Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Semua makhluk hidup akan lenyap di pengujung hari,
tapi siapa pun atau apa pun
yang menyulam ruang dan waktu,
ia meninggalkan cara untuk merangkainya kembali
apabila semesta sampai harus menghadapi kemusnahan total.
Ada sebuah portal di alam semesta.
Kubangun hotel ini mengelilinginya,
dan jawabannya terletak di sisi seberang.
Bahwa kau orang gila sadis yang berencana mempertaruhkan nyawa kami
demi misi omong kosong lain.
Tak bisa kulakukan tanpamu. Kita sepakat?
Kau dan Ayah membuat kesepakatan.
- Kau menyepakati apa? - Aku dan Ayah membuat kesepakatan.
Kenapa cerita sekarang?
Karena aku butuh kau percaya padaku, oke? Ini semua kulakukan demi kita.
Aku butuh kau percaya padaku.
Tempat ini adalah ujian, jebakan, dan jalan keselamatan sekaligus.
- Ada yang tahu arti tulisannya? - Ya, artinya "Jangan tekan bel."
Yang harus kalian tahu sekarang adalah
Ayah yang bunuh Luther.
Dan dia mencegahku masuk lorong.
Jangan, Ayah!
Dan dia menekan bel bodoh itu!
Apa tak ada yang mendengarkanku?
Rajahnya di lantai lobi! Bintang-bintangnya!
Number Five! Cepat!
Bukan ini kesepakatannya.
Hanya marigold dalam tubuh mereka yang menyuplai energi mesin ini.
Dia tak akan berhenti sampai kita semua mati.
Mereka bisa mati!
Segala hal dalam hidup ada harganya.
Kau percaya aku?
Viktor, apa yang kau lakukan? Hentikan dia!
Jangan lakukan!
Di mana dia, Five?
Singkirkan tanganmu.
Tidak sampai kau memberiku jawaban.
Persetan.
Ada yang tak beres.
Kekuatanku. Aku tak bisa teleportasi.
Bagaimana mengembalikannya?
ENAM TAHUN KEMUDIAN
Giliranmu, Gene.
Terima kasih, Jean.
Coba lihat Merle. Langkah yang jantan.
Tak perlu bicara vulgar begitu.
Apa? Kau mau memangku aku dan menampar bokongku, Milt?
Tak ada salahnya ditampar sedikit.
Trump.
- Terima kasih pembagiannya, Gene. - Sama-sama, Jean.
Kau kalah telak, Bocil.
- Permainan sampah, Merle. - Ya.
Ayo kita pindah meja, ya?
Permainan belum berakhir.
- Untuk kami sudah. - Baiklah.
Jadi, kucatat kalian mundur, ya?
- Kata siapa? - Aturan liga.
Begitu pergi, maka kau tersingkir dari turnamen.
Mereka kembali.
Ya.
Pipis dulu.
Aku ikut.
Astaga.
Sudah. Tak perlu kesal begitu. Kami takkan lama.
Aku Dr. Jean Thibedeau. Ini suamiku, Dr. Gene Thibedeau.
Tak perlu tahu nama kalian.
Tak peduli kalian siapa.
Uang tunai atau barter, langsung.
Wah.
Kau lihat apa, Jean?
Gene, lihat ini. Love on Loan.
Gene, lihat namanya.
Hargreeves!
Benar. Ya, ya. Aku bisa lihat.
Sepasang 10.000.
Sepuluh ribu?
Kami hanya sanggup lima ribu.
Ini bukan tawar-menawar.
Sepuluh ribu atau minggat sana.
Bagus.
Hei.
Tembakan bagus, Sayang.
Sudah kutebak darahnya banyak. Kepalanya sebesar planet.
Sejak awal kau tahu aku pegang trump, ya?
Dasar bocah tua nakal.
NOVA SCOTIA, KANADA
- Di mana dia? - Siapa?
Jangan berlagak pilon, Jerry. Aku tahu dia di sini. Di mana dia?
Hei, Vik! Kau di sini atau tidak?
Hei.
Amy, ada apa?
Kau tahu ada apa.
Hubungi aku saat kau dewasa.
Amy.
Resmi sudah.
Vik resmi memacari semua perempuan di kota ini.
Tidak, itu tidak benar. Tidak benar.
- Vik. - Apa?
Ada telepon.
Halo?
Hei. Sudah lama.
Luther?
Apa kabar?
Aku baik-baik saja. Ada apa?
Tak ada apa-apa. Kenapa harus ada sesuatu?
Tidak, aku cuma menelepon untuk tanya apa kau akan datang.
