All language subtitles for Legend of Zang Hai Episode 40 English Sub - KissAsian

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali Download
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian Download
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian Download
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese Download
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian Download
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

[Legenda Zang Hai]

[Episode 40]

Benar-benar tidak menyangka,

kau ternyata masih hidup.

Aku benar-benar

meremehkanmu dan Gao Ming.

Kau ikut aku pulang dulu.

Selanjutnya,

kita akan punya banyak waktu

untuk berbicara pelan-pelan.

Bawa pergi.

Pejabat Senior.

Jenderal Zhuang

ternyata memang setia dan gagah.

Begitu cepat menangkap

buronan penting istana.

Aku hanya menjalankan perintah Pejabat Senior,

tidak berani mengakui semua jasa.

Tidak perlu merendah.

Kedatanganku kali ini

membawakan kabar baik untukmu.

Penerus utama Pangeran Linzi

akan mewarisi takhta kekaisaran.

Aku secara khusus menyebutmu

pada Kaisar bahwa kau mengatur pasukan dengan ketat dan adil.

Kaisar mengingat jasamu

dalam menjaga perbatasan,

sehingga khusus memberimu gelar Jenderal Kavaleri Tangkas.

Aku berterima kasih atas anugerah Kaisar.

Dulu,

waktu ayahmu

baru diangkat jadi Jenderal Pelindung Negara,

usianya jauh lebih tua darimu.

Kau sudah melampauinya.

Semua berkat bimbingan Pejabat Senior sebelumnya,

aku pasti tidak akan mengecewakan Pejabat Senior.

Namun, semasa hidup,

penyesalan terbesar ayahmu

adalah saat itu

tidak bisa menyerang Dongxia sampai tuntas.

Itulah yang membuat Dongxia

bisa bertahan hidup sampai sekarang.

Tentu saja,

itu juga karena Mendiang Kaisar

terlalu berbelas kasih.

Namun, sekarang,

kesempatanmu telah tiba.

Kau harus melanjutkan cita-cita ayahmu,

menyelesaikan apa yang belum dia selesaikan.

Maksud Pejabat Senior adalah

secara sekaligus serang Dongxia,

agar mereka tidak lagi

berani mengincar Dayong.

Benar.

Sekarang

adalah waktu terbaik.

Hanya saja,

pasukanku kurang kuat.

Jika ingin menyerang Dongxia,

aku butuh bala bantuan dari istana.

Kedatanganku kali ini

memang untuk membawakanmu bala bantuan.

Lapor!

Tuan.

Kami menemukannya dari tubuhnya.

Selalu disembunyikan di dadanya.

Zhuang Zhixing,

inilah yang kau inginkan, bukan?

Cepat atau lambat,

kau akan bernasib sama seperti ayahmu.

Bukankah ayahku

dibunuh olehmu?

Kau tidak malu mengatakannya.

Kalau bukan karena kau,

Keluarga Zhuang tidak akan jadi seperti ini!

Sekarang kau

sudah jadi Jenderal Zhaoyi,

kenapa mau berpihak padanya?

Kenapa harus menjadi pengkhianat Dayong?

Jika tanpa Pejabat Senior,

mana mungkin aku mendapat kehormatan seperti ini?

Aku sudah bilang padamu sejak awal,

yang aku inginkan

adalah membangkitkan kembali nama Keluarga Zhuang!

Sudahlah, sudahlah.

Bagaimanapun juga, kalian pernah punya hubungan.

Baru bertemu langsung bertengkar,

seperti anak kecil saja.

Zang Hai.

Tempat suci Minglv Huda pun

bisa kau temukan.

Benar-benar seperti ayahmu,

punya kemampuan luar biasa.

Bagaimana cara memakai stempel Gui

untuk memanggil prajurit bisu

sudah lama kupikirkan.

Ternyata,

memang seperti itulah cara memakainya.

