All language subtitles for My Boss ep 02 [VIU] Subindo

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

BOSKU

(Episode 2: Akan kuberikan kesempatan. Bergabunglah dengan kasus ini.)

(Aku tahu usahaku akan dilihat oleh atasanku!)

GUDANG

(Tentu tak akan ada orang yang masuk ke sini, 'kan?)

Bahkan ada peralatan berkemah.

Kurasa aku tak punya pilihan

untuk berkemah di perusahaan selama beberapa hari.

Astaga.

Orang ini pasti sangat toksik

sampai sangat dibenci oleh semua orang.

Menakutkan.

Jangan dipikirkan.

(Qian.)

(Semoga mimpi indah malam ini juga.)

(Jangan lupa janjimu dengan psikolog besok.)

(Semoga kau cepat sembuh.)

Jika kau tak mencabut gugatannya, aku akan membunuhmu!

Jangan mencariku. Carilah Qian Heng.

Aku akan membunuh asistennya dulu untuk mengasah pisauku.

Menakutkan sekali.

Menakutkan.

Pasti karena guci ini.

Kenapa seperti ini? Aku tidur dengan guci tadi.

Apa masih ada orang di sini?

Qian Heng.

(Tunggu. Kenapa dia datang ke firma di tengah malam?)

(Jika aku ketahuan, matilah aku.)

(Dia sangat kasar.)

(Tidak.)

(Aku tak bisa dikendalikan oleh bosku.)

(Aku harus bekerja dengan serius selama jam kerja)

(dan tidur nyenyak setelah bekerja.)

(Aku harus menjadi gadis muda baik yang sehat dan positif.)

Tidur.

Tidur itu baik.

(Sulit untuk membuat janji dengan psikolog ini.)

(Kuterima kasus perceraiannya untukmu. Makanya aku bisa memotong antrean.)

(Dia tak terlihat sangat profesional.)

(Kendalikan amarahmu dan tunjukkan rasa hormat padanya.)

(Atau akan kuberi tahu semua klien soal insomniamu.)

(Saat mereka mempertanyakan kondisi mentalmu dan ganti pengacara,)

(aku tak akan bertanggung jawab.)

Teologi asing tak ada hubungannya dengan teologi dalam negeri.

Faktanya, itu tak terlalu berguna.

Kita harus tetap percaya pada sains.

Kita tak boleh idealis.

Benar. Semua yang kau katakan benar.

Benar, 'kan?

Aku juga mendengar Pengacara Wu bilang

perusahaanmu belum mendapatkan

Golden Scale Award selama bertahun-tahun.

Itu pasti karena obsesimu

yang menyebabkan terlalu banyak tekanan,

akhirnya menyebabkan insomnia.

Kemampuanku sudah berada di puncak industri.

Aku tak butuh penghargaan apa pun untuk diakui.

Sebaliknya, Golden Scale Award tak mendapatkan pengakuanku.

Bukankah ini penghargaan tertinggi

di dalam industrimu?

Jika tak mendapatkannya, bagaimana bisa membuktikan kalau kau pengacara terbaik?

Aku baik hati.

Aku menolak kasus bernilai jutaan dan menerima kasusmu.

Bukankah itu cukup?

-Bao, selamat pagi. -Selamat pagi.

Bao, selamat pagi.

Selamat pagi.

Selamat pagi.

Kalian semua datang cukup awal.

Cheng Yao. Ada apa? Wajahmu terlihat pucat seperti hantu.

Aku tak tidur nyenyak semalam.

Cheng Yao. Relaks.

Tersingkir di Junheng adalah hal yang normal.

Yu Fei,

apa kesibukanmu pagi-pagi begini?

Kasus di Amerika Serikat. Dokumen sudah difaks.

Pihak lain sudah setuju menandatangani perjanjian penyelesaian.

Pengacara Qian menyelesaikannya saat konferensi telepon semalam.

Dia sudah menulis dokumennya.

Aku harus bergegas mengoreksinya sebelum dia kembali.

