All language subtitles for The Healing 2025 1080p WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Diterjemahkan oleh: Zain Selamat menonton

Lalu dia mengamuk.

Dia mencoba menangkapku, tapi aku kabur.

Tapi si bodoh itu mengejarku di jalan

hanya pakai celana dalam.

Hak sepatuku patah saat kabur.

Kau harus atasi masalah ayahmu itu.

Sudah bertahun-tahun aku tidak mengalami hal seperti itu

karena aku sudah mengatasinya di lokakarya tantraku di Goa.

Yang menyembuhkan dengan seks itu, ya?

Akan ada pesta seks di hutan?

Itu bisa membantumu atasi masalah dengan ayahmu.

Kita akan mengatasi itu, 'kan?

GPS-nya mengarah ke hutan. Lanjut?

Ya, tentu saja, belok.

Ini lebih ke lokakarya Veda, jadi tidak ada pesta pora di sini.

Tapi aku tahu beberapa program lain

yang mungkin cocok untukmu.

Kecuali kau bersikap menyebalkan.

Sial.

Apa arah kita sudah benar?

Ya.

Jadi, ada apa sebenarnya?

Menurutku sudah cukup jelas,

tapi dia tidak mau cerita.

Biar kutebak, "Semuanya baik-baik saja

antara aku dan suamiku."

Dia selalu membuatku ngeri

dengan omong kosongnya yang bilang "semua baik-baik saja".

Kita semua punya masalah. Itu adalah pelajaran hidup.

Omong kosong. Kalau kau bohong pada teman,

kau juga membohongi dirimu sendiri.

Lalu, apa pelajaran hidupnya?

Dia mengusirnya?

Jadi kita yang salah atas perbuatan mereka?

Kau mungkin tidak suka jawabanku, tapi bisa dibilang, ya.

Dengar, kau boleh bicara ngelantur,

tapi aku sedang serius di sini

dan kau terus saja membahas omong kosong motivasi itu.

Jadi aku harus pura-pura sudah mendapat pencerahan?

Aku bukan pembual, tidak seperti sebagian orang,

tapi aku percaya ini akan seru.

- Hmm. - Selama tidak ada yang bertingkah

seperti orang cengeng.

Aku tidak bisa meninggalkannya di tempatku.

Dia datang tengah malam sambil menangis.

Kau seharusnya lebih bersimpati sedikit.

Nah, kita sudah sampai. Sekarang ke mana?

GPS tidak menunjukkan Las Govo.

Las Gavo.

Tahu tidak? Ini adalah tes masuk.

Ini cara baru yang mereka pakai untuk pelatihan tingkat lanjut.

Aku pernah melihatnya.

Akan kuperiksa tulisan di batu itu.

Ada apa?

Oh, pagi. Hmm.

Teman tercerahkan kita ini membawa kita ke tempat antah berantah.

Kurasa dia akhirnya sudah gila.

Lihat, ada anjing.

Di mana?

Aku tidak lihat. Lyuba, jangan takuti aku.

Zoya, ada anjing besar di sebelah sana.

Ini pertandanya. Kita ke arah sana.

Jangan coba-coba telepon dia kembali.

Tentu saja tidak sebelum kau ceritakan apa yang terjadi.

Tidak ada apa-apa.

Ayolah, Lyuba. Bajingan itu mengusirmu, 'kan?

Atau lebih parah lagi.

Dia tidak mengusirku.

Aku hanya butuh beberapa hari menyendiri.

Sveta, berhentilah berlagak jadi psikolog keluarga.

Takdir memberi Lyuba kesempatan untuk ikut lokakarya ini bersama kita.

Ini sudah takdir.

Oh, kita bisa tanya dia.

Permisi.

Bisa tolong beritahu kami jalan

ke desa Las Gavo?

Sveta, perasaanku tidak enak.

Sveta, ayo pergi. Sveta, Sveta!

Jangan meneriakiku!

Zoya, kau tidak pernah bilang soal zombi-zombi itu.

Oke. Aku bawakan baju ganti untukmu.

Tasnya di belakang. Ada sweter dan celana pendek.

Makasih.

Kuharap, Zoya, kau tidak membawa kita

ke retret sekte sesat.

Kau harus perbaiki dirimu, Sveta.

Berhenti menolak hal-hal yang tidak bisa kau ubah dalam hidupmu

dan terimalah semuanya apa adanya.

Omong kosong macam apa itu? Ayolah.

Itulah yang namanya penolakan. Kita akan atasi itu bersama.

Sial.

Sial, uh, sialan!

Tepat waktu untuk jadi santapan nyamuk.

Sebenarnya kita ini di mana?

Zoya, kau yakin ini tempat yang benar?

Tidak ada petunjuk atau apa pun.

Mungkin kita harus telepon mereka.

- Uh. - Ayo kita kembali.

Kembali?

Malam-malam begini?

Sial.

Lewat jalan tanah ini?

Memangnya kita bisa apa lagi?

Aku tidak tahu.

Kita bisa kembali ke desa

dan tanya orang apa ada motel di dekat sini.

Ya, ide bagus. Zoya?

- Hmm? - Ayo pergi.

