All language subtitles for I Hear You ep 16 Chinese (2019)

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

|| Presented by D A N D E L I O N || Instagram: sarii_sarr

Episode 16

Boss Wanita, kau datang. Bos sudah menunggumu.

Bagaimana kau tahu aku datang?

Silahkan masuk.

Ini kayu yang sangat bagus.

Tapi...

Aku tidak menginginkannya.

- Permisi. - Silahkan lewat.

Ambillah.

Kenapa?

Kak Ye

Ada apa? Aku takut sekali.

Kau datang?

Kau meninggalkan ini di kamarmu.

Aku mau ke Li Zi jadi sekalian ku bawakan.

Kita ketemu lagi.

Kau selalu mengganggu.

Harusnya aku yang bilang begitu.

Jangan salah paham.

Tidak seperti yang kau bayangkan.

Kak Ye

Bukannya kau bilang kayunya bagus?

Suka tapi tidak butuh.

Ayo kesana dan bicara.

Kak Ye, kayu ini...

He Yang, urus pelanggan ini.

- Dengar, aku... - Aku tahu.

Aku tahu kau seperti apa.

Jangan kira aku tidak mengenalmu.

Terlebih kau ini memiliki etika bekerjasama.

Jadi aku bisa mengerti.

Jadi kau kira hanya karena etika kerjasama?

lya.

Juga..

Aku tahu Zhang Yi Lu seperti apa.

Aku tidak akan salah paham.

Jangan khawatir.

Bei Er Duo.

Aku tidak khawatir kau salah paham.

Yang ku khawatirkan kebingunganmu.

Aku tahu.

Aku tidak akan memikirkannya.

Kau sangat menjaga diri.

Aku tidak khawatir.

Aku ke Li Zi dulu yah.

Ketemu di rumah yah.

Biar ku antar.

Jangan, aku bisa sendiri.

Aku pergi yah.

Li Zi, jangan minum dengan perut kosong.

Tak apa.

Aku minum untuk menjernihkan pikiran.

Baiklah kalau gitu.

Katakan.

Er Duo.

Andai saja..

aku berhenti dari acara itu, apa kau akan marah?

Berhenti?

Kenapa?

Season 2 ini lebih dominan bisnisnya.

Xing zhen yang memegangnya.

Xing Zhen dan aku, dari cara melakukan sesuatu..

jalan pikiran kami bertentangan.

Banyak perbedaan.

Sebagai Bos, Yu Zhong...

Dia tidak bisa berbuat banyak.

Kalo aku berhenti...

mungkin bebannya jadi berkurang.

Kalo kamu berhenti...

aku jadi sendiri dong.

Kalo gitu, aku juga berhenti.

Kau harus tetap lanjut.

Dan kurasa...

Ye Shu Wei memperlakukanmu dengan baik.

Kurasa kalian punya harapan.

Kau harus mengumpulkan uang ke Jepang, meraih impianmu secepatnya.

Jangan membicarakanku.

Kau sendiri?

Bicara dengan Yu Zhong.

Bukannya kalian selalu kompak?

Kau tahu?

Sebelumnya..

Aku masih memikirkannya.

karena kurasa setidaknya kami masih kompak.

Tapi sekarang..

sepertinya dia bukan lagi yang ku kenal.

Er Duo

Kenapa orang selalu berubah?

Kenapa mereka cepat sekali beralih?

Kau tahu, saat kami memulai semua ini...

kami sangat kompak dan PD.

Terus mengatakan program kami harus menjadi top.

Tapi dalam sekejap...

Dia memilih menjadikannya bisnis.

Lantas bagaimana dengan yang lalu?

Er Duo, katakan. Kenapa orang cepat sekali berubah?

Aku sangat muak.

Halo.

Aku akan membayar Tokyo Room ini.

Tunggu sebentar.

dan tolong panggil sopir panggilan.

Li Zi.

Aku masih ragu.

Kau sungguh mau berhenti?

Jangan ragu.

Kau harus bertahan dan memenangkan hadiah itu.

Bagiku...

hanya itu yang bisa kulakukan untukmu.

Selebihnya, urus saja sendiri.

Kenapa kau mengungkitku lagi?

Aku kesini untuk mendengar keluh kesahmu.

