Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sekolah Baan Gaeng Wittaya
Hei itu untuk anak-anak, kenapa kau memainkannya?
Nanti bisa rusak.
Lebih baik kau kesini.
Kita adalah guru.
Kita seharusnya menjadi panutan.
Sebagai kepala sekolah saya pikir Anda sudah keterlaluan.
Anda menilai saya sebagai guru yang buruk...
...karena hal sepele seperti ini.
Kau dulu seorang pegulat?
Ya.
Bukannya Anda seharusnya lebih memperhatikan hal yang lebih penting...
...daripada apa yang ada didalam pakaian saya?
Di foto ini,
...saya terlihat seperti akan kalah.
Tapi setelah saya menyemangati diri saya sendiri...
saya bisa melawannya kembali dan menang.
Hapus tatonya sekarang juga.
Saya tak bisa melakukannya.
Ya, harus. / Tidak, saya tak mau.
Sekarang posisi guru P.E kami sudah diisi.
Saya bisa menjadi asisten guru.
Saya bisa membuat kerajinan tangan dan kesenian.
Foto kopi, mengirim faks. Saya akan melakukan apapun.
Kalau kau tak mau menghapusnya,
...saya kirim kau ke sekolah rumah kapal kami.
Kau bisa berenang?
Berikan saya tenggang waktu 2 hari...
...agar saya ada waktu untuk mengemasi barang-barang saya.
Kau baik-baik saja, Gigi?
Anginnya adem, Ann.
Waktu dulu aku ikut retreat...
...aku harus naik gerbong untuk ke desa.
Ini seperti jalan-jalan di taman.
Bendungan Mae Ping
Kita sudah sampai diujung jalan bendungan.
Anda harus melanjutkan perjalanan dengan naik perahu.
Anda dari mana?
Chiang Mai.
Sudah punya istri?
Cuma pacar.
Sudah pernah tidur dengannya?
Apa!?
Bu? / Ya?
Apa tak ada sinyal ponsel disekitar sini?
Agak sedikit susah.
Kalau harinya cerah sinyalnya ada.
Tapi saya tak tahu berapa banyak hari cerah yang kami punya dalam setahun.
Kau lucu.
Jadi Anda sudah tidur dengannya?
Berhenti.
Apa?
Berhenti.
Hentikan perahunya?
Berhenti ngomong!
Baik.
Bu.
Kita sudah sampai, ini sekolahnya.
Baan Gaeng Wittaya, cabang Rumah Kapal
Segar sekali.
Ayo foto bareng, buat kenang-kenangan.
Kau bawa banyak barang.
Cuma barang yang dibutuhkan.
Ann
Ya?
Biar kau yang simpan.
Foto bersama kita disini.
Foto bersama?
Ya, bersama.
Anak-anak, tulis tanggal di buku kalian...
...dan keluarkan buku Bahasa Thai kalian.
Anak-anak,
...tulis tanggal di buku kalian...
...dan keluarkan buku Bahasa Thai kalian!
Hei, dilarang bicara.
Atau saya pukul kau.
Oh sial!
Mati! Mati! Mati! Mati!
16 Mei 2011
Hari pertama pengasinganku.
Aku mengerti apa yang Dae Jang Geum rasakan...
...ketika dia diasingkan ke Pulau Jeju.
Pantas orang-orang ketakutan...
...ketika kepala sekolah mengancam untuk memindahkan seseorang disini.
Ditengah-tengah kota antah berantah.
Kalau aku mati disini,
...mungkin aku sudah reinkarnasi duluan sebelum orang menemukan mayatku.
Hah?
THE TEACHER'S DIARY
Dimana semuanya?
Tidak ada yang mau belajar ya?
Sekolah sudah dibuka!
Airnya tidak mengalir?
Tidak.
Gunakan tanganmu dan pukul tangkinya...
untuk mengeluarkan kotorannya.
Ada yang jatuh?
Masih tersumbat.
Apa yang menyangkut disana?
Masukkan jarinya kedalam.
Lebih dalam.
Ada yang jatuh?
Sepertinya aku menyentuh sesuatu.
Gigi, ada cicak jatuh di kakimu.
Aku baik-baik saja, aku baik-baik saja.
Aku tak yakin apa aku bisa bertahan.
Tidak ada air yang mengalir.
Apa itu di lenganmu?
Sebelum aku masuk ke air lenganku baik-baik saja.
Tidak ada listrik.
Kalau sudah sampai pantai telepon nomor ini.
Katakan ke seseorang saya sudah sampai.
Orang kedua yang tahu kau datang, kau lapor kepacarmu.
Apa itu sinyal ponsel?
Aku tak tahu itu.
Aku kangen Nui.
Sial.
Hei!
Sebelah sini! Ayo kesini.
Halo.
Kau tahu anak-anak yang belajar disini?
Anda guru baru?
Ya.
Namaku Song (Dua).
Bu, dimana semua murid-muridnya?
Apa anak-anak tahu kalau guru baru sudah datang?
Oh!
Guru kalian disini!
Guru kalian disini!
Guru kalian disini!
Disini, ada satu anak.
Ayo sekolah!
Kelihatannya dia suka sekolah.
Gurunya sudah disini, ayo pergi.
Ikut dengan saya.
Pergi sekarang.
Sekolahnya buka.
Semua orang tua yang punya anak, sekolahnya buka.
Sekolahnya buka!
Saya sudah dapat satu murid.
Lagu kebangsaan Thailand
Selamat pagi Bu Guru.
Ann, kita cuma punya 7 murid.
Bagaimana kalau kita bagi dua mereka?
Gigi, kau jaga anak-anak yang lebih kecil.
Sisanya aku yang jaga.
Baiklah.
Halo anak-anak.
Nama saya Ann... A.
Apa kita harus membuat gaya?
Ya, anak-anak lebih mudah mengingat gerakan tubuh.
Nama saya...
Gigi.
Berhenti menggelitik.
Berhenti.
Gigi.
Sekarang Bu Ann akan memulai kelasnya.
Oke sekarang anak-anak.
