All language subtitles for King.of.Painting.2025.1080p.iQ.WEB-DL.AAC2.0.H.264-JasDon

af Afrikaans
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified) Download
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone) Download
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American) Download
su Sundanese
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

[King of Painting]

Seharga 80 yuan.

Lukisan ini sungguh bagus, mirip sekali.

Lukisanmu itu sudah terjual.

Berapa harganya?

Seharga 100.000 yuan.

Lalu, kenapa kau memberiku sesedikit ini?

Harga 95.000 yuan itu berkat ketenaranku.

Kau hanya seorang pelukis bayangan.

Ini tidak sedikit.

Apakah kau masih ada urusan?

Kalau tidak ada, tidak boleh tinggal sebentar?

Memangnya tempat ini milikmu?

Kalau begitu, aku yang pergi.

Aku juga ingin dilukis.

Aku sudah selesai.

Lain kali saja.

Kenapa kau membawaku saat menemuinya?

Agar kau tahu

betapa benarnya pilihanmu

saat dulu memilih bersamaku.

Jika tidak, kau tidak akan naik mobil ini,

melainkan mobil itu.

[Seniman Luar Biasa, Lei Zhengyi]

Kawan.

Pintu mobilmu jatuh.

Yang ini, menyebalkan, tidak?

Bagus.

Lukisannya bagus sekali.

Langsung dikirim gratis ke rumahmu.

Selain itu, jika hari ini kau memesan,

kami juga akan memberikan kalian asuransi pengiriman gratis.

Jika kau tidak puas setelah menerima barang...

Ke Huan!

Ke Huan, aku kasih tahu kau!

Jika hari ini kau tidak bayar uang sewa,

kau harus pindah

dari sini.

Apakah ada orang sepertimu?

Ke Huan!

Ini untuk dua bulan lalu.

Besok harus bayar yang bulan depan.

Kalau begitu, kita bicarakan besok.

Kau selalu saja menunda.

Logika orang miskin.

[Pusat Pameran Lukisan Tang Zhuang]

Hati-hati, jangan mengenai sudut.

Bagian kanan lebih rendah lagi.

Setengah cm.

Oke, cukup.

Zhou.

Tidak bisa.

Aku bayar.

Ke Huan.

Kau bercanda denganku?

Uang sesedikit ini

bahkan tidak cukup untuk membayar biaya properti.

Ini uang muka.

Jika pameran berhasil dan lukisanku terjual,

aku akan menambahkannya untukmu.

Waktu itu kau juga bilang begitu.

Namun, hasilnya?

Apakah ada lukisan yang terjual?

Tidak ada.

Zhou.

Zhou.

Kau jangan menyusahkanku lagi, oke?

Tahukah kau berapa pengeluaran aula pameranku dalam setahun?

Meskipun aku menggratiskannya untukmu,

apakah kau punya uang untuk biaya promosi?

Punya uang untuk bayar ahli?

Punya uang untuk bayar biaya layanan?

Jika tidak mampu, jangan berlagak hebat.

Aku kasih tahu kau.

Kau tak bisa jadi maestro hanya dengan mengadakan satu kali pameran.

Jika levelmu benar-benar seperti itu,

para kolektor sudah lama membeli di depan rumahmu.

Bukankah orang berbakat pun harus melakukan promosi?

Astaga.

Kau harus tahu diri, oke?

Lukisan jelekmu itu meskipun diberikan gratis padaku,

aku taruh di lantai sebagai keramik juga tetap mengganggu.

Kau lihat lukisannya Lei Zhengyi.

Ini.

Ubi jalar ini adalah lukisannya.

Kau lihat ubi jalar ini.

Kuning kecokelatan.

Sekali lihat langsung lapar.

Ini namanya keterlibatan emosional.

Ikut merasakannya.

Mengerti?

Kau pikirkan lagi lukisanmu sendiri,

sejauh apa perbedaan lukisanmu dengannya,

apa kau sendiri tidak tahu?

Zhou.

Jika kau merasa lukisan Lei Zhengyi lebih bagus dariku,

aku memandang rendah dirimu.

Ke Huan.

Jika kau memandang rendah diriku,

aku akan mempermalukanmu.

Lei Zhengyi merebut wanitamu memang tidak benar.

Namun, ini masalah karakternya.

Dari segi lukisan,

satu-satunya standar penilaian bagi pedagang lukisan adalah

apakah laku terjual atau tidak.

Dengarkan nasihatku dengan tulus.

Jangan melukis lagi.

Pulanglah ke kampung halaman dan cari pekerjaan.

Pendapatan 1.800 per bulan, itu termasuk stabil.

Cukup bagus.

Dengan bakat kecilmu itu,

tidak akan sukses dalam melukis.

Ini adalah perkataanmu seorang.

Ada orang yang masih merasa

lukisanku adalah karya genius.

Siapa?

Xiaoying dari salon rambut.

Benar.

Xiaoying.

Dia adalah orang buta.

Kau percaya ucapannya?

Kembalikan uangnya padaku.

Memangnya utang yang dulu tidak perlu dibayar?

Apakah pendengaran kalian orang buta sangat sensitif?

Benar.

Orang normal mengandalkan mata.

Kami mengandalkan telinga.

Benarkah?

Apa yang kau lakukan?

Dengarkan.

Aku menggunakan apa untuk menepuknya?

Sisir.

Hebat juga.

Kali ini tepuk pakai apa?

Kak, jangan main-main.

Kenapa jadi aku?

Bukan aku, aku...

Ka... kau tidak bisa melihat.

Sudutku ini tidak mudah menepuknya.

Jika aku mau menepuk, aku harus tepuk yang di sini.

Benar, aku tepuk yang di sini.

Benar.

Jika kalian begini lagi, aku akan marah.

Marah apaan?

Hanya bercanda.

Tidak tahu candaan.

Ayo, pergi.

Nyaman, tidak?

Apa yang kau lakukan?

- Jangan lakukan yang tidak kau sukai. - Sialan!

Sekarang sudah termasuk tindakan kekerasan.

Memangnya kenapa kalau aku melakukan kekerasan?

Biaya pengobatan setidaknya 500 yuan.

Seharga 500 yuan?

Di sini ada CCTV.

CCTV?

Kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

Preman kecil seperti ini,

aku menghajar mereka seperti main-main.

Apakah kau mendengar suara tinjuku?

Terlalu menakutkan.

Dengan kekuatan suara itu,

wajahnya pasti dipukul sampai seperti kepala babi.

Sepertinya sangat akurat.

Aku membelikanmu sepatu hak tinggi.

Benarkah?

Bagus sekali.

Aku bermimpi ingin memakai sepatu hak tinggi.

Itu sebabnya, aku membelikannya untukmu.

Kau kenapa?

Tidak apa-apa.

Ayo, cobalah.

Karena tidak bisa melihat,

ibuku tidak pernah mengizinkanku memakai sepatu hak tinggi sejak kecil.

Cobalah.

Pelan-pelan.

Bagus, tidak?

Bagus.

Temani aku menari.

Aku tidak bisa.

Ayolah.

Aku juga tidak bisa.

Berjanjilah padaku,

kelak jangan berkelahi dengan orang lain lagi.

Kau juga berjanjilah padaku,

jangan memijat orang lagi.

Selalu dirugikan orang lain.

Aku buta.

Apa lagi yang bisa kulakukan selain memijat?

Setelah kau jadi pelukis besar,

kau nafkahi aku, ya?

Ide ini bagus.

Saat suasana seperti ini,

bukankah seharusnya kau menghindar?

Baik.

Ada orang lain?

Itu Meng Fa.

Dia diusir oleh pemilik rumah.

Jadi, ikut tinggal di sini.

Tidak apa-apa.

Kita lanjutkan.

Kenapa kau tidak bilang dari awal?

Aku pulang dulu.

Pelan-pelan.

Aku tidak mengantarmu, ya.

Apakah menarik melihat ini setiap hari?

Menarik.

Menyia-nyiakan perasaan.

Memberikan begitu banyak hadiah,

tetapi bahkan tidak bisa menyentuh orangnya.

Siapa bilang?

Asalkan aku terus memberinya hadiah,

suatu hari dia pasti akan terharu olehku.

Dia akan mengajakku bertemu.

Uang yang kau hasilkan dari melukis itu,

bahkan tidak mampu membayar uang sewa.

Bagaimana kau bisa terus memberikan hadiah kepadanya?

Makanya, aku memulai pekerjaan sampingan.

Membeli lotre.

Banyak sekali.

Ini hanya sebagian kecil.

Masih ada dua lagi.

Kau sudah jadi orang tak berguna.

Seorang pelukis yang otaknya penuh dengan lotre,

karya besar apa yang bisa dilukis?

Persetan dengan karya besar.

Akhirnya aku mengerti.

Bisa menjadi maestro hanyalah kemungkinan kecil.

Itu adalah peristiwa yang sangat besar.

