All language subtitles for The.Legend.of.the.Blue.Sea.E02.161117.540p-NEXT

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified) Download
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese Download
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

-= Episode 2 =- Wow!

Wow! Terbangnya cepat!

Wow, bagusnya!

Bagusnya! Itu sungguh bagus. Wow.

Yay!

Woah, hei, hei. Itu sungguh bagus.

Oh, tidak! Kenapa dengan yang itu?

Sudah kuduga itu terjadi.

Subtitle by VIKI

Siapa itu?

Jangan takut, keluarlah.

Takdir itu tak seharusnya terjadi.

Tapi karena sudah terjadi.

Takdir itu akan terus berlanjut.

Mereka akan bertemu lagi.

Jadi maksudmu...

kedua takdir mereka terhubung dan berlanjut, jadi jika aku terus mengikuti pimpinan kota itu,

Aku bisa menangkapnya lagi.

Kau bilang jangan takut,

tapi sebenarnya bukankah kau yang takut?

Kau bisa bicara?

Tak ada alasan duyung tak bisa seperti manusia.

Lalu kenapa kau tidak bicara di hari itu?

Aku bicara...

tapi tak terdengar.

Hari ini membahagiakan karena pimpinan kota yang baru telah datang.

Kurasa ini saatnya memperlihatkan ke semua orang

pemandangan langka.

Kumohon selamatkan aku.

Duyung bisa mendengar pikiran orang lain jadi tak ada alasan untuk bicara.

Lalu manusia tidak bisa mendengar pikiran duyung?

Dulu ada seorang pria mencintai seorang duyung...

dan mendengar suara duyung.

Lalu apa yang terjadi dengan pria itu?

Bisakah kita bertemu lagi?

Jika ada lentera yang terbang di atas lautan.

Aku akan anggap itu tanda untuk kita bertemu lagi.

Kau melihatnya dari dekat?

Tak ada yang spesial, kan?

- Tidak. Belum tapi... - Tapi...

Pimpinan kota meminta sesuatu yang aneh ke pasukannya.

Apa?

♫ Kemarin dan hari ini ♫

♫ Di atas lautan dalam ♫

♫ Tanpa suara apapun ♫

♫ Malam biru jatuh♫

♬ Bergelombang ♬

♫ Pikiranku mulai berkhayal. ♫

♫ Kembali ke lautan ini ♫

♫ Dan menunggumu. ♫

♫ Cerita cahaya bintang ♫

♫ Yang menceritakan sebuah kisah ♫

♫ Seakan kau bermimpi, cahaya itu menebar ♫

♫ Ini saatnya. ♫

♬ Untuk hatiku yang tak bisa sendiri ♬

♬ Gelombang awan memancar ♬

♫ Airmatamu yang menyaksikannya ♫

♫ Nafasku berderu kencang ♫

♫ Hingga mengembun dan berbekas ♫

♫ Bersembunyi di lautan ♫

♫ Sebuah kisah sedih ♫

The Legend of the Blue Sea.

Diterjemahkan oleh iamklopers IDFLSubsCrew

Binjai, 23 November 2016 IDFL.me | klopers.blogspot.com

Kau tahu apa yang paling kubenci?

Pergi tanpa pamitan.

Itu makanya aku datang, untuk pamitan padamu.

Tak ada alasan lain.

Sekarang, aku sudah selesai, jadi aku pergi.

Minumlah.

Tunggu.

Subtitle by VIKI.

Benar. Seperti itu.

Berhenti meniupnya, minum.

Kau ada tempat tujuan?

Rumah atau asrama.

Atau nomor telepon seorang yang kau kenal?

Wali atau teman atau sejenisnya...

Dengan siapa aku bicara sekarang?

Aku harusnya pergi saja.

Kurasa aku kelewat baik.

Aku mau mandi dulu, jadi ganti bajumu dengan ini buat sementara.

Hotel.

Apa-apaan...?

Benar-benar, Hei! Hidupkan lampunya!

Berikan itu.

Berikan!

Apa kau, pura-pura malu?

Jangan! Jangan lakukan itu! Jangan sok malu begitu!

Tipe idealku adalah wanita cerdas.

Jauh berlawanan denganmu!

Jangan memandangku mesum begitu.

Kau salah mengerti, aku sudah jelas bilang padamu.

