All language subtitles for Home.Sweet.Home.Rebirth.2025.1080p.BluRay.x264.AAC5.1-6666

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Dalam kisah kuno, disebutkan bahwa mereka yang menyimpang...

...dari jalur kebajikan dikutuk untuk mengembara di "Hindrance".

Alam dimana orang mati terjebak selamanya,

Dibebani oleh perbuatan mereka. Master Geno Chan.

Dia tak akan pergi jauh.

Kau bisa berguna untukku.

Kau siapa, bung?

Aku akan biarkan kau tetap hidup, jika kau berikan aku kesetiaanmu.

Kesetiaanku?

Pilih sekarang juga.

Serius?

Oke. Kau tahu? Oke, oke.

Kenapa tidak?

Bijak.

Wichien.

Chan.

Maafkan aku, Master.

Tapi aku harus hentikan dia. Sebelum terlambat.

Wichien sudah meninggal. Dia sudah beralih dari alam ini.

Dia bukan lagi ancaman.

Ayahku temukan jalan kembali menuju alam ini.

Dia tidak akan berhenti hingga terjadi Neraka Dunia.

Jika yang kau katakan itu benar,

Dan Necromancer telah kembali...

Tapi jika apa yang aku lihat sebelumnya menjadi kenyataan...

Maka aku harus pergi.

Penumpang sekalian, kita saat ini mendarat di Bangkok.

Aku sangat senang kita akhirnya melakukan ini.

Jake, serius? Kita baru turun dari pesawat.

Hanya sebentar.

Kita sedang liburan, artinya tak ada ponsel.

Kapan kita akan bertemu Nenek?

Secepatnya, labu.

Apa kita bermalam bersama nenek?

Tidak, kita tidur di hotel.

Kenapa tidak?

Karena Nenek tidak terbiasa jika rumahnya menjadi ramai.

Ya, aku rasa kita terkadang berisik.

Boleh, boleh, boleh?

- Pergilah. - Oke. Tidak masalah.

Kami hanya...

Lihat. Ini tempat ibu tumbuh besar.

Sangat keren.

Kita akan sangat bersenang-senang di sini.

- Ibu, ayo. - Loo!

Loo.

Aku takkan pernah tinggalkan tempat ini.

Bisa kita jelajahi kota sekarang?

Wow, kita sangat tinggi.

Mereka bilang kita bisa melihat sungai dari jendela ini.

Lihat, ibu, itu sungainya. Bisa kita pergi melihat itu?

Ya, saat ayahmu siap.

Aku sudah siap.

- Oke, dengar, aku harus pergi. - Lihat!

- Bukankah itu cantik? - Ya.

Kau bisa kembali ke hotel dan selesaikan urusanmu.

Dan kami akan menyusulmu.

Ini pekerjaanku, Prang.

Tapi kami keluargamu. Prioritas, Jake.

- Mereka butuh aku. - Kami butuh kau.

Ya.

Ayo.

Ibu, Ayah, ayo!

Saat kau polisi lalu lintas, kau tidak selalu menelepon.

Ayolah, sayang. Aku mengusahakan ini.

Ini akan membaik.

Hidup bukan sebuah tujuan, Jake.

Itu soal apa yang terjadi di sana dan di sini.

Siapa yang mengatakan itu?

Aku tidak ingat, tapi itu fakta.

Ralph Waldo Emerson.

Tidak. Dia bilang hidup sebuah perjalanan, bukan tujuan.

Sama saja.

Berhenti mencoba mengganti subjek.

- Di mana Loo? - Dia tadi di sini.

Loo. Loo.

Loo?

Loo!

Loo!

Loo!

Loo!

Loo!

Loo!

Aku temukan dia.

- Dia di mana? - Dia di atas sana.

Itu kupu-kupu yang indah.

Aku temukan dia!

Loo, apa yang kau lakukan?

Ibu melarangmu berkeliaran.

- Kau harusnya lebih mengerti. - Maaf, Ibu.

Terima kasih.

Terima kasih, Master.

Semua yang baik berakhir baik.

Ayah, dia bilang dia mengenalmu.

- Aku rasa kita tak pernah bertemu. - Kau benar, Jake.

Bagaimana kau tahu namaku? Apa dia memberitahumu?

Tidak.

Ibu, bukankah itu kupu-kupu yang paling menakjubkan?

