All language subtitles for Au hasard Balthazar 1966 1080p Criterion Full BluRay FLAC 1.0 AVC

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Translated by: Harvey_Dent harveytwoface140@gmail.com resync by : alfi.rezki

Biarkan kami memilikinya.

- Kita harus memilikinya. - Mustahil, nak.

Balthazar, Aku akan membaptismu

atas nama Bapa, Anak dan Roh Kudus.

Amin.

Marie! Marie!

Terimalah Garam Kebijaksanaan.

Jacques.

Marie.

Jacques.

Sampai jumpa tahun depan.

BEBERAPA TAHUN KEMUDIAN...

Itu dia.

LAHAN UNTUK DIJUAL

Marie, kemari lihatlah!

Kau lihat...

500 hektar bersih, sudah dibajak dan sangat menghasilkan.

Aku, seorang guru, aku melakukannya.

Aku pelajari semua dari buku.

Tanah ini bukan milik kita. Tak satupun.

Tidak masalah. Kita akan bahagia.

- Keledai itu rapi. - Mereka cepat.

Modern.

Dia mungkin menyukainya. Dia juga.

Dia juga apa?

Menyukainya juga.

Kau tak bermaksud?

Ya.

Seekor keledai?

Dalam mitologi...

Mitologi?

NOTARIS

"Sebagaimana kesedihanku untuk mengembalikan rumah ini sejak kematian putriku

dan gagal menjual peternakan,

kenapa kau tidak beternak sendiri dengan alat-alat modern,

seperti yang kau katakan dulu?

Kau akan menutup sekolah dan berhenti."

Teruskan membacanya.

"Lampiran sudah diwakilkan untuk semua penjualan, pembayaran, atau penukaran lahan,

Pengacaraku akan memproses pembayarannya untuk pengeluaran awalmu.

Aku sepenuhnya percaya padamu. Kau punya kekuasaan penuh.

Kau tak perlu berunding denganku atau mengirimiku rekeningnya."

Sekarang dia tiba-tiba mau rekeningnya diperiksa?

Itu benar.

Dan jika aku menolak? Aku tidak ada kewajiban apapun.

Itu tak sebaik,

dengan rumor yang ada.

Rumor?

Pulang dengan keledai. Aku lebih baik jalan kaki.

Penjualan kau sudah dimulai.

Kami mulai mendapat surat-surat, semua pengirimnya tidak diketahui,

klaimnya langsung menuju ke kantong ayahmu, bukan aku.

Tapi tanpa bukti, tentunya.

Itu tidak baik.

Itu harga untuk kesuksesan ayahmu iri hati dan dengki.

Papa tak bersalah. Dia bisa melihatnya di mata ayahmu.

Aku datang untuk menangani masalah ini.

Ayahmu mengira dia mengantongi semua uangnya?

Dia sedang sakit Papa, dia tak pernah mengharap imbalan.

Ya, itu Balthazar.

Oh, Marie, tak ada yang berubah!

Tapi kau lebih cantik dari sebelumnya.

Keduanya lebih cantik dan makin cantik.

Ingat janji yang aku buat di bangku ini?

Kalau aku hanya mencintaimu?

Tapi, Jacques, aku tak yakin kalau aku mencintaimu.

Apa sesusah itu untuk tahu?

Jika aku tidak mencintaimu, Aku tidak mau berbohong padamu.

Apa kau tidak bahagia bersamaku?

Sangat bahagia, Jacques.

Kau pergi sendiri dan bicara padanya.

Jangan biarkan omong kosong ini ada di antara kita.

Pergi?

Akankah aku akan bertemu denganmu lagi?

Satu kata akan menyelesaikan segalanya,

tapi kau terlalu angkuh.

Tapi kenapa aku yang selalu bertindak duluan?

Laki-laki ada disisimu,

tapi kau harus menyingkirkannya.

Biar aku yang menyimpan rekeningnya.

Itu urusanku. Aku tidak mau menjawab siapapun.

Lagipula, aku tak bisa menemukannya.

Lupakan hinaan itu. Kau hanya membuktikan ke para pembuat gosip kan.

Hukum yang memutuskan siapa yang benar.

Jika Marie menolak untuk memberi makan dan tidur di kamarnya,

Aku tidak tahu kenapa kita harus merawatnya.

Keledai antik itu membuat kita terlihat konyol.

Tak sepenuhnya begitu.

Ejekan adalah salah satu hal yang harus dihindari resikonya.

Aku dengar dia kerja serabutan dan tidak dibayar,

seperti memotong kayu bakarnya.

Dia suka membantu dan rajin.

- Jadi Pendeta melindunginya. - Lalu kenapa kau membawanya?

