Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
|| Presented by D A N D E L I O N || Instagram : sarii_sarr
Episode 6
Lihat!
Aku pintar, kan?
Ada jaraknya.
Berbagi kamar mandi.
Jangan melebih-lebihkan.
Ada dua kamar mandi.
Dua tempat sikat gigi.
Benar juga.
Aku akan mengurusnya.
- Kenapa lagi? - Masih ada yang kurang.
Aku tidak akan melakukannya.
Percayakan saja padaku masalah ini.
Masih perlu beberapa barang.
Dasar!
Lizi bilang wartawannya sudah menunggu diluar. Ayo keluar.
Er Duo. ErDuo.
Kenapa?
Er Duo, pakai ini cepat.
Untuk apa ini?
Untuk membantu kalian.
Kalian harus berakting dengan baik...
dan yang terpenting..
kita harus komunikasi terus.
Aku tidak butuh.
Li Zi, ini serasa seperti menjadi agen rahasia.
Mereka terkenal seperti Detektif Conan. Kita tidak boleh meremehkannya.
Halo.
Maaf, berisik. Akan ku kurangi.
Bagaimana?
Baiklah, Er Duo, kami pergi dulu.
Kalau ada yang terjadi.
Jangan gugup, tetap tenang. Kami akan membantu.
Baiklah. Dadah.
Tadi kau bilang..
kita harus lebih natural, bersikap tenang, kan?
Jangan bergerak.
Lepaskan antingmu.
- Ayo. - Ayo.
Hei.. Mereka datang.
Ye Shu Wei, Bei Er Duo.
Kami wartawan yang akan merekam kegiatan kalian hari ini.
Aku Conan.
Panggil saja Xiao.
Sapa mereka.
Bukan hanya kami..
Tapi semua netizen akan menyaksikan langsung kegiatan kalian.
Kami disini hanya merekam.
Kalian telah menipu banyak orang.
Jadi misi kami adalah menyelidiki kebenaran hubungan kalian...
apa benar pasangan sungguhan.
Yang ingin kami perlihatkan adalah kehidupan pribadi kalian.
Masuklah.
Jadi, ayo mulai.
Aku tidak melakukannya untuk show itu.
Satu saja.. yaitu menunjukkan fakta sebenarnya.
Penyelidikan.
Detektive Conan dimulai.
Kau ingat, kita harus berakting secara natural.
Perhatikan saja dirimu.
Kalian jangan bisik-bisik.
Jangan berpikir bisa menipu kami.
- Iya lah. - Iya lah.
Kalian lakukan seperti biasa, anggap saja kami tidak ada.
Santai saja.
Para netijen sekalian..
Kami sekarang di dalam rumah dan mereka duduk di sofa.
Tidak ada kegiatan khusus.
Apa memang pasangan seperti itu?
Iya?
Iya?
Kalau anda terus bicara, kami jadi tidak punya kesempatan.
Wartawan gila itu.
Tenang.
Aku hanya khawatir mereka akan memperburuknya.
Tenang, pasti akan baik-baik saja
Kami akan merekam..
kalian boleh melakukan apa saja.
Oh iya, ayo makan.
Kau mau makan apa hari ini?
Terserah kamu saja.
Aku masak dulu.
Ye Shu Wei, menu sarapan seperti kemarin tidak apa-apa, kan?
Iya.
Makasih.
Makasih.
Tomat yang kau beli kemarin masih ada.
Iya.
Biar ku bantu.
Baiklah.
Bisa kau ambilkan beberapa kentang?
Dan..
kocok telur dengan sedikit tepung?
Aku ambil air dulu.
Baiklah.
Halo. Ada apa?
Halo, Er Duo. Aku ada dikafe dekat sekolah.
Maaf.
Aku tidak bisa keluar hari ini. Bagaimana kalau minggu depan saja?
Kenapa?
Kenapa bisik-bisik?
Kau sakit?
Kau mau aku yang kesana saja?
Tidak usah.
Ada hal penting yang harus kulakukan.
Maaf yah.
Apa karena acara itu?
Kau tinggal bersama laki-laki itu?
- Aku tidak bisa jelaskan sekarang... - Bei Er Duo.
Iya.
Pasta yang kubuat berbeda dengan yang lain.
Semuanya menggunakan tepung sendiri.
Ditambah susu.
Yang terpenting nilai gizinya.
Bagimana?
Bagus.
Cobalah.
Ayo.
Jangan bereaksi berlebihan.
|| Presented by D A N D E L I O N || Instagram : sarii_sarr
Enak, kan?
Apapun yang kamu buat, selalu enak buatku.
Benarkah?
Bersama denganmu membuat hari-hariku spesial.
Begitulah dia.
Aku juga sebenarnya selalu terkejut. Dia kadang berlebihan.
Kalau dikasi pasti selalu bilang enak. Yah, begitulah. Meskipun sebenarnya gak enak.
- Kalian lihatlah. - Yah benar.
Jangan excited sekali.
Aku agak kenyang.
Jangan lupa bersihkan dapurnya.
Kau jangan mengambil kesempatan menyuruh-nyuruhku.
Kemarin saat kita makan.
Aku melakukan semuanya.
Anggap saja kita gantian, yah.
Ayolah.
Baiklah.
Sambil menunggu kami akan merekam yang lain disekitar.
Mereka melakukannya dengan baik.
- Jangan senang dulu. - Kenapa?
Si Conan itu masih terus curiga kalau mereka pasangan palsu.
Itu tidak bagus.
- Kita harus bantu - Betul.
Ini harus berhasil. Kita harus pantau mereka.
Tidak kusangka ini sangat menyusahkan.
Mereka terus memeriksanya.
Perlu dialihkan.
Atau ini akan sia-sia.
Mereka terus saja mencari celah.
Kita harus turun tangan untuk meyakinkan mereka.
- Li Zi. - Hm.
Kuserahkan padamu.
- Baiklah. - Mangatss.
Hati-hati.
Permisi, apa ini kamarnya Bei Er Duo?
Iya.
Itu kamarnya.
Kalian ini pasangan.
Apa karena rumahnya terlalu besar jadi punya kamar masing-masing?
Ini hanya seperti..
Kadang-kadang dia butuh tempat tenang untuk latihan rekaman.
Dan aku juga tidak suka diganggu saat membaca buku.
Jadi, begitulah.
Terus kenapa ada ranjang?
Beritahu mereka kebiasaanmu. Jangan malu.
Katakan.
Kebiasaanku itu juga suka baring saat membaca teks rekaman sebelum latihan.
Di tempat tenang bisa lebih berkonsentrasi.
Itulah kenapa ada ranjang.
Kalian juga bersikap terlalu formal.
Itu karena ada kalian disini.
Kami hanya agak gugup. Iya, kan?
Baik kalau gitu.
Tolong perlihatkan kamar kalian.
Pas dibelakang kalian.
Kalian mau rekam kami ganti baju?
Sudah.
Kami tunggu diluar.
Stopp!!
Kenapa kau disini?
Untuk membantu kalian. Aku sudah atur semuanya.
Kau hanya perlu ganti baju.
Bajuku ada di kamar sebelah. Bukan disini.
Disebelah?
Kau bisa pake ini dulu. oke?
Sana. Sana.
Tapi ini baju dia.
Ini tidak membuktikan apa-apa.
Belum ada bukti mereka tidur bersama.
Buktinya belum cukup kuat.
Apa mereka belum pernah tidur bersama?
Kenapa lama sekali?
Bei Er Duo, Kenapa kau memakai pakaiannya?
Aku suka karena ini terasa nyaman.
Dan...
Apa kalian tidak pernah dengar bahwa piyama terbaik perempuan itu adalah baju pasangannya?
Ayo masuk.
Oh
Kalian melihatnya?
Ayo.
Kami sudah yakin kalian ini pasangan.
Kami akan mengakhirinya.
Silahkan lewat sini.
Ini pintunya.
Tunggu bentar.
Er Duo.
Lu Tian?
Kenapa kesini?
- Aku hanya.. - Siapa dia? Rekam.
Shifu, bukannya sudah berakhir?
Ada lagi.
Oh iya. Ini harus di rekam.
Lu Tian, ini sedang direkam.
Ingin kubunuh laki-laki itu.
- Tenang. - Aku akan mengurusnya.
Tunggu.
Kau mau mengacaukannya kalau tiba-tiba muncul.
Tunggu saja.
Bagaimana kalau ini gagal?
Tutup pintunya.
Percaya mereka.
Ini tidak seperti dugaanmu.
Siapa dia?
Dia terlihat peduli. Bukan pacarmu, kan?
Bukan. Bukan. Ini temanku.
Dia hanya seorang teman di kelasku.
Sebenarnya kami mau..
mau..
...kerja kelompok.
Benar.
Lalu dia datang karena ku bilang sedang sibuk.
Benar, kah?
Tapi ini rumah pacarnya.
Kenapa harus ke sini?
Mencurigakan.
Kudengar Er Duo sedang sakit. Jadi sekalian menjenguknya juga.
Sakit?
Aduh.. perutku sakit lagi.
Ya Ampun.
Ayo istirahat.
Er Duo.
Kalau ada temanmu yang mau datang bilang padaku. Tidak apa-apa kok.
Lu Tian, aku istirahat dulu.
Tunggu.
Berhubung dia sudah disini, ajak saja masuk. Ayo Masuklah.
Ayo.
Pakai ini.
Tanganmu.
Minumlah.
Kau juga perlu minum saat sakit begini.
Apa kau akrab dengan Bei Er Duo?
Sebenarnya kami sekolah persiapan ke Jepang. Dan Er Duo ini pandai.
Jadi aku ingin belajar dengannya.
Dia terkenal di sekolah.
Ternyata pacarku ini populer.
Jadi aku rasa dia akan bisa ke Jepang seperti keinginannya.
Maksudmu..
Bei Er Duo berencana ke Jepang?
Tentu saja.
Ayo kita menghilang saja.
Minum dulu.
Iya.
Jadi mereka hanya pura-pura dan melakukan ini karena tujuan tertentu, kan?
Akan kutunjukkan sesutu.
Itu.. Sebenarnya aku... maksudku...
bukan begitu juga sih.
Lalu apa maksudmu?
Maaf.
Aku salah informasi, maksudku dia memang mau dan itu tidak ada kaitannya dengan acara ini.
Karena tentu saja kau ingin punya pacar.
Aku terlalu bersemangat sampai salah bicara.
Ada sisa air di mulutmu.
Er Duo, aku tahu mengajari dia pasti banyak menyita waktumu.
Pasti kamu merasa lelah.
Kau bisa berhenti saja.
Iya?
Maaf. Jangan tersinggung yah. Dia hanya tidak ingin aku terlalu lelah.
Tidak apa-apa. Jangan terlalu dipikirin.
Iya. Kalau gitu, aku pergi dulu, yah.
Terima kasih.
Ayo pergi.
Ayo.
Akan ku antar.
Ayo.
Ku akui kami mencoba menekanmu hari ini.
Tapi kami percaya kalian pasangan.
Semoga SAMAWA ;)
Selesai.
Akhirnya bisa tidur nyenyak lagi.
|| Presented by D A N D E L I O N || Instagram : sarii_sarr
Putraku, kau sedang sarapan rupanya.
Ayah dan ibu sedang berkemas.
Kami akan kebandara.
Ini pasti akan menyenangkan dan..
Ye Shu Wei, gadis itu...
Katakan padaku kalau ibu sudah datang.
Jangan dipikirkan.
Kami bisa naik taksi.
Sejak kapan kalian bersama?
Ma, aku mau ke studio.
Nanti ku telpon lagi.
Halo, ada paket untuk Ye Shu Wei.
Terima kasih.
Tunggu, ada juga untuk Bei Er Duo. Disini, kan?
Berikan padaku.
Ini.
Maaf, apa musiknya mengganggumu?
- Lain kali akan ku perhatikan. - Tidak usah.
Paketmu.
Terima kasih.
Kelasnya berakhir. Terima kasih semua.
Terima kasih juga.
Bei Er Duo. Kau dan pacarmu terlihat menggemaskan.
Apa pacarmu pandai memasak?
Kalian lucu di depan kamera.
- Pacarmu terlihat sangat sempurna. - Bubar. Bubar semua.
Aku akan membantumu.
Jangan repot.
Kenapa kau ikut acara itu? Kau mau jadi selebriti, yah?
Ini seperti kau mulaI masuk di dunia entertainment.
Kau pikir semudah itu?
Aku pun tidak berniat melakukannya.
Ini hanya kebetulan saja.
Aku juga tidak pernah memikirkannya.
Siapa juga sih yang mau debut jadi artis?
Baiklah. Tidak akan kuungkit lagi.
Kelasmu sudah selesai?
Baru saja selesai.
- Ayo pulang. - Ayo.
Masuklah.
Lu Tian, aku duluan yah. Hati-hati. dadah.
Kenapa menjemputku?
Ada temanku yang ingin menemuimu.
Oh kalian. Silahkan duduk.
Salam kenal.
Halo.
Aku temannya Ye.
Maaf menggaggu.
Tidak mengganggu kok.
Baguslah.
Awalnya aku terkejut melihat kalian di show itu.
Dia ini seseorang yang membosankan.
- Iya, kan? - Jangan basa-basi.
Tunggu.
Baiklah. Lihat ini.
Ini film anak-anak. Kurasa suara kamu cocok.
Bicara saja seperti biasanya.
Pacarmu terlihat lucu.
Juga sangat cantik.
Itu bukan bagian pekerjaan, kan?
Ini. Minumlah.
Akan kulakukan.
Untuk sekarang, hubungan mereka lebih baik.
Tapi kenapa aku merasa masih ada yang mengganjal.
Itu bukan perjanjiannya, kan? sudahlah.
Eeh... tapi aku rasa akan ada sesuatu yang terjadi diantara mereka.
Kau banyak membantu hari ini. Terima kasih.
Khususnya suara, sangat bagus.
Kedengarannya sangat enak.
Aku yakin ini pasti akan sangat menghibur.
Ye Shu Wei, sering-sering kesini. Aku harap kita bisa kerja sama.
Aku juga senang bisa membantu.
Kami permisi.
Iya. Sekali lagi terima kasih.
Terima kasih juga.
Hati-hati.
Kau bilang apa tadi?
Kau bilang sesuatu mungkin terjadi diantara mereka?
Mungkin saja.
Kau mendukung mereka?
Tentu saja kalau saling suka.
Oh.
Ini kopimu.
|| Presented by D A N D E L I O N || Instagram : sarii_sarr Makassar, 5 Maret 2018
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.