Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
PERSEMBAHAN NETFLIX
Kau yakin tidak ada orang?
Ini sempurna. Tidak ada saksi mata.
Baiklah, masuk ke saluran.
Baik.
Baiklah. Ini uji coba relokasi temporal nomor 103.
Hari ini tanggal 27 Juni 2019
dan ini uji coba ketiga kami untuk Paket Relokasi Temporal Bagian Satu,
atau yang kusebut PRT.
Inilah dia PRT Bagian Satu.
Kami telah menyelesaikan kalibrasi urutan waktu
sebagai inti dari PRT, yang terletak di sini.
Lalu, tabung ini, berisi larutan proton.
Tabung ini terhubung ke sirkuit rotor
yang menghasilkan proton berkecepatan cahaya,
yang kemudian menghasilkan busa kuantum dan membuka lubang cacing.
Begitu lubang cacing terbuka,
proton dan energi yang dihasilkan akan memecah struktur molekul kami,
sehingga kami bisa masuk ke sana.
Jadi, kami pergi ke sebuah destinasi waktu
dengan struktur molekul kami yang terekonstruksi.
- Semoga berhasil! - Pasti berhasil!
Baiklah. Perbesar.
Di sinilah kami akan menempatkan koordinat waktu
dan memantau stabilitas lubang cacingnya.
Kekuatan PRT hanya mampu digunakan untuk kembali ke satu hari sebelumnya.
Jadi, kami akan kembali ke hari kemarin, 26 Juni 2019, pukul 16.26.
- Baiklah. Siap? - Siap.
MENGINISIALISASI
Keren. Keren.
Astaga. Baiklah.
Sepuluh...
sembilan...
- delapan... - Kami tak mengukur waktu
- dengan konsep kami. - ...tujuh...
- Kami mengukurnya dengan... - CJ!
- Ya. - Apa?
Baiklah. Maaf.
Lima...
empat...
tiga...
dua...
- aktifkan! - Ini bukan Star Trek.
Tutupmulutmu.
Kurasa ini berhasil.
Sial!
Berjalan lancar.
Sebastian, sial...
SEKOLAH TINGGI SAINS BRONX DIDIRIKAN TAHUN 1918
SEJARAH SINGKAT WAKTU STEPHEN HAWKING
HITAM
SEMOGA MUSIM PANASMU MENYENANGKAN!
OCTAVIA E. BUTLER KINDRED
Selamat libur musim panas
dan jangan lupa pameran sains dimulai tanggal 5...
Pergi ke pantai. Pulau Coney.
Tn. Lockhart.
Nn. Walker, kau ingin membicarakan pameran sains?
Sebenarnya, aku ingin bicara soal presentasi akhir tahun.
Ya, ada apa?
Kami ingin pakai presentasi untuk pameran.
B+?
ROBOTIK LAB PELUNCURAN
Nilai B+ bukan berarti kiamat.
Nilai B+ juga tak cukup bagus bagi juri.
Bermimpilah lebih tinggi, Claudette.
Bermimpi lebih tinggi? Kau beri nilai A+ untuk papan sirkuit bodoh buatan Eduardo.
Perhitungan kami menunjukkan perilaku
massa titik netral secara elektronik...
Aku ingin bertanya. Kenapa kau ikut pameran?
Beasiswa penuh ke MIT, tentu saja!
Lalu, Bash ingin masuk ke Morehouse, beasiswaโฆ
Kau dan Tn. Thomas anak terpintar di sekolah ini.
- Terima kasih. - Jangan bilang ke siapa pun.
Tapi kau tak lihat gambaran besarnya.
Jika perjalanan waktu mungkin terjadi,
itu akan jadi teka-teki terbesar secara etis dan filosofis
di era modern ini.
Jika kau punya kekuatan seperti itu...
apa yang akan kau lakukan?
Apa yang akan kau ubah?
CJ, hei.
Kau masih oke soal presentasinya?
Ayo, kita sukseskan itu tahun depan.
Terima kasih.
Jika kalian ingin menyiapkan pendafataran kuliah,
aku siap membantu. Itu lebih penting sekarang.
- Baiklah. - Baik.
Oh, dan, anak-anak,
anak-anak...
Apa pun yang kalian ambil dari lab,
kembalikan dengan utuh.
Baiklah.
- Semoga musim panasmu menyenangkan. - Kau juga.
Perjalanan waktu.
Great Scott.
Bagus, Genius. Kita buat Mr. Lockhart jadi kaki tangan.
Aku bingung...
- Kalian mau pergi ke mana? - Astaga.
Oh, kalian baru selesai belanja di lab!
Kau sudah putuskan kapan akan ikut denganku ke Puerto Rico?
Gereja nenekku terlibat dalam aksi bantuan badai.
Pasti keren jika kau ikut bulan Agustus.
Tentu. Baiklah. Akan kutanya pada nenekku dahulu.
Kau juga bisa ikut, jika bersedia.
Dia marah padaku, karena aku tidak bisa menyusun jadwal kencan dengannya.
Aku bisa apa? Aku memang populer di kalangan gadis pendek yang manis.
Kau orang terakhir yang akan kuajak kencan. Percayalah.
Terserah.
Tunggu.
Jadi, untuk apa peralatan itu?
Baiklah!
Aku akan berbalik,
menjemput Pak Lockhart.
Aku serius. Jangan main-main denganku.
Tidak, aku hanya bercanda. Santai saja!
Urus teman bodohmu.
Apa? Apa yang kulakukan?
FLATBUSH TIMUR BROOKLYN
Hei, hubungi aku jika kalian ada pekerjaan, oke?
Bastian, kabari aku soal ke Puerto Rico.
- Kami butuh kau di sana. - Pasti.
Aku lelah meladeninya.
Eduardo laki-laki yang baik. Kurasa dia menyukaimu.
Menurutmu? Jika dia menggodaku lagi, aku akan muntah.
Tak sabar ingin sampai rumah.
- Carlito. - Peralatan ini berat.
- Carlito, apa kabar? - Ingin kubantu bawa beberapa?
Sedikit lagi sampai rumah, kau baru menawarkan bantuan?
Kau ingin membantu? Tidak usah.
Aku baik-baik saja.
Akan kuambilkan slushy-nya.
- Kau mau rasa apa? - Merah.
- Itu warna. - Itu nama rasa!
Aku tak melihat label merah, jadi kau biru rasberi saja.
Merah...
Bukankah kubilang jangan masuk kemari?
- Habislah kau. - Hei, Berengsek!
- Apa yang ada di tasmu? - Tidak ada apa-apa.
- Apa yang ada di tasmu? - Pergi, Berengsek!
Kau bergaul dengan orang bodoh ini.
Persetan denganmu, Jared. Dirimu juga tidak ada isinya.
Dia bahkan bukan kelasmu.
Tidak sopan.
Apa? Dahulu kau suka penis ini.
Aku muak kau bohong tentangku!
- Apa-apaan? Lepaskan aku. - Berengsek.