Er Duo, ingat...

kalau kau menyukai seseorang...

kau harus menganggapnya serius.

Bicarakan padanya.

Jangan menggantung.

Jangan ragu untuk maju duluan.

Hanya selangkah..

kalo dia menyukaimu, dia akan maju 99 langkah.

Jadi kau tidak harus melangkah ke dia terus.

Sekarang aku ingin melangkah ke 99 langkah itu.

Walau mungkin tak ada gunanya.

Jalan kami sudah berbeda.

Mengenai acara di masa depan...

jangan ragu memberitahuku. Aku akan menasehatimu sebagai teman.

Mau kemana?

Aku ingin mengeluarkan semua rasa frustasiku dan mulai dari awal lagi.

Pagi.

Pagi.

Aku mau rekaman.

Aku mau ke studio.

Sampai ketemu sorenya.

Kau...

Aku mengundurkan diri.

Pikirkan lagi, jangan gegabah.

Kau mengenalku dengan baik. Bagaimana mungkin aku gegabah?

Bukannya kau gegabah? Kau tidak ingin kerja sama.

Biar Xing Zhen melanjutkannya, aku akan memberimu project baru.

Tidak perlu.

Aku sudah memikirkan ini sebelumnya. Aku pergi dulu.

Di masa depan kalo kamu di bawah pengaruh alkohol..

kau akan merasa sakit kepala dan tidak ada yang peduli padamu.

Selalu begini, kalian juga bosan, kami semua bosan.

Benar, duplikat.

Apa kau masih saudaraku?

Tidak.

Er Duo

Pulanglah istirahat. Yu Yu, temani Er Duo.

Baik.

Moyu

Tetap disana, kau masih ada bagian.

Minum air hangat dulu.

Kau harusnya pulang.

Aku malu mengatakannya.

Terakhir kali aku menyebabkan masalah buat kalian.

Ada apa, Er Duo?

Kau merasa baikan?

Kak Moyu, aku sudah lebih baik.

Nanti juga akan sembuh sendiri.

Maaf yah.

Tak apa, jangan terlalu dipaksakan.

Saat wanita melahirkan...

Berapa banyak rasa sakit yang harus di tanggung?

Siapa yang sakit?

Ada makanan.

Kenapa kau disini?

Aku ingin berterima kasih pada kalian semua.

Aku rasa itu hanya alasan.

Lu Tian, makasih yah.

Ayo makan bersama. Aku bawa banyak kok.

Terima kasih, Lu Tian.

Sudah lama aku tidak makan ini.

Ini sangat enak.

Kau punya motif tersembunyi, kan?

Motif apa coba?

Aku sudah di tolak duluan.

Lu Tian.

Kau makan juga.

Aku salah. Aku salah.

Kenapa kau kelihatan pucat? Ayo kutemani pulang.

Tidak usah.

Aku naik bis saja.

Er Duo, biar Lu Tian mengantarmu. Kau sedang sakit.

Kau merasa kesakitan? Mau kerumah sakit?

Tidak perlu ke rumah sakit.

Antar dia pulang. Dia hanya perlu minum Kiranti:D

Ayo aku antar.

Kalo gitu, aku duluan.

Hati-hati.

Hati-hati dijalan.

- Aku bisa jalan sendiri kok. - Tapi kau hampir jatuh tadi.

Tadi itu hanya agak gelap. Aku tidak melihat dengan jelas.

Aku harus memastikan keselamatanmu.

Lu Tian, kalo kau begini terus..

kita sungguh tidak bisa berteman lagi.

Bei Er Duo.

Kau tidak usah merasa terganggu.

Ini kulakukan sebagai teman.

Sebagai seorang teman..

izinkan aku mengantar temanku Bei Er Duo.

Lepaskan.

Kenapa kau juga disini?

Hanya lewat.

Kau kenapa?

Kau sakit, yah?

Tidak, aku hanya butuh istirahat.

Terima kasih, tapi..

biar aku yang membawanya.

Sama-sama.

Ye Shu Wei, sepertinya kau punya banyak waktu luang.

Aku sibuk, tapi aku ada waktu menjemputnya.

Ayo.

Lu Tian, aku duluan yah.

Terima kasih.

