All language subtitles for Shadow.Force.2025.WEBRip.x264.AAC-[YTS.MX]-Indonesian

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Naluri kita yang paling mendasar bukan untuk bertahan hidup, tetapi untuk keluarga. by Paul Pearsall

Hitman 1-3, ini Hitman 2-1.

Lokasi "Sombra" sudah kami pastikan.

Ombra masih belum bisa dihubungi.

Terpantau ada senjata.

Tetap siaga penuh.

Lanjutkan dengan sangat hati-hati.

Hitman 1-3, bagaimana statusmu?

Hitman 2-1, mendekati target

dari sisi barat laut.

Minta info dari tim di atap.

Hitman 2-1, tim pendobrak siap di posisi.

Mendobrak.

Maju, maju, maju!

Ruang timur, aman.

Dapur, aman.

Kamar tidur satu, aman.

Lantai dua, aman.

Apa maksudmu? Dia tidak ada di sini.

Kita dijebak.

Hitman 2-1, lokasi kosong. Mohon arahan.

Aloka, apa kau dengar?

Kena kau.

Aloka?

Aloka?

Aloka?

Ayah?

Ayah dapat luka itu dari orang jahat?

Iya, dari orang jahat.

Apa Mama bantu Ayah melawan orang jahat?

Mm-hmm. Iya.

Apa itu yang Mama lakukan sekarang,

melawan orang jahat?

Mm-hmm.

Makanya Mama tidak bisa tinggal sama kita.

Aku kangen Mama.

Ceritakan lagi dong soal perut Mama?

-Kau suka cerita itu, ya? -Mm-hmm.

Oke.

Jadi, kita tahu soal orang jahat...

ledakan...

dan kenapa telinga Ayah tidak berfungsi.

Benar.

Jadi, waktu Mama hamil,

Mama biasa membaringkan Ayah di pangkuannya,

tepat di atas perutnya...

supaya Ayah bisa merasakan gerakanmu.

Kadang kau tidak bergerak.

Kenapa?

Karena kau tidur di dalam sana.

Jadi, kalau kau tidur...

Mama biasa melakukan ini...

supaya Ayah bisa mendengar detak jantungmu...

dan tahu kau baik-baik saja.

Kau bisa bahasa Prancis?

Tidak, tidak.

Lihat kiri kanan.

Kiri kanan. Lihat dulu, oke?

Sabuk pengaman.

Lagi mau dengar apa hari ini, jagoan?

Apa itu "rumah bata", Ayah?

-Apa itu? -"Rumah bata."

- Katanya... - "36, 24, 36."

Um...

Itu, um, alamat rumah bata itu.

Benarkah?

Bukan. Bukan.

Um...

Rumah bata itu istilah...

untuk wanita cantik yang sintal.

Seperti payudara?

Nah. Seperti payudara, betul itu.

Dan bokong juga?

Iya. Keduanya.

Oke.

Aku boleh pilih musiknya?

Lionel Richie. Ayolah, Ayah.

Oke, Lionel Richie.

Spotify, kita suka Lionel Richie.

Oke.

Hei.

Dengar anak itu menyanyi.

Sob.

Apa? Sialan!

Brengsek. Persetan.

Dasar bajingan.

Iya kan, Ayah?

Ayah bilang begitu kalau kita menyetir.

Mungkin sambil bergumam.

Apa itu "sambil bergumam"?

Supaya anak-anak tidak dengar.

Aku bisa dengar Ayah.

Ayah juga bilang begitu ke mobil lain. Sering.

Itu biaya keterbukaan, Pak.

Biaya keterbukaan?

Itu biaya kecil yang bank kenakan

untuk interaksi teller-nasabah.

Saya tidak...

Ky, tunggu sebentar. Ayo kita...

Oh, bahasa Prancis. Iya.

Iya.

Apa artinya?

Biaya keterbukaan itu untuk apa?

Maksudmu, kita bicara ini?

Coba saya lihat dulu.

- Terima kasih. - Sebentar.

Um... Hmm...

Ini sudah yang ketiga kalinya bulan ini.

Semua tiarap!

Seperti yang kalian duga, ini perampokan, brengsek!

Angkat tangan kalian agar kami bisa lihat.

Siapa pun bergerak, kalian ditembak.

- Ky, sini sama Ayah. - Tiga menit.

Ayo, tiga menit.

- Tiarap! - Ayah!

Kubilang tiarap, sekarang!

Itu anakku.

Kau punya tiga detik, bajingan.

Biarkan anakku ke sini.

Tolong.

Anak itu?

Iya, biarkan dia ke sini.

Yang itu?

Ayah.

Ky.

Kubilang tiarap!

Kau mau lihat aku bunuh anak ini?

Tiarap ke lantai sekarang juga

atau kau akan lihat aku bunuh anak ini!

Buka matamu, jagoan.

Ayah sudah bereskan orang jahatnya.

Wow??

...atau mengundurkan diri untuk menjalankan

atase keamanan baru G-7,

tepat sebelum kantor Inspektur Jenderal

meluncurkan penyelidikan terhadap aktivitasnya

saat ia menjabat sebagai kepala CIA.

Ya Tuhan.

Saya tidak punya waktu untuk ini, Semuanya.

Saya yakin Anda mengerti bahwa pekerjaan saya berarti ada

yang tidak bisa saya katakan.

Hei, tampan, penampilanmu bagus.

Jack Cinder adalah mata-mata,

dan bukan dalam artian James Bond,

-tapi lebih ke sisi yang kelam. -Hmm.

Jadi, apakah pimpinan G-7 akan mengizinkannya

menolak panggilan pengadilan ini jika nanti dikeluarkan?

Tuan Cinder menyebut upaya ini

sebagai latihan kosong oleh musuh-musuhnya

yang dirancang untuk meragukan

keputusan G-7

untuk menunjuknya sebagai Sekretaris Jenderal.

Wajah itu merusak pagi hari, Patrick.

Sedang saya usahakan, Pak.

Sepertinya kita sudah dekat.

Ombra menyerang Aloka di Miami tadi malam.

Dia melumpuhkan separuh tim kita.

Apa ini?

Lihat siapa yang muncul pagi ini.

Sombra.

Apa maksudmu ini?!

Hubungi Avery.

-Siapkan heli untuk kita dari Trento. -Siap.

Tampilkan itu di sini, di layar besar.

Siap, Pak.

Seharusnya berhasil. Aku belum pernah melakukannya.

Aurora, wiski, dobel.

Ini jam 8 pagi.

Agak terlalu pagi, bukan?

Tripel.

Mana?

Sebentar, maaf.

Nah, ini dia.

Isi ulang itu secepat mungkin.

Masih muter-muter, maaf.

Patrick.