- Zoya. - Hmm.

Oke, ayo kita kembali, teman-teman.

Sudah jelas, Zoya, kau kena tipu.

Hei, di sana.

- Apa kalian mau ke Las Gavo? - Ya, ya, benar.

Lihat, teman-teman, mereka mengirim perahu untuk kita.

Dari mana saja kalian? Ayo, naik.

Ya, transportasinya keren sekali.

Sudah kubilang. Semuanya sudah diurus.

Kau harus bisa memercayai dunia.

Jadi, tunggu apa lagi?

Sial.

Tenang saja, dia tidak berbahaya.

Sekarang kita bisa pergi.

Aku tidak bisa lihat apa-apa dari sini.

Selalu berkabut.

Kita mau ke mana?

Ke pulau.

Dan ada apa di pulau ini?

Orang-orang.

Sangat meyakinkan.

Kau, kau terlihat sangat sedih.

Aku memperhatikanmu dan memutuskan untuk datang menghiburmu.

Tidak minum?

Aku mau, tapi malam ini aku menyetir.

- Pavel Viktorovich, - Huh.

pestanya meriah sekali.

Anda selalu punya cara untuk mengejutkan para tamu.

Dan aku mau bersulang untuk semangat Anda yang tak pernah padam.

Anda adalah panutan bagi saya.

- Dan istrimu? - Istriku adalah malaikat,

dan dia izinkan aku minum karena malam ini

dia yang akan menyetir.

Ayolah, ini hari ulang tahunku. Ha-ha.

- Jangan jadi perusak suasana. - Aku, aku akan.

Semua orang minum.

- Aku, aku mengerti, aku akan, - Ya.

Aku akan menyetir sendiri. Sayang, um, mau kuambilkan minum apa?

- Aku ambil sendiri saja. - Tidak, tidak, tidak.

Sergey, bawakan sampanye untuk nona ini.

Baik.

Kau wanita yang beruntung,

memiliki suami yang rajin dan bersemangat.

Aku juga menyukainya.

Aku mempertimbangkan untuk merekrutnya di posisi federal.

Kalian bisa pindah ke Moscow.

Beli rumah besar...

Oh!

Nah, sudah. Ayo, nak.

- Terima kasih. - Makasih.

Jadi, ini tidak terlihat seperti pusat retret.

Mungkin sebaiknya kita kembali.

Rasa takutmu menunjukkan ketidakpercayaan pada dunia.

Dan itulah yang akan kita atasi di sini.

Jangan pura-pura tenang. Kita di antah berantah.

Lihat tempat ini. Kita di tengah hutan.

Ayo kembali.

Tunggu. Tunggu, kami mau kembali.

Tolong. Akan kubayar.

Hah. Bagus.

Kakek tua itu pergi.

Sialan!

Jadi sekarang kita harus apa, Zoya?

Kita akan kedinginan di sini semalaman.

Semua akan baik-baik saja.

Dengar, dunia akan menjaga kita.

- Kau benar-benar serius? - Ya.

Sial, kau ini sakit.

Seharusnya kau masuk rumah sakit jiwa

bukan malah datang jauh-jauh ke sini.

- Begitu ya, Sveta? - Apa?

Kau juga ingin datang ke sini.

Aku tidak minta ditinggalkan di pulau

di tengah hutan saat malam buta begini.

Mungkin itu yang kau butuhkan.

Diam. Dasar menyebalkan.

Oh, serigala?

Hei. Halo.

Kami ke sini untuk ikut retret.

Maaf kami terlambat. Kami sedikit tersesat.

Tidak apa-apa.

Kami sudah diberi tahu kalau kalian memang akan terlambat.

Kalian lucu juga mengendap-endap seperti itu.

Atau mungkin ini bagian dari inisiasi,

menakut-nakuti peserta baru?

Rasa takut mengubah persepsi realitas.

Hidup seakan menjadi lebih cerah.

- Berikan tas kalian. - Oh, astaga.

- Terima kasih. - Omong-omong, aku Ignat.

Oh, aku Zoya. Ini Sveta dan Lyuba.

Dan kau?

- Aku Tikhon. - Oh, Tikhon.

Dan punyamu?

Aku tidak punya.

Apa beban masa lalumu begitu berat?

Tempat ini indah sekali.

Aku mengerti. Tidak ada listrik, tidak ada medan magnet buatan.

Ramah lingkungan dan sehat.

- Hati-hati. - Woo!

Wow.

Tempat apa ini?

Ini Las Gavo.

Maksudmu kalian tinggal tetap di sini?

Tentu saja.

Orang-orang kami sudah tinggal di tanah ini selama lebih dari 300 tahun.

Jadi kalian semua bersaudara?

Hampir semuanya.

Tapi kau tidak terlihat seperti anak desa. Hmm.

Aku kuliah di universitas negeri di St. Petersburg.

- Sungguh? - Ya.

Fakultas psikologi.

- Dan kau kembali ke sini? - Ya.

Memang itu tujuannya.

Umm,

kalau kutebak, kau seorang pengacara?

Bukan, aku seorang akuntan.

- Oke. - Jadi, umm,

apa kau penanggung jawab di sini?

