Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Corsican
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI
BANDAR36 ☆ Bandar Slot Te r gaco r ☆
AKUN BA RU DIJAMIN G AC OR! ☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
Aku menemukanmu!
Kamu kena!
Selamat datang kembali.
Bagaimana hasilnya?
Butuh handuk?
Sudah punya.
Kita sekarang sampai di bagian terakhir.
[Tsuyoshi Matsuura]
[Yang Terakhir]
Aku takut!
Aku kayak mau mati!
Kami seru-seruan!
Keren banget!
Ayo ngebut!
Aku mau jatuh!
Tolong! Hiu!
Itu sampai menyiprat ke mukaku.
Kau lihat hiu itu 'kan?
Tak ada hiu.
Ya ada!
Semuanya lari! Awas! / Sudah hentikan.
Ayolah.
Mataku sakit. Jangan lempar ke aku?
Jangan konyol!
Apa itu tadi?
Hey, pegang rambutku.
Jadi keriting.
Lengket semua.
Cha-cha-cha.
Inilah cha-cha yang sesungguhnya.
Aku capek.
Aku ingin pulang.
Setidaknya Mahiro bergembira.
Gelombangnya datang.
Lihatlah dia lari menjauh, kayak anak kecil.
Wah!
Aku nemu ubur-ubur besar!
Ubur-ubur?
terjemahan broth3rmax
Aku capek.
Di sinilah kita di Miyazaki.
Ya.
Itu pasti Miyazaki.
Senang bisa jalan-jalan lagi.
Cuma mau menjauhi hiruk pikuk kota dan merasakan angin sepoi-sepoi yang hangat.
Ingat, kita di sini untuk urusan bisnis.
Tentu, tapi pekerjaan kita kemarin tak butuh waktu lama sama sekali.
18 JAM SEBELUMNYA
Kerja bagus. / Kamu juga.
Sudah selesai? / Beres.
Tadi nyaris saja. / Terima kasih.
Kukira tadi aku tak bisa lolos saat mereka merebut pistolku.
Ya, soal yang itu.
Saat kau melawan seorang pria,
kau harus menariknya masuk...
Oh, terima kasih.
Jangan langsung menyerang begitu saja.
Kau berdarah.
Kau harus manfaatkan momentum mereka, dan menariknya seperti ini.
Baik.
Apa kau mendengarkanku?
Aku ngerti maksudnya.
Kau kira bisa berkelahi tangan kosong... Oh, terima kasih. ...lebih jago dariku, kan?
Hey, apa kau sudah pesan salon potong rambut kita?
Ya, sudah. Minggu depan.
Terima kasih.
Kayaknya ini sudah panjang.
Yah, aku kepikiran mau...
Gimana ngomongnya, potongan rambut lebih praktis?
Aku sedang memikirkan potongan rambut wolf-cut (belah tengah).
Jenis yang mewah.
Ada yang “mewah” dan “tidak mewah”.
Jadi, aku mungkin akan potong begitu.
Suka gaya rambut tahun 90an?
Betul. Dan aku tahu kau tak bisa pergi ke salon sendiri.
Kita ngobrol terus saja supaya penata rambutnya tak bicara padaku.
Suruh mereka mendudukkan kita berdekatan.
Suruh sendiri saja dia.
Tek tek tek. Apa yang kau kerjakan di hari libur?
Berdiam saja di rumah.
Oh, kamu orang rumahan.
Itu tidak baik. Kamu bisa sakit.
Aku sering ikutan barbekyu sama teman-temanku.
Kau penata gaya yang payah.
Lihat, ada tipe orang seperti itu yang mencari alasan untuk membahas diri sendiri.
Dan saat kau mengatakan sesuatu, mereka akan berkata, "Uh-huh."
Uh-huh. / Ya, begitu saja.
Ini mencair! / Rasa mangga.
Wow, disini bagus!
Bersulang! / Bersulang!
Benar 'kan?
Mau bilang apa lagi?
Tak bisa berkata-kata lagi tentang jalan-jalan ini?
Enak untuk melepas beban.
Ya, mau pesan makanan?
Jangan, ngemil akan merusak selera makanmu.
Tunggu sampai makan malam saja.
Benar juga.
Aku sudah reservasi untuk daging sapi Miyazaki.
Daging sapi?
Aku tak sabar!
Kita segera kerja setelah mendarat kemarin.
Belum ada yang buka setelah itu.
Jadi, mari kita menebusnya.
Kita akan makan sampai kekenyangan!
Ya!
Waduh, sial.
Aku benar-benar lupa ulang tahun Mahiro hari ini!
Dia pasti mengharapkan sesuatu saat makan malam nanti 'kan?
Pelayan membawakan kue?
Tapi dia pernah men-tweet,
“Jika aku mendapat kejutan ulang tahun, aku akan sangat malu sampai-sampai ingin nembak diriku sendiri.”
Bentar. Tapi dia amat berupaya keras demi ulang tahunku.
Tapi aku sendiri tak memberinya hadiah.
Aku benar-benar lupa. Sial, sial, sial!
Bikin kaget saja!
Waktunya kerja.
Sudah waktunya?
Saatnya fokus.
Ya sudah, kita bereskan saja dan nanti kembali jalan-jalan.
Oke.
Buka.
Ta-da!
Terima kasih sudah datang.
Ini adalah pekerjaan untuk Tn. Hanazome, assassin (pembunuh bayaran) top Tokyo,
tapi dia sakit dan tak bisa datang.
Klien meminta
assassin terampil dari Tokyo, dan nama kalian muncul.
Pembersihan sudah dipesan. Kalian tinggal melakukan pembunuhannya.
Target: Tsuyoshi Matsuura.
Kliennya ingin dia mati karena penggelapan.
