Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sudah menelepon orang tentang sarang tawonnya?
Simon?
Apa? / Sarang tawonnya.
Sudah menelepon? / Nanti.
Masih banyak tak terurus.
Aku akan menyuruhnya datang sekitar hari Senin.
Pastikan aku hadir.
Pertemuan grup malam ini. Penting aku hadir.
Jangan menunggu.
Sudah mengambil pesanan anggur untuk besok malam?
Belum.
Aku ingin makan malam ini berjalan lancar, Heather.
Aku tahu.
Mungkin rubah menangkapnya.
SITUS ONLINE TERBARU DAN TERGACOR DI 2024 PERMAINAN DAN BONUSNYA BIKIN PUAS MAINNYA, RTP AKURAT HINGGA 98%
Gabung Sekarang di puasnyepin.net
MAIN DI PUAS69 & JADI JUTAWAN. MAIN SAMPAI PUAS, WD TANPA CEMAS Ketik di Google, PUAS69
Aku butuh batu.
Carla.
Kau mau apa?
Menyudahi deritanya.
Ini dia. Malam penting?
Aku bangun jam 2 siang.
Istriku gila sekali.
Hai! / Halo.
Terima kasih, Ruby.
Apa itu?
Batu kekhawatiran.
Lihat?
Ini melegakan.
Apa yang kau khawatirkan?
Tidak ada.
Baik. Daah.
Kau keluar sendiri?
Mau ke temanku.
Hati-hati. / Ya, pasti.
Ibumu tahu kau mau pergi? / Ya.
Itu bagus.
Aku mau ambil anggur lagi. / Kulkas.
Baik.
Ada yang mau tambah anggur?
Sial!
Sedang apa kau?
Apa yang terjadi?
Sampai nanti.
Dan kurangi drama lain kali. Baik?
Apa-apaan?
Dan malam ini?
Kau harus melakukannya malam ini.
Aku butuh ini lancar.
Dan kau tahu itu.
Sial!
Aku akan menelepon pembasmi hama besok pagi.
£39,40, terima kasih.
Musim gugur, ini waktu favoritku sepanjang tahun.
Helen!
Jangan terlalu panas, jangan terlalu dingin. / Aku sudah selesai?
Setelahnya.
Berapa harganya lagi?
Astaga.
Lama tak jumpa tapi jika kau menemuiku di Kafe Arsitek
besok jam 2 siang waktumu tidak akan sia-sia. *Heather.
Logan Bryan: Tagihanmu bisa kubantu. Sampai kau mandiri. Tenang, ada aku.
Kapan?
Kapan kita ketemu? Kau serius mau bantu sewa kami?
Berhenti berteriak!
Aku datang, pergi sekarang.
Berhenti berteriak!
Lantas apa yang terjadi di sini?
Boleh aku keluar malam ini? / Tanya ayahmu.
Dia bukan ayahku. / Jangan mulai.
Dia tidur. / Ya sudah.
Hei, aku mau keluar.
Aku ada pekerjaan.
Malam, James.
Sial.
Kau belum berubah sedikit pun.
Selain... Kapan melahirkan? / Beberapa bulan lagi.
Terima kasih.
Kau sudah...
Maaf? / Berubah.
Ya Tuhan. Semoga saja.
Jadi, apa maumu?
Baik, aku... Apa kabar?
Apa kabarmu sejak terakhir kita bertemu?
Kulihat media sosialmu.
Kau sudah punya anak, 'kan?
Ya, empat. Agak menyusahkan.
Tapi aku sayang mereka.
Bagaimana denganmu? Kau sudah punya anak?
Tidak.
Tidak. Aku mau, tapi tidak.
Sebaiknya cepat-cepatlah.
Aku tahu.
Ayahku mau aku tambah. Dan aku mendiamkannya.
Jadi, apa yang terjadi?
Itu terjadi begitu saja. Sekarang dia senang soal itu.
Dan kau tidak?
Bukan dia yang bangun di malam hari mengganti popok.
Dia tidak pernah bantu semua itu.
Dia kolot.
Aku tidak keberatan. Tapi aku keberatan.
Jujur kau cantik untuk ukuran ibu yang hampir beranak lima.
Harus, 'kan?
Di mana kau bekerja sekarang?
Kasir, supermarket.
Ya?
Masa bodoh, tak masalah. Kenapa kau ingin bertemu?
Ya. Aku tahu kita bukan teman baik di sekolah.
Kita berteman saat aku pertama kali pindah kemari.
Bahkan cuma kau teman pertamaku, satu-satunya.
Aku ingat aksenku dulu...
Pokoknya, setelah itu.
Sebelum kita sampai di mana kau bersama Kerry dan yang lainnya...
Aku jelas bukan temanmu.
Kau ingat di Kelas 7, saat kita jalan-jalan sepulang sekolah?
Ya, kurang lebih.
Kau ingat hari itu sepulang sekolah dengan merpati itu?
Tidak.
Mungkin aku harus mulai dari awal.
Ya, itu akan menolong.
Kau tahu ada tempat lebih pribadi kita bisa mengobrol?
Aku harus berangkat kerja 1/2 jam lagi. Kau bisa berjalan bersamaku jika mau.
Baik.
Jadi, maaf jika informasi ini terlalu berlebihan.
Aku menghargai kita tidak berhubungan bertahun-tahun.
Aku sangat menghargainya. / Lanjutkan saja.
Baik, aku dan suamiku berusaha punya anak
selama beberapa tahun ini. / Seks tidak manjur?
Tidak.
Dia yang tak bisa? Seringnya laki-laki.
Tidak, kami sudah mengecek dan sepertinya aku yang bermasalah.
Kau tahu cuma ada sekitar dua hari disaat kau siap?
Ya. Kami sudah mengatur waktu. Kami sudah coba semua, sumpah.
Kami juga mencoba IVF. Tapi tidak berhasil.
Mengecewakan.
Aku langsung hamil setiap kucoba.
Luar biasa jika bagimu mudah.
Kau mau anak ini?
Apa? Tidak.
Terserah.
Carla!
Bisa pelan-pelan?
Itu saja. Aku ingin bicarakan sesuatu.
Silahkan.
Ini sangat rahasia.