Ayo.

|| Presented by D A N D E L I O N || Instagram : sarii_sarr

Selesai?

Kau sudah baikan?

Lebih baik.

Lain kali, jangan kerja kalau kau merasa sakit.

Siapa yang merias mu?

Apa terlihat aneh?

Tidak, hanya saja terlalu menor.

Tolong hapus itu.

Kita sedang shooting, harus make up begitu.

Tidak mungkin pake make up seperti biasa.

Kata siapa dia harus pake blus on dan bibir merah merona?

Sangat berlebihan.

- Itu tergantung situasi orang. - Aku mengenalnya dengan baik.

Tolong lebih natural, hapus blush on dan lipstiknya.

Maaf mengganggu.

Tolong di ulangi.

Ayo.

Baiklah. Kita akan mulai.

Seperti keseharian kalian dirumah.

Kalian bisa menyikat gigi dengan romantis.

Lalu duduklah untuk sarapan.

Baiklah, kita akan mulai lagi.

Bersiap.

Mulai.

Bagus, saatnya menyikat gigi. Si Pria menuangkan odol di sikat gigi wanita.

Dalam hal ini akan kelihatan natural.

Selamat makan.

Bagus.

Menyuap satu sama lain.

Beri susu atau sesuatu.

Bagus. Cukup.

Baiklah. Selanjutnya kita akan mengambil foto.

Bersiap untuk foto langsung.

Yu Zhong, kau datang?

Aku meminta kalian membuat promosi film..

Aku harus datang kalau tidak ingin membuat dia marah.

Bagaimana shootingnya?

Begitulah, tentang keseharian.

Kau bisa bertanya lagi padanya.

Yu Zhong.

Kau tahu yang terjadi pada Li Zi?

Di Season 2 ini, dia...

Aku dengar kalian berteman sejak kecil, kan?

Kami sangat dekat.

Orang tua kami juga saling mengenal.

Dan berhubungan baik.

Sebenarnya, Li Zi..

dia hanya terlihat tegar di luar.

Sebenarnya, dia benar-benar melakukan semua dengan bijaksana.

Kadang dia juga khawatir..

tapi jelas dia tidak mengungkapkannya.

Dekat dengannya, kau akan merasa lebih baik.

Sebaliknya, aku merasa khawatir.

Karena banyak ide terlalu protektif.

Banyak hal yang tidak bisa ditangani sendiri.

Dia begitu karena serius dengan pekerjaannya.

Yang kau bilang...

ada benarnya.

Bagaimana dia diluar pekerjaan?

Yu Zhong, kalau kau ingin tahu itu..

tanyakan langsung padanya. Dia pasti senang.

Pergilah perbaiki make up mu.

Bulu matamu jatuh tuh.

Untuk ini, ayo ambil foto interaksi kalian sehari-hari.

Lakukan saja seperti biasanya.

Rileks saja dan dengarkan aku.

Misalnya saling menatap...

pegangan tangan atau yang lainnya.

Cobalah lebih rileks. Mengerti?

Bagaimana kalau tidak pake sandal.

Lepaskan sandal kalian saja.

Kalo aku beri arahan, kalian tinggal lakukan saja.

Satu hal yang penting, jangan melihat ke kamera.

Selama kalian tidak melihatnya..

tidak akan ada masalah dan kita bisa menyelesaikannya dengan cepat.

Perhatian, kita akan segera mulai.

Bersiplah semua.

Siap.

Mulai.

Si Pria menggenggam tangan Si wanita.

Lalu Si Wanita bersandar di bahu Si Pria.

Dekap dengan lembut.

Bagus. Lalu saling menatap.

Dan kalian seolah-olah membicarakan sesuatu.

Anggap saja bicara seperti di rumah.

Bagaimana tidurmu semalam?

Tidurku sangat nyenyak.

Singkat sekali.

Kau lebih nyaman bicara dengan Yu Zhong.

Kenapa kau membandingkannya?

Aku tidak dekat dengan Yu Zhong.

Benarkah?

Lalu bagaimana bisa kau menghabiskan 7 menit 32 detik dengannya?

Bagus. Cukup.

Penampilan yang bagus, sangat natural.

Scene berikutnya, kalian berdirilah.

Bagus, Si Wanita berjinjitlah.

