepati tanggal produksi.

Kamu bodoh sekali.

Dengar. Aku tidak akan menemuimu lagi.

Aku tidak mau bekerja lagi denganmu.

Kurasa aku sudah mengatakannya dengan jelas.

- Kamu tidak mengerti? - Pak Guk.

Sekalipun kamu memproduksi barang-barang tepat waktu,

aku akan mengeluh bahwa ada yang rusak.

Jika kamu mengganti bagian yang rusak,

aku akan mengeluh bahwa kualitasnya buruk.

Jika kamu memperbaiki kualitasnya dan mengirimnya kembali,

aku akan mengeluh bahwa kamu terlalu lama

dan akan memutuskan hubungan dengan perusahaanmu.

Baik. Jika kamu terus menggangguku,

aku akan menelepon pengacaraku

dan menuntutmu karena menghalangi bisnis.

Berhentilah membuatku kesal dan enyahlah.

Kumohon, Pak.

Aku punya 320 pegawai yang mengandalkan aku,

dan tiga subkontraktor di bawahku.

Itu masalahmu!

Jika kamu menghitung keluarga mereka,

itu lebih dari 1.000 orang.

Kumohon berbaik hatilah pada kami.

Berbaik hatilah pada kami.

Pria yang malang.

Kenapa kamu ikut campur?

Mendengar situasinya,

aku kasihan padanya.

Kita harus mencari jalan keluarnya, bukan?

Ya, Pak. Terima kasih.

Tapi kamu membuat kesalahan, jadi, kamu harus dihukum.

Maaf?

Itu bukan sopan. Itu sumpah kesetiaan.

- Kamu benar-benar bodoh. - Maaf, Pak.

Tidak apa-apa.

Karena tidak sepanjang itu, mari kita lakukan ini.

Mari kita berbuat adil.

Satu pukulan per huruf.

Ya? Tiarap.

Pak.

Sebentar lagi usiaku 60 tahun.

Anakku sedang meraih gelar pascasarjananya.

Dia akan segera menikah.

Aku akan menjadi kakek tahun depan.

Lalu? Apa masalahnya? Hei, Pak.

Aku tidak peduli dengan situasi keluargamu.

Jika tidak mau, lupakan saja. Pergilah.

- Aku menyuruhmu pergi. - Pak.

Apakah pria tua ini tuli?

Aku sudah menyuruhmu pergi.

Aku memberimu kesempatan, tapi kamu menolaknya.

Apa lagi yang bisa kulakukan?

Tidak, Pak. Aku bersedia dipukul.

Benar.

Baiklah.

Hitung dengan benar. Untuk setiap pukulan,

teriak "Setia." Paham?

Kita mulai.

- Hei, hei. - Apa?

Kenapa kamu melakukan itu?

Duduklah.

Astaga. Anak buahku.

Kamu beruntung adikku ada di sini.

Mari kita perbaiki diri, ya?

Ya, Pak.

Ada 26 huruf, jadi, 26 pukulan, bukan?

- Benar. - Baik.

Punya cucu bukan pencapaian yang hebat.

Baik, tahan posisimu.

Baik. "Setia." Paham?

Ya, Pak. Terima kasih.

Setia!

Setia!

- Apa itu membangunkanmu? - Ya, Pak.

Setia!

Aku berpikir

perutku membutuhkan minyak,

lalu kamu meneleponku. Ada apa denganmu?

Marinir Amerika memiliki tradisi

makan steik malam sebelum

operasi amfibi.

Jadi, saat mereka makan steik, mereka tahu

mereka akan menjalani operasi amfibi keesokan harinya.

- Lalu apakah kita... - Mari kita berperang.

Melawan siapa?

Apa? Kamu ingin bertarung dengan siapa?

- Googil? Lee Ja Gyeong? - Seakan kamu tidak tahu.

Saat berburu rubah,

- jangan beri dia... - Waktu untuk berpikir.

Benar. Jangan beri dia waktu untuk berpikir.

Langsung bunuh.

Kamu sudah mengatakannya berulang kali.

Karena itu penting.

Ini. Makanlah.

So Mi, kamu juga. Makanlah. Kamu bisa bekerja dengan baik, bukan?

- Ya, Pak. - Kamu juga, bukan?

- Ya. - Aku harus bekerja dengan baik.

- Baik. Bersulang. - Bersulang.

Dong Chool. Bawa ini keluar.

Ini berlebihan.

