All language subtitles for Nonton Film Viking Siege

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian Download
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Alih Bahasa: Anfas Dua Alif

"Sejarah merupakan suatu gejala yang menyebabkan kita menjadi sakit" --( Mao Tse-tung )--

977 M, Kaum Pagan Rusia.

Dinasti Rurik memerintah Skandinavia, menguasai jalur Varegues sampai Yunani,

Salah satu wilayah Viking bagian utara hingga Kekaisaran Romawi bag. selatan.

Setelah kematian Raja Sviatoslav I, Ketiga putranya membagi kekuasaannya.

Di Kiev, putra tertua Yaropolk.

Putra kedua, Oleg di wilayah Drevlians, dan yang termuda, Vladimir di Novgorod.

Oleg iri pada Pangeran Yaropolk dan merundingkan persekutuan...

...dengan musuh lama Rurik, Pangeran Rogvolod dari Polotsk.

Saat aku menutup mata, aku melihat hutan di musim dingin.

Salju putih yang dingin berbicara tentang kematian.

Apa yang terjadi di sini, mengubah hidup kami sepenuhnya.

Di sana.

Kau dengar itu?

Sepanjang hidupku, aku melayani Dinasti Rurik. Kenapa memilih Oleg?

Karena dia gila seperti ayahnya.

Meski tak begitu pandai.

Di hutan itu, kami bukanlah satu-satunya.

Ayo, ayo...

Tapi juga ada yang lainnya.

Tangkap ini!

Mana?

Mana kapaknya?

Biarkan saja.

Kami dari pihak saudaramu! Perburuan & mangsa ini milik kami.

Ini.

Saudara yang mana?

Aku punya dua.

Hah?

Yang paling muda? Vladimir?

Kami dari Kiev.

Tahan, tahan!

Dia orangnya Yaropolk./ Kita bisa berbagi.

Kami tidak serakah./ Berbagi?

Berbagi...

Yaropolk punya pasukan terbaik.

Kastil terbesar.

Dan ini masih sedikit.

Stoílej! Tunggu apa lagi?

Berhenti!

Itu Yaropolk.

Bicaralah dengan kakakmu.

Kita akan membayar sebuah kematian. Itulah yang terjadi.

Kau sudah membunuh pasukanku. Bagaimana tanggapanmu?

Aku punya hadiah pernikahan. Untuk putrinya.

Anak buahmu malah menangkapnya./ Aku juga datang untuk pernikahan.

Untukmu.

Bawakan itu padaku.

Aku tak mengundangmu!

Maaf kami harus ke Polotsk. Pengantin sedang menunggu.

Lebih baik berbicara dengan tembok.

Kita harus membunuh mereka, semua.

Ayo bergegas!

Masih ada orang di lereng.

Ayo cepat

Minggir!

Cepat!

Tutup gerbangnya! Tutup!

Anak cucu membutuhkan balas dendam untuk pertumpahan darah.

Yaropolk memutuskan untuk mengorbankanku.

Di sini, di daerah musuhnya, Pangeran Rogvolod.

Agar semua orang tahu bahwa Yaropolk tak bisa disalahkan atas kematian Oleg.

Ia menorehkan darah saudaranya.

Yaropolk! Jawab aku! Kenapa dia berlari di depanku?

Apa aku mendorongnya?

Berikan padaku!/ Anak buahmu yang mengejar kami!

Kau melayani ayahku, ia mati.

Dan kau masih hidup.

Kau juga melayani saudaraku. Lihat.

Dan kau masih hidup.

Mungkin aku masih hidup, karena kau tidak melayaniku.

Inilah yang terjadi.

Kau kehilangan saudaramu saat aku mempertahankanmu.

Dia bilang jika kau melawan hukum, kami akan meninggalkanmu di pintu gerbang.

Itukah kata-kata terakhirmu?

Ayolah.

Lepaskan aku!

Kau siap?/ Tunggu, tunggu.

Ya...

Peganglah rambutku.

Jangan sampai kotor saat bertemu menghadap Dewa.

Sampaikanlah bahwa aku sudah mengubur dewa perang!

Sampaikan saja sendiri.

Tanganku...

Dua kali. Kau tak bisa mengubah hukum.

Itu benar!

Dua kali, sesuai dengan hukum.

Dia punya hak tersebut.

Hentikan! Biarkan saja dia.

Berhenti!

Biarkan saja!

Kau benar.

Tak perlu melepaskannya.

Ingat Yaropolk! Kau bersalah atas kematian Oleg!

Kau menyukai hukum? Oleh hukum kau akan terima pembalasan!

Ingatlah Vladimir masih hidup!

Llihatlah...

VIKING

Tanah Polotsk.

Perundingan sedang berlangsung.

Dulu ia berjuang di Novgorod, lalu bersama Viking sampai ke utara.

Sekarang tiba di sini.

Yaropolk bukan musuhku./ Bukan juga teman.

Berjuang demi dua bersaudara itu, berarti kau telah membantuku juga.

Ini bukanlah perang!