Dia akan berada di Kantor Prefektur Miyazaki untuk memeriksa kemungkinan paspor palsu.
Sekarang hari libur, jadi yang ada hanya petugas kebersihan dan wisatawan.
Senangnya kerjaan ini juga bisa buat jalan-jalan.
Salah.
Jalan-jalan juga sambil kerja.
Kudengar mereka sedia lobster enak di Miyazaki.
Masa? Lebih enak ketimbang di Ise?
Ise, itu di Mie 'kan?
Tapi daging sapi sudah ada di menu malam ini.
Terima kasih. Mungkin lain kali saja.
Mari kita coba lobster Ise juga.
Ya.
Apa?
Apa?
Siapa dia?
Tolong aku!
Tolong jangan bunuh aku.
Jadi, uh...
siapakah kalian sebenarnya?
Uhh...
Apa kamu pesaing atau bagaimana?
Jadi aku cuma menebak, tapi apa kamu mungkin,
seorang assassin juga?
Kukira kita mendapat pemesanan ganda, ya?
Apa dia anggota serikat? Kurasa tidak.
Mungkin dia seorang pekerja lepas.
Jangan merusak ini.
Apa?
Jangan merusak ini!
Aku akan menyelesaikan kerjaan terakhirku.
Akhirnya mencapai 150.
Jadi jangan hancurkan momen ini untukku!
Oh, maafkan aku.
Maaf mengganggumu.
Aku mengerti.
Kau kayaknya sangat kesal,
jadi kami tak lihat apa-apa dan kami akan tanya pada Tn. Susano.
Tapi kalau kita biarkan pekerja lepas pergi begitu saja, itu bisa mempengaruhi reputasi serikat.
Benarkah? Reputasi?
Dengarkan!
Wah, menakutkan.
Dia kayaknya masalah.
Apa kalian tahu?
Berapa lama kumenanti hari ini tiba?
Hentikan omong kosong itu!
Kacau sekali, ya?
Aku bisa atasi.
Oke.
Pendarahanmu sangat parah.
Bersihkan.
Cepat.
Tak usah lagi membuatku lari-larian.
Ayolah! Jangan lakukan itu padaku!
Kukira aku sudah mati.
Kau baik-baik saja?
Coba kulihat.
Targetnya?
Dia berhasil lolos saat orang itu menghentikanku.
Siapa dia, sih?
Apa itu?
Dia memberikan ini padaku.
Aku mestinya jadi assassin, tapi tak bisa membunuh dia.
Bahkan aku dikasihani dia.
Aku tak pantas...
menjadi seorang assassin.
Sekarang, itu tidak penting.
Setidaknya kamu masih hidup.
Sungguh?
Ayo berdiri.
Kau bisa berdiri?
Yuk berdiri!
Maaf aku meninggalkanmu.
Dia kembali.
Kau bisa bergerak?
Tinggalkan aku dan selamatkan dirimu.
Itu bukan kebiasaan dirimu, Mahiro.
BABY ASSASSINS: NICE DAYS
terjemahan broth3rmax
Terima kasih: gendhutz, Seseorang, Leo Ciwijaya, moh zammil rosi, Khusus Game, Skye, Fer | atas SUPPORTnya di trakteer.id/broth3rmaxSUB
Chisato Sugimoto dan Mahiro Fukagawa.
Ya, itu kami.
Apa yang bisa kami bantu?
Permisi!
Harus memenuhi proteinku.
Jangan pakai salad ayam.
Jangan pakai steak ayam. / Pesan apa?
Dua kopi.
Dua kopi?
Aku tidak kopi. Ngopi saat perut kosong tak baik untuk otot.
Jus jeruk.
Jus jeruk? / Segera.
Tunggu sebentar.
Kalian baru saja ketemu seorang assassin bernama Kaede Fuyumura.
Dia seorang pekerja lepas, dan orangnya tak terkendali.
Seorang ahli senjata dan pisau.
Wah, dia aneh sekali.
Kacang panjang yang enak.
Apa?
Serikat memerintahkan untuk membunuh dia.
Mereka marah karena pekerja lepas mencuri target,
dan merusak citra mereka di mata klien.
Itu kesalahan kalian, maka kalian yang ditugasi membunuh.
Sekian. Ada pertanyaan?
Bentar, kami?
Gini, sebenarnya kami sedang berlibur...
Maksudku, kerja.
Kami akan selesaikan tugas ini, lalu bersenang-senang.
Setelah kerjaan selesai.
Lalu kami mau lihat-lihat kemudian kembali pulang...
Dasar Gen-Z.
Jangan merokok. Itu tidak baik untukmu.
Mereka tak mau bertanggung jawab.
Selain itu,
ini tak akan terjadi seandainya mereka melumpuhkan dia sejak awal.
Apa dia lagi mengolok-olok kita?
Memanglah anak-anak jaman sekarang...
Mereka tak punya harga diri sebagai assassin.
Kamu ini bergumam apa?
Apa tak bisa ngomong langsung ke muka kita?
Tak ada rasa kehormatan.
Kehormatan? Seperti samurai? Apa itu sesuatu yang istimewa?
Kau main Pachinko?
Jadi begitu.
Kalian tak akan mengerti.
Bagaimanapun, ini adalah pekerjaan.
Wah, wanita ini menakutkan juga!
Bunuh Kaede Fukumura sebelum dia membunuh Matsuura, lalu bunuh Matsuura.
Paham?
Jangan bunuh Matsuura dulu.
Urutan itu penting.
Itu sudah aturannya.
Ayo kita lakukan.
Kuingin
membunuh Fukumura.
Apa yang merasukimu?
Aku tak mau mundur saja.
Aku akan berusaha maksimal.
Ngomong-ngomong, kita akan bertindak sebagai tim yang beranggotakan empat orang.