Keluarga kita ada di sini.

Kita harus bermurah hati. Pergilah.

Ini dia. Tambah lagi.

Kamu membawa satu babi utuh.

Aku tahu kami makan banyak, tapi apa kamu menipu kami?

Aku terluka. Kenapa kamu mengatakan itu?

Aku sudah memesannya lebih dahulu.

Aku hanya senang saja.

Dong Chool. Duduklah bersama kami, Pak Ahn.

Tidak ada orang lain di sini. Tutup restorannya dan makan bersama kami.

- Duduk. - Duduk.

- Jung Ja. - Ya?

Jangan berpura-pura sibuk.

Keluar dan bergabunglah bersama kami.

Lihat dirimu, Pak Joe.

Kapan kamu menjadi sangat murah hati?

Ini. Mari minum.

- Baik. - Astaga.

Astaga. Terima kasih.

Ini.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Ini. Hadiah.

Apa ini?

50.000 dolarmu.

Man Soo mendapatkan pinjaman menggunakan

deposit rumah kami sebagai jaminan.

"Cek senilai 1.000 dolar"

Terima kasih sudah bekerja keras walaupun tidak berbayar.

Kini kalian harus fokus pada restoran kalian.

Kita sudah akrab selama berbulan-bulan ini.

Entah apa kami bisa menerima ini.

Kamu harus melakukan sesuatu yang menghasilkan uang sekarang.

Fokuslah pada restoran ini.

Tetap saja. Menyenangkan menerima uang.

- Kamu setuju, bukan? - Ya, tapi...

Aku merasa agak... Kamu tahu.

Kalau begitu, semua daging ini kami yang traktir.

- Makanlah! - Benar.

Astaga.

Tapi kini aku merasa agak sedih.

Kita mungkin tidak akan bertemu lagi.

Apa kamu akan beremigrasi?

Kita harus sering bertemu.

Tentu saja. Jangan seperti itu. Aku akan datang setiap hari.

- Sungguh? - Tentu saja.

Mari kita sering-sering bertemu.

Astaga. Baik, mari minum.

Semuanya.

Mari minum.

Kita membutuhkan musik pada hari bahagia seperti ini.

Benar.

- Izinkan aku menyanyikan lagu. - Baik.

- Apa yang kamu lakukan? - Satu.

2. 1, 2, 3.

"Selagi kamu hidup"

"Sekalipun kamu menyesalinya, kamu akan"

Apa... Apa itu?

Kenapa pria itu menatap kita?

Ini...

Apa kamu datang karena menyesali perbuatanmu

atau untuk berdebat?

Keduanya.

Izinkan aku mengajukan satu pertanyaan.

Apa yang kamu peroleh dari ini?

Ketenaran? Uang?

Akankah ini menghasilkan uang?

Hei. Aku mungkin bisa menghasilkan uang.

Jika aku memanfaatkan Daesan untuk mencekik tenggorokan mereka,

melonggarkan cengkeramanku, dan bicara baik-baik dengan mereka,

aku mungkin bisa menghasilkan banyak uang.

Tapi apa hebatnya?

Aku bisa makan daging sapi alih-alih daging babi.

Aku bisa membeli pakaian desainer alih-alih merek tidak terkenal.

Lalu?

Anak keduamu akan lahir, bukan?

Kamu pasti bahagia.

Jika kamu berumur panjang dan mengirim anakmu

ke sekolah yang bagus dan memberinya pakaian yang indah,

apakah hanya itu yang penting?

Hanya itu yang berarti?

Kamu harus bisa membicarakan

tentang caramu menjalani hidup.

Karena kamu tidak hidup seperti itu,

kamu memiliki sebuah kantor mungil

dan makan barbeku daging adalah sesuatu yang besar.

Kamu tahu orang menyebut itu apa?

- Orang gila. - Jadi, kamu tahu.

Aku tidak tahan lagi.

Aku belum pernah berjalan

di sepanjang jalan sejak aku menjadi dewasa.

Itu membuatku memikirkan banyak hal.

Jika aku ditabrak salah satu mobil yang mengebut itu,

hidupku akan berakhir. Seremeh itu.

Tidak terlalu buruk hidup seperti orang gila.

Lalu? Maksudmu kamu akan membantuku, bukan?

Kamu bertanggung jawab untuk anak keduaku jika aku mati.

Kamu tahu aku tidak bertanggung jawab.

