All language subtitles for Madame.Web.2024.WEBRip indoCP

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic Download
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali Download
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian Download
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

AMAZON PERU

Kita hampir berhasil?

Mereka sangat sulit ditemukan.

Belum pernah ada yang menangkapnya hidup-hidup.

Aku setuju melindungimu...

karena kupikir kau hampir menemukan laba-laba itu.

Ini pantas ditunggu.

Bangkai spesimen menunjukkan peptida dalam racun laba-laba, itu...

Itu meningkatkan struktur sel mereka.

Laba-laba itu bisa memberikan kekuatan besar...

seperti Las Arañas.

Las Arañas?

Mitos manusia laba-laba yang berlari di atas pohon...

dan menghukum orang jahat dengan sentuhan beracun mereka?

Risetku berdasarkan ilmiah, bukan legenda, Pak Sims.

Kekuatan itu mubazir di sini.

Laba-laba ini bisa menyembuhkan ratusan penyakit.

Bisa...

- Kau baik-baik saja? - Tidak.

Dia berusaha mencegahku bekerja.

Namun, tak akan kubiarkan.

Sedikit lagi aku berhasil.

Mungkin kau perlu beristirahat.

Tak ada waktu.

Terima kasih.

Untuk payungnya.

Aku menemukannya.

Aku menemukan laba-labanya.

- Indah, bukan? - Wah.

- Menakjubkan, ya? - Constance.

Sesuatu yang kecil tetapi sangat kuat.

Apa yang kau lakukan?

Aku tidak...

Aku tidak mengerti.

Sudah tahunan aku mencari laba-laba itu.

Jangan... Kita bisa menolong banyak orang.

Aku tak tertarik menolong orang.

Tak ada yang menolongku ketika keluargaku kelaparan.

Hidupku tak senyaman dirimu.

Pilihan kita tidak sama.

Keputusanmu salah.

- Berikan laba-laba itu! - Tidak. Keputusanmu salah.

- Berikan. - Tidak.

- Berikan. - Tidak. Ezekiel.

- Kumohon. - Kau tak perlu persulit.

Tidak.

Perjalanannya akan sulit...

tetapi dia tangguh.

Dia akan kembali saat membutuhkan jawaban.

Saat dia kembali...

aku akan di sini menunggunya.

Ayolah!

Minggir!

Baik!

Ini unit 2-10 membawa wanita usia 42. Darurat.

Cassie, denyutnya hilang. Kumulai kompresi.

Ben, kau sedang apa di belakang?

Mau ambil alih? Aku bisa mengemudi.

Dia tak akan sekarat jika aku yang tangani.

Ayo.

Bagaimana?

Kali terakhir aku berkendara seperti ini, aku ditembaki.

Agar kau tak rindu Angkatan Darat.

Tak kusangka akan senang begini kembali di Queens.

Kau tak pernah ditembaki di Queens?

Kau tidak sekolah?

Orang macam apa yang kesal kepada ambulans?

Kau akan baik-baik saja.

Ya ampun.

Dasar anak kecil.

- Aku akan terjebak. - Tidak akan.

Kau akan bersantai di belakang bersama kami.

Kau tak tahu soal ini, Ben.

Kau tahu? Tahu dari mana?

Kau tak pernah hadiri perayaan bayi.

Karena aku tak ingin terjebak.

Untung aku menemukanmu sebelum kau pergi.

Dia akan baik-baik saja.

Siapa?

Pasienmu.

Anaknya ingin berterima kasih.

Pak Ben Parker yang menolong ibumu, jadi...

Terima saja.

Terima.

Terima saja.

- Maksudku... - Terima kasih.

- Terima kasih, Nak. - Terima kasih.

Mari kuantar menemuinya.

- Kalian keluarga dekat? - Astaga.

Aku anak tirinya.

Kurasa dia lebih suka...

Tak apa-apa, Ayah.

Kita bertemu di apartemenmu?

Baik.

Ayo, Nak.

Kita temui ibumu.

Baik. Ini untukmu. Ini untukku.

- Terima kasih. - Sama-sama.

Ini harus kuapakan?

Simpan di kantongmu dan buang di lain tempat.

Tak bisa dilipat. Seperti kertas karton.

Yang benar saja.

Kita berdua benci acara keluarga.

Aku sudah punya rencana.

Sejak kapan kau punya rencana?

Kau tak punya komitmen.

Aku ingin hidup bebas.

Aku bisa bangun siang.

Aku bisa ke museum, ajak anjing jalan-jalan.

Kau tak punya anjing.

Aku bisa adopsi.

Sama seperti aku.

Kutebak kau lebih merepotkan dari anak anjing.

Aku tak mengerti maksudmu.

Aku anak asuh teladan.

Aku pipis di luar dan lainnya.

Jadi...

Aku sedang menjalin hubungan.

- Benarkah? - Ya.

Yang ini siapa namanya?

Serius.

Dia beruntung, Ben.

Terima kasih.

"Kepribadianmu menawan."

Kurasa ini punyamu.

Kau menyebalkan.

Ini.

Kita lihat apa masa depanmu.

Kalau aku tak mau tahu?

Itu hanya kue.

"Kau akan."

Kau akan apa?

Aku tak punya masa depan.

Cassie.

- Tahu apa artinya? - Apa?

Artinya pencetak mereka rusak.

Jangan makan di sini lagi.

Sampai bertemu di kedai kopi di sudut jalan.

- Kau pikir aku bisa urus keduanya? - Ya.

Besok kami siapkan.

Ayahku mau ambil gaji dahulu.

Biar aku bicara dengan ayahmu. Lama tak jumpa dia.

- Kita bisa cari jalan keluar. - Dia belum pulang.

Aku kembali besok.

Jangan buat alasan lagi.

Sungguh. Kami akan siapkan uangnya.

Baik.

Kita yatim piatu harus saling menjaga.

Ada yang lapar.

KELUARGAKU IBU AYAH AKU

Semoga laba-labanya sepadan, Bu.

Demi keamanan, mohon jangan mendekat.

Kau perlu hidrolik untuk itu.

Kecelakaan, tiga kendaraan.

Satu kendaraan terbalik dan ada yang terperangkap.

Diterima. Mengirim bantuan ke lokasimu.

Tak bisa dibuka.

Pak, kami akan mengeluarkanmu.

EMT DAMKAR NEW YORK

Jangan bergerak.

Hai, Pak.

Siapa namamu?

Robert.

Robert, aku Cassie.

Aku akan mengeluarkanmu.

Kau akan selamat.

Akan kupotong sabuk pengamanmu. Lalu, kau akan jatuh...

dan rekanku Ben akan menolongmu dari sisi sana.

Tiga, dua, satu.

Robert, kita akan bergerak pada hitungan ketiga.

- Ayo. - Baik.

Satu, dua, tiga.

Kau akan baik-baik saja, Pak.

Berbaringlah. Kami akan memeriksamu...

- Hai! Cassie! - Ben!

- Cassie! - Ben!

79 per 55.

- Tenang, aku baik-baik saja. - Kau perlu dirawat di rumah sakit.

Kau benar. Mereka menjebakmu.

Permainan!

Tebakan kalian tidak mendekati.

Cassie!

Tempat ini memang perangkap maut.

Kau tak bisa menyelamatkan ketiganya!

kau bisa menggunakan jaring untuk berada di beberapa tempat sekaligus.

