Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
|| Presented by D A N D E L I O N || Instagram : sarii_sarr
Episode 13
Kau banyak bicara.
Yu Zhong benar-benar tidak bisa apa-apa.
Aku jadi menghawatirkan Li Zi.
Kau bilang Fang Yi He menikah dan malah pesan makan tiap hari.
Apa kau menghawatirkan mereka?
Aku masuk dulu.
Selamat malam.
Sudah jam 10 dan mama belum pulang
Tidak ada yang terjadi, kan?
Maaf.
Nomor yang anda tujui sedang sedang sibuk.
Jangan salahkan aku.
- Bukan aku pelakunya. - Lalu siapa?
Siapa yang harus kami salahkan?
Paman, Bibi. Kenapa kalian dirumahku malam-malam?
Ada apa?
Ibumu menipu kami, dia mengambil uang kami.
Aku tidak menipu kalian.
Tunggu.
Tolong tenang.
Mari bicarakan baik-baik.
Aku yakin ini salah paham..
kalian semua menyalahkan mamaku.
padahal kalian sudah mengenalnya bertahun-tahun.
Aku yakin bukan dia.
Kalian harusnya mempertimbangkan.
Kalo gitu, kenapa tidak beri kami uang saja?
Berhenti.
Itu uang pensiunku.
Ma, ada apa?
Aku bukannya menipu mereka.
Katakan, ada apa?
Ada seorang toko penyimpanan uang.
Dia bilang punya project menggandakan uang.
Jadi aku memberinya uang.
Awalnya itu menguntungkan, karena uang bisa bertambah.
Mereka hanya memintaku membeli produknya.
Aku rasa itu hal yang bagus.
Lalu aku mengajak orang-orang.
Tapi bulan ini harusnya uangnya dikembalikan lebih banyak.
Ternyata belum juga. Aku sudah menunggu selama 3 hari.
Karena lelah menunggu, aku ke tempat mereka.
Tapi mereka sudah tidak ada dan tempatnya...
sudah mereka jual.
Tanpa jejak.
Aku..
Apa mama ingat namanya?
Ingatlah! Ayo kita cari.
Untuk apa?
Perusahaan mereka menyewa mobil dan rumah.
Mereka menipuku. Uangku ludes semua.
Beritahu aku...
bagaimana bisa mereka melakukan itu untuk menipu orang?
Ma.
Mama, tenang dulu.
Lao Xu juga korban.
Sebagai jalan keluar...
Kita harus bergerak.
Ayo ke kantor polisi besok.
- Benar. - Ayo ke sana besok.
- Polisi akan membantu kita. - Benar.
Ayo kesana besok ramai-ramai.
Paman, Bibi. Hati-hati pulangnya.
Jaga mamamu.
Ma, duduk dulu.
Uang kita ludes.
Uang kita ludes.
Ma.
Aku rasa mama di tipu skema Ponzi.
Apa itu?
Penipuan uang yang..
mendapat uang secara curang tanpa usaha.
Melepaskan tembok Timur untuk mengganti tembok Barat.
Seperti piramid.
Subsidi dari bawah dan atas.
Pada akhirnya, mereka akan kabur.
Di saat yang tepat.
Uang mereka..
uang mereka tidak akan kembali.
Tenang ma, kita bisa mencari uang tanpa cara itu.
Aku ambikan air yah.
Uangku..
Ma, sudah jam 12 lewat.
Aku memasak mie rebus, makanlah.
Aku tidak selera.
Aku harus menghitung kerugian.
Kenapa tidak makan? Makan itu untuk mempertahankan fisik.
- Makanlah sedikit. - Tidak selera.
Totalnya..
Kita kehilangan 338,000 yuan.
Berapa?
338,000 yuan
338,000 yuan kita hilang.
Mustahil.
Ma, dari mana uang sebanyak itu?
Tabungan, uang perumahan pribadi...
Gaji mama juga...
Uang yang dihasilkan dari membeli dana...
aku mengumpulkan mereka secara teratur. Uang pemberian nenekmu juga.
Ada lagi.
Uang yang kau beri.
Kau tidak pakai uang itu untuk periksa?
Jadi mama tidak sakit?
Er Duo, sebenarnya waktu itu..
otak mama di cuci.
Mama ingin menghasilkan uang banyak, jadi begitulah.
Kau kan mau belajar di Jepang.
Mama ingin mencari uang banyak.
Mama melakukannya untukmu.
Kalau kau kesana tanpa uang, kau akan bekerja keras lagi.
Bagaimana kalau ada yang membullymu?
Aku tidak pernah mengira..
pada akhirnya akan di tipu.
Ma, aku baik-baik saja.
Oh iya.
Hati-hatilah besok.
Beri tahu aku mengenai perusahaan itu.
Dan juga mengenai kontraknya.
Beri aku semua tanda terima itu.
Ayo panggil mereka lagi besok.
Kita harus melaporkan kasusnya bersama-sama.
Semoga bisa kembali.
Benar, harus dilaporkan.
Kita harus menangkap penipu-penipu itu.
Kalo gitu..
sudah larut.
Istirahatlah, aku juga mau tidur.
Tidurlah.
Ingat makan mie nya.
|| Presented by D A N D E L I O N || Instagram : sarii_sarr
Direktur Tang kembali.
- Apa sudah baikan. - Lumayan.
Selamat pagi.
Direktur Tang.
Apa kabar Kak Li?
Xiao Liu
Akhirnya kau kembali, kalau tidak...
aku juga ingin melukai tanganku dan liburan.
Baiklah. Apa ini cara penyambutanmu?
Kembalilah bekerja. Aku keruangan Yu Zhong dulu.
- Jangan. - Kenapa?
Kau baru saja kembali, aku masih ingin kau disini.
Ada apa?
Apa kau tidak bisa bekerja dengan baik tanpaku?
Kembalilah bekerja.
Jangan memaksakan diri.
Iya, terima kasih.
Xing zhen, kalau kau bekerja dengan baik..
Yu Zhong juga akan memberikanmu yang lebih baik.
Tak apa. Aku hanya datang menyapa. Lanjutkan saja.
Yu Zhong, aku akan merevisinya dulu.
Ada apa?
Tidak apa-apa.
Biar aku saja.
Direktur Li kembali, apa Yu zhong and Xing Zhen akan putus?
Aku rasa ini waktunya Li Zi merelakan jabatannya.
Yu Zhong dan Xing Zhen, perkembangan mereka cepat.
Aku dengar dua hari lalu, Yu Zhong membicarakan project dengan Xing Zhen
Aku rasa Xing Zhen akan memimpinnya.
Kasihan sekali Tangli, dia sudah lama dengan Yu Zhong..
Tidak ada manfaat selain rasa sakit.
Laki-laki selalu suka hal yang baru.
Ayo.
Maaf. Maaf.
Tak apa. Lagian belum dimulai. Relax aja dulu.
- Mulai. - Ayo.
Er Duo, cepatlah.
Kau biasanya tidak terlambat, ada apa?
Semuanya fokus. Ini sangat penting.
Baik. Mulai.
Benarkah?
Kita sungguh mencapainya.
Qinaling, mimpimu hampir terwujud.
Aku sayang kalian.
Terima kasih sudah menemaniku sejauh ini.
Ayo.
Aku akan melakukan yang terbaik.
Jiang Jiang๏ฟฝ, apa kau gugup?
Ya, tentu saja.
Aku tidak menyangka kita bisa sampai disini.
Aku tidak bisa tidur semalam.
Aku terus saja memikirkannya.
- mengingat kembali yang kita lalui.. - Berhenti.
Er Duo
Kalimat terakhir adalah klausa. Kau salah.
Sekali lagi.
Tidak bisa tidur semalam...
mengingat semua...
hal-hal yang telah kita lalui membuatku tak bisa tidur dengan tenang.
Sepertinya kau sangat gugup.
Apa yang kau lakukan?
Curiga? Apa yang dilakukan diruang tunggu?
Kenapa tidak?
Itu salah.
Salah?
- Apa itu ditanganmu? - Ada apa?
Kenapa kau tidak masuk?
Qianling, ada masalah dengannya.
Qianling, dia merencanakan sesuatu.
Er Duo
Suaramu terlalu lemah.
Ulangi lagi.
Kasihan sekali, dia tidak mendapatkan apa-apa selama bertahun-tahun.
Yu Zhong sangat dekat dengan Xingzhen.
Yah, itu buruk.
Aku mau keluar.
- Kau baru saja sembuh. - Aku butuh istirahat.
Ada apa? Biar ku temani ke rumah sakit.
Tidak perlu.
Baiklah.
Aku baru saja membicarakan project.
Tapi kau istirahatlah dulu.
Kalau projectnya selesai, selebihnya terserah kamu.
Istirahatlah dengan tenang.
Kita belum cukup berusaha keras untuk menangis.
Jangan sedih. Tak apa.
Lain kali kita pasti bisa.
Tunggu, tadi Direktur bilang kalau grup kita..
dapat terus muncul.
Benarkah?
Itu bagus, usaha kita tidak sia-sia.
Er Duo, kau berada dalam mood yang buruk.
Benarkah?
Itu bagus, usaha kita tidak sia-sia.
Berhenti. Kenapa kau selalu saja salah.
Ulangi lagi.
Benarkah? Itu bagus, usaha kita tidak sia-sia.
Kenapa suaramu terus naik turun? Kenapa terus saja ada salahnya?
Guru Xu, maaf. Biar ku coba lagi.
Kemarilah.
Kau ini kenapa? Kau sungguh ingin menjadi dubber?
Maaf, Guru Xu.
Aku tidak tertarik masalahmu...
tapi saat kau di studio, usahakan hati dan pikiranmu terkontrol.
Kau kerja disini. Paham?
Jangan libatkan masalah pribadi dalam bekerja.
Seorang dubber profesional tidak boleh begini.
Aku mengerti, Guru Xu. Aku akan lebih hati-hati.
Baiklah.
Kau kembali dulu. Perbaiki suasana hatimu.
Er Duo, minum dulu.
Guru Xu memang begitu.
Jangan dianggap serius.
Akan bagus kalau dianggap serius..
kalau tidak, bagaimana bisa berkembang?
Jangan begitu.
Er Duo, jangan diambil hati.
Katanya dubber yang berbakat..
kalau gitu, apa dubber berbakat memang sering salah?
Jangan libatkan orang lain dalam masalahmu.
Ini perlu di katakan juga kan?
Maaf.
Maaf telah merepotkan kalian.
Tak apa.
Setiap orang punya masalah..
kita harus saling mengerti. Ayo kita pulang dulu.
Erduo, kau disini?
Ada apa? Kau kenapa?
Aku sedang membaca naskahnya.
Baiklah. Kami tidak akan mengganggu.
Kak Li.
Kau keluar?
Beri ke Yu Zhong nanti.
Lalu kau mau kemana?
Cuti panjang. Bekerja keraslah.
- Halo Direktur Li. - Halo.
Direktur Li.
Tuan dan Nona...
Pesanan kopi keajaiban spesialnya datang.
Keajaibannya dimulai.
Cantik sekali. Terima kasih.
Anda mau pesan apa?
- Magic Americano. - Tunggu sebentar.
Tuan..
Kau sudah membacanya selama dua hari.
Apa anda ingin aku menggantinya?
Aku tidak terlalu ingat. Aku hanya ingin terus membacanya.
Jadi kau nganggur?
Apa kau mau baca ini? Ini bisa membantumu belajar Bahasa Jepang.
Aku kesini untuk santai.
- Ini kopimu. - Tanganmu...
Er Duo
Ya.
Nomor yang anda tujui sedang tidak aktif. Silahkan hubungi lagi nanti.
Aku tidak menipu mereka.
Uang mereka...
uang mereka tidak akan kembali.
Kenapa suaramu terus naik turun?
Kenapa selalu saja salah?
Maaf, Guru Xu.
|| Presented by D A N D E L I O N || Instagram : sarii_sarr
Terima kasih.
Sekarang aku akan memberi hadiah untuk kalian.
Terima kasih.
Dia pandai menari.
Ya.
Kenapa kau datang lagi?
Aku sering kesini, kenapa kau tidak pernah menari untukku?
Itu untuk pasangan, jomblo tidak bisa. ( wkwkkwwkkw :D)
Siapa bilang aku jomblo? Kan ada kamu.
Jangan ngaur.
Tuan, anda mau pesan apa?
Capuccino dan Kue Blueberry.
Tunggu. Ini salep luka bakar. Ingat untuk mengoleskannya.
Terima kasih.
Kak Xin, aku nitip di sini dulu. Nanti aku ambil.
Pacarmu datang lagi.
Kak Xin, jangan menggodaku.
Dia pasti menyukaimu.
Kak Xin, dia hanya temanku. Sungguh.
Seperti saudara.
Baiklah. Sana antar.
- Niklamtilah. - Tunggu.
Aku kesulitan menghabiskannya.
Sepuluh paket. Sepuluh kartu layanan ini. Sebagai aturan, kau harus melawanku.
Aku mau melihatmu menari.
Itu untuk pasangan.
Aku ingin melihat gadis cantik menari.
Kalau kau kalah. Jangan memintanya lagi.
Mau main apa?
Itu..
Ayo.
Giliranmu.
Ayo.
Ayo.
Kau sungguh ingin?
Aku ini pelayan. gadis cantik..
Aku ingin menghilangkanmu atas nama phoebe.
- Butuh bantuan? - Tidak.
Kau mau ini?
Terima kasih.
Berapa lama kau disana?
5 menit.
5 menit?
Jadi kau hanya melihatku terus berjinjit dan tidak bisa meraihnya?
Maksudku, berbaik hatilah sedikit.
Aku senang melihatmu kesulitan.
- Halo. - Bos.
Ada perubahan pesanan biola dari Emily Orchestra.
Mereka bilang ingin diskusi secara langsung.
Mereka bertanya..
Apa kau punya waktu hari ini?
Harus hari ini?
Tidak juga.
Aku akan menelpon menanyakan waktunya.
Usahakan tunda beberapa hari.
Kau sudah selesai?
Ini struknya.
Maaf, aku tidak jadi membelinya.
Berikan padaku.
Itu juga.
Ada apa? Kenapa kau terlihat murung?
Kalau kesalahanku, maaf.
Bukan kok.
Gerimis nih.
Mobil mewah siapa di sekitar sini?
Sampai.
Baru saja.
Terima kasih.
Masuklah istirahat.
Lihat matamu..
Kau seperti memakai smoked makeup.
Ini adalah salah satu kelebihan.
Orang normal tidak punya. Kau harusnya iri.
Aku masuk yah.
Hati-hati pulangnya.
Tunggu.
Aku pinjamkan buku ini, bacalah perlahan-lahan.
Terima kasih.
Aku masuk yah.
Selamat malam.
Selamat malam.
|| Presented by D A N D E L I O N || Instagram : sarii_sarr Makassar, 21 Maret 2019
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.