Tolong jangan beritahu siapapun. / Silahkan.
Suamiku, Simon.
Dia mengirim surel ke wanita lain.
Tahan.
Aku tidak pandai menghibur. Aku tidak bisa banyak menolong.
Jika karena itu kau ingin bertemu... / Bukan.
Tidak.
Aku tak pandai bersikap baik.
Apa istilahnya?
Berempati? / Terserah.
Aku tidak pandai dalam hal itu.
Carla!
Itu sudah berlangsung dua tahun.
Kau biarkan dua tahun?
Kumohon! / Astaga.
Di minggu terakhir, dia mengiriminya surel jika dia akhirnya ingin bertemu.
Kenapa mereka butuh waktu dua tahun untuk bertemu?
Dia mengaku di luar negeri.
Bagaimana kau tahu?
Dari surelnya. / Tepat.
Maaf? / Maaf, kau tidak punya dasar kuat.
Kau baca surelnya dua tahun.
Kau harusnya mengatakan sesuatu saat itu dimulai.
Dia akan menentangmu.
Aku belum membacanya.
Sudah, tapi tidak seperti kau duga.
Aku tak mengakses akunnya.
Tapi bagaimana kau tahu yang dia tulis kepadanya?
Karena ini aku.
Siapa kau?
Wanita lain itu, adalah aku.
Dia mengirimiku surel.
Dasar jalang licik.
Aku suka itu.
Aku paranoid dia selingkuh.
Beberapa tahun lalu kubuat profil palsu dan kukirimi pesan.
Sepertinya tepat aku paranoid karena dia membalas pesan.
Ya, pasti dia balas.
Mungkin harusnya tidak kubiarkan berlangsung lama.
Tapi dia tetap menghubungiku, jadi... / Aku suka itu.
Aku tidak bangga.
Kenapa tidak? Aku pasti akan bangga.
Seperti katamu. Aku tak punya dasar.
Persetan itu. Perangkap, kawan.
Kau pasang jebakan dan dia terjebak. Semua orang melakukannya.
Semua orang?
Ya, cara untuk memastikan pasanganmu tak main-main.
Laki-laki memang seperti itu. Kau harus pergoki mereka
untuk mengingatkan mereka jika kau kadang hadir di sana.
Aku tak tahu dia seperti itu.
Tentu saja dia begitu. Semua pria yang kukenal begitu.
Selingkuh itu tidak hormat setingkat dengan kekerasan.
Bisa diterima sebagian orang dan tidak bagi sebagian lainnya.
Bagiku tidak, pasanganku menyentuh kami dan kuusir.
Apa yang kau bicarakan?
Aku cuma bilang di duniaku, pria menghormati wanita.
Dunia apa yang terus kau bicarakan ini?
Berbeda dengan duniaku? / Tidak, tidak sama sekali.
Aku cuma bilang... / Apa?
Sejauh ini kau cuma berusaha memintaku bertemu denganmu.
Mengobrol omong kosong tentang suamimu yang bodoh dan pada dasarnya menghinaku.
Maaf... / Sebenarnya, aku sudah selesai.
SITUS ONLINE TERBARU DAN TERGACOR DI 2024 PERMAINAN DAN BONUSNYA BIKIN PUAS MAINNYA, RTP AKURAT HINGGA 98%
Gabung Sekarang di puasnyepin.net
MAIN DI PUAS69 & JADI JUTAWAN. MAIN SAMPAI PUAS, WD TANPA CEMAS Ketik di Google, PUAS69
Astaga.
Dengarkan aku.
Merpati. / Apa?
Merpati di lapangan belakang sekolah.
Ingat? Kau dan aku pulang dan merpati itu dengan sayap patah.
Apa hubungan merpati dengan suamimu?
Yang kau lakukan itu tampaknya alami bagimu.
£10,15.
Aku ingin ini di tempat tenang. / Lakukan apa?
Kapan kau selesai?
Empat jam lagi.
Bisa istirahat? / Tidak.
Katakan saja apa itu.
Temui aku di ruang pemuatan. / Aku tidak bisa.
Aku tak peduli. Temui aku di sana lima menit lagi.
Tidak.
Aku punya £10.000 di tas ini dan itu milikmu.
Cari cara untuk pergi.
Apa?
Kasir ini tutup, Sayang. Ke kasir berikutnya.
Apa? Aku tak kerja demi apa?
Aku ingin kau membunuh Simon.
Apa?
Aku punya £10.000 di tas ini dan £40 lagi setelah selesai.
Aku... / Dia bohong.
Dia selingkuh.
Dia terluka, dia menganiayaku secara emosional dan fisik.
Bukan cuma keluar dari hidupku, aku ingin dia pergi sepenuhnya.
Dan cuma kau orang yang kukenal bisa melakukannya.
Bunuh dia.
Bunuh Simon. Aku ingin dia mati.
Kau pernah melakukannya. / Ke merpati!
Merpati. Kau gila?
Kau ini kenapa?
£50.000.
Kau memikirkannya, 'kan?
Tidak. Aku tidak tahu menurutmu aku ini siapa.
Tapi aku tidak seperti itu. Kau salah besar soal ini.
Aku pergi. / Itu uang yang sangat banyak.
Tidak juga.
Itu banyak jika kau tidak punya apa-apa.
Itu bukan urusanmu.
Dia berjudi lagi, 'kan?
Apa? / Pasanganmu.
Apa katamu?
"Si bodoh itu kehilangan uang sewa kita lagi."
Kau harus berhati-hati dengan siapa berteman di media sosial.
"Logan" itu kau?
Dia cocok, 'kan? Dan pandai berkata-kata.
Maaf.
Kau mengira dia bisa membantu. Tapi karena itu aku ada di sini.
Aku perlu tahu lebih tentangmu sebelum membuat rencana ini.
Sejauh yang kutahu, kau bisa saja kaya.
Aku harus memastikan tawaranku tidak ditolak.
Itu akan terjadi. Aku tak bisa.
£50.000 bisa membantu, 'kan?
Kau berpura-pura seolah kau tidak butuh £50.000.
Entah menurutmu aku siapa. / Kau butuh ini.
Tidak.
Ya, kau butuh. / Kau keliru.