Akan kuambil benda paling tajam

di ruangan ini dan akan kutancapkan

tepat ke tenggorokanmu

kalau kau tidak segera menampilkan gambar itu di layar besar!

Oke, ini dia.

Sekarang...

kenapa kalian berdua mengkhianatiku dan tim?

Dia hamil.

Itu saja.

Dia hamil.

Kena kau sekarang, bajingan.

Aku mau semua info tentang Sombra.

Nama samarannya.

Tempat dia tinggal, makan, kerja, main.

Setiap detail terkutuk dari kehidupan sehari-harinya.

Ayo kita kumpulkan lagi timnya.

Tim yang sama yang dikhianati Ombra dan Sombra

bertahun-tahun lalu.

Ini akan jadi masalah pribadi bagi mereka.

Sama seperti ini masalah pribadi bagiku.

Baiklah...

saatnya bekerja.

Ky, sayang.

- Bicara bahasa Inggris. - Oke.

Cinder punya banyak rahasia busuk, seperti satu kuburan penuh.

Dia dulu memimpin tim pembunuh rahasia,

kau tahu, operasi hitam, dan semacamnya.

Penyelidikan OIG ini membuatnya panik.

Kalau semua itu terungkap, habislah dia.

Cinder itu orang yang membuat orang...

Kau ini kenapa, brengsek?

Aduh!

Unc!

Kau lihat kelakuannya?

Sini kau, brengsek!

Kau ini kenapa, sialan?

Gerakan begitu bisa membongkar penyamaran kita, tahu!

Aku sedang membaur, santai.

Kita seharusnya bekerja.

Kau malah melakukan sebaliknya.

Ayolah. Aku nyaris tidak mengenainya.

Kau menendang bola tepat ke muka anak kecil itu!

Kau ini kenapa, brengsek?

Mereka cuma sekumpulan banci Eropa tukang diving.

- Kau baik-baik saja? - Aku baik.

Soalnya napasmu tidak berkata begitu.

-Ada apa sebenarnya? -Aku bugar.

Usia 51 memang berat, ya?

- Iya, memang. - Iya.

Kelihatan, kok.

Kita tak punya waktu untuk krisis paruh baya.

Kau tak perlu membuktikan apa pun padaku.

-Target sudah aktif. -Aku masih mencintaimu.

Tahan dulu ucapanmu.

-Tidak apa-apa, kok. -Lihat? Lihat?

Jadi kita main atau tidak? Atau aku harus hajar

- orang lain? - Selalu saja mau

-pamer sesuatu. -UNC: Ada apa ini?

Oh, sial!

Issac.

Kau yakin baik-baik saja, jagoan?

Aku baik-baik saja, Ayah.

Apa yang terjadi?

Kau mau jalan-jalan?

Jalan-jalan? Seperti liburan?

Iya. Liburan.

Ke mana?

Ke rumah khusus milik Ayah.

-Rumah khusus? -Mm-hmm. Jauh dari sini.

Kita akan terbang.

Naik pesawat?

Siap berangkat?

-Iya! -Iya! Ayo berangkat.

Siapa yang kita hadapi?

Perwakilan resmi dari enam dari tujuh negara yang hadir.

Penyelidikan OIG membuat semua orang gugup.

Selamat pagi, semuanya.

Demi efisiensi,

saya ingin ini singkat, padat, dan tanpa sensor.

Permisi, Sekretaris...

Sekretaris Jenderal, jika Anda tidak keberatan.

Dan saya minta dua menit tanpa interupsi,

agar saya bisa membuat beberapa pengakuan yang cukup menyakitkan,

dan meredakan kecurigaan apa pun yang mungkin Anda miliki tentang saya

atau kredibilitas saya.

Delapan tahun lalu, atas perintah Amerika Serikat...

saya merekrut, sebagai bagian sangat rahasia dari CIA...

sekelompok operator khusus elit

ke dalam sebuah unit...

yang dikenal sebagai Shadow Force.

Tim rahasia ini

ditugaskan untuk eliminasi target tingkat tinggi di daerah rawan.

Para diktator Anda, para despot, para tiran...

Pada dasarnya, kami melakukan pekerjaan kotor Tuhan di seluruh dunia.

Dan bagaimana Issac Sarr ini berperan--

Jeda singkat tadi tidak dirancang untuk memberi sinyal

pertanyaan lanjutan, Anggota Kongres.

Jadi, jika Anda biarkan saya selesaikan ini,

baru kita bisa lanjut ke sesi kritik dan menebak-nebak

yang sepertinya jadi keahlian Anda.

Issac Sarr,

pria dalam rekaman CCTV itu, dan Kyrah Owens,

mereka berdua bertemu sebagai wakil komandan Shadow Force,

dan meskipun faktanya hubungan di tempat kerja

dilarang keras...

cinta bersemi.

Yang menyebabkan perselisihan internal

yang telah disebutkan tadi,

dan membuat mereka meninggalkan unit dan komando mereka.

Saya sekarang percaya wanita itu, Ombra...

Yah, dia sedang hamil saat itu,

dan itu pasti mempercepat pelarian mereka.

Mereka ini buronan.

Operator yang terlatih mematikan, sangat terampil,

mengetahui rahasia global kita yang paling sensitif selama bertahun-tahun.

Rahasia yang bisa menjelma menjadi pemerasan.

Bagi Anda yang tidak bisa bahasa Jerman,

saya baru saja berkata, "Kita akan mencari mereka

"dan kita akan menghancurkan mereka."

Karena rekrutmen di Shadow Force datang

dengan satu aturan mutlak.

Tidak ada yang boleh pergi.

Pelanggaran aturan itu membawa imbalan $25 juta

untuk kepala individu tersebut

yang akan diambil oleh rekan satu timnya.

Dan mulai sekarang, saya telah melipatgandakan imbalan itu.

Ayah yakin orang jahat tidak akan menemukan kita?

Mm-hmm.

- Itu binatang? - Bukan.

-Ada tanaman rambat beracun? -Tidak.

Tempat apa ini?

Kita akan mati karena tanaman rambat.

- Ini air toilet, Ayah? - Bukan.

- Ada ular di sini? - Tidak.

Ada buaya?

Stop, stop, stop!

Ada ikan?

Tidak.

Ada piranha?

Tidak, tapi ada bahan peledak.

Oke, Ky.

Baiklah, jagoan, ayo naik.

Kita akan tinggal di sini, Ayah?

Untuk sementara.

Keren kan?

Ayo kita cari makan.

Bagaimana? Enak?

- Ayah? - Mm-hmm.

Kenapa Ayah lepas penyumbat telinganya?

Maksudmu apa, jagoan? Kapan?

Waktu sama orang jahat di bank itu,

Ayah melepasnya.

Kau tahu Daredevil? Yang buta itu?