Alasan aku membawamu kemari karena hari...

mau malam, hujan dan kau terlantar.

Jadi, "aku akan biarkanmu tinggal semalam." Cuma itu!

Jadi, "Oh! Apa pria ini tertarik padaku?"

"Haruskah aku gunakan kesempatan ini untuk mengenalnya?"

Hilangkan pikiran seperti itu.

Sadarlah dari mimpimu, Huh?

Dia... nafsuan!

Tak bisa terhubung. Setelah nada berbunyi...

Siapa?

Pria yang mau menemani ke KAIST?

Apa pria itu mengacuhkan teleponmu lagi?

Aku akan kerja lembur di lab karena ada barang penting yang masuk.

Lagi?

Apa bagusnya kau masuk sekolah kedokteran...

dan menjadi dokter seperti kemauan ibumu?

Itu k-k-konser yang kau katakan itu...

Konservavsi pendidikan, Unnie.

Jika katamu ilmu kedokteran untuk memperpanjang hidup...

manusia sebagai tujuan kalau begitu pendidikan...

adalah hal penting untuk memperpanjang warisan kebudayaan manusia.

Yah.

Cepatlah perpanjang kehidupan...

pot keramik, tinta batu dan anak-anak itu.

Tapi apa bibi Ji Hyeon lulusan dari KAIST?

Makanya dia bersikap dan keras kepala begitu.

Kenapa?

Anakku akan masuk kesana juga.

Yang kau katakan tentang itu terus, anakmu yang tampan itu?

Ya. Saat anakku kecil, matanya begitu indah...

dulu saat mengajaknya keluar sangat sulit untuk jalan dengan bebas.

Karena banyak orang meminta untuk memegangnya dan menyentuhnya.

Anak itu murid yang pintar, kan?

Sulit seekor naga dilahirkan di sungai kecil [Sulit menjadi kaya/sukses di zaman sekarang ini]

Itu bukan sungai kecil.

Apa?

Itu laut yang biru dan sangat luas.

Apa katanya.

Apa Ahjumma punya latarbelakang keluarga kaya yang tidak kuketahui?

Apaan itu? Cuman seandainya? Kenapa dia? Benar-benar.

Ahjumma itu tahu caranya menyombong.

Yah.

Unnie Jin Ok tidak bisa datang hari ini? Kenapa?

Dia ditipu?

Kau mau aku m-memegang ini?

Rumornya sudah tersebar di seluruh tempat ini kalau aku telah ditipu.

Aku begitu malu bertemu siapapun.

Jang Jin Ok, nama berpengaruh kemanapun aku pergi.

Itu jadi tak bisa kugunakan kemanapun sekarang!

Lalu... ganti nama saja. Itu cuma perlu waktu seminggu.

Kau sungguh mau mati!

Tidak. Aku harus berkepala dingin soal ini.

A-Aku harus berkepala dingin.

Ini. Minumlah.

Baiklah. Kalau begitu apa yang harus kita perbuat sekarang?

Kita harus tangkap mereka.

Benar. Jumlah uangnya tak terlalu besar.

Tangkap mereka. Setelah menghancurkan hidup anakku.

Dan membuatku malu begini. Suamiku jadi kena audit pajak...

Maksudku... bisanya dia menipu kita begini hanya karena kita memiliki uang?

Tentu saja tidak.

Pastikan tangkap mereka.

Terkecuali bajingan yang berpura-pura menjadi jaksa, pastikan tangkap dia.

Bahkan jika kalian harus membunuhnya, tangkap dia.

Ah! Kau menakutiku.

Hei! Kau menakutiku.

Hei, hei. Kenapa kau bersikap begini?

Kau terus datang belakangan ini.

Ya.

Kau lahir tahun 1980, tahun harimau, kan?

Orang tuamu tidak mendaftarkan kelahiranmu, kan?

Apa kau melihat tiap pria tampan dengan pandangan begitu...?

Kau penyuka pria tampan?

Baiklah. Tonton, tonton. Tonton sepuasmu.

Aku mau tidur.

Aku akan dengar berita baik dulu.

Berita baiknya...

Subtitle by VIKI.

Ah dah~.

Ah dah~.

Katakan. "Halo".

Begitu kita bertemu.

Kita sudah melupakan tempat itu sejak lama.