Persetan kau! Kau keliru!
£75.000.
Terima kasih, Sayang.
Kau akan mengurus anak-anak?
Ya. / Mereka semua diberi makan.
Kami akan baik-baik saja, Sayang.
Aku akan kembali larut.
Ke supermarket?
Tidak malam ini, ada hal lain.
Hati-hati. / Selalu.
Bergembira hari ini?
Kurasa aku bergembira.
Kurasa aku bergembira.
Kau baik saja, Carla?
Ya, Tel..
Ya Tuhan.
Kenapa tidak bergabung kami?
Tidak hari ini. Kau baik-baik saja?
Ya, tidak bisa mengeluh.
Tidak.
Ya, sampai nanti. / Nanti.
Tapi aku...
Astaga!
Biarkan aku masuk.
Kenapa di luar? Kau mengagetkanku. / Aku tidak ingin ada yang melihatku.
Ya. Bagus.
Itu hal mendasar.
Ya, tentu.
£75.000 tidak sebanding dengan hukuman penjara karena pembunuhan.
Kita butuh rencana tepat.
Aku belum pernah melakukan ini.
Kerjakan dengan benar. Jangan amatir.
Ya, kita lakukan dengan benar.
Artinya itu tidak akan terjadi dengan cepat.
Baik.
Aku ingin tahu tempatmu, waktunya, memastikan tidak ada yang salah.
Pernah melakukan ini?
Aku sering menonton televisi. Aku mencarinya di Google.
Aku sudah meneliti.
Hati-hati bukan di komputer di rumahku, aku tidak punya.
Aku ke perpustakaan.
Aku tahu semua kesalahan umum yang dilakukan.
Aku tidak mau berbuat salah. / Kesalahan apa?
Seperti sidik jari.
Pakai sarung tangan, 'kan?
Bagus. / Ada mesin pencuci piring?
Aku ingin cucian terpanas saat kau membersihkannya.
Baik? / Tentu. Ya.
Aku datang dari belakang jadi aku tidak terlihat.
Dan saat kita melakukannya, itu malam hari.
Kita tutupi wajahku, aku akan punya alibi.
Jika saat itu malam maka suamiku akan mengaku aku tidur bersamanya.
Dan dia tidak berbohong, karena itu yang akan dia pikirkan.
Tidurnya sangat nyenyak sampai dia tidak sadar.
Baik.
Aku akan memastikan senjatanya dari tempat acak dan tidak berhubungan.
Lalu akan kubuang ke tempat pembuangan sampah. / Bagus.
Jadi ideku kita buat tampak seperti perampokan gagal.
Aku pernah membobol rumah. Aku tahu semua yang dibutuhkan
untuk membuatnya tampak seolah aku masuk mencuri.
Akan kuambil beberapa barang, anggap saja kerusakan tambahan.
Dan akan terlihat lebih otentik.
Atau aku bisa mengarang
jadi kau sebenarnya tidak perlu membawa apapun secara fisik.
Aku mau ambil beberapa barang.
Bagaimana jika kau tertangkap? / Tidak akan.
Aku akan menjualnya. Jangan khawatir. / Aku lebih suka barangku tak hilang.
Apa? / Aku sudah membayarmu.
Aku lebih suka kita mencari alternatif lain.
Kau ingin aku membunuh suamimu
dan cemas kehilangan iPad dan perhiasanmu.
Baik. Jika kita bisa sepakati, ada beberapa barang tak penting.
Kau bisa simpan barang yang tak masalah jika hilang.
Aku tidak percaya kita membicarakan hal ini.
Aku tidak sepenuhnya yakin jika ini ide terbaik.
Bukannya ini agak klise? / Apa?
Perampokan gagal.
Agak klise, 'kan?
Mereka tidak akan tahu? / Silahkan ajukan usul.
Aku punya. / Silahkan.
Jadi, aku memasakkan makanan enak untuknya
dan masukkan sesuatu ke dalam minumannya yang membiusnya.
Begitu pingsan, aku meneleponmu dan saat itulah kau membunuhnya.
Lalu apa?
Lalu kau singkirkan dia.
Bagaimana caranya?
Di dalam tas?
Di mana kita akan melakukan itu?
Dan obat dalam tubuhnya akan terdeteksi jika tubuhnya ketemu.
Cincang dan masukkan ke dalam kresek di freezer
dan perlahan cairkan dan beri makan anjing.
Kau punya anjing?
Astaga!
Jika dimakan, tidak bisa ditemukan.
Sial.
Apa? / Kau sinting.
Tidak, aku cuma berusaha teliti.
Jika perampokan gagal, kau bisa meninggalkan bukti.
Dengan cara begini, kita singkirkan semua.
Kau bisa bius dan cincang tubuhnya tapi tidak bisa membunuhnya sendiri.
Ada perbedaan besar antara membius minuman seseorang
dan membunuh mereka.
Dan aku tidak mau membuangnya. Itu pekerjaanmu.
Karena itu aku membayarmu.
Dan bagaimana kau menjelaskan hilangnya dia?
Perselingkuhannya. Dia kabur.
Perkiraanku dia meninggalkan negara. Aku wanita yang dicemooh, dikhianati.
Dia orang jahat.
Dan saat dia tidak muncul. bukannya mereka akan curiga?
Entah. Akan kubakar paspornya
mengarang jika dia kemasi tasnya dan pergi baik-baik.
Entahlah, maksudku... / Itu semua agak dibuat-buat.
Jujur, itu kekerasan.
Dan memukulinya sampai mati bukan tindakan kekerasan?
Kau yang tidak mau jadi begitu.
Dan kau mengarang cara terburuk.
Karena itu aku butuh kau.
Aku tidak bisa sendiri.
Yakin ingin dia mati?
Ya.
Bukan sekedar terekspos dan diusir dengan cara tertentu.
Tidak.
Kau ingin dia dibunuh brutal?
Mati? / Ya.
Jika yang melakukannya aku dan bukan kau, maka pakai caraku.
Menurutku ini agak berisiko.
Bagaimana jika dia membela diri? Bagaimana jika dia mengalahkanmu?
Sekarang kau mencemaskan itu?
Ini yang kita lakukan, rencanamu masuk juga.