Di film-film,

mereka mengatakan sesuatu yang keren dalam situasi seperti ini.

Kita tidak syuting film.

Kita di lapangan bermain, bukan di film.

Omong-omong! Apa yang terjadi pada diriku?

Aku mengalami mimpi yang mengganggu belakangan ini.

Kenapa aku? Kenapa?

- Aku menyukaimu. - Aku tidak menyukaimu.

Hei, dorong aku.

- Bagaimana? - Dorong aku.

- Apa... - Dorong aku. Yang keras.

Kamu aneh sekali.

Kita sudah mengadakan pesta yang bagus sebelum berperang.

Kini kita akan memulai operasi amfibi kita.

Aku sudah diberi tahu. Baik. Baiklah.

Kedengarannya bagus, tapi ada masalah.

- Apa? - Kepala redaksiku.

- Ada apa dengannya? - Berdasarkan riset kami,

kepala redaksi menerima beasiswa dari Googil.

Jadi, kamu tahu.

Dia sangat setia pada Googil.

Jika ada cerita tentang Googil,

dia membahas tentang pemeriksaan fakta dan hak untuk menjawab

serta menolaknya.

Dia tangguh. Dia tidak memberi kelonggaran.

Baiklah.

Tulis artikel yang kejam

dan letakkan di mejanya.

Itu akan ditolak.

Tulis saja. Tulis dan letakkan di sana.

Aku akan mengurus sisanya.

- Tapi... - Sungguh.

Lakukan saja.

Kamu mau memungut sampah lagi?

Baik! Akan kulakukan.

Sialan.

Ayah kita yang malang.

Itu cara yang menyedihkan

untuknya pergi.

Apa?

Kamu tidak mau mengeluarkan uang?

Haruskah aku ikut membayar?

Atau kamu menghina ayah kami?

Dia berulang kali mengatakan untuk memastikan semua acara

kecil dan sederhana.

Benarkah?

Karena itukah kamu mengundang kurang dari 10 orang

untuk mengucapkan selamat tinggal pada Pimpinan Googil

dan mengadakan upacara pemakaman kecil?

Hei. Apa aku satu-satunya yang dipermalukan?

Para presdir akan bertemu besok. Jangan lupa.

Sudah waktunya mereka bertemu

pimpinan yang baru untuk pertama kalinya.

Siapa pimpinan yang baru?

Bukankah kamu yang tertua, Jong Sup?

Apakah kamu yang tertua, Jong Hee?

Kita akan melanjutkan sesuai wasiat.

Jujurlah.

Siapa yang melakukan ini?

Apakah kamu?

Atau

Jong Hee, apa ini karya senimu?

Apa kamu mabuk?

Benarkah kamu minum miras

sebelum mengantar kepergian Ayah?

Ayo.

Lihat saja!

Lihat apakah kamu bisa mendapatkan keinginanmu!

Kalian membunuh Ayah, bukan?

Aku akan menyelidiki ini.

Aku bersumpah akan menyelidiki ini!

Sialan.

Apa yang terjadi?

Kenapa lama sekali?

Sekarang kita akan memulai

rapat darurat yang diminta oleh Pimpinan.

Aku akan mengumumkan

pengangkatan direktur setiap anak perusahaan.

Googil Electronics, Guk Jong Sup.

Googil Energy, Cho Tae Hwan.

Googil Distributions, Cha Hyun Gi.

Googil Produce,

Hwang Jung Min.

Apa yang kamu lakukan?

Siapa yang memutuskan itu?

Nona Lee. Apakah kamu orangnya?

Dengarkan baik-baik.

Googil adalah milik keluarga Guk.

Paham?

Berani-beraninya orang luar mencoba mengendalikan!

Apa aku salah?

Aku salah?

Jangan hanya duduk di sana.

Katakan sesuatu, paham?

Pak Jong.

Ya, Pak.

Aku juga merasa seperti itu.

Jika Anda melakukan pengangkatan seperti itu

tanpa mengadakan rapat pemegang saham,

para pemegang saham mungkin akan kesal nanti.

Aku juga

memikirkan hal yang sama.

Mendiang Pimpinan tidak memutuskan ini.

Dan kalian tidak memberi kami waktu untuk bersiap.

Untuk mengganti direktur mendadak seperti ini...

Aku khawatir

pimpinan baru memburu-buru semuanya.

Jadi,

pengangkatan ini...

Izinkan aku bicara.

- Begini... - Pak Jung,

direktur Googil Energy.