Untuk saat ini./ Itukah alasanmu kemari?

Ayah! Siapa pelamarnya?

Aku! Vladimir!

Bicaralah senyaman mungkin.

Pangeran dari Dinasti Rurik.

Vladimir? Aku pernah dengar.

Apa benar kau melarikan diri karena takut dengan pasukan saudaramu?

Berlari ke utara, benar?

Aku bersama para Viking.

Apa alasanmu kemari?

Kau takkan bertemu saudaramu di sini./ Aku datang untukmu.

Senang rasanya bertemu denganmu.

Aku ingin menyatukan persaudaraan kita.

Ambil ini, tradisi lokal.

Apa aku akan bahagia di sana? Pergi berperang denganmu?

Kita berdua akan lebih bahagia.

Kecuali jika kau takut. Datang dan bawalah keperluanmu.

Jadi, apa kau menerimanya?

Sepertinya dia tak suka ayam.

Kau datang untuk pasukan./ Aku menginginkanmu, bukan pasukan.

Ayah, ini bukan untukku tapi untukmu.

Tunggu. Mari kita bicarakan.

Tunggulah./ Pembicaraan sudah berakhir.

Tidak ada kesepakatan untuk hal ini.

Kau belum mengenalku dengan baik.

Aku tahu semua tentangmu!

Smhaljie!/ Apa yang kau tahu?

Dengarlah!

Katakan!/ Oh sungguh?

Apa yang kau tahu?

Kau adalah anak seorang budak.

Jika aku menikah denganmu,

Maka aku akan membersihkan sepatu anak seorang budak.

Smhaljie!

Dia bukan Pangeran?/ Dia seorang pangeran!

Jika saudaramu, aku mau menerimanya. Ia pangeran, tapi kau bukan siapa-siapa.

Tenanglah.

Ini untuk ibuku tercinta!

Ini pembalasan!

Pertempuran pertamanya.

Bagi saudaranya dia bukanlah pangeran, tapi anak seorang budak.

Dengan hukum dia berhak menyatakan perang terhadap saudara tertuanya,

Pangeran Agung Yaropolk, demi kesetaraan statusnya.

Tambah lagi asapnya!

Vladimir ingin bersekutu dengan Pangeran Polotsk,

...tapi sekarang kami melawannya.

Membalaskan dendam atas ucapan penghinaan tersebut:

Anak seorang budak

Kita siapkan serangan kejutan. Aku bergabung dengan Viking.

Kita serang gerbang tua.

Lihat aku.

Dengarlah!

Berbuatlah layaknya monster yang penuh murka dan kekuatan binatang.

Balaskan dendam!

Balaskan dendam! Habisi mereka semua!

Kau datang tanpa peringatan.

Berikan bagiannya!

Kau bisa menjadi salah satu dari kami.

Masuklah! Dia berubah pikiran dan bersedia melepas sepatumu.

Bangun!/ Tinggalkan dia!

Oh ya?

Tenanglah.

Kalian sedang bersembunyi di sini? Apa yang kalian lakukan?

Lepaskan aku!

Kita ini keluarga. Diam! Berbaringlah!

Lepaskan mereka./ Apa?

Ikutlah denganku./ Dia ingin balas dendam. Mau kemana?

Berbaik hatilah./ Kita harus berperang!

Tidak akan ada perang.

Kita akan pergi secara damai.

Enyahlah sana!

Apa maksudmu?/ Cobalah kita pikirkan.

Yaropolk harus membayar kematian Oleg.

Pembayaran ganti rugi.

Untukku dan orang-orangku.

Yaropolk sudah membunuh Oleg. Apa kau lupa?

Orang tidak akan berubah.

Kita akan pergi ke Kiev.

Dengan damai.

Ikutlah denganku.

Kau adalah istriku.

Aku akan bertanggung jawab.

KIEV

Awasi para penyihir itu.

Hei!

Aku adalah saudara pangeran.

Aku mencari Yaropolk. Aku ingin bicara dengannya.

Ayo masuk.

Kemana semua orang? Sepi sekali.

Mereka melarikan diri.

Lihatlah ini.

Kapak ayahmu.

Kota ini sudah ditinggalkan.

Kau ingin tahu kenapa orang tidak berubah?

Karena mereka tak mau berubah.

Yaropolk sudah satu hari pergi dari Kiev.

Dia merekrut banyak pasukan untuk mengalahkan kami dgn satu pukulan.

Vladimir mengirim seorang utusan dan mengusulkan sebuah pertemuan.

Yaropolk membalas dengan kalimat: Pengecut tak berhak menghakiminya.

Kiev merupakan jebakan untuk kami.

Tapi takdir tersenyum pada kami.

Mainan apa ini?

Dari mana kau dapat?/ Di sini.

Dalam lumpur.

Kapal mereka lebih cepat dari kita!

Pedang yang bagus!

Kami bertemu pasukan Yaropolk.

Kami pikir itu dia.

Ternyata seorang wanita!

Siapa dia?

Aku istri saudaramu./ Saudaraku.

Apa yang kau lakukan disini?