Kita tak tahu dahulu kala saat kehidupan pertama lahir di lautan.

Hingga saat kita menginjakkan kaki ke daratan untuk hidup.

Apa arti lautan buat kalian?

Berapa kali sehari kalian memikirkan lautan?

Kau lagi apa?

Kau terjaga sepanjang malam?

Berapa umurmu sampai tergila-gila pada artis?

Kau penggemar gila?

Berhenti menonton dan berikan itu.

Halo?

Yah, Hyung Nam Doo.

Yah, masalah besar.

Kita tidak menyadari kalau Myeog Dong Capital...

tempat yang menyeramkan.

Seperti dugaan, bisnis pinjaman pribadi ("lintah darat") memiliki jaringan organisasi.

- Apa yang kau bicarakan? - Ternyata, mereka mengirim beberapa orang.

Biasanya mereka tidak mengirim orang ke perjalanan bisnis luar negeri begini.

Tiket pesawat dua kali lebih mahal. Mereka pasti sangat marah.

- Hyung, kau ketahuan? - Bukan, kau!

Mereka bilang kau ketahuan!

Apa kau mungkin tadi ada mengangkat telepon?

Kenapa kau berbuat itu, jadi tidak sepertimu, di zaman satelit begini?

GPS-mu pasti di lacak.

Jadi... maksudmu? Mereka akan datang kemari sekarang?

- Aish, kalau begitu cepat tutup. - Tunggu, tunggu, tunggu!

Kenapa? Kau tahu, gelang itu...

Kau mau mengirim gelang itu padaku? Lewat pos internasional?

Kau mempercayaiku, kan? Kau percaya, kan.

Kita lebih baik menyebar sekarang.

Kau, pikirkanlah dimana rumahmu.

Jika kau tidak tahu minta bantuan kantor pemerintah.

Aku ada urusan mendadak sekarang.

Mampus aku. Mampus, mampus.

Ini jauh.

Tenang. Tenang, Joon Ja e.

Hei, cepat cari dia!

Tiarap!

Cari mereka!

Subtitle by VIKI.

Hyungnim!

Tangkap mereka! Tangkap mereka!

Naik ini!

Hei!

Hyungnim! Hei!

Naik, cepat! Duduk disini.

♬ Mengagumkan ♬

♬ Saat aku bertemu denganmu, sumpah. ♬

♬ Aku merasakan sesuatu, entah dimana. ♬

♬ Yang terjadi padaku, tak bisa kusadari. ♬

♬ Dan lalu, saat aku bertemu denganmu, lagi ♬

♬ Aku tahu dalam haitku kalau kita teman ♬

♬ Bisa begitu, bisa juga tidak. ♬

♬ Tapi sekeras apapun kupikirkan, aku tidak tahu kenapa. ♬

♬ Kau membawaku ke sesuatu yang tak bisa kugambarkan. ♬

♬ Kata-kata tak berarti saat kau menatap dan tersenyum. ♬

♬ Aku tak peduli kata orang, buatku kau lebih dari sekedar anak kecil. ♬

♬ Oh Mengagumkan. Mengagumkan. Mengagumkan. ♬

♬ Mengagumkan. ♬

♬ Jika saat-saat yang langka begini ♬

♬ Terekam lalu dibandingkan. ♬

♬ Saat-saat itu adalah dirimu hanya dirimu. ♬

♬ Tap kenapa, walau ada perbedaan dimensi kita yang kusesalkan. ♬.

Sumimasen.

♬ Tiap kali aku meninggalkanmu aku merasa mau mati. ♬

♬ Tak berarti lagi...♬.

Kau tidak apa? Kau tidak terluka, kan?

Aku khawatir mereka mungkin mengejar kita,

tapi mereka tidak bisa mengejarku.

Tapi, yang harus kau pahami dari itu semua...

berkat aku, kita bisa kabur.

Tak ada pria lain yang bisa begitu.

Mereka disana!

Hei, cepat kejar!

Ayo.

♬ Mengagumkan, sudah kubilang padamu ♬.

Berhenti!

Oh! Tangga!

Lewat sini.

Tetap disini, ya?

Hei, kemari!

Cepat kemari!

Kemari! Sini tangkap aku!

Aish!

Sungguh!

Mereka disini!

Yah!

