All language subtitles for Jurassic.World.Rebirth.2025.WEB-DL.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Tujuh belas tahun yang lalu..

PULAU SAINT HUBERT 226 Mil di sebelah timur Guyana Prancis

Sampai kapan kita akan terus begini?

Kita teruskan sampai hibridanya stabil.

PENYIAR Kita di tingkat keamanan lima.

Deregulasi berhasil. Tak ada tanda penolakan.

Masih ada mutasi di genom tujuh.

Terima kasih.

PENYIAR Semua limbah genetik harus dibawa

ke ruang kremasi sebelum jam 5 sore.

PENYIAR 2 Tangki 12 nonaktif

sampai modifikasi genetiknya stabil.

Baiklah. Ayo kita selesaikan ini.

Ayo kita mulai.

Oh. Ya. Maaf. Sebentar.

Oke. Ya.

Tiga, dua, satu.

Mendekat kemari. Menunggu otorisasi.

Aku tak lihat laporannya, tapi kuasumsikan

kita tambah dosis obat penenangnya?

Ya. Aku harus menaikkannya

sampai 0,5 mililiter per seratus pon.

Oke, kawan-kawan. Kalian boleh lanjut.

Yah, kita tak ingin membunuh makhluk itu.

Terkadang aku ingin.

Ya, Tuhan.

PENYIAR 2 Tangki 12 nonaktif

sampai modifikasi genetiknya stabil.

Penahanan Gagal

Keamanan Dinonaktifkan

Sistem Error

Mengulang...

Peringatan. Penahanan gagal.

Hei, ada apa ini?

Peringatan. Penahanan gagal.

Peringatan.

Penahanan gagal.

Ya, Tuhan. Makhluk itu lepas!

Lari! Area penahanan sedang dikunci!

- D-Rex berhasil kabur! - Kita harus keluar dari sini!

Segel pintunya!

Segel pintunya!

Kita harus keluar dari sini!

Cepat! Cepat! Cepat!

- DeSanto! Pintunya! - Ya, Tuhan. Ya, Tuhan.

Oh, tidak! Jangan, jangan, jangan! Ayo!

Jangan, jangan! Tidak!

- Oke, ini hanya... - Tidak, tidak! Tenang saja.

- Cepat! Cepatlah! - Masukkan... Masukkan kuncinya.

Tiga, dua, satu.

Ayolah!

Tiga, dua...

Ayolah!

Ayolah!

Buka pintunya!

Kumohon!

Kumohon?

Oke, putar saja kuncinya.

Tak apa. Tenang saja.

Putar saja kuncinya. Putar saja...

Ya. Tolong buka pintunya.

Maafkan aku.

Tolong buka pintunya untukku!

Tidak!

Ya, Tuhan, tidak.

Tidak! Oh, tidak!

Maafkan aku!

Oh, tidak!

Masa Kini...

Sudah tiga puluh dua tahun sejak dinosaurus kembali.

Namun, iklim modern dan penyakit telah memakan banyak korban, dan minat masyarakat pun telah memudar.

Kini, kebanyakan spesies yang tersisa hanya dapat hidup subur di jalur tropis di sekitar khatulistiwa.

Perjalanan manusia ke sana sangat dilarang.

Ayolah, Apa maksudnya ini?

Seharusnya semua ini

sudah dibereskan dua tahun lalu.

Ya, aku juga tidak suka ini, Bung.

Mereka sedang berusaha memindahkannya.

Aku tak tahu harus bilang apa padamu.

Wali kotanya kerja apa, duduk santai seharian?

Beratnya 40 ton, kawan.

Kau mau memindahkannya?

WANITA ...keluar dari Manhattan.

Penyebab kemacetan ini tak lain adalah Bronto Billy,

yang diduga sauropoda terakhir yang masih hidup di Amerika Utara.

- Kembali padamu, Bob. - Terima kasih, Hailey.

Jadi, ya, brachiosaurus tua yang kesehatannya memburuk itu,

kabur dari kandang Cobble Hill Park

tempatnya dirawat selama ini.

Ya, ampun.

Istirahat dengan tenang sana, tapi menyingkirlah dari jalan.

Wah, kejam sekali.

Astaga.

Maksudku, untuk ukuran New York, itu cukup kejam.

Nona Bennett, kalau tidak salah?

Halo.

Bukankah seharusnya kita bertemu di...

Kau tidak terlalu sulit untuk diikuti.

- Jadi, bagaimana Anda tahu tentang saya? - Paulo Pasolini, dari Blackwater.

Mm-hmm. Apa dia punya pesan untukku?

Ya. Dia berpesan, "Felix sedang tidak seperti biasanya."

Um... oke, saya mendengarkan.

Itu semacam sandi mata-mata? Keren sekali.

Apa pekerjaan kau di ParkerGenix?

Perusahaan saya sedang mengembangkan obat baru,

dan kami punya kebutuhan tertentu.

Uh-huh. Terdengar samar.

Dan apa maksudnya dalam kasus ini?

Kata orang, kau ahli mendapatkan sesuatu

tanpa banyak bertanya.

Oh, ya?

Mereka juga bilang kau tak peduli

dengan kemungkinan masalah hukum atau etika.

Yah, mereka harusnya diam saja.

Anggap saja itu pujian.

Artinya kau selalu menyelesaikan pekerjaan.

Aku kehilangan teman di pekerjaan terakhir,

jadi aku sedang tidak ingin mengambil pekerjaan.

Kau kan belum tahu pekerjaannya apa.

Ya, tapi kau bekerja untuk perusahaan farmasi, kan?

Jadi... Kau yang menghubungiku.

Saya dari opsus, jadi ini rahasia.

Kutebak, pencurian informasi?

Maaf, aku spesialis penjemputan dan ekstraksi, bukan perampokan.

Ini soal dinosaurus.

Kisah mereka dengan kita mungkin sudah usai, tapi kisah kita dengan mereka belum.

Yah, mereka semua...

mereka semua sudah mati atau sekarat, jadi...

Kecuali di beberapa pulau di sekitar khatulistiwa.

Ya, dan itu zona terlarang karena suatu alasan.

Kau ke sana, kau mati.

Di situlah peran kau dibutuhkan.

Oh.

Tidak, terima kasih.

Nn. Bennett!

Tahukah kau 20% populasi dunia

akan meninggal karena penyakit jantung?

Itu satu dari setiap lima orang di planet ini.

Sekarang, bayangkan saja. Pikirkan seseorang yang kau kenal,

siapa saja, dan bayangkan kau bisa menjadi orang yang memberinya

- tambahan hidup 20 tahun. - Sangat menyentuh.

Tapi itu bukan bidangku.

Dan kantong kami sangat dalam.

Seberapa dalam?

Untuk kau, sangat dalam.

Yah...

Aku butuh angka pastinya.

Sepuluh, dengan enam nol.

Termasuk nol di angka sepuluhnya?

Tidak.

Itu kekayaan besar, Nn. Bennett.

Uang sebanyak itu akan membuatmu tak perlu lagi

mempertaruhkan nyawa selamanya.

Baiklah, apa risikonya?

Uh...

Kemungkinan tuntutan pidana.

Kita akan pergi ke tempat

yang dilarang dikunjungi oleh semua pemerintahan di dunia.

Kalau begitu, sebaiknya kita tidak bilang siapa-siapa.

Ya, itu mungkin jadi masalah.

Dia belum tahu, tapi kita akan membawa orang sipil.

Zaman Neo-Jurasik

telah terbukti mematikan bagi Dinosaurus.

Meskipun beberapa spesies bisa bertahan

di beberapa iklim mikro tropis terisolasi yang kaya oksigen

yang tersebar di wilayah khatulistiwa,

tempat interaksi dengan manusia

dan spesies modern lain yang tidak cocok...

Spanduknya diturunkan.

Oke, jadi ini metakarpal kiri?

Ya.

Selamat pagi, Dokter.

Maaf datang tanpa pemberitahuan.

Bisa kita bicara sebentar?

Maaf, hari ini sangat kacau.

Mereka akan menutup tempat ini.

Dr. Henry Loomis, ini Zora Bennett,

- spesialis misi kami. - Halo.

Maaf, misi apa?

Uh, teman-teman, kalian istirahat dulu

sebentar, ya?

Terima kasih.

Dr. Loomis telah menjadi penasihat ParkerGenix

selama enam bulan terakhir soal kesehatan paleo-koroner.

Kami mengembangkan obat baru, Paleodioxin,

yang berasal dari spesies dinosaurus terbesar yang pernah ada.