Suamimu mengirimmu kemari?

Yaropolk mengirimku pulang.

Menuju Korsun selama perang.

Uskup Anastasius menemani perjalananku.

Korsun? (Byzantium)/ Yaropolk sudah dengar tentang Polotsk.

Kenapa saudaraku mengirimmu?

Dia bersamaku. Mereka ini pendayung Glina.

Mereka ingin orang-orang berendam di dalam air (baptis).

Dia itu prajurit saudaramu.

Lihatlah aku.

Ayo kita ngobrol.

Apa yang kau tunggu? Ayo.

Tunjukkan tanganmu.

Duduklah.

Tidak ada harta karun di sini. Yaropolk membawa semuanya.

Untuk apa?

Merekrut pasukan.

Kenapa aku harus mengampuni hidupmu?

Aku punya informasi tentang Yaropolk.

Apa yang kau tahu? Katakanlah.

Irina sudah di tangan kalian.

Dia sedang hamil.

Pos Penjagaan Yaropolk

Cukup! Berhenti, kataku!

Cukup! Itu sudah cukup. Cukup!

Cukup!

Hentikan!

Mana istriku?

Dia masih hidup?

Hidup & sehat.

Berapa banyak yang mereka mau?

Tidak ada. Mereka menunggumu. Mereka tak menginginkan emas.

Tidak mungkin. Jangan pergi tanpa pengawal.

Bawalah beberapa prajurit.

Agar kau bisa bernegosiasi.

Dari mana kau mendapatkannya?

Vladimir mengirimnya untukmu.

Tunjukkan prajuritmu dan bawalah mereka sampai keluar.

Bersama Irina.

Ikutlah denganku.

Kenapa tidak kau saja, berilah nama untuk anakku?

Jangan marah!

Dia kembali!

Mana istriku?

Kemari, lihat siapa yang mencarimu.

Kau baik-baik saja?

Tunggulah di luar.

Mana adikku?

Dia sedang menunggumu.

Hati-hati. Kau akan masuk tanpaku?

Pegang ini.

Mereka menggali seluruh halaman.

Ada yang hilang?

Dia sudah menemukannya.

Ikutlah denganku.

Di mana kau menemukannya?

Di tempat asalnya.

Kupikir Oleg yang mencurinya./ Dia mencurinya.

Nenek menguburnya di halaman.

Saat menggali halaman belakang, aku menemukannya.

Nenek.

Apa yang akan kita lakukan sekarang?

Mengobrol.

Tidak!

Ada apa?

Apa yang kau lakukan?

Hentikan!

Pangeran Agung Yaropolk duduk semeja bersama ayahnya. Bersuka citalah!

Yaropolk!

Pergilah!

Biarkan dia pergi.

Biarkan saja!

Biarkan saja!

Pergi dan katakan pada yang lain.

Perang sudah berakhir.

Mana Vladimir?

Vladimir? Vladimir menjadi Pangeran Agung.

Dia bukan siapa-siapa!

Anak seorang budak!

Orang sepertinya tak layak hidup!

Tunggu!

Berjanjilah kau akan melindungi Irina!

Selama sisa hidupmu.

Tunggu sebentar.

Mereka pergi ke Kiev. Vladimir berjanji memaafkan semua orang.

Kebanyakan mereka bukan pengkhianat. Dan kita akan melawannya?

Mereka orang-orang terpercaya.

Lalu yang ini... Apakah mereka pengkhianat?

Aku bersumpah atas darah ini akan membalas perbuatan Vladimir.

Aku mati untuk kehidupan sebelumnya. Darah hinalah yg memaksaku kembali.

Semoga damai, Tuan.

Vladimir menghentikan perang dan masyarakat menerima kematian Yaropolk.

Tapi Vladimir tetap dianggap seperti seorang yang hina... orang asing.

Untuk mempertahankan kedudukannya, Ia harus melebihi saudaranya.

Dia menjadi lebih besar dari ayahnya.

Pada malam hari, kota menanti pangeran yang telah mati,

...untuk membalaskan dendam.

Siapakah orang mati yang membalaskan dendam?

Kaulah orangnya.

Turunkan tanganmu!

Apa kau mencoba menghidupkannya lagi?

Dia sudah mati./ Jangan bohong!

Kau sudah mendoakannya?

Aku berdoa untuk... ...tentang bangun.

Kau tak tahu tentang kematian?

Apa kau akan bangun lagi?

Maksudmu diibangkitkan lagi kan?

Itu bukan dia.

Kau tak perlu takut.

Aku akan membesarkan anakmu seperti anakku sendiri.

Percayalah.

Aku akan sekuat ayahnya.

Dewa-dewa tidak melindungi Yaropolk, Vladimir menurunkannya dari gunung.

Dia mengeluarkan dewa ayahnya, agar keturunannya memiliki kekuatan.

Dan semua akan mengetahui sosok pangeran yang hebat seperti ayahnya.

Dewa ayahnya, Sviatoslav, menyukai darah manusia.

Ia telah dikubur, bersama kematian ayahnya.