- CJ! - Menyebalkan sekali!
- CJ, hentikan! - Aku masih perawan!
- CJ, hentikan! - Kau bajingan!
- Carlito akan lapor polisi! - Lepaskan!
- Hanya karena kau wanita, bukan... - Bukan apa, Bung?
Bukan berarti apa? Kau ingin bilang apa, Jagoan?
Kenapa kau diam, Bung? Bukan berarti apa?
Hei, Sayang.
- Ayo pergi saja. - Enyahlah.
Dasar cowok lemah!
Ya, aku akan menghajarmu, Bung.
Claudette.
Claudette!
Aku keluar dan melihat kau hampir dihajar pria.
Lalu apa? Aku bisa saja ditangkap.
Kau tidak perlu terus ikut campur, Kak.
Baiklah, akulah kakakmu satu-satunya.
Kau juga, Bash.
- Seharusnya kulempar slushy-nya. - Kau tahu?
Aku lelah mendebatmu. Kau pikirkan cara bilang ke Ibu
jika dia melihatmu seperti gembel begini.
Tenang. Aku bukan gembel.
Seperti itulah yang kulihat.
Setiap kali ada berkata apa pun padamu,
- kau langsung marah. - Tidak.
- Ya, benar... - Baiklah.
Diam, Sebastian. Kaulah jalangnya, Calvin.
Kau yang seharusnya Ibu cemaskan, bukan aku.
- Kau tahu? - Teman-teman.
Kau tidak terkendali.
- Urus itu. - Aku bermasalah?
Kau harus bisa mengendalikan diri.
- Kau mengendalikanku terus. - Umur kita...
- Kau lebih tua tiga tahun. - Ini gila.
- Baik, tenanglah. - Halo! Hei!
- Ada apa ini? Kalian lumayan ribut. - Tidak apa-apa, Opsir.
Peringatan saja, aku merekam! Akan kuviralkan!
Baiklah. Tidak ada apa-apa, Opsir.
- Aku bicara dengan kakakku. - Aku tidak tanya kau.
Aku tanya dia.
Apa kau tuli?
- Kami baik-baik saja... - Tunjukkan KTP-mu!
- Kau tak bisa begitu saja... - Sekarang!
- ...meminta KTP. - Mulai dari kau!
Apa kau minta KTP Francis Pierre sebelum kau menembaknya?
Rekamanku masih berjalan.
Babylon! Tinggalkan mereka, Babylon! Ya bun a fyah!
Kalian pilih hari yang salah! Menjauh dari mereka, Babylon!
Ayo, pergi. Ada hal lain di East 38.
Aku tak terima kebrutalan polisi. Menonjok wajah,
menghajar mereka dan ting.
- Ya bun a fyah! - Baik. Pergi dari sini.
Kalian itu bodoh, tahu!
Kau baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
- Ada luka di wajahmu. - Aku baik-baik saja!
Maafkan aku.
Si bodoh, Jared, berbohong tentangku?
Berkata dialah yang pertama untukku?
Tidak akan. Tidak dengannya.
Dia menyerang tiba-tiba.
Sebab andai aku melihatnya, aku akan...
Tentu saja!
- Aku harus tetap bersih, atau apa pun. - Sungguh.
Tidak, tapi sungguh,
terima kasih atas tindakanmu tadi di toko. Kau membelaku.
Selalu.
Sekarang, keluarkan peralatannya. Banyak PR sebelum pameran.
Baiklah. Kau benar.
Ini akan jadi minggu yang panjang.
Hei, Nak. Hei, CJ. Kalian sedang mengerjakan apa?
- Hei, Kakek. - Hei, Tn. Thomas.
Aku senang kau pulang. Aku butuh bantuan di halaman hari ini.
Kami baru saja sampai dan banyak pekerjaan. Minggu depan pameran.
- Tenggat waktunya mepet. - Halo, halo.
Kalian tak bisa terus ada di garasi seperti ini sepanjang waktu.
Itu tak sehat untuk otakmu.
Ya, kami tahu.
Proyek ini sudah satu tahun,
- kami perlu waktu lebih... - Dengar...
Ini akan membuat kami bisa kuliah. Ada beasiswa!
- Beasiswa? Sungguh? - Ya.
Itu aku suka!
Atau memang kalian berdua suka berduaan terus, ya?
Dengar, Sebastian,
pameran minggu depan, 'kan?
- Ya. - Kau punya cukup waktu untuk
menyelesaikan semua ini. Namun, setelah itu,
kau akan melakukan pekerjaan musim panasmu, 'kan?
Aku tidak bisa membiarkanmu di garasi ini sepanjang musim panas.
Apa itu masuk akal? Satu minggu, titik.
Apa itu? Kau tidak setuju? Kau mengeluh?
- Tidak. - Ya?
Kecuali kau ingin ada lubang di gigimu, ya?
Dengar. Setelah ini selesai, kita akan pergi dari sini.
MIT, Stanford, Morehouse, Spelman,
mereka semua akan memohon agar kita berkuliah di sana.
- Benar? Baiklah. - Benar.
Kau harus bekerja keras.
Begitulah adanya. Ini soal tabungnya.
Ya, sepertinya kekuatan proton terlalu besar.
Sudah kubilang persedian tambahan itu akan berguna.
Baiklah.
Ada yang bisa kubantu?
Kami dengar kalian punya barangnya.
Barang apa?
- Jus jeruk? - Dengan atau tanpa bulir?
- Dengan bulir? - Siapa yang mengirimmu?
- Eduardo mengirimku. - Dan Kimberly mengirimku.
Baiklah. Oke.
- Astaga! - Kami punya pelindung layar,
tetesan lemon, pengisi daya jolly,
permen perangkat jemala, pesawat swafoto...
Aku datang hanya untuk beli baterai ponsel baru!
Ya, aku juga datang untuk mengambil laptop bibiku.
- Kenapa tidak bilang? - Harusnya bicara yang jelas.
Baiklah. Bilang padanya sudah kami perbaharui.
RAM sudah dinaikkan ke DDR3 16 gigabita,
kami keluarkan cakram optiknya dan menggantinya dengan SSD yang baru.
Beri tahu bahwa laptopnya kini seperti keluaran 2015.
- Tiga kali lebih cepat. - Benar.
Kami dekat dengan Kim.
Diskon keluarga.
Sungguh?
Asyik!
Aku keluarga juga, 'kan?
Setelah aksi protes selama tiga malam yang berjalan damai,
masyarakat masih marah atas pembunuhan Francis Pierre, pria berusia 17 tahun.
Warga terus berkumpul di Church Avenue menuntut perubahan dan keadilan
untuk Francis Pierre dan keluarganya.
- Jalanan siapa? - Jalanan kita!
- Jalanan siapa? - Jalanan kita!
Para pendemo mengatakan bahwa sasaran yang
biasa jadi korban kekerasan dan pelecehan polisi adalah
kebanyakan dari komunitas miskin dan minoritas kota ini.
