All language subtitles for The.Big.Doll.House.Indonesian-WWW.MY-SUBS.CO

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

- diterjemahkan oleh - e i f a n s c l u b

Kalian semua, kemari.

Tunggu di sini.

Lewat sini.

Mari kita lihat.

Chang Lou, penculikan dan kejahatan melawan negara, hukuman seumur hidup.

Dupree, pelacuran dan mata-mata, 20 tahun kerja paksa.

Collier, pembunuhan, 99 tahun kerja paksa.

Kesempatan besar.

Geledah mereka luar dan dalam.

Kamu, ayo.

Hey, tunggu dulu.

Baik, selanjutnya.

Tolong kamu duduk di situ.

Kamu tidak terlihat seperti penjahat besar.

Oh, dingin.

Maaf, kurasa aku juga sedikit gugup.

Kenapa? Apa kamu sedang hamil?

Bukankah kamu seorang dokter sungguhan?

Bukan begitu. Hanya ini hari pertamaku di sini.

Aku seharusnya tak berada di sini.

Pengadilanku hanya sebuah lelucon. Polisi-polisi keparat di republik pisang.

Aku bertemu kepala penjara pagi tadi. Dia sepertinya orang yang ramah.

Sangat melegakan mengetahui kalau dia merasa khawatir atas keadaan tahanan.

Aku yakin itu.

Tarik nafas.

- Ikuti aku. - Aku masih belum selesai.

Bagaimana dia kelihatannya sampai saat ini?

- Lumayan baik. - Bagus.

Itu yang akan kamu tulis di laporanmu.

Jalan terus.

Masih hijau, ketakutan dan cantik.

Kita akan bisa bersenang-senang.

Namaku Marne, Marne Collier.

Nama "Collier" saja yang kamu pakai di tempat ini.

Namaku Alcott. Yang itu Grier.

- Dan yang itu Bodine. - Hallo.

Dan jangan coba macam-macam dengannya.

Bahkan Grier tak berani kepada Bodine.

Ferina.

Dan itu Harrad, sebagian yang tersisa.

- Ucapkan hallo. - Hallo.

- Kepada dia, bodoh. - Hallo.

Wanita yang biasanya tidur di situ, telah meninggal tadi malam.

Sini, Sayang. Kamu bisa tidur di sini, di mana aku bisa merawat kamu.

Harrad. Harrad!

Keluar. Kamu bisa mengambil ranjang yang itu.

Ayo. Keluar.

- Cepat, bodoh! - Baik. Baik.

- Apa kamu mau yang bagian bawah? - Aku suka berada di atas.

- Ho, ho, ho. - Diam, Alcott.

Dia bilang dia mau bicara padamu.

- Kamu dengar dia? - Apa yang dia katakan?

Dia bilang malam hari di sini banyak menyimpan kejutan.

Apa yang sedang kamu lakukan?

Hey, apa yang terjadi di sini?

- Dia seekor rubah. - Apa?

- Dia di sini untuk memata-matai kita. - Kamu sudah gila.

- Bagaimana pendapatmu, Ferina? - Ya, dia seorang mata-mata.

- Kenapa kalian tak tidur saja. - Bawa dia, Alcott.

- Ayo, kita buat dia mengaku. - Ayolah, teman-teman.

Apa yang kalian lakukan? Hentikan itu!

- Ayo, buat dia bicara. - Tidak!

- Siapa itu, Collins? - Bukan siapa-siapa!

- Beritahu kami, keparat. - Baiklah.

Aku mau tahu apa ini bisa membuatmu bicara.

Bicaralah.

Kumohon, jangan. Tolong jangan lakukan itu. Mohon?

- Sudah cukup! - Jangan ikut campur, Bodine.

Dia hanya seorang gadis yang ketakutan. Jangan ganggu dia.

Di situ letak kesenangannya.

- Kubilang hentikan. - Baik, Bodine.

Untuk dihidupkan kembali di hari kiamat nanti.

Melalui Yesus Kristus, yang datang beserta kerajaannya.

Untuk menghakimi penghuni dunia, laut dan bumi akan menyerah pada kematian.

Dan raga-raga yang rusak tertidur bersamanya.

Akan berubah menjadi raga-raga yang sempurna.

Berdasarkan amal perbuatan mereka.

Semua yang telah dilakukan akan kembali pada dia sendiri.

Rahmat dari Yesus Kristus.

Dan cinta dari Tuhan. Diiringi oleh roh kudus. Bersama kalian.

Amin.

- Bu Dietrich. - Ada apa?

Ini tentang O'Connor. Aku tak yakin dia terbunuh karena mencoba kabur dari penjara.

Alcott, kamu pikir kamu sedang melakukan apa?

Kita bicarakan ini di lain waktu.

- Tahan sebentar, Kawan. - Ada apa?

Satu lagi tubuh aduhai yang tersia-siakan.

Apa maksudmu?

Menjadi asap. Lanjutkan, Fred.

Saat pertama kali aku dimasukan sel isolasi, O'Connor ada di sana.

Kemudian Lucian datang membawanya pergi. Lalu aku mendengarnya menjerit.

Darimana kamu tahu kalau O'Connor yang menjerit?

Aku kenal suaranya.

Suara seseorang bisa berubah saat dia menjerit.

Tapi aku senang kamu mau membahasnya.

Aku janji akan memeriksa masalah ini.

Temui aku setiap saat ada masalah.

Aku punya satu masalah. Kurasa aku yang akan jadi korban selanjutnya.

