Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Serangan anjing di area Ryan Construction.
Kemungkinan kasus rabies lainnya.
Anjingnya sudah dikurung menurut pemilik, ganti.
Ini Gibson. Menuju lokasi. Ganti.
Dimengerti. Berhati-hatilah.
Pemiliknya bilang anjingnya menjadi gila.
Mungkin infeksi lainnya.
Lindungi aku.
Waktunya pertunjukan.
Bantu aku!
Aku mengandalkanmu, Neil! Tembak anjing ini!
Tembak!
Neil! Tembaklah!
Apa-apaan?
Pergilah!
Tembak anjingnya, Neil!
Persetan denganmu!
Bajingan!
Bangsat.
- Pak, kau berdarah. - Itu jelas! Dan persetan denganmu!
Maksudku, terima kasih. Dan persetan denganmu.
Tutup anjing itu dengan terpal.
- Ya, oke. - Hei, Helen, ini Neil.
Kami butuh medis di sini, jadi...
Hei, Helen, ini Cortez.
Batalkan itu. Kami semua baik. Ganti.
Dengar, melaporkan ini artinya...
...laporan lebih dan yang lainnya, dan aku tak mau...
- Dengar, aku tak apa. - Hei, Mike, bisa kau ulangi?
Aku rasa mendengar kata "medis"? Apa kau butuh medis?
Tidak. Tampaknya Neil belum pernah melihat...
...luka dangkal akibat kawat berduri.
Kami sangat baik-baik saja. Ganti.
Oke. Kau yakin?
Sangat yakin.
Terima kasih, Helen. Kami segera kembali.
Dia akan melihatmu. Itu jelas bukan luka dangkal.
Jangan khawatir soal itu. Cepat ambilkan pistolku.
Astaga!
Ini yang ketiga minggu ini.
Tidakkah kita sebaiknya hubungi CDFW di Bishop?
Agar mereka bisa memanggil CDC?
Ya. Itu akan membuat musim berkemah kurang menarik dan menguntungkan.
Tidak.
Neil?
Kau tak apa, kawan?
Gibson, kenapa kau tak urus Cujo ini,
Dan beritahu pemiliknya dia butuh anjing penjaga baru di lokasi ini, oke?
Neil akan mengantarku kembali.
Ayo, kawan.
Bajingan.
- Sial. - Ya. Oke.
Jadi, aku akan... Dengan ini...
Bajingan. Oke.
Kau ikut, Annie Oakley?
Ayo.
Hilang. Benjamin "Ben" Morris.
Kita perlu bicara, kawan.
Aku tak bisa bayangkan betapa beratnya ini untukmu.
Dan aku rasa kau tahu jika kami semua di sini untukmu.
Tak ada keluarga yang harus mengalami...
...apa yang kalian alami.
Jadi aku mau kau tahu jika aku tidak salahkan kau...
...karena tak bisa berpikir fokus sekarang.
Tapi itu kelalaian dalam pengambilan keputusan.
Aku mau kau kembali, Neil. Aku mau kau sepenuhnya kembali.
Jangan berlebihan. Pakai itu lagi.
Aku bisa membuatmu terbunuh.
Ya, dan Gibson bisa saja menembakku.
Ini antara kita, aku rasa dia mengincar jabatanku.
Entahlah, Mike. Aku hanya...
Aku tak yakin bisa melakukan tugas...
...secara baik dengan kemampuanku saat ini.
Kalau begitu ambillah cuti.
Cuti yang panjang.
Kau dan Abby sebaiknya pergi liburan.
Dapatkan istirahat yang bagus.
Pergilah ke Bahamas. Entahlah.
Ini baru dua bulan.
Jadi kau tawarkan aku liburan dengan gaji?
Demi Tuhan, Mike. Aku minta maaf.
Diamlah. Aku tak merasakan apa-apa...
...hingga kau buat aku tertawa, berengsek.
Bangsat! Astaga, Helen.
- Kau yakin tahu apa yang kau lakukan? - Berhenti mengumpat, Pak Kepala.
Kau tahu aku melarang umpatan di kantorku.
Kalau begitu berhenti menyiksa orang.
Ini tidak menyenangkan.
Ayah!
Kau tak apa?
- Itu perlu dijahit. - Ini bukan apa-apa. Ayah tak apa.