Kau cepat sekali.

Mustahil.

Bagaimana kasus ini bisa ditugaskan padamu, bukan aku?

"Relaks. Tersingkir di Junheng adalah hal yang normal."

Bagaimana bisa?

Aku pewaris Junheng.

Kurasa kau kebingungan.

Aku selalu dengar kalau bos sangat tegas terhadap asistennya.

Tidak kusangka dia begitu tegas pada dirinya sendiri.

Itulah gaya Pengacara Qian.

Hal yang bisa diselesaikan dalam satu hari akan diselesaikan.

Setiap kali dia berperang, semua orang menderita.

Pengacara Qian lebih memilih bersaing sampai mati

daripada melihat kalian kehilangan motivasi.

Tapi apa dia tak perlu tidur?

Hanya mereka yang tak efisien yang begadang.

Itu usaha yang sia-sia.

Bos.

Kau sudah datang. Walau kali ini tugas itu tak diberikan padaku,

kujamin akan membantu Yu Fei menyelesaikan mengoreksinya.

Sebenarnya, sebagai pendiri,

kau tak perlu bekerja terlalu keras, 'kan?

Jaga dirimu.

Apa kau cukup tidur?

Apa yang kau coba katakan?

Sebenarnya, bukan apa-apa.

Bos.

Kudengar kau pindah ke rumah baru. Apa kau suka tinggal di sana?

Lumayan. Hanya ada tetangga yang kurang peka.

Dia tak hanya berisik,

tapi juga merusak barang-barang.

Bagaimana itu bisa terjadi? Beri tahu alamatnya.

-Kusuruh manajemen untuk mengusirnya. -Dia sudah pergi.

Minggir.

Bukankah dia tinggal di vila terpisah?

Bagaimana bisa ada tetangga?

Halo.

Tan Ying.

Apa aku terlihat lebih baik sekarang?

Lumayan. Lingkaran hitam terlihat

seperti seseorang dari tim Pengacara Qian.

Apa lebih baik seperti ini?

Apa warnanya terlalu merah?

Jangan khawatir.

Dari yang kuketahui tentang bosmu,

dia sama sekali tak bisa membedakan warna lipstik.

Baiklah.

Lebih lambat dari bos pergi ke ruang rapat dianggap terlambat.

Dia sedang membicarakanmu.

Mengenai pasutri itu, suaminya punya bisnis.

Setelah menikah selama setengah tahun, mereka bercerai.

Karena perjanjian pranikah,

harta yang didapatkan istrinya tidaklah banyak. Tapi sekarang

dia tahu perusahaan suaminya akan mendapatkan dana dan masuk bursa saham.

Dia yakin suaminya melakukan penipuan

dan menyembunyikan informasi selama perceraian mereka.

Jadi, dia berharap kita bisa menyelidikinya

dan mendapatkan lebih banyak properti untuknya.

Seperti biasa, kuajak asisten pengacara untuk menangani kasus ini.

Yu Fei punya kasus lain yang harus ditangani sekarang.

Jadi, Bao Rui dan Cheng Yao, kalian berdua bersaing untuk itu.

Aku akan memilih salah satu dari kalian untuk menindaklanjuti kasus ini.

Waktu sangat penting untuk kasus ini.

Setelah perceraian, tuntutan pembagian kembali harta punya batas waktu.

-Sudah berapa lama mereka bercerai? -Dua tahun sepuluh bulan.

Jadi, masih dalam batas kewajaran.

Jika salah satu pasangan menyembunyikan, mentransfer, menjual,

menghancurkan properti milik bersama

atau memalsukan utang, atau upaya untuk menyalahgunakan properti,

dan pasangan lainnya mengetahuinya

dan berikan petunjuk soal properti itu dalam waktu tiga tahun,

dia bisa menuntut di pengadilan

untuk memulai sengketa properti pascaperceraian.

Karena pria ini punya bisnis, kasusnya sangat sederhana.

Mulailah penyelidikan dengan bisnisnya.