Apa?
Denganmu?
Baiklah, kalau begitu aku berhenti.
Sudah terlambat. Kau tadi sudah setuju.
Aku menyesalinya.
Namaku Riku Nanase.
Dulu, aku seorang binaragawan.
Berhasil di tingkat nasional, tapi belum cukup besar di tingkat internasional.
Lalu, aku memulai bisnis, dan berjalan baik.
Sampai temanku meminjam 12 juta yen.
Aku meminjaminya, tapi dia tak pernah melunasi.
Sekarang aku seorang assassin.
Senang sekali bisa kenalan.
Minami Iruka.
Biar kuperjelas. Aku lebih senior 7 tahun dari kalian.
Ini bukan Tokyo.
Jadi halangi aku.
Semoga beruntung.
☆ BANDAR36 ☆ Bandar Slot T erg ac or ☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
Kita sudah sampai.
Apa ini rumahnya Fuyumura?
Ya. Kami sudah menemukan alamatnya sebelum bertemu kalian.
Kami kompeten.
Oh, ya? Aku terkesan.
Wah, hebat sekali! Kau hebat dalam pekerjaanmu!
Kita akan menjepitnya.
Ayo kita selesaikan ini segera dan akhiri tim ini.
Aku tak pakai senjata. Hanya ini yang kubutuhkan.
Tidak, kau tak bisa serang maju.
Ya sudah. Kurasa pakai pistol saja
lebih sopan.
Yuk.
Dengar.
Aku akan mengatakan ini sekali saja.
Kalian lewat depan. Kami lewat belakang.
Titik A berada di tengah-tengah antara sini dan rumah itu.
Kalian berdua ke Titik A, lalu masuk 30 detik kemudian.
Kita akan menggunakan isyarat tangan. Paham?
Paham.
Kami paham.
Jangan mengacaukan ini.
Cocokkan jam tangan ke pukul 4 sore.
Maaf, aku tak punya jam tangan.
Maksudku...
mestinya kau kasih tahu kalau kami harus pakai jam tangan.
Orang-orang sekarang makai ponsel.
Siapa yang makai jam tangan jaman sekarang?
Di mana kutaruh ponselku?
Oh, lupakan saja!
Yang harus kalian lakukan adalah, menyingkirlah dariku.
Aku tak akan minta apa-apa lagi dari kalian!
Dalam kasus terburuk, kalian setidaknya bisa menjadi umpan.
Iruka, tunggu!
Boleh kubunuh dia?
[IMPIAN MENJADI TUJUAN SEMAKIN KAU MENDEKATINYA]
[STAGNASI BERARTI KEMUNDURAN]
[SETIAP PEMBUNUHAN ADALAH SEKALI SEUMUR HIDUP]
Waduh, ruangan ini berantakan sekali!
Apa ini?
Dia ambisius, itu sudah pasti.
Dia tidak ada di sini.
Oh ya.
Hey, punya baterai ponsel?
Kau barusan beli baterai.
Yah, akhir-akhir ini bateraiku bermasalah.
Jangan bilang kau bermasalah sama semua hal.
Tapi itu memang masalah!
Kalian asyik ngobrolnya?
Semua aman. / Disini sama.
Dia tidak ada di sini. Bisa kita pergi?
Minggir.
Yang benar saja?
Buku harian?
“Pembunuhan ke-100-ku mestinya sempurna, tapi aku membuang-buang peluru.”
“Cuma pecundang yang membiarkan motivasi dan kesehatan mental memengaruhi kinerja. NILAI C.”
Harusnya ada yang bisa pelajari ini.
Bicara tentang ambisius. Dia bakal cocok denganmu.
Fuyumura belum pulang.
Dia mungkin akan kembali untuk mengambil buku harian ini.
Kita akan bersiaga di sini untuk saat ini.
Untuk saat ini? Sampai kapan?
Hey, aku tahu!
Kami akan pergi mengawasi targetnya, Matsuura!
Kami sudah suruh seseorang memburunya.
Tapi...
kami ada rencana makan malam nanti malam...
Maksudku rencana lain malam ini.
Rencana lain? Apa maksudmu?
Gini.
Apa mesti kujelaskan semuanya?
Bentar, bagaimana ya menjelaskannya?
Kurasa itu ungkapan Tokyo, jadi kau tak akan mengerti.
Itu seperti...
Bagaimana cara kalian, orang Miyazaki, mengatakannya?
Hey, tunggu sebentar!
Rambutmu sangat berkilau.
Apa kau habis keramas hari ini?
Jangan ganti topik!
Apa itu?
Dia sembunyi di sini.
Hey, tangkapan yang bagus.
Kau lihat?
Mitraku ini sangat berbakat.
Kau tidak perhatikan, ya?
Jika bukan karena kami, kau pasti sudah mati sekarang.
Terima kasih.
Kau menghajar seorang penjahat. Lalu kenapa?
Dia memang kelewatan.
Kamu tampaknya cukup lihai dalam hal sarkasme,
tapi kau harus belajar untuk mengatakan “tolong” dan “terima kasih” terlebih dahulu.
Oh, kau ingin aku berterima kasih?
Baik. Terima kasih.
Apa semua orang Miyazaki seperti ini?
Jika tidak, aku merasa kasihan pada mereka.
Dia merusak citraku terhadap warga Miyazaki yang baik.
Apa aku pernah suruh kamu untuk datang ke Miyazaki?
Bisa tidak rubah sikap begitu?
Sekarang, tenang, tenang.
Mari kita semua tenang. Bagaimana kalau berolahraga sebentar?
Ayo, kita squat.
Squat, oke? Tenangkan diri.
Aduh!
Hey, sakit!
Oke, saatnya penyiksaan!
Bekerja itu menyebalkan, tapi menyiksa itu mengasyikkan.