Sekarang yang kupikirkan hanyalah bagaimana cara menghasilkan uang,

beli mobil, beli rumah,

dan mencari pacar untuk menikah,

agar kerabat dan teman-teman yang meremehkanku itu

tidak mentertawakanku lagi.

Ayo.

Semoga kau berhasil.

Meng Fa.

Meng Fa.

Mengagetkanku saja.

Kau mayat hidup?

Semalam,

aku melihat alien.

Apakah kepalanya seperti terong?

Benar.

Dan juga ada pesawat UFO berwarna ungu.

Tiga alien turun dari pesawat luar angkasa

melalui sinar berwarna ungu.

Benar.

Kau juga melihatnya?

Maaf.

Aku tidak seharusnya meletakkan lukisanku ini

di samping ranjangmu.

Ia terlalu memberi perasaan dejavu.

Langsung memengaruhi sistem saraf tidurmu.

Kau cepat bangun.

Aku akan pergi bekerja.

Jika ada masalah, langsung katakan saja.

Aku sedang bekerja.

Tutup pintunya, cepat.

Meng Fa.

Kau tendang aku.

Kenapa?

Cepat tendang.

Sakit.

Mana mungkin tidak sakit?

Bengkak kemarin saja belum hilang.

Ini bukan mimpi.

Aku sudah kaya!

Gangguan delusi.

Sepertinya pukulan mereka telah merusak otakmu.

Gangguan delusi apa?

Kukatakan padamu,

kemarin malam setelah kau mabuk,

sekitar pukul dua lebih,

ada sebuah pesawat luar angkasa yang terbang kemari.

Beberapa alien turun dari pesawat itu.

Aku mengambil ponsel untuk merekam mereka.

Tidak sengaja menekan lampu kilat.

Pesawat luar angkasa dan beberapa alien itu

menghilang dalam sekejap,

dan hanya menjatuhkan pensil ini.

Apakah kau tahu?

Pensil ini ternyata adalah pensil ajaib.

Ma Liang?

Benar.

Pensil ajaib yang seperti kuas ajaibnya Ma Liang.

Aku telepon 120 saja.

Sepertinya kau sakit parah.

Kau tidak percaya padaku, ya?

Dua benda ini keluar dari lukisan yang dilukis pensil ini.

Meng Fa.

Apa yang kau inginkan?

Aku akan melukisnya untukmu sekarang.

Aku mau emas batangan.

Tunggu sebentar lagi.

Jangan tunggu lagi.

Cepat pergi ke rumah sakit.

Dengarkan apa kata dokter.

Siapa?

Siapa yang melempar batu bata ke bawah?

Siapa?

Apakah kalian berdua yang melemparnya?

Bukan, kami berdua sedang melukis.

Benar, melukis.

Kau berani bilang bukan kalian yang melemparnya?

Bukan.

Sungguh bukan kalian yang melemparnya?

Aku juga merasa bukan kalian yang melemparnya.

Sekarang kau sudah percaya, 'kan?

Percaya.

Kau cepat lukis satu lagi.

Lukis apa?

Emas batangan.

Kali ini lukis sebesar ini.

Itu namanya bongkahan emas.

Lukis bongkahan emas.

Kita...

Jadi kaya!

Salah.

Aku yang kaya.

Aku yang memungutnya.

Salah.

Jika semalam

aku tidak menyuruhmu minum arak di balkon,

apa kau bisa bertemu alien?

Bahkan aku yang bayar bir dan makanannya.

Lalu, apa yang kau inginkan?

Kita pakai pensil ini berdua.

Kau mau merampok?

Benar.

Boleh, kita berdua bersahabat.

Namun,

masalah pensil ini harus dirahasiakan.

Jangan sampai orang ketiga tahu.

Jika tidak, akan mendatangkan bencana pembunuhan.

Tidak separah itu, 'kan?

Kenapa tidak?

Bukankah aku contohnya?

Benar, aku bercanda denganmu.

Kalau begitu, aku tarik kembali ucapanku tadi.

Kau berani?

Makanya,

kita harus diam-diam menjadi kaya.

Kalau ketahuan alien, akan lebih repot.

Benar, kita harus rendah hati.

Harus rendah hati, makin rendah hati makin baik.

Apa yang kau lukis?

Vila.

Apa ini?

Vila.

Keluar dari mana?

Bukan sungguhan, 'kan?

Bagaimana bisa terbang kemari?

Ini sungguhan? Besar sekali.

Rumah ini terbang kemari.

Ada apa ini?

Apa yang terjadi?

Ini tiba-tiba muncul.

Ini sungguhan?

Entahlah.

Kau berani menyentuhnya? Menakutkan sekali.

Benar-benar muncul tiba-tiba.

Tidak, ini tiba-tiba muncul.

Ini sungguhan? Bukan palsu.

Tadi aku kira mataku kabur, kau tahu, tidak?

Kenapa ini muncul di sini?

Sejak kapan ada yang bangun vila di sini?

Lima menit yang lalu.

Kau bercanda denganku?

Serius.

Lima menit yang lalu aku patroli di sini.

Masih belum ada.

Benar.

Tadi masih belum ada.

Ada apa ini?

Aku sedang berjalan.

Tiba-tiba ada suara dengungan dan muncul sebuah vila.

Benar.

Tiba-tiba ada suara dengungan,

seperti jatuh dari langit.

Aneh sekali.

Pergilah

periksa

siapa pemiliknya.

Baik.

Gawat.

Bagaimana ini?

Apakah kau bawa penghapus?

Kau mau menghapusnya?

Ini hasil lukisan.

Kita coba saja.

Masuk akal.

Tidak bawa.

Apa ini?

Ini penyedot debu.

Penyedot debu?

Rumahnya hilang.

Tiba-tiba hilang.

Menghilang dalam sekejap.

Di mana vilanya?

Kenapa?

Fatamorgana.

Apa? Fatamorgana?

Teman-Teman, apakah tadi kalian melihat

di depan ada sebuah rumah yang sangat besar?

Benar.

Benar, aku melihatnya.

Sama seperti asli.

Fatamorgana.

Sungguh menakjubkan.

Tidak boleh melukis lagi.

Mudah terjadi masalah.

Mulai sekarang,

kita hanya melukis barang kebutuhan.

Barang kebutuhan?

Bukan, rumah adalah kebutuhan.

Lalu, di mana kau akan melukisnya?

Tidak mungkin di tengah jalan, 'kan?

Kalau begitu, petugas kota bisa meratakannya dalam sekejap.

Sudah ada.

Kita lukis uang dan membelinya.

Benar.

Lukis berapa banyak uang?

Sebanyak 20 juta yuan.

Kurang.

Satu vila seharga 30 juta yuan.

Dua vila seharga 60 juta yuan.

Kita berdua masing-masing beli satu Rolls Royce,

mempekerjakan seorang pengurus rumah,

dua sopir,

tiga pembantu.

Setidaknya butuh 200 juta yuan.

Apakah kita bisa menghabiskannya?

Jika tidak bisa, maka simpan saja.

Kau juga tidak perlu modal.

Jika melukisnya satu persatu, bukankah akan mati kelelahan?

Haruskah melukisnya satu persatu?

Lihat punyaku.

Hanya menjadi angka.

Biar kucoba.

Lukisanku...

Cukup!

Lukisanku...

Yang di dalam rumah, semuanya keluar!

Keluar!

Aku tegaskan sekali lagi.

Sampah sehari-hari yang habis dipakai

harus dibuang ke dalam tong sampah.

Setelah pergi ke toilet umum,

harus disiram air.

Kalian semua adalah seniman.

Etika macam apa ini?

Itu hanya perbuatan individu,

jangan menyamaratakan semuanya.

Benar, jangan menyamaratakan semuanya.

Picassa.

Mau memulai keributan, ya?

Kau kira kau adiknya Picasso?

Aku belum membicarakanmu.

Sepanjang hari membawa sekelompok orang ke rumahmu,

membuat suasana kacau dan berantakan,

berteriak-teriak.

Apa-apaan ini?

Selanjutnya, nama yang kupanggil,

harus membayar uang sewa hari ini.

Kalau tidak, cepat kosongkan rumah!

Ke Huan.

Ke Huan!

Di sini.

Kalian berdua berpakaian begitu tebal,

apakah tidak panas?

Sedikit.

Kalau begitu, lepaskan saja.

Logika orang miskin.

Bukankah sekarang sudah sejuk?

Kau punya uang untuk pamer,

bisa tidak bayar uang sewaโ€ฆ

Para pelukis!

Mengingat kalian

adalah orang yang memiliki impian.

Mengingat kalian

meninggalkan kampung halaman,

dan berpenghasilan sedikit.

Pak Ke dan Pak Meng,

yaitu kami berdua,

memutuskan untuk membayarkan uang sewa kalian

selama seratus tahun!

Bagus!

