Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
♪ Sepertinya sekarang ini Yang kita lihat ♪
♪ Hanyalah kekerasan di film Dan seks di TV ♪
♪ Ke manakah nilai-nilai tradisional ♪
♪ Yang biasa kita andalkan? ♪
♪ Beruntung ada pria penyayang keluarga ♪
♪ Beruntung ada seseorang Yang dengan positif dapat melakukan ♪
♪ Segala hal yang membuat kita Tertawa dan menangis ♪
♪ Dialah pria penyayang keluarga ♪
Berita utama malam ini soal kabar Hurikan Flozell.
Badan Cuaca Nasional mengumumkan ini hurikan hebat.
Disarankan semua tetap di dalam ruangan setidaknya 36 jam lagi.
- Tidak! Ada apa ini? - Parabolanya pasti tertiup angin.
Sial. Aku hendak menonton GI Jose.
Celaka! Dahimu terluka. Bagaimana ini?
Anak-anak, jika ada luka luar, ambil tanah atau kotoran kucing.
Usapkan di lukanya untuk menghentikan darahnya,
lalu tidurlah dan tunggu lukanya sembuh.
- Kini, kami tahu. - Seperti selalu kukatakan,
"Ingat, kau tahu cukup banyak."
♪ GI Jose ♪
PAHLAWAN MEKSIKO SEJATI
- Bagus. - Brian, sedang apa kau?
Astaga, Stewie. Kau membuatku ketakutan.
- Apa yang kau sembunyikan? - Baik, akan kuberi tahu.
Tapi jangan beri tahu siapa pun. Kau harus tenang menanggapi ini.
- Tentu saja. - Ini jamur.
Obat psikedelik.
Membuatmu melihat hal-hal aneh dan merasa senang beberapa jam.
Karena kita akan terkurung dalam rumah selama badai ini,
ini cara menyenangkan untuk mengisi waktu.
Baiklah.
- Kau tak keberatan? - Ya, aku tak keberatan.
Aku punya banyak teman yang begitu.
Mereka selalu melakukannya di dekatku
sebab tahu aku tak keberatan dan tak menghakimi mereka.
Jadi, lakukan saja.
- Ini dia. - Temanku juga berkata begitu.
"Ini dia."
Kurasa aku juga merasakannya. Aku ikut teler.
- Ayah bosan. - Ya, ini menyebalkan.
- Kita harus apa seharian? - Bermain tebak kata?
Ya! Aku yang pertama. Ini sebuah film. Film. Film.
- Peter, mainnya tanpa bicara. - Baik, maaf.
- Film. - Peter!
- Maaf. Baik. Satu kata saja. - Peter, kau masih bicara.
- Baiklah. Fletch. - Apa judulnya Fletch?
Benar.
- Sekarang mau apa? - Ayah punya ide.
Kalian semua duduk, sementara Ayah menirukan suara para ayah.
Ayah mau ke toilet.
- Hujannya deras sekali. - Ya. Tak pernah seperti ini.
Tapi bagus kita semua berkumpul seperti ini.
- Sekarang, kalian mau apa? - Ayah tahu. Tembak-tembakan.
- Dor! Ayah akan menembakmu, Chris. - Tidak jika kutembak Ayah lebih dahulu.
- Dor! Dor! - Kutembak kalian bersamaan. Dor!
Aku juga! Dor!
Tak ada yang ingin kau tembak, Meg.
- Bidik saja dirimu sendiri. - Aku mau muntah.
Brian?
Akan kupotong telingaku untuk mencegah PD II.
Astaga! Astaga!
Aku penasaran.
Apa yang mau kau lakukan? Jamur ini membuatmu kacau.
Wanita lesbian dan tuli mengenakan baju yang sama.
Tentu, Kawan. Tenang, Brian.
Kau bisa melewati ini. Kau melihat Lady Gaga bugil.
Lima menit, Nona... Maaf. Aku akan kembali membawa Evian.
Tenang, Brian. Akan kutemani kau semalaman.
Tak apa. Kau suka suaraku menenangkanmu?