Apa ayah perlu bertanya siapa yang memberitahumu?
Maaf, Pak. Dia mendapati aku saat perjalanan ke sini.
Ini sangat buruk. Serius.
"Tanda-tanda infeksi rabies. Agitasi berlebihan,"
"Berpikir tidak menentu, halusinasi, bersikap agresif."
- Olivia! - "Postur tubuh yang tak biasa,"
"Kejang, menghindari air,"
- "Kesulitan bernapas." - Sayang, Ayah tak apa.
Kami sudah divaksin. Kita sudah divaksin, bukan?
Dua tahun lalu, tapi kurasa kita masih aman.
Itu masih bisa membunuhmu.
Kita bahkan tidak tahu apa yang salah dengan hewan-hewan ini.
Itu pasti rabies.
Tidak, itu bukan rabies.
- Hasil tesnya masih belum dikirim. - Aku tidak peduli.
Ayah pergi ke rumah sakit. Aku mengantarmu.
Kita akan bicarakan itu. Kita sudah selesai?
Sebaiknya dengarkan anakmu.
Dia lebih cerdas dibanding kalian semua.
Khususnya kau.
Kenapa kau harus begitu kejam?
Pergilah bicara dengan dia.
Hai, Tn. Morris.
Olivia, kau bisa panggil aku Neil.
Kau tahu itu.
Aku ingin bicara denganmu sejak...
Jangan khawatir soal itu.
Ini sangat berat terhadap semua orang.
Termasuk kau.
Jadi aku mengerti.
Aku temukan beberapa barang milik Ben.
Komik dan lainnya.
Aku ingin mengantarnya padamu,
Tapi aku tahu kau pindah ke tempat lama di Granville, jadi...
Apapun yang kau temukan, kau bisa simpan itu.
Aku yakin dia ingin kau memilikinya.
Aku tahu ini sangat berarti untuk dia.
Aku rasa kau menginginkan itu kembali.
Ya.
Dengar, Abby dan aku...
Kami sangat menghargai semua yang kau lakukan.
Kami tahu bagaimana kau pernah begitu dekat dengan Ben,
Dan juga dengan kami.
Masih.
Apa?
Maksudmu, dia masih dekat denganku.
Benar.
Ya...
"Masih". Maaf.
Terima kasih.
Aku harus pergi. Ayahku.
Hei, kawan. Mau ku antar pulang?
Ya.
Ini Helen mengucapkan selamat malam.
Helen pamit.
Menurutmu taman nasional negara bagian lainnya...
...punya radio yang memang berfungsi?
Maksudku, bahkan di The Shining,
Stasiun polisi hutan masih bisa berkomunikasi...
...dengan Menara Pengawas, benar?
Bahkan saat badai salju.
Hingga Jack keluarkan tabung dari radio,
Dan mematikan truk salju, lalu berkata,
"Pergilah periksa itu!"
"Pergilah periksa itu."
Kemudian Wendy, ingat...
Jadi Kepala memberimu waktu rehat?
Kau bisa mengatakannya. Dia membuatku ambil cuti.
Aku tidak salahkan dia.
Hari ini bisa terjadi kepada siapa saja.
Kau tahu itu, 'kan?
Dengar, besok aku libur. Aku akan pergi ke rumah ibuku.
Dia membuat pai apel persik andalannya.
Kau mau ikut?
Kami kedatangan petugas pindahan hari Senin,
Jadi banyak yang harus dikerjakan sebelum itu.
Tapi terima kasih.
Baiklah, baiklah. Oke.
Aku tak bisa jamin ada pai yang tersisa...
...saat aku kembali lagi, tapi akan aku usahakan.
- Karena kau bajingan egois. - Itu dia.
Kau tahu ibumu lebih suka aku dibanding kau, 'kan?
Dia tidak benar-benar mengatakan itu, 'kan?
Kau pikir aku bercanda? Dia mengatakan itu padaku.
- Saat terakhir dia berikan aku pai. - Bung, diamlah. Hentikan.
Ya.
Dia takkan pernah mengatakan itu. Dia sayang aku.
Baiklah, ingat, jika kau butuh sesuatu,
Saluran keberuntungan 13. Selalu menyala.
Ya.