Berikan obat saat makan malam.
Atau buat dia dalam keadaan mabuk berat.
Itu mungkin? / Tentu.
Dan saat dia pingsan, telepon aku, aku datang,
dan akan kulakukan memakai...
Dengan... / Tidak.
Tidak, itu tidak keras.
Butuh yang lebih keras. Tongkat perapian atau tempat lilin.
Nona Carla di ruang duduk dengan tempat lilin.
Tidak, jangan itu.
Itu akan menyakitkan, tapi kurasa takkan merobohkannya.
Ini buku yang sangat membosankan.
Apa ini?
Ini!
Dia meraihnya dari turnamen golf
yang mana cuma dia seorang di kategorinya yang muncul.
Ya, sempurna!
Jadi, aku merobohkannya,
mengambil beberapa barang, maka akan terlihat seperti ada perampokan gagal
karena dia mabuk dan sok pahlawan.
Dan aku juga akan meminum obat tidur.
Dan aku akan terbangun pagi hari menemukannya.
Ya. Lakukanlah.
Ayo, seolah ini keesokan paginya.
Ya Tuhan, Sayang.
Ya.
Tidak. Lakukan dekat jendela. Pastikan tetangga bisa melihat.
Baik.
Tolong.
Baik, cepat, sekarang telepon polisi dan laporkan kejahatan kejam dan tragis ini.
Baik.
Petugas.
Aku tidur lebih awal setelah makan malam
dan dia di bawah minum sambil menonton televisi.
"Dan siapapun pelakunya, dia tahu persis apa yang mereka lakukan."
Aku terdengar seperti itu? / Ya.
Jadi, bagaimana?
Ya. Menurutku itu bagus.
Cuma bagus?
Menurutku itu sangat halus.
Aku masih enggan kehilangan terlalu banyak barang milikku.
Kau harus merelakannya.
Aku mungkin akan menyingkirkan pria ini. Tapi aku berusaha sebisaku
memastikan setiap aspek hidupku tak terpengaruh.
Aku tidak bisa menjamin itu. Segalanya akan berubah.
Kau harus meluruskan ceritamu.
Ya, akan kulakukan. / Tidak, harus lurus.
Mereka akan banyak menanyaimu.
Itu tidak akan mudah. / Aku tahu.
Sungguh? / Ya, tentu.
Aku tak sepenuhnya polos.
Baik.
Aku tahu kau mengingatku sebagai anak pecundang.
Kujalani hidup sejak saat itu.
Aku melakukan banyak hal.
Aku tidak terlalu bersih. / Kupercaya ucapanmu.
Masih ada, ya?
Apanya?
Yang kau lakukan. Wajahmu, sikap jahatmu.
Membuatmu tampak kuat. / Jika kau suka.
Ya Tuhan, ini mengingatkanku.
Dulu aku takut padamu.
Kehadiranmu dulu diakui di sekolah.
Itu luar biasa. Karena kau tidak besar.
Tinggi badan kita hampir sama.
Tapi aku tidak akan pernah mencoba melawanmu.
Ucapanmu.
Aku bahkan tidak ingat bicara denganmu setelah Kelas 8.
Jadi yang kau pikir kulakukan mungkin itu adalah orang lain.
Mungkin, tapi sekarang semua sudah berlalu, 'kan?
Ya. Bisa kita lanjutkan ini?
Ya.
Kapan kau ingin itu selesai?
Aku bisa siapkan semua dalam beberapa minggu.
Astaga, dua minggu? / Aku tidak bisa lebih cepat.
Tentu tidak. Dua minggu sudah dekat.
Aku cuma mengira kau ingin menunggu sampai...
Boleh tanya bagaimana rencanamu melakukan semua ini dengan itu?
Aku membayangkan itu akan menghalangi.
Jangan khawatir. Aku bisa melakukan ini.
Pastikan pintu belakang terbuka
seolah dia sedang keluar untuk bergembira dan lupa mengunci.
Aku tidak akan memanjat lewat jendela.
Dan jika dia melawan? / Tidak akan.
Aku akan memukul kepalanya dengan keras
sebelum dia terbangun dari tidurnya yang mabuk.
Jika semua lancar. / Pasti.
Aku cuma setengah bercanda, tapi aku tidak akan membayar
untuk sekolah berkebutuhan khusus di kemudian hari.
Cuma itu yang kukatakan. / Kudengar dengan keras dan jelas.
Aku cuma bersikap praktis dan realistis.
Ini transaksi bisnis.
Aku tidak ingin itu berubah menjadi hal lain.
Dan dalam hal ini, jika kau memikirkan ide cemerlang
mencoba memerasku untuk meraih lebih banyak uang setelah ini selesai,
aku tidak ragu membawamu langsung ke kantor polisi.
Dan jika itu berarti aku juga dipenjara, biarlah.
Aku takkan terseret tanpamu.
Bagus.
Apa? / Pidato yang bagus.
Diam. / Aku sungguh-sungguh.
Kau punya bakat menjadi orang yang sangat gila.
Dan kau punya bakat menjadi wanita jalang yang menggurui.
Kurasa kita lebih mirip daripada yang kita kira.
Milik siapa ini? Milikmu atau miliknya?
Miliknya.
Itu laba-laba jahat.
Dia tidak menangkapnya sendiri. Dia membelinya dari eBay.
Dibingkai dengan plastik bekas dan siap digantung.
Yang ini apa? / Yang mana?
Yang ini. / Tarantula elang.
Bukan, makhluk bersayap ini.
Ya, itu tawon yang disebut elang Tarantula.
Dia terobsesi setelah menonton beberapa film dokumenter di TV.
Kenapa, "Tarantula"?
Karena itu memangsa.
Berani.
Ia menyengat dan melumpuhkan dan membawa mangsa ke sarang
di mana ia menanam telur di atasnya, yang lalu bersembunyi di dalamnya
dan tumbuh memakan isi perutnya
tapi menghindari semua organ utama agar tetap hidup.
Tarantulanya? / Ya.
Ia butuh itu hidup-hidup selama masa kepompongnya.
Dan saat dewasa, ia menggali lubang dan laba-laba itu mati.
Kelam. / Ya.
