Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Presented by D A N D E L I O N Instagram : sarii_sarr
Episode 24 (Ending)
Er Duo
Lama tidak ketemu.
Aku rindu.
Bulan madumu pasti menyenangkan. Wajahmu terlihat lebih cerah.
Tentu saja. Mau coba?
Mars, ayo kita bicara.
Ayo ke dalam.
Er Duo, ayo keluar bicara.
Ayo.
Duduklah.
Untuk apa?
Duduk saja.
Apa?
Hadiah.
Hadiah apa?
Hentikan.
Aku tahu.
Sepertinya pertemuan dengan mertuamu lancar.
Bagaimana orang tuanya?
Apa kau pergi ke Gereja Italia?
Apa kau juga mencoba pastanya?
Iya, hentikan.
Bagaimana aku bisa menjawabnya kalo kau tidak berhenti bicara?
Lihat kau sekarang.
Terlihat sangat bahagia sampai lupa padaku.
Benar, coba aku tidak sengaja melihat hadiah ini...
mungkin aku sudah melupakanmu.
Aku paham.
Aku tahu.
Sejak kau ketemu Mars,...
itulah akhir bagi kita.
Kau benar.
Oh iya....
Are you planning to settle in Italy?
Kami sudah memutuskannya, orang tuanya sangat ingin kami menetap di sana.
Aku rasa konsep Italia mirip dengan konsep tradisional Cina.
Mereka ingin keluarga tinggal bersama.
Jadi kau akan segera pindah?
Tidak kok.
Aku ingin menyelesaikan semua pekerjaanku dulu.
Sungguh semuanya tidak mudah...
semuanya butuh pengorbanan.
Kenapa kau pesimis?
Kau tidak seperti Er Duo.
Ku beritahu.
Aku lulus wawancara sekolah di Jepang.
Baguslah, bukannya itu yang selalu kau impikan?
Selamat.
Kenapa? Karena biaya?
Bukan.
Uang bukan masalah besar, beasiswaku masih cukup.
Aku juga bisa kerja paruh waktu.
Ye Shu Wei...
Kenapa dengan Ye Shu Wei?
Aku sudah memperhatikannya sejak tadi.
Selamat yah, kalian menjalin hubungan....
tidak ku sangka kalian sejauh ini.
Ada apa?
Kalian punya masalah?
Kesalahanku.
Dia baik. Sangat baik.
Sangat perhatian padaku.
Kadang aku tidak tahu membalasnya.
Tapi...
kita berdua baru pertama kali pacaran.
Dia memberikan semua yang kuinginkan.
Kadang aku merasa mungkin aku terlalu egois terhadapnya.
Dia bahkan memutuskan tidak ke Italia...
dan memilih ke Jepang bersamaku.
tapi
Aku juga tidak ingin...
dia menyerah pada mimpinya karenaku.
Apa dia tahu yang kau pikirkan?
Aku tidak tahu bagaimana memberitahunya.
Bicarakan padanya, jangan melarikan diri.
Ini kan masalah kalian berdua.
Jangan khawatir. Aku selalu ada untukmu.
Ada lagu untukmu.
Dengarlah.
Apa judulnya?
Judulnya...
The Most Enchanting Thing (I Hear You).
The Most Enchanting Thing (I Hear You)?
Kenapa?
Sepertimu.
Presented by D A N D E L I O N Instagram : sarii_sarr
Shu Wei
Sebenarnya, aku selalu ingin membicarakan ini padamu.
Apa itu?
Sepertinya serius.
Aku memikirkannya sejak lama.
Sejak pertama bertemu denganmu....
aku sangat bersyukur pada takdir...
membawamu masuk dalam hidupku...
dan memberikan banyak kenangan indah....
seperti hari ini.
Merasakan indahnya perjuangan....
jatuh cinta...
dan perasaan dicintai.
Jadi...
kadang saat sendiri aku bertanya....
Apa ini mimpi?
Sangat indah sampai aku sulit percaya.
Kenapa begitu?
Entah percaya...
atau tidak...
ini juga menyenangkan.
Kau juga tahu mamaku.
Sudah ku bilang sebelumnya...
tentang kehidupanku.