-Iya. -Tapi dia tetap pahlawan super,

karena kekuatan supernya dia bisa mendengar segalanya.

Mm-hmm. Iya.

Nah, Ayah juga begitu, tapi justru saat Ayah tidak bisa mendengar.

Itu kekuatan super Ayah.

Bagaimana?

Ayah tidak tahu.

Ayah jadi sangat fokus.

Segalanya melambat.

Ayah merasa kuat.

Apa karena itu Ayah bisa kalahkan orang jahat?

Sepertinya begitu.

Ayah tidak pernah jadi orang jahat, kan, Ayah?

Tahu tidak?

Dulu sekali...

Ayah pernah.

Mama juga?

Kenapa?

Kami pikir kami orang baik.

Sekarang kalian orang baik?

Tentu saja.

4 tahun sebelumnya...

Kyrah?

Iya?

Kita tidak bisa begini terus.

-Mungkin kita berbuat salah. -Tidak, kita tidak berbuat salah.

Kita membuat keputusan.

Kita desersi.

Dan kita punya anak sekarang.

Biar aku kembali ke Cinder.

Tidak.

Orang itu akan membunuhmu begitu melihatmu.

Kita menghancurkan mahakaryanya.

Tidak ada Shadow Force. Tidak ada jalan kembali.

Kau yang ingin lari.

Aku mencintaimu.

Ya Tuhan!

Kurasa ini mungkin masalah pribadi baginya.

Kami dulu ada hubungan.

Hubungan biasa saja dulu sekali,

sebelum aku pernah bertemu denganmu.

Dan itu tidak sungguhan.

Iya, aku tidak...

membangun hidup bersamanya.

Dan aku sudah bilang padanya.

Tapi dia mau lebih.

Jauh lebih banyak.

Saat aku bilang tidak, dia mengancam akan menghancurkanku.

...sampai dia yakin aku tidak bisa...

Seharusnya kau bilang padaku.

Aku hanya...

Aku tahu kau akan membunuhnya,

lalu mereka akan membunuhmu.

Kyrah.

Bayi kita.

Aku tahu.

Kita tidak bisa menghabiskan sisa hidup kita dengan berlari.

Cinder tidak boleh tahu tentang Ky.

Tidak. Tidak.

Aku yang akan melakukannya.

Apa maksudmu?

Anak kita.

Dan melindunginya apa pun yang terjadi.

Aku hanya butuh sedikit waktu untuk memancing mereka keluar.

Lalu akan kuhabisi mereka satu per satu.

Dan saat sudah aman...

kita semua bisa menghilang bersama sebagai keluarga.

Kyrah, itu bisa bertahun-tahun.

Kenapa kau?

Katakan padaku kenapa kau?

Karena mereka tidak akan menduga aku datang.

Karena ibu macam apa yang meninggalkan anaknya?

Iya. Iya.

Aku yakin.

Semua ponsel itu sudah dihancurkan.

Semua kartu SIM, hangus. Aku tidak bisa, sialan--

Kau harus lakukan ini dengan presisi tinggi, oke?

Sekaranglah waktunya. Sekaranglah waktunya.

Kita tidak menunggu.

Kau minum?

Tidak, ini cuma ilusi optik.

Ada apa denganmu? Kita sedang bekerja.

Di kelab malam, pada malam hari.

Ya Tuhan.

Dan aku ini pria dewasa sejati, brengsek.

Itu bisa diperdebatkan.

-Issac ada menghubungi? -Tidak.

Kalau kau jadi Issac, kau akan ke mana?

Mungkin ke tempat kita punya sumber daya terbanyak.

Uang, sistem pendukung, gudang senjata...

Benar, benar. Jadi di mana? Maroko...

Afrika Selatan...

-dan Kolombia. -Itu juga yang kupikirkan.

-Oke, sip. Ayo. -Maksudmu apa?

Apa maksudmu "maksudmu apa"?

Kita mengincar Cinder. Dialah targetnya.

Dua bajingan ini,

mereka tidak akan bisa dipakai untuk menangkapnya basah.

Kita temukan Issac, kita temukan Kyrah,

kita akan tangkap Sekretaris Jenderal Cinder

sampai dia tidak bisa mengelak lagi.

Hancurkan dia habis-habisan.

Tentu saja. Nah, untuk itu aku mau minum.

Bukan, kita bisa mabuk untuk itu.

Kau selalu berlebihan.

-Kenapa tidak? -Kubilang aku mau minum untuk itu,

-bukan mabuk untuk itu. -Kenapa tidak?

Jatuhkan!

Hentikan! Stop!

Penyamaranmu terbongkar!

Ayo, pahlawan. Tunjukkan sesuatu yang heroik.

Kau membahayakan anak kita!

Kenapa?

Sudah selesai?

Tidak!

Tidak apa-apa, jagoan.

Kenapa kau berkelahi dengan Ayahku?

Jelaskan dirimu.

Hai.

Hai. Siapa itu?

Ini Mama.

Aku sudah lama tidak melihatnya.

Maafkan aku, Ky.

Sayang...

Kau tahu siapa aku?

-Mama? -Iya.

Ya Tuhan!

Ya Tuhanku!

Aku merindukanmu.

Oh, sayang, aku sangat merindukanmu.

Mama di sini.

Uh, bum!

Mama di sini.

Iya, benar, jagoan.

Apa Mama akan ada di sini saat aku bangun?

Semoga saja.

Sekarang, tidurlah.

Mama dan Ayah banyak yang harus dibicarakan. Oke?

Oke, oke. Jadi...

Ini di Bangla, tahu kan, di Pantai Patong,

dan kita kelaparan berat,

tapi penjual ikan ini kelihatannya mencurigakan banget.

Anak kecil ini pakai popok super besar.

Kau mau cerita, hah?

Kau selalu melewatkan bagian anak kecil berpopok itu.

Cerita ini tidak lucu tanpa bagian

-anak kecil berpopok itu. -Aku baru mau sampai ke situ.

Enam tahun, intel angkatan darat.

Lulusan terbaik di The Farm.

Dan sekarang?

Pelayan untuk para pembunuh.

Yap.

- Baiklah. - Kau memang tidak pernah

-tahan minum. -Ayolah, Bung.

Kalau kau jatuh tersungkur?

- Jaraknya sekitar 3 meter. - Bukan, itu...

Jaraknya sekitar 3 meter.

Senang bertemu denganmu.

Senang bertemu denganmu juga.

Untuk kawan dan lawan lama.

- Salud. - Bersulang.

Dan 'permainan hebat' yang tak pernah membuat kita bosan.

- Amin. - Bersulang.

Salud.

Um...

Kita punya, uh...

sejarah yang cukup dalam, cukup berwarna.

Tapi itu sejarah yang tidak boleh jadi masalah

buat kita sekarang.