Dulu Ratu Dongxia

punya benda sekuat ini,

ternyata masih bisa kalah dari Dayong.

Biar aku

mengajarkan Dongxia

cara menggunakannya dengan benar.

Tuan.

Aku...

Pergi ke Menara Fengshan.

Kerahkan 1.000 pekerja kasar

ke barak militer.

Baik.

Cepat kemari! Cepat kemari!

Ada masalah! Cepat kemari!

Tuan.

Seret dan bakar dia.

Baik.

Menurut laporan rahasia pengintai,

pernikahan politik Dongxia gagal.

Mereka mulai bertindak.

Kalian harus berpatroli dengan teliti

dalam radius sepuluh li.

Pastikan keselamatan Pejabat Senior.

- Baik! - Baik!

Kau pasti sudah menduganya, bukan?

Meskipun sebelumnya

kau tidak mengatakan apa pun,

aku bisa melihatnya,

kau menyembunyikan sesuatu dariku.

Apa yang ingin kau ketahui,

semuanya ada di buku catatan Zhang Mie.

Kau sudah tahu prajurit bisu

asalnya dari mana.

Masih ingin tahu apa lagi?

Aku ingin tahu,

kenapa prajurit bisu

menjadi seperti sekarang.

Kenapa tidak bisa dikendalikan?

Buku ini

sudah kau utak-atik.

Apakah kau merobek sesuatu?

Minglv Huda mendengarkan

saran Zhang Mie

dan menggunakan stempel Gui.

Prajurit bisu menghancurkan

pasukan Dayong yang telah sampai di bawah tembok kota.

Hanya dalam satu pertempuran,

situasi perang langsung berubah.

Namun, Minglv Huda

tidak lama kemudian malah meninggal.

Dia juga memerintahkan Zhang Mie

untuk menyegel stempel Gui,

agar tidak pernah bisa digunakan lagi selamanya.

Di antara semua ini,

bukankah ada yang hilang?

Aku memang merobek satu halaman.

Namun, halaman itu

tidak akan ada gunanya meski kau membacanya.

Sebenarnya masih menuliskan tentang apa?

Zhang Mie bilang,

prajurit Dongxia yang diubah

menjadi prajurit bisu oleh stempel Gui

meskipun memiliki kekuatan luar biasa,

tidak takut pedang maupun senjata,

tetapi lambat laun akan kehilangan kesadaran,

dan pada akhirnya

akan berubah menjadi

monster yang tidak bisa membedakan kawan dan lawan.

Minglv Huda

demi menghentikan mereka

menimbulkan bencana yang lebih besar,

menggunakan nyawanya sendiri

untuk menghentikan stempel Gui.

Konon prajurit bisu

menaklukkan kota demi kota untuk Dongxia,

tidak terkalahkan di mana pun.

Jika memang seperti yang kau katakan,

lalu untuk apa

kau merobek halaman itu

dan takut membiarkanku membacanya?

Itu semua

hanyalah

legenda yang kabur dan tidak pasti,

merupakan rumor yang dilebih-lebihkan oleh orang-orang.

Prajurit bisu

adalah seperti yang kau lihat,

benar-benar tidak bisa dikendalikan.

Mereka juga tidak bisa diperintah

dan berperang untukmu.

Tidak bisa dikendalikan?

Makin keras kau menyangkal,

makin terbukti

ada sesuatu yang ingin kau tutupi.

Mungkin yang tercatat

di halaman itu

adalah cara untuk mengendalikan mereka, bukan?

Kau takut seisi dunia tahu

kebenaran di dalam buku ini,

jadi kau membawanya keluar.

Namun, kau

tetap salah perhitungan.

Kau tidak bersedia percaya,

lalu aku bisa apa lagi?

Mau memaksa aku bicara

atau

membunuhku?

Aku tidak perlu melakukan itu.