- Datang apa? - Acaranya Diego dan Lila.
Pesta ulang tahun Grace.
Yah, aku sungguh mau.
Tapi, kau tahu, ini masa-masa sibuk kami.
Ini barku, Luther.
- Jika aku tak ada untuk mengawasi... - Datanglah.
Oke? Sekali ini saja.
Akan kupertimbangkan.
T-minus, lima, empat, tiga, dua, satu...
Pria yang menjadi simbol astronaut,
Spaceboy!
Sialan.
Spaceboy!
Sialan!
Kau seharusnya sampai di Center Street 45 menit lalu, Hargreeves.
- Sebenarnya ada apa di jalan? - Santailah, aku menuju ke sana.
Tidak! Tugasku bukan untuk bersantai.
Tugasku memastikan kau mematuhi jadwal!
Waktu adalah uang, dan karena kau malas, aku rugi besar.
Kau mengalami kerusakan apa?
Spreadsheet-nya di depan mataku sekarang!
Atas ke bawah, pekerja terbaik sampai terburuk.
Kau tahu namamu di urutan mana? Paling bawah! Dalam huruf kapital!
Hargreeves!
Kubilang aku di jalan!
- Kau tak jawab teleponmu. - Ada di dalam.
- Bantu aku! - Ya.
- Kita punya buah persik? - Punya.
- Soda? - Semuanya ada.
- Bawa ke dalam. - Ya.
Ya ampun.
Berbagilah dengan adikmu. Coco, berhenti menangis.
Kau akan ke rumah Linda nanti. Pasti asyik.
- DJ-nya bagaimana? - DJ?
- Beri tahu aku kau pakai apa. - Aku belum berdandan!
- Para tamu sudah di sini? - Tamu sudah di dalam.
Sebentar. Anak-anak menangis.
Tekan klakson itu lagi, dan akan kuseret kau dari mobil ini
dan kupatahkan batang otakmu.
Kau mengerti?
Hai, Steven.
Berengsek.
Astaga!
Aku selalu ingin tampil cantik untuk paparazi,
jadi ini tugas untuk Toss N' Wash,
deterjen tanpa basa-basi, petroleum, dan bebas pewarna buat...
- Cut! - Apa?
- Cut. - Cut. Ulangi.
Apa lagi masalahnya?
Tak ada masalah. Monitornya mati. Tahan!
Tunggu. Aku punya agenda siang ini.
Kau serius? Siang ini?
Jangan salahkan aku. Jill tahu. Aku harus jemput putriku.
Aku harus mengantarnya ke pesta.
Memang kau tak bisa suruh orang?
Bisa tolong ambil ponselku?
Hei, tahan dulu, Nona. Belum.
Paman Klaus...
Jika mulai abai aturan lalu lintas, selanjutnya, seluruh dunia jadi kacau.
Percaya padaku, Claire.
Baru kita jalan.
Cepat. Bergegas.
Paman cemen sekali.
Kau tahu berapa banyak pejalan kaki yang tewas setiap tahun di negara ini?
Awas ada genangan.
- 6.977. - ...977.
Benar sekali.
Satu menit kau masih hidup, lalu tiba-tiba, wus, kau mati.
Selamanya. Kita tak mau hal itu, 'kan?
Aku mau pulang sebelum perubahan iklim membinasakan dunia.
Ya.
Asap rokok orang lain, arah pukul tiga. Kemarilah. Tetap di sisi kiriku.
Kau baik-baik saja, Paman Klaus.
Ya, aku tahu. Aku baik-baik saja. Kau juga. Kita semua akan baik-baik saja.
Namaku Gus.
Hai, Gus.
Aku sudah mencari kebenaran seumur hidupku.
Ya.
Lalu aku menemukan grup ini.
Dan rasanya seperti tercerahkan.
Untuk pertama kalinya, aku mendengar orang membicarakan apa yang kualami.
Persis.
Aku sadar tak ada yang salah denganku.
- Tapi garis waktunya. - Tepat.
Garis waktunya kacau!
Ya.
- Aku bisa ke sini dan berucap apa pun. - Ya.
Aku bisa bilang Sir Reginald Hargreeves sebenarnya adalah alien
yang diam-diam melatih komplotan rahasia prajurit super,
dan kalian semua sungguh tahu apa yang kumaksud.
Teruskan.
Dan sekarang,
aku punya harapan.
Karena aku tahu pembersihan menanti.
- Ya. - Amin.
Terima kasih, Gus. Terima kasih.