Ya, mari bersenang-senang!
Kita akan mulai dengan gigimu.
Tunggu sebentar!
Kalian mestinya tanyai aku lebih dulu!
Baiklah, aku akan bicara!
Namaku Tsutomu Hirokawa.
Aku seorang agen lepas yang mendapatkan klien untuk Fuyumura.
Dia selalu meneleponku setelah selesai membunuh, tapi dia tidak nelpon, makanya aku ke sini.
Hari ini adalah yang ke-150nya dia... Matsuura, ya?
Dia mestinya meneleponku setelah itu.
Dia masih mencari target terakhirnya.
Aku mau menjadi umpan kalian.
Tolong jangan bunuh aku.
Dia mengungkapkan semuanya.
Ya, tapi aku sudah berselera untuk menyiksa.
Jadi bisa tidak minimal kita cabuti kukunya?
Selera? Memangnya ini, kari?
Yang ke 150-nya apanya?
Kok bisa agen sepertimu bersenjata?
Anu...
Dia...
Kaede Fuyumura itu monster.
Dia akan membunuh kalian semua!
Seperti penjahat dalam film kelas B.
Kayak gini, "Mari kita mulai pesta ini!"
Ya, begitu contohnya,
atau saat mereka bicara begitu pelan sampai kau tak bisa mendengarnya.
Kami akan diam.
Serikat memerintahkan pembunuhan terhadap Fuyumura.
Apa kami akan membunuhmu juga dia itu tergantung pada tindakanmu. Mengerti?
Persetan denganmu!
Serikat itu busuk.
Diam!
Kita akan menginap malam ini sampai Fuyumura kembali atau mereka yang menemukan Matsuura.
Tidur secara bergiliran.
Huh? / Kayak berkemah, paham?
Menginap?
Menginap?
Menginap? Di sini?
Kau bercanda.
Bagaimana dengan restorannya?
Daging sapi Miyazaki?
Sudah reservasi?
Ini pelecehan kerja namanya.
Oh, sial. Aku merasa pusing.
☆ BANDAR36 ☆ A KUN BARU DI JAMI N G A C OR! ☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
Wah.
“Tak melakukan apa-apa hari ini. Berolahraga seharian.”
Apa yang ini?
Halo?
Kamu ingin dia mati?
Mengerti.
Pembunuh!
Siapa saja tolong!
Aku di dalam sini! Tolong!
Pembunuh!
2 Juli. Klien harus mempertimbangkan apakah akan membunuh target atau tidak.
Ini menyebabkan kepanikan yang tak perlu pada targetnya.
Pekerjaan yang tidak sempurna.
Aku ingin berhenti.
9 Agustus.
Seorang mahasiswa dibatalkan setelah memposting video
memetik, memakan, dan membuang stroberi.
Orangtua mereka menyewaku
untuk membunuh semua 150 orang yang terlibat dalam pembatalan tersebut.
Aku tak bisa memahaminya sedikitpun.
Aku tak paham, tapi...
Dia akan melakukannya.
Dia bilang telah menunggu pekerjaan seperti ini.
Terima kasih banyak.
Halo.
Permisi.
Permisi.
Permisi, bisa minta sumpit?
Oh, maaf, sekarang kami sudah tutup.
14 Agustus.
Pembunuhan pertamaku dengan pistol.
Pistonya berbau seperti kembang api.
Aku pernah main kembang api waktu kecil.
Masa-masa menyenangkan.
Aduh!
Aku mencoba membunuh yang kedua, tapi pistolnya macet.
Aku beli peluru yang cacat.
Untung saja dia tidak melawan. Kalau tidak, bisa saja dia yang membunuhku.
Pelajaran yang dipelajari.
Jangan beli peluru murahan.
2 Desember.
Makan malamnya adalah sup.
Aku membuatnya dari krim putih.
Masakan rebus pertama tahun ini.
Orang ini tangguh juga.
Kukira aku yang mati.
Aku mulai terbiasa pakai pistol.
Itu bagus.
Aku akan segera mencapai angka 150.
Tak sabar lagi menunggu.
Tidak adil!
Apa itu?
Itu berkuah?
Enak!
Tapi bagaimana kita membunuh mereka?
Maksudmu Fuyumura?
Bukan.
Maksudku Minami.
Bagaimana kalau diracun?
Sudahlah.
Kuyakin Iruka masa kecilnya susah.
Kau tahu, dengan orang tua, uang, dan sebagainya.
Semua orang bgeitu.
Kita harus batalkan reservasi restorannya.
Ya, kau sudah janji dan membereskannya.
Janji?
Kau janji. Kau tak ingat?
Oh, ya, aku sudah janji.
Kau janji kita akan minum-minum setelah aku berusia 20.
Aku menantikannya.
Benar juga ya?
Dan itulah mengapa aku tidak minum lagi.
Betul.
Tidak, sungguh.
Aku tidak lupa. Hanya saja itu terlewat dari pikiranku.
Apa bedanya?
Ingatkah saat aku tertembak musim panas lalu?
Ingatanku jadi kabur sejak itu.
Orang-orang itu...
Sekarang tengah malam.
“Sekarang hari ulang tahunmu.”
"Selamat ulang tahun."
AI memang gokil.
Tapi agak suram.
Selamat ulang tahun!
Terima kasih.
Terima kasih, manusia non-AI.
Maaf, begini saja.
Tak apa. Ini menyenangkan dengan caranya sendiri.
Ada hal bagus di sini.
Misal apa?
Mari kita lihat apa yang bisa kita temukan.
Lihat apa yang Fuyumura sembunyikan!
Mau?
Mustahil!
Apa itu bir?
Ya. Lihat, lihat, tertulis "bir".
Hangat sekali!
Memang, ya.