Pemodelan komputer menunjukkan obat ini bisa mencegah

penyakit koroner rata-rata hingga dua dekade.

Pikirkan apa artinya itu bagi mendiang ibumu.

- Saya turut berduka. - Oke.

Semua orang bisa membaca berkas.

Tapi kalau kau ungkit masalah pribadi, aku cabut.

Maaf aku kelewatan.

Penelitian ini... sangat penting.

Kami hanya tak bisa membawanya ke tahap uji coba.

Kami tak bisa menyintesis DNA-nya,

jadi kami butuh sampel dari dinosaurus hidup.

Dan spesiesnya harus benar-benar raksasa.

Hewan terbesar dari tiga kategori:

laut, darat, dan udara.

Kenapa yang terbesar?

Oh, karena jantung mereka.

Semakin besar tubuhnya, semakin besar otot koroner mereka.

Dan mereka hidup paling lama,

lebih dari seratus tahun untuk beberapa sauropoda era Kapur.

Artinya, tiga dinosaurus yang mereka butuhkan adalah...

Mosasaurus, yang hidup di lautan,

dan Titanosaurus.

Kau akan menemukannya di darat.

Dan di langit, Quetzalcoatlus.

Itu pterosaurus terbesar.

Masing-masing punya rentang hidup rata-rata

lebih dari satu abad, bahkan sebelum pemurnian DNA.

Hmm.

Obat yang bisa mencegah penyakit jantung akan menjadi

terobosan medis terbesar dalam berabad-abad.

Ya. Dan aku yakin nilainya miliaran, kan?

- Triliunan. - Hmm.

Satu-satunya cara agar ilmuwan kami bisa melengkapi untaiannya

adalah dengan sampel darah dan jaringan dari dinosaurus hidup.

Tunggu. Kalian mau mengambil sampel darah

dari hewan-hewan ini saat mereka masih hidup?

Hemoglobin kehilangan oksigen dalam hitungan detik setelah kematian.

Lebam mayat dan hipostasis akan langsung menyusul.

Untungnya bagi kita, semua spesies ini ada

di satu lokasi terpencil.

Kami sedang membentuk tim,

dan kami ingin segera berangkat.

Kami punya saingan,

dan Tuan Parker tidak suka menjadi nomor dua.

Bisakah kau siap besok?

Dr. Loomis?

Kukira aku hanya menjadi penasihat.

Memang. Secara langsung.

Kami tak punya kualifikasi untuk mengidentifikasi hewan

atau memprediksi perilakunya.

Yah...

Kenapa tidak kirim tentara saja?

Kalian kan perusahaan kaya.

Kerahasiaan.

Semakin sedikit orang yang tahu, semakin baik.

Aku bisa menjamin keselamatanmu.

Maksudku, yah, kurang lebih.

Oh, bukan, bukan. Ini bukan soal keselamatanku. Ini hanya...

- "Kurang lebih"? - Ya.

Yang kau usulkan ini benar-benar ilegal.

Oh, apa kita... apa kau sudah memberitahunya soal angka nolnya?

Itu tidak akan mempan padanya.

Apa maksudmu?

Kau pernah lihat dinosaurus di alam liar?

Bukan di taman hiburan waktu kau kecil

atau melihat makhluk malang tersesat di kota.

Maksudku di habitat aslinya.

Karena sebelum kau melakukannya,

kau hanyalah pria yang mengunjungi kebun binatang.

Kami hanya menjual selusin tiket sepanjang minggu lalu.

Lima tahun lalu, kau harus antre berjam-jam,

itu pun kalau bisa masuk.

Tak ada lagi yang peduli dengan hewan-hewan ini.

Mereka pantas mendapatkan yang lebih baik.

Aku hanya... aku butuh waktu sebentar.

Tentu, ya. Silakan...

Gunakan semua waktu yang kau butuhkan.

Ambil semua waktumu. Bukannya...

...seluruh hidupmu selama ini,

kau tahu, mengarah pada momen ini.

- Sudah siap? - Ya.

PARAMARIBO, SURINAME 402 Mil di sebelah utara Khatulistiwa

Tiga kali berturut-turut!

Kapten Kincaid.

Martin Krebs.

Kita bicara di telepon.

Ya, Krebs, dengar, maaf.

Sudah kupikirkan, dan aku tak bisa melakukannya.

Aku mau saja, demi Zora, tapi aku tak bisa.

Apa?

Kita sudah sepakat di telepon.

Kau sudah menyebutkan hargamu.

Bukan itu. Aku hanya...

Ini terlalu berisiko untuk kapalku.

Cicilannya belum lunas, jadi kau pasti mengerti.

Jangan tersinggung, Z.

Hei. Dua rum dobel. Merci.

Apa yang kau lakukan? Dia kan orangmu.

Ya. Kami sepuluh tahun bersama di MARSOC.

Duncan yang terbaik. Kalau tidak, aku takkan di sini.

Terbaik dalam hal apa? Minum?

Fabrice, jangan keluarkan senjatanya, oke?

Baiklah. Oke.

Membawa barang dan orang keluar-masuk dari tempat

yang seharusnya tidak mereka masuki.

Masalahnya, kali ini aku benar-benar tak bisa, Z.

Maafkan aku.

Dan keputusanku sudah final.

Ini masalah besar, Duncan.

Kau sudah berjanji padaku.

Uh, kita kacau sekarang.

Maafkan aku.

Aku tak suka melihat rencanamu jadi berantakan.

Begini saja.

Bagaimana kalau kau menunjukkan itikad baik?

Mungkin... kau tahu, ini hanya usul saja...

tapi mungkin kau bisa

menggandakan bayaran yang kita bicarakan,

nanti aku bisa mengurus Duncan

dan krunya dari bagianku.

Oh, begitu.

Baik sekali.

Kalian merencanakan ini di telepon atau barusan?

Oh, aku hanya mencoba membantumu.

Aku tak perlu duduk di sini dan dihina.

Demi Tuhan, baiklah. Setuju.

- Bagus. - Bagus.

Kita akan memutar ke arah Barbados

untuk menghindari patroli pemerintah, tapi patrolinya juga tidak banyak.

Kenapa begitu?

Tidak ada yang cukup bodoh untuk pergi ke tempat tujuan kita.

Hei! Hei!

Sini!

- Hei. - Hei.

Ke sini.

- Hei, Z. - Hai.

- Hei, apa kabar? - Oh, baik.

Bobby Atwater.

Dia akan membantu keamanan tim.

Keamanan untuk...?

Memastikan kau tidak berakhir di dalam salah satu ini.

Yang masih hidup.

Ada lagi yang lain?

Ya, dengar, aku tidak akan bisa melakukan ini, tahu?

Aku mau saja demi kau, Z, tapi...

- Oh, tidak, kita sudah jalankan rencananya. - Oke, keren.

Jadi, kapan kita berangkat?

- Hei, LeClerc. - LeCLERC: Apa?

Kau lihat bayaran dari Kincaid untuk misi ini?

untuk misi ini?

Oh, ya.

- Kita dalam masalah. - Tentu saja.

Yah, kabar baiknya,

Mosasaurus sudah ditandai di penangkaran

dan InGen terus melacaknya setelah kabur.

Kami membeli data mereka saat mereka bangkrut,

jadi sekarang kami yang melacaknya.

Sepertinya tak ada orang lain yang tahu banyak soal itu.

Tapi...

itu dia di sana.

Jadi, sampel pertama sekitar 150 mil lagi.

Sangat dekat dengan khatulistiwa.

Tapi kenapa... kenapa dekat khatulistiwa?

Kenapa mereka tidak bisa bertahan di tempat lain?

Lanskap kebugaran Bumi tidak lagi cocok untuk mereka.

Uh, udaranya berbeda.

Uh, radiasi mataharinya berbeda,

serangga, tumbuh-tumbuhan.

Semuanya berbeda.

Tapi di dekat khatulistiwa,

iklimnya hampir sama seperti 60 juta tahun lalu.

Lebih hangat dan kaya oksigen.

Dan Mosasaurus umumnya mengitari

pulau tujuan kita.

Ada sebuah kompleks di sana yang dulunya pusat Litbang

untuk taman aslinya.

Tempat itu ditinggalkan setelah sebuah kecelakaan.

Kita harus masuk, ambil tiga sampel kita,

dan keluar secepat mungkin.

Karena meskipun dua lusin spesies

telah bertahan di sana, sendirian, selama hampir 20 tahun,

jangan salah, ini sama sekali bukan lingkungan yang terkendali.

Ya, kurasa kita akan baik-baik saja.

Apa itu?

Neurotoksin.

Seberapa cepat?