Sebelum perceraian, apa dia mendirikan anak perusahaan

dengan perusahaannya sebagai pemegang saham?

Jika ya, apa perusahaan-perusahaan itu sudah menambah modalnya?

Jika tindakan ini sudah dilakukan, kita bisa menuntut uang darinya.

Apa perusahaan ini akan didaftarkan sekarang?

Kalau begitu, nilainya tak akan sama.

Jika kasus ini berhasil,

uang muka rumahku sudah siap.

Waktu penyelidikan dan pengumpulan bukti agak singkat.

Kita harus menyelesaikan gugatan dalam waktu dua bulan.

Ya.

Ada yang lain?

Cheng Yao. Kuminta kau datang ke rapat bukan untuk menjadi stenografer.

Poin Yu Fei dan Bao sudah komprehensif dan detail.

Jadi, kau tak punya kontribusi apa pun?

Apa kau biasanya menghabiskan waktu untuk berdandan dan memilih pakaian?

Tidak. Aku hanya mau membuat diriku terlihat lebih energik dan profesional.

Kau menggunakan penampilan untuk menutupi fakta kau pengacara buruk.

Apa ini pemahamanmu soal profesi hukum?

Aku mengerti. Aku tak akan mengulanginya. Maaf.

Baik. Jika bulan depan masih begini, silakan tinggalkan Junheng.

Dimarahi?

Jangan sedih. Itu semua bukan salahmu.

Apa yang bisa kulakukan untuk semua orang?

Lupakan saja. Jaga-jaga ada serah terima nanti.

Yu Fei, kenapa kau bicara seperti itu?

Cheng Yao, jangan khawatir.

Walaupun kau hanya di sini satu hari,

aku akan tetap menjagamu.

Siapa yang memintaku menjadi pewaris?

Kesadaran tuanku sangat kuat.

(Ayo bertaruh.)

(Berapa lama yang ini akan bertahan?)

(Bao Rui, jangan terlalu terbawa suasana.)

(Mudah sekali meninggalkan noda pada kariermu dengan cara ini.)

(Aku hanya yakin dengan "kepedulian" bos.)

(Aku merasa Cheng Yao agak istimewa.)

(Kenapa?)

(Asisten yang terakhir kali tak bisa menjawab pertanyaan bos,)

(langsung berhenti.)

Hal ini akan memengaruhi

penetapan pajak berdasarkan undang-undang perpajakan AS.

Sebaiknya, kita mendapatkan konfirmasi mereka

sebelum membalas pada klien.

Apa sudah waktunya untuk bekerja?

Ini baru pukul 05.00. Siapa ini?

Tentu saja. Secepat mungkin.

Baik. Dah.

Apa yang kau lakukan di sini?

Selamat pagi, Bos.

Aku datang untuk bekerja.

Aku hanya pergi ke kamar kecil.

Saat aku kembali, kulihat kau di sini juga.

Kau datang bekerja pukul 05.30?

Burung bodoh harus terbang duluan.

Bos.

Lingkaran hitam di matamu sangat besar.

Apa kau bekerja sepanjang malam?

Aku juga baru tiba.

Burung bodoh yang kusebutkan tadi adalah aku.

Kupikir para bos hanya menjentikkan jari untuk memaksa kami pergi bekerja.

Aku terkejut kau bekerja begitu keras, Bos.

Kau sedang buat kopi?

Biar kubuatkan. Kau bisa pergi ke kantormu dan istirahat.

Tidak perlu. Kau harus terbang dulu.

Untung aku tak ketahuan.

Bos.

Bos.

Sejak kudengar cerita heroikmu dalam mengakali intimidator,

aku datang ke sini untuk belajar sebelum bekerja setiap hari.

Aku mencoba untuk mengikutimu

dan menjadi pengacara yang baik.

Matahari sangat terik di luar.

Aku pergi bekerja.

Gawat.

-Gawat. -Kau terus bilang, "Gawat." Ada apa?