Tidak. Kini Anda mantan direktur.

Selama dua tahun terakhir, penjualan Googil Energy

dan keuntungannya telah turun. Anda mengakui itu, bukan?

Itu karena Tiongkok melarang baterai Korea.

Itu bukan hanya kita.

Mereka mengatakan hubungan dengan Tiongkok akan membaik, jadi...

Baik. Benarkah?

Tapi maaf.

Para pemegang saham yang sangat Anda perhatikan itu

tidak pengertian seperti itu.

Harga saham turun

lebih dari 22 persen selama setahun terakhir.

Direktur Choi?

Sudah berapa tahun Anda bekerja untuk Pimpinan?

Aku bekerja untuknya selama 30 tahun.

Dahulu Anda asisten pribadinya

dan berakhir di dewan direksi.

Anda sudah lama menikmati hidup yang menyenangkan.

Orang yang meninggal adalah kakak Anda, bukan?

Ibunya Pak Guk Jong Bok.

Hei.

Ja Gyeong.

Googil bukan milik keluarga Guk

atau keluarga Choi.

Mulai sekarnag, semuanya akan dinilai

hanya berdasarkan

kinerja perusahaan.

Itu adalah instruksti terahir yang diberikan padaku

oleh mendiang Pimpinan.

Jika kalian berencana

menjilat orang-orang yang tepat

dan hidup sebagai parasit, menyerahlah.

Googil akan berubah

dan melangkah maju dengan seorang pimpinan baru.

"Kenapa Pusat Kesejahteraan Daesan menyingkirkan orang?"

"Pusat kesejahteraan itu tidak punya alasan untuk menculik orang"

"Politisi mengurung orang-orang..."

Sudah kuberikan padanya.

"Pusat Kesejahteraan Daesan Di Mana Jasadnya?"

"Mengurung orang-orang..."

"Pusat Kesejahteraan Daesan Di Mana Jasadnya?"

Tentu dia akan pergi dan melaporkannya.

Halo.

Halo, Nona Lee.

Maksudku Wakil Pimpinan Lee.

Lama tidak berjumpa. Duduklah.

Ini sashimi-nya!

Baik, Pak. Terima kasih. Akan kuantarkan.

Kamu pegawai baru?

Aku pegawai paruh waktu.

Aku dibayar 8 dolar 30 sen per jam.

- Upah minimum. - Begitu rupanya.

Omong-omong, tolong hentikan apa yang kamu sebutkan

pagi ini agar tidak diterbitkan.

Dan tolong tutup mulut reporter itu.

Astaga. Tentu saja.

Mengesalkan sekali.

Itu artikel yang konyol.

Aku akan menangani reporter yang mengirimnya.

Baik.

Ini.

Omong-omong...

Jadi... Keponakanku

bersiap

mendaftar pekerjaan di Googil Electronics.

Begitu rupanya.

Ya. Namanya Kim Ji Hwa.

Ji Hwa.

Itu namayang bagus, bukan?

Ya.

Dan... Jadi...

Koran kami berencana

melakukan penugasan kembali segera.

Jika Anda lebih memperhatikan aku...

Tentu saja.

Jika orang berbakat seperti keponakanmu

mau bergabung dengan tenaga kerja Googil,

kami akan berterima kasih.

Tolong lanjutkan kerja bagusmu seperti biasanya.

Terima kasih.

Anda terlalu baik.

Kami selalu melihat dunia lewat mata Googil.

- Silakan makan. - Baik, Bu.

"My Lawyer, Mr. Joe 2, Crime and Punishment"

"Episode 20"

Di mana?

Hanya itu?

Sialan.

Mereka memakannya?

Siapa yang makan?

Ketemu.

Bagus.

Bagus.

Bagus.

Kerjamu bagus.

Bau apa ini?

Apa kamu bermain-main di pasar ikan?

Bau sekali, bukan?

Di mana kamu mendapatkan itu? Kotor sekali.

Kamu bilang kamu butuh bukti yang solid.

Mari kita dengarkan dan lihat bagaimana Lee Ja Gyeong

terhubung dan memanipulasi media.

Dari mana kamu mendapatkan ini? Apakah diperoleh secara ilegal?

- Ilegal. - Apa?

Hingga 10 tahun dipenjara,

atau penarikan izin hingga 6 tahun.

Apa gunanya bukti yang tidak bisa diterima oleh pengadilan?

Tidak ada gunanya.