[Menjengkelkan, 'kan?]

Kedua guru, silakan!

[Seniman Baru, Ke Huan]

Tuan Lei, yang ingin kalian pesan

adalah bangunan sebelah barat.

Namun, aku sarankan Anda

bisa mempertimbangkan bangunan sebelah timur ini.

Karena dari posisi, bentuk rumah,

ataupun pencahayaan,

jauh lebih bagus dari bangunan ini.

Berapa harga bangunan sebelah timur ini?

Seharga 15 juta yuan.

Harganya lebih mahal 5 juta yuan.

Kalau begitu, tidak perlu.

Bangunan sebelah barat ini cukup bagus.

Semuanya jendela kaca besar dari atas hingga bawah.

Cahayanya sudah cukup bagus.

Itu berbeda.

Anda lihat, bangunan sebelah timur ini juga ada taman.

Anda bisa memelihara bunga, menanam rumput,

sangat nyaman.

Bagaimana kalau kita pilih gedung sebelah timur ini?

Aku suka yang ada taman.

Taman...

Mudah mengundang nyamuk, tidak bagus.

Bukan, intinya

kenapa dengan satu taman, langsung bertambah 5 juta yuan lebih?

Tanah di sini sangat berharga.

Diskon 50%.

Tempat kami tidak bisa ditawar.

Selamat datang.

Tolong permisi.

Bos Lei mau membeli vila?

Kalian berdua

berpakaian seperti sirkus.

Kenapa datang ke sini?

Datang ke sini, pastinya bukan mau membeli sayur.

Halo.

Apakah vila di sini

ada yang bisa langsung ditempati setelah dibeli?

Ada.

Rumah contoh.

Semua furnitur impor.

Namun, total harganya agak tinggi.

Seberapa tinggi?

Silakan lihat.

Tolong permisi.

Terima kasih.

Lihatlah, aku suka gaya seperti ini.

Rumah contoh kami semuanya berada di posisi terbaik.

Termasuk pemandangan laut langsung.

Bangunan ini 30 juta yuan.

Bangunan ini 40 juta yuan.

Kedua bangunan memiliki taman di atas 200 meter persegi.

Taman bagus, bisa menanam rumput,

lalu berbaring di rumput untuk melihat bulan.

Intinya, jika ditanami bunga dan tanaman,

kelak tidak perlu keluar rumah lagi untuk melukis pemandangan.

Benar.

Intinya, apakah sanggup membelinya? Hanya berpura-pura di sini.

Apakah kita sanggup membelinya?

Jika ratusan bangunan ini dibeli semua,

memang agak terbatas secara finansial.

Jika hanya membeli dua bangunan ini,

kita masih memiliki banyak kelebihan uang.

Kalau begitu, mau dua bangunan ini saja.

Uang tunai.

Baik, pelan-pelan.

Xiaoying.

Aku ingin memberimu sebuah kejutan.

Tebak apa yang ada di depanmu.

Ini vilamu seharga 40 juta yuan, 'kan?

Kau sudah tahu?

Seluruh warga Tang Zhuang sudah tahu.

Kau membeli mobil mewah dan rumah mewah.

Apakah kita terlalu sombong?

Mau bagaimana lagi?

Kaya itu seperti hamil,

tidak bisa disembunyikan.

Kalau begitu,

sekalian saja

lebih sombong lagi.

Selamat datang, Nona Lin.

Nona Lin yang terhormat.

Dengan iringan pertunjukan dari tim musik kelas dunia

dan kembang api yang romantis.

Kau melangkah masuk ke sebuah rumah mewah bak impian,

dengan eksterior bergaya Asia Tenggara

dan pintu emas merah muda

seharga 1,88 juta yuan.

Ruang tamunya setinggi delapan meter,

dilengkapi jendela lengkung emas murni edisi terbatas di seluruh dunia.

Meskipun mencolok,

tetap memancarkan keanggunan yang luar biasa.

Di dalam rumah mewah ini, para tamu terhormat pun berkumpul.

Mereka adalah seniman Tang Zhuang.

Mereka membawa doa dan harapan,

menantikan momen indah yang akan tiba.

Xiaoying.

Terima kasih.

Di saat aku berada di titik terendah dalam hidup,

kau memberiku kehangatan.

Saat orang lain mengatakan aku tidak bisa,

kau memberiku harapan.

Aku ingin memberikan

yang terbaik di dunia ini kepadamu.

Namun, aku menyadari

yang terbaik di dunia ini

adalah kau.

Sungguh mengharukan.

Ayo, para guru, permisi.

Baik, ayo.

Menikahlah denganku.

Aku akan selalu mencintaimu, menyayangimu, melindungimu.

Karena

di mataku hanya ada kau.

Gadis cantik ini adalah...

Tiantian.

Pacarku.

Bukankah lebih manis dari siaran langsung?

Hai, Kak Ke Huan. Halo.

Halo.

Lanjutkan.

Xiaoying.

Menikahlah denganku.

Tokoh utama pria kita kini berlutut dengan satu kaki,

dengan 999 bunga mawar di tangannya

menunggu jawaban dari pujaan hatinya.

Terima kasih.

Kita...

Tidak cocok.

Baik, tidak cocok!

Tidak cocok?

Maaf.

Di bawah kaki Nona Lin terbentang

ubin marmer kerajaan

seharga 30.000 yuan per meter persegi.

Xiaoying!

Kau tidak apa-apa?

Tidak apa-apa.

Tidak perlu memedulikanku.

Nona Lin sudah pergi.

Xiaoying.

Tunggu sebentar, Xiaoying.

Tunggu sebentar, Xiaoying.

Xiaoying.

Apakah kau tidak menyukaiku?

Bukan.

Kalau begitu,

di depan begitu banyak orang,

kau membuatku sangat canggung.

Maaf, sudah membuatmu canggung.

Namun,

canggung sesaat lebih baik daripada canggung seumur hidup.

Apa maksudmu?

Sekarang kau sudah kaya.

Aku tidak pantas untukmu.

Aku tidak berpikir begitu.

Namun, orang lain akan berpikir begitu.

Aku tidak ingin orang lain mentertawakanmu.

Orang kaya menikahi orang buta.

Orang kaya apanya?

Itu semua hanya hasil lukisan.

Maka, itu lebih hebat.

Lukisan yang dilukis

terjual dengan harga begitu tinggi.

Selamat.

Impianmu telah terwujud.

Terwujud apanya?

Bagaimana mengatakannya padamu?

Begini,

aku menemukan sebuah pensil alien.

Apa pun yang dilukis bisa menjadi nyata.

Kedengarannya seperti fantasi, bukan?

Sampai sekarang, rasanya aku masih seperti bermimpi.

Sebuah pesawat UFO legendaris

berhenti di udara.

Di dunia ini benar-benar ada alien.

Benar-benar mengguncang cara pandangku tentang dunia.

Pensil ajaib alien ini jatuh dari

pesawat UFO milik alien.

Suara apa itu?

Aku sedang bicara.

Apakah kau tidak percaya?

Coba kau sentuh.

Inilah pensilnya.

Apa pun yang dilukis bisa menjadi nyata.

- Sungguh? - Sungguh.

Kalau begitu, lukis sepasang mata untukku.

Apakah ini bisa diandalkan?

Coba saja.

Xiaoying, jangan bergerak.

Ada apa?

Matanya ada di bahumu.

Kau, cepat ambil dan singkirkan.

Terlalu menakutkan, bagaimana aku mengambilnya?

Hapus, cepat hapus lukisan mata itu.

Benar.

Sudah tidak ada.

Mengagetkanku saja.

Kau mau ke mana?

Kembali bekerja.

Sekarang kau adalah wanita terkaya di dunia,

untuk apa kau bekerja?

Kalian berdua sangat senang mempermainkanku, ya?

Bukan, itu...

Bukan.

Tenang, jangan terburu-buru.

Duduklah.

Kau akan segera menyaksikan keajaiban.

Kau punya cara?

Lihatlah.

Tadi kau hanya melukis dua bola mata.

Yang menjadi nyata tentunya hanya bola mata.

Kali ini kau jadikan Xiaoying sebagai referensi,

lukis wajah,

hidung, mulut, telinganya, lukis semuanya dengan rapi.

Barulah lukis matanya.

Bukankah jadinya hanya sebuah kepala?

Lebih menakutkan.

Kalau begitu, sekalian saja lukis seluruh tubuhnya.

Sudah.

Sudah?

Astaga.

Kau melukis selama 5 jam.

Cantik.

Tunggu sebentar.

Ada apa?

Dilukis seperti ini,

bagaimana jika muncul dua Xiaoying?

Maka kau benar-benar luar biasa.

Maka kau punya dua istri,

dan keduanya sama persis.

Aku benar-benar harus pergi.

Bukan, jangan pergi.

Aku asal bicara, kau jangan marah.

Xiaoying.

Di mana dia?