Mirip hamil.
Dimakan dari dalam ke luar?
Mungkin.
Bukannya bagus jika mereka sudah dewasa
kita para ibu mati dan mereka harus keluar mengurus diri mereka sendiri?
Seburuk itu? / Aku tidak mau menjawabnya.
Penyengat buruk.
Simon senang menceritakan kepada tamu makan malam rasanya disengat.
Meski dia tidak pernah melihat ada yang hidup.
Seperti apa rasanya?
Menurut Simon, dan menurut Google,
tiga menit rasa sakit yang amat luar biasa
di mana kau tidak bisa apapun kecuali berteriak.
Intens.
Tapi setelah semua selesai, kau baik-baik saja.
Atau setidaknya lebih baik dari sebelumnya.
Aku mengerti kenapa Simon menganggap mereka keren.
Menurutku mereka keji.
Aku ingin kau tahu ini bukan keputusan yang mudah.
Dia bohong dan selingkuh.
Dia menindasku.
Dia membuatku merasa bodoh disebagian besar hubungan kami.
Aku yakin dia memperlakukan wanita lain sama buruknya.
Dunia takkan merindukannya.
Tidak perlu membenarkannya.
Dia menyusahkan. Kau ingin dia mati. Aku mengerti.
Ini semua terasa akrab, 'kan?
Apa? / Kita.
Aku merasa kita seperti dulu lagi.
Jika kau suka.
Lucu. Aku tak mengira kita akan bisa begini.
Kita sangat berbeda.
Benarkah?
Ya.
Ya.
Terserah kau saja.
Kau tahu aku menghabiskan sebagian besar masa remaja
dengan depresi berat?
Bukannya kita semua?
Kuhabiskan sebagian besar hariku menderita.
Baik.
Aku cuma ingin kau tahu.
Ucapanmu seolah itu salahku.
Menurutmu bukan? / Bukan.
Kita semua kacau. Itu sekolah.
Ayolah, semua bersikap buruk pada semua orang.
Tidak semua orang. / Ya, semua.
Aku juga mengalami hal buruk.
Itu bagian dari sekolah. Kita semua harus melaluinya,
Kau tidak istimewa, Heather.
Ayo.
Bukannya aku sudah meminta maaf saat itu?
Tidak.
Baik.
Maafkan aku.
Dua kata, 30 tahun kemudian.
Tapi rasanya belum cukup, 'kan?
Aku tidak tahu apalagi yang bisa kulakukan.
Kau sepertinya berpikir sesuatu yang spesifik terjadi padaku.
Aku tidak tahu apa itu. Jadi, katakan.
Apa yang kulakukan?
Sungguh? / Ya.
Selain hal normal yang dilakukan semua orang,
memberi julukan dan mengejek.
Entahlah, sedikit bergumul.
Selain itu, apa yang kulakukan hingga membuatmu begitu kesal?
Tahun 7.
Di situ semua dimulai.
Tepat setelah merpati.
Kita berteman, dan suatu hari, tiba-tiba kita tak lagi berteman.
Kau ingat alasannya?
Hei, Heather.
Kemari.
Itu.
Ayo, beritahu mereka.
Apa? / Seluruh sekolah tahu.
Apa maksudmu?
Semua orang tahu kau suka Toby, tapi...
Kenapa kau tidak beritahu mereka yang kau katakan?
Tapi aku... / Jangan malu-malu.
Ayo.
Beritahu mereka yang kau lakukan di kamar mandi saat memikirkan dia.
Beritahu mereka.
Aku tidak melakukan apapun.
Kau bilang kau merancap sambil memikirkannya.
Aku tidak pernah.
Kau jalang cabul.
Heather cabul.
Heather cabul. / Heather.
Heather cabul.
Heather cabul.
Begitu semua orang memanggilku setelah itu.
Aku tidak datang ke sini untuk diceramahi.
Jika kau tidak diam, aku pergi.
Dan rencanamu untuk membunuh suamimu?
Rencanamu akan berkeliling kota secepat kau berkata, "Heather cabul."
Jadi, diam. / Kau tidak akan melakukan itu.
Kau butuh uang.
Tidak sebanyak ini.
Persetan kau dan perjalanan bodohmu menyusuri kenangan.
Aku tidak mau melakukan ini lagi. / Ya, kau mau!
Karena kau berhutang padaku dan kau tahu.
Aku tidak berhutang padamu.
Itu yang kau pikirkan? Kau sungguh percaya itu?
Kau tidak ingat yang terjadi setelah Toby?
Aku tahu maksudmu. Jangan khawatir, Sayang.
Kau pikir kau lebih baik dariku.
Kau punya ibu dan ayah selalu siap sedia, apapun kau mau.
Tugas sekolah mudah. Guru menyenangkan.
Seragam rapi, sepatu bagus.
Dan kutunggu menyeka senyum itu dari wajahmu selama bertahun-tahun.
Kau tidak tahu.
Kau tidak tahu seperti apa hidupku.
Dan kau menghakimiku tiap hari!
Dihari aku membunuh merpati itu, kau tahu apa yang terjadi pagi itu?
Kulihat ayahku memukul wajah ibuku dengan keras
hingga matanya menyembul, bersih dari rongganya!
Aku melihat Ibuku memasangnya kembali sementara aku menelepon ambulans!
Itu yang dia lakukan hampir tiap hari.
Dan tak lama kemudian, bukan cuma ibu, tapi aku juga.
Saat aku sering mengunjungi rumahmu dan melihat kehidupan yang kau jalani,
awalnya itu seperti tempat perlindungan bagiku.
Bagus.
Aku senang ada di sana. Semua begitu tenang.
Tapi aku mulai sadar
semakin banyak waktu kuhabiskan bersamamu dan keluarga sempurnamu,
semakin keluargaku tampak seperti lubang hitam.
Dan wajahmu
saat aku membunuh merpati...
Kau tahu segalanya. Kau masih anak-anak.
dan meski usia kita sama, aku sudah dewasa.
Aku tidak bisa menjadi temanmu, kau membuatku kesal!
Kau tidak tahu apa-apa!
Dan meski aku sudah menjelaskannya saat itu,
kau masih belum mengerti, 'kan?