Sungguh memalukan bagaimana anak itu ditembak.
Ini menyedihkan. Mereka tidak peduli pada kita.
Jaga ucapanmu.
Aku juga mengenalnya.
Dia anak yang baik.
Claudette Josephine, waktumu mepet sekali, ya?
Kau tak ikut makan malam,
tapi tumpukan piring menunggumu. Malam ini masih tugasmu.
Tidak. Bukan kau, Ibu. Bukan kau.
Aku harus meletakkan barang-barangku.
- Hei, Kimberly. - Hei, CJ.
Terima kasih untuk laptopku, Sayang.
Tak masalah.
Biar kubantu adikku menyelesaikan ini.
Baik. Astaga. Aku tahu kau masih marah soal tadi, ya?
Tapi aku hanya menjagamu.
Aku tidak bermaksud mengatakan kau tidak bisa mengurus diri sendiri
atau bersikap misogini dan semacamnya.
"Misogini" adalah kata benda yang didefinisikan sebagai kebencian,
atau penghinaan atau prasangka terhadap wanita,
sementara "misoginis" adalah kata sifat yang benar
untuk menggambarkan dirimu
sebagai seseorang yang mengakui misogini.
Misoginis.
Aku kesal karena kau sungguh menjelaskan itu.
Seperti kau mengamuk tanpa alasan.
Aku lelah pada orang-orang yang mengatur tindakanku.
CJ, jika kau mau lebih mendengarkan, kau akan bertindak benar.
Tenanglah. Yang ingin kukatakan adalah,
kau harus belajar mengendalikan emosimu, CJ.
Kira-kira dari siapa aku mendapatkannya?
Hei...
aku hanya berusaha menjagamu dan
memastikan kau tak mengacaukan hidupmu.
Paham?
Apa yang dikatakan pria itu?
Dia hanya bicara omong kosong.
Kukatakan padamu bahwa pria-pria di sekitar sini...
mereka bisa macam-macam padamu.
Oke? Kau akan sukses, CJ, dan semenjak Ayah tiada,
aku harus pastikan kau mencapainya.
Kau juga bisa jadi berhasil.
Kita melakukannya bersama.
Kembali fokus. Ikuti ujianmu, mulailah daftar ke perguruan tinggi.
Kita bisa lakukan hal besar!
Dua Walker, akan meledak!
Baiklah. Itu lebih baik daripada mencuci piring
di BBQ Texas. Aku takkan menentangmu.
- Ya. - Atau...
Sial, aku benci saat kau pintar.
Menakutkan, tapi kau menginspirasiku.
Jadi, kau akan izinkan aku memegang tag anjing ayah, atau...
Aku bahkan tak ingat memakainya. Maksudmu ini?
- Ya. - Tidak boleh.
Kau bisa ambil saat aku mati nanti.
- Ayolah! - Tidak! Apa yang akan...
Medali dari Ayah kenapa?
Ada di lantai atas, tapi tidak mungkin kupakai setiap hari, nanti jatuh.
Aku rindu Ayah.
Ya. Aku juga merindukannya.
Memikirkan ayah?
Kau baik-baik saja?
Ibu sudah lama tidak memeriksamu.
Aku baik-baik saja.
Ibu tahu, Sayang.
Kemarilah.
Kau persis seperti Ayah, kau tahu?
Kau dan kakakmu, tapi...
tak pernah kutemui orang sekeras kepala Ayahmu, hingga akhirnya Ibu bertemu kau.
- Istirahatlah. Ibu menyayangimu. - Aku juga.
Ibu langsung akan tidur?
Tidak. Ibu masih akan lanjut menonton acara di TV.
Menunggu Calvin pulang?
Siapa yang menyuruhmu jadi pintar?
Baiklah. Ini uji coba relokasi temporal nomor 104.
Hari ini tanggal 29 Juni 2019,
ini uji coba keempat kami untuk Paket Relokasi Temporal Bagian Satu.
Jika ini berhasil, kami akan kembali ke satu hari sebelumnya.
Selama proses, kami sepakat untuk tidak membuat perubahan besar
agar tak merusak kontinum ruang-waktu,
yang bisa mengubah masa depan dengan cara yang tak bisa kami bayangkan.
Baiklah.
Sepuluh...
sembilan, delapan, tujuh...
enam...
lima, empat...
tiga, dua...
Apa-apaan?
Sebastian, apa kau ambil proton...
Baiklah.
Baiklah.
Baiklah, periksa koordinat waktunya.
Astaga.
28 JUNI 2019
Ayo.
Lihatlah jalan yang indah yang kulihat kemarin.
Aku tahu.
- Tunggu. Kemarin tidak ada. - Kim!
- Kau tahu hari ini tanggal berapa? - Apa?
Kau tahu hari ini tanggal berapa?
Dengar, aku meminta keponakanku, Zora, untuk mengambil laptopku hari ini.
Kalian berdua tampak gila.
Bukankah kalian terlalu tua untuk bermain mainan?
- Tanggal berapa hari ini? - 28 Juni.
Astaga!
Baiklah. Kita tanya orang lain. Orang lain pasti tahu tanggal.
Permisi. Nona, apa kau tahu hari ini tanggal berapa?
Ya, ini tanggal gajian.
Salah! Hari ini tanggal 28 Juni!
Benar. Oh! Permisi, Tuan.
- Kau tahu hari ini tanggal berapa? - Minggir!
- Wah. - Kau benar.
- Semoga harimu baik, Tuan. - Kita lanjut.
- Maaf. Maaf. - Apa?
- Awas! - Kau yakin ini perlu?
- Kita sudah sepakat bahwa... - Sepakat tak ada perubahan besar.
- Ini kecil. Kecil sekali. - Kurasa begitu.
Hei, Jared!
Tidak!
Hei, CJ, aku tak sabar untuk kembali ke markas...
- Kau basah kuyup. - Kalian kenapa?
- Awas! - Apa yang kau lakukan?
Inilah kenapa aku tidak ingin uji coba.
Kita tidak bisa dilihat diri kita sendiri.
Kau kenapa, sih?
Kenapa kau bersikap seperti jalang gila?
Kau sebut aku apa, Berengsek?
- Apa masalahmu? - CJ, hentikan!
CJ!
CJ, hentikan!
- CJ, hentikan! CJ! - Berengsek!
Hei, santai!
- Apa masalahmu? - Hentikan, Bung! Hentikan!
Hanya karena kau wanita, bukan...
- Itu kakakku! Lalu apa? - Kau gila?
Kita tak bisa dilihat oleh siapa pun di garis waktu ini.
Kontinum ruang-waktu, CJ. Kontinum ruang-waktu.
Baiklah.
Kau mau bilang apa?
Aku punya ide. Ayo.
Bukan berarti apa? Kau mau bilang apa?
Aku paham maksudmu.
- Pahami saja kakekmu, Bung. - Kau bilang kau tangguh.
- Pahami saja kakekmu. - Lemah.