Bagaimana denganmu? Ingin berbagi sesuatu?
Ya, boleh.
Hai, namaku Jerome.
Hai, Jerome.
Aku masih baru mengenal semua ini,
tapi bisa kukatakan, Kawan-Kawan, yang kalian bicarakan itu nyata.
Kalian tidak gila.
Aku tahu karena aku pernah pergi ke garis waktu lainnya.
Memang tidak terlihat, tapi usiaku 63.
Kuhabiskan 45 tahun hidupku tersesat di kiamat masa depan.
Dan aku terlibat dalam pembunuhan Kennedy.
Sampaikan kebenaranmu.
Semua itu sekarang terurai.
Aku tak tahu lagi mana yang nyata dan tidak.
Aku merasa tak bisa percaya siapa pun.
Yang aku tahu aku senang bisa menemukan kalian.
Itu saja. Cuma itu ceritaku.
Tidak apa-apa.
Cerita yang bagus.
Kau mau dengar kisah sesungguhnya, Nak?
Biar kuajak ke pertemuan sungguhan.
BADAN INTELIJEN PUSAT AMERIKA SERIKAT
Kau terlambat.
Aku tahu.
Kumis.
Benar.
Dia menunggu di ruangannya.
Fungsi utama Keepers adalah sebagai kelompok dukungan
tapi dengan kecenderungan kultus yang kental.
Keanggotaan berkembang pesat di semua area kota besar di AS
serta Eropa.
Semuanya ada di laporan saya, Pak.
Apa prinsip pengorganisasiannya?
Mereka percaya kita semua terjebak di garis waktu yang salah.
Wah... Menurut saya sepertinya sekelompok orang sakit jiwa.
Lupakan soal Keeper tidak jelas ini. Kerjakan yang lain.
Saya rasa sudah saatnya kau kembali mengurus kasus lain.
Kumbang Koksi, Panama, Sayap Ayam.
- Pak, ada progres nyata dalam kasus ini. - Dengarkan saya.
Kau berbakat menjadi mata-mata hebat.
Pikiran penuh curiga.
Kecintaan akan kerumitan dan detail.
Kedewasaan tertentu yang sebagian besar agen muda saya tak miliki.
Cerdaslah bertindak, suatu saat kau bisa memimpin kantor ini.
Terima kasih sudah mengatakan itu.
Hei, Kawan!
Senang bertemu denganmu! Sudah berapa lama, ya? Empat tahun?
Dikurangi enam bulan atas perilaku baik.
Sebaiknya kau pertahankan karena kita akan jadi teman sekamar.
Alasanku mengontakmu adalah karena aku butuh alamat tetap selama percobaanku,
dan FBI menyita apartemenku di pusat kota.
Apa pun alasannya, alam semesta menyatukan kita,
dan kurasa itu asyik.
Ayo. Kita pergi.
Claire? Klaus?
Ada orang di rumah?
Halo?
Peristiwa bencana cuaca lagi.
Kau tahu kita punya TV di atas, 'kan?
Hei, Klaus, apa kau akan ke acara itu nanti?
Acara apa?
Acaranya Diego dan Lila. Pesta ulang tahunnya Grace.
- Ogah. - Tolonglah?
Claire perlu diantar untuk menginap di rumah sepupunya.
- Aku tak mau. - Kau akan pergi.
Allison, menghadiri acara seharian penuh
bersama anggota keluarga yang problematik dan minuman alkohol?
Itu namanya mencari akses langsung untuk memicu trauma, menurutku.
Aku tetap di kamarku saja.
Oke. Klaus?
Ya.
Sudah tiga tahun kau tidak mabuk. Akuilah kemajuanmu, oke?
Kau pasti bisa.
Keyakinanmu padaku sangat tak pantas. Kenapa bukan kau yang antar Claire Bear?
Tidak bisa. Ada callback penting besok. Aku harus siap-siap.
Yang mana?
Episode pilot Wichita PD.
Wichita PD.
Terdengar seru.
Ini peran besar, Claire. Ibu bersaing dengan satu wanita lain.
Ini penting. Ibu tak bisa terus melakukan iklan deterjen.
Ya sudah. Baiklah. Tapi kau berutang padaku.
Terima kasih. Makan siang. Ayo.
Aku tak lapar.
Kau tak pernah makan.
- Tak usah sok peduli. - Wah!
Apa? Claire!
Claire!
Apa bisa menghiburmu jika kuingatkan
bahwa kita persis seperti itu di usianya?
Tidak.
- Di mana kita? - Ayo. Aku punya kejutan untukmu.