Saya ingin semuanya memperkenalkan nama masing-masing...
...dengan membuat gaya.
Siapa dulu ya?
Yang kecil, kau duluan.
Namaku Muek (Gurita). Aku kelas 1.
Kenapa harus bergaya?
Anda harus membuat gaya untuk memudahkan mengingat.
Oke.
Namaku Tong (Emas).
Aku kelas 2.
Namaku Tuna.
Aku kelas 3, aku ingin jadi artis.
Kau ingin jadi artis?
Peran apa yang bisa kau mainkan?
Aku bisa memainkan semua peran.
Pacar yang galau.
Anjingmu mati.
Pacar yang galau.
Anjingmu mati.
Pacar yang galau.
Anjingmu mati.
Pacar yang galau.
Kalau aku punya anak, takkan kubiarkan mereka nonton TV.
Namaku Gao (Luar Biasa).
Aku kelas 4.
Giliran Anda, giliran Anda.
Sekarang giliran Anda.
Nama saya...
Song (Dua).
Ayo kembali belajar.
Apa Bu Ann datang juga?
Dia tak datang, hanya saya yang ada.
Jadi semuanya beda kelas?
Kau bisa mengeja alfabet?
A untuk apel.
B untuk burung.
'Luang', artinya apa? / Kuning.
'Nam-ngern' / Biru.
'Dum'
Dumber (Bego).
Lengkapi gabungan kata berikut ini.
Contohnya: 'kind' (baik) dengan 'hearted' (hati).
Jadinya 'kindhearted' (baik hati). Oke?
Oke.
Will? / Will Smith.
Salah. / Will-i-am?
Willpower (tekun)!
37 + 25 sama dengan?
Sama dengan...
Genial (ramah). / Jorok.
Bukan 'genital' (alat kelamin), tapi 'genial' (ramah).
Apa?
Tapi ketika aku melihat kelamin ibuku...
...aku selalu muntah.
E untuk egg (telur).
F untuk fish (ikan), mahal banget!
27, 28, 29, 30.
G untuk...
G untuk gong show.
Pukul gongnya dan kau kalah.
Mulai dari awal.
A untuk apel.
Aku lapar.
Aku juga lapar.
Aku mau makan ayam kemangi.
Omelet babi lebih enak.
Omelet babi.
Cukup. Biar yang tua yang memilih!
Aku mau sosis.
Tidak! Ayo kita suit.
Ayo.
Ayo Tuna!
Berhenti!
Semuanya kembali ke tempat duduk.
Dan kerjakan tugas kalian.
Saya mau telepon dulu, nanti saya kembali.
Pak Song, ayo kembali.
Sudah 3 kali berputar dan bensinnya mau habis.
Pak Song.
Hei!
Apa yang kalian lakukan disana?
Jangan coba-coba.
Siapa yang mengizinkan kalian main air? Naik sekarang!
Jangan membuat alasan apapun.
Bagaimana kalau salah satu dari kalian tenggelam?
Apa saya harus mengawasi kalian setiap waktu?
Kami semua sudah bisa berenang.
Bagaimana kalau kalian kram?
Tidak mungkin, kami sudah berenang sejak di hari kami dilahirkan.
Jangan membantah.
Skot jump 20 kali.
Saya tidak tahu bagaimana caranya. Tolong jelaskan?
Lihat saya.
Lompatan Scotch-Brites Anda terlihat lucu.
Latihan macam apa itu?
Buka tangan kalian.
Berikan tangan kalian.
Jadi kau tak mau membuka tanganmu?
Aduh. Kenapa Anda memukulku?
Saya kan bersama Anda di perahu.
Jangan banyak alasan.
Siapa saja, berikan tangan kalian.
Bu Ann tak pernah memukul kami.
Dimana dia sekarang?
Kalian selalu membicarakannya. Bu Ann, Bu Ann.
Kalau kalian tak mau kuajarkan katakan saja. Biar saya bisa pergi.
Ya sudah pergi saja.
Pacar siapa ini yang mencuci motor kami sebersih ini?
Dan pacar siapa ini yang tak pernah mencuci motor kami?
Kau kesini.
Namaku kan Song (Dua) jadi aku harus melakukan segalanya dua kali.
Seperti memelukmu dua kali.
Atau mengelapmu dua kali.
Yes semuanya, ayo pulang!
Sampai jumpa.
Oke.
Sampai jumpa.
Sampai jumpa Senin besok.
Sampai jumpa.
Ya ampun.
Bagaimana kau bisa menunggunya seminggu?
Haruskah aku mengamputasinya?
Hah?!
Dokter,
...bisa dijelaskan ada apa dengan lengannya dan berikan kami diagnosa?
Tenang saja.
Disini aku pasiennya.
Biar kulihat.
Ruam ini adalah reaksi alergi terhadap air.
Pakailah obat dan salep, ruamnya akan menghilang.
Kau merasa baikan dan kemudian apa?
Setelah kau kembali, kau akan mendapatkan ruam itu lagi.
Aku punya pacar...
...tapi aku hanya bisa bertemu denganmu dua kali seminggu.
Aku harus menempuh perjalanan 6 jam untuk menemuimu.
Kau hampir tak bisa berenang tapi kau memaksa untuk tinggal.
Kalau sesuatu terjadi padamu...
...akan membutuhkan waktu seminggu sebelum aku mengetahuinya.
Apa yang kau ingin aku lakukan?
Pindah kembali saja.
Kau tahu itu sangatlah tak mungkin.
Kenapa tidak?
Itu karena tatomu.
Sudah kubilang jangan membuatnya tapi kau tak pernah mau mendengar.
Kau hanya ingin membuktikan ke kepala sekolah kalau kau benar.
Berada ditengah-tengah antah berantah...
...mengajar 4-5 anak, apa itu sepadan?
Yang benar 7.
7 anak.
Kau juga seorang guru...
...bagaimana kau bisa bilang "apakah itu sepadan"?
Dan "sudah kubilang jangan".
Bisakah kau berhenti mengucapkan itu?