Akulah yang hidup.

Dia lapar dan meminta makanan.

Dalam sunyi masih bisa bangkit.

Kuserahkan saudaraku kepada dewa ayahku.

Dia meminta darah segar.

Tubuh yang hidup.

Berikanlah sesembahan untuk dewa ayahmu.

Bawalah pengorbanan kalian!

Tetaplah bersamaku.

Ayo pergi.

Dewa ayahku adalah Dewa yang kaya raya dan penuh kemuliaan!

Melindungi kita semua!

Bergabunglah denganku!

PERBATASAN NEGARA PECHENIZHYN

Jika kita membunuhnya, Irina naik takhta.

Dan kita akan memerintah bersama.

Dan kita menguasai Pechenegues.

Oh, Pechenegues. Tak kusangka mereka akan datang.

Penjagaan. Mereka melihat asapnya.

Kami butuh panglima kalian.

Panglima!

Yaropolk sudah mati. Kami menyimpan harta karunnya.

Kalian bisa kaya.

Tapi sebagai gantinya, bantu kami untuk membunuh Pangeran Rusia.

Masih ingat benteng di lembah yang busuk?/ Aku ingat.

Pergilah kesana.

Pechenegues! Pechenegues!

Tunggu apa lagi?

Cepat! Cepat!

Ikuti aku!

Tidak! Jangan lakukan itu!

Tahan serangan!

Menurutmu Kiev akan punya pangeran lain?

Apa? Kalau mau, akan kuberikan padamu!

Aku bisa memberikannya padamu! Bisa kau saksikan sendiri dengan jelas!

Mundur! Mundur!

Semuanya mundur!

Tolonglah! Lepaskan aku!

Minggir.

Serahkan Irina padaku.

Tak apa./ Serahkan padaku maka aku akan pergi!

Kota ini akan aman.

Kau tak mempercayaiku? Percayalah demi jasad Yaropolk.

Aku punya harta karunnya.

Jika kubayar, mereka akan pergi. Semuanya.

Tak ada lagi korban yang meninggal!

Serahkan Irina padaku.

Vladimir!

Aku pernah menyelamatkanmu.

Apa yang telah kau perbuat ini?

Jika kau berubah pikiran, kau tahu di mana menemukanku.

Pangeran baru saja memenangkan pertempuran.

Lepaskan aku, tolong. Biarkan aku pergi.

Kau dengar itu? Selamatkanlah dirimu dan kota ini.

Biarkan dia pergi.

Ini harapan kita.

Aku bisa melindunginya. Percayalah.

Kenapa kalian masih di sini?

Musuh ada di luar sana!

Musuh bisa siapa saja bagi yang tidak menepati janjinya.

Perjuangan kami tidaklah gratis.

Jadi kusarankan agar kau segera membayar kami.

Itu tidak cukup!

Bagaimana?

Selama ini aku mengira...

Kalian adalah pejuang.

Ternyata hanya para pedagang!

Kau masih berutang lebih banyak lagi!

Serahkan Si Berserker itu!

Hei!

Hei!

Untuk emasmu, kami akan beri seorang prajurit.

Dia yang terbaik!

Pechenegues bersiap melakukan penyerbuan,

Variažko menduduki seluruh medan luar di sekitar Kiev.

Vladimir mengatur barisan semua pasukan di pintu gerbang.

Sementara aku menarik kavaleri ke benteng.

Kelilingi temboknya!

Semua orang tahu musuh takkan pergi, lalu mereka berperang dengan suka rela.

Sesuai perintahku, segera ke dinding!/ Baik!

Pemimpin baris depan bernama Fyodor, mantan panglima Yaropolk.

Meski menganut keyakinan yang aneh, tapi diia seorang pejuang tangguh.

Ya Tuhan, selamatkan aku dan lindungilah aku.

Berikan ini pada Ivan, anakku.

Semoga berhasil./ Semuanya atas kehendak Bapa di surga.

Apa kau penganut dewa Kristen?

Hamba Tuhan. Tidak lebih.

Semoga Dia membantumu.

Lebih cepat lagi!

Sekarang!

Ayo, cepat!

Tarik sekarang!

Kejar!

Semuanya maju!

Semuanya! Tetap merapat!

Bentuk pertahanan!

Buka sekarang!

Berikan tanda!

Ayo cepat.

Terus bergerak! Angkat rodanya!

Sebelah sana! Angkat rodanya!

Berserker, bentuk kubu pertahanan.

Bentuk kubu pertahanan! Pertahankan gerbangnya!

Ayo!

Siapkan api...

Nayalakan apinya!/ Hati-hati jangan sampai membakar tembok!

Dalam mimpi aku melihat ibuku.

Artinya, kita akan menang hari ini.

Berikan padaku.

Bakar! Terus luncurkan!

Air.

Siram air ke tembok! Cepat!

Siram airnya! Cepat!

Cepat!

Cepat!

Pertolongan datang. Tuhan telah menyelamatkan kita.

Dewa telah membantu kita!

Bersyukurlah atas nikmat hidup!