Tapi setidaknya kamu bisa melihat cara mereka bermain.

Mari kita dengarkan.

Baik, mari kita dengarkan.

Apa ini?

Tunggu.

Ada apa dengan ini? Kenapa tidak bisa dimainkan?

Deul Ho. Kamu berusaha terlalu keras.

Baik. Setidaknya kamu mencoba cara yang baru.

Di sini mahal.

Aku akan mentraktirmu makan sashimi di sini nanti.

Wanita berengsek itu.

Apa dia berbicara padaku?

Dia mengetahui rencanamu.

Hei.

Itu buang-buang uang.

Tenanglah.

Omong-omong, aku mencoba mendapatkan

surat perintah untuk menggali lahan itu lagi,

tapi mereka bergeming. Mari kita upayakan itu lagi.

Aku bau dan membuang-buang uang. Sialan.

Tentu saja.

Jika orang berbakat seperti keponakanmu

mau bergabung dengan tenaga kerja Googil,

kami akan berterima kasih.

Tolong lanjutkan kerja bagusmu seperti biasanya.

Terima kasih. Anda terlalu baik.

Kami selalu melihat dunia lewat mata Googil.

Mereka melihat dunia lewat mata Googil.

Teruslah mencari, berengsek.

"Sedang dibersihkan"

"Dilarang Masuk"

Siapa itu?

Aku mengklik artikel itu, dan rupanya menarik.

"Pusat Kesejahteraan Daesan Menculik Orang Tidak Berdaya..."

Permainan apa yang kamu mainkan?

Sayangnya, ini bukan permainan.

Kamu jaksa pertama

yang menyelidiki Pusat Kesejahteraan Daesan.

Tapi penyelidikan itu penuh dengan kekurangan.

Selain itu, ada bukti bahwa kamu tetap

tutup mulut terkait kejahatan itu

dan membantu serta mendukung mereka.

Serta, walaupun tidak ada yang membuka mulut,

semua orang tahu apa yang terjadi.

Itu tulisannya. Itu cukup menarik.

Haruskah terus kubacakan untukmu?

Aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan.

Jangan keluar. Dengan sifat pemarahmu,

kamu akan menamparku begitu kamu keluar.

Tetap di dalam.

Apa kamu mempermainkan aku?

Aku tidak mempermainkanmu. Ini sungguh-sungguh.

Itu ada di situs web Shinha News.

Untungnya, aku sudah menghapusnya dalam beberapa menit.

Bagaimana mungkin?

Reporter yang menulis itu

menelepon aku selagi memeriksa faktanya.

Itu dihapus karena aku menyangkali fakta-fakta itu.

Joe Deul Ho, itu kamu, bukan?

Aku tidak bisa berpura-pura bodoh dilihat dari situasinya.

Ya, ini Joe Deul Ho.

Begitukah caramu hidup?

Ada apa dengan cara hidupku?

Aku ingin mengajukan pertanyaan yang sama.

Begitukah caramu hidup?

- Apa itu? - Lupakan saja.

Jangan bertengkar di tempat bau seperti ini.

Aku datang ke sini untuk membantumu.

Apa dampak positif sebuah artikel seperti ini untukmu?

Apakah kamu tahu kamu mencari masalah

dengan jaksa Korea?

Lupakan saja. Aku akan membiarkanmu menghadapi kekacauan besok.

Kamu akan menerima banyak telepon yang menyelamatimu. Sampai jumpa.

Tunggu!

Tunggu sebentar.

Artikel ini.

Siapa yang menulis ini?

Aku akan mengunggahnya besok, jadi, kamu bisa membacanya.

Baik.

Apa yang harus kulakukan

untuk menghentikan ini?

Kamu harus datang ke sini untuk membuat kesepakatan.

Aku hanya ingin kamu melakukan satu hal.

Jangan menghentikan surat perintah untuk menggali lahan

yang diminta Kang Ki Young.

Baik.

Itu sudah cukup, bukan?

Selama aku tidak menghentikannya?

Selama kamu tidak menghentikannya, aku akan mengurus

apakah itu akan dikabulkan atau tidak.

Baik.

Kamu sudah berjanji.

Aku sumber cerita itu.

Jadi, selama aku menutup mulutku,

cerita ini tidak akan diterbitkan.

Lama tidak berjumpa.

Sepakat?

Tangan satunya.

Mari kita selesaikan satu persatu.

