Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia]
[Mr. BAD]
[Episode 19]
[Aula Hehuan]
Istana Hehuan?
Di mana Nan Xing?
[Istana Hehuan]
Dari mana datangnya orang ini?
Benar, dari mana datangnya?
Apakah kamu mengenalnya?
Karena aku sosok antagonis dalam buku,
dengan membuat sedikit keributan,
pasti akan ada orang yang melapor pada Pendekar Lu.
Jika sudah bertemu dengan Pendekar Lu,
maka Nan Xing tidak jauh lagi.
Kamu
tahu tidak
di mana Pendekar Lu dan Nan Xiaoxing berada?
Pendekar Xiao?
Sungguh Pendekar Xiao.
Pendekar Xiao.
Pendekar Xiao.
Akhirnya kami
bisa bertemu dengan Anda.
Benar, benar.
Kenapa mereka senang sekali?
Bahkan memanggilku pendekar?
Tidak disangka hari ini bisa bertemu.
Bisa bertemu.
Putriku, cepat gantung papannya.
Pahlawan besar.
[Merampok orang kaya membantu orang miskin]
Apa maksudnya ini?
Karena kamu merupakan pendekar
di kota peri kami.
Benar.
Pendekar Xiao,
jika bukan Anda
yang membantu kota
menangkap penjahat dan bandit,
bukan Anda yang menyelamatkan putri kami,
kami tentu tidak bisa
melewati hari yang tenang seperti sekarang.
Terima kasih Pendekar Xiao.
Pendekar Xiao,
kami juga tidak punya barang lain yang berharga.
Akan tetapi yang kami berikan
pada Anda merupakan niat tulus kami.
Silakan Tuan menerimanya.
Silakan menerimanya.
Tunggu sebentar.
Kalian bangun dulu.
Bangun.
Aku bertanya pada kalian.
Selain aku,
apakah ada pendekar lain?
Ini...
Tidak ada.
Kota peri kami selama beberapa tahun ini,
dari tua sampai muda,
semuanya bergantung pada perlindunganmu.
Ada dirimu,
siapa lagi yang berani menyebut dirinya pendekar?
Bukankah aku ini antagonis?
Kenapa berbeda dengan
yang ditulis Nan Xing?
Ada apa dengan Pendekar Xiao?
Tidak tahu.
Kalau begitu, apakah di kota peri ini
terdapat seorang Peri?
Peri?
Dia juga memiliki air mancur peri.
Air mancur peri?
Aku belum pernah mendengar soal Peri.
Jika air mancur peri pernah sekali.
Ia sepertinya ada di kota peri arah...
Di sana.
Di mana?
Benar, di sana.
Di sana, di sana.
Jaraknya dari sini
sekitar 30 mil lebih.
Benar.
Baik.
Ambillah.
Pendekar Xiao!
Jangan pergi, Pendekar Xiao!
Jangan pergi, Pendekar Xiao!
Peri, Peri.
Meskipun kita tidak pernah berjumpa,
namun Nan Xing masih menungguku.
Aku meminta belas kasihanmu,
tolong bantu aku kali ini.
Antarkan aku kembali.
Antarkan aku kembali.
Antarkan aku kembali.
Antarkan aku kembali.
Antarkan aku kembali.
Antarkan aku kembali.
Uang.
Antarkan aku kembali.
Antarkan aku kembali.
Ini kenapa masih belum bisa?
Antarkan aku kembali.
Antarkan aku kembali.
Antarkan aku kembali.
Sebenarnya mau bagaimana
baru bisa mengantarku kembali?
Apakah kamu sedang mempermainkanku?
Di mana kamu menyelamatkanku?
Air ini begitu dangkal,
bagaimana mungkin aku tenggelam?
Xiao Xiong.
Dia sudah pulang, bukan?
Apa yang dia janjikan?
Dia berjanji tidak berpacaran denganmu.
Kalau tidak, aku akan menarik
semua dana investasiku.
Hanya saja aku berharap
kelak saat mengambil keputusan
di luar dari pekerjaan,
pertimbangkanlah baik-baik.