Ayo.

Jake!

Pertemuan kita bukan kebetulan.

Itu ditakdirkan untuk terjadi.

Kau adalah orangnya. Lahir dalam kematian,

Di bawah bulan darah.

Kau adalah Penjaga Gerbang.

Dengar, terima kasih kau sudah temukan putri kami, tapi...

Kau sebentar lagi akan menghadapi tantangan terbesar,

Dan kau akan kehilangan semuanya.

Maaf, apa?

Di dalam kegelapan kau akan temukan cahaya,

Dan di dalam cahaya itu, kau akan temukan cinta keluargamu.

Dan Jake, ini yang akan membebaskanmu.

Dengar, aku tidak yakin ini soal apa.

Tapi kau salah orang. Aku bahkan tak tinggal di sini.

Terima kasih sudah menjaga anakku.

Apa dia bilang?

Aku tidak yakin. Dia terlihat bingung.

Ibu, bisa kita pergi temui Nenek sekarang?

Oke. Tapi kita pergi carikan dia kado terlebih dulu, oke?

Kita carikan Nenek kado terbaik, setuju?

- Cokelat, benar? - Ya.

Terima kasih, Ayah.

- Ayah. - Ya, labu.

Saat kita pulang, boleh aku ikut kursus karate?

Karate? Bagaimana dengan kursus baletnya?

Balet tidak keren. Karate keren.

Ibu belajar saat dia muda, dan ayah belajar di akademi polisi.

- Aku juga mau pelajari itu. - Kami tidak belajar karate, sayang.

Tapi ayah rasa tak ada salahnya. Tentu.

Kita akan daftarkan kau saat pulang nanti.

Dan ayah harus datang ke seluruh latihanku.

Oke, akan ayah coba.

Janji jari kelingking.

Berjanjilah, Ayah.

Janji jari kelingking.

Janji jari kelingking adalah janji terkuat.

Ayah tak boleh melanggar janji jari kelingking.

Ayah ingat sekarang. Itu sangat serius.

Kami sampai sana satu jam lagi.

Aku akan telepon lagi nanti.

Aku menyayangimu. Dah.

Cokelat? Serius?

Astaga, kau mengenai bajumu. Tepat sebelum temui Nenek.

Oke. Kita akan bersihkan itu di toilet. Ayo.

Jake.

Ayolah.

Maaf.

Tak apa. Tidak masalah.

Itu sangat bagus.

Selamat pagi, semuanya!

Jake, apa yang terjadi?

Kembali. Sembunyi. Aku harus pergi sekarang.

- Tidak, kau ikut dengan kami. - Aku akan menyusulmu.

Jika tidak, kita bertemu kembali di hotel.

- Apa? Tidak. - Ayah?

Ini akan baik saja. Jangan takut, sayang.

Tidak, kau akan ikut kami!

Bagaimana dengan orang-orang ini? Seseorang harus menolong mereka.

Bagaimana dengan kami? Kenapa itu harus kau?

Karena aku di sini! Mereka butuh aku!

- Kami butuh kau, Jake! - Percaya aku. Ini akan baik saja.

- Aku janji! - Jake!

Ayah!

Disana. Kau bisa masuk ke sana?

Semuanya, keluar! Keluar!

Tak ada lagi orang di sini?

Merunduk.

Ini sangat keren.

Hai, namaku Mitzy. Bisa kita berteman?

Jangan bergerak!

Jatuhkan senjatamu!

Apa ini...

...aksen Amerika?

Aku bilang jatuhkan senjatamu!

Halo, orang Amerika, senang bertemu kau.

Neraka akan datang, orang Amerika.

Dan kau tak bisa hentikan itu.

Kau memiliki keluarga yang sangat baik.

Seandainya aku bisa makan es krim cokelat bersama putrimu.

Kau pasti ayah yang bangga.

Ini terakhir kalinya aku akan memintamu.

Letakkan senjatamu, atau aku akan membunuhmu!

Orang Amerika ini akan membunuh kita. Lari!

Jangan khawatir. Aku akan urus itu...

Kau membuat takut Mitzy. Baik-baiklah.

Kau sakit.

Hei! Hei!

Tetap tenang. Letakkan ponselmu.

_

Keluar dan bermainlah bersamaku, orang Amerika.

- Ayo. - Kau gila!

Aku tidak gila!

Dia yang gila!