Kau akan letakkan pistolmu.

Kau mau mati?

Aku tahu Bos adalah bos. Kau punya mental kuat.

Diamlah. Kau mau apa?

Jika aku menembakmu disini, polisi Eropa akan datang dan semua akan jadi rumit.

Aku benci hal yang rumit. Aku mau sederhana saja.

Masuk ke mobil. Kita buat jadi sederhana.

Ya, Bos!

Maaf, kau pasti terkejut. Aigoo. Ayo.

Oh? Apa itu, Bos?

Bukankah dia wanita yang melompat dan menendang kita tadi?

Apa itu sungguh sepeda?

Tancap gas, bodoh!

Ya, Bos!

Kita lebih pelan dari sepeda! Tancap gas!

Tabrak dia!

Hei! Hei!

Kau!

Pistol, pistol!

Tangkap dia!

Ayo!

Jalan, jalan!

Tangkap mereka!

Kalian tidak mengejarnya? Cepat tangkap mereka!

Kau berhenti!

Berhenti!

Dengar baik-baik. Jika kita balik ke sudut, dan ada orang, aku akan mengurusnya.

Tak peduli apapun, kau mundur dan larilah, mengerti?

Aku biasa melakukan ini, dan hari ini, aku merasa...

Kemana dia?

Hei! Hei!

Hei! Hei! Apa si bodoh itu tertangkap?

Hei, ding-dong! Sudah kubilang ikutin aku, kemana kau tadi?

Jika kau dalam masalah sekali lagi, aku akan meninggalkanmu.

Apa?

Hei, mau kemana kau?

Bagaimana kau menemukan jalan keluarnya?

Kerja bagus, ding-dong.

♬ Matamu ♬

♬ berarti lebih dari ♬

♬ kata apapun ♬

♬ Aku merasakannya ♬

♬ Dalam mimpiku kemarin malam, ♬

♬ tersenyum ♬

♬ merekah seperti angin ♬

♬ itu dirimu ♬.

Ayo.

♬ Hingga aku bisa merasakanmu lagi ♬

♬ walau aku menungggumu begitu lama ♬

♬ Karena saat kau hadir dalam hatiku ♬

♬ Lebih mendekatlah padaku ♬

♬ Agar aku bisa merasakan hadirmu ♬

♬ Hatiku mulai mendatangimu ♬

♬ perlahan demi perlahan ♬

♬ Malam aku sendiri ♬

♬ hati yang kesepian ♬.

Bisanya dia memperlakukannya seperti itu!

Berapa?

5 Euro.

Subtitle by VIKI.

Kau ada yang ukuran kecil?

Maaf. Maaf.

Yah, ini aku, Joon Jae.

Kudengar kau barusan. Kalau kau bekerja di Sitges.

Aku lagi di dekat situ.

Aku tak bisa gunakan ponsel atau kartu kreditku, dan aku tak punya uang kas.

Sungguh? Terima kasih. Kemana aku harus pergi?

Kemana?

Pendeta Heo No Ah?

- Haleluya! - Haleluya!

Wow!

Hei, sudah berapa lama ya?

Aku tahu. Kurasa kita tak lagi bertemu sejak di kementerian Libya, 2 tahun lalu?

Pastor, ini Pendeta Heo Noah yang sudah seperti saudaraku.

Sekarang dia di depatermen penyelamatan bayi...

gajah dan ketersediaan air bersih di Kenya, Afrika.

Wow, kau sungguh melakukan pekerjaan sulit.

Karena Tuhan memberiku pekerjaan, aku harus jalani dengan hati ikhlas.

Ini istriku. Dia kena kecelakaan beberapa tahun lalu,

dan mentalnya sedikit terganggu.

Oh, Tuhan. Oh, Tuhan.

Bapa.

Dia pasti syok berat, dia terkena aphasia dan tidak bisa bicara...

Kapan aku bisa mendengar suara istriku?

Halo. Senang bertemu dengan kalian. Cuacanya cukup panas.

Astaga.

Hei, apa yang terjadi?

Kenapa kau mendadak bicara? Kau dapat mukjizat?

Katamu kau mau dengar suaraku.

- Benar. Benar, tapi... - Tapi...

Istri itu apa? Katamu aku istrimu.

- Bukan apa-apa. Itu berarti teman. Teman. - Teman.

