Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Resynced by == ANORA ==
DRAMA INI ADALAH FIKSI DAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN KENYATAAN
Dasar gila,
Sebenarnya, kenapa dia menciumku?
Meskipun dia sedang mabuk,,,
Mau dipikir bagaimanapun,
alasannya hanya satu,
Kamu tak bisa ke penatu karena sudah malam,
Simpan saja gaunnya,
Apa? Kenapa?
Aku tidak membutuhkannya,,,
,,,dan terlihat cantik,
Karena orang yang bisa memberiku susu cokelat,,,
,,,hanya kamu sekarang,
Dia,,,
,,,pasti menyukaiku,
Jika suka, bilang saja suka,
Kenapa harus mencium? Membuat bingung saja,
Bagaimana dia akan menghadapiku mulai sekarang?
Ya ampun, Sejak kapan dia menyukaiku?
Jangan-jangan,,,
,,,sejak awal?
Ya ampun,
Sial,
Aku jadi tidak tidur,
Ya ampun,
Kamu bangun lebih awal,
Aku tidak bisa tidur,
Tidak bisa tidur?
Iya,
Tentu saja,
Tentu saja dia tak bisa tidur karena terus berdebar,
Mana mungkin bisa tidur setelah melakukan hal itu?
Aku tak bisa tidur di sembarang tempat,
Alasan klise, Baiklah,
Oh, begitu, ya?
Kamu sendiri bangun lebih awal?
Kamu tak bisa tidur?
Aku?
Tidak, tidurku sangat nyenyak,
Aku memang biasa bangun pagi,
bangun pagi demi hari yang produktif,
Hari yang produktif?
Omong-omong,,,
Apa kamu mau pergi jalan-jalan denganku?
Ke mana?
Ada tempat bagus di sebelah sana,
Kenapa ke tempat bagus?
Mau menyatakan perasaan?
Dia langsung mau menyatakan perasaan?
EPISODE 6
Astaga, Aku harus menjawab apa?
Jika aku menolak, dia tak akan menyusahkanku di kantor, 'kan?
Ya ampun, Kenapa dia harus menyukaiku? Bikin repot saja,
- Hei,,, - Aku akan memikirkannya dulu,
Apa?
Apa?
Tempatnya di sebelah sana,
Bagaimana ini?
Sepertinya dia sudah buat persiapan,
Kamu tak ikut?
Ikut, Ayo,
MATA AIR YONGHAN
Dia mau menyatakan perasaan di tempat seperti ini?
Tempat bagus yang kamu maksud itu di sini?
Iya,
Ini adalah mata air yang dimaksud Bu Ahn,
Rasanya segar dan bagus untuk pengar,
MATA AIR SEGAR, MEMANCARKAN ENERGI HUTAN KE SELURUH TUBUH
Ya,
Segar sekali,
Kamu ke sini untuk minum mata air?
Untuk apa lagi?
Benar,
Kami tak perlu terburu-buru,
Su Jeong, cobalah juga, Kita sudah sampai sini,
Tentu saja, kita sudah sampai sini,
Rekan seperjuangan,
bersulang?
Bagaimana? Segar dan manis, bukan?
Benar,
Tubuhku jadi sangat segar,
- Mau minum lagi? - Aku akan ambil sendiri,,,
Begini,,,
Jadi,,,
Apa?
Tidak bisa begini,
Lihat, Ada daun gugur yang mengganggu di sini,
Tak bisa begini, Pewaris Yongsung harus tetap berada di tempat bersih,
Ayo pergi,
Hei,,,
Apa-apaan dia?
Memangnya di sini kotor?
Keputusan Anda sudah tepat, Bu Ahn,
Anda bilang ingin pertimbangkan, bagaimana bisa secepat ini?
Terima kasih sudah mengubah pikiran Anda,
Seperti perjanjian, kami akan menjamin keuntungan,,,
,,,dan kenyamanan konsumen,
Cukup,
Aku akan berdiskusi dengan para pegawai dulu,,,
,,,sebelum menandatanganinya,
Ayolah, Para pegawai pasti akan mengikuti keputusan Anda,
Sebagai perwakilan Yongsung Department Store,
saya akan pastikan Anda tidak menyesal,
Dia memang selalu begini,
Dia mantan penerima beasiswa,
jadi dia sangat setia pada perusahaan,
Orang akan mengira kamu pemilik perusahaan,
Jahil sekali,
Bu Baek,,,
- Beraninya kamu pada kakak,,, - Hei, cukup, Hentikan,
Jika dia cucu Bu Ketua,
maka dia juga termasuk pemiliknya,
Saya tahu Anda tak pernah menyuruh orang lain untuk menyelesaikan masalah,
- jadi saya menirunya, - Apa?