Ada beberapa hal
yang tidak bisa aku selesaikan.
Seporsi wonton daging segar, lalu?
Tumis kentang, paprika dan terong.
Tumis kentang, paprika dan terong.
Ini saja?
Benar.
Baik, totalnya 20 yuan.
Silakan scan barcode ini.
Ayah, aku pergi dulu.
Hati-hati.
Qingqing,
pergi mengantar makanan?
Bisa tidak?
Kenapa tidak bisa?
Sejak SMP aku sudah
membantumu mengantar makanan.
Jangan membual lagi, oke?
Sudah kejadian berapa tahun lalu.
Aku katakan padamu, hati-hati saat berkendara.
Jangan sampai menumpahkan wontonnya.
Ternyata kamu ini memedulikan wontonnya.
Kamu pikir?
[Wonton]
Xiao Lu.
Bibi.
Aku tahu kenapa kamu kemari.
Meskipun aku tidak tahu
detail dari masalah yang terjadi,
tapi aku juga bisa menebak
gambaran persoalannya.
Qingqing kami ini
sudah mandiri sejak kecil.
Dia memiliki pemikirannya sendiri.
Aku dan Ayahnya
terus sibuk dengan kedai ini.
Sejak kecil juga tidak begitu menjaganya.
Akan tetapi bagaimanapun juga,
kehidupannya, belajarnya,
semuanya diatur dengan sangat baik.
Saat itu
hendak membuka perusahaan untukmu,
ayahnya menentangnya.
Dia bilang seorang wanita
tidak perlu begitu bersusah payah.
Namun setiap kali,
dia masih saja begitu senangnya kembali dan berkata
kalian sesaat kepikiran soal ini,
sesaat kepikiran soal itu.
Lalu sekarang,
apa yang sudah kalian lakukan?
Meskipun kami
tidak ingin dia begitu susah payah
berusaha sebegitu keras,
tapi melihat dia begitu teguh,
begitu senang,
menurutmu aku dan ayahnya
bisa menentang apa lagi?
Xiao Lu.
Jika kamu memang sungguh
menyukai Qingqing,
maka dewasalah.
Aku sebagai seorang Ibu
tidak ingin putriku sendiri
menjaga seorang anak
yang tidak dewasa seumur hidupnya.
Masih belum makan, 'kan?
Makanlah semangkuk wonton.
Terima kasih.
Makan dulu baru pergi.
Kami masih sibuk di sana.
♫ Mengejar di tengah kerumunan ♫
Xiao Wudi.
♫ Terpisah terlalu jauh, tak terdengar ♫
Aku mengingat kita
dimulai dari hari ini.
♫ Bisakah membuka matamu ♫
♫ Berhenti di saat ini ♫
Aku tahu
♫ Mencoba untuk mengembalikan kepercayaan ♫
kamu pasti sedang memikirkan cara untuk kembali.
♫ Melampaui batasan mimpi buruk ♫
Aku akan menunggumu dengan kuat di sini.
♫ Bagaimana menafsirkan mimpi ini ♫
♫ Setelah rindu pergi ♫
♫ Ingin melepaskan, tapi malah sangat melekat ♫
♫ Saat terbangun ♫
♫ Aku takut hatiku akan hancur ♫
♫ Biarkan salju menutupi dunia ♫
♫ Melihat gambaran sempurna di masa depan ♫
Pagi, Nan Xing.
Pagi.
Pagi.
Pagi.
♫ Tak perlu takut ♫
♫ Saat aku berjalan memasuki kegelapan ♫
Pagi semuanya.
Pagi, Kak Jiao.
♫ Mohon tetaplah di sisiku ♫
♫ Tunggu ombak surut dan membawa pergi kesedihan ♫
♫ Kita berubah menjadi bunga yang terjatuh ♫
♫ Tak peduli siang atau malam ♫
♫ Berpelukan erat ♫
♫ Lampu tidak akan padam ♫
♫ Setelah rindu pergi ♫
♫ Ingin melepaskan, tapi malah sangat melekat ♫
Bos.