Lumpuh dalam beberapa detik.

Lalu apa?

Lalu kau selamat.

Ini bagian saat kau, uh,

bilang padaku membunuh dinosaurus itu kejahatan, Dokter?

Bukan, ini saatnya aku bilang membunuh dinosaurus itu dosa.

Jadi, uh, bagaimana jika pilihannya kita atau mereka? Hmm?

Berarti kita menempatkan diri di tempat yang bukan seharusnya.

Mm, itu... semacam keahlian kami, Dr. Loomis.

Kami tak berniat menyakiti hewan-hewan itu.

Ayo kita ambil sampelnya dan pulang.

Kita akan kehabisan cahaya sebelum bertemu target.

Kita akan berangkat besok pagi-pagi.

Bagaimana cara ekstraksinya?

Panah ini mengumpulkan sampel darah.

Kau punya satu kesempatan untuk setiap panah.

Kulit Mosa tebalnya empat inci,

jadi kau harus berada dalam jarak sepuluh meter agar bisa menembusnya.

Dan panahnya akan terlepas sendiri saat kapasitasnya penuh.

Panah itu akan melesat

beberapa ratus kaki ke udara,

seperti roket mainan.

Nantinya, parasut akan terbuka,

dan panahnya akan melayang turun kembali pada kita.

Aku yang akan menembak.

Uh, menembakkan panah biopsi jarak jauh cukup mudah.

Aku yakin aku bisa menanganinya.

Oh.

Biar kutunjukkan sesuatu.

- Kau rasakan percikan airnya? - Ya.

Sekarang bayangkan kapalnya bergoyang 15-20 derajat,

kita melaju 30 knot, keringat mengalir ke matamu,

dan kau cukup dekat untuk menatap langsung ke gigi makhluk itu.

Kau pasti bisa.

Uh, silakan, coba saja.

Oh, benarkah? Kalau kau memaksa.

Aku tidak tahan.

Maksudku, senang bisa bekerja denganmu, Z.

- Apa? - Tapi kurasa kita baru saja menemukan pemimpin tim baru kita.

Jangan tersinggung.

Maksudku, siapa juga yang akan tersinggung dengan itu.

Jahat sekali.

Aku dengar soal Booker.

Ya.

Aku turut berduka.

Ya.

Kau sedang di misi apa?

Um, hanya misi latihan biasa di Yaman.

Sangat sederhana. Hanya bom mobil.

Tiba-tiba saja.

Setidaknya cepat.

Tidak juga.

Sial.

Dia tidak pantas menerima itu.

Tidak.

Aku harus memberitahu istrinya.

Rasanya... sangat berat.

Kau tak bisa terus begini selamanya, Z.

Tidak.

Pekerjaan ini...

pada akhirnya akan menghancurkanmu.

Menurutmu apa yang kulakukan di sini?

Aku hanya mencoba, kau tahu, membeli kembali hidupku.

Oh, benarkah? Kukira kau hanya merindukanku.

Yah...

Kau tahu apa yang sebenarnya kulewatkan?

Hmm?

Pemakaman ibuku sendiri.

Oh, wow.

Ya.

Itu mengerikan, Zora.

- Ya, ya. - Bukan, serius.

Itu, seperti, hal terburuk yang pernah kudengar.

Terima kasih. Kau sangat mendukungku.

Oh.

Tuhan.

Tolong katakan kau sudah berbaikan dengan Amelia.

Yah...

Setiap kali kami saling menatap, kami hanya...

...hanya melihat putra kecil kami.

Lebih mudah bagi kami berdua untuk menjalaninya sendiri-sendiri, kau tahu?

Kita ini menyedihkan sekali.

Baiklah, bagaimana kalau kita tetap hidup?

Dan, uh, kau tahu, jadi kaya kali ini.

Kaya itu bagus, tapi tidak akan cukup.

Tentu saja.

Lakukan sesuatu yang berarti selagi masih ada waktu.

Oke.

Jangan abaikan begitu saja. Aku serius.

Jangan menunggu, Zora.

Jangan menunggu.

47 Mil tepat ke selatan

Kau jatah permennya, Sayang?

Aku sedang menikmatinya.

Perjalanan melintasi Atlantik masih jauh.

Kau akan merindukannya saat sudah habis.

Boleh kutanya kenapa ada banyak sekali di kantongmu?

Agar tidak dia makan.

Ah, begitu.

Hei, Sayang.

Pacarmu mana?

Gilirannya berjaga.

Dia datang atau tidak?

Uh, sudah kuberi tahu.

Dia sedang ganti baju.

Oke.

Oke.

Kau mau latihan?

Baiklah.

Ingat, ya?

Seperti yang Ayah ajarkan.

Bawah, bawah, putar.

Kalian pernah berharap punya ayah yang membosankan?

- Pernah. - Ya.

Akhirnya.

Selamat sore, Xavier.

Ada apa?

Jam 6.

Aku tahu.

Aku ketiduran.

Ini, uh, giliran jagamu.

Oh, aku tidur nyenyak sekali.

Kau yang berjaga?

Astaga, aku lelah sekali.

Jujur saja.

Aku mungkin akan tertidur saat berjaga.

Aku saja yang menggantikannya. Tak apa.

Jangan, jangan, Sayang, kita sudah bicarakan ini.

Kau butuh tidur. Aku butuh tidur.

Ini giliranmu, Xavier. Ayolah.

Reuben, tidak bisakah kita lempar jangkar saja, sekali ini?

Pakai jangkar. Kita belum pernah melakukannya.

Rantai jangkar kita hanya 50 meter.

Kedalaman lautnya 2.000 meter.

Oh.

Sepertinya ada yang harusnya memikirkan itu

- sebelum kita berangkat. - Apa kau tahu

beratnya dua ribu...

Aku yang membangun kapal ini, oke, Xavier?

- Aku tahu apa yang kulakukan. - Oh, jadi kau tidak apa-apa.

- Kau bisa berjaga. - Tahu tidak?

Tidur lagi saja sejam. Aku tak apa.

- Ya. Sempurna. Kau yang terbaik. - Aku bisa. Aku tak apa.

Tos?

Ayolah.

Lupakan. Whoa.

Oh, kau punya likoris, Bung? Aku suka sekali ini.

Aku tidak bilang apa-apa.

Tak sepatah kata pun.

Bagus.

Jadi jangan.

Apa... apa dia bahkan membawa baju?

Oke, jelas kau tidak melihat sisinya yang kulihat.

Sisi telanjangnya.

Hei.

Maksudku, aku...

kukira kita hanya akan pergi bertiga.

Kau tahu, petualangan terakhir.

Aku akan ke NYU, bukan ke Mongolia.

Aku tahu. Kau benar.

Apa itu?

Di mana?

Arah jam satu. Bergerak ke timur.

Lumba-lumba?

Bukan.

Tak ada sirip.

Layar.

Bella, pegang kemudi.

Kiri, kiri, kiri.

Sesuatu yang besar menyerempet kita.

Ikan layar?

Lebih besar.

Apa itu si 'Sesuatu yang besar'?

Bukan, Sayang, itu bukan si 'sesuatu yang besar' itu.

Hampir tak ada yang tersisa.

Aku benci makhluk-makhluk itu.

Kuharap mereka tak pernah kembali.

Kurasa kita harus...

Pegangan!

- Ayah! Ayah! - Teresa!

- Xavier di dalam! - Aku akan menolongnya. Naik ke atas.

Naik ke atas!

Berenang!

Xavier!

- Pintunya tak mau terbuka! - Biarkan air masuk!

- Reuben, tidak mau terbuka! - Biarkan air masuk!

- Biarkan air masuk, baru kau bisa buka pintunya! - Kenapa?

Ambil radionya! Di dalam tas merah!

Tas merah! Tas darurat!

- Naik! - Oke.

Ayo!

- Di mana? - Ambil!

- Aku tak bisa menemukannya! - Ada di dalam tas!

Tas darurat! Radio darurat!

Oke.

Ayah!

Xavier!

Hei! Keluar saja!

- Teresa! - Bella! Bella, pegangan!

- Xavier! - Xavier!

- Ayah! - Ayah!

Ayah!

- Xavier! - Ayah!

Ayah!

Sayang!

Ayah!

Di mana Xavier?

Apa yang terjadi?

- Ayah, di mana dia? - Aku tidak tahu.

Aku akan kembali ke bawah. Aku akan terus mencarinya.

Xavier!

Xavier!

Xavier!

- Xavier, berenang! - Hei! Hei!

Xavier, cepat! Berenang!

- Xavier! - Ayo!