Itu ibumu! Tidak, itu ibumu!
- Ibumu! - Ibumu. Dasar lemah.
- Kau tahu di mana aku. - Bodoh.
Al B. Lemah.
- Apa-apaan? Jalang gila! - Jangan lagi.
CJ!
Kemari!
- Kutangkap kau. - CJ!
- CJ! - Jangan bodoh.
- Bung, lepaskan aku! - Awas! Mobilnya!
- Apa dia... - Plough and skies!
- Apa yang terjadi? - Kau baik-baik saja?
- Sial. - Sial.
CJ, tunggu!
- Lubang cacing hampir tertutup. - Baru sepuluh menit.
Aku tak bisa lompat di sini.
Kita pergi. Ayo! Terlalu ramai di sini.
Ada apa denganmu? Simpan ponselmu!
Sebastian!
Kau beruntung kakekmu tidak di rumah!
Maaf, nenek. Kami sedang melakukan eksperimen.
Percobaan macam apa ini? Untuk menghancurkan rumahku?
Tempat ini berantakan sekali, Nak!
Kami akan benahi sekarang.
Sebastian, jika kudengar satu ledakan lagi,
itu akan jadi terakhir kali kau melakukan eksperimen
di rumahku. Kau paham?
Ya, Nenek.
Bagaimana kabarmu, Nona Muda?
Aku baik, terima kasih.
Bagus. Sekarang bantu Sebastian membersihkan tempat ini!
Mereka akan membuatku menua.
Dahulu aku muda dan kini aku jadi tua.
Benar.
Baiklah.
Terima kasih.
Dia ada di RS Kings County. Dia mematahkan lengannya.
Jika ada yang ingin kau katakan, katakanlah.
Kita tidak membuat ini agar kau bisa membalas mantanmu.
Aku tahu kau marah karena Jared tertabrak mobil,
tapi aku tak berniat begitu.
Ini bukan soal niat, CJ.
Bagaimana jika dia tewas? Bagaimana?
Ini soal mengendalikan hal yang di luar kendali kita.
Semua hal hebat memiliki kemampuan untuk menjadi baik dan buruk.
- Pikirkan Arthur Galston. - Sains lebih besar dari kita.
Dia pikir dia buat penguat kedelai, lalu dijadikan senjata kimia.
Kenapa kau serius sekali? Santailah sesekali.
Kita menciptakan relokasi temporal, CJ.
Relokasi temporal.
Ini yang Einstein coba lakukan seumur hidupnya.
Saat kita menangkan pameran, kita akan jadi sampul NASA Tech Briefs
apa masalahnya?
Domino, Berengsek!
Hei, Nak! Apa ini? Kau tak tahu cara main kartu domino!
Apa maksudmu? Aku baru saja menaruh senjata pamungkasku.
Tidak cocok, Nak.
Bung, kau tak tahu cara bermain kartu domino.
Nak, minggir dari sini! Kau harus belajar sebelum bermain.
Kalian memainkan domino versi lama, kau paham?
Di generasi baru, saat senjata pamungkasmu...
Kita harus pergi. Jared si Negro Sialan ada di sini.
- Ini jebakan. - Siapa?
Baru mulai seru.
- Hei. - Si Berengsek ini.
- Jangan begitu di sini, Bung. - Awas, awas.
- Sedang apa di sini? - Kenapa mendatangiku seperti itu?
- Sedang apa di sini? - Hei, santai, Bung.
Bisa kuhajar habis kau sekarang.
- Kuharap kau melakukan sesuatu. - Kau mempermainkan adikku.
- Berlagak saja kau. - Kau sok jagoan.
- Belagak mau melawan. - Kau berlagak sok jago.
- Hei. - Enyahlah dari sini!
- Jangan sampai kita bertemu. - Tidak hari ini.
- Jaga mulutmu! - Sudah. SUdah.
- Sudahlah, Kawan. - Bumbaclot!
Kukira kau bilang sudah bercinta dengannya.
- Memang sudah. - Bohong, Berengsek! Lihat wajahmu!
Bohong! Kau tahu dia akan datang malam ini, 'kan?
- Tak mau mengubah cerita? - Benarkah?
Aku memang belum tidur dengannya, tapi nanti malam pasti.
- Sial. - Kau pasti gagal.
- Akan kutunjukkan padamu... - Ya.
- Biar kuajarkan... - Apa kataku soal
mengambil ponsel orang?
Bawa omong kosong itu pergi, Bung.
Sebelum kutampar topi dari jaket jin itu dari kepalamu.
Muak bicara omong kosong. Enyahlah...
Minggir!
Mau pergi ke mana mereka, Bung?
- Mereka memukul lenganku. - Kau kenal mereka?
Keith berengsek. Dia penuh omong kosong.
Hei, apa-apaan! Dengar, apa ini?
NYPD! Jangan bergerak!
Kalian dari mana?
Libur Hari Kemerdekaan diawali hal nahas pada Kamis malam.
Calvin Walker, remaja kulit hitam berusia 19 tahun
diduga ditembak dan dibunuh oleh petugas NYPD.
Menurut polisi, Walker berusaha mengeluarkan
sesuatu dari sakunya saat ditembak.
Seorang wanita yang mengaku jadi saksi mata saat insiden
mengatakan Walker tidak bersenjata.
Semua ini berdekatan dengan penembakan Francis Pierre,
para aktivis bilang ini contoh lain dari penegakan hukum yang terlalu bersemangat
dan identitas yang keliru.
Walker dan temannya, Dennis Owens, dianggap dua identitas yang sedang dikejar
yang telah mencuri bodega beberapa blok dari lokasi.
Pada Jumat sore, setelah malam peringatan untuk Walker, pendemo membludak
di area Crown Heights, Brooklyn.
Mereka yang ditangkap didakwa atas pelanggaran hukum
dan secara ilegal berjalan di jalan besar.
Mereka yang memblokir jalanan di Nostrand Avenue mengucapkan,
"Nyawa Orang Hitam Itu Penting."
- Kekuatan! - Rakyat!
- Kekuatan! - Rakyat!
- Kekuatan! - Rakyat!
- Kekuatan! - Rakyat!
NYAWA ORANG HITAM PENTING
Sayang, jangan menonton berita seperti itu.
Itu hanya akan membuatmu sedih.
Ayo. Ganti gaunnya dan beranjaklah tidur.
Kau masih punya saudara, Sayang.
Sebastian.
Dia juga saudaramu, kau tahu?
Sayang.
Maafkan aku. Maaf untuk semua ini.
Ayahmu...
dan Calvin...
Jika aku bisa kembali dan memperbaikinya, aku akan. Tapi aku tak bisa, CJ.
Kita masih punya satu sama lain.
- Maaf, apa katamu? - Kubilangโฆ
kita masih punya satu sama lain.
Oke?
Istirahatlah.
Claudette Josephine Walker...
kami di sini.