Ini hadiah selamat datang.
Ya, tak usah dipikirkan.
-Tidak! - Ayolah. Jangan menggerutu terus.
Pasti baik bisa bercengkerama dengan keluarga kita setelah selama ini.
Ini bukan keluargaku. Keluargaku sudah mati. Ingat? Sparrow?
Ya sudah.
Kau bisa ikut masuk
atau akan kulaporkan ke pengawasmu kau melanggar jam malam.
Setidaknya tunggu kuenya dipotong. Tak ada yang pergi sebelum itu, Ben.
Maaf. Permisi.
Kau sedang apa?
- Keik. - Main piñata saja belum.
Piñata dulu, lalu keik. Kau ini kenapa?
Soal apa? Skema Ponzi? Penipuan kerah putih?
Jual beli kripto.
Web 3.0, Sayang.
FBI hanya mengejarku karena aku orang luar.
Pembangkang macam Elon.
Itu dan kau membuat seratus ribu orang bangkrut.
Itu pengkambinghitaman.
Yah, terserah kau sajalah. Tetap senang kau kembali. Bersulang.
Hayoloh!
Ayolah. Sudah lama sekali sejak kita kumpul begini.
Tak terpikir mungkin ada alasan baik untuk itu?
Di mana Viktor?
Katanya dia mau datang.
- Allison bagaimana? - Nah, dia biasanya tak bisa datang, 'kan?
Mungkin lebih baik begitu.
Sekali lagi selamat. Selamat, Teman-Teman.
Baiklah. Telepon Ibu, ya, sebelum kau tidur.
Ya.
Kenapa kau tak masuk dulu? Makan sepotong keik saja.
Kita sudah bahas. Tak ada yang mau aku hadir.
- Itu tidak benar. - Benar.
- Meski tidak, aku harus menghafal dialog. - Oke.
Akan kusampaikan kau titip salam.
Upahnya lumayan, dan aku mengatur sendiri jam kerjaku.
Tapi penyelia timku berengsek. Dia selalu saja mengatur.
Ya, tampaknya berat.
Yang terpenting, itu menyia-nyiakan bakat alamiku.
Menurutmu kapan agensi akan mengabariku?
- Apa? - CIA, Sob.
- Kau meneruskan resumeku, 'kan? - Ya.
- Sedang diteruskan ke atasan sekarang. - Itu yang kumaksud!
Kau bilang aku tahu banyak disiplin ilmu?
Tangan kosong. Karate. Aikido. Hapkido. Krav Maga. Jujitsu.
Muay Thai. Kendo. Sambo...
Diego, akan kuberi tahu. Sudah kusampaikan.
...yang tidak bisa, jadi itu hal baru yang sedang kucoba.
Hei, aduh! Tunggu dulu.
Tunggu sampai Paman Klaus-mu membiasakan diri dulu
karena saat ini, rasanya seperti dia akan hiperventilasi.
Hei. Apa aku lupa membawa kantong cokelat kecilku?
- Claire! Ayo! - Paman tak apa.
- Ini pesta ulang tahun anak kecil. - Ya. Kau benar. Kau selalu benar.
Itu menjengkelkan. Taruhlah di meja, dan jangan sentuh benda tajam.
- Telapak kaki. - Klaus?
- Hei, Sobat! - Hei.
Senang melihatmu! Kemarilah!
Maaf. Jangan sentuh. Spasibo.
Baik, ya, tentu saja.
Dia sekarang germafobia dan sangat waras. Hai, Klaus.
Benjamin!
Klaus.
Kapan kau bebas?
Sekitar sejam lalu,
tapi aku mempertimbangkan merampok bank agar masuk lagi.
Ya, tapi beri aku waktu sebentar. Oke. Hei, lepaskan dia! Maaf, permisi. Hei.
Kau ini sedang apa? Ikat saja.
Kau bilang kau di Westside pagi ini?
Ya. Mengantar anak-anak, lalu mengambil piñata. Kenapa?
Jadi ini piñata dari Eastside.
- Apa? - Ya, ini jelas piñata dari Eastside.
Lihat saja tingkat keahlian dan rumbainya.
Oke, begini, kita butuh piñata, jadi aku beli piñata.
Dan sekarang, kita butuh tambahan soda, jadi tolong, bisa dipercepat?
Ke mana kau tadi pagi?
Baik. Aku akan ambil sendiri.
Ya? Baik. Akan kupanggil dia.
Dah, Donnie. Dah, Zack.
Maaf. Aku...
Silakan lanjutkan. Aku cuma butuh waktu.