Aku sudah sering mendengarkannya selama 10 tahun. Aku sudah capek dengan semua ini.
Aku juga sudah capek.
Aku juga benci mengulangi perkataanku.
Kalau begitu putus saja. Tidak ada yang menyuruhmu untuk berpacaran denganku.
Mulai lagi deh.
Setiap kali kita bertengkar kau selalu menantangku untuk minta putus.
Kau ingin putus agar kau bisa pindah ke rumah kapal?
Kalau kau benar-benar ingin begitu maka pergi saja.
Sudah dulu ya.
Sejak kapan?
Aku cuma pergi kurang dari seminggu.
Seminggu atau setahun bukan itu masalahnya.
Seperti kau hidup dari hari ke hari.
Apa kau pernah memikirkan masa depan kita?
Kalau aku tak pernah memikirkannya...
...kenapa aku mengambil pekerjaan sejauh ini?!
Pekerjaan?
Kau sebut itu pekerjaan?
Kau bahkan belum menjadi guru tetap.
Tahun depan kau bahkan tak tahu apa kau masih punya pekerjaan.
Dan motorku?
Bisa-bisanya kau membiarkan orang lain menaikinya?
Kenapa pria sebodoh itu?
Kalau kau benar-benar ingin begitu maka pergi saja.
Kau tak tahu?
Ketika setiap kali seorang wanita menantangmu untuk minta putus...
...itu berarti mereka ingin kau menyerah.
Lihat saja nanti...
...apa aku bisa hidup tanpa pacar!
Jangan katakan apa yang harus aku lakukan!
13 tahun terbuang percuma dalam seminggu.
Lucunya kehidupan ini.
S.O.G
S.O.G
S.O.G (Sekolah Orang Galau)
Sekolah Orang Galau.
Apa kau akan baik-baik saja Ann?
Itulah hidup.
Kesepian.
Hidup.
Ketika hidup menjadi payah, hidup benar-benar menjadi susah.
17 - 4 sama dengan.
Gigi, ada apa? Kau kenapa Gigi?
Didalam toilet.
Hantu.
Sekolahnya angker.
Aku mau pergi.
Tenanglah.
Bu Ann, tangan tangan.
Ada apa dengan tanganku?
Tangan mayatnya.
Setiap musim hujan...
...kita selalu menemukan orang mati.
Apa yang Anda pikirkan mengeluarkan mayatnya sendiri?
Anda tidak takut?
Saya bukannya ingin menjadi artis Baywatch...
...tapi akan membutuhkan waktu untuk memanggilmu dengan perahu...
...dan kembali kesini.
Anak-anak akan ketakutan.
Gigi.
Kau mau kemana?
Ayo pergi Ann.
Aku sudah mengemasi barang-barang kita.
Kau mau pergi begitu saja?
Berikan aku alasan yang benar untuk tinggal disini.
Kemarin malam ada cicak di air kita.
Sekarang kita menemukan mayat.
Berapa lama lagi kita harus bertahan?
Tapi kalau kita pergi...
...kepala sekolah akan menutup tempat ini.
Terus kenapa?
Terserah, aku tetap pergi.
Menjadi guru...
...bukan saja tentang A,B,C dan 1,2,3.
Siapa yang menyangka...
...sebuah tato 3 bintang akan membawaku sejauh ini?
Tidak pernah menyerah!
Bu Ann bisa saya tidur denganmu? Saya takut hantu.
Siapa yang menyangka tato 3 bintang...
...akan membawaku sejauh ini?
Berikan saja tasnya sebelum jatuh ke air.
Bukannya kita sudah putus?
Bagaimana dengan ruammu?
Kenapa kau bertanya?
Bukannya kita sudah putus?
Kau benar-benar sadis...
...telah membuatku sangat mengkhawatirkanmu.
Sudah kubilang aku bisa tinggal disini. Kau tidak mempercayaiku.
Jadi kau sudah berubah pikiran?
Pikirkan baik-baik apa kau benar-benar bisa tinggal disini?
Sejujurnya...
...awalnya aku hanya ingin membuktikan kalau aku itu benar.
Tapi sekarang aku tahu aku tak bisa mengabaikan murid-muridku.
Kalau begitu jadinya maka tolong jaga dirimu baik-baik.
Kalau kau tak tahan lagi, jangan paksa dirimu.
Kembalilah segera. Bisa kau janji padaku?
Kenapa kau menyerah kali ini?
Kalau aku tidak menyerah maka kau akan menantangku untuk minta putus lagi.
Bagaimana kalau begini?
Senin-Jum'at, aku akan jaga diri sendiri.
Sabtu-Minggu, kau yang menjagaku, bagaimana?
Tapi aku benar-benar kesepian.
Ayolah, sedikit jarak itu baik.
Jadi ketika kita bersama kita akan masih saling merindukan.
Mulai hari ini dan seterusnya...
...walaupun aku harus mengajar sendiri...
...akan kulakukan sebaik-baiknya untuk mengajar mereka.
Siapa saja yang menyelesaikan duluan dengan benar akan dapat bintang.
Belum.
Siap?
123 mulai!
Aku selesai. / Berikan tanganmu.
Bagus sekali.
Siapa yang terakhir selesai...
...takkan dapat bintang, mengerti?
Muek kau bisa menyelesaikan yang satu ini.
Muek ayo mulai mengeja huruf denganku.
A untuk...
...apel.
B untuk burung.
Di sarang.
C untuk...
Ular!
Bukan C untuk cat (kucing).
Ular!
Bagaimana bisa ada ular?
C untuk cat (kucing).
Ular!
Ular!!
Pak Song tolong.
Dia mau menggigitku.
Pak Song tolong!
Cepat! Tolong!
Pak Song, ular!
Dia mau menggigitku.
Pak Song hati-hati!
Pak Song, pukul!
Pak Song. Ayo! Ayo!
Saya digigit ular.
Ikat lenganku.
Biar bisanya tidak menyebar.
Pak Song. Bertahanlah.
Penglihatanku mulai buram.
Ada apa dengan Anda?
Aku mulai mengantuk.