Bos menjadi gila.

Aku tak tidur sepanjang malam untuk merevisi dokumen.

Jika terus begini, aku akan mati.

Kenapa aku harus lahir di tahun kerbau?

Aku terjebak bekerja lembur seumur hidup seperti sapi atau kuda.

Bao, kau lahir di tahun kerbau?

Ada apa?

Kukira kau lebih tua.

Aku tak menyangka kita seumuran.

Seumuran? Bukankah ini kebetulan?

Bukankah ini kebetulan? Dia 12 tahun lebih tua darimu.

Kenapa kau harus mengatakannya?

Kau memberi banyak tekanan pada pemula.

Cheng Yao. Kenapa aku melihatmu sangat lelah juga?

Apa kau juga mendapat tugas dari bos semalam?

Apa aku akan dapat kehormatan itu?

Lihat?

Bos hanya mencintaiku.

Menjijikkan.

Hai, Para Kolega.

Selamat pagi.

Selamat pagi, Pengacara Wu.

Selamat pagi.

-Selamat pagi. -Ini "Jun"-nya Junheng?

Dia sangat berbeda dengan Pengacara Qian.

Yang satu mengurus hal eksternal dan satunya lagi internal.

Keterampilannya berbeda.

Jangan pikir dia tak bisa diandalkan. Tim kami juga menangani litigasi.

Kau pasti Cheng Yao.

-Halo, Pengacara Wu. -Halo.

Kau tampak cantik.

Pengacara Wu, apa yang kau lakukan?

Kelinci tak memakan rumput dari sarangnya sendiri.

Apa yang kau pikirkan?

Aku hanya memikirkan untuk mendapatkan Golden Scale Award sekarang.

Siapa yang sempat memikirkan hal lain?

Bekerja keras saja.

Selamat pagi, Pengacara Wu.

Tan Ying sangat tangguh.

Saat dia tegas, bosnya pun dimarahi.

Kenapa kau tak bisa menerima saja

pengobatan dari psikolog?

Kau tak tidur nyenyak semalam, 'kan?

Lihatlah lingkaran hitam di matamu.

Warnanya bahkan cocok dengan kacamata hitammu.

Pengacara Wu. Aku sedang bekerja.

Aku hanya menjagamu.

Lihatlah keadaan pikiranmu saat ini.

Jika tak segera tidur, kau akan mati kelelahan.

Bagaimana jika kuberikan cuti?

Tenangkan dirimu.

Istirahatlah sebentar.

Aku tak keberatan.

Aku hanya khawatir penghasilanmu tak cukup

untuk membelikan para pacarmu bunga dan batu giok.

Hentikan itu.

Aku berusaha menjadi yang lebih baik. Aku seorang remaja teladan sekarang.

Kenapa kau masih mengungkit masa lalu? Kenapa kau tak melupakannya?

Bergosip bukanlah kebiasaan yang baik.

Kau harus mengubah kebiasaan buruk ini.

Selain itu, kau masih punya reputasi buruk di industri ini, 'kan?

Apa aku selalu membicarakan hal itu? Tidak, 'kan?

Qian.

Aku serius mau meningkatkan reputasi timmu yang tak simpatik

untuk menurunkan tingkat keluhanmu.

Jika tak kulakukan intervensi sekarang, dengan suasana seperti ini,

hanya masalah waktu sebelum klien datang dan mengetuk pintu.

Aku satu-satunya

yang tanpa henti bertoleransi dan memaafkanmu selama bertahun-tahun.

Kau tak pernah peduli

atau menanyakan kesehatanku.

Izinkan aku bertanya padamu.

Kenapa harus dia?

Aku sudah menyelidiki Cheng Yao.

Walau bukan yang terbaik, dia memenuhi standar Junheng.

Hal terpenting adalah

kepribadiannya baik dan empatinya kuat.

Dia bisa secara efektif mengurangi perselisihan kita dengan klien.

Aku sudah pikirkan baik-baik.