Cium pipi Si Pria.

Berjinjitlah.

Tunduk sedikit.

Sepertinya tidak cukup.

Begini kau bisa, kan?

Ayo.

Kenapa kau malu?

Cukup cium pipinya.

Tutup matamu.

Tutup.

Mendekatlah.

Hadap ke kanan.

Ternyata...

aku lebih cepat.

Jangan berterima kasih.

Tunjukan saja jempolmu.

Bagus. Cukup.

Sangat bagus.

Halo, Ma. Ada apa?

Bei Er Duo, apa kau sibuk?

Aku baru saja selesai shooting.

Cepatlah kesini, aku mengatur ulang rumah.

Dan malah terjatuh.

Aku sudah baring sepanjang hari karena sakit terus.

Temani aku ke rumah sakit.

Baiklah. Aku akan segera kesana.

Baiklah Er Duo, tidak usah buru-buru.

Bibi Zhang di sini, aku duduk di sofa dan tidak bergerak.

Hati-hati saja di jalan.

Jangan terlalu khawatir.

Tunggu yah, Ma.

Bibi kenapa?

Mama bilang dia jatuh saat memindahkan barang.

Masih sakit dan tidak bisa bergerak.

Aku harus pulang.

Biar ku antar.

Terima kasih.

Mama kenapa?

- Sakit sekali. - Bibi.

Kau juga datang Ye.

Jangan di sentuh.

- Baik, tidak ku sentuh. - Hati-hati.

Sepertinya pergelangan kakinya terkilir.

Kita harus ke rumah sakit.

Ayo.

- Sakit. - Biar ku bantu. -Pelan-pelan

Bibi, biar ku bantu.

Tidak usah.

Aku masih kuat kok.

Bibi, naik sajalah.

Maaf merepotkan.

Aku ini berat, maaf yah.

Kalau aku tahu akan begini...

aku harusnya diet.

Maaf.

Terima kasih.

Terima kasih.

Terima kasih.

Er Duo, temani bibi periksa.

Berikan BPJS nya, biar aku yang urus prosedurnya.

Di bagian depan.

Terima kasih.

Terima kasih.

Masih diperiksa?

Dokter mendiagnosis pergelangan kakinya retak.

Harus dilakukan X-ray.

Laporan pemeriksaan fisiknya selama 2 tahun.

Apa tekanan darahnya normal?

Apa mereka bilang ada yang salah?

Selama 2 tahun ini, dia selalu beralasan dan mengeluh tentang kesehatan

Ayo kita lakukan pemeriksaan lanjutan.

Jangan khawatir biayanya.

Kita bicarakan nanti.

Aku akan mengembalikannya kalo sudah punya uang.

Ye Shu Wei

Terima kasih.

Aku mau menelpon dulu.

Halo.

Paman Kecil.

Promosi filmmu dengan Bei Er Duo..

sudah ku kirim di email.

Baiklah. Kau sedang apa?

Aku sedang makan malam membahasa pekerjaan.

Dengan Tang Li?

Bukan, dengan Xing Zhen

Jawab, apa kau menyukainya?

Ye Shu Wei, apa ini kamu?

Aku tidak percaya yang baruan kau katakan.

Kenapa?

Sekarang..

Kau membicarakan gadis denganku.

Aku hanya memberi saran.

Ungkapkan kalo suka...

Kalo tidak, jangan PHP-in.

Tunjukan kejantananmu.

Apa karena kau pacaran dengan Er Duo, jadi kau menasehatiku?

Tidak juga.

Aku menyarankan sebagai Paman mu.

Dia kenapa, sih?

Lebih baik dari perkiraanku.

Mereka benar-benar pandai mengeditnya.

Benarkah?

Aku rasa masih banyak adegan tidak natural.

Yang mana?

Saat kita saling mentap...

saat kau bicara padaku, itu masih kurang.

Masih perlu ditingkatkan.

Apa iya?

Aku rasa...

sudah bagus.

Yu Zhong bilang untuk program berikutnya..

akan ada promosi film juga.

Untuk meningkatkan popularitas.

Agar terlihat natural...

kita harus latihan.

Tidak masalah. Praktek apa?

Pertama mengenai panggilan.

Jangan nama lengkap.