Katakan situasi membaik saat mereka lebih besar.
Katakan akan lebih mudah.
- Begitu masuk masa puber... - Berikan.
Lebih baik.
Kau mau masuk atau hanya akan berlama-lama di sini seperti orang gila?
Tidak bisa.
- Bisa. - Tidak. Tak ada yang mau aku di sana.
Tak ada yang peduli lagi.
Aku tidak.
Pasti sangat canggung.
- Mereka sudah lupa. Ayo. - Tidak... Lila...
Kembalikan... Hei! Kembalikan kunciku!
Cepatlah.
Ayo!
Lila...
Lila! Kembalikan kunciku! Tolong jangan paksa aku masuk.
Allison, dengarkan aku.
- Tidak. Tak ada yang suka padaku. - Kau lebai.
Serius, tak ada yang mau aku di sini.
- Tolong. Kau tak mengerti. - Percayalah, kau tak apa.
Lila, aku terlalu teler untuk ini.
Ini kesalahan.
Kau benar. Ini sangat canggung.
Hei, Allison!
Hei!
Aku senang kau datang.
Hanya
terpikir untuk mampir dan menyapa.
- Halo. - Ya.
Bagus.
Lumayan lama, ya? Sejak...
Ya.
Ya.
Apa Viktor ke sini?
Tidak. Dia belum datang, tapi katanya dia akan datang, jadi...
Ya.
Oke, sampai nanti.
Kerjanya tetap kukerjakan, meski itu menyiksa.
Dan anak-anak, mereka mengisap seluruh tenaga kita sampai habis.
Dan mertuaku, maksudku,
aku senang mereka masih hidup di sini,
tapi bukan berarti aku mau mereka tinggal di rumahku.
Lalu ada Lila.
Kau tahu,
dia bilang perempuan tak bisa hamil saat menyusui.
Ternyata bisa.
Diego, ayolah.
Banyak yang rela mati-matian untuk memiliki yang kau punya.
Kau tahu? Maksudku...
Aku tahu Sloane dan aku rela mati-matian untuk punya ini.
Ya ampun.
Kau benar.
Maaf, ya.
Viktor.
Kau siapa?
Tolong masuk ke van itu.
Jika ayahku ingin mengatakan sesuatu, dia bisa sampaikan langsung.
Tolong. Aku tak mau menyakitimu.
Aku ingin melihatmu mencobanya.
Aku hanya... Aku sangat butuh untuk kau masuk ke van itu.
Diego, mana keiknya?
Kau bilang piñata sebelum keik.
Itu sudah dua jam lalu!
Bisa kita percepat ini? Aku mau ke klub buku malam ini.
Satu, dua, tiga...
Ya, Grace!
...empat, lima, enam.
Sekarang pukul!
- Lebih keras! - Sedikit lagi.
Bagus.
Baiklah. Cukup. Kerja bagus.
- Usaha bagus. - Hebat.
Kemarilah, Sayang.
Ya.
Wow. Mereka sungguh tak bisa menjebolnya, ya?
Piñata Eastside terkenal karena kesulitannya.
Persetan. Aku kelaparan.
Minggirlah, Nak! Biar kuhantam kau, Bajingan.
Apa... Apa-apaan...
Baiklah, kau yang minta!
Tak apa, Sayang.
Kueku!
Kau ini kenapa?
Berhasil kubuka.
Santai saja, Jerome. Jika ada yang tanya, bilang kau tamuku.
Senang bertemu denganmu, Diane.
Ini Keepers yang sebenarnya. Terbaik dari yang terbaik.
Hei, Renee.
Orang-orang membahasnya. Aku ingin tahu pendapatmu.
Permisi, Larry.
Kau tahu bagaimana Hilary. Dia dulu tahu segalanya.
Jadi ini klub buku, ya?
Permisi sebentar, ya.
Sampai samaranku ketahuan, kucabik bijimu.
- Kau yang merusak penyamaranku. - Kumismu bagus juga.
Menyamar jadi siapa? Pembunuh berantai asal Yunani?
Asal kau tahu ini dari rambut kuda terbaik.
Pertanyaan sebenarnya justru, sedang apa kau di sini, "Nancy"?
Anggap saja transisi dari pembunuh purnawaktu menjadi pengasuh purnawaktu
sampai punya tiga anak kecil dan satu suami gempal itu sulit.
Aku butuh keluar rumah.
Aku melihat tanda dan mengambil peluang. Ini lebih murah daripada terapi.
Tapi kau tahu, para pecundang ini mungkin tahu sesuatu.