- Ayo! Ayo! Ayo! - Berenang, Xavier!

- Lebih cepat! Ayo! - Cepat!

Xavier!

Ayo!

Ayah.

Aku...

Aku dapat tasnya.

Apa aku mengganggu?

Oh.

Tak apa.

Aku tak bisa tidur.

Yah, kata orang kalau kau bisa tidur nyenyak di malam sebelumnya,

kau mungkin harus berhenti.

Kau tidak sering mendengar itu di dunia permuseuman.

Kau mau duduk?

Boleh kutanya apa yang mengganggumu?

Mungkin sedikit PTSD.

Seharusnya aku mengambil lebih banyak waktu istirahat

setelah pekerjaan terakhirku.

Kau ini apa?

Semacam tentara bayaran?

Uh, keamanan dan reaksi situasional.

Jadi tentara bayaran, kalau begitu.

Yah, tetap saja, kedengarannya jauh lebih seru dari hidupku.

Oh, ya?

Apanya yang seru?

Yah, aku belum pernah ditembak.

- Belum? - Mm-mm.

Yah...

Masih ada waktu.

Selamat malam, Dokter.

Selamat malam.

REUBEN Mayday. Mayday. Mayday.

Ini Mariposa. Mayday. Mayday.

Posisi terakhir diketahui: 24...

Berapa jarak kita ke target?

Hanya memejamkan mata, ya?

Euh, ouais.

Merci.

Jangan berbahasa Prancis sebelum sarapan.

REUBEN Mayday. Mayday. Mayday.

Ini Mariposa. Kami tenggelam.

Posisi terakhir diketahui: 24 derajat, 33 utara

dan 74, 56 barat.

Kami tenggelam.

Sinyalnya jelas, kan?

Maksudku, kau yakin dengar 'mayday'?

-Yakin. - Tapi apa kau dapat lokasinya?

Akurat sampai sepuluh meter persegi.

Mereka mengirim DSC.

28 mil dari sini.

Yah, itu... itu 28 mil, kau tahu,

ke arah yang berlawanan.

Apa? Bobby, kau mau meninggalkan mereka? Ayolah.

Bukan, tentu saja tidak.

Maksudku, orang ini punya radio yang berfungsi,

dan, kau tahu, dia bisa mengirimkan lokasinya.

Benar juga. Bukannya mereka akan mati kedinginan.

Maksudku, bantuan pasti sedang dalam perjalanan.

Mungkin kapal penjaga pantai sudah menuju ke sana.

Dua mil!

Dengar, kita tiga menit lagi dari Mosasaurus ini, yang,

perlu kuingatkan, adalah tujuan kita ke sini.

Mosasaurusnya ditandai.

Kita sudah menemukannya sekali, kita akan menemukannya lagi.

Mungkin saja, tapi, Z, kita bicara soal

puluhan juta dolar di sini.

Dan mereka hanya perlu mengapung

selama beberapa jam.

Aku melihatnya! 13 derajat dari sisi kiri!

Itu dia.

Oke, aku harus setuju dengan Tuan, um...

-Atwater. - ...Atwater.

- Mosasaurus dulu. - Benar.

Kan?

LeClerc, ubah haluan.

24, 33 utara, 74, 56 barat.

Kecepatan penuh.

LeCLERC Siap, laksanakan.

Sekarang kita tim SAR.

Ini sewaanku.

Ini kapalku.

Ya, Tuhan.

Apa itu... apa itu...

- Ya, Tuhan. Hei. - Ya, Tuhan.

Hei! Hei!

-Hei, di sini! - Di sini!

Aku tidak tahu. Ukurannya, seperti, sebesar kapal.

Lebih besar.

50 kaki, 70. Aku tidak tahu.

Tubuhnya seperti ular

dengan tengkorak besar dan moncong panjang?

- Ya. Ya. - Dan kakinya seperti dayung?

- Ya. Ya. - Ekornya panjang dengan ujung melengkung ke bawah?

Dengar, Bung, ya memang itu.

- Apa lagi kemungkinannya? - Apa yang kau lakukan

di laut sejauh ini dengan anak kecil?

Uh, kami hanya sedang menyeberang.

Barbados ke Cape Town. Kami pernah melakukannya.

Bukankah mereka seharusnya sekolah?

Memang.

Ini libur musim panas. Apa masalahmu?

Masalahku adalah kau seharusnya lebih tahu.

Bagaimana?

Ada 50.000 kapal di lautan ini sekarang.

Satu diserang Mosasaurus. Berapa kemungkinannya?

Duncan, sudahlah, oke?

Kau tahu kau tidak marah padanya.

Oke? Anak-anak ini sudah aman sekarang.

Baiklah... Aku tidak mengerti.

Kenapa Mosasaurus menyerang perahu layar 45 kaki?

Itu bukan makanannya.

Mungkin dia mengira perahu itu saingan,

dan dia ingin menyingkirkan semua kompetisi.

- Seberapa jauh kita dari rute? - 28 mil.

Dan berapa lama untuk menemukan target lagi?

Uh, mungkin dua jam.

Tergantung seberapa cepat dia bergerak dan ke arah mana.

Yah, bagaimana kalau kita putar balik

dan kembali ke jalur misi?

Oh, tunggu, tunggu. Seberapa cepat apa yang bergerak?

Misi apa?

Jadi... Soal itu.

- Ini, uh... - Oke.

Jadi, sebenarnya apa yang kalian lakukan di sini?

Uh, kami akan mengambil jalan memutar dan mengambil beberapa barang,

itu saja.

Barang apa?

- Tak apa, Sayang. Tak apa. - Apa yang dia bicarakan?

Hei. Orang itu?

- Hai. Permisi. - Membuatku takut.

- Apa salahku? - Kau membuatku takut.

Tolong tampilkan peta pelacaknya.

Uh, baiklah, dengar.

Uh, kami mengerti kalian punya urusan sendiri,

dan... dan, um, kami sangat berterima kasih padamu.

Kau menyelamatkan kami. Kami takkan melupakannya.

- Tapi bisakah kau turunkan kami dan... - Apa itu?

- Itu bagus sekali. - Buka ini. Pardon.

Sulit untuk dilihat.

Kau bisa meninggalkan kami di pelabuhan mana pun.

Tolong.

Ya?

Perangkat lunaknya error.

Sinyalnya jadi ganda.

Mungkin itu hanya gema dari kapal kita.

- Itu bukan gema. - Apa?

- Apa yang perlu kalian ambil? - Itu dua sinyal.

Jadi kita sudah menemukannya?

Bukan, bukan.

Dia yang menemukan kita.

- Oh, tidak, tidak. Ayolah, kawan. - Oke...

- Whoa. - Whoa.

- Dia di sini. - Nina, beri tahu aku.

Semuanya online. Aman.

Oke, jadi kami baru saja kabur darinya,

dan kalian malah mengejarnya?

Uh, sisi kanan. Ya, ya.

Kawan-kawan, dengar.

Ini hanya akan beberapa menit saja,

lalu kita semua pergi ke pulau ini seperti katanya, oke?

Ada kompleks desa di sana

dengan energi panas bumi yang masih berfungsi.

Kalian bisa menunggu di sana. Kalian akan benar-benar aman.

- Apa? - Ya, Tuhan.

Di sana. Sisi kanan.

- Oke. - Ayo!

Pegang kemudi.

- Aku akan cari arahnya. - Siap, laksanakan.

Ah! Indah sekali!

- Ya! - Whoo!

Ayo!

Kita kehilangan dia!

Loomis! Bantu aku mengikatkan diri

- ke pagar haluan. - Oke.

Ikat yang kencang.

- Seperti ini? - Ya.

- Sisi satunya lagi. - Oke.

Ingat, jangan tembak sampai jaraknya kurang dari sepuluh meter.

Mengerti.

Baiklah.

Nina, aku butuh komunikasimu di sini sekarang.

Jalur komunikasi milikmu.

Ayo. Cepat!

Kita harus lebih dekat! Cepat!

Hei. Naik ke sini dan jadi pemantau.

NINA Aku ke sana.

20 meter.

Hampir dalam jangkauan!

15 meter.

Siap.

Ah.

Satu panah lagi.

Oke.

Ayolah!

Dia menuju ke arah kita! Belok! Belok!

Cepat! Sudah dalam jangkauan!

Ayo!

Sekarang, tembak!

Hei!

Bantu aku! Tolong!

Ayo!

Tembak!

Berhasil!

Ya! Kurangi kecepatan sepuluh knot!

Belok tajam ke kanan. Kurangi sepuluh. Kurangi sepuluh.

Itu dia!