- Bukan. - Tenang saja.

Kau akan segera bertemu dengannya.

Oke.

Terima kasih.

Whoa.

- Sama-sama. - Keren.

Terima kasih.

Wow.

Wow.

Tolong serahkan semua perangkat kalian.

Oh.

Ini agar dunia luar

tidak mengganggu proses introspeksi diri kita.

Sepertinya kau paham cara kerja program kami yang mendalam ini.

- Aku tidak paham.

Bagaimana aku bisa bertahan tiga hari tanpa ponselku?

Sveta, ini detoks digital, dan kau yang paling membutuhkannya.

Kalian melewatkan pertemuan pembukaan malam ini

di mana kami memperkenalkan aturan

dan juga peserta lainnya.

Tapi tenang saja. Di sini kami menangani semua orang secara individu.

- Ya. - Jadi kalau ada

pertanyaan, jangan ragu untuk bertanya.

Oke, bagus.

Besok pagi-pagi kalian akan kami bangunkan.

Oh, satu hal lagi.

Sebaiknya kalian tetap di dalam sampai matahari terbit.

- Hmm. - Selamat malam.

Selamat malam, Tikhon.

Teman-teman, ini keren sekali.

Dan pria-pria itu sangat keren.

Aku merasakan gelombang kekuatan dan energi memancar dari mereka.

Aku penasaran apa makanan kita.

Aku tidak akan kaget kalau mereka tidak memberi makan.

- Sungguh? - Puasa sangat membantu

dalam perjalanan menemukan jati diri.

Itu lebih terdengar seperti kamp konsentrasi,

tapi dengan penjaga yang tampan.

Aku tidak mau kau salah jalan.

Lyuba, dengar,

bersantailah sedikit.

Bercintalah, bersenang-senanglah. Santai.

Aku tidak selingkuh dari suamiku.

- Ayolah, Lyuba. - Aku tidak bisa melakukannya.

Tapi kebahagiaan pribadimu adalah hak asasi manusia.

- Sveta. - Hmm?

Aku sayang padamu, tapi kau dari dulu memang murahan

dan kau tidak akan pernah berubah.

Aku hanya punya pandangan hidup yang luas.

- Hmm. - Lihat dia.

Dia menderita. - Mm-hmm.

Apa-apaan ini?

Dia menggodaku. Menyentuh pantatku.

- Terus kenapa? - Itu menjijikkan.

Terus kenapa? Dia mabuk.

Itu hal biasa.

Apa susahnya menggoda balik?

Kenapa kau tidak bisa bersikap seperti wanita normal

dan bukan sok suci?

Mm!

Ya Tuhan. Apa kau gila?

Ya Tuhan. Maafkan aku.

Maaf. Tadi ada anjing.

- Aku hampir menabraknya. - Anjing sialan mana?

Hah? Aku jadi basah kuyup karena kau.

Kau ini merepotkan sekali.

Kau membeku atau apa? Ayo jalan.

Ya. Oke.

Tetap di mobil.

Bensin biasa dan isi penuh.

Maaf, Mbak. Anda baik-baik saja?

- Ya. - Ada yang bisa saya bantu?

Tidak, terima kasih. Semuanya baik-baik saja.

Apa ini suami Anda?

Anda bisa pakai ini.

Makasih.

Maaf, aku...

Aku hanya keluar cari angin.

Air tenang.

Apa?

Hei. Hei.

- Sebaiknya aku kembali. - Sst.

Mimpi buruk.

Ini akan sakit.

Tunggu.

Apa maksudmu? Apa yang terjadi di sini?

- Kau baik-baik saja? - Aku baik-baik saja.

Apa yang akan terjadi?

Ini ritual peralihan. Ikuti saja gerakanku.

Ooh!

Sergey, tidak ada apa-apa di antara kita.

Dia hanya kenalanku.

Kau salah paham. Oke?

Kau bersamanya selama dua jam.

Aku mengawasimu demi keselamatanmu.

Kau serius?

Itu tidak adil. Aku tidak pernah selingkuh.

Awas!

Ah!

Aku tidak percaya satu kata pun darimu, Lyuba.

Tidak lagi.

Dan sekarang aku tahu kenapa kau begitu menjaga jarak

karena kau bermain di belakangku.

Aku tidak pernah selingkuh darimu.

Aku selalu sendirian di rumah saat kau bekerja.

Bagaimana aku tahu apa yang kau lakukan?

Hah!

Lihat, hari ini sangat ajaib.

Lihat.

Kau aman sekarang.

Hmm? Mm.

Kau lari dari apa? Hah?

Kau marah padanya?

Seharusnya tidak.

Dia memberimu hadiah terbaik.

Dia membebaskanmu.

Bagaimana kau tahu?

Kau tidak akan pernah melakukannya sendiri.

Kau harus berterima kasih padanya.

Aku kebetulan ada di sini.

Suatu kebetulan?

Mm.

Alam semesta mendengar tangisanmu

dan memberimu apa yang kau butuhkan.

Dan apa kau tahu yang kubutuhkan?

Aku tahu.

Dan apa itu?

Kau yang tentukan. Air tenang.

Ayo.