Aku sekarang akan menelepon
agar supir membawa mobilnya kemari.
♫ Saat terbangun ♫
♫ Aku takut hatiku akan hancur ♫
♫ Biarkan salju menutupi dunia ♫
♫ Melihat gambaran sempurna di masa depan ♫
♫ Tak perlu takut ♫
Sedang bertengkar.
Dia sedang kesal denganku.
♫ Saat aku berjalan memasuki kegelapan ♫
Tutup mulutmu!
♫ Mohon tetaplah di sisiku ♫
♫ Tunggu ombak surut dan membawa pergi kesedihan ♫
♫ Kita berubah menjadi bunga yang terjatuh ♫
♫ Tak peduli siang atau malam ♫
♫ Berpelukan erat ♫
♫ Lampu tidak akan padam ♫
♫ Saat aku berjalan memasuki kegelapan ♫
♫ Mohon tetaplah di sisiku ♫
♫ Tunggu ombak surut dan membawa pergi kesedihan ♫
♫ Kita berubah menjadi bunga yang terjatuh ♫
♫ Tak peduli siang atau malam ♫
♫ Berpelukan erat ♫
♫ Lampu tidak akan padam ♫
♫ Berpelukan erat ♫
♫ Lampu tidak akan padam ♫
Ibu, aku pulang.
Nan Xing, istirahat sebentar.
Minum segelas susu.
Baik. Terima kasih, Bu.
Hati-hati.
Hati-hati panas.
Baik.
Kenapa belakangan ini larut sekali?
Belakangan ini saat siang hari,
aku harus menemani Bos bertemu dengan investor.
Tidak ada waktu untuk memikirkan alurnya.
Kemudian asal menulis saat pulang,
alhasil sudah begitu larut.
Sudah kubilang Bos kalian ini
suka padamu, 'kan?
Bertemu klien hal yang begitu penting,
juga harus membawamu.
Aku pergi
hanya untuk memberi dukungan.
Sepertinya Bos kami
juga merasa sedikit bersalah.
Sebelumnya masalah seperti ini
selalu CEO Ye yang mengaturnya.
Sekarang, dia sudah mengundurkan diri.
Kenapa dia mengundurkan diri?
Mereka berdua bertengkar?
Aku tahu.
Karena kamu terlalu hebat.
Benar.
Lihat, tebakanku benar, 'kan?
Kamu cepat pergi tidur.
Aku akan tidur setelah selesai menulis.
Baiklah.
Kalau begitu kamu jangan terlalu malam.
Baik.
Oh ya,
kenapa akhir-akhir ini tidak melihat Xiong?
Dia sudah pulang ke kampung halamannya.
Pulang kampung halaman juga tidak pamit dulu.
Baiklah, aku tidak mengganggumu lagi.
Baik.
Istirahat lebih awal.
Selamat malam.
Selamat malam.
Direktur Lu.
Aku katakan padamu.
Soal investasi dana seperti ini,
dulu
aku selalu membicarakannya dengan Ye Qing.
Aku tahu
seberapa banyak dia berkontribusi
untuk X-Culture ini.
Jadi aku juga
tidak berencana membohongimu.
Aku tahu kamu saat ini
berupaya bertemu dengan pihak investor dari segala penjuru.
Tapi aku bisa
dengan jelas memberitahumu.
Usaha dan kerja kerasmu,
tidak akan membuahkan hasil.
Sebaiknya langsung berhenti dan menyerah saja.
Kenapa?
Pertama,
kami mengakui idemu.
Impianmu sangatlah bagus.
Tujuanmu juga sangat bermakna.
Namun kamu tahu,
yang dunia ini butuhkan bukanlah ide.
Melainkan orang
yang bisa mewujudkannya.
Bagi X-Culture,
orang ini adalah Ye Qing,
bukan kamu.
Kedua.
Kamu tidak seharusnya
menendang ayahmu keluar.
