All language subtitles for Horrible.Masion.In.Wild.Village.2016.720p.WEB-DL.650MB.Ganool.is [SubtitleTools.com]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Menurut legenda kuno, roh gunung dan pohon

menarik aura langit dan bumi.

Setelah berbulan-bulan dan bertahun-tahun, para roh itu berubah menjadi monster.

Yang akan membunuh orang-orang.

Sebuah Biografi 100 Monster Cina.

Bagus!

Bagus!

Bagus!

Sekali lagi!

Bagus!

Bagus!

Ayo kita pergi, kawan-kawan!

Ayo! Ayo berangkat!

JALAN INI DITUTUP

JALAN INI DITUTUP

Kawula muda tak kenal halangan.

Bangun!

Siapa kamu? Kenapa aku disini?

Kau terluka.

Ada telpon di rumahku.

Ayo ikutlah aku.

Pus, pus!

Jangan berlarian!

Untuk apa? Karena Lui Ao.

Kucingnya tak mau mendengarkan.

Dan masih saja berlarian.

Dia berlari ke dalam hutan.

Dan menghilang.

Selama 7 hari 7 malam,

tak bisa menemukan jalan keluar.

Liu Ao, Liu Ao,

yang tak pernah tua.

Siapa yang mirip domba, tapi tak pernah makan rumput.

Itu akan mengeluarkan jantungku,

menelan otakku.

Dan kemudian berubah menjadi "diriku" yang lainnya.

Tapi masih merasa lapar.

Kenapa kita belum sampai juga?

Sebentar lagi. Kau takut?

Ya, dan tidak.

Dan ya.

Aku tak apa-apa.

Kau tak akan disakiti.

Suara apa tadi itu? Semoga bukan binatang.

Binatang tidak bersuara.

Ayo cepat! Mendaki gunung di sana dan kita akan sampai.

Kita sudah sampai.

t

t r

t ra

t r an

t r a ns

t r a n s l

t r a n s la

t r a n s lat

t r a n s l a te

t r a n s l a t e d

t r a n s l a t e db

t r a n s l a t e dby

t r a n s l a t e d b ym

t r a n s l a t e d b y m a

t r a n s l a t e d b y m ah

t r a n s l a t e d b y m ahs

t r a n s l a t e d b y m a h su

t r a n s l a t e d b y m a h s u n

t r a n s l a t e d b y m a h s u nm

t r a n s l a t e d b y m a h s u n m a

t e r j e m a h a n m a h s u n m a x

RUMAH TUA ANGKER DI DESA TENGAH HUTAN

Xiao Yun, kamu keluyuran lagi!

Aku pergi ke jalan.

Kakak, kesini.

Halo, nenek!

Namaku Bi Yi. rekan tim sepeda motorku dan aku

terjebak dalam kecelakaan saat balapan. Tak ada sinyal ponsel.

Boleh aku pinjam telponmu?

Xiao Yun,

buatkan teh!

Berita penting! Berita penting!

Mulai malam ini sampai besok,

di sekitar Jalan-raya Lingnan di kota kita,

akan terjadi hujan yang sangat deras di area pegununangan.

yang bisa menimbulkan bencana seperti tanah longsor. dan banjir lumpur.

Dan akan ada sinyal tanda bahaya.

Departemen terkait, mohon mengungsikan...

Terima kasih.

Ini teh yang enak.

Silahkan diminum.

Apa pekerjaaanmu?

Aku? Aku bekerja di penerbitan.

Berapa orang dalam keluargamu?

Keluargaku orang tua tunggal. Ayahku sudah meninggal.

Dan ibuku tinggal di kota asalku. / Aku sekarang sudah tua.

Dan paling takut sendirian.

Nenek, boleh kupinjam telpon itu?

Karena aku ada urusan darurat. / Telpon itu sudah rusak.

Dan belum diperbaiki.

Tapi aku sangat cemas!

Atau, bisakah aku cari di tempat lain?

Apa kau tidak mendengarkan radio?

Di tanah kosong tak subur ini,

apa kau tak takut tersesat?

Kak Bi Yi, masuklah!

Xiao Yun, tempat apa ini?

Ini ruangan leluhur untuk membuat pengorbanan pada para leluhur kami.

Oh.

Belum pernah ada yang tidur disini.