Tampar saya sekarang.
Bawa saya ke rumah sakit.
Cepat, angkat.
Itu bukan digigit ular.
Kembalikan bajuku.
Tolong aku.
Saya mau pingsan, bawa saya ke rumah sakit.
Pak Song.
Mana pembalut Anda.
Mau ngapain?
Aku juga mau menulis sesuatu.
Pak Song keren.
Tambahkan kecap juga.
Pak Song.
Saya butuh lampu.
Cepat dan makan.
Saya tak bisa menemukan jeruknya.
Muek jangan makan telur mentah. Nanti kena diare.
Saya tidak bisa melihat.
Saya butuh lampu.
Muek, coba ini.
Boleh kucoba juga?
Suit dulu.
Gunting batu kertas.
Ann
Saya punya tugas menarik untuk kalian semua.
Saya ingin kalian mencari barang yang orang lain tinggalkan disini.
Bisa jadi barang yang tak sengaja ditinggalkan.
Carilah untukku.
Muek dapat satu buku.
Siapa yang menemukan barang paling banyak...
...adalah...
...pemenangnya.
Ya ampun.
Saya tidak mau memainkan ini.
Baju siapa ini?
Itu baju ibuku, sudah lama kumencarinya.
Kenapa ibumu buka baju disini?
Fotonya Bu Ann.
Mana?
Ini Bu Ann?
Bukan.
Yang itu Bu Gigi.
Tapi itu tangannya Bu Ann. Saya ingat tato bintangnya.
Hari ini kita akan belajar kesenian.
Tugasnya adalah menggambar Bu Ann.
Kenapa kami harus menggambar Bu Ann?
Karena kalian semua mengenal Bu Ann.
Saya ingin tahu apakah kalian ingat Bu Ann seperti apa.
Oh begitu.
Muek ini benar-benar Bu Ann?
Ya.
Pak Song. Bu Ann disini.
Bu Ann.
Ahh!
Sial!
Pak Song, cepat. Badai datang.
Pak Song.
Cepat! Ada badai datang.
Semuanya masuk ke kelas.
Tutup jendelanya sekarang.
Ayo semuanya.
Semuanya tutup jendela, cepat.
Pak Song, saya takut.
Saya takut.
Pak Song, saya mau pulang.
Jangan pernah menyerah!
Jangan pernah menyerah!
Kolam renang disini...
...adalah yang terbesar di dunia...
...tapi aku tak mau berenang sendiri.
Naikkan itu.
Lebih tinggi.
Kesepian.
Kesepian.
Aku juga kesepian.
Bagus sekali.
Terima kasih.
Kau baik-baik saja, Chon?
Sini. Kita selesaikan bersama.
Lihat.
Soalnya dikatakan ayah 20 tahun lebih tua dari anaknya.
Dan ayahnya 3 kali lebih tua dari anaknya.
Pertanyaannya berapa umur ayahnya?
Perhatikan.
Kau substitusikan X untuk umur anaknya kan?
"Lebih dari" maksudnya ditambah.
Dan umur ayahnya 3 kali lebih tua dari anaknya.
3 kali berarti 3X karena 3 kali X.
Sekarang pindahkan variabelnya, dari plus menjadi minus.
Sekarang jadi 3X-X.
3X dikurangi 1X sama dengan?
2X.
Setelah itu...
...ambil 20 dan bagi menjadi 2...
...dan hasilnya sama dengan X.
20 dibagi 2.
Sama dengan 10.
Jadi jawabannya...
Bagus sekali.
Saya tidak suka matematika, tidak apa-apa kan saya tidak mempelajarinya?
Tidak belajar matematika?
Jadi bagaimana kau bisa menjadi dokter atau insinyur?
Saya tidak ingin menjadi seperti mereka.
Kau ingin menjadi apa?
Saya ingin menjadi nelayan.
Serius?
Ya, ayahku nelayan. Kakekku juga nelayan.
Chon,
...ada banyak hal yang bisa kau lakukan.
Kau masih kecil, jadi kau punya banyak waktu untuk memikirkannya.
Ayo, bantu saya menghapus papan tulisnya.
Chon, bisa kau lakukan sesuatu untukku?
Apapun yang terjadi...
...jangan berhenti sekolah.
Hanya itu yang kuminta.
Uh huh.
Janji?
Iya.
Ujian Akhir Semester 1
Chon.
Kenapa kau tidak datang untuk ujian?
Ingat apa yang kau janjikan.
Saya yang melarangnya pergi hari ini.
Kakaknya sedang mengirim ikan ke kota.
Saya tidak ada yang menolong.
Tapi hari ini ujian akhir semesternya.
Kalau dia tidak ujian...
...dia takkan lulus SD.
Dia tidak akan bisa melanjutkan pendidikannya dimanapun.
Itu tidak apa-apa.
Tidak.
Anda ingin anak Anda memancing ikan seumur hidupnya?
Bu Ann.
Kalau saya tidak pergi memancing, bagaimana saya memberi makan keluarga saya?
Saya mengerti Anda harus menafkahi keluarga Anda.
Tapi kalau seorang anak ingin sekolah...
...itu sudah menjadi haknya.
Anda merusak kesempatannya. / Bu Ann.
Dan tentang memancing... / Bu Ann!
Berhenti.
Saya tak mau sekolah lagi.
Saya ingin bersama ayahku.
Saya ingin menolong ayahku memancing.
Anak-anak kesini.
Ayo berkumpul.
Mendekat.
Ibu mau tanya sesuatu.
Kalian mau jadi apa kalau sudah besar nanti?
Saya mau jadi artis.
Ayolah. Berhenti bercanda.
Serius, kalian mau jadi apa kalau sudah besar?
Sepertinya nelayan.
Saya jago memancing.
Aku lebih jago.
Kenapa aku harus kecewa?
Kalau anak-anak tidak ingin belajar lagi.
Aku dipekerjakan menjadi guru, jadi hanya mengajar saja.
Mereka hanya murid, kenapa aku harus peduli?
Halo.
Ini rumahnya Chon?
Iya, benar.