Meskipun jumlah uang ini tidak besar,
tetapi selama dia ada,
semua orang akan tahu bahwa
terdapat nilai bisnis yang sangat tinggi
di balik perusahaan ini
yang sedang mendukung.
Sekarang Ye Qing sudah pergi,
juga tidak ada dukungan dari ayahmu lagi.
Sebagai pihak investor,
aku menyadari performamu sekarang
sangat tidak rasional.
Aku mengerti.
Tampaknya kita
tidak perlu lanjut membicarakannya lagi.
Terima kasih atas kejujuran Anda.
Pak.
Kami menunggumu
di pintu sebelah utara.
Kami menunggumu di pintu keluar.
Baik, terima kasih, sampai jumpa.
Bos.
Kendaraannya sebentar lagi tiba.
Batalkan janji-janji
berikutnya.
Kamu tidak pergi menemui mereka lagi?
Ucapannya masuk akal.
Jumlah uang ini juga tidak begitu besar.
Aku bisa menyelesaikannya sendiri.
Kamu sudah menyadarinya?
Kamu pergi cari agen,
bantu gadaikan rumahku.
Bagaimana kalau dipikirkan lagi?
Demi hal ini
kamu menjual rumahmu,
sungguh tidak layak.
Jangan dibicarakan lagi.
Hati-hati aku akan meliburkanmu jika kamu mengatakannya lagi.
Ayo jalan.
[Properti berkualitas, menjual dengan sepenuh hati]
Baiklah.
Kamu langsung pasang saja.
Harga bisa kita bicarakan nanti.
Semakin cepat semakin baik.
Aku pesan
set tumis kentang porsi besar,
tidak mau peterseli.
Halo, Nan Xing ada apa?
Bu, aku saja.
CEO Ye, apakah kamu sibuk hari ini?
Sibuk, kenapa?
Ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu.
Apakah aku boleh
datang mencarimu saat kamu senggang nanti?
Begini saja.
Pulang nanti
kemarilah dan bantu aku, oke?
Baik.
Sampai jumpa.
Baik, sekian dulu.
[Properti berkualitas, menjual dengan sepenuh hati]
[Wonton Ye Ji]
Wonton daging segar.
Duduk di sebelah.
Qingqing.
Kamu bersihkan dulu bagian ini.
Baik.
Wonton Anda.
Baik, baik.
Silakan duduk di sana.
Halo, duduk di sini saja.
Duduk di sebelah saja.
Jamur.
Daging jamur.
Aku paket lengkap.
Benar, benar.
Paket lengkap, 'kan?
Paket lengkap, 18 yuan.
Baik.
Sudah, kamu mau pesan apa?
Aku ingin isi udang.
Isi udang, porsi besar atau kecil?
Sudah datang?
Porsi kecil, isi udang.
CEO Ye.
Jangan berdiri di sana, ayo cepat bantu.
Daging jamur porsi besar.
Porsi besar, ya?
Ini ayah dan ibuku.
Nan Xing.
Halo, Bibi.
Halo, Paman.
Halo.
Halo, halo.
Hari ini terlalu banyak orang.
Terima kasih sudah datang membantu.
Tidak apa-apa.
Nan Xing.
Antarkan dua mangkuk wonton ini
ke sisi tangan kananmu
yang paling dalam, meja nomor 2.
Pergilah.
Bagaimana mau bekerja jika membawa tas seperti itu?
Tumis kentang, porsi besar atau kecil?
Porsi kecil.
Porsi kecil, harganya 12 yuan.
Baik.
Lalu?
Mari.
Hari ini kita beradu kemampuan minum.
Kenapa hari ini ada waktu kemari?
Tidak perlu menjaga toko?
Aku hanya ingin makan
barbekyu di kedai kalian.
Baiklah.
Oh ya,
bantu aku bakar satu terong juga.
Baik, tunggu sebentar.
Cobalah.
CEO Ye.
Dibandingkan dengan saat kamu di perusahaan,
kamu sungguh berbeda sekarang.
Cobalah selagi masih panas.
Lihat enak atau tidak.
Bagaimana?
Enak sekali.