Jadi pastikan kalau kau jangan keluyuran malam-malam.

Kalau tidak, sesuatu yang buruk bakal terjadi.

Cuma khayalan, cuma khayalan.

Ini pasti cuma khayalan.

Saat kau tutup mata, kau tak akan melihat apapun.

Makanlah,

makanlah!

Aku bilang makan!

Makan.

Makan. Akan kuisi ulang darahmu.

Ayo makan. Makan!

Makan saja!

Kak Bi Yi, waktunya makan!

Xiao Yun, gambar-gambar apa ini?

Ini 24-Gambar Anak yang Berbakti.

Nenek,

apa ada orang lain yang tinggal disini?

Tidak ada, hanya Xiao Yun dan aku.

Tak ada orang lain lagi.

Oh, tapi omong-omong, dimana orang tuanya Xiao Yun?

Mereka sudah meninggalkan kami.

Kenapa bicara saja?

Mengenai hal itu kau tak perlu tahu.

Tak usah ditanyakan.

Dumpling daun seledri, sudah lama aku tak makan ini.

Daun seledri ini,

baik untuk kesehatan darahmu.

Nenek, apa telponnya belum diperbaiki?

Sekarang masih terlalu pagi.

Nenek, maaf telah merepotkanmu selama 2 hari ini. Aku ada urusan penting.

Dan aku harus pergi sekarang.

Bi Yi, kamu dimana?

Ibu? Aku disini...

mahsunmax

Kota Anak-Berbakti.

Hey, saudari, dimana arah ke jalan raya?

Pus, pus! Jangan berkeliaran!

Untuk apa?

Karena Liu Ao.

Kucingnya tak mau dengarkan. Dan masih tetap berlarian.

Kucingnya lari ke dalam hutan.

Dan tersesat.

Selama 7 hari 7 malam, tak bisa menemukan jalan keluar.

Liu Ao,

yang tak pernah tua.

Siapa yang mirip domba, tapi tak pernah makan rumput.

Itu yang akan mengeluarkan jantungku,

menelan otakku.

Lalu kemudian berubah menjadi "aku" yang lainnya.

Tapi masih merasa lapar.

Xiao Yun.

Kak Bi Yi, kau kembali?

Apa telponnya belum diperbaiki?

Telpon di rumah sudah rusak. Bagaimana kami bisa cari seseorang untuk memperbaikinya?

Kak Bi Yi,

lihat!

Kamu kembali!

Sudah kuduga kau akan kembali.

Xiao Yun, pergilah tidur.

Nenek, ada banyak sekali ular di kasur.

Tidurlah!

Nenek, sebenarnya ini tempat apa?

Tak ada orang lain lagi disini.

Disana aku melihat sebuah batu bertuliskan "Kota Anak-Berbakti".

Ya, tempat ini memang dinamakan "Kota Anak-Berbakti".

Lalu bagaimana dengan Liu Hao? Seperti yang diucapkan Xiao Yun tiap hari.

Liu Ao, Liu Ao, yang tak pernah tua.

Liu Ao bukanlah sebuah benda.

Liu Ao menunjukkan pada seseorang.

Di kota kami, wanita yang menjadi tua,

di sebut oleh kami sebagai

"Ao".

Tapi aku pernah melihat orang-orang itu di duniamu.

Apa kamu yakin? Yang kamu lihat itu adalah manusia?

Di tempat kami

ada sebuah kisah,

yang ingin kuceritakan padamu.

Dahulu, kota ini sangatlah makmur.

Dan tempat ini lebih mengutamakan kebaktian anak.

Dari tempat ini, banyak putra putri yang patuh berasal.

Lalu kemudian tempat ini disebut "Kota Anak-Berbakti".

Zen Zi pernah mengatakan "Bakti anak adalah sangat penting".

Zen Zi pernah mengatakan "Bakti anak adalah sangat penting".

Confucius mengatakan "bakti anak adalah kewajiban".

Dengan hukum alam, yang akan diikuti praktekknya oleh rata-rata orang.

Confucius mengatakan "bakti anak adalah kewajiban".

Dengan hukum alam, yang akan diikuti praktekknya oleh rata-rata orang.

Ibu.

Anak Dewan Mentri Liu

dikenal sebagai anak yang menghormati orangtuanya.

Kemudian,

dia pergi untuk ujian kerajaan.

