Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (SoranĂ®)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
TEMPAT, KARAKTER, ORGANISASI, DAN INSIDEN DALAM DRAMA INI ADALAH FIKTIF.
Wali Kota Ahn dari Kota Hosan dipanggil oleh kejaksaan.
Wali Kota Ahn Myeongja membangun kemitraan
dengan perusahaan manajemen aset di Hong Kong
dan membuat dana investasi awal
dengan 280 miliar won keuangan Kota Hosan.
Beberapa kelompok sipil di Kota Hosan
telah melaporkan ke kejaksaan
bahwa perusahaan manajemen aset yang mengoperasikan dana itu adalah palsu.
Perwakilan mengeklaim perusahaan manajemen aset itu
dimiliki dengan nama pinjaman oleh putra sulung
anggota dewan yang telah terpilih tujuh kali.
Kejaksaan telah memanggil…
Aku akan bekerja sama dalam penyelidikan.
KELUARKAN PENCURI AHN MYEONGJA
LACAK REKENING AHN MYEONGJA
Jadi, kejaksaan mengatakan
aku menggelapkan dana
yang ditujukan untuk investasi di perusahaan rintisan kaum muda kita.
Benarkah?
Ya, itu benar.
Pak.
Ada anak muda yang bermimpi
menjadi Bill Gates berikutnya atau Elon Musk di Kota Hosan.
Kau tahu ada berapa banyak?
Aku yakin ada banyak.
Kau hanya bekerja untuk kejaksaan.
Jadi, kau tak tahu apa yang terjadi di dunia.
Tapi itu menyedihkan dan kuno.
Bukankah tugas generasi kita untuk membuka jalan
bagi kaum muda yang bermimpi?
Akan membantu jika kau berpikir lebih besar sebagai jaksa.
Kau benar, aku tak tahu apa yang terjadi di dunia saat ini,
tapi aku tahu betul
bahwa lembaga investasi luar negeri itu perusahaan palsu yang berbasis di Bahama,
yang melewati Hong Kong.
Berpikir besar adalah hal yang bagus,
tapi bukankah itu terlalu rumit?
Kau tak boleh merokok di sini.
Aku penasaran dari mana media dapat sumber mereka.
Ternyata dari kejaksaan.
Seokhwan, kita alumni. Tahun berapa kau lulus?
Apa?
Kenapa?
Apa aku membuatmu kesal?
Tak perlu ada formalitas di sini.
Panggil saja aku Myeongja.
Myeongja.
Mengingat anggaran kota sebesar 280 miliar won terlibat,
bukankah itu harus dipantau?
Dengan asumsi 20 persen biaya komisi broker
dan 10 persen untuk operasikan perusahaan palsu,
mereka mungkin berpura-pura melakukan beberapa proyek di depan media
untuk menunjukkan kinerja mereka baik.
Setelah promosi kecil,
keuntungan mereka akan mencapai 80 miliar won.
Atau mungkin 90 miliar won?
Seokhwan.
Aku ditakdirkan menjadi presiden masa depan.
Mengambil dana perusahaan rintisan kaum muda?
Aku berinvestasi dalam citra publik.
DNA-ku berbeda dari politikus lain.
Semua kaum muda itu akan menjadi pemilihku.
Astaga… aku tahu negara kita adalah kerajaan jaksa,
tapi aku wali kota dari sejuta orang. Sepertinya kau meremehkanku.
Bu Ahn Myeongja.
Jangan meremehkan pemilihan ulang.
Kepala Jaksa Koo Seokhwan.
Kau menyeringai saat aku bicara. Jangan lakukan itu.
Aku tipe orang yang meludahi wajah tersenyum.
Hampir lupa.
Aku penasaran soal ini. Apa kau memilihku?
Aku hampir tak ingat sekarang.
Tapi kurasa aku tak memilihmu.
RUANG PENYELIDIKAN VIDEO
Sudah kuduga…
NO WAY OUT: THE ROULETTE
20 MILIAR WON UNTUK PENJAHAT TERKENAL
TARGET PRIA BERTOPENG, KIM GUKHO
SIAPA PRIA TOPENG DALANG PEMBUNUHAN?
Lihatlah jaksa-jaksa yang terjun ke dalam dunia politik.
Mereka mencoba menindas faksi lawan
untuk tujuan politik mereka sendiri dan itu mengerikan.
Warga tidak bodoh.
Mereka bisa memperindah diri,
tapi secara historis, mereka hanya geng preman yang haus kekuasaan.