Pechenegues belum pergi!

Pasukan tetap bersamaku menjaga tembok.

Sentuhlah dia.

Kau tahu cara membuat api?

Tentu saja/. Bisakah kau membantuku?

Ayah bilang agar menunggu di rumah./ Kau tahu cara dewa menurunkan hujan?

Kau bisa menyelamatkan kita semua.

Aku melihat ayahku!

Aku melihat ayahku!

Aku melihat ibuku!

Aku melihat ibuku!

Aku melihat Dewaku! Aku melihat Dewaku!

Mereka duduk di taman yang indah dengan pohon berbunga.

Mereka duduk di taman yang indah dengan pohon berbunga.

Mereka menungguku!

Mereka menungguku!

Mereka menungguku!

Ayah. Kita telah diselamatkan.

Ayo pulang!

Katanya aku penyelamat semua orang./ Mereka sudah selamat. Pulanglah!

Apa ini?

Anak itu terpilih. Dia akan menyelamatkan kita.

Mana suamimu? Vladimir!

Ayah!

Ayah!

Kemarilah!

Jangan sentuh dia!

Hati-hati.

Mereka merayakannya. Kau sudah dengar?

Kenapa kau tak bersama mereka?

Jangan khawatir.

Mereka percaya bahwa kekuatan ayahku telah kembali.

Vladimir!

Vladimir!

Mereka ingin membunuhnya!

Pisaumu jadi taruhan.

Jika dia bertahan, akan kuberikan pisau ini.

Hei!

Siapa yang kalian sembah? Mereka bukan tuhan! Besok akan membusuk!

Potong tiangnya!

Potong tiangnya!

Vladimir!

Pangeran!

Lihatlah!

Pergilah!

Kasihanilah kami, Tuhan.

Ayah?/ Apa?

Kita akan mati?

Tidak.

Sudah ayah bilang, kematian itu tidak ada.

(Bacaan doa Kristen Ortodoks)

(Bacaan doa Kristen Ortodoks)

Ini semua karenamu!

Kemarilah, nak.

Kasihilah kami, Tuhan! Kasihilah kami.

Fyodor!

Apa?

Apa?

Jika tak beri persembahan pada Dewa, bagaimana ia tahu kita mencintainya?

Persembahan harus dilaksanakan. Tuhan akan menyelamatkan kita.

Dia sudah memperingatkannya.

Kau adalah orang asing. Seperti Viking.

Kau mengalami sebuah kemalangan.

Akan kuperkenalkan kepada-Nya. Percayalah.

Kau akan menemui-Nya.

Tidak ada kematian.

Apa ini?

Jangan biarkan mereka melihatmu seperti ini.

Biarkan aku pergi.

Kumohon.

Follow: @anfas2alif

Follow: @anfas2alif

Follow: @anfas2alif

Follow: @anfas2alif

Follow: @anfas2alif

Follow: @anfas2alif

Follow: @anfas2alif

Follow: @anfas2alif

Follow: @anfas2alif

Follow: @anfas2alif

Follow: @anfas2alif

Follow: @anfas2alif

Dewa menerima dua pengorbanan itu. Kota diselamatkan dari Pechenegues.

Tapi semua orang tahu bahwa tempat ini tetap tidak akan aman.

Vladimir kemudian dengan berani meraih takdir mendekati tenggorokan:

Dia memutuskan untuk bertemu dengan Variažko.

Pakai pelindungnya.

Saat hujan mulai turun lagi...

Ingatlah aku.

Apa itu?

Anna.

Apa?

Anna.

Huruf Yunani.

Bukan milikmu?

Bagaimana bisa tahu kalau itu Anna?

Ini huruf Yunani.

Lihat: A.N.N.A.

Coba ulangi?

A... Anna.

Ini merupakan anugerah Tuhan.

Mereka pernah membimbingku ke biara.

Apa maksudmu anugerah?

Itu adalah cinta seorang wanita, merupakan cinta Tuhan.

Anugerah adalah cinta kasih.

Cinta kasih Tuhan.

Cinta kasih Tuhan? Tuhan yang mana?

Tuhan itu hanya satu.

Dia mengasihimu.

Dan Dia menyelamatkanmu.

Ingatlah selalu.

Simpanlah untukku sebagai pengingat.

Pergilah.

Vladimir.

Jangan biarkan mereka lolos!

Jangan cuma berdiri saja!

Lompat!

Mana mereka?

Apa yang kalian takuti?

Ayo!

Ayolah! Kalian mau kemana?

Kami tidak berperang melawan orang Romawi.

Apa? Mau kemana? Kalian sudah janji.

Mana Rogneda?/ Ada di kuil.

Sudah kau pikirkan matang-matang? Dengar, mereka itu utusan Romawi.

Pechenegues sudah pergi.

Orang Romawi jauh lebih kuat.

Terimalah yang mereka tawarkan, tapi jangan mempercayai mereka.

Kau akan selalu menjadi orang asing bagi mereka.

Saudaraku...