Dan berharap bisa mendapat kemasyhuran.

Tapi siapa yang akan tahu

bahwa setelah dia pergi,

tak ada kabar yang datang lagi.

Ibunya

menunggu, dan terus menunggu.

Tahun demi tahun berganti,

tapi anaknya tak pernah kembali.

Dan di rumah, hanya ada kucing kecil yang menemaninya.

Sebenarnya, anaknya diluar sana

selama ini tak melakukan apa-apa.

Tapi malah menghambur-hamburkan uang.

Di dunia yang menyilaukan mata ini.

Dan tak mau pulang.

Kemudian, setelah ibunya lama menunggu dalam kesia-siaan

menjadi gila.

Yang

gantung diri di rumahnya.

Nak,

Karena ibunya mati dalam keluhan,

dia, berubah menjadi hantu yang menculik dan memakan anak-anak.

Sekarang kamu dimana?

Wanita tua Liu.

Lalu apa yang terjadi kemudian? Nenek, tolong ceritakan.

Kemudian, tak ada orang yang berani tinggal disini.

Dan perlahan-lahan

tempat ini berubah menjadi "kota mati".

Kisah ini, telah diceritakan oleh orang-orang tua

untuk menakuti-nakuti anak-anak.

Rasanya cerita ini palsu.

Aku ceritakan yang sebenarnya.

Kebaktian anak pada orangtua

ada dalam kewajiban dari hukum alam.

Yang lebih berat adalah

membalas jasa orangtua.

Siapa yang telah membesarkanmu?

Pohon-pohon mungkin lebih suka diam tapi angin tak akan diam.

Anak memilih berbakti sementara orangtuanya sudah meninggal.

Kak Bi Yi, apa yang kamu lakukan?

Sejak aku kuliah, aku bertengkar dengan ibuku,

Selama 10 tahun, aku belum pernah pulang.

Setelah aku bekerja, aku tak memikirkan apapun selain mencari uang.

Dan mungkin suatu hari aku akan buat ibuku hidup lebih nyaman.

Tapi 10 tahun berlalu dengan cepat.

Ibuku sekarang sakit. Aku ingin pergi untuk berada di sampingnya.

Tapi tempat ini seperti labirin.

Dan aku tak akan sanggup bisa keluar.

Dia mengharapkanku cepat pulang.

Ibu ini keliru.

Anaknya selama ini sudah mati.

Yang dia beri makan, hanyalah seekor srigala.

Srigala yang tak punya hati.

Yang tak pernah pulang selama bertahun-tahun.

Saat dia kembali, hanya untuk mencari ibunya.

Yang gantung diri di rumahnya.

Dia sudah menunggu, dan berharap.

Hanya untuk menemukan hasil akhirnya ini.

Tidak, ibu cuma sakit.

Anak yang durhaka.

Tak ada bedanya dengan seekor srigala.

Anak ini memang harus tetap di rumah,

dan menganggap nenek sebagai ibunya sendiri.

Melihat dia menua dan merawatnya.

Inilah hasil akhir dari cerita itu.

Berikut ini adalah pemberitahuan tentang orang hilang.

Seorang mahasiswi usia 23 tahun

yang bernama Liu Lian, di dekat Jalan raya Ling Nan

telah menghilang.

Dia sudah hilang selama 24 jam.

Dia memakai...

Apa yang kamu lakukan?

Xiao Yun? Jangan membuat ulah disini.

Ayo bantu aku.

Apa kamu makan buah pinang lagi? Bau sekali!

Apapun yang terjadi, kamu harus pergi dari sini.

Itu nenek, nenek mengetahui kita.

Ikuti aku.

Keluarlah.

Aku bisa dengar kalian.

Keluar!

Nenek, aku...

Nenek, mohon jangan marah.

Turunlah ke bawah.

Nenek, aku melihat seorang wanita di atas loteng.

Wanita?

Tak ada wanita lain disini.

Kamu juga salah. Mengapa mengajak Xiao Yun ke loteng malam-malam begini?

Sangat tidak pantas!

Nenek, kakak ini orang baik.

Kamu diamlah! 'Kan sudah aku bilang sebelumnya?

Tak ada orang yang baik.

Nenek, aku tak berbuat salah. Memang ada orang di loteng.

Kakak, jangan membuat nenek marah.