Hey, kamu juga sedang mencari keuntungan sendiri, bukan?

Oh, tentu saja.

Beberapa dari mereka sudah lama tidak bertemu dengan laki-laki.

- Benarkah? - Kamu tahu?

- Apa? - Mereka sangat bergairah.

Masa?

Kadang di tengah malam, saat sedang sepi, kamu bisa mendengar gairah mereka.

Berhentilah bercanda!

- Letakkan itu di bawah sana. - Hai, Tampan.

- Apa kabar, Sayang? - Baik.

Apa kamu pernah melakukan itu dengan gadis dari dalam sini?

Belum pernah, Freddy. Selalu ada penjaga yang mengawasi.

Atau mereka selalu di dalam sel terkunci.

Suatu hari nanti pasti bisa, zap.

Apa maksudnya, "zap"? Apa itu, "zap"?

Zap! Per-ko-sa, zap.

Tunggu sebentar.

Kamu akan memperkosa wanita di sini yang dijaga oleh banyak penjaga?

Bukan aku. Merekalah yang akan memperkosaku.

Ayo, Lucian. Ayo.

Ayo, Mendoza. Cepat. Nah, begitu.

Bagus. Teruskan! Itu... Hey.

Kenapa kamu lakukan itu? Itu tidak fair.

Aku akan menjadikan Mendoza sebagai pejantan.

Aku pernah bertemu seseorang bernama Lucian. Tapi siapa itu Mendoza?

Kolonel Mendoza adalah kepala polisi rahasia.

Dia mengelola penjara seolah ini kerangkeng miliknya.

Itu kata mereka. Tapi belum pernah ada orang yang melihatnya.

Koreksi, yang pernah melihatnya tak ada yang masih hidup.

Jangan khawatir, Collier.

Mereka hanya tertarik kepada tahanan politik seperti Bodine.

Apa maksudmu?

Pacarnya tinggal di atas perbukitan dan mencoba memulai revolusi.

Revolusi sudah terjadi. Rafael hanyalah orang yang disuruh mengakuinya.

Apa kamu punya hubungan dengannya?

Jaga bicaramu. Dia mudah tersinggung kalau membicarakan itu.

Aku bisa menghormati itu.

Apa ada pria yang menunggumu di luar sana?

Sudah tidak ada. Sebenarnya, aku seorang janda.

Dan itu alasan kamu berada di sini, bukan?

Ya. Dia adalah seorang playboy yang tampan dan kaya.

Dengan satu mata tertutup. Betul, aku tidak bohong.

Fernando. Negeri ini setengahnya milik ayah dia.

Dia memiliki banyak uang. Kurasa seorang gadis tak salah telah berusaha.

Dan dia mengangkat derajatku, bahkan aku punya

kamar yang mewah dengan selusin pelayan.

Semuanya ada yang mengerjakan. Seperti sebuah mimpi.

Hanya ada satu bagian penting yang hilang.

Aku tahu. Tak ada aksi. Lalu?

Aku memergoki dia sedang bercumbu dengan salah seorang pembantu.

- Pembantu wanita? - Pembantu pria.

Yang benar saja. Terus bagaimana?

Menurutmu apa yang aku lakukan? Pembantu pria itu juga terlihat tampan.

Benar-benar terlihat tampan.

Tapi Fernando pemikirannya tidak terbuka seperti aku.

Dia memutuskan untuk membunuhku. Kubilang persetan dengan semua itu.

Lalu aku pergi mengambil pistolnya, yang dia simpan di bawah bantalnya,

dan aku lepaskan satu peluru menembus badannya.

Bagus, sesuai untuk si keparat itu.

Bagaimana denganmu, Grier? Apa kesalahanmu?

Aku hanya menyebarkan rahasia penting.

Aku kenal orang bernama John yang bekerja di pemerintahan. Dia banyak bicara.

Mereka memutuskan kalau aku telah mendengar rahasia yang tak boleh diketahui.

30 tahun untuk menyebarkan rahasia.

Wow. Kalau dia?

Harrad, apa kesalahanmu?

Membunuh bayi.

Ya, dia membunuh bayinya sendiri, satu satunya benda yang dia cintai di dunia ini.

Kenapa?

Siapa yang tahu? Dia seorang pemabuk.

Ke sebelah sini, Fred. Hai, Leyte, Sayang.

Ini dia, Sayang. Cicipilah yang satu ini.

Tunggu sebentar, Fred. Aku ingin kamu bertemu dengan Leyte.

Leyte adalah penembak tercepat di Pago Pago selatan.

Leyte, ini partner baruku, Fred.

Aku punya nenas yang bagus untukmu.

Kamu bisa memperolehnya secara gratis, bagaimana? Ayo, Fred.

Hey, tunggu sebentar. Mana lambanog ku?

Leyte, aku lupa membawanya. Maafkan aku.

Hari Selasa aku akan pergi ke perkotaan selama seminggu.

Aku akan membawakanmu satu kendi besar. Bagaimana?

- Jangan sampai lupa. - Tentu. Ayo, Fred.

Hai, gadis-gadis. Harry tua datang berkunjung lagi.

Apa kabar kalian? Baiklah, sudah cukup.

Aku ingin kalian bertemu dengan partner baruku, Fred.

Hai, semua.

Sudah, cukup. Ambil missoulanya.

Silakan ambil, gadis gadis. Ayo kita makan missoula.

Ini yang tadi kamu minta, bukan?

Dia membunuh suaminya sendiri, menyayat tubuhnya di bagian tengah.