Aku pikir kita teman.

Tapi kau jelas tidak sehat.

Kau menembakku.

Ini berakhir.

Aku polisi!

Aku ingin berterima kasih secara langsung kepadamu.

Terima kasih sudah membunuhku.

Kau akan pergi ke neraka.

Ritualnya selesai.

Dia bilang Penjaga akan ada di sini.

Kau barusan memanggilku apa?

Aku...

Jujur, aku pikir kau akan jauh lebih tinggi.

Aku sangat suka jaketmu.

Mundur! Mundur!

Kita harus pergi. Loo, kita harus pergi.

Ayo.

Polisi. Polisi sudah datang. Mereka akan menolong kita.

Loo, ayo, cepat. Ayo.

Loo! Loo, kemari!

Ayo.

- Satu, dua... - Ibu, tidak!

- Ibu, tidak. - Percaya Ibu, oke?

Ibu, tolong!

Ibu, tolong!

- Loo. - Ibu! Tolong!

Lepaskan aku!

- Lepaskan aku! - Loo.

- Loo! Loo! - Tolong.

Loo!

- Kau tak apa? - Ya, aku rasa begitu.

Aku Arat.

Jake.

Jake, aku tidak tahu bagaimana kita selamat dari ledakan itu.

Kita jelas beruntung.

Di mana semua mayat?

Ayo, ayo, ayo.

Cepat, cepat, cepat!

Tunggu sini.

Ayo!

- Kita menuju ke bus, oke? - Oke.

Tolong! Tolong kami!

Ibu, apa yang terjadi?

Lari terus.

Ayo, Loo!

Ibu, aku takut.

Ibu tahu...

Loo, kita harus pelankan suara kita, oke?

Oke?

Menurutmu ayah baik-baik saja?

Ya.

Menurutmu ayah tetap akan temui kita di hotel?

Tentu saja.

Si penembak gila itu meledak dan menumbangkan kita, benar?

Itu yang terjadi.

- Kau melihat dia meledak? - Ya.

Lalu di mana mayat dia?

Dan bagaimana dengan semua orang yang dia bunuh?

Mereka semua baru saja mati. Kau di sana bersamaku.

Kau melihat mayat-mayatnya, benar? Itu baru saja terjadi.

Ya.

Lalu kenapa noda darah ini sudah lama?

Apa ada orang di sini?

Ini sangat aneh.

Panik saat ini tidak akan membantu kita.

Halo, ada orang di sini?

Ada seseorang di sini.

Di sini.

Hei!

Sebelah sini.

Arat... Arat, tetap todongkan senjatamu.

Kau aman sekarang.

Dengar, ini akan baik saja.

Kami di sini untuk membantu.

Arat!

Apa yang...?

Prang? Loo?

Prang?

Prang?

Prang!

Kau harus tetap tenang, oke?

Kita akan kembali ke hotel dan menunggu ayahmu, oke?

- Kau bisa melakukan itu, 'kan? Ya. - Ya.

Bagaimana dengan Nenek?

Labu, rumah Nenek berada di sisi lain kota ini.

Hotel jauh lebih dekat.

Ibu bisa hubungi nenek dan pastikan dia baik saja.

Ya, itu ide bagus.

Oke.

Apa?

Aneh. Ibu...

Ibu tidak mendapat sinyal.

- Kenapa itu tidak ada... - Ibu tidak tahu!

- Ibu... - Loo, berhenti bertanya.

Ibu, pelankan suaramu.

Benar, maaf.

Ibu akan coba telepon di meja resepsionis.

Oke? Kau mau ikut dengan ibu?

Tidak? Oke. Tunggu di sini.

Ibu di sebelah sana. Oke? Tunggu sini.

Loo?

Prang? Loo?

Berhenti, berhenti, berhenti!

Ayo.

Cepat, cepat, cepat.

Tundukkan kepalamu.

- Hei! - Ibu! Lewat sini!

Lihat, ada orang normal di bus.

Oke, ayo.

Ayo. Cepat.

Terima kasih.

Bus ini masih bisa jalan?

Bisa, tapi aku tak punya kuncinya.

Di mana kuncinya?

Kita tak bisa menunggu di sini. Kita butuh kunci itu.

Bisa kau tolong bantu?

Bisa kau membantu?

Kalian tak ada yang bisa bantu?