Bir pertamaku hangat!
Aku belum pernah melihat merek ini.
Baiklah, kalau begitu.
Harusnya dingin. / Dingin?
Tak tahu. / Sudah berbusa.
Biginikah? Wah, baunya menyengat!
Oke.
Selamat ulang tahun! / Terima kasih!
Minuman ini menjijikkan!
Mereka menemukan Matsuura. Ayo pergi.
Apa kau minum-minum?
Kalian sulit dipercaya!
Bisa tenang tidak? Ada orang lagi tidur.
☆ BANDAR36 ☆ Bandar Slot T erg ac or ☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
Apa di sini Matsuura sembunyi?
Ya, kita menyusup ke hotel, menculiknya dan pancing Fuyumura keluar.
Jangan ada baku tembak di hotel.
Ayo lakukan saja!
Hey, bagaimana denganku?
Jawab telponku dalam lima detik atau mati.
Siap, Bu.
Pertama, berlagaklah sebagai tamu.
Ada penjahit di ruang bawah tanah. Kenakan pakaian formal.
Formal?
Ini formal.
Sebuah hotel yang formal
Apa cara jalanku cukup formal?
Sangat formal.
Terima kasih.
Aku mendapat satu poin formal.
Tidak adil! Aku juga ingin poin formal.
Tidak dalam hidupmu.
Permata itu berkilau sekali!
Talinya lucu 'kan?
Hey, hentikan itu!
Kalian bisa serius tidak?
Kami sedang menuju ke kamar Matsuura. Tetaplah siaga.
Kami akan menelepon jika membutuhkan kalian.
Jadi kita cuma bersiaga, ya?
Beritahu dong sejak tadi.
Kalau kita berempat barengan, pasti akan menimbulkan kecurigaan.
Ini sungguh hotel yang mewah.
Sangat bagus, Avril Lavigne.
Kuingin sekali menginap di hotel seperti ini.
Bukan hotel yang murahan.
Tapi bukankah bagus kalau hotel murahan
ada sarapan prasmanan yang lebih enak dari yang kau harapkan?
Ya. Atau mereka bikin karinya lebih serius.
Betul.
Miyauchi? / Kau mengagetkanku saja!
Mengapa kamu di sini?
Iruka memintaku
untuk mencari target. Matsuura, betul?
Aku baru saja ke Kumamoto, jadi ini satu jalan.
Kau mencari Matsuura?
Dengarkan aku.
Kalian tahu berapa banyak kerjaan yang harus dilakukan tim pembersih?
Mereka memperlakukan kami kayak pesuruh.
Hey, kayak orang yang satunya itu.
Orang yang mengutak-atik pita pengukur.
Aku tak ingat namanya. Dia orang yang menyebalkan.
Itu Tasaka.
Kamu jahat banget.
Itu Iruka!
Apa Tasaka itu temanmu?
Dia bukan temanku.
Kurasa kalian bisa menyebut kami kelompok.
Di mana Tasaka sekarang?
Dia tidur 6 jam dalam 3 hari terakhir,
jadi sekarang dia pingsan di toilet.
Aku sangat senang karena aku tidak ikut dalam pembersihan.
Yah, kerja tetaplah kerja. Kita harus mengerahkan segenap tenaga.
Sikap yang baik.
Oh, kau membuatku tersanjung!
Semoga beruntung, Iruka!
Dia dianggap baik oleh Iruka.
Wow.
Pasti menyenangkan punya keterampilan berkomunikasi.
Nah, aku sudah bantu menemukan Matsuura. Sekarang, terserah pada kalian.
Selamat tinggal!
Terima kasih.
Jangan terlihat murung begitu.
Kamu bisa gila kalau mengikuti kata-kata Iruka hingga tuntas.
Shh! Dia bisa dengar.
Hentikan itu!
Bzzt! / Sinyalnya!
Lihat semua liftnya.
Wah.
Bagus-bagus.
Apa itu?
Uh, tak ada apa-apa.
Menurutmu mereka punya hidangan barbekyu?
Itu pastinya mahal.
20 ribu yen, minimal.
20 ribu...
Aku rasa aku mampu.
Bagaimana dengan daftar lagu kita besok?
Pertanyaan bagus.
Kita samakan saja suasananya dengan penontonnya, Sapphire.
Aku bisa atasi, Ruby.
Apakah cuma aku, atau cerita penyamaran kita agak samar?
Tidak ada lagi sudut “kelompok”.
Hentikan. Kau bisa terbongkar.
Oke. Lupakan saja.
Aku cuma nyoba ikutan main.
Itu tadi makin sulit.
Iruka, kami menemukan seorang assassin.
Bukan, bukan Fuyumura.
Dia tadinya mau menuju ke lantai Matsuura.
Siapa dia?
Bagaimana kau mengetahuinya?
Dia jalan seolah membawa pistol.
Bagaimana denganmu?
Cuma firasat.
Dia memiliki kartu koperasi.
Juga...
Namanya Kasamatsu.
Dia adalah anggota tim assassin koperasi pertanian.
Pekerja lepas.
Namanya “The Farm”
Mengapa mereka ingin membunuh Matsuura?
Yah, aku tak tahu.
Mikirlah atau mati.
Bicaralah atau kami akan mematahkan lenganmu.
[MATSUURA: “Cepat, aku butuh pengawalku.”]
Jadi Matsuura menyewa Kasamatsu...
Maksudnya dia 'kan?
Dia menyewa Kasamatsu sebagai pengawal.
Jadi begitu.
Ini akan mudah.
Kita akan berpura-pura menjadi Kasamatsu dan melakukan kontak dengan Matsuura.
Aku bisa tangani ini.
Aku seorang aktor yang bagus.
Aku Kasamatsu.
Salam... Maksudku, hey.