Hanya kau yang bisa mengubah masa depan.

Tidak!

Cassie!

Tarik napas, Cassie!

Ayo!

Kau baik-baik saja.

Aku mati?

Ya. Kau tenggelam tiga menit sebelum kuangkat keluar.

- Tiga menit? - Ya.

Selamat datang kembali di dunia orang hidup.

Kau tak boleh ke mana-mana.

79 per 55.

Kau perlu dirawat oleh dokter di rumah sakit.

Aku tak butuh dokter.

Aku percaya kau.

Nah, 80%. Itu bagus.

Sedikit di atas ikan mati.

Baiklah. Oksigennya naik ke 89.

Silakan kembali ke air kapan saja.

Kau tak boleh ke mana-mana.

79 per 55.

Kau perlu dirawat oleh dokter di rumah sakit.

Serius, Ben, tenang saja.

Aku baik-baik saja.

Tunggu. Biar kuperiksa oksigenmu.

Lagi?

Maksudmu?

Oksigenku 89.

- Mundur. - Bukan...

Kau benar.

Kau baik-baik saja?

Apa yang terjadi?

Aku baik-baik saja.

Aku mau pulang dan menonton Idol.

Diam di situ.

Wah.

Apartemenmu bagus.

Di mana laba-labaku? Mereka mengambilnya.

Siapa kau?

Tidak!

Mimpi buruk?

Bukan mimpi.

Kelak aku akan dibunuh.

Itu merusak suasana.

Tiga wajah yang sama.

Setiap malam, penglihatan yang sama.

Ini kutukan.

Kita semua kelak akan mati.

Tak ada yang bisa menghentikan itu.

Namun, jika kau melihat siapa pembunuhmu...

kau akan coba menghentikannya.

Baiklah...

Kau tidak tahu betapa tersiksanya...

mati berulang kali.

Aku tak bisa lolos darinya.

Jadi, aku tak akan tinggal diam dan membiarkannya terjadi.

Aku akan cari dan membunuh mereka lebih dahulu.

Kau tahu siapa pembunuh...

Maksudmu, siapa yang akan membunuhmu?

Selalu tiga wajah itu.

Bisa bayangkan betapa itu membuatku frustrasi?

Coba mengenali orang yang hanya kulihat dalam penglihatan?

Namun, seiring waktu berlalu...

kini ada kemajuan teknologi.

Cara baru mencari orang, jika kau tahu wajahnya.

Jenis teknologi yang kudengar...

sedang terus diterapkan oleh Badan Keamanan Nasional.

Apa yang kau lakukan?

Bagaimana caramu meracuniku?

Apa kata sandimu?

Aku tak bisa katakan. Kumohon!

Kata sandimu "kumohon"?

Katakan segera sebelum kelumpuhan mencapai bibirmu...

dan akan kuhentikan racunnya.

Q-9-2-0...

B-3-7-5.

Astaga.

Percayalah, ada baiknya kau tak tahu...

hari ini kau akan mati.

NSA IZIN TINGKAT 1

- Hai, Cassie. - Hai.

Serius. Kau harus buka barbeku.

- Hai. - Hai.

Kau berbakat.

- Aku melihatnya pergi. - Ya...

Cassie!

- Hai! - Hai.

Kali berikut ingin berenang, di Astoria Park saja.

Lucu sekali. Kau memang lucu.

Kau menekan burgernya?

Kukeluarkan lemaknya.

Itu disebut rasa, Bung. Lagi pula itu mudah terbakar.

- Ini. - Terima kasih.

Bukankah setelah kejadian baru-baru ini aku pantas dapat bir?

Kau tahu prosedurnya adalah...

dilarang alkohol selama 24 jam setelah kematian. Jadi...

- Itu prosedurnya? - Ya.

Membosankan.

Pasti ceritanya lebih dari itu.

Tidak, hanya...

Ini sudah biasa terjadi. Namanya henti jantung.

Ketika jantungmu berdetak lagi, kau baik-baik saja.

Benarkah?

Mati, ya?

Kau melihat cahaya putih atau...

Aku melihat Jersey...

- mungkin kau paham. - Yang benar saja...

- Hai. - Hai.

Dia memberiku lelucon Jersey.

Dia menekan burger lagi?

Sudah rusak sekarang.

Silakan ambil, Pak.

- Sekarang pasti rusak. - Baiklah.

- Kita sudah siap. - Apa?

Apa?

Mereka mau mulai, masuklah.

Kau benar, mereka menjebakmu.

- Terima kasih. - Sama-sama.

Nikmatilah.

- untukmu. - Hai. Astaga.

- Hai. - Coba lihat dirimu.

Ini luar biasa.

- Aku bingung, jadi kubeli keduanya. - Ya, itu...

- Hai. - Hai.

Cassie Webb.

Terima kasih sudah mengundangku.

Kau rekan Ben. Aku iparnya, Mary.

Senang bertemu.

Ben senang menjadi seorang paman.

Entah apa jadinya tanpa dia.

- Terutama karena Richard pergi. - Lagi.

Kali ini ke mana?

Dia di Mumbai...

Shanghai... Aku lupa.

Dia tak pernah berhenti melompat.

Dan selalu lapar.

Sudah ada namanya?

Simpan itu untuk permainan nanti.

- Permainan? - Permainan!

Permainan!

Baik.

"Ibuku selalu memotong kulit roti lapisku."

Chloe, itu kau?

Ya.

Kata ibuku kulit roti akan membuat rambutku keriting.

Ternyata itu tak benar.

Tunggu. Bernie!

Ini punya siapa?

Itu punyaku.

Kau pasti punya satu kenangan indah tentang ibumu.

Ibuku meninggal saat melahirkan.

Tidak seburuk itu. Tidak seperti...

Jelas itu buruk.

Dia meninggal.

Namun, aku tumbuh sehat.

Meninggal saat melahirkan amat sangat langka.

Dia memilih berada di pedalaman Amazon...

pada bulan terakhir kehamilannya...

ratusan kilometer dari fasilitas medis apa pun, jadi...

Baik, mari kita...

lanjutkan ke permainan berikutnya.

Menebak nama anak Mary.

Ya!

Baik, aku akan mulai.

- Sam. - Bukan.

Steven.

- Namanya bukan Steven. - Salah.

- Sosis mini? - Tebakan kalian tidak mendekati.

Sosis mini?

Richard Junior?

Itu yang Richard mau.

- Ambil hamburgermu. - Cassie...

apa tebakanmu?

Lakukan itu, lempar dan tangkap di...

- Astaga. - Ben?

- Lihat itu. - Namanya...

Sosis mini?

Richard Junior?

Itu yang Richard mau.

- Ambil hamburgermu. - Cassie...

- apa tebakanmu? - Taruhan lima dolar.

Kita baru saja melakukan ini.

Lakukan itu, lempar dan tangkap di...

Serius, ini bagian dari permainan?

Maaf. Semua petugas dipanggil. Ada kebakaran di dermaga.

Jadi...

Kau baik-baik saja?

Ya. Aku hanya merasa aneh, seperti dejavu.

Mari kubantu.

Kurasa tidak patah.

Bagi yang sudah keluar, lewat sini.

Bawa dia keluar. Ayo.

Aku menolong wanita di sisi A.

Cepat.

Tambah tekanan air.

Tekan terus kakinya.

Kurasa lengannya patah. Selain itu dia stabil.

Tunggu. Periksa perutnya.