Kau suka suaraku menenangkanmu?
Kembalikan petanya.
Kembalikan apa yang kau curi dariku.
Tidak!
Tidak!
Ayah punya ide. Mari bernyanyi bersama.
Ayah akan menyanyikan lagu pembuka Indiana Jones and the Last Crusade.
Silakan ikut bernyanyi.
Sial, Meg! Hentikan! Mengganggu sekali!
Itu mengganggu?
Bagaimana dengan senandung jelek itu?
Meg, jangan bicara begitu kepada ayahmu.
- Ya, diamlah, Kakak. - Tidak, kau saja yang diam.
Aku muak kalian semua melawanku. Kalian pikir kalian lebih baik.
Meg, itu hal paling tak indah yang pernah Ayah dengar.
Tenang. Semua akan baik saja.
- Kau tak apa. - Kurasa aku sekarat.
Jane Fonda. Apa itu benar?
Benar, Kawan. Jane Fonda.
Tenang. Kawanmu, Stewie ada di sini.
Tenang.
Tidurlah.
Brian, bersembunyilah!
♪ Roda bus berputar ♪
♪ Berputar ♪
Mau berhubungan seks?
Tangkap dia!
Selipkan lidahmu.
Kau sudah mencicipi ayamnya?
Kau membuatku cacingan, Brian.
Brian.
Brian.
Brian. Brian.
Brian!
- Brian? - Stewie?
Ya, aku di sini.
Astaga, bibirmu aneh sekali. Apa bisa diperbaiki?
Ayo kita keluarkan.
- Aku haus sekali. - Mari turun agar kau bisa minum.
Ayo, Kawan. Biar kuambilkan air minum.
Tunggu.
Biar kutaruh mangkuknya. Kau akan menumpahkannya.
Pelan-pelan.
Entah apa masalah Kakak. Senandung Ayah cukup bagus.
Kau tahu? Inilah yang Kakak maksud. Ini contohnya.
Kau adik Kakak. Seharusnya kau membela Kakak.
- Kau malah menjengkelkan. - Mengapa aku menjengkelkan?
- Kau mau tahu selengkapnya? - Sudahlah, Meg.
- Jangan sekarang, Bu. - Brian kekurangan air.
Chris, sikapmu seolah-olah membenci Kakak dan entah kenapa.
Kau selalu mengatakan hal-hal yang menyakitkan hati.
Kau tahu bagaimana rasanya? Bagaimana jika Kakak begitu kepadamu?
Bagaimana jika kau Kakak panggil pecundang payah gendut
yang tak punya teman dan baunya mirip nenek yang memelihara burung?
Minum terus.
Berlebihankan minta diperlakukan agak sopan oleh adik Kakak?
Berbaikhatilah dengan tidak mengajak orang menyerang Kakak.
Cukup, Meg. Kau sudah mengungkapkan emosimu.
Aku ada ide, Bu. Kita bicarakan ibunya Chris?
- Kita bicara tentang Ibu? - Yang benar saja.
Jangan membesar-besarkan masalah.
Astaga, rasanya jauh lebih baik.
Kau memang seekor anjing, tapi kau kucing yang keren.
- Stewie baru mengatakan itu. - Itu benar.
Hai, Semua.
Ada banyak hal negatif. Ada apa?
Kau benar, Brian. Begitulah.
Meg pikir dia bisa bicara yang membuat kami merasa tidak baik.
- Ibu merendahkan sekali. - Astaga. Lihat mereka berdua.
Mereka saling serang seperti pria Italia dan wanita berkulit hitam.
TEMPAT PARKIR KARYAWAN
- Dilarang parkir di sini. - Apa?
Karena ditantang oleh musuh alaminya, wanita berkulit hitam siap tempur
dengan melepas cincinnya yang banyak.
Sementara itu, si pria Italia melihat ke sekitar,
memastikan pria Italia lain melihat apa yang dia lihat.
Merasa akan ada pertengkaran, orang-orang Yahudi kabur
karena menghindari konfrontasi adalah cara terbaik untuk bertahan hidup.
