Akan
Albanian
Armenian
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Corsican
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Finnish
Frisian
Ga
Georgian
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hmong
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Somali
Sundanese
Swedish
Tajik
Tatar
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
terjemahan broth3rmax
Meski selamat dari kemurkaan,
tubuh kalian hancur...
tanpa itu
jiwa akan lenyap menuju ketiadaan.
Teratai Suci melindungi dan menjaga roh.
Sekarang akan kugunakan itu untuk menciptakan kembali
bentuk fisik kalian.
Wow.
Menakjubkan.
Mulai!
Ada yang tak beres. / Memang ada?
Akar teratai ini harus dijadikan adonan untuk membuat tubuh kalian.
Apa kau habis menggaruk kakimu pakai tangan?
Oh, tenang saja.
Tak apa kakiku lengket, bilas sedikit sudah bersih.
Bukan kakimu yang kupikirkan.
Apa kau buang ingusmu pakai tangan?
Tidak, tak ada apa-apa.
Cuma adonan teratai. Lihat?
Adonan teratai.
Sudah siap dituangkan.
Sini, ayo.
Satu ingus buat masing-masing kalian. Maksudku, satu porsi.
Cepat-cepat! Untuk menyelamatkan jiwa kalian.
Kayaknya nggaklah. / Bocah menjengkelkan!
Ini berhasil!
Bentar.
Apa ini? / Makasih,
dari tadi ini kucari-cari.
Saatnya pembentukan.
Ingatan Babi Terbang memang tiada tanding,
inilah ketrampilan mengukirnya.
Renovasi yang sempurna 'kan?
Terima kasih, Babi.
Jangan gerak, belum diperbaiki.
Guru Dewa, telah kukerahkan seluruh pasukan Chentang
untuk melindungi dari Shen Gongbao dan naga Laut Timur.
Tenanglah.
Naga sedang mengawasi monster Neraka,
tak satupun bisa lolos.
Shen Gongbao sendiri bukanlah ancaman.
Kau harus lihat ini.
Bukankah ini sempurna?
Whoah!
Aku belajar dari ahlinya.
Tapi, apa ini harus sama persis?
Tak bisakah kau buat aku lebih cakepan? / Huh?
Ya betul.
Orangtua selalu mendoakan yang baik untuk anak-anaknya, huh?
Benar.
Buatlah aku tinggi dan kekar.
Juga amat tampan.
Seorang pria harus kuat dan sangar.
Juga sopan dan penuh perhatian.
Tapi juga imut dan menggemaskan.
Apa kalian bisa berpendirian?
Tinggi dan kekar.
Dengan sentuhan ketampanan. / Kuat dan sangar.
Namun amat menggemaskan.
Apa ini?
Kalau begitu mulai tunjukkan kemampuanmu. / Ayo!
Mestinya aku yang kerjakan dari tadi.
Merbaiki sendiri selalu yang terbaik. / Ini pasti lama.
Ayo kerjakan kamu dulu.
Kau dulu dilahirkan dari elemen air, jadi kau harus ditempa dengan air murni.
Teratai buka!
Ini dia.
Kau sudah selesai?
Hampir.
Versi ini jelas yang paling mempesona,
tapi penyempurnaannya butuh waktu lama.
Bagaimana kalau kita pakai yang pertama untuk saat ini?
Yeah, versi pertama boleh juga.
Aku setuju.
Baik.
Kau dilahirkan dari elemen api,
maka kau harus dipoles dalam api murni.
Tuan!
Musuh terlihat di laut. Sepertinya itu Shen Gongbao.
Berapa banyak? / Dia saja.
Kok bisa?
Teruskan mantramu. Kami akan atasi si penyusup.
Guru Dewa, biar kumohonkan pada guruku.
Jangan bergerak! Sebelum batang dupanya kebakar habis,
tubuhmu belum membaik.
VISITORBET โบREBATE SLOT 1,3% TERTINGGI DI INDONESIAโ โบcari kami di Google: VISITORBETโ
Shen Gongbao, ada perlu apa hingga kami mendapat kehormatan ini?
Sekarang karena kau tahu rencanaku dengan naga.
Tak bisa dipungkiri aku... agak gelisah.
Jalur Chentang dijaga ketat,
dan Guru taiyi di dalam kota.
Kau sendirian, tak akan bisa berbuat banyak.
Siapa bilang... aku sendirian?
[2 JAM LALU, ISTANA NAGA]
Jika mereka tahu tentang Mutiara Roh,
[RATU NAGA BARAT]
RAJA NAGA LAUT TIMUR
kau tak hanya akan gagal membalaskan putramu,
tapi seluruh Klan Naga Timur
akan menanggung kesalahan.
RAJA NAGA LAUT SELATAN
RAJA NAGA LAUT UTARA
Saat kebenaran terkuak, kau akan dilemparkan ke jurang api penyucian,
dikelilingi oleh semua "teman-teman" lamamu.
Tunggu saja bagaimana kami menyambutmu.
Terjebak di Istana Naga... bagaimana kau bisa membalaskan putramu?
Akupun ikutan kuatir.
Kalian naga bodoh tak pantas menyombong.
Aku cuma berusaha membantu.
Tapi sepertinya kau
tak menghargainya. / Hmm?
Kau pasti sudah lupa kemampuanku.
Ah!
Aku tahu yang ini.
Cakar... Cakar...
Cakar Pembelah Langit.
Terima kasih.
Guru Shen bisa membawa cakar ini ke jalur Chentang,
dan menggunakannya untuk merobek celah yang mengarah kembali padaku.
Lalu Monster Neraka nanti bisa membantu menghancurkan musuhmu.
CAMBUK GUNTUR PEMBELAH LANGIT
Monster Neraka?
Bagaimana... mungkin?
Mereka terperangkap oleh Segel Penahan selama ribuan tahun.
Bagaimana mungkin mereka bisa lolos?
Naga... apa mereka sudah dilepaskan oleh Naga?
Dengan Rantai Penstabil-Laut yang mengikat kita,
tak mungkin untuk kabur.
Ini adalah taktik yang menguntungkan semuanya.
Bagaimana menurutmu, saudaraku?
Kau tak akan sebaik itu.
Langsung ke intinya.
Apa permintaanmu?
Dalam api penyucian ini,
tempat api membakar tubuh kami,
sehari rasanya setahun.
Jika kau bisa turunkan sedikit panasnya lava ini,
meringankan penderitaan kami,
kami bersedia melayanimu dengan semua kekuatan kami.
Apa yang terjadi?
Apa yang direncanakan Shen Gongbao sekarang?
Akhirnya kita keluar! Hore!
Da-dah!
Vile.
Tamatlah kita. Bagaimana cara jelaskan ini pada Jenderal Li sekarang?
Untungnya tak ada yang melihat kita.
Nih. / Buat apa?
Akan kupatahkan lenganmu dan lalu kau patahkan kakiku.
Kita akan bilang Yaksha yang melakukannya. / Oh.
Saat jenderal melihat betapa parahnya cedera kita,
dia tak akan menyalahkan kita lagi.
Berusahalah. / Pukul yang keras!
Hey!
Hey!
Hey, kalian berdua!
Guru Dewa, kau disini rupanya!
Hee hee hee!
Ha ha ha!
Dia membiarkan Yaksha kabur! / Huh?
Itu salahmu.
Siapa yang kau tunjuk-tunjuk? / Memang kau siapa sok tak bersalah?
Ya ampun, si tolol dan si goblok!
Hey!
Kalian dungu!
Pergi dari sini dan lindungi aku!
Ya, pak, segera!
Jangan beri ampun.
Shen Gongbao! Ao Bing belum mati.
Jalur Chentang dan naga tak punya alasan untuk bertempur.
Taiyi sedang membentuk kembali tubuhnya Ao Bing.
Bohong!
Hmm?
Perisai kubah itu...
Gawat!
Guru!
Guru!
Ao Bing!
Guru Taiyi membentukkan tubuh baru buatku.
Tolong hentikan serangan. / Shen GongBao,
aku menyelamatkan muridmu. Kau tak terima kasih padaku?
Jadi,
Nezha yang di dalam situ?
Kenapa? Dasar tak tahu terima kasih!
Guru!
Mereka harus mati!
Ha ha ha!
Kau kira bisa menghancurkan perisai pelindung ini?
Ayo, pukul aku!
Tidak!
Aura itu...
Ao Bing! / Ayah!
AO GUANG
Ayah!
Misiku gagal menyelamatkan kaum kita.
Tidak. Itu tidak penting.
Ayah hanya ingin kau selamat.
Selama kau masih disini, sudah cukup bagi ayah.
Teratai buka!
Tubuhmu, apa ini... / Ngertilah, dia memang "baru lahir".
Bisanya dia menerima pukulan begitu?
Ao Bing!
Hey! Itu belum siap! Jangan gerak! Jangan gerak!
Ao Bing, kenapa?
Jangan gerak sebelum perbaikan.
Jika tubuhnya melebihi batasannya,
bakalan hancur! Demi dewa...
Gendut!
Buat tubuh lagi... buat Ao Bing sekarang!
Huh?
Membuat dua tubuh berurutan
jelas menguras energinya Teratai Suci. / Tanpa satu tubuh, apa jiwanya tak berhamburan?
Guru, lakukan sesuatu! / Tanpa Teratai Suci,
aku tak bisa berbuat apa-apa.
Tak apa.
Aku menggantikanmu sebagai Mutiara Roh, aku pantas menerima ini.
Jika pengorbananku
bisa menghidupkanmu kembali, maka itu sepadan.
Siapa menyuruhmu begitu? Aku senang jadi Bola Iblis.
Jangan coba-coba mati!
Ayah,
tolong selamatkan Jalur Chentang.
Kita harus hentikan berbuat kesalahan.
Ini permintaan terakhirku.
Pasti ada cara lain. Pasti ada!
Kamu, cobalah usahakan lagi!
Biar Ao Bing berbagi tubuhmu untuk saat ini. Bagikan tubuhmu.
2 jiwa berbagi 1 tubuh,
penolakan tak bisa dihindari.
Mutiara Roh dan Bola Iblis datang dari sumber yang sama.
Berbagi satu tubuh selama 7 hari tak akan masalah.
Ya, begitu saja! Ao Bing, masuklah!
Cepat!
Baik.
Ini rasanya... aneh...
Ao Bing, kamu disini? / Ya.
Aku bisa dengar suaramu di kepalaku.
Ini seru!
Tapi ini hanya perbaikan sementara.
Apa yang bakal terjadi setelah 7 hari?
Ada obat di brankasnya Istana Yu Xu.
Obat Ajaib Reparo.
Itu bisa memulihkan kesaktian benda ajaib.
Dengan itu,
Teratai Suci akan mekar lagi.
Tapi bagaimana caramu memperolehnya?
Aku sendiri yang akan menghadap Dewa Agung dan memohon.
Atau kau berencana melaporkanku dan para naga?
Dewa Agung tak akan mau... menyelamatkan seorang anak naga.
Jika permohonanku tak berhasil, maka kita ambil saja.
Istana Yu Xu itu di tengah Sekte Chan,
dilindungi oleh kekuatan yang hebat. / Demi putraku,
aku rela menerobos Istana Langit jika perlu.
Yang Mulia, tenanglah. Mungkin aku ada rencana.
Murid-murid Chan yang diusir dari pelatihan
bisa ikut serta dalam Ujian Kenaikan.
Lulus dari ujian itu tak hanya menerima keabadiian,
tapi juga berhak memilih
satu benda ajaib dari Brankas Yu Xu sebagai ganjaran.
Apa kau menyarankan Nezha ikut ujian itu
supaya memperoleh obat ajaib? / Tidak, tidak, tidak!
Dia ini memancarkan energi Iblis! Begitu dia gunakan kekuatannya, dia bakal ketahuan!
Bukankah Ao Bing satu tubuh dengan Nezha?
Aura dewanya bisa menutupi energi Iblis dengan sempurna.
Asalkan dia lulus ujian dalam 7 hari,
kita bukan cuma memperoleh obat... ajaib itu...
Tapi dia juga bisa... / Memperoleh keabadian!
Maka aku bukan Iblis lagi?
Ini akan menyelamatkan Ao Bing serta Nezha.
Semua... orang puas.
Ini bukan tindakan benar.
Lantas apa saranmu?
Patuhi aturan.
Berterus teranglah pada Dewa Agung
dan percayalah pada keputusannya.
Istriku dan aku juga akan memohon pengampunan,
agar dosa para orangtua tak berdampak pada anaknya.
Manusia biasa,
kau cuma mengalami hidup puluhan tahun,
beraninya kau menceramahiku soal moral?
Lebih lama dari yang kuingat,
aku telah hidup selama ribuan tahun.
Biar kukasih tahu satu fakta saja.
Kalau putraku mati,
akan kutenggelamkan Jalur Chentang bersama dia.
Hentikan!
Ao Bing adalah temanku.
Pasti akan kuselamatkan dia.
Tapi jika kau coba-coba mencelakai Jalur Chentang,
akan kuhancurkan Istana Nagamu
berkeping-keping!
Selain Nezha dan Taiyi,
mulai sekarang tak satupun yang boleh meninggalkan Jalur Chentang.
Jika dalam 7 hari aku tak melihat Obat Ajaib Reparo itu
atau berita tentang klanku tersebar,
akan kubiarkan Jalur Chentang
tenggelam selamanya.
Aku tak percaya semua kerabatku,
dan aku tak bisa berlama-lama keluar dari tubuhku.
Nasib Jalur Chentang
berada di tanganmu.
Ya. / Benar sekali.
Tak ada pesan yang tersampaikan
hanya dengan mengangguk.
Tuan Li,
kami semua ke sini untuk mengucap selamat jalan pada Tuan Muda Nezha.
Kami ingin berterima kasih padanya karena menyelamatkan seluruh kota.
Kau baik sekali. Putraku telah banyak merepotkan
selama bertahun-tahun.
Dari dulu aku tahu Tuan Muda ditakdirkan untuk menjadi agung.
Lihat dia, keningnya lebar,
mukanya lebar, hidung menonjol,
pipi tembem dan bibir tebal.
Semuanya pertanda pahlawan sejati!
Aku tak pernah keliru menilai wajah.
Tuan Muda, jangan lupa gosok gigi setelah makan!
Bos,
Pemburu Siluman sekarang ganti nama menjadi Genk Nezha.
Semua anggota akan mematuhi perintahmu.
Tuan Muda, mau belajar nulis kaligrafi?
Aku disini untukmu! / Tuan Muda, usiamu sudah 3 tahun.
Sudah saatnya nyari pacar. / Tertarik sama alat musik?
Kami mahir semua alat.
Aku ingin
main bulu tangkis.
Apa?
Ini seru.
Ada yang mau?
Ayah akan main denganmu.
Bukankah kau selalu ingin main bulu tangkis dengan ayah?
Anu...
tendangannya agak keras.
Ha ha ha!
Aku seorang jenderal perang!
Ayah.
Itu baru anakku!
Bagaimana kalau... kita main lain hari saja?
Tak mungkin!
Kenapa berhenti saat kau lagi bergembira?
Tak apa, tak apa.
Aku juga ikut!
Istriku, kau tak perlu lakukan ini. / Kau meremehkanku?
Aku juga jenderal perang!
Nezha, tangkap ini!
Nak, kenapa tak kau tangkap?
Andai saja aku bukan Bola Iblis...
Apa? / Bukan apa-apa.
Waktunya pergi.
Sebelum kau pergi, maukah kau
memeluk ibu?
Tak usahlah, banyak yang lihat.
Tunggu.
Ini cemilan buatan ibu.
Buatmu dan gurumu di perjalanan.
Ya, ya. Kami pergi dulu.
Hey! Aku belum naik!
Tubuhmu belum sepenuhnya diperbaiki.
Jangan terlalu memaksakan diri. / Baik, baik.
Dan jaga temperamenmu.
Tetaplah kalem di luaran sana.
Tanpa ibu dan ayah di dekatmu,
belajarlah menjaga diri.
Kamu ini bocah konyol.
Apa masalahnya sekedar memeluk?
Itu berlebihan. Lagian ini bukan perpisahan.
Ayo berangkat.
VISITORBET โบMENANG BERAPAPUN PASTI KAMI BAYARโ โบcari kami di Google: VISITORBETโ
Kenapa kau mendesah? Rasanya tak enak?
Makan, makan, makan. Tahumu cuma makan.
Lihat aku.
Aku sendiri kuatir kalau makan! Apa kau mikir bagaimana bisa lulus ujian itu?
Ujiannya soal apa?
Itu akan menguji perkembangan penempaanmu.
Di depan para juri,
kau harus mengalahkan, dengan tangan kosong, 3 raja siluman level monster-bumi.
Bertarung...
itu keahlianku. / Tapi begitu kau mengeluarkan energi iblis,
identitasmu bakal ketahuan. / Biar Ao Bing saja yang mengendalikan tubuhku.
Dia energi dewa, yang sama kuatnya.
Kelihatannya gampang.
Nih cobalah.
Nezha, rileks kan seluruh tubuhmu.
Biarkan Ao Bing yang mengendalikan dan melawanku.
Ao Bing, apa yang kau lakukan? Tetap tegak!
Begitulah saat satu jiwa bersemayam dalam tubuh orang lain.
Kecuali tekadmu lebih kuat dari pemilik tubuh,
kau tak akan bisa mengendalikan penuh.
Nezha, mundur.
Makin keras kau maksa, makin lemah Ao Bing mengendalikan.
Pakai kakimu!
Slengkat dia, slengkat dia!
Jangan panik!
Aku datang...
menghampirimu.
Kau senang, huh?
Kita hampir sampai Istana Yu Xu,
dan kau masih main-main. Lihat dirimu,
mentor macam apa kau ini? Berdiri disini renungkan kesalahanmu.
Jangan makan sampai tahu kesalahanmu!
Kalian orang dewasa janganlah kayak remaja yang sembrono.
Aku sudah paham!
Pil Tidur.
Apa itu?
Makan ini, dan kau akan segera tertidur.
Begitu kau tidur, Ao Bing bisa mengendalikan tubuhmu secara penuh.
Cerdas!
Satu saja cukup!
Mestinya kau bilang... tadi.
Baguslah.
Guru Taiyi?
Sekarang rasanya ini sesuai.
Kenapa?
Tenang saja.
Kulihat kau mengambil alih tubuh Nezha sepenuhnya.
Ayo kita mulai lagi.
Kali ini, aku tak akan menahan diri.
Sebaiknya kau juga berupaya maksimal.
Aku memohon bimbinganmu. / Lumayan.
Hampir tak bisa menandingi kemampuanku.
Guru Taiyi, hidungmu berdarah.
Akhir-akhir ini memang panas. Butuh air minum lagi.
Tak masalah.
Gunung Kunlun! Kami datang.
Kudengar sehari disini sama dengan setahun di dunia manusia.
Jangan kuatir, kita belum di alam surgawi.
Tapi ini banyak orang. / Mereka datang untuk mencari keabadian.
Sekte Chan terkenal di seluruh dunia, dan semua orang ingin gabung.
Lihat ini, jasper.
Ini pertanda mandat dari Sekte Chan yang abadi.
Dengan ini, kau akan dihormati kemanapun kau pergi.
Begini, menjadi abadi itu luar biasa.
Kedua saudaramu sudah kenaikan.
Kau juga nanti tak akan ada masalah. Maksudku saudaranya Nezha.
Kedua saudaranya
diantara murid generasi ketiga yang terbaik.
Kau tahu
bagaimana Nezha selalu berbuat nakal, ya?
Jadi, aku sering ceritakan tentang saudaranya
untuk menjadi contoh yang baik buat dia.
Kukasih tahu sesuatu. Nezha mengidolakan saudaranya.
VISITORBET โบREBATE SLOT 1,3% TERTINGGI DI INDONESIAโ โบcari kami di Google: VISITORBETโ
Oh wow, kau beruntung bisa bertemu Pemburu Siluman terkenal.
Pemburu Siluman? / Mereka menjelajahi daratan, memburu
siluman yang mendatangkan petaka bagi manusia,
menjaga kedamaian dunia.
Ketua Pemburu Siluman saat ini
DEERO
murid top dari Dewa Wuliang.
Bukankah pendahulunya Shen Gongbao?
ISTANA YU XU
Guru Taiyi, asap apa di sana itu?
Oh,
itu milik paling berharganya Istana Yu Xu.
Kawah Tianyuan.
DEWA WULIANG
Kak Taiyi, sudah lama sekali.
Kak Wuliang, kudengar selama pengasingan Guru
kau yang mengurus Istana Yu Xu.
Aku mengajak muridku untuk ikut Ujian Kenaikan.
Nezha, beri salam Guru Wuliang.
Guru Wuliang.
Jadi, kamu Nezha? Reinkarnasi dari Mutiara Roh?
Ya ampun!
Sungguh luar biasa!
Dewa Agung berharap besar padamu.
Dan kau pasti tak akan mengecewakan.
Lihatlah dia, vitalitasnya sepenuhnya kuat,
mengeluarkan getaran kebaikan.
Akhir-akhir ini, bocah ini sering latihan. Kondisinya kurang stabil.
Kamu mau ngapain?
Ini Istana Yu Xu.
Aku kebelet pipis.
Crana. / Ya.
CRANA
Bawa anak ini ke toilet (restroom).
Ruang Istirahat (restroom)? Aku tak bilang mau istirahat.
Dasar bloon!
Toilet, itu tempat pipis.
Bocah ini agak nakal.
Tolong maafkan dia.
Wow!
Putih banget.
Putih banget!
Wow!
Putih banget!
Apa seluruh istana ini terbuat dari giok?
Dari mana mereka dapat uang sebanyak itu buat beli giok?
Kata "Yu" dalam Istana Xu Yu artinya giok 'kan?
Lalu apa artinya "Xu"?
Sederhana?
Merasa bersalah?
Atau kehampaan?
Apa toiletnya terbuat dari giok?
Apa dewa juga perlu kencing?
Apa Guru Wuliang juga... berak?
Ini tempat pengasingan. Pelankan suaramu.
Seberapa jauh sih toilet ini?
Aku tak tahan lagi! Hey, mbak, tunggu!
Kamu...
Aku tak sengaja. / Aku harus ganti gaun.
Sana pergilah sendiri. / Tapi aku tak tahu dimana toiletnya.
Lewati lorong ini, belok kanan, lalu kiri.
Oh.
Wow.
Betapa mewahnya!
Radikal!
Emm...
Apa... aku kesasar?
Kau mau kemana? / Oh.
Aku kesasar.
Ikuti aku.
Kak, baik sekali membesarkan Mutiara Roh.
Pencapaian besar lagi bagi Sekte.
Tidak juga.
Ini semua berkat bimbingan Guru.
Embun Kunlun ini obat ajaib langka.
Normalnya, butuh 6 bulan untuk memenuhi satu kolam.
Tapi hari ini, saat kusuruh seseorang memeriksanya,
sekarang sudah penuh!
Waktumu tak mungkin lebih baik lagi.
Kak, keberuntungan pasti membantumu 'kan?
Kenapa kau ini? Minum air saja tak bisa benar.
Muridku ini agak kurang tata krama.
Mohon maafkan dia.
Pipisku ada di dalam air itu.
Guruku ini juga agak kurang tata krama.
Mohon maafkan dia.
Kak, waktu itu penting.
Kurasa Nezha harus segera mengikuti ujian itu.
Kenapa buru-buru?
Kita minum-minum dulu.
Tidak lagi, tolong.
Baiklah kalau begitu.
Muridku Deero akan menjadi Hakim.
Sasaran Pemburu Siluman selanjutnya
bisa diserahkan pada Nezha.
Kak, kami permisi dulu.
Taiyi, saudaraku, selalu saja tak sabaran.
Rasa Embun tahun ini
kaya rasa tertentu.
Teruskan pakai metode ini ke depannya.
Ya, Guru.
VISITORBET โบMENANG BERAPAPUN PASTI KAMI BAYARโ โบcari kami di Google: VISITORBETโ
Kenapa berhenti?
Sudah 6 jam, Guru Shen.
Capek melanjutkannya. / Dasar tak berguna!
Penempaan tak mentolelir kemalasan.
Tanpa seijinku kau jangan berhenti.
Jenderal Li Jing dari Jalur Chentang datang untuk menemuimu.
Guru Shen,
pertempuran kemarin mengakibatkan banyak tentara dan rakyat terluka.
Kami kehabisan obat.
Aku memohon padamu untuk membuka satu jalur
supaya beberapa tabib bisa pergi ke kota untuk membeli persediaan.
Lancang sekali!
Tak heran kau...
Ulah siapa ini? Dasar breng...
Aku...
Ber... henti, hentikan, hentikan!
Bawakan aku
yang tertangkap tadi.
Dia meninggalkan kota ini selama pertempuran.
Jenderal Li, kumohon,
bawa lagi... yang ini.
Ini salah paham, Guru Shen!
Aku juga siluman!
Aku menangkap Yaksha ini
untuk membersihkan nama putraku.
Sekarang karena sudah beres,
dan karena dia tak berbuat yang parah,
lepaskan saja dia. / Ya, betul.
Peranku kecil kok. Tidak penting.
Kurasa kau tak memahamiku.
Tak boleh ada yang pergi dari sini, siiluman sekalipun.
Apalagi manusia.
Guru Shen, mohon ampun. Aku juga siluman.
Kita berdua penjahatnya!
Pfft!
Aku... bukan penjahat.
Semua yang tahu rahasia Mutiara Roh
harus tetap disini. / Tanpa obat,
yang terluka tak akan selamat.
Guru Shen, kumohon,
aku hanya meminta selamatkanlah nyawa.
Tuan!
Kami menangkap mata-mata.
Orang ini dari luar kota
dan dia melukai beberapa tentara kita. / Kurung... kurung dia juga.
Bang.
Bang, kaukah itu?
Kau...
Bang, ini aku!
SHEN XIAOBAO
Xiaobao?
Kamu tak pulang selama berabad-abad.
Aku sangat merindukanmu.
Apa yang kau lakukan disini?
Ayah mengutusku untuk mencarimu. Lihat,
kompas yang kau berikan padaku. Ini memberitahukan keberadaanmu.
Ayah... bagaimana kabar dia?
Dia sehat.
Sejak kau masuk Istana Yu Xu, energi ayah penuh,
seolah dia minum vitamin ajaib.
Cuma kau satu-satunya dari desa kita yang berhasil menjadi Sekte Chan abadi.
Sekarang, rekan-rekan siluman berkilo-kilo meter jauhnya naik kereta bersama ayah.
Omong-omong,
mengapa kau ke sini?
Bukankah kau pernah janji padaku, begitu aku mencapai bentuk manusia,
kau akan mengajakku ke Istana Yu Xu?
Lihat! Aku bisa berubah jadi manusia sekarang!
Bertahun-tahun ini, aku telah berlatih tekun,
tanpa istirahat seharipun.
Kaulah panutanku, bang.
Kemuliaan bagi Yu Xu, menjawab panggilan surgawi.
Mengelilingi dunia, membawa keadilan untuk semua.
Katakan, bang,
sedang apa kau disini? / Aku... aku...
Apa mereka ini monster laut bawahanmu?
Mengapa kau mengepung Jalur Chentang?
Anu, soal itu...
ini...
Guru Shen sedang mempertahankan Jalur Chentang.
Huh?
Pasukan jahat menyerbu kota ini.
Guru Shen dan klan laut datang membantu kami.
Atas nama rakyatku, aku berterima kasih atas tindakan mulianya.
Tak perlu begitu.
Wow!
Bang, kamu luar biasa!
Apa ini siluman yang menyerang Jalur Chentang?
Ah!
Kamu membuat malu nama baik siluman!
Tak tahu malu!
Hey, Xiaobao,
bisakah kau
tunggu beberapa tahun lagi
sebelum pergi ke Istana Yu Xu?
Huh? Mengapa?
Aku bisa berubah jadi manusia sekarang!
Karena...
aku lagi persiapan promosiku menuju 12 Dewa Emas.
supaya aku bisa fokus. / 12 Dewa Emas?
Begitu selesai,
aku akan mengajakmu ke sana, bagaimana?
Tak masalah, bang! Promosimu itu lebih penting.
Aku bisa pergi ke Istana Yu Xu kapan saja.
Selain itu,
aku belum cukup mahir menguasai ilmu berubah bentuk.
Aku akan pulang dan berlatih lagi.
Lebih giat lagi.
Xiaobao,
ini yang kusimpan sejak masuk ke istana. / Apa ini?
Istana Yu Xu memberi semua murid pil keabadian ini.
Cobalah makan, dan kau akan... mendapatkan ilmu penempaan 10 tahun.
Tapi...
ini terlalu berharga. Bang, kau berlatih untuk promosi.
Kau harus menyimpannya. / Aku tak suka rasanya.
Aku lebih suka menempa diriku sendiri.
Kau... harus terima kembali. Bagikan sama keluarga.
Tidak, aku tak bisa. Ayah akan menyalahkanku.
Xiaobao, kau tak mematuhi kakakmu?
Bawalah pil itu dan pergilah sekarang.
Disini ini garis depan. Kalau... kau tetap disini,
aku bakal tidak fokus.
Kalau begitu...
aku...
akan pergi.
Bang, kau harus
berhasil mencapai 12 Dewa Emas.
Aku akan terus berlatih sendiri.
Kuhargai bantuanmu,
namun resikonya terlalu besar bagiku untuk membiarkan siapapun lewat.
Yaksha ini... juga kau bawalah kembali.
Aku tadi tak membantumu.
Tapi aku membantu si tuan muda itu.
Seorang panutan yang baik
bisa merubah hidupnya.
Tunggu.
Beri... berikan daftar obat yang kau butuhkan.
LEVEL 1: BUKIT BANDIT
Aku Nezha, Pangeran Ketiga gagah berani.
Aku habisi siluman, kutulis dalam puisi yang belum diceritakan.
Hari ini aku datang untuk menghapus nafas iblis.
Para iblis jahat, bersiaplah mati!
Masih makan? Celakalah kau.
Ahhh!
Kau kira dirimu siapa?
Koar-koar di Bukit Bandit kami?
Jadi kamu ketuanya? Sini maju
dan rasakan kekuatanku.
Sombong sekali kau bocah tengik.
Bos, beri dia pelajaran.
Tunjukkan kemampuanmu.
Kau maju duluan.
Tidak, tapi, bos...
mana berani aku mengambil gunturmu?
Melawan anak kecil itu memalukan.
Kalau kubilang maju, maju!
Hey, nak. Terlalu muda,
amat lugu. Maka aku bersedia lewatkan ini.
Kamu, kamu...
Masih belum terlambat lari pulang ke rumah ibumu.
Kenapa ini? / Mengapa kau bangun lagi?
Aku tak tahu. Tidurku mudah kebangun.
Guncangan itu telah membuatku terbangun.
Sialan.
Dia kebanyakan makan pilnya dan sekarang dia kebal pil tidur.
Kalau begitu naikkan dosisnya.
Jika kau maksa tetap disini bakalan terluka.
Aku tadi berniat menghindar ke kanan. / Maaf, kukira ke kiri.
Lemah banget.
Guru Taiyi. Mungkin harus kuhentikan saja.
Dia bisa berlatih beberapa tahun lagi. / Tak secepat itu.
Dia cuma menguji si siluman itu.
Bocah itu suka... pura-pura bloon.
Pil.
Aku butuh pil. / Kuberi kau peringatan.
Sekarang kau tahu main-main sama siapa.
Oh tidak.
Pilnya sudah kecampur dalam sup!
Kalau begitu akan kuminum supnya.
Dan kau coba-coba mencuri sup kami?
Itu namanya minta dihajar.
Biar aku saja.
Menjijikkan.
Serangan Gada Super Perkasa!
Lihat? Sudah kubilang dia cuma pura-pura.
Tadi aku kurang perhatian.
Itu tak masuk hitungan.
Nggak mungkin!
Kau payah!
Minggir!
Perhatikan aku menghajar dia. / Kenapa kau muntahkan semua?
Rasanya terlalu kuat. Aku tak tahan lagi.
Coba lihat ini!
Lucu!
Ini tak manjur. Kita tak bisa menang tanpa pil itu.
Deero lagi mengawasi. Aku tak bisa berikan pilnya.
Kita mesti bagaimana sekarang?
Aku ngerti.
Ada cara lain.
Kau tak menyarankan...
Kita bisa makan muntahan itu.
Tapi, itu menjijikkan.
Apa masalahnya?
Tunggulah aku minum Yaksha ingusan?
Ini sudah bisa menjelaskan.
"Menderita dulu, baru lihat hasilnya."
Begitulah cara Nezha mengalahkan takdir.
Hidup orangtuaku dan teman-temanku dipertaruhkan,
dan rakyat Jalur Chentang.
Ini G-A-M-P-A-N-G!
Dengan mengabaikan prasangka
dan mengatasi ketakutan batin
aku akan merubah takdirku.
Aku tetap rendah hati
sampai pertunjukan hari ini.
Guru Taiyi,
selamatkan Nezha dulu. Nanti kita pikirkan lagi soal Obat Ajaib Reparo itu.
Tak mungkin.
Aku tak percaya ini.
Nak, ayo tanding lagi.
Pura-pura mati?
Kuhantam kau!
Untung saja Nezha pingsan.
Kau memang payah!
Biar kubalaskan kekalahanmu!
Pukulan Angin-puyuh Tak Terkalahkan!
Ahhh!
Apa kita harus tangkap mereka semua?
Meski meninggalkan satu saja bisa mencelakai orang-orang disini.
Bawa kembali mereka semua ke Istana Yu Xu. Sekte akan memandu mereka ke jalur yang benar,
merubah yang jahat jadi baik.
Kenapa wajahnya begitu?
Tak ada apa-apa. Tampangnya berubah-rubah setiap waktu.
Mutiara Roh, tahu, bukan kayak orang biasa.
Lain kali lebih berhati-hati,
kau membuatku takut saja.
Siapa anak ini?
Nezha mungkin.
Adiknya Jinzha dan Muzha.
Dia reinkarnasi Mutiara Roh yang ditunjuk oleh Dewa Agung.
Tak mungkin, huh?
Bungkuk, jalan terhuyung.
Alisnya turun, mata sayu. Muka menjijikkan.
Belum lagi lingkar hitam matanya.
Lebih kayak hantu.
Jangan sekarang.
Kak,
apa tanda bintang malam ini?
6 bintang sejajar,
sekali dalam 10 tahun.
Kapanpun 6 bintang sejajar,
Mimbar Giok ini bisa mengirimkan suara dan gambar sejauh ribuan kilometer.
Saudara-saudara kita tersebar di seluruh dunia
dan akhirnya bersatu kembali.
Malam ini adalah malam
Dewa-dewa Emas akan bertemu.
Aku belum naik ke Dua Belas.
Mungkin aku tak termasuk.
Ini hanya masalah waktu. / Nggak, tidaklah.
Ini tak pantas sama sekali.
Aku tak sanggup, sungguh.
Lalu kenapa kau duduk di atas situ? / Diam!
Apa ruginya kamu melihat gurumu berhasil?
Sauna!
Shh!
Saudara-saudari, dengan ini kusambut kalian di tempat kalian.
Salam. Kak Wuliang!
Ijinkan kukenalkan satu anggota baru.
Kak Taiyi.
Dia telah memenuhi harapan guru
dan berhasil memelihara
reinkarnasi Mutiara Roh.
Hormatilah sedikit.
Perang dewa sudah di depan mata.
Kita disini untuk membahas persiapan.
DEWA GHUANGCHENG
DEWA CHIJING
DEWA JU LIU SUN
DEWA HUANGLONG
Sekte Chan itu ortodoks Tao,
maka kita ditakdirkan menang.
Tapi karena Sekte Jie telah bangkit dengan cepat tahun belakangan ini,
kita harus tetap waspada.
Sekte Jie,
tempat binatang berbulu dan nafsuan berkumpul
serta makhluk yang lahir dari lendir dan telur.
Perang ini menyangkut kelangsungan hidup sekte kita.
Kita mesti berhati-hati. Perkuat tenaga kita
itulah kuncinya. / Tepat sekali.
Itulah sebabnya aku mulai menyiapkan sejak awal.
Pil Keabadian,
jumlahnya 9.000,
bisa dialokasikan berdasarkan tingkatan.
DEWA DAORENG
Ini pasti akan menambah kekuatan kita.
Bagaimana bisa sebanyak itu? / Selama 100 tahun
guru kami tanpa lelah memurnikan pil dengan Kawah Tianyuan.
Kerja siang malam, mengorbankan penempaannya sendiri.
DEWA LENGBAO
Kak Wuliang telah mendedikasikan dirinya untuk membangun sekte kita,
kontribusinya patut dipuji.
Patut dipuji.
DEWA CIHANG
Selain Sekte Jie,
apa ada kekuatan jahat lain yang berencana menentang kita?
Guru Cihang, begitu ancaman siluman ditemukan,
Pemburu Siluman akan segera diutus.
Jadi umumnya siluman yang berkeliaran bukanlah ancaman.
Tapi,
ada satu pengecualian. / Oh?
Siapa itu?
Para naga Laut Timur.
Naga?
DEWA QINGXU
Bukankah mereka sudah lama menyerah pada Istana Langit?
Tak ada yang bisa dipercaya kecuali kaum kita sendiri.
Bagiku, mereka nampaknya saja menyerah,
berhibernasi untuk sementara.
Naga telah membantu menaklukkan monster neraka selama ribuan tahun.
Apa kejahatan mereka?
Tapi mereka punya kekuatan sendiri,
jika mereka mengkhianati kita dalam peperangan,
situasinya bakalan berbalik.
Tapi kita masih tak bisa lakukan itu.
DEWA WENSHU
Reputasi kita sebagai yang benar dan adil sudah diketahui oleh semua manusia.
Jika kita tanpa pamrih menyerang yang menyerah,
bagaimana semua bisa mempercayai kita?
Ya.
Kita jangan bertindak gegabah.
Pertimbangan lebih lanjut diperlukan.
Tapi... / Cukup.
Mereka ada benarnya juga.
Dan kau tak harus berpandangan picik.
Baik.
Waktu 6 bintang sejajar hampir berakhir.
Karena tak ada pembahasan lagi,
mari kita sudahi dulu pertemuan ini.
Kak,
Jinzha dan Muzha adalah muridku sendiri dan Kak Puxian.
Merea telah menempa disini selama bertahun-tahun jauh dari rumah,
tak pernah bertemu Nezha,
DEWA PUXIAN
adiknya mereka. / Karena masih ada sisa waktu 6 bintang sejajar,
kenapa tak biarkan mereka
bertemu sebentar?
Ide bagus.
Ya ampun!
Aku mesti bagaimana?
Apa?
Mengingat penampilanku begini...
Apa kesan pertamaku akan...
jelek? / Tentu saja tidak!
Sungguh? / Meskipun ceroboh,
kau punya keinginan yang kuat. Meskipun pendek,
kau berhati besar. Meskipun jelek,
hatimu baik. Meski kau punya lingkar hitam di mata,
hidup babi dan satu gigi copot
aku masih anggap kau sepenuhnya hebat.
Dan kuyakin saudara-saudaramu sepakat itu.
Terima kasih pujiannya.
Apa yang kau lakukan?
Tolong temuilah kakak-kakakku. / Serius?
Bagaimana kulakukan ini untukmu? Tidak, Nezha.
Nezha!
Bocah itu agak pemalu.
Nezha!
Adik!
Ao Bing, kau nangis?
Ini mengingatkanku pada kedua saudaraku.
Kau juga punya saudara?
Mm.
Dulu.
Punya kedua saudara yang begitu baik.
Kau sangat beruntung.
Tadi kalian ngobrol apa?
Mereka bilang
mereka menyesal tidak menengokmu bertahun-tahun ini.
Mereka menanyakan
kabar keadaan di rumah,
apakah orangtuamu sehat, apa hobimu,
dan siapa teman-temanmu.
Mereka juga mengatakan
apapun masalah yang akan kau hadapi kelak,
carilah mereka.
Dan ingat, kau punya dua kakak
yang akan selalu membantu dan melindungimu.
Kenapa kau... / Tak ada.
Mataku kelilipan.
Kau yakin bukan sebaliknya?
Diam! Kubilang tak ada apa-apa!
Baiklah. Kamu bos disini.
Aku tak bicara denganmu.
Baik, aku akan berhenti.
Kau masih marah? Nezha?
Nezha!
Ao Bing,
Sejak kecil aku kasar dan tak tahu aturan,
membuat orangtuaku cemas seharian.
Ayahmu,
mengira dia yang menyerang Jalur Chentang,
aku tahu dia hanya mengorbankan segalanya
demi dirimu.
Dan hari ini,
kakak-kakakku begitu baik padaku.
Keluarga kita banyak berkorban demi kita.
Kau seorang monster,
dan aku iblis. Kita berdua beban keluarga.
Jadi bagaimana kalau kita berdua terlahir sebagai iblis?
Dewa atau iblis, aku yang nentukan.
Begitu kau selamat, kita harus punya tempat diantara para dewa
supaya keluarga kita tak perlu cemas lagi. / Ya!
Hanya dengan menjadi dewa kita bisa dihormati semua manusia.
Sepakat!
Aku akan menjadi dewa!
LEVEL 2: AIR TERJUN KENAIKAN
Hanya dengan keberanian dan ketekunan kemajuan pesat bisa dicapai.
Pada kecepatan ini, ratusan tahun akan tetap sia-sia.
Mengenai penempaan,
prioritasnya adalah kebugaran, energi, dan semangat.
Jika merasa sulit, atau kelelahan,
itu karena kau terlahir sebagai iblis.
Hanya dengan mengerahkan kemampuanmu
kau berkesempatan merubah takdirmu
dan mencapai keabadian.
Bukan hidup dan mati yang kutakutkan,
menentang yang berwenang itu yang kuhormati.
Nasib di tanganku, bukan rencana langit.
Si bocah nakal ini akan menjadi manusia shaleh!
Bagus!
Baru beberapa kalimat, namun begitu kuat,
begitu menginspirasi.
Memang puisi yang bagus.
Ini sesuatu yang kalian semua harus pelajari.
Benarkah? Sebagus itukah?
Aku cuma mengarang saja. / Memang bagus.
Kata per katanya, dan menyemangati.
Satu puisi seperti ini
menunjukkan ambisimu, anak muda.
Seorang pahlawan muda sejati yang bermasa depan cerah!
Oh, yang benar saja. Sudahlah. Sebenarnya masih ada kekurangan sedikit.
Lebih kayak banyak kekurangannya.
Aku tanya, buat apa lingkaran hitam di mata?
Itu jelas kau sering begadang.
Hidupmu tidak disiplin, makanmu tidak sehat,
bahkan kau tak bisa mengatur pengendalian diri dasar.
Beraninya kau mimpi menjadi dewa?
Aku terlahir sudah ada lingkaran hitam di mata.
Penampilan cerminan hati, tahu tidak? Cobalah bercermin.
Konyol sekali, sembrono dan ceroboh.
Andai kau jadi muridku, kuingin kau bentuk ulang bentuk manusiamu.
Bisa dibentuk ulang? Maka ada harapan buat penampilanku, betul?
Tolong ajari aku. / Sudah kuduga niatmu nyari guru.
Dengar, nak,
kulihat kau punya ambisi besar,
maka kuangkat kau menjadi muridku. / Keren!
Guru!
Mari, berlatihlah bersama teman-temanmu.
Berlatih apa? / Tentu saja keabadian.
Aku tak butuh diajari itu. Tunjukkan caranya menjadi lebih cakep.
Kau konyol!
Lebih mementingkan penampilan ketimbang penempaan? Benahi prioritasmu.
Mau ajari aku atau tidak? / Kita bukan lagi guru dan murid.
Kau pantas punya mata panda seumur hidup.
Itu berlebihan. Aku tak akan bersikap lunak padamu!
Apa ini? Mau menantangku?
3 pil pastinya cukup. / Nak,
kembalilah ke asalmu. Jika kau terus mengganggu pelajaran kami,
akan berdampak buruk terhadapmu.
Maaf.
Kau bukan tandinganku.
Mengesankan, nak.
Rupanya aku meremehkanmu.
Rasakan ini!
Yeah, beri pelajaran bocah tengik ini.
Guru pasti menang!
Cepat banget! Kau melihatnya?
Tak ada dendam diantara kita.
Sebaiknya kau pergi.
Aku tak boleh kalah.
Kau tak akan bisa menyentuhku. Apalagi melawanku.
Gerakan yang pintar! Cekik erat dia.
Gerakan cepat itu payah.
Menyerah?
Bentar, kau ini...
Akhirnya kau tahu juga.
Aku tidak cepat.
Aku hanya berubah jadi arus listrik,
bergerak cepat ke lokasi manapun.
Di dalam air,
aku tak terkalahkan!
Ilmu pembekuan yang mengesankan.
Tetap tenang, memaksakan diri maka tubuhmu bisa hancur!
Es tidak menghantarkan listrik. Kita lihat apa lagi kemampuanmu.
Danau dan laut... Awan dan langit...
Dengan mantra dewa di tanganku. Bangkit dan Melajulah!
Ayah!
Gawat.
Mantra Pemanggil Hujan. Sudahi ini sekarang!
Terlambat.
Tamatlah kau.
Guru!
Guru tak apa-apa?
Aku tak berniat merenggut nyawamu. Kau tak harus mengorbankan tanganmu.
Murid-murid, dengarkan, bawa kembali siluman ke istana.
Siap!
Berhenti!
Turunkan senjata. Kalian semua, turunkan senjata!
Boleh aku tanya apakah kau anggota Sekte Chan?
Itu betul. / Ah.
Mereka ini dewa dari Istana Yu Xu.
Kalian harus hormat.
Memasuki Istana Yu Xu dan menerima pengajaran jalan yang benar
mungkin tak ada jeleknya.
Kalian semua, letakkan senjata!
Ayah!
Xiaobao? Kenapa kau kembali?
Xiaobao, tenanglah!
Xiaobao!
Siluman! Kurang ajar kau!
Tidak!
Ayah!
Nezha, bekukan sungai ini sekarang!
Kau tak akan bisa kabur!
Ayah! / Pergilah!
Pergilah sekarang!
Lari!
Ayah...
Tak ada tempat unutk kabur.
Minggir.
Dia hanya ingin menyelamatkan ayahnya.
Kau tak perlu sekejam itu.
Hmph.
Ginseng bergamot,
serbuk sari tanaman ekor kucing,
munjeet, borneol,
darah naga.
Satu keranjang lagi. bunga kesumba,
angelica,
bubuk ginseng semu,
kayu secang,
kacang beracun. Tuanku,
Semuanya lengkap sesuai daftar,
bersama dengan 100 keranjang hasil laut.
Kebetulan pasokan makanan kita menipis.
Guru Shen, tunggu sebentar.
Kami sudah menyiapkan makanan.
Dengan hormat maukah kau hadir?
Kau...
Berkat kebaikan Tuanku Li,
aku diangkat menjadi pelayan.
Dia memang siluman, tapi hatinya baik.
Selama berperilaku baik,
tak ada alasan dia tak punya masa depan.
Kuingin tahu aoakah hidangan ini sesuai seleramu atau tidak.
Luma...
lumayan.
Kalau begitu tambah lagi.
Coba juga arak ini. / Sudah lama aku berhenti minum arak.
Dalam penempaan harus... menekan nafsu.
Seperti ungkapan,
orang harus hentikan dorongan hasrat untuk menyempurnakan jiwa.
Ungkapan lain mengatakan,
orang harus berlatih baik untuk memoles kebajikan.
Omongan tak akan membantu.
Aku sudah sampai... pada titik yang tak bisa kembali.
Kau tak bisa sembunyi selamanya.
Kelak kebenaran akan terungkap.
Jika kau terus mencelakai nyawa
membuat banyak kesalahan lagi, meskipun kau bisa mengelabui semua orang,
kau tak akan bisa mengelabui dirimu sendiri.
Dan penempaanmu lebih lanjut tak akan lebih baik,
yang intinya adalah
berbuat baiklah dan jalan di jalur yang benar.
Cukup! Sungguh omong kosong!
Kau tak tahu apa-apa soal penempaan.
Tuan!
Ada yang ke sini untuk menemui Guru Shen.
Abang.
Siapa yang berbuat ini terhadapmu? / Orang penganut Tao.
Mereka menyerang.
Ayah...
satu tangannya
terputus.
Siapa yang lakukan ini?
Namanya adalah...
Ne...
Zha.
Selamat telah lulus di Level 2.
Tolong beritahu Kak Wuliang. / Guru di dalam pengasingan memurnikan pil
dan belum muncul. / Sebelum Level 3,
mengapa kau tak istirahat saja selama beberapa hari?
Waktu kita tinggal 2 hari lagi.
Tak perlu. Aku masih bugar.
Kita lanjutkan ujiannya. / Yah, bila itu yang kau minta.
Ujian terakhir
adalah Ratu Siluman dari Gunung Tengkorak,
Shi Ji.
Ada yang mendesak mau menemui Guru Taiyi.
Huh? / Tolong kami!
Jalur Chentang...
Sesuatu terjadi!
Ayah.
Ibu.
Ayah.
Ibu.
Ayah?
Ibu?
Ayah!
Ibu!
Tenanglah. Ayo kita terus cari.
Terus cari.
Aku menerima laporan penting begitu menyelesaikan pengasingan.
Siapa yang tega melakukan kejahatan mengerikan begini.
Guru, menurut Shieldos,
mereka dihantam oleh kekuatan yang luar biasa
dan hilang kesadaran. Saat mereka terbangun,
orang-orang Jalur Chentang sudah terbantai.
Kita belum memperoleh obat ajaib itu.
Mengapa mereka berbuat begitu?
Kak, kau tahu sesuatu?
Tidak, tidak.
Aku cuma kepikiran, dari mana semua lava ini berasal?
Benar.
Tak ada gunung berapi sejauh ratusan kilometer.
Ini sangatlah aneh.
Semuanya, sini cepat!
Siluman macam apa ini?
Ini...
bekas cakar naga.
Mustahil!
Semua naga itu ada di Laut Timur,
dilindungi oleh Segel Penahan.
Tak satupun bisa pergi.
Guru, jika ingatanku benar,
Ratu Ao Run dari Laut Barat
punya kemampuan istimewa
yang dinamakan Langit...
Cakar Pembelah Langit. Kau anggap dia menggunakan Cakar Pembelah Langit
untuk menyebrang ke Jalur Chentang?
Itu menjelaskan asal lava ini. Pasti dipindahkan dari api suci dari jarak jauh.
Tapi dia diawasi oleh Raja Naga dari Laut Timur.
Mustahil bagi dia menyebrang.
Maka tinggal satu kemungkinan lagi.
Sesuatu yang paling kucemaskan
terjadi.
Raja Laut Timur mengkhianati kita?
Ini tuduhan yang amat serius.
Mungkin saja kita keliru?
Tidak.
Merekalah pelakunya!
Apa yang kau lakukan
Jangan gegabah.
Apa kau mau menuju Istana Naga?
Itu arah ke Gunung Tengkorak.
Naga membantai rakyat yang tak bersalah,
berbuat kekejian tak terampuni ini.
Tak perlu berkonsultasi dengan rekan-rekan Dewa Emas.
Akan kuserang dulu, penjelasan nanti saja.
Crana, kembalilah ke istana bersamaku.
Panggil semua Pemburu Siluman.
Baik. / Kak,
orangtuanya Nezha dibunuh oleh para siluman.
Jangan sampai terjadi apa-apa sama anak itu.
Pergilah bersama Deero mencari dia sekarang.
Ya.
Aku tahu kau sekarang sedang sedih,
tapi tolong bisakah kau tenang sebentar?
Bisakah kau antar aku ke Istana Naga lebih dulu?
Aku akan hadapi ayah dan guruku
untuk mendapat penjelasan atas semua ini.
Apa itu bisa mengembalikan orangtuaku?
LEVEL 3: GUNUNG TENGKORAK
Cermin cermin di dinding,
siapa yang paling cantik sejauh 10 kilometer?
Kamu, Tuan Ratu.
RATU SHI JI
Dan siapa yang tercantik sejauh 100 kilometer?
Kamu, Tuan Ratu.
Bagaimana kalau 1000 kilometer? / Kamu, Tuan Ratu.
Dan 10 ribu kilometer? / Kamu, Tuan Ratu.
Dan di seluruh dunia? / Tetap kamu, Tuan Ratu.
Kau kira aku bodoh? Minimal, bohonglah lebih pintar.
Tidak, tidak.
Aku cuma berusaha agar kau tidak kesal.
Tahu tidak?
Ngomong jujur tak akan membuatku marah.
Serius?
Aku, Ratu Shi Ji, kecantikanku memang menawan,
tapi aku tahu selalu ada yang lebih cantik.
Silahkan tanyakan kalau begitu.
Apa aku paling cantik dari mereka semua? / Tidak.
Cukup adil.
Apa aku paling cantik sejauh 10 ribu kilometer? / Tidak.
Bagaimana kalau 1000 kilometer? / Tidak.
Bagaimana kalau 100 kilometer? / Tidak.
10 kilometer? / Tidak.
Apa aku paling cantik di gunung ini?
Tidak.
Brengsek kau! Tak ada wanita lain di gunung ini.
Aku juga wanita.
Kau janji tak akan marah.
Kau lebih cantik dariku?
Tolong! / Amat menjengkelkan!
Siluman, tunjukkan dirimu!
Siapa yang kau panggil siluman? Yang benar Ratu Shi Ji.
Bocah sialan. Kita pernah ketemu?
Kamu maunya apa?
Energi iblismu bisa ketahuan. Biar aku saja.
Tak usah ikut campur.
Kau kira bisa mengalahkanku?
Seluruh gunung ini adalah tubuhku.
Lihat saja bagaimana caramu menghancurkanku.
Jika kau paksakan kekuatan lagi, tubuhmu bakalan hancur!
Kubilang,
tak usah ikut campur!
Sudah dimulai!
Waduh!
Habislah aku.
Untunglah masih ada sisa.
Aku akan hidup untuk bertempur lagi.
Bocah sialan. Tunggu saja.
Perangkap Api Sembilan-Naga!
Tak bisa kabur!
Ya ampun!
Bocah sembrono.
Tubuhmu hampir saja sirna.
Apa kau mau bunuh diri?
Api apa tadi itu?
Bukankah Nezha penyihir es?
Siapa... yang bilang begitu?
Es, api, kuajari dia semuanya.
Kekuatannya adalah
gabungan es dan api. / Apakah itu mungkin?
Mutiara Roh diberkahi dengan bakat tiada tanding. Jangan menilainya pakai standar normal.
Siapa diantara kita yang guru?
Kau kira lebih tahu dariku? / Aku tak akan berani.
Namun,
aku memang merasakan kehadiran
energi iblis yang kuat tadi.
Soal itu...
Shi Ji pasti yang melepas energi iblis. / Apa katamu, gendut?
Aku tidak...
Apa kamu yang melepas energi itu? Katakan, apa betul?
Katakan! / Ya, memang aku.
Jangan diguncang-guncang. Aku mau muntah!
Lihat? Sudah kubilang.
Nezha, kau sudah lulus tiga level.
Hari ini, secara pribadi kurapalkan
Mantra Kenaikan kepadamu.
Dulu aku pernah mengalami semua ini.
Mungkin dulu aku terlalu gugup. Mantra Kenaikan lebih lama dari yang kuingat.
Mulai sekarang,
kau adalah dewa dari Sekte Chan.
Ini adalah Brankas Harta Yu Xu
rumah bagi semua jenis benda ajaib yang langka.
Obat-ajaib Reparo.
Kau hanya boleh memilih satu.
Apa kau tak perlu pikir-pikir dulu? / Obat-ajaib Reparo.
VISITORBET โบREBATE SLOT 1,3% TERTINGGI DI INDONESIAโ โบcari kami di Google: VISITORBETโ
Istana Yu Xu telah mengirim utusan
untuk memberitahu 12-Dewa mengenai yang dilakukan naga.
Namun, karena jarak yang amat jauh,
saudara saudariku tak bisa sampai ke sini lebih cepat.
Kali ini, aku sendiri yang memimpin perburuan
terhadap para naga.
Nezha,
apa kau bersedia bertempur bersamaku?
Biarkan aku kembali ke Jalur Chentang lebih dulu.
Lalu nanti kita balas perbuatan Raja Naga.
Baiklah.
Dengan kemampuan tempurmu yang luar biasa,
kau akan sangat membantu dalam menghancurkan Istana Naga.
Aku telah melunasi
semua hutangku padamu.
Tunggu.
Saat aku mendapatkan tubuhku kembali, aku akan pergi ke Istana Naga bersamamu, bagaimana?
Kau tahu betul yang bakal kulakukan.
Keberadaanmu di sana akan mempersulit saja.
Lain kali bila kita bertemu,
kita adalah musuh bukan teman.
Ugh...
Ini Karma.
Tidak, kau jangan pergi!
Jiwamu akan terburai sebelum kau sampai ke Istana Naga.
Perangkap Api Sembilan-Naga!
Kau bisa tenang tidak?
Pergi sekarang tak akan merubah apapun.
Jangan usik aku. Keluarkan aku!
Tidak. Aku sudah janji pada Nezha
aku akan menyelamatkanmu apapun yang terjadi.
Pah! Pah!
Menyesakkan!
BERIKAN SUPPORT DI trakteer.id/broth3rmaxSUB
PENINGGALAN ISTANA NAGA
Siapa itu?
Aku Dewa Wuliang dari Sekte Chan.
Ao Guang, apa kau mengaku bersalah?
Jadi,
kau sudah mengetahui?
Apa Ao Bing masih hidup?
Akan kuterima apapun hukuman yang kau berikan,
tapi tolong ampuni putraku.
Omong kosong!
Istana Langit memerintahkan klanmu untuk menahan para monster.
Bukan malah bersekongkol dengan mereka
dan membantai Jalur Chentang.
Apa?
Para naga telah melakukan kejahatan tak terampuni.
Hari ini,
keadilan akan ditegakkan.
Meliputi bumi dan langit.
Lepaskan kekuatan yang tiada batas. Biarkan Tianyuan bangkit dan berdiri tegak.
Berkuasalah penuh atas mereka semua.
Buka Kawah!
Tunjukkan diri kalian!
Apa yang telah kalian perbuat terhadap Jalur Chentang?
Bukankah kakak menyuruh kami
untuk mematuhi perintah Guru Shen?
Shen Gongbao?!
Bicara soal kedaruratan,
kau harus fokus pada masa sekarang.
Rajaku, kami tak bisa diam saja disini menunggu mati!
Jika aku ikut bertempur, Segel Penahan akan...
Serahkan saja itu pada kami. Gabungkan semua kekuatan kita,
kami bisa menahannya cukup lama.
Baik.
Aku sudah muak!
Kau siluman menyedihkan!
Ini kesempatan sekali-dalam-seribu-tahun untuk membalas dendam.
Keluar dari api penyucian ini!
Hancurkan Istana Naga!
Pedang Jiwa!
Si tua bodoh! Rasakan pedangku!
Melepas energi iblis seperti ini...
apa kau tak takut membongkar identitasmu sendiri?
Sudah kubilang,
jika kau berani mencelakai Jalur Chentang,
akan kuhancurkan istanamu berkeping-keping!
Katakan!
Apa Ao Bing sudah mati?
Cepat! Minggir!
Bangkit!
Ada pesan terakhir sebelum mati?
Lihat saja seberapa lama tubuhmu bisa menahannya.
Aku tak peduli apakah aku hidup atau mati.
Asalkan kau mati!
Sekarang saatnya!
Lihatlah akibat perbuatan kalian!
Apa pemusnahan massal yang kalian inginkan?
Rantai itu.
Meski Raja Naga Laut Timur tak sebanding dengan kekuatanmu.
Selama ini aku benar.
Kaulah yang memang dibutuhkan Sekte Chan.
Orangtuamu selama hidupnya memerangi kejahatan.
Mulai sekarang, kau harus mengemban warisan mereka
dan memusnahkan semua siluman.
Biar kubalaskan kehilanganmu
dengan merubah semua bajingan ini menjadi pil.
Kawal aku! / Ya, guru!
Nezha! / Nezha!
Nezha! / Nezha!
Nezha! / Nezha!
Ayah!
Nezha! / Ibu!
Nezha!
Nezha!
Nak, kau tak apa-apa?
Tubuhmu...
Aku... aku...
Mereka sudah tahu mengenai dirimu dan Ao Bing.
Aku... aku...
aku kira...
tak akan pernah bertemu kalian lagi.
Guru masih merapalkan mantra.
Kita harus mengulur waktu selama mungkin.
Nezha, bukan ayahku yang membantai Jalur Chentyang.
Pelaku sebenarnya
adalah dia, Dewa Wuliang!
Shieldos!
Para naga.
Kak,
lama tak jumpa.
Kenapa kau ada disini?
Shen Gongbao,
kau bersekongkol dengan para naga. Apa yang kau rencanakan?
Mestinya aku yang tanya... padamu.
Kau yang menangkap ayahku. Apa yang kau rencanakan?
Siapa bilang aku menangkap ayahmu?
Hanya kau yang tahu kondisinya keluargaku.
Jika kau tak memberikan perintah itu,
mengapa juga Nezha dan para Pemburu Siluman memburu ayahku?
Dan adikku terluka karena panah...
Itu jelas
disebabkan oleh muridmu, Deero!
Ada kandidat yang kurekrut sendiri.
Tak ada yang bisa lolos darimu.
Bagaimanapun, sudah kulakukan semua pekerjaan kotormu selam abertahun-tahun.
Aku juga bisa tebak tujuanmu ke sini
berulah di Jalur Chentang.
Kau ingin menjebak... menjebak para naga, bukankah begitu?
Beginikah caramu membalasku, saudara dan mentormu?
Kau selalu memanfaatkanku... demi keuntunganmu.
Antara kau dan aku, hanya ada kebencian, bukan rasa terima kasih.
Bolehkah kubuat kesepakatan denganmu?
Dewa Guru.
Sebagai pengawas Istana Yu Xu,
kau pasti tahu mantra untuk melepaskan Rantai Penstabil-Laut.
Aku memang tahu,
lantas kenapa?
Kau... kau mau memberontak?
Seribu tahun lalu, kita berempat melawan alam surgawi bersama-sama.
Lantas siapa yang mengkhianati kita dan
melemparkan kita ke api penyucian?
Sekarang Wuliang mengincar Ao Guang,
itu jelas yang kita inginkan.
Sudah lama kudengar Dewa Wuliang merekrut para kandidat tanpa pilih kasih.
Aku percaya kau tahu betul yang bisa kami lakukan.
Jika kau bisa membebaskan kami dari api penyucian
dan membantu kami mencapai keabadian,
kami bersedia memberikan pelayanan.
Ditambah rahasia Mutiara Roh dan Bola Iblis.
Mutiara Roh dan Bola Iblis? / Sungguh menyedihkan!
Mana... mana semangat kalian untuk membalas?
Kami dulu masih muda dan tak tahu apa-apa!
Seribu tahun terpenjara
telah mengajarkan kami soal aturan
dan penguasanya.
Pintar sekali.
Tapi kalian sangat tak bisa ditebak.
Bagaimana kubisa mempercayai kalian? Kecuali kalian biarkan aku memberi kalian...
Kami bersedia.
Ketiga naga bersedia menyetujui
untuk membiarkan Wuliang memberi kutukan pada mereka.
Jika kelak mereka coba-coba tidak patuh,
Wuliang bisa merenggut nyawa mereka kapan saja.
Wuliang kemudian memenuhi janjinya,
membebaskan mereka dari Rantai Penstabil-Laut.
Kapanpun satu kekuatan ditemukan,
dia mengatur pembantaian, menjebak yang lain,
dan mengirim pasukan untuk menangkap mereka.
Menurut Shen Gongbao,
dia sering melakukan tugas seperti itu untuk Wuliang.
Imbalannya berkesempatan untuk bergabung dengan Sekte Chan.
Kali ini, Wuliang datang untuk menghancurkan Jalur Chentang
dan menjebak naga Laut Timur.
Satu hal mengarah ke hal lain,
dia pada akhirnya merekrut tifa raja naga.
dan dari mereka,
dia mengetahui rahasia Bola Iblis dan Mutiara Roh.
Setelah itu,
mereka dengan sengaja meninggalkan 2 penyintas yang tak tahu apa-apa
untuk menceritakan kejadian yang menimpa Istana Yu Xu.
Tak melihat harapan untuk bisa menerobos,
Shen Gongbao punya satu rencana.
Dia menyuruh Yaksha menakuti kami,
lalu menyembunyikan kami di saluran air.
Kemudian, dia menunggu saat yang tepat untuk menjemput kami.
Dan kau?
Keluargaku sudah tiada.
Tak ada lagi yang bisa kupertahankan.
Di sana!
Para siluman yang ditangkap oleh Pemburu Siluman
bukan seperti yang disangka orang luar,
merubah sifatnya di dalam Istana Yu Xu.
Sebaliknya, mereka dilempar ke dalam Kawah Tianyuan oleh Wuliang
disempurnakan menjadi pil keabadian untuk memperkuat kekuasaan Sekte Chan.
Kak,
teganya kau berbuat keji begitu?
Bagaimana... bagaimana kau bisa jelaskan pada guru kita
dan ajaran yang telah kita terima?
Sekarang karena kalian tahu yang diperbuat Wuliang,
kalian harus berhenti sebelum terlambat.
Bawa dia kembali ke istana untuk menerima hukuman Dewa Agung.
Para Pemburu Siluman secara pribadi dilatih oleh Guru Wuliang.
Kau kira beberapa kata bisa membuat kami menentang dia?
Ternyata,
dugaanku selama ini keliru soal para naga.
Lepaskan mereka!
Biar kubantu.
Kau mengkhianati kami?
Kami pelajari itu darimu, kak.
Dulu, demi melindungi kaum kita,
aku tak punya pilihan lain!
Yah, demi melindungi diriku sendiri sekarang,
akupun tak punya pilihan.
Rajaku, tunggu kami!
Jangan tinggalkan kami! / Rajaku, ajaklah kami!
Rajaku! Rajaku!
Kalian semua telah dikhianati!
Raja Naga dari Laut Selatan.
Raja Naga dari Laut Utara.
Ratu Naga dari Laut Barat. [AO QIN - AO RUN - AO SHUN]
Keponakan,
sekarang saatnya main-main dengan pamanmu.
Rasakan tombakku!
Rasakan kapakku!
Rasakan rodaku!
Rasakan rodaku 100 kali! 200 kali!
300 kali!
Sudah cukup, huh?
Omong kosong! Tak sebanyak itu kok.
Tubuhmu masih tak stabil. Jangan paksakan dirimu.
Karena kesalahanku, aku mau serahkan nyawaku demi membebaskan naga.
Muda dan gagah berani.
Biar aku main-main denganmu, bocil.
Mengganggu anak kecil, hina dan tak tahu malu!
Hey!
Lancang sekali kau menyerang saudaranya gurumu! Mengganggu seorang paman,
makan kaki babi!
Ini tak akan berhasil. Ini kacau.
Maka kita buat jauh lebih kacau lagi. Bagaimana kalau uap?
Tentu.
Habisi mereka!
Waspada serangan diam-diam!
Di situ kau rupanya.
Hati-hati dong, ini aku! / Kak?
Maaf.
Nezha!
Ah!
Kejutan!
Wkwkwk!
Mantra Perubah Bentuk?
Kau ini gila ya? / Kau tak bisa mengelabuiku.
Hmm.
Apa yang kau... / Kode.
Kuku kaki kakak-kakakku kaya kuku kaki kakek-kakekku.
Apa? / Kau tak tahu kodenya.
Imposter! (Penipu).
Jadi kau seorang Imposter!
Sulit dipercaya!
Kau pantas dibegitukan.
Hmm.
Kode.
Eh... Kelapa diparut, kepala digaruk?
Salah!
Yang benar "Kuku kaki kakak-kakakku kaya kuku kaki kakek-kakekku
dan kuku kakekku kaku-kaku".
Aku yang asli!
Kok bisa aku tak tahu kode ini?
Kami cuma mengarang saja!
Apa tak bisa kau buat lebih gampang?
Sulit sekali!
Dasar goblok!
Jangan dekati aku! Imposter!
Aku Ao Shun yang asli! / Bohong! Kau tak tahu kodenya!
Kaupun tak tahu!
Itu benar.
Apa berarti aku juga Imposter?
Ya ampun.
Tai Chi mengalir dalam harmoni dewa. Lima elemen sejajar sempurna.
Api sejati Samadhi menyalakan emas.
Satu pil sempurna, kekuatannya terungkap.
Melaju dan Bangkit!
Apa yang kau takutkan?
Kita biasa berendam di lava seolah tak terasa apa-apa.
Panas! Panas!
Oh tidak!
Ini api sejati Samadhi.
Apa yang kau lihat?
Jikapun ada yang harus makan ini, ya aku!
Enak juga.
Lepaskan ayahku!
Hyah! / Beku!
Sungguh Mutiara Roh yang hebat!
Tandingan yang pas dengan Bola Iblis.
Ao Bing!
Hyah!
Beku!
Ah! Kutukan Menusuk-Jantung.
Karena aku sudah tahu identitas kalian,
bagaimana mungkin aku tak punya rencana cadangan?
Ini mustahil!
Kutukan itu cukup rumit.
Kapan kau bisa merapalkannya?
Oh...
Itu sebabnya Mantra Kenaikan begitu lama.
Kau menyisipkan sesuatu.
Dasar kau tua bangka!
Meski Bola Iblis sekalipun
tak akan bisa lepas dari Kutukan Menusuk-Jantung secepat itu.
Seribu duri telah menusuk menembus urat nadimu.
Meronta kapanpun
hanya akan mengakibatkan dalam tubuhmu
terkoyak.
Tak heran aku tak bisa merasakan aura kehidupan.
Kalian membatu.
Tapi masih hidup. Hanya menyakiti Nezha.
Mutiara Roh
dan Bola Iblis
adalah harta yang berharga.
Aku bisa perlakukan kalian dengan baik
tapi sekarang hanya untuk dijadikan pil.
Ao Bing!
Ayah! / Kau...
kau masih hidup!
Uh!
Kutukan Menusuk-Jantung dirapalkan oleh Wuliang.
Dan dialah yang membantai Jalur Chentang menjebak seolah itu ulahnya para naga.
Ayah, Nezha telah tertipu.
Jangan salahkan dia. / Apapun yang mau kau lakukan, lakukan padaku.
Jangan ganggu orangtuaku.
Membunuhmu tak akan merubah apa-apa.
Kita semua terkutuk untuk mati disini.
Jika masih ada yang menyimpan dendam,
silahkan maju saja.
Kak, Sekte Chan reputasinya mulia,
teganya kau berbuat keji begini?
Jangan melakukan kesalahan lagi!
Kenapa kau tak kembali saja dan mengakui kepada Guru?
Aku akan memohonkan ampunan mewakilimu.
Kau...
dasar bodoh yang ngawur!
Haruskah tempat para dewa di dunia ini diamankan
atau kalian para pemalas yang tak tahu berterima kasih
yang setengah tekun seperti para siluman,
aku tak akan menyianyiakan waktu dan upayaku selama ini!
Meskipun ini akan mengakibatkan pada kehancuranku
dan kehinaanku sendiri,
ini kulakukan demi kekuasaan abadi Sekte Chan.
Nurani...
Nurani...
Nurani...
Nuraniku sudah jelas.
Satu lagi sudah matang.
Aku tak mungkin memakan lagi. Kau harus coba.
Terima kasih.
Saat siripku sudah matang, kau juga harus coba.
Ceker juga sudah matang. Kita bisa bertukar dan berbagi.
Ada apa ini?
Tubuhku...
Dia menjadi pil!
Aku masih sangat muda.
Aku tak mau mati. Tidak, keluarkan aku.
Tolong!
Tetap tenang!
Fokuskan pada energi kalian!
Bertahanlah selama kalian bisa.
Nak!
Kekuatanmu lebih besar dari ayah.
Kau bisa lalui ini.
Jika kau bisa menahan sampai kutukan menusuk-jantung ini lenyap,
kau bisa berkesempatan untuk kabur.
Kutukan menusuk-jantung butuh waktu minimal 6 jam.
Aku takut,
aku tak akan sanggup bertahan selama itu.
Istriku. / Ibu!
Bangunlah, bu.
Nezha, Nezha?
Nezha. / Aku disini, bu.
Kalian jangan menyerah.
Jangan cemaskan kami.
Cobalah untuk
tetap fokus. / Aku tak apa, bu.
Aku tak merasakan apinya.
Tak ada yang bisa membunuh, nak.
Jika aku betul,
api dari Bola Iblis dan api sejati Samadhi
asalnya sama.
Maka Kawah Tianyuan ini tak bisa menyakitimu.
Itu benar.
Aku salah.
Tak usah repot-repot.
Ini sekedar avatarku.
Seperti dugaanku, Bola Iblis
tak bisa dihancurkan.
Tak heran Dewa Agung harus menghancurkanmu dengan Kemurkaan Langit.
Nezha,
kulihat kau anak yang baik.
Bagaimana kalau kau kuberi kesempatan untuk membuktikan itu?
Pil Pelupa.
Makanlah ini
dan akan kulepaskan orangtuamu.
Bagaimana menurutmu?
Mungkin aku kejam,
tapi aku selalu menepati janjiku.
Kalau tidak, para petinggi siluman itu
tak akan bersumpah setia padaku.
Asalkan kau memakan ini,
aku bersumpah pada Langit,
aku tak akan mencelakai orangtuamu.
Apa yang kau lakukan?
Memanfaatkan nyawa orangtuanya untuk mengancam anak kecil?
Dan kau sebut dirimu dewa? Kau bahkan tak pantas menjadi manusia.
Nezha, biarkan saja kami.
Kau harus tetap hidup.
Bertahanlah sampai kutukan menusuk-jantung itu sirna
atau kedua kakakmu mencarimu.
Kau kira aku tak bisa membunuh Bola Iblis?
Ini hanya masalah waktu saja.
Begitu kau mati,
aku punya ratusan cara untuk menghancurkan dia.
Aku hanya tak mau mati sia-sia.
Kenapa tak ibu biarkan kumakan saja?
Kenapa ibu larang?
Jika kau korbankan nyawamu demi nyawa kami,
kau kira kami akan bisa hidup tenang?
Nezha.
Tidak, bu.
Itu akan menyakitimu. / Tak apa.
Ini adalah akhir.
Ibu hanya ingin memelukmu untuk yang terakhir kali.
Bu.
Ibu rasa tak akan bisa melihatmu tumbuh dewasa.
Mulai sekarang,
kau harus tentukan jalanmu sendiri.
Aku... aku tak ada gunanya.
Tak berguna.
Aku terlahir sebagai iblis,
dan selalu membuatmu menderita.
aku sangat ingin,
membuatmu bangga.
Ini semua salahku.
Maafkan aku. Ibu.
Maafkan aku.
Setiap hari aku bersamamu,
aku begitu bahagia.
Aku tak pernah peduli
apakah kau dewa
ataupun iblis.
Yang kutahu
kau adalah putraku.
Ibu
akan selalu
menyayangi...
Nezha, tetap tenang!
Hentikan!
Tubuhmu bisa terkoyak!
Apa Sejati Samadhi telah memberikan ganti
kebutuhan api untuk pembentukan kembali tubuh.
Bentuk fisik Nezha
sudah utuh sekarang!
Ayah,
jagalah ibu.
Bantu aku menembus kawah ini!
Oh tidak!
Mereka menyerap energi kawah Tianyuan!
Akar Maksimal!
Pemburu Siluman, dengan perintahku,
maju!
Ayah, kau harus hemat tenaga untuk perlindungan diri.
Kami sudah mundur jauh terlalu lama.
Kami sangka jika menyerahkan segalanya, maka Wuliang akan membiarkan kami hidup.
Namun pada akhirnya, mereka tetap ingin kami mati.
Jika itu yang mereka inginkan,
maka kami akan lawan mereka sampai mati!
Ya, ayo lawan!
Lawan! Lawan! Lawan!
Jangan biarkan mereka keluar!
Jangan menyerah!
Bertahanlah!
Han... cur...
kaaan!
Kawahnya!
Kawahku!
Itu jadi pondasinya Sekte Chan!
Bunuh semua bajingan ini!
Serang!
Dasar pengkhianat tak tahu terima kasih.
Tak bisa bedakan benar dan salah!
Gelombang Naga Menderu!
Jadi kedua anteknya dia itu monster juga.
Siluman, dewa...
itu semua bagian dari tipuanmu!
Kau rendahan yang hina.
Beraninya kau menentangku!
Saksikanlah kekuatan sejatiku!
Akan kuberi kalian berdua
satu kesempatan terakhir karena aku kandidat yang berharga.
Menyerahlah sekarang dan akan kuberi kalian keabadian.
Persetan sama keabadian!
Akulah semua iblis.
Lantas kenapa?
Kau mengaku menjadi cahaya pemandu,
tapi yang kau lakukan hanyalah merundung yang lemah,
dan membawa kekacauan ke dunia.
Kau adalah kejahatan sesungguhnya!
Dasar bodoh tak tahu apa-apa,
dewa yang menguasai dunia.
Berpihak pada yang berkuasa satu-satunya jalan keluar.
Mau terima atau tidak, tak ada tempat kalian untuk lari.
Jika tak ada tujuan untuk pergi,
akan kubuka jalanku sendiri!
Jika tak diterima,
akan kubalikkan!
Guru!
Wajahku...
Kalian...
bocah-bocah bodoh telah merusak Mantra Awet-mudaku!
Tua bangka.
Kem... kembali ke istana.
Tunggu aku!
Ayahku berencana memimpin para naga
jauh ke dalam lautan untuk bersembunyi.
Sekarang karena identitasmu telah terbongkar, kenapa tak ikut kami saja?
Tidak.
Selama hidupku aku telah bersembunyi,
menyembunyikan diri
sampai tak ada tempat untuk lari.
Sekarang aku akhirnya tahu bagaimana cara menghadapi dunia ini.
Wuliang adalah salah satu dewa yang paling kuat
dan dipercaya oleh Dewa Agung.
Mungkin dia tak jatuh segampang itu.
Selain itu, dewa dan siluman jalan di jalan yang berbeda
seperti api dan air.
Dewa, siluman...
Semua hanya alasan untuk mengendalikan mereka yang berbeda.
Lantas bagaimana?
Kau kira bisa merubah itu?
Aku ingin coba.
Mungkin aku terlalu tua
untuk bertempur melawan dunia.
Ao Bing.
Ayah tahu setelah kau putuskan,
kau akan selalu melanjutkan.
Putraku, di masa lalu,
ayah menaruh beban berat padamu,
tak pernah peduli dengan yang kau pikirkan.
Ayah minta maaf.
Ayah hanya ingin menggunakan pengalamanku untuk memberimu kehidupan yang baik.
Tapi sekarang ayah tahu,
pengalaman generasi tua hanyalah masa lalu,
dan mungkin kurang tepat untukmu.
Kau harus jalan di jalanmu sendiri.
Mulai sekarang,
ikuti kata hatimu.
Sudah kuduga kau akan kembali. / Mengapa?
Karena kita berdua terlalu muda.
Terlalu muda untuk takut.
broth3rmax, 23 Maret 2024
ADA ADEGAN BONUS?
KITA TUNGGU SAJA
broth3rmax, 23 Maret 2024
NO RESYNC/EDIT/RE-UPLOAD broth3rmax, 23 Maret 2024
INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 087814427939 (NEW)
BILA BERKENAN KASIH SUPPORT DI trakteer.id/broth3rmaxSUB
VISITORBET โบREBATE SLOT 1,3% TERTINGGI DI INDONESIAโ
VISITORBET โบMENANG BERAPAPUN PASTI KAMI BAYARโ
โบcari kami di Google: VISITORBETโ
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.