Aku setuju dengan perdamaian Romawi dan orang Pechenegian takkan kembali.

Setuju? Mereka bahkan mempekerjakan ayahmu sendiri.

Kapan kau mau mendengarkan? Dengarkanlah...

Semua ada di tanganmu.

Habisi Pechenegues.

Kita tidak boleh takut.

Jangan takuti serangan pechenegues. Malam terus bergulir & hari telah tiba.

Kita membutuhkan kekuatan orang Romawi.

Peti ini penuh emas, dan Kaisar memberi hadiah macan tutul untuk Pangeran.

Kaisar Basil Porphyrogen & cucunya:

Konstantin VII & Panglima.

Anna Porfirogênito. Saudara perempuannya.

Anugerah Tuhan.

Apa?

Anugerah Tuhan.

Kaisar menawarkanmu bantuan dalam kemuliaan & perang, serta pasukannya.

Jika kau bisa menaklukkan Korsun untuknya.

Kota Korsun sedang dituntut keadilan, pemberontakan & perlawanan kekaisaran.

Menghargai bantuan Kaisar merupakan hal yang baik.

Kaisar ingin mengenal Pangeran. Apa jawabanmu?

Aku akan membantumu, tapi tidak untuk emas.

Apa yang Pangeran pikirkan?

Apa yang kau inginkan?

Anugerah Tuhan.

Dia ingin anugerah Tuhan? Anna.

Itu tidak mungkin.

Lupakan saja.

Pangeran tak bisa memiliki Anna Porphyrogenitus.

Dia bahkan menolak Kaisar Jerman.

Pangeran bisa minta apapun ke Kaisar, kecuali Anna. Katakan apa maumu?

Aku menginginkannya. Sebagai istri!

Jagalah ucapanmu.

Emas Romawi bisa memperkuat semangat perjuangan.

Ayo pergi.

Kau akan pergi dengan yang lain?/ Kemana?

Kuil.

Kita mohon perlindungan Dewa melawan Pechenegs.

Mintalah perlindungan.

Aku sudah memiliki semua bentuk pengorbananku.

Benarkah?

Pakai bajumu!

Aku takkan menyerahkan hidupku.

Kau tahu betul bahwa aku akan melanjutkannya sampai akhir.

Kau akan memiliki seorang anak lelaki.

Apa?

Ya.

Apa kau berniat membunuh kita semua?

Kembalilah ke Polotsk.

Hadiah apa lagi yang kau butuhkan?

Dari dewa mana lagi?

Sepanjang malam, suara itu bergema dari perkemahan Pechengues.

Seseorang menyuarakan jeritan dari luar tembok.

Semua orang sedang mempersiapkan hal yang terburuk.

Ya, orang Romawi menyetujui Vladimir, untuk memberikan adik Kaisar, Anna.

Mereka tahu bahwa kota batu tidaklah mudah untuk ditaklukkan lagi.

Dan pergi ke Korsun akan menjadi hal yang gila.

Tapi pagi ini, itu bukanlah masalah.

Semua orang hanya memikirkan tentang kematian.

Terbaring kaku dalam kabut.

Ayo!

Hei!

Katakan, kemana para Pechenegues?

Mereka bilang bahwa orang Romawi sekarang bersekutu dengan Vladimir.

Pechenegues tidak memerangi Romawi. Anak lelaki mereka, menjadi sandera.

Itu untuk menghormati kesepakatan bersama.

Apa Irina masih hidup?

Ya.

Variažko mengantarnya ke Korsun.

Siapkan pasukan. Kirim utusan ke semua kota.

Kita membutuhkan anugerah Tuhan!

Bagaimana kami bisa melanjutkan hidup?

Ayo pergi ke Korsun!

KORSUN (Byzantium)

Awas! Awas! Minggir!

Irina!

Perhatikan!

Terjemahkan baik-baik perundingannya!

Aku Vladimir.

Aku adalah teman Kaisar!

Aku bersumpah atas arwah ayahku.

Sviatoslav.

Aku takkan beranjak sampai aku memasuki kota.

Aku ingin tahu siapa di antara kalian...

...yang akan membukakan gerbang?

Bisa jadi itu dirimu, atau kamu.

Mungkin juga itu kamu.

Aku bersumpah atas arwah nenek moyangku.

Aku tidak akan membunuh kalian.

Tidak ada yang akan menyentuh mereka!

Selamatkan dirimu dan kota ini.

Selamatkan dirimu dan kota ini.

Selamatkan dirimu dan kota ini...

Kirimlah sebuah surat dengan gelang itu.

Dia akan mengetahuinya, siapa dirimu.

Tenanglah.

Apa yang terjadi?

Ada apa?

Tunggu, kau percaya padanya?

Ia menceritakan semuanya padaku.

Di atas ada air yang mengalir lewat gunung untuk pasokan kota.

Katakan, karena dia mengenalmu, atau hanya kehendakmu?

Kita lihat saja./ Kemana dia?

Hah?

Mendaki pegunungan.

Jadi dia menyusun sebuah rencana? Dan sudah bertindak?

Uskup!