Dan kau tahu aku bisa antar kau sampai depan rumah, Neil.
Aku takkan meminta uang bensin darimu.
Tak apa. Aku perlu jalan kaki.
Karena 140 km per minggu tidak cukup untukmu.
Kau harus menambah ribuan ekstra langkah lagi?
Selamat malam, Gibbs. Terima kasih tumpangannya.
Sampaikan salamku untuk ibumu, oke?
Sial.
Hei, Neil.
Tunggu, kawan.
Kau harus bicara denganku.
Aku khawatir denganmu.
Aku tahu.
Aku mau membantumu, Neil.
Ya, aku...
Aku tidak butuh bantuan lainnya dari orang lain.
Itu hanya... Itu tidak...
Itu tidak begitu membantu. Kau paham maksudku?
Aku paham, tapi kau teman baikku. Oke?
Kau hal terdekat yang pernah aku miliki untuk seorang saudara,
Dan aku tak bisa diam saja,
Dan melihatmu hanyut dalam pikiranmu sendiri.
Itu tidak benar. Bukan itu yang saudara lakukan.
Kau sudah sangat baik kepada aku dan Abby...
...selama beberapa bulan terakhir.
Dan aku tahu itu tidak mudah.
Astaga.
Bersikap baik kepada orang bukan hal yang sulit, Neil.
Memang itu yang harus kita lakukan.
Maksudku, selama aku mengenalmu,
Kau memimpin dengan contoh dan aku mencoba mengikuti itu.
Aku hargai itu.
Hei...
Kenapa kau tak bawakan kami sedikit dari pai yang terkenal itu?
Aku bisa melakukan itu.
Apapun yang kau butuhkan, Neil. Aku di sini untukmu.
Hei.
Kau tak apa?
Ya, hanya sangat lelah.
Kau pulang cepat.
Ini hampir jam 19.00.
Sial.
- Ini. - Semuanya baik?
Ya. Baik.
Apa kau...
Apa ada barang yang sudah kau kemasi?
Ya. Maksudku, aku hanya...
Aku hanya kehabisan tenaga.
Ya.
Ya, tak apa.
Jangan khawatir soal itu.
Kita akan selesaikan semuanya.
Tidak, tidak, tidak. Jangan sentuh apa-apa.
Aku mau semuanya di sini.
Ini adalah kenanganku, dan aku butuh ini sekarang.
Hanya...
Jangan sentuh apapun.
Kau tahu kita menyimpan semua ini di penyimpanan digital.
Hal bagusnya tentang teknologi.
Mengurangi kekacauan.
Aku takkan meminta maaf karena berduka.
Aku tidak meminta itu.
Aku juga tidak memintaku berhenti.
Aku bahkan tak bisa memasuki ruangan ini...
...tanpa merasa hatiku seperti akan hancur,
Dan itu tidak benar.
Itu tidak baik untuk kita berdua.
Aku setuju.
Aku hanya tak percaya dia sudah tiada.
Jika...
Masih ada banyak tempat yang belum kita periksa.
Ben tidak kembali.
Aku tahu kita berdua tak ingin itu menjadi kenyataan,
Tapi itu kenyataannya.
Dia sudah tak ada lagi.
Jadi kita...
Kita harus berhenti membohongi diri sendiri. Kita...
Kita harus mulai melihat hidup secara apa adanya,
Bukan seperti apa yang kita butuhkan.
Tapi bagaimana kita tahu?
Kita tidak tahu apa-apa.
Kita...
Dan aku hanya harus ikhlaskan dia, karena dia tidak di sini?
Neil, dia masih 17 tahun. Semua bisa terjadi.
Setiap hal buruk dan mengerikan yang terjadi di dunia.
Semuanya bisa terjadi. Kau tahu?
Semuanya... Dan dia masih di luar sana.
Kita hanya harus terus mencari dia.
Itu seperti...
Aku pergi ke sini, dan aku...
Neil!
Kita akan mulai tidur di ruangan terpisah sekarang?
Maaf. Aku hanya lelah.
- Kemari sebentar. - Kenapa?
Karena ayah memintamu. Kemari.
Baik, tutup matamu.
Tutup matamu.
Tarik napas yang dalam.
Buka matamu.
"Lihat yang dalam terhadap alam,"
"Lalu kau akan mengerti semuanya lebih baik."