Tadi saat membantu
menuangkan wonton di kedai,
aku sudah merasa enak sekali.
Ayo makan satu.
Aku sudah makan setiap hari.
Cepat makanlah.
Kemudian,
aku sekarang merupakan
rakyat yang pengangguran.
Jadi jangan selalu memanggilku CEO Ye.
Tidak bisa.
Kamu tetap CEO Ye.
Kamu dari pagi sampai malam
di kedai wonton,
apakah sangat melelahkan?
Sebaliknya aku merasa baik-baik saja.
Karena semuanya pekerjaan fisik.
Dibandingkan dengan dulu mengatur perusahaan,
sekarang aku jauh lebih lega.
Aku tidak perlu memakai sepatu hak tinggi lagi.
Aku juga sangat tidak terbiasa.
Jika tidak terbiasa,
maka lepaskan saja.
Sekarang?
Memangnya kenapa?
Tidak bisa?
Aku temani kamu.
Baik, lepas ya lepas.
Bukankah jauh lebih nyaman?
Masih seperti biasa,
menambahkan sedikit cabai.
Baik, terima kasih.
Katakanlah, ada urusan apa hari ini mencariku?
Bos
ingin mengeluarkan ayahnya.
Apa maksudnya?
Bos ingin membeli
seluruh saham di tangan ayahnya.
Selain itu, tidak boleh menyentuh
uang kas dari perusahaan.
Sekarang dalam kondisi seperti ini,
tidak akan ada orang yang mau mengambil alih, 'kan?
Dia mana punya uang sebanyak itu?
Jadi dia menggadaikan rumahnya.
Agen mengatakan
rumahnya itu merupakan rumah mewah,
akan sangat mudah dijual.
Sepertinya tidak lama lagi
akan terjual.
Meskipun Bos tidak berkata apa pun,
tapi aku merasa
hal ini ada hubungannya denganmu
yang mengundurkan diri.
Aku berpikir,
bisakah kamu kembali menasihatinya?
Mungkin saja ada solusi
untuk menyelesaikan masalah ini.
Baiklah.
Kamu sekarang sudah dewasa.
Benarkah?
Namun, aku bukan lagi
karyawan X-Culture sekarang.
Aku tidak punya kuasa
untuk menanyakan soal ini.
Baiklah.
Anggap saja aku hari ini
datang bekerja seharian
untuk mantan atasanku.
Datanglah bekerja ke sini
kapan pun itu.
Makan dan minum gratis,
tapi tidak dibayar.
Memberi arak gratis bisa, 'kan?
Ini tidak masalah.
Mari, ayo coba juga ini.
Sangat enak.
[Lu Zichen]
Bos ingin membeli
seluruh saham di tangan ayahnya.
Selain itu, tidak boleh menyentuh
uang kas dari perusahaan.
Jadi, dia menggadaikan rumahnya.
[Kabarnya]
Apa artinya ini?
[Ye Qing]
Aku dengar
kamu ingin mengeluarkan ayahmu?
Kenapa tiba-tiba sekali?
[Dia memberitahuku kamu saat itu]
[Lu Zichen]
Orang yang sudah tidak bekerja sebaiknya istirahat dengan baik.
Proyek Pengembangan Bersama Kekayaan Intelektual,
bagaimana aku harus membalasnya?
Untung ada buku rahasia yang diberikan CEO Ye.
CEO Ye kapan bisa kembali?
Meskipun dia memberikan buku rahasia,
aku juga tidak bisa mengurus
persoalan sebanyak ini sendirian.
Bintang kecilku.
Pak Shi.
Proposal Proyek Bintang Baru
hanya tersisa kalian berdua saja.
Apakah kamu lupa?
Sebelum dirilis, aku harus sudah menyelesaikannya.
Jika sudah membuat janji dengan Xiao Wudi,
beri tahu aku lagi.
Halo?
Halo, Nyonya.
Aku agen properti yang bertanggung jawab
atas penjualan rumah kalian.
Aku ingin memberi tahu kalian,
rumah Direktur Lu kalian
sudah ada yang mau membelinya.