Baiklah kalau begitu. Kami akan pergi.

Kamu menunjukkan rasa hormat pada orangtuamu sendiri sama dengan pada orang lain?

Selama 2 hari ini, aku telah menyediakan makanan dan tempat untukmu.

Mengurusmu.

Tapi aku hanya mengucap beberapa kata tak menyenangkan di telingamu.

Lalu kau tak mau mendengarkanku.

Dan membuatku marah.

Kau perlakukan aku seperti ini? Maka ini bisa dibayangkan

kalau di rumah, bagaimana caramu memperlakukan ibumu?

Aku ada jalan keluarnya.

Sungguh! / Ya.

Tampaknya kau ingin pulang.

Ya.

Bisa kau beritahu soal rahasia tersembunyi di rumah ini?

Aku takut pada nenek.

Nenek tak mengijinkanku untuk mengatakan apapun.

Baiklah kalau begitu, tidurlah.

Kakak,

ada monster.

Kamu tak apa-apa? Kamu tak apa-apa?

Jangan takut. Jangan takut.

Jangan takut. Jangan cemas.

Bagaimana bisa dia ada disini?

Ambilkan kursi roda. / Baik.

Tahan dia.

Jangan takut. Jangan panik.

Jangan panik. Aku tak menyakiti.

Ayo berdiri!

Siapkan air. / Baik.

Ikut aku.

Nenek... / Jangan tanya.

Dia adalah ibunya Xiao Yun.

Bertahun-tahun lalu, dia mengalami stroke di pedalaman gunung.

Dan otaknya sudah tak beres.

Bagaimana bisa dia memanjat keluar?

Ini sangat aneh.

Ada apa? Kenapa?

Kak Bi Yi, cepatlah!

Airnya sudah siap.

Nenek akan marah kalau kita lambat.

Bawa dia masuk!

Nenek, kau tak boleh perlakukan dia seperti ini!

Nenek!

Nenek... / Kau ini...

Nenek, tolong jangan marah. / Ini urusan keluarga, bukan urusanmu.

Urus dirimu sendiri!

Kamu akan pergi besok.

Keluar!

Kak Bi Yi... / Xiao Yun, wanita itu...

Ssst!

Wanita itu bukan ibuku.

Kau jangan melarikan diri.

Bawalah bajumu.

Baiklah.

Setelah hujan berhari hari,

mungkin akan ada air deras turun dari gunung.

Bila tak hati-hati, kau akan celaka.

Aku akan mencobanya.

Jika dia berniat untuk mati, tidak ada jalan lain lagi.

Hai.

Jangan takut. Aku kesini untuk menyelamatkanmu.

Sebutkan namamu.

Kamu mahasiswi yang hilang itu?

Apa yang terjadi sebenarnya?

Ya?

Kau mau pinjam ponselku 'kan? Ya.

"Boneka yang dijahit mulutnya ada dalam keranjang tempat jarum"

Bisa kau ceritakan, apa yang terjadi? / Sst!

Aku berencana mendaki gunung bersama beberapa teman.

Tapi kemudian kami kehilangan kontak.

Lalu aku bertemu Xiao Yun,

dan dia membawaku kesini. Setelah makan hidangan mereka, aku jadi sakit.

Lalu aku berhenti makan apapun.

Tapi mereka tak membolehkan aku pergi, dan memberiku racun.

Aku mohon padamu, bawah alu pergi.

Bisakah kau bawa aku pergi dari sini? / Siapa mereka sebenarnya?

Mereka itu hantu. Mereka berdua itu hantu.

Kau jangan percayai ucapan mereka, dan jangan makan yang mereka tawarkan.

Aku mohon padamu bawalah aku pergi. Bawalah aku pergi!

Bawalah aku...

Oh!

Itu dia. Itu dia.

Dia datang.

Ayo lewat sini. Cepat!

Kita tersesat.

Lalu apa yang harus kita lakukan?

Pus, pus! Jangan berkeliaran!

Untuk apa?

Karena Liu Ao.

Siapa yang mirip domba, tapi tak pernah makan rumput?

Itu akan mengeluarkan jantungku,

menelan otakku. Lalu berubah menjadi "aku" yang lainnya.

Tapi masih tetap merasa lapar.

Halo, halo! / Bi Yi, ini aku.