Aku selalu merasa....
mamaku membesarkanku sendirian.
Ada banyak waktu sulit dan menyedihkan.
Hubungannya dengan ayahku membuatnya tidak bahagia.
Aku selalu menuruti keinginannya....
agar dia bahagia.
Akhirnya...
Aku jadi terus menurutinya.
Sekolah di SMA dekat rumah...
seperti keinginannya.
Menjadi seorang guru TK...
seperti keinginannya.
Pergi ke TK di kota dan juga menjadi guru di sana...
seperti keinginannya.
Kencan buta sesuai keinginannya.
Semua seperti...
seperti....
salah bagiku.
Jadi suatu hari...
aku ingin menjalani kehidupanku sendiri.
Karena itu...
Aku mengambil keputusan penting.
Aku mengudurkan diri jadi Guru TK....
dan masuk sekolah Jepang untuk belajar dubbing.
Bekerja keras untuk mendapat uang...
agar bisa sekolah di Sekolah Animasi di Jepang.
Kapanpun orang disekitarku bilang ...
Bei Er Duo, kau tidak akan bisa...
juga saat mamaku meragukanku.
Aku selalu bilang pada diriku...
Bei Er Duo
kau pasti akan bisa jadi dubber top.
Karena aku percaya...
perjuangan...
akan selalu di kelilingi keberhasilan.
Diusiaku yang ke 22 tahun ini...
aku ingin mengejar impianku.
Itulah kenapa aku berusaha keras.
Karena ini satu-satunya keinginanku.
Sekarang ini...
semua hampir berjalan sesuai keinginanku.
Tapi kamu...
adalah hal diluar prediksiku.
Entah anugrah atau ujian dari Tuhan.
Tapi aku bahagia bertemu denganmu.
Aku selalu bilang pada diriku...
lakukan yang terbaik untuk menghargainya.
Namun...
saat waktunya semakin dekat, aku menjadi bimbang.
Aku ingin menggapai impianku,...
melakukan yang kuinginkan...
jadi aku tidak bisa menyerah ke Jepang.
Dan aku pun tidak ingin...
kau menyerah pada mimpimu karena mimpiku.
Penurut dan mudah menyerah...
itu tidak sepertimu.
Karena kau tidak begitu sebelum bertemu denganku.
Shu Wei
Seperti kata Ling Qing Zhao...
dunia kita berbeda.
Awalnya ku rasa terlalu kejam...
tapi sepertinya memang benar.
Kita berada di dunia yang berbeda.
Kita hanya penasaran dengan dunia masing-masing.
Tapi kenyataannya kita juga punya hal yang sama.
Bukan yang berbeda saja.
Shu Wei
Aku tidak ingin menyerah.
Menyerah...
pada mimpi yang selalu ku perjuangkan.
Aku pun tidak ingin...
kau menyerah pada mimpimu.
Kalau hal seperti ini...
membuatmu berpikir seperti itu...
mungkin kau merasa tertekan.
Aku akan terus menunggumu...
sampai kau selesai belajar dubbing.
Aku selalu memberinya kebebasan.
Aku juga tidak pernah mengekangnya.
Dia pindah ke Jepang karenamu.
Kau bilang itu kebebasan?
Dia bilang padamu?
Dia bilang saat menolakku.
Hujan meteor milik semua orang.
Tapi kembang api ini milik kita berdua.
Dan ini...
hanya milikmu.
Halo.
Bei Er Duo, kau sangat egois.
Karenamu...
semua orang di studio bernasib buruk.
Ini siapa?
Aku pacarnya Gao Xianyin, Huo Xiaotong.
Bodo amat kalau lupa.
Aku mengingatmu.
Tapi aku tidak mengerti maksudmu.
Kau tidak harus melakukannya.
Apa kau merengek mau ke Jepang...
sampai Bos Ye harus menemanimu?
Dia bahkan menyerah ikut Orchestra Philharmonic di Vienna.
Sebuah produksi biola terbesar...
apa kau tahu?
Itu kesempatan yang sangat langka.
Kau tahu atau tidak ingin tahu?
Dampak apalagi yang akan mereka terima?
Hanya karena kau ke Jepang, mereka semua dirugikan.