Popcorn.

- Popcorn, popcorn, baik. - Permen.

Permen, beri dia permen.

Apa itu sudah cukup? Baiklah, sampai jumpa lagi.

Fred, ayo kita teruskan. Bawa gerobaknya ke depan.

Daah!

Beverly Sayang, apa kabar?

- Hallo, Harry. - Hai, Harrad.

Hai, Harry. Bawa sesuatu untukku hari ini?

Aku membawakanmu surat. Apa yang akan kamu berikan untuk ini?

- Tak ada. - Baiklah.

Tunggu. Kemarilah.

Apa kamu bisa melakukannya lewat jeruji besi, Harry?

- Lihat saja. - Aku tidak yakin.

Sudah, cukup.

Keparat! Ini surat untuk Bodine.

Kamu busuk, Harry. Kamu tahu kenapa? Karena kamu laki-laki.

Semua laki-laki busuk. Yang mereka inginkan hanyalah menjamahmu.

Sudah cukup lama kubiarkan mereka menjamahku.

Itulah alasan aku ada di tempat sampah ini. Tapi tidak lagi. Kamu dengar?

Takkan kubiarkan tangan kotor laki-laki menjamahku lagi.

Ayo, Fred.

Dari Rafael?

Pasukan pemerintah telah menemukan persembunyiannya.

Dia bilang hanya dia dan beberapa orang yang berhasil selamat.

Dia bilang dia butuh aku. Rafael membutuhkanku.

Kita terkurung tembok yang tinggi jadi susah untuk kabur.

Hey, kamu, ke sini.

Maju.

Ini surat yang belum diperiksa.

Surat ini harus diperiksa oleh yang berwenang.

Kamu tahu ini akan mendatangkan hukuman.

Kamu yang selanjutnya akan menerimanya. Aku berjanji.

Psst! Harrad.

Harrad.

Suamimu benar-benar sayang padamu. Bukan begitu?

Yah, Grier, kamu menyayangiku .

Jangan sampai kamu melupakan itu.

Apa yang akan terjadi padanya? Apa dia akan baik-baik saja?

Satu hal yang pasti. Dia akan banyak mandi sinar matahari.

Jangan khawatir. Bodine sangat tangguh.

Asal kamu tahu, Nona Bodine.

Aku tahu kamu pintar dan kuat.

Tapi kamu harus faham.

Kamu akan merasakan sakit sampai hampir mati, dan tetap sembuh.

Untuk menghindarinya, kamu hanya cukup menjawab satu pertanyaan.

Dimana dia?

Keparat kamu.

Dimana dia?

Di mana dia?

Bodine, katakan sesuatu, bodoh.

Rafael.

Dia mencoba membuatku memberitahu persembunyian Rafael.

Apa kalian tak akan ada yang membantu?

Pelan-pelan.

Selama dia menyiksaku, ada seorang pria di ujung ruangan.

- Dia memperhatikan aku. - Siapa dia? Kamu bisa menebaknya?

Tidak, dia tidak bersuara. Tapi dia terlihat seperti seorang tentara.

Kamu harus memeriksakan dirimu ke dokter Phillips.

Saat dia melihat bekas lukamu, dia pasti akan percaya.

Phillips? Dia sudah berganti haluan.

Dia bekerja untuk mereka, dan tak ada jalan keluar dari sini selain kabur.

Kabur? Apa kamu sudah gila?

Kamu tak akan bisa menerobos keluar. Kamu akan terbunuh.

Apa yang bisa lebih buruk dari ini? Dan bagaimana denganmu?

Kamu tak akan bisa bebas.

"Tanpa kemungkinan mendapat ampunan", itu kata mereka.

Tidak. Hidup lebih baik daripada kematian yang pasti.

Kurasa aku tak sependapat. Jika aku merasa itu bisa dilakukan...

Jika kamu mau melakukannya, kita pasti menemukan jalannya.

Kamu mau tahu sesuatu?

Aku bukannya merindukan kenyamanan seperti pakaian bagus tapi aku rindu laki-laki.

Melebihi apapun, aku rindu punya laki-laki.

Sini kulihat.

Oh, sudah waktunya kita mencangkul.

- Kamu harus menurunkan sisanya sendirian. - Sudah kuduga.

Aku harus pergi ke kantor dan mengambil beberapa kuitansi.

Kalau tidak, mereka akan memarahiku.

Kotak yang ini? Ya, kamu bawa ini ke lantai dasar.

Dan sisanya, kamu simpan saja di gudang seperti biasanya.

Kita ketemu lagi nanti di truk.

Kamu harus bergegas, karena jika kita tidak keluar dari sini

pada waktunya, mereka akan mengunci kita di sini semalaman.

Kurasa itu bukan hal yang buruk.

Tentu, jika aku dan kamu yang ada di sel, Fred.

Basuh punggungku.

Lagi.

Sudah cukup.

Cepatlah supaya kita bisa keluar dan menyisir rambutku.

Tidak, terima kasih.

Aku tak ingin melayani Grier lagi.

Aku ingin melakukan sesuatu untukmu. Aku butuh seorang teman.

Lupakan itu, Collier. Aku tak peduli orang lain, dan mereka tak peduli padaku.

Aku menjaga diriku sendiri. Kamu juga seharusnya begitu.

- Hallo, Fred. - Hai.

Kamu memperhatikan aku lewat jendela, bukan?

Tidak. Ya, aku...

Apa kamu suka yang kamu lihat?

Ya, tapi...