Apa ini? Kau bisa bicara selama ini.

Dan kau tidak bicara?

Kau bohong!

Cukup sulit sampai kemarin, tapi aku mempelajarinya dengan kotak yang kau beri padaku.

Bahasa kita, dengan kata lain, bahasa negara kita...

Kotak yang kuberi padamu?

Laptop? Kau belajar dari itu?

Kau netizen?

Apa yang kau lihat?

- Bola matamu. - Aku apa?

Tinta di bola matamu. Berkilau.

Itu memang selalu berkilau begitu.

Indah.

Benar? Indah, kan? Mataku selalu indah.

Ibuku bilang sulit untuk berjalan-jalan saat dia mengajakku keluar.

Karena orang selalu meminta untuk menyentuhku dan memegangku.

Tapi bukan "bola mata", tapi "mata".

Bukan "tinta", tapi "pupil".

Kapan kau belajar bahasa pasar begitu? Kau berandalan?

Kekuatanmu luar biasa.

Kau sudah siapkan yang kuminta, kan?

Tentu saja. Kita anggota CMC. Penipu dari Mensa Club. Kita sobat!

- Terima kasih. - Tidak, aku tak lakukan ini gratis.

Kau mau apa?

Aku sudah menyiapkan semuanya.

Kita akan lakukan latihan terakhir. Saudara Shin, silahkan.

Ini semua berkat dari Tuhan. 5 menit sebelum toko tutup.

Dia membuatku bertemu Pengusaha David Mcdouglas dan memberiku uang...

10,000 Euro!

Lalu orang akan penasaran siapa Pengusaha David McDouglas itu?

Aku ingin mengenalnya juga. Lalu David keluar dan berkata satu hal.

Dengan rendah hatinya!

Aku bukan pahlawan. Aku hanyalah perantara...

- Aku hanya mendengar suara Tuhan. - Jika kami gagal dan gagal,

kita punya banyak jalan keluar dari itu. Saat itu...

kelompok kami akan berkata "Haleluya!"

Haleluya!

- Kau mengerti? - Ya.

Ini tempat spesial.

Jadi? Apa yang mau kau katakan?

Sederhana saja.

Nyanyikan lagu spesial. Sesuatu yang bisa membungkam rasionalitas dan menyentuh emosi.

Apa?

♫ Cinta yang selalu bersabar

♫ Cinta yang selalu baik

♫ Diantara keyakinan, harapan dan cinta,

♫ Yang paling mengagumkan adalah cinta.

♫ Yang paling mengagumkan...

Aigoo!

♫ Adalah cinta.

Kamarnya kecil, aku tidak tahu apa itu cukup buat kalian berdua tinggal.

Tak apa.

Aku haus. Aku mau minum.

- Dispensernya ada disana. - Disana.

Aigoo.

Aku begitu bersyukur istrimu mulai...

bisa bicara lagi.

Aku tahu. Kumohon doakan tubuh dan hati lemah istriku...

Aku akan berdoa,

tapi sepertinya dia sudah lebih kuat.

Amen.

Kau tidak kekenyangan?

Aku tidak mengira kau menghabiskan segalon airnya.

Cinta itu apa?

Huh?

Yang kau nyanyikan tadi hal paling mengagumkan itu cinta. Cinta itu apa?

Oh.

Cinta... sebenarnya sesuatu yang berbahaya.

Lebih baik seorang sepertimu tidak mengetahuinya.

Kenapa?

Mari kita bilang jika kau mencintai seseorang.

Itu berarti kau berkorban.

Berkorban itu apa?

Kehilangan. Kau kehilangan. Dengan kata lain, jika kau mencintai seseorang,

lalu kau percaya apapun yang dia katakan.

Itu berarti kau dalam masalah besar.

Jadi haruskah kau mengatakan sesuatu seperti itu ke seseorang atau tidak?

Aku mencintaimu.

Jangan katakan kubilang!

Aku lapar.

Kurasa...

kau kena amnesia.

Itu makanya kau tidak mengingat banyak hal.

Tatap mataku.

Maksudku jangan menatap seperti itu.

Pokoknya, tarik napas dalam. Dan pikirkan orang tuamu saat aku menghitung sampai tiga.

Mengerti?

Satu, dua, tiga.