Wow. Itu jelas bukan kutipan terbaik yang pernah aku dengar.
- Siapa yang mengatakan itu? - Einstein, Einstein.
Oke.
Jadi, ayah menantikan untuk berikan ini padamu sejak lama.
- Ayah akan lakukan itu sekarang. - Tidak, Ayah, kau tidak serius.
- Itu jam Kakek. Ya, itu jam... - Itu jam Kakekmu.
Selalu mengingatkan apa terhadap apa yang sangat penting.
Mungkin itu juga akan sama untukmu dengan caranya sendiri.
Ini sangat analog.
Aku seperti peziarah.
Kau harus memutar bandulnya satu minggu sekali.
Terima kasih, Ayah.
Ini sangat keren.
Ayah menyayangimu, kawan.
Aku juga sayang ayah.
Ayah.
Oke, kita baik.
Nona, kau tak apa? Kau baik-baik saja?
Lepaskan aku!
Bajingan.
Abby!
Abby, bangun! Kita harus pergi!
Hei. Hei, bangun. Bangun. Bangun.
Sialan. Bangun!
Ini dia. Ayo, ayo, ayo.
Oke.
Siapapun yang bisa mendengarku, ini...
Ini Polhut Neil Morris, saat ini di kediamanku,
Perkemahan Mourning Rock.
Ada yang bisa mendengarku?
Apa yang kau lakukan dengan semua peluruku?
Kau mengosongkan senjataku.
Aku khawatir denganmu.
Demi Tuhan. Maksudku, apa yang kita lakukan?
Aku tadi pergi mendaki, lalu melihat orang tenggelam.
Jadi aku coba menolong.
Aku justru diserang oleh makhluk itu.
Aku tidak tahu itu apa, tapi kurasa mereka ada banyak.
Dan aku tidak tahu jika hanya di sini atau di mana-mana,
Tapi kita takkan tetap tinggal untuk mencari tahu.
Apa?
Bajingan.
Gibson, ini. Hei.
Gibson, kau bisa dengar aku? Dengar, kau bisa mendengarku?
Ada hal gila yang sedang terjadi.
Disana! Ini! Lihat itu?
Kita harus coba bawa orang keluar dari sini sebanyak mungkin.
Astaga. Neil, apa yang terjadi?
Pakai sabuk pengaman.
Pakai kedua sabuk pengaman.
Apa yang kau lakukan?
Aku pindah ke depan bersamamu.
Neil?
Neil, bisa kau beritahu aku...
Tolong beritahu aku apa yang terjadi.
Neil!
Jadi, ada semacam monster gila liar yang berkeliaran?
Itu yang sedang terjadi? Itu yang kita...
Monster-monster.
Jamak.
Jika kau bisa membuka matamu lebih dari setengah detik,
Kau mungkin bisa lihat apa yang kita hadapi di sini.
Oke, aku tahu apapun yang terjadi nyata untukmu saat ini,
Dan kau bukan hanya... Dengar, aku percaya denganmu,
Dan maaf jika aku merepotkanmu,
Tapi aku mau kau untuk...
- Tolong berhenti bicara. - ...jelaskan padaku apa yang terjadi,
Karena aku takut.
- Berhenti bicara! - Kau membuatku takut!
Aku mau kau mendengarkan, bukan bicara. Oke?
Mendengar, bukan bicara. Kau bisa melakukan itu, 'kan?
- Aku mendengarkan dan tidak bicara. - Ya Tuhan! Hanya...
Kau masih bicara.
Oke.
Sesuatu yang sangat buruk Sedang terjadi, oke?
Semua orang di Mourning Rock,
Dan mungkin semua orang di mana-mana. Entahlah,
Mereka terinfeksi,
Atau mereka akan terinfeksi, dengan apapun ini sebenarnya,
Dan mereka akan kejam,
Dan mereka tidak akan seperti yang kita kira,
Dan, ya.
Mereka akan datang mengejar kita.
Boleh aku bicara sekarang?
Ya, bicaralah.
Kenapa?
Kenapa ini terjadi?
Orang menjadi monster, lalu mulai saling bunuh...
- ...untuk keseruan? - Aku tidak tahu. Aku tidak tahu.
Itu semacam mutasi virus atau sesuatu.