Jadi, saya akan lewatkan ceramah soal 'Yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan.'

Saya akan langsung ke tuntutan.

Satu.

Saya gandakan imbalannya.

Oh, sial.

Dua. Kita merencanakan dan mengeksekusi dengan presisi.

Kita tidak mengandalkan keberuntungan.

Kita tidak main-main dengan probabilitas. Tidak dengan mereka berdua.

Berapa banyak dukungan yang kita punya?

Semuanya.

Mantan Pasukan Khusus. Semua orang berpengalaman.

Semua sangat rahasia.

Ditambah, kita punya teman kita, Avery, yang akan terus mengawasi.

Para pengkhianat ini telah membunuh enam rekan kita.

Mereka sekarang punya harga yang sangat mahal

untuk mereka berdua. Kita punya intelijen akurat,

dan langsung tentang keberadaan mereka.

Saya sedang mengunci lokasi mereka sekarang.

Permainan dimulai, Semuanya.

Ayo kita tangkap mereka.

Bersulang untuk itu.

Tanganmu sakit?

Itu bekas sepatuku di dadamu?

-Jadi... -Jadi...

Apa yang terjadi dengan rencana kita?

Kisah bahagia selamanya kita.

Apa kau tahu apa saja yang sudah kulakukan

untuk menjaga keluarga ini tetap aman?

-Keluarga? -Iya.

-Keluarga? -Aku sudah habisi Aloka.

Dia hampir menangkapmu.

Dia punya foto dan laporan lengkap.

Aku sudah bereskan dia.

Tapi masih ada lima Shadow di luar sana.

Cinder memicu aktivasi.

Dan sekarang dia tahu soal Ky.

Hai, manis.

Oh, apa?

Ada apa ini?

Apa dia tidur?

Dia memang begitu.

Dia berjalan sambil tidur sepertimu.

Tidak tahu bagaimana dia bisa

senyaman itu denganmu secepat ini.

Mungkin akhirnya dia merasa aman.

Tidak, aku tidak akan melepaskannya dari pandanganku.

Kyrah. Kau telah menjadi pemburu dan kita telah diburu. Bersembunyi.

Tidak lagi.

Kalau begitu kita butuh bantuan.

Auntie dan Unc?

Mereka sekarang kerja untuk OIG, mereka mengincar Cinder.

Mengincar dengan apa?

Surat panggilan? Dokumen?

Itu bukan senjata.

Kau mau mengejar Cinder.

Tidak.

Ini urusan orang dewasa...

-Mm-hmm. -...dan kau belum siap.

Kau jadi lembek.

Empat mantan perampok bank mungkin tidak setuju.

Empat orang bodoh yang dapat senjata dari pameran dan cuma menembak kertas.

Iya, seluruh dunia lihat videonya.

Seluruh dunia lihat aku menjaga anak kita tetap aman.

Oke.

Tembakan pertama. Tunjukkan kemampuanmu.

Wow.

Oke.

Maksudku, itu luar biasa. Kau...

Jangan marah. Aku selalu lebih jago menembak darimu.

-Tidak. -Iya.

-Tidak pernah. -Apa?

Lagi pula, kau terus aktif bertugas.

Bukankah kita berdua harus siap tempur

saat kau yang melindungi Ky?

Ini namanya mengasuh, Kyrah.

Begitukah? Atau "parenting"?

Mengasuh.

Siapa yang mengajarimu bahasa Prancis?

Jadi, untuk "mengasuh,"

tidak ada waktu latihan menembak.

Kau perlu perbaiki tembakanmu.

Itu kualitas pasaran.

Kita tidak mau ada Odessa lagi.

Sejarah kuno, lagi.

Kau menembakku di bahu.

-Iya. -Iya.

-Iya. -Oh, oh. Itu sengaja?

Uh-huh.

Bahuku?

Iya. Bahumu.

-Oke. -Lupakan saja.

Aku akan jemput Ky. Kita harus berangkat.

Jangan lupa isi ulang.

Keren.

Ini mobilmu?

Iya, sayang. Ini mobil Mama.

Kau suka?

- Keren sekali. - Aku tahu.

Ini jauh lebih keren dari mobil kita, Ayah.

-Oh. -Terima kasih.

Bagaimana kita ke tempat Auntie dan Unc?

Kita tidak ke sana. Mereka yang ke kita.

Kita terus bergerak, jaga Ky tetap aman,

dan tunggu sampai mereka menangkap Cinder.

-Seberapa aman mobil ini? -Aku menjalankan pemindaian anti-RF,

gelombang pendek, sat-kom

sebelum kunci kontak pernah disentuh.

Lalu aku jalankan pemindaian tambahan, UV, FLIR,

termal, radar gelombang milimeter.

Apa saja yang ada di mobil ini?

Semuanya kustom.

Lapisan pelindung serat karbon titanium seperempat inci.

Mesin V-12 langkah pendek yang bisa diganti.

Bumper diperkuat jadi bisa menembus

barikade jalan.

Kaca anti peluru level 10 UL.

Dan ini.

Jadi kita bisa membawa VIP, diplomat...

sandera.

Hmm.

-Aku yang menyetir. -Iya, tentu.

Hei, sayang. Mau ikut Mama?

Anjing tetangga, namanya Kaiser,

sedang mengawini kucing mereka.

Apa maksudmu?

Itu suara yang mereka dengar.

Aku tidak suka ini. Ada yang aneh.

Ini ganjil.

Aku setuju.

Tapi kau sendiri yang bilang,

orang-orang ini tidak akan membawa kita ke Cinder.

Bukan, Sayang. Bukan itu masalahnya.

Kau tidak mungkin beralih dari bicara soal menghancurkan ponsel

dan benar-benar menyebut nama Cinder...

lalu bicara soal kucing dan anjing kawin?

Maksudku, dia duduk semeja

dengan sekumpulan perempuan murahan.

Kau pikir dia akan benar-benar bicara soal...

Dia bersama perempuan-perempuan murahan yang sama di taman.

Mereka sedang mempermainkan kita.

Kau tidak berpikir ada yang membocorkan kita ke mereka, kan?

Oh, tentu tidak, dengan cara kita bergerak.

Kecuali...

Kau serius?

Ada apa denganmu, brengsek?

Dua bulan terakhir ini,

kau selalu bicara menggantung begitu.

Tapi, titik titik titik.

Yah, titik titik titik.

Apa aku kelihatan suka dibuat penasaran?

Bicara terus terang, brengsek!

-Aku tidak punya waktu untuk itu. -Oke.

Kabarnya ada dua orang lain yang melacak Cinder.

Tim pemantul.

Mm. Benarkah?

Kau tidak tahu?

Kenapa aku harus tahu?

Oke, coba saja.

Siap? Tanding ulang.