Baik, dan cedera dalam. Tebakanmu tepat.

Ayo.

Aku harus bawa orangku ke dalam.

Bahaya. Strukturnya tak stabil.

Ada orang terjebak.

Kita harus rawat mereka sebelum dibawa.

Tempat ini penuh dengan peledak.

Kembang api kelas industri.

Bisa meledak kapan saja.

Bisa meledak kapan saja.

- Cassie! - Bisa meledak kapan saja.

Cassie!

Tempat ini memang perangkap maut.

- Mari kubantu. - Lewat sini. Bawa dia keluar.

Selain itu dia stabil.

Tunggu. Periksa perutnya.

Dan cedera dalam. Tebakanmu tepat.

Ayo.

Aku harus bawa orangku ke dalam.

Strukturnya tak stabil.

Ada orang terjebak.

Tempat ini penuh dengan peledak.

Kembang api kelas industri.

Tempat ini memang perangkap maut.

Cassie!

Cassie! Cassie.

Aku butuh kau di IGD.

- Ke titik kumpul. - Kami siap berangkat.

Pak, kau baik-baik saja.

Dia stabil. Siap dibawa.

Baik. Kirim semua petugas.

Kau akan baik-baik saja.

Tahan kepalanya sambil kusiapkan tandu.

- Mari kubantu. - Tunggu. O'Neil!

Baik.

Ada apa? Aku harus pergi.

Boleh aku mengemudi?

Apa maksudmu?

Entah. Aku hanya punya firasat aneh.

Cassie, aku butuh kau.

Boleh aku mengemudi?

Kau mengalami peristiwa buruk saat bekerja.

Kurasa bukan karena itu.

Jangan biarkan itu mengacaukan pikiranmu.

Cassie, cepat!

Ini O'Neil. Meninggalkan dermaga.

Kembali ke...

O'Neil, ayo.

Ayo. O'Neil.

Ayo!

Cepat tolong dia! Ayo!

Bangun!

O'Neil, ayo.

Kau melihat cahaya putih atau...

O'Neil, ayo.

Cassie!

Ayo. Kembali.

Ayo.

- Ben, tolong aku. - Cassie, tidak apa-apa.

Tidak apa-apa.

Tidak apa-apa.

Tak ada yang bisa kau lakukan. Mengerti?

Apakah upayaku tidak sia-sia?

Skala pengintaian NSA memang tidak ada duanya.

Mereka bisa mengakses segalanya.

Tak bisa bersembunyi.

Itu tujuannya.

Potensinya tidak terbatas.

Ini luar biasa.

Namun, di tangan yang salah...

orang bisa dilacak ke mana pun mereka pergi.

Ini akan mengubah segalanya.

Asalkan mampu menemukan wanita-wanita itu...

sebelum mereka dapat kekuatan.

Ini rupa mereka dalam penglihatanmu dan dari ingatanmu.

Wajah mereka menghantuiku tahunan.

Kita tak tahu persis kapan penglihatanmu terjadi...

jadi kuberi jarak 10 tahun untuk berjaga-jaga.

Seharusnya ini rupa mereka sekarang.

Lebih muda dari dugaanku.

Aku tak tahu sasaran kita remaja.

Sekarang mereka remaja, tetapi di masa depan...

mereka punya kekuatan dan akan berusaha membunuhku.

Dahulu aku tak punya apa-apa.

Aku tak mau kehilangan semua hasil upayaku...

dan mati muda.

Jika mereka naik transportasi umum...

pergi ke museum...

ambil uang di ATM...

di mana pun mereka...

Cari mereka.

Aku sudah membayarmu mahal.

Baik, akan kutemukan.

Tidak buram.

Tidak ada penglihatan ganda.

Tidak ada perubahan warna.

Matamu baik-baik saja, dan semua tanda vitalmu aman.

Bagaimana dengan penglihatanku?

Kenapa aku melihat hal-hal aneh?

Terkadang saat kita trauma, efeknya bisa bertahan lama.

Ini bukan trauma.

Aku tahu dia akan mati.

Aku melihatnya.

Cassie, semua laporan dari konsultasimu yang lain ada di sini.

Hasil CT kepalamu normal. MRI bersih.

Tak ada yang janggal.

Aku tahu kedengarannya aneh, tetapi aku tak mengerti apa yang terjadi.

Kusarankan agar kau libur seminggu.

Istirahat.

Tonton film lawas.

Jika masih khawatir, aku bisa cek darah atau rekomendasi psikiater.

Namun, aku yakin semua akan segera kembali normal.

Aku berhadapan dengan Roh Natal Masa Depan.

Kau akan menunjukkan hal-hal yang belum terjadi, tetapi akan terjadi.

Roh Masa Depan, aku takut kepadamu lebih dari roh-roh lain.

Namun, dalam rasa takutku, aku harus katakan aku sudah tua.

Aku tak bisa berubah.

Mereka membicarakan pemakaman siapa?

Cass, ini aku lagi. Ben.

Aku tahu kau di situ. Jawablah.

Seharusnya aku di sana.

Pemakaman O'Neil dimulai pukul 14.00 di Poughkeepsie.

Semua akan hadir.

Aku tahu kau tak ingin datang...

tetapi kehadiranmu akan menolong Susan.

Mungkin juga akan menolongmu.

Jika berangkat sekarang, kau masih sempat hadir.

Cassie?

Cass?

Sebelum mendekati batu itu, jawab satu pertanyaanku.

Apakah semua penglihatan itu pasti terjadi...

atau kemungkinan yang bisa terjadi?

Maaf, Scrooge...

tapi kau tak dapat mengubah apa pun.

Apakah semua penglihatan itu pasti terjadi?

Atau kemungkinan yang bisa terjadi?

Ini tak akan mengubah apa pun.

Ternyata kau tidak mati.

Harap mengawasi barang bawaan Anda sepanjang perjalanan.

Ayo. Lewat sini.

Ayo. Mari kita turun.

Bagus.

Satu tiket ke Poughkeepsie.

TIKET MTA METRO-UTARA

New Haven kini siap. Jalur 25. Harap naik.

Harap mengawasi barang bawaan Anda sepanjang perjalanan.

Anya Corazón berjalan ke peron.

Dia sendirian.

Julia Cornwall ada di lobi, juga sendirian.

carilah staf MTA.

Dan Martha Franklin.

Sial.

Mereka kebetulan di tempat dan waktu yang sama.

Ini bukan kebetulan.

Pasti ada yang menghubungkan mereka.

Atau...

sesuatu akan menghubungkan mereka.

Harap mengawasi barang bawaan Anda sepanjang perjalanan.

Jika melihat hal mencurigakan, cari staf MTA.

- Hanya di tingkat bawah? - Maaf.

Kereta ke New Haven sudah siap. Jalur 25.

Harap naik.

New York City semakin gila belakangan ini.

Harap mengawasi barang bawaan Anda sepanjang perjalanan.

Jika melihat hal mencurigakan, cari staf...

Ini dua studi kasus?

Kereta ke New Haven sudah siap. Jalur 25.

Harap naik.

Baik. Duduk di situ, dan aku duduk di sini.

Kereta ke New Haven sudah siap. Jalur 25.

Harap naik.

Ini kereta ke Mount Vernon, bukan?

Astaga.

Kereta ke New Haven sudah siap. Jalur 25.

- Ini nyata? - Harap naik.

Kau baik-baik saja?