Akhirnya kau menjawab telponnya.

Kau telah membuat semua orang khawatir, kamu tahu?

Hey! Kau bilang apa?

Begini, kepala editor baru bilang

kalau buku baru ini harus dikirim ke percetakan sebelum Festival Musim Semi.

Dan kau harus kembali untuk memastikannya. Halo, halo!

Kau dengar aku! Apa yang kau katakan?

Halo? / Hubungi polisi!

Hubungi polisi, cepat! Kau dengar aku?

Kamu bilang apa? Halo?

Halo, halo, halo?

Halo.

Siapa mereka? / Sst.. jangan bicara.

Tahan napasmu. Tahan napasmu.

Tinggallah... / Tinggallah...

Menyingkir. / Tetap tinggal...

Tetap tinggallah...

Tetaplah disini...

Apa yang harus kita lakukan? / Ayo masuk!

Akan kubunuh kau, anak durhaka!

Kubunuh kau,

kubunuh kau!

"MAKAM LIU AO"

Wang Xiaoshi!

Kenapa kau juga ada disini?

Aku kesini. Aku dimana?

Kamu sudah tak waras? / Disini bukan tempat yang aman.

Ayo cepat pergi!

Kenapa kau buru-buru? Aku belum selesai mengambil foto.

Kenapa tetap disini? Ayo cepat pergi!

Kakak Xiaoshi,

kamu disini rupanya!

Xiao Yun. Makan sudah siap?

Ya. / Ayo, ayo makan.

Apa lagi yang kau pikirkan, Kak Bi Yi?

Sekarang waktunya makan.

Oh ya, kenapa tetap disini?

Ayo.

Ayo, kenapa kau ragu-ragu?

Nenek, nenek!

Apa makanannya sudah siap? Aku sudah lapar.

Sebentar, sebentar!

Aku memasak dumpling banyak hari ini. / Lihat sini!

Kenapa difoto?

Nenek sangat cantik!

Ayo duduk! Ayo, ayo!

Duduklah! / Dumpling.

Aku sudah lama tak makan dumpling.

Jangan pakai tangan. / Ini enak sekali.

Ayo, ayo!

Halo? Apa yang kau lakukan disini?

Ragu-ragu untuk makan, kenapa kamu ini?

Nenek, kau lihat kucing itu.

Tampaknya baik!

Sudah berapa lama kau merawatnya? / Oh, kucing itu.

Aku tak ingat.

Nenek, dumplingnya banyak sekali. Berapa lama kau memasaknya?

Aku tak ingat.

Nenek ini bercanda. Aku yang sebenarnya tak ingat.

Makanlah.

Aku tak mau.

Ini dumpling daun seledri.

Bagus untuk kesehatan darahmu.

Ini dumpling daun seledri.

Bagus untuk kesehatan darahmu.

Keluarkan buah pinangnya. Sekarang waktunya makan!

Siapa kamu? Sekarang masih larut malam.

Liu Lian, Liu Lian,.

Ini tas mendaki gunung?

Kenapa malam-malam begini? Apa yang kau lakukan disini?

Aku yakin, ini tas mendaki gunung milik gadis itu.

Dimana dia?

Beberapa hari yang lalu dia ada disini.

Aku tak bisa membuka mataku, aku mau tidur.

Aku tak bercanda. Akan terlambat jika kau tak pergi sekarang.

Kau akan menyesal.

Kau mengagetkanku!

Kau yang mengagetkanku.

Kau kenal mereka berdua?

Tidak kenal baik.

Ao.

"Ao" adalah sejenis makhluk mistis di jaman kuno.

Ini tercatat dalam berbagai buku.

Apa maksudmu?

Untuk tujuan menjadi editor yang baik seperti dirimu, aku telah membaca banyak buku kuno.

Bisa kuanggap aku ini separoh ahli dalam hal monster.

Nenek itu pernah menceritakan suatu kisah.

Dan cerita itu begini, dulu ada wanita tua bernama Liu Ao.

"Ao", maksudnya bukan "wanita tua".

"Ao" artinya semacam, monster berkepala domba,

bertubuh babi. Tapi itu bukan domba.

Juga bukan babi.

Untuk ini

kau akan temukan catatannya dalam Buku Gunung-Laut. Dan Jin Tai Kang Di Zhi.