Para penonton,

baru saja terjadi sebuah kejadian aneh.

Aktris Hollywood terkenal Maria,

yang dijuluki "Bunga Bumi",

tiba-tiba mengalami kebutaan saat syuting film barunya.

Lebih tepatnya, bola matanya menghilang begitu saja.

Anda tidak salah dengar.

Bola matanya menghilang begitu saja.

Kami langsung

menghubungi staf di lokasi.

Biarkan mereka menjelaskan

situasi saat itu.

Saat itu, aku sedang mengatur pencahayaan.

Sutradara bilang pencahayaan di mata aktris kurang pas.

Aku baru saja berjalan mendekatinya untuk menyesuaikan.

Tiba-tiba, aku mendengar suara dengungan,

lalu mata Maria menghilang.

Menghilang? Apa konsepnya?

Bola matanya menghilang.

Kudengar, kembali normal saat pertengahan.

Benar, kembali normal dan menghilang lagi.

Aneh sekali.

Belakangan ini terjadi banyak kasus

[Vila menghilang, lalu muncul kembali secara misterius. Apa yang sebenarnya terjadi?]

kejadian aneh serupa di kota ini

yang menyebabkan kepanikan warga.

Silakan simak laporan terbaru dari wartawan kami.

Tuan Wang,

tolong Anda jelaskan situasi saat itu.

Sekitar pukul 10 hari jumat lalu,

aku sedang menyiram bunga di halaman.

Tiba-tiba,

vilaku hilang.

Apakah vila di belakang Anda ini?

Benar.

Vila sebesar ini,

kenapa bisa hilang?

Aku juga merasa aneh.

Seperti sulap.

Setelah lebih dari 10 menit,

vilanya kembali lagi.

Anda yakin Anda tidak salah lihat?

Yakin.

Pihak pengelola properti juga melihatnya.

Benar.

Kami juga melihatnya.

Kami melihatnya.

Sama persis.

Yang disampaikan berita ini

persis dengan kejadian yang kualami.

Tenang dulu.

Katakan pelan-pelan.

Begini,

pada sore dua hari yang lalu,

aku sedang mengemudi bersama pacarku,

berkeliling di Jalan Bohai.

Para petugas,

apa kalian bisa bayangkan rasanya,

bokong jatuh dengan kecepatan 80 km/jam,

dan menghantam aspal dengan keras?

Sudah tiga hari.

Darah terus mengalir.

Mengerti.

Mengerti.

Lanjut ceritakan mobilnya.

Mobilnya sudah tidak ada.

Mobilnya hilang.

Itu mobil bosku.

Bagaimana aku menjelaskan padanya?

Mobilnya hilang dan muncul kembali lagi?

Tidak.

Jika mobilnya kembali, untuk apa aku kemari dan melapor?

Baik.

Kau catat dulu

detail mobilnya.

Ikut aku.

Kenapa semua masalah hari ini

terdengar seperti dongeng fantasi?

Kapten Zheng.

CCTV pencurian uang tunai bank sudah keluar.

Buka.

Putar sekali lagi.

Rekaman CCTV-nya

apakah sudah diedit?

Awalnya, aku juga curiga rekamannya telah diedit atau ada bagian yang dihilangkan.

Namun, setelah diperiksa berulang kali,

ternyata memang tidak.

Selain itu, tim teknisi bank juga telah memastikan

bahwa sistem CCTV dalam kondisi baik,

tidak ada tanda-tanda sabotase.

Kapten Zheng.

Baru saja taman hiburan melapor ke polisi tentang kejadian aneh.

Kejadian aneh apa?

Sebuah balon udara yang baru saja naik ke udara,

tiba-tiba menghilang tanpa alasan yang jelas.

Para wisatawan jatuh ke dalam air dari ketinggian.

Iniโ€ฆ Apakah sungguhan?

[Tempat sudah dipesan]

Semuanya lebih cepat.

Ambil dengan pelan, Kawan.

Pelan-pelan taruhnya.

Ini semua barang mewah.

Indah sekali.

Bersulang.

[Xiaoying, aku mencintaimu]

Xiaoying!

Aku mencintaimu!

Terima kasih

membuatku melihat dunia ini

dan melihatmu.

Kita harus berterima kasih kepada alien.

Pelankan suaramu.

Tiantian belum tahu tentang pensil ini.

Jadi, bagaimana kita menjelaskan

dari mana uang ini?

Aku bilang kau adalah pelukis terkenal di negara kita.

Kenapa kau tidak bilang

aku adalah pelukis terkenal di dunia?

Itu aku.

Bagaimana menjelaskan mata Xiaoying?

Aku bilang kau mengeluarkan uang untuk melakukan operasi.

Dia percaya?

Bukankah dia sangat polos?

Sangat romantis.

Yang sebelah kanan lebih rendah lagi.

Berhenti, terlalu banyak.

Kembali.

Baik, berhenti, oke.

Pak Ke.

Ini adalah rincian donasi, silakan Anda lihat.

Lanjutkan donasi.

Bagi mereka yang tidak mampu berobat,

tidak bisa bersekolah,

tidak mampu membeli rumah,

para lansia sebatang kara,

orang-orang dengan disabilitas,

terutama para pelukis yang lukisannya tak laku terjual

hingga sulit makan,

serta para aktor yang tak mendapat peran

dan kesulitan membayar sewa,

kita donasikan lebih banyak untuk mereka.

Baik.

Kau pamer hingga ke depanku, ya?

Kalian berdua begitu sombong.

Bukankah hanya menghasilkan sedikit uang?

Kenapa aku merasa seluruh Tang Zhuang

tidak bisa menampung kalian berdua lagi?

Bicaralah yang sopan pada ayah sponsormu.

Cepat siapkan tempat duduk.

Pergi sana, dasar bocah pirang.

Kalian berdua punya uang, apa hubungannya denganku?

Malah minta disiapkan tempat duduk?

Antarkan tamu untukku!

Silakan.

Kita cari orang lain saja.

Sepertinya dia tidak ingin menghasilkan 5 juta yuan ini.

Sayang sekali.

Tunggu sebentar.

Tadi kalian,

bilang apa?

Aku ingin menghabiskan 5 juta yuan

untuk mengadakan pameran lukisan.

Berapa?

Lima juta yuan.

Bos, apakah masih mengantar tamu?

Antar apanya?

Kursi saja tidak disiapkan dengan benar.

Akhirnya aku akan mengadakan pameran lukisanku sendiri.

Menurutku,

ini seperti melakukan pekerjaan dua kali yang tidak berguna.

Apa maksudmu?

Membuang-buang tenaga secara sia-sia.

Menurutmu, untuk apa kau mengadakan pameran lukisan?

Bukankah hanya demi terkenal?

Menjadi terkenal demi apa?

Bukankah demi menghasilkan uang?

Kita berdua sekarang memiliki pensil itu.

Kau bisa mendapatkan sebanyak apa pun uang yang kau mau, bukan?

Untuk apa kau mengadakan pameran lukisan?

Ini adalah perbedaan kita berdua.

Kau hidup demi uang.

Jadi, bagaimana dengan hidupmu?

Demi impian.

Astaga.

Tiba-tiba meningkatkan tingkatanmu.

[Pameran lukisan skala besar]

Mengadakan pameran lukisan saja sudah masuk puluhan juta yuan.

Dari mana dia mendapatkan uang?

Jangan dipikirkan lagi.

Uang itu juga miliknya.

Apa hubungannya denganmu?

Kenapa tidak ada hubungannya denganku?

Dua hari ini aku selalu bermimpi buruk.

Orang yang bukan apa-apa,

pecundang yang menggantikan tulisanmu,

tiba-tiba

melampauimu

dalam segala hal.

Menyebalkan tidak?

Aku tidak bisa menerimanya.

Kau itu iri.

Aku iri?

Kau menyesal, 'kan?

Lihat dia sekarang sudah kaya,

membeli vila besar

yang ada tamannya lagi.

Kau menyesal mengikutiku, 'kan?

Aku tahu

meskipun kau ikut denganku,

tetapi di dalam hatimu,

kau memandang rendah aku.

Kau merasa lukisanku tidak sebagus dia,

tidak berbakat seperti dia.

Namun, kenapa kau mau mengikutiku?

Bagaimana?

Sudah diperiksa.

Lukisan Ke Huan tidak terjual satu pun.

Lalu, apakah mungkin dia menang lotre?

Tidak.

Aku sudah tanya semua tempat lotre di kota.

Tidak ada yang memenangkan hadiah utama.

Kalau begitu hanya ada satu kemungkinan.

Tunggu.

Teman-teman, tunggu sebentar.

Tunggu sebentar.

Tunggu sebentar.

Tunggu sebentar.

Halo Kapten Zheng.

Apakah ada kemajuan dalam kasus ini?

Sedang diselidiki.

Apakah kasus hilangnya uang tunai bank ini

terkait dengan kasus hilangnya barang baru-baru ini?