Jika kamu tahu musuhmu, kamu akan menang.

Hei, tunggu. Maaf,

tapi aku stres

karena aku hampir kehilangan rumahku.

Hei.

Kita memprediksi bahwa keluarga ini

akan terjun dalam pertarungan warisan

begitu Pimpinan Guk Hyul Il meninggal.

Kim Hyun Gi. CEO sebuah subkontraktor.

Dia melaporkan Guk Jong Sup atas penyerangan baru-baru ini.

- Pemilihan waktu yang tepat, bukan? - Hei.

Apa yang kamu rencanakan?

Googil bukan musuh yang mudah.

Aku tidak suka sesuatu yang mudah.

Ini kasus kriminal. Kenapa kamu ikut campur?

Ini untuk para jaksa.

Apakah pengadilan hanya mengurus kasus kriminal?

Tapi kita tidak disewa untuk kasus ini.

Tidak ilegal menyelidiki kasus di mana kita tidak disewa.

Kamu akan pergi menemui dia?

- Bukankah itu hebat? - Kenapa hebat?

Tidak?

Kenapa tidak?

Sialan.

"Keputusan Untuk Tidak Menuntut"

"Keputusan Untuk Tidak Menuntut"

Maaf.

Apa... Apa.. Apa yang kamu lakukan?

Astaga! Kamu memilih hari yang salah untuk ini!

Kamu tidak akan tenggelam, kamu akan mati beku!

- Siapa... - Seharusnya aku tidak berjalan

ke arah sini.

Aku Joe Deul Ho, tapi apa pentingnya?

Akankah kamu memaksa istrimu berjalan sendirian

saat anak-anakmu menikah?

Kamu tidak mau melihat cucu-cucumu?

Itu juga tidak penting. Ayo.

Dingin. Ayo.

Ayo.

Astaga. Apa yang kamu lakukan? Dingin sekali.

Dia memukulku sebanyak 26 kali.

Di usiaku sekarang,

aku menunduk di depan berandal muda

dan dipukul hingga otot-otot bokongku robek.

Dan aku harus berteriak "Setia", selagi aku dipukuli.

Untuk menyelamatkan perusahaanmu?

Benar.

Aku bisa melihat wajah-wajah pegawaiku di hadapanku.

Aku tidak mau mereka kehilangan pekerjaan.

Aku pikir aku bisa melakukan apa pun

jika aku bisa mencegah itu.

Tapi kontraknya tetap dibatalkan.

Ya. Karena itu kamu melaporkan dia

atas tuduhan penyerangan.

Tapi mereka memutuskan untuk tidak menuntut.

Dia dan para asistennya mengklaim itu tidak pernah terjadi.

Mereka menuduhmu mengada-ada,

bukan?

Benar.

Mereka menghapus video keamanan

pada saat insiden itu terjadi.

Tidak ada

hal lain yang bisa kulakukan.

Tidak ada

yang bisa dilakukan pria yang tidak berdaya sepertiku.

Mari kita lakukan ini.

Mereka bilang saat satu jalan berakhir,

jalan lain dimulai.

Mari kita mulai dengan gugatan perdata.

Tuntut mereka atas pelanggaran kontrak dan lain sebagainya.

Mari mulai di pengadilan perdata dan melanjutkan ke pidana.

Pengadilan perdata?

Seret kakak-beradik Guk dan Lee Ja Gyeong

ke pengadilan.

"Direktur Guk Jong Sup"

Ada apa?

Sekarang, kamu menendang pintuku

saat kamu masuk?

Dahulu kamu menghajar orang saat kamu masih muda

setiap kali sesuatu terjadi.

Kamu tidak bisa menghentikan kebiasaan itu?

Tetapi kamu berpikir

kamu layak mengelola Googil?

Apa kamu datang untuk bertengkar?

Apakah kamu tahu bagaimana kasus itu

dibatalkan dan kamu tidak dituntut?

"Keputusan Untuk Tidak Menuntut"

Kamu pikir itu terjadi secara otomatis?

Aku menghentikannya. Aku.

Tapi kini Joe Deul Ho terlibat.

Dia menuntut di pengadilan perdata.

Kenapa kamu memberinya celah untuk masuk?

Kenapa? Beri tahu aku!

Aku memohon kepadamu,

Guk Jong Sup. Kumohon.

Kita bisa bertengkar nanti.

Suka atau tidak,

kita harus bekerja sama sekarang.

Jangan menciptakan masalah lagi.