Ada apa?
Saya ingin mengenalkan diri saya. / Halo.
Saya Song. Saya guru di rumah kapal.
Saya disini untuk meminta Chon untuk kembali sekolah.
Chon, ikut denganku ke sekolah.
Kau bisa menolong ayahmu nanti.
Kalau sekolah, tak ada yang bisa menipumu.
Dia sudah tidak sekolah hampir setahun.
Tidak ada yang mau menerimanya kembali.
Jangan khawatir. Saya kenal kepala sekolahnya.
Kami sangat dekat seperti keluarga.
Saya guru favoritnya kepala sekolah.
Kalau dia sekolah, siapa yang akan menolongku memancing?
Saya akan menolongmu, jangan khawatir soal itu.
Kalau sudah waktunya memancing, saya akan membantumu.
Saya akan membantu Anda memancing setiap akhir pekan.
Jadi akhir pekan nanti Anda tidak pulang?
Tidak usah khawatirkan itu, tidak masalah.
Malah lebih baik.
Saya bisa menabung lebih banyak uang karena tidak perlu membayar sewa kamar.
Ayo.
Kita mulai memancing. / Kenapa terburu-buru?
Tidak ada ikan disini.
Adanya disana. Ayo keluar.
Saya ajak Anda memancing disana,
...didekat kaki gunung.
Ayahnya berumur 20 tahun...
...dan tiga kali lebih tua dari anaknya.
Sekali lagi.
Bu Ann sudah mengajariku ini.
Tapi saya tidak ingat cara menjawabnya.
Oke, perhatikan.
3 kali lebih tua dari anaknya.
Ayahnya 20 tahun lebih tua dari anaknya.
X itu umurnya kan?
Maka pindahkan variabelnya, memasukkannya kedalam pecahan.
3 = X + 20 dibagi X.
X dibagi X jadinya habis.
Inilah jawabannya.
Mudah kan.
Keren kan?
Kok 3 sama dengan 20?
Ujian Akhir Semester 1
Kau bahkan lebih buruk dari yang saya pikir.
Kau harus mencoba lebih keras.
Kontrakmu hanya setahun.
Kalau nilaimu di semester 2 tidak meningkat...
...saya tidak bisa memperbarui kontrakmu.
Pak,
Bu Ann...
...yang dulu mengajar di rumah kapal.
Dimana dia sekarang?
Oh.
Dia sebentar lagi menikah.
Jadi dia dipindahkan untuk mengajar dengan pacarnya di Mon Fah.
Karena itulah saya mempekerjakanmu untuk menggantikan posisinya.
Payah, siapa yang melamar seperti itu?
Ann, kau ingin mengajar disini?
Ada banyak anak-anak disini.
Disini ada juga seseorang yang menginginkanmu.
Aku tidak ingin kehilanganmu selama 5 hari dalam seminggu lagi.
Sepertinya kita harus...
Hei, sudah cukup.
Kukira kau mau menunggu menjadi kepala sekolah...
...dan punya rumah dulu.
Berada didekatmu saja sudah cukup bagiku.
Jadi?
Baiklah.
Sungguh?
(Apa kau tuli?)
Semuanya dengarkan baik-baik.
Ibu ingin kalian mengangkat temanmu.
Siap?
Oke, siap mengangkatnya? 123 angkat!
Bu Ann, saya tidak bisa mengangkatnya.
Terlalu berat kan?
Kalian semua melihat dia terlalu berat.
Oke, kalian berdua masuk kedalam air. Ayo.
Masuk kedalam air. Cepat, kedalam air.
Oke anak-anak, sekarang kita akan lihat jika mencoba mengangkat seseorang didalam air...
...akan sedikit berbeda.
Perhatikan.
Oke, angkat!
Kalian lihat?
Dia bisa mengangkat temannya didalam air...
...karena air menggantikan bebannya.
Itulah yang disebut daya mengapung.
Semuanya mengerti? / Bu Ann.
Bisa kami bicara denganmu?
Oke anak-anak, keluar dari kolam dan keringkan diri kalian.
Atau kalian akan sakit.
Bu Ann, kenapa Anda membiarkan murid-murid masuk ke kolam?
Kalau ada yang tenggelam siapa yang bertanggungjawab?
Wakil kepala sekolah, ini bukan pertama kalinya.
Saya sudah memperingatinya berkali-kali namun Bu Ann tidak mendengar.
Ini kelas fisika.
Anak-anak memerlukan praktik langsung untuk mengerti.
Saya dulu juga guru fisika...
...dan saya tidak mengajari mereka seperti ini.
Tapi mereka bisa mengerti dengan baik.
Ini metode menghafal diluar kepala...
...tidak sama hanya dengan mengerti saja.
Bu Ann.
Setiap guru mempunyai cara mengajarnya masing-masing.
Kalau saya pikir metode ini membantu anak-anak untuk mengerti...
...akan saya gunakan.
Wakil kepala sekolah, selesaikan masalah ini.
Ini tidak ada hubungannya siapa saya... / Cukup.
Tapi saya... / Cukup. Saya sudah membuat keputusan.
Bu Ann.
Anda dilarang mengajak anak-anak ke kolam.
Ayolah Ann, pekerjaan tetaplah pekerjaan.
Jangan campurkan itu dengan masalah pribadi.
Promosi jabatanmu datang di waktu yang tidak tepat.
Kau tidak tahu betapa bencinya Ibu Phut kepadaku.
Kau juga harus beradaptasi.
Kau tidak berpikir kalau aku berusaha beradaptasi?
Lihat, kau ingin aku menghapusnya dan aku menghapusnya.
Berapa banyak lagi aku harus berubah...
...agar membuatmu puas?
Ini bukan tentang kepuasanku.
Kau harus mengerti kalau ini bukanlah sekolah rumah kapal.
Kita punya peraturan yang harus ditaati.
Aku mau jujur.
Aku merasa disini bukanlah tempatku.
Nui,
...aku tahu kau telah berusaha keras membuatku mengajar disini.
Tapi harus kukatakan yang sebenarnya.