Satu, dua, tiga, empat...

Perang jempol dimulai! Kau akan...

Oh, kena kau, kena kau...

Aku terjebak. Oh, tidak.

Ay!

Mississippi satu, Mississippi dua,

Mississippi tiga.

Kyrah, aku colok di mana?

Di laci dasbor.

Ayah, boleh kita putar musik?

Tentu, jagoan.

Ayah, kenapa dimatikan?

Iya, Ayah. Kenapa dimatikan?

Itu kan lagu kesukaanmu.

Bukan, jagoan.

Bukan. Itu bukan lagu kesukaanku.

Jauh dari itu.

Ayah sering dengar lagu itu.

-Oh! -Ayah sering dengar

lagu itu, Mama.

Oh ya? Wow, itu

menarik sekali.

Nah, boleh aku dengar?

Tidak, mungkin kita nikmati saja kesunyian ini.

Ayolah, Ayah. Putar untuk Mama.

Ayolah, Ayah.

Mau dengar, Mama?

Iya, mau.

Aku sungguh, sungguh, sungguh, sungguh mau.

Oke.

Oke.

Dia hafal semua liriknya.

Tidak semua.

Mm-hmm.

Yeah, yeah, yeah.

Hei! Ah!

Asyik.

Di sini. Aku suka ini.

Ay! Iya, Ky!

Ay!

Ay!

Dia bisa menyanyi!

Itu hebat.

Mwah! Itu hebat.

- Kyrah. - Hmm?

Pastikan sabuknya terpasang.

Mulai berkabut.

Kita dilacak.

Orang jahat kembali.

Kau harus dengarkan Mama sekarang

dan lakukan apa katanya.

Oke, ayo kita bawa kau ke tempat aman.

Oke, sayang, masuklah ke sana. Silakan.

Baiklah, berbaring.

Bagus.

Ini kursi bayi?

Bukan, bukan, bukan, bukan, bukan. Ini bukan kursi bayi.

Kursi ini untuk anak laki-laki besar.

Dan kau akan tetap di sini

sampai Mama datang menjemputmu.

Oke? Oke, bagus.

- Kita akan baik-baik saja, Mama? - Iya.

Mama akan pastikan kita baik-baik saja.

Sekarang kau hanya perlu pakai ini

karena Ayah akan ngebut.

Jalannya akan sedikit berguncang.

Mama mau pastikan

kau bisa dengar Mama, jadi acungkan jempol

kalau kau bisa dengar. Bisa dengar Mama?

Halo, halo. Oh, bagus.

Mama sayang sekali sama kamu, Nak. Bisa dengar itu?

Oke. Mwah!

Mama akan segera menemuimu, oke?

Dia aman di dalam sana?

Iya. Bagasi itu tidak bisa dihancurkan.

- Kita dikepung dari sisi. - Menurutmu?

Bagaimana mereka menemukan kita?

Aku tidak tahu, sialan!

Mama, itu kata kasar. Kata "S".

Oh, sial. Uh... Hei, maaf. Maaf sekali.

Tiarap!

-Sialan. -Sungguh?

Aku mau mobilnya diangkat.

Aku mau mayatnya ditemukan.

Apa anak itu bersama mereka?

Kami tidak tahu itu.

Nah, cari tahu!

Oh, tidak.

Ada apa?

Kyrah.

Mereka semua ada di sana, Issac.

Semuanya.

- Para Shadow? - Iya.

Mama?

Mama baik-baik saja, Mama?

Sini.

- Ayo. - Ayo, ayo.

Aku ingin tahu bagaimana mereka menemukan kita.

Iya, aku juga.

Tidak mungkin mereka melacakmu?

Tidak, tidak mungkin. Itu mustahil.

Kalau begitu kita dikhianati, Kyrah.

Iya. Oleh siapa?

Tidak.

Bukan Auntie dan Unc. Bukan.

Aku percaya mereka.

Jadi, kau sudah mendengarkan lagu pernikahan kita.

-Anak kita yang dengar. -Oh, sendirian saja.

-Mmm-hmm. -Uh-huh.

Dia lagi suka Lionel Richie.

Terutama Truly.

Bayangkan saja.

-Dia lucu sekali. -Hmm.

Andai saja kita bisa daftarkan dia ke American Idol.

Bayangkan kalau itu kekhawatiran terbesar kita sekarang.

Aku selalu ada di sekitar.

Di dekatmu.

Dua tahun lalu...

ada pameran luar ruangan dekat Southpoint Mall,

-dan aku... -Kau menyentuh

tengkukku di tengah keramaian.

Pak, ini hanya kemunduran sementara.

Kami akan menemukan mereka. Kami minta maaf.

Kau minta maaf?

Yah, bagus sekali.

Tidak, karena menurutku... kekuatan sebuah permintaan maaf

itu sangat membantu di saat-saat seperti ini, sialan.

Itu tidak terduga--

Tidak terduga karena kau kurang visi, anak muda.

Kau kurang keringat dan garam pengalaman.

Terlalu banyak lari di treadmill,

kurang banyak lari di dunia nyata.

Kau tahu...

Aku baru manikur pertama kali saat usiaku 30.

Aku baru punya setelan jas pesanan saat usiaku 40.

Kau lihat aku sekarang dengan penampilan necis dan terawat

serta pin di kerah, kau pikir...

Aku tidak pernah memegang pisau seumur hidupku...

atau menghajar orang setengah mati dengan tangan kosong.

Nah...

kau salah besar.

Kata orang, dengan kesuksesan

datanglah, um, pelunakan.

Itu mengubah baju zirah pria menjadi sutra.

Jadi, sesekali...

Aku suka mengingatkan diriku siapa aku.

Dan, sebaliknya, siapa kalian.

Pak, saya tidak--

Apa yang kau punya?

Baiklah kalau begitu.

Anda mau berkelahi, Pak?

Maju!

Tidak buruk.

Tidak ada yang namanya pukulan curang.

Kalian berdua dipecat.

Cinder.

Tunggu, apa?

Oh.

Itu bagus.

Sangat bagus.

Tolong cium jejaknya.

Sepertinya mereka selamat.

Oke, kalian berdua baru saja dipekerjakan kembali.

Isi bahan bakar jet dan siapkan di landasan.

Lepas landas dalam 30 menit.

Kerja bagus.

Ngomong-ngomong, luka-luka itu, mereka... mereka kelihatannya bagus.

Kalian kelihatan bagus. Kalian kelihatan tangguh.

Cinder.

Hai, Jack.

Sekarang Sekretaris Jenderal Cinder, Ombra.

Oh, aku tahu,

kedengarannya resmi sekali. Kau di sini

dengan Penegak Hukum Internasional

terus mengejarmu, memburuku.

Dan Sombra serta Ky juga.