Tidak. / Tidak. Jadi, ini dia.
Boleh aku pergi sekarang?
Karena aku merasa ini mencapai akhir yang wajar.
Aku tahu tentang ayahmu.
Dan melihat memarmu.
Aku tahu karena Ibuku melarangku pergi dan menginap di rumahmu
dan aku ingin tahu alasannya.
Aku tidak bisa mengatakan apapun untuk memperbaikinya.
Tapi kupikir jika aku bisa menjadi temanmu
dan kita bisa melakukan hal baik bersama, setidaknya itu bantuanku.
Kau tahu tentang Ayahku?
Ibumu tahu?
Ya.
Dan dia tidak melakukan apapun?
Aku tidak tahu, 'kan? Mungkin dia berbuat sesuatu.
Mungkin dia menelepon Dinas Sosial
atau mungkin dia bicara dengan ibumu, aku masih terlalu muda.
Aku masih terlalu muda. / Ya, aku juga.
Kau pasti tahu itu akan terjadi.
Tentu saja.
Dan menghabiskan minggu-minggu menjelang kejadian itu penuh takut.
Bangun, Nak.
SITUS ONLINE TERBARU DAN TERGACOR DI 2024 PERMAINAN DAN BONUSNYA BIKIN PUAS MAINNYA, RTP AKURAT HINGGA 98%
Gabung Sekarang di puasnyepin.net
MAIN DI PUAS69 & JADI JUTAWAN. MAIN SAMPAI PUAS, WD TANPA CEMAS Ketik di Google, PUAS69
Ya, itu sekolah untukmu.
Tempat hukuman seumur hidup.
Kita berteman, Carla.
Aku tidak menyebut namamu saat mereka bertanya.
Aku tahu kau bisa dikeluarkan.
Aku harus berterima kasih?
Kita mau selesai membicarakan rencananya, atau boleh aku pergi?
Tidak, mari selesaikan.
Benar, jadi kau membuatnya kesal, telepon aku, pintu belakang terbuka,
aku datang, kupukul dia, kuambil beberapa barang dan pergi. Pas?
Mungkin. / Jangan, "mungkin."
Aku ingin kepastian. Ini harus berjalan sempurna.
Tentu.
Kapan sisa uangnya dibayar?
Saat itu selesai.
Tidak, aku ingin separuhnya di bayar muka sekarang.
Tidak mungkin. / Jadikan mungkin.
£65.000.
Bankku tak bisa mengeluarkan uang sebanyak itu begitu saja.
Kau sudah punya 10 ribu. Harusnya cukup untuk lanjut.
Bukan soal itu, bodoh.
Kau harus mengeluarkannya dalam jumlah lebih kecil secara bertahap
agar tidak bisa dilacak.
Sungguh? / Ya, sungguh.
Astaga.
Satu hal lagi. / Apa?
Aku tidak tahu seperti apa rupa keparat itu.
Kau sepertinya tidak menyimpan foto, 'kan?
Cuma tawon mati dan lukisan.
Seperti apa rupanya?
Heather, foto!
Ini...
Ini...
James.
Tidak.
Bukan, namanya Simon. James nama samaran.
Kau pasti tahu kebanyakan pria yang mengunjungi PSK
tidak mau memakai nama asli.
Selain identifikasi, sepertinya itu juga sarana
memisahkan perbuatan mereka dari kehidupan nyata mereka.
Itu Simon, dan dia suamiku.
Seperti kau ketahui, dia sudah mengunjungimu beberapa tahun.
Dan yang lebih tepatnya, sekitar tujuh bulan lalu.
Setuju? / Ya.
Aku tidak yakin tehmu sudah berefek total.
Aku merasa aneh.
Maaf atas yang akan kulakukan.
Kau mau apa?
Jangan jatuh ke belakang. Kepalamu bisa terbentur.
Kau tidur sebentar.
Kau merasa lebih lebih baik?
Jujur ini sungguh luar biasa.
Aku habis buat tembikar, merapikan rumah.
Aku suka membayangkan rasanya hidup dengan bayi.
Mereka tidur siang selagi aku mengurus rumah.
Begitukah?
Adegan rumah tangga bahagia?
Atau justru kekacauan yang lebih parah saat kau mencoba tetap menjadi teratas,
termasuk kewarasanmu?
Pasti sangat sulit.
Pasti juga sangat sepadan.
Makhluk ini.
Mencintaimu.
Membutuhkanmu.
Dulu aku berpikir ada yang tak beres dengan tubuhku.
Aku ingat ibuku berkata hamil melibatkan banyak alkimia.
Tapi jika dipikir-pikir sekarang, aku tahu kenapa tidak berhasil.
Kau ingat disko Tahun 9?
Tadinya aku tidak mau pergi, tapi saat itu aku berteman dengan Ruth dan banyak lagi
dan mereka menyemangatiku.
Aku awalnya tak mau pergi.
Kurang dari setahun sejak kau benturkan wajahku di gudang,
dan aku masih menderita serangan panik.
Jadi rencananya aku mau pergi sekitar 20 menit
lalu aku akan menelepon ibu dan memberitahunya
aku ingin langsung menjemputnya.
Atau jika aku senang, aku akan tinggal lebih lama.
Karena kau tidak ada di sana.
Jadi, aku berkata pada Ibu, "Jangan khawatir. Jemput aku jam 22.00."
Lalu aku kembali berdansa dengan teman-temanku.
Tapi kau muncul bersama yang lain.
Dan aku langsung berharap tidak ada di sana.
Aku mau pulang. / Kenapa?
Tidak.
Teman-temanku juga takut kepadamu sepertiku.
Jangan biarkan siapapun masuk.
Ayo.
Buka pintunya, Heather.
Kami tahu kau di dalam.
Kami bisa menunggu semalaman.
Kalian bertiga.
Aku tidak ingat dua lainnya.
Sepertinya mereka cuma ikut.
Kau berkata,
"tanggalkan."
Dan kutanggalkan.
Buka kakimu.
Buka kakimu.
Aku sangat pendiam.
Lalu...
Lalu
...ada sesuatu yang naik...
...dan masuk.
Tidak halus, tidak begitu saja. Kau harus meraba-raba.