Intinya, kau melampiaskan masalahmu kepada orang lain.
Masalahku? Aku mengerti. Itu ucapan teladan ibuku?
Pengutil, pencandu, bintang porno,
PSK yang mau ditiduri oleh Gene Simmons dan Bill Clinton?
Lalu mengapa? Semua itu masa lalu.
Kini, Ibu lebih baik karena semua pengalaman itu.
- Benarkah? Apa Ibu lebih baik? - Apa maksudmu?
Dengan semua perilaku ceroboh, bodoh, tak bertanggung jawab,
entah bagaimana Ibu berani
dengan sombong dan kejam terus-menerus mencela kekuranganku.
Baik. Ibu tidak sempurna. Siapa yang sempurna?
Ibu bukan saja tak sempurna, Ibu sangat tak sempurna.
Sejak Ibu melahirkanku, aku harus memercayai Ibu.
Aku terpaksa. Aku butuh Ibu untuk melindungiku dari dunia.
Membimbingku, membantuku menjalani proses sulit dan rentan
untuk mencari jati diri. Ibu tak melakukan semuanya.
Ibu adalah ibuku.
Ibu mengambil kepercayaanku dan merusaknya selama 17 tahun
untuk menghancurkan sesuatu yang sudah lama Ibu bunuh.
Jujur, saat usia 18 tahun, entah apa aku ingin melihat Ibu lagi.
Astaga, semua sudah mengetwit, "Stewie baru mengatakan itu."
Kau benar. Ibu memang ibu yang buruk.
Maafkan Ibu. Ibu menyesal, Meg.
Kau bisa memaafkan Ibu? Astaga.
Jangan biarkan Ayah menyetubuhi Ibu saat haid lagi. Apa pun itu.
Ayah tak tahu kau tahu itu, Meg. Ayah senang kau mengatakannya.
Entah Ibu harus berkata apa. Semua ucapanmu benar.
Ibu adalah ibu yang buruk bagimu. Ibu tak bisa memberi alasan.
Ibu punya hasrat besar dan buruk untuk menyalahkanmu.
Entah dari mana datangnya.
Mungkin karena Ibu sadar Ibu adalah orang tua yang buruk.
Ibu amat jijik akan perilaku Ibu. Ibu minta maaf, Meg.
Ibu memang berengsek.
Aku tak ikut campur dan hanya mendengarkan
karena aku tak merasa terkait dengan pertengkaran ini,
tapi aku bertaruh untuk Harry Potter.
- Ayah kira itu lucu, Gendut? - Entah apa itu lucu.
Ayah rasa itu pandai. Kau memakai kacamata besar.
Entahlah. Katakan apa pendapatmu.
Biar kuberi tahu, Ayah Egois.
- Jangan kurang ajar, Nona. - Astaga. Apa aku berikutnya?
Ayah egois dan tak bertanggung jawab sebagai seorang ayah.
Baik, Ayah mengerti masalahnya.
Kau mencintai ayahmu sendiri.
Ayah tak berpendidikan, tak punya minat.
Ayah melakukan hal ceroboh yang ingin Ayah lakukan
kapan pun Ayah mau tanpa memedulikan orang lain.
Saat tak meneror orang dengan ulah Ayah yang sesuka hati,
Ayah bersikap menjengkelkan kepada keluarga Ayah.
Ayah mendorong wajah putri Ayah ke bokong Ayah,
lalu buang gas di depannya.
Jika orang lain melihat perbuatan Ayah kepadaku, Ayah akan dipenjara.
Bagi Ayah ini menyenangkan. Lihat saja apa ini juga lucu.
Ayah suka arah percakapan ini.
Ayah pegawai Katolik Irlandia gendut, malas, penyiksa
yang kebanyakan minum miras, tak mampu menafkahi keluarganya.
Ayah sudah separuh baya, tapi tak ada yang bisa dibanggakan.
Pencapaian Ayah hanya anak. Tapi lihat kami. Kami memalukan.