Sisi kiri dekat pagar buritan.

Dapat! Aku dapat!

Tembakan bagus.

Roket bagus.

- Itu fantastis. - Ya!

Itu jenius.

- Ya. - Itu bagus.

Itu berhasil. Berhasil.

Ya, Tuhan.

- Hei. - Hei.

Bagaimana kalau tidak?

Apanya yang tidak?

Bagaimana kalau kita dapat sampelnya

dan tidak memberikannya ke perusahaan

yang membuat obat penyelamat nyawa lalu menjualnya dengan harga

yang tak terjangkau 99% populasi planet?

Ilmu pengetahuan itu untuk kita semua, bukan sebagian dari kita.

Apa kau sudah memikirkannya?

Tidak, kurasa belum.

Kalau begitu mungkin kau harus mulai memikirkannya.

- Mungkin kau yang harus berhenti. - Ayah, kumohon.

Hei, Xavier.

Tundukkan kepala, tarik napas dalam.

Hei. Tarik napas dalam. Tarik napas dalam.

Ayah, kurasa aku akan muntah.

Tak apa. Bernapas saja.

Makhluk-makhluk dari perahu itu.

Mereka... mereka kembali.

- Ya, Tuhan. - Ayah?

Apa itu?

Duduk, Sayang. Tetap di dekatku.

Spinosaurus.

Itu mutualisme!

Simbiosis antarspesies!

Spinosaurus itu,

mereka membantu Mosasaurus berburu.

Mereka membantunya membunuh!

Yah, itu kabar buruk.

Ini perairan kami sekarang.

Di sini! Ada satu lagi!

Di sana! Arah jam tujuh! Cepat!

Bobby. Bobby, Bobby.

Awas!

Bobby! Bobby, tidak!

Ayah!

- Ayah! - Bella!

Ayah!

Ya, Tuhan. Oh.

Apa yang kau lakukan? Kau menuju bebatuan!

Aku bisa lebih cepat dari mereka.

Mosasaurus tak bisa ke perairan dangkal.

Semuanya, pegangan yang kuat!

Kakiku tak bisa bergerak, Sayang.

Kalau kita menabrak bebatuan itu, kita akan hancur.

Ikat ini ke semua yang kau butuhkan.

Bersiaplah untuk melompat.

Dia cepat.

LeClerc, mesinnya terlalu panas.

Teresa, masuk lagi ke dalam. Gunakan radio.

Ucapkan 'Mayday' tiga kali dan kirim koordinat. Cepat!

Tiga kali, kirim koordinat. Siap.

Pegangan, Sayang.

Isabella. Isabella, hei, lihat aku.

Semua akan baik-baik saja. Dengar.

Mayday! Mayday! Mayday!

- Oke. Pegangan. Hei, hei, hei. - Ada orang di sana?

- Mayday! Mayday! - Whoa, whoa, whoa. Hentikan.

- Tolong! Hei! - Hentikan.

Hentikan saja. Hentikan sebentar.

Apa maksudmu, "hentikan"?

Kita harus selesaikan ini sendiri.

- Apa? - Ini...

- Ini protokolnya. - Apa kau gila?

- Tidak! Mayday. Bukan. Jangan, jangan. - Berikan padaku... Hei.

- Bukan. Whoa. Hei. - Hei, Mayday! Mayday!

Mundur!

Tolong bantu aku.

Tolong. Bantu aku, kumohon.

Kumohon.

Tolong bantu aku.

Pegang tanganku, kumohon.

Ayah!

Sayangku! Teresa!

Tidak!

Teresa!

Teresa!

Teresa! Tidak!

Orang jatuh ke laut!

Dengarkan aku. Kita akan masuk ke air sekarang.

Ya. Kapalnya akan hancur.

Kita harus. Kakakmu di sana.

Kau mengerti? Hei. Hei.

Hei. Aku di sini. Oke?

Oke? Aku menjagamu.

- Kau baik-baik saja. - Ayah.

Ayo. Ayo!

Bersiap. Hitungan ketiga.

- Satu, dua, tiga! - Hei!

Hei! Kita harus tetap bersama!

Terus!

Whoa! Merunduk!

Zora! Dia tak bisa ke perairan dangkal!

Lompat! Ayo! Lompat!

Kubilang juga apa!

Kukira aku kehilanganmu. Kau baik-baik saja?

Dia membiarkanku jatuh.

- Siapa? - Pria di kapal itu.

Dia mencoba membunuhku.

Sudah kuduga dia menyeramkan!

Teresa? Teresa?

Ayah!

- Aku baik-baik saja. Aku baik-baik saja. - Ya?

Aku dapat kau. Syukurlah.

- Kau baik-baik saja? - Kau tidak apa-apa?

Ayo kita keluar dari air.

Terus bergerak!

Mereka amfibi!

LeClerc, kau baik-baik saja?

Bergerak! Terus jalan!

Kita berhasil.

- Aku bawa. - Apa kopernya masih ada?

Kau pegang sisi itu?

- Kita hampir sampai. Tarik. - Ya.

Ya. Ayo. Pegang.

Terus. Ya. Ayo. Pegang.

Terus bergerak.

Tak apa. Terus saja ke pantai.

Nina!

Nina! Nina!

Nina!

Nina!

Nina!

Kincaid!

Nina!

Hei. Hei.

Aku tahu. Aku tahu.

Tak apa-apa, Sayang.

Mereka bilang ada desa di sini.

Kita akan menemukannya dan mencari bantuan.

Oke? Kau sedang tak ingin bicara?

Tak apa, Sayang. Tak perlu dipaksa.

Kau akan baik-baik saja.

Dia akan baik-baik saja, kan?

Uh, ya.

Oh, wow.

Jadi, seperti...

saat orang tua membeli kasur...

...apa menurutmu, sebelum membeli,

mereka melihatnya dan bilang,

"Oh, wow, ini... ini ranjang kematianku"?

Karena aku sedang memikirkan itu...

...sekarang.

Kurasa kita sudah dapat.

Ayo. Kita cari desa itu.

Cepatlah.

Kita tak bisa di sini. Mereka akan kembali.

- Mereka lebih mirip mutasi. - Apa maksudmu, "mutasi"?

- Abnormalitas, penyimpangan. - Aku tahu arti kata itu.

Apa artinya di sini, di tempat kita ini?

Apa yang kau bicarakan?

Pulau ini, Tuan besar ini tidak memberitahu kita

semua yang perlu kita tahu.

Dengar, dinosaurus ya dinosaurus.

- Apa bedanya? - Oke, oke. Baiklah.

Jangan beritahu kami. Kami bisa saja meninggalkanmu di sini.

- Tak masalah. - Baiklah.

Jadi, pulau ini semacam laboratorium.

Mereka melakukan pekerjaan eksperimental di sini.

- Eksperimen macam apa? - Kawin silang spesies.

Pemilik taman hiburan hanya menuruti

keinginan penonton.

Mereka bosan melihat hal yang itu-itu saja.

"Hiburan rekayasa," sebutan mereka.

Makhluk aneh hasil rekayasa genetika?

Ya. Dan kau tak mau melakukannya

di tengah taman hiburan, kan?

Idealnya, kau tak usah coba-coba rekayasa genetika aneh sama sekali.

Yah, mereka belajar dari pengalaman pahit.

Semua yang cacat

atau terlalu buruk rupa untuk dilihat,

mereka tinggalkan di sini.

Yah, itu tidak manusiawi.

Kenapa tidak disuntik mati saja?

Biaya rata-rata untuk satu spesies ciptaan adalah 72 juta dolar.

Apa yang akan kau lakukan?

Membunuhnya dan melapor ke bank

atau melanjutkannya di bawah dana Litbang?

Apa yang akan kulakukan dengan dinosaurus mutan

dari sudut pandang akuntansi?

Apa benar itu pertanyaannya?

Bisa kita percepat saja?

Semuanya, tolong tetap tenang.

- Situasi kita tidak berubah. - Dua teman kita baru saja mati.

Jelas situasinya sudah banyak berubah.

Ya, dan itu mengerikan.

Tapi di sinilah kita sekarang, putus asa,

dan itu tidak berbeda dari sebelumnya.

Kita semua sudah putus asa sejak awal.

Kalau tidak, kita takkan datang. Benar?

Kau, kau spesialis di bidang yang tak lagi dipedulikan orang.

Kau akan kehilangan pekerjaan.

Kau butuh ini. Aku mau uangnya.

Kau mau uangnya.

Perusahaanmu mau semua uangnya.

Kita masih punya koper itu.

Sampel pertama di dalamnya. Ayo kita ambil dua lagi.