Mungkin dari air tercemar, atau...
...racun udara yang kita dapatkan dari kota?
Aku tidak tahu. Aku bukan ilmuwan.
Yang aku tahu jika sesuatu yang buruk...
...dan tidak normal sedang terjadi,
Dan kita harus pergi sejauh mungkin.
Ya.
Baiklah kalau begitu.
Oke.
Kita akan pergi melewati kota. Kota satu-satunya jalan keluar.
Kita lewat kota.
Kita singgah di rumah, mengambil persediaan,
Lalu kita pergi ke rumahnya Mike,
Karena Mike pasti tahu harus apa, benar?
Bagaimana kita tahu Mike belum terinfeksi?
Benar.
- Dia diserang. - Apa?
Oleh anjing. Bukan orang gila.
Tapi anjing itu cukup gila.
Kapan dia diserang anjing?
Kemarin.
Apa dia pergi ke rumah sakit?
Aku hubungi 911 dan semua orang. Tidak, dia tidak pergi ke rumah sakit.
Helen yang obati dia, oke? Di...
Oke.
Aku akan masuk dan mengambil beberapa barang.
Tolong tetaplah di sini.
Kunci semua pintu.
Hei.
Aku mendengarmu.
Astaga, Abby.
Apa yang kau lakukan? Kita harus pergi.
Dia harusnya baru saja pulang dari latihan band sekarang.
Dia akan langsung ke kulkas dan mencari makanan.
Aku akan bilang, "Cukup sedikit camilan untuk makan malam."
Dia akan tersenyum.
Dia akan cium hidungku, dan bilang,
"Kau sudah makan, namun rasa lapar masih melahapmu."
- Steinbeck. - Ya, itu Steinbeck.
Hei.
Aku menginginkan putraku kembali.
Aku tahu... Aku tahu kau pikir aku gila, Neil.
Tapi dia di luar sana. Aku bisa merasakan itu.
Aku bisa merasakan dia.
Kita harus terus mencari.
Kita harus pergi.
Kita harus ke tempat Mike.
Bagaimana jika dia kembali dan kita tak di sini?
Hei, Ben...
Dia cerdas.
Dia kembali dan kita tak di sini,
Dia pasti akan langsung ke tempat Mike.
- Menurutmu begitu? - Ya.
Karena Olivia juga di sana. Benar? Dan...
Maksudku, kita hanya... Ayo pergi ke sana...
- Oke. - Dan kita akan...
Kita akan pikirkan itu bersama.
- Mengerti? Ya. - Bersama. Ya?
- Oke. Ayo. - Ya. Ya.
Tunggu, apa menurutmu dia mungkin terinfeksi,
Seperti makhluk yang kau lihat?
Atau mungkin dia sembunyi karena dia juga melihat mereka.
Sepertimu.
Oke, kau tahu? Aku akan tinggalkan dia catatan.
Apa kau juga akan tinggalkan dia susu dan kukis?
- Ayo, kita harus pergi! - Persetan denganmu! Aku harap itu kau!
Jika kau begitu ingin aku mati,
Kau tak seharusnya mengambil amunisiku.
Maaf.
- Aku tak bermaksud begitu. - Di mana itu?
- Apa? - Amunisiku.
Peluru untuk senjataku.
Satu-satunya yang kita punya untuk perlindungan.
Aku membuangnya. Semuanya.
Dan truk sampah datang mengambilnya hari ini.
Itu bagus.
Aku hanya melakukan apa yang menurutku terbaik.
Sama sepertimu.
Aku khawatir denganmu.
Apa yang kau lakukan? Sekarang apa yang kau lakukan?
Membawa kenang-kenangan dari anakku.
Aku takkan pergi tanpa itu.
Dan aku tidak bertanya.
Hei, Gibson.
Sangat enak.
- Sial. - Gibson?
- Kau bisa dengar aku? - Ya.
- Gibbs? - Sebentar...
Dengar, aku tidak tahu jika kau di sana atau tidak, tapi...
Pagi ini sekitar pukul 11.00, aku...
Aku pergi ke Malachi Point dan...
Aku diserang oleh...
Entahlah. Seorang wanita.
Neil, aku mendengar. Apa yang terjadi?
Situasi tak terkendali, dan...