Orang tua itu apa?

Kau bodoh? Kau bahkan tidak tahu orang tua itu apa?

Ibu, ayahmu, yang melahirkanmu.

Aku tidak punya.

Tak ada yang tak punya orang tua.

Kau punya orang tua?

Aku punya ayah tapi sudah tak ada.

Ibu...

Kuharap aku memilikinya.

Itu makanya aku pergi.

Kemana?

Ujung dunia.

Ada tempat seperti itu. Tapi, siapa namamu?

- Aku tak punya nama. - Benar.

Itu tak mengejutkan lagi. Banyak yang aneh darimu.

Jika aku tidak aneh dan memiliki nama,

Aku bisa terus bersamamu, kan?

Tidak... bukan itu maksudku.

Ada banyak hal aneh di dunia ini.

Sebenarnya, kau belum termasuk di antaranya.

- Sungguh? - Tentu saja!

Aku sebenarnya yang aneh.

Kau orang baik.

Memangnya kau tahu orang seperti apa aku?

Tanganku...

kau bisa membiarkanku tapi kau memegangnya. Beberapa kali.

Kau orang baik.

Subtitle by VIKI.

Aku mencuri dan kabur beberapa kali.

Tapi ini pertama kalinya aku kembalikan sesuatu yang kucuri.

Baiklah. Kita pergi bersama.

Ke ujung dunia.

Hercules.

Terima kasih.

Jangan berterima kasih. Berkatmu kami dapat sumbangan besar kemarin.

Dan ada banya orang mendaftar untuk mendukung pengusaha kami, David McDouglas.

Baiklah. Semoga berhasil. Sampai nanti.

Hati-hati padanya.

Kau tipeku.

Jika kau ada waktu kita harus ketemu di Seoul...

Dimana Seoul?

Dimana Seoul...

Kebetulan kau dan aku memiliki selera humor yang sama. Aku...

Aku akan berikanmu nomorku. Ini sungguh bernilai...

karena aku jarang memberi nomor pribadiku.

Kami bisa terlambat. Sudah dulu.

Sampai ketemu.

Oh, Pendeta Thomas!

- Terima kasih banyak. - Aku tidak berbuat apapun.

Jangan berpura-pura tak tahu. Pendeta Heo sudah menyerahkan semuanya.

Katamu untuk membantu uang pendidikan para murid dengan ini.

Kau menangis?

Tidak.

Kupikir kau menangis.

- Umm, Pastor. - Ya.

Aku tak bisakah membunuh musuhku?

Tak apakan membunuh musuh kita?

Aigoo, Thomas begitu banyak tahu kata-kata serapah, huh?

Bagaimana? Kau menyukainya?

Sampai ketemu di Seoul. Aku akan mentraktirmu.

Kenapa semua orang bilang mau bertemu di Seoul? Dimana Seoul?

Kau sungguh tak tahu Seoul? Kau tak pernah kesana?

Kau mau ke Seoul?

Yah. Itu tempat aku tinggal.

Ini ujung dunia?

Ya. Orang disini bilang mercusuar itu sudah ada 2000 tahun lalu.

Disana lautan. Kenapa itu ujungnya?

Lautan dimulai dari sini.

Joon Jae, dulu, orang percaya ini adalah ujung dunia.

Mercusuar itu adalah mercusuar Hercules yang menerangi ujung dunia.

Ibu Hercules...

kemari tiap hari yang merindukan anaknya yang hilang.

Orang-orang merasa kasihan padanya, jadi mereka membangun mercusuar itu.

Jadi Hercules bisa mengikuti cahaya dari mercusuar itu.

Untuk menemukan ibunya lewat lautan.

Jadi? Hercules menemukan ibunya?

Entahlah.

Tapi ada cerita.

Orang yang terpisah dari sini akan bertemu kembali.

Mungkin karena ini ujung dunia, tapi...

ini juga tempat dimana dunia lain bermula.

Tapi Ibu, kurasa Hercules mungkin...

sangat merindukan ibunya juga.

Heo Joon Jae, itu namaku.

Tak banyak orang yang tahu nama asliku. Kau harusnya senang.

Jadi jika kau terpisah, kau bisa bertemu kembali disini?

Kurasa itu bohong. Aku terpisah dengan ibuku disini. Tapi...

Aku masih belum bertemu dengannya.

Ibu!

Ibu!

Ibu...

Ibu.

Ibu. Ibu...

Ibuku... meninggalkanku tanpa berpamitan... sepatah katapun.

Disini ada Heo Joon Jae juga.

Subtitle by VIKI.

Ibu mencintaimu, Heo Joon Jae.

Benar. Jadi, ada Heo Joon Jae disini juga.

Ibu... berpamitan padaku.

Apa kata ibumu?

- Kalau dia mencintaiku. - Dia mencintaimu?

Dia kehilangan?

Dia berkorban?

Dia sungguh kehilangan! Dia berkorban.

Hercules!

Ayo lari.

Aish! Tangkap dia!

Ah, benar-benar!

Hei, kau bisa lihat ini, kan?

Aku takkan lepaskanmu kali ini.

Baiklah. Jika kau mau menembak, kita bicara setelah membiarkannya pergi.

Dia wanita yang tak ada hubungannya dengan ini.

Hei! Tak ada hubungannya? Jika dia tak ada hubungannya, kenapa...

dia mengikutimu kemarin?

Yah, itu karena aku mencuri sesuatu darinya... Ini, ini! Gelang!

Ini barang murah, tapi aku mencurinya, dan makanya dia terus mengikutiku.

Hei, pergi sana!

Aku sudah kembalikan padamu! Pergi!

Kenapa? Aku istrimu.

Brengsek ini!

Beraninya kau mencoba membohongi kami?

Tidak, "istri" yang dia katakan bukan berarti itu.

Ah, aku yakin single!

Aku bahkan tak tahu nama wanita ini. Sungguh!

Diam! Bicara lagi. Aku akan menembakmu!

Ya, Bos!

Kenapa kau berkata hal tak berguna? Kau harusnya pergi saat kusuruh.

Apa yang akan kau lakukan sekarang?

Hei, kenapa kau melihat ke bawah sana?

Aku takut ketinggian dan air. Lebih baik aku ditembak saja...

Jangan ditembak. Kau akan mati seperti lumba-lumba.

Tentu saja. Tapi aku akan mati saat tenggelam juga.

Biar aku coba membujuk mereka, agar kau bisa pergi. Pergilah...

Ahh, baiklah, baiklah, baik. Tunggu sebentar!

Tunggu, tunggu, tunggu! Ada apa denganmu! Sungguh?!

Tenang! Tenang.

Wah!

Harusnya kita tangkap mereka?

Lihatlah mereka!

♫ Pintu dunia baru terbuka ♫

♫ Yang ada pada dirimu. ♫

♫ Mendekat ke arahmu ♫

♫ dan ingin memelukmu. ♫

♫ Aku ingin bertahan ♫

♫ Di dunia yang bernama "dirimu" ♫

♫ Aku milikmu, aku merindukanmu ♫

♫ Aku membutuhkanmu, aku mencintaimu ♫

♫ Selamanya, di dekapanmu ♫

Jika aku tak aneh dan memiliki nama. Jika aku begitu.

Aku bisa terus bersamamu.

Benarkan?

♫ Aku ingin memelukmu. ♫

♫ Aku ingin bertahan ♫

♫ di dunia yang bernama "dirimu" ♫

♫ Aku milikmu, aku merindukanmu ♫

♫ Aku membutuhkanmu, aku mencintaimu ♫

♫ Selamanya, di dekapanmu ♫

♫ Ada banyak hal yang belum kuketahui ♫

♫ Duniamu ♫

♫ Hatimu, tunjukkan padaku. ♫

Semua yang datang kali ini luar biasa, kan?

Benar. Kuharap segera mengetahui artefak ini.

Pemiliknya memiliki mata khusus.

Sepenuhnya tipeku.

Apa ini?

Huh?

Kenapa?

Gambar ini.

Subtitle by VIKI.

The Legend of the Blue Sea.

- Ke Seoul mana kalian pergi? - Dimana Seoul?

Aku takkan memaksamu ke Seoul.

Ada begitu banyak hal yang akan kau sukai di Seoul.

Seperti restoran enak.

Seoul terlihat besar, kan?

Sebesar telapak tanganku.

Saat kau tinggal disana, kau akan melewati orang lain tanpa peduli.

Itu yang orang-orang tak sadari.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.