Dia berhasil! Ibuku berhasil!

Cepat! Jalan!

Tidak! Ibu! Ibu!

Ibu! Ibu! Ibu! Ibu!

Ibu! Ibu! Ibu! Ibu!

Ibu! Ibu! Ibu!

Cepat!

- Cepat! Cepat! - Tutup pintunya!

Apa itu?

Ibu, ada apa?

Kami tak bisa pergi lebih jauh. Kami harus memutar.

- Loo. - Ya.

Kita harus turun dari bus ini, oke?

Oke.

Ya.

Semoga berhasil untukmu.

Ikut aku.

Apa-apaan?

Praeta tak bisa melukaimu di sini.

Kau siapa?

Jika kau ingin melihat anak dan istrimu lagi,

Aku sarankan kau ikut aku.

Hei, apa yang kau tahu tentang keluargaku?

Kau tahu mereka di mana?

Ikut aku.

Tutup pintunya.

Kau. Kau yang tadi bersama anakku.

- Biksu yang di taman. - Aku Chan.

Kau punya pertanyaan. Benar?

Aku bermimpi, 'kan? Ini...

Ini semua mimpi buruk.

Aku takutkan bukan.

Jika aku tidak sedang bermimpi, lalu aku di mana?

Ini adalah ruanganku.

Retret yang aman di Hindrance.

Hin-apa kau bilang?

Ayo. Duduk.

Bagaimana aku menjelaskan ini?

Ini realitas lain.

Alam antara surga dan neraka.

Tempat bagi mereka yang kehilangan jalannya.

Seperti limbus? Api penyucian?

Kau berada di Hindrance,

Karena kau bertanggung jawab atas tindakanmu.

Bertanggung jawab untuk apa? Apa yang kau bicarakan?

Hanya kau yang tahu jawabannya.

Kenapa kau membawaku ke sini? Apa yang kau inginkan?

Beritahu aku apa yang kau ingat,

Tentang penembakan di mal.

Apa dia mengatakan sesuatu?

Masterku bilang Penjaga akan berada di sini.

Dia seorang pecandu.

Apa yang dia katakan?

Dia memanggilku "Penjaga."

Kau juga memanggilku itu di taman.

Benar, "Penjaga Gerbang."

Gerbang Neraka.

Apa?

Kau membantu dia selesaikan ritual darah.

Dan didalam prosesnya, kau membuka Gerbang Neraka.

Sekarang setan neraka bebas untuk berkeliaran di dunia.

Merasuki yang lemah, mengumpulkan jiwa.

Hanya masalah waktu hingga ayahku kembali dengan seluruh kekuatannya.

Ayahmu?

Wichien, Necromancer yang sangat kuat.

Dia dalang yang menyebabkan semua ini.

Kau ditakdirkan untuk berada di mal pada waktu itu.

Ayahku tahu itu. Aku juga tahu itu.

Jadi dia tempatkan Mek untuk membunuh di mal.

"Mek"?

Dia pelayan ayahku.

Pelaksana ritual,

Dan pada akhirnya korbankan dirinya sendiri,

Sebagai persembahan untuk Penjaga.

Saat kau membunuh Mek, kau melengkapi ritualnya. Benar.

Tak lama lagi, Gerbang Neraka akan terbuka sepenuhnya,

Dan jika itu terjadi, maka tak ada jalan kembali.

Tapi masih ada waktu.

Karena kau yang membuka gerbangnya, kau bisa menutupnya.

Kenapa aku? Kenapa aku jadi Penjaga?

Kau kemungkinan pernah meninggal saat persalinan.

Kau lahir dimana ibumu meninggal.

Dan itu terjadi ketika bulan berdarah.

Kau salahkan dirimu atas kematian ibumu.

Aku bukan Penjaga yang kau sebutkan.

Kau orangnya.

Tak ada gunanya membantah takdirmu.

Aku tidak tahu apa yang terjadi di sini.

Aku tidak tahu apa yang harus dipercaya.

Aku hanya ingin temukan keluargaku.

Dan kau akan temukan mereka.

Setelah kau bantu aku dengan tugas ini.

Kau tahu mereka di mana?

Istri dan anakmu dalam perjalanan kembali ke kamar hotel.

Kau tak akan temukan mereka di luar sana!

Tidak tanpa bantuanku!

Dengan menutup Gerbang Neraka, kau juga akan selamatkan mereka.