Oh.

Ini luar biasa, Zoya.

Ayo, jagoan.

Wow. Aku tidak menyangka akan segila ini.

Oh, terima kasih.

Uh!

Aku merasa seperti kembali ke dalam lemari tempat ibuku menyembunyikanku

saat dia bercinta dengan pacarnya.

Wow, luar biasa.

Saat kita menyembunyikan sesuatu, itu menghancurkan kita dari dalam.

Ya, aku tahu.

Berbagi bisa melegakan beban kita.

Oh.

Dengar, aku minta maaf.

Tidak usah dipikirkan.

Ooh. Ooh.

Wow.

Ya, tapi kita semua punya cerita yang berbeda.

- Sungguh? - Mm.

Mungkin.

Tapi ini akhirnya membuatku sadar akan sesuatu.

Apa itu?

Aku harus meninggalkan Sergey.

Hai.

Hai.

Sergey, kita perlu bicara.

Ah, apa, apa ini?

Sergey, hubungan kita sudah tidak berhasil lagi.

Aku mau bercerai.

Jadi kau bohong saat bilang tidak selingkuh.

Tidak. Tidak terjadi apa-apa.

Kalau begitu, ini semua tentang apa?

Kau dan aku, hubungan kita sudah tidak berhasil lagi.

Aku tidak bisa hidup seperti ini.

Aku tidak sanggup.

Lyuba,

sayang, maafkan aku, kumohon.

Aku mohon maafkan aku. Aku akan lakukan apa saja.

Kau tahu aku sangat, sangat mencintaimu.

Hanya saja pekerjaanku sangat banyak.

Stres kronis dan kadang membuat frustrasi,

terutama kalau kau jalan dengan orang lain.

Ya, aku cemburu, tapi kau mau aku merasa bagaimana soal ini?

Bukan hanya itu.

Kita sudah menjadi seperti orang asing.

- Uh. - Kumohon.

Lyuba, sayangku, kumohon sabar sedikit lagi. Hmm?

Proyek ini akan segera kuserahkan dan kita akan pergi berlibur.

Kau mau pergi ke mana? Hah?

Tidak. Keputusanku sudah bulat.

Aku akan pergi. - Mm.

Aku butuh waktu untuk berpikir.

Keputusanmu sudah bulat.

Kau tidak memikirkanku. Hah?

Lalu bagaimana denganku, Lyuba? Sialan!

Dan di sini aku mengemis padamu seperti orang bodoh.

- Sergey, tenanglah. - Tenang?

Tenang, Lyuba?

Kau adalah milikku.

Apa kau pikir aku akan membiarkanmu pergi begitu saja? Hah?

Jika perlu, - Kumohon.

akan kukubur kau hidup-hidup.

Keluarkan semuanya.

Berteriaklah dengan seluruh tubuhmu.

Berteriaklah dengan tubuhmu. Keluarkan.

Rasakan energinya. Keluarkan.

Lebih keras.

Ah! - Ah, ah!

Ah! - Ah!

Ah!

Ah!

Ayo. Hembuskan rasa takutmu.

Lemparkan ke dalam api. Biarkan terbakar.

- Uh. - Lompat, ayo.

- Dasar jalang! - Uh!

Kau meniduri suamiku

lalu menguntitku!

Apa kau gila?

Aku belum pernah melihatmu seumur hidupku.

Jangan bohongi aku, pelacur.

Apa yang kau lakukan? Jangan sentuh dia, brengsek.

Hentikan. Apa yang kau lakukan?

Kau baik-baik saja? Ya, aku minta maaf.

Mereka baru pertama kali ke sini

dan tidak tahu cara menangani programnya.

Kemarilah.

Oh, sial.

Kau mengagetkanku.

Kau tadi luar biasa.

Aku tahu betapa kuatnya dirimu.

Apa yang kau bicarakan?

Aku menyerang wanita itu tadi.

Aku harus minta maaf.

Mm.

Caramu terbakar di dalam api.

Kau hanya perlu berhenti berpikir.

Lepaskan pikiran lamamu.

Berhenti berpikir?

Aku sudah susah payah menenangkan diri.

Aku tidak mengerti apa yang terjadi di sini.

Itu adalah dirimu yang baru.

Hentikan.

Kau hanya perlu menerimanya.

Menerima apa?

Maksudmu menjadi wanita jahat?

Atau lebih buruk lagi?

Menjadi wanita yang kuat dan cantik

- Mm. - yang dikagumi

dan dicintai.

Seorang wanita - Tidak.

yang menciptakan takdirnya sendiri

dan yang memutuskan sendiri apa yang ia butuhkan

dan inginkan.

Lyuba, sial. Apa yang kau lakukan?

Tetap di mobil.

Mari kita cari jalan keluarnya.

Hanya undangan? Mobilmu juga perlu diperbaiki.

Tahu?

Ya, jadi, bisakah kita, tentu saja ini,

ayo, ayo kita tetap tenang,

tapi aku butuh uang tunai untuk ganti rugi.

Yang tak terlihat,

yang tak terlihat oleh mata tapi dirasakan hati,

tercermin di dalam dan membunuhmu.