Lalu kenapa kamu tak memegangnya?

Ayo, tampan. Berusahalah.

Aku tak ada waktu untuk begitu. Baiklah.

Bukan bajunya, bodoh.

Buat itu berdiri, atau akan kupotong.

Tolong, bisakah kamu singkirkan benda itu?

Aku tak bisa berkosentrasi.

Bagus, Nona Alcott.

Tunggu dulu.

Seperti sudah kubilang, kamu yang selanjutnya.

Kamu mau ke mana?

Masuk. Akan kujelaskan padamu. Cepat.

Ada masalah apa?

- Di gudang yang kamu tunjukkan padaku. - Ya.

Ada seorang gadis, dia membawa pisau.

- Zap. - Zap?

Per-ko-sa, zap. Ya.

Ciumlah pantatku.

Tunggu dulu sebentar.

Dokter. Dokter, tolong aku.

Tahanan ini mengamuk di sel isolasi. Kami harus melindungi dia dari dirinya sendiri.

Dasar pembohong.

Lukanya terlihat cukup parah. Sebaiknya kuperiksa dia.

Aku setuju, dokter. Aku baru saja akan membawanya ke klinik untuk diperiksa.

Asal kamu tahu, Nona Lucian, klinik arahnya ke sana.

Selalu ada sejumlah kekerasan ketika sebuah

kelompok bergabung dalam suatu kepemimpinan.

Itu kata mereka.

Ketika yang kecewa tak bisa mengungkapkan pada

pimpinan, mereka mengungkapkannya pada sesama.

Nona Dietrich, aku sedang membicarakan kesadisan yang dilakukan bawahanmu.

Aku mengerti. Apa ada yang kamu perhatikan secara pribadi?

Aku mendengar beberapa cerita, terutama kesaksian dari satu tahanan.

- Siapa itu? - Itu rahasia antara pasien dan dokter.

Ada banyak cara para tahanan untuk bisa melukai dirinya sendiri.

Dia menyebutkan sebuah ruangan dan seorang pria yang mengawasinya terus.

- Kapan kejadian itu terjadi? - Tengah malam kemarin.

Orang yang aku tahu punya izin berkeliling di malam hari adalah kamu.

- Kurasa aku tak usah mengungkap masalah ini. - Jangan begitu.

- Kamu bisa bicarakan hal yang kamu suka. - Terima kasih.

- Aku ingin membicarakan tentang kamu. - Aku?

Ya. Sebagai contoh, kamu masih jauh lebih muda dari perkiraanku dan lebih cantik.

Terima kasih.

Dan bisakah makan malam bersama suatu saat?

Kurasa itu mungkin.

Kita tidak usah melakukannya di sini.

Di sini pun tidak apa-apa. Aku tidak suka pergi jauh.

Bagaimana kalau hari Kamis?

Jadi ada cukup waktu untuk mempersiapkan sesuatu yang spesial.

Aku tak ingin makan malamnya biasa saja.

Kawat itu tak bisa dipotong. Terlalu sulit untuk melewatinya.

Pasti ada cara yang lain.

Caranya hanya bisa pintu gerbang.

Benar.

Aku tak percaya kepada orang selain Ferina.

Aku tak pernah percaya siapapun. Aku hanya mencoba percaya.

Pasti ada yang lain yang mau keluar seperti kita.

Mirip seperti boneka kecilku.

- Jangan kemana-mana. Aku segera kembali. - Baik.

Pegangkan ini untukku.

Tak ada yang lain ingin kulihat selain tahanan yang menyukai pengasingannya.

Kamu kelihatan tambah lebih senang setiap harinya.

Enyahlah.

Tentu saja ada harga yang harus kamu bayar.

Kenapa tak kamu jahit saja bibirmu itu?

Kamu cantik kalau sedang marah.

Kenapa tak kamu perlihatkan kepada Grier kecantikanmu itu?

Kamu benar-benar ingin keluar dari sini, bukan?

Bodine dan aku berencana untuk kabur.

Kami butuh bantuanmu. Bagaimana?

- Lepaskan dia, Alcott. - Aku tidak memegangnya.

- Kemari, brengsek kecil. - Dia punya pilihan.

Segera kemari atau akan kamu terima akibatnya.

Kamu punya pilihan.

Pilihlah, mau kuhajar setiap kali aku mau atau mau berkencan?

Kita berkencan saja. Aku butuh tidur.

Aku akan tentukan waktu dan tempatnya.

Kamu tahu tempat untuk menjemputku.

Apa yang akan terjadi padaku jika Grier yang menang?

Itu bergantung pada keputusan Grier.

Maksudmu aku tak punya pilihan?

Kamu telah menjual dirimu, Collier.

Mulai sekarang, kamu seperti barang miliknya.

Bagaimana rasanya?

Kamu siap?

Grier? Ayo.

- diterjemahkan oleh - e i f a n s c l u b

Sekarang aku berada di elemen alamiku.

Turun sini dan berkelahilah.

- Apa kita sudah selesai? - Kamu brengsek.

Bagaimana?

Kamulah... kamulah boss nya.

Dan jangan lupa kamu telah mengatakan itu.

Siapapun yang tidak ikut dengan kami,

sebaiknya tutup mulut dan jangan ikut campur.

Bagaimanapun juga kalian harus mengambil keputusan.

Bagaimana denganmu, Collier? Mau ikut?

Tentu saja aku ikut.

Ferina?

Aku ikut.

Kalau kamu, Harrad?

Aku ikut kalau Grier ikut.

Grier?