Tepat waktu.
Hey, kau lebih besar dari yang kuduga.
Kau terlihat berbeda.
Aku hobi berolahraga.
Kenapa kau bicaramu kayak orang jahat?
Dan siapa cewek itu?
Kami kerja sebagai satu tim.
Nanti kujelaskan.
Kaese Fuyumura sedang ke sini.
Ayo cepat.
The Farm, ya?
Dengan semua assassin kerja-lepas ini, masalahnya akan jadi rumit.
Aku merasa ini tak akan berakhir dengan membunuh Fuyumura.
Tapi mereka mungkin orang-orang tolol. Kita bisa saja menutupnya.
Sebenarnya, secara keseluruhan, The Farm ini tak terlalu istimewa,
tapi mereka punya satu orang yang sangat tangguh.
Masa?
Seolah Fuyumura saja tidak cukup.
Semoga kita tak bertemu dengannya.
Ya, sebenarnya...
Kalian sudah bertemu.
Apa?
Kasamatsu adalah assassin top The Farm.
Kau bercanda...
Kasamatsu berhasil lepas! Dia menuju ke arahmu!
Ada masalah?
Tidak, semuanya baik-baik saja.
Kau yakin? / Tentu saja.
Hey, lihat-lihat dong!
Bangun.
kita ada kerjaan yang harus dilakukan, Tasaka.
Iruka,
lindungi aku.
Melindungimu?
Nama
Riku Nanase.
Akulah yang akan menghajarmu!
Aduh. Latihan aerobik tak baik untuk ototku.
Nanase, demi Tuhan...
sekali-kali pakailah otakmu!
Memang, aku serius.
Kerja bagus, teman-teman.
Kalian memang profesional.
Jadi, siapa sebenarnya orang ini?
Namanya Kasamatsu.
Dia mengincar nyawamu.
Bentar, tapi kukira kau yang Kasamatsu.
Ya, nama kami sama. / Benarkah?
Kami orang yang sama.
Jadi begitu.
Minggir!
Sepertinya Kasamatsu bertindak sebagai pengawal
untuk menyerahkan Matsuura ke Fuyumura.
Fuyumura punya koneksi ke The Farm.
Jadi Fuyumura menjadikan Kasamatsu sebagai pengawal. Begitu ya.
Ya, rasanya bisa kuatasi!
Tunggu, Chisato. Bisa kau jelaskan padaku?
Yang penting adalah kita membunuhnya.
Oke. Itu masuk akal.
Apa?
Kaulah gadis itu.
Tembak!
Rasakan ini!
Naiklah!
Miyazaki bukanlah zona perang!
Kaede.
Tadi kacau sekali.
Aku sangat mengkhawatirkanmu.
Bibirku tertutup rapat.
Kau sudah ceritakan semuanya pada mereka 'kan?
Aku mendengar semuanya.
Kau bercanda, kan?
Bukankah kita akan makan barbekyu hari ini?
Wah, tunggu dulu. Letakkan itu.
Bukankah aku membelikanmu barbekyu?
Aku menjawab panggilan teleponmu larut malam.
Persetan denganmu!
Apa kau tak lihat betapa besar perhatian mental yang telah kuberikan padamu, dasar pembunuh?
Aduh! Kau sungguh menembakku!
Sialan!
Brengsek!
Bangsat!
Hey, lihat. Kebun binatang.
Kau benar. Bagus.
Kuingin ke sana.
Ayo.
Aku penasaran apa mereka punya daging sapi. Daging sapi Miyazaki.
Bukan daging sapi seperti itu.
Untungnya dia tidak mengenai arterimu.
Kami sudah punya kasus
yang mana kami harus mengamputasi anggota tubuhnya.
Tapi kau baik-baik saja.
Bagus.
Kau beruntung.
Namun ada sesuatu yang kuperhatikan.
Apa?
Kekuatan sendiri tak bisa melakukan banyak hal.
Aku akan beralih ke mode membunuh.
Pembunuh.
Terima kasih, terima kasih.
Fuyumura!
Kau kenapa?
Apa Kasamatsu membantumu?
Dia orang nomor satu kami, tahu.
Dimana dia sekarang?
Dia menghalangi. Dia sudah mati sekarang.
Apa?
Ini bukan hal yang pantas ditertawakan.
Aku tidak tertawa.
Ngomong lagi?
Jadi,
Aku datang untuk meminta pengganti.
Aku butuh sekutu lagi.
Sekutu yang bisa kupercaya untuk berjuang bersamaku.
Apa kau lagi bercanda?
Ini tidak masuk akal.
Kami tidak melakukan pekerjaan setengah-setengah sepertimu.
Kami mendisiplinkan diri untuk menenangkan dewa panen.
Kami semua bekerja bersama sebagai satu keluarga besar.
Dan kau bicara tentang penggantian? Menghalangi?
Sadarlah!
Apa?
Aku minta maaf.
Aku selalu bekerja sendiri,
jadi aku tak tahu bagaimana cara kerjanya.
Aku minta maaf jika menyinggungmu.
Aku kira kau orang aneh, tapi setidaknya kau bisa menyelesaikan pekerjaan.
Tapi sekarang, kau telah melewati batas.
Kau harus menjadi laki-laki
dan menanggungnya.
Hentikan!
Oh ayolah.
Maju selangkah lagi kalau berani.
Ini adalah pembelaan diri.
Jangan hiraukan aku! Bunuh dia!
Balaskan kematian bos!
Tunggu! Hentikan!
Harap mengertilah.
Itu bukan salahku.
Ini menunjukkan, akulah yang terkuat!
Artinya kalian tak bisa membunuhku!
Marilah kita menjadi sekutu.
Tak ada lagi kematian yang tak masuk akal.