Saya paham Anda ingin membuat cucumu bangga,
tapi lebih baik Anda membagi tugasmu dengan pegawaimu,
Anda sudah berumur, jika diteruskan, punggung Anda bisa sakit,
Ya ampun, dasar pandai bicara,
Pujianmu sangat bagus,
Kamu pikir aku akan terharu dengan ini dan bersedia tanda tangan kontrak?
Tentu tidak,
Saya tidak sepolos itu,
Apa?
MANAJER UMUM YONGSUNG BAN JU YEON
Kamu bisa saja terus menyembunyikannya,
Kenapa kamu mengaku sekarang?
Karena jika ingin berbisnis, harus saling beri kepercayaan,
Maaf tidak mengatakannya dari awal,
Sebesar itu kami ingin Anda bergabung dengan kami,
Ketua Yongsung, Bu Jung Hyo Sun,
orang yang lebih menyayangi perusahaan daripada diri sendiri,
Dia rela melakukan apa pun demi Yongsung,
Dia percaya, keadaan masyarakat harus lebih baik,,,
,,,agar bisnis menjadi sukses,
Sebagai cucunya,
saya mengikuti prinsipnya,
Jika Anda setuju, yayasan kami akan berinvestasi,,,
,,,dalam proyek donasi Rumah Sakit Peternakan Kanghan,,,
,,,dan fasilitas pabrik es krim untuk anak-anak sakit,
Kamu serius?
Ya,
Aku tulus berharap anak-anak itu bisa sembuh,,,
,,,seperti cucu Anda,
MANAJER UMUM YONGSUNG BAN JU YEON
Pak Ban,,,
,,,berkata begitu?
Iya, Seperti katamu,
lebih baik aku sendiri yang menggunakan uang yang kudapat daripada orang lain,
Namun, jika kalian bersedia melakukannya, aku akan sangat bersyukur,
Anda benar,
Kalau begitu,
kami permisi,
Baiklah,
Oh, iya, Ini, Bawalah ini,
Ini ada produk kami,
,,,aku juga membungkus dorajinamul dan Godeulppaegi untuk kalian,
Aku lihat kalian menyukainya kemarin,
- Oh,,, - Bawalah,
Aku?
Tentu saja, Kulihat kalian menyukainya,
Cepat, Bawa ini,
Akhirnya,,,
Ada untungnya kita jauh-jauh kemari,
Tentang tawaran yang kamu berikan pada Bu Ahn,
sejak kapan kamu memikirkan itu?
Kamulah yang membuatku punya ide itu,
Aku datang kemari karenamu,
Tentang kemarin,,,
Ya?
Jadi, tentang yang kemarin,,,
Kemarin?
Bagaimana ini?
Dia mau menyatakannya sekarang?
Panas? Aku sudah nyalakan AC-nya,
Oh,,, Bukan,,,
Tak apa,
Aku sudah siap, Silakan bicara,
Siap untuk apa?
Ah,,,
Kemarin,
kamu sudah bekerja keras,
Itu saja?
- Dan jika kamu tak keberatan,,, - Jika tak keberatan?
Jika tak keberatan, mau dengar lagu yang biasa kudengar?
Ya,,,
Baiklah,
Putar lagu yang biasa kudengar,
PUTAR LAGU YANG BIASA KUDENGAR
Memutar lagu Follow Me oleh Crackshot,
FOLLOW ME - CRACKSHOT
♪ Serahkan dirimu pada musik ♪
Kapan dia mau menyatakan perasaannya?
Astaga,,,
♪ Ikuti, ikuti, ikuti aku ♪
Baiklah, Silakan masuk,
Apa kamu benar-benar akan pergi seperti ini?
Ah,,,
Aku lupa hal yang penting,
PETERNAKAN KANGHAN
Sudah, bukan? Sampai jumpa hari Senin,
Apanya yang sudah?
Tentang yang kemarin malam, apa kamu,,,
Apa kamu akan membiarkannya berlalu?
Bukankah kamu perlu memberikan penjelasan?
Hal itu sudah berlalu, Perlu penjelasan apa?
Mari lupakan kesalahan kecil itu,
- Kesalahan? - Benar,
Kesalahan yang terjadi karena mabuk,
Apa itu bukan kesalahan bagimu?
Benar,
Itu kesalahan,
Bukan kesalahan, tapi kecelakaan,
Kamu pikir aku sudah gila mau melakukannya?
Asal kamu tahu,
aku tak pernah menganggapmu sebagai pria,
Astaga,
Kenapa tiba-tiba bicara begitu?
Memangnya aku memohon agar kamu menganggapku pria?
Jika kamu memohon, mungkin aku akan anggap begitu,
Ya ampun,,,
Astaga,
Apa-apaan dia?
Aku ini pria jantan,
Dasar gila,
"Lupakan kesalahan kecil itu"?
Apa dia tukang selingkuh yang asal cium saat mabuk?
Kenapa malah dia yang marah?