Itu ide bagus.

Kita tak punya senjata, Z.

Memang tidak pernah. Maksudku, tidak juga.

Kita punya... beberapa mainan yang bisa membuat kita merasa lebih baik.

Bisa saja berhasil atau tidak.

Kita berada di tempat yang seharusnya.

Kita tahu apa yang harus kita lakukan.

Ayo kita ambil yang kita butuhkan dan pergi.

Anak-anak itu, orang-orang yang jatuh ke laut,

mereka mungkin masih hidup.

Aku bilang kita cari mereka dulu baru kita pergi.

Uh, pergi bagaimana?

Ada yang mau dengar rencana cadangan?

Dia punya rencana cadangan?

Dia takkan bangun dari tempat tidur tanpa rencana cadangan.

Aku menyewa tim penjemputan

untuk memantau frekuensi radio kapal kita.

Jadi kalau kita tak ada kabar selama 24 jam,

mereka akan terbang melintas tepat saat matahari terbenam di malam kedua.

Tapi itu besok.

Rencanamu menunjukkan ada kompleks desa

di punggung bukit barat daya dengan landasan helikopter.

Mereka akan melayang tepat selama dua menit.

Jika tak ada yang muncul, mereka akan pergi. Tapi jika mereka melihat kita...

Kenapa hanya dua menit? Kenapa tidak mendarat saja?

Karena pilot juga ingin hidup.

Oh, bagus.

Harus cari tempat tinggi sebelum matahari terbenam.

Kita harus pergi sekarang.

Tinggalkan apa pun yang tak bisa kau bawa seharian.

Usahakan jangan mati.

Hangat.

Ada tenaga panas bumi.

Ini pasti mengarah ke desa dari mata air panas.

Ini pasti mengarah ke desa.

Mungkin ada radio?

Bagus. Ya.

Kita pakai itu untuk menangkap orang yang mencoba membunuhku.

Atau, kau tahu, untuk diselamatkan?

Ya.

Nanti kita tangkap bajingan itu.

Benar.

Oke, kita ikuti pipa ke desa.

Kecuali ada yang punya ide lain.

Aku punya ganja.

Mungkin agak basah,

tapi, uh, kurasa kita bisa santai saja di sini, tidak?

Kau tidak merokok?, Kau merokok?

Tidak?

Oke.

Ayah, dia, uh...

dia jelas sedang mengerjaimu.

Ah.

Yo, bantu aku berdiri?

Lucu.

Baiklah. Tak ada yang membantuku. Tak apa.

Mungkin keluarga itu akan tahu cara menuju desa.

Tuhan, kuharap begitu.

Seberapa jauh ke sampel berikutnya?

Yah, menurut citra satelit,

kawanan Titanosaurus berada di lembah tengah.

Kita seharusnya sampai di sana saat fajar.

Hati-hati melangkah.

Sesuatu baru saja lewat di kakiku.

Hei, coba kau ceritakan

bagaimana, uh, gadis itu bisa jatuh dari pagar?

Makhluk itu menabrak kapal. Kau ada di sana.

Oh. Uh, kau juga, di anjungan, di sebelahnya.

Jadi tak ada yang bisa kau lakukan?

Apa yang kau tuduhkan?

Ini bukan ekspedisi pertamamu, ya?

Bukan, aku sudah ikut penggalian sejak umur 12.

Aku belajar di bawah bimbingan Alan Grant saat pascadoktoral.

Kukira kau sering berada dalam situasi seperti ini?

Dulu.

Aku benci hutan. Aku mencoba menghindarinya sekarang.

Kenapa begitu?

Mm, kau tak bisa melihat satu meter pun di depanmu,

dan kau selalu tahu sedang diintai.

Dan satu-satunya tempat bersembunyi adalah di bawah air.

Aku menolak mati di hutan.

Impianku adalah mati di laut dangkal

dan cepat terkubur oleh endapan lumpur.

Itu indah sekali.

Itu kesempatan terbaik untuk menjadi fosil.

Kau aneh.

Terima kasih.

Kau harus lupakan ini.

Dia berteriak, aku berbalik, lalu dia sudah tidak ada.

Oke. Baiklah.

Tapi kalau aku tahu yang sebenarnya, kami akan meninggalkanmu di sini

dan kau bisa kembali bergabung dengan rantai makanan.

Aku terlalu pintar untuk mati.

Kau tahu, kecerdasan itu sangat dilebih-lebihkan

sebagai sifat adaptif.

- Oh, ya? - Serius.

Coba jelaskan pada kami.

cukup bodoh, kan?

Tapi mereka bertahan selama 167 juta tahun.

Dan kita Homo sapiens, jenius jika dibandingkan,

baru ada sekitar 200.000 tahun.

Tapi dengan rongga kranial kita yang besar,

kita begitu pintar,

hingga kita sudah punya kemampuan untuk memusnahkan diri kita sendiri.

Aku ragu kita bisa mencapai satu juta tahun pun.

Tunggu dulu.

Bukankah kita menguasai Bumi?

Pasti ada yang kita lakukan dengan benar.

Kita tidak menguasai Bumi.

Kita hanya berpikir begitu.

Maksudku, tentu, kita mengubah lingkungan,

tapi itu membuat kitalah yang harus dikhawatirkan, bukan planet ini.

Saat Bumi sudah muak dengan kita, percayalah,

ia akan menyingkirkan kita seperti flu biasa.

Dari semua spesies yang pernah ada di Bumi,

99,9% di antaranya sekarang sudah punah.

Bertahan hidup itu kemungkinannya kecil.

Whoa.

Kau dengar itu?

Setiap hari bisa jadi hari terakhirmu.

Baiklah, semuanya, cari tongkat.

Kalian akan butuh itu untuk menyingkirkan semak.

Bella?

Tak apa.

Dia kecil.

Dan lihat? Dan dia pemakan tumbuhan.

Tak apa.

Tidak. Tidak. Pergi.

Pergi. Hus.

Hei, Xavier.

Ya.

Kau melompat mengejarnya.

Ya.

Salut untuk itu.

Terserah, guapo.

Sulit untuk disukai, Sayang.

Ya. Aku juga butuh waktu.

Ayo kita lakukan.

Ayo kita lakukan...

tapi, sepertinya, lewat jalan sana.

Apa dua spesies terakhir?

Uh, Titanosaurus dan Quetzalcoatlus,

sauropoda seberat 11 ton

dan pterosaurus seukuran bus sekolah dengan sayap 30 kaki.

Bus kecil seperti untuk karyawisata

atau yang ukuran penuh?

Apa itu penting?

Cuma bertanya.

Tak apa.

Tidurlah lagi sebentar biar aku yang berjaga.

Oh, tidak. Aku tidak apa-apa.

Aku tahu kau tidak apa-apa, tapi ini giliranku.

Kau yakin?

Ya.

Terima kasih.

Uh, pipanya, lurus saja ke arah sana.

Semoga menuju ke desa. Oke?

Kau tahu, aku salah menilaimu.

Tidak, kau benar. Aku memang sangat malas.

Dia mungkin masih hidup karena perbuatanmu.

Aku bahkan tidak tahu kenapa dia mau bersamaku.

Yah, dia... dia melihat siapa dirimu.

Syukurlah dia tidak.

Hei. Hei!

Orang lain mungkin menjelek-jelekkan kita,

tapi kita tak perlu melakukan pekerjaan mereka untuk mereka.

Kalau tidak, itu akan jadi kenyataan.

Yah, aku mau buang air kecil.

Ayo.

Kemari.

Tak apa.

Ayo.

- Seberapa jauh lagi? - Tidak jauh.

Kawanan Titanosaurus seharusnya ada di seberang lembah ini.

Tapi mereka herbivora, kan?

Ya.

Itu bagus.

Tapi pemangsa mereka tidak.

Oh, bagus.

KINCAID Diam.

Hmm.

Kau mau? Mm.

Whoa, whoa, whoa, whoa, whoa, whoa, whoa.

Oh.

Whoa, whoa, whoa.

Kau diam-diam pecandu adrenalin, Henry.

Ini kesempatan kita. Perhatian mereka teralihkan.

Teralihkan oleh apa?

Oh.

- Ya, Tuhan. - Oke.

Kau tidak melihat itu setiap hari.

Atau kapan pun.

Whoo!

Tinggal satu lagi.

Sepertinya kita akan mendaki.

Semoga kau tidak takut ketinggian, Dok.

Orang-orang di kapal bilang

ada listrik di desa.

Kita hanya harus percaya mereka benar.

Hei, menurutmu seberapa jauh lagi?

Satu mil, mungkin dua.