PAKET RELOKASI TEMPORAL BAGIAN DUA
PUTRA TERKASIH CALVIN WALKER
"PRT Bagian Dua." Kau menambahkan tabung lain. Kenapa?
Karena di tabung ini, kini kita bisa ubah perputaran elektron.
Mengubah putarannya?
Elektronnya akan jadi positron.
Dan jika kita perkenalkan positron baru ke proton di bilik asli...
Akan jadi antimateri... Bertabrakan dengan materi. Energi murni.
- Bagus. - Ya.
Itu akan memberikan energi yang cukup
untuk menghidupkan mesin
jadi dua kali lebih cepat dari kecepatan cahaya.
- Keren sekali, CJ. - Ya, 'kan?
- Tapi, CJ... - Itu bisa menambah
rentang waktu untuk kita kembali.
Dari sehari, bisa jadi seminggu.
CJ, pameran itu satu hari setelah Calvin tertembak.
Kita sudah melewatkannya.
Aku tak peduli soal pameran.
Kita bisa kembali dan perbaiki. Kita bisa selamatkan Calvin.
Tidak, CJ. Tidak, kita tak bisa.
Kita kembali dan mencoba sesuatu seperti ini,
ada konsekuensi lebih besar dari lengan Jared yang patah.
- Aku tak peduli pada Jared. - Bukan soal dia.
Ini soal hal-hal tidak terduga yang tidak terprediksi.
Ada konsekuensi nyata untuk hal seperti ini.
Kau bercanda, Sebastian?
Lihat sekelilingmu.
Lihat di mana kita.
Lihat kakakku.
Lihat kakakku.
PUTRA TERKASIH CALVIN WALKER
Kau tahu?
Apa pedulimu? Dia bukan kakakmu.
Akan kulakukan sendiri. Akan kuambil peralatannya besok.
MENGENANG CALVIN WALKER
Nenek yang mengaturnya.
Pamanku mengirim bendera itu dari Guyana
setelah orang tuaku tiada.
Dia selalu bilang teman adalah keluarga yang kau pilih.
Tidak ada "aku", hanya ada "kita".
Aku juga menyayangi Calvin.
Aku tahu. Seharusnya aku tak mengatakan itu.
- Tak apa, tak masalah. - Tidak...
Itu masalah.
Aku sungguh menyesal.
Aku tahu.
Kau sahabatku.
Jadi kita berdamai?
Ya, kita damai.
Aku menyayangimu, Pria Hitam.
Aku menyayangimu juga, Wanita Hitam.
Baiklah, dengar. Semua pengakuannya sama.
Calvin ditembak empat hari lalu pada 4 Juli.
Polisi memergokinya dan Dennis pukul 17.40,
lalu Calvin tewas pukul 16.47. Jika kita kembali,
menariknya keluar dari lokasi, dia selamat.
Tak banyak waktu untuk memperbaikinya.
Mesin harus dikalibrasi ulang setelah setiap lompatan.
- Kita hanya bisa kembali sekali sehari. - Aku tahu.
Dan menurut pengalaman, stabilitas lubang cacing
hanya bertahan sepuluh menit hingga akhirnya runtuh.
Waktu kita sepuluh menit untuk menyelamatkan Calvin.
Semua harus berjalan nyaris sempurna.
Sebastian, ini harus berhasil.
Baiklah. Ayo lakukan ini.
SABUN HITAM BENDERA KARIBIA
Ada apa ini?
Apakah berhasil? Kita sudah sampai?
4 JUNI 2019
- Sesuai koordinat waktu. - Hei!
Kenapa kau ribut sekali? Kalian sedang apa?
Maaf.
Aku tak paham anak-anak zaman sekarang.
Sebaiknya tak nyalakan lagi. Kau tahu ini untuk acara masak nanti!
Kita berhasil.
Siapkan pengatur waktmu. Sepuluh menit dan mulai...
Ya, ayo.
- Kau bawa program pemakaman Calvin? - Tentu!
- A...? - Apa?
Sial. Ayo pergi.
Enak saja pergi.
Dengar, kami minta maaf soal lenganmu, tapi kami tak punya waktu.
Ya, pasti sekarang kalian menyesal. Kakakmu tidak ada sekarang, 'kan?
Dengar, kita akan siap-siap berkelahi...
Ayo!
Dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh...
- Hei! - Hei!
- Permisi. Ayo! - Awas!
Hei!
Minggir! Minggir!
Apa-apaan... Bilang pada teman-temanmu, jangan mengacau, ya! Sana! Pergi!
Ayo!
- Mari, aku tunjukkan sesuatu. - Kembalikan barangku, Bung.
Minggir!
Ke mana mereka pergi?
- Kau kenal mereka? - Keith selalu penuh...
- Dasar Keith. - Kau kenal mereka?
- Dia selalu ke sana dan kemari... - Apa-apaan ini?
- Tidak! - Kita terlambat.
- Tidak, kita sudah di sini. - Kita harus kembali ke gang!
- Kita sudah di sini! - Dia sudah tiada!
Dia sudah tiada.
Kita harus pergi.
Berengsek! Dasar Jared bodoh!
Satu hari terbuang percuma! Kita bahkan tidak bisa sampai Malcolm X.
- Tenanglah. Ada kesempatan lain. - Kau saja.
- Diam! - Ada kesempatan lain!
Kita lakukan sebaik mungkin.
- Ayo. - Lepaskan aku, aku tak butuh pelukan.
ISTIRAHAT DALAM DAMAI CALVIN WALKER
TERSANGKA PERAMPOKAN BERSENJATA
Itu dia.
Kita hentikan perampokan.
Hanya itu cara mencegah membunuh Calvin.
Mereka itu berbahaya. Kemungkinan sedang teler.
Aku tidak ingin kita ditodong senjata.
Untuk memastikan perubahan yang kita buat efektif,
kita harus sedekat mungkin ke pembunuhan.
Apa yang kalian lakukan di sini? Kalian bekerja?
Ya, Nek. Terima kasih kudapannya.
Semua baik-baik saja?
- Ya. - Kami baik-baik saja. Terima kasih.
Dengar, jika butuh sesuatu,
aku di sini.
Paham?
Kau jagalah dia, ya.
Tak ada yang bilang soal kita ditodong senjata.
Baiklah. Begini...
Warung Carlito ada di sini.
CARLITO
Menurut berita, perampokannya terjadi pukul 17.35,
dan panggilan 911 masuk pukul 17.36.
Kita hanya perlu lapor polisi sebelum perampokannya terjadi. Tanpa perampokan,
- Calvin hidup. - ...Calvin hidup.
Oke, tapi kita perlu lakukan sesuatu soal berpapasan dengan diri masa lalu kita.
Itu bukan masalah. Kita ada di Toko Komik Bulletproof, ingat?
Bukan, maksudku kita baru melakukan percobaan pertama, 'kan?
Ya.
Kita akan mencoba lagi dalam rentang waktu yang sama, 'kan?
Ya, lalu?
Diri kita dari upaya pertama ada di sepuluh menit itu, 'kan?