Rahasia hidup bukanlah kebebasan, tapi kematian.

Air tenang menghanyutkan. Air tenang mengering.

Dan udara menyengat.

Namun yang tenang akan bangkit,

- air tenang menghanyutkan. - Hentikan.

- Air tenang mengering. - Apa kau gila?

- Kau terus saja... - Apa yang terjadi?

Tolong, lepaskan aku!

Kau dengar aku?

Lepaskan aku!

Tolong. Aku akan lakukan apa pun katamu.

- Rasa takut dari dadamu. - Ya, ya, oke.

- Rasa takut dari dadamu. - Aku bisa kuat.

Lihat? A-aku bisa kuat.

Rasa takut dari dadamu.

Selamat jalan.

Tunggu.

Tolong! Jangan tinggalkan aku di sini!

Jangan tinggalkan aku sendiri! Tolong!

Jangan tinggalkan aku sendiri! Sialan!

Keluarkan aku!

Tolong!

Tolong.

Tolong.

Lipatan celana, dasar idiot bodoh!

Kau tahu apa itu?

Aku mau lipatan yang rapi di celana ini dan aku mau sekarang.

Aku tidak bisa mengambilnya tadi malam

karena kau tertidur memakainya.

Berani kau membantahku? Dasar jalang bodoh!

Aku memberimu makan, memberimu tempat tinggal,

dan kau tidak bisa belajar menyetrika celana?

Kolenka, kumohon. Ini bersih.

Aku, aku hanya perlu...

Sst.

Minggir!

Jangkauan pikiran dan tindakan kita

dibatasi oleh apa yang tidak bisa kita sadari.

Untuk mengubahnya, kau harus melihat apa yang tidak bisa kau lihat.

Mm.

Mm.

Sungguh? Apa yang kau lakukan di sini?

Aku senang kau setuju untuk datang, tapi serius,

kau harus mengendalikan diri, bahkan jika kau melihat sesuatu.

Kau tidak mengerti.

Dia melakukan sesuatu padaku.

Dia orang gila.

Dia menguburku di dalam tanah.

Zoya, kita harus pergi dari sini.

Kenapa semuanya selalu jadi masalah denganmu?

Kenapa aku mengajakmu?

Serius, kau selalu dalam masalah

dan kami mencoba membantumu.

Dan sekarang guru itu membuang waktunya untukmu.

Tidak bisakah kau sabar dan bersikap baik?

Atau mungkin kau hanya suka perhatian.

Semua orang pikir mereka tahu apa yang kubutuhkan. Hmm?

Tapi aku ingin melakukan apa yang menurutku terbaik untukku. Oke?

Dengar, bisakah kau lakukan saja permintaannya?

Berhentilah mencoba menyelamatkanku.

Aku akan mengurus ini sendiri, oke?

Wow. Lihat dirimu.

Kecuali kau akan berenang menyeberangi danau itu,

kau akan di sini sampai selesai.

Dan kau bisa berterima kasih padaku nanti jika semua sudah berakhir.

Mm.

Mm. Jadi dia mengambil ponselnya, ya?

Jadi di mana dia?

Tapi itu bukan bagian dari programmu.

Mungkin kau harus lebih keras.

Ah, ayolah. Memangnya dia bisa ke mana?

Ini sebuah pulau. Biarkan dia tenang sejenak.

Besok dia pasti kembali.

Sveta, Sveta.

Apa itu kau? Bangun, bangun.

Janganlah pergi dengan lembut ke malam yang baik itu.

Sial. Sialan.

Orang bijak tahu kegelapan itu benar.

Mereka tidak pergi dengan lembut ke malam yang baik itu.

Lawanlah padamnya cahaya.

Semua ini bagus dan kencang.

Tidak pernah ada yang keluar sendiri sebelumnya.

Aku juga tidak suka ini.

Kita harus menemukannya.

- Mm-hmm. - Ah.

Oh, ya. Dia hampir siap.

Jadi, apa selanjutnya?

Huh.

Setiap kehidupan dan setiap kematian itu unik, berbeda satu sama lain.

Dunia lain berdiri di sampingmu,

tapi dalam gelap, sulit terlihat.

Mungkin tersembunyi...

- Sveta, Sveta. - Tapi hidup menyingkapkan...

Bangun.

Ya Tuhan. Tolong.

- Sveta. - Dia sudah dekat.

- Sveta, sadarlah. - Dia hampir sampai.

- Tolong, bantu aku! - Siapa?

- Anak itu. - Tolong.

- Bayiku akan segera lahir. - Apa?

Apa yang kau bicarakan?

Kau tidak hamil, Sveta. Lihat aku.

Lihat aku.

- Aku bisa merasakannya di dalamku. - Di mana?

- Aku tahu dia di sini. - Lihat, lihat.

Perutmu rata. Dengar, kau tidak hamil, Sveta.

Semua baik-baik saja.

Sumpah demi Tuhan, Lyuba. Aku bisa merasakannya di dalamku.

Ini menjijikkan. Dia ada di dalam.

Aku tidak tahu bagaimana dia melakukannya,

tapi dia ingin aku,

- melahirkan putranya! - Sst, sst, sst.