Aku tidak tahu apa yang terjadi.
Neil, aku mendengar, kawan. Ada apa?
Apa yang terjadi di Malachi Point?
Ya, itu bagus.
Astaga... Kenapa aku mencobanya?
Baiklah. Malachi Point. Kami datang.
Aku datang, kawan! Aku datang.
- Sini, biar aku bantu. - Aku bisa.
Oke.
Aku bersamamu.
Mari lakukan ini bersama.
Kau memang sangat menyebalkan.
Tapi aku mencintaimu melebihi apapun.
Itu mungkin hal termanis yang pernah kau katakan padaku.
Sial. Kita kehabisan bensin.
Pom bensinnya Lee tak terlalu jauh.
Itu juga akan membuat kita menjauh dari kota.
Oke.
Aku mau kau kunci semua pintu dan sembunyi.
Jika kau harus pergi, pergilah.
Dan kau tak punya fans lebih besar lagi,
Selain pria yang sedang menatapmu saat ini.
Aku mencintaimu.
Tolong percaya aku.
Itu kau, Neil?
Neil, ini Gibbs. Kau mendengar?
Ada orang di sini?
Terserahlah.
Sial!
Sial.
Demi Tuhan! Neil!
- Kau tak apa? - Ya, di mana kuncinya?
Kau merokok?
Lumayan.
- Oke, aku akan cepat. - Tunggu di sini lagi?
Tidak.
Ya Tuhan.
Ya Tuhan. Neil, apa...
- Apa itu? - Jangan.
Tolong, percaya aku.
Kau tak mau melihatnya.
- Ayo. - Siapa itu?
- Siapa itu? - Jangan lihat.
Ya Tuhan. Oke, Ya Tuhan.
Oke, hanya yang kita butuhkan.
Itu saja. Ayo...
Baiklah, ayo.
Kau lapar.
Sial.
Hei, Neil, aku mendengar. Apa kau mendengar
Kami menuju tempatnya Kepala Mike Cortez...
...kemudian pergi keluar kota.
Kau di mana, kawan? Kau harus bicara denganku. Ayolah.
Aku akan tetap membuka saluran ini.
Dengan harapan seseorang mendengarkan.
Sial. Astaga. Bajingan, bajingan, bajingan!
- Ini gila. - Ya.
Siapa itu atau apa itu tadi?
Aku tidak tahu.
Sulit untuk tahu di tahap ini.
Mereka...
Mereka agresi tanpa alasan.
Mereka membuat suara yang sangat mengerikan.
Seolah mereka mencoba bicara, tapi mereka tak tahu caranya.
Seolah mereka tidak ingat.
Itu lucu?
Itu terdengar familier.
Kau tahu aku suka licorice hitam, bukan merah.
Aku tahu. Mereka kehabisan.
Dan juga, itu hanya membuatmu aneh.
Maaf aku membuang pelurumu.
- Apa? - Pelurumu. Itu bodoh.
Aku hanya tak mau kau melakukan hal bodoh.
Contohnya?
Aku tahu kau juga kehilangan dia, dan aku berusaha untuk...
Aku tidak berada disana untukmu.
Aku justru di tempat lainnya. Aku hanya...
Aku tak tahu jika ada orang yang ada di sana untukmu.
Aku tak yakin itu mungkin untuk siapapun...
...bisa cukup berada di sana untuk siapapun.
Aku takkan menyerah untuk temukan dia.
Dan aku akan terus bersikap menyebalkan.
Kita sudah sampai.
Aku akan masuk ke dalam.
Dan aku tak mau kau ikut.
Kau percaya aku, 'kan?
Ya, seperti aku percaya semua orang.
Aku akan terima itu.
Aku tak tahu berapa banyak perbuatan baik yang pernah kulakukan untukmu,
Tapi aku takkan pernah berhenti mencobanya.
Ini adalah pisau.
Arahkan sisi satunya ke orang jahat.
Mike? Camila?
Kalian di sini?
Hei, Mike!
Hei, Camila, ayo. Kita harus...
Camila? Hei, ini aku. Ini Neil, oke?
Aku tahu kau tak tahu apa yang terjadi.
Tidak ada yang tahu. Tapi...
Aku di sini untuk membantu.
Neil! Tidak! Apa yang kau lakukan? Itu Olivia!