Memasukkannya, menjejalkannya.
Apa itu?
Masuk dan naik?
Lalu kalian berdiri
menatapku dalam cahaya remang yang aneh di toilet.
Dan ada...
Ada tawa.
Saat itu kau berjalan ke arahku,
menarik benda itu keluar dan berbisik sesuatu di telingaku.
Anak pintar.
Kau ingat ucapanmu?
Seolah aku melakukan dengan baik. Melakukan persis seperti maumu.
Dan aku merasa...
Aku merasa...
Kau tak melakukan apapun kepadaku lagi setelah itu.
Seolah keinginanmu tercapai.
Apa yang raih?
Aku tidak percaya perbuatanmu disekolah tak kau anggap buruk.
Kau lupa?
Bagaimana bisa kau lupa?
Hei, Simon.
Aku ingin tahu jam berapa kau akan sampai di rumah.
Ya, tidak apa-apa.
Ya, bisa mengirimiku pesan saat kau dalam perjalanan?
Terima kasih.
Jadi, aku bicara tentang mencoba memiliki bayi.
Aku tahu tidak bisa punya bayi karena malam itu.
Aku bisa merasakan yang kugambarkan penyumbatan.
Kau mengerti?
Aku merasa terhambat.
Apapun yang telah kau masukkan ke dalam diriku
punya semacam kehidupan di dalamnya dan terus tumbuh.
Tumbuh seperti bayi, atau tumor.
Sudah kupindai. Tidak ada apa-apa di situ.
Tapi bagiku ada.
Dan baru-baru ini, kucoba mencari cara melepasnya.
Jadi, yang akan kulakukan sekarang adalah membuka selotip dimulutmu
dan ini kesempatanmu bicara.
Jika kau mencoba menjerit atau berteriak, selotipmu akan diganti
dan kau tidak akan diberi kesempatan lagi.
Mengerti? Mengangguk jika mengerti.
Kataku, kau mengerti? Aku mau melihat anggukan.
Tunjukkan anggukan itu atau kubunuh kau sekarang juga!
Bagus.
Ini dia.
Ada yang ingin kau katakan?
Kau mau membunuhku? / Pertanyaan berikutnya.
Itu tidak akan membantumu mengatasi masalah jiwa apapun yang kau alami.
Dasar psikopat gila.
Akibatnya cuma memenjarakanmu.
Kau akan menghadapi lebih banyak masalah melebihi yang kau alami.
Jadi, dengar nasehatku. Jangan bunuh aku.
Jangan bunuh aku! Ya?
Karena aku sudah minta maaf, dan aku sangat minta maaf.
Tapi aku sendiri kacau.
Dan aku tidak memaafkannya karena kutahu perbuatanku salah.
Tapi kuharap aku bisa kembali dan tidak melakukan hal itu.
Tapi masalahnya ada banyak hal yang terjadi.
Ada hal-hal yang terjadi seperti yang kukatakan sebelumnya, dan sungguh.
Aku benar-benar minta maaf.
Dan aku tidak tahu harus berkata apalagi.
Tapi tolong jangan sakiti aku atau bayiku. Tolong?
Biarkan aku pulang menemui anak-anakku.
Jangan lakukan ini pada mereka, kumohon padamu.
Tolong jangan hukum anak-anak itu. Mereka tidak bersalah.
Astaga.
Jangan sakiti aku. / Ini agak tidak terduga.
Aku tidak percaya membuat Carla Jackson menangis.
Keinginanmu tercapai. Ya?
Kau membuatku menangis, aku sudah minta maaf.
Tolong, aku mau pergi sekarang.
Tidak.
Tidak, itu tidak mungkin. / Kenapa?
Karena aku belum selesai.
Kau mau anakku?
Ambil saja.
Silahkan.
Begitu lahir, akan kuambil uangnya, bayi ini milikmu.
Aku tidak bodoh.
Aku tahu sudah kau perkirakan.
Dia juga terlibat? / Siapa?
Simon.
Kudengar kau bicara dengannya sebelumnya.
Dia menyuruhmu mengotori tanganmu. Kalian tidak bisa punya anak bersama.
Jadi cari wanita untuk dihamili dan curi bayinya.
Ini anaknya, Heather.
Kau tahu, aku tahu.
Jadi, jika kau mau, ini milikmu.
Itu masuk akal, 'kan?
Ya.
Itu akan bagus sekali. / Ya!
Tapi tidak sesederhana itu.
Kenapa?
Karena aku masih bisa merasakannya di dalam diriku!
Aku menunggunya bereaksi.
Menghilang, meledak!
Aku menunggu begitu lama, dan usahaku tidak berhasil!
Dengar.
Saat pertama kali kita bertemu, kau bicara tentang kekerasan.
Ini bukan kau, Heather.
Ini bukan kau.
Ini bukan duniamu.
Kenapa kau melakukan ini?
Bukannya ini menyedihkan?
Apa?
Aku dulu sangat menyukaimu.
Aku mengira kita sahabat.
Ya Tuhan, andai kutemukan empati dari suatu tempat
karena aku tahu itu yang harus kulakukan.
Dan aku mengerti. Aku munafik, tapi aku...
Ya.
Ya, tapi aku merasa aku tak masalah dengan itu.
Jadi, begini.
Bagaimana kalau kuberitahu kalau Simon sudah mati?
Apa?
Kalau aku tidak bicara dengan siapapun di telepon sebelumnya
dan kubacok sampai mati karena aku agak cemburu.
Dan dia saat ini di dalam lemari di bawah tangga
sampai aku memikirkan apa yang harus kulakukan padanya.
Dan bagaimana jika kukatakan aku berencana menggunakan pisau ini,
mengeluarkan bayi itu dari perutmu saat kau masih hidup?
Agar kau bisa melihatku mengambilnya darimu
dan menggendongnya di pelukanku sebelum kau mati kehabisan darah.
Jadi, bagaimana?
Bagaimana perasaanmu?
Menurutku kau gila.
Semua yang dilakukan seseorang punya dampak.
Momen paling sederhana, bahkan satu kata bisa memberikan efek.
Aku berharap kita semua bisa saling bersikap baik.
Baik? Kau sebut ini baik? Ini baik?