Entah bagaimana dia melakukannya, aku bisa merasa di rahimku, aku bersumpah.

Ini benar. Dia jahat, hancurkan semuanya.

- Sveta, itu tidak, sst! - Aku tidak mau anaknya!

Itu tidak nyata. Dengarkan aku.

- Itu semua ada di pikiranmu. - Tidak.

Mereka memberi kita sesuatu dan kita semua berhalusinasi.

Bangun. Bangun.

Lihat aku. Semua akan baik-baik saja.

Semuanya baik-baik saja. Ini Lyuba.

Lihat aku.

- Ya Tuhan. - Sst, diamlah.

Apa yang telah mereka lakukan pada kita?

Brengsek... Oh, sial.

Psikopat gila. Ya Tuhan.

Ya Tuhan. Kita harus panggil polisi.

- Ya. - Kita semua.

- Ya. - Para bajingan itu.

Mereka akan dipenjara. - Sst, tolong diam.

Tentu kita akan telepon mereka.

Bagaimana dengan yang lain? Kita tidak bisa meninggalkan mereka.

Aku lihat setidaknya 10 orang lain dikubur sampai kepala.

Dengar, aku akan coba mencarinya.

Kurasa, kurasa aku tahu di mana mereka menyimpan ponsel kita.

Aku bisa pergi mengambilnya. Aku akan coba mengambilnya.

Dan kau, pergilah ke kamar dan ambil kunci mobilnya.

Oke? Kita semua bertemu di dermaga.

Kau mengerti? - Ya.

Ayo pergi.

Jauhi aku!

Ini berhasil, bukan?

Ini membuatmu merasa sangat hidup. Lihat dirimu.

Kau menyala seperti api.

Apa kau gila? Kau menguburku hidup-hidup.

Anjing liar hampir memakan wajahku!

Ini bukan terapi, ini penyiksaan!

Kau tidak bisa melakukan itu pada orang.

Sedikit, boleh saja.

Tapi kau seharusnya bertanya padaku.

Apa kau akan setuju?

Oh, sial.

Ah!

Ah! Uh!

Bagaimana aku... Di mana aku?

Bagaimana?

Aku...

Wow, kau gelisah sekali?

Oh, ayolah.

Berbaringlah, berbaringlah.

Kenapa kau membuat dirimu begitu jelek dari luar?

Menggigiti bibirmu, melukai lenganmu.

Temukan keindahan di dalam dan kau akan merasa cantik di luar.

Sial.

Sveta, Sveta.

Sveta, ini aku.

Ini aku, Sveta. Kau baik-baik saja?

- Dia kembali. - Ada apa?

Aku tahu ini nyata. Aku tahu.

- Sst. - Bayinya akan lahir.

- Sst. - Sial!

Aku akan membawamu keluar dari sini. Oke?

Apa kau bawa kuncinya?

Ah, sial! Ya.

- Oke, ayo kita pergi dari sini. - Ya, oke.

Tapi Zoya menyimpannya di tasnya. Dia yang membawanya.

Kau cari dia, lalu kita pergi dari sini.

Tidak ada perahu.

Mungkin ada dermaga lain.

Ayo susuri garis pantai.

Ayo. Ayo pergi, Sveta.

Oh, sial, sial, di sini. - Ya Tuhan...

Sst, Sveta!

Dia tidak ada di sini.

Apa selanjutnya?

Ayo periksa dermaga lain.

Oke.

Kau baca hal menarik lainnya?

"Di Xanadu, Kubla Khan

membangun kubah megah,

tempat Alph, sungai suci mengalir.

melalui gua-gua tak terhingga

menuju lautan tanpa mentari."

- Ya Tuhan! - Ah!

Oh, sial!

Lyuba, kau mau ke mana?

Saat kau mengatasi rasa takutmu, kau akan tahu siapa dirimu.

Kau tidak bisa lari darinya.

Lyuba.

Lyuba.

Zoya. Zoya.

Uh!

Sergey.

Uh! Bagaimana kau bisa sampai di sini secepat ini?

Lyuba, apa maksudmu?

Kita di mana? Hah?

Uh, siapa kau ini sebenarnya? Hah?

Kau sadar ini penculikan?

Kau tahu sedang berurusan dengan siapa? Hah?

Bicaralah.

Apa? Siapa kau?

Kau bosnya di sini? Hah?

Bukan padaku. Padanya.

Dia menyuruhmu bicara. Jadi bicaralah.

- Apa kau merencanakan semua ini? - Apa?

Menyuruh preman-preman ini membawaku ke sini dengan tudung

hanya untuk bicara denganmu? - Tidak.

- Hah? - Tidak, bukan, bukan aku.

Aku, aku tidak ada hubungannya dengan ini. Oke?

Mereka semua gila. Mereka juga tidak mau melepaskanku.

Tapi kau yang memintanya, 'kan?

Kurasa kau adalah jalang kecil mereka yang sedang birahi, ya?

Apa? Aku?

Bukan aku yang meniduri siapa saja yang bisa.

Apa katamu? Hah?

Kau mendengarku.

Aku melihatmu di perahu dengan wanita itu. Oke?