Mulai hari ini,

aku akan mengawasi kalian.

Saat tingkat keluhan turun cukup rendah,

Golden Scale Award

akan berada dalam jangkauan, 'kan?

Kau benar-benar mengincar Golden Scale Award?

Atau kau mau memenuhi keinginan egoismu? Kau tahu itu.

Keinginan egois apa?

-Coba diperjelas. -Kakaknya Cheng Yao itu Cheng Xi, 'kan?

Saat kuliah,

kau tak bisa mengejar Cheng Xi, jadi kau marah,

dan memacari banyak gadis.

Apa kau mau aku mengingat keseluruhan ceritanya?

Cheng Xi adalah ahli perwalian properti.

Jika aku bisa mempekerjakannya, itu akan menutupi kekuranganmu, 'kan?

Jadi, apa kau mempekerjakannya?

-Aku sudah berusaha. -Kau bahkan tak punya nomor teleponnya.

Kau menambah bebanku dengan semua usahamu. Kau tahu itu?

Bagaimana hal itu bisa menjadi beban?

Menurutku Cheng Yao cukup bagus.

Beri dia waktu dan kesabaran.

Dia akan berkembang segera, setuju?

Baik.

Kalau begitu, aku perlu pekerjakan akuntan profesional untuk perhitungan.

Sejak Cheng Yao memasuki firma hingga dia pergi,

aku harus menghitung biaya setiap menit dan detiknya.

Waktuku sangat berharga.

Kau tak bisa tidur, tapi cukup pandai menghitung uang.

(Siapa yang bisa memberi tahu pengacara besar ini)

(kalau uang itu tak pernah cukup.)

(Tidak tidur akan membahayakan nyawa.)

(Bos, aku mohon padamu.)

(Tolong pergilah. Aku perlu tidur.)

Sampai jumpa.

Sampai jumpa, Bos.

Aku mengantuk sekali.

Hanya bekerja dan tak tidur,

bahkan anak yang pintar pun akan menjadi bodoh.

Waktunya tidur.

Cheng Yao.

Cheng Yao.

Jangan berisik. Aku sedang tidur.

Saatnya bangun untuk rapat.

Rapat apa?

Apa kau memberiku sebuah kasus?

Apa kau sedang bermimpi?

Bos.

Aku bisa jelaskan.

Kenapa kau tinggal di sini?

Sejak kau mengusirku,

aku tak bisa menemukan tempat tinggal.

Jadi, aku mau tinggal di sini selama dua hari.

Tapi

kenapa kau tak tidur dan malah datang ke kantor?

-Apa kau tak bisa tidur? -Kuperingatkan kau

jangan bicara sembarangan, atau akan dimintai pertanggungjawaban hukum.

Reaksimu sangat keras.

Aku paham. Kau datang untuk bekerja lembur, 'kan?

Jadi, pagi itu...

Saat kita bertemu, kau sebenarnya pergi keluar, bukan datang bekerja?

Suatu malam,

tiba-tiba aku mendengar bahasa Mandarin, lalu bahasa Inggris.

Kupikir aku sedang bermimpi.

Itu kau juga, 'kan?

Menurutku, tak ada seorang pun di dunia ini yang begitu genius.

Bahkan kau tak bisa menyelesaikan begitu banyak pekerjaan tanpa bergadang.

Aku genius.

Orang genius pun butuh waktu untuk menyelesaikan kasus.

Bos, jangan khawatir.

Aku tak akan memberi tahu siapa pun kalau kau diam-diam bekerja lembur.

Aku tahu kau mau memberi contoh yang baik pada kami.

Jadi, kerja keras akan membuahkan hasil.

Sudah, pergilah.

Masih ada yang harus kulakukan.

-Apa kau butuh bantuanku? -Tidak.

-Bos. -Kubilang tidak.

Aku hanya mau tanya apa boleh tinggal di sini dua hari lagi?

Begitu dapat tempat, aku akan pindah.

Terserah. Pergilah.

Selamat malam, Bos.