Aku, Ahn Myeongja, tak akan kalah.
Aku tak akan membiarkan pola pikir keji serigala predator ini,
didorong oleh rasa superioritas dan elitisme delusional,
untuk menghancurkan sedikit peluang
yang tersisa untuk kaum muda kita.
Aku, Ahn Myeongja,
akan mengatasinya, bukan demi masa depanku!
EP04. STRATEGI KELUAR
Tapi demi masa depan kaum muda kita.
Kau menyangkal tuduhan itu?
Kau menyebut dirimu wali kota?
Mundur saja dari posisimu!
Apa kau tak punya harga diri?
Kau merendahkan warga! Dasar pencuri!
Ahn Myeongja itu pencuri!
Pak, kau sibuk?
Pak Lee sedang ada acara, jadi, dia tak bisa menjawab telepon.
Kau tak beri tahu aku menelepon?
Aku beri tahu dia.
Acaranya berlangsung lama.
Katakan ini mendesak dan aku akan menunggu sampai dia menjawab!
Akan kuminta dia menelepon.
Kubilang, aku akan menunggu!
Masuk dan beri tahu dia!
Maafkan aku.
Sialan!
Apa? Aku sibuk.
Kau membuat kejaksaan menyerbu sekolah sekarang?
- Apa? - Para berandalan ini
mengambil semuanya termasuk hal tak relevan!
Apa yang mereka katakan?
Sambungkan ke penanggung jawab!
Kenapa kau ambil itu? Itu hanya jam.
- Sambungkan! - Sialan.
Dasar keparat…
Ini Koo Seokhwan. Kau punya pertanyaan?
Hai, Seokhwan.
Haruskah aku pergi ke tempat kerja istrimu dan membuat keributan?
Menurutmu aku tak bisa?
Myeongja, bukan itu yang kami lakukan.
Kami punya surat perintah. Mau bagaimana lagi?
Setidaknya kami harus pura-pura. Itu hukumnya.
Hukum?
Ya, baiklah.
Lakukan yang terbaik. Geledah orang tua, saudara, dan kerabatku.
Aku tak akan masuk politik jika itu membuatku takut.
Wali Kota Ahn,
kami juga sibuk.
Tapi
ada terlalu banyak orang jahat di dunia.
Kami kehabisan waktu, maka bekerja samalah
atau mengadukan soal itu ke hakim.
Jadi, dia sungguh mau lakukan ini?
Baiklah.
Baiklah! Dasar sialan…
Berikutnya, kami akan mempersembahkan plakat apresiasi.
Sambutlah Pak Lee Bongsu, perwakilan Partai Gukmin.
UPACARA HARI JADI KE-60 DEWAN INDUSTRI KOREA
Atas nama dewan kami, plakat ini diberikan untuk mengakui
kepemimpinan dan wawasan politikmu yang luar biasa
yang berkontribusi pada pembangunan ekonomi Korea…
Wali Kota Ahn.
Wali Kota Ahn.
Hei.
Aku sedang tak ingin berdansa denganmu.
Aku tak main-main, minggir.
- Wali Kota Ahn! - Hei!
Kau sudah gila? Beraninya kau menyentuhku?
Minggir.
Aku ingin mengucapkan selamat
kepada Dewan Industri Korea atas hari jadi ke-60 mereka.
Bukankah benar
bahwa perusahaan adalah tulang punggung suatu negara?
Setiap negara punya perusahaan.
Perusahaan harus sukses…
Ya, perusahaan harus sukses agar karyawannya makmur.
Selain itu, karyawan…
Ya.
Jadi, pada akhirnya,
perusahaan harus sukses agar rakyat negara kita makmur.
Ya…
Tolong tunggu di ruangan.
Hei, kau tak bisa menghentikannya?
Maafkan aku. Dia sangat keras kepala.
Di mana garamnya? Berikan kepadaku.
Dasar berandal.
Beraninya kau kemari setelah menyebabkan semua masalah itu?
Kau menyebut dirimu politikus?
Kau harus takut akan pendapat orang.
Pak.
Jika kita makan bersama, bukankah kau harus bantu mencuci piring?
Apa katamu?
Kau mengancamku sekarang?
Tentu saja tidak.
Bukankah ini sebabnya kita punya partai politik?
Orang mungkin berpikir aku mengambil semuanya.
Mundur dari posisimu dan jalani penyelidikan.