Kemarilah.

Irina.

Itu merupakan hal yang sama.

Kenapa? Kenapa?

Irina, kenapa?

Dia itu seorang yang hina, seorang budak!

Kenapa kau menceritakan padanya tentang hal itu?

Vladimír tidak akan mengampuninya.

Dia akan menemukan sumber air dan menghalangi pasokan kota!

Kau membawa mereka semua!

Kau membawa mereka semuanya.

Pengkhianat!

Bapa, hamba mohon!

Terimalah pengakuanku.

Aku telah berdosa.

Dia membantu kami.

Dan aku mengirim anak panah, bukan untuk kebaikan kota...

...tapi untuk kepentingan tersebut.

Lihatlah aku!

Bersumpahlah...

Setelah si pembunuh memasuki kota, pastikan kau bisa mendapatkannya.

Bersumpahlah...

Aku bersumpah akan menemukan cara untuk membunuh bayi itu!

Larilah dari kota, lenyaplah!

Berjanjilah padaku! Karena akan kubunuh bayi itu!

Tidak...

Akan kutikam dia langsung ke jantung.

Dua pohon ini?

Mana terowongannya? Kota terletak di sisinya.

Semua orang tahu bahwa kota akan menolak pengepungannya.

Pasukan tidak akan kembali ke rumah sebelum ini berakhir.

Vladimir memerintahkan menarik kapal agar menaiki gunung.

Mereka yang melarikan diri akan ditangkap oleh para Pechenegs.

Mereka pun membalikkan badan.

Saluran air adalah satu-satunya peluang mereka.

Vladimir! Sang pangeran!

Aku adalah Viking pertama. Aku datang untuk membantumu.

Mana yang lain?

Yang lain? Tidur.

Lelah minum bir.

Pernah berkunjung ke kota Roma?

Ada kota dimana airnya mengalir lebih jauh dari sini.

Sudah dengar tentang ini?

Sveneld!

Itu kau?

Setiap kali aku bertemu, sedang menggali kuburan.

Tapi bukan untukku.

Aku akan mengubur tulang-tulangmu.

Hei bajingan!

Kau lihat itu?

Itu untukmu.

Para pechenegian akan membantaimu. Mereka akan menendang pantatmu.

Seperti seekor biri-biri.

Wanita itu sudah bicara padamu, dan kau mempercayainya?

Apa yang kau harapkan? Bersiaplah.

Siapkan perisai & tombak! Segera!

Ayo!

Keberuntungan telah kembali.

Perahu.

Turunkan perahunya. Ayo!

Ikuti aku!

Hei, bajingan.

Mau kemana buru-buru?

Mengirim pesan ke Roma yang sudah kacau oleh bangsanya sendiri?

Lepaskan penopangnya!

Ke kapal, cepat!

Ayo!

Dorong! Dorong!

Mana kapal-kapalnya?

Saat inilah waktu yang kubicarakan.

Cepat! Kemari!

Viking selalu muncul pada saat yang tepat!

Dorong!

Dorong!

Ayo!

Vladimir...

Sudah cukup, saudaraku!

Pulanglah.

Dimana rumahku sekarang?

Tampak tak berdaya!

Lahir sebagai budak, Mati pun tetaplah budak.

Jadi, kau tahu tempatnya?

Jika kau mengatakannya, maka akan mati lebih mudah.

Tanpa penyiksaan.

Tanyakan Anastasia, tempatnya.

Dia tahu lokasinya./ Akan kutanyakan.

Bajingan, kupikir Irina menyampaikan kebenaran.

Dia tak memberitahu apa-apa.

Dia hanya memberikannya padaku. Kemudian mengkhianatinya.

Mana dia?

Dia bersumpah kepada Tuhan bahwa kau takkan melihatnya lagi.

Mana dia?

Istrimu sendiri, mana?

Kau tenggelamkan atau kau usir?

Apa kau kemari untuk mencari pelacur baru?

Saudaramu, Yaropolk, menyukaimu.

Dan kau membunuhnya.

Bukan mereka. Tapi kamu!

Siapa yang akan membalaskan dendam?

Hanya kaulah yang tersisa. Mereka semua sudah mati.

Sekarang kau bisa memburu dirimu sendiri.

Membalaskan dendam pada diri sendiri.

Aku melihat tuanku... Aku melihatmu.

Pangeran! Aku menemukan persediaan airnya!

Ayo!

Aku tak bisa melihat apa-apa./ Aku tak membunuh saudaraku.

Dia dibunuh.

Aku tak bisa melihat apa-apa!/ Aku tak membunuh saudaraku!

Aku bahkan tak ingin membunuhnya.

Mana Anastasia?

Senjata tak boleh masuk di sini.

Milikmu?

Mana Irina?

Dia melarikan diri.

Dua hari yang lalu. Tapi aku tak tahu kemana.

Bohong.

Aku tidak berbohong.

Apa yang kau inginkan?

Kau adalah teman Kaisar.

Kau mendapatkan adiknya, Anna.

Ya, mereka.