Tidak ada jarak yang bisa kau tempuh

atau lubang yang digali cukup dalam di mana aku tidak bisa mencapaimu.

Kau mau terus berlari seumur hidupmu?

Hidup yang semakin pendek setiap detiknya?

Maafkan aku. Maafkan aku, ejekan ini.

Uh, aku sangat menikmatinya.

Aku tahu kedengarannya, uh...

brengsek dan kekanak-kanakan. Tapi, hei, masa bodoh,

aku sedang bersenang-senang.

Aku punya tawaran.

Maksudmu selain membunuhmu?

Terasa agak membatasi, bukan?

Kau tahu apa hal yang paling tidak sentimental

di dunia ini, Kyrah?

Balas dendam.

Itu juga yang paling mahal.

100 juta dolar lebih dari sepadan.

Kau menggandakan imbalan untuk kami?

Dan aku akan melipatgandakannya tiga kali lipat akhir minggu ini.

Bahkan dengan seluruh G-7 menjadi target

dari apa yang bisa menjadi investigasi internasional besar-besaran,

aku jadi merasa sedikit tersanjung.

Bahkan merona.

Kau menginginkanku?

Tentu saja.

Berlutut.

Memohon untuk hidupmu.

Aku bukan tipe pengemis, Jack.

Biarkan Sombra dan Ky pergi.

Batalkan perintah untuk para Shadow. Aku akan datang padamu.

Tapi aku sudah dalam perjalanan menujumu, Kyrah.

Kalau begitu biarkan mereka pergi.

Mari kita jaga ini pribadi, antara kita saja.

Kau tahu, lima tahun lalu kalian berdua bisa saja

melawan seluruh tim dan menang.

Jika perang yang kau inginkan denganku, Jack, teruslah datang.

- Jika tidak, terima tawaranku. - Tawaran apa?

Aku datang padamu, kita selesaikan ini secara langsung

atau aku akan membongkar setiap rahasia kecilmu

ke OIG.

Jadi bagaimana, Jack?

Apa kau masih punya pulau pribadi kecil sitaan CIA

di lepas pantai Cartagena itu?

Kau tahu aku masih punya.

Sampai jumpa di sana.

- Kau yang masak malam ini. - Enak saja!

Ada apa denganmu?

Aku sudah masak tiga malam terakhir.

Aku tidak peduli. Aku mau wafel.

Wafel? Kita di Bogota.

Di sini adanya arepas, bukan wafel.

Wafel! Mereka tidak tahu bedanya...

Jangan berbalik.

Matikan mesin.

Bagaimana kalian menemukan kami?

Apa mereka masih teman Ayah?

Mari kita cari tahu.

Aku pegang B-E-R-E-T-T-A.

"Beretta" itu ejaannya apa?

Biar aku yang bicara, oke?

Jika dia hanya berhubungan dengan kalian berdua,

berarti salah satu dari kalian mengkhianati kami.

Bung! Kau benar-benar ngaco.

Aku lebih baik M-A-T-I.

Itu dengan cepat menjadi kenyataan.

Kalian punya lagu Lionel Richie?

Hmm.

Tidak lucu.

- Tidak sekarang. - Dia lucu sekali!

Hei, anak kecil, kalau kau mau Lionel Richie,

Auntie akan putarkan Lionel Richie untukmu, oke?

-Dia tidak butuh musik. -Satu lagu saja, Ayah.

Iya, ayolah, Ayah, satu lagu.

Tidak perlu setegang ini.

Hei, hei, kau suka Wu-Tang Clan, anak kecil?

Wu-Tang Clan itu bukan main-main.

Oke, jagoan,

biar Ayah bicara dengan mereka

dan kita putar Lionel Richie nanti.

Itu lagu bokong-payudara, Ayah.

Bisa putar yang lain? Putar saja yang lain.

- Tidak, aku suka lagu ini. - Oh, dia suka.

Oke, mereka akan putar tapi jangan ikut menyanyi.

Kalian sudah membantunya.

Berapa lama?

Selama dia buron.

Kapan terakhir kalian kontak dengannya?

Jadi kalian belum dengar kabar darinya?

Dia tidak bilang ke mana tujuannya?

- Tidak. - Hmm.

Itu memberitahuku ke mana dia pergi.

Ke mana?

Cinder. Sendirian.

Sial! Ya Tuhan!

Kenapa?

Itu yang sudah dia lakukan bertahun-tahun.

Melindungi kita.

Ini semua milikmu sekarang, Jack?

Anggap saja ini pinjaman permanen.

Seperti babi dalam lumpur, kan?

Tidak ada yang berubah.

Oh, semuanya sudah berubah.

Bisa kita ambilkan untuk nona satu dari ini?

Hennessy XO, tahu kan, yang kualitas bagus.

Kurasa kau mungkin membutuhkannya.

Perasaanku juga begitu.

Kita aman di sini?

Tempat ini sama sekali tidak diawasi.

Aku tidak tahu, Auntie. Kalau dia menemukan kita,

kurasa kita sebaiknya terus bergerak.

Apa maksudmu?

Kita bahkan belum lama memakai tempat ini dalam rotasi.

Kita aman. Hmm. Iya kan?

Boleh aku bersih-bersih?

Naik tangga itu, kamar kosong di paling atas.

Terima kasih.

- Aku lapar, Ayah. - Kau kenapa?

Sini, keponakan, kau lapar?

Mau Unc besar buatkan wafel, hah?

Kalau ayahmu mengizinkan.

Iya.

Iya, kau dengar itu? Dia bilang iya, oke?

Ayo kita buat!

-Yo, yo, yo. Kita aman? -Tidak.

Kita sebaiknya bergerak. Itu firasatku.

Aku tidak suka diam di tempat, Marvella.

Iya, tapi kau paranoid.

Tidak mungkin kita terlacak.

Dia menemukan kita.

Kau percaya itu? Aku tidak.

Aku percaya padamu.

- Terima kasih, Tuan. - Sama-sama.

Jack...

Kukira ini akan jadi urusan satu lawan satu.

Ayolah.

Kalau kau tidak bisa menanganiku sekarang,

bagaimana kau akan menanganiku nanti?

Anak-anak.

Aku tahu kau akan kembali padaku.

Aku sangat mengenalmu.

Kau tahu kecenderunganku.

Oh, tentu saja.

Seperti aku tahu kecenderunganmu.

-Kau kebiasaan buruk. -Hmm.

Aku tahu yang lebih buruk lagi.

Aku berharap itu ada di sana.

Tiarap, tiarap!

Tiarap, brengsek!

Sekarang! Sekarang!

Geser senjatanya!

Sekarang juga! Ayo, cepat!

Ah, rasanya persis seperti...

yang kau bayangkan rasanya ditembak sebanyak itu.