Lebih baik aku mengajar kembali di rumah kapal.
Dengan begitu kita tidak akan bertengkar seperti ini lagi.
Aku sudah muak.
Kau tidak bisa seperti itu.
3 bulan lagi kita akan menikah.
Aku merasa seperti...
...hatiku hancur.
Dan aku juga kehilangan sahabat terbaikku di waktu yang sama.
Anak-anak, ini PR untuk kalian kerjakan di rumah.
Sekarang keluarkan buku kalian.
Jangan menguap.
Buka halaman 44.
Yang dibelakang, jangan berbicara.
Biar Ibu lihat apa kalian membuka halaman yang benar, halaman 44.
Siapa itu? / Apa ada yang lupa membawa buku?
Ann.
Ann.
Ann.
Ann.
Ann.
Ann.
Dengarkan aku dulu.
Aku tahu aku salah.
Maafkan aku.
Aku tidak sengaja Ann.
Tolong cobalah mengerti.
Ann.
Itu cuma semalam.
Ann.
Ann.
Ann tolong bicara denganku.
Tolong jangan menjauh dariku, lihatlah aku.
Lepas, Nui.
Aku mencintaimu Ann. Aku tidak pernah mencintai orang lain seperti cintaku padamu.
Ann.
Aku tahu aku salah.
Aku kesepian.
Setidaknya bicaralah padaku.
Kalau dia tidak hamil,
...apa kau akan mengatakannya padaku?
Ann.
Ann.
Ann.
Februari 2013
Maret 2013
Saya...
...sudah mengundurkan diri dari Mon Fah.
Kalau Anda tidak keberatan Pak,
...saya ingin mengajar di rumah kapal lagi.
Tidak sama sekali.
Justru saya senang.
Guru yang disana kurang cukup baik.
Akhir tahun lalu dia sudah pergi.
Kalau kau kembali lagi...
...saya tidak perlu mengkhawatirkan tahun ajaran berikutnya.
Terima kasih Pak telah memberikan saya kesempatan lagi.
Guru yang baik selalu banyak dicari.
Pak.
Saya ingin meminta maaf...
...atas tindakan bodoh saya di masa lalu.
Masalah kecil itu sudah lama saya lupakan.
Terima kasih.
Dah Ayah.
Muek, kau sudah hafal semua alfabet?
Sedikit. / Sekarang kelas 2.
Aku tidak punya waktu untuk menolongmu.
Bu Ann.
Hei.
Saya kangen Ibu.
Ibu telah pergi selama setahun.
Apa kabar semuanya?
Wow, semuanya cepat bertambah tinggi.
Kepala sekolah ingin memberikan Anda genset baru ini untuk digunakan.
Sekitar dua minggu lagi...
...mekanik akan datang menyambungkan beberapa lampu.
Oke.
Kau tahu kenapa sekolah terlihat seperti ini?
Dulu pernah terjadi badai.
Untungnya Pak Song dapat memperbaiki sebagian besar kerusakan.
Anda ingin ini ditaruh dimana?
Kau hampir setinggi Ibu sekarang.
Jangan, aku tidak mau jadi pendek.
Kau memutuskan kembali sekolah?
Semester kemarin.
Pak Song menolong ayah saya untuk memancing setiap akhir pekan.
Sebagai gantinya dia meminta ayahku...
...untuk saya kembali menyelesaikan kelas 6.
Dan apa kau benar-benar ingin belajar?
Pak Song bilang lebih baik banyak belajar...
...agar tidak ada orang yang bisa menipuku.
Kau boleh pergi.
Ann
Song
Tuna, 4 dikali 5 sama dengan?
Benar.
Selanjutnya. 5 dikali 7.
Apa benar? / 35 yang benar.
35 oke.
Coba 4 dikali 8.
Bu Ann, ada surat untuk Anda.
Pacarnya ya?
Ucapkan perkalian 1 sampai 12...
...lalu diulang mundur.
Nui
S.O.G.
Aku merasa hatiku hancur.
Aku merasa...
...hatiku hancur...
...dan aku juga kehilangan sahabat terbaikku di waktu yang sama.
Dia akan menikah.
Ketika aku mendengar kabar tentang Bu Ann dari kepala sekolah...
Aku merasa tubuhku dibanting dan dihajar.
Kita berdua sama-sama murid sekolah.
Sekolah Orang Galau.
Bu Ann, kau tidak mengenalku.
Tapi ketika aku patah hati,
...aku melompat kedalam air seperti yang kau lakukan.
Selama 6 bulan terakhir...
...hidupku hanya dihabiskan untuk anak-anak,
...sekolah, sungai,
...dan...
Dan...
...memikirkan Ibu Ann.
Hari ini Hari Loy Krathong.
Aku pergi dan menghanyutkan keranjang krathong-ku untukmu juga.
Aku juga membuat permohonan.
Semoga kau bahagia.
Dari alumni...
...S.O.G. kelas 2.
Aku tidak pernah kepikiran untuk menjadi guru.
Dari awal, sudah penuh dengan kesusahan.
Untungnya aku menemukan buku harianmu.
Itu telah menjadi panduanku yang sangat menolong.
Menolongku untuk mengerti bahwa hidup disini...
...kita harus menjadi lebih dari guru.
Kita juga harus menjadi seperti orang tua mereka.
Sekarang musim dingin.
Aku belajar untuk pertama kali bahwa...
...memilih baju dingin...
...tidak semudah yang kubayangkan.
Berhenti Muek, kau sudah punya satu.
Yang warna pink milikku.
Jangan berkelahi.
Saya beli masing-masing satu untuk kalian semua.
Saya tulis soal untuk kalian kerjakan, ayo.
Sebentar lagi ujian semester.
Anak-anak masih saja pura-pura sakit perut...
...ketika belajar matematika.
Bukan cuma anak-anak,
...sebelum aku bisa mengajari mereka satu soal saja...
...aku harus bersembunyi di toilet untuk mengerjakan soalnya dulu.
Pak Song, saya mau BAB.
Aku menyadari sesuatu.