Tunggu.

Ada lagi yang kau mau kulakukan?

Bagaimana kau bisa tidur

di lingkungan yang buruk?

Aku hanya perlu menutup mataku dan tertidur.

Kemampuan beradaptasiku kuat.

Aku bisa tidur di mana saja.

Apa kau mau aku menunjukkannya?

Pergilah.

Pergi!

Jangan bekerja terlalu keras.

Pergilah.

Selamat malam, Bos.

"Aku hanya perlu menutup mataku dan tertidur."

Apa ada orang seperti itu?

(Angin dan hujan memaksaku menjadi lebih kuat.)

Ayo bangun.

Keinginan untuk bangun dari rumah susun seluas 500 meter persegi sudah terwujud.

Harum sekali.

Pasal 1.076.

Jika kedua pasangan secara sukarela bercerai,

mereka harus menandatangani perjanjian perceraian secara tertulis

dan mengajukan pendaftaran perceraian secara langsung

di otoritas pencatatan perceraian.

Pasal 1.076.

Jika kedua pasangan secara sukarela bercerai,

mereka harus menandatangani...

Apa yang sedang kau lakukan?

Menghafal hukum.

Kenapa kau sesenang itu menghafal hukum?

Mentorku bilang cintailah pekerjaanmu.

(Dia jelas berangkat ke kantor lebih awal.)

(Sungguh orang yang begitu tegas pada dirinya sendiri.)

(Jadi, bersikap sedikit kasar padaku bisa diterima, 'kan?)

Bos, kau lembur hingga larut malam setiap hari.

Kau sudah bekerja terlalu keras. Ini kubuatkan kopi agar semangat.

Membuat kopi bukan tugasmu.

Tidak apa-apa.

Aku biasa membantu rekan pengacaraku membuat kopi di firma terakhirku.

Cheng Yao.

Menurutku ini bukan pekerjaan untuk pengacara wanita.

Kau adalah pengacara, bukan administrator.

Aku tak mau kau berpikir

kalau membuatkan kopi untuk rekan atau atasan itu membuatmu lebih ramah.

Pernah kau lihat pengacara pria membuatkan kopi untuk orang lain?

Dalam profesi hukum, wanita dan pria itu setara.

Tidak ada gender yang dilahirkan untuk membuat kopi, memesan tiket,

mencetak dan memfotokopi dokumen, dan sebagainya.

Aku harap kau bisa ingat ini.

Kau benar. Aku tak akan melakukan hal tak penting seperti ini lagi.

Kalau begitu, katakan padaku.

Menurutmu apa yang penting?

Bos, boleh aku bergabung dengan kasus yang kita diskusikan dua hari lalu?

Aku tak butuh bagian.

Aku hanya mau punya kesempatan belajar lebih banyak dari atasan dan rekanku.

Ini beberapa ide yang sudah kuatur.

Bos, lihatlah.

Bos.

Jika kau memang

tak bisa menyetujuinya,

aku hanya bisa beri tahu rekan-rekan kita

kalau kau bergadang dan lembur di kantor setiap hari.

Baik.

Benarkah?

Aku sedang bahas soal berpartisipasi dalam kasus ini.

Benarkah?

Sudah kuduga. Aku tahu usahaku akan dilihat olehmu.

Aku benar-benar tak melihatnya.

Aku mengizinkanmu, tapi jangan merasa terlalu yakin dengan dirimu sendiri.

Di firma, fondasimu relatif buruk.

Pengalaman kerjamu sedikit.

Kau magang di firma lain selama setahun,

tapi belum menangani kasus secara mandiri.

Kemarin malam, kau hanya melihat berkas perkara sebentar.

Jadi, bukankah kau bilang kau sudah bekerja keras?

Bao Rui terjatuh

dan kakinya terkilir.

Haruskah kusampaikan rasa prihatinku?

Karena cedera kaki,

dia tak bisa pergi ke Administrasi Pengaturan Pasar

untuk mencari catatan perusahaan dan situasi ekuitas,

jadi kau akan menggantikannya.