Aku yakin sudah melakukan segala yang kubisa selama ini.
Pak.
Maaf, tapi aku mengalami bahu beku.
Aku tak bisa menanggung beban. Bahuku sakit.
Jika kau terus mengganti hakim dan mengulurnya,
kau akan dapat hukuman percobaan.
Kau tahu
ini yang terbaik yang bisa kau lakukan.
Bukankah lebih mudah jika kuberi mereka daftar orang yang bergabung?
Myeongja.
Myeongja.
Kau tak bisa memberikan itu.
Kau juga akan jatuh, bukan?
Partai kita…
telah berganti nama beberapa kali
selama lebih dari 50 tahun.
Kau pikir kau orang pertama yang seperti ini?
Tetap saja, kami selamat.
Kami memohon di tanah,
membenturkan kepala ke aspal,
dan melakukan lebih banyak hal.
Partai terus bertahan hidup.
Cerita yang menyentuh sekali.
Itu membuatku menangis.
Jika ingin mengkhianati partai, kau harus bersiap-siap.
Menakutkan sekali.
Baiklah, Pak.
Terima kasih atas jawabanmu.
Dia menjadi terlalu sok.
Sumber internalku mengatakan tak ada yang ditemukan di sekolah.
Mereka sengaja mengganggu kita! Para bajingan itu.
Sumber internal juga mengatakan
keputusan menahanmu akan dibuat dalam waktu 48 jam.
Sialan.
Apa kau sudah melicinkan media?
Ya, tapi seperti biasa, NTBC merepotkan.
Yang terpenting,
media meributkan 20 miliar won.
Untungnya, kau kurang diperhatikan.
Apanya yang untung.
Bagaimana aku bisa terpilih lagi tahun depan jika begini?
Tepat sekali. Partai bisa sedikit membantu di saat seperti ini.
Kurasa mereka meninggalkanku.
Apa?
Mereka menyuruhku mengaku dan mundur.
Pemandangan di sini sangat bagus.
Aku baru menyadarinya.
Kau benar.
- Bersulang. - Baik.
- Byeongmin. - Ya?
Mari kita lihat.
Sudah waktunya kita lakukan.
Kita butuh keberanian sekarang.
Ayo nomor satu! Satu!
Kandidat nomor satu, Ahn Myeongja!
Hosan akan bangkit bersama Ahn Myeongja
Dia berhati emas
Dia wali kota yang terampil
Dedikasi diutamakan
Sebelum kepentingannya
Aku akan memercayainya
Ahn Myeongja, nomor satu!
Dia bekerja tanpa lelah
Demi para warga
Keamanan Kota Hosan
Serahkan kepadanya
Orang yang tepercaya dan adil
Aku akan memercayainya
- Ahn Myeongja, nomor 1 - Ahn Myeongja, nomor 1
- Astaga! - Apa?
Kenapa? Apa itu?
Wali Kota Ahn,
kurasa itu ledakan.
Sialan…
Direktur,
ada…
Itu… Di Sanga-dong!
Ada yang meledak di sekitar Sanga-dong!
Apa itu ledakan gas?
Ya, Wali Kota Ahn. Kami sedang memeriksanya.
- Kami menghubungi kantor lokal. - Jangan telepon mereka! Itu tak jauh!
Periksalah sendiri!
Kau tak punya mobil? Mau mobilku?
Aku sedang berada di depan rumah Kim Gukho,
tempat ledakan terjadi.
Tempat kejadian seperti medan perang saat ini.
Situasinya sangat kacau.
Beberapa waktu lalu, mobil yang parkir di depan rumah Kim Gukho
tiba-tiba meledak, mengakibatkan timbulnya beberapa korban.
Dilaporkan bahwa seorang warga
dan petugas polisi termasuk di antara para korban,
menimbulkan kejutan.
Polisi telah memperoleh pernyataan saksi
bahwa seorang pria tak dikenal melintasi garis polisi
dan berlari menuju mobil tepat sebelum ledakan.
Mereka menyelidiki tanpa mengesampingkan
- terorisme. - Gwangil.
Hei.
Jagalah Kim Gukho.
Baik, rawat lukamu.
Untungnya, tak ada dampak pada saluran gas,
jadi, tak ada ledakan tambahan yang diperkirakan terjadi.
Properti perumahan di dekatnya, dua pohon, tiga lampu jalan, satu kendaraan,
dan satu motor mengalami kerusakan.