Tak ada nyawa yang terbuang sia-sia.
Kalian mengerti?
Apa kalian mengerti?
☆ BANDAR36 ☆ Bandar Slot T erg ac or ☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
Adu tembak di siang bolong?
Akan sulit membersihkannya.
Aku harus mengerjakan semuanya karena aku ada di lokasi kejadian.
Aku sudah bilang maaf.
Kau tak perlu mendengarkan dia.
Kami akan urus tempat parkir itu.
Terima kasih, Miyauchi.
Dah.
Ya ampun...
Chi... Maksudku, Nona Sugimoto.
Aku mungkin tidak dalam posisi untuk mengatakan ini...
Kau tahu bagaimana saat kau makan kepiting,
garpu ada sendoknya di ujung lainnya?
Yang satu untuk daging kecil, yang satu lagi untuk daging besar.
Maksudku, keduanya memiliki tujuan yang berbeda,
tapi menjadi satu.
Paham?
Apa maksudmu?
Kau satu-satunya yang bisa menghibur Mahiro sekarang.
Itulah yang dia maksud.
Bagaimana kau bisa paham?
Benar 'kan?
Begitukah?
Ya... anu, pada dasarnya iya.
Hey.
Huh?
Apa yang akan kalian lakukan sekarang?
Seperti kalian tahu, ada pembunuh yang mengejarku.
Jadi, apa kalian punya rencana?
Inilah rumah persembunyian rahasia kami.
Kami sedang menyusun rencana.
Oh maaf.
Dah.
Bayaranku kurang.
Bagaimana caramu membereskannya nanti di Tokyo?
Membereskan apa?
Rambutmu.
Oh, benar. Aku lupa.
Aku sudah pesankan janji ketemuan untukmu.
Maaf.
Menurutku...
Puffy mungkin bagus.
Mungkin agak pendek, sih.
Apa pendapatmu tentang rambutnya Mahiro?
Huh?
Apa ini bisa?
Menurutku sepanjang segiini mungkin cocok untukmu.
Aku paham, tapi itu cukup berani.
Jadi, tentang sebelumnya...
Anu...
Terima kasih telah menyelamatkanku setelah aku tertembak.
Aku tahu, aku cenderung membuat orang lain kesal.
Aku tak pandai dalam kerjasama tim.
Bagaimana ya mengatakannya?
Aku bukan rekan kerja yang baik.
Maaf, aku menyebut kalian umpan.
Apa kau mengatakan begitu?
Sejujurnya,
kau tahu...
Iruka?
Tak apa-apa. Aku harus jelaskan ke mereka.
Apa yang terjadi?
Dulu waktu SMP,
aku mengidolakan Ai Haibara.
Ai Haibara
dari "Detektif Conan?"
Aku suka betapa tenang dan cueknya dia.
Jadi selama masa SMA, aku mencoba jadi
tipe penyendiri.
Tak lama kemudian. Tak ada teman.
Aku sendirian.
Namun melalui semua itu.
Ai Haibara adalah pendukungku, aku tak bisa menyalahkannya karenanya.
Pokoknya,
aku tak pandai bergaul dengan orang lain.
Aku masih belum bisa.
Aku mengerti perasaanmu.
Aku sama sepertimu.
Mahiro sangat menyukai L dari "Death Note". Bahkan duduknya seperti dia.
Jangan ceritakan itu padanya!
Dia meniru semua tingkah lakunya juga.
Apapun.
Jika kita mau membunuh Fuyumura,
aku butuh bantuan kalian.
Mohon, bersabar denganku.
Kamu berhasil!
Bentar, apa yang kalian lakukan?
Itu menggemaskan! Wajah kecilmu sangat imut!
Aku tidak ngerti. Aku yang lebih tua di sini, ingat!
Sekarang sudah bosan.
Kami akan kembali jika kau menyinggung soal “kehormatan” dan “kebanggaan” lagi.
Tapi kami profesional.
Ini pembunuhanku yang ke-124.
Aku meledakkan dia.
Kuncinya adalah kuantitas.
Peledaknya bukan 100 gram atau 120 gram, tapi 110 gram.
Pistolku.
9mm. Terasa pas.
Pistol Jericho?
Kau tahu? / Aku tahu. Bagaimana kau mendapatkannya?
Mau coba? / Boleh?
Tidak, aku tak bisa.
☆ BANDAR36 ☆ A KUN BARU DI JAMI N G A C OR! ☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
Senang mereka sekarang akur.
Sial!
Boleh aku bawa pistol juga?
Tidak dalam sejuta tahun.
Kalian berdua mengalihkan perhatian.
Kami akan menggunakan tembakan untuk menyerang mereka dari belakang.
Dimengerti.
Ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu?
Bagaimana kalau...
Ya, kita pasti akan membunuh Fuyumura,
tapi bagaimana kalau...
Maksudku, kita tak pernah tahu, kan?
Aku akan menunggu di akherat.
Jadi, apa kita masih bisa nongkrong di sana?
Mahiro,
aku tak akan berjanji itu.
Kau tak janji?
Kurasa tidak.
Mahiro, lihat aku.
Aku mengharapkan dirimu yang lebih baik.
Oke.
Nah, hari ini
ulang tahunku yang ke-20.
Jadi kuingin daging sapi Miyazaki yang termahal di kota ini.
Kau akan dapatkan.
Aku akan memanjakanmu sepuasnya.
Ayo.
Diterima.
Lewati!
Ah, sial. Apa yang harus kulakukan?
Itulah kecerdasan orang dewasa!
Terima kasih.
Tidak lucu.
Chisato.
Aduh!
Nah, itu hadiah ulang tahunmu.
Chisato?
Sudah selesai?
Kita belum selesai, bodoh!
Kau mungkin orang tertangguh yang pernah kutemui.