Astaga, kurasa aku sudah gila.

New York City semakin gila belakangan ini.

Ini kereta ke Mount Vernon, bukan?

Semoga bukan.

Kereta Mount Vernon akan berangkat tiga menit lagi, Jalur 8.

Kembali. Mereka ke arahmu.

barang bawaan Anda sepanjang perjalanan.

Jika melihat hal mencurigakan, cari staf MTA.

Bangun! Turun dari kereta!

- Bangun! - Aku?

Cepat! Turun! Kau akan mati jika tetap di sini!

- Bangun! - Benarkah? Kau mengancam kami?

Ini situasi darurat.

Tolong ikuti arahanku.

Turun dari kereta. Ayo.

Ibu melarangku bicara dengan orang asing.

- Bangun! - Kembalikan!

Kembalikan!

Aku akan menuntutmu.

Terserah kau saja.

Kembalikan papan seluncurku.

Ayo.

Apa? Tidak.

Baik, lupakan.

- Kembalikan papan seluncurku. - Baik...

- Keadaan darurat apa? - Yah...

- Dia ingin menculik kita! - Apa?

Tidak, bukan itu...

Itu...

Itu keadaan daruratmu. Itu.

Kalian lihat itu?

- Dia ingin membunuhmu. - Bagaimana kau...

- Kenapa? - Entah. Ayo.

Kita tak punya tiketnya.

Kau peduli itu?

Waspada pintu yang menutup.

Kereta ini berangkat.

Mohon berbaik hati. Angkat tasmu dari kursi kosong.

Taruh dalam rak bagasi di atas.

Ayo.

Baik.

Apa aku di kereta yang benar?

Entahlah.

Siapkan tiket Anda.

Ini Metro Utara ke Utara... Hei, apa yang kau lakukan?

Tidak! Tolong!

Astaga.

Ayo.

Ayo.

Lari!

Ada pintu darurat ke jalanan di sana.

Cepat.

Tolong. Di sini.

Kali ini aku senang lihat polisi.

Panggil bantuan.

Tidak perlu asalkan kau bekerja sama.

- Apa? Bukan aku. - Kau salah paham.

- Tenang. - Kami diserang.

Kau aman.

Lari! Cepat!

Lari!

Lari!

Cepat!

Ayo.

- Masuk. - Apa?

- Ini. Terima kasih. - Masuk.

- Untukmu. - Ayo.

- Geser. - Kuhargai. Terima kasih.

Terima kasih... Hei!

Dia gila. Apa dia membunuh polisi?

Dia bisa mendaki tembok dan menghindari peluru.

- Bagaimana mungkin? - Tidak mungkin.

Gaya gesekan kaki manusia tak cukup untuk mengatasi gravitasi...

- dan menempel di dinding... - Apa yang terjadi?

apalagi di langit-langit.

Sains tak menghentikan dia, jadi apa gunanya?

- Apa gunanya sains? - Cukup.

- Jangan bertengkar. - Cukup.

- Aku hanya bilang... - Cukup!

Suara kalian membuat kepalaku sakit...

dan aku perlu berpikir.

Namaku Cassie.

Siapa nama kalian?

Siapa nama kalian?

Aku Julia Cornwall.

Ayahku tinggal di New York, ibuku di L.A., tetapi...

Tak perlu cerita hidupmu.

Aku Anya Corazón.

Mattie Franklin.

- Terima kasih sudah melindungi kami. - Tidak.

Aku tidak... Bukan itu yang terjadi.

Aku tidak melindungi kalian. Aku...

Orang tuamu bisa tangani.

Orang tuaku dalam perjalanan bisnis.

Orang tuaku juga keluar kota.

- Ayahku sibuk bekerja. - Astaga.

- Tadi aku mau menginap di rumah teman. - Di mana rumahnya?

- Kuantar. - minta bantuan publik...

menemukan orang yang terlihat dalam penyerangan polisi New York...

di Terminal Grand Central sore ini.

Itu bagus.

Semoga mereka menemukan pelakunya. Sulit dipercaya.

Mereka harus mengurungnya.

Wanita ini juga dicari untuk...

penculikan...

- Wanita? - tiga gadis remaja.

Saksi mata mengatakan usia wanita ini awal 30-an.

Harap melapor jika punya informasi...

- Apa? - atau jika melihat gadis-gadis itu.

Apa? Tapi... Bagaimana dengan dia?

Dia merangkak di langit-langit. Bagaimana dengan dia?

Kau melihatnya. Aku...

Tak ada yang melihatnya.

Semua mengira kau penculiknya.

Karena kau bilang begitu.

Aku tak tahu apa yang terjadi.

Baiklah.

Pamanku Jonah bisa menolong kita. Biar kuhubungi.

Kau punya ponsel?

Kau tahu mereka bisa melacaknya?

Kau tak bisa...

- Kau tak boleh melakukan itu. - Dia benar.

Ayahmu akan belikan yang baru.

Apa masalahmu?

- Maksudmu? - Kumohon.

- Aku hanya ingin bantu. - Baik.

Kalau ada yang mau pergi, silakan pergi sekarang.

- Hei, hati-hati! - Baik.

- Tunggu. - Jalan, Nona!

Maaf. Kau tak boleh pergi...

karena hanya kalian yang tahu kejadian sebenarnya.

Baik, begini rencananya.

Kita akan sembunyi sebentar.

Dan...

akan kupikirkan jalan keluarnya.

Kau tahu...

Ini tetap bukan penculikan. Mengerti?

Terasa seperti penculikan.

Bagaimana mereka bisa lolos?

Seakan-akan mereka tahu aku datang.

Tidak ada kecocokan di stasiun kereta, bus, atau jembatan mana pun.

Di tempat mereka tak ada kamera.

Polisi tak punya teknologi ini.

Kau punya akses ke setiap kamera di kota ini.

Seharusnya kita unggul.

Aku sudah bersusah payah mencuri alat-alat itu untukmu.

Gunakan lebih baik.

Aku ingin jadi gadis pramuka.

Tentu.

Ada lagi yang lapar?

Aku punya permen karet.

Ini. Kutemukan di laci dasbor.

Tunggu. Itu sudah dibuka. Kita tak tahu sudah berapa lama.

Semoga kau pandai menangkap tupai.

Siapa orang langit-langit itu?

Kataku aku tak tahu.

Aku belum pernah melihatnya.

- Tahu dari mana dia akan datang? - Astaga.

Aku lebih tertarik kenapa dia ingin bunuh kita.

Aku tidak tahu.

Banyak hal aneh terjadi dan aku tak tahu sebabnya.

Berhenti bertanya. Paham?

Tunggu. Kau petugas paramedis itu.

Kau menyelamatkan ibu tiriku, lalu bertingkah aneh.

Sepertinya itu memang aku.

Tunggu. Aku juga mengenalimu.

Apa?

Ya. Kau tinggal di gedungku.

Kau meninggalkan surat-suratmu di lobi...

lalu orang lain membereskannya untukmu.

Seharusnya ada tempat sampah daur ulang di situ.

Ini aneh, bukan?

Kami berdua mengenalmu.

Itu tidak terlalu aneh dibandingkan peristiwa seharian ini.

Apa?

Aku tak kenal dia.

Tidak.

Kau mengacungkan jari tengah.

Kau tidak spesifik.

Ini aneh sekali.

Kau siapa? Apa yang terjadi?