Bagaimana caranya kamu akan melakukannya?

Untuk menerobos penjagaan penjara, bagaimana caranya?

Kamu matikan penyokong utamanya.

Dan siapa penyokong utama di rumah boneka ini?

Lucian.

Dan di mana kamu akan temukan Lucian sendirian?

Di kotak hukuman.

Sial.

Baiklah, ini magasinnya, bisa kamu lepaskan dengan menekan tuas ini.

Setelah kamu masukkan magasin baru, kamu harus mengokang untuk memasukan peluru

pertama ke dalam larasnya dengan menarik ke belakang pegangan kecil ini.

Seperti ini. Cobalah.

Kalau sudah terpasang, baru tembak. Seperti itu.

Tapi dengar, aku ingin kalian berlatih setiap hari.

Maksudku, ini harus seperti menjadi seperti kebiasaan kalian.

- Oke?. - Oke.

Dan saat ini kehabisan peluru, ini akan keluar,

jadi kalian harus berdiri tegak dan kuat,

karena ini akan terlepas dari tanganmu.

Akan kutunjukkan. Simpan popornya di pundakmu.

Jangan khawatir, Sayang. Aku akan bawakan lagi untukmu besok.

Cobalah bertahan sampai besok. Aku berjanji, faham?

Sekarang cobalah untuk tidur.

Bagaimana keadaannya?

Keadaan dia buruk. Aku serius.

- Bagaimana pendapatmu, Bodine? - Kurasa dia takkan bisa bertahan.

Bagaimana kamu bisa makan sampah itu?

Aku pernah makan yang lebih buruk.

- Seburuk apa? - Sangat buruk.

Seburuk ini?

Alcott, kurasa itu tidak lucu.

Bagaimana perasaanmu jika itu terjadi padamu?

Baiklah.

Penjaga, berhenti.

Kalian semua menghadap dinding!

Kalian takkan mendapat jatah makan selama 24 jam.

Sekarang,

aku ingin tahu siapa yang memulai semua ini.

Apa yang kamu lakukan, Nona Grier?

Darimana asal benda itu?

Aku mengambilnya dari hutan tadi. Bukankah dia cantik?

Dia tidak suka dikurung.

Aku bisa saja mati terbunuh.

Andai kamu tidak menyelinap masuk kantorku, kamu tak perlu khawatir soal itu.

Aku mau mengambil obat. Kupikir kamu takkan kembali ke sini.

Duduklah.

Kemarin teman satu sel mu melakukan hal aneh dan berbahaya.

- Kamu tahu alasannya? - Aku? Dari mana aku tahu?

- Kamu yakin tak tahu apa-apa? - Yap.

Bagus kalau begitu, karena hari ini aku tak punya heroin untukmu.

Apa maksudmu melakukan itu?

Kalau tak ada informasi, tak ada heroin.

Harrad akan mati kalau aku tidak memberinya heroin.

Dia akan menderita tapi dia tidak akan mati.

Aku selalu memberitahumu semua yang aku tahu.

Pikirkan lagi. Mungkin ada yang kamu lupa.

Akan ada pembobolan penjara.

Pembobolan penjara selalu terjadi. Itulah alasan kami punya banyak penjaga.

Hanya itu yang bisa kuberitahukan.

Mungkin setelah kamu ingat lebih banyak,

aku bisa menemukan lebih banyak heroin.

Ayo, Fred. Hei, Leyte.

Hey. Apa kamu membawa lambanog untukku?

Ah, lambanog.

Leyte, kamu takkan percaya ini, rumah penjualnya rubuh diterjang angin topan.

Tapi jangan khawatir. Dia sedang membangun kembali rumahnya.

Dia pasti punya minuman dalam tiga atau empat hari, dan akan kubawakan untukmu.

Itu janjiku, oke?

Fred, ayo.

Roda dagangan sudah datang.

Hey, apa yang kalian inginkan?

Kapan aku bisa dapat heroinnya, Grier?

Diamlah.

Harry sedang ke sini. Akan kucoba apa yang bisa kulakukan.

Ini dia. Aku tak punya yang seperti itu.

Harry, apa kamu pikir kita punya kesempatan untuk bercumbu di tempat ini?

Apa yang kamu keluhkan? Setidaknya kamu punya itu sedikit.

Hanya cukup untuk membuatku terjaga di malam hari.

Kuberitahu kamu sesuatu. Itu lumayan daripada tidak ada.

Hai, Cantik. Apa kabar?

Kamu mau yang biasa?

Kamu punya sedikit narkoba terselip di situ bukan?

Ayolah. Jangan bercanda.

- Kamu tidak serius, bukan? - Mungkin ya, mungkin tidak.

- Ke mana teman-temanmu? - Mereka mendapat libur.

- Kamu mau ini atau tidak? - Tentu.

- Kamu punya uangnya? - Kemarilah.

Sialan, Grier.

Sebaiknya kamu punya uangnya, atau aku akan panggil Lucian.

Kemarikan tanganmu.

Ini lebih baik daripada uang, bukan?

Boleh juga.

Lumayan, tapi ini tidak sepadan dengan missoula asli.

Kamu ingin missoula asli, Harry? Kamu bisa memegangnya.

Lupakan itu, Helen.

Aku tahu kamu menyukainya.

Aku begini bukan karena kemauanku. Semua karena tempat ini.

Tak lama lagi, aku akan merasa suatu gairah aneh,

dan itu akan menakutkan seperti penyakit.

- Tapi itu bisa disembuhkan. - Apa obatnya?