Mohon semuanya agar duduk. Presentasi sesaat lagi dimulai.
Ayo.
Siapa mereka?
Kau tak pernah dengar Gene dan Jean? Yakin kau anggota CIA sungguhan?
- Jelaskan saja. - Oke!
Gene dan Jean merintis cabang pertama di Clovis, New Mexico.
Sejak itu, gerakannya sudah tersebar ke mana-mana.
Wow.
Wow!
Maksudku, gokil!
Maaf sudah mengumpat, tapi lihatlah wajah-wajah berbinar ini.
Ini sudah berlebihan.
Terima kasih sudah datang.
Agenda malam ini penting karena malam ini kita akan membahas...
"Efek Umbrella"
dan kenapa aku percaya
kita bisa kembali ke garis waktu...
yang utuh dan benar.
Jadi, apa yang kami maksud dengan Efek Umbrella?
Nah,
ada sebagian orang yang menyebutnya... "penyakit garis waktu".
Semua artefak ini berasal dari garis waktu lain...
Seperti kenangan bersama yang banyak dari kita alami, 'kan?
Ya.
Memori yang pihak berkuasa ingin kalian percaya
hanya isapan jempol dari imajinasi kita semata.
Seorang pria necis memegang payung, berdiri di bukit rumput kecil.
Kultus seks entah apa yang bernama "Destiny's Children".
Sekelompok bocah pahlawan super bercelana pendek,
dari sanalah kami menamai fenomena ini sebagai Efek Umbrella.
Pertanyaannya...
Siapa yang diuntungkan atas dirahasiakannya ini?
Para elite, tentu saja.
Kelas penguasa sejak dulu terancam oleh kebenaran.
Tapi mereka tak bisa menghentikan kebenaran, 'kan?
Tidak.
Tidak. Kurasa juga tidak.
Artefak ini adalah bukti
bahwa kita hidup di garis waktu yang salah.
Dan mereka kuncinya
untuk mewujudkan
pembersihan.
Apa itu pembersihan?
Tidak tahu, tapi tutup mulutmu.
Bisikanmu keras sekali.
Jangan membongkar samaran kita.
Ada masalah di belakang sana?
Maaf.
Tukang Rumpi di sana bisa tolong berdiri?
- Jangan... - Aku tidak...
Wajah manis kalian tak terlihat.
Oh, Papa, itu Nancy.
Hai, semua.
Dan siapa teman kecilmu? Kurasa kita belum pernah bertemu.
- Ini pacarku yang tampan... - Jerome.
Jerome.
Dari cabang Orlando.
Jerome dari cabang Orlando.
Kulitmu tampaknya seperti kurang berjemur, Jerome.
Mungkin ada sesuatu yang bisa kami bantu jelaskan,
Jerome dari cabang Orlando.
Tidak, maaf...
Kami berharap mungkin kau bisa jelaskan tentang konsep pembersihan tadi.
Ada yang percaya itu akhir zaman.
Yang lainnya percaya itu justru restorasi akbar.
Apa yang kau percaya?
Kau beruntung
karena kami sedang menyiapkan kuliah khusus tentang topik ini.
Bukan begitu, Sayang?
Benar, Sayang.
Jika kau tertarik, beri kami informasimu.
Alamat, nomor telepon.
Kami pasti akan mengirimimu undangan.
Kalian berdua.
Terima kasih.
Maaf.
Dengar, jika artefak-artefak itu dari garis waktu yang berbeda,
dan kini bermunculan...
Mungkin Pak Tua itu gagal melakukan resetnya.
Apa artinya?
Aku tak tahu.
Dengar, apa pun ini, jangan cerita dulu pada keluarga.
Paham? Termasuk Diego.
Tentu tidak. Dia pikir aku ke klub buku.
Lebih mudah begitu.
Baiklah. Syukurlah aku tak menikah. Terlalu banyak tipu muslihat.
Wow.
Apa ayah kalian tak pernah mengajari lelaki Hargreeves cara makan?
Tunggu, tidak, sini.
Klub buku apanya.
Selamat datang, Saudaraku.
Selamat datang.
Apa-apaan ini?
Kau pemukim liar di sebuah gedung terkutuk.
Terkutuk? Apa?
Ya, memang agak bobrok, kau benar,
tapi ayolah, aku sudah kerja keras untuk rumah ini.
Aku tak bisa melihatnya.
Ayo, kuajak kau berkeliling.
Aku banyak baca buku soal swakriya, awalnya sulit,
tapi lama-lama jadi bisa, kau tahu?
Lihat.