Ada satu hal yang tidak pernah diketahui anak-anak.
Sebuah kereta berjalan dari peron penumpang ke stasiun A.
Jaraknya X kilometer.
Naik kereta itu seperti apa rasanya?
Kau tidak tahu apa itu kereta?
Tahu, tapi saya tidak pernah menaikinya.
Kalau begitu ayo kita naik kereta.
Apa ini kereta?
Tidak, ini belum menjadi kereta...
...sebelum kalian berteriak "Choo choo!"
Choo choo, chugga chugga.
Choo choo, chugga chugga.
Kita anggap sekolah kita itu peronnya...
...dan rumah Tuna, yang baru saja kita lewati adalah stasiun A...
...dan dermaga yang akan kita datangi adalah stasiun keretanya.
Jarak yang kita tempuh dari sekolah menuju dermaga...
...berapa jarak totalnya?
Persamaannya menjadi seperti...
5x = x ditambah 360 adalah persamaan yang harus diselesaikan.
Aku tidak pernah baik di sekolah dan mungkin karena itulah...
...aku bisa membuat mereka lebih mengerti.
Sudah hampir waktunya ujian akhir.
Anak-anak meletakkan 101% isi hati mereka untuk ujiannya.
Ayo anak-anak!
Semangat!
Di hari ujian semuanya lulus...
...kecuali satu orang.
Kau bisa melakukannya kan?
Iya. Yes!
Saya bisa melakukannya...
...tapi saya kehabisan waktu.
Chon, ini bukan salahmu.
Sayalah guru yang buruk.
Pak,
...saya ingin mengundurkan diri.
Saya akan kembali sekolah.
Kembali sekolah adalah ide yang baik.
Itu akan menolongmu setelah kau kembali mengajar.
Saya setuju.
Pak, bagaimana dengan anak-anak di rumah kapal?
Oh, jangan khawatirkan mereka.
Guru yang lama akan kembali mengajar.
Dia guru yang sangat baik.
Tidak perlu khawatir.
Oh begitu.
Semua anak-anak selalu menceritakan tentangmu.
Maafkan aku...
...telah membuat buku harianmu rusak.
Terima kasih telah mendampingiku selama ini.
Kau membantuku untuk mengerti...
...bahwa merindukan seseorang yang jauh disana...
...dapat membuatmu bahagia dengan cara yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.
Buku harian ini,
...akan kukembalikan ke pemiliknya.
Song
Nilai murid-murid sangatlah bagus.
Ibu Ann, kau tidak pernah mengecewakanku.
Pak,
Pak Song, guru lain yang mengajar di rumah kapal.
Dimana dia sekarang?
Hah?
Saya ingin berbicara dengannya mengenai murid-murid.
Saya tidak yakin.
Bahkan sejak dia pergi, dia tidak pernah menghubungi sama sekali.
Tapi dia tampak senang karena tahu...
...bahwa kau kembali mengajar tempatnya lagi.
Saya masih memegang ini.
Sebentar.
Ini.
Uh.
Terima kasih, Pak.
Nomor yang Anda tuju belum terpasang.
Periksalah nomor yang Anda hubungi.
Mencari seseorang?
Aku mencari Pak Song.
Itu siapa Nam?
Dia sudah lama pindah.
Dan...
Kesepian.
Aku juga kesepian.
Soal pecahan sangatlah menyusahkan!
Bu Ann.
Aku tidak bisa menjawab soal ini.
Bisa kau menolongku?
Bisa.
Ini.
Pertama-tama,
...kita harus memindahkan variabelnya.
Lalu kita harus menyeimbangkan persamaannya.
Lalu kita pindahkan 2 (Dua = Song).
Kau mau memindahkanku kemana?
Aku mau tetap disini.
Kau selalu bercanda seperti ini,
...karena itulah kau tak bisa menjawabnya.
Iya.
Jawabannya X = 2.
Terima kasih Bu Ann.
Apa kau pernah melihat cinta itu seperti apa?
Aku tak pernah melihatnya.
Tapi kumerasakannya.
Kau tahu sakit hati itu seperti apa?
Aku tak tahu.
Tapi aku bisa merasakannya.
Tidak ada perbedaan di hatiku.
Apa yang kau rasakan, juga kurasakan di hatiku.
Ada banyak hal yang tidak bisa kita lihat dengan mata kita...
...tapi kita mengetahuinya didalam hati kita.
Kita tidak berbeda.
Angin sejuk yang kau rasakan tidak berbeda dariku.
Kabut pagi yang hangat setiap pagi...
...sangat tidak berbeda dari hatiku.
Aku ingin bertemu Bu Ann.
Aku juga ingin bertemu denganmu.
Apa yang kau rasakan, juga kurasakan di hatiku.
Ada banyak hal yang tidak bisa kita lihat dengan mata kita...
...tapi kita mengetahuinya didalam hati kita.
Kita tidak berbeda.
Aku akan berenang denganmu.
Tolong ikan nila-nya.
Anda disini pagi sekali. / Halo.
Kenapa mekanik belum datang untuk meng-install genset-nya?
Belum?
Kalau saya bertemu kepala sekolah, akan saya tanyakan.
Saya meninggalkan surat untuk Anda di Muek.
Jangan lupa dibaca.
Tidak akan.
Pak Song orang yang baik.
Dia sudah pergi tapi tak melupakan kami. Dia masih menulis surat untuk menanyakan kabar kami.
Pak Song?
Iya.
Bu Ann, Anda belum mengambil ikannya.
Untukmu saja.
U-n-t-u-k, untuk...
...M-u-e-k, Muek.
H-a-l-o
Muek, kotoranmu menyangkut di pantatmu.
Hei, tidak ada air untuk cebok!
Hei tangannya tidak dicuci.
Kotoranmu bau.
Oops.
Muek. Muek.
Paman Boonmee memberimu surat kan?
Hmm?
Kenapa kau meninggalkannya di toilet?
Saya menjatuhkannya kedalam toilet.
Tapi saya sudah membuka dan membacanya.
Sungguh? Apa katanya?