"Ao" hidup di daratan,

memakan otak manusia.

Dan bicaranya sama seperti manusia. Dengan memenggal kepalanya dengan pedang persik,

makhluk itu akan mati.

Bisa dibilang, mereka yang telah kita jumpai

adalah monster sesungguhnya.

Mereka melintas kesini.

Dan 7 hari kemudian,

Hidup dan intisari kaum manusia akan diserap.

Dan mereka akan terjebak disini selamanya.

Dan para monster, akan menyerap roh manusia.

Untuk merawat penampilan mereka.

Dengan kata lain, tanpa membasmi monster "Ao",

kita tak akan bisa keluar.

Lalu mengapa Xiao Yun makan buah pinang tiap hari?

Itu mudah dijelaskan. Karena

aroma kuat dari buah pinang itu, bisa menutupi tanda-tanda jahat si monster.

Keluar!

Apa yang kamu lakukan?

Cuma... tadi cuma ingin menelpon pacarku.

Sekitar sini sinyalnya kurang bagus.

Siapa nama pacarmu?

Apa? Mm... Dia dipanggil Liu Lian.

Berapa nomernya? / Aku masuk cuma ingin menelpon.

Tak masalah apakah tersambung atau tidak.

Nenek, jangan marah. Aku tak akan menelpon.

Bisa kulihat fotomu?

Ini rahasia.

Kau nanti bisa tahu kemampuanku. Terlalu biasa untuk kau lihat.

Maaf telah mengganggu.

Apa di dalam rumah ini, terkadang ada monster?

Rumah tua selalu saja dikatakan berhantu.

Jika kau mempercayainya, maka akan ada.

Jika kau tak percaya, maka tidak ada.

Keluarlah!

Dia, adalah seekor kucing dalam cerita dongeng.

Apa? Dia seekor kucing.

Ayo, sini!

Foto tidak akan bohong.

Kau tetaplah disini. Awasi yang kecil ini.

Aku akan urus yang besar.

Oh kau sembunyi disini!

Kakak, kami bukan monster.

Kami sungguh bukan monster.

Kalau begitu katakan, apa sebenarnya kalian?

Nenek selalu menunggu anaknya pulang.

Tapi anaknya tak pernah pulang.

Selama bertahun-tahun ini nenek telah berubah,

dia merasa kalau dia adalah Liu Ao.

Dan menganggap hanya ada anak berbakti dan anak durhaka.

Ketika ada anak-berbakti lewat,

menyambut dan menunjukkan mereka jalan itu,

ketika anak durhaka lewat,

dia akan menghukum mereka.

Lalu bagaimana dengan gadis itu?

Mengapa dia disiksa seperti ini olehmu?

Dia tak menunjukkan rasa hormat pada orangtuanya, jadi nenek ingin menghukumnya.

mahsunmax

Monster tua, disini kau rupanya!

Kamu sangat kasar. Ayo kemari kalau gitu.

Benar-benar monster tua ini sangat kuat.

Wang Xiaoshi!

Wang Xiaoshi! Wang Xiaoshi!

Kau tak apa-apa?

Kak Bi Yi!

Bakar dia dengan api,

Gunakan pedang persik ini.

Nak!

Ibu!

Awas Kak Bi Yi!

Xiao Yun!

Xiao Yun! Xiao Yun.

Xiao Yun.

Aku juga ingin ibuku.

Xiao Yun! Xiao Yun!

Cepatlah! Apa yang kau tunggu?

Bangun.

Kau tak apa-apa?

Kamu sebenarnya monster.

Maksudmu semua orang tua adalah monster?

Aku hanya seorang

wanita tua tanpa anak yang berbakti.

Lalu kenapa kau tinggal dalam tempat seperti ini?

Tanpa seorang anak

yang berbakti,

aku hanya bisa

menyiapkan ini untuk diriku sendiri.

Aku sedang sekarat.

Aku tak tahu

kapan aku mati di luar sana?

Tak ada yang mengurus pemakamanku. Aku akan terbaring di peti mati dengan sedih.

Tapi

bukankah ibumu sakit serius?

Kurasa dia akan mengerti.

Ya, dia akan mengerti aku.

Untuk kemalanganmu, aku menunjukkan rasa simpati.

Dan aku tahu bila aku berbuat salah. Kumohon biarkanlah kami pergi.