Waktu kita sangat sedikit.

Di saat ini juga,

Ayahku mendapatkan kekuatannya dari setiap jiwa yang direnggut.

Menutup Gerbang Neraka, hentikan ayahmu dari kembali.

Kemudian kau akan bantu aku temukan keluargaku.

Ya, akan kulakukan.

- Di mana gerbang ini? - Aku akan tunjukkan padamu.

Ayo. Ayo.

Loo, ayo.

Ibu!

Loo, ayo!

Kau tak apa?

Ya Tuhan.

Hubungi Nenek.

Ibu tidak bisa. Teleponnya mati.

Kenapa semua telepon mati?

Ibu tidak tahu.

Tapi kita harus tetap tenang, oke?

Bisa kau lakukan itu untuk Ibu?

Tenang. Aku bisa tetap tenang.

Oke. Bagus.

Sekarang apa?

Kita tunggu Ayahmu.

- Kita pergi ke mana? - Untuk temukan Mek.

Tapi aku membunuh dia. Aku melihat dia mati.

Mek akan menuntun kita ke master dia, yaitu ayahku.

Kita akan temukan celah di sana dan menutup gerbangnya.

Kenapa ayahmu butuh Mek?

Karena dia tak berdaya di duniamu.

Sebelum ayahku menjadi Necromancer,

Dia seorang biksu yang melayani masternya, Phra Kejiran.

Serakah dengan kekuasaan,

Ayahku mencuri dua kitab masternya.

Kitab pelengkung keabadiaan,

Dan kitab penyerap energi jiwa.

Tapi kitab ini tidak ditujukan bagi mata...

...yang belum benar-benar siap.

Kitab ini melahap dia.

Makin banyak pengetahuan yang dia dapatkan,

Semakin itu menggerogoti raga fisiknya.

Menyadari tubuhnya mulai alami kemunduran,

Wichien putus asa.

Dia mencoba gunakan kekuatan yang dia pelajari dari kitab...

...untuk mendapatkan raga lainnya.

Lalu mengambilnya untuk dirinya sendiri,

Raga dari putranya sendiri.

Chan!

Chan!

Istrinya turun tangan. Selamatkan anaknya.

Jiwa Wichien diasingkan dari realitas ini.

Dia kehilangan kekuatannya di alam fisik.

Dan kegagalan merasuki,

Membuat dia meninggalkan anugerah bagi anaknya.

Pengetahuan dia terhadap kitab suci lengkungan keabadian...

...dan penyerapan energi jiwa.

Jika aku bisa kembalikan itu, akan aku lakukan.

- Jake, kita tak punya waktu! - Tidak... Dia butuh bantuan.

Ini sudah terlambat untuk membantu dia! Jake! Jake!

Jake!

Kau tak apa?

Kita di mana?

Aku tidak tahu...

Aku tidak tahu kita di mana.

Aku pernah melihatmu sebelumnya.

Apa? Di mana?

Dengar. Tetap tenang.

Mal.

Kau tidak ingat?

Orang gila itu...

Tidak apa.

Dia menembak semua orang di mal.

- Dia membunuh semua orang. - Aku tahu.

Aku mencoba menghubungi pacarku.

Mantan pacar.

Aku selingkuhi dia dengan sahabatnya.

Aku merasa buruk.

Apa itu?

- Apa yang terjadi? - Ikut aku.

Apa yang terjadi?!

Ayo! Ayo!

Ayo. Ayo. Ayo, ayo.

Ya Tuhan!

Tidak!

Tidak!

Tidak!

Aku melihat dia di mal. Dia...

Mek membunuh dia.

Dia tidak tahu dia sudah mati.

Itu hal biasa bagi jiwa tersesat saat mereka memasuki Hindrance.

Mereka tak ingat proses peralihannya, dan bagaimana mereka datang.

Itu jiwa dia?

Benar.

Lalu makhluk itu...

Praeta melahap jiwanya.

Kengerian dari hidup di Hindrance,

Itu memakan yang tersesat.

Dan mereka bekerja dengan baik.

Apa itu...

Apa itu artinya aku...

Kau tewas saat ledakan.

Tidak.

- Jake. - Tidak, tidak, tidak.

Tidak. Tidak, tidak, tidak, tidak.

Tidak, bukan itu yang terjadi!

