Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Aku mau kau hidup bahagia sebagai Komugi Yamashita.
Tidak apa-apa kau melupakan kalau kau dulu adalah Uta Hayashikawa.
Baik Bu Kyoko dan Pak Akazawa merahasiakan sesuatu.
Bulu putih itu cocok dengan bulu anjing yang kita asuh
dari rumah Awayama.
Tapi aku tahu dia merahasiakan sesuatu dari kita.
Kebakaran rumah di bekas rumah sakit bersalin itu...
Ada kaitannya denganmu?
Ayah.
Jawab, Ayah!
Entah sejak kapan.
Sejak kapan Ayah menempuh jalan yang salah?
Apa waktu itu?
Ayah hanya mau menunjukkan padamu.
Ayah tak pernah melakukan apa pun untukmu.
Aku mau kau melihat Ayah bisa memenuhi peran sebagai seorang ayah.
Dengan ini, pengadilan menjatuhkan hukuman mati pada terdakwa.
Pengadilan mengetahui...
Itulah momen kami meraih kemenangan.
MENYATAKAN BAHWA YUKI ANAN SUDAH MENYELESAIKAN MAGANG
Kerja bagus.
LEMBAGA PELATIHAN DAN PENELITIAN HUKUM
Aku sudah memutuskan.
Aku akan mengikuti jejak Ayah.
Benarkah?
Lalu 17 tahun kemudian, kau menjadi...
PENGAWAS DEPARTEMEN WANITA PERTAMA DI TOKYO
Dia melampauiku...
Halo. Siapa ini?
Di mana kesalahan Ayah?
Petugas polisi Haruo Yamashita meyelidiki ulang kasus Higashikayama?
Tapi itu...
Rikiro Endo dalangnya...
Tidak mungkin.
Maka maksudmu...
Rikiro Endo sebenarnya...
tak bersalah?
Sejak kapan Ayah memilih
jalan yang salah?
DAFTAR ASET
ASET YASUNARI HAYASHIKAWA TERCANTUM DI SINI
Daftar lahan yasan Hayashikawa?
Ya.
Tunggu. Kenapa ada padamu, Komugi?
Aku dapat dari Pak Tsujii.
Meski kau mengaku sebagai Uta Hayashikawa, tak ada warisan untukmu.
Maaf, hanya ini yang bisa kuberikan.
DAFTAR ASET
Kau pergi sendiri lagi?
Ayolah. Ayo selidiki bersama daftarnya.
Mungkin ada petunjuk di dalamnya.
Kau benar. Mari selidiki.
Lihatlah halaman ini. Keren sekali keluarga Hayashikawa.
Lahan yasan, saham, mobil, rekening bank.
Seharusnya semua ini akan diberikan ke Komugi, bukan?
Tapi aku bukan lagi Uta Hayashikawa.
Ketemu!
Ketemu!
Siapa?
DISEWAKAN PADA IKUMI HIROSHIMA
Ikumi Hiroshima!
Ikumi Hiroshima.
Itu nama terakhir dalam surat itu.
Petunjuk terakhir kita.
Apa?
Ini alamat Ikumi Hiroshima.
Apa?
KANTOR KEJAKSAAN UMUM
Ya?
Wakil kepala jaksa mau bertemu denganmu, Bu Anan.
Maaf memanggilmu ke sini padahal kau pasti sangat sibuk.
Dengan semua kejadian ini.
Apa maumu?
Aku akan cepat.
Tapi hal itu mungkin akan membuatmu lebih sibuk.
Ini.
Itu majalah keanggotaan khusus untuk klien mereka yang kaya.
Hanya dicetak 5.000 eksemplar setiap terbitan.
Tidak mudah mendapatkannya.
Seperti edisi awal karya Yoshiharu Tsuge.
Halaman yang akan menyibukkanmu,
yang sudah aku tandai.
KLUB BERLIAN
Lihat?
Kau mau ke mana?
Entah ke mana...