Lelaki sejati sepertimu.

Jangan bercanda, Helen. Aku tak mau terhalang jeruji besi.

Kamu pasti bisa masuk sini di malam hari dan mencuri kuncinya dari seseorang.

Cepat, Harry. Penjaganya sedang ke sini.

Ada seseorang juga buat Fred. Dia bisa menggarap Harrad.

Sudah. Lepaskan.

Malam ini, Harry? Bagaimana?

Sial. Baiklah. Rasanya seperti terjepit.

Penjaga, aku lupa memberitahumu.

Kami punya beberapa pepaya yang besar.

Apa kamu serius mengenai hal ini?

Apakah aku mau ambil resiko jika aku tak serius?

Bagaimana kalau minggu depan saja?

Kamu merasa takut.

Baiklah.

Baiklah, malam ini.

Kurasa aku tahu jalannya.

Jangan lupakan rambutnya.

Saat Nona Lucian memainkan permainan aneh,

dia takkan membiarkan orang lain memainkannya.

Suruh dia untuk diam.

Apa ini, pemandian Turki?

Sebentar lagi kamu takkan bisa tertawa.

Dalam 72 jam, kamu akan mengkerut mirip manisan buah.

Aku tak akan butuh penjaga untuk malam ini.

- Kalian boleh pergi. - Ya, Bu.

Mana hewan bodoh itu?

Mungkin dia tak bisa menemukan kucingnya.

Mungkin dia tidak mencobanya.

Aku ingin bicara empat mata dengan salah seorang dari kalian.

Kami tahu bentuk bicara empat mata denganmu.

Aku ingin bicara dengan Nona Collier.

Aku akan bukakan pintunya.

Siapapun yang bergerak akan ditembak.

Keluarlah, Nona Collier.

Kamu lihat? Tak ada penjaga?

Kamu benar. Dia tak ingin ada saksi.

- Hey, Freddie. - Ya.

- Hanya itu? - Yap.

Tiket kita menuju surga, Fred. Lambanog.

- Lambanog, hah? - Ya.

- Bagaimana rasanya? - Kurasa lumayan.

Maksudku apa efeknya kepadamu?

Beberapa orang sangatlah...

Ya?

Enak tidak? Apa aku boleh mencobanya?

- Kamu mau? - Ya.

Fred, jika kamu yakin itu yang kamu mau,

kenapa tak kamu minum saja seperti seorang pria?

Aku coba.

Tapi jangan biarkan mulut buayamu kalah oleh pantat burungmu.

Oh, teman! Kena kamu.

Ayo, Fred.

Cepat naik.

Selamat malam, Alfred.

Kamu terlihat seperti pengunjung dari dunia lain.

Masuklah.

Aku telah menjanjikanmu sesuatu yang spesial.

Sulang untuk tuan rumah yang cantik.

Juga untuk kita berdua dengan harapan mendapat malam yang penuh kesuksesan.

Benar-benar sukses.

Aku punya kiriman khusus untuk pengawas.

Pesta makan malamnya telah tiba.

- Benar, pesta makan malam. - Ya, itu dia, pesta makan malam.

Cepat buka pintunya.

Aku harus segera memperolehnya, Helen.

Kumohon.

Ambillah sedikit untukku.

Berhentilah bicara.

Saat kita keluar, kamu bisa jalan-jalan dan memakai narkoba sesukamu.

Aku tak bisa menunggu selama itu.

Aku sangat kesakitan.

Aku harus memakainya sekarang.

Sialan. Akan kukeluarkan kamu dari sini, tapi aku

tak bisa melakukannya jika kamu terus merengek.

Lupakan untuk bisa memakai narkoba malam ini, karena itu tidak mungkin.

Sekarang tutuplah mulutmu itu.

Kamu tak menginginkanku lagi.

Kamu lebih suka si brengsek Collier.

Tolong, diamlah. Aku akan mencari narkoba untukmu besok.

Kamu akan kabur bersama Collier dan meninggalkanku.

Bagaimana aku bisa dapat narkoba kalau kamu meninggalkanku?

Bagaimana aku bisa melakukan sesuatu? Apa kamu tidak mendengarkan aku?

Grier!

Kamu memang tak peduli padaku, bukan?

Aku hanya berguna untuk menyalakan rokokmu dan menciumi pantatmu.

Aku sudah tidak cantik lagi, ya?

Aku hanyalah seekor keong.

Aku tak peduli soal keong. Aku hanya menginjaknya.

Kamu ingin melihat aku mati, bukan?

Bagus, Sayang.

Aku punya firasat kalau aku akan melihatmu mati terlebih dahulu.

Ini sangat mudah, Nona Collier.

Kamu beritahu aku tentang pembobolan penjara,

dan akan kulepaskan kamu dari mimpi buruk ini.

Baiklah kalau begitu.

Ular kobra itu sangat beracun.

Tapi dia masih belum bisa menggapaimu.

Masih ada waktu untuk berubah pikiran.

Racun ular kobra menyerang sistem syaraf.

Korban akan mati kejang dengan mulut berbusa.

Akan terasa menyedihkan orang semuda kamu mati mengenaskan.

Bodine! Tolong, Bodine!

Kumohon tolong aku, Bodine! Tolong aku.

Hentikan! Tolong hentikan!

Jauhkan itu dariku! Tolong!

- Aku tak tahan lagi. - Kumohon tenanglah.

Kita harus menolong dia.

Di mana kucing sialan itu?

Dia akan segera datang.