Maafkan aku, Jake.

Tidak! Tidak! Tidak!

Bagaimana aku akan selamatkan keluargaku sekarang?

Jadi aku hantu?

Jiwa yang tersesat.

Kau tak lagi memiliki kehadiran fisik di realitas ini.

Bagaimana denganmu? Apa kau juga hantu?

Kitab ini memberiku kemampuan untuk menjelajahi antar realitas.

Aku bisa berada secara fisik di sana dan juga di sini.

Tapi jika aku mati, maka itu berakhir untukku!

- Itu berakhir! - Berakhir?

Ini belum berakhir untukmu.

Hanya bagian ini yang berakhir.

Kau bilang saat aku pertama datang ke sini,

Aku berada di Hindrance karena bertanggung jawab atas sesuatu.

Ya.

Gadis itu tadi,

Dia selingkuhi pacarnya sebelum dia tewas.

Apa itu alasan dia di sini?

Itu adalah beban dia. Itu sebabnya dia di Hindrance.

Lalu apa bebanku? Kenapa kau di sini?!

Kenapa kau di sini?!

Kau sersan termuda di kotamu.

Sangat ambisius.

Kau pikir itu bebanku?

Aku memilih pekerjaan ketimbang keluargaku?

Aku akan melepaskan itu...

Aku akan berganti karier untuk habiskan waktu lebih bersama mereka!

Meski begitu kau tidak melakukan itu. Mengapa?

Ayo, Jake. Kita harus temukan Mek.

Apa dia di sini?

Tidak.

Dia berada di realitas lamamu.

Bagaimana aku akan hentikan dia jika aku hanya arwah?

Kita butuh portal dan medium untukmu.

Biar aku tunjukkan.

Prang!

Prang, buka pintunya.

Prang, buka pintunya!

Biarkan aku masuk, Prang.

Jake?

Ini aku, sayang. Aku datang

Biarkan aku masuk.

Ya Tuhan.

Itu dia. Itu portal kita.

- Itu Ega pak lek. - Apa?

Setan yang sangat kejam.

- Dia memburu kita sejak tadi. - Kalau begitu ayo lari!

Tidak, kita tak bisa asal lari. Itu akan buat dia makin marah.

Sekarang, Jake.

Sekarang apa?

Jangan bergerak tiba-tiba. Kita sudah dekat.

Portalnya di atas sana.

- Tidak. - Jake, ayo!

Pegang tanganku!

Ke mana perginya setan itu?

Mereka makhluk dari dunia roh.

Mereka tak ada secara fisik di sini.

Mereka bukan ancaman hingga mereka merasuki medium fisik.

Ayo pergi dari sini.

Apa ini?

Maaf, Jake.

Hanya itu yang bisa aku lakukan secara dadakan.

Kenapa aku berada di orang mati?

Karena kau butuh medium,

Raga fisik untuk berada di dunia ini.

Jadi aku hanya roh di raga seseorang?

Aku takut itu satu-satunya cara...

...kau bisa berinteraksi dengan dunia fisik ini.

Kenapa aku tidak menyadari itu sebelumnya? Aku...

Cermin menunjukkan diri medium itu yang sebenarnya,

Itu tak bisa ditipu seperti kau menipu pikiranmu.

Itu sebabnya kau bahkan tak menyadari perbedaannya.

Aku menyadarinya sekarang.

Aku kaku, sakit di mana-mana,

Dadaku sangat menyiksa.

Itu yang membunuh dia.

Jake, duduklah. Aku akan mengobatimu.

- Sayang. - Ya.

- Kita harus tinggalkan kota ini. - Kenapa?

Ini berbahaya.

Kita hanya perlu pindah ke tempat lain.

Ke tempat aman.

Ke mana?

Begitu banyak pertanyaan.

Semua pertanyaan ini...

Ayah, kau tak apa?

Tidak, aku tidak baik.

Aku terluka.

Terluka parah.

Kita sudah dekat.

Jake.

- Apa ini? - Untuk Mek jika kita temukan dia.

Mulai sekarang, senjata itu tidak begitu efektif...

...didalam situasi kita yang unik.

Raga baru dia sangat buruk.

Aku hanya punya dua senjata yang bisa melukai dia.

Ini pistol batu api kuno dengan peluru "Pemanggil",

Dibuat dari logam yang sangat khusus.