Ayo nyalakan api.
Jangan pakai toilet di lantai dua.
Sepertinya kau dapat surat.
Apa?
Mungkin pemerintah kota mau menggusur rumah bobrok ini.
Bukan. Surat mereka disematkan di pintu utama.
Apa ini?
Kita harus hubungi yang lain.
Oke, Luther, kami di sini. Ada apa?
Tertulis, "Saudaramu Viktor telah diculik.
Ikuti perintahku, maka saudaramu takkan disakiti."
Baik. Ada yang tahu kira-kira siapa dalangnya?
- Taruhanku si dia. - Ayah? Yang benar saja.
Ayah tak menculik Viktor. Dia tak peduli tentang kita.
Sangat menyakitkan ketika keluarga mengkhianati kita.
Five, tak bisakah kau mengontak rekan CIA-mu?
CIA tidak menyelidiki kasus penculikan, itu FBI.
Hei, tidak. Kita tak butuh siapa pun. Kita bisa tangani ini.
Ya.
- Kita sudah bukan tim lagi, Diego. - Sejak dulu bukan.
Lalu ada masalah "tak punya kekuatan".
Aku tak peduli. Jika Viktor dalam masalah, aku ikut, oke?
Kenapa melihatku? Aku bukan ibumu.
- Aku ikut. Apa? - Semoga saja.
Bahkan naik tangga saja kau kena serangan jantung.
Kondisiku kini yang paling prima.
Astaga. Oke, lalu, sekarang apa?
Tertulis kita harus menemuinya di Sy's Dry Cleaning di 5th Avenue.
Bagus. Ayo jalan.
Asyik!
Apa?
Ikuti Five di belakang. Dia yang bawa pistol.
Semuanya! Kalian tak bisa menciumnya? Tempat ini lahan kimia.
Itu dia.
Terlihat sehat, Sobat.
Syukurlah! Apa kabar, Vik?
Tak bisa hadir di hari ulang tahun keponakanmu?
Aku sudah dalam perjalanan, lalu aku diculik, jadi...
Ya, alasan yang bagus.
Diego.
Kalian mau melepaskan aku atau...
Tentu.
Kau diculik siapa? Hargreeves dan anak buahnya?
Tak mungkin. Ini ulah amatir.
Aku minta maaf jika metodeku kasar, tapi ini penculikan pertamaku.
Dan semoga, yang terakhir.
Tapi aku butuh bantuanmu.
Menculik saudara kami dan menodongkan pistol ke kami
tak akan memberimu itikad baik.
Cuma itu cara aku bisa memastikan kalian datang. Kalian semua.
Aku tak bisa berharap saja.
Apalagi jika menyangkut...
Umbrella Academy.
Tak ada yang memanggil kami begitu selama enam tahun.
Maaf, Bung. Umbrella Academy sudah tidak ada.
Oke, tapi...
Baiklah, tapi...
Bisakah kau jelaskan ini?
UMBRELLA ACADEMY MENYELAMATKAN MENARA EIFFEL, MENERIMA KUNCI KOTA PARIS
Umbrella Academy menyelamatkan apa?
Kapan kita menyelamatkan Menara Eiffel?
Dapat dari mana itu?
Ada di kotak berisi segala macam di bagasi mobil putriku.
Namanya Jennifer.
- Dia dapat dari mana? - Aku tak tahu.
Tapi, oke, dengar. Jadi, sekitar satu tahun lalu,
dia kenal teman-teman baru,
dan mereka mulai mengikuti pertemuan aneh ini.
Mereka orang aneh. Mereka menyebut diri mereka Keepers, dan...
Lalu, seiring waktu,
dia berhenti bicara padaku. Berhenti begitu saja.
Itu sekitar tiga bulan lalu, dan aku belum bertemu dia sejak itu,
dan aku percaya bahwa hal buruk telah terjadi.
Jangan tersinggung. Mungkin dia hanya tak mau berurusan denganmu.
Tidak. Aku dan putriku sangat dekat. Dia tak mungkin melakukan ini padaku.
Tunggu. Bagaimana kau menemukan kami?
Aku melihatmu di TV. Toss N' Wash.
Lihat? Semua peran itu penting.
Sebenarnya, aku sudah cukup lama memperhatikan kalian.
Dan aku sangat menyesal. Aku minta maaf.
Tapi, maksudku, hanya dia yang kumiliki, dan...
Untuk apa kau membutuhkan kami? Lapor polisi.
Sudah. Mereka diam saja.
Kami ingin membantu, tapi kami sudah bukan orang-orang dalam foto itu.