Aku mengeluarkannya untuk seminggu.

Selamat malam, Gerard.

Keluarlah!

Sekarang!

Aku beritahu kau!

Kau mau kemana?

Tak tahu kemana.

Kalau begitu masuklah kedalam

Apa yang kau lakukan disini?

Mencari apa yang menjadi milikku.

Aku, aku bukan pencuri.

Keluarlah dari sini!

Cepat!

Apa ada yang salah?

Gerard sangat hebat.

Dia membawa kayu dan tepung tanpa memberitahu siapapun.

Itu kau, Gerard.

Aku?

Jangan menyangkalnya.

Jika kau minta uang, minta saja.

Tentu.

Aku melihatmu tidak kurang suatu apapun.

Aku membawakanmu kado untuk rasa terima kasih.

Apa ini?

Lihatlah.

Tapi aku akan mengambil kembali radio, sepeda, dan uangnya.

jika aku melihatmu dengan si Marie itu lagi!

Dari mana saja kau?

PANGGILAN POLISI

Kami akan menyembunyikanmu.

Kau bisa melewati perbatasan malam ini.

Jangan mengolok-olok diriku.

Jangan mengejek air mataku.

Kenapa aku harus tetap diam? Kau salah jalan, tuan.

Tidak ada yang bertanya kepadamu.

Mereka tidak cakap dengan itu.

Mereka sombong dan banci. Aku meludah dihadapan mereka.

Surat-suratmu.

Aku berikan pada mereka untuk sekarang.

Tanganmu. Jempolmu.

Ada pada diriku juga?

Belum. Tapi kami akan mengawasimu. Ingat itu.

Kau boleh pergi.

Matilah kau, dasar babi!

Itu urusanku. Aku tak mau jawab.

Bagaimana kau menjelaskan jawaban temanmu itu?

Bagaimana kau menjelaskannya?

Apa ini terserahku mau menjelaskan apa?

Sejak kau mencurigaiku,

mungkin aku orangmu.

Bagaimana?

Si Pembunuh.

Bagaimana? Kapan? Sendiri?

Orang-orang ini tak tahu harus bagaimana.

Kau tadi bilang kau tak pernah menyeludupkan barang

atau bahkan pergi ke perbatasan.

Itu untuk membodohi para polisi.

Cukup omong-kosongnya.

Catat dia.

Tidak, aku tidak bersalah!

Untuk menyombongkan diri dan menghalangi proses hukum!

Untuk kebodohan!

Sudah! Keluar!

Apa yang kau inginkan?

Kau tahu terlalu banyak soal kami.

Bangku merpati!

Menyingkirlah!

Aku bersaksi atas kebaikanmu.

Menyingkirlah!

Kau menyuruh kami untuk menyingkirkan polisi itu Kaulah pembunuhnya.

Aku ragu soal itu!

Ragu soal pria pemabuk gila sepertimu

bisa membunuh orang dan tidak mengingatnya?

Menyingkirlah!

Lalu kenapa mereka mengambil sidik jarimu?

Pembunuh.

Yah, mereka tidak mengurungku.

Pengadilan itu lambat.

Seberapa lambat?

Berbulan-bulan. Setahun, mungkin.

Pembohong.

Coba katakan lagi.

Hentikan!

Pengecut!

Lihat dia gemetar.

Sudah dua bulan berlalu dan tak ada tanda kemajuan.

Kasihan sekali.

Ini akan cepat.

Berhenti!

Pembunuh!

Aku akan mengambilnya.

Tapi dia tak bisa bangun.

Aku akan mengajaknya.

Aku merawat dia di jalan.

Lalu menuju ke atas kanvasku

banyak struktur, dengan dialektikanya masing-masing.

Sebagaimana air terjun mendikte kepadaku,

dengan hubungan tanpa logika diantara kita.

Turunnya mengisyaratkanku.

Lukisan cerebral?

Lukisan aksi.

Adakah orang yang bisa bertanggung jawab untuk kejahatan yang tidak disengaja?

tapi lupa karena gugup dan kaget.

atau karena alkohol?

Kesadaran memberi jalan ke alam bawah sadar.

Bahkan menuju ke tidak-sadaran.

Kriminal mungkin saja bangkit

tak disangka dia seorang kriminal.

Jangan alat pemenggal kepala!

Kepalaku yang malang!

Bunda Maria, Tuhan Yesus dan Orang Suci,

Aku bersumpah untuk tidak menyentuh tetesan lain. Amin!

Apa yang kau takutkan, Arnold?

Takut.

Pergi saat pertengahan musim... apa kau gila?

Setan! Pembawa sial!

Jangan pergi! Tinggallah, aku mohon!