Jika kau tembak Mek dengan itu, itu bisa membunuh dia.

Dan senjata satunya lagi?

Ini adalah pisau Nona-Metal.

Itu dibuat dengan sembilan unsur logam,

Dan bisa menghalau ilmu hitam.

Aku dilarang untuk membunuh dengan ini,

Tapi itu tidak berlaku untukmu.

Baiklah. Ayo.

- Itu hotelku. - Benar.

Kenapa kita di hotelku?

Aku pikir kita mencari orang bernama Mek ini.

Tunggu, Jake!

Apa kau harus ke rumah sakit?

Ya.

Sayangnya seluruh rumah sakit sudah hancur.

Semuanya terbakar.

Karena orang gila itu?

Orang gila?

Ya.

Sayang?

Kau mau berbaring hingga kita dapatkan kau bantuan?

Kita tak punya waktu.

Orang gila akan datang sebentar lagi.

Dan orang gila melakukan hal-hal gila.

Ayah, kepalamu terbentur.

Ya.

Biar aku buat itu lebih baik.

Aku bawakan kau sesuatu.

Nama dia Mitzy.

Lift.

Aku harus angkat teleponnya.

Telepon itu mati.

Itu sudah hidup sekarang.

Halo?

Ya. Aku mendengarkan. Katakanlah.

Sayang, kau di sini? Ini aku.

Sayang?

Kenapa dia datang ke sini?

Kenapa dia mengincar keluargaku?

Mek jiwa yang kacau.

Ketidakwarasan dia diluar logika dan pemahaman.

Jake, kita harus bergegas.

Loo! Loo!

Prang? Loo?

Ya Tuhan. Aku menemukanmu.

Prang. Loo.

Aku sudah bilang. Aku suka jaketmu.

Kau!

Itu hanya masalah waktu sebelum itu jadi milikku.

Kenapa kau melakukan ini?

Karena aku bisa!

Kau merenggut hidupku dan aku merenggut hidupmu.

Itu pertukaran yang adil.

Aku mendapatkan jaketkmu dan keluargamu yang menawan.

Kami akan habiskan waktu berkualitas,

Memakan es krim cokelat bersama.

Jake, ayo!

Ayah, menjauh dari monster itu.

Tak apa, sayang. Ayah akan melindungimu dari monster seram.

- Oke? - Menjauh dari keluargaku.

Keluargamu?

Apa yang kau bicarakan?

Mereka sekarang keluargaku.

Kau sudah mendapat kesempatan untuk jadi ayah dia, tapi kau gagal.

Kau di mana saat gerbang api dibuka?

Apa kau disana untuk melindungi dia?

Aku rasa tidak.

Ayah macam apa yang tinggalkan putrinya saat dunia seperti itu?

Ya, dia beritahu aku semuanya saat di kamar hotel.

Kau suami dan ayah pecundang.

Serius? Kau tinggalkan keluargamu untuk menjaga dirinya sendiri...

...karena kau harus pergi dan jadi pahlawan kesiangan.

Dan, pahlawan, apa yang kau dapatkan?

- Kau mendapatkan kematian. - Pergilah ke Neraka!

Memalukan.

- Sangat memalukan. - Kau takkan terlepas dengan ini!

Ya? Tapi aku sudah terlepas.

Saat semua ini berakhir,

Aku akan tunjukkan padanya edukasi seks sebenarnya.

Tidak!

Berhenti.

Hentikan dia, sayang! Tembak monster itu!

Prang, ini aku!

Dia mencoba menipumu. Jangan dengarkan dia.

Apa?

Tembak dia sekarang. Tembak monster itu!

Ibu?

Mundur, Loo, Ibu serius.

Prang, aku mohon. Ini aku.

Ayah, itu benar-benar kau?

Mundur, Loo!

Ya. Aku janji.

Kalau begitu berjanjilah.

Kau tak boleh melanggar janji jari kelingking.

Itu janji terkuat.

Aku menembak dia. Aku menembak dia.

Ini akan baik saja sekarang.

Tapi aku...

Ini berakhir.

Bisa kita pergi?

Aku tahu tempat yang sempurna.

Tunggu di sini sebentar.

Oke.

Apa yang kita tunggu?

- Ini sedang terjadi. Tunggu lah. - Ibu.

Itu bukan ayah.

Itu ayahmu.

Dia menipumu.