Lalu apa?

Tergantung kamu...

selama bukan nama lengkap.

Kalo gitu...

Shu Wei.

Kau harus lebih berekspresi.

Itu tadi seperti orang asing.

Ekspresi memanggil orang asing.

Shu Wei

Lumayan.

Aku rasa...

kau harus lebih mesra.

Pake perasaan.

Shu Wei

Baiklah.

Mungkin ini sulit.

Itu terlalu kaku.

Terlalu kaku?

Panggil dengan santai.

Jangan pikirkan yang lain, santai saja.

Shu Wei

Er Duo.

Kau memanggilku Er Duo.

Kau tidak suka?

Tidak ada bedanya dengan orang lain.

Apa?

Tidak apa-apa.

Lalu apa selanjutnya?

Kita harus berbagi rahasia.

Berbagi rahasia?

Satu saja.

Kalo ada yang tanya...

kita harus berbagi sebelumnya, kan?

Tapi sepertinya tidak ada rahasia.

Bukan begitu.

Apa kau yakin?

Contohnya...

siapa cinta pertamamu?

Begitu.

Apa waktu SD dihitung?

Yang lain...

SMA atau saat kuliah.

Masa, sih?

Ada, aku punya.

Siapa?

Allen

Pasti ada pemadaman listrik.

Jangan takut. Aku akan ambil lilin. Tunggu disini.

Ini dia.

Sudah lebih baik?

Ini cukup.

Haruskah kita lanjut?

Kau tidak akan merasa takut kalo kita bicara.

Allen itu...

siapa?

Temanmu?

Seorang komposer.

Banyak animasi terkenal yang memiliki karyanya.

Kau mau dengar lagunya?

Tidak usah.

Seperti katamu.

Itu akan berlebihan.

Keluarga Allen..

Komposer terbaik sejagad raya.

Untuk mencari dia menulis musik...

Apa harus mengelilingi gerbang Tian'anmen beberapa kali?

Mungkin.

Dia sudah tidak eksis..

Walau tidak lagi..

Itu keren seperti House 14.

Apa menurutmu dia tampan?

Kau pernah ketemu?

Belum

Allen kami rendah hati.

Aku akan mencari info tentangnya seperti FBI.

Dia sangat sempurna...

kau bisa mati karena tidak percaya.

kenapa?

Apa karena dia..

Vampir Amerika?

Lampunya menyala, aku mau tidur.

Aku malas membahas Allen denganmu.

Selamat malam.

|| Presented by D A N D E L I O N || Instagram : sarii_sarr

Li Zi, kenapa disini?

Jangan salah paham.

Aku menemani Yu Zhong ke pesta.

Dia mabuk dan aku mengantarnya pulang.

Aku ingin bicara dengannya.

Masuklah.

Akan kupanggilkan.

Kak Li, ini ada air madu.

Ingat untuk memberikan padanya.

Kalo gitu, aku serahkan Yu Zhong padamu.

Li Zi?

Dimana Xing Zhen?

Bukannya tadi ada dia?

Dia sudah pulang.

Kau tidak menjawab teleponku, jadi aku datang.

Terima kasih.

Xing Zhen yang buat.

Kau..

Aku kesini membicarakan Bei Er Duo.

Aku harap kau memperlakukannya dengan baik.

Sedikit lebih peduli.

Er Duo itu teman sekaligus tamuku.

Pasti akan ku perlakukan dengan baik.

Baguslah.

Maksudku...

jangan salah paham dengan Xingzhen.

Dia juga bagian dari perusahaan dan melakukan ini untuk kita.

Jadi kalian pasangan sekarang?

Bedakan urusan kerja dan pribadi.

Aku tahu.

Aku tidak punya urusan kerja denganmu lagi.

Aku ingin bicara pribadi padamu.

Kau bilang tidak ada hubungan dengannya. Lalu bagaimana denganku?

Selain rekan kerja, apa ada lagi?

Bertahun-tahun...

aku selalu menganggap hubungan kita spesial.

Maaf kalo aku berlebihan.

Biar ku perjelas.

Aku menyukaimu.

Jawabanmu?

|| Presented by D A N D E L I O N || Instagram : sarii_sarr Makassar, 29 Maret 2019

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.