Inspektur, kami harus melapor.
Kami rasa ada kemungkinan
Ketua Akazawa terlibat dalam kematian pasangan Awayama.
Akazawa?
Kalian punya bukti?
Ini buktinya.
Pada hari kejadian,
ada bulu anjing yang menempel di jas Ketua Akazawa.
Bulu itu cocok dengan bulu anjing yang dipelihara pasangan Awayama.
Inspektur?
- Bawa Akazawa padaku! - Ya, Pak!
Bagaimana kelanjutan kasus Tomoya Endo?
Aku mencoba mendapatkan bukti yang meyakinkan.
Dengar, Anan.
Kepala jaksa pun merasa terganggu dengan kasus ini.
Pertimbangkan posisi kami sebagai pihak yang memilihmu untuk mengisi jabatan ini.
Untuk siapa kau menyelesaikan kasus ini?
Aku mengerti.
Aku akan mengadili Tomoya Endo.
PUSAT KEDOKTERAN UMUM TATSUSAKI
Permisi, namaku Yamashita.
Aku datang untuk menemui Ikumi Ota.
Dimengerti, Nona.
Menurutmu ayahku juga ke sini?
Kemungkinan begitu.
Bagaimana kau tahu dia di sini?
Untuk orang-orang di surat Haruo yang keberadaannya tak diketahui,
aku meminta bantuan agen detektif, tapi mereka gagal menemukannya.
Aku jadi berpikir mungkin saja dia memakai nama berbeda.
Nama terakhir ibu Nona Hiroshima adalah Ota, lalu setelah aku telusuri...
Kau menemukan tempat ini.
Meski butuh waktu lama.
Apa kau Nona Yamashita?
Kau di sebelah sini.
Bu Ikumi, tamumu banyak hari ini.
Tidak perlu terburu-buru.
Senang bertemu denganmu.
Aku Komugi Yamashita.
Bolehkah aku bertanya?
Apa pria bernama Haruo Yamashita pernah mengunjungimu ke sini?
Tunggu.
Ini ayahku.
Haruo?
Permisi, Bu Ikumi pingsan karena strok beberapa tahun lalu.
Dia mulai menunjukkan tanda demensia setelah itu, lalu dirawat di sini.
Begitu rupanya.
Apa pria berusia 60-an atau 70-am pernah mengunjunginya?
Aku tak tahu pasti.
Tapi ada wanita yang mengunjungimu sesekali, bukan?
Wanita?
Ya.
Oka.
- Apa? - Oka?
Oka.
Apa Uta baik-baik saja?
Apa?
Kenapa...
Kenapa nama Uta Hayashikawa...
HASAMI
Ya?
Apa?
Tomoya sudah didakwa?
Pak Matsukaze, ada yang harus aku selidiki.
Aku pergi dahulu.
Apa?
Sekali lagi,
Ayah menambah kejahatan Ayah.
Rikiro Endo...
tak bersalah.
Ayah sangat gelisah pada waktu itu.
Jika orang tahu
Ayah jaksa yang bertanggung jawab atas salah putusan terhadap Rikiro Endo,
kariermu mungkin tercoreng.
Itu sebabnya Ayah berusaha menghentikan Haruo Yamashita.
Melaporkan ucapan dan tindakan Pak Yamashita padamu?
Kenapa harus kulakukan?
Demi melindungi Pak Yamashita.
Bukan hanya dia.
Putrinya mungkin dalam bahaya juga.
Aku akan ke sini lagi, kabari aku apa kau bersedia bekerja sama.
Tidak, aku...
Hei, tunggu!
CASTELLA KOHWADO
Sayangnya,
keinginan itu yang menyebabkan tragedi.
Tapi Haruo Yamashita meninggalkan surat.
Halo?
Polisi ke sini.
Katakan kau yang memalsukan surat itu.
Jika kau melakukan itu...
Yang memalsukan surat Pak Yamashita
adalah aku.