Sedang diselidiki.

Ada warga melaporkan

pernah melihat UFO.

Apakah kasus ini dilakukan oleh alien?

Banyak netizen menganalisis bahwa

ada kemungkinan alien masuk ke bumi.

Bagaimana menurut Anda?

Teman-teman media,

kami pihak polisi

sedang berusaha memecahkan kasus ini.

Aku harap semuanya

bisa menunjukkan pengaruh positif dari media.

Jangan menyebarkan rumor

sehingga menyebabkan kepanikan masyarakat.

Bahkan jika alien benar-benar masuk ke bumi,

aku percaya kami punya kemampuan untuk melindungi keselamatan semua orang.

Sudahlah, bubar.

Semuanya bubar.

Aku akan memberi tahu kalian jika ada kabar.

Katakan lagi, Kapten Zheng.

Kapten Zheng!

Perkembangan sekarang memang seperti ini.

Apakah seluruh kasus kita

berhubungan dengan alien UFO?

Alien masuk ke bumi?

Terlalu banyak menonton film.

Menurutmu,

apa itu mungkin?

Ini, ya...

Sudahlah.

Anggap saja aku tidak bertanya.

Halo, Direktur Lei, ada apa?

Kapten Zheng.

Apakah Anda sedang menyelidiki

kasus pencurian uang tunai bank?

Benar.

Aku mau melapor,

belakangan ini ada seseorang tiba-tiba menjadi kaya dalam semalam.

Aku rasa dia sangat mungkin

adalah tersangka kasus pencurian bank.

Siapa?

[Cinta Dalam Lukisan] [Selamat datang di pameran lukisan skala besar pelukis Ke Huan]

[Cinta Dalam Lukisan] [Peluncuran pameran skala besar pelukis Ke Huan]

Para pakar industri,

teman-teman kolektor,

teman-teman media yang terhormat,

selamat datang semuanya

di pameran lukisan Tuan Ke Huan,

seniman genius yang langka dalam ribuan tahun.

Kapan aku menjadi pelukis genius

yang langka dalam ribuan tahun?

Sekarang.

Pencarian populer dan berita hari ini semua membahas topik ini.

Seniman

menjadi hebat

karena mereka bersedia menggunakan hidup mereka

untuk

mewujudkan cita-cita mereka sendiri.

Melalui usaha peningkatan diri sendiri,

mereka memberi tahu kita

bahwa hidup bukan hanya sebuah kepahitan.

Hidup bisa

dilewati dengan indah seperti dalam puisi.

Selanjutnya mari kita persilakan

pelukis Ke Huan

naik ke atas panggung.

Keren!

Keren!

Ini

taruh di sana.

Sini.

Jangan hanya lihat.

Sambil minum sambil lihat.

Lukisan ini bagus.

[Tempat tanda tangan]

Pak Ke, tersenyumlah.

Pak Ke, ambil penanya dan tanda tanganlah.

Bagaimana penilaian semua orang terhadap lukisanku?

Sangat bagus.

Kau serius sedikit, jujur saja.

Teman-teman wartawan sekalian,

bagaimana karya Pak Ke Huan kita?

Katakan sejujurnya.

Sangat bagus.

Setiap orang menerima angpau sebesar 20.000 yuan dari kita,

jadi sulit untuk berkata jujur.

Aku punya satu cara.

Kau bisa menyamar sebagai penonton dan berbaur di kerumunan.

Dengan begini kau bisa mendengar

penilaian jujur mereka terhadap karyamu.

Namun, mereka semua mengenalku.

Menyamar saja.

Masuk akal.

Ikut denganku.

Kau...

Kau tidak bisa mengontrol gaya rambut ini.

Lihat apa? Bubar!

Pergi lihat lukisan!

Kenapa rambutnya dilepas?

Jangan-jangan ingin menyamar kabur?

Kau juga bantu aku dengar.

Baik.

Halo.

Menurut kalian,

bagaimana lukisan ini?

Lumayan bagus.

Lumayan bagus.

Di mana letak bagusnya?

Di mana letak bagusnya, ya?

Coba kau katakan,

di mana letak bagusnya?

Letak bagusnya

adalah karena ia mirip.

Lihatlah semangka ini,

persis seperti asli.

Aku sampai ingin makan satu potong.

Tidak boleh menilai lukisan dengan mirip atau tidak.

Jika ingin membahas kemiripan,

memotret dari kamera lebih mirip dari lukisan.

Kita harus mulai dari komposisi,

warna,

cahaya dan bayangan.

goresan pensil,

dan pengalaman emosional pelukis,

mengukurnya dari berbagai dimensi.

Kau mencatat begitu serius.

Kau pasti sangat menyukai lukisan ini.

Tidak.

Aku sedang merangkum kelemahan dari lukisan ini. (Bug berarti masalah)

Bodoh? (Baga artinya bodoh dalam bahasa Jepang)

Baga adalah bahasa Jepang.

Aku berbicara bahasa Inggris, yakni "bug",

yang artinya kelemahan,

masalah.

Maksudmu, lukisan ini tidak bagus?

Jika dibilang tidak bagus,

tidak terlalu tepat.

Lebih tepatnya adalah

sampah.

Sampah.

Kenapa kau ini begitu kejam?

Menurutku, lukisan ini cukup bagus.

Lihatlah betapa polos dan cantiknya

gadis ini.

Kedua matanya seolah-olah bisa berbicara.

Karya yang begitu menakjubkan seperti ini,

cukup untuk menunjukkan kemampuan pelukis.

Apakah orang di lukisan ini adalah aku?

Maaf.

Aku tidak terlalu familier dengan penampilanku.

Pacar Ke Huan.

Kecerdasan intelektualnya bermasalah.

Kolektor nomor 8, sepakat pada 100.000 yuan

untuk lukisan rakun Pak Ke Huan.

Untuk lukisan Kerinduan Merindukan Kampung Halaman Pak Ke Huan,

harga awalnya

50.000 yuan.

Kutawar 100.000 yuan.

Kutawar 150.000 yuan.

Kutawar 200.000 yuan.

Kutawar 300.000 yuan.

Harga 300.000 yuan, sekali.

Harga 300.000 yuan, dua kali.

Harga 300.000 yuan, tiga kali.

Ini serius?

Tentu saja.

Itu barang berharga.

Dulu, lukisan ini dihargai 30 yuan pun tidak ada yang mau.

Saat Van Gogh masih hidup,

tidak ada yang menginginkan lukisannya.

Lalu, kenapa harganya tak ternilai sekarang?

Karena dia sudah meninggal.

Banyak pelukis yang sudah meninggal.

Karena maestro adalah genius yang melampaui zaman.

Ada begitu banyak orang yang memuja karyanya.

Karena cinta,

investasi,

kekaguman,

keinginan pamer,

gengsi dan elegan,

keinginan untuk menunjukkan kemampuan,

tetapi maestro sudah meninggal.

Jumlah karya yang ada pun terbatas.

Barang yang langka lebih berharga.

Benar.

Namun, lukisanku ada banyak.

Siapa bilang?

Yang bisa dibeli di seluruh pasar tidak lebih dari 5 lukisan.

Lalu, bagaimana dengan yang lainnya?

Semuanya sudah dibeli olehku.

Atas dasar apa?

Karena ini.

Pihak pertama berhak menawar dengan harga awal

untuk membeli semua karya pihak kedua.

Kau termasuk masih punya hati nurani.

Masih menyisakan lima lukisan untukku.

Tepat sekali.

Tidak berharga jika dibeli semuanya.

Dasar pedagang licik.

Seniman meninggal karena kemiskinan.

Para spekulan bisa meraup

keuntungan besar dengan mempromosikan karya mereka.

Jangan berkata seperti itu,

Kakakku yang Kaya.

Jika bukan karena ada aku di sini

yang mengemas dan mempromosikanmu ke segala arah,

apakah Anda bisa menjadi terkenal?

Apakah kau yang mencari dua orang bodoh

yang tak tahu apa-apa itu untuk meramaikan suasana?

Siapa?

Kapten Zheng.

Sudah dikonfirmasi bahwa

uang tunai yang digunakan Ke Huan

untuk membeli vila sama dengan nomor uang tunai yang hilang di bank.

Baik.

Apakah kalian berdua punya undangan?

Ada.

Kenapa polisi menangkap mereka berdua?

Apa yang terjadi?

Tidak apa-apa.

Semuanya jangan panik.

Salah paham.

Salah paham.

Salah paham?

Kalau begitu, tolong kau jelaskan,

mengapa uang yang kau pakai untuk membeli vila

sama dengan nomor uang yang hilang di bank?

Aku benar-benar tidak tahu.

Mungkinkah kalian salah?

Mau berdalih, ya?

Kalau begitu, aku tanya padamu.

Dari mana asal uang yang membuatmu menjadi kaya dalam semalam?