Aku bisa melihat masa depan.

Kira-kira.

Maksudku...

Apa-apaan?

Dia tidak melihat itu.

Bukan begitu caranya.

Beri dia kesempatan.

Ketika kau melihat masa depan...

apa kau melihat kami...

di tengah hutan makan dendeng dari kotak dasbor?

Dengarkan. Percaya atau tidak, aku tak peduli.

Aku tak ingin di sini bersama kalian.

Aku tak ingin ini terjadi kepadaku.

Juga, aku menyelamatkan kalian semua.

Jadi, terima kasih kembali.

Bagaimana cara kerjanya?

Terjadi begitu saja.

Kau bisa lakukan sekarang?

Aku tak bisa kendalikan.

Kau tahu orang itu bisa berjalan di langit-langit, bukan?

Bukan berjalan.

Dia menggunakan tangan.

Kenapa kau begini?

Maksudku dia merayap.

Seperti manusia...

laba-laba.

Aku akan kembali beberapa jam lagi.

Mau ke mana?

Aku perlu memeriksa sesuatu mengenai hal ini.

Kau tak bisa meninggalkan kami di sini.

Kita akan baik-baik saja, Julia. Tak perlu pengasuh anak.

Tentu. Tiga remaja di hutan.

Bukan pembukaan film horor.

Kau jauh lebih aman di sini.

Pokoknya, kau tahu, jadilah gadis pramuka.

Jadilah seperti itu.

Bisa bawakan kami roti lapis?

Cassie.

Kau bisa kami percaya?

Tiga jam. Mengerti?

Diam di sini. Jangan berbuat bodoh.

Serius. Jangan berbuat bodoh.

Dia bicara kepadamu.

Kau menyebalkan, jadi...

Aku bisa taekwondo.

Kau?

Ya, aku mengalami masa-masa sulit di sekolah ketika orang tuaku bercerai.

Jadi, aku merasa harus bisa bela diri jika diperlukan.

Sudah kuduga.

Tunggu, Kucing.

Ayo.

Riset laba-laba Amazon...

peptida, peptida lagi.

Ayo. Di mana?

Manusia laba-laba.

Las Arañas.

Pernah dengar Las Arañas?

Aku juga belum.

"Menurut cerita rakyat setempat...

"mereka punya kekuatan dari racun laba-laba...

"yang membuat mereka cepat dan kuat...

"dan bisa mendaki seperti laba-laba."

Seperti orang langit-langit itu.

Bagaimana bisa tahu...

kau bisa mendaki dinding jika tidak pernah mencobanya?

Jangan beri tahu siapa-siapa.

"Konon Las Arañas punya kemampuan indra keenam...

"sehingga bisa melihat sekilas masa depan."

Astaga.

Constance / Ezekiel Amazon Peru, 1973

- Siapa yang bawa dendengnya? - Kau sudah habiskan.

Aku makan tiga.

- Dari lima. - Kau hitung?

Kau juga makan punyaku.

- Apa ini? - Hentikan.

Hentikan.

Ya ampun.

Lupakan dendengnya.

Kalian lihat restoran tak jauh dari sini?

Ayo makan di sana.

- Cassie bilang tunggu di sini. - Ayolah, Julia.

Dia meninggalkan kita.

Kita tak punya uang.

Aku punya uang, jadi...

Jadi kami harus mematuhimu?

Kau ada masalah denganku?

Ayahmu pasti senator dan ibumu anggota dewan Met.

Liburan musim panas di Hamptons di sebelah Martha Stewart.

Kasihan Martha Stewart.

Orang tuaku di Beijing...

di sana ayahku kaya karena membuat plastik yang mencemari laut...

dan ibuku membuang uang untuk karya seni yang jelek.

Jadi...

Aku bicara dengan mereka setiap Senin.

Kau tinggal dengan siapa?

Pengurus rumah tangga.

Sisi positifnya, tidak ada jam malam.

Setidaknya kau punya kamar sendiri.

Aku tinggal bersama ayahku, istrinya, dan anak mereka.

- Bagaimana dengan ibumu? - Dia...

sudah tidak ada.

Dia meninggalkanmu?

Baik. Jadi ke restoran?

- Gunakan uang polusi ayah Mattie? - Hore.

Aku akan pesan semua yang ada di menu.

Julia, kau ikut?

Hei.

Kita harus mengurus diri kita sendiri.

Ya.

Kau benar.

Ayo kita lakukan.

Dia cantik kalau marah.

Aku dengar.

Keputusanmu benar, Julia.

Kau tak akan menyukaiku kalau aku lapar dan marah.

Kata siapa kami menyukaimu sekarang?

Sudah kuduga seharusnya kita tak pergi.

Sial.

Apa ada kutu?

- Bisa berjalan lebih cepat? - Julia.

Katamu ini jalan pintas.

Kita tersesat? Kau tahu harus ke mana?

- Kau tahu harus ke mana? - Ya, aku tahu.

Aduh! Sial!

Jangan bicara dengan siapa pun kecuali untuk memesan.

Ini tempat terpencil. Tak mungkin kita terlacak.

Jangan lakukan kontak mata.

Semoga ada pai ceri.

Duduk di meja bar.

Silakan.

Ini.

Perlu buat rencana?

Makan dahulu, baru buat strategi.

Silakan.

Sajikan terus.

Cepat habiskan dan pergi dari sini.

Tentu, ide bagus.

Setelah pai ceri.

Tidak ada pai ceri.

Julia, katakan kau setuju untuk hidangan penutup.

Apa pun perdebatan kalian...

aku yakin kalian punya alasan bagus.

Ada minestrone, sup kerang, tomat.

- Awas. - Dia memperhatikanmu.

Ayo mengobrol dengan mereka.

Sungguh?

Tidak. Kita...

Haruskah? Tidak, jangan.

Ayo. Aku tahu kau mau.

Tidak.

- Ini bukan ide bagus. - Tunggu.

- Apa yang kau lakukan? - Ya, apa?

Tunggu.

Apa ini?

Kau mau Reuben?

GADIS-GADIS DICULIK

Agar lebih percaya diri.

Ini bukan gayaku.

Lalu? Kau terlihat cantik. Ayo.

Ini bukan ide bagus. Serius.

Baik.

Halo, Semua.

- Aku Mattie. Ini Julia. - Halo.

- Boleh duduk? - Tentu.

Memang untuk kalian.

Baguslah.

Apa kabar?

Senang berkenalan.

untuk informasimu.

Bisa konfirmasi lokasimu?

4 Star Diner. Daves Road, Rute 206.

- Hai. - Church Hill, New Jersey.

Kemungkinan terlihat di Church Hill, New Jersey.

Hubungkan aku dengan Kepolisian Church Hill.

Menghubungkan sekarang.

Petugas 2-2-3. Di lokasi 4 Star Diner.

Rute 206 di Daves Road.

Silakan, 2-2-3.

Tak perlu kirim bantuan.

Mereka bukan orang-orang yang hilang.

Kode empat. Ulangi.

Mereka bukan orang-orang yang hilang.

Anak-anak!

Anak-anak!

Ya ampun.

Anak-anak!

Ayo!

Jangan pura-pura kau lebih keren dari Britney.

Kau tahu liriknya.

- Ayo, naiklah. - Kau harus naik.

Apanya tidak menarik perhatian?

Tidak. Kumohon, hentikan?

Jangan sentuh aku.

Kau bisa...