Cepat sekali?
Ini baru dipasang beberapa hari saja.
Sekarang pasar properti sangat ramai.
Terutama seperti rumah mewah
miliki Direktur Lu kalian,
sangat diburu.
Harga yang disepakati sangat memuaskan.
Mohon Anda
memberi tahu Direktur Lu kalian.
Baik, aku mengerti.
Terima kasih.
Sama-sama.
Bos.
Barusan agen properti menelepon.
Katanya, rumahnya sudah terjual.
Aku sedang menunggunya.
Direktur Lu.
Direktur Lu kecil dia...
Ada apa dengannya?
Dia menelepon dan berkata
uang untuk membeli sahamnya
sudah dia siapkan.
Aku pergi mencari tahu,
dia sepertinya mengeluarkan
seluruh uangnya.
Selain itu, menjual rumahnya juga.
Anda lihat
perlukah aku menasihatinya?
Jangan.
Untuk apa menasihatinya?
Jarang sekali dia bisa begitu bersikukuh.
Ikuti saja apa maunya.
Baiklah.
Menjual rumah?
Hebat juga kamu.
Bos.
Ini surat kontrak yang kamu inginkan.
Kemudian data informasi.
Bos.
Aku merasa kamu ini sedikit terlalu...
Kekanak-kanakan?
Bukan, bukan.
Aku hanya ingin bilang kamu terlalu gegabah.
Aku bukannya tidak memikirkan akibatnya.
Berdiri sendiri
mungkin bukanlah hal baik
bagi perusahaan kita.
Orang-orang itu semua karena ayahku
sehingga tidak mau bekerja sama lagi.
Itu berarti
kita tidak memiliki tujuan yang sama.
Rumah yang dijual masih bisa dibeli.
Lagi pula, bukannya tidak ada tempat tinggal lagi.
Beberapa hari ini sudah menyusahkanmu.
Hari ini pulanglah lebih awal.
Besok istirahat.
Baik.
Masalah yang terjadi belakangan ini,
jangan katakan pada orang-orang di perusahaan.
Baik, aku mengerti.
Aku sudah mengatakan pada Bos.
Waktu detailnya
Anda saja yang atur.
Baik.
Jika ada masalah hubungi aku saja.
Sudah merepotkan.
Pak Shi,
cover yang kamu kirimkan padaku
sudah kulihat.
Ada dua bagian yang perlu diubah.
Aku akan kirimkan untukmu.
Baik.
Nan Xing.
Bu.
Minum sedikit air.
Istirahat sebentar.
Kamu terus menelepon semalaman.
Membicarakan soal pekerjaan.
Sungguh menyusahkan.
Akhir-akhir ini ada banyak masalah.
Aku menyadari
sejak CEO Ye mengundurkan diri,
kamu tidak sama lagi.
Mana ada?
Apanya yang tidak?
Aku ini pengamat dari samping.
Sekarang aku merasa kamu seperti
wanita yang kuat dan tangguh semacam itu.
Kamu ini terlalu berlebihan.
Masih ada banyak hal yang masih asing bagiku.
Aku harus mengandalkan buku rahasia
menjadi asisten yang diberikan CEO Ye padaku.
Kamu jangan terlalu membebani dirimu sendiri.
Segala hal harus pelan-pelan,
mengerti?
Harus bisa menyeimbangkan kerja dan istirahat.
Mengerti.
Akhir pekan nanti,
aku bawa kamu pergi bermain dua hari.
Bagaimana?
Kita ganti suasana hati.
Akhir pekan? Aku harus lembur.
Baiklah.
Kalau begitu kamu pergilah bersenang-senang dengan saudaramu.
Hanya bisa seperti itu.
Aku beri tahu kamu,
kesehatan merupakan nyawamu.
Jangan sampai kelelahan.
Lonceng angin ini
sama seperti foto profil di WeChatmu.
Baru beli, ya?
Baiklah, lanjutkan kesibukanmu.
Xiao Wudi.
Apakah kamu baik-baik saja di sana?
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.