Aku memungutnya.

Pungut?

Kau anggap aku bodoh?

Tahukah kau uang tunai 70 juta yuan itu ada berapa banyak?

Kau masih berani bilang memungutnya.

Kalau kau curiga kami mencurinya,

kalian keluarkan saja buktinya.

Barang curian adalah bukti.

Kenapa mobil orang lain yang hilang ada di tangan kalian?

Maksudmu, ini mobil orang lain yang hilang?

Aku sedang bertanya padamu.

Jika kalian yang membelinya,

tunjukkan faktur pembelian mobil padaku.

Baiklah.

Aku mengakui bahwa

kami memiliki kemampuan khusus.

Apa?

Kemampuan khusus?

Benar.

Jika tidak percaya, katakan padaku apa yang kau inginkan sekarang.

Kami akan mengubahnya untukmu.

Aku ingin Ferrari.

Berikan aku satu unit.

Tidak masalah.

Namun, kalau kalian

melototi kami seperti ini,

kemampuan khusus kami pun tidak bisa dipraktikkan.

Apa yang kalian inginkan?

Pak Polisi.

Model Ferrari apa yang kau inginkan?

Terserah kau saja.

Baik.

Apakah kalian sudah selesai?

Sebentar lagi.

Cepatlah.

Ferrari, model baru.

Ini asli?

Jika palsu, dijamin akan ditukar.

Sudah keluar.

Bagaimana?

Kalian tidak apa-apa?

Tidak apa-apa.

Salah paham.

Kami hanya membantu polisi memecahkan kasus.

Kalian lihat, 'kan?

Tadi sudah kubilang tidak apa-apa.

Semuanya salah paham.

Semuanya bubar saja.

Pergilah melihat pameran.

Benar, bubarlah.

- Sungguh tidak apa-apa. - Fa Sayang.

Tidak apa-apa.

Kau tidak tahu betapa aku mengkhawatirkanmu.

Sungguh tidak apa-apa.

[Uang tunai sebanyak 200 juta menghilang tanpa jejak dari rekaman CCTV]

[Menghilang tanpa jejak]

Kita menggunakan pensil alien untuk melukis 200 juta yuan di sini.

Bank di sana pun kehilangan 200 juta yuan.

Kita melukis sebuah vila di sini.

Vila di sana pun menghilang.

Dengan kata lain,

pensil ini bukan menciptakan barang begitu saja,

tetapi memindahkan benda dari tempat lain

ke tempat kita.

Jika kita melukis satu di sini,

tempat lain akan berkurang satu.

Perpindahan barang.

Benar.

Astaga.

Persaingan licik.

Kalau begitu,

karena kalian melukis mataku,

makanya kedua mata

artis Hollywood di sana jadi buta.

Benar.

Matanya

berpindah ke tempatmu.

Mobil asli.

Kapten Zheng.

Berita utama hari ini.

Toko Ferrari 4S tiba-tiba kehilangan sebuah Ferrari.

Benar-benar ketika sudah lama hidup, semua hal bisa dialami.

Kita harus bagaimana?

Segera ambil langkah.

Langkahmu adalah menguntit, ya?

Apalagi kalau bukan?

Lebih baik langsung tahan saja mereka berdua dulu.

Atas dasar apa?

Hukum mana yang menentukan kalau kemampuan khusus melanggar hukum?

Aku sudah melaporkan kasus ini kepada atasan.

Mari kita tunggu perintah.

Bagaimana ini?

Polisi mulai mengawasi kita.

Biarkan mereka mengawasi.

Ini adalah barang yang kita lukis dengan pensil alien.

Pertama, kita tidak mencuri.

Kedua, kita tidak merampok.

Apa yang ditakutkan?

Benar.

Orang yang tidak melakukan kesalahan,

tidak akan takut polisi mengetuk pintu tengah malam.

Siapa?

Kau pacarnya Ke Huan, 'kan?

Siapa kau?

Ma Shasha.

Ada apa ini?

Dia yang memukulku.

Kenapa?

Tidak senang.

Kalau tidak senang, langsung pukul begitu saja.

Aku pantas mendapatkannya.

Kami berdua sudah putus.

Aku akan pulang ke kampung halaman besok.

Hari ini, aku datang mencarimu

hanya untuk minta maaf padamu.

Aku tidak tahan dengan godaannya waktu itu.

Aku bersalah.

Berhentilah minum.

Biarkan aku minum!

Kau sudah menjadi orang yang sangat kaya,

kenapa kau masih peduli dengan arak ini?

Maria, artis Hollywood,

saat syuting di lokasi syuting,

bola matanya tiba-tiba menghilang tanpa jejak.

Dia yang sangat sedih,

berkali-kali mencoba bunuh diri.

Ini menjadi berita yang menggemparkan dunia.

Kami akan terus menindaklanjuti berita ini.

Pada tanggal 30 September 1979,

Maria lahir di Venesia, Italia.

Ayahnya ada di sana...

Bagaimana ini bisa terjadi?

Yang paling cantik darinya adalah matanya.

Seorang artis yang menarik perhatian banyak orang

tiba-tiba menjadi orang buta.

Bagaimana dia bisa menghadapi penggemarnya?

Jika itu aku,

aku juga akan putus asa.

Xiaoying.

Aku baru menyadari kalau

matamu sangat mirip dengan matanya.

Benarkah?

Berhentilah minum.

Biarkan aku minum sebotol lagi!

Aku adalah orang bodoh waktu itu.

Pikiranku hanya dipenuhi dengan melukis.

Pikiranku hanya dipenuhi dengan kesuksesan dan ketenaran.

Begitu keluar untuk melukis sketsa,

bisa berlangsung hingga 2 atau 3 bulan,

sehingga mengabaikan perasaan pacarku.

Akulah yang salah.

Kau tidak salah.

Yang salah adalah karena aku terlalu miskin.

Ayahmu kecelakaan dan terbaring di rumah sakit.

Aku bahkan tidak bisa membayar biaya operasi sebesar 5.000 yuan.

Jika itu aku,

ada orang yang memberi uang untuk mengobati ayahku,

aku pun akan baik padanya.

Yang lalu biarkan berlalu.

Kini, kau sudah sukses dan terkenal,

dengan menjadi pelukis besar.

Mari.

Selamat.

Pelukis besar dari mana?

Aku mengandalkan uang untuk melakukan ini.

Semuanya mengandalkan pensil alien itu.

Pensil alien apa?

Aku mengandalkannya.

Semua ini

dilukis.

Sudah kuduga ada kisah di baliknya.

Ada apa?

Berapa banyak yang kau minum?

Kapan Ma Shasha pergi?

Aku tidak ingat.

Apakah kedua polisi itu masih ada di luar?

Tidak ada.

Mereka di dalam.

Kopinya enak.

Terima kasih.

Bisakah kami melihat-lihat rumah mewahmu?

Terserah.

Kenapa polisi masuk ke rumah?

Mereka beralasan mau minum.

Mungkin mereka sudah tahu masalah pensil alien.

Bagaimana ini?

Jangan panik.

Tenanglah.

Tarik napas dalam-dalam.

Belajarlah dariku.

Seperti tidak terjadi apa-apa.

Bagaimana kalau

kita jujur saja pada polisi?

Aku bermimpi buruk semalam.

Karena menggelapkan sejumlah besar uang dari bank,

kita berdua dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Kalau begitu, aku berbeda denganmu.

Aku bermimpi kita berdua dihukum mati.

Namun, ini mimpi, bukan kenyataan.

Polisi juga tidak bisa bertindak semena-mena.

Apakah kita melanggar hukum?

Menurutku tidak.

Ya sudah kalau begitu.

Lalu, kenapa aku selalu

merasa hatiku tidak tenang?

Ada berapa banyak orang kaya mendadak yang merasa hatinya tenang?

Yang penting bisa terbiasa.

Coba kau pikirkan,

jika polisi tahu kita punya pensil alien,

pasti akan disita.

Tentu saja.

Kita pasti akan disuruh mengembalikan semua barang yang dilukis.

Tentu saja.

Kalau begitu, bukankah kita berdua akan menjadi orang miskin lagi?

Apakah kau bersedia?

Tidak bersedia.

Selain itu,

mata Xiaoying.

Apakah kau tega membiarkannya kembali menjadi buta?

Tidak tega.

Ya sudah kalau begitu.

Menurutmu, bisa atau tidak kalau begini,

mari kita kembalikan setengah dari uang

yang kita lukis kepada mereka.

Lalu, bagaimana dengan mata Xiaoying?

Juga dikembalikan satu butir?

Bola mata itu sudah terpasang pada Xiaoying.

Tidak pantas jika dicongkel lagi.

Tidak perlu dicongkel.

Apa kau lupa?

Pensil alien bisa dilap.

Begitu dilap, langsung kembali ke tempat semula.

Kalau begitu, aku akan merobek lukisan itu.