Apa yang kau lakukan?

- Apa yang kau... - Apa itu?

Kita harus pergi.

Maafkan aku.

Turun!

- Ini tak seperti dugaanmu. - Ambil barangmu.

Kau meninggalkan kami.

Maafkan aku.

Julia!

Julia!

Julia, kembali!

Ayo!

Tidak! Mattie!

Tidak.

Lagu ini akan populer.

Kau suka ini? Inilah Britney Spears.

Mari kita coba lagi.

Aku suka lagu ini.

Teman-teman.

Baik, maaf. Aku harus menari.

- Ayo, Julia. - Mattie, tidak.

Baiklah.

Astaga. Ayolah.

Hentikan, Bung.

Ayo.

Jangan pura-pura kau lebih keren dari Britney.

Kau tahu liriknya.

Ayo, naiklah.

Hai.

Kau harus naik.

Ayo.

Teman-teman. Kita harus pergi, kita...

Anak-anak, masuk!

Tinggalkan semua. Lari!

- Ayo, cepat! - Mattie, ayo!

- Masuk! - Maafkan aku, Cassie.

Ya ampun!

Katanya tidak butuh pengasuh.

Kalian memikirkan orang lain selain diri sendiri?

Kalian impulsif dan menuntut, dan tidak patuh!

- Kami tak bermaksud... - Terserah! Jangan bicara!

Astaga!

Masa depan kalian hampir...

sangat berbeda.

Untung aku melihatnya.

Aku menyesal.

Ya.

Sudah sepatutnya kau menyesal. Kalian semua harus menyesal.

Astaga!

Amaria, mereka ke mana?

Sedang kuperiksa.

Aku bingung kenapa mereka bisa begitu.

Aku menemukan wanita yang bersama mereka.

Aku tak tertarik dengannya.

Berfokus pada gadis-gadis itu.

Cassandra Webb.

SIM NEW YORK

Putri dari almarhum Constance Webb.

Katamu, "Webb"?

Ya. Kau mengenalnya?

Tidak mungkin.

Ayo.

Dia tak akan berhenti sebelum membunuh kami, bukan?

Aku tak tahu apa maunya. Aku tak tahu apa-apa.

Namun, kau bisa melihat masa depan.

Kau bisa hentikan dia dengan penglihatanmu?

Aku tak tahu cara mengendalikannya.

Tak ada gunanya.

Kami masih hidup. Jadi itu berguna.

Tanganmu baik-baik saja?

Tidak apa-apa.

Besok pagi kuantar kalian semua pulang.

Biar orang tua kalian yang tangani.

Mereka tidak bisa.

Ibuku di rumah sakit jiwa.

Dia tidak terima ditinggal ayahku...

maka aku tinggal dengan ayahku dan keluarga barunya...

dan kurasa mereka tak menyukai kehadiranku.

Entah apakah mereka akan merindukanku...

jika aku kabur.

Maka kau kabur.

Orang tuaku tidak ada.

Kurasa punya anak mengacaukan hidup mereka.

Mereka tak akan pulang dari Tiongkok untuk mengurus ini.

Aku tidak ingin mencobanya, maka...

Aku sendirian.

Baik. Kalian bisa...

- melapor ke polisi. - Tidak.

Ayahku dideportasi enam bulan lalu.

Aku pulang dari sekolah dan dia tidak ada.

Kalau ibumu?

Meninggal saat aku lima tahun.

Hanya aku dan ayahku.

Dia tidak bilang bahwa dia tak punya dokumen.

Sejak itu aku tinggal sendirian di apartemen kami.

Kau sendirian?

Aku tak perlu orang untuk menjagaku.

Aku juga tak punya jam malam.

Jadi, aku tak bisa lapor ke polisi.

Paham?

Sebelum usiaku 18, aku tak boleh ketahuan.

Aku tidak mau dideportasi juga.

Atau dikirim ke keluarga asuh.

Yah...

Keluarga asuh tidak selalu buruk.

Keadaanku tidak terlalu buruk.

Yang benar saja.

Cassie, tolonglah kami.

Tidak ada yang selamat setelah cukup racun masuk ke darah.

Kau tak akan beruntung kali berikutnya.

Kenapa kau melakukan ini?

Aku harus menghentikan mereka sebelum membunuhku.

Mereka bukan pembunuh. Mereka hanya remaja.

Di masa depan, mereka akan lebih dari remaja.

Mereka akan menghancurkanku dan semua hasil upayaku.

Mereka harus mati.

Kenapa kau yang memutuskan?

Karena akulah yang punya kekuatan.

Andai kau tahu yang kutahu, kau akan berbuat sama.

Benarkah?

Andai aku tahu harganya adalah nyawa tiga gadis remaja?

Yang kutahu di masa depan mereka juga akan punya kekuatan.

Mereka punya kekuatan di masa depan?

Kau kira bisa mengalahkanku dengan pikiranmu?

Ibumu meremehkanku.

Kekuatan laba-laba.

Jangan membuat kesalahan yang sama.

Katakan di mana mereka!

Mereka tak berarti bagimu.

Kau tak perlu persulit.

Apa ini?

Waktunya bangun.

Tangan orang ini melepaskan racun saraf akut...

dan menyakitkan. Aku beruntung.

Semakin lama dia memegangmu, semakin banyak racun masuk ke darahmu.

Lalu, apa yang terjadi?

Lalu jantungmu berhenti.

Namun, kau dapat mengatasi henti jantung dengan CPR.

Satukan tanganmu seperti ini.

Luruskan sikumu...

lalu letakkan telapak tanganmu di tulang dada. Paham?

Lalu, pompa.

Turun sampai lima sentimeter.

Atur iramanya seperti detak jantung. Mengerti?

Siap?

Mulai kompresi. Ayo. Bagus.

Baik. Kapan aku berhenti?

Jangan. Jika berhenti, mereka mati.

Jika kau lelah, minta orang lain untuk ambil alih.

- Aku mulai lelah. - Baik.

- Anya, bersiaplah menggantikannya. - Baik.

Namun, iramamu harus persis sama.

- Ya. - Siap?

- Ya. - Mulai.

Hebat. Bagus, Mattie.

Tidak keren.

Julia, mau ambil alih? Baik.

Bersiaplah.

Baik. Satu, dua, tiga. Sempurna.

Bagus, Anya.

Aku belum pernah mengucapkan ini seumur hidupku...

tapi kau guru yang baik.

Aku juga mempelajari beberapa hal baru.

Tentang ibuku.

Kau memang mengenalnya.

Ibuku mengenalnya.

Itu ibuku.

Dia cantik.

Semua ini karenamu?

Yang kutahu ibuku sedang riset laba-laba.

Di catatannya, ada sesuatu...

tentang suku lokal di Peru yang punya kemampuan luar biasa.

Kemampuan apa?

Mendaki seperti laba-laba.

Dia salah satunya?

Aku butuh informasi lagi.

Kau mau pergi.

Aku harus menyelidiki hal ini.

Caranya?

Kau harus ke Peru.

Aku pergi seminggu.

Aku tak mau tinggalkan, tetapi dia masih mencari mereka...

mereka mengandalkanku, dan aku tak punya pilihan.

Aku tinggal bersama Mary sementara Richard keluar kota.

Dia tak akan menemukan mereka. Namun, Cassie...

Aku tak ingin pura-pura mengerti situasinya.

Pokoknya hati-hati.