Makgeolli,,,
,,,benar-benar tak cocok,
Aku ketiduran saat menunggunya,
Dia malah meninggalkanku,
Jika dipikir,
orang yang seharusnya marah itu aku, 'kan?
Yang benar saja,
Apa-apaan?
Su Jeong,
Su Jeong?
Ya, Ayah?
Ada apa?
Sedang apa? Kenapa tidak makan?
Oh, pintunya aneh,
- Pintu itu tidak berguna, 'kan? - Hanya saja,,,
,,,aku sedang marah saat ini,
tapi aku tak bisa memukul kepala orang,
Kenapa?
Berisik? Haruskah aku berhenti?
Tidak, Lanjutkan, Kamu harus lanjutkan,
Lakukan apa yang kamu mau,
Baiklah,
Benar,
Aku juga,
Karena mabuk, aku terbawa suasananya, dan cium,,,
Cium,,,
Ciuman bukan hal besar,
Itu seperti kesalahan satu malam,
Benar,
Kesalahan,
Namun, jika itu kesalahan, bukankah dia harus minta maaf?
Sial,
Astaga,,,
Astaga,
- Halo? - Kamu bisa tidur sekarang?
Baek Su Jeong?
Ya ampun, Ada masalah di kantor?
Masalahnya ada di kita berdua,
Mau dipikir bagaimanapun, aku masih tak mengerti,
Kemarin,,, maksudku,,,
Kamu pikir cukup,,,
,,,dengan menganggap kejadian kemarin adalah kesalahan kecil?
Lantas, harus disebut apa?
Aku sudah memberimu toleransi, aku tak paham kenapa kamu marah,
Menurutmu,,,
- ,,,itu bentuk toleransi? - Benar,
Aku memaafkan kesalahanmu meninggalkanku saat aku mabuk karenamu,
Aku memaafkanmu karena kamu tidak sengaja,
Itu bentuk toleransi,
Astaga, Yang kumaksud bukan itu,
Maksudmu tentang itu?
Kamu merasa bersalah?
Jika merasa bersalah, mintalah maaf, kenapa malah marah?
Ya ampun,
Sekarang,,,
,,,kamu memintaku meminta maaf?
Lantas, aku yang minta maaf?
Orang yang pergi saat minum bersama yang harus minta maaf,
Bagaimana bisa kamu meninggalkan orang yang ketiduran saat menunggumu?
Aku sangat kebingungan saat membuka mata,
Aku kedinginan, sakit punggung, dan ada serangga,,,
Banyak sekali,
Aku jadi tak bisa tidur nyenyak,
Sudahlah,
Ini bentuk toleransiku, aku akan melupakannya,
Apa ada masalah lain?
Tidak ada,
Ya ampun,
Ternyata,,,
,,,dia tidak ingat,
Astaga,
Pria apanya?
Dia seumuran Su Bin, Tak mungkin menganggapnya pria,
Yang benar saja,
Jika dipikir, dia juga begitu waktu itu,
Sepanjang hari menganggapku adik kecil,
Tapi kenapa?
Kenapa dia tak menganggapku pria?
Satu juta dua puluh satu,
Tak menganggapku pria,
Satu juta dua puluh dua,
- Menganggapku pria, - Satu juta dua puluh tiga,
Tak menganggapku pria,,, aduh,
Akhirnya kamu mencapai,,,
,,,satu juta dalam tiga tahun,
- Kamu sudah bekerja keras, - Tepatnya, 1,000,023,
- Benar, - Mari hitung dari awal,
Target selanjutnya, dalam dua tahun, Dua tahun,
Tak menganggapku pria,
- Satu,,, - Menganggapku pria,
Kenapa tak menganggapku sebagai pria?
Apa aku harus tahu arti "menjadi pria" lebih dulu?
Bu Kwon,
Kamu bertemu suamimu di perusahaan sebelumnya, 'kan?
Pria satu tahun lebih muda,
Benar,
Kapan momen di mana kamu,,,
,,,menganggapnya pria?
Yah, saat dia,,,
,,,bekerja dengan baik,
Aku sudah sempurna,
Saat dia royal padaku,
Itu pun sangat mudah,
Hanya itu?
Sikapnya yang toleran,
Benar, Itu alasan paling utama,
Ya ampun,
Aku pun sudah melakukannya,
Tapi,,,
,,,kenapa tiba-tiba?
Kamu tak biasanya,,,
,,,menanyakan masalah pribadi padaku,
Apa ada yang terjadi,,,
,,,minggu lalu?
Itu pertanyaan profesional,
Karena mengenalmu dengan baik juga merupakan tugasku,
Intinya, kamu menyukainya seperti itu, 'kan?