Syukurlah ada jahitan khusus.

Kau mungkin akan merasakan Kevlar

dan menembakku di kepala.

Atau mungkin tidak.

Mungkin yang ingin kau lakukan...

adalah menembak tepat di jantungku.

Simbolis.

Juan, boleh minta isi ulang?

Kau tahu, Ombra...

sehebat apa pun kau dulu,

kau menurun sama cepatnya.

Apa kau benar-benar berpikir aku akan membiarkanmu masuk ke sini

dan membunuhku dengan darah dingin?

Bolehkah kukatakan aku berharap begitu?

Ini akan seru untuk ditonton.

Oh ya?

Aku berubah.

Bangun!

Persetan denganmu, Jack!

Di mana Ky?

Aku tidak tahu.

Apa?

Hei!

Hei, sayang.

Kau baik-baik saja?

Semuanya akan baik-baik saja.

Mama di sini dan Ayah di sini.

Oke, jagoan?

Hei!

Itu dia!

Bisakah kau, um...

Bisakah kau bawa anak kecil ini ke bawah?

Kami belum siap.

- Dah, sayang! - Dah, Ma. Dah, Yah.

- Sayang kamu! - Sayang kamu juga!

Maafkan aku,

aku pergi hanya karena aku berusaha

menjaga kalian berdua tetap aman.

Aku mencintaimu.

Aku di sini sekarang.

Aku di sini sekarang.

Hei!

Avery!

-Senang bertemu denganmu. -Senang bertemu denganmu juga.

- Apa kabarmu? - Oh, sangat baik.

Kau bajingan sialan!

Oh, Kak, santai saja.

Hal-hal yang sudah kurencanakan untukmu si pengkhianat.

Begitu borgol sialan ini

lepas dariku, habislah kau.

Dan tahu tidak, aku sudah tahu.

Aku tahu kau mempermainkanku.

Ayolah, Marvella.

Apa kau tidak lelah berjuang untuk tim yang salah?

Aku lelah.

Aku menghubungi uh, Avery tua ini di sini.

Maaf, "Unc."

Dan bertanya padanya kenapa kita seumuran,

tingkat pengalaman sama,

dan dia masih menyia-nyiakan karirnya

melakukan pekerjaan rendahan?

Dua puluh tahun.

Dua puluh tahun sialan,

kita sudah menjadi kawan seperjuangan...

dan ini yang kau lakukan? Kau mengkhianatiku?

Untuk apa?

Untuk apa, Avery? Uang sialan?

Oke, um...

begini.

Aku agak ingin membunuhmu di depan anakmu.

Dan aku tahu itu kedengarannya kejam, memang.

Dan dalam situasi lain mana pun, itu tidak bermoral dan salah besar.

Tapi biar kujelaskan logikaku, ya?

Kurasa kau akan mengerti alasannya.

Aku mencurahkan lima tahun yang panjang, berat untuk Shadow Force.

Lima tahun.

Dan kalian berdua...

dengan tipu daya dan ketidaksetiaan kalian,

kalian merenggutnya dariku.

Kalian mengambil hal yang paling kucintai.

Sekarang, Ky, dia berapa umurnya? Dia, uh...

Dia sekitar lima tahun, kan?

Dan bukankah dia hal yang paling kau cintai?

Jadi, kau lihat, menukarkan kalian berdua dengannya

kurang lebih membuat kita impas.

Dan tahu tidak?

Dengan genetikamu, bibitmu...

Aku bisa mengubahnya menjadi rekrutan bintang lima sialan.

Dia bisa menjadi masa depan Shadow Force.

- Jack... - Tidak!

Tidak.

Kau melanggar sumpah darah.

Kau bersumpah untuk menjalankan kewajiban pada kami semua

dengan ancaman hukuman mati.

Itu kesepakatannya!

Tapi kau membuat para Shadow saling bermusuhan.

Kau mengadu domba anggota tim.

Kau memanipulasi kami dan meracuni kami.

Oh, mudah sekali menggambarkannya seperti itu sekarang.

Bukan begitu, Ombra?

Lalu ketidaksetiaanmu menjadi masalahku.

Bagaimana dengan tugas? Kehormatan? Komitmen pada unit?

Pada unit atau padamu?

Ini kan tentang itu, kan?

Kau dan aku?

Kenapa kau tidak bisa mengatakannya saja, Jack?

Kau jatuh cinta padaku.

Dia tahu.

Biar kujelaskan cara kerjanya, kawan-kawan.

Saat dia tidak bisa mendapatkanku seperti yang dia inginkan...

dia mulai mempermainkanku dengan cara yang dia pikir bisa.

Mengancam akan mencopotku dari pangkatku...

menurunkanku...

menghancurkanku.

Tapi itu tidak berhasil.

Karena aku tidak peduli lagi soal itu.

Aku tidak peduli padamu.

Pada kalian semua, aku peduli pada keluargaku.

Aku milik...

...keluargaku.

Dan aku akan membunuh untuk melindungi mereka.

Bukan kau.

Dan aku yakin itu membuatmu merasa lemah.

Benar kan?

Sangat lemah, sialan.

Jenderal Cinder.

Di mana anak itu?

Oh, dia aman dan sehat di bawah.

Tidak ingin dia melihat ini.

Lihat apa, bodoh?

Sekretaris Jenderal Cinder...

Hei, sobat.

Kalau kau tidak jatuhkan senjata itu,

akan kutunjukkan padamu seberapa cepat aku bisa menghancurkan hidupmu.

Sekarang!

Hei, kalian berdua, senjata ke bawah, tangan ke atas.

Bergerak!

Sekretaris Jenderal Cinder,

atas perintah Kantor Inspektur Jenderal,

Anda dengan ini ditahan dalam pengawasan kami

dan dipindahkan ke NSA Naval Annex Camp Lemonnier,

untuk menunggu persidangan.

Bagus.

Kau lihat, ada kelompok dua orang lain

yang melacak Cinder.

Hanya saja aku tidak memberitahu si bodoh sepertimu

karena aku sama sekali tidak mempercayaimu.

Apa yang terjadi, brengsek?

Kami Agen Khusus dari OIG dan Kehakiman.

Kami sudah membangun kasus kriminal

terhadapmu selama berbulan-bulan.

Pak.

Jadi, kalian dua bajingan ini sekarang menyamar

dan menangkap bos kalian sendiri?

Kami Agen Federal Amerika Serikat,

dan Anda akan mematuhi tuntutan kami.

- Whoa! - Sialan!

Whoa, whoa.

Apa yang kau lakukan? Tidak perlu begitu.

Patrick...

jika mereka bergerak...

bunuh mereka.

Ada Tim Respons Insiden Interpol sedang dalam perjalanan

saat ini juga...

untuk membantu penangkapan ini jika diperlukan.