Ibuku, juga menungguku di rumah.

Jika aku tak pulang, dia akan menderita kemalangan seperti dirimu.

Kurasa itu sesuatu yang tak ingin kau lihat.

Aku bisa membiarkanmu pergi,

tapi untuk gadis ini,

kau harus tinggalkan dia disini.

Aku juga akan membawa dia. Orangtuanya sedang mencari dia.

Jadi dia juga harus pulang.

Dia tidak sepertimu.

Dia tidak penurut dan susah diatur.

Dalam hidupnya dimanja dengan kesenangan dan kenyamanan.

Tak tahu apapun kecuali menerima dari orangtuanya.

Tanpa balasan dan rasa terima kasih.

Aku tahu ini, tapi jika dia tidak pulang,

orang tuanya akan lebih khawatir lagi. Mohon beri dia kesempatan memperbaiki kesalahannya.

Bahkan demi orang tuanya, mohon biarkan dia pergi, nenek.

Aku akan belajar dari kesalahanku. Aku memang salah.

Aku pasti akan menunjukkan rasa hormat pada orangtuaku.

Dan aku akan jadi anak yang patuh.

Nenek,

mohon bisakah kau ikut juga bersama kami?

Aku akan bantu mengobatimu.

Dan merawatmu dengan baik saat kau menua.

Sungguh?

Aku bersungguh-sungguh.

Nak,

aku tahu bagaimana perasaanmu.

Bawalah Xiao Yun bersamamu.

Aku sekarang sudah tua,

dan aku tak ingin pergi.

Kau ingat,

di dunia ini,

tidak ada

yang lebih penting dari pada keluargamu.

Apa yang kamu lakukan?

Dia itu monster. Kau percaya ucapannya?

Omong kosong! / Mana monsternya? Hentikan!

Jangan sakiti nenek.

Dia orang baik. Hanya dia keluargaku.

Nenek sudah tua.

Dia tak harus disalahkan. Aku bisa membawa kalian keluar.

Xiao Yun! Ayo.

Nenek. / Nenek!

Cepat, selamatkan dia.

Nenek!

Nenek.

Nenek. / Nenek.

Ayo cepat!

Kau pergilah!

Aku akan mati disini. / Nenek.

Mati disini.

Kau pergilah.

Lewat sini.

Nenek.

Cepat!

Ibu.

Ibu!

Ibu!

Saat aku pulang

ibuku telah meninggal 3 hari yang lalu.

Kanker stadium akhir.

Ayahku sudah meninggal lebih dulu.

Ibukulah yang membesarkanku.

Bagaimanapun aku yang merajuk minta pergi. Dan tak pulang selama 10 tahun.

Disini dan sekarang

aku ingin minta maaf padanya secara langsung.

Namun, aku, sebagai anaknya, telah sampai pada akhir cerita.

Ibu cepatlah! Aku ingin makan dumpling. / Ya sebentar.

Kehidupan orang memang singkat.

ini ada daun seledri yang baik untuk darahmu.

Tak peduli kami saling mencintai atau tidak. / Aku akan mencarimu setelah aku dewasa.

Di dunia berikutnya. Kami tak akan bertemu lagi.

Tak peduli dimanapun kami

bersama-sama berpuluh-puluh tahun berlalu

Tak ada penyesalan yang tertinggal.

Jika kau tak menghargai

kemudian. / Ibu.

Bagaimana kabarmu sekarang? / Aku membuatkanmu dumpling.

Kapan saat terakhir kau menelpon rumah?

Kapan terakhir kali kau pulang?

Kapan?

Kapan terakhir kali kau menemani orangtuamu?

Zen Zi mengatakan bahwa,

"Anak yang berbakti adalah penting"

Zen Zi mengatakan bahwa,

"Anak yang berbakti adalah penting"

Confucius mengatakan bahwa anak yang berbakti

Confucius mengatakan bahwa anak yang berbakti

adalah kewajiban secara hukum alam.

Dan harus diikuti oleh rata-rata orang untuk dipraktekkan.

adalah kewajiban secara hukum alam.

Dan harus diikuti oleh rata-rata orang untuk dipraktekkan.

mahsunmax, 22 November 2016

NO RESYC...

NO REUPLOAD...

NO DELETE-CREDIT

CITY OF HEROES

TAMAT

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.