Itu mudah,
Saat dia bekerja dengan baik,
Saat dia royal padaku,
Sikapnya yang toleran,
Benar, Itu alasan paling utama,
Silakan cek penampilan kalian sesekali,
PENGUMUMAN PEMBARUAN YONGSUNG DEPARTMENT STORE
Sayang jika ini hanya digunakan untuk tempat istirahat,
Jika dimanfaatkan,
bukankah tempat ini bisa menjadi penarik perhatian pelanggan?
Benar,
Sayang jika area ini tidak dimanfaatkan dengan baik,
Pak Ban memang hebat,
Pandanganmu memang berbeda,
Bagaimana menurutmu, Bu Baek?
Itu ide yang bagus,
Saya akan mengumpulkan opsi idenya,
Bagus,
Belum makan siang, 'kan?
Apa?
Iya,
Kalau begitu, mari kita pergi ke Hotel Yongsung di sebelah,
Kalian sudah bekerja keras dalam pekerjaan ditambah mengurus proyek pembaruan,
Karena itu, aku akan mentraktir makan siang kali ini,
Di sini,
Di restoran bufet mewah kebanggaan Hotel Yongsung,
- Wah, - Wah,
Terima kasih,
Silakan makan sepuasnya,
- Terima kasih, - Terima kasih,
Terima kasih,
Aku pun sudah mengatur agar setiap orang dapat satu lobster,
Astaga, semua ini pasti mahal,
Paling tidak menghabiskan 20 ribu won per orang,
Rumor bahwa Pak Ban adalah cucu Bu Ketua pasti benar,
Dia menyuruh koki Hotel Yongsung seperti koki pribadinya,
Wah, Dia bahkan pandai bekerja,
Ya ampun, aku jadi benar-benar ingin memilikinya,
Jika begini, dia akan lebih populer dibanding Pak Kim dari Tim Desain,
Kamu benar,
Kupikir Pak Ban orang yang kaku,
ternyata dia peka juga, ya,
Kupikir dia gila kerja dan tak ada waktu untuk berpacaran,
Perempuan yang bisa mendapatkannya pasti benar-benar beruntung, ya?
Kenapa kamu tiba-tiba mengatakan itu padaku?
Karena kalian terlihat cocok dan punya hubungan baik,
Kupikir kamu,,,
,,,bukan tipe orang yang serakah ingin naik kasta,
Tentu saja bukan,
Bagiku, Pak Ban hanya sebatas atasan,
Aku tak pernah mempertimbangkannya sebagai kekasih atau suami,
Kalau begitu, cobalah pertimbangkan,
Kamu adalah Ketua Tim Perencanaan,
tapi daya kreasimu sepertinya kurang,
Pasti lezat,
- Duduk di sana, - Selamat makan,
- Selamat makan, - Selamat makan,
Selamat makan,
Terima kasih, Pak Ban,
Selamat makan,
Kurang daya kreasi?
Cemaskan saja daya ingatnya,
- Halo, Kak Ha Jin? - Ada waktu?
Minggu kemarin tak ada masalah?
Masalah?
Apa kamu tak ada masalah sama sekali dengan Manajer Umum minggu lalu?
Tentu saja,
Aku tak ada masalah dengan preman, orang gila, dan bodoh itu,
Kamu bilang, dia orang yang baik?
Kembali ke asumsi awal?
Ditambah "bodoh",
Apa? Kamu hanya ingin menanyakan itu?
Bukan,
Kamu mau kencan buta?
Aku bertanya karena kuyakin dia cocok denganmu,
Dia lebih tua darimu, pengacara,
penuh pengertian, dapat diandalkan, dan ramah,
Cocok dengan tipe idealmu,
Ayolah, Jangan menolaknya,
Pertimbangkanlah dulu,
Hei!
Wah,,,
- Astaga! - Aduh,
Dasar bodoh, Khawatirkan dirimu sendiri,
Astaga, Benar-benar,
Kamu ini benar-benar,,,
Sakit!
Aku tak membutuhkannya,
Pantas saja ditinggal setelah menikah, dia sangat kekanak-kanakan,
Kamu juga sama, Astaga!
Kencan buta apanya?
Bu Baek,
Kamu mau kencan buta?
Itu ide yang bagus,
Berapa usianya? Profesinya?
Tunggu sebentar, Calon kekasihmu tak boleh pekerja biasa,
Dia tampan? Tingginya itu penting, Berapa tingginya?
Zaman sekarang, harus dipastikan dengan melepas sepatu,
- Aku belum setuju dan belum pasti,,, - Siapa yang akan kencan buta?
Bu Baek,
Benarkah?
Aku tanya, apa itu benar?
Kenapa kamu ingin tahu?
Jangan khawatir, Pak Ban,
Bu Baek bukan orang,,,
,,,yang akan bermalas-malasan bekerja setelah berpacaran, Benar, 'kan?