Dan kita juga tak boleh berpapasan dengan diri kita itu. Ya.
Tidak boleh.
Kita butuh benda yang bisa mengarahkan energi besar.
Kau takkan suka ini.
Kau takkan suka ini.
Manis, kau terlalu baik kepadaku.
- Lebih baik? - Ya, kini sudah tak seberapa sakit.
- Kau yakin? - Ya, aku sudah tak apa, Sayang.
Di mana alat kendalinya?
Ini dia.
Terima kasih.
Tunggu, duduklah.
CJ itu, dia sangat cantik, bukan?
Benar.
Aku turut senang untukmu,
tapi aku ingin kau berhati-hati,
karena dia tampak sedikit kasar, ya?
Nenek...
Kau tak tahu.
Ya...
- Kenapa lama sekali? - Mengambil camilan untuk kalian
yang tak tahu terima kasih.
Jadi...
ini soal apa?
Kalian bilang butuh penyalur energi?
Ya, kami butuh benda yang bisa menampung energi berjumlah besar.
Kenapa tak kalian buat papan sirkuit saja?
Untuk spesifikasi kami,
kami butuh sesuatu yang memiliki kapasitas energi luar biasa besar.
- Luar biasa? - Ya.
Seberapa luar biasa?
Seperti...
Seperti?
Seperti papan sirkuit kuantum
buatanmu untuk proyek akhir tahun.
Tidak! Tidak! Maaf.
- Tidak bisa, B. Maaf! - Dengar dulu.
Aku hanya minta sebab ini penting.
- Hanya ini satu-satunya yang bisa. - Oh, ya? Untuk apa?
Ada benda baru... yang belum bisa kami bicarakan.
Jadi, kau butuh barangku...
untuk membuat barangmu,
tapi tak bisa katakan apa pun?
Sial. Kurasa ya, begitulah.
- Benar. - Apa?
Tidak! Tidak! Maaf!
Beri kami papan sirkuit kuantumnya, dan aku akan berkencan denganmu.
Ya! Aku sudah menantikanmu sejak kelas empat.
Akan kuperlakukan kau seperti princesa.
Menyingkir dari kasurku, ya. Terima kasih banyak.
Dan berbalik ke arah sana, tolong. Terima kasih banyak.
Ayo.
Wow.
Keren sekali.
Aku ingin menyentuhnya.
Jadi, ini seperti memberi PRT lobotomi?
Tepat.
Teorinya, kita takkan bertemu diri kita dari jelajah sebelumnya.
Papan sirkuitnya harusnya mampu mengalirkan cukup energi
dari sinar gamma untuk sepenuhnya mengiris waktu,
menyetel ulang virtual dari lompatan kita sebelumnya.
Wah, itu gila.
Besok?
Besok.
Ayo istirahat.
Kita akan berhasil kali ini.
BERITA SELA TERKINI PROTES PENUH KEKERASAN BERLANJUT
Ibu sudah makan?
Pada hari ketiga protes menuntut keadilan...
Ibu tidak lapar.
...atas pembunuhan Calvin Walker,
kekerasan meletup lagi, selagi para pemimpin komunitas dan kota
Itu tidak baik, Bu.
...tetap tenang dan damai.
Toko-toko dan usaha di wilayah itu
telah menjadwalkan pertemuan di Balai Kota...
Bilang saja kau melahap habis pai itu.
Pantas saja kau belum ke gym sejak tahun '93.
Lihat apa yang kau makan.
Monique bilang...
Ini bukan soal Monique. Dia sedang memperbaiki diri.
Apa kau bisa berkata hal yang sama? Tidak!
- Maaf. - Tidak perlu minta maaf lagi.
Kau butuh bantuan.
Akulah yang bisa membantumu!
- Kini katakan mantranya. - Tidak...
- Ayolah! - Katakan.
CARLITO
SABUN HITAM BENDERA KEPULAUAN KARIBIA
Apa yang... Ada apa ini...?
Halo?
Aku ingin melaporkan perampokan.
SLUSHY MERAH! BIRU! HIJAU!
Pukul berapa ini?
17.30.
Di mana mereka? Sudah kutelepon lima menit lalu.
Kau tahu polisi di sini agak lambat.
Aku lapor sebelum terjadi.
Memang butuh berapa lama? Aku masuk saja.
Kau akan masuk ke warung yang kita tahu akan dirampok?
Lihat sekeliling, NYPD tak datang.
Jangan menyia-nyiakan lompatan ini, atau waktu lagi.
- Aku tahu, CJ. - Aku akan memperingatkan Carlito, ya?
Perampokannya tak terjadi sampai 17.35 ingat?
Ada lima menit untuk beri peringatan dan pergi. Tak sampai dua.
- CJ! - Tunggu saja.
CJ!
CJ!
- Kau kenapa tempo hari? - Hanya...
Menyiram orang dengan slushy di tokoku.
- Ada yang harus kukatakan. - Aku takkan mengadukanmu.
Tolong dengarkan saja aku, oke?
Tidak! Aku tak mau. Mengerti?
- Aku... Carlito, kumohon... - CJ?
- Apa? Kubilang... - Kau sedang apa?
Kukira kita bertemu di Bulletproof. Katamu pukul 17.30?
Astaga! Oke... Aku... Beri aku waktu sebentar.
Lihat apa kau?
Tidak ada.
Bulletproof. Oke.
Kau sedang apa?
Kau... Kau pergilah dulu. Kutemui di toko komik nanti.
Kau memakai PRT, kau melakukannya tanpa aku?
Pergilah, Sebastian, tolong.
Astaga! Nanti kuceritakan semuanya, ya? Pergilah!
Jangan bergerak!
Diam! Aku tahu niatmu.
- Aku tak berniat apa-apa. - Diam.
- Letakkan pistolnya, Bung. - Tidak. Diam.
- Jangan bergerak. - Letakkan pistolnya!
- Baiklah. - Ya.
Sekarang apa?
Letakkan itu. Sekarang serahkan semuanya!
Cepat!
Kalian juga serahkan barang kalian!
- Serahkan semuanya, cepat! - Baiklah.
Benda di lengan dan tasmu juga!
- Berikan tasmu! - Tidak!
- Serahkan tasnya! - Tidak! Aku butuh itu!
- Serahkan tas dan benda di lenganmu! - Tenang!
Berhenti! Tidak!
Apa yang kau lakukan?
Tidak!
Minggir! Minggir!
Tidak! Tidak!
Astaga! Tidak! Tidak! Tidak!
Sebastian! Sebastian!
Telepon 911, Carlito!
Astaga! Sebastian! Sebastian!
Berengsek! Tidak! Tidak! Sebastian, kumohon!
Sebastian!
Sial!
Sebastian, maafkan aku,
Aku tidak tahu. Maafkan aku. Sialan.
CJโฆ
Berengsek! Kau harus sadar. Ayo, sadarlah! Kumohon!
Kumohon, ayolah, sadarlah! Bangunlah! Sebastian!