Departemen terkait sedang menilai tingkat kerusakannya.
Itu saja?
Apa?
Ya, untuk sekarang.
Jadi, bagi semua orang di sini,
pepohonan itu penting?
Mengapa tidak menyelidiki berapa blok trotoar yang perlu diganti?
Ada bom yang meledak.
Berapa orang yang mati atau terluka?
Di mana mereka dirawat?
Apa ada cukup ambulans dan UGD?
Bukankah seharusnya kita mengetahui ini?
Itu…
Polisi sedang mengumpulkan jumlahnya sekarang.
Itu…
Kami tak yakin seberapa seri…
Ya, Gwangyong.
Gwangyong?
Ya, Bu.
Apa kau akan begini jika keluargamu terluka?
Bukankah kalian semua duduk di sini
menerima pesan dan telepon karena itu bukan masalah kalian?
Keluarlah dan bekerja!
Lihat berapa banyak warga yang terluka,
apakah ada cukup ambulans,
dan di mana mereka dirawat.
Berhenti bicara soal tanggung jawab kerja, departemen, dan orang yang bertugas!
- Ya, Bu. - Ya, Bu.
Yang kalian lakukan hanya bilang ya.
Semuanya, keluarlah.
Apa kalian tak mengerti?
Sialan! Keluar!
Berita baru.
Semuanya, aku akan marah.
Menurut kalian ini hal yang benar? Begitu?
Aku menyuruh kalian bunuh Kim Gukho.
Apa aku menyuruh kalian meledakkan bom di tempat orang berkumpul?
Apa ini perang? Ada yang akan menembakkan rudal jika seperti ini terus.
Sialan!
Mulai sekarang,
cedera pada warga sipil akan dianggap pelanggaran, mengerti?
Bahkan Pria Bertopeng sendiri menyatakan kemarahan atas situasi,
seperti insiden pengeboman,
- di mana warga sipil terluka. - Kalian menikmatinya?
- Sebaliknya, - Kalian mau berondong?
ada komentar negatif tentang bagaimana Pria Bertopeng
menghindari tanggung jawab.
Keluarga korban
dan mereka yang terluka oleh ledakan ini…
- Byeongmin? - Ya?
Saat satu pintu tertutup, pintu lain terbuka.
Apa?
Langit memberiku jalan keluar.
PIHAK BERDUKA SANGAT MARAH
Apa maksudmu?
Bajingan itu bisa menjadi penyelamat kita.
"Untuk melindungi hak
warga kota Hosan untuk hidup aman dan bahagia,
penjahat terkenal Kim Gukho
harus diusir dari kota."
Pahlawan yang melindungi warga.
Bagaimana?
Ya, dari segi prosedur, tak ada masalah. Namun!
Jika pihak lawan menyebutkan hak asasi manusia atau Konstitusi,
itu bisa menjadi kontroversial.
Byeongmin.
Politik adalah tentang waktu dan rasa.
Kita harus terjun ke api jika ada masalah.
Aku tak dalam posisi untuk pilih-pilih.
Ada pisau yang ditujukan ke leherku.
Paham? Konstitusi? Hak asasi manusia?
Persetan dengan semua itu.
Hei.
Satu salah langkah, kita harus hidup dengan rasa malu selamanya.
Kau dan aku berusaha keras untuk ke sini. Kita tak bisa mundur sekarang.
Tak ada jalan kembali. Tak mungkin.
Tidak pernah!
Dia akan langsung dioperasi setelah stabil.
Jangan terlalu khawatir.
Bagaimana jika dia mati?
Tidak.
Itu tak akan terjadi.
Lihat tubuh Gwangil.
Dia akan mengatasi ini.
Omong-omong, ini.
- Pakai ini untuk saat ini. - Tidak, tak apa-apa.
- Eunsu. - Ya?
Katakan, "Terima kasih, Pak."
- Terima kasih. - Kerja bagus.
- Suruh ibumu beli makanan enak. - Baiklah.
Kumohon, kau boleh menerima ini.
Aku merasa sangat buruk.
Kenapa kau merasa seperti itu?
Kami menyesal.
Eunsu, duduklah.
JUHO
- Hei. - Kau di mana?
Temui istri Gwangil.
Aku datang.
Bagaimana dengan operasinya? Dia sudah masuk?
Katanya kita harus menunggu sampai dia stabil.