Pak Ban,
Bu Ketua mencarimu,
Bu Baek,
Temui aku sebelum pulang kerja,
Aneh, sepertinya dia merasa senang tadi,
Selamat,
Hari yang telah kamu tunggu-tunggu tak lama akan terwujud,
Bukankah ada instruksi untuk menampilkan manajer umum di depan media?
Itu pasti untuk mengumumkanmu sebagai pewaris secara resmi,
Kupikir Bu Ketua akan menunggu sampai proyek pembaruan berhasil,
Ternyata lebih cepat,
Kalau begitu, sepertinya harus disiapkan lebih awal,
Sebenarnya,,,
Saat melapor tadi, Bu Ketua bertanya tentangmu,
Dia bertanya pendapatku saat mengawasimu,,,
,,,dan apakah kamu terus fokus dengan pekerjaanmu,
Begitu, ya,
Seluruh hidupnya adalah demi Yongsung,
dia pasti juga ingin penerusnya memiliki prinsip itu,
Lantas, kamu bilang apa?
Aku menjawab apa adanya,
Tak ada orang yang terus fokus bekerja lebih dari Pak Ban,
Kamu hanya perlu melakukan yang biasa kamu lakukan,
Baiklah,
Aku berpikir,,,
,,,kamu dan aku mirip,
Astaga,
Bagiku, Pak Ban hanya sebatas atasan,
Aku tak pernah mempertimbangkannya sebagai kekasih atau suami,
Kuharap tak ada hal yang akan membuatku kecewa,,,
,,,seperti dahulu,
Aku telah membuang waktuku,,,
,,,untuk hal tak berguna,
Sadarlah, Ban Ju Yeon,
Jangan buat kesalahan yang sama,
Kamu membuatnya dengan baik,
Bagus!
Hari ini, sampai di sini,
Terima kasih,
Ya ampun,
Kamu tidak pulang, Bu Baek?
Aku harus ke kantor Pak Ban dulu,
Apa?
Oh,,,
Kamu tak akan dimarahi karena kencan buta, 'kan?
Tidak mungkin, Pasti karena hal lain,
Benar, Itu melewati batas,
- Kecuali jika dia tertarik padamu, - Iya, 'kan?
Benar,
Kalau begitu, aku permisi,
- Sampai jumpa, - Jun Su,
Jun Su,
Jun Su,
Ada yang harus kubantu lagi?
Ada seorang pria yang pergi ke rumah wanita di malam hari,,,
,,,untuk melarangnya dekat dengan tukang selingkuh,
Karena dia suka,
Saat dia marah karena tak dianggap sebagai pria?
Pasti suka,
Jika dia menciummu saat mabuk, tapi dia lupa?
Ini bukan cerita tentangmu, 'kan?
Bukan,
Itu cerita komik, Komik romantis,
Oh,,,
Aku membacanya belum lama ini,
Aku sama sekali tidak paham perasaan tokoh utama pria di sini,
Aku berpikir, mungkin kamu akan mengerti,
Itu,,,
Kamu juga baca komik? Apa kita akan buka Pop-up Store?
- Kamu pikir aku hanya tahu kerja? - Bukan begitu,
Aku berkata begitu karena hobimu adalah mengembangkan diri,
Kalau tidak tahu, ya sudah,
Tapi,,,
Itu sangat jelas,
Alasannya klise,
Tentang ciuman itu,
Tidak mungkin dia benar-benar lupa,
Dia pasti berpura-pura lupa,
Kenapa dia pura-pura lupa?
Karena takut ditolak,
Biasanya, protagonis pria tak berani menyatakan perasaan,
Itu peraturannya,
Silakan pulang,
Baiklah, Sampai jumpa,
Pantas saja,
Aku berpikir itu aneh,
Dia tak terlihat seperti itu,
Ternyata dia tidak berani, ya,
Ya ampun,
Silakan masuk,
Begini,,,
Kamu menyuruhku untuk menemui sebelum pulang,
BAN JU YEON Oh, benar,
Ada apa?
Kamu merasa khawatir setelah mendengar aku akan kencan buta?
Agar aku tak bisa berkencan?
Bukan begitu,
Seperti kata Pak Yang, kamu akan tetap rajin meski sedang berpacaran,
Aku tidak khawatir,
Itu bukan urusan seorang atasan,
Kamu bisa jujur padaku,
Aku sudah sangat jujur sekarang,
Apa?
Kalau begitu,
kenapa kamu mencariku sampai depan rumahku?
Kamu melarangku berkencan dengan Pak Kim, 'kan?
Karena memang kamu harus berhati-hati dengan tukang selingkuh,
Aku memberi peringatan,
Orang lain pasti juga akan melarangmu,
Itu sifat kemanusiaan, Jangan salah paham,
Astaga,
Bu Ketua banyak memujimu karena berhasil,,,
,,,dapat kontrak dengan Peternakan Kanghan,
Akan ada kabar baik saat negosiasi gaji berikutnya,
Aku juga akan menaikkan bonusmu,
Aku ingin beri tahu hal ini,
Kamu tak senang?