Bos Ye ikut ke Jepang bersamamu...
dia bahkan mengabaikan orderan langka.
Dia bilang untuk menolaknya saja.
Kau merencanakan sesuatu, kan?
Apa kau puas sekarang?
Halo, katakan!
Kenapa kau diam?
Huo Xiaotong, ku beritahu...
itu tidak akan terjadi.
Itu saja.
Sambal. 1, 2, 3, 4, 5 dan juga asinan.
6,7, 8,9 ,10
Bahan buat Hot pot 5 pack, apa 5 cukup?
Ma.
Kenapa banyak sekali?
Aku mau sekolah bukannya mengungsi.
Banyak sekali.
Kelebihan.
Sudah, simpan saja.
Kau tidak tahu?
Ini juga kue-kue.
Kau bisa makan saat malas makan nasi.
Kau pasti rindu rumah nanti.
Kau harus kenyang sebelum merindu.
Jangan membantah.
Kau kira ibu bisa tenang?
Ingat bawa, ini beberapa sosis.
Dan juga daging ham. Apalagi yah kelupaan?
Kau sedang apa?
Setelah aku pergi...
mama harus jaga kesehatan yah.
Aku akan selalu menelpon, ingat menjawabnya.
Aku mengerti, saat kau tiba di sana...
ingat menelpon saat turun dari pesawat. Jangan menghawatirkan uang...
beli saja yang kau mau.
Kalau ada masalah, telepon mama.
Hp mama selalu aktif 24 jam.
Kalau kau rindu, kau bisa pulang ke rumah.
Masakan mama selalu menunggumu.
Jangan menangis.
Cepat rapikan dan bergegas tidur.
Oh iya, apa Ye menjemputmu besok?
Dia menjemputku dan kami pergi bersama.
Baguslah.
Tidak, kau bilang pergi bersama.
Mobilnya bagaimana?
Ma.
Kau segitu pedulinya, yah?
Besok kami akan ke bandara bersama.
Dia memarkir mobilnya di parkiran bandara.
Pegawainya akan mengembalikan mobilnya besok. Ok?
Baguslah.
Aku lega...
Xiao Ye sudah mempertimbangkan yang ku bilang.
Kalo dia tidak pergi denganmu...
aku tidak akan tenang.
Mama membela siapa?
Kamu.
Saat sampai, makan yang banyak.
Jangan kelaparan, makan saja yang kau mau.
Beli apapun yang kau mau.
Pelan-pelan.
Butuh bantuan?
Tidak usah, Bibi.
Itu berat lho.
Jangan belajar terlalu kerasa sampai membuat sakit.
Aku tahu, Ma. Jangan khawatir.
Kalo saja kau tidak menemaninya ke Jepang, aku tidak akan tenang.
Kau tahulah bagaimana keluarga Er Duo kami.
Tolong jaga dia baik-baik.
Bibi tidak usah khawatir.
Aku akan menjaga Er Duo.
Akan ku pastikan dia selalu bahagia.
Terima kasih. Aku mengandalkanmu.
Dan kau...
Beritahu dia masalahmu nanti.
Jangan menyimpannya sendiri.
Pergilah.
Sana.
Ayolah.
Ayo.
go on
Masuk ke mobil.
Kami berangkat, Bibi.
Oh iya, saat tiba...
ingat menelpon saat turun dari pesawat.
Sering-sering mengabari. VC juga.
Hp mama selalu aktif 24 jam.
Jangan menangis.
Jangan menangis. Ini hal baik. Jangan menangis.
Ma.
Jaga dirimu.
Pastikan menjawab teleponku.
Kalo kau menangis, ibu juga akan menangis.
Ma.
Saat tiba, ingat menelpon.
Saat kau tiba, ingat menelpon yah.
Makan apa saja yang kau mau.
* Yaa Lord, kangen emakkk Huhuhuhuh....*
Aku punya hadiah.
Berikan tasmu.
Aku buat sendiri.
Hadiah keberuntungan.
Jangan menangis.
Cengeng.
Bei Er Duo
Kau sangat egois.
Karenamu...
semua orang di studio bernasib buruk.