Angkat tanganmu yang terawat itu ke udara

dan berlututlah, brengsek!

Apa kau tidak dengar dia?

Berlutut!

Hei! Berlutut, bajingan!

Ke mana dia?

Lindungi aku!

Sialan!

Maju!

Maju!

Akan kuhajar kau!

Mana senjatamu?

Kaliber .45 sialan!

Yo, Parker! Parker!

Ayo! Apa yang kau punya?

Aku punya .45, tapi kosong.

-Aku punya magasin, ayo. -Ini.

-Di mana anak itu? -Anak itu di rumah belakang.

Aku harus kejar Cinder, bisa kau lindungi aku?

-Aku melindungimu. -Pergi! Maju!

Maju, maju, maju!

Bajingan!

- Sialan! - Kau mati, brengsek!

Lemparkan!

Magasin!

Persetan dengan ini!

Akan kuakhiri ini sekarang juga.

Tiga, dua, satu.

- Kau oke? - Ayo!

Bangun!

Ayo! Keluar dari sini, brengsek!

Kita harus menemukan Ky.

Lebih baik kau lari, bajingan.

Oh, ya!

Hei, keponakan.

Unc jahat pada Auntie dan Ayah di rumah Unc.

Unc punya senjata. Unc membiarkan orang jahat itu menghajar ayahku.

Tidak. Tidak, tidak, tidak, tidak, keponakan, lihat, semua baik-baik saja, oke?

Ayo, Aku akan antar kau ke orang tuamu.

Aku tidak boleh bilang ini, tapi Unc bajingan.

Tidak, tidak, lihat, kau salah.

Aku ini orang baik, lihat? Lihat? Orang baik.

Aku hanya berpura-pura jadi orang jahat, tahu?

Hanya berakting seperti mereka. Tapi ayo,

Aku akan antar kau ke orang tuamu, kecilku...

Sial!

Sial!

Ky, jangan khawatir, oke?

Lihat, Unc ini sangat, sangat nakal...

jadi dia harus tidur sebentar, oke?

Oh, bisakah kau membantuku?

-Iya, Auntie. -Bisa kau ke sudut sana?

Aku mau bicara serius dengan Unc, oke?

Apa dia bisa dengar Auntie?

Oh, coba kita lihat. Apa kau bisa dengar aku?

Tidak, dia tidak bisa dengar aku.

Tapi dia akan merasakanku, oke?

Jadi, pergilah ke sudut sana, silakan.

Baiklah, terima kasih.

Kau pilih lawan yang salah, brengsek.

Aku sudah tidak peduli lagi

padamu.

- Marvella, tunggu! - Semua aturan batal!

Oke, oke, Auntie.

Ayo!

Habisi bajingan itu!

Lewat sini!

Sial!

-Kau baik-baik saja, jagoan? -Iya.

Dia baik-baik saja. Tidak ada goresan sedikit pun.

Itu baru jagoanku.

Kau sudah baikan?

Belum.

- Kita harus pergi. - Tidak.

Kalau kita biarkan mereka pergi, mereka akan memburu kita dalam sebulan.

Aku tidak mau hidup dalam ketakutan lagi.

Aku ingin kita menjadi keluarga.

Kau sudah dapat dia?

Sudah.

Auntie menghajar Unc.

Benar, sayang. Dan makanya dia

di kamar mandi sedang dihukum.

Sayang, kau akan tinggal di sini dengan Auntie,

karena Mama dan Ayah punya satu urusan lagi.

Kitalah pemburunya sekarang.

Kita harus memancingnya keluar.

Aku punya firasat Cinder selamat.

Aku punya firasat mereka berdua selamat.

-Kau punya apa? -Dua peluru.

Aku punya satu.

Jangan sia-siakan.

Menurutmu mungkin aku yang harus dapat peluru tambahan?

-Tambahan apa? -Peluru. Karena kau punya dua.

Ini bukan tambahan.

-Ini milikku. -Iya, tapi...

Aku hanya merasa, tahu kan, mungkin karena aku...

Maksudku, biasanya aku penembak yang lebih baik.

-Biasanya? -Iya.

Isaac-ku...

Tidak, tidak, tidak.

-Jangan mulai dengan bahasa Prancismu. -Kenapa?

-Pokoknya jangan sampai meleset. -Terima kasih banyak.

Aku lewat sini.

Selanjutnya, dansa pertama.

Pengantin pria dan wanita, ke lantai dansa.

Pengantin pria dan wanita, ke lantai dansa.

Kalian tidak keberatan kalau aku mengganggu ini, kan?

Ayolah, Bung, tahan saja.

Kau pernah merasakan darah di mulutmu sebelumnya,

apa masalahnya?

Oh, Ya Tuhan, Nona,

apa kau belum cukup berbuat ulah untuk hari ini?

Lihat ini.

Whoa!

Issac!

- Issac! - Diam!

- Issac! - Diam!

Issac!

Issac!

Issac!

Dengar. Tolong.

Dengar. Tolong dengarkan aku.

Aku mohon, tolong dengarkan aku.

Dengar. Tolong dengarkan aku. Dengar.

Dengar.

6 bulan kemudian...

Jadi, itu benar-benar akhir masa tugasmu

- sebagai kontraktor pemerintah? - Yap.

Dengan bajingan itu di penjara,

sekarang aku kembali tersedia.

Secara profesional dan pribadi.

Kenapa aku merasa bahwa

kau meneleponku dari Langley?

Karena gedung pemerintah itu bergema sekali, sialan.

-Kau tahu itu. -Jadi, aku benar.

Sebenarnya apa yang kau lakukan di sana?

Shadow Force 2.0.

Hanya saja kali ini, aku akan melakukannya lebih baik.

Kau tertarik?

Hanya tertarik istirahat sebentar saat ini.

Oh, ayolah.

Relaksasi itu terlalu dibesar-besarkan.

Lagi pula, semuanya menjadi roti basi setelah beberapa saat.

Kalau begitu kita bicara nanti saja.

Iya, aku hubungi kau nanti, oke? Baik-baik saja.

Kau juga.

- Dah. - Halo, Marvella.

Kau kelihatan keren hari ini.

Terima kasih sudah memperhatikan, Parker.

Ayolah, Parker.

-Halo, temanku. -Halo, temanku, ya.

Oh.

- Kita akan menyanyi? - Selamat Ulang Tahun?

Iya. Iya. Kita hanya...

Entahlah, aku hanya ingin membiarkannya bermain

lebih lama lagi, oke?

Dia sangat senang.

Nyonya Cordero membuat sangria.

- Hmm. - Aku mau ambil segelas,

kau mau?

Apa?

Diterjemahkan Oleh: Zain Jakarta, 30 Mei 2025 Support di : https://trakteer.id/ZainSubs

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.