KORAN TERBUKA PETISI TERBUKA
YOON CHANGJAE
PERKUAT HUKUMAN BAGI PENGUNTIT DAN TINDAKAN TERHADAP TERSANGKA
HALO, AKU WANITA BERUSIA 44 TAHUN DAN MENJALANKAN
USAHA KECIL DI JEONGMUN-DONG, KOTA HOSAN.
Dasar jalang sialan.
JASA MEMBERSIHKAN TELINGA OBROLAN PUTRI
- Kau kembali. - Ya, hai.
Ada tamu.
Apa kau perwakilan hukum Kim Gukho?
Ya, benar.
- Aku… - Sial!
Ya, ayo pergi.
Baik.
Jadi, satu miliar won?
Ya, 200 juta won per tahun, total satu miliar won.
Kami akan bayar kalian semua secara tunai.
Hanya ada satu syarat.
Kau harus meninggalkan Kota Hosan dan tak kembali selama lima tahun.
Satu miliar won.
Sial.
Orang-orang hanya membuang uang. Satu miliar won?
Aku mengerti maksudmu,
tapi kenapa?
Tak ada politikus yang ingin melihat distrik mereka menjadi kacau.
Selama bisa membawa putraku, aku tak peduli ke mana aku pergi.
Bagaimana menurutmu, Pak Lee?
Kurasa kau harus…
jual mahal.
Sialan.
Pak Kepala!
Kami menemukannya!
Siapa?
Pria Bertopeng.
YouTV menemukan jejaknya dan mengirimkannya.
Itu lebih baik.
- Beri tahu dia. - Baiklah.
Fail itu berisi alamat IP.
Kami sudah menentukan lokasinya.
- Apa itu di Korea? - Ya, di Kota Hosan.
- Di mana di Hosan? - Di Kota Hosan…
Tunggu, kami dapat alamat IP-nya, jadi, kenapa itu…
Apa? Itu berubah lagi!
Apa maksudmu?
Tidak, hanya saja… Itu…
Beri aku satu jam lagi, Pak.
Kami hampir menangkapnya!
Apa maksudmu?
Hei! Apa yang terjadi?
Apa maksudmu? Lacak lagi, Berandal!
Sial. Sungguh memalukan.
Astaga.
Maafkan aku.
Panggil Divisi Kriminal dan minta bantuan dari unit khusus.
Tetap saja, kita yang harus menangkapnya.
- Mengerti? - Baik, Pak.
Pak, ada tamu.
Siapa?
Kau sudah dengar?
Kami akan tangani prosedur hukum.
Itu kursiku…
Semua tanggung jawab untuk keamanan atau perlindungan
terkait Kim Gukho akan ditanggung oleh Polisi Provinsi Gangwon.
Omong-omong,
apa Kim Gukho bilang dia akan pergi?
Kau tak perlu khawatirkan itu. Dia akan pergi.
Kita akan memindahkannya malam ini,
jadi, kau hanya perlu mengantarnya dengan aman.
Tapi…
bagaimana jika terjadi sesuatu saat mengantarnya?
Aku akan bertanggung jawab. Jangan khawatir.
Tanggung jawab itu satu hal,
tapi warga mengawasi.
Bukankah kita punya tujuan yang sama?
Kau juga tak mau ada masalah di wilayahmu, bukan?
Kami mungkin akan segera menangkap pelakunya.
Maka tak ada alasan untuk memindahkannya. Itu hanya meningkatkan risiko.
Kalau begitu tangkap dia!
Tangkap pelakunya.
Tapi tunda pengumumannya ke media.
Ini situasi saling menguntungkan bagi kita.
Aku menjadi wali kota pekerja keras yang hanya memikirkan warga.
Kau menjadi polisi kompeten yang melindungi warga.
Bagaimana?
Bagaimana dengan wartawan?
Mereka akan tiba tepat waktu.
Ada saluran TV kabel yang tak hadir, tapi itu tak penting.
Kendaraan transportasi, pasukan polisi.
Makin banyak makin baik, mengerti?
Pastikan sudut foto yang bagus.
- Bagaimana dengan pembuat konten? - Sudah kurekrut.
Wartawan zaman sekarang tak punya kuasa.
Pekerjakan siapa pun yang bisa membuat dampak terbesar.
Katakan kita akan bayar mahal.
Baik. Wali Kota Ahn, aku ingin tahu,
bisa kita tunda dua jam lagi?
Kenapa?
Bukankah lebih baik diselaraskan dengan berita malam?
Kau ke sana dahulu dan lakukan manuver strategis.