Katamu akan langsung senang?
Aku merasa senang,
Terima kasih,
Silakan keluar, Sampai jumpa,
Salah paham?
Maksudnya, aku yang salah paham?
THE GUY WHO WILL GIVE A KISS FOR 6000 WON
Kamu,,,
,,,mencium orang lain demi kemanusiaan?
- Mencium? - Benar?
Kamu menciumku saat mabuk, 'kan?
Aku yang salah paham? Bukan kamu yang membuatku bingung?
Ah,,,
Jika begitu, aku minta maaf,
Kamu minta maaf sekarang?
Namun,
kenapa itu membuatmu marah?
Apa?
Jangan bilang kamu,,,
,,,menyukai ciuman itu?
Ada apa?
Ini,
Aku mau kembalikan,
Kenapa ada uang?
THE GUY WHO WILL GIVE A KISS FOR 6000 WON
Anggap itu biaya sewa,
Meski aku tak menginginkannya,
Selain itu, jangan pernah merekomendasikan komik seperti ini lagi,
Sangat kekanak-kanakan,
Kamu belajar cinta dari komik, pantas saja dicampakkan cinta pertamamu,
Jika kamu terus membaca komik seperti ini,
kamu akan terus dicampakkan,
Kamu akan dicampakkan selamanya,
Aku tak menceritakannya untuk diejek begini,
Aku pun hanya beri saran, demi kemanusiaan,
Bawa ini,
Aku tak ingin menerimanya dari orang yang tak tahu nilai sebuah karya,
Kamu pun juga perlu menaikkan standarmu,
Karena seleramu jelek,
kamu jadi ditipu cinta pertamamu,
Ciuman?
Aku tak menyukainya,
Aku tak menyukainya, Tak mungkin aku menyukainya,
Sial,
Sial,
Astaga,
STROBERI
STROBERI
- Kak Ha Jin? - Ya, Su Jeong?
Itu,,,
Aku mau ikut kencan buta,
Apa?
Kamu mau kencan buta?
Iya,
Melihat keadaannya,
,,,mereka tak mungkin menjadi dekat,
Akhirnya,,,
,,,Su Jeong kembali menjadi karyawan yang suka memaki atasannya,
Akhirnya, kamu tak akan khawatir lagi,
Jika tahu begini, aku akan diam saja,
Aku jadi dibenci oleh Bu Baek,
Astaga,
Bagaimanapun juga, itu bagus,
Mereka tak akan saling terluka untuk kedua kalinya,
Namun, kenapa dari tadi kamu ikut bekerja di sini?
Kamu juga ikut sampai pasar waktu itu,
Ini strategiku, bekerja di sini,,,
,,,sambil mendapatkan poin,
Kenapa butuh poin dariku?
Apa kamu lupa,,,
,,,aku menyatakan perasaan padamu?
Oh, itu?
Kamu lupa aku sudah menolakmu?
Orang bilang, "cobalah tiga kali",
Kupikir kamu tipe yang santai,
Aku pun berpikir,,,
,,,aku tipe orang yang santai,
Yah,,,
Jika kamu datang ke restoran dengan tujuan itu, aku merasa terbebani,
Kamu menikmatinya hari itu?
Tentu saja, aku juga menikmatinya,
Aku pun berpikir bisa melakukannya sekali lagi,
Namun, tidak untuk tiga kali,
Karena jika begitu, kita harus punya hubungan,
Aku tak ingin punya hubungan,,,
Bagaimana menurutmu?
Shin Won,
Kenapa kamu datang kemari?
Karena kamu tak bisa dihubungi,
Shin Won,
Aku sungguh menyesal,
Aku pasti sudah gila saat itu,
Aku tahu kamu memang orang baik dan ramah,
Aku cemburu karena sangat menyukaimu,
Karena itu kamu dengan mudahnya meminta putus dariku?
- Apa? - Eun Hee,
Tujuan berpacaran itu untuk bahagia,
Karena lebih baik berdua daripada sendirian,
Namun, saat bersamaku, kamu selalu merasa cemas dan cemburu,
Kupikir aku suka melihatmu begitu?
Aku tak akan ulangi,
Pertimbangkanlah sekali lagi, ya?
Saat kamu bilang suka padaku,
aku tak mempertanyakannya,
Begitu juga saat kamu minta putus, Sekali tidak, berarti tidak,
Dan kumohon, jangan datang mencariku lagi,
Aku merasa terbebani,
Shin Won,
Shin Won!
SULO__HANA MENGUNGGAH FOTO BARU
Benar juga,
Sekali tidak, berarti tidak,
Ini tak seperti diriku,
Hei,,,
Yoon Ji Woo?