Dan aku yakin dia bukan satu-satunya.

Tutup, tutup mulut sialanmu itu!

- Lepaskan aku! - Mm!

Akan kutunjukkan siapa bosnya.

Menderitalah. Menderitalah.

Aku muak dengan semua omong kosongmu.

Seluruh tubuhku memar,

dan kepalaku, kepalaku sakit sekali.

Sergey.

Ya Tuhan!

Ini benar-benar terjadi.

Tapi itu, itu Sergey.

Kau melihatnya! Kau ada di sini!

Maafkan aku, tapi kami tidak di sini.

Kami baru saja menemukanmu.

Kau, kau! Apa yang telah kau lakukan padaku?

Hah? Apa kau memberiku minum sesuatu?

Dan semuanya hanya halusinasi?

Katakan ini tidak nyata! - Sst, sst!

Hutan di sini sangat liar. Ada para pelarian.

Tapi kau melakukan hal yang benar.

- Tidak. - Kau membela dirimu.

Tidak! Itu bukan aku.

Kau, kau yang melakukan semua ini.

Kau, kau mempermainkan pikiranku, 'kan?

Kau, kau hanya... - Lyuba, sst.

Saat ini, ini seperti di rawa. Kau mengerti?

Hal terpenting sekarang adalah jangan terburu-buru.

Kalau tidak, kau bisa terjebak dan tenggelam.

Jadi kau tenang, sadarkan dirimu kembali,

lalu kita berdua putuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Oke?

Oke.

Oke. Baiklah.

Oke, baiklah.

Ya, kau benar.

Aku melakukan hal yang benar. Itu bisa dibenarkan, 'kan?

Aku merasa tidak enak.

Aku belum melakukannya, aku tidak bisa. - Begitu, anak pintar.

Hah?

Aku tidak bisa. Tidak.

Kau tidak bisa membiarkannya pergi sebelum prosesnya selesai.

Jika kita biarkan, dia pasti akan membuat keributan.

Jika pihak berwenang tahu tentang kita,

mereka akan menutup kita dan seluruh desa akan lenyap.

Aku tidak sanggup melakukan itu.

Aku tidak diciptakan seperti itu.

Coba ingat lagi.

Pindah ke Moscow.

Jika kau mencoba sesuatu atau membuat masalah,

aku yakin kantor kejaksaan akan tertarik

dengan uang suap yang Sergey berikan padamu.

Mm!

Uh!

Hentikan!

Jangan lakukan ini!

Jangan!

Uh!

Sveta, Sveta, kemarilah.

Sveta.

Cepatlah.

Lyuba.

Oh, Lyuba. Aku sangat senang melihatmu.

Banyak yang terjadi padaku.

Aku menemukan kuncinya dan kurasa aku tahu di mana perahunya.

Jika kita pergi sekarang, kita punya cukup waktu untuk kabur

sebelum mereka menemukan kita, ayo.

Aku tidak mau lagi.

Dengar, dia membantuku menemukan jati diriku.

- Kau dibius lagi. - Tidak.

Dicuci otak.

Ketakutan kita diungkapkan di depan mata kita,

tapi jika kau menghadapinya.

Aku melahirkan dan itu sangat indah.

Tidak, kau tidak melahirkan, Sveta. Tidak!

- Tolong, percayalah padaku, - Tidak, jangan sentuh aku!

- dan semua akan baik-baik saja. - Tidak, lepaskan aku.

Ini semua demi kebaikanmu.

Dia bisa membantumu jika kau mengizinkannya masuk.

Tidak!

Kau tidak bisa melakukannya sendiri. Kumohon.

Dia ada di sini, di hutan.

Ah!

Ayah perlu tenang. Ayo.

Ayo kita bermain sebentar. Sayangku, ayo.

Ayo, sayangku. Sudah kubilang, ayo bermain.

Ayah perlu tenang. Hari ini sangat, sangat berat.

Jadilah anak baik. Ayo, kemari untuk bermain.

Ayo, kumohon? Lyuba, kumohon?

Aku tidak mau hidup lagi.

Cukup! Aku tidak tahan lagi!

Ini benar-benar omong kosong.

Kenapa kita mengikutinya?

Kau pikir kau ini siapa?

Kau pikir kau ratu di sini?

Zoya, kau harus lebih berbelas kasih.

Sveta, kau bercanda?

Atau kau sudah gila?

Sekarang kau menghakimi. Aku bicara apa yang kurasa.

- Apa? - Dengar.

Kau benar-benar baru saja bilang begitu padaku?

Kau punya kesombongan spiritual

dan itu jalan langsung menuju kebodohan.

Apa kau lupa siapa yang membawamu ke sini?

Dan aku sangat berterima kasih padamu untuk ini.

- Aku tidak merasa sendirian lagi. - Apa?

Menurutku, kau ingin perhatian lebih darinya.

Kau mengejekku, jalang?

Tolong, kesombonganmu itu, kau harus mengatasinya.

Persetan denganmu, jalang!

Tidak.

Tidak. Tidak, hentikan!

Tidak! Hentikan!

Tolong, tidak!

Aku tidak mau ini.

Hentikan, kumohon!