Sehingga mereka tidak punya tempat untuk mengelapnya.

Kalau begitu, polisi akan memaksamu

melukis kembali mata artis wanita itu.

Benar juga.

Kalau begitu, lukis kembali saja untuknya.

Jika cahaya terang dari mataku menyebabkan kegelapan bagi orang lain,

lebih baik aku tidak bisa melihat selamanya.

Kak Ke Huan.

Impian terbesarku

adalah melihat dunia ini

dan dirimu.

Kini, impianku sudah terwujud.

Aku sudah sangat bersyukur.

Aku tidak ingin hidup dalam rasa

bersalah terhadap orang lain untuk seumur hidup.

Dengar, tidak?

Pola pikirmu sebagai

seorang pria dewasa tidak sebaik dengan wanita lemah.

Wanita lemah ini sudah buta 20 tahun sebelumnya,

jadi, belum pernah melihat kemakmuran dunia ini.

Justru karena kita memiliki mata,

sehingga menginginkan apa pun yang kita lihat

dan ingin memiliki apa pun yang kita lihat,

makanya membuat diri sendiri

menjadi seonggok nafsu.

Jika nafsu tidak terpenuhi, akan merasa menderita.

Jika nafsu sudah terpenuhi,

akan muncul nafsu yang lebih besar.

Keserakahan manusia tiada habisnya.

Sebenarnya,

yang kita butuhkan hanyalah

segelas air jernih.

Apa ini?

Sup alat reproduksi rusa dan goji.

Dua hari ini, ginjalku sedikit lemah.

Gairah adalah bentuk lain dari nafsu.

Itu semua gara-gara pensil jahat ini.

Begini saja,

mari kita berunding untuk memutuskan

mau menyerahkannya pada polisi atau tidak.

Angkat tangan jika setuju.

Aku setuju.

Dua banding satu.

Ini adalah takdir.

Aku juga setuju.

Kenapa kau ada di sini?

Bukankah aku menyuruhmu menghindari polisi?

Aku berada di sini untuk menghindar.

Jadi, kau sudah mendengar semua yang kami katakan tadi?

Iya.

Tiantian.

Aku juga setuju kalau kalian menyerahkan pensil itu.

Xiaoying benar.

Kita tidak bisa membiarkan diri sendiri hidup dalam

kegelisahan untuk seumur hidup.

Namun, jika kita tenang,

kita akan kembali miskin.

Kau pun tidak bisa naik mobil mewah maupun

tinggal di rumah mewah lagi.

Kau kira aku memilihmu

karena mobil mewah dan rumah mewah?

Apalagi kalau bukan?

Masa karena aku tampan?

Ketampanan hanya salah satu dari pesonamu.

Lalu, apa pesonaku yang kedua?

Penuh kasih sayang.

Kau berbeda dari orang lain yang menyukaiku.

Aku bisa merasakan ketulusanmu.

Kau memang benar-benar mencintaiku.

Tian Sayang.

Fa Sayang.

Apakah kami berdua semenjijikkan itu?

Yang membuatku jijik adalah diriku sendiri.

Awalnya aku adalah seorang pelukis

yang mengejar kebenaran, kebaikan dan keindahan.

Pensil ini membengkokkan jiwaku,

hingga mengubahku menjadi seorang pelukis genius

yang suka menipu

dan mengandalkan uang untuk karyanya tanpa tahu malu.

Setiap kali memikirkan hal ini,

akuโ€ฆ

Kalau begitu, kita punya 3 suara sekarang.

Kau saja yang memutuskan.

Kau jamin kalau kami berdua tidak akan dihukum?

Aku jamin.

Kasus kalian berdua ini termasuk perkara fiksi ilmiah.

Kelak mungkin ada hukum

yang akan menghukum tindakan kalian,

tetapi saat ini tidak ada.

Kalau begitu,

bisakah beberapa juta dari uang itu disimpan

untuk dipakai kami berdua?

Bagaimana menurutmu?

Tidak bisa.

Tepat sekali.

Kalau begitu, bisakah...

Tidak bisa!

Jika kalian berdua masih bernegosiasi lagi,

aku akan membuat kalian memuntahkan semua

yang sudah dimakan dan diminum.

Para Polisi.

Tiba saatnya untuk menjungkirbalikkan pandangan dunia kalian.

Mengejutkan, bukan?

Ketika pertama kali aku melihatnya,

mulutku bahkan terbuka lebih besar dari kalian.

Mana pensilnya?

Para Polisi.

Kalian sudah bekerja keras dalam jaga malam.

Dia mabuk,

jadi, aku menjemputnya pulang.

Ini benar-benar pensil ajaib yang legendaris.

Direktur Lei.

Dengan pensil ini,

kita bisa memiliki apa pun yang kita inginkan

dan bisa bertindak sesuka hati!

Aku memang suka bertindak sesuka hati.

Apa yang kau tertawakan?

Kemudikan saja pesawatnya.

Berikan kertas gambarnya padaku.

Direktur Lei.

Apa yang ingin Anda lukis?

Impianku adalah

menjadi pedagang seni terbesar di dunia.

Aku ingin melukis sebuah

pusat pameran lukisan

yang sangat hebat dan tak tertandingi.

Sempurna.

Aku akan menjadikan tempat ini

sebagai pusat pameran lukisan kelas dunia.

Pada saat itu, para pelukis terbaik di dunia

akan datang ke sini untuk mengadakan pameran lukisan.

Dengan begitu, aku akan jadi kaya.

Kalau begitu, Anda melukis ini untuk menjadi kaya?

Omong kosong.

Aku melakukannya demi mewujudkan impian.

Namun, impianku

adalah menjadi kaya.

Kalau begitu, kenapa kau tidak langsung melukis uang saja?

Benar juga.

Kenapa aku tidak langsung melukis uang saja, ya?

Ambilkan kertas gambar.

Lalu, kau melukis uang demi apa?

Omong kosong.

Tentu saja untuk mengendarai mobil mewah,

tinggal

di rumah mewah dan hidup mewah.

Masa untuk berbuat amal?

Kalau begitu, kenapa Anda tidak langsung

melukis mobil dan rumah mewah saja?

Benar juga.

Pastikan untuk melukis sebuah rumah mewah super

yang lebih hebat daripada vila Ke Huan.

Benar!

Rumah mewah yang kuinginkan adalah sesuatu

yang tak bisa terbayangkan oleh kalian semua.

[Kediaman Lei]

Anda ini melukis sebuah istana, ya?

Impianku yang sebenarnya

adalah mempunyai sebuah kerajaan milikku sendiri.

Anda ingin menjadi Kaisar?

Jika ada ini,

apakah itu tidak boleh?

Boleh.

Boleh sekali.

Lalu, jika Anda menjadi Kaisar,

bagaimana dengan kami berdua?

Tentu saja jadi kasim.

Paduka!

Anda tidak boleh memperlakukan kami seperti ini!

Kalau kuberi kalian 1 ton emas sebagai gaji setiap bulannya,

apakah aku boleh memperlakukan kalian seperti ini?

Sepakat.

Absurd.

Masukkan wanita ini ke Istana Dingin.

Baik, Yang Mulia.

Anda yakin?

Dia adalah Permaisuri.

Dengan penampilannya itu,

paling-paling hanya bisa dianggap sebagai selir.

Permaisuriku

harus adalah wanita tercantik di dunia.

Seperti ini.

Maaf.

Terbalik.

Seperti ini.

[Kontes Kecantikan Miss World]

Pemenang kontes kecantikan tahun ini adalah

peserta nomor 18...

Nona Alice.

[Upacara Penghargaan Kontes Kecantikan Miss World Divisi Tiongkok]

[Kediaman Lei]

Cantik.

Mahkotanya bahkan sudah dipakai.

Aku terlalu ingin menang.

Ternyata ini mimpi.

Ini bukan mimpi.

Bukan mimpi?

Tidak mungkin.

Di dunia nyata,

mana ada orang gila

seperti kalian bertiga ini?

Kalau begitu, coba cubit wajahmu dan lihat apakah terasa sakit?

Bukan, kau...

Sakit!

Bohong.

Ini benar-benar bukan mimpi.

Di mana ini?

Siapa kalian?

Aku adalah majikanmu.

Mulai sekarang,

kau adalah wanitaku.

Ayo, cium aku.

Aku pun akan memaafkanmu.

Tinju kecil ini cukup ganas, ya.

Melihatnya saja sudah terasa sakit.

Kalian dua orang bodoh ini,

kenapa masih diam saja?

Cepat tahan dia!

Aku akan menyuruhnya melayaniku hari ini!

Tolong!

Lei Zhengyi!

Lepaskan gadis itu.

Dan hapus semua istana yang kau lukis ini.

Atas dasar apa?

Ini adalah landasan bandara.

Kau sudah sangat

membahayakan keselamatan publik dengan melukisnya di sini.

Maaf.