Berhenti! Jangan lakukan itu! Apa yang kau lakukan?
Apa yang kau lakukan? Ya Tuhan, jangan.
Neil, letakkan senjatanya! Itu Olivia.
- Abby! Tembak dia! - Oke.
Ya Tuhan! Tidak!
Abby, tembak makhluk ini!
Ya Tuhan, tidak!
- Abby, tembak makhluk ini! - Tidak!
Ayolah.
Abby!
Abby!
Itu baru gadisku, Abs. Kau pasti bisa.
Kau pasti bisa! Teruslah lari...
Ibu berbohong.
Ben, dengarkan ibu! Ben!
Kau akan mengejar dia?
Pergilah.
- Ben! - Pergilah!
Tinggalkan aku sendiri!
Berhenti! Tinggalkan aku sendiri!
Tolong! Siapa saja, tolong aku!
- Jangan ikuti aku, ayah! - Ben, ayolah. Berhenti!
Berhenti. Bicara dengan ayah.
Mereka datang.
Ben!
Ben?
Ben!
Ben!
Ben!
Ayah.
Hei.
Sayang, syukurlah. Aku tahu kau pasti kembali.
Hei, ayo, kita harus pergi.
Tidak, tidak, tidak, tidak!
Jadi...
Bagaimana situasi di belakang sana?
Ya, seperti yang aku duga.
Hei, Helen...
Kau belum mendengar kabar dari Neil hari ini, bukan?
Sama sekali belum.
Tapi dia sedang cuti, jadi aku tidak salahkan dia.
Dan antara kita...
Itu yang seharusnya dilakukan selama ini.
Tak ada keluarga yang seharusnya alami yang mereka alami.
Ini Polisi Hutan Neil Morris.
Sekali lagi.
Jika ada yang bisa mendengarku, aku butuh...
Aku butuh bantuan.
Istriku...
...dalam bahaya.
Dan aku sendiri juga tidak begitu baik,
Tapi aku tidak terinfeksi.
Aku rasa tidak, tapi aku cedera,
Dan aku tak punya pertahanan apapun melawan para bajingan ini.
Apapun yang terjadi kepada semua orang...
...terjadi dengan cepat.
Tapi kau tidak peduli, karena tak ada yang mendengarkan.
Hei. Hei, Neil, ini Gibbs, kau mendengar?
Aku bisa mendengarmu.
Hei, dengar, Neil,
Aku rasa aku mengerti semua yang terjadi sekarang, kawan.
Apa kau mendengar?
Hei. Hei!
Jika itu semacam respon,
Aku menuju Menara Wolf Pass.
Aku akan gunakan akses Fire Road 89.
Apa kau mendengar?
Apa kau mendengar?
Neil, kawan, kau tak mungkin tidak mendengarku.
Aku bisa mendengarmu.
Sial!
Ini mungkin takkan berjalan mulus.
Pegangan dengan sesuatu jika kau bisa.
Aku mencintaimu.
Kau suka itu?
Apa kau suka itu?!
Aku takkan meninggalkanmu.
Aku akan pergi carikan kita pertolongan.
Semoga kau bisa mengerti.
Dan jika kau masih percaya denganku.
Ini Menara Wolf Pass.
Memanggil Pusat Medis Alpine Grove.
Ada yang mendengar?
AG Med?
Ada yang mendengar?
Ini Alpine Grove Medical. Kami mendengar. Ganti.
Ya, hai. Ya. Kau disana. Bagus. Oke.
Ini Polisi Hutan Neil Morris.
Taman Nasional Negara Bagian Mourning Rock.
Terjadi sesuatu di sini.
Itu semacam penyakit yang bertransformasi.
Aku tidak tahu. Tapi istriku, dia...
Istriku, Abby Morris,
Dia bekerja di rumah sakit sana bersamamu.
Dia terinfeksi, dan dia butuh perawatan secepatnya. Ganti.
Kami mendengar. Tetap di Wolf Pass. Bantuan dalam perjalanan. Ganti.
Tidak. Kami tak bisa tetap di sini, oke?
Kami harus pergi. Kami akan menghampirimu.
Kau melarangnya. Jangan pindahkan pasien.
- Tolong diikuti. - Kami tak bisa tetap di sini!