Benar, aku Yoon Ji Woo,
- Kamu Su Jeon, bukan? - Benar,
Baiklah,
Silakan duduk,
Maaf aku terlambat,
Oh,,,
Tiga menit terhitung terlambat, ya?
Berkat itu, aku bisa berlatih tersenyum dan meredakan rasa gugup,
Kamu masih belum makan, 'kan?
Aku sudah bertanya tadi,
Mereka merekomendasikan pasta lobster,
Lobster, ya?
Aku pun sudah mengatur agar setiap orang dapat satu lobster,
Benar,
Kamu tidak suka? Atau,,,
,,,kamu alergi lobster?
Bukan begitu, Aku suka,
Mau pesan yang ini?
Baiklah,
Permisi,
BAKUMAN
Kamu belajar cinta dari komik, pantas saja dicampakkan cinta pertamamu,
Jika kamu terus membaca komik seperti ini,
kamu akan terus dicampakkan,
Kamu akan dicampakkan selamanya,
Siapa yang mau kencan buta?
Bu Baek,
Benarkah?
Aku tanya, apa itu benar?
Kenapa kamu ingin tahu?
Demi rekan seperjuangan dengan cinta pertama terburuk,
Bersulang?
Bersulang,
Bagaimana jika kita memasang panggung di ruang istirahat yang Anda maksud?
Mengundang artis yang sesuai target pasar dapat membantu menarik pelanggan baru,
Hal itu juga akan memberikan hiburan bagi pelanggan lama,
Jika itu disiarkan langsung di media sosial,
dampak promosinya bisa lebih besar,
Akan bagus jika kita juga memanfaatkannya untuk promosi proyek pembaruan,
- Apa jadwalnya memungkinkan? - Ya, memungkinkan,
Pak Yang, apa hanya aku yang merasa dingin?
PAK YANG JUN SU
Tidak, aku juga merasa sangat dingin,
Ada pendapat lain?
- Tidak ada, - Kalau begitu, rapat selesai,
Astaga,
YONGSUNG
Su Jeong,
Pak Ban, kenapa tidak naik?
Kamu bilang akan terlambat, ternyata kamu keluar lebih awal,
Iya, syukurlah,
Kalau begitu, ayo pergi,
Baiklah,
Selanjutnya, acara pemberian plakat penghargaan,
Penghargaan diberikan kepada penyumbang dana terbesar tahun lalu,
Manajer Umum Ban Ju Yeon dari Yongsung Department Store,
Terima kasih atas bantuan bagi anak-anak yang kehilangan keluarga,,,
,,,dan sangat membutuhkan uluran tangan,
ACARA PEMBERIAN BEASISWA,,,
Berikutnya, penampilan dari Yuria,
seorang violinis alumni beasiswa yayasan,
Kapan kamu berbuat hal baik seperti itu saat kamu sangat sibuk?
Kamu memang keren,
Yongsung pasti akan baik-baik saja,,,
,,,karena punya pewaris hebat sepertinya,
Benar begitu, Bu Ketua?
Tentu saja, Gureum Construction juga punya anak ini,
Siapa yang bilang?
- Apa? - Siapa yang bilang,,,
,,,bahwa ahli warisku adalah Pak Ban?
Bukankah itu sudah pasti? Dia cucumu satu-satunya,
Yongsung adalah perusahaan yang kubangun seperti anak sendiri,
Jika orang itu tak bisa mengembangkan perusahaan sebaik aku,
dia tak akan bisa jadi penerusku,
Kecuali mendiang putraku,
Jika itu demi perusahaan,
aku tak segan menunjuk manajer profesional untuk melakukannya,
Namun, tentu saja,,,
Pak Ban bekerja dengan sangat baik selama ini,
Karena itu, dia akan segera diungkapkan di hadapan publik,
Dia juga akan secara resmi diperkenalkan sebagai cucuku,
Begitu, ya?
Selamat,
Terima kasih,
Setelah wajahmu diketahui,
kamu harus lebih berhati-hati lagi,
Paham?
Ya,
Aku akan mengingatnya,
♪ Kami juga adalah,,, ♪
♪ Teringat akan,,, ♪
♪ Dibanding kemarin,,, ♪
Bu Ketua membolehkanmu minum alkohol?
Astaga, Hei,,,
Kamu menakutkan jika melotot begitu,
Kenapa? Mau menjebakku lagi?
Ah,,,
Kamu pasti tidak bisa, Bu Ketua masih di sini,
Jika ketahuan buat keributan, kamu bisa gagal jadi pewaris,
Seumur hidup kamu sudah berusaha menyenangkan orang tua itu,
Iya, 'kan?
Ya?
Hei,
Namun,
setelah lama tak menyaksikannya langsung,,,
Astaga,,,
Benar-benar menyenangkan,
Ju Yeon,
Sekarang aku sadar kenapa kamu hidup seperti pecundang,
Kamulah yang pecundang,
Aku? Maksudmu, aku?