Bisa kau ikut aku, keluargaku yang indah?

Ayo.

Kau akan baik saja.

Aku datang sebelum Ega pak lek benar-benar membuatmu cedera.

Dan pisau Nona-Metal selalu efektif terhadap jenis mereka.

Dan aku senang kau tidak kehilangan itu.

Bersiaplah. Kita harus pergi.

Aku temukan Gerbang Neraka-nya.

Aku temukan kertas ini di samping telepon di kamarmu.

Kelihatannya teman penirumu meninggalkan arah menuju lokasi itu.

Itu syair kuno dari bahasa kuno,

Digunakan oleh penyihir masa lampau.

Bahasa yang hanya bisa dipahami ayahku dan pelayannya.

Dan aku yakin istri dan anakmu juga dibawa ke sana.

Apa yang kita tunggu?

Kau, Jake. Kita menunggu kau.

Kau Penjaga Gerbang.

Hanya kau yang memiliki kekuatan untuk menutup Gerbang Neraka.

Jadi ini tempatnya?

Ini tempat pengikut Wichien...

...bersiap untuk pembukaan akhir gerbang di sisi lain.

Itu tempatnya?

Gerbang Neraka.

Keluargaku, aku harus temukan mereka.

Bagaimana pun caranya.

Pertama, kita harus temukan portal lainnya di dalam.

Kemudian kita harus temukan kau medium lain.

Medium yang sangat kuat.

- Lepaskan aku! - Ibu, aku takut.

"Ibu, aku takut!"

Kenapa kau pertanyakan aku?

Sudah kubilang ini tempat aman.

Sangat aman.

Master, aku sudah melakukan sesuai permintaanmu.

Aku bawakan kau Darah dari sang Penjaga.

Kau bekerja dengan baik.

Darah anak ini harusnya cukup untuk selesaikan apa yang mereka mulai.

- Tidak. - Ya.

Tidak, tidak, jangan coba-coba sentuh dia!

Oke, oke.

Biar aku perkenalkan diri.

Aku dikenal sebagai Wichien.

Saat kau berada di sisi lain,

Kau butuh pisau Nona-Metal.

Ayo.

Kau siap, Jake?

Siap.

Lepaskan aku! Tidak!

Kau memiliki darah Penjaga di nadimu.

Cukup kuat untuk selesaikan ritual yang dimulai ayahmu.

Dengan pengorbanan ini,

Pembukaan gerbang akan selesai.

Dan dengan pembukaan,

Aku menginginkan jiwa yang ada didalamnya,

Untuk melayani aku sebagai Tuhan!

Loo!

Ayo!

Hancurkan dia!

Kirim dia kembali ke Hindrance!

Jake, awas!

Jake! Jake, awas!

Jake! Jake!

Jake!

Chan.

Halo, Ayah.

Kau tak bisa hentikan aku.

Tidak, aku dilarang dari tindak kekerasan.

Tidak seperti kau, aku menghormati sumpahku.

Apa dia tahu yang sebenarnya?

Hanya ada satu cara untuk menutup gerbangnya.

Chan, apa yang dia bicarakan?

Untuk menutupnya, kau harus masuk ke sana.

Intinya, kau akan pergi ke Neraka.

Apa ini benar?

Aku ingin coba untuk temukan cara lainnya.

Maafkan aku, Jake.

Ayah.

Hai, labu.

- Aku benar-benar minta maaf. - Maafkan aku.

Maafkan aku.

Jake, aku takut waktu kita tidak banyak lagi.

Aku harus pergi sekarang.

Tidak, aku mohon.

Ini satu-satunya cara untuk selamatkan kalian berdua.

Seandainya ini berbeda.

Kau di sini sekarang, oke?

Dengarkan aku, Prang.

Ini penting.

Aku takut terhadap cinta.

Itu sebabnya aku tidak disana untukmu.

Dan aku bertanggung jawab untuk itu.

Tapi sekarang aku tidak takut lagi.

Ayah?

Ya?

Kau akan kembali?

Ya, sayang.

Ayah akan temukan jalan kembali.

Janji?

Janji jari kelingking.

Jaga mereka hingga aku kembali.

Pasti. Kau bisa pegang perkataanku.

Aku akan temukan jalan kembali.

Ya, Jake. Aku tahu kau pasti bisa.

Perjalananmu baru dimulai.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.