- Dia menghinaku. - Tidak juga.

Pengadilan yang mengijinkan pihak lain menghinaku bukanlah pengadilan.

Pengadilan akan menghukummu

atas kelalaian jika kau pergi.

Meninggalkannya untukku.

- Dia membuang-buang waktu. - Tidak, dia memang pintar.

Kenapa tidak panggil saja dia si jenius?

Hadirin,

kami merasa terhormat untuk menampilkan pemikiran terhebat sepanjang sejarah!

Adakah yang mau memberi saya tiga digit angka?

772.

834.

Sekarang nomor antara 2 dan 9.

Sekarang ahli matematika kami akan menghitungnya

Sekarang lima digit angka.

Sekarang tiga digit angka.

632.

418.

Bangunlah, cepat! Keluar dari sini!

Masih ada waktu.

Terlambat. Lihatlah siapa disini.

Kau kembali, dasar bodoh. Untung aku bawa senjata.

Kosong.

Berdiri, Arnold.

Aku punya kabar yang hebat untukmu.

Ayo masuklah! Arnold sedang membeli minuman!

Minuman sudah siap, Arnold!

Apa warisan ini benar-benar ada?

Terima kasih untuk Alm. pamannya,

Arnold sudah menuju keuntungan besar.

Keaslian surat warisannya tak dapat dibantah.

Hanya ada beberapa formalitas.

- Aku tahu kau datang. - Kenapa harus aku?

Kau memata-mataiku.

Aku ingin tahu apa yang kau lakukan.

Apa yang kau lihat dari anak itu?

Aku mencintainya.

Apa kita tahu alasan kenapa mencintai seseorang? Jika dia bilang "datang", aku datang.

"Lakukan ini," dan lakukan.

Anak yang malang.

Aku mengikutinya kemanapun.

Jika dia memintaku,

Aku rela bunuh diri untuknya.

Tidak merusak semuanya?

Tidak akan marah?

Minumlah, dasar lambat.

Tolol! Goblok! Lintah!

Ayahmu sedang sekarat Dia hanya hidup untuk kami.

Kesedihan akan membunuhnya.

Dia mencintai kesengsaraan melebihi kita. Dia tumbuh dengan itu.

Ini yang aku minta.

Pulanglah bersamaku sekarang.

Atau kami akan memulangkanmu secara paksa.

Selamatkan aku.

Ayo pergi. Bawa aku pergi jauh.

Ayahmu akan membunuhmu.

Papa terlalu mengkhawatirkanku.

Jika kau mau dia, bayar.

Kakak!

Pergi jauh? Meninggalkan kami?

Sorakan untuk Arnold!

Selamat jalan, temanku yang malang.

Ditakdirkan untuk menghabiskan hari-harimu

melihat kebodohan yang sama berlalu.

Selamat tinggal, teman lama.

Dan kau, temanku.

Sertifikat mati ini dikirim dua hari yang lalu.

Jika tidak ada pewaris, kami akan menjualnya ketika ada perintah.

PERINTAH PENJUALAN

Mereka akan pergi ke pasar.

Dia terluka. Dia perlu pakaian kuda yang layak.

Tidak usah. Aku akan mengurusnya saat hujan datang.

Jangan mengusirku.

Memalukan! Pulanglah ke rumah ayahmu!

Aku tak bisa dan tak mau.

Dia punya status di masyarakat. Kau mempermalukannya.

Sudah berakhir dengan Gerard dan yang lainnya.

Aku tidak bisa menahan mereka lagi.

Beri saja aku sedikit tempat. Disana di jerami itu.

Kau sangat baik.

Jika kau mau...

Aku bisa memberimu ciuman.

Keringkan itu dan masuklah ke dalam.

Berikan padaku rok dan blus'mu.

- Tak ada yang melihatmu kemari? - Tidak ada.

Jelek sekali disini.

Ini tempat untuk mati.

Tanpa penyesalan.

Siapa yang mau mati?

Aku. Tidakkah kau percaya apapun?

Aku percaya dengan apa yang aku mau

Aku suka uang. Aku benci kematian.

Kau akan mati seperti yang lain.

Aku akan mengubur mereka.

Kau sudah tua.

Tidak setua itu.

Kau tidak tampan.

Berikan aku makanan, dasar tua bangka pelit. Aku sangat lapar.

Mereka bilang kau menyembunyikan koin emas dan uang di sepatumu.

Apa untungnya buatmu?

Ini, ambillah.

Kau kaya tapi kau belum punya listrik.

Kami tak punya apapun yang tersisa.

Atau bahkan rumah dan tanah milik kami.

Papa memberi uang terakhirnya ke rentenir.