Leyte, Leyte, Sayangku.

Apa kabarmu malam ini?

Hey, kenapa kalian ada di sini malam hari?

Aku punya kejutan untukmu.

Air. Bukan lambanog.

Itu otico spesial.

Otico spesial.

Untukmu cukup bayar 200 peso saja.

- Apa? - Itu otico spesial.

- Minuman terbaik yang pernah ada. - Itu adalah mata air pegunungan.

- Fred, kamu tahu apa yang jadi masalahnya? - Apa masalahnya?

Kurasa kita harus membiarkan nyonya kecil ini mencicipi

otico special sebelum berbicara soal harganya.

Andai kita punya wadah minuman.

Kebetulan aku ada gelas di sini.

Kamu bisa mengisinya dengan otico spesial.

Cobalah sedikit dulu, cukup seteguk saja.

Kamu akan menyukainya. Itu benar-benar enak.

Baiklah.

Cukup enak tapi 200 peso terlalu mahal.

Itu karena kamu hanya punya satu gelas.

Jika kamu ingin mencicipinya lagi, kamu harus minum semua.

Tolong tuangkan lagi.

Fred, aku merasa malu akan diriku sendiri.

Kita tidak berlaku seperti pria sejati.

Kurasa kamu harus duduk dan minum

bersama wanita ini, dan menemaninya.

Kamu mengerti maksudku, kan?

Alcott.

Lucian! Kamu dengar aku?

Posisi para penjaga sama dengan polisi.

Mereka bebas melakukan apapun kecuali ada yang mengawasi dengan baik.

Orang-orang seperti itu sulit diawasi,

karena biasanya mengawasi yang jadi pengawas.

Menurutku kamu harus meluangkan waktu lebih untuk mendengar keluhan dan menyelidikinya.

Tapi mungkin kamu tidak terganggu melihat kekejaman.

Terganggu? Aku membencinya. Aku benci semua perilaku tak manusiawi.

Berhentilah menyiksa wanita itu! Akan kuberitahu letak persembunyiannya.

Hentikan, Bodine. Tutup mulutmu.

Kamu dengar aku? Aku akan beritahu apapun yang ingin kamu ketahui.

Maaf. Aku harus mengurus sesuatu selama beberapa menit.

Ambil sendiri Brandy sementara aku mengurus sesuatu.

Lucian, dengarkan aku!

- Kamu menang. - Diamlah, Bodine.

Akan kuberitahu semua yang ingin kamu ketahui.

Buka pintunya atau akan kupenggal kepalamu.

Baik.

Tolong singkirkan dia.

Ambil ini.

Dan kamu jangan bergerak.

Biarkan aku membunuhnya.

Jangan sekarang, kita tak punya waktu. Ambil senapan mesin itu.

Ayo.

Dietrich.

Selama ini, dialah yang ada di bawah sana melihat kita disiksa.

Ferina, ambil kain dan ikat mereka. Juga sumpal mulut besarnya.

Alcott, periksa truknya.

Duduk!

Simpan tanganmu di belakang.

Truknya terparkir di tempat biasa, dekat tempat sampah.

Apa kamu melihat Grier?

- Tidak. - Mungkin dia masih sembunyi.

Sebaiknya kita cepat bergerak.

Nona Alcott, kamu membuat kesalahan yang bodoh.

Ferina, aku sudah menyuruhmu menyumpal mulutnya.

Dengar aku. Ada cara yang lebih aman.

Biar dia bicara.

Kamu berikan aku kesempatan, dan akan kureformasi penjara ini.

Aku hanya ingin keluar.

Apa kamu tak ingin melihat keadaan membaik di sini?

Sebelum bisa melakukan sesuatu di sini, banyak yang harus diubah di luar sana.

Kalau begini, kamu hanya akan mati terbunuh.

Tidak jika kita keluar dengan cepat.

Tanpa suara.

Panggil penjaganya.

Hai.

Kurasa kamu dipanggil boss mu.

Dia ada di sana.

Ayo kita habiskan minumannya.

Jangan khawatir, Sayang. Fred akan ke sini sebentar lagi.

Helen?

Harry, sebaiknya kita cepat keluar dari sini.

Harry.

Harry, ayo.

Sekarang andai kita bisa melewati penjaga gerbang.

- Ada dua penjaga di sana. - Apa yang coba kamu lakukan?

- Di mana Grier? - Dia sudah mati bersimbah darah.

- Siapa yang membunuhnya? - Kurasa itu Harrad.

Kamu punya sesuatu untuk menutupi bagian belakang truk?

- Ya, kami punya terpal. - Baik, itu bagus.

Kamu akan membawa beberapa orang di situ, dan kamu akan menyembunyikan

kami dan menyetir keluar dari sini seolah tak ada apa-apa.

Benarkah? Apa untungnya buat kami?

Kamu bisa mendapat Nona Dietrich.

- Hey, aku suka itu. - Itu bagus, Bodine.

Baiklah, Harry, cepat masuk. Kamu yang menyetir.

Sekarang kamu.

Tunggu dulu. Bagaimana kalau kita tidak bisa lewat gerbang?

Maka kita akan mati mencobanya.

Ferina. Collier.

Grier?

Grier?

Kamu pergi ke mana?

Tunggu aku.

Jangan tinggalkan aku!

Tunggu aku.

Aku sedang sakit.

Aku harus menemukan Grier.

Bagaimana kamu bisa keluar?

Tunggu. Berhenti!

Grier!

Tunggu aku!

Kubilang berhenti.