Itu akan lebih dramatis.
Baik, tidak buruk.
Ide bagus!
Ayo usir Kim Gukho dari Kota Hosan!
- Usir dia! - Usir dia!
Ayo usir Kim Gukho dari Kota Hosan!
- Usir dia! - Usir dia!
Ayo usir Kim Gukho dari Kota Hosan!
- Usir dia! - Usir dia!
Kirim Kim Gukho ke neraka!
- Ke neraka! - Ke neraka!
Kirim Kim Gukho ke neraka!
- Ke neraka! - Ke neraka!
Kirim Kim Gukho ke neraka!
- Ke neraka! - Ke neraka!
Kirim Kim Gukho ke neraka!
- Ke neraka! - Ke neraka!
Pemerintah harus bertanggung jawab dan melindungi warga!
- Melindungi warga! - Melindungi warga!
Pak! Apa ada yang akan datang hari ini?
Melindungi warga!
- Melindungi warga! - Melindungi warga!
- Sudah siap? - Bu.
HBS masih dalam perjalanan. Lalu lintasnya padat.
Kenapa wartawan itu lebih lambat dari penyiar daring YouTV?
- Bagaimana dengan yang lain? - Mereka semua siap.
Mari kita mulai. Lagi pula, berita mereka mulai pukul 21.00.
Baik, ayo jalan.
TURUT BERBELASUNGKAWA DARI WALI KOTA AHN MYEONGJA
- Wali Kota datang? - Kau benar.
Apa yang kau lakukan?
Kau seharusnya malu!
Apa yang kau lakukan?
Pergi dari sini.
- Kenapa baru datang? - Bagaimana bisa wali kota…
Lee Sangho yang berusia 21 tahun.
Dia dijadwalkan akan dibebastugaskan dari polisi militer bulan depan.
Park Inhye yang berusia 32 tahun.
Dia berhenti dari pekerjaannya bulan lalu
dan menyiapkan perjalanannya ke Spanyol.
Semalam,
teman dan keluarga kita mati atau terluka di sini.
Orang yang seharusnya tak hilang dari kita.
Kurasa
ini bisa dicegah!
Andai saja Kim Gukho tidak di sini!
Apa katanya?
Saat ini,
aku tidak hadir sebagai wali kota Hosan.
Aku di sini sebagai teman dan keluarga Lee Sangho dan Park Inhye.
Aku berjanji kepada kalian semua.
Aku akan mengirim Kim Gukho
keluar dari Kota Hosan!
Hak asasi penjahat!
Hak konstitusional!
Berapa lagi teman dan anggota keluarga yang harus tewas karena alasan sepele?
Kenapa kita yang harus berkorban?
- Setuju! - Setuju!
- Setuju! - Setuju!
Kim Gukho!
Mari kita bicara!
Kumohon, bicaralah kepadaku!
Aku tak akan pergi
sampai kau bicara denganku!
- Ahn Myeongja! - Ahn Myeongja!
- Ahn Myeongja! - Ahn Myeongja!
- Ahn Myeongja! - Ahn Myeongja!
Astaga, politikus ini luar biasa.
Itu hanya air mata buaya.
Dia tahu cara melakukan pertunjukan.
Wali Kota Ahn, ini bantalnya.
- Ahn Myeongja! - Ahn Myeongja!
- Ahn Myeongja! - Ahn Myeongja!
- Ahn Myeongja! - Ahn Myeongja!
WALI KOTA AHN MYEONGJA MENGHADAPI IBLIS TERKENAL
Baiklah.
TERSEDIA 24 JAM SETIAP HARI SECARA NASIONAL UNTUK SEMUA JENIS ACARA
- Halo. - Hei.
Di mana anak itu?
Dia akan segera tiba. Dia harus buang air kecil.
- Dia akan segera tiba. - Anak itu kuncinya.
Buat dia berlatih lagi.
- Baik, Pak. - Di mana suratnya?
Ini.
WALI KOTA AHN, KAU BISA. TERIMA KASIH!
Baiklah. Semuanya, fokus.
Jangan datang sekaligus. Itu akan kentara.
Jangan tanya kepada Wali Kota.
Jangan berfoto bahkan jika ada yang minta.
Kalian mengerti?
- Ya, Pak. - Ya, Pak.
Tenang, mereka semua profesional.
Benarkah?
Lalu ibu anak itu?
Bu? Itu kau.
Ya, itu aku.