Jaga bicara Kakak.
Ayah begitu memalukan dalam segala hal.
Cermati diri Ayah sendiri. Ayah pria tidak berguna.
Tunggu. Ini kritik. Lois, suruh dia berhenti.
Di mana kau saat dia mengkritikku?
Aku berpikir untuk membeli tongkat cantik.
Mungkin bisa menarik perhatian orang asing.
Apa kalian mendengarkanku?
Kalian bersikap menjengkelkan!
Itu Ayah. Lihat, telinganya tersumbat.
- Itu tak ada hubungannya. - Chris, Ibu tak suka bahasamu.
Aku tak suka masakan Ibu.
Ibu tak suka mengeluarkan gas dari sakumu tiap mencuci bajumu.
Ibu yang selalu memasak kubis dan brokoli.
Itu membuat perut bergejolak.
Kau dari kota lain, jadi, aku membencimu.
Mengapa kita tak pernah makan makanan enak?
Ya, Bonnie memberi makan Joe roti Wonder Bread.
Tinggal saja di rumah Bonnie agar aku bisa bangun siang
tanpa harus menjawab pertanyaan bodohmu pada pukul 05.00.
Rasa penasaranku memuncak di pagi hari.
- Ayah menghabiskan yoghurt Dannon-ku. - Tak ada namamu di yoghurtnya.
Ayah tak suka yoghurt, tapi Ayah tahu aku suka.
- Ayah tak ingin aku memakannya. - Aku tak menegurmu soal itu,
tapi aku juga sering berpikir begitu, Peter.
Ya, itu yang Ayah lakukan.
Sebab Ayah gemuk, egois, dan bodoh.
Semua, diam!
Aku tak minta ada di keluarga ini.
Biar Ibu panggil Ayah. Peter, kembali kemari.
Semua orgasmeku palsu!
Hei.
Bagaimana keadaanmu?
Kau keren akhirnya berani membela diri.
Entahlah, Brian. Semua ucapanku serius,
- tapi kau lihat akibatnya. - Apa maksudmu?
Mereka saling serang seperti sekumpulan serigala.
Lalu mengapa? Itu bukan urusanmu.
Apa bisa keluarga ini bertahan
tanpa kambing hitam untuk semua masalah?
Itu satu kemungkinan.
Memang tidak ideal, tapi itu bagian yang penting.
Mungkin memang itu bagianku.
Mungkin jika aku sedih, yang lain tak perlu sedih.
Itu mulia dan dewasa sekali, Meg.
Kau orang paling tabah di rumah ini.
- Kau serius, Brian? - Tentu.
Ibu? Ayah?
- Ayah? - Pergilah!
- Ayah, keluarlah. - Tidak!
Ayah tak pantas hidup di ruang yang lebih besar.
- Peter, ternyata kau di sana. - Semua, ada yang ingin kukatakan.
- Kalian benar. Semua salahku. - Apa?
Ibu adalah ibu yang hebat.
Semua ucapanku kepada Ibu karena aku marah dan aku tak serius.
Chris, kau adik yang baik.
Ucapan Kakak kepadamu karena Kakak kakak yang buruk.
Ayah, maaf, aku membuat Ayah merasa seperti ini.
Ayah tak pantas merasa begini. Kalian semua tidak salah.
Kulampiaskan masalahku kepada kalian. Itu tidak adil.
Jadi, semuanya tentang kau, bukan tentang kami.
- Ya. - Baik, itu masuk akal.
Kupikir aneh aku adalah ayah yang buruk.
Meg, mengapa kau membuat kami mengalami itu?
- Maafkan aku. - Kakak berengsek.
Betul.
Hai, saya Stewie Griffin.
Family Guy malam ini adalah episode khusus soal kecanduan narkoba.
Namun kenyataannya, ini bukan masalah sepele.
Untuk tahu lebih soal narkoba, kunjungi perpustakaan setempat.
Mungkin ada orang di sana yang menjual narkoba.
Selamat malam.
Diterjemahkan oleh Puspita Ratnakania
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.