Keparat! Berengsek! Ayolah, kau harus sadar!
Kau harus bangun! Ayolah, Sebastian, kumohon. Tolong, bangun!
Ya Tuhan. Sialan. Oke, aku harus pergi. Maaf... Maafkan aku. Maaf. Oke.
Aku lelah.
Aku lelah, ya Orang Kudus, sebagaimana juga banyak dari kalian,
sebab aku berdiri di hadapanmu lagi,
pertama untuk Francis Pierre, dan kini untuk salah satu yang amat kita kasihi,
Sebastian Jefferson Thomas.
Pria muda dengan masa depan cerah,
baru berusia 16 tahun. Di musim panas tepat sebelum
tahun akhirnya di SMA, dan dia punya mimpi, Orang Kudus. Rencana.
Mimpi yang kini takkan terwujud.
Impian untuk berkuliah dan menjadi ilmuwan. Alih-alih,
kini kita duduk di sini berduka atas kepergiannya,
seorang pria muda di komunitas kita yang amat menjanjikan dan penuh potensi,
yang hidupnya dipotong.
Dan aku harus akui,
aku, sebagaimana banyak dari kalian,
harus bertanya, "Di mana keadilan?
Di mana keadilan bagi putra dan putri kita dan komunitas kita?
Kapankah duka ini akan berakhir,
bukan hanya di Flatbush, tetapi di seluruh negeri,
dan semua komunitas kulit hitam dan kulit cokelat di dalamnya?"
Apa yang Tuhan minta darimu,
selain berjalan di jalan yang benar, dan penuh pengampunan,
dan untuk mengasihi dan hidup sederhana di jalan Tuhan, dan dengan damai
menceritakan apa yang dipahaminya
demi Tuhan, hatimu dan pikiranmu, melalui Yesus Kristus.
Aku ingat janji Tuhan.
- Ibu? - Di ruang tamu.
Apa yang terjadi?
Gloria...
dia masuk Rumah Sakit Kings County.
Mereka bilang penyebabnya kekalutan mental.
Dia tak tahan menyaksikan kepergian Sebastian, jadi...
aku tak tahu apa yang akan terjadi.
CJ.
CJ!
- Claudette! Aku tahu kau dengar aku. - Aku ingin sendiri!
- Astaga! Kenapa semua orang... - Jangan bercanda,
- dan aku serius. Kita harus bicara. - Apa?
Apa ini lelucon?
- Kau dapat dari mana? - Kautahu dari mana.
Jelaskan padaku apa yang terjadi.
Karena semua jadi kacau di sini sejak Sebastian terbunuh.
Dia lebih baik dariku,
dan jelas teman yang lebih baik darimu.
Kau tahuโฆ
aku berperasaan bahwa itu seharusnya aku.
Lalu aku temukan ini?
Jadi, katakan, apa aku salah?
Aku tak tahu apa aku dipermainkan,
atau kini aku masih mencoba bangun dari mimpi.
Mesin waktu?
Kurasa bukan ide bagus jika kau melakukan sesuatu sekarang, CJ.
Tapi aku tahu cara memperbaikinya sekarang.
- Aku mampu. - Kau tahu caranya?
Jelaskan kepadaku bagaimana caranya.
Entahlah, aku akanโฆ
Aku mundur lebih jauh atau semacamnya.
Kau akan mundur lebih jauh atau semacamnya?
Claudette...
jelaskan padaku bagaimana persisnya kau akan memperbaiki ini,
atau aku bersumpah, demi makam Ayah,
akan kuhancurkan semua barang eksperimen sainsmu.
Tak bisa kujelaskan sekarang.
Bagaimana dengan ini, ditembak oleh polisi?
Atau malah, kalian berdua tewas dibunuh preman?
- Ya, tapi Sebastian tak pantas begini. - Memang tidak.
Tak ada yang pantas.
Dia tak pantas dan kita pun tidak.
Aku hanya butuh cari bantuan dulu, lalu aku bisa menyusun rencana.
Baiklah. Aku ikut denganmu.
Tidak, apa kau mendengarkan? Hanya ada satu mesin waktu yang bekerja.
Harus aku. Tak ada cara lain.
Apa yang kau perlukan untuk dapat menyalakannya lagi?
Bukan "apa". Siapa.
Sial!
CJ?
CJ!
CJ! Hei! Bagaimana...
Bagaimana keadaanmu?
Turut berduka soal Sebastian.
Benar-benar gila. Aku juga amat sedih.
Itu alasannya aku kemari.
Apa pun yang kau butuhkan. Kau butuh teman bicara atau
- tempat mengadu? - Tidak, kami butuh bantuan.
Pakailah baju dan temui kami di luar.
Ini sudah larut! Nenekku takkan mengizin...
Sebentar. "Kami"?
Kakak... Kau ajak kakakmu ke rumahku?
Ya, dan kami tak meminta, oke? Lima menit, dan bawa peralatanmu.
Relokasi sementara? Penjelajahan waktu?
Astaga, ini... Ini sungguh gila! Ini seperti...
Ini... Benda ini...
Apa yang terjadi?
Kalian harus berhenti menyuruhku diam.
PRT-ku rusak parah akibat dua lompatan sebelumnya.
Bisa kuperbarui, tapi kurasa papan sirkuitnya bisa hangus.
Bisa kau perbaiki?
Tentu, aku bisa. Biar kulakukan keahlianku.
Papan sirkuit kuantumku, ciptaanku yang genius,
yang kalian coba alih fungsikan tanpa seizinku...
akan menghasilkan irisan waktu individual untuk CJ.
MASA LALU - MASA KINI
Yang perlu dia lakukan hanya menyesuaikan frekuensi
pada PRT Tiga ke PRT yang sebelumnya dia pakai.
Irisan waktunya akan membuatnya bisa untuk mengulang momen tersebut.
Ini akan memungkinkan dia mengakses
momen tersebut tanpa Sebastian tahu.
Lalu kalian mundur kembali ke masa kini.
Dan Sebastian hidup!
Kau yakin soal ini?
Tentu saja! Maksudku, seyakin yang dapat digaransi secara teoritis
semua yang belum dibuktikan.
Tapi satu-satunya cara adalah dengan melakukannya.
Terima kasih.
Aku nyaris merasa kasihan padamu.
Sungguh? Karena aku masih di sini, princesa.
- mamacita, Sayang... - Hei, hei!
- Kau harus pergi. Biar aku... - Tak apa, aku tak apa.
- Beri kami wkatu. Kau harus... - Baik.
...kurangilah bersikap begitu.
- Kau jadi terlalu akrab. - Aku biasa saja.
Tapi aku takkan melupakan ini.
Ya, kau akan. Ingat, semua ini tak terjadi?
Nyaris!
Kau tidak apa-apa? Kau siap?
Sirkuit rotor-gamma-fotonmu sudag tersambung?
Sudah menyetel stasiun radiomu
- ke frekuensi yang benar? - Ya.