Tidak!

Apa-apaan yang terjadi di sini?

Jauhi dia. Mundur sekarang.

Lyuba, kemari.

Sergey. Kau benar-benar di sini?

Sungguh? Siapa mereka ini?

Mereka gila. Mereka membiusku.

- Hmm? - Aku senang sekali melihatmu.

- Ayo pergi dari sini. - Lyuba, tolong jangan lakukan ini.

Kau hampir bebas.

Diam! Bergerak sedikit saja, kalian mati.

Kubilang, jangan bergerak. Kalian mati.

Ayo kita pergi dari sini.

Tidak apa-apa, Lyuba. Ayo pergi.

- Bagaimana kabarmu? - Aku baik-baik saja.

Terima kasih. Kau menyelamatkan hidupku.

Jangan takut. Aku di sini.

Ayo pergi.

Terima kasih sudah datang.

Kau tidak bisa bayangkan apa yang kualami di sini.

Mereka memberiku sesuatu. Berhalusinasi seharian.

Mereka mencoba membakarku di tiang pancang.

Kenapa juga kau datang ke sini?

Zoya yang membawaku.

Bukankah sudah kubilang dia itu bodoh?

Tapi kau tidak pernah dengar.

Selalu saja masuk ke masalah seperti ini.

Yang paling gila adalah gurunya.

Dia berbahaya. Dia menghipnotis kami dan menyuruh kami melakukan banyak hal.

Akan kupastikan dia menyesal mengganggu wanitaku.

Dan yang terburuk, aku tidak yakin soal ini,

tapi mungkin aku membunuh seseorang.

Tidak, aku serius. Rasanya nyata sekali.

Apa?

Lyuba, aku habiskan tiga hari mengurus kekacauanmu.

Bosku, kecelakaan mobil itu,

aku berutang budi banyak orang untuk membereskannya,

dan sekarang kau bilang kau membunuh seseorang?

Lyuba, sialan, ada apa denganmu?

Kenapa kau selalu mengacaukan hidupku?

Membunuh seseorang.

Ini keterlaluan, Lyuba. Keterlaluan.

Bukan aku yang memukuli istrinya.

Terus kenapa? Itu salahmu sendiri.

Seharusnya kau bilang padaku.

Tentang apa? Bukan apa-apa.

Dia psikolog dan dia ingin membantuku.

Bantu apa? Memijat vaginamu, hah?

Aku tadinya mau bunuh diri.

Oh, omong kosong. Jangan terlalu dramatis.

Aku sudah menahan sesuatu seumur hidupku,

dan bukan hanya kau dan semua masalahmu.

Ibuku bilang, "Kau harus menderita untuk bertahan, Lyuba."

Dan begitulah aku kehilangan semangat hidup.

Aku menafkahimu. Aku memberimu segalanya.

Kau tidak pernah bekerja sehari pun.

Mungkin aku yang harusnya sabar denganmu. Ayolah.

Sayang, tutup mulutmu dan ayo kita pulang.

Uh!

Ayo pergi.

Lyuba.

- Lyuba, masuk mobil. - Tidak.

Dengar, dasar jalang tidak tahu terima kasih.

Aku tidak menyetir empat jam ke antah berantah,

mendengar omong kosongmu, masuk ke mobil.

- Jangan sentuh aku. - Tidak!

Dengarkan kau.

Sekarang masuk ke mobil sialan itu atau sumpah,

kau akan pulang di dalam bagasi, hmm?

Aku tidak akan pernah masuk mobil itu denganmu lagi.

Dasar pelacur tidak tahu diuntung.

Akan kutembak kau seperti anjing gila.

Hah?

Akan kubunuh kau. Hah?

Kita berpisah baik-baik.

Ayo berenang.

Aku tidak akan sanggup.

Oke, kita pakai perahu.

Lyuba!

Tidak, tidak!

Tidak!

Tolong, lihat aku.

Jangan tutup matamu, kumohon. Tetaplah bersamaku, Danila.

Danila, aku membutuhkanmu.

Aku sungguh membutuhkanmu.

Aku tidak bisa melakukannya sendiri. Tolong.

Kau kuat, kau bisa melakukan apa pun yang kau mau.

Kau tidak membutuhkanku.

Tidak, jangan.

Kumohon.

Aku akan, aku akan menjagamu.

Tidak, kumohon. Tidak.

Tidak, tidak, kumohon. Tolong, jangan tutup matamu.

Tidak.

Lyuba!

Lyuba!

Lyuba!

Hah! Lyuba!

Lyuba!

Lyuba!

Hah!

Menjauh.

Menjauh. Kubilang, menjauh.

Jangan dekati aku!

Aku tidak peduli!

Kau lemah! Sama seperti ayahmu!

Tapi aku bersumpah, akan kujadikan kau pria sejati

meski itu hal terakhir yang kulakukan!

Aku berdoa.

Hai, Ayah.

Aku tahu, sudah lama sekali.

Aku akan mengunjungimu.

Ya, malam ini. Sampai jumpa.

Diterjemahkan oleh: Zain Jakarta, 19 Oktober 2025 Support at : https://trakteer.id/ZainSubs

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.