Dingin, bukan?
Hanya akan makin dingin, jadi, bawa selimutnya.
Ingatkan anak itu untuk menutupi Wali Kota dengannya.
- Jawablah. - Ya, Pak.
Semoga berhasil!
Kenapa dia tidak keluar?
Kau pikir kau siapa? Kenapa membuat Wali Kota menunggu?
Keluarlah!
Kau tak boleh lewat sini.
Semoga berhasil, Wali Kota Ahn!
- Kau bisa, Wali Kota Ahn! - Kau bisa!
Kami percaya kepadamu, Wali Kota Ahn!
Terima kasih, Wali Kota Ahn. Semoga berhasil!
- Aku berjanji akan menang! - Baiklah!
Terima kasih banyak!
- Kau bisa! - Semoga berhasil!
- Ahn Myeongja! - Ahn Myeongja!
- Ahn Myeongja! - Ahn Myeongja!
Warga angkat suara mendukung Wali Kota Ahn Myeongja
yang berlutut dan tak bergerak menuntut pertemuan dengan Kim Gukho.
Mari terhubung dengan wartawan yang ada di TKP sekarang.
Wartawan Lee Nara.
Apa Kim Gukho sudah merespons?
Ya, sejauh ini belum ada tanda-tanda respons.
Menurut stafnya, tekad Wali Kota Ahn kuat
dan dia berencana melanjutkan semalaman jika perlu.
Meski cuaca sangat dingin…
- Lihat! - Pintunya terbuka!
Kim Gukho baru saja muncul.
Aku akan terus memberi kabar terbaru
apakah dia akan merespons Wali Kota Ahn.
Ini Lee Nara bersama SBY.
Bu!
Naiklah agar kita bisa bicara!
Naiklah!
Astaga!
Aku baik-baik saja.
Aku baik-baik saja!
Aku baik-baik saja!
- Ahn Myeongja! - Terima kasih!
Aku akan segera kembali!
- Ahn Myeongja! - Ahn Myeongja!
- Ahn Myeongja! - Ahn Myeongja!
- Ahn Myeongja! - Ahn Myeongja!
- Ahn Myeongja! - Ahn Myeongja!
Kau bisa!
Bukankah dingin? Masuklah.
Ya, pertama.
Biar aku duduk.
Aku berlutut dari tadi.
Lututku!
Di sini juga dingin.
Sungguh,
tubuhku tak seperti dahulu.
Dahulu, aku akan baik-baik saja setelah berguling di aspal seharian.
Ini minus 14 derajat Celsius dan kau berjam-jam…
Bahkan orang di posisi tinggi pun hidupnya sulit.
Hidup itu sendiri adalah olahraga.
- Apa maksudmu? - Olahraga.
Latihan.
Ambil saja yang kau butuhkan. Semua akan ada di sana.
Aku tahu itu Gangwon-do, tapi bukan pedesaan.
Seorang wanita akan datang untuk bersih-bersih.
Aku tahu karena aku tinggal di sana beberapa bulan.
Udaranya bagus. Begitu bunga mulai mekar di musim semi,
kau bisa memancing dan mendaki. Kau bisa melakukan semuanya.
Kau suka memancing?
Memancing itu bagus.
Bukankah kita harus bahas uangnya?
Kukira sudah beres dengan pengacaramu?
Aku telah belajar bahwa memakai perantara membuat situasi kurang lancar.
Benar, tentu saja.
Kau akan menerima 200 juta won setiap tahun.
Total satu miliar won dalam lima tahun.
Itu akan menjadi uang yang tak terlacak.
Jadi, jangan khawatirkan pajak.
Tak ada syarat lain.
Jangan mendekati Kota Hosan selama lima tahun.
Itu uang gratis bagiku. Tapi aku mau tanya.
Apa imbalan untukmu?
Aku dapat dukungan mereka.
Siapa?
Saat aku terpilih menjadi wali kota,
kuhabiskan lebih dari dua miliar won.
Saat itu, aku menerima 177.000 suara…
Tidak, 177.531 suara.
Itu 11.000 won per suara.
Itu yang disebut "biaya per suara".
Berapa orang yang akan senang melihatmu keluar dari Kota Hosan?
Mungkin semua orang.
Jika kau hitung,
aku bisa dapat satu miliar won yang kuhabiskan dengan 100.000 orang.
Tapi aku bertaruh itu akan melebihi 100.000 orang.
Itu kesepakatan yang bagus.