Disinikah pelaksanaan masuk ke dalam air? (pembaptisan)

Di sini.

Tapi pertama, kau harus berbicara.

Melalui aku.

Bicara?

Katakanlah semua tentang hal buruk yang kau ingat.

Itulah aturannya.

Jika kau tak menginginkannya sekarang, datanglah lain waktu.

Kalau kau sudah siap.

Lebih baik sekarang daripada nanti.

Apa yang harus kukatakan?

Apapun yang kau mau.

Kejahatan.

Saat masih kecil, aku mencuri perahu saudaraku.

Apa yang terjadi kemudian?

Aku membunuhnya.

Sama seperti dalam permainan?

Benar-benar membunuhnya?

Benar.

Itu saja?

Tidak.

Aku memperkosa istriku.

Tepat di depan mata ibunya.

Dan ayahnya.

Lalu aku membunuh ibunya...

...dan ayahnya.

Dengan tanganmu sendiri?

Sendiri.

Aku membunuh banyak orang.

Prajurit terbaikku.

Dan putranya.

Jadi...

Itu semua salahmu?

Siapa lagi seharusnya?

Siapa lagi seharusnya?

Tunggu... Tunggu.

Airnya...

Kau harus...

Kemarilah.

Sucikan dirimu.

Ini untukmu.

Awal dalam hidupmu.

Ini, saat kau mencuri mainan saudaramu.

Ini, saat kau membunuh saudaramu.

Ini, saat kau membunuh ayah istrimu,

....dan ibu istrimu.

Kemudian prajurit yang tewas.

Juga putranya.

Dan sekarang, dirimulah.

Pelajarilah, Tuhan mengasihimu.

Dan Ia bisa menyucikanmu dengan apinya.

Sekarang kau boleh meminumnya.

Bolehkah aku.....?

Ini sedikit bau.

Itu Kaisar, kan?

Katakan, kau akan pergi dengannya ke kuil?

Ayo kita pergi bersama.

Semua orang akan kesana.

Kemana?/ Kuil.

Kami akan bilang, "Kami ingin agar Pangeran menerima ajaran baru."

Apa?/ Apa yang akan kulakukan tanpamu?

Bagaimana bisa kau melakukannya tanpaku?

Ke mana aku akan pergi tanpamu?

Maksudku, sejujurnya, jangan pergi, izinkan aku lebih dekat denganmu.

Siapa yang tak mau mengizinkanmu mendekat?

Si Kaisar. Kau hanya bisa bicara padanya.

Tapi ternyata dia sangat cerdas.

Kau tidak bisa mengunggulinya. Lihat, kau memandang hina serangannya.

Dia bisa saja menangkapmu. Kau harus menyerang & menghantam.

Jangan khawatir. Aku akan menyiapkan jeratan.

Datanglah bersamanya, ia akan tersenyum.

Lalu bilang, "Aku mencintaimu, Aku mencintai saudara perempuanmu."

"Aku mencintai Tuhanmu." Dan intinya, aku bisa menyerang dengan seksama.

Itu saja. Tidak lebih tidak kurang.

Mengerti? Membalaskan dendam ayah?

Tidak./ Tidak apanya?

Aku tidak akan membunuh lagi.

Kau masih putra ayahmu.

Kematian itu tidak nyata.

Kau akan bangkit dari kematian.

Kau percaya itu?

Baiklah, aku harus melihatnya.

Apa yang ingin kau lihat?

Aku akan membunuhmu kemudian kau bangkit dari kematian.

Datanglah padaku dan katakan tidak ada kematian.

Jadi aku akan tahu, dan mempercayainya.

Bahwa kau bangkit dari kematian.

Ayo! Buktikanlah! Tidak ada kematian! Tidak ada kematian!

Aku percaya padamu dan kau mengkhianatiku!

Kau adalah budak! Kau akan mati sebagai budak & pengkhianat!

Kau mengkhianatiku!

Kematian itu ada dan kau pun memahaminya!

Kau benar! Kau harus mati layaknya pejuang!

Aku tidak...

Aku tidak akan membalas.

Lupakan saja, percayalah./ Siapa yang mau dibodohi?

Orang itu tidak berubah.

Kenapa?

Ayolah.

Ayo angkat!

Kau perlu melihatnya untuk mempercayainya.

Lihat apa?

Aku siap. Lakukanlah.

Ambil pedangmu!

Kau harus mati layaknya pejuang!

Bukan sebagai budak!

Aku adalah hamba Tuhan, tidak lebih.

Suara laut berbicara tentang keabadian, tapi ketika aku menutup mata...

Aku melihat hutan pada musim dingin, ditutupi dengan salju putih yg dingin...

...membicarakan tentang kematian. Kenapa aku tidak membunuhnya?

Dialah bagian kehidupan masa kiniku. Kehidupan kedua? Tidak akan ada lagi.

Ikuti aku!

Ikuti aku!

Sebutlah namamu!

Alih Bahasa: Anfas Dua Alif

"Dengan harapan, kita telah diselamatkan." (Rom 8:24)

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.