Kenapa?
Kamu tak bisa membaca suasana,
Suasana hatiku sedang sangat buruk sekarang,
Astaga,,,
Yang benar saja,
Astaga,,,
Bagaimana, ya?
Bu Ketua juga mengajarkan untuk menginjak orang kurang ajar,
Kamu tak lihat betapa ayahmu menjilatku?
Jika masih tidak sadar setelah melihatnya langsung,
apa yang salah denganmu?
Ada kafe yang kopinya terkenal enak di sini,
Itu merek Italia, mereka hanya berjualan di sini,
Aku tahu,
Aku juga ingin mencobanya sekali,
Seharusnya kamu mengatakannya,
Ini tempat kerjamu,
Kupikir kamu tak akan suka datang ke sini setelah pulang kerja,
Tidak mungkin,
Melihat-lihat sebagai pelanggan juga membantu pekerjaanku,
Aku juga bisa mendengar penilaian langsung dari pelanggan,
Jadi,
kamu ke sini untuk bekerja dan bukan untuk berkencan?
Astaga,
Makanan penutup di sana juga enak,
Kamu suka makanan manis?
Ya, Makanan pahit atau manis, aku suka semuanya,
Begitu, ya,
Kamu bisa makan dua-duanya, ya,
Apa tak pilih-pilih makanan terlihat buruk?
Terlihat tak punya selera?
Bukan begitu,
Aku suka kamu tidak pemilih,
Begitu, ya,
Wah,,,
Lezat sekali,
Pantas saja ini terkenal,
Syukurlah,
Kamu orang yang baik,
aku tak menyangka kamu masih belum punya pacar,
Aku?
Iya,
Apa seleramu terlalu tinggi?
Aku berpikir,,,
,,,daripada sembarangan berkencan, aku lebih nyaman sendirian,
Begitu, ya,
Kamu juga, sepertinya kamu populer,
Kamu pikir begitu?
Sebenarnya, aku menunggu wanita sepertimu, Su Jeong,
Terdengar norak,
Ya ampun,,,
Mau bagaimana lagi?
Su Jeong,
Jika tidak masalah,
selagi di sini, boleh aku sekalian berbelanja?
Kebetulan aku butuh baju baru,
Kupikir kamu bisa membantuku memilihnya,
Baiklah,
CRACKSHOT
♪ Di mataku, dirimu yang terpantul ♪
♪ Di tatapan kosongmu, di mana aku berada? ♪
♪ Kau yang mengalir ♪ ♪ dengan air mata darah ♪
♪ Menghilanglah Senyumanmu yang penuh kebohongan ♪
♪ Tak ada kesempatan kedua ♪
Mungkin ini,,,
,,,adalah perjalanan terakhirku menikmati dunia luar,
♪ Hati yang hangus terbakar pun tercerai-berai dalam kenangan mati ♪
Namun,
kenapa tidak menyenangkan?
♪ Tak ada kesempatan kedua ♪
GOLD PUB
Bukan begitu,
Apa maksudmu?
Yang benar saja, Pria?
Aku tak menganggapnya pria,
Pria apanya?
Dia seumuran Su Bin, Tak mungkin menganggapnya pria,
Yang benar saja,
Aku bukan pria karena muda?
Astaga,
Kenapa? Apa yang salah denganku?
Seleranya memang jelek,
Namun, kenapa,,,
,,,aku merasa Su Jeong cantik?
Kenapa kamu selalu meremehkanku?
Kapan aku begitu?
Bagaimana dengan ini?
Terlihat rapi, cocok denganmu,
Oh,
Ini bagus, Aku suka,
Ukurannya,,,
Ya ampun,,,
- Tunggu sebentar, ya, - Baik,
Permisi,
Astaga,,,
Pak Ban?
Kenapa kamu ada di sini?
Kamu tak boleh terlihat publik,
Kamu benar,
- Aku tahu ini tindakan gila, - Tapi kenapa kamu ke sini?
Aku ingat semuanya,
Karena itu,,,
,,,adalah ciuman pertamaku,
Astaga, Siapa di dalam? Kenapa terkunci?
Oh,,,
Aneh,,,
MY DEAREST NEMESIS
TERIMA KASIH KEPADA PARK JUNG JA, HONG JUNG HYUN, DAN CRACKSHOT,,,
,,,ATAS PENAMPILAN SPESIALNYA
Lantas, kenapa?
Mau ajak berpacaran?
Aku tak kan minta maaf karena menciummu, Itu bukan kesalahan,
Aku tak suka pria lebih muda, Aku juga tak suka selera uniknya,
Kenapa dia terus menghindar?
Ruang baca? Ada apa di sana?
Semua yang kusuka adalah rahasia,
Kamu ada di dalam?
Namun, selama ada kamu,
sepertinya aku akan baik-baik saja,
Aku menyukaimu,
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.