Apa kau mendengar?
Kami mendengar. Tetap di Wolf Pass.
- Bantuan dalam perjalanan. Ganti. - AG Med...
Ya Tuhan. Ben.
Itu juga mendapatkanmu, bukan?
Hei. Halo.
Ini Polisi Hutan Neil Morris. Ada yang bisa mendengarku?
- Siapa saja? - Neil, ya. Ini aku. Gibson.
Kau di mana, kawan?
Gibbs! Apa itu kau? Kau bisa dengar aku?
Ya, aku di sini, kawan. Aku mendengarmu.
Apa kau baik saja?
Dengar... Aku bersama Abby, dan dia...
Dia terinfeksi.
Dia butuh... Aku harus carikan dia pertolongan.
Oke? Kau di mana?
Aku tahu, kawan. Dengar. Aku tahu apa yang terjadi, oke?
Aku bisa membantumu.
Temui aku kembali di tempatmu secepatnya. Mengerti?
Ya! Tentu saja! Oke.
Aku temui kau di tempatku.
Aku segera ke sana. Hei, Gibbs.
Terima kasih.
Bertahanlah, sayang. Ini akan baik saja.
Oke.
Aku rasa kita aman.
Kau akan baik saja.
Gibbs?
Oke.
Oke.
Oke, ayo.
Oke.
Oke.
Hei, Gibbs.
Gibbs!
Apa itu kau? Gibbs?
Letakkan senjatamu!
Tidak!
- Kau akan mengejar dia? - Hei, kawan? Neil!
Mereka datang.
- Neil? - Ayah?
Ya Tuhan.
Aku bukan salah satu dari kalian.
Aku bukan salah satu dari kalian!
Lihat aku. Lihat aku. Ini akan baik saja.
Ini akan baik saja. Neil?
Neil?
Kenapa, Neil?
Camila?
Tidak! Itu Olivia! Berhenti! Berhenti!
Aku tidak bermaksud melukai siapapun.
- Letakkan senjatamu! - Morris, letakkan itu!
- Tak apa, sayang. - Ada apa denganmu?
Aku pikir kau tenggelam!
Kita harus mulai melihat hidup secara apa adanya,
Bukan apa yang kita butuhkan.
Letakkan senjatamu! Letakkan itu!
- Aku tak mau melukai... - Letakkan senjatamu!
- Tidak. - Aku tak mau melukai siapapun.
Letakkan itu!
- Neil? - Neil. Lihat aku.
- Letakkan senjatamu! - Aku tak mau melukai anakku.
Berhenti! Ben, sebentar Tunggu sebentar.
- Menjauh. - Ayolah.
- Menjauh, ayah. - Oke, dengar, ayah...
Ayah tahu kau mungkin membenci ayah sekarang, oke?
Bicara dengan ayah.
Ayah tidak tahu ada apa denganmu.
- Hanya... Ben, ayolah. - Berhenti!
- Ben. - Tinggalkan aku sendiri.
Ayah takkan biarkan kau pergi.
Ya Tuhan, tidak! Tidak!
Ben!
Ben!
Ben?
Ben!
Ben!
- Morris, letakkan senjatanya! - Neil?
- Letakkan senjatamu! - Ini akan baik saja.
Neil, lihat aku. Lihat aku. Ini akan baik saja.
Ben!
Ben!
- Aku tahu. - Aku tidak ingat.
Aku tahu, sayang. Aku tahu. Letakkan senjatanya.
- Neil? Hei... - Letakkan senjatamu
Letakkan senjatanya, Neil!
- Letakkan senjata. - Kami di sini untuk membantu, oke?
Aku tak mau melukai anakku atau siapapun.
Letakkan senjatanya!
- Letakkan senjatanya! - Tenanglah.
- Tidak. Tidak. Lihat aku. - Neil?
- Aku benar-benar minta maaf. - Apa yang kau lakukan?
- Neil? - Aku tak apa. Aku mohon...
- Aku mencintaimu. - Aku mencintaimu.
- Tidak! Tidak! - Neil!
Tidak, tidak, tidak, tolong, tidak!
Tidak, tidak.
Tidak! Tidak! Tidak!
Tidak! Tidak! Tidak! Tidak!
Tidak, tidak, tidak, tidak.
Tidak!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.