Kalau begitu, kami akan ganti tempat untuk melukis.

Kau tidak boleh melukis di mana pun.

Benda yang dilukis dengan pensil ini

bukan tercipta begitu saja,

melainkan dipindahkan dari tempat lain.

Yang kau lukis adalah barang milik orang lain.

Kau mengambil kekayaan orang lain untuk dirimu sendiri.

Kekayaan siapa yang

tidak diperoleh dengan mengambil kekayaan orang lain untuk diri mereka sendiri?

Itulah aturan dunia ini.

Aku menghasilkan uang darimu, kau menghasilkan uang dariku.

Jika ada orang yang menghasilkan 1 juta yuan,

pasti ada orang yang kehilangan 1 juta yuan.

Kekayaan di dunia ini terbatas.

Itu hanya akan bertambah dan berkurang,

sedangkan pemenangnya adalah raja.

Yang dia katakan sepertinya...

Tidak masuk akal.

Ambilkan kertas gambarnya.

Aku akan melukis uang 100 juta yuan dulu untuk dibagikan pada para polisi.

Lei Zhengyi.

Aku sudah menjelaskan alasannya padamu.

Jika kau melukis lagi dengan sengaja,

aku akan menangkapmu atas tuduhan penggelapan harta orang lain

secara ilegal.

Mengerti, tidak?

Cepat serahkan pensil alien itu!

Bagaimana ini?

Menurut pernyataan mereka ini,

maka semua barang di dunia ini sudah ada pemiliknya.

Kita pasti akan ditangkap jika melukis apa pun.

Jadi, maksudmu adalah...

Mari kita pergi ke bulan untuk melukis.

Di bulan bahkan tidak ada oksigen.

Kau ingin mati sesak napas?

Ada sebuah tempat di mana bunga musim semi bermekaran,

itu adalah tempat yang bagus untuk dituju.

Di mana?

Planet Pandora.

Lalu, bagaimana cara kita pergi ke sana?

Dengan menaikinya.

Lei Zhengyi!

Apa yang kau lukis?

Letakkan pensilnya!

Jangan mendekat!

Jika masih mendekat, aku akan membunuhnya!

Jangan mendekat!

Letakkan pisaunya!

Jangan sembarangan!

Jangan mendekat!

Kalian letakkan pistolnya!

Kita harus menemukan alat pembersih alam semesta

sebelum bisa kembali.

Namun, jika terus mencari,

kita akan terekspos pada manusia planet bumi.

Itu akan melanggar Konvensi Luar Angkasa.

Kau bersedia melanggar Konvensi Luar Angkasa

atau lebih bersedia kembali

untuk dipenjara karena kehilangan?

Kalau begitu, lebih baik melanggar Konvensi Luar Angkasa saja.

Keren sekali.

Keren memang keren.

Namun, bagaimana cara kita naik?

Lukislah tangga langit.

Lalu siapa yang akan mengemudinya?

Kau bisa mengemudi pesawat,

jadi, tentu saja itu kau.

Aku tidak punya SIM jenis ini.

Inilah pesawat luar angkasa UFO,

tempat asal pensil itu jatuh.

Benar-benar menjungkirbalikkan pandangan dunia.

Lin.

Ya.

Blokir informasi sebisa mungkin,

agar tidak menimbulkan kepanikan masyarakat.

Sudah terlambat.

Jangan berkedip.

Aliennya akan segera turun.

Apakah alien ini punya kaki yang lemah?

Apakah kalian yang memindahkan pesawat luar angkasa kami ke sini?

Aku tidak mengerti bahasa alien, Kak.

Dia sedang menyapamu.

Senang bertemu denganmu.

Selamat datang di Bumi.

Kak Ke Huan!

Kak Ke Huan!

Jangan bergerak!

Turunkan dia!

Bung Alien.

Jangan gunakan kekerasan.

Mari bicarakan baik-baik.

Benar.

Turunkan dia.

Betul.

Di mana alat pembersihnya?

Ledakkan mereka sampai mati.

Lalu pensil pun akan jadi milik kita.

Bagaimana cara meledakkannya?

Kau bisa mengemudi pesawat,

kenapa kau tanya aku?

Aku lebih tidak punya lagi SIM seperti ini.

Mana orangnya?

Segera evakuasi! Cepat!

Cepat! Bubar!

Cepat! Cepat bubar!

Direktur Lei.

Direktur apanya?

Jadi orang tidak boleh terlalu keji!

Mengambil barang milik orang lain

untuk diri sendiri saja sudah sangat tak tahu malu,

bisa-bisanya masih ingin meledakkan mereka sampai mati!

Apakah kalian ini masih manusiawi?

Kenapa masih diam saja?

Ayo cepat keluar dan minta maaf pada mereka.

Ketiga Teman Alien,

tolong permisi sebentar,

kami mau keluar.

[Kediaman Lei]

Menyerah!

Menyerah!

Menyerah!

Menyerah!

Kenapa kau merusakkannya?

Bunuh dia!

Tunggu!

Kak Alien.

Ini bukan salahnya.

Akulah yang membuat barang kalian menjadi seperti ini.

Aku adalah seorang pelukis.

Akulah yang merautnya menjadi sebuah pensil.

Akulah yang merautnya.

Ini tidak ada kaitannya dengannya.

Tampaknya planet ini sama dengan planet kita.

Tidak hanya ada kejahatan dan keserakahan,

tetapi juga keadilan dan

kebajikan.

Justru karena pihak yang terakhir itulah,

planet bumi ini

baru memiliki peradaban yang begitu pesat perkembangannya.

Ayo kita pergi.

Kalian Bertiga.

Makanlah dulu baru pergi.

Bukan.

Semua ini

dilukis menggunakan barang kalian.

Bisa tolong kembalikan

mereka ke tempat semula, tidak?

Akan kutraktir kalian makan.

Biarkan semuanya kembali ke tempatnya semula.

Benar-benar hilang!

Sudah dibuat hilang!

Xiaoying.

Xiaoying.

Xiaoying.

Xiaoying.

Apa kau tidak apa-apa?

Tidak apa-apa.

Meskipun aku kehilangan mataku,

tetapi aku masih memilikimu.

Kau salah menyentuh orang.

Aku ada di sini.

Kami sedang membagikan penghargaan,

lalu setelah mengumumkan juaranya,

[Upacara Penghargaan Kontes Kecantikan Miss World]

dia tiba-tiba menghilang.

Sudah kembali?

Emas batangan ini

diwariskan padaku oleh kakek buyutku.

Waktu itu, kakek buyutku adalah pelukis istana.

Tadi masih ada.

Apakah kau melihatnya?

Pakaiannya ada lagi.

Kenapa pakaianku bisa kembali?

Apa yang terjadi?

Apakah ini masih tidak cukup jelas?

Untung saja celana dalam kita bukan dilukis,

Kalau tidak, akan terasa canggung.

Sekarang pun terasa sangat canggung.

Kalian bertiga tolong mendekat sedikit

untuk berfoto bersama.

Kita tak boleh mengganggu planet bumi ini lagi.

Sudah waktunya pergi.

Sudah tidak bisa pergi lagi.

Apa maksudnya?

Pesawat luar angkasa kita sudah kau kembalikan ke tempat semula.

Bagaimana kita bisa pergi?

Sialan!

Tanganku menekan terlalu kuat tadi.

Lalu, bagaimana sekarang?

Entah dimasukkan ke kebun binatang oleh manusia planet bumi untuk dipamerkan,

atau cepat kejar.

Kalau begitu, cepat kejar!

Ayo kejar.

Berhenti!

Minggir. Mari, minggir.

Aku...

Aku cuma melukis sesuatu dengan pensil,

bukannya mencuri atau merampok.

Atas dasar apa kau menangkapku?

Atas dasar kau menahan orang secara ilegal,

percobaan pemerkosaan,

dan dugaan membahayakan keselamatan publik.

Bawa pergi!

Bukan, kami...

Mereka berdua yang melakukannya!

Kami berdua tidak...

Kau yang melakukannya!

Maaf.

Aku tidak tahu dia memasang kamera di tubuhku.

Semuanya sudah berlalu.

Semua yang dilukis ini

awalnya memang bukan milikku.

Kini, semuanya sudah nol.

Semuanya sudah kembali.

Lumayan bagus juga.

Alangkah baiknya

kalau pensil itu juga bisa mengembalikan

perasaan orang.

Kau cemburu?

Tidak.

Karena mata tidak bisa melihat,

hati pun tidak terasa kesal.

Biar kupapah kau, ayo.

Kenapa pakaian kalian

tidak kembali jadi semula?

Pakaian kita

bukan dilukis,

melainkan dibeli dengan uang.

Kalau begitu, apakah uang yang kalian gunakan itu

masih bisa dikembalikan pada pemilik aslinya?

Pertanyaan ini agak rumit.

Aku harus memikirkannya.

[King of Painting]

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.