Baik. Dengar, kau mundur, beri tahu Sebastian semua yang terjadi,
paham? Cobalah jemput kami sebelum kami ke Malcolm X Court.
lalu kabur dari sana. Jangan tinggal. Aku serius.
Menjauhlah warung Carlito,
- dan jika kau lihat Jared... - Calvin.
- Apa? - Aku tahu cara menghindari Jared
sebab aku sudah melihatnya.
Kau mengulur waktu.
Serahkan padaku.
- Kau menyukainya, ya? - Tidak. Ya, memang.
Tapi andai ada cara untuk meyakinkanmu dan Dennis, inilah dia.
- Ya. - Setiap detik berarti.
Ambillah.
MENGENANG CALVIN WALKER
Dengar, pastikan kau coba sekeras mungkin untuk meyakinkanku, ya?
Tapi...
Berhati-hatilah, Claudette.
Aku tak mau kau terluka.
Tak apa-apa.
Aku melihatmu kemarin.
Apa-apaan... Ada apa ini...?
Kalian ini sedang apa? Kenapa kalian berisik sekali?
Di mana dia?
Kenapa lama sekali?
Apa yang kauโฆ Ada apa?
Tak bisa menjelaskan, harus pergi.
Apa yang kau lakukan?
Domino! Domino di ekormu.
Apa ini? Kau tak tahu cara main domino?
Hei, Nak.
Kau baik-baik saja? Tampaknya kau perlu minum.
Tidak, tak apa. Aku hanya... Entah. Aku tidak fokus hari ini.
Kau butuh minuman.
Kita harus pergi, Bung. Si Jared pecundang itu datang.
- Apa-apaan ini? - Mau apa kau?
Ada apa? Pergi dari sini!
Jangan nyalakan lagi.
Ini untuk acara masak nanti.
Dapat dari mana kau?
Kau berlari ke arah yang salah! Kita harus ke Carlito! Ayo!
Perhatikan jalanmu!
Dan kalian masih terlihat gila.
Dia pasti bisa memuaskanmu, 'kan?
Lihat dia!
Jangan biarkan si Jared itu memancingmu, Bung.
Tidak. Aku tak memikirkannya. Aku hanya... Entahlah.
Rasanya ada yang tidak beres dengan hari ini.
- Benar. - Tidak beres.
Calvin.
Astaga. Syukurlah. Kita harus pergi. Pergi dari sini.
- Kalian ini kenapa? - Apa yang kalian pakai itu?
Seperti di Space Odyssey saja.
- Dennis, diam! Dengar. - Kita harus perg dari sini. Ayo!
Apa ini? Apa ini lelucon?
Ini seharusnya lucu?
Ini agenda pemakaman. Ada wajahku di situ
menghilang.
Aku tahu. Maaf, tapi kau harus dengarkan, ya?
Bisa kita pergi? Polisi segera datang. Ayo!
- Kenapa polisi kemari? - Kau akan terbunuh!
CJ.
Oke. Oke. Lucu sekali. Amat kreatif.
Sekarang copot semua benda bodoh itu!
- Kalian tampak konyol! - Warung Carlito dirampok,
- jadi kita harus pergi. - Aku mau bilang itu.
Minggir!
Mau ke mana kau?
Ingat ini? Kau memberikannya padaku. Ingat ucapanmu,
"Setelah aku mati"? Itu caraku mendapatkannya.
- Apa? Kau dapat tag-ku? - Itu maksudku.
- Sesuatu yang buruk... - Hentikan!
Oke? Aku tak tahu kapan kau menyelinap dan membuat tiruannya,
tapi barang itu palsu, oke?
- Persetan kalian. Kami mau pergi. - Calvin!
- Kau ini kenapa? Minggir! - Astaga! Calvin!
- Tak mungkin ini terjadi! - Ada apa ini?
CJ. CJ, tenanglah.
NYPD, kalian dari mana?
- Jangan ambil apa pun dari sakumu. - Diam.
- Petugas, yang kalian incar ke sana. - Diam!
Aku beri tahu!
- Diam! Aku serius. - Ada apa ini?
- Baik, perlihatkan KTP kalian. - Tunggu. Apa masalahnya?
KTP, sekarang.
- Kenapa minta KTP? - KTP, sekarang!
Kau jagoan?
- Calvin. - Sekarang!
Sebaiknya kau berikan KTP-mu sekarang, cepat.
- Pikirmu aku bercanda? - Berikan saja.
- Berengsek. - Ya, terserah. Diam di situ.
- Kita berhak tahu apa yang terjadi. - Kubilang semua diam.
Jika ini berkaitan dengan perampokan warung Carlito...
- Aku tak singgung itu. - Tidak. Setop!
- Dia tak bersalah! - Tiarap!
Tiarap! Tiarap, sekarang!
Sekarang! Tiarap! Tiarap!
- Tiarap! - Berhenti!
CJ!
- Merunduk! - Sebastian!
- Tiarap! - CJ!
- Sebastian! - CJ!
CJ!
Jangan melawan!
- Sebastian! - Tiarap!
Tiarap!
MENGENANG CALVIN WALKER
MENGENANG SEBASTIAN J. THOMAS
Hei! Dia meraih! Dia meraih!
Apa-apaan?
Kita harus pergi! Kita harus pergi!
Tak apa-apa.
Sampai jumpa hari kemarin.
Kenapa kita tak tetap pada rencana dan menghentikan perampoknya?
Apa?
Berapa kali kau mundur, CJ?
Aku tak bodoh! Aku... Pakaianmu berbeda.
Claudette!
Kau tak berhak punya rahasia dariku.
- Berapa kali kau mundur? - Sekali.
- Sekali saja? - Ya, aku serius.
Kenapa?
Rencana kita sempurna! Lalu kau datang terlambat,
dan kita membatalkannya. Kenapa?
Kenapa? Aku sedang bertanya!
Karena kau mati, Sebastian.
Kau mati...
karena rencana sempurna kita gagal.
Tapi ingat, setelah aku berhasil mundur, semua seperti tak pernah terjadi.
Tidak, tidak, CJ. Kau baru bilang aku dibunuh!
Aku tahu. Karena kita gagal.
Tidak. Itu dia. Kita tidak... Kita tak bisa terus begini.
Aku tak mau mempertaruhkan hidupmu atau hidupku lagi.
Kau menyerah?
Soal aku?
Soal Calvin?
Kukira teman-teman adalah seperti keluarga yang kau pilih.
Memang.
Aku tidak sanggup kehilangan keluarga lagi.
Kau ikut?
Ya.
Maaf.
CJ! CJ! Apa yang kau lakukan?
Hentikan! Hentikan! CJ, jangan!
Hentikan! CJ!
Okeโฆ
Limaโฆ
Di mana kunci garasinya?
...empat...
- Di mana kuncinya? - Nak!
...tiga...
CJ...
Aku mencintaimu, Sebastian.
7 APRIL 2019
Terjemahan subtitle oleh Maria Diena
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.