Peringkat diperbarui.
Kau nomor #1.
Kau memberi peringkat pada orang?
Aneh sekali.
Oh, kau tidak begitu?
Aku sudah mendapatkan 150 teratas.
Siapa nomor #1-mu?
Aku penasaran.
Nomor #1-ku?
Aku tak ingat orang-orang yang telah kubunuh.
Siapa yang paling menyenangkan?
Yang paling menyenangkan?
Aku tidak yakin,
tapi ada beberapa orang yang mengatakan mereka menyenangkan.
Lupa nama mereka.
Mereka sepasang saudara.
Yang muda pecinta kucing, sedangkan yang tua suka menendang-nendang kucing.
Mereka tangguh.
Benar-benar tangguh.
Aku mestinya menanyakan nama mereka.
Siapa namamu?
Mahiro Fukagawa.
Namamu?
Kaede Fuyumura.
Setelah setiap pembunuhan,
aku akan pulang.
Aku bersihkan microwave-ku.
Potong beberapa buah.
Sikat gigi.
Dan aku sadar kalau aku manusia.
Kau sudah punya
mitra denganmu.
Aku iri.
Ini.
Ini milikmu.
Kau benar.
Chisato, sudah berakhir.
Jangan lakukan itu.
Anggap saja itu balasan.
Pekerjaan kita akhirnya selesai.
Sudah berakhir.
Aku sangat senang.
Ayo kita lepas ini.
Oke.
Hitung sampai tiga.
Oke? Satu, dua...
Tak mungkin.
Ya, seperti itu!
Satu, dua...
Terima kasih.
Ayo.
Malam ini, aku mengadakan pesta ulang tahunmu.
Hore!
Tak sabar mau dimanjakan.
Pasti.
Itu mengingatkanku
Kapan ulang tahunku?
Oh, semuanya sudah beres?
Ya, semuanya sudah diurus.
Lega sekali.
Kukira aku mau mati.
Jadi, mau barbekyu malam ini?
Bagaimana dengan Kyouchikuen?
Kedengarannya bagus.
Beberapa hari terakhir ini sangat liar
Namun jika dipikir-pikir lagi, aku belajar banyak dari pengalaman ini.
Bersulang!
Ini pas banget!
Itu yang mesti kau katakan.
Lidahku sakit.
Biar aku yang pesan dagingnya.
Terima kasih.
Ayam nanban?
Ya, pesan itu.
Oh, dan iburigakko.
Iburigakko? Apa itu?
Kau tak tahu iburigakko? Iburigakko sangat enak.
Iburigakko enak.
Kau cuma suka kata itu.
Apa agak begitu?
Apa kau tidak akan berkomitmen?
Kau harus berkomitmen sedikit. Yah, terserahlah.
Aku berusia 20 tahun sekarang, jadi akan mengatasinya.
Kau yakin ingin mengundang mereka?
Maksudku, kita semua datang ke sini.
Selamat datang.
Aduh, aduh, aduh.
Apa dokumennya sudah selesai?
Sama sekali tidak.
Tapi kalian akan berangkat besok, jadi Iruka ingin menghabiskan waktu bersama kalian.
Aku tak pernah bilang begitu.
Aku cuma ingin minum, itu saja.
Pesan birnya.
Halo.
Apa Tasaka akan duduk di sini?
Hey.
Oh. Aman.
Apanya yang aman?
Permisi.
Oh terima kasih.
Terima kasih.
Oke.
Aku menyelesaikan pekerjaan itu berkat kalian berdua.
Jadi, sampaikan pidato.
Dari Fukagawa.
Pidato!
Bentar, apa?
Mengapa aku?
Bersulang!
Bersulang!
Hey, dengarkan.
Kau tahu acara radio, “Dear Girl: Stories”?
Kau mendengar episode Dorian?
Kau tak tahu Dorian Field?
Aku serius.
Caramu membersihkan akan jauh lebih baik dariku.
Dia memasukkannya ke dalam ember. / Ya, kau benar.
Kenapa?
Aku mau lidah.
Sini, biar aku bantu.
Makanlah sepuasnya... Oh, maaf.
Ada “Nintama Rantaro” lalu “Ojarumaru,”
dan “Tensai TV Kun”! Kau tahu?
Kau tahu maksudku 'kan?
Kau tak semuda itu.
Benar-benar barisan yang mematikan!
Orang dewasa tak begitu bertanggung jawab, ya.
Aku tahu.
Kau pernah bahas masalah baterai ponsel.
Apa itu?
Oh ya. Itu.
Tunggu.
Tunggu sebentar.
Tapi kau yang tanya!
Noda darah.
Selamat ulang tahun, Mahiro!
Wow, beneran?
Pemberitahuannya sangat mendadak, dan mereka tak menyediakan jamuan ulang tahun di sini.
Jadi, aku pergi ke toko kue.
Selamat ulang tahun!
Terima kasih.
Syukurlah kau masih hidup.
Syukurlah kau masih hidup, Chisato.
Syukurlah kau masih hidup.
Apa boleh pakai sumpit?
Aku akan mulai di sini.
Enak!
Syukurlah kita masih hidup!
Syukurlah kita masih hidup!
Syukurlah kita masih hidup!
Ini enak!
Aku selalu ingin melakukan ini. Boleh?
Tentu.
Hey!
broth3rmax, 11 Januari 2025
NO RESYNC/EDIT/RE-UPLOAD broth3rmax, 11 Januari 2025
INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 087814427939 (NEW)
MARI SUPPORT TERUS DI trakteer.id/broth3rmaxSUB
BANDAR36 ☆ Bandar Slot Te rg a co ☆
AKUN BARU DIJAMIN G ACO R! ☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
☆ CEK.TO/MANTAP36 ☆
TAMAT
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.