D-a-t-
Datang.
Pak Song mau datang?
Kapan datangnya?
T-a-h
Tahun baru?
Tahun depan?
L-i-b-u-r
Liburan sekolah?
Pak Song akan datang liburan sekolah ini kan?
Y-a, ya.
Pintar.
Hei anak-anak.
Jangan tiduran dulu, kita belum selesai.
Besok Pak Song akan disini, kalian tidak ingin malu didepannya kan.
Ibu Ann, saya tidak sanggup lagi.
Bangun.
Nui, kenapa kau kesini?
Besok hari terakhir sekolah.
Aku kesini untuk menjemputmu.
Aku tahu.
Tidak mungkin kau akan memaafkan kesalahanku padamu.
Aku takkan membuat alasan lagi.
Aku takkan memintamu untuk mencintaiku lagi seperti dulu.
Aku hanya ingin kau memberikanku kesempatan lagi.
Aku merindukanmu.
Aku merindukanmu setiap hari.
Aku masih merasakan hal yang sama padamu.
Seperti yang kurasakan ketika kita masih kuliah semester 1.
Tahun ini,
...aku menuliskanmu surat setiap minggu.
Tapi kau tak pernah membalasnya sekali saja.
Aku hanya ingin tahu apa kabarmu.
Maafkan aku telah egois.
Aku membuatmu pindah mengajar di Mon Fah.
Walaupun aku tahu kau tidak bahagia.
Aku takkan memintamu melakukan apapun untukku lagi.
Nui
Aku berbuat salah sekali.
Aku mencoba melakukan yang terbaik untuk memperbaikinya.
Aku bertanggungjawab secara penuh untuk anakku.
Dan aku juga tidak pernah berhubungan dengan wanita itu lagi.
Ann, kembalilah dan izinkan aku untuk menjagamu lagi?
Nui
Anak-anak sini, Ibu mau mengatakan sesuatu.
Ibu mau bilang kalau kalian lulus ujian.
Semuanya lulus dan naik kelas. Ini dia.
Ini Tong. / Terima kasih.
Tuna. / Terima kasih.
Gao. / Terima kasih.
Kau akhirnya lulus.
Kau lakukan yang terbaik untuk menolong ayahmu memancing, oke?
Tidak perlu mengkhawatirkan itu.
Aku akan menjadi nelayan...
...yang sangat pintar matematika disini!
Anda tidak mau bertemu Pak Song dengan kami semua?
Sampai jumpa semester besok.
Sampai jumpa.
Peluk Ibu.
Jadi anak yang baik.
Ann... ayo.
Aku hampir lupa.
Ini punyamu kan? Kau meninggalkannya di mejamu.
Halo Pak Song.
Kita masih belum bisa bertemu.
Tapi anak-anak sangat senang bertemu denganmu lagi.
Sekolah tidak banyak berubah sejak kau terakhir kali disini.
Dinding di dapur yang telah kau buat...
...aku dekorasi ulang.
Menjadi terlihat cantik ketika kau ingin menggunakannya.
Anak-anak suka bermain gulat...
...dan menggunakan gerakan-gerakan yang kau ajarkan ke mereka.
Ibu Ann adalah Puteri Cantikku.
Puteri cantik?
Jangan harap, sana pergi.
Jangan khawatir.
Tong mempunyai kepala yang keras...
...dengan benjol sebesar lemon, dalam 2 hari juga sembuh.
Tahun ini Tuna menjadi wanita dewasa.
Dia mulai suka berdandan.
Pak Song, jangan ejek dia karena kulit hitamnya.
Dia sangat sensitif dengan kulitnya.
Merasa baikan?
Oke?
Oke.
Muek sudah bertambah besar.
Sekarang dia sudah bisa mengeja nama teman-temannya.
Pintar.
Muek - Ibu Ann - Gao - Tuna.
Tenang.
Gao mengambil sumpah pramukanya.
Dia mengabdikan diri untuk berbuat amal.
Diam.
Dua malam yang lalu kami merayakan kelulusan Chon.
Aku tidak pernah berpikir bahwa...
...menolong seorang anak lulus kelas 6...
...akan membuatku bahagia.
Ibu Ann menangis.
Terima kasih Pak Song...
...sudah menolongku melihat dan mengingat kembali...
...kenapa aku menjadi guru untuk pertama kali.
Terima kasih padamu dari hatiku yang terdalam.
Ann.
Kau baik-baik saja?
Kau merindukan anak-anak?
Sekolah sudah selesai.
Bisakah kau berhenti menjadi guru untuk sebentar saja?
Nui,
...ada seorang guru lain di rumah kapal.
Suatu hari dia mencoba mengajarkan soal matematika.
Soalnya berhubungan dengan kereta.
Ada satu anak yang kebingungan...
...karena dia tidak pernah naik kereta sebelumnya.
Jadi dia memutuskan mengikat rumah kapalnya...
...di belakang perahunya seperti kereta.
Apa pendapatmu tentang guru itu?
Sepertinya dia punya banyak semangat.
Tapi kalau dia mengajar kelas dengan 50 anak...
...dan dia mencoba melakukannya...
...bisakah dia menyelesaikan soalnya?
Apa akhirnya anak itu bisa menjawab pertanyaannya?
Ya, dia bisa.
Tapi dia tidak bisa menyelesaikan ujiannya tepat waktu.
Kalau dia memakai waktunya dan berkonsentrasi lebih dalam mengajar...
...anak itu mungkin sudah lulus ujian.
Tapi akhirnya dia tahu seperti apa itu kereta.
Kau tahu?
Kalau itu aku...
...aku akan melakukan hal yang sama.
Aku tidak mengerti.
Apa maksudmu?
Justru karena kita tidak pernah saling mengerti.
Jadi kita tidak seharusnya bersama lagi.
Sepertinya semua orang sudah pada pulang.
Oke, ayo kita kembali.
Paman, kau sudah kembali?
Tunggu sebentar, sebentar lagi aku selesai.
Halo Bu Ann.
Halo Bu Ann!
Halo juga Pak Song!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.