Jangan berpikir

aku meminta bantuanmu.

Dan jika tidak?

Jika kamu terus melakukan hal-hal yang mempermalukan perusahaan,

aku akan membunuhmu.

Bersembunyilah.

Jangan bernapas.

Menurutku Joe menyerang dengan kekuatan penuh sekarang.

Apa yang harus kulakukan?

Kita harus memotong lengan dan kakinya dahulu.

Itu akan menjadi peringatan untuknya.

Apa kamu melakukan permintaanku?

Aku menggunakan sebuah bank Hong Kong untuk mengirim

300.000 dolar ke dalam rekening Kang Ki Young.

Aku juga mengurus beberapa masalah.

"Pengaduan"

Ini salinan pengaduan itu.

Ganti rugi yang diminta

berjumlah 40 juta dolar.

40 juta dolar?

Joe Deul Ho.

Dia selalu

bicara yang bukan-bukan.

Masalahnya bukan pada jumlahnya.

Pengaduan ini meliputi

detail penyalahgunaan kekuasaan terhadap para subkontraktor.

Jika kita kalah dalam sidang ini,

itu bisa merusak citra perusahaan.

"Wakil Kepala Jaksa Kang Duk Young"

Dia mengatakan sebuah artikel

akan diterbitkan oleh Shinha News,

dan menunjukkannya kepadaku.

Menurutku akan buruk jika cerita itu diterbitkan,

jadi, aku mengirim permintaan surat perintah untuk menggali

lahan di dekat Daesan kepada orang yang bertanggung jawab.

Pak.

Kamu melakukan kesalahan besar.

Maaf?

Apa yang kamu...

Aku akan menelepon koran itu.

Mari kita bicarakan itu nanti.

"Wakil Kepala Jaksa Kang Duk Young"

"Wakil Kepala Jaksa Kang Duk Young"

- Halo? - Aku sudah menelepon koran itu,

dan mereka mengatakan itu tidak pernah terjadi.

Pak Kang.

Kamu dipermainkan.

Oleh orang bodoh seperti itu?

Karena Kang Ki Young yang menyelidiki kasus itu,

singkirkan dia dari kasus ini

sebelum mereka mulai menggali.

Lalu rahasiakan semua ini,

dan singkirkan.

Baik, Bu.

Aku mengerti maksudmu.

Pria berengsek itu.

Joe Deul Ho.

Pria berengsek yang licik itu.

Kita kekurangan orang,

jadi, cari tambahan orang untuk menangani kasus ini.

Pak.

Apa yang membawa Anda ke kantorku?

Kang.

Kamu pasti bertanya-tanya

kenapa aku ada di sini.

Sebenarnya penyidik Urusan Dalam

yang seharusnya datang hari ini.

Menurutmu kenapa?

Urusan Dalam?

Lalu?

Lebih baik

masuk ke dalam, bukan?

Joe Deul Ho...

Apa?

"Pengacara lingkungan"?

Kamu mengirim bedebah itu padaku

dan menyuruh dia mengatakan segala macam sampah.

Apa ini?

Kamu mendaftarkan lahan baru

di Yongin.

Area itu

sedang dikembangkan,

jadi, kamu butuh banyak uang untuk membeli lahan di sana.

Itu lahan

yang diwarisi istriku dari ayahnya.

Pria ini

adalah pimpinan Geng Sungman

yang mengendalikan area itu, bukan?

Kudengar

kamu menutup kasus penyerangan terhadap mereka

dan memberi mereka hukuman percobaan.

Benarkah itu?

Itu bagian dari negosiasi tuntutan

sebagai ganti atas kesaksian untuk kasus resor di Daesan.

Anda tahu itu!

Anggap saja itu benar.

Kang Ki Young.

Apa ini?

Sebuah bank di Hong Kong mencuci uangmu dengan baik.

Rekening itu juga atas nama pinjaman.

Tapi bukankah ini atas nama keluargamu?

Yang benar saja.

Seorang jaksa harus bekerja lebih baik daripada ini.

"Bank Hong Kong 300.000 dolar"

"Lee Eun Ji"

Aku belum pernah melihat ini.

Siapa yang melakukan ini?

Aku dijebak.

Aku tidak pernah menerima uang ini. Aku bersumpah!

Buktinya ada di sini.

Yang benar saja.

Kita berdua profesional. Jangan mempermalukan dirimu.

Kamu merasa dianiaya?