Kakimu tidak apa-apa?

Ya, hanya sakit sedikit. Aku baik-baik saja.

Tak apa.

Dan, uh...

apa kita tidak apa-apa dengan... itu?

Itu membantunya.

Tak apa. Aku mengawasinya.

Ibu takkan pernah memercayakan kami padamu lagi.

Oh, Tuhan, jangan.

Hei, kawan-kawan.

Aku menamainya Dolores.

Iz, kau hidup?

Kau bicara?

Aku akan membawanya pulang bersamaku.

Itu bisa jadi ide yang sangat buruk.

Dolores?

Hei, kau tidak apa-apa?

Ya, ini, uh...

rasanya menyenangkan, kau dan ayahmu.

Entahlah. Mungkin semua ini akan...

Xavier!

Bella, Bella! Bella, tunggu!

Bau apa ini?

Ada apa dengannya?

Apa yang membuatnya takut?

Bantu aku berdiri.

Uh, kita ikuti sungai. Lewat sana.

Aku melihat perahu.

Kau tak bisa jalan.

Xavier bisa membantumu selagi aku mengambilnya.

Baiklah.

Hati-hati.

Boleh minta likoris lagi?

Ya, Tuhan.

REUBEN Teresa. Teresa!

Cepat.

Pergi saja. Ayo.

Ayo. Ayo.

- Jangan bangunkan dia. - Ayo. Ayo.

Bergerak! Kembali.

Oke.

Tidak.

Sial.

ISABELLA Dolores.

Kau harus pergi. Di sini tidak aman.

Kumohon. Pergi, pergi, pergi, pergi.

Hus, hus.

Ayo. Ayo.

- Jangan. Jangan. Jangan. - Tidak, jangan. Jangan.

- Ayo, Sayang. Ayo. - Teresa.

Ayo.

Ayo, Sayang. Ayo.

Ayo. Ayo.

Oke.

Bella.

Ayo, Sayang. Ayo.

Bantu dia. Bantu dia.

Ayo, ayo. Cepat.

Ambil dayungnya. Pelan-pelan.

Ayo! Ayo! Ayo!

- Dayung! - Ayo!

- Dayung. Ayo. - Dayung!

Ayah, itu...

Dayung! Dayung! Dayung!

Dayung!

- Ayo, ayo! - Ayo!

- Ayo, ayo, ayo, ayo! - Dayung!

- Cepat! Dayung! - Ayo, ayo! Cepat, cepat!

Dayung sekuatnya!

Dayung! Dayung! Ayo!

Ayo, ayo, ayo!

Sekuat tenaga! Dayung!

Dayung!

- Ayo! Dayung! - Ayo!

Dayung! Dayung!

Isabella! Berenang! Ayo! Ayo!

Bella!

Isabella!

Bella!

- Ayah! - Terus.

Ayo. Hei.

Bella!

- Bella! - Bella!

ISABELLA Ayah!

Ayah! Ayah!

Bella! Bella!

Ayah!

Di mana kau?! Tolong!

Ayah!

- Ayah! Ayah! - Tidak. Isabella!

Tidak! Bella!

Isabella, jangan!

Tidak. Tidak. Tidak.

Bella. Bella, ayo! Ayo! Berenang!

Ayo!

Ayah!

Ya, Tuhan. Ayah!

- Bella, berenang! - Ayo, Bella!

- Bella, dia datang! - Ayo! Aku dapat kau!

Kau baik-baik saja?

Kau baik-baik saja? Kau baik-baik saja?

Oke.

Ini tebing vertikal.

Uh...

Sepertinya ada bagian yang menjorok.

Mungkin tingkat kesulitannya 5.13, 5.15.

Yah, setidaknya kita turun.

Aku melihat pterosaurus mengitari struktur pahatan

di sebuah tebing alami.

Mereka bersarang di celah, jadi itu tempat yang ideal.

Apa kita harus mengambil sampel dari telur?

Kurasa kita bisa coba mengambilnya dari induknya,

tapi mereka karnivora terbang seukuran F-16.

Hmm. Oke.

Pasang pengaitnya.

Oke.

- Kau tidak apa-apa? - Tidak apa-apa? Ya, tidak apa-apa.

Ya. Ya, ya.

Ah.

Maksudku, aku punya dinding panjat setinggi 20 kaki di gimnasiumku, jadi...

Oh. Baguslah.

Ini sama persis seperti itu.

- Ya. - Ya, tapi 25 kali berturut-turut,

dan kau di ketinggian 500 kaki, jadi kalau jatuh, kau mati.

Oke, yah, itu tidak membantu.

Jangan khawatir. Aku menjagamu.

Ya, Tuhan.

Menyenangkan, kan?

Krebs.

Lihat ini.

Tali, tali!

Kau hebat.

Tinggal 40 kaki lagi.

Waktunya bergerak.

Oke.

Lihat? Sama seperti di gimnasium.

C'est miraculeux.

Bisakah kau pindahkan pasaknya?

Kurasa kita butuh beberapa menit di sini.

LeCLERC Oke, d'accord.

Tempat apa ini? Hah?

Semacam kuil kuno?

Ini takkan melukai embrionya.

Um, mungkin kita harus, uh, melakukannya dengan cepat, ya?

Tidak akan bisa tanpa merusak kantung telurnya.

Kau kutu buku yang sangat mengesankan, Henry.

Apa alternatifnya?

Alternatif untuk apa?

Untuk menyerahkan sampel ke ParkerGenix.

Kita jadikan ini sumber terbuka.

Kita berikan ke seluruh dunia.

Banyak orang akan menciptakan obatnya,

tak ada yang memiliki patennya, semua orang punya akses,

dan puluhan juta nyawa terselamatkan.

Untuk kita semua, bukan sebagian dari kita.

Aku tidak dapat uang sepeser pun dalam skenario itu.

Oh, tidak, kau akan bangkrut.

Ya, aku tidak suka bagian itu.

Aku dapat.

LeCLERC Hรฉ, Zora! Awas!

Uh-oh.

Hei!

Hei!

Sial.

Sampelnya!

Hei!

Oh!

Kincaid! Tarik aku!

- Kincaid! Tolong! - LeClerc?!

Hei!

Kincaid! Tolong!

Krebs, tarik! Tarik!

Tarik aku! Tarik aku!

Tarik aku! Tarik aku!

Kau tidak apa-apa?

Ya. Kau?

Oh, si...

Oh! Cepat!

Henry!

Tarik! Naik!

Tarik aku!

Kincaid!

Henry!

Henry, berhenti!

Aku hampir dapat!

Henry, talinya akan putus! Berhenti!

Tahan! Tarik!

Tarik!

Tarik!

Oh, sial!

Oh, sial! LeClerc!

Ayo! Sini!

Berhenti. Henry! Talinya akan putus!

Aku dapat!

Oh, tidak.

Henry! Henry!

Tidak!

Dok!

Kau tidak apa-apa?

Ayo kita pulang.

Isabella.

Sayang.

Ayo.

Kita hampir sampai.

Aku melihat landasan helikopter.

Ada di tengah waduk.

Tapi tak ada tanda-tanda anak-anak itu.

Apa mereka bisa menemukan tempat ini?

Hei.

Hei, ada jejak kaki di sini.

Halo?!

Reuben! Teresa!

Zora, itu bisa jejak apa saja. Bisa jadi jejak hewan.

- Bisa saja... - Pakai sepatu Nike?

Dengar, aku menghargai usahamu. Sungguh.

- Tapi waktu kita sempit sekarang. - Halo?!

- Dan kita tak tahu apa mereka selamat dari bebatuan. - Reuben!

- Oke? - Teresa!

Helikopternya akan datang.

Kita suruh saja pilotnya terbang rendah

mengitari pulau selagi masih terang.

Itu ide yang sangat berbahaya.

Yah, tak ada yang bertanya padamu.

Halo?!

Isabella!

Halo?!

Halo?!

Halo?!

Siapa pun, tolong!

Halo?!

Halo?!

Ada orang di sini?!

Hei! Ya, Tuhan.

- Kalian berhasil! Ya, Tuhan. - Ya, Tuhan!

- Ya, Tuhan. - Hai.

- Kalian tidak apa-apa? - Syukurlah kalian hidup.

Di mana dia?

Tidak, tidak. Di mana bajingan itu?

- Apa? Siapa? - Orang itu. Orang itu...

- Dia membiarkanku jatuh. - Ya, dia mencoba membunuhnya.

Tunggu, tunggu. Siapa yang membiarkanmu jatuh?

Hei, Krebs!