Ayah menyuap Someda dengan narkoba dan uang agar memberi keterangan palsu.
Tapi...
Komugi!
- Aku akan tunggu di sini. - Apa?
Aku mau memberi tahu pelanggan reguler kalau kedaiku tutup.
Aku tak bisa melakukannya lagi.
Aku tak bisa terus berbohong.
Aku mengerti.
Ayo bertemu dan bicara.
Lalu,
Ayah melewati batas yang seharusnya tak boleh dilakukan oleh siapa pun.
Ayah membayar pengedar yang menjual narkoba ke Someda dan...
Tapi Komugi Yamashita
sangat melampaui dugaan kita, bukan?
Surat itu
dipercayakan padaku oleh ayahku.
Apa dasarmu?
Aku bisa tahu.
Itulah dasarku.
Itu sebabnya Ayah mendekatinya.
Aku akan membantumu.
Ayah berpura-pura menjadi sekutu...
Aku akan kembali besok!
...saat memata-matai mereka.
Untuk melihat sebanyak apa fakta yang sudah mereka temukan.
Seharusnya ini tak terjadi!
Kau bilang aku tak perlu mencemaskan Uta.
Kenapa masih ada orang yang menguntit setelah sekian lama?
Aku yakin kau tahu yang menimpa Someda.
Kau mau mengikuti jalan yang sama dengannya?
Ayah penasaran.
Di mana kesalahan pertama Ayah?
Sudah terlambat bagi Ayah untuk kembali.
RUMAH SAKIT BERSALIN AWAYAMA
Tapi percayalah.
Ayah hanya mau,
kau melihat Ayah memenuhi...
peran sebagai seorang ayah.
Hanya itu yang Ayah mau.
Ada yang kau perlukan?
Tomoya, kau sudah didakwa.
Sepertinya begitu.
Maaf, aku tak bisa mencegahnya.
Aku sudah mengajukan permohonan jaminan, tapi...
Mungkin tidak akan dikabulkan, bukan?
Sudah cukup.
Ada kabar terbaru tentang kasus ayahku?
Aku tahu lebih jauh kasus itu dari orang-orang yang terkait.
Tapi aku belum berhasil mendapat bukti agar persidangan ulang diadakan.
Tapi setiap aku mengetahui informasi baru dari orang-orang,
kecurigaanku mendekati kepastian.
Kecurigaan apa?
Bahwa kalian berdua...
mungkin korban dari semua ini.
Aku janji padamu di sini dan saat ini.
Akan kubiarkan kepastian itu menuntunku pada kebenaran kasus ini.
Ada apa?
Saat aku bertemu dia
untuk pertama kalinya, dia mengatakan hal yang sama.
Kalian berdua...
adalah korban.
Itulah yang aku yakini, Tomoya.
Kamii.
KEPOLISIAN HIGASHIKAYAMA
Hai.
Bisakah kita bicara sebentar?
Tentu.
Ekspresi apa itu?
Apa kau melihat hantu?
Aku masih hidup.
- Kamii masih hidup. - Yasumura.
Tunggu, tapi...
Apa? Kenapa?
Sebelum kujelaskan, bisakah kau jelaskan, Pak Kamii?
Baik, akan kujelaskan.
Sebenarnya aku teman masa kecil.
Masa kecil siapa?
Tomoya.
Tomoya Endo.
Sungguh?
Jadi...
- Kau siap? - Lemparkan padaku.
Tangkap ini!
Sudah kubilang bukan begitu caranya, Kamii!
Lemparkan bolanya ke sini.
Kau harus memegang bolanya seperti ini saat melemparkan bola lengkung, paham?
Tadi kupegang seperti itu.
Lemparkan saja, Anak Nakal.
Ayo.
- Agak lengung! - Benar.
- Miskin, tapi tetap saja sulit. - Apa maksudnya?
Persis seperti kedengarannya. Aku tahu kau mengerti.
Coba lagi.
Wajahnya menyeramkan, tapi hatinya baik.
Dia memang mencuri di mana-mana.
Lalu...
Lalu, hari itu datang.
Tunggu.
Jadi, apa? Apa kau menjadi reporter untuk membantu Tomoya dan Rikiro?
Bukan, itu motif yang murahan.
Lalu, kenapa?
Murni penasaran.
Aku hanya mau tahu...
kebenarannya.
Mari kita mulai selidiki.
Bagaimana dengan ini?
Mau bekerja sama denganku?
Aku sudah mendekati kebenarannya.
Aku hampir menemukannya.
Maka itu, aku mengusulkan untuk berbagi informasi.
Bagaimana?
Sebelumnya, aku mau minta maaf karena sudah mengganggumu, Komugi.
Lagi pula, aku sudah dewasa.
Maafkan perilakuku.
Tidak akan aku maafkan.
Aku tak akan memaafkan
sekarang atau nanti.
Kejam sekali.
Meski begitu,
aku juga mau tahu.
Kenapa ayahku harus dibunuh?
Itu sebabnya aku akan menoleransimu.
Lagi pula, aku sudah dewasa.
Apa kau mengubah kepribadianmu?
Dunia menyebutkan pertumbuhan.
Sambo!
Aku memilih untuk mengadili Tomoya Endo.
Begitu rupanya.
- Aku akan mulai menyiapkan sidang... - Yuki.
Ya?
Bagaimana jika...
Tomoya Endo bukan orang yang membunuh Haruo Yamashita?
Apa yang akan kau lakukan?
- Apa? - Secara hipotetis.
Jika memang begitu,
pilihannya hanya mencabut tuntutan.
Meski kau kehilangan jabatanmu sebagai pengawas departemen?
Tentu.
Pada akhirnya, aku hanyalah jaksa.
Aku sudah tersesat
sangat lama sekali.
Baik, mari rangkum apa yang kita ketahui sejauh ini.
Setelah menyelidiki Ikumi Hiroshima,
kita tahu kalau dia kepala perusahaan bernama Wood River Water.
Lalu, Bu Ikumi menatapmu dan memanggil Oka, benar?
Ya.
Lalu...
Apa Uta baik-baik saja?
Bu Hiroshima tahu tentang Uta Hayashikawa.
Bolehkah aku bercerita yang agak panjang?
Aku lebih suka jika kau persingkat.
Coba tebak?
Aku pernah berkorespondensi dengan Rikiro.
Korespondensi?
Benar.
Dia pernah memberitahuku hal yang aneh.
Apa?
Jika Rikiro benar pembunuhnya,
kenapa dia hanya membiarkan Uta Hayashikawa yang hidup?
Itu agak tak masuk akal bagiku.
Lalu, Rikiro memberiku petunjuk.
Di dalam sini.
DARI RIKIRO ENDO
UNTUK TAKASHI KAMII
"Saat polisi menginterogasiku, aku tetap bungkam tentang satu hal."
Pada hari itu,
aku tergoda untuk menyelinap ke taman Hayashikawa
agar aku bisa mencuri di rumahnya.
Rumahnya seharusnya kosong, tapi aku dengar suara dari dalam.
Saat aku mengamati beberapa saat,
aku melihat Pak Yasunari di depan rumah,
bersama wanita yang bukan istrinya yang sedang menggendong bayi.
Apa?
Setelah itu,
ada tangisan bayi dari lantai pertama.
Tangisannya tak berhenti selama beberapa saat.
Aku langsung menelepon polisi.
Bayi itu ada di lantai pertama.
- Apa kau yakin? - Ya.
Pak Yamashita, Pak Akazawa, aku menemukan korban selamat.
Anak kecil. Lebih tepatnya bayi.
Salah.
Bayinya di lantai kedua.
Aku lihat langsung.
Apa?
Lalu, wanita yang bukan istri Pak Yasunari yang kau lihat,
apa kau mengarang cerita untuk mengecoh kami?
Aku yakin wanita yang aku lihat bukanlah istrinya,
lalu tangisan bayi itu berasal dari lantai pertama.
Apa bayi itu...
Aku berani bertaruh itu mungkin Uta Hayashikawa.
Yang berarti...
Kau bisa tebak.
Tunggu, jika perkataan Rikiro benar,
lalu wanita yang menggendong Uta waktu itu?
Aku yakin itu Oka.
Tunggu.
Menurutmu, orang lain akan menanyakan kabar Uta
pada seseorang yang bukan anggota keluarga Uta?
Tapi jika itu benar,
mungkinkah Oka adalah ibu Komugi?
Kemungkinan begitu.
Kenapa kau merahasiakan hal sepenting ini hingga sekarang?
Bukankah jelas?
Kau menyimpan kartu truf hingga akhir.
Kau tahu?
Aku tak bisa memercayaimu.
- Apa yang lucu? - Hanya saja...
Kenapa kau mudah memercayai orang sejak awal?
Apa...
Dari lahir sampai mati, bukankah kau selalu sendiri?
Sendirian sepanjang masa!
Siapa pun itu,
kau tak akan pernah bisa sangat memahami orang lain.
Baik kau punya hubungan darah atau tidak.
Apa aku salah?
Ada banyak informasi yang tersebar di luar sana.
Informasi mana yang benar dan mana yang palsu?
Siapa yang tahu perbedaannya?
Kau tak pernah tahu perasaan seseorang yang disembunyikan.
Bagaimana bisa kau memercayai semua perkataan orang?
Apa kau tak memercayai surat Rikiro?
Aku percaya.
Apa?
Apa yang kau...
Aku memercayainya, meski mempertaruhkan nyawaku.
Jika surat ini bohong,
mungkin aku akan tersesat jauh di dalam hutan.
Mungkin aku tak akan pernah bebas.
Mungkin menyusuri lebih dalam akan menuntunku ke tebing.
Tapi aku meyakinkanmu, aku sudah menyiapkannya.
Aku mempertaruhkan nyawaku!
UNTUK KOMUGI
Itu sebabnya,
meski ini menuntunku ke neraka,
aku tetap melangkah.
Apa kau tak begitu?
Aku sudah...
mempersiapkan diri sejak lama.
Benarkah?
Kalau begitu, kita senasib.
Lihatlah ini.
Halaman yang ditandai.
AIR MINERAL ALAMI
Bu Kyoko.
KYOKO AKAZAWA,TEMAN LAMA BU HIROSHIMA
Kau tahu, aku juga menunjukkan ini pada Pak Akazawa.
Ekspresinya mirip dengan ekspresimu.
Apa...
Berarti,
Bu Ikumi Hiroshima dan Bu Kyoko Akazawa
sudah saling kenal sejak lama.
Hei.
Apa kau tak merasa
kalau pasangan Akazawa menyembunyikan rahasia besar?
Jangan pernah beri tahu Akazawa atau orang lain soal ini.
Rahasiakan ini antara kau dan aku.
Ternyata, istrinya pernah pergi dari rumah dengan anak mereka.
Ayahku juga bilang mereka sempat tinggal terpisah.
Lihat?
Bagaimana jika nama gadis Bu Kyoko mengandung "Oka" di dalamnya?
Berarti Oka adalah...
Bu Kyoko?
Berarti yang melahirkanmu adalah...
Tidak mungkin.
Ibu Uta Hayashikawa adalah...
Komugi, bisakah kau menghubungi anak Pak Akazawa?
- Apa? - Pasti ada lebih banyak lagi.
Mari konfirmasi nama gadis Kyoko Akazawa.
Halo. Komugi?
Hei, Mamoru.
Maaf tiba-tiba menelepon.
Hei,
bolehkah aku bertanya?
Apa kau tahu nama gadis Bu Kyoko?
Apa?
Aku pergi lebih dulu, Akazawa.
Itu...
Yoshi...
Namanya Yoshioka.
Yoshi...
Oka?
Kau gadis yang kuat, Komugi.
Tidak apa-apa.
Semua akan baik-baik saja.
Satu lagi.
Ini.
Ini Kou.
Lihat. Punya kita sama.
Aku mau kau hidup bahagia sebagai Komugi Yamashita.
Tidak apa-apa kau melupakan kalau kau dulu adalah Uta Hayashikawa.
Pak Matsukaze.
Ayo terus melangkah.
Ayo...
cari burung merak.
Baiklah.
Hei.
Bolehkah Ayah bertanya?
Aku sudah memutuskan.
Aku akan mengikuti jejak Ayah.
Kenapa kau bilang kalau kau mau
mengikuti jejak seseorang seperti Ayah?
Ayah memperlakukan ibumu...
Tidak, Ayah memperlakukan kalian berdua dengan buruk.
Katakan.
Kenapa kau berkata begitu?
Karena benci.
Karena benci terhadap Ayah.
Aku memutuskan untuk menjalaninya hingga akhir.
Ke mana jalan Ayah menuntun.
Sebagai putri Ayah.
Hingga akhir.
Kenapa aku menjadi anak Ayah?
Apa alasannya?
Sekeras apa pun aku mencoba...
aku tak bisa mengubah fakta kalau Ayah satu-satunya ayahku.
Kau tak boleh ke arah sana.
Maaf?
Bukan apa-apa...
Nanti Ayah hubungi.
PENGAWAS DEPARTEMEN
Telepon rumah Bu Kyoko juga tak diangkat.
Ke mana dia pergi?
Kenapa tak tanya pada ini?
Apa itu?
Pelacak GPS.
- Pelacak GPS? - Pada Bu Kyoko?
Bukan, pada suaminya.
KLUB BERLIAN
Lihat?
Kau mau ke mana?
Aku jago memainkan tanganku.
Ajaran Rikiro terbayar.
Apa Pak Akazawa menuju ke...
Demi siapa Melos berlari?
Kenapa kita tak cari tahu?
Ayo.
- Sungguh? - Tidak.
Lumayan.
Ayah, tunggu!
Ayo kembali ke sana.
Ya!
Ayo bermain patung-patungan.
Patung-patungan? Baiklah.
- Siapa yang jadi patung? - Ayah.
Ayah? Baik, ayo kita mulai.
Kau siap?
Patung...
Aku tak boleh membiarkan dia...
mengikuti jejak ini.
Tidak boleh.
Dia akan sangat bahagia.
- Benar. - Benar?
- Uta? - Uta.
Hei.
Kita kunjungi berbagai tempat bersama.
- Dia tersenyum. - Apa itu jawaban?
Di mana Akazawa? Kalian belum menemukannya?
Kami tak tahu keberadaannya...
- Aku tak peduli! Cari dia! - Ya, Pak!
Kau juga, Nishijin! Tidak peduli dia di mana. Cari dia!
Ya, Pak!
- Dasar bodoh! - Maaf, Pak!
- Berita besar! - Apa kau menemukan Akazawa?
Tidak, aku belum menemukannya.
- Apa yang kau lakukan? - Ini lebih penting.
Pelakunya...
Pelakunya baru saja...
Apa?
Akulah...
yang bertanggung jawab atas semua ini.
Aku akan mengakui semua kejahatanku.
Di sinilah lokasinya.
Kediaman Hayashikawa?
Ayo masuk.
HAYASHIKAWA
Apa semua perkataanmu benar?
Ya.
Orang yang kau kenal?
Bukan.
Susumu Someda,
Kyoichiro Awayama,
dan istrinya, Manoka.
Akulah...
yang membunuh mereka.
Bagaimana dengan pembunuhan Haruo Yamashita?
Apa kau pelakunya?
- Kau pelakunya, bukan? - Jawab!
Apa?
Yang membunuh Haruo Yamashita...
bukan aku.
Terjemahan subtitle oleh Erna Mariyana Ulfa
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.