Kalau begitu, buktikan bahwa ini dipalsukan.

Kamu tidak bisa, bukan?

Entah pergi ke Urusan Dalam

atau lupakan semua hal

di kepalamu tentang Googil

dan Joe Deul Ho.

Silakan memilih.

Entah pergi ke Urusan Dalam

atau lupakan semua hal

di kepalamu tentang Googil

dan Joe Deul Ho.

Silakan memilih.

Ya.

Ya. Aku akan mengurusnya.

Ya. Jangan khawatir.

Lalu?

Apakah sudah berakhir?

Kamu punya jawabannya?

Tidak.

Mari berbicara secara terbuka.

Terbuka?

Sebelum Anda atau aku mulai ternoda

dan mulai hancur

karena terbiasa menerima suap...

Jadi,

mari kita membicarakan saat kita masih di universitas.

Apa yang kamu rencanakan?

Duk Young.

Dahulu,

kita pikir

kita bisa membantu memurnikan masyarakat ini,

yang sudah busuk hingga ke intinya dengan korupsi.

Bukankah begitu?

- Lalu? - Aku tahu.

Anda butuh koneksi untuk meraih posisi tinggi

dan menjadi setidaknya seorang Jaksa Wilayah.

Dengan demikian, Anda punya kesempatan untuk masuk

Majelis Nasional. Aku tahu itu.

Langsung ke intinya.

Duk Young. Terlalu sulit untuk kembali, bukan?

Bukan begitu?

Beasiswa Googil itu sebenarnya merupakan racun.

Aku tahu itu.

Karena itu Anda tidak bisa mengatakannya, bukan?

Sisi positifnya adalah

aku tidak menerima beasiswa Googil.

Lalu?

Kamu akan menyelesaikan ini?

Ya.

Akan kulakukan.

Aku akan membereskannya sampai akhir.

Aku akan mengekspos kebenaran tentang Googil

dan apa yang diperbuat Pusat Kesejahteraan Daesan.

Aku akan mengekspos semua itu.

Kirim para penyidik Urusan Dalam.

Lakukan keinginan Anda.

Aku akan berjuang sampai akhir.

Halo? Ini aku.

Baik, Pak Kang. Terima kasih.

Tidak apa-apa. Akan kutangani sendiri.

Kantor Kejaksaan harus mengurus

Kang Ki Young dengan baik saja.

Ya.

Semuanya sudah siap.

Haruskah kita mulai?

Aku akan segera kembali.

"Pengacara Joe Deul Ho"

"Kang Ki Young"

- Hei. - Apa yang kamu lakukan?

Apa lagi? Aku pengacara. Aku bersiap untuk sidang.

Kamu di mana?

Aku minum. Mau ikut?

Di mana? Apa kamu mabuk?

Aku hanya bergurau.

Aku hanya ingin mendengar suaramu.

Suaraku?

Hei, apa ada masalah?

Tidak, tidak. Tidak ada masalah.

Semoga berhasil dengan sidangmu besok.

Baik. Mari kita minum besok setelah sidangku.

Baik. Deul Ho.

Semoga berhasil dengan sidangmu.

Kenapa kamu mendoakan keberhasilanku? Sampai jumpa besok.

Telepon sopir. Ya?

Anda menelepon sopir?

Ya.

Apa kita sudah di rumah?

Di mana kita?

Hei.

Apa itu?

Siapa kamu?

Kamu...

Berita sela.

Sekitar pukul 11 pagi ini, polisi menemukan

mobil Jaksa Kang Ki Young di dekat Sungai Han.

Jenazahnya bersama dengan briket arang yang terbakar

ditemukan di dalam mobilnya.

Rumor tersebar di kalangan jaksa

bahwa dia mengalami kesulitan

karena dicurigai melakukan korupsi baru-baru ini.

Polisi menduga Kang tidak bisa menanggung

rasa bersalah dan stres, dan memutuskan untuk bunuh diri.

Ini dia.

"Semoga berhasil!'

Semoga berhasil!'

Deul Ho.

Dia harusmelihat ini.

"Jaksa Ditemukan Mati di TPA Seongnam"

Jaksa Ditemukan Mati di TPA Seongnam

"Jaksa Kang Ki Young"

"Korupsi, Bunuh Diri"

Semuanya diharap berdiri.

Silakan duduk.

Pembela. Anda hendak ke mana?

Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

Follow My IG @sultan_khilaf_sub

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.