Itu yang terjadi ketika kedudukanmu diatas segalanya.

Dia menghabiskan sisa hidupnya membuat kewajiban untuk dirinya.

Untuk apa?

Tak satupun ada yang percaya kalau dia tak bersalah.

Apa aku punya kewajiban?

Aku bebas, hanya wajib untuk melayani bunga pinjaman

dan bisa membawa keuntungan buatku... dan keuntungan yang bagus.

Hidup hanyalah sebuah taman bermain,

sebuah pasar yang bahkan kata-katamu adalah sesuatu yang tidak penting.

Uang bank melakukan itu.

Membayar orang membebaskanmu dari semua kewajiban.

Masih lebih baik, daripada mereka bekerja tidak mendapat hasil.

Tidak semua orang memiliki pemikiran yang sama denganku.

kau bisa belajar dengan cepat sesukamu dan masih mau dihormati.

Aku cuma perlu keberanian dan mengamati.

Teruskan itu.

Bukan uang yang aku butuhkan, tapi seorang teman.

Ya, seorang teman.

Seorang teman yang bisa memberitahu kepadaku bagaimana caranya kabur.

Aku selalu ingin begitu.

Kabur?

Kabur.

Teman untuk berbagi susah dan senang.

Aku akan membagi susah dan senangmu.

Tapi aku harap lebih banyak kebahagiaan daripada rasa sakit.

Dia disini sejam yang lalu.

Kau membawanya dan memberi dia makan.

Dia yakin bisa makan.

Dia akan pulang,

seperti bocah yang tersesat kau menemukannya dan memaafkannya.

Ya, kau akan damai.

Dia sudah tidak muda lagi,

tapi dia masih berguna.

Bawa dia.

Itu akan membuat Marie bahagia.

Aku masih berhutang padamu sesuatu.

Tidak banyak.

Hampir tidak "tidak banyak."

Sudah. Bawa dia.

Gadis kecilku!

Semuanya rusak dan terbuang,

cuma masalah membayar saja.

Sudah banyak yang tersapu bersih dalam waktu yang singkat.

Kita harus memperbaikinya.

Caranya?

Ayah ingin mengembalikan apa yang kau hilangkan dalam gugatan.

Dia tak mau menerimanya.

Dia mundur ke kebanggaannya. Dia menuju kebanggaannya disaat dia menderita.

Oh, Jacques, betapa aku mengimpikanmu, seorang laki-laki sepertimu,

sejujurnya, agak lucu,

Ada yang bilang, "Menjadi milikku.

Bukanlah salahmu."

Apa yang bukan salahmu?

Tapi alangkah baiknya!

Sudah cukup membuatmu marah.

Kau tahu semuanya sekarang.

Kau masih mau menikah denganku?

Kau akan merasa malu denganku.

Kau tak pernah menyalahkanku untuk semua ini?

Tidak pernah.

Sebuah komitmen untuk kehidupan?

Tapi, Jacques, menikah...

sudah kadaluarsa.

Kita akan tetap menikah. kita akan miskin, tapi aku akan bekerja dua kali lebih keras.

Kau membuatku bosan.

Jangan marah.

Kau lihat nama kita terukir di bangku ini,

permainan kita dengan Balthazar.

Tapi aku tidak melihat apapun.

Aku tidak punya ketulusan, tidak punya hati,

tidak punya perasaan.

Kata-katamu tak mempengaruhiku lagi

Perjanjian cinta kita, janji masa kecil kita,

ada di dunia palsu,

tidak di dunia nyata.

Kenyataannya berbeda.

Aku akan mencintainya.

Aku belum terlambat

Jangan pergi. Lupakan mereka.

Aku ingin bersama mereka.

Mereka menelanjanginya, memukulnya dan menguncinya.

Marie sudah pergi.

Pergi?

Dia tak akan kembali.

Dia sedang patah hati. Hibur dia.

Kau harus minta maaf. Semuanya.

Banyak yang akan memaafkanmu. Kau sudah menderita.

Aku mungkin tak semenderita yang kau pikirkan.

"Tuhan tidak mengabaikan selamanya.

Dia mungkin menghukum, tapi pasti ada pengampunan.

Ia tak akan dengan senang hati menyiksa anak-anak manusia."

Tuhan, jangan ambil dia dariku juga. Tunggu.

Kau tahu betapa sedih dan sengsaranya hidupku nanti.

Pinjamkan dia untuk kami.

Dia sudah payah bekerja. Dia sudah tua. Hanya dia milikku.

Untuk sehari saja.

Lagi pula, dia suci.

Parfum.

Kaus kaki.

Emas,

Petugas bea! Berhenti!

SELESAI

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.