Ya, kini kami bahkan tak punya kekuatan.
Ya, kami tak istimewa.
Itu kau saja, Gendut.
Beri kami waktu 24 jam.
Five, apa yang kau lakukan?
- 24 jam. Kami akan temukan putrimu. - Ya. Terima kasih.
- Semuanya, ayo. - Kau ini bicara apa?
Terima kasih banyak, Umbrella Academy. Menurutku kalian istimewa.
Five.
- Ayo. - Apa-apaan kau tadi?
Hei, kenapa kau mau membantu pria itu?
- Five. - Ada apa, Five?
Karena...
ini.
Aku ingin tahu bagaimana bisa putri penatu entah siapa
bisa memiliki sebotol marigold di bagasi mobilnya.
Dari mana kita tahu itu bukan sebotol cairan luminol?
Kenapa tak kau minum supaya tahu, Jagoan?
- Boleh jika kau juga. - Jangan macam-macam.
Oke, demi pembicaraan, anggap saja ini asli.
Ada yang ingin kekuatannya kembali?
- Jelas tidak. - Ya.
Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku waras.
Dan... bahagia.
Tapi yang terpenting, 100% bebas arwah gentayangan.
Bebas? Kau nyaris tak pernah keluar rumah.
Dan saat kau keluar, kau pakai sarung tangan medis.
Ya, setidaknya aku yang pegang kendali.
Saatnya beraksi.
Lihat si bodoh ini.
Sudutnya salah.
Gerakannya ceroboh.
- Hebat, Pak. - Bagus.
Dia jago sekali.
Dengar, aku juga tak mau.
Aku harus mengurus bar, punya teman. Hidup sungguhan.
Kalian gila, oke?
Kita semestinya langsung menyuntikkan ini.
Dengar, ayo, Jagoan. Aku tahu kau mau.
Tunggu! Maksudku, ini sulit.
Ayolah. Kau tak butuh itu, Luther.
Hidupmu luar biasa.
Mungkin tidak luar biasa, tapi sanggup kujalani.
Itukah standarnya sekarang?
Sanggup dijalani?
Aku akan mengikuti keputusan kelompok. Bagaimana?
Ya, aku sepakat dengan Luther.
Suara terbanyak menang.
Ya, benar.
Kau tak sungguh mempertimbangkan ini, 'kan?
Tidak!
Tidak, hidupku sangat baik. Aku punya semua yang aku butuh.
Ya. Aku juga.
Sama.
Baiklah, kalau begitu. Mosi ditolak. Kita tak minum cairan misteriusnya.
Jadi kekuatan kita tak kembali.
Syukurlah!
Aku sudah usaha. Kalian semua bodoh.
Hei! Kau mau ke mana?
Mau kencing! Boleh, 'kan, Luther?
Atau kau butuh bertanya ke pengawasku juga soal itu?
Astaga! Seharusnya aku meneleponnya pukul 18.00!
- Apa itu seperti pikiranku? - Ya, betul!
- Itu menjijikkan. - Baiklah, aku harus pergi.
Tidak, cepat sekali?
Ayolah, Vik! Tinggallah lebih lama!
Jangan, tunggu! Di sinilah dulu!
Perjalananku jauh. Jadi, ya.
Aku harus pamit juga. Aku harus audisi besok.
Audisi besar dan penting, dan kami harus menghafal dialognya!
Kau harus mengantar anak-anak ke dokter gigi pukul 07.00.
- Kenapa kau buat janji pagi sekali? - Karena mereka harus sekolah pukul 08.00.
Wah! Hei! Semua orang mau ke mana?
Kita belum makan steik!
- Pesta selesai. - Jangan! Oke!
Satu seloki penutup. Aku traktir.
Demi masa lalu.
Ayolah!
- Klaus! - Tidak!
- Abaikan dia! - Ayolah. Dia tidak minum.
Sake tak masuk hitungan.
- Betul. - Tidak?
- Hei. Dia tak mabuk lagi. - Terima kasih.
Oke, kalau begitu.
Ini untuk Umbrella Academy yang sudah tidak ada!
Kanpai!
Kanpai!
Terima kasih!
Hei! Kau ikut?
Aku mau menikmati saat-saat akhir kebebasanku dan menghabiskan udang ini.
Jam malammu bagaimana?
Tenang, Kapten Kaku. Aku akan menyusul ke rumah reyotmu nanti.
Kapten Kaku?
Sampai jumpa di sisi lain, saudara keparatku.
Terjemahan subtitle oleh Maria Dolorosa
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.