Kau hebat.
Tapi…
bukankah aku harus lebih jual mahal?
- Bagaimana? - Kau benar.
- Haruskah kita jual mahal? - Bagaimana, Bu?
Kurasa tak akan berakhir di sini.
Setelah menjalin hubungan, kita akan terus bekerja sama.
Menurutmu aku akan menjadi wali kota selamanya?
Aku tak setengah hati.
Aku berencana untuk terus maju.
Terus maju.
Mari kita lakukan.
Tak perlu berjabat tangan.
Kita di kapal yang sama sekarang.
Wali Kota keluar!
- Apa yang terjadi? - Wali Kota Ahn
barusan keluar rumah.
Tapi kami tak melihat Kim Gukho sekarang.
Kau akan menerima 200 juta won setiap tahun.
Total satu miliar won dalam lima tahun.
Itu akan menjadi uang yang tak terlacak.
Jadi, jangan khawatirkan pajak.
Tak ada syarat lain.
Jangan mendekati Kota Hosan selama lima…
Klienku
ingin mengubah ketentuan perjanjian.
Dia bicara dengan pengacara sekarang.
Maksudku, siapa yang tahu kapan aku akan mati, bukan?
Satu miliar dalam lima tahun sepertinya agak merugikanku.
Pikirkanlah.
Ada hadiah 20 miliar won untuk kepalaku.
Dasar berengsek!
- Dasar keparat! - Hentikan.
Tidak! Jangan!
Bagaimana bisa orang terpelajar sepertimu memaki seperti itu?
Apa-apaan itu?
- Sialan! - Ayolah.
Sekarang, tenanglah.
Wali Kota Ahn?
Wali Kota Ahn?
Mari sepakati 10 miliar won dalam lima tahun.
Aku tahu jumlah itu tak akan membebani orang sepertimu.
- Sialan! - Omong-omong,
aku melakukan wajib militer di Gangwon.
Aku akan merasa frustrasi kembali ke sana.
Aku tahu harus berusaha keras.
Kau tahu wilayah gunung timur?
Maksudku… Di mana kau melakukan wajib militer?
- Itu tidak penting. - Di mana?
- Hyangnobong, Gangwon. - Hyangnobong?
Ya.
Aku di dekat rute terberat.
Divisi mana? Divisi ke-12?
Ya.
Area itu sangat dingin! Sungguh.
Itu bukan Korea Selatan! Itu Korea Utara! Itu Siberia!
Itu sangat dingin.
Sebenarnya,
mungkin terlihat usang dengan pemanas rusak,
tapi aku suka rumahku.
Aku suka di sini, Wali Kota Ahn.
Hei.
Sungguh?
Kalian mencoba menipuku sekarang?
Bukan itu yang kami lakukan.
Kami hanya ingin berbisnis.
Maksudku,
kami bisa menjadi pelindung lutut untukmu.
Ini. Bawa ini bersamamu.
Dia bukan main.
Sungguh.
Wali Kota Ahn, silakan.
Wali Kota Ahn.
Bukankah kita harus bayar dia dahulu?
Mari beri dia sesuatu
- dan mengulur waktu. - Hei.
Sepuluh miliar won bukan masalahnya sekarang.
Para bajingan itu akan mengikatku selamanya.
KAMI ANGGAP KESEPAKATAN BATAL JIKA KAU TAK KIRIM UANG HARI INI
DARI LEE SANGBONG
Sialan!
Kita bunuh saja dia?
Omong kosong apa itu?
Seluruh dunia mengawasinya!
Kau akan membunuhnya?
Tidak.
Minggir!
Pak Kepala! Kami menemukannya!
Di sana!
Sebelah sana! Di gedung itu!
Di mana?
- Kau yakin? - Ya, Pak.
Kirim semua pasukan!
- Baik, Pak. - Baik, Pak.
UNIT OPERASI KHUSUS
- Ayo jalan. - Baik, Pak.
SELAMAT DATANG SEMUA POLISI ADALAH BAJINGAN
Suruh tim forensik naik.
KIM GUKHO
20 MILIAR WON
BUNUH
KIM GUKHO
20 MILIAR WON, BUNUH
"Bunuh".
Apa ini?
KIM GUKHO
20 MILIAR WON
BUNUH
Apa ini benar?
Entahlah.
Ada kabel listrik di bawah sini.
Apa dia mengutak-atik mesinnya?
Diterjemahkan oleh Andrea Altini
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.