Aku kembali secepatnya.

Terima kasih, Ben. Kau tak minta beban ini.

Kau juga tidak.

REPUBLIK PERU

Kau kembali untuk mencari jawaban.

Kembali?

Aku sudah janji kepada ibumu akan menunggumu.

Ibuku berpikir Las Arañas adalah mitos.

Menurutmu?

Ibuku gila pergi kemari sendirian.

Dia ingin menemukan zat penyembuh dari laba-laba.

Dia pikir dia dilindungi.

Oleh Ezekiel Sims?

Dia hanya mementingkan diri.

Dia manfaatkan ibumu untuk temukan kami.

Karena dia mencuri laba-laba...

dia dikutuk.

Sejak itu dia berusaha lari dari takdirnya.

Di sini ibuku meninggal?

Dan tempatmu lahir.

Aku tak mengerti kenapa dia pertaruhkan nyawaku untuk kemari.

Untuk melihat masa depan dengan jelas...

kau harus memulihkan luka masa lalumu.

Kedengarannya seperti sesi terapi yang selalu kuhindari.

Kau harus kembali ke awal sampai kau melewatinya.

Kau punya kekuatan yang kau tidak sadari.

Kisah hidupmu tidak dimulai ketika kau lahir.

Kau percaya aku?

Aku tak punya pilihan saat ini.

Kau tak perlu persulit.

Kisah hidupmu tidak dimulai ketika kau lahir.

Mereka sangat sulit ditemukan.

Dia berusaha mencegahku bekerja.

Sedikit lagi aku berhasil.

Namun, tak akan kubiarkan.

Kenapa kau begitu membenciku?

Terima kasih.

Untuk payungnya.

- Berikan. - Tidak.

Aku menemukannya.

Aku menemukan laba-labanya.

Luar biasa, bukan?

- Berikan. - Tidak.

- Berikan. - Keputusanmu salah.

- Kau tak perlu persulit. - Tidak, kau salah...

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Las Arañas tak bisa diam saja.

Kami berusaha menyelamatkan kalian berdua.

Perjalanannya tak akan mudah...

tetapi dia tangguh.

Hasil tesmu sudah keluar.

Maaf, bayimu mengidap miastenia gravis.

Kelainan neuromuskular genetik.

Aku tak mengidap kelainan neuromuskular.

Harapan hidup bervariasi.

Kau perlu tisu?

Tidak. Aku butuh obat.

Aku takut tidak ada obatnya.

Intervensi nukleotida target tunggal.

Ini masih percobaan...

tetapi ada petunjuk yang menjanjikan di Amazon.

Karena itu kau ke sana?

Untuk aku?

Sebaiknya tidak bepergian dalam kondisimu.

Maaf, tapi apa yang kau tawarkan selain tisu?

Aku tahu ini sulit diterima.

Tidak, aku...

Aku tidak mau menyerah karena diagnosis ini.

Aku juga tak ingin mengajarkan anakku untuk menyerah.

Kau berhasil.

Kau berhasil.

Aku tidak tahu aku sakit.

Ternyata benar racun laba-laba mengandung zat penyembuh.

Maaf selama ini aku marah kepadamu.

Aku selalu mengira ibuku tak peduli kepadaku.

Terkadang kau harus berkorban demi orang-orang yang kau cintai.

Aku hadir. Di ruangan...

Aku di ruangan itu bersamanya. Bagaimana caramu melakukannya?

Kau yang melakukannya.

Kini kau mulai mengerti kemampuanmu.

Kau kemari untuk mengetahui tentang masa lalumu.

Namun, saat pergi kau akan siap menerima masa depanmu.

Melihat masa depan bukan tandingan Ezekiel.

Aku harus menghentikannya sebelum dia membunuh mereka.

Namun, aku tak bisa seperti dia.

Aku tak bisa melompat, merayap, mengeluarkan racun maut.

Kau tidak memiliki kekuatan fisik...

atau kemampuan mengeluarkan racun...

tetapi melihat masa depan baru permulaan.

Pikiranmu punya potensi tak terbatas.

Jika kau menguasai kekuatanmu, kau bisa menggunakan jaring...

untuk berada di beberapa tempat sekaligus.

Hanya kau yang dapat mengubah masa depan.

Saat kau menerima tanggung jawab itu...

kekuatan besar akan muncul.

Makin hari kematianku makin dekat.

Kau masih belum menemukan apa pun?

Bagaimana dia bisa menyembunyikan tiga remaja selama sepekan?

Aku memeriksa setiap tiga menit, memindai kamera CCTV.

Aku meretas frekuensi polisi dan layanan darurat.

Aku mengawasi rumah mereka, termasuk teman dan keluarga.

Tak ada hasil.

Kau mengerti?

Gadis-gadis itu harus mati.

Mereka akan membunuhku, seperti aku akan membunuhmu jika kau tak temukan.

Dia tak bisa sembunyikan mereka selamanya.

Di luar masih tenang.

- Apa yang kulewatkan? - Ben berbicara.

Membosankan.

- Cobalah untuk... - Kukumu bagus.

- rapi. - Terima kasih.

- Hei! - Ini sungguh...

- Hei! - Kasar!

- Melempar jagung... - Teman-teman?

- sangat menyenangkan. - Aku tak sabar.

- Aku juga... - Entah aku mengompol...

atau air ketubanku pecah.

Jijik!

Mungkin kau mengompol...

karena belum waktunya.

Richard tak di sini, dan seharusnya kau melahirkan empat minggu lagi.

Kurasa bayinya tidak menerima memo, Ben.

- Baik. - Baik.

Kita harus menunggu sebentar untuk...

ambulans.

Bayinya tidak bisa menunggu.

Dia akan keluar.

Sekarang.

Di sini? Di ruang makan?

Jika Ben tak membawaku ke rumah sakit, maka ya.

Baik.

Masuk ke mobil.

Tundukkan kepalamu.

Semua akan baik-baik saja.

Ayo.

Baik.

Semua baik-baik?

Pakai sabuk pengaman.

Serius?

- Ya. - Ayo.

Tidak usah.

Tancap gas.

10-58 sedang berlangsung. 30-relo-5.

Ada sesuatu.

Wanita mau melahirkan.

20-Edward diterima. Aku ke sana.

- 13-Edward, silakan. - Mengerti.

Ada pemabuk buat kericuhan.

SIM NEW YORK

Aku menyadap panggilan ke rumah sakit.

St. Timothy's.

Lacak rutenya.

Melacak.

Bayinya tidak bisa menunggu. tak membawaku ke rumah sakit, maka...

Keluar!

- Cepat! - Hei!

Apa?

Mattie!

Gawat!

Maaf.

Hei!

Terima kasih.

Terakhir adalah tiga menit 24 detik dari yang sebelumnya.

Berarti waktu antara kontraksi berkurang sebesar...

21,6 detik.

Itu cepat sekali.

Cepatlah, karena aku akan pergi...

- jika merasa jijik. - Baik.

Dia menuju barat daya di Vernon Avenue.

Aku akan cegat mereka di persimpangan Second Avenue.

Lebih cepat.

Cepat. Kumohon.

Retas pengaturan lalu lintas.

Buat lampunya jadi hijau.

Amaria, sekarang.

Mengubah semua lampu jadi hijau.

Kenapa tak ada yang berhenti?

Ben, awas!

- Mereka tak berhenti. - Apa yang terjadi?