Harrad.

Kami punya Dietrich dan Dr. Phillips.

Buka gerbang atau akan kami bunuh mereka!

Tunggu! Itu si Pengawas.

Jangan biarkan mereka keluar.

Buka gerbangnya.

Suruh mereka membuka gerbangnya.

Jangan lakukan itu. Jangan biarkan mereka kabur.

Bunuh mereka! Tembak!

- Gas mobilnya, Harry. Tabrak gerbangnya. - Tak bisa, itu terlalu kokoh.

Mungkin kamu takkan mati karena peluru ini, Harry,

- tapi kamu akan berharap begitu. - Baiklah.

Biar aku ambil ancang-ancang dulu.

Jangan! Kembali!

Ferina!

Tabrak yang keras, Harry. Tancap gas!

Yihaa!

Boleh kami turun?

Baiklah. Tapi jangan pergi jauh-jauh.

Apa yang akan kita lakukan kepada dokter?

Aku tahu apa yang ingin kulakukan padanya, tapi kita tak punya waktu.

Kita harus pergi dari sini.

Rafael tersayang, sekarang aku tahu

jika kita takkan bertemu lagi di dunia ini.

Saat kita bersama terasa sangat indah,

meskipun dengan segala rasa sakit dan kesengsaraan.

Kelak, saat para penjajah telah terusir dari negara kita...

Hari sudah mulai siang.

Bukankah kamu mau pakaian dokter?

Aku takkan butuh itu.

Oh, ya Tuhan.

Alcott?

Ya, Nona Dietrich?

Sebelum kamu mati, aku ingin kamu tahu alasanku membencimu.

Kamu tahu Alcott, kamu hidup di ruang yang luas.

Kamu menghirup udara bersih dan makan makanan berharga.

Dan apa yang kamu beri sebagai balasannya?

Penyakit.

Kamu adalah infeksi yang harus diberantas.

Kamu kotor, rendah, bajingan.

Teruskan.

Maaf.

Kamu tahu sesuatu, Nona Dietrich?

Kamu tahu kalau aku menghabiskan peluruku malam tadi?

Kamu seharusnya menggunakan yang satu ini.

Aku begitu bodoh telah mengira aku bisa keluar dari sana.

- Kamu tahu apa yang akan kulakukan? - Beritahu aku.

Pertama, aku akan menjual truknya.

Kemudian aku akan kembali ke kota, membeli ransel,

dan pergi terus menuju padang pasir.

Jangan membual. Kamu akan gila hidup tanpa wanita.

Oh, Fred, dengar.

Aku pernah baca di koran, di sekitar kaki gunung Mohave,

ada satu komunitas telanjang.

Bayangkan itu, anak muda.

Maksudku ada ratusan gadis cantik berlarian tanpa pakaian.

- Dan laki-lakinya hanya kamu. - Benar.

Sesuai perjanjian kita saat membajak trukmu,

dia milikmu sepenuhnya.

Di sini di depan semua orang?

Bergegaslah.

Aku tak kamu ingin kehilangan semangat pagi harimu.

- Fred, kamu duluan. - Tidak usah, tak masalah.

Jangan malu-malu.

Aku tidak malu. Kamulah yang menerima perjanjian itu.

Aku tak ingin orang mengira aku pilih-pilih.

Aku takkan berpikiran begitu, jadi silakan duluan.

Fred. Aku memberimu kesempatan sekali dalam seumur hidupmu.

Oh, ya?

Beraksilah, mulut besar!

Nyonya.

Tidak.

Kamu takkan membutuhkan senapan itu.

Tidak.

Tidak.

Kuharap kamu menikmatinya, Nona Dietrich.

Tidak.

Tidak!

Perhatian!

Kalian telah dikepung.

Jatuhkan senjata kalian.

Jangan tembak. Aku dokter penjara, dr. Phillips.

Marne, ini untuk Rafael.

Kamu harus menyampaikannya kepada dia.

Sekarang pergilah dari sini. Arah sana.

Tidak, Bodine.

Kamu wanita bodoh, lakukan yang kuperintahkan.

Alcott, menyerahlah. Kamu tak ada kesempatan.

- Aku akan mendampingimu. - Omong kosong.

Aku mengarahkan senjata ke Dietrich. Kalian menembak, dia akan mati.

Tembak!

- Jangan biarkan dia lolos. - Ada apa, dokter?

Pengawas ternyata wanita gila.

Dia tak boleh diizinkan bertugas kembali.

Dia memiliki kelainan jiwa karena sering mengkhayal.

Kamu harus membawanya ke polisi.

Dokter, aku butuh lebih dari pendapatmu sebelum aku bisa menangkap Pengawas.

Ada banyak bukti yang kamu butuhkan di penjara.

Itu diagnosa yang akurat, dokter.

Hanya ada satu masalah. Masalahnya yaitu kamu.

Kamulah yang mengalami khayalan.

Tunggu dulu. Kamu tak lihat apa yang coba dia lakukan?

Aku tahu persis apa yang kulakukan.

Aku selalu menjaga keberadaan pegawaiku.

Borgol dia. Dia berbahaya.

Sampai jumpa, keparat.

Beberapa minggu ini terasa berat untuk seseorang yang begitu...

Hai. Kamu mau ke mana?

Kemanapun arah kamu pergi.

Aku senang mendengarnya, Nona Collier,

karena aku akan membawamu kembali ke penjara.

Kami telah mencarimu seharian.

- diterjemahkan oleh - e i f a n s c l u b

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.