- Akan kubunuh dia! - Hei, hei, hei, tidak.

Dia punya pistol, Teresa. Jangan.

Whoa, whoa, whoa, whoa!

Hei, ayo kita tenang dulu, semuanya, oke?

Kau menghentikanku memanggil bantuan!

Kau ingin aku mati.

Apa yang kau bicarakan? Aku mencoba menangkapmu.

Tidak, tidak.

Kau menatapku dan membiarkanku jatuh!

Dia bohong.

Kalau dia bohong, kenapa kau pegang pistol?

Karena dia histeris.

Tidak, aku tidak histeris. Aku ingin membunuh!

- Hei, whoa, whoa, whoa. - Hei, hei, hei.

- Jangan serang orang bersenjata. - Cukup.

Whoa. Baiklah.

Baiklah.

Ayo semuanya tenang. Bagaimana kalau aku yang pegang itu?

Kelihatannya berat.

Dan... akan kusimpan dengan aman bersamaku.

Sekarang, kita semua akan santai

dan menunggu di sini sampai helikopter datang.

Ada helikopter yang datang?

Sebentar lagi. Kita hanya harus pastikan mereka melihat kita.

Kubilang juga kita berhasil.

Lalu kita semua naik helikopter dan kita lupakan

semua cerita konyol tentang apa pun yang dia katakan.

- Kurasa kita semua perlu... - Berhenti bicara! Berhenti bicara.

Itu generatornya.

Pasti pakai pengatur waktu.

Suara generatornya mengerikan.

Mungkin tempat ini sepi

di siang hari.

Tapi tidak begitu sepi di malam hari?

Tak apa, Sayang.

Tak apa.

Whoa!

Oh, bukan makhluk itu.

Lari!

Berpencar!

Pergi. Ayo, ayo.

Reuben! Reuben!

Teresa, ambil rak itu!

Makhluk apa mereka?

Aku tidak tahu, tapi mereka benar-benar mutan!

Ayo, ke belakang!

Tempat apa ini?

Ini laboratorium.

Kawin silang, mutasi.

Di sinilah semua itu terjadi.

Tembakanmu meleset! Berikan pistolnya!

Lepaskan aku!

- Dolores. - Bella.

Kau menemukan kami.

Bella.

Permen lezat. Akan kumakan kau sampai habis.

Tak apa.

Bella!

Bella!

Permen lezat. Akan kumakan kau sampai habis.

Permen lezat.

Akan kumakan kau sampai habis.

Ayo.

Ayo, ayo.

Lewat sana. Ayo, ayo, ayo. Berikan itu.

Hei. Ada sistem terowongan.

Terowongan ini menyebar di bawah seluruh pulau.

Terowongannya menuju lautan. Ada perahu.

Itu helikopternya.

Aku akan menjemput anak-anak. Kau tarik perhatian pilotnya.

Jangan biarkan mereka pergi, Dok.

Jangan biarkan mereka pergi!

Aku tak melihat siapa pun.

Oke. Kita berputar selama dua menit,

lalu kita pergi dari sini.

Peringatan. Pejalan kaki di depan.

Sial.

REUBEN Lewat terowongan. Cepat.

Oke, ayo, ayo, ayo.

Lewat sana, ayo.

Tak apa. Tak apa, Bella.

Ayo, ayo, ayo.

Kau tidak apa-apa?

Kita ke mana?

Ke kiri. Cepat!

- Ayo. Cepat, cepat. - Aku takut.

Oke, kuputuskan sekarang.

Ayo kita pulang.

Hei! Berhenti! Hei!

Di bawah sini!

Kembali!

Tunggu!

Di sana.

Arah jam tujuh, di bawah.

Aku melihatnya! Menyisir ke kiri!

Oh, syukurlah. Ayo.

Duncan!

Mereka kembali!

Hei!

Cepat! Di bawah sini!

Loomis!

Kincaid, itu kau?

- Reuben! - Halo?!

- Di mana kalian?! - Hei!

- Di bawah sini! Hei! - Sini!

- Hei! - Hei!

Oh, syukurlah.

- Bawa kami keluar dari sini. - Tunggu, tunggu.

Tunggu, tunggu, tunggu.

- Whoa, whoa. - Apa kau... kau lihat makhluk itu?

Masuk ke dalam. Masuk.

Oke, dengarkan.

Ini terowongan drainase.

Menuju ke laut.

Ada... dermaga dengan perahu yang tergantung. Aku melihatnya.

Bagaimana dengan helikopternya?

Tidak ada helikopter.

Apa?

- Tidak. - Tunggu.

Tapi bagaimana kalau perahunya tidak berfungsi?

Hei. Aku takkan membiarkanmu terluka, oke?

Baiklah. Ayo.

Lewat sini. Ayo kita ke dermaga.

- Diam! - Peringatan.

Pejalan kaki di depan.

Dermaga Perairan Dalam 0,5 Mil

Lewat terowongan. Cepat.

Kurasa ini bukan jalan yang benar, Ayah.

Ya, ya. Ayo. Cepat, cepat.

Zora!

Pergi!

- Kau tidak apa-apa? - Cepat, cepat.

Krebs mengambil jipnya.

Kalau dia sampai ke perahu sebelum kita, dia akan mengambilnya juga.

Ayo, Z, kita harus pergi.

Itu lautannya!

Di atas sana!

Hei, aku lihat perahunya. Sebelah sana.

Bagaimana cara membuka gerbangnya?

Di sana. Di sana. Panel kontrolnya.

Aku akan ke sana.

Apa kau muat?

Aku sedang mencoba! Aku sedang mencoba!

Sial.

Mungkin kita bisa mengangkatnya.

Kawan? Makhluk itu kembali!

Lagi! Bersama-sama, angkat!

Satu, dua, tiga!

Hei.

- Hei, hei, hei. Isabella. - Hei!

- Tidak, jangan, jangan! - Bella! Bella, tunggu!

- Bella! - Kembali ke sini! Sini!

- Hati-hati, Bella. Hati-hati. - Isabella!

Cari tombol dayanya!

Cepat! Kita harus membuka gerbangnya!

Dia datang! Dia datang!

- Hei! - Hei!

Hei! Bella! Buka gerbangnya!

Kecepatan berlebih. Pelan-pelan.

Peringatan. Pejalan kaki di depan.

Ayo, ayo, ayo.

Kita harus pergi. Kita harus pergi.

- Teresa, ayo! - Ayo.

Sekarang, Z, sekarang!

Cepat.

Panel kontrol kerekan ada di sana. Pergi.

Bagaimana cara menurunkan perahunya?

Turunkan perahunya.

Tapi di mana dayanya?

- Ini, ambil ini! - Aku dapat.

Nyalakan.

Kerekannya rusak.

Macet!

Ayo, ayo!

Bella!

Jangan bergerak, Sayang.

Dia tertarik pada cahaya!

Matikan! Matikan!

Berikan suarnya!

- Apa yang kau lakukan? - Biar aku urus.

- Biar aku urus. Pergi! - Tidak, jangan!

- Apa yang kau lakukan? - Hei!

Di sini!

Kau mau aku?

Ayo!

Ayo!

Tidak.

Duncan.

Lewat sini! Hei!

Bawa adikmu! Bawa adikmu!

Keluar dari sini! Pergi!

Ke sini! Lewat sini!

- Ayo! - Duncan!

Duncan!

Hei!

Ayo.

Jangan menunggu, Zora!

Bawa anak-anak! Pergi!

- Ayo! - Selamatkan mereka.

Ayo!

Sial.

Ayo!

Ya.

Ayo. Masuk ke perahu. Masuk ke perahu.

- Pegang kemudi. Pegang kemudi. - Bawa dia, bawa dia.

Ayo. Tidak ada daya.

- Cek dayanya! - Zora!

Duncan!

- Duncan! - Zora, ayo.

Duncan!

- Kita harus pergi. - Hei...

Ayo.

Ayah, cepat!

- Pergi. Ayo! - Ayah, cepat!

Aku sedang mencoba!

- Aku sedang mencoba! - Ayo, ayo, ayo!

Aku sedang mencoba!

Reuben!

Ayo, kumohon!

Pergi! Dorong!

Kincaid!

Duncan!

Ayah.

Hei! Hei!

Putar balik perahunya!

Itu dia. Aku melihatnya.

Di sana!

Ya, di sana! Ayo!

Hei!

Kita berikan ini ke siapa?

Kau yang putuskan.

Kita berikan ini ke semua orang.

Lihat.

Diterjemahkan Oleh: Zain Jakarta, 5 Agustus 2025 Support di : https://trakteer.id/ZainSubs

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.