Karena kau yang membawanya

keluar dari sana,

mungkin saja

rahasianya masih tersembunyi di bawah tempat itu.

Di sana tidak ada apa-apa.

Kau pergi pun hanya buang-buang tenaga.

Untuk apa kau gugup?

Sebelumnya aku pikir

asalkan stempel Gui ada di tanganku,

tempat suci hanyalah simbol belaka.

Sekarang kelihatannya

aku memang harus pergi ke sana.

Berangkat sekarang juga.

Pejabat Senior.

Meninggalkan barak di malam hari

harus waspada terhadap serangan Dongxia.

Biarkan aku mengawal Anda.

Baiklah.

Ratu, akhir-akhir ini

Anda tidak beristirahat dengan baik.

Jagalah kesehatan Anda.

[Obat Flu Berkhasiat]

Obat ini ditinggalkan

oleh Tuan Putri sebelum pergi.

Sangat manjur untuk demam dan masuk angin.

Minumlah selagi hangat.

Jangan sebut-sebut dia lagi.

Cepat bawa dia ke sini.

Kau merusak hubungan pernikahan politik

antara Dongxia dan Suku Haidong,

tetapi masih punya muka untuk kembali?

Aku datang untuk menyelamatkanmu.

Apa yang kau katakan itu?

Zhao Bingwen, kepala sekretariat Dayong,

sudah tiba di Dongxia.

Sebentar lagi dia akan

melancarkan serangan terhadap Dongxia.

Kau kembali menemuiku dengan berpakaian seperti ini

hanya untuk mengatakan itu?

Waktu itu dia juga yang menulis surat

memperingatkanku bahwa kau kembali ke Dongxia

dengan niat buruk.

Pantas saja kau bisa begitu cepat

menemukan aku dan Zang Hai.

Zhao Bingwen

memang sedang meminjam tangan orang lain untuk membunuh.

Terus terang saja,

Zhao Bingwen datang ke Dongxia kali ini

memang untuk menemuiku.

Kaisar baru Dayong baru saja naik takhta,

dan Zhao Bingwen sebagai kepala sekretariat agung

dikirim oleh Kaisar baru ke Dongxia

untuk menemuiku

dan membicarakan hubungan baik antar dua bangsa.

Dia datang ke Dongxia membawa stempel Gui.

Jika dia menggunakan stempel Gui di Dongxia,

sama sekali bukan

untuk tujuan perdamaian.

Dia ingin menemuimu

juga demi menyanderamu,

agar Dongxia sepenuhnya tidak bisa melawan.

Mingxiang Antu,

apakah kau ingin sekali melihat

aku bertengkar dengan kepala sekretariat Dayong?

Kau mau aku menjadi

penjahat yang merusak

hubungan antara Dongxia dan Dayong,

lalu kau bisa mengambil alih takhta dengan mudah?

Aku sudah lama katakan padamu,

aku sama sekali tidak tertarik pada takhta.

Jika kau tidak percaya,

kau bisa memenjarakanku.

Namun, kau tidak bisa membiarkan

Zhao Bingwen menghancurkan Dongxia begitu saja.

Apa kau pikir

kau begitu berharga diri tinggi?

Yang paling aku benci adalah sikapmu

yang sok benar dan bermoral itu.

Kau tidak tahu betapa mengerikannya

stempel Gui dan prajurit bisu.

Mereka bisa membawa bencana besar,

membuat Dongxia hancur seketika.

Saat itu tiba,

bahkan rumah ini pun tidak ada lagi.

Apa lagi maknanya takhta ini?

Aku telah menemukan

tempat suci penyimpanan stempel Gui.

Aku sudah mengerti

kenapa waktu itu Ratu Minglv Huda

ingin menyembunyikannya.

Ibu ingin mengambil kembali stempel Gui

karena juga tidak ingin ada yang menggunakannya lagi.

Kakak.

Kau adalah Ratu Dongxia.

Semua orang di sini adalah rakyatmu.