Bukan masalah.

Aku juga mau mengucapkan terima kasih atas nama Bao Rui.

Tidak perlu berterima kasih.

Hal biasa jika rekan kerja saling membantu.

Terima kasih sudah menyerahkan bagianmu,

jadi dia tak perlu membagi bagiannya denganmu.

Ya. Bukan masalah.

Aku pasti akan berusaha keras, mengikuti jejakmu,

dan membiarkanmu tidur lebih banyak dan lebih nyenyak.

Baiklah, kau pergilah sekarang.

-Jangan melakukan hal yang tak penting. -Baik.

Terima kasih, Bos.

Ini taksiku.

Apa yang akan terjadi jika dia tahu hal ini?

-Apa kau baik-baik saja? -Apa yang kalian bicarakan?

-Lihatlah kakimu. -Kau tampak senang.

Aku tadi melihat Cheng Yao berlari di tengah hujan.

Haruskah kau memberinya segelas teh susu sebagai hadiahnya?

Kenapa? Menjalankan tugas seperti ini tidak ada imbalannya.

Walau ratusan kali, bos mungkin tetap tak peduli.

Benar, 'kan?

Tapi itu tugas yang diberikan bos pagi ini.

Itu bagus.

Katanya karena kakimu terluka dan tak bisa berjuang untuknya,

maka dia mengoper kasus yang dia berikan untukmu padanya.

Aku tak bisa berdiri,

tapi aku masih bisa berjuang.

Jadi, aku,

sebagai pewaris Junheng,

pastinya harus menjaga setiap rekan kerja.

Cheng Yao...

Aku akan ambilkan teh susu.

Jangan berdiri lagi.

Kau...

Pesan antar saja.

Pesan antar.

Teh susu, 'kan?

Teh susu.

Tambahkan mutiara.

Tambahkan boba.

Tambahkan kelapa.

Tambahkan sagu dan ketan.

Sebaiknya kau memesan bubur delapan harta karun.

Ya.

Bubur delapan harta dengan teh susu.

Itu agak menjijikkan.

Aku tak yakin kaki atau otakmu yang terluka.

Listrik padam?

Mustahil.

Listrik dan air padam.

-Rekan, bisakah... -Aku tak bisa.

Bos.

Ini terlalu gelap. Aku tak lihat itu kau.

Bisakah kau memperbaiki sekringnya? Sekringnya rusak.

-Suruh saja Wu Jun. -Bos.

Boleh aku menumpang mobilmu?

Aku ingat ada hotel di seberang jalan rumahmu.

Aku mau tinggal di sana semalam dan mandi air panas.

Tidak searah.

Kalau begitu, sampai jumpa.

Pasal 1.076 KUH Perdata.

Jika kedua pasangan secara sukarela bercerai,

mereka harus menandatangani perjanjian tertulis...

Siapa itu?

Aku.

Kau membuatku takut, Bos.

Kaulah yang lebih menakutkan.

Lagi pula, tak banyak orang yang bisa menari lucu seperti itu di kantor

malam-malam begini.

Aku tak menari. Aku sedang senam.

Cuacanya sangat dingin. Aku perlu melakukan pemanasan.

Baiklah.

Aku akan mengizinkanmu menggunakan kamar mandiku selama setengah jam.

Kau tak mau? Lupakan saja.

Sudah kuduga. Kau memang peduli pada karyawanmu.

Aku pasti akan bekerja keras untukmu.

(Terima kasih sudah meminjamkan kamar mandimu, Bos.)

(Ini sama seperti saat aku pergi.)

(Apa bos tak pernah memasak?)

(Karena dia meminjamkanku kamar mandi, aku akan masak sesuatu untuknya.)

(Lagi pula, dia tak akan seperti idola drama rendahan)

(yang tak bisa tak jatuh cinta padaku)

(setelah mencicipi masakanku.)

Aku harus memasak apa?

(Aku tertidur lagi?)

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.