Ben!

- Semua baik-baik saja? - Ya.

- Kau baik-baik saja? - Ya.

Aku baik-baik saja.

Apa itu?

Astaga, dia.

Teman-teman.

- Ben, cepat! - Semua keluar!

- Keluar! - Ayo!

Cassie!

Keluar. Ayo. Masuk ke ambulans.

- Ayo. - Ini belum berakhir. Ayo.

Ben, bawa Mary sejauh mungkin dari kami.

Paham? Ezekiel tak peduli denganmu saat ini.

Bagaimana denganmu?

Aku lebih suka ketika kau tak buat rencana.

Kau pamer.

Belum.

Kurasa kita sudah lolos.

Pergi ke belakang dan isi daya AED.

- Untuk apa? - Lakukan saja. Cepat.

Tekan "isi".

Apa aku serangan jantung?

Kurasa aku serangan jantung.

Kau tidak serangan jantung.

Hei, Bung!

Bersiaplah.

Dekatkan ke plafon mobil.

Jangan sentuh bagian samping atau apa pun.

- Siap? - Baik. Ya.

Tunggu.

Sekarang.

Maaf.

- Kau baik-baik saja? - Ya.

- Kau baik-baik saja? - Kau baik-baik saja?

Baik.

Sekarang kau baru pamer.

Mungkin sedikit.

Sekarang bagaimana?

Gadis-gadis itu harus mati.

- tidak terlihat aman. - Perangkap maut.

potensi tak terbatas.

Tempat ini memang perangkap maut.

penuh dengan peledak.

Awas!

Ayo! Lari!

Lompat! Ayo!

Masuk ke helikopter.

Ada kode 30. PD-36-307.

Meminta transportasi udara. Tepi dermaga, Queens.

Mengerti.

Baik.

Ini akan sedikit gila.

Ini sudah gila.

Kau tak meninggalkan kami.

Apa pun yang terjadi, aku berjanji akan melindungi kalian.

Kita akan saling melindungi.

Ya, kita harus bekerja sama.

Benar?

Ya.

Tapi kita tetap tidak tos.

Aku tahu. Itu tidak keren.

Ayo. Dari belakang.

- Apa? - Cepat.

Ini tidak terlihat aman.

Tempat ini penuh peledak dan bangunannya rapuh.

Itu tidak terdengar aman.

Ini perangkap maut.

Dan itu bagus?

Asalkan bukan kita yang terperangkap.

Apa pun yang terjadi...

kita harus bekerja sama, paham?

Kali ini kami akan patuh, Cassie.

Ya, dan tidak impulsif.

Kita sudah siap?

Kita harus ke atap. Dia akan tiba sebentar lagi.

Ini. Ambil.

Taruh di peti-peti sebanyak mungkin.

Paham?

Kalian berdua ke sana.

Kita harus perlambat dia.

- Mattie, lewat sini. - Ikut aku. Ayo.

KEMBANG API EKSPLOSIF

Biar aku saja.

Ayo, Julia.

Anya, ayo.

Ayo.

Terus saja. Saat kubilang "sekarang," merunduk.

Apa maksudmu? Ini jalan buntu.

Sekarang!

Ayo! Lari!

Sekarang kau benar-benar pamer.

Ayo, naik.

Sudah kuduga dia punya rencana.

- Hei! - Hei!

- Hei! - Kami di sini!

Di sini!

Pergi ke sisi selatan.

Ayo.

Tunggu. Merunduk!

Ayo. Katanya sisi selatan. Kita bisa lewat sini.

Anya, berhenti!

- Ayo! - Mattie!

- Kita harus lewat sini. - Turun di sini.

Merunduk!

Pergi ke tangga. Ayo!

Ayo!

Gunakan jaring.

Pergi ke helikopter.

- Hei! - Tunggu! Anak-anak! Merunduk!

Tidak aman untuk mendarat. Kau harus lebih tinggi.

Lewat sini.

Kita bisa naik ke helikopter dari atas sana.

Anya, lompat.

Sekarang! Julia, mundur!

Julia, merunduk!

Astaga!

Seharusnya kau tidak ikut campur.

- Kau tak bisa melindungi mereka. - Cassie!

Di sini, Bodoh.

Mattie!

Jangan sakiti dia!

Anya!

Cassie!

Kau tak bisa menyelamatkan ketiganya.

Saat kau menerima tanggung jawab itu...

kekuatan besar akan muncul.

Julia, aku memegangmu.

Ayo.

Mattie. Kau akan baik-baik saja.

Anya, berikan tanganmu.

Kau tetap tak bisa mengalahkanku dengan pikiranmu.

Apa yang membuatmu yakin?

Ayo.

Kau sama seperti ibumu.

Benar.

Kau berusaha mengubah masa depanmu.

Namun, bukan gadis-gadis itu yang menentukan masa depanmu.

Melainkan aku.

Tidak!

Tidak. Cassie!

Dia tidak bernapas.

- Jantungnya tidak berdetak. - Kita tahu harus apa.

Mulai kompresi.

Satukan jemari. Kembalilah, Cassie.

Ayo, Teman-teman. Ayo!

Teruskan. Jangan berhenti.

Ayo, Cassie.

Aku mulai lelah.

Baik. Aku di sini.

Cassie, bangun! Kumohon.

- Cassie! - Kembalilah, Cassie.

Kami di sini, Cassie. Kami tak meninggalkanmu.

Cassie, kau bisa. Kumohon. Aku membutuhkanmu.

Astaga!

Cassie.

- Tenang. - Tenanglah.

Astaga. Kita berhasil.

Kita berhasil.

Hai.

Halo.

Hai.

Dia sempurna.

Benar.

- Dia sempurna. - Ya.

Kami masih di sini, Cassie.

Ya. Kami tidak meninggalkanmu.

Aku tak akan di sini jika bukan karena kalian bertiga.

Demikian sebaliknya.

Ben bilang bayinya sehat.

Dia senang menjadi paman.

Bisa bermain dengan anak itu tanpa ada tanggung jawab.

Dia pikir begitu.

Kalian keluarga dekat?

Ya.

Mereka keluargaku.

Mau kami ambilkan sesuatu?

Tidak.

Semua yang kubutuhkan ada di sini.

Tidak.

Surat-suratmu berserakan di bawah lagi.

Kami bawa makanan. Tapi kami tidak tahu...

Aku suka ayam Kung Pao.

Tahu dari mana?

Lekas sembuh, Anya.

Apa?

Terima kasih.

Mattie!

Apa? Sudah kubilang aku lapar.

Kataku kalian tak akan menyukaiku...

saat kau lapar dan marah.

Kalian tak akan suka.

Bagaimana matamu?

Aku bisa melihat lebih baik dari sebelumnya.

Benarkah?

Kau bisa melihat kami di masa depan?

Ya.

Aku bisa melihat kalian.

Membela prinsip-prinsip kalian.

Tidak pernah menyerah.

Mendapati bahwa kalian lebih kuat dari yang kalian pikir.

Tapi aku sudah tahu itu.

Entah apa pendapat kalian...

tapi itu masuk akal untukku.

- Apa? Aku serius. - Wah.

Apa? Aku serius.

Wah. Baiklah.

Apa pun yang menanti di masa depan...

kami akan siap.

Kau tahu hal terbaik soal masa depan?

Itu belum terjadi.

ALIH BAHASA: NAZARET SETIABUDI

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.