Kau gila!
Kau sialan... Tolong! Lepaskan aku!
Seseorang, tolong aku! Seseorang, lepaskan aku!
Tolong! Seseorang!
Seseorang, tolong aku!
Seseorang lepaskan aku! Tolong!
Seseorang, tolong aku! Seseorang, tolong...
Aku berpikir berkali-kali bagaimana menyelesaikan ini.
Dan apapun dalam diriku ini.
Aku ingin ini diselesaikan dengan sesuatu yang indah.
Kau tahu.
Aku sanga ingin bisa hamil.
Agar bisa mencurahkan seluruh sisa cintaku pada seorang anak.
Dan itu bisa menciptakan awal baru.
Tapi saat kutahu yang dilakukan Simon, dan aku sadar itu kau,
kupikir sesuatu yang sangat sederhana telah terjadi.
Tubuhku kosong dari segala jenis kegembiraan.
Harapan apapun.
Dan kutemukan kebencian.
Sekarang aku tahu kenapa begitu banyak orang melakukan hal-hal tak terpikirkan.
Kuharap kau bisa mengerti.
Begini.
Ada pilihan yang harus kita ambil antara kebaikan dan kekejaman.
Dan sayangnya,
ada sesuatu dalam diriku berkata jika kebaikan tidak akan berhasil.
Tidak kepadamu.
Kecuali aku salah paham.
Aku salah paham?
Aku salah paham?
Aku memercayaimu tidak lari.
Kuharap kau bisa mengerti
yang sedang kulakukan
adalah untuk kita semua.
Aku tidak ingin menyakitimu, Carla!
Sebaiknya turun kembali.
Ayo, Carla, kita bicarakan.
Maaf ayahmu melakukan apa yang dia lakukan itu.
Terima kasih.
Maaf pola asuhmu buruk.
Terima kasih.
Kuharap segalanya berbeda.
Kau membunuh Simon?
Aku tidak mengerti.
Kau tidak suka kekerasan, tapi kau melakukannya.
Kau pikir itu salah, tapi kau melakukannya.
Aku tidak mengerti yang seharusnya kupelajari.
Kau benci balas dendam, tapi kau melakukannya.
Kenapa aku di sini?
Kau merasa lebih baik?
Kau mau membunuhku lalu merasa lebih baik?
Kau mau merenggut bayiku dariku lalu merasa lebih baik?
Aku mungkin pernah buat kekerasan di masa lalu.
Tapi aku tidak pernah merencanakan sedetail ini.
Bahkan saat aku dalam kondisi terburukku di sekolah, aku tak pernah memikirkannya.
Aku tidak tahu kenapa aku melakukan itu.
Kita binatang, 'kan? Naluriku muncul.
Aku tidak yakin semua versimu...
Semua yang dibenarkan di kepalamu lebih baik daripada yang kurasakan.
Tindakanku karena dorongan hati, kau merencanakannya.
Kau membicarakan yang ada dalam dirimu tumbuh.
Aku tahu apa itu.
Setiap orang punya.
Itu mengecewakan.
Perasaan sangat besar segala sesuatu yang harusnya terjadi dalam kehidupan
tidak akan pernah terjadi.
Dan kenyataannya akan memburuk melebihi dari yang kau bayangkan.
Aku merasakannya saat aku lebih muda darimu.
Dan masih ada.
Kau tidak berbeda denganku.
Kau tidak berbeda dengan siapapun.
Tidak semua orang merasa seperti itu.
Ya, semua orang. / Tidak.
Tidak, itu siklus.
Kau terluka, jadi kau menyakiti orang lain.
Kau tidak bisa bahagia, jadi tidak ada orang lain boleh bahagia. Itu menjijikkan.
Kau juga melakukannya. / Sungguh?
Kau pikir tindakanmu tak sama?
Tidak.
Maka kau lebih gila dari dugaanku.
Tidak.
Lihat. Lihat?
Aku tidak lagi punya apa-apa sekarang.
Aku ingin kau berpikir dengan sangat hati-hati
tentang apa yang nalurimu katakan padamu saat ini.
Aku ingin kau memikirkan bayimu.
Memikirkan anak-anakmu yang lain.
Aku ingin kau membuat keputusan berdasarkan semua yang telah terjadi
saat kita masih kecil, sampai sekarang ini.
Aku mengancammu mati.
Kukatakan aku ingin mengambil anakmu darimu.
Kukatakan kubunuh Simon, ayah dari jabang bayimu.
Aku belum melakukan kekerasan apapun yang serius terhadapmu,
tapi aku mengimplikasikan aku akan melakukannya.
Aku ingin kau dengar
semua yang terjadi di kepala dan hatimu saat ini.
Itu kebaikan atau kekerasan?
Apa di sakumu itu? / Tentukan pilihanmu.
Pisau lainnya? / Tentukan pilihanmu.
Apa di sakumu itu? Aku tidak mempercayaimu.
Tunjukkan tanganmu.
Tunjukkan tanganmu.
Tunjukkan...
Heather?
Kau di rumah?
Anak pintar.
Heather?
Heather? Hei, hei, hei, hei...
Sayang, apa yang terjadi?
Tidak apa-apa.
Heather, Heather. Heather?
Heather!
Kembali!
Apa yang telah kau lakukan?
Ruby.
Kemari.
Astaga... / Tidak.
Ruby... / Tidak.
Ruby, apa yang kau lakukan?
Tidak!
Tidak, Tidak! Tidak! Tidak!
Tidak apa-apa, pergi saja.
Tidak, dia membunuh istriku.
Tidak, mundurlah! Kami tahu apa yang telah kau lakukan! Mundur!
Aku tak tahu harus bagaimana.
Sepertinya suamiku dan selingkuhannya mau membunuhku. Tolong. *Heather
SITUS ONLINE TERBARU DAN TERGACOR DI 2024 PERMAINAN DAN BONUSNYA BIKIN PUAS MAINNYA, RTP AKURAT HINGGA 98%
Gabung Sekarang di puasnyepin.net
MAIN DI PUAS69 & JADI JUTAWAN. MAIN SAMPAI PUAS, WD TANPA CEMAS Ketik di Google, PUAS69
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.