Kau harus menyelamatkan mereka.

Kau tidak boleh masuk

atau

kau tidak akan bisa kembali.

Jangan membohongiku lagi.

Karena kau bisa

keluar dengan selamat,

kenapa aku tidak bisa?

Kalian semua berjaga di sini.

- Baik. - Baik.

Inilah tempat Kuai Duo

membawa pergi stempel Gui waktu itu.

Prajurit bisu

seharusnya datang dari sini.

Tuan.

Bawa keluar.

Benar-benar menakjubkan.

Apa yang kau takutkan?

Bawa ke sana

dan berikan padanya.

Mari.

Bukankah kau selalu ingin tahu

apa yang tertulis

di halaman yang kurobek itu?

Kau pikir ini akan berhasil?

Kebenarannya

ada pada lukisan-lukisan dinding itu.

Bukankah Anda pernah mengajariku?

Menggunakan kebenaran untuk menipu.

Apa yang Zhang Mie tulis di kertas itu

adalah apa yang kukatakan.

Prajurit bisu

sama sekali tidak bisa dikendalikan

dan hanya akan membawa bencana.

Diam!

Kau juga tidak akan pernah bisa menggunakan stempel Gui

untuk mencapai tujuanmu.

Zang Hai.

Stempel Gui

ada di tanganku.

Sudah sampai sejauh ini,

apakah kau ingin membunuhku

dengan kata-kata?

Bukankah kau terlalu naif?

Apakah kita perlu turun melihat

bagaimana keadaan Pejabat Senior di sana?

Tuan menyuruh kita tetap di sini,

jadi jangan bertindak sesuka hati.

Aku masih agak khawatir.

Apakah kau mengkhawatirkan Tuan Zhao

atau Zang Hai?

Beraninya kau mencoba membunuh jenderal militer istana?

Lantas kenapa?

Cukup salahkan orang Dongxia saja.

Apa kau pikir Tuan Zhao tidak tahu

bahwa kau melepaskan Tuan Putri Dongxia?

Hari ini

aku akan menghabisi

kalian semua di sini.

Kebetulan sekali.

Kau selalu menganggap

aku terlalu terobsesi pada balas dendam,

tetapi bukankah kau sendiri

juga terobsesi pada stempel Gui?

Meskipun aku memberitahumu kebenarannya,

kau juga tidak akan pernah percaya.

Itulah sebabnya kau datang

ke tempat terkutuk ini.

Bukankah kau ingin tahu

cara mengendalikan prajurit bisu?

Sekarang kau lihat baik-baik

bagaimana prajurit bisu ini

tunduk pada perintahku.

Lindungi Tuan.

Selamat tinggal,

Tuan Penolong.

Akhirnya kau datang.

Di mana Zang Hai?

Dia dan Zhao Bingwen masih di bawah.

Cepat pergi!

Kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

Ibu ingin mendapatkannya kembali

agar manusia

tidak menggunakan stempel Gui lagi.

Bahkan Mendiang Kaisar pun menganggapmu benar.

Aku akan memberi tahu Kakak

bahwa stempel Gui sudah hancur.

Zhao Bingwen

mati karena menggunakannya.

Stempel Gui masih menyimpan terlalu banyak rahasia.

Kekuatan seperti apa

yang tersembunyi di dalamnya

masih belum diketahui.

Namun, jika ia tetap ada di dunia,

pada akhirnya tetap akan menjadi masalah.

Ini menyangkut nasib seluruh manusia.

Aku harus mencari cara

untuk memahami semua rahasianya,

lalu membuatnya benar-benar lenyap

dari dunia ini.

Aku pikir

seumur hidup ini

tidak akan pernah bisa kembali ke ibu kota.

Jenderal Zhuang berjasa melindungi negara

dan Kaisar baru memanggilmu kembali ke ibu kota.

Sekarang bisa dikatakan

keinginanmu telah terpenuhi.

Semua perbuatan Zhao Bingwen

sudah diketahui semua orang.

Kaisar juga telah mengembalikan jabatanmu.

Tuan Zang.

Kelak, aku akan sering

meminta bantuanmu.

Zang Hai.

Apakah kau mau lomba berkuda denganku?

Ayo bertanding.

Kau adalah jenderal kavaleri,

apakah pantas bertanding denganku dalam hal ini?

Kemampuanmu berkuda

juga tidak buruk.

[Aula Hanzhang]

Kaisar menang.

Kaisar.

Zang Hai.

Kenapa tidak memberitahuku

kalau kau datang?

Aku takut mengganggu kesenangan Kaisar.

Karena sudah datang,

ayo temani aku bermain satu putaran catur.

Aku tidak mahir bermain catur,

tidak berani bertanding dengan Kaisar.

Tidak masalah.

Aku juga tidak begitu mahir bermain catur.

Sebelum aku memasuki istana,

sudah kudengar

kau bukan hanya berpengetahuan luas

dan ahli dalam pembangunan,

tetapi juga memiliki bakat dalam mengelola negara.

Kaisar terlalu memuji.

Aku berasal dari rakyat biasa,

hanya sedikit memahami keterampilan kecil.

Kau tidak perlu merendah.

Aku mendengar

bahwa kau sangat disukai oleh Mendiang Kaisar.

Semua ini

benda apa?

Jawab, Kaisar.

Semua ini dibuat oleh Mendiang Kaisar dulu

dan baru saja dibereskan.

Zang Hai.

Menurutmu,

bagaimana seharusnya aku menangani

semua benda ini?

Segala sesuatu di istana

sepenuhnya terserah pada keputusan Kaisar.

Semasa hidupnya, Mendiang Kaisar sangat menyukai pertukangan kayu.

Karena ini adalah benda kesayangannya,

bawa dan bakarlah di depan makam Mendiang Kaisar.

Baik.

Zang Hai.

Kau telah menyingkirkan para pengkhianat untukku,

apa hadiah yang kau inginkan?

Jawab, Kaisar.

Aku memang punya satu permintaan.

Mantan Ketua Biro Pengamat Langit, Kuai Duo,

setia kepada kaisar dan mencintai negara.

Dia dijebak oleh Zhao Bingwen.

Mohon Kaisar mengumumkan hal ini

kepada seluruh rakyat.

Ini memang hal yang sudah semestinya dilakukan,

tidak bisa dianggap hadiah.

Selain itu,

apa lagi yang kau inginkan?

Kaisar.

Aku ingin

pensiun dan kembali ke kampung halaman.

Zang Hai.

Aku baru saja naik takhta,

inilah saatnya aku membutuhkan orang berbakat.

Awalnya aku ingin kau kembali ke sekretariat agung

untuk membantuku mengawasi pejabat dan mengelola pemerintahan.

Apakah kau

tidak bersedia?

Sejak aku menjadi pejabat,

hari-hariku dipenuhi kecemasan

dan kesibukan dalam urusan pemerintahan.

Aku benar-benar merasa ambisiku bukan di sini

dan tidak menemukan kebahagiaan di dalamnya.

Saat Mendiang Kaisar masih hidup,

aku sudah memiliki niat

untuk mengundurkan diri dan kembali ke kampung halaman.

Mohon Kaisar mengizinkan.

Apakah kau sudah memikirkannya dengan matang?

Baiklah.

Karena kau sudah bertekad,

aku juga tidak bisa menahanmu.

Ayo.

Temani aku menyelesaikan permainan catur ini.

[Arak Bunga Osmanthus] Hai

sudah kembali dengan selamat dari Dongxia.

Dia tidak hanya mengalahkan Zhao Bingwen,

tetapi juga berhasil merebut kembali stempel Gui.

Muridmu sehebat ini,

kau sebagai gurunya

memang luar biasa.

[Makam Gao Ming]

[Makam Gao Ming]

Kau sudah hidup dengan nama Gao Ming

selama lebih dari sepuluh tahun.

Dimakamkan di tempat yang dekat gunung dan sungai ini,

bisa dibilang ini adalah tempat peristirahatan yang layak.

[Arak Bunga Osmanthus]

Arak ini terlalu manis,

[Makam Gao Ming] aku tetap belum terbiasa meminumnya.

Ayo pergi.

[Gerbang Ding'an]

Nona.

Aku punya Arak Zhuyeqing terbaik di sini.

Coba kau cium

dan lihat apakah kau suka.

Antu.

Kali ini benar-benar mengundurkan diri?

Kenapa?

Kau takut aku akan berubah pikiran?

Selagi kau pergi mencari Kaisar,

aku pergi mencari Tuan Muda Ke-8.

Tuan Muda Ke-8?

Jangan-jangan

dia sedang bercerita lagi untuk orang lain?

Bukan bercerita,

tetapi mengajar.

Sekarang Tong adalah

guru wanita di Akademi Dayong.

Bahkan belum sempat berbicara banyak denganku,

dia sudah dibawa pergi oleh para muridnya.

Ayo pergi.

Hai.

Di surat tertulis

dia akan datang pada waktu ini.

Hai.

Hai.

Tuan Zang.

[Kepada Guanfeng Lampiran Akta]

Apakah semua ini

[Uang kertas resmi Dayong] ditinggalkan oleh Tuan Zang untuk kita?

Dia pergi ke mana?

Hai sudah pergi.

Entah kapan

akan bertemu lagi.

Kalau begitu, ayo kita berangkat

mencari Tuan Zang.

Tidak bisa begitu.

Aku beri tahu kau.

Hai sudah berpesan dalam suratnya.

Kita juga punya hal yang harus dilakukan.

[Kediaman Bangsawan Pingjin]

[Kediaman Bangsawan Pingjin]

Tuan Bangsawan.

Silakan.

[Menguasai Situasi Secara Keseluruhan]

- Selamat datang, Tuan Bangsawan. - Selamat datang, Tuan Bangsawan.

[Gerbang Ding'an]

[Gerbang Ding'an]

[Gerbang Ding'an]

Zang Hai.

[Gerbang Ding'an]

[Gerbang Ding'an]

[Tamat]

[Terima kasih untuk para penonton "Legenda Zang Hai".]

[Terima kasih atas dukungan dan perhatian kalian selama ini!]

♪ Menyembunyikan ketajaman di mata ♪

♪ Genggam hasrat berbahaya di telapak tangan ♪

♪ Ombak dahsyat tersembunyi di lengan baju ♪

♪ Guntur menggelegar tanpa suara ♪

♪ Dalamnya intrik ♪

♪ Tidak sedalam ♪

♪ Tatapanku ♪

♪ Konspirasi adalah jubah pelindungku ♪

♪ Rencana terbuka adalah senjataku ♪

♪ Dengan kegilaan yang kupendam ♪

♪ Kubersihkan kotornya dunia ♪

♪ Malam tidak gelap ♪

♪ Hanya karena ♪

♪ Hatiku membara ♪

♪ Aku adalah penggulung awan ♪

♪ Aku adalah pembalik hujan ♪

♪ Kompas hati manusia sulit ditebak ♪

♪ Selalu ada yang naik dan jatuh ♪

♪ Aku adalah hidup dan mati ♪

♪ Aku adalah pemberi dan penerima ♪

♪ Saat keyakinan membara bagai matahari ♪

♪ Aku akan bernyanyi bersamamu ♪

♪ Aku adalah musim tanam ♪

♪ Aku adalah musim panen ♪

♪ Aku adalah dunia ♪

♪ Aku adalah umat manusia ♪

♪ Kau juga adalah aku ♪

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.