Bos Ye ingin ke Jepang bersamamu.
Dia bahkan menolak orderan langka.
Dampak apalagi yang akan mereka terima?
Itu tidak akan terjadi.
Shu Wei, aku mau susu kelapa.
Susu kelapa?
Baiklah.
Akan ku carikan dulu.
Presented by D A N D E L I O N Instagram : sarii_sarr
Apa anda melihat gadis pendek...
memakai jaket pink?
Apa anda melihat gadis pendek memakai jaket pink?
Sebenarnya, aku sangat bersyukur pada takdir yang membiarkanmu masuk dalam hidupku...
Tapi kau...
adalah hal diluar prediksiku.
Tn. Ye Shuwei yang akan ke Jepang....
penerbangannya segera lepas landas, silahkan ke boarding gate secepatnya.
Kadang aku merasa...
Apa ini mimpi?
Ini terlalu indah hingga sulit membuatku percaya.
Tn. Ye Shuwei yang akan ke Jepang...
penerbangan segera lepas landas, silahkan menuju boarding gate secepatnya.
Tapi aku tidak ingin kau menyerah pada mimpimu karena mimpiku.
Karena kau tidak begitu sebelum kita bertemu.
__ 3 bulan kemudian__
Er Duo, kau sudah bekrja keras dua hari ini.
Mei Zuo sedang sibuk, jadi tidak bisa datang.
Aku juga tidak punya kelas 2 hari ini.
Jadi apa saja kegiatamu?
Begitulah.
Aku harus ke pasar hari ini.
Harga salmon naik lagi.
Benar. Oh iya, apa kau punya pacar?
Pacar apanya? Tidak kok.
Kenapa? Tidak ingin menyambutku?
Bukan begitu.
Duduklah.
Apa semuanya berjalan lancar akhir-akhir ini?
Lumayan.
Orderan untuk Symphony Orchestra hampir selesai.
The merger can be started soon.
Baguslah.
Shu Wei
Terima kasih.
Telah membantu mengatasinya.
Sama-sama.
Oh iya, selamat yah...
penampilan akhir turmu sangat mempesona.
Bagus sekali.
Inilah hal yang ingin kulakukan.
Aku kembali, selain turnya berakhir...
aku juga ingin bertemu denganmu.
Aku akan ke Vienna.
Bersama ayahku.
Oh iya.
Dan ini...
Ini...
aku kembalikan.
Sangat bagus...
tapi...
tidak cocok untukku.
Perilla beef
Fresh Vegetable...
Sweet Rose
Selamat menikmati.
Terima kasih.
Kapan anda selesai bekerja?
Restoran tutup sekitar jam 10.
Baiklah, terima kasih.
Selamat menikmati.
Halo.
Halo.
Boleh aku istirahat di sini?
Tentu saja.
Baiklah.
Sama-sama.
Nikmatilah.
Anda salah.
Aku tidak pesan apa-apa.
Anda di restoran kami...
anda pelanggan ke 100 hari ini, ini gratis kok.
- Benarkah? Terima kasih. - Sama- sama.
Kenapa anda belum pulang?
Aku menunggumu.
Menungguku?
Sabtu nanti...
aku punya pertunjukkan malam hari.
Aku ingin mengundangmu untuk datang.
Aku ada kelas hari sabtu. Maaf yah.
Tak apa. Masih bisa lain kali.
Kalo gitu, aku pergi dulu.
Tunggu.
Maaf karena lancang.
Aku ingin bertanya...
apa anda punya pacar?
Aku punya.
Pemain Biola?
Pembuat Biola.
Pacarmu itu...
Apa dia tidak ke Jepang denganmu?
Apa yang terjadi dengan kalian?
Sejujurnya, kami selalu saling mencintai.
Aku hanya tidak ingin menyerah pada mimpiku...
dan tidak ingin dia menyerah pada mimpinya. Itu saja.
Kaulah mimpiku.
Kenapa kau datang?
Karena kita...
takkan terpisahkan.
Terima kasih sudah menggunakan sub saya. Sampai jumpa di drama selanjutnya :)
Presented by D A N D E L I O